Oleh : Drs. AGUS HADIAWAN, M.Si. MAULANA MUKHLIS, S.Sos. M.

IP

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS LAMPUNG TAHUN 2010

PENGANTAR
Pendidikan Kewarganegaraan merupakan pendidikan yang wajib diberikan di semua jenjang pendidikan termasuk di jenjang perguruan tinggi sebagaimana tertuang baik di dalam UU UU No. 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional maupun UU baru yaitu dalam UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan di perguruan tinggi dilakukan atas dasar Surat Keputusan Dirjen Dikti No 267/Dikti/Kep/2000 No. tentang Penyempurnaan Kurikulum Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian di Perguruan Tinggi. Terakhir diperbaharui dengan SK Dirjen Dikti No. 43/Dikti/2006 tentang Rambu-rambu Pelaksanaan Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian di Perguruan Tinggi.

pendidikan yang membekali pemahaman tentang hubungan antara warga negara dengan negara (civics education). Selain itu. Selain itu.TIDAK ADA YANG BISA MENJAMIN SAMPAI KAPAN NKRI BERTAHAN TUJUAN UMUM Tujuan umum dari pendidikan kewarganegaraan pada dasarnya adalah bagaimana menjadikan warga negara yang baik yang mampu mendukung bangsa dan negara. ILMU HIDUP ILMU UNTUK MENCARI KEHIDUPAN . mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan ini dirancang sejalan dengan p g j g pemikiran akademis bahwa y g yang namanya Pendidikan Kewarganegaraan harus mengandung nilai-nilai dasar sebagai prasyarat kehidupan bersama yang dicita-citakan (great ought). Pendidikan Kewarganegaraan juga harus menganut pendekatan berbasis nilai (value based approach). pendidikan politik (political education) atau demokrasi dan pendidikan bela negara. Pendidikan Kewarganegaraan di perguruan tinggi mengemban misi sebagai pendidikan nilai kepribadian.

Strategi Kepemimpinan Sektor Publik Sistem Adm.Negara Reformasi Administrasi Governance & Partnership TUJUAN PEMAHAMAN + PERILAKU . Daerah Otonomi Daerah PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Administrasi Pemda Analisis Kebijakan Publik Birokrasi Organisasi Publik Desentralisasi Man.HUBUNGAN MATA KULIAH PKW DENGAN MK LAINNYA (IP) Sistem Politik Indonesia Ketahanan Nas & Daerah Politik Identitas Civil Society Idiologi Politik E Government E-Government Etika Politik & Pem PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Pemerintahan di Indonesia Manajemen Pemeri(ntahan Teori Politik Teori Pemerintahan Politik Desentralisasi & Otda Politik Kebijakan Publik Perbandingan Politik TUJUAN PEMAHAMAN + PERILAKU HUBUNGAN MATA KULIAH PKW DENGAN MK LAINNYA (ANA) Sistem Politik Indonesia Hukum Administrasi Pemb.

Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan Nasional . Makna Pancasila sebagai Etika Politik 7. Perkenalan Tujuan Perkuliahan Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan 3. Fungsi dan Peranan Pancasila 4. Aturan Perkuliahan 9. comitment civics convidence dan civics competence. Pengertian Pancasila 2. 1. Relevansi mata kuliah ini dengan mata kuliah berikutnya 4. Pancasila dalam Pendekatan Filsafat 5. civics skills. Nilai-Nilai dan Filsafat Pancasila SILABUS Mahasiswa dapat memahami nilainilai jati diri bangsa melalui pengkajian filsafat pancasila sehingga akan tumbuh kearifan yang integratif dalam dimensi kompetensi kewarganegaraan yakni civics knowledge. Kedudukan. Makna dan Implementasi Pancasila sebagai Ideologi Nasional 8. Tugas dan Tanggung Jawab Dosen 8. Pengantar Perkuliahan 10. civics comitment. 6 Kewajiban dan Hak Mahasiswa 7.Perkenalan dan Pemantapan Rencana Perkuliahan SILABUS Mahasiswa dapat mengetahui rencana perkuliahan selama satu semester termasuk hak dan kewajiban mahasiswa serta tugas dan tanggung jawab dosen selama perkuliahan berlangsung dalam upaya menjamin tercapainya TIU dari mata kuliah ini 1. Buku-Buku Penunjang 6. Rencana Perkuliahan 5. Makna Pancasila sebagai Dasar Negara 6. Lain-Lain 2.

kini Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan pengertian identitas nasional. Rumusan dalam Periode 17 Agustus 1945 – 27 Desember 1949 2. Latar Belakang Identitas Nasional 3. Revitalisasi Pancasila sebagai Pemberdayaan Identitas Nasional . Rumusan dalam Periode 5 Juli 1959 – sekarang : * Masa 5 Juli 1959 – 11 Maret 1966 * Masa 11 Maret 1966 – 19 Oktober 1999 * Masa 19 Oktober 1999 . Hakekat Bangsa dan Hakekat Negara 2. Rumusan dalam Periode 17 Agustus 1950 – 5 Juli 1959 4.Mahasiswa dapat mengetahui dan memahami sejarah rumusan dan sistematika Pancasila dikaitkan perkembangan sistem ketatanegaraan yang pernah terjadi di Indonesia SILABUS Rumusan dan Sistematika Pancasila dalam Sejarah Perkembangan Ketatanegaraan Indonesia 1. Keterkaitan Integrasi Nasional dengan Identitas Nasional 7. Unsur-Unsur Identitas Nasional 5. Rumusan dalam Periode 27 Desember 1949 – 17 Agustus 1950 3. parameter identitas nasional serta unsur pembentuk identitas nasional sehingga memiliki daya tangkal terhadap berbagai hal yang akan menghilangkan identitas nasional Indonesia SILABUS Identitas Nasional Bangsa Indonesia 1. Keterkaitan Globalisasi dengan Identitas Nasional 6. Pengertian Identitas Nasional 4.

Pengertian Nasionalisme Nasionalisme Indonesia sebagai Prasyarat Integrasi Nasional Derivasi Konsep Nasionalisme Indonesia Paham Kebangsaan/Nasionalisme Integrasi dan Nasionalisme dan hubungannya dengan Otonomi Daerah (desentralisasi) SILABUS Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan tentang pengertian. Nilai-Nilai Demokrasi di Indonesia 4. 2.SILABUS Mahasiswa mampu memahami dan menje laskan pentingnya nasionalisme dalam d l nuansa globalisasii d otonomii l b li dan t daerah dalam hubungannya dengan upaya menjaga integrasi bangsa Indonesia Nasionalisme Bangsa Indonesia 1. nilainilai demokrasi dan jenis demokrasi serta penerapannya di Indonesia dalam konteks pendidikan demokrasi Demokrasi dan Pendidikan Demokrasi di Indonesia 1. Pendidikan Demokrasi 7. Keunggulan Demokrasi 5. 4. 1 Latar Belakang dan Pengertian Demokrasi 2. Jenis-Jenis Demokrasi 3. j l k i makna dan manfaat demokrasi. 3. Sejarah Perkembangan Demokrasi di Indonesia 6. 5. Hubungan Demokrasi dengan Pemilu .

perbedaan penduduk dan warga Negara. tata cara g g dan bukti memperoleh kewarganegaraan di Indonesia. Juga tentang hak dan kewajiban warga negara maupun tugas dan tanggung jawab negara 1.Hak dan Kewajiban Warga Negara serta Tugas dan Tanggung Jawab Negara SILABUS Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan tentang pengertian bangsa dan Negara. Problem Status Kewarganegaraan 5. Hak dan Kewajiban Warga Negara 6. Azas dan Sistem Kewarganegaraan Sejarah Kewarganegaraan di Indonesia 4. Konsep Dasar Penduduk dan Warga Negara 3. Pengertian Bangsa dan Negara 2. azas dan sistem kewarganegaraan. Tugas dan Tanggung Jawab Negara Nilai-Nilai dan Filsafat Pancasila Rumusan dan Sistematika Pancasila dalam Sejarah Perkembangan Ketatanegaraan Indonesia Identitas Nasional Bangsa Indonesia Nasionalisme Bangsa Indonesia Demokrasi dan Pendidikan Demokrasi di Indonesia Hak dan Kewajiban Warga Negara serta Tugas dan Tanggung Jawab Negara UJIAN TENGAH SEMESTER . unsur p penentu kewarganegaraan.

Prinsip-Prinsip Rule of Law secara Formal dan Indonesia 5. Sejarah Penegakan HAM di Indonesia . klasifikasi. Latar Belakang dan Pengertian serta Konsep Dasar HAM 2.Masa Konstitusi 1950 . Perkembangan Pemikiran Hak Azasi Manusia 3.Masa UUD 1945 Pasca Amandemen 5. Tantangan Penegakan HAM di Indonesia Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan tentang hak asasi manusia. pengertian.Masa Sebelum Konstitusi . Konsep Dasar Konstitusi (istilah.Masa Konstitusi RIS . Lembaga Penegak HAM di Indonesia 7. Hambatan Penegakan HAM di Indonesia 8. perubahan konstitusi serta penegakan konstitusi sebagai aturan hukum termasuk lembaga yang berwenang sebagai penegak hukum di Indonesia Konstitusi dan Penegakan Aturan Hukum (Rule of Law) 1. perkembangan pemikiran tentang hak asasi manusia. Pengertian dan Lingkup Rule of Law 4.SILABUS Mahasiswa dapat memahami dan p menjelaskan tentang konsep dasar konstitusi. Permasalahan dan Penegakan HAM g di Indonesia 6. nilai dan sifat) 2. HAM pada Tataran Global 4.Masa UUD 1945 Sebelum Amandemen . Perubahan Konstitusi 3. sejarah penegakan HAM serta permasalahan penegakan HAM di Indonesia oleh lembaga penegak HAM SILABUS Perkembangan Hak Azasi Manusia (HAM) di Indonesia . Strategi Pelaksanaan (Pengembangan) Rule of Law di Indonesia 6. Lembaga Penegak Hukum di Indonesia 1.

15. 19. Fungsi dan Tujuan Wawasan Nusantara Sasaran Implementasi Wawasan Nusantara Pemasyarakatan/Sosialisasi Wawasan Nusantara Tantangan Implementasi Wawasan Nusantara Prospek Implementasi Wawasan Nusantara Keberhasilan Implementasi Wawasan Nusantara Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan menjelaskan tentang pentingnya geopolitik sebagai upaya memperkuat ketahanan wawasan nusantara SILABUS Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan tentang pentingnya geostrategi sebagai upaya memperkuat ketahanan nasional. 10. 6. 7. 1 2. 9. 8. 4. 6. 4.Mengenal Geopolitik Indonesia dalam Perspektif Wawasan Nusantara 1. 18. 10. 3. 7. 8. 17. 9. 11. 2. 13. SILABUS Latar Belakang Geopolitik Pengertian Geomorfologi Negara Pengertian Teori Geopolitik Beberapa Pandangan Para Pemikir Geopolitik Geopolitik Indonesia Geopolitik dan Hukum Kewilayahan Latar Belakang Filosofis Wawasan Nusantara Implementasi Wawasan Nusantara dalam KehidupanNasional Ajaran Dasar Wawasan Nusantara Unsur Dasar Konsepsi Wawasan Nusantara Hakekat Wawasan Nusantara Asas Wawasan Nusantara Arah Pandang Wawasan Nusantara Kedudukan. 3. 14. 11 12. 5. Dalam skala yang nasional lebih luas. 16. Latar Belakang Geostrategi Pengertian Geostrategi Perkembangan Konsep Geostrategi Indonesia Ketahanan Nasional sebagai Perwujudan Geostrategi Indonesia Latar Belakang dan dan Pokok-Pokok Pikiran Ketahanan Nasional Pengertian dan Konsepsi Ketahanan Nasional Hakekat Ketahanan Nasional Indonesia Azas-Azas Ketahanan Nasional Indonesia Sifat Ketahanan Nasional Indonesia Pengaruh Aspek Ketahanan Nasional terhadap Kehidupan Berbangsa & Bernegara . mahasiswa juga diharapkan dapat mengetahui pentingnya aspek ketahanan nasional dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara Mengenal Geostrategi Indonesia dan Ketahanan Nasional 1. 5.

Good Governance dalam Kerangka g Otonomi Daerah 6. Implementasi Politik dan Strategi Nasional Mengenal Tata Pemerintahan yang Baik SILABUS Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan tentang tata pemerintahan yang baik (Good Governance) dan dapat menjelaskan fenomena dan penerapannya dalam sistem pemerintahan di Indonesia saat ini 1. Pilar-Pilar Good Governance 4. Penyusunan Politik dan Strategi Nasional 4. Pengalaman Kota-kota percontohan dalam penerapan Good Governance di Indonesia . Prinsip-Prinsip Good Governance 3. Agenda Good Governance 5.Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan tentang politik strategi nasional mulai konsep. Strategi dan Politik Strategi Nasional 2. Stratifikasi Politik Nasional 5. Pengertian Politik. Latar Belakang dan Pengertian Good Governance 2. Politik Pembangunan g Nasional dan Manajemen Nasional 6. Dasar Pemikiran Penyusunan Politik dan Strategi Nasional 3. dasar pemikiran hingga proses penyusunan maupun implementasi politik dan strategi nasional di Indonesia SILABUS Politik dan Strategi Nasional 1.

paradigma sekaligus praktek masyarakat madani di Indonesia. karakteristik.Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskan tentang konsepsi. Indonesia Tujuan ini akan diperkuat dengan pemahanan kontekstual yakni gerakan sosial dan keberadaan Ornop dalam ranah masyarakat madani itu sendiri SILABUS 1. Sejarah Pemikiran Masyarakat Madani 3. Gerakan Sosial untuk Memperkuat Masyarakat Madani 6. Paradigma dan Praktek Masyarakat Madani di Indonesia 5. Organisasi Non Pemerintah dalam Ranah Masyarakat Madani 7. Pengertian Masyarakat Madani 2. Karakteristik Masyarakat Madani M d i 4. Masyarakat Madani dan Relevansinya dengan Penerapan Good Governance Masyarakat Madani Presentasi Makalah Kelompok Terpilih Isu-Isu Kewarganegaraan di Indonesia Tanya Jawab Kesimpulan dan penjelasan Persiapan UAS DISKUSI KELOMPOK .

ADEKSI & ADKASI Jakarta. Demokrasi. 2007. Gramedia Pustaka Utama Jakarta Trianto d T i t dan Titik T i l T tik 2007 ”F l f h Negara dan Pendidikan Kewarganegaraan”. “Mengenal Tata Pemerintahan yang Baik (Good Governance) di 9 Kota Indonesia”.Jakarta. 2004. ”Dasar-Dasar Ilmu Politik”. “Sepuluh Prinsip Tata Pemerintahan yang Baik di Indonesia”.Jakarta. “Paradigma Baru Pendidikan Kewarganegaraan”. Instrumen-Instrumen Pendukung Penerapan Tata Pemerintahan yang Baik”.Jakarta. Depdagri. Penerbit : PT. Penerbit : BUILD – Breaktrough Urban Initiatives for Local Development . Hak Azasi Manusia dan Masyarakat Madani”. Penerbit : PT. APEKSI. 2004. Setiardi. Penerbit : BUILD – Breaktrough Urban Initiatives for Local Development . 2008. ”Falsafah N d P didik K ” Penerbit bit : Prestasi Pustaka Publisher Sumarsono dkk. 2008. UNCHS & UNDP. “Pendidikan Pancasila untuk Perguruan Tinggi”. 2008. Departemen Dalam Negeri. ”Good Local Governance. TUGAS MAHASISWA KOMPONEN PENILAIAN METODE PERKULIAHAN ATURAN PERKULIAHAN SYARAT MENGIKUTI UJIAN . Gramedia Pustaka Utama Jakarta Supriatnoko. APKASI. ”Pendidikan Kewarganegaraan”. 2002. 2007. Penerbit : PT. 2002. Bumi Aksara Jakarta Cetakan Ketiga Arinto Mahagyarso dkk. “Instrumen Penilaian Diri dalam Penerapan Good Governance di Indonesia”. ”Pendidikan Kewargaan. P Triwulan Tutik. Ubaidillah dan Abdul Rozak. Departemen Dalam Negeri. Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama Jakarta Elly M. Penaku Jakarta A. Penerbit : PT. 1995. Penerbit : ICCE UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Cetakan Ketiga Winarno. Penerbit : BUILD – Breaktrough Urban Initiatives for Local Development . 2008.BUKU REFERENSI Miriam Budiarjo. “Pendidikan Kewarganegaraan”.

KOMPONEN PENILAIAN Presensi 100% Kuis dan Diskusi kelas serta Sikap Mahasiswa Makalah atau Tugas Ujian Tengah Semester Ujian akhir semester 05 % 10 % 15 % 30 % 40 % ATURAN PERKULIAHAN Berpenampilan tertib & sopan selama kuliah Tidak Tid k memakai k k i kaos oblong d sandal bl dan d l HP dimatikan selama kuliah Tidak merokok saat kuliah dan ujian Toleransi datang terlambat baik dosen maupun mahasiswa: 15 menit Absen kuliah: 20 % tidak hadir dan berarti nilai kehadiran 0% Pengumpulan tugas makalah dilakukan selama jam kuliah mata kuliah yang bersangkutan pada hari pengumpulan Tidak keluar masuk ruangan selama kuliah berlangsung Tidak ada ujian susulan baik UTS maupun UAS .

TUGAS MAHASISWA Mahasiswa wajib mengikuti dan mempersiapkan kuliah ini sebaik baiknya. ini Jangan takut akan bayangan : petani membajak Melakukan yang terbaik : tukang kayu Nama baik : cerita tiga saudara . Cara sederhana untuk sebaik-baiknya mempersiapkan diri mengikuti kuliah dengan baik adalah dengan membaca lebih dulu materi-materi kuliah yang akan dibahas dalam pertemuan di kelas sesuai dengan tahapan dan perencanaan di dalam Satuan Acara Perkuliahan (SAP) ini. kita akan memanfaatkan Blog WAKTU BUKU GURU Pesan Moral Luruskan Niat = masa depan masih panjang = dan semua tergantung apa yang kita lakukan saat ini. Sewaktu-waktu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful