BATIK KALIMANTAN

Batik daerah ini memiliki karakteristik tersendiri, baik dari corak maupun gaya warnanya. Pembuatannya masih sederhana dengan motif ³kawung´ dan warna soga atau coklat saja. Proses pembuatanya sebagai berikut: 1. Mencap Mori Pengecapan dilakukan dengan satu macam lilin sederhana yakni paraffin hars(gondo) atau lilin tawon 1. Menyoga Di extract zat warna dari tumbuh-tumbuhan, pencelupan dilakukan berulang-ulang sampai mencapai warna yang cukup dalam. 1. Dilorod Penghilangan semua lilin dengan dimasukkan ke dalam air mendidih agar lilin terlepas dari kain. Proses pembuatan batik Kalimantan sering disebut dengan istilah Batik Kelengan yang tidak berwarna biru melaikan coklat.

Pada umumnya batik jawa hokokai ini merupakan batik pagi-sore. Motif yang paling populer di dan terkenal dari pekalongan adalah motif batik Jlamprang. Tak jarang pada sehelai kain batik dijumpai hingga 8 warna yang berani.Batik Pekalongan Batik Pekalongan termasuk batik pesisir yang paling kaya akan warna. maka lahir batik dengan nama Batik Jawa Hokokai . Sebagaimana ciri khas batik pesisir. para pembatiknya selalu mengikuti perkembangan jaman . dan kombinasi yang dinamis. .yaitu batik dengan motif dan warna yang mirip kimono Jepang. seringkali dimodifikasi dengan variasi warna yang atraktif. Pada tahun enampuluhan juga diciptakan batik dengan nama tritura. Misalnya pada waktu penjajahan Jepang. Motif Batik Pekalongan sangat bebas. meskipun motifnya terkadang sama dengan batik Solo atau Yogya. dan menarik. Jika dibanding dengan batik pesisir lainnya Batik Pekalongan ini sangat dipengaruhi pendatang keturunan China dan Belanda. ragam hiasnya biasanya bersifat naturalis. Keistimewaan Batik Pekalongan adalah.

Warna biru tua menggambarkan awan gelap yang mengandung air hujan. mulai biru muda hingga biru tua. di daerah cirebon terdapat pelabuhan yang ramai disinggahi berbagai pendatang dari dalam maupun luar negri. Menurut sejarahnya. Istri beliau ini sangat menaruh perhatian pada bidang seni. tentu saja ada daerah-daerah yang lebih menonjol seperti Solo. Salah satu pendatang yang cukup berpengaruh adalah pendatang dari Cina yang membawa kepercayaan dan seni dari negerinya. pemberi penghidupan. Motif-motif pada keramik yang dibawa dari negeri cina ini akhirnya mempengaruhi motif-motif batik hingga terjadi perpaduan antara kebudayaan Cirebon-Cina.BATIK CIREBON Hampir di seluruh wilayah Jawa memiliki kekayaan budaya batik yang khas. Salah satu motif yang paling terkenal dari daerah Cirebon adalah batik Mega Mendung atau Awan-awanan. . Motif ini didominasi dengan warna biru. khususnya keramik. dan pemberi kehidupan. dan Pekalongan. tetapi kekayaan seni batik daerah Cirebon juga tidak kalah dibanding kota-kota lainnya. Motif mega mendung melambangkan pembawa hujan yang di nanti-natikan sebagai pembawa kesuburan. Pada motif ini dapat dilihat baik dalam bentuk maupun warnanya bergaya selera cina. sedangkan warna biru muda melambangkan semakin cerahnya kehidupan. Dalam Sejarah diterangkan bahwa Sunan Gunung Jati yang mengembangkan ajaran Islam di daerah Cirebon menikah dengan seorang putri Cina Bernama Ong TIe. Yogya.

khususnya di wilayah Pulau Jawa. batik kemudian berkembang luas. Bahan -bahan yang dipergunakan untuk pewarnaan masih tetap banyak m emakai bahan-bahan dalam negeri seperti soga Jawa yang sudah terkenal sejak dari dahulu.Dari kerjaan-kerajaan di Solo dan Yogyakarta sekitamya abad 17. Awalnya batik hanya sekadar hobi dari para keluarga raja di dalam berhias lewat pakaian. yakni batik dalam proses cap maupun dalam batik tulisnya. Namun perkembangan selanj utnya.18 dan 19. oleh masyarakat batik dikembangkan menjadi komoditi perdagangan. . Polanya tetap antara lain terkenal dengan Sidomukti dan Sidoluruh .BATIK SOLO Batik Solo . Batik Solo terkenal dengan corak dan pola tradisionalnya.

Satu perbedaan yang sangat nyata adalah dalam hal mengenakan wastra batik pola parang dan lereng.yakni pola batik Keraton Mataram.sedangkan gaya yogyakarta miring dari kiri atas ke kanan bawah.meski namanya berbeda.yang lantas tampil dalam paduan pola batik keraton yogyakarta dan warna batik keraton Surakarta. Putri keraton Surakarta ini memberi warna dan gaya Surakarta pada batik Pakualaman.wastra batik dililitkan dari kanan atas miring ke kiri bawah.maka unsur budaya kedua istana juga sama. . Banyak kesamaan pola. Gaya pola dan warna batik Pakualaman mulai berubah sejak terjalin hubungan keluarga antara keraton Surakarta dan Pura Pakualaman saat Sri Sultan Hamengkubuwono VIII menyunting putri Sri Susuhunan Pakubuwono X.meski dalam perkembangannya ada juga bedanya.seperti batiknya. Pola liris cemeng di Surakarta. Tak heran bila banyak pola keduanya yang sama. di Yogyakarta dikenal sebagai golang galing.BATIK YOGYAKARTA & SURAKARTA Batik keraton Yogyakarta dan Surakarta berasal dari sumber yang sama. Pola yang di Surakarta disebut Parang sarpa. Dua pola batik pakualaman yang terkemuka adalah pola candi baruna (candi laut) dan peksi manyura yang menampilkan stilasi burung menyembah. Pada gaya surakarta. di Yogyakarta disebut rujak senthe. Mengingat pakualaman awalnya juga bagian dari Kasultanan Yogyakarta.

batik Madura banyak diminati dan digemari oleh konsumen lokal dan interlokal. batik bukan hanya sehelai kain. Bagi Madura. batik Madura menjadi perhatian khusus.BATIK MANDURA Sebagai sebuah bentuk karya seni budaya. Sejarah mencatat Madura adalah produsen batik dan jamu yang cukup terkenal. sifat produksinya yang personal (dikerjakan secara satuan). Yang membuatnya menjadi seperti itu. . Corak dan ragamnya yang unik dan bebas. Industri kecil yang menjadi kebanggaan daerah ini memang batik. Dengan bentuk dan motif yang khas batik Madura mempunyai keunikan tersendiri bagi para konsumen. Motif dan warna yang tertuang di dalam kain panjang itu. Khususnya batik buatan Tanjung Bumi di Kabupaten Bangkalan. barangkali karena kedua komoditas itu menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi masyarakatnya sendiri. Di berbagai buku batik terbitan luar negeri. namun telah menjadi ikon budaya dan sering menjadi objek penelitian banyak institusi. masih mempertahankan cara-cara tradisional (ditulis dan diproses dengan cara-cara tradisional) dan senantiasa menggunakan bahan pewarna alami yang ramah dengan lingkungan. merefleksikan karakter masyarakatnya.

BATIK BALI Sejarah Batik Bali Kata batik adalah bahasa Indonesia-Melayu di asal dan itu berarti untuk titik. Dalam proses akhir. di mana pewarna bereaksi terhadap panas matahari dan menjadi semakin bersemangat. alat kayu-ditangani dengan ujung logam untuk menerapkan lilin untuk membuat desain. Beberapa motif batik tradisional yang digunakan secara eksklusif oleh pengadilan kerajaan. . Belanda dan pelancong Jepang mulai menetap di Indonesia. untuk mencapai tampilan bertekstur. pembuatan batik telah berkembang menjadi salah satu bentuk seni terbesar di Asia. Topi ini dicelupkan dalam lilin dan dicap pada desain. kain ini sering dikeringkan di luar. sering kali banyak untuk mencapai efek yang diinginkan. proses serupa desain tahan pewarna telah dilacak ke Mesir dan Timur Tengah sekitar 1500 tahun yang lalu tetapi proses saat batik berasal dari Indonesia. Untuk proses modern. Kemudian kain tersebut dicelup. desain batik dipengaruhi oleh perdagangan Hindia Timur. Kain juga bisa kusut dengan tangan sebelum pencelupan. Belanda membawa pengrajin Indonesia untuk mengajar kerajinan untuk warpers Belanda di beberapa pabrik di Belanda pada tahun 1830-an. Teknik kuno melibatkan menggunakan wajan ± mirip dalam bentuk dengan wajan ± untuk melelehkan lilin. topi tembaga (memotong) atau stempel diciptakan dalam rangka meningkatkan produksi. lilin yang meleleh dekat saat kain direndam dalam tong air panas. dan canting. Di sana. Selama bertahun-tahun.

BATIK PAPUA Jangan salah. Papua juga memiliki batik dengan motif-motifnya yang khas dan banyak diminati lokal maupun mancanegara. Warnanya lebih cokelat dengan kolaborasi warna tanah dan terakota. Dibandingkan dengan corak batik dari daerah lainnya di Jawa. batik Papua memiliki perbedaan corak yang cukup mencolok. Soal pemilihan motif batik Papua banyak menggunakan simbol-simbol keramat dan ukiran khas Papua.Bahannya macam-macam disesuaikan dengan permintaan pasar. Cecak atau buaya adalah salah satunya. .selain tentu lingkaran-lingkaran besar. Batik dari daerah ini cenderung lebih gelap namun banyak memiliki motif yang terdiri dari gambaran patung. Batik di Papua selama ini yang paling terkenal adalah batik motif Asmat.

Misalnya motif pring sedapur merupakan gambar rumpun bambu dengan daun-daun menjuntai. . matahari. sisik gringsing.BATIK MOJOKERTO Batik Mojokerto merupakan sebuah budaya kerajinan batik yang sejarahnya berkembang dengan masa kejayaan Kerajaan Majapahit. Sedangkan daunnya warna biru dan hitam. Batik Mojokerto kini memiliki 6 motif yang telah dipatenkan. coraknya mirip seperti anyaman bambu yang miring. Desain batik itu Mojokerto mengambil corak alam sekitar kehidupan manusia. grinsing. yakni pring sedapur. Ada burung merak bertengger. atau surya majapait. mrico bolong. Warna dasarnya putih dengan batang bambu warna biru. Kalau mrico bolong. mrico bolong. Misalnya gedeg rubuh. motifnya berupa bulatan merica berlubang. Demikian pula motif gedeg rubuh. pring sedapur. koro renteng. Keunikan batik Mojokerto adalah pada namanama coraknya yang sangat asing dan aneh di telinga sebagian orang. rawan indek dan matahari.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful