P. 1
Nitrogen

Nitrogen

|Views: 458|Likes:
Published by efrilianti

More info:

Published by: efrilianti on May 17, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/04/2013

pdf

text

original

BAB 1 PENDAHULUAN 1.

1 Latar Belakang Unsur-unsur Golongan Nitrogen (golongan VA) juga diketahui sebagai IUPAC Group 15 (dulunya diketahui sebagai golongan V) dari tabel periodik. Golongan ini melukiskan bahwa semua komponen-komponen dari unsur ini mempunyai 5 elektron pada kulit terluarnya, 2 elektron terletak di subkulit s dan 3 terletak di subkulit p. Oleh karena itu mereka kekurangan 3 elektron di kulit terluarnya. Unsur yang paling penting dari grup ini adalah Nitrogen (N), dimana bentuk diatomik dari nitrogen adalah unsur yang paling utama dari udara. Unsur-unsur yang lain adalah termasuk Fosfor (P), Arsen (As), Antimon (Sb), Bismut (Bi). Nama umum pnicogens (sekarang juga dikenal dengan nama pnictogens) kadang-kadang juga digunakan untuk menyebut unsur-unsur ini. Kedua penyebutan dari golongan ini diambil dari bahasa Mesir πνίγειν(pnigein). Catatan pertama mengenai usaha pembentukan senyawa nitrogen sintetis pertama dilakukan oleh Priestley dan Cavendish yang melewatkan percikan bunga api listrik di dalam bejana berisi udara bebas dan akhirnya mendapatkan nitrat setelah sebelumnya melarutkan oksida yang terbentuk dalam reaksi dengan alkali. Penemuan ini cukup besar di masanya, mengingat kebutuhan senyawa nitrogen untuk pupuk yang besar namun sayangnya alam tidak cukup untuk memenuhinya. Karena itu, adanya senyawa nitrogen yang dapat dibuat di dalam laboratorium memberikan peluang baru. Namun usaha komersial dari proses ini tidak berjalan dengan mudah mengingat banyaknya kebutuhan energi yang besar dan efisiensinya yang terlalu rendah. Setelah ini banyak proses terus dikembangkan untuk perbaikan. Nitrogen pernah juga diikatkan dari udara sebagai kalsium sianida, namun tetap saja proses ini masih terlalu mahal. Proses-proses lain juga tidak terlalu berbeda, seperti pengolahan termal atas campuran oksida nitrogen (NOX), pembentukan sianida dari berbagai sumber nitrogen, pembentukan aluminium nitrida, dekomposisi amonia dan

sebagainya. Semuanya tidak menunjukkan harapan untuk dapat dikomersialkan walaupun secara teknis semua proses ini terbukti dapat dilaksanakan. Sampai akhirnya Haber dan Nernst melakukan penelitian yang menyeluruh tentang keseimbangan antara nitogen dan hidrogen di bawah tekanan sehingga membentuk amonia. Dari penelitian ini pula didapatkan beberapa katalis yang sesuai. Reaksi ini sebenarnya membutuhkan tekanan sistem yang tinggi, tetapi pada masa itu peralatan yang memadai belum ada dan mereka merancang peralatan baru untuk reaksi tekanan tinggi (salah satu sumbangan dari perkembangan industri baru ini). Bukan peralatan tekanan tinggi saja yang akhirnya tercipta karena dipicu oleh tuntutan industri nitrogen ini. Haber dan Bosch, ilmuwan lain yang bekerjasama dengan Haber, juga mengembangkan proses yang lebih efisien dalam usahanya menghasilkan hidrogen dan nitrogen murni. Proses sebelumnya adalah dengan elektrolisis air untuk menghasilkan hidrogen murni, dan distilasi udara cair untuk mendapatkan nitrogen murni yang kedua usaha ini masih terlalu mahal untuk diaplikasikan dalam mengkomersialkan proses baru pembuatan amonia mereka. Maka mereka menciptakan proses lain yang lebih murah. Usaha bersama mereka mencapai kesuksesan pada tahun 1913 ketika berhasil membentuk amonia pada tekanan tinggi. Proses baru ini masih memerlukan banyak energi namun pengembangan lebih lanjut terus dilakukan. Dengan cepat proses ini berkembang melebihi proses sintetis senyawa nitrogen lainnya, dan menjadi dominan sampai sekarang dengan perbaikan-perbaikan besar masih berlanjut. Nitrogen (Latin nitrum, Bahasa Yunani Nitron berarti "soda asli", "gen", "pembentukan") secara resmi ditemukan oleh Daniel Rutherford pada 1772, yang menyebutnya udara beracun atau udara tetap. Pengetahuan bahwa terdapat pecahan udara yang tidak membantu dalam pembakaran telah diketahui oleh ahli kimia sejak akhir abad ke-18 lagi. Nitrogen juga dikaji pada masa yang lebih kurang sama oleh Carl Wilhelm Scheele, Henry Cavendish, dan Joseph Priestley, yang menyebutnya sebagai udara terbakar atau udara telah flogistat. Gas nitrogen adalah cukup lemas sehingga dinamakan oleh Antoine Lavoisier sebagai azote, daripada perkataan Yunani αζωτος yang bermaksud "tak bernyawa". Istilah tersebut telah menjadi nama

yang diakui karena kemampuannya untuk melarutkan emas. dan kemudiannya.Jerman. dari bahasa Jerman Wismuth)Pada awalnya membingungkan dengan timah dan timbal dimana dia mempunyai kemiripan dengan elemen itu. Senyawa nitrogen diketahui sejak Zaman Pertengahan Eropa. Ahli alkimia mengetahui asam nitrat sebagai aqua fortis. Campuran asam hidroklorik dan asam nitrat dinamakan akua regia. Kegunaan senyawa nitrogen dalam bidang pertanian dan perusahaan pada awalnya ialah dalam bentuk kalium nitrat.kepada nitrogen dalam perkataan Perancis dan kemudiannya berkembang ke bahasabahasa lain. 1. Dia menemukan unsur ini dengan cara 'menyuling' air urin melalui proses penguapan dan setelah dia menguapkan 50 ember air urin. Unsur ini ditemukan oleh Hannig Brand pada tahun 1669 di Hamburg. Agar mahasiswa mengetahui sejarah dari golongan VA 2.Claude Francois Geoffroy menunjukkan di tahun 1753 bahwa logam ini berbeda dengan timbal. Namanya berasal dari bahasa Latin yaitu phosphoros yang berarti 'pembawa terang' karena keunikannya yaitu bercahaya dalam gelap (glow-in-the dark). Agar mahasiswa mengetahui reaksi. Agar mahasiswa mampu mengetahui sifat-sifat dari golongan VA. Agar mahasiswa mengetahui manfaat dan bahaya dari golongan VA . sebagai baja dan juga stok makanan ternak kimia.terutama dalam penghasilan serbuk peledak (garam mesiu).Basilius akhirnya menjelaskan sebagian sifatnya di tahun 1450.reaksi yang terbentuk dari golongan VA 4. Bismut( berasal dari bahasa latin bisemutun. dia baru menemukan unsur yang dia inginkan. baik sifat kimia ataupun sifat fisika 3.2 Tujuan 1. dan kini hasil temuan itu telah sangat berkembang dan sangat berguna bagi umat manusia.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 1. 7 . Nitrogen 7 k ar b o n ← n itr o g e n → o ks ig e n ↑ N ↓ Tabel periodik P Keterangan Umum Unsur Nama. Lambang. Nomor atom nitrogen. N.

251 g/L 63.124 J/(mol·K) 1k 53 10 k 62 100 k 77 37 41 46 Ciri-ciri atom Struktur kristal Bilangan oksidasi Hexagonal ±3. 2. p colorless Penampilan Massa atom Konfigurasi elektron Jumlah elektron tiap kulit Ciri-ciri fisik Fase Massa jenis Titik lebur Titik didih Titik kritis Kalor peleburan Kalor penguapan Kapasitas kalor Tekanan uap P/Pa pada T/K 1 10 100 14.0067(2) g/mol 1s2 2s2 2p3 2.720 kJ/mol (N2) 5.57 kJ/mol (25 °C) (N2) 29.325 kPa) 1. -320. Periode.79 °C.42 °F) 126.00 °F) 77. 101.04 (skala Pauling) ionisasi ke-1: 1402.39 MPa (N2) 0.Deret kimia Golongan.21 K. 3. 4.3 kJ/mol ke-2: 2856 kJ/mol (detil) ke-3: 4578.00 °C.36 K (-195. 5 gas (0 °C. 5. Blok nonmetals 15.15 K (-210. -346.1 kJ/mol Jari-jari atom 65 pm Jari-jari atom (terhitung) 56 pm Jari-jari kovalen 75 pm Elektronegativitas Energi . 2 (strongly acidic oxide) 3.

Sifat-sifat penting Nitrogen adalah zat non logam.220 13 N syn N 0. tanpa rasa dan merupakan gas diatomik bukan logam yang stabil. Zat lemas membentuk banyak senyawa penting seperti asam amino. Nitrogen mengembun pada suhu 77K (-196oC) pada tekanan atmosfir dan membeku pada suhu 63K (-210oC). dan sianida. asam nitrat. Mempunyai 5 elektron di kulit terluarnya. dengan elektronegatifitas 3. . tanpa bau. keduanya dikenal sebagai garam amida dan nitrida (N3-). Oleh karena itu trivalen dalam sebagian besar senyawa. sangat sulit bereaksi dengan unsur atau senyawa lainnya. amoniak. Dinamakan zat lemas karena zat ini bersifat malas.83 mW/ (m·K) (gas.965 m ε 2. tidak aktif bereaksi dengan unsur lainnya. Amonia bersifat basa dan terlarut sebagian dalam air membentuk ion ammonium (NH4+).634% N stabil dengan 7 neutron N stabil dengan 8 neutron Referensi Nitrogen atau zat lemas adalah unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang N dan nomor atom 7.366% C N 99. Senyawa Hidrida utama nitrogen ialah amonia (NH3) walaupun hidrazina (N2H4) juga banyak ditemukan. 27 °C) 353 m/s 7727-37-9 waktu paruh DM DE (MeV) DP 9.0. Amonia cair sebenarnya sedikit amfiprotik dan membentuk ion ammonium dan amida (NH2-).08 persen atmosfir Bumi dan terdapat dalam banyak jaringan hidup. Biasanya ditemukan sebagai gas tanpa warna.Jari-jari Van der Waals Lain-lain Sifat magnetik Konduktivitas termal Kecepatan suara Nomor CAS Isotop iso NA 13 14 15 155 pm no data (300 K) 25. tetapi terurai dalam air. Nitrogen mengisi 78.

sementara asam nukleat menjadi salah satu komponen pembentuk DNA dan RNA. Isotop yang paling N (99. Senyawa yang mengandung siano(-CN) menghasilkan garam yang sangat beracun dan bisa membawa kematian pada hewan dan manusia.634%). Sebelum adanya proses fiksasi (pengikatan) nitrogen secara sintetik. Pengembangan proses fiksasi nitrogen telah berhasil memperjelas berbagai asas proses kimia dan proses tekanan tinggi serta telah menyumbang banyak perkembangan di bidang teknik kimia. Peringatan Limbah baja nitrat merupakan penyebab utama pencemaran air sungai dan air bawah tanah. mampu menangkap nitrogen secara langsung dari atmosfer karena bersimbiosis dengan bakteri bintil akar. 1N mempunyai paruh waktu selama 9 menit dan yang selebihnya sama atau lebih kecil dari itu. Nitrogen dalam perindustrian Peranan nitrogen dalam perindustrian relatif besar dan industri yang menggunakan unsur dasar nitrogen sebagai bahan baku utamanya disebut pula sebagai industri nitrogen. sumber utama nitogen untuk keperluan pertanian hanyalah bahan limbah dan kotoran hewan. Polong-polongan. Peranan biologi Nitrogen merupakan unsur kunci dalam asam amino dan asam nukleat. Rantai.Gugus bebas amonia dengan atom hidrogen tunggal atau ganda dinamakan amina. Nitrogen yang berasal dari udara merupakan komponen utama dalam pembuatan pupuk dan telah banyak membantu intensifikasi produksi bahan makanan di seluruh dunia. . seperti kedelai. dan ini menjadikan nitrogen penting bagi semua kehidupan. yang dihasilkan dalam bintang-bintang dan yang selebihnya adalah 15N. Protein disusun dari asam-asam amino. Di antara sepuluh isotop yang dihasilkan secara sintetik. cincin atau struktur hidrida nitrogen yang lebih besar juga diketahui tetapi tak stabil. Isotop Ada 2 isotop Nitrogen yang stabil yaitu: banyak adalah 14 14 N dan 15 N.

berbagai jenis bahan peledak. namun jumlahnya masih terlalu kecil untuk menghasilkan jumlah panen yang maksimum. hidrazina dan hidroksilamina. pembuatan senyawa nitro dan berbagai jenis refrigeran. Pemakaian yang intensif diharapkan akan menguntungkan semua pihak. Amonia merupakan salah satu senyawa dasar nitogen yang dapat direaksikan dengan berbagai senyawa yang berbeda selain proses pembuatan amonia yang sudah terbukti ekonomis dan efisiensinya yang sampai sekarang terus ditingkatkan.hasil dekomposisi dari bahan-bahan tersebut serta amonium sulfat yang didapatkan dari hasil sampingan pembuatan kokas dari batubara. amonia adalah senyawa nitogen yang paling penting. Penggunaan dan ekonomi Dari semua macam senyawa nitrogen. Amonia merupakan bahan dasar bagi pembuatan hampir semua jenis produk yang memakai nitrogen. Maka dari itu diciptakan pupuk campuran. air. dan amonia yang dikumpulkan dari pembuatan kokas menjadi penting belakangan ini tetapi akhirnya disisihkan lagi oleh amonia sintetik dan nitrat. Batubara dapat menggantikan hidrokarbon namun membutuhkan penanganan yang lebih rumit. Gas amonia banyak juga yang langsung digunakan sebagai pupuk. Salpeter Chili. Bahan-bahan seperti ini tidak mudah ditangani belum lagi jumlahnya yang tidak mencukupi semua kebutuhan yang diperlukan. Dari gas ini juga dapat dibuat urea. Sebagian besar amonia diperoleh dengan cara pembuatan sintetis di pabrik dan sebagian kecilnya diperoleh dari hasil samping suatu reaksi. Penggunaan gas amonia bermacam-macam ada yang langsung digunakan sebagai pupuk. sehingga proses menjadi kompleks dan berakibat pada mahalnya biaya operasi. hidrokarbon dan tenaga listrik. pembuatan pulp untuk kertas. . Bahan baku Bahan baku utama yang banyak digunakan dalam industri nitrogen adalah udara. yaitu pupuk yang mengandung tiga unsur penting untuk tumbuhan (N + P2O5 + K2O). salpeter dari air kencing hewan dan manusia. pembuatan garam nitrat dan asam nitrat.

15 sili ko n ← fos for us → bel era ng N ↑ P ↓ Tabel periodik As Keterangan Umum Unsur Nama. 15 . Fosfor pada tabung sinar katoda mulai dibakukan pada sekitar Perang Dunia II dan diberi lambang huruf "P" yang diikuti dengan sebuah angka. sementara fosfor dapat ditemukan pula pada berbagai jenis mainan yang dapat berpendar dalam gelap (glow in the dark). Nomor atom fosforus. Fosfor Fosfor ialah zat yang dapat berpendar karena mengalami fosforesens (pendaran yang terjadi walaupun sumber pengeksitasinya telah disingkirkan).2. Fosfor berupa berbagai jenis senyawa logam transisi atau senyawa tanah langka seperti zink sulfida (ZnS) yang ditambah tembaga atau perak. dan zink silikat (Zn2SiO4)yang dicampur dengan mangan. Kegunaan fosfor yang paling umum ialah pada ragaan tabung sinar katoda (CRT) dan lampu pendar. P. Lambang.

824 J/(mol·K) Tekanan uap (putih) P/Pa pada T/K P/Pa pada T/K 1 10 100 1 k 10 k 100 k 549 100 k 704 279 307 342 388 453 1 10 100 1 k 10 k Tekanan uap (merah) 455 489 529 576 635 Monoklinik Ciri-ciri atom Struktur kristal . 3.823 g/cm³ kamar) Massa jenis (sekitar suhu (merah) 2.3 K Titik lebur (44.34 g/cm³ kamar) Massa jenis (sekitar suhu (hitam) 2.69 g/cm³ kamar) (putih) 317.66 kJ/mol Kalor penguapan 12. Periode.2 °C.973761(2) g/mol Konfigurasi elektron [Ne] 3s2 3p3 Jumlah elektron tiap kulit 2.6 °F) 550 K Titik didih (277 °C. 111. 8.4 kJ/mol (25 °C) (putih) Kapasitas kalor 23. 531 °F) Kalor peleburan (putih) 0.Deret kimia Golongan. 5 Ciri-ciri fisik Fase padat Massa jenis (sekitar suhu (putih) 1. p tak berwarna/merah/ putih keperakan Penampilan Massa atom 30. Blok nonlogam 15.

19 (skala Pauling) pertama: 1011.3 hari P 100% P stabil dengan 16 neutron P syn P syn S S Referensi Fosforus adalah unsur kimia yang memiliki lambang P dengan nomor atom 15. Kegunaan fosforus yang terpenting adalah dalam pembuatan pupuk. 4 Jari-jari atom Jari-jari atom (terhitung) Jari-jari kovalen Jari-jari Van der Waals Lain-lain Sifat magnetik Konduktivitas termal Modulus ruah Isotop iso NA 31 32 33 (oksida asam lemah) 2.249 DP 32 33 waktu paruh 14. . 5. korek api.8 kJ/mol ke-2: 1907 kJ/mol ke-3: 2914.Bilangan oksidasi Elektronegativitas Energi ionisasi ±3.709 0. banyak ditemui dalam batuan fosfat anorganik dan dalam semua sel hidup tetapi tidak pernah ditemui dalam bentuk unsur bebasnya. Fosforus berupa nonlogam. dan deterjen.1 kJ/mol 100 pm 98 pm 106 pm 180 pm data tak tersedia (300 K) (putih) 0. dan merupakan unsur penting dalam makhluk hidup. Sifat-sifat menonjol Secara umum fosforus membentuk padatan putih yang lengket yang memiliki bau yang tak enak tetapi ketika murni menjadi tak berwarna dan transparan.236 W/(m·K) 11 GPa DM DE (MeV) ββ1.28 hari 25. termasuk golongan nitrogen. odol. kembang api. bervalensi banyak. ditemukan dalam berbagai bentuk. memancarkan pendar cahaya yang lemah ketika bergabung dengan oksigen. pestisida. Fosforus amatlah reaktif. dan secara luas digunakan dalam bahan peledak.

Arsen 33 ger ma niu m ← ars .Nonlogam ini tidak larut dalam air. merah. Manfaat • • • • • • Mainan yang bercahaya di kegelapan Sumber lampu radioaktif LED warna putih Cathode Ray Tubes Lampu Fluorescent Sabun cuci 3. Bentuk Fosforus dapat berada dalam empat bentuk atau lebih alotrop: putih (atau kuning). Fosforus merah relatif lebih stabil dan menyublim pada 170 °C pada tekanan uap 1 atm. Fosforus putih juga dapat berada dalam keadaan alfa dan beta yang dipisahkan oleh suhu transisi -3. tetapi terbakar akibat tumbukan atau gesekan. Fosforus murni terbakar secara spontan di udara membentuk fosforus pentoksida. tetapi larut dalam karbon disulfida. keduanya mengelompok dalam empat atom yang berbentuk tetrahedral. Fosforus putih terbakar ketika bersentuhan dengan udara dan dapat berubah menjadi fosforus merah ketika terkena panas atau cahaya. Yang paling umum adalah fosforus merah dan putih.8 °C. Alotrop fosforus hitam mempunyai struktur seperti grafit – atom-atom tersusun dalam lapisan-lapisan heksagonal yang menghantarkan listrik. dan hitam (atau ungu).

p abu-abu metalik Penampilan Massa atom 74.22 g/cm³ lebur 1090 Titik lebur (817 °C. 8. 33 metaloid 15.92160(2) g/mol Konfigurasi elektron [Ar] 3d10 4s2 4p3 Jumlah elektron tiap kulit 2. 5 Ciri-ciri fisik Fase solid Massa jenis (sekitar suhu 5. Blok arsenik. Periode.727 g/cm³ kamar) Massa jenis cair pada titik 5. As. 887 Titik didih (614 °C. Lambang. 1137 °F) K K . 4.eni k → sel eni um P ↑ As ↓ Tabel periodik Sb Keterangan Umum Unsur Nama. 18. Nomor atom Deret kimia Golongan. 1503 °F) subl.

(oksida asam lemah) 2.64 J/(mol·K) 100 1 k 10 k 100 k 874 553 596 646 706 781 Ciri-ciri atom Struktur kristal Bilangan oksidasi Elektronegativitas Energi ionisasi Rhombohedral ±3.35.5 1440 MPa DP 73 5 Jari-jari atom Jari-jari atom (terhitung) Jari-jari kovalen Jari-jari Van der Waals Lain-lain Sifat magnetik Resistivitas listrik Konduktivitas termal Modulus Young Modulus ruah Skala kekerasan Mohs Kekerasan Brinell Isotop iso NA 73 waktu paruh DM DE (MeV) 80.717 As syn Ge Ge Ge Se 0.05D.0 kJ/mol ke-2: 1798 kJ/mol ke-3: 2735 kJ/mol 115 pm 114 pm 119 pm 185 pm data tidak tersedia (20 °C) 333 nΩ·m (300 K) 50.2 W/(m·K) 8 GPa 22 GPa 3. 0.634 1.941 0. e 74 74 74 As syn 17.01D.44 kJ/mol ? 34.76 kJ/mol (25 °C) 24.595.18 (skala Pauling) pertama: 947.78 hari 74 75 As 100% As stabil dengan 42 neutron Referensi .Kalor peleburan Kalor penguapan Kapasitas kalor Tekanan uap P/Pa pada T/K 1 10 (abu-abu) 24.3 hari ε γ ε β+ γ β0. 0. 0.

Albertus Magnus dipercaya sebagai orang pertama yang menemukan bagaimana mengisolasi elemen ini di tahun 1250. atau arsenikum adalah unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki simbol As dan nomor atom 33. Karena sering digunakan oleh para penguasa untuk menyingkirkan lawanlawannya dan karena daya bunuhnya yang luar biasa serta sulit dideteksi.Arsen. Selain itu. . Arsen membangkitkan penampilan pamor keris dengan mempertegas kontras pada pamor. Dalam zaman Perunggu. arsenik disebut Racun para raja. arsenik sering digunakan di perunggu. dengan berat jenis 1. yang berbau seperti bau bawang putih. berubah dari padat menjadi gas tanpa menjadi cairan terlebih dahulu. Arsenik dan senyawa arsenik digunakan sebagai pestisida. Zat dasar arsenik ditemukan dalam dua bentuk padat yang berwarna kuning dan metalik. hitam. arsen juga meningkatkan daya bunuh senjata tikam itu.97 dan 5. Warangan. mengandung bahan utama arsen. Arsen dalam peradaban Kata arsenik dipinjam dari bahasa Persia ‫ زرنيخ‬Zarnik yang berarti "orpimen kuning". kuning. Ini adalah bahan metaloid yang terkenal beracun dan memiliki tiga bentuk alotropik.73. dan Raja dari semua racun. tes kimia sensitif untuk mengetes keberadaan arsenik. Arsenik dan beberapa senyawa arsenik juga dapat langsung tersublimasi. Ketika dipanaskan. yang sering digunakan sebagai bahan pelapis permukaan keris. yang membuat campuran tersebut lebih keras. Arsenik dikenal dan digunakan di Persia dan di banyak tempat lainnya sejak zaman dahulu. dan dalam berbagai aloy. Zarnik dipinjam dalam bahasa Yunani sebagai arsenikon. dan abu-abu. Sifat-sifat Arsenik Arsenik secara kimiawi memiliki karakteristik yang serupa dengan Fosfor. dan gejala keracunan arsenik sulit dijelaskan. dan sering dapat digunakan sebagai pengganti dalam berbagai reaksi biokimia dan juga beracun. insektisida. Pada tahun 1649 Johan Schroeder mempublikasi 2 cara menyiapkan arsenik. arsenik akan cepat teroksidasi menjadi oksida arsenik. sampai ditemukannya tes Marsh. herbisida. arsenik. Bahan ini sering digunakan untuk membunuh.

Arsenik dalam air tanah bersifat alami. membuat kulit mereka lebih putih untuk menunjukkan bahwa mereka tidak bekerja di ladang. . arsenik dicampurkan dengan cuka dan kapur dan dimakan oleh kaum perempuan untuk meningkatkan penampilan wajah mereka. sehingga berpotensi meracun. diduga memiliki lingkungan geologi yang serupa dan kondusif untuk menghasilkan air tanah yang mengandung arsenik dalam kadar yang tinggi. Di Banglades terjadi epidemik keracunan masal disebabkan oleh arsenik. Kebanyakan wilayah dengan kandungan arsen tertinggi adalah daerah aluvial yang merupakan endapan lumpur sungai dan tanah dengan kaya bahan organik. seperti Vietnam. Air tanah ini mulai dipergunakan setelah sejumlah LSM dari barat meneliti program air sumur besar-besaran pada akhir abad ke-20. Kamboja. Arsen dan lingkungan Beberapa tempat di bumi mengandung arsen yang cukup tinggi sehingga dapat merembes ke air tanah. dan dilepaskan dari sedimen ke dalam air tanah karena tidak adanya oksigen pada lapisan di bawah permukaan tanah. Diperkirakan sebagai keracunan masal terburuk dalam sejarah dan mungkin musibah lingkungan terparah dalam sejarah. Indonesia. WHO menetapkan ambang aman tertinggi arsen di air tanah sebesar 50 ppb (bagian per milyar). Manfaat Timbal biarsenat telah digunakan di abad ke-20 sebagai insektisida untuk buah namun mengakibatkan kerusakan otak para pekerja yang menyemprotnya. Banyak negara lain di Asia. Diperkirakan sekitar 57 juta orang meminum air tanah yang terkontaminasi arsen berlebih.Lambang alkimia untuk arsenik Pada zaman Ratu Victoria di Britania Raya. Namun ini sangat tidak dianjurkan sekarang. namun gagal menemukan keberadaan arsenik dalam air tanah. Arsenik juga digosokkan di muka dan di lengan kaum perempuan untuk memutihkan kulit mereka. dan Tibet.

6. Kegunaan lain: • Berbagai macam insektisida dan racun Galium arsenida adalah material semikonduktor penting dalam sirkuit terpadu. 2. Arsenik membunuh dengan cara merusak sistem pencernaan. • 1. 5. Sirkuit dibuat menggunakan komponen ini lebih cepat tapi juga lebih mahal daripada terbuat dari silikon.Selama abad ke-19. yang menyebabkan kematian oleh karena shock. 7. 4. senyawa arsen telah digunakan dalam bidang obat-obatan tetapi kebanyakan sekarang telah digantikan dengan obat-obatan modern. 4. Antimon 51 tim ah ← An tim on → Berbagai macam senyawa Asam arsenat (H3AsO4) Asam arsenit (H3AsO3) Arsen trioksida (As2O3) Arsin (Arsen Trihidrida AsH3) Kadmium arsenida (Cd3As2) Galium arsenida (GaAs) Timbal biarsenat (PbHAsO4) . 3. Peringatan Arsenik dan sebagian besar senyawa arsenik adalah racun yang kuat.

2889 °F) 19.53 g/cm³ lebur 903.63 °F) 1860 °C.13 K Titik didih Kalor peleburan Kalor penguapan Kapasitas kalor (1587 °C. Blok Antimon.tel uri um As ↑ Sb ↓ Tabel periodik Bi Keterangan Umum Unsur Nama. K 1167. Lambang. Sb.23 J/(mol·K) . 5.760(1) g/mol Konfigurasi elektron [Kr] 4d10 5s2 5p3 Jumlah elektron tiap kulit 2. 18. 5 Ciri-ciri fisik Fase solid Massa jenis (sekitar suhu 6. Periode. 8. 51 metaloid 15. Nomor atom Deret kimia Golongan.43 kJ/mol (25 °C) 25.697 g/cm³ kamar) Massa jenis cair pada titik 6. 18.78 Titik lebur (630. p silvery lustrous grey Penampilan Massa atom 121.79 kJ/mol 193.

7582 y Beta. Antimon merupakan metaloid dan mempunyai empatalotropi bentuk.0 Kekerasan Brinell 294 MPa Nomor CAS 7440-36-0 Isotop iso 121 123 125 NA waktu paruh DM DE (MeV) DP Sb 57. 5 2.0. Lambangnya diambil dari bahasa Latin Stibium. Bentuk stabil antimon adalah logam biru-putih.0 µm/(m·K) Kecepatan suara (kawat tipis) (20 °C) 3420 m/s Modulus Young 55 GPa Modulus geser 20 GPa Modulus ruah 42 GPa Skala kekerasan Mohs 3.9 kJ/mol (detil) ke-3: 2440 kJ/mol Jari-jari atom 145 pm Jari-jari atom (terhitung) 133 pm Jari-jari kovalen 138 pm Lain-lain Sifat magnetik no data Resistivitas listrik (20 °C) 417 nΩ·m Konduktivitas termal (300 K) 24.05 (skala Pauling) ionisasi ke-1: 834 kJ/mol ke-2: 1594.64% Sb stabil dengan 72 neutron Sb syn 2.4 W/(m·K) Ekspansi termal (25 °C) 11.36% Sb stabil dengan 70 neutron Sb 42. 3. Antimoni kuning dan hitam adalah logam tak .767 125 Te Referensi Antimon adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Sb dan nomor atom 51.Tekanan uap P/Pa pada T/K 1 10 100 1k 10 k 100 k 807 876 1011 1219 1491 1858 Ciri-ciri atom Struktur kristal Bilangan oksidasi Elektronegativitas Energi Rhombohedral −3.

Zat ini menyublim (menguap dari fasa padat) pada suhu rendah. keramik. Sebagai sebuah metaloid.stabil. Sebagai sebuah campuran. obat-obatan. antimon akan mengakibatkan kematian dalam beberapa hari. Indium antimonida (InSb) 5. dan pipa. dan karet. keramik. antimon menyerupai logam dari penampilan fisiknya tetapi secara kimia ia bereaksi berbeda dari logam sejati. Manfaat yang paling penting dari antimon adalah sebagai penguat timbal untuk batere. elektronik. Antimon sulfida alami (stibnit) diketahui telah digunakan sebagai obat-obatan dan kosmetika dalam masa Bibel. logam semu ini meningkatkan kekuatan mekanik bahan. Antimon pentafluorida SbF5 2. Bismut . Daya hantar listrik (konduktivitas) dan panasnya lemah. Oksida dan sulfida antimon. Secara klinis. korek api. dan cat. gelas. Manfaat Antimon dimanfaatkan dalam produksi industri semikonduktor dalam produksi dioda dan detektor infra merah. Dalam dosis rendah. cat. Senyawa antimon 1. dan antimon triklorida digunakan dalam pembuatan senyawa tahan api. Antimon digunakan sebagai bahan tahan api. Antimon trihidrida SbH3 (stibina) 4. gejala akibat keracunan antimon hampir mirip dengan keracunan arsen. Peringatan Antimon dan senyawa-senyawanya adalah toksik (meracun). Antimon trioksida Sb2O3 3. antimon menyebabkan sakit kepala dan depresi. Sifat-sifat Antimon merupakan unsur dengan warna putih keperakan. berbentuk kristal padat yang rapuh. Dalam dosis tinggi. Kegunaan-kegunaan lain adalah campuran antigores. sodium antimonat.

30 kJ/mol Kalor penguapan 151 kJ/mol Kapasitas kalor (25 °C) 25. Thallium.52 J/(mol·K) Tekanan uap P/Pa 1 10 100 1k 10 k 100 k medis. Nomor atom Deret kimia Golongan. 18. Lambang. 520.98040(1) g/mol Konfigurasi elektron [Xe] 4f14 5d10 6s2 6p3 Jumlah elektron tiap kulit 2.83 lead ← bism uth → polo nium Sb ↑ Bi ↓ Uup Keterangan Umum Unsur Nama.05 g/cm³ lebur 544. Senyawa timbal sebagai termal bismut sering bahan Penampilan bebas digunakan kosmetik dan dalam bidang Massa atom 208. Bi. Dari semua jenis bismuth.and Antimon. Sifat-sifat Diantara logam berat lainnya. 18. 83 logam. 32. Periode.5 °C.7 K Titik lebur (271.7 °F) 1837 K Titik didih (1564 °C. bismut juga diakui sebagai elemen dengan isotop yang stabil. tapi sekarang sekarang . bismut tidak berbahaya seperti unsur-unsur tetangganya seperti Timbal. 2847 °F) Kalor peleburan 11. 5 Ciri-ciri fisik Fase solid Massa jenis (sekitar suhu 9. 8. 6. unsur ini paling bersifat diamagnetik dan poor metals merupakan unsur kedua 15. Blok Tabel periodik unsur Bismut adalah suatu kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Bi dan nomor atom 83.78 g/cm³ kamar) Massa jenis cair pada titik 10. p lustrous reddish white setelah raksa yang memiliki konduktivitas terendah.Dulunya. Logam dengan kristal trivalen ini memiliki sifat kimia mirip dengan arsen dan antimoni.

diketahui bahwa itu tidak benar. Kegunaan • • • • • • Bismut oxychloride digunakan dalam bidang kosmetik dan bismut subnitrate Magnet permanen yang kuat bisa dibuat dari campuran bismanol (MnBi) Bismut digunakan dalam produksi besi lunak Bismut sedang dikembangkan sebagai katalis dalam pembuatan acrilic fiber Bismut telah duganakan dalam peyolderan.Ketika terbakar dengan oksigen. bismut kira-kira 2 kali lebih berlimpah dari pada emas.Tidak ada material lain yang lebih natural diamakentik biru. bismut rendah racun terutama Sebagai bahan lapisan kaca keramik and subcarbonate digunakan dalam bidang obat-obatan. Kejadian Di dalam kulit bumi. dibandingkan bismut. bismut terbakar dengan nyala yang berwarna untuk penyolderan dalam pemrosesan peralatan makanan.Biasanya tidak ekonomis bila menjadikannya sebagai tambang utama.Melainkan biasanya diproduksi sebagai sampingan pemrosesan biji logam lainnya misalnya timbal. .Bismut mempunyai tahanan listrik yang tinggi. tungsten dan campuran logam lainnya.

. 4. 2. ………. ……… 3. ………….BAB III KESIMPULAN 1. …….

org/wiki/Pnictogen http://id.com/index.wikipedia.wikipedia.org/wiki/Bismut http://www.DAFTAR PUSTAKA http://id.wikipedia.htm .org/wiki/Fosfor http://id.wikipedia.org/wiki/Antimon http://id.wikipedia.org/wiki/Nitrogen http://id.wikipedia.org/wiki/Arsen http://id.periodicvideos.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->