P. 1
ski 3 mi

ski 3 mi

|Views: 11,011|Likes:
Published by fatahillah3358

More info:

Published by: fatahillah3358 on May 18, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/27/2015

pdf

text

original

Sections

Nabi Muhammad saw berasal dari keturunan suku
Quraisy. Leluhur Nabi Muhammad saw berasal dari Nabi
Ibrahim as, kemudian Nabi Ismail as.
Nabi Ismail adalah anak dari Nabi Ibrahim as. Dengan
demikian Nabi Muhammad saw merupakan keturunan dari
Nabi Ibrahim as dan Nabi Ismail as.
Leluhur Nabi Muhammad saw yang terkenal sebagai
seorang Quraisy yang bernama Fihr. Dari keturunan inilah
Nabi Muhammad saw dilahirkan.
Fihr mempunyai keturunan yang bernama Galib. Dari
Galib terlahir yang namanya Luay, dari Luay terlahir Kaba
dan dari Kaba terlahir Murrah. Murrah adalah juga leluhur
dari Abu Bakar Siddiq.
Murrah mempunyai keturunan yang akan melahirkan

D

43

SKI 1 untuk MI Kelas III

ayah dan ibu Nabi Muhammad saw, yaitu keturunan dari
Kilab. Kilab adalah anak dari Murrah.
Kilab memiliki dua putra, Qushai dan Zuhrah. Qushai
memiliki putra Abdul Manaf yang menurunkan Hasyim
sehingga keturunannya disebut Bani Hasyim. Hasyim
menurunkan empat anak, salah satunya Abdul Muttalib.
Abdul Muttalib adalah kakek Nabi Muammad saw. Abdul
Muttalib adalah putra Abdul Muttalib dan ayah dari Nabi
Muhammad.

Aminah, ibu Nabi Muhammad saw, merupakan juga
keturunan Kilab dari Zuhrah. Dengan demikian masih ada
hubungan darah.

Untuk lebih jelasnya perhatikan silsilah Nabi
Muhammad saw di bawah ini!

Qushai

Wahab

Aminah

Abdi Manaf

Hasyim

Abdul Muttalib

Abdullah

Zuhrah

Abdi Manaf

Ibrahim as

Ismail as

Keturunan ke-23

Kilab

Muhammad

44

SKI 1 untuk MI Kelas III

A.Pilihlah salah satu huruf a, b, c, atau d sebagai
jawaban yang benar!

1. Surat dalam Alquran yang menjelaskan tentang
penyerangan pasukan gajah adalah ....
a.surat Al-Ikhlas
b.surat Al-Fill
c.surat Al-Fatihah
d.surat Al-Baqarah

2.Nabi Muhammad saw kembali ke asuhan Halimah
setelah berusia ....
a.2 tahun
b.4 tahun
c.6 tahun
d.8 tahun

3.Kakek Nabi Muhammad saw bernama ....
a.Wahab
b.Abdul Muttalib
c.Abu Thalib
d.Abdullah

Evaluasi

45

SKI 1 untuk MI Kelas III

4.Ayah Nabi Muhammad saw meninggal di ....
a.Mekah
b.Syam
c.Jeddah
d.Yastrib

5.Aminah meninggal dunia di ....
a.Syam
b.Yastrib
c.Abwa
d.Saad

6.Kelahiran Nabi Muhammad saw terjadi pada Tahun
Gajah karena
a.pasukan gajah menolong Kabah
b.pasukan gajah menyerang Kabah
c.pasukan gajah memindahkan Hajar Aswad
d. pasukan gajah membunuh keluarga Nabi
Muhammad

7.Pasukan burung yang dikirim Allah swt untuk lindungi
Kabah adalah ....
a.Buraq
b.Al Fill
c.Ababil
d.Al-Qulles

46

SKI 1 untuk MI Kelas III

8.Orang tua Nabi Muhammad saw berasal dari
keturunan ....
a.Qushai
b.Hasyim
c.Quhrah
d.Kilab

9.Nama Muhammad diberikan oleh ....
a.Wahab
b.Abdul Muttalib
c.Abu Thalib
d.Abdullah

10.Nabi Muhammad saw berasal dari ....
a.suku Saba
b.suku Khuzaah
c.suku Badui
d.suku Quraisy

B.Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan
benar!

1.Mengapa Abrahah menyerang Kabah?
2.Bagaimana penduduk Mekah menyelamatkan dari dari
serangan pasukan gajah?
3.Apa yang tidak disukai Allah swt dari pasukan gajah?

47

SKI 1 untuk MI Kelas III

4.Bagaimana Allah swt menghadapi pasukan gajah?
5.Tuliskan surat dari Alquran yang berisi tentang pasukan
gajah!
6.Apa yang dimaksud dengan Al-Qulles?
7.Apa harapan Abdul Muttalib dengan kelahiran cucunya,
Muhammad?
8.Apakah ayah dan ibu Nabi Muhammad saw masih
memiliki hubungan saudara? Jelaskan!
9.Apakah ada hubungan darah antara Nabi Muhammad
saw dengan Nabi Ibrahim as?
10.Apa pendapatmu tentang keluarga Nabi Muhammad
saw?

48

SKI 1 untuk MI Kelas III

Catatan
Penting

4

Masa Kanak-Kanak
Nabi Muhammad saw

Mengenal sejarah kelahiran Nabi Muhammad saw.

Menceritakan kejadian luar biasa yang mengiringi lahirnya Nabi
Muhammad saw.

Setelah mempelajari pokok bahasan ini diharapkan kamu dapat:
1.menceritakan masa kanak-kanak yang dilalui Nabi Muhammad saw;
2.mengetahui peristiwa penting yang dialami Nabi Muhammad saw;
3.mengambil ibrah dari masa kanak-kanak Nabi Muhammad saw.

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

49

SKI 1 untuk MI Kelas III

Tujuan

50

SKI 1 untuk MI Kelas III

Kehidupan Nabi Muhammad saw
sebagai Anak Yatim Piatu

Pada waktu Nabi Muhammad saw lahir, beliau sudah
dalam keadaan yatim. Bangsa Arab mempunyai kebiasaan
yaitu menyusui anak-anaknya yang baru lahir kepada ibu-
ibu asuh yang berasal dari desa.
Hal itu bertujuan supaya anak-anak mereka dapat
menghirup udara segar dan bersih serta dapat bergaul
dengan baik. Wilayah pedesaan dikelilingi oleh
pegunungan. Hal inilah yang menjadikan udara di
pedesaan sangat baik untuk anak-anak yang baru lahir.
Selain itu, pergaulan di masyarakat desa sangat baik
bagi pertumbuhan anak-anak. Anak-anak mereka nantinya
dapat berbahasa Arab dengan fasih.
Waktu itu, Mekah sudah menjadi kota besar yang
terdapat di Jazirah Arab. Selain udaranya yang panas,
juga penduduk kota Mekah waktu itu sudah semakin
padat.

Ibu-ibu asuh yang berasal dari desa merasa senang
apabila mereka mendapatkan seorang bayi penduduk kota
Mekah. Mereka akan mendapatkan upah yang tinggi,
apalagi kalau anak asuhnya berasal dari orang kaya.
Berita kelahiran Nabi Muhammad saw mengundang
ibu-ibu asuh untuk pergi ke kota Mekah menawarkan
sebagai ibu asuhnya. Ibu-ibu asuh tersebut berasal dari
Desa Saad.

A

51

SKI 1 untuk MI Kelas III

Desa Saad terletak sekitar 60 km dari kota Mekah.
Desa ini berdekatan dengan kota Taif. Kota Taif merupakan
daerah pegunungan yang sangat baik udaranya, tidak
terlalu dingin dan tidak terlalu panas.
Ketika itu Aminah sedang mengalami kesulitan
ekonomi. Aminah tidak bisa membayar ibu asuhnya
dengan mahal. Di antara ibu-ibu asuh tersebut hanya
Halimah yang bersedia menjadikan Nabi Muhammad saw
sebagai anak asuhnya. Hal itu dikarenakan Halimah
tertarik dengan bayi tersebut dan dorongan dari suaminya
yang bernama Haris.
Sekarang Nabi Muhammad saw menjadi anak asuh
Halimah. Kehadiran Nabi Muhammad sebagai anak asuh
keluarga Halimah membawa berkah. Keluarga Halimah
yang tadinya miskin dan banyak sekali kesusahannya,
sekarang menjadi keluarga yang bahagia meskipun tidak
dengan harta.

Nabi Muhammad saw tumbuh dengan cepat,
badannya sehat. Pada usia Nabi Muhammad saw 5 bulan,
beliau sudah pandai berjalan. Pada usia 9 bulan, beliau
sudah pandai bicara. Beliau suka bermain dengan anak-
anak Halimah yang lainnya, menggembalakan domba milik
ayah dan ibu asuhnya.
Pada usia Nabi Muhammad saw 2 tahun, beliau
diserahkan kembali ke ibu kandungnya. Kedatangan Nabi
Muhammad saw oleh Aminah disambut dengan perasaan
yang sangat gembira. Anaknya sudah pulang dalam
keadaan sehat.

52

SKI 1 untuk MI Kelas III

Tidak lama kemudian kota Mekah terkena wabah
penyakit, sehingga hal ini mengkhawatirkan Aminah pada
kesehatan anaknya. Kekhawatiran Aminah dapat terobati,
karena Halimah bersedia lagi menjadi ibu asuhnya. Untuk
itu, Nabi Muhammad saw kembali lagi ke keluarga
Halimah.

Pada usia 4 tahun, keluarga Halimah mengalami
kesulitan ekonomi. Halimah khawatir tidak bisa merawat
Nabi Muhammad saw dengan baik. Oleh karena itu,
Halimah kembali menyerahkan Nabi Muhammad saw
kepada Aminah, ibu kandungnya.
Pada usia ini, Aminah menceritakan kematiannya
ayahnya, Abdullah, kepada Nabi Muhammad saw.
Sehingga suatu hari, Aminah, Nabi Muhammad saw, dan
ditemani oleh seorang pembantunya yaitu Ummu Aiman,
berangkat untuk berziarah ke makam Abdullah yang
terletak di kota Yastrib.
Kota Yastrib jaraknya sangat jauh dari kota Mekah.
Mereka harus melewati padang pasir yang sangat panas.
Setibanya di sana mereka kemudian berziarah dan
menemui beberapa kerabat.
Ketika dalam perjalanan pulang, tiba-tiba saja Aminah
sakit keras. Kemudian Aminah dibawa ke kampung
terdekat. Kampung itu bernama Abwa yang jaraknya
sekitar 37 km dari kota Mekah. Sakit Aminah tidak bisa
tertolong lagi akhirnya Aminah meninggal dunia di
kampung Abwa.

53

SKI 1 untuk MI Kelas III

Tidak lama kemudian Nabi Muhammad saw dengan
ditemani pembantunya, Ummu Aima, melanjutkan
perjalanan menuju kota Mekah.
Nabi Muhammad saw menjadi anak yatim piatu pada
usia 6 tahun. Beliau kemudian dirawat oleh kakeknya,
Abdul Muttalib.

Pelatihan

1.Jelaskan kebiasaan bangsa Arab kepada anak-
anaknya yang baru lahir!
2.Jelaskan tujuan bangsa Arab menitipkan anak-
anaknya di desa!
3.Jelaskan oleh siapa Nabi Muhammad saw diasuh!
4.Jelaskan kenapa Nabi Muhammad saw menjadi
anak yatim piatu!
5.Bagaimana pendapatmu mengenai kehidupan Nabi
Muhammad saw sebagai anak yatim piatu?

Kehidupan Nabi Muhammad saw
sebagai Penggembala

Nabi Muhammad saw sejak kanak-kanak sudah belajar
menjadi seorang penggembala. Awalnya beliau belajar
menggembala ketika menjadi anak asuh Halimah. Beliau
menggembala bersama anak-anak Halimah.

B

54

SKI 1 untuk MI Kelas III

Semenjak Nabi Muhammad saw menjadi anak yatim
piatu, beliau dirawat oleh kakeknya, Abdul Muttalib.
Kakeknya sangat menyayangi beliau, bahkan segala
sesuatu yang beliau minta pasti akan dikabulkannya.
Namun, beliau tidak suka bersikap yang demikian.
Abdul Muttalib mempunyai banyak sekali biri-biri. Nabi
Muhammad saw suka menggembalakan biri-biri milik
kakeknya. Selain biri-biri milik kakeknya, beliau juga
menggembalakan biri-biri milik pamannya, Abu Thalib.
Nabi Muhammad dikenal sebagai anak yang mandiri,
karena beliau tidak mau menyusahkan orang lain dalam
segala hal. Selain itu, beliau juga dikenal sebagai anak
yang bertanggung jawab.
Hal ini terlihat, ketika Nabi Muhammad saw sedang
menggembalakan biri-biri kakeknya. Beliau suka merawat-
nya dengan penuh perhatian. Biri-biri tersebut diberi makan
dan minum yang cukup. Biri-biri yang dipelihara oleh beliau
tumbuh dengan subur. Badannya gemuk-gemuk dan
susunya banyak.

Nabi Muhammad saw hidup menjadi seorang
penggembala, beliau tidak merasa malu atau kesal. Beliau
menyukai pekerjaan itu dengan setulus hati dan penuh
kesabaran.

Beliau dapat mengambil hikmah dari semuanya itu.
Beliau menjadi manusia yang mandiri, suka bekerja keras,
ulet, penyabar, dan sebagainya.

55

SKI 1 untuk MI Kelas III

Pelatihan

Kebiasaan Nabi Muhammad saw sebagai
Al-Amin

Ketika usia Nabi Muhammad saw 15 tahun, terjadi
peristiwa yaitu perselisihan yang kemudian menjadi
peperangan antarsuku. Suku yang berselisih yaitu suku
Hawazin dan suku Quraisy.
Dengan sangat terpaksa Nabi Muhammad mau tidak
mau harus membela sukunya. Beliau tidak ikut bertempur
secara langsung dan beliau tidak pernah membunuh satu
orang sekali pun. Dalam pertempuran itu, beliau hanya
bertugas menyediakan anak-anak panah untuk pamannya.

1.Kenapa Nabi Muhammad saw dikatakan sebagai
anak penggembala?
2.Jelaskan binatang milik siapa yang digembalakan
Nabi Muhammad saw!
3.Jelaskan hikmah yang dapat diambil oleh Nabi
Muhammad saw ketika bekerja menjadi peng-
gembala!
4.Pada usia berapa tahun Nabi Muhammad saw
menjadi penggembala!
5.Bagaimana pendapatmu mengenai kehidupan Nabi
Muhammad saw sebagai penggembala!

C

56

SKI 1 untuk MI Kelas III

Perang itu dinamakan Perang Fijar atau perang yang
melanggar kesucian. Pada waktu itu suku Hawazin
menyerang suku Quraisy pada bulan Zulkaidah, yakni
salah satu bulan yang disebut bulan perdamaian.
Akibat perselisihan itu, Kabah menjadi tidak ramai
dikunjungi oleh orang-orang yang akan menunaikan
ibadah haji. Hal itu secara ekonomi mengakibatkan
pendapatan masyarakat Mekah menurun dan menderita
bagi orang-orang miskin.
Pada waktu itu Nabi Muhammad sudah mulai
menginjak dewasa. Beliau suka membantu bekerja
menyediakan air untuk minum orang-orang yang sedang
melaksanakan ibadah haji. Meskipun beliau sama sekali
belum pernah mencoba ibadah seperti mereka.
Penderitaan dan kemiskinan pun terjadi di kota Mekah,
ketika Nabi Muhammad saw sudah berusia 20 tahun.
Melihat penderitaan itu, beliau membuat sebuah lembaga
kemanusiaan. Lembaga tersebut dinamakan Hiful-Fudul.
Lembaga ini bertujuan untuk membantu orang-orang
miskin dan menderita.
Sejak saat itu, sifat-sifat kepemimpinan Nabi
Muhammad saw sudah tampak. Dengan sikap dan
perbuatannya, Nabi Muhammad saw banyak dikenal
masyarakat kota Mekah bahkan sampai ke luar kota
Mekah.

57

SKI 1 untuk MI Kelas III

Tugas

Ketika itu Nabi Muhammad saw juga suka membantu
pamannya berdagang. Dengan kejujuran dan kesopanan-
nya, nama beliau semakin harum saja. Bahkan beliau
diberi gelar Al-Amin oleh orang-orang. Al-Amin artinya
orang yang terpercaya.

Pelatihan

1.Jelaskan peristiwa yang terjadi ketika Nabi
Muhammad saw berusia 15 tahun!
2.Jelaskan yang dimaksud dengan Perang Fijar!
3.Jelaskan yang terjadi pada masyarakat kota Mekah
ketika terjadinya Perang Fijar!
4.Mengapa Nabi Muhammad saw diberi gelar Al-
Amin!
5.Bagaimana pendapatmu mengenai kehidupan Nabi
Muhammad saw sebagai Al-Amin?

1.Catatlah peristiwa-peristiwa yang penting pada
materi di atas!
2.Buatlah dua contoh tentang perbuatan jujur yang
dapat dilakukan di lingkungan keluarga, sekolah,
dan masyarakat!
3.Bacakan hasilnya di depan kelas secara
perorangan!

58

SKI 1 untuk MI Kelas III

A. Pilihlah salah satu huruf a, b, c, atau d sebagai jawaban
yang benar!

1.Nabi Muhammad saw disusui oleh ....
a.Aisyah
b.Ummu Aima
c.Halimah
d.Aminah

2.Nabi Muhammad kembali ke ibu asuhnya karena di
Mekah terjadi ....
a.kelaparan
b.perang
c.wabah penyakit
d.bencana alam

3.Nabi Muhammad kembali lagi ke Mekah pada usia ....
a.4 tahun
b.5 tahun
c.6 tahun
d.7 tahun

Evaluasi

59

SKI 1 untuk MI Kelas III

4.Nabi Muhammad saw kehilangan ibunya pada usia

....
a.4 tahun
b.5 tahun
c.6 tahun
d.7 tahun

5.Aminah meninggal karena sakit di ....
a.Desa Saab
b.Mekah
c.Desa Abwa
d.Yastrib

6.Nabi Muhammad senang menggembala biri-biri milik

....
a.Abdullah
b.Abdul Muttalib
c.Halimah
d.Aminah

7.Suku yang terlibat perselisihan dengan suku Quraisy
saat Nabi berusia 15 tahun adalah ....
a.Hawazin
b.Zulkaidah
c.Badui
d.Aus

60

SKI 1 untuk MI Kelas III

8.Nabi Muhammad suka membawakan air bagi mereka
yang laksanakan ....
a.perang
b.ibadah haji
c.sembah berhala
d.perjalanan

9.Ketika membantu pamannya berdagang, Nabi
Muhammad mendapatkan julukan ....
a.Amanah
b.Siddiq
c.Al Amin
d.Rasulullah

10.Nabi Muhammad terkenal di Mekah karena memiliki
sifat ....
a.berani
b.pemarah
c.lemah
d.dapat dipercaya

B.Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan
benar!

1.Mengapa Halimah mau menyusui Nabi Muhammad?
2.Mengapa Halimah mengembalikan Nabi Muhammad
saat berumur empat tahun?

61

SKI 1 untuk MI Kelas III

3.Apa yang terjadi ketika Nabi Muhammad hendak
ziarah ke makam ayahnya?
4.Mengapa Abdul Muttalib yang kemudian merawat Nabi
Muhammad?
5.Siapa yang mengasuh Nabi Muhammad setelah Abdul
Muttalib meninggal?
6.Apa yang dipelajari Nabi Muhammad saw dengan
menggembala biri-biri?
7.Apa yang dimaksud dengan Perang Fijar?
8.Mengapa Nabi Muhammad mendapatkan julukan Al
Amin?
9.Mengapa kejujuran sangat penting dalam hidup
bermasyarakat?
10.Bagaimana perasaaanmu jika di sekitar tempat
tinggalmu terjadi perkelahian antarsuku?

62

SKI 1 untuk MI Kelas III

Catatan
Penting

5

Masa Remaja Nabi
Muhammad saw

Mengenal sejarah kelahiran Nabi Muhammad saw

Menceritakan kejadian luar biasa yang mengiringi lahirnya Nabi
Muhammad saw.

Setelah mempelajari pokok bahasan ini kamu dapat:
1.menjelaskan peristiwa-peristiwa yang dialami Nabi Muhammad saw
pada masa remaja;
2.mengambil ibrah berbagai peristiwa yang dialami Nabi Muhammad
pada masa remaja.

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

63

SKI 1 untuk MI Kelas III

Tujuan

64

SKI 1 untuk MI Kelas III

Kisah Nabi Muhammad saw dalam
Berdagang

Sejak kecil Nabi Muhammad saw telah dikenal sebagai
anak yang jujur. Ketika berusia 25 tahun, kejujuran Nabi
Muhammad saw semakin dikenal oleh masyarakat Arab
dan sekitarnya. Nabi Muhammad saw juga dikenal sebagai
pemuda bijaksana dan berbudi pekerti luhur.
Nabi Muhammad saw dipercaya oleh Khadijah untuk
membawa barang-barang dagangannya ke negeri Syam.
Khadijah adalah seorang bangsawan dan saudagar wanita
kaya di Mekah. Ia dikenal sebagai dermawan yang sopan
dan halus budi bahasanya.
Barang-barang dagangan yang harus dibawa oleh
Nabi Muhammad saw ke Negeri Syam sangat banyak
dan bermacam-macam. Selama berdagang ke Negeri
Syam. Nabi Muhammad saw disertai pembantu Khadijah
yang bernama Maisarah.
Nabi Muhammad saw dapat berdagang dengan baik
sehingga dalam waktu yang tidak terlalu lama barang-
barang dagangan itu habis terjual. Setelah barangnya
habis, mereka segera kembali ke kota Mekah.
Sesampainya di kota Mekah, Nabi Muhammad saw
segera melaporkan hasil dagangannya kepada Khadijah.
Semua keuntungan yang diperoleh Nabi Muhammad saw
diserahkan kepada Khadijah. Nabi Muhammad saw tidak
pernah mengurangi hasil penjualannya sedikit pun.

A

65

SKI 1 untuk MI Kelas III

Maisarah juga melaporkan pengalamannya selama
mengikuti Nabi Muhammad saw berdagang. Dia
menceritakan kesopanan, kejujuran serta cara-cara yang
dilakukan oleh Muhammad dalam berdagang.
Selain itu, Maisarah juga menceritakan bahwa selama
perjalanan mereka tidak pernah merasa panas karena
selalu dilindungi awan. Keluhuran budi serta berbagai
keistimewaan Nabi Muhammad saw itu membuat Khadijah
semakin kagum.

Rasa kagum Khadijah terhadap Nabi Muhammad saw
semakin bertambah. Nabi Muhammad saw memang cukup
pandai dalam berdagang, beliau sudah memiliki
keterampilan dalam berdagang.
Dengan keterampilan itulah Nabi Muhammad saw
memanfaatkannya untuk berdagang. Beliau juga
merupakan seseorang yang pintar dan bijaksana. Oleh
karena itu, semakin kagum dan banggalah Khadijah.

Pelatihan

1.Apa yang dilakukan Nabi Muhammad saw ketika
berusia 25 tahun?
2.Siapa yang membantu Nabi Muhammad saw
berdagang?
3.Apa yang dilakukan Nabi Muhammad saw di negeri
Syam?

66

SKI 1 untuk MI Kelas III

4.Kenapa Khadijah kagum kepada Nabi Muhammad
saw?
5.Bagaimana pendapatmu mengenai kisah Nabi
Muhammad saw dalam berdagang!

Tata Cara Nabi Muhammad saw
Berdagang

Dalam kitab-kitab dilukiskan bahwa Nabi Muhammad
saw adalah manusia yang paling baik budi pekertinya
dan paling tampan rupanya. Beliau tampan dan memiliki
kesempurnaan fisik. Meskipun begitu beliau tidak sombong
dan berbangga hati. Kebersihan dan kehalusan rasa, serta
ketaatan untuk memenuhi kewajibannya. Sifatnya yang
lemah lembut, kesatria, ramah, dan otaknya cerdas. Dia
pandai, alam pikirannya luas, sehingga orang-orang
simpati dan menghormati.
Nabi Muhammad saw dalam berdagang mempunyai
cara yang sangat berbeda dengan pedagang lainnya.
Selain ramah terhadap para pembeli, beliau juga sangat
jujur dan bijaksana dalam menawarkan barang dan
mencari keuntungan.
Misalnya, ketika ada seseorang yang menanyakan
harga barang dagangan yang dibawa, beliau selalu
mengatakan harga pokok atau harga yang belum
dilebihkan berdasarkan pembeliannya.

B

67

SKI 1 untuk MI Kelas III

Kemudian, orang tersebut memberikan keuntungan
yang diperkirakan cukup untuk menutupi perjalanan Nabi
Muhammad saw.

Hal demikianlah yang menjadi kunci sukses Nabi
Muhammad saw dalam berniaga atau berdagang. Selain
itu Nabi Muhammad saw telah memiliki pengalaman
berdagang ketika beliau masih bersama pamannya, Abu
Thalib.

Nabi Muhammad saw tidak pernah menjual barang
dagangannya dengan harga mahal. Dalam menentukan
harga, beliau selalu menyesuaikan dengan keadaan
barang.

Nabi Muhammad saw selalu bersikap ramah kepada
para pembelinya. Orang-orang pun lebih suka berbelanja
kepada Nabi Muhammad saw.
Ketika barang dagangannya tidak terbeli. Beliau juga
tidak marah kepada orang yang tidak membeli barang
dagangannya. Rasa syukur itulah yang menjadikan Nabi
Muhammad saw tidak sombong dan tidak berbangga hati
jika barang dagangannya habis terjual.
Para pembeli tidak khawatir tertipu oleh Nabi
Muhammad saw. Mereka menganggapnya sebagai sosok
yang jujur dan berperilaku baik. Beliau memberi penjelasan
tentang barang dagangannya apa adanya, tidak dilebih-
lebihkan. Beliau sangat menghormati para pembeli dan
berusaha melayani dengan baik dan sabar.

68

SKI 1 untuk MI Kelas III

Barang-barang yang dijual Nabi Muhammad saw lebih
cepat dan mudah terjual. Keuntungan yang diperoleh pun
besar.

Pelatihan

1.Mengapa orang-orang segan kepada Nabi
Muhammad saw?
2.Bagaimana caranya Nabi Muhammad saw dalam
berdagang?
3.Bagaimana sikap Nabi Muhammad saw kepada
para pembeli ketika berdagang?
4.Apa yang dilakukan Nabi Muhammad saw kepada
calon pembeli yang tidak jadi membeli barang
dagangannya?
5.Bagaimana pendapatmu mengenai tata cara Nabi
Muhammad saw dalam berdagang?

Pertemuan Nabi Muhammad saw dengan
Pendeta Bukhaira

Ketika Nabi Muhammad saw berusia 12 tahun, beliau
sudah tumbuh dengan sehat dan kuat. Pada suatu waktu
Abu Thalib mengabulkan permintaan Nabi Muhammad
saw untuk ikut bersama rombongan kafilah berdagang ke
negeri Syam (Suriah).

C

69

SKI 1 untuk MI Kelas III

Waktu itu usia Nabi Muhammad saw memang terlalu
kecil ikut dalam rombongan itu. Namun, beliau tetap saja
memaksa untuk ikut dan akhirnya beliau bergabung
bersama kafilah-kafilah lainnya.
Pada usia itu telah terjadi keajaiban-keajaiban yang
muncul dari dalam diri Nabi Muhammad saw. Misalnya,
ketika Nabi Muhammad saw dalam perjalanan menuju
kota Syam. Beliau berjalan di padang pasir yang sangat
panas, tetapi beliau tidak merasakan kepanasan sedikit
pun. Hal inilah yang berbeda dengan apa yang dirasakan
oleh para kafilah lainnya.
Pada waktu yang sama, seorang pendeta tengah
memperhatikan rombongan orang yang sedang berjalan
di padang pasir. Pendeta tersebut kaget ketika melihat
ada seorang anak yang ikut dalam rombongan selalu
diiringi segumpal awan yang melindunginya dari sengatan
sinar matahari.

Pendeta itu mengamati Nabi Muhammad saw karena
dia melihat tanda-tanda kenabian pada diri Muhammad.
Tanda-tanda seperti yang dijelaskan dalam kitab Zabur,
Taurat, dan Injil. Pendeta itu bernama Bukhaira.
Dia yang pertama kali melihat tanda-tanda kenabian
pada diri Nabi Muhammad saw ketika melihat Nabi
Muhammad saw bersama anak yang lain. Nabi
Muhammad saw memiliki cahaya yang terang benderang
dan beliau terlindung dari sinar matahari dengan awan di
atas kepalanya.

70

SKI 1 untuk MI Kelas III

Selain itu Pendeta Bukhaira bertanya pada kakeknya
dan kakeknya itu menjelaskan tentang Nabi Muhammad
saw. Bertambah yakinlah kalau Nabi Muhammad saw itu
memiliki ciri-ciri kenabian. Kemudian pendeta Bukhaira
pun mendatangi Nabi Muhammad saw dan mencoba
berbincang-bincang dengan Nabi Muhammad saw.
Di antaranya tanda-tanda kenabian tersebut, ada
berupa stempel kenabian yang terletak di antara dua
belikatnya yang mengkilat memancarkan cahaya terang.
Pendeta Bukhaira lalu menjelaskan kepada Abu Thalib
bahwa kelak anak tersebut akan menjadi seorang Nabi
atau Rasul Allah swt, yang memimpin seluruh umat
manusia. Pendeta Bukhaira pun berpesan agar Abu Thalib
menjaga Nabi Muhammad saw. Nabi Muhammad saw
adalah seorang yang dinanti-nanti sebagai nabi di akhir
zaman.

Pendeta itu mengatakan bahwa yang ia katakan sesuai
dengan pengetahuannya dari kitab Injil. Hal itu membuat
Abi Thalib mempercepat urusannya di Negeri Syam dan
segera pulang ke kota Mekah.

Pelatihan

1.Apa yang dilakukan oleh Nabi Muhammad saw
pada usia 12 tahun?
2.Jelaskan ciri-ciri keajaiban yang muncul dalam diri
Nabi Muhammad saw pada usia 12 tahun!

71

SKI 1 untuk MI Kelas III

Meneladani Nabi Muhammad saw Ketika
Berdagang

Selain sifatnya, sebagai umatnya kita pun hendaknya
meneladani perilaku beliau dalam berbagai kegiatan.
Misalnya saat berdagang.
Nabi Muhammad saw merupakan sosok yang perlu
kita teladani, karena memiliki nilai-nilai tauladan yang baik.
Nabi Muhammad saw memiliki kejujuran yang tinggi,
kebijaksanaan, dan sifat baik lainnya. Bahkan saat
berdagang pun sifat jujurnya terus melekat dalam diri Nabi
Muhammad saw.

Apabila barang yang dijualnya jelek, maka ia pun akan
berkata jelek. Apabila baik, maka ia pun akan berkata
baik. Apakah ketika nanti kamu saat berdagang dapat
berbuat seperti Nabi Muhammad saw?

3.Apa yang dilakukan pendeta Bukhaira ketika melihat
tanda-tanda kenabian muncul pada Nabi
Muhammad saw?
4.Jelaskan pesan yang disampaikan pendeta
Bukhaira kepada Abu Thalib!
5.Bagaimana menurut pendapatmu mengenai per-
temuan antara Nabi Muhammad saw dengan
pendeta Bukhaira?

D

72

SKI 1 untuk MI Kelas III

Tentu kamu harus dapat meneladani sifat-sifat baik
Nabi Muhammad saw. Salah satunya adalah meneladani
sifat-sifat Nabi Muhammad saw saat berdagang.
Sifat-sifat apakah yang dimiliki oleh Nabi Muhammad
saw? Di antaranya, yaitu sifat jujur. Beliau pada saat
berdagang selalu berkata dan berbuat jujur. Dengan
kejujuran, orang akan percaya dan menjadi tidak khawatir
apabila ia hendak menjual barang dagangannya. Mereka
akan menganggap orang itu selalu jujur.
Hasil dari kejujuran itu adalah munculnya kepercayaan
orang lain terhadap diri kita sendiri. Oleh karena itu, sudah
sepatutnya direnungkan tentang manfaat dari kejujuran
itu.

Nabi Muhammad saw adalah seorang pekerja yang
tekun dan rajin. Beliau tidak pernah merasa bangga dan
puas dengan keberhasilannya, senantiasa rendah hati.
Dengan kerendahan hati itulah, ia selalu berusaha untuk
lebih baik.

Apabila seseorang mengalami nasib yang baik dalam
berdagang, hendaklah ia bersyukur dan tetap rendah hati.
Seperti meningkatnya barang dagangan yang terjual,
meningkatnya keuntungan, dan sebagainya. Dengan terus
meningkatkan cara berdagangnya, yakni dengan sikap
rajin dan tekun tadi.
Pada saat melayani para pembeli, Nabi Muhammad
saw selalu ramah dan sabar. Sikap ramah itu menarik
perhatian pembeli, sebab pembeli di mana pun tentu ingin
yang melayaninya seseorang yang ramah dan sabar.

73

SKI 1 untuk MI Kelas III

Pelatihan

1.Kenapa kita harus meneladani kerja Nabi
Muhammad saw ketika berdagang?
2.Bagaimana caranya kita meneladani kerja Nabi
Muhammad saw ketika berdagang?
3.Bagaimana pendapatmu mengenai kerja Nabi
Muhammad saw ketika berdagang?

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->