KEWARGANEGARAAN

nasionalisme indonesia

OLEH:
Achadiyah N H Diah Safitri Exta Aniza Fenty Widyaningrum Fitri Arum Ira Putri P. Itut Nursanti Kartika Putri F Lucia Tri H Monica Grecia Mustika Sani A Paskah Lestari S Ukhti NH D 0109002 D 0109020 D 0109030 D 0109034 D 0109036 D 0109048 D 0109050 D 0109052 D 0109054 D 0109060 D 0109062 D 0109072 D 0109086

JURUSAN ILMU ADMINISTRASI NEGARA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA 2010

Hal ini sangat memprihatinkan mengingat bahwa dalam mencapai kemerdekaan oleh para Pahlawan di masa lampau tidaklah mudah. Pada masa ini kita dapat melihat bahwa inti mendalam dari masalah yang hendak dijawab dengan nasionalisme di Indonesia adalah masalah keutuhan dan kemerdekaan bangsa. keris. . lagu Rasa Sayange. Hal tersebut menunjukkan betapa lemahnya Nasionalisme Indonesia hingga kurang menghargai dan melestarikan budaya Indonesia. berkembang sesuai dengan perkembangan kehidupan bangsa Indonesia itu sendiri. Dan persoalan semacam itu tidak akan pernah selesai bahkan dengan telah diproklamasikannya kemerdekaan bangsa Indonesia sekalipun. persoalan keutuhan dan kemerdekaan bangsa itu sendiri sifatnya dinamis. reog ponorogo. Sebagai warga negara Indonesia hendaknya kita harus mampu memaknai makna Nasionalisme sesungguhnya. Tentunya masih segar dingatan kita bahwa beberapa tahun belakangan ini terjadi banyak konflik akibat kurangnya rasa Nasionalisme. Sebab. Karena pada masa era Globalisasi saat ini . seperti berbagai budaya Indonesia yang di klaim oleh Malaysia antara lain : klaim rendang. harus mampu menjaga keutuhan bangsa dan negara dari gerusan perkembangan jaman dan teknologi.BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah Dewasa ini keberadaan Nasionalisme di Indonesia semakin hari semakin memudar.

Untuk memdapatkan gambaran tentang kondisi nasionalisme di Indonesia pada saat ini 2. Factor-faktor internal apa sajakah yang memperlemah nasionalisme Indonesia? 4. Untuk memperoleh pengetahuan bagaimana memperkuat kembali nasionalisme Indonesia yang sudah semakin pudar.RUMUSAN MASALAH 1. . Bagaimanakah nasionalisme Indonesia saat ini? 2. Untuk mengetahui faktor internal apa saja yang memperlemah nasionalisme Indonesia 4. Untuk mengetahui faktor eksternal apa saja yang memperlemah nasionalisme Indonesia 3. Faktor eksternal apa sajakah yang memperlemah nasionalisme Indonesia? 3. Bagaimana agar nasionalisme Indonesia saat ini agar semakin kuat? TUJUAN 1.

kata ini mulai dipakai secara positif untuk menunjukkan kesatuan kultural dan kedaulatan politik dari suatu bangsa. kata nation berakar dari kata Bahasa Latin natio. Semangat kebang-saan atas dasar kesamaan kultur ini telah terbentuk sebelum terbentuknya suatu negara bangsa. Nasionalisme dalam pengertian kedaulatan kultural akan berbicara mengenai semangat kebangsaan yang timbul dalam diri sekelompok suku atau masyarakat karena mereka memiliki kesamaan kultur. bahasa. Kata natio dari Bahasa Latin ini kemudian diadopsi oleh bahasa-bahasa turunan Latin seperti Perancis yang menerjemahkannya sebagai nation. Pengertian ini jelas mengalami perubahan karena kata nasion dan nasionalisme diadopsi dan dipakai secara positif untuk menggambarkan semangat kebangsaan suatu kelompok masyarakat tertentu. Sejak abad pencerahan (zaman pencerahan atau zaman Fajar Budi berlangsung selama abad 17–18). “Kesatuan kultural” dan “kedaulatan politik” merupakan dua kata kunci yang penting untuk memahami nasionalisme. yang dalam penggunaan klasiknya cenderung memiliki makna negatif (peyoratif). dan sejenisnya. kampungan. Di bawah pengaruh semangat pencerahan (enlightenment). Pengertian Nasionalisme Secara etimologis. kata nasionalisme tidak lagi bermakna negatif atau peyoratif seperti digunakan dalam masyarakat Romawi Kuno. atau keturunan dari orang yang dianggap kasar atau yang tidak tahu adat menurut standar atau patokan moralitas Romawi.Bab II PEMBAHASAN TINJAUAN PUSTAKA A. Bahasa Inggris pun menggunakan kata nation untuk menyebut “sekelompok orang yang dikenal atau diidentifikasi sebagai entitas berdasarkan aspek sejarah. Ini karena kata nasci digunakan masyarakat Romawi Kuno untuk menyebut ras. Kata natio sendiri memiliki akar kata nasci. . atau etnis yang dimiliki oleh mereka” (The Grolier International Dictionary: 1992). kedaerahan. yang artinya bangsa atau tanah air. Di sini kita berbicara mengenai nasionalisme bangsa Jerman atau bangsa Korea atau bangsa-bangsa di Eropa Tengah dan Timur yang memiliki kesamaan kultur. Juga Bahasa Italia yang memakai kata nascere yang artinya “tanah kelahiran”. suku. Padanan dengan bahasa Indonesia sekarang adalah tidak beradab.

entah nasionalisme kultural atau nasionalisme politik—untuk memperjuangkan terbentuknya sebuah negara yang independen. sejarah atau bertempat tinggal pada satu kesatuan geografis dapat mendorong timbulnya nasionalisme. Sedang unsur subyektif dari nasionalisme adalah kehendak dan tujuan untuk membentuk negara. Keanekaragaman tadi tidak menghalangi lahirnya nasionalisme. pada awal kelahirannya. sejauh unsur subyektif (kehendak dan tujuan membentuk negara) dari nasionalisme telah tumbuh diantara kelompok manusia yang beranekaragam kondisi obyektifnya itu. . Pengertian kedua adalah nasionalisme dalam arti kedaulatan politik. dapat diartikan sebagai faham atau ajaran yang menuntut penganutnya untuk menyerahkan kesetiaan tertinggi kepada negara kebangsaannya. Pernyataan bahwa sekelompok manusia mempunyai satu bahasa. Jawa. Itu berarti baik kelom-pok masyarakat yang memiliki kesamaan kultur maupun yang multi kultur dapat memiliki nasionalisme dalam artian kedaulatan politik ini. Batak. Kita memiliki pluralitas budaya dan etnis yang memustahilkan kita berbicara mengenai semangat kebangsaan atas dasar persamaan kultur. Bugis. Indonesia termasuk yang memiliki nasionalisme dalam arti kedaulatan politik. sebenar-nya wajar saja jika orang Aceh berbicara mengenai nasionalisme Aceh. Nasionalisme yang mereka mak-sudkan tentu saja adalah semangat kebangsaan atas dasar persamaan kultur ini. Masih dalam konteks pengertian ini. Nasionalisme terdiri atas dua unsur. baru akan mewarnai lahirnya nasionalisme apabila sudah diterjemahkan ke dalam kesadaran diri untuk membentuk suatu negara. Makassar.Mengacu pada pengertian ini. Bali. Flores. dan sebagainya. yaitu kondisi atau kondisikondisi obyektif tertentu dan unsur emosi yang bersifat subyektif. agama. dan semangat ini tidak bisa dikatakan sebagai salah atau benar. Nasionalisme . Indonesia jelas tidak menganut paham nasionalisme dalam artian kesamaan kultur. demikian pula orang Papua. kondisi-kondisi obyektif diatas. satu agama. Berdasarkan pengertian ini. satu tradisi. Menurut pengertian ini. Demikian pula halnya dengan negara-negara lain yang memiliki keragaman kultur. Bahasa. tradisi dan sejarah serta letak geografis adalah kondisi-kondisi obyektf yang mungkin mendorong lahirnya nasionalisme. Dengan kata lain. satu kesamaan. suatu kelompok masyarakat menentukan sikap politik mereka—atas dasar nasionalisme. Maluku. Nasionalisme adalah kalimat patriotik yang membuat suatu bangsa sesuai dengan perkembangan zaman.

Para analis nasionalis beranggapan bahwa Islam memegang peranan penting dalam pembentukan nasionalisme sebagaimana di Indonesia.Tjokoroaminoto.Nasionalisme didefinisikan sebagai suatu faham tentang sikap loyal yang tulus dan rasa cinta pada negara dan bangsa dengan bentuk yang disesuaikan dengan zamannya. Nasionalisme merupakan kesadaran kolektif kelompok orang (bangsa) untuk bersatu karena merasa terancam pada diri mereka. Proses dalam perumusan sila ataupun pasal-pasal menunjukkan bagaimana pada akhirnya golongan tua dan golongan muda harus mengakui kenyataan untuk lebih mendahulukan kepentingan bangsa dan negara ketimbang kepentingan golongan mereka sendiri. Latar belakang lahirnya nasionalisme Indonesia Tumbuhnya paham nasionalisme bangsa Indonesia tidak dapat dilepaskan dari situasi politik pada abad ke 20. B. hanya dengan itulah cita-cita mewujudkan kemerdekaan bangsa dalam artian yang luas dapat kita wujudkan setahap demi . sejahtera. Salah satu wujud nyata dari nasionalisme sebagai faham dapat kita lihat pada saat rumusan sila-sila Pancasila dan pasal-pasal dalam UUD 1945 yang dibahas dalam siding-sidang BPUPKI maupun PPKI. marxisme dan nasionalisme Indonsia. adil.O. Bila pamrihnya terwujud . Menurut seorang pengamat nasionalisme George Mc. sekaligus ada pamrih (merdeka. Ikatan universal Islam pada masa perjuangan pertama kali di Indonesia dalam aksi kolektif di pelopori oleh gerakan politik yang dilakukan oleh Syarikat Islam yang berdiri pada awalnya bernama Syarikat Dagang Islam dibawah kepemimpinan H. Pada masa itu semangat menentang kolonialisme Belanda mulai muncul di kalangan pribumi.Agus Salim dan kita perlukan saat ini.S. Sebab. Turman Kahin. Sementara proses “desak-mendesak” antara kelompok muda dan Soekarno Cs dalam peristiwa Rengasdengklok memberi gambaran nyata bagaimana nasionalisme sebagai gerakan telah menjiwai kaum muda di masa itu. dan menentukan kebijakan maupun dalam bertindak bagi setiap warga bangsa dan lembaga-lembaga kenegaraan maupun kemasyarakatan tetap setahap. Ada 3 pemikiran besar tentang watak nasionalisme Indonesia yang terjadi pada masa sebelum kemerdekaan yakni paham ke Islaman. maka muncullah rasa cinta tanah air (negara). Nasionalisme sebagai landasan sikap untuk menjadikan kesejahteraan seluruh warga bangsa sebagai acuan utama dalam berpikir. bahwa Islam bukan saja merupakan mata rantai yang mengikat tali persatuan melainkan juga merupakan simbol persamaan nasib menetang penjajahan asing dan penindasan yang berasal dari agama lain. dan makmur) kepada negara yang mereka bentuk. memilih. H.

yang dihadapi dan digunakan sebagai rujukan (pedoman) untuk bertindak dalam bentuk kelakuan dan benda-benda kebudayaan sesuai dengan lingkungan yang dihadapi. Harus diakui bahwa kehidupan agama yang pluralistik pada awalnya dapat hidup serasi dan seimbang dengan lebih menekan pada sifat toleransi dan menghormati. termasuk di dalamnya bahasa yang digunakan secara umum setiap suku bangsa terbagi atas dua kelompok yaitu : Kelompok pertama : suku bangsa yang memiliki bahasa lisan dan tulis (aksara) mis : suku Jawa.Abdoel Moeis telah menjadi organisasi politik pemula yang menjalankan program politik nasional dengan mendapat dukungan dari semua lapisan masyarakat. Unsur-Unsur Identitas Nasional a. Populasi penduduk Indonesia saat ini diperkirakan mencapai 225 juta dari jumlah tersebut diperkirakan separuhnya beretnis Jawa. Kebudayaan Kebudayaan adalah pengetahuan manusia sebagai makhluk sosial yang isinya adalah perangkat-perangkat (modal-modal). Agama yang bertumbuh kembang di Indonesia meliputi Islam. Islam merupakan agama yang dianut mayoritas oleh bangsa Indonesia (± 90%). Bahasa Bangsa Indonesia sangat kaya dengan aneka suku bangsa yang masing masing memiliki karakter sendiri. Kristen. Pengetahuan secara kolektif digunakan oleh pendukungpendukungnya untuk mentafsirkan dan memahami lingkungan. Budha. c. Hindu. Suku bangsa Suku bangsa pada dasarnya merupakan golongan sosial yang khusus dan bersifat akritif (ada sejak lahir) yang sama golongannya umur dan jenis kelamin. sisanya terdiri dari etnis-etnis yang mendiami kepulauan di luar Jawa. C. Katolik. Kedua : suku bangsa yang hanya memiliki bahasa lisan saja misalnya : . Intinya adalah kebudayaan merupakan patokan nilai-nilai etika dan moral baik yang tergolong sebagai ideal atau yang seharusnya (world view) maupun yang operasional dan aktual di dalam kehidupan sehari-hari. Bali dan Batak. b. Dari agama dalam kepercayaan tersebut. Kong Huchu. d. Di Indonesia terdapat banyak sekali suku bangsa dan kelompok etnis dengan tidak kurang dari 300 dialek bahasa. Agama dan kepercayaan Bangsa Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang memegang teguh ajaran agama.

c. Ada perbedaan konsepsi antar warga negara dan penduduk yaitu : bahwa penduduk adalah warga negara Indonesia dan orang asing yang bertempat tinggal di Indonesia. para tokoh pemuda dan berbagai latar belakang suku kebudayaan menetapkan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan bangsa Indonesia yaitu bahasa yang mempersatukan seluruh elemen masyarakat etnis dan suku bangsa yang hidup di wilayah kepulauan nusantara.suku Dayak. Warga negara UUD 1945 menentukan bahwa yang menjadi warga negara Indonesia adalah orang-orang Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain disahkan dengan UU sebagai warga negara. Perbedatan akhirnya menghasilkan sebuah kompromi yakni BPUPKI. Sejak . Dasar Negara Pancasila Setelah Indonesia merdeka terjadi perdebatan serius tentang dasar negara Indonesia. ksekutif dan yudikatif pemerintah daerah. Bajar. dan lain-lain. Pada tanggal 22 Juni 1945 kesepakatan ini ditandatangani sehingga dokumen tersebut dikenal dengan Piagam Jakarta (Jakarta Charter) setelah kemerdekaan kesepakatan ini dipersoalkan bahwa orangorang Kristen yang sebagian besar berada di wilayah Timur menyakatan tidak bersedia bergabung dengan RI kecuali jika beberapa unsur dalam Piagam Jakarta di hapuskan akhirnya dasar ideology dan konstitusi negara akhirnya kelompok Islam bersepakat menghapuskan unsur-unsur Islam yang telah mereka rumuskan dalam Piagam Jakarta. Selain bentuk dan kedaulatan negara konsikusi UUD 1945 juga memuat ketentuan-ketentuan tentang kelengkapan negara yang terdiri dari dasar lembaga legislatif. Menurut tim ICCE (UIN) Jakarta bahwa : bahasa di pakai sebagai sarana berinteraksi antar manusia melalui peristiwa sumpah pemuda 28 – 10 – 2008. Republik merupakan bentuk negara kesatuan Indonesia yaitu : suatu bentuk pemerintahan yang bersifat antithesis monarki dan kepala pemerintahan bukan seorang raja dan dengan system pemilihan umum untuk menduduki jabatan politiknya. Negara-bangsa Menurut pasal 1 UUD 1945 dijelaskan bahwa negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik. D. bersepakat menghasilkan sebuah mukadimah. Perdebatan ini terjadi tentang dasar negara antar kelompok Islam yang mengehndaki Islam sebagai dasar negara dan golongan nasionalis. b. Derivasi Konsep Nasionalisme Indonesia a.

Sejak peristiwa itu maka dasar negara Indonesia yang berkedaulatan rakyat adalah Pancasila dan kelima silanya. tatkala penjajah menginginkan kembali jajahannya. Maka inilah yang disebut "nasionalisme negara" (Abdullah. dan liberalisasi yang semakin menggila. Dan. nasionalisme bangsa masih terus diuji dengan munculnya gerakan separatis di berbagai wilayah tanah air hingga akhirnya pada masa Demokrasi Terpimpin. Setelah pengakuan kedaulatan tahun 1949. wacana nasionalisme pun perlahan-lahan tergeser dengan persoalan-persoalan modernisasi dan industrialisasi (pembangunan).diterimanya usul tersebut dan ditetapkan UUD 1945 sebagai UUD negara RI. dengan penghuninya yang disebut bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia masih harus berjuang dalam perang kemerdekaan antara tahun 1945-1949. kecuali dalam soal batas wilayah dan kedaulatan negara. negara betul-betul menguasai rakyat hingga memori kolektif masyarakat pun dicampuri negara. di tengah isu globalisasi. Nasionalisme Indonesia Saat Ini Ketika negara yang bernama Indonesia akhirnya terwujud pada tanggal 17 Agustus 1945. seakan memudarkan pula batas-batas "kebangsaan". ketika lagu "Rasa Sayang-sayange" dan "Reog Ponorogo" diklaim sebagai budaya negeri jiran itu. Nasionalisme politik pun digeser kembali ke nasionalisme politik sekaligus kultural. secara tiba-tiba menyeruakkan rasa nasionalisme kita. Namun . negara mengambil alih urusan nasionalisme. Nasionalisme kita saat itu betul-betul diuji di tengah gejolak politik dan politik divide et impera Belanda. E. Pada masa Orde Baru. berakhir pula situasi ini dengan terjadinya tragedi nasional 30 September 1965. atas nama "kepentingan nasional" dan "demi stabilitas nasional" sehingga terjadilah apa yang disebut greedy state. beberapa waktu lalu. 2001: 3739). Semangat "nasionalisme kultural dan politik" seakan muncul. Kita pun seakan menjadi warga dunia. Banyak yang beranggapan bahwa nasionalisme sekarang ini semakin merosot. masalah nasionalisme diambil alih oleh negara. Setahun terakhir ini. Tahun 1998 terjadi Reformasi yang memporakporandak-an stabilitas semu yang dibangun Orde Baru. dengan menyerukan slogan-slogan "Ganyang Malaysia!". Seluruh elemen masyarakat bersatu menghadapi "ancaman" dari luar. muncul lagi "nasionalisme" itu. Maka "nasionalisme ekonomi" pun muncul ke permukaan. Di samping itu. demokratisasi. Sementara arus globalisasi. Masa ini pun diikuti dengan masa krisis berkepanjangan hingga berganti empat orang presiden. Potret nasionalisme itu pun kemudian memudar. persoalan ternyata belum selesai. Kasus Ambalat.

Kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. Itulah potret nasionalisme bangsa kita hari ini. penyalahgunaan kekuasaan. sosial budaya dan lain. dan sebagainya . budaya. Bila tidak bisa. Globalisasi Secara umum globalisasi adalah suatu perubahan sosial dalam bentuk semakin bertambahnya keterkaitan antara masyarakat dengan faktor-faktor yang terjadi akibat transkulturasi dan perkembangan teknologi modern. bagaimana bisa bersikap jujur.lain akan mempengaruhi nilai. Dalam kenyataannya kini. disiplin. tidak korup. kemiskinan. Pengaruh globalisasi di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik. F. dan lain-lain. toleran. Namun bukan nasionalisme dalam bentuk awalnya seabad yang lalu. Pada akhirnya kita harus memutuskan rasa kebangsaan kita harus dibangkitkan kembali. ketidakmerataan ekonomi. adil. dan pemberantasan-nya yang tebang pilih. Memahami globalisasi adalah suatu kebutuhan. tidak menghormati harkat dan martabat orang lain. Nasionalisme yang harus dibangkitkan kembali adalah nasionalisme yang diarahkan untuk mengatasi semua permasalahan di atas. artinya kita tidak bisa lagi mempertahankan eksistensi bangsa dan negara dari kehancuran total. suap-menyuap. Pengaruh tersebut meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif. ideologi. perasaan atau paham itu hanya muncul sesaat ketika peristiwa itu terjadi. pelanggaran HAM yang tidak bisa diselesaikan. berani melawan kesewenang-wenangan. Faktor Eksternal Yang Mempengaruhi Melemahnya Nasionalisme 1.mengingat majemuknya fenomena tersebut. ekonomi. korupsi yang merajalela mulai dari hulu sampai hilir di segala bidang. rasa "nasionalisme kultural dan politik" itu tidak ada dalam kehidupan keseharian kita. Istilah globalisasi dapat diterapkan dalam berbagai konteks sosial. .anehnya. dan lain-lain. Fenomena yang membelit kita berkisar seputar: Rakyat susah mencari keadilan di negerinya sendiri. Realita ini seakan menafikan cita-cita kebangsaan yang digaungkan seabad yang lalu. ekonomi.nilai nasionalisme terhadap bangsa.

nilai nasionalisme Karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara. Sehingga tidak menutup kemungkinan berubah arah dari ideologi Pancasila ke ideologi liberalisme. Dari globalisasi aspek ekonomi. Munculnya sikap individualisme yang menimbulkan ketidakpedulian antarperilaku sesama warga. 4. hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri karena banyaknya produk luar negeri (seperti Mc Donald. Mengakibatkan adanya kesenjangan sosial yang tajam antara yang kaya dan miskin. 5. Jika hal tesebut terjadi akibatnya rasa nasionalisme bangsa akan hilang 2. jika pemerintahan djalankan secara jujur. karena gaya hidupnya cenderung meniru budaya barat yang oleh masyarakat dunia dianggap sebagai kiblat. 3. 1. Coca Cola. Mayarakat kita khususnya anak muda banyak yang lupa akan identitas diri sebagai bangsa Indonesia. Dilihat dari globalisasi politik. pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis.nilai nasionalisme 1. Dari globalisasi sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa. bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat. meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara. karena adanya persaingan bebas dalam globalisasi ekonomi. Dengan adanya individualisme maka orang tidak akan peduli dengan kehidupan bangsa. Tanggapan positif tersebut berupa rasa nasionalisme terhadap negara menjadi meningkat. • Pengaruh negatif globalisasi terhadap nilai. Dari aspek globalisasi ekonomi. Globalisasi mampu meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat membawa kemajuan dan kemakmuran. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa.dll. Dengan hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri menunjukan gejala berkurangnya rasa nasionalisme masyarakat kita terhadap bangsa Indonesia. Hal tersebut dapat menimbulkan pertentangan antara yang kaya dan miskin yang dapat mengganggu kehidupan nasional bangsa.• Pengaruh positif globalisasi terhadap nilai. terbukanya pasar internasional.) membanjiri di Indonesia. Pizza Hut. 3. 2. .

karena setiap orang tidak akan mungkin terlepas dari daerah asalnya. Dari pengalaman yang sudah ada ini bisa dilihat bahwa gerakan separatisme sudah ada sebelumnya menyebabkan nasionalisme kita menjadi rusak. Di Indonesia sendiri kita ketahui cukup banyak gerakan separatisme yang bermunculan dari jaman dahulu atau masa pasca kemerdekaan sampai saat ini ada GAM. batak bangga dengan kebatakannya. . provinsialisme paham yang menjunjung tinggi provinsi sendiri. Apa yang di luar negeri dianggap baik memberi aspirasi kepada masyarakat kita untuk diterapkan di negara kita. Jika terjadi maka akan menimbulkan dilematis. Apabila setiap suku atau daerah di Indonesia menganut paham primodialisme yang berlebihan bisa dibayangkan nasionalisme Indonesia akan kacau. Tapi yang mejadi masalah adalah primodialisme fanatic atau berlebihan. karena gerakan tersebut mencoba untuk memisahkan diri dari ri. Faktor Internal Yang Mempengaruhi Melemahnya Nasionalisme 1.pengaruh di atas memang tidak secara langsung berpengaruh terhadap nasionalisme. Bila dipenuhi belum tentu sesuai di Indonesia. Provinsialisme. Sebab globalisasi mampu membuka cakrawala masyarakat secara global. Darai beberapa gerakan separatisme yang ada ada yang sudah bisa diselesaikan dan ada juga yang belum. dll yang mecoba untuk memisahkan diri dari Negara kesatuan republic Indonesia . Primodialisme Ketiga kata tersebut sebenarnya mempunyai arti atau definisi yang kurang lebih sama. Ketiganya sama – sama mempunyai arti paham yang menjunjung tinggi daerahnya atau bersifat kedaerahan. primodialisme paham yang menjujung tinggi daerah asalnya atau daerah kelahirannya. Sebenarnya menjujunjung tinggi daerahnya bukanlah hal yang salah. ketahanan nasional bahkan persatuan dan kesatuan bangsa. Akan tetapi secara keseluruhan dapat menimbulkan rasa nasionalisme terhadap bangsa menjadi berkurang atau hilang. orang jawa bangga dengan kejawaannya. Separatisme Separatisme secara umum adalah suatu gerakan untuk memisahkan suatu wilayah atau kelompok manusia dari satu sama lain. Kedaerahan. Bila tidak dipenuhi akan dianggap tidak aspiratif dan dapat bertindak anarkis sehingga mengganggu stabilitas nasional. 2. Terlalu mengagungagungkan daerahnya hingga merendahkan daerah atau suku lain. G. RMS. Primodialisme yang seperti inilah yang bisa memecahkan persatuan nasionalisme bangsa kita.Pengaruh.

persamaan di hadapan hukum. atau membentuknya—tanpa harus menyebutnya sebagai sebuah . Misalnya. keberhasilan atlet menjadi juara dunia (tinju). Kedua. negara Indonesia sangat plural. dan sebagainya. Sebaliknya. pengalaman dicemoh dan direndahkan sebagai bangsa terkorup. keberhasilan para siswa kita dalam olimpiade Fisika. Masyarakat akan merasa lebih aman dan diterima dalam kelompok etnis atau agamanya ketika negara gagal menjamin kebebasan beragama—termasuk kebebasan beribadah dan mendirikan rumah ibadah. menghormati. Karena itu.H. dan menjamin hak hidup mereka. Kimia. Memperkuat Nasionalisme Indonesia Kesadaran sebagai bangsa yang adalah hasil konstruksi atau bentukan mengandung kelemahan internal yang serius ketika kolonialisme dan imperialisme tidak lagi menjadi sebuah ancaman. Identifikasi sebuah kelompok etnis atau agama pada identitas kolektif sebagai bangsa hanya mungkin terjadi kalau negara mengakui. prestasi pemimpin kita menjadi menteri ekonomi terbaik di Asia (Dr. menerima. hak memperoleh pekerjaan dan penghidupan yang layak. Pertama. sarang teroris atau bangsa pengekspor asap terbesar seharusnya memicu kita untuk berubah dan tampil sebagai bangsa terpandang. Biologi atau Matematika di tingkat regional dan internasional. Sri Mulyani Indrawati) dan seterusnya. hak mendapatkan pendidikan yang murah dan berkualitas. nasionalisme kita akan ikut lenyap jika kita berhenti mengkonstruksi nasionalisme baru. beberapa pengalaman kolektif seharusnya menjadi “roh baru” pembangkit semangat nasionalisme Indonesia.

Faktor – faktor internal yang mempengaruhi melemahnya nasionalisme a. Semangat Nasionalisme Indonesia saat ini 2. dll) demi menumbuhkan semangat nasioanalisme dan tidak terbawa arus negatif globalisasi yang mampu mengikis seamangat nasionalisme. adat istiadat. Cara – cara agar memperkuat rasa nasionalisme SARAN 1. 2. Separatisme 4. lagu kebangsaanh. Provinsialisme. nasionalisme sebagai modal awal pembangunan . Faktor eksternal yang mempengaruhi melemahnya nasionalisme adalah Globalisasi 3. 3. . menghargai. Nasionalisme hendaknya ditumbuhkan sejak dini lewat pembekalan pembelajaran kewarganegaraan dan sejarah pada sektor pendidikan baik secara formal maupun informal. dan melestarikan identitas national bangsa Indonesia (seperti bahasa.KESIMPULAN DAN SARAN KESIMPULAN Dari beberapa pembahasan di makalah ini maka dapat diambil kesimpulan bahwa 1.karena yang akan membangun bangsa dan negara Indonesia adalah warga negara Indonesia sendiri. kedaerahan. primodialisme b. Warga negara khususnya generasi muda diharapkan lebih menjiwai. Untuk menggerakan pembangunan maka .

wordpress.blog. Sartono. Dinamika Nasionalisme Indonesia.com/2008/06/20/memahami- nasionalisme/feed/ Diakses 17 Desember 2010 Nasionalisme Indonesia http://jeremiasjena. 1999. Salatiga: Yayasan Bina Darma Memahami Nasionalisme http://jeremiasjena.com/2007/03/23/nasionalisme- indonesia/feed/ Diakses 17 Desember 2010 Separatisme http://id.com/2007/04/primodialisme/ Diakses 18 Desember 2010 .DAFTAR PUSTAKA Kartodirdjo.org Diakses 18 Desember 2010 Primodialisme http://fromzehanshearth.wordpress.friendster.wikipedia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful