RESUME BUKU ILMU PENDIDIKAN ISLAM Tugas Resume Buku : Pengantar Ilmu Pendidikan Dosen : Dra.Hj.Afiyah AS, M.Si. 1.

Judul Buku : Ilmu Pendidikan Islam 2. Tahun Terbit : 2006 3. Penulis : Prof.Dr.H.Ramayulis 4. Penerbit : Kalam Mulia 5. Alamat Penerbit : Jl.Teladan No.2 Johar Baru V Jakarta 6. Jumlah Halaman : 384 halaman, 20 BAB 7. Cetakan : Kelima 8. No.ISBN : 979-8590-57-0 Nama Mahasiswa : Dedi Wahyudi NIM : 08410153 Nomor : 15 Kelas : PAI 4 Jurusan / Prodi : PAI FAKULTAS TARBIYAH UIN SUNAN KALIJAGA SEMESTER GANJIL 2008 /2009 YOGYAKARTA, MARET 2009 PENGANTAR Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa berkat limpahan rahmat dan nikmat-Nya kita masih diberi kesempatan untuk mencari,menggali, membahas,dan mengamalkan ilmu-ilmu yang bermanfaat.

Ilmu Pendidikan Islam adalah salah satu mata kuliuah yang ada di Fakultas Tarbiyah Univeristas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. Mata kuliah ini menyiapkan mahasiswa menjadi seorang pendidik pendidikan Islam yang professional dan maju dalam segala bidang. Buku “ILMU PENDIDIKAN ISLAM” karangan Prof.Dr.H.Ramayulis isinya sangat bagus. Dia menjelaskan berbagai hal yang berkaitan dengan pendidikan Islam secara teliti dan runtut. Buku tersebut juga memungkinkan untuk dikonsumsi oleh semua kalangan karena dari sisi ekonomisnya itu sangat murah jika dibandingkan dengan ilmu-ilmu yang terkandung dalam buku tersebut. Akhirnya kami merasa dalam penyusunan resume buku “ILMU PENDIDIKAN ISLAM” ini masih banyak kekurangannya maka kami mengharap kritik dan saran yang membangun dari pembaca. Kami juga tidak lupa mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang membantu suksesnya resume ini terutama kepada Ibu Dosen Dra.Hj.Afiyah AS, M.Si. yang senantiasa mendorong kami untuk mempelajari dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam mata kuliah Ilmu Pendidikan Islam di kehidupan sehari-hari. Semoga kesuksesan menjadi milik kita. Daftar Isi Pengantar 2 Daftar Isi 3 Pembahasan 5 Bagian Pertama : Pendidikan Islam Sebagai Sebuah Sistem 6 Bab 1 Pandangan Islam Terhadap Manusia 6 Bab 2 Konsep Dasar Pendidikan Islam 7 Bab 3 Hakekat Sistem Pendidikan Islam 9 Bab 4 Sistem Pendidikan Islam di Indonesia 10 Bab 5 Berbagai Sistem dalam Kehidupan Yang Mempengaruhi Sistem Pendidikan Islam 11 Bagian Kedua : Pelaku Pendidikan Islam 11

Bab-bab yang terdapat dalam buku “Ilmu Pendidikan Islam” ini yaitu: Bagian Pertama : Pendidikan Islam Sebagai Sebuah Sistem Bab 1 Pandangan Islam Terhadap Manusia Bab 2 Konsep Dasar Pendidikan Islam Bab 3 Hakekat Sistem Pendidikan Islam Bab 4 Sistem Pendidikan Islam di Indonesia .Bab 6 Pendidik Dalam Pendidikan Islam 12 Bab 7 Peserta Didik Dalam Pendidikan Islam 13 Bagian Ketiga : Komponen-komponen Dasar Pendidikan Islam 14 Bab 8 Dasar Pendidikan Islam 14 Bab 9 Tujuan Pendidikan Islam 16 Bab 10 Kurikulum Pendidikan Islam 17 Bab 11 Pendekatan dan Komunikasi Pembelajaran Pendidikan Islam 18 Bab 12 Metode dan Teknik Mengajar dalam Pendidikan Islam 19 Bab 13 Media dan Sumber Pembelajaran Pendidikan Islam 20 Bab 14 Evaluasi dalam Pendidikan Islam 21 Bab 15 Proses Pembelajaran Dalam Pendidikan Islam 23 Bab 16 Manajemen Pendidikan Islam 24 Bab 17 Lembaga Pendidikan Islam 25 Bagian Keempat : Nuansa Pendidikan Islam 26 Bab 18 Periodisasi Pendidikan Islam (Pendidikan Seumur Hidup) 26 Bab 19 Demokrasi Pendidikan Islam 27 Bab 20 Reaktualisasi Pendidikan Islam 28 Penutup 29 Lampiran 30 Foto Kopi Sampul Buku 31 Foto Kopi Daftar Pustaka 32 PEMBAHASAN Buku ini terbit dengan tebal buku 384 halaman dan terdiri dari 20 bab yang masingmasing bab saling terkait sehingga menjadikan buku ini mudah dipelajari.

al-Basyar. dan al-Nas. Manusia disebut al Insan berasala dari kata nasiya yang berarti lupa mengandung makna bahwa manusia meilki kelebihan di antara mahluk lain tetapi juga mempunyai kelemahan yaitu kadang lupa untuk tetap pada jalan Tuhan dalam bertindak. Bagian Pertama Pendidikan Islam Sebagai Sebuah Sistem Bab 1 Pandangan Islam Terhadap Manusia (Halaman 1 sampai 12) Kata “manusia” menurut Al-Quraan berasal dari kata al-Insan. Manusia disebut alBasyar sebab manusia sebenarnya sama dengan mahluk lain yaitu tunduk pada .Bab 5 Berbagai Sistem dalam Kehidupan Yang Mempengaruhi Sistem Pendidikan Islam Bagian Kedua : Pelaku Pendidikan Islam Bab 6 Pendidik Dalam Pendidikan Islam Bab 7 Peserta Didik Dalam Pendidikan Islam Bagian Ketiga : Komponen-komponen Dasar Pendidikan Islam Bab 8 Dasar Pendidikan Islam Bab 9 Tujuan Pendidikan Islam Bab 10 Kurikulum Pendidikan Islam Bab11 Pendekatan dan Komunikasi Pembelajaran Pendidikan Islam Bab 12 Metode dan Teknik Mengajar dalam Pendidikan Islam Bab 13 Media dan Sumber Pembelajaran Pendidikan Islam Bab 14 Evaluasi dalam Pendidikan Islam Bab 15 Proses Pembelajaran Dalam Pendidikan Islam Bab 16 Manajemen Pendidikan Islam Bab 17 Lembaga Pendidikan Islam Bagian Keempat : Nuansa Pendidikan Islam Bab 18 Periodisasi Pendidikan Islam (Pendidikan Seumur Hidup) Bab 19 Demokrasi Pendidikan Islam Bab 20 Reaktualisasi Pendidikan Islam Untuk lebih jelasnya marilah kita pelajari bab demi bab.

bahkan ia berusaha agar segala aktifitasnya sebagai khalifah harus dilaksanakan dalam rangka ubudiyah kepada Allah SWT. Manusia disebut an-Nas sebab manusia itu keadaannya labil antara tercela dan terpuji. Pendidikan itu adalah pendidikan Islam. Selain itu kedudukan manusia yaitu sebagai khalifah Allah di bumi artinya manusia bukan sekedar menggantikan tetapi dengan arti yang luas dia harus mengikuti perintah yang digantikan (Allah). al-riyadhah (pelatihan) juga ta’dib (pelatihan atau pembiasaan). Pendidikan dalam arti luas yaitu segala pengalaman belajar yang dilalui peserta didik dengan segala lingkungan dan sepanjang hayat. ta’lim (pengajaran yang bersifat memberikan). Pendidikan adalah usaha yang dilakukan seseorang atau sekelompok orang untuk mempengaruhi seseorang atau kelompok orang agar menjadi dewasa. Maka manusia merupakan mahluk allah yang unik dan sempurna. lingkungan pendidikan adalah semua yang berada di luar peserta didik. tujuan pendidikan berkaitan dengan setiap pengalaman belajar. Pendidikan sama artinya dengan tarbiyah (pendidikan rabbani). bentuk kegiatan mulai dari yang tidak disengaja sampai kepada yang terprogram.S Adz-Dzariyat ayat 56 yang artinya : dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku. Untuk merealisasikan tugas dan fungsi manusia itu dapat ditempuh manusia lewat pendidikan yang dapat mengembangkan kualitas manusia tanpa menghilangkan nilainilai fitri yang dimilikinya. Kedudukan manusia dimuka bumi adalah sebagai hamba allah seperti yang diterangkan di Q. Maka pendidikan Islam disebut tarbiyah Islamiyah.sunnatullah dan memiliki kesamaan dengan mahluk lainnya yaitu dari segi material atau dimensi alamiah saja. Karakteristik pendidikan dalam arti luas yaitu pendidikan berlangsung sepanjang hayat. Bab 2 Konsep Dasar Pendidikan Islam (Halaman 13 sampai 18) Pendidikan berasal dari bahasa Yunani yaitu paedagogie yang berarti bimbingan pada anak. . dalam bahasa inggris yaitu education artinya bimbingan dan dalam bahasa Arab yaitu tarbiyah atau artinya pendidikan. dan tidak di batasi oleh ruang dan waktu.Dengan pendidikan Islam manusia sebagai khalifah tidak akan berbuat sesuatu yang mencerminkan kemungkaran kepada Allah.

metode. dan tujuan pendidikan ditentukan oleh pihak luar (sekolah/madrasah). sekolah. non formal dan informal dan dilaksanakan sepanjang hayat dalam rangka menyiapkan peserta didik agar berperan dalam berbagai kehidupan. kegiatan pendidikan terbatas pada waktu tertentu. binaan pendidikan (jasmani. dan oleh seseorang terhadap orang lain). Dalam bahsa Inggris yaitu system yang berarti system. Karakteristik pendidikan dalam arti luas terbatas yaitu masa pendidikan berlaku sepanjang hayat tetapi.Pendidikan dalam batasan sempit diartikan proses pembelajaran yang dilaksanakn di lembaga pendidikan formal (sekolah/madrasah). dan pemerintah melalui kegiatan bimbingan pengajaran dan latihan yang diselenggarakan di lembaga pendidikan formal. Sistem pendidikan ada empat unsur yaitu kegiatan pendidikan (pendidikan oleh diri sendiri. tempat pendidikan (rumah tangga. system yaitu suatu totalitas yang tersusun dari bagian-bagian yang bekerja secara sendirisendiri (independent) atau bekerja bersama-sama untuk mencapai hasil atau tujuan yang diinginkan berdasarkan kebutuhan. Proses pemecahan masalah yang logis untuk mencapai hasil pendidikan secara efektif dan efisien yaitu pendekatan system. akal. media dan evaluasi). pengajaran dan latihan. dan cara. dan qalbu). peserta didik. strategi. dan komponen pendidikan (dasar. susunan. bentuk kegiatan pendidikan yaitu pendidikan. Model perumusan system pendidikan Islam yaitu model idealistik dan model pragmatis. bentuk kegiatan sudah terprogram. masyarakat. tujuan pendidikan merupakan kombinasi antara pengembangan potensi peserta didik degan social demand Bab 3 Hakekat Sistem Pendidikan Islam (Halaman 19 sampai 36) Sistem berasal dari bahasa Yunani yaitu systema yang berarti cara. Pendidikan juga diartikan dalam batasan yang luas terbatas artinya segala usaha sadar yang dilakukan oleh keluarga. materi. dan masyarakat). lingkungan pendidikan berlangsung di sekolah/madrasah. tujuan. . Karakteristik pendidikan dalam arti sempit yaitu masa pendidikan terbatas. sekolah. lingkungan pendidikan juga terbatas. lingkungan. Menurut Roger A Kanfman.

Semua prinsip. sosialisme. orientasi pendidikan Islam yaitu pada duniawi dan ukhrowi sedangkan non Islam orientasi duniawi semata. lebaga pendidikan Islam bersama satuan pendidikan lain bersamasama menuntaskan pelaksanaan wajib belajar 9 tahun. dan pendidikan yang dinamis. dan memberikan nilai kepada mata pelajaran umum sedangkan peran pendidikan Islam sebagai lembaga yaitu berperan mencerdaskan kehidupan bangsa. fungsi. Bab 4 Sistem Pendidikan Islam di Indonesia (Halaman 37 sampai 45) Sistem pendidikan nasional yaitu keseluruhan komponen pendidikan yang saling terkait secara terpadu untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. ateisme. Kedudukan pendidikan Islam dalam Sistem Pendidikan Nasional adakalanya sebagai mata pelajaran yaitu mata pelajaran pendidikan agama Islam dan adakalanya juga sebagai lembaga misalnya perguruan tinggi agama Islam. Bab 5 Berbagai Sistem dalam Kehidupan Yang Mempengaruhi Sistem Pendidikan Islam (Halaman 46 sampai 54) . Prinsip pendidikan Islam adalah implikasi dari karakteristik atau cirri-ciri manusia menurut Islam.20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. system nilai pendidikan Islam bersumber pada al-Quran dan As-Sunnah sedangkan non Islam bersumber pada nilai yang lain. Peran pendidikan Islam sebagai mata pelajaran yaitu mempercepat proses pecapaian tujuan pendidikan nasional. pendidikan integral yang terpadu.Perbedaan system pendidikan Islam dengan non Islam yaitu system ideology Islam adalah tauhid yangbersumber Al Quran dan As Sunnah sedangkan non Islam bersumber pada mateailisme. pendidikan yang universal. dan lain-lain diatur dalam UU No. danlainnya. memberi kesempatan untuk belajar kepada siswa yang tidak berkesempatan memasuki lembaga pendidikan formal. jenis pendidikan. jenjang pendidikan. pendidikan yang seimbang.

Pengaruh sistem politik terhadap pendidikan Islam adalah adanya kebijaksanaan pemerintahan suatu negara yang memberikan perhatian serta dukungan. politik. Pengaruh sosial budaya dalam pendidikan Islam sangat besar yaitu pada masa laluj pesantren banyak dipengaruhi oleh masyarakat yang identik dengan pemikiran tradisional yang beranggapan bahwa pendidikan Islam hanya membaca al-Quraan dan ilmu agama semata tetapi sekarang muncul pesantren yang selain mengajarkan ilmu-ilmu agama juga mengajarkan ilmu sains dan teknologi sebaliknya masyarakat modern membutuhkan pendidikan keimanan. sosial-budaya dan lainnya. Namun. Di Indonesia disebut guru yaitu orang yang kerjanya mengajar atau memberikan pelajaran disekolah atau di kelas lebih .Sistem pendidikan Islam terintegrasi dengan semua sistem dalam kehidupan manusia yang melibatkan banyak pihak dan unsur yang saling mempengaruhi. saling mengait dan menunjang karena di satu segi. muallim. Sistem pendidikan Islam dalam perkembangan dipengaruhi sistem ekonomi. Bagian Kedua Pelaku Pendidikan Islam Bab 6 Pendidik dalam Pendidikan Islam (Halaman 55 sampai 76) Secara etimologi pendidik itu besawal dari kata murabbi. lambat-cepatnya suatu proses pembudayaan bangsa yang merupakan salah satu fungsi pendidikan. kuat-lemahnya. dan muaddib yang artinya pendidik tetapi sertingnya disebut muallim. baik moral maupun materiil untuk terlaksananya pendidikan Islam. Pendidikan dan ekonomi adalah system yang mempunyai pengaruh timbal balik. pendidikan yang bermutu juga mempengaruhi lajunya perkembangan politik yang ada. ibadah dan akhlak karena semakin intensnya terjadi kemerosotan akhlak dikalangan anak-anak mereka karena pengaruh arus globalisasi. institusi pendidikan mampu menghasilkan tenaga kerja dan membentuk manusia-manusia yang sanggup membangun ekonomi masyarakat dan negara. sebaliknya ekonomi merupakan tulang punggung kehidupan bangsa yang menentukan maju-mundurnya.

kemudian harus memimpin serta mengendalikan diri sendiri. 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional. Tanggung jawab pendidik itu besar yaitu bukan saja tanggung jawab moral sorang pendidik terhadap peserta didik dan melaksanakan kode etik pendidik (pendidikan umum dan pendidikan Islam) tetapi juga mempertanggungjawabkan atas semua tugas yang dilaksanakan kepada Allah. peserta didik yaitu anggota masyarakat yang berusaha mengembangakan dirinya melalui proses pendidikan pada jalur jenjang dan jenis pendidikan tertentu. social. ingin disayangi dan dicintai. Dalam ajaran Islam pendidik sangatlah dihargai. Peserta didik mempunyai beberapa kebutuhan yaitu kebutuhan : fisik. dan menyucikan hati mendekat kepada Allah.Abu Daud dan Tirmidzi)”. berprestasi.Al-Mursalat yaitu “Allah meninggikan derajat orang yang beriman dan berilmu pengetahuan beberapa derajat”. Tugas pendidik yang utama yaitu mengemban misi untuk mengajarkan dan mengajak manusia agar menaati hukum Allah. Hal ini dijelaskan Allah dalam firmannya Q. mandiri. menyempurnakan. mengarahkan peserta didik menuju tingkat kedewasaan yang berkepribadian insan kamil.S. Pendidik bertugas merencanakan dan melaksanakan program pelajaran. Dalam pendidikan Islam ada berbagai macam pendidik yaitu Allah. Orangtua.khususnya orang yang bekerja dalam bidang pendidikan dan pengajaran yang ikut bertanggungjawab dalam membentuk anak-anak mencapai kedewasaan masing-masing. mendapat status. untuk curhat. peserta didik dan masyarakat yang terkait. guru. Di masyarakat pendidik juga sangat dihormati dan disegani oleh masyarakatnya. Bab 7 Peserta Didik Dalam Pendidikan Islam (Halaman 77 sampai 120) Menurut pasal 1 ayat 4 UU RI No.R. Namun. pendidik juga mempunyai hak yaitu diberi gaji dan mendapatkan penghargaan. Dari firman Allah dan sabda RasulNya kita dapat mengetahui betapa tingginya kedudukan orang yang mempunyai ilmu pengetahuan (pendidik). Selain itu berdasarkan hadis dikatakan bahwa “tinta para ulama lebih tinggi nilainya dibandingkan darah para syuhada (H. Nabi Muhammad SAW.dan kebutuhan untuk memiliki .

Dalam mengatasi tuntutan kebutuhan-kebutuhan baik keadaan rohaniah secara umum yang dapat disesuaikan dengan problem-problem kondisi-kondisi yang baru di dalam kehidupan. Bagian Ketiga Komponen-komponen Dasar Pendidikan Islam Bab 8 Dasar Pendidikan Islam (Halaman 121 sampai 131) Dasar pendidikan Islam didasarkan kepada falsafah hidup umat Islam dan tidak didasarkan kepada falsafah hidup suatu Negara. Dimensi peserta didik yaitu dimensi fisik. Kepribadian menurut Allport yaitu susunan yang dinamis di dalam sistem psiko-fisik seseorang yang menentukan prilaku dan pikirannya yang bercirikan khusus. dasar tambahan dan dasar operasional. rohani. keceerdasan emosional. dan sosial. seni. pendidikan oleh diri sendiri. pendidikan oleh orang lain.falsafat hidup. kecerdasan spiritual. Ciri khas kepribadian muslim yaitu terwujudnya prilaku mulia sesuai dengan tuntunan Allah. Untuk kepribadian muslim secara ummah maka dengan memantapkan kepribadian individu muslim juga dapat dengan menyiapkan kondisi dan tradisi yang diisi dengan akhlak islami sehingga memungkinkan terbentuknya kepribadian ummah. dan kecerdasan qalbu. akhlak.Kepribadian menurut Islam ada dua yaitu kepribadian kemanusiaan dan keperibadian kewahyuan. Untuk kepribadian samawi maka prosesnya dengan catra membina nilai-nilai keIslaman dalam hubungan dengan Alloh. Intelegensi atau intelleigence atau al-dzaka artinya pemahaman atau kesempurnaan sesuatu atau kapasitas umum dari seseorang yang dapat dilihat pada kesanggupan pikirannya. Etika murid merupakan hal penting sebab harus dilaksanakan dalam kegiatan belajar mengajar baik langsung atau tidak langsung. . Ada tiga kategori pendidikan Islam yaitu dasar pokok.Kecerdasan atau intelegensi dibagi menjadi 4 yaitu kecerdasan intelektual. sebab sistem pendidikan Islam tersebut dapat bdilaksanakan dimana saja dan kapan saja tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu. Proses pembentukan kepribadian muslim secara perorangan yaitu pendidikan pra lahir. akal.

perbuatan dan sikap para sahabat serta ijtihad. dan spiritual. mengontrol dan memberikan arah kepada semua dasardasar operasional lainnya. pengukuran dan penilaian yang terbaik • dasar fisiologis : dasar yang memberikan kemampuan memilih yang terbaik. Pada hakekatnya AlQuran itu adalah perbendaharaan yang besar untuk kebudayaan manusia. Dasar tambahan yaitu meliputi perkatan. • dasar social : dasar yang memberikan kerangka budaya dimana pendidikannya itu berkembang seperti mengembangkan budaya • dasar ekonomi : dasar yang memberikan perspektif terhadap potensi manusia berupa materi dan persiapan yang mengatur sumber-sumbernya yang bertanggungjawab terhadap anggaran pembelanjaan maka kebijakan pendidikan harus mempertimbangkan faktor ekonomis. maslahah mursalah. Bab 9 Tujuan Pendidikan Islam (Halaman 132 sampai 148) . Dasar operasional pendidikan Islam yaitu dasar yang terbentuk sebagai aktualisasi dasar ideal. Ada enam dasar yaitu • dasar histories : dasar yang memberikan andil kepada pendidikan dari hasil pengalaman masa lalu yang berupa peraturan dan budaya masyarakat. terutama bidang kerohanian. Sunnah dijadikan dasar pendidikan Islam karena sunnah menjadi sumber utama pendidikan Islam karena Allah SWT menjadikan Muhammad SAW sebagai teladan bagi umatnya. maka dalam mencapai tujuan pendidikan hendaknya harus bertolak dari dasar ideologi • dasar psikologis : keberhasilan pendidikan dalam mencapai tujuan harus memilki informasi tentang watak peserta didik. moril (akhlak).Dasar pokok pendidikan Islam yaitu Al-Quraan dan AsSunnah. memberikan arah suatu sistem. pendidik. Ia pada umumnya merupakan kitab pendidikan kemasyarakatan . dan Urf. • dasar politik : dasar yang memberikan bingkai dan ideoplogi dasar yang diugunakan sebagai tempat bertolak untuk mencapai tujuan .

menanamkan rasa cinta pada Al Quraan. andaf. tujuan umum. (dalam bahasa Arab). Bab 10 Kurikulum Pendidikan Islam (Halaman 149 sampai 168) Kurikulum berasal dari bahasa Yunani yaitu curir yang artinya pelari dan curare yang berarti tempat berpacu. Kurikulum artinya jarak yang harus ditempuh. asal-usul ibadat. Ranah tujuan pendidikan Islam yaitu ranah kognitif (pengetahuan tentang sholat). intelek. Tujuan tertinggi pendidikan Islam yaitu menjadi hamba Allah. untuk memperoleh kesejahteraan hidup di dunia dan akherat baik individu maupun masyarakat. Secara . perasaan dan penghayatan lahir. dan ranah konatif (niat melakukan sholat.Tujuan mememiliki kesamaan arti dengan ghayat. Tahap-tahap tujuan pendidikan Islam yaitu tujuan tertinggi. aim (dalam bahasa inggris) yang berarti arah atau maksud yang hendak dicapai. Tujuan umumnya yaitu pendidikan harus diarahkan untuk mencapai pertumbuhan keseimbangan kepribadian manusia menyeluruh. dan cara-cara melaksanaknnya dengan betul. tujuan akal (mampu memahami dan menganalisa fenomena ciptaan Allah). psikomotorik (pengamalan sholat). Tujuan pendidikan yaitu arah atau tujuan yang ingin dicapai oleh suatu institusi pendidikan. tujuan sosial (terciptanya keharmonisan dalam masyarakat). Aspek tujuan pendidikan Islam yaitu tujuan jasmani (membentuk manusia yang sehat jasmani dan punya ketrampilan tinggi). dan lainnya. Tujuan khususnya yaitu diantaranya memperkenalkan kepada generasi muda akan akidah Islam. tujuan khusus dan tujuan sementara. melalui latihan jiwa. Tujuan sementara pendidikan Islam yaitu tujuan yang akan dicapai setelah siswa diberi sejumlah pengalaman tertentu yang direncanakan dalam suatu kurikulum pendidikan formal yang disini dimisalkan bahwa bentuk insane kamil dalam bentuk ubudiyahnya sudah mulai nampak meskipun dalam ukuran sederhana. afektif (pengaruh sholat terhadap mental). performance (khusu’. tawadu’ dan tuma’ninah). mengantarkan subjek didik menjadi khalifah Allah di bumi. dasar-dasarnya. purpose. tujuan rohani (terbentuknya akhlak mulia). membersihkan jiwa dari sifat tercela. maqasid. jiwa rasional. dan goal.menanamkan keimanan.

Prinsip-prinsip penyusunan kurikulum yaitu prinsip: yang berasaskan islam termasuk ajaran dan nilai-nilainya. isi kurikulum. Bab 11 Pendekatan dan Komunikasi Pembelajaran Pendidikan Islam (Halaman 169 sampai 183) Pendekatan merupakan semua cara yang digunakan siswa untuk menunjang kefektifan dan keefisiensiandalam proses pembelajaran materi tertentu. orientasi masa depan IPTEK. individualitas. falsafah. strategi. media (sarana dan pra sarana). psikologi. prinsip integritas. Pendekatan yang digunakan dalam pendidikan Islam yaitu pendekatan pengalaman. Aspek komunikasi yaitu komunikasi . Orientasi kurikulum pendidikan Islam yaitu orientasi pelestarian nilai. kedinamisan. fungsional. rasional. Orientasi pada social demand. fleksibilitas. Kerangka dasar kurikulum pendidika Islam yaitu tauhid dan perintah membaca ayat-ayat Allah yang meliputi ayat Allah yang erdasarkan wahyu. dan evaluasi. orientasipada peserta didik. efisiensi. Komponen kurikulum meliputi tujuan. Ilmu dikategorikan menjadi dua yaitu ilmu sebagai perennial dan acquired. dan terpadu. sosial. emosional. pembiasaan. dan dasar organisatoris. orientasi pada tenaga kerja dan orientasi pada penciptaan lapangan kerja. Dasar penyusunan kurikulum pendidikan Islam yaitu dasar: agama. prinsip mengarahkan kepada tujuan.keseimbangan dan prinsip efektifitas. Jika diaplikasikan dalam kurikulum pendidikan Islam kurikulum berfuingsi sebagai pedoman pendidik untuk membimbing peserta didiknya kea rah tujuan tertinggi pendidikan Islam. ayat Allah yang adsa pada diri manusia. dan ayat Allah yang terdapat di alam semesta di luar diri manusia. relevansi. kontinuitas dan kemitraan. proses pembelajaran. kesamaan. Komunikasi yaitu proses penyampaian pesan padi komunikator kepada komunikan melalui media yang menimbulkan efek tertentu.terminology kurikulum yaitu semua kegiatan yang diberikan kepada peserta didik dalam rangka mencapai tujuan pendidikan dan erada di bawah tanggung jawab sekolahlebih khususnya hasil belajar yang diharapkan.

berawal dari apa yang sudah diketahui oleh peserta didik. targhib dan tarhib. Metode pendidikan Islam berdasarkan pada dasar agama Islam yang menjadi sumber ajarannya yaitu Al Quraan dan Al hadis (dasar agamis). dua arah. memanfaatkan hukum pelajaran. Bahasa komunikasi menurut Al Quraan itu sebagai berikut : qaulan ma’rufan (ucapan yang baik). demonstrasi. kondisi biologis anak menjadi acuan dalam memilih metode (kondisi biologis). dan komunikasi menyangkut aspek informasi atau keterangan. kisah. qaulan kariman (ucapan yang mulia). dan dasar sosiologis Prinsip-prinsip metode pendidikan yaitu metode harus: memanfaatkan teori kegiatan mandiri. qaulan balighan (ucapan yang membekas). diskusi. diseseuaikan dengan kemajuan peserta didik. kebiasaan. dan pemeliharaan. Metode mengajar dapat diartikan cara yang digunakan seorang guru dalam membelajarkan peserta didik saat berlangsungnya proses pembelajaran. Salah satu nsur komunikasi yaitu komunikator. eksperimen. Metode pendidikan islam antara lain metode ceramah. partisipasi. Bab 12 Metode dan Teknik Mengajar dalam Pendidikan Islam (Halaman 184 sampai 201) Metode dalam bahasa Arab yaitu thariqah yang berarti langkah-langkah strategis yang disipakan untuk melakukan suatu pekerjaan. tanya jawab. memperhatikan perbedaan individual. nasihat dan cerita. dll Dalam meenggunakan metodenya yaitu memilih metode yang tepat untuk peserta didik. qaulan maisuran (ucapan yang ringan).harus dipandang sebagai proses. . Pola komunikasi diantaranya komunikasi satu arah. serta amsal. disiplin. kerja kelompok. Teknik mengajar dalam pendidikan Islam yaitu mendidik melalui: keteladanan. dan qaulan sadidan (Ucapan yang benar) . didasarkan atas teori dan praktek yang terpadu dengan baik yang bertujuan menyatukan kegiatan pembelajaran. pemberian tugas. dan banyak arah. komunikasi menyangkut aspek manusia dan bukan manusia. perkembangan dan kondisi psikis peserta didik (dasar psikologis). merangsang kemempuan berpikir dan nalar peserta didik. qaulan laiyinan (ucapan yang simpatik mudah dicerna).

alat perlengkapan belajar. mencari dan menganalisis relevansi antara kelompok sumber belajar dengan mata pelajaran yang diampu guru. bahan pengajaran.Bab 13 Media dan Sumber Pembelajaran Pendidikan Islam (Halaman 202 sampai 219) Alat dan media pendidikan merupakan sarana yang membantu proses pembelajaran terutama yang berkaitan dengan indra pendengaran dan penglihatan sehingga pemahaman murid lebih cepat dan akan memilkii akhlak yang mulia. memberikan dasar yang lebih ilmiah terhadap pengajaran. Sumber belajar yaitu segala sesuatu yang dapat digunakan sebagai tempat dimana bahan pelajaran didapatkan. situasi belajar. aktivitas. TV. Langkah-langkah pemanfaatan sumber belajar yaitu identifikasik kebutuhan daya. Fungsi sumber belajar yaitu meningkatkan produktifitas pendidikan. Mass Media. pengelompokan sumber belajar dalam kelompok. memberikan kemungkinan pendidikan bersifat lebih individu. perintah / larangan. Bab 14 Evaluasi Dalam Pendidikan Islam (Halaman 220 sampai 234) . Alat pendidikan Islam yaitu bersifat benda (kaset. Macamnya sumber belajar pendidikan Islam yaitu sumber pokok (Al Quraan dan Al Hadis) dan sumber tambahan (manusia sumber. dan memungkinkan belajar secara seketika. ganjaran dan hukuman. mengidentifikasi potensi sumber belajar yang ada dan dimanfaatkan untuk pembelajaran. Maka pendidikan Islam akan tercapai secara efektif dan efisien. menentukan materi dan kompetensi untuk pembelajaran. dll) dan ada yang bersifat non benda (keteladanan. dan lainnya). lebih memantapkan pengajaran. dan pemanfaatan sumber-sumber belajar dalam pembelajaran. alam lingkungan dan perpustakaan). radio.

untuk mengetahui tepat tidaknya guru memilih bahan. penempatan. serta mengidentifikasipencapaian kompetensi dan hasil belajar pada mata pelajaran yang dikemukakan melalui pernyataan yang jelas tentang standar yang arus dan telah dicapai disertai dngan petunjuk kemampuan belajar peserta didik dan pelopornya. ikhlas. objektif. berorientasi kepada kompetensi. Penilaian Berbasis Kelas (PBK) yaitu proses pengumpulan. terbuka. dan akurat. . ijazah. Sedangkan Fungsi PBK bagi guru yaitu menetapkan berbagai metode dan media yang relevan dengan kompetensi yang akan dicapai pada proses pembelajaran. bukti-bukti autentik. antara sesama peserta didik. pelaporan. untuk mengetahui perkembangan peserta didik setelah mengalami didikan. berkelanjutan. dicatat. Prinsip khusus evaluasi yaitu adanya penilaian yang digunakan yang memungkinkan adanya kesempatan terbaik dan maksimal bagi peserta didik menunjukkan kemampuan hasil belajar mereka dan setiap guru mampu melaksanakan prosedur penilaian dan pencatatan secara tepat prestasi dan kemampuan serta hasil belajar yang dicapai peserta didik. bermakna. dan diagnostik. dan berdasarkan tujuan yang jelas mengenai hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan. dan sebagai laporan kepada orangtua peserta didik adalam bentuk rapor. Pendidik melakukan evaluasi di sekolahnya untuk mengetahui peserta didik yang mana yang terpandai dan terbodoh di kelasnya. sitematik. Prinsip umum evaluasi meliputi: valid. Fungsi PBK bagi peserta didik yaitu dalam mewujudkan dirinya dalam mengubah dan mengembangkan penilaiannya dengan mengubah atau mengembangkan performans prilakunya kearah positif dan progresif seta mendapatkan kepuasan atas apa yang dikerjakan. dan penggunaan informasi tentang proses dan hasil belajar peserta dengan menerapkan prinsip-prinsip penilaian.Evaluasi berasal dari bahasa Inggris yaitu evaluation akar kata dari value yang berarti nilai jadi evaluasi pendidikan itu penilaian secara terncana. Penilaian ada empat yaitu penilaian: formatif. dan berbagai penyesuaian dalam kelas. Evaluasi pendidikan Islam berarti kegiatan menentukan taraf kemajuan pendidikan dalam pendidikan Islam. sumatif. metode. praktis. piagam dan sebagainya. adil. pelaksanaan berkelanjutan. untuk mengetahui apakah bahan yang diajarkan sudah dimiliki oleh peserta didik atau belum. menyeluruh. akurat dan konsisten.untuk mendorong persaingan yang sehat.

Manajemen dalam pendidikan Islam merupakan proses pemanfaatan semua sumber daya yang dimiliki (umat Islam. Prinsip-prinsip pembelajaran yaitu aktivitas. dan menentukan tindak lanjut dari kegiatan pembelajaran. azas pembiasaan. ulangan harian. penyususnan kisi-kisi soal. penyusunan soal. ulangan kenaikan. pertanyaan lisan di kelas. serta azas minat dan perhatian. Mengajar yaitu pemindahan pengetahuan yang sumbernya Illahi dan manusiawi. ulangan semester. hasil karya. lembaga . tugas kelompok. penugasan. uji coba. azas individualitas. kinarja. scorsing. Bab 15 Proses Pembelajaran Dalam Pendidikan Islam (Halaman 235 sampai 258) Belajar yaitu suau proses perubahan tingkah laku individu yang diperoleh dari pengalaman tertentu. Dalam bahasa Arab al tadbir yaitu pengaturan.Tujuan PBK yaitu mengetahui kemajuan belajar peserta didik mengetahui tingkat kefektifan dan keefisiensi berbagai komponen pembelajaran yang dipergunakan guru dalam jangka waktu tertentu. tindakan dan tes tertulis. azas motivasi. pengolahan hasil tes. aas korelasi. Pembelajaran pendidikan Islam artinya sama hanya proses maupun hasilnya selalu inhern dengan keIslaman. Aspek yang dinilai PBK meliputi kumpulan kerja peserta didik. pelaporan hasil tes. azas ketauladanan. penyajian tes. azas keperagaan. material fasilitas. dan pemanfaatn hasil tes. Langkah penilaian PBK yaitu penentuan tujuan evaluasi. Bab 16 Manajemen Pendidikan Islam (Halaman 259 sampai 275) Manajemen yaitu diambil dari bahasa Inggris management yang berarti pengelolaan. tugas individu. “review dan revisi” soal. Pembelajaran yaitu suatu kombinasi yang tersusun meliputi unsure-unsur manusiawi. perlengkapan dan prosedur yang saling mempengaruhi mencapai tujuan pembelajaran. dan ujian praktek. Bentuk penilaiannya PBK yaitu: kuis.

Fungsi manajemen adalah untuk perencanaan. dan takwa sedangkan lembaga yang berubah meliputi ijtihad. fikih. dan pengawasan. akhlak. lembaga seni. stagnasi. amanah. Prinsip manajemen yaitu : ikhlas. Akifitas konkret itu adalam manajemen. dan modern). struktural. dan lainnya. . Hubungannya yaitu administrasi dalam sebuah organiasi yang dinamis harus dimanifestasikan dalam bentuk aktifitas-aktifitas konkret. iklas. Bab 17 Lembaga Pendidikan Islam (Halaman 276 sampai 292) Lembaga pendidikan Islam yaitu suatu bentuk organisasi yang diadakan untuk mengembangkan lembaga-lembaga Islam. keemasan. Organisasi menurut Louis A Allan yaitu sebuah mekanisme atau struktur yang mengupayakan berbagai hal untuk bekerja sama secara efektif. sistematik dan integrative. personalia. serta mempunyai struktur sendiri yang dapat mengikat individu yang dibawah naungannya. dan felsibel. thaharah. Aspek manajemen pendidikan Islam yaitu manajemen yang mengacu pada aspek institusi.). lembaga politik. sipil atau militer. kemunduran. lembaga pendidikan formal/ sekolah/madrasah. tanggung jawab. Sistem manajemen pendidikan Islam yaitu proses yang koordinatif. dinamis. Administrasi yaitu proses secara umum terhadap usaha perorangan atau kelompok. informasi. dan lembaga pendidikan non formal/masyarakat). pengorganisasian. lembaga ekonomi. Jenis-jenis lembaga pendidikan Islam dapat dilihat dari berbagai aspek yaitu : aspek azas ajaran Islam (dibagi dua yaitu lembaga yang tetap seperti rukun iman. kejujuran. adil. dan mempunyai pola-pola tertentu dalam memerankan fungsinya. praktis. penggerakan. serta aspek waktu dan tempat (periode pembinaan. dalam skala besar atau kecil. ihsan. rukun Islam. sehingga ini merupakan kekuatan hukum sendiri.pendidikan atau lainnya) baik perangkat keras maupun perangkat lunak. lembaga social. tekhnik dan lingkungan. aspek penanggung jawabnya (lembaga pendidikan informal/keluarga.

mendapatkan. kemudian berangsur-angsur diberikan penjelasan secara logis maknawi. pembiasaan. dan latihan. anak-anak. membuka dialog dan menyadarkan mereka akan status sosial.dan lainya. Pada masa pernikahan hingga kehamilan itu kontak psikis antara orang tua dengan si janin itulah sebenarnya yang disebut pendidikan. kanak-kanak. Pendidikan pada masa dewasa yaitu melalui majlis ta’lim yang sarat dengan dzikrullah agar tenang menghadapi hidup yang modern yang didominasi materi dan kepentingan duniawi.Bagian Keempat Nuansa Pendidikan Islam Bab 18 Periodisasi Pendidikan Islam (Halaman 293 sampai 322) Islam mengakui adanya pendidikan seumur hidup sebab perjalanan manusia melalui tahapan-tahapan tertentu. dan mengenal sesuatu yang baru. Pada masa kanak-kanak(2-6 tahun) kebiasaan dan pembiasaan pada anak sangat penting bagi keberhasilan pendidikan. Persiapan pendidikan dimulai sejak pemilihan jodoh sebab diharapkan nantinya diharapkan menghasilkan manusia yang bermartabat di masa depan melalui proses pendidikan. Pada fase remaja hendanya dalam mendidik anak yaitu mengembangkan potensi mereka. Metode yang digunakan pada masa anak-anak(6-12 tahun) yaitu keteladanan. . Pada masa bayi(0-2 tahun) secara lahiriyah dia pasif terhadap agama tetapi berkat perkembangan semua indranya dia sebenarnya aktif mencari. Adapun periode pendidikan yang dimaksud adalah pendidikan prenatal (pemilihan jodoh dan pernikahan). dan dewasa). maka pembahasan pendidikannya harus difokuskan pada tahapan-tahapan itu. dan pendidikan pasca natal (pendidikan bayi.

dan harus melaksanakan evaluasi. dan lainnya. melaksanakan akuntabilitas. kebebasan dalam mengembangkan potensi. kebebasan dalam berpendapat). Bentuk demokrasi pendidikan Islam yaitu kebebasan bagi pendidik dan peserta didik (kebebasan berkarya. kewajiban dan perlakuan oleh tenaga kependidikan terhadap peserta didik dalam proses pendidikan. penghormatan terhadap manusia. kualitas guru belum memadai. sehingga layak bersaing dipergaulan internasional. Hal itu dikarenakan masih banyaknya masalah dalam lembaga-lembaga pendidikan Islam. produktifitas lembaga kurang bermutu. terbatasnya dana dan SDM. Dalam menghadapi pasar bebas maka lembaga pendidikan Islam harus meningkatkan daya saing yang sungguh-sungguh dan terencana. Prinsip demokrasi yaitu kebebasan. LPI harus melakukan reorientasi terhadap persoalan normative- . Praktek pendidikan Islam sangat akrab dengan prinsip-prinsipkebabasan dan demokrasi. Dalam menghadapi otonomi daerah maka lembaga pendidikan Islam (LPI) tidak lagi harus tampil uniform dan tunggal untuk seluruh wilayah Indonesia. dan pembagian kekuasaan. perlu adanya kerjasama antara Departemen Agama dan Pemerintah Daerah dalam penyelenggaraan pendidikan Islam. persamaan. persamaa terhadap peserta didik dalam pendidikan Islam. dan penghormatan akan martabat individu dalam pendidikan Islam. membuka program studi yang bervariasi.Bab 19 Demokrasi Pendidikan Islam (Halaman 323 sampai 337) Demokrasi pendidikan yaitu suatu pandangan yang mengutamakan persamaan hak. Islam menyerukan adanya prinsip persamaan dan peluang yang sama dalam belajar sehingga terbukalah kesadaran untuk belajar bagi semua orang Bab 20 Reaktualisasi Pendidikan Islam (Halaman 338 sampai 348) Kuantitas pendidikan Islam di Indonesia sekarang menunjukan perkembangan dinamis tetapi dari segi kualitas masih dipertanyakan.

melakukan reformasi dalam sistem pembelajaramn. PENUTUP Buku ini tampil dengan sangat menarik disertai bahasanya yang mudah dipahami dan mudah dicerna oleh semua kalangan khususnya para mahasiswa. demokratisasi dalam proses pendidikan. Perubahan paradigm itu misalnya :pengelola tenaga kependidikan harus prefesional dan efektif.filosofis yang sering diperdebatkan. kami menantikan sarandan kritik yang membangun. melaksanakan efisiensi pendidikan. adanya perubahan paradigm dalam praktek pendidikan. Buku ini menerangkan materi seputar Pendidikan Islam khususnya di Indonesia Dengan buku diharapkan sebagai calon guru atau pendidik kita memahami apa sebenarnya pendidikan Islam sehingga saat kita sudah menjadi pendidik kelak dapat mempraktekannya. pembiayaan pendidikan tidak hanya diperoleh dari kas Negara tetapi yang lebih uuytama dari lembaga dan dari masyarakat. . sasaran akhir mkurikulum adalam pengalaman belajar. serta pembudayaan kualitas bagi setiap warga lembaga pendidikan Islam dapat dilakukan dengan meningkatkan profesionalitas personil madrasah. Buku ini laris dipasaran dengan bukti pada tahun 2006 sudah mencapai cetakan yang kelima. Terima kasih atas segala perhatian. Mohon maaf atas segala kekurangan. Para peminatnya mungkin beranggapan bahwa buku ini murah tetapi isinya sangat baik sehingga para konsumen lebih condong memilih buku ini. evaluasi belajar secara teratur dan berkelanjutan.