Mekanisme Persalinan

yang menyebabkan serviks membuka dan mendorong janin kebawah. .‡ His adalah salah satu kekuatan pada ibu seperti telah dijelaskan. Pada presentasi kepala. yaitu arah sumbu kepala janin miring dengan pintu atas panggul. ialah bila arah sumbu kepala janin tegak lurus dengan bidang pintu atas panggul. bila his sudah cukup kuat. Dapat pula kepala masuk dalam keadaan asinklitismus. ‡ Masuknya kepala melintasi pintu atas panggul dapat dalam keadaan sinklitismus. kepala akan turun dan mulai masuk ke dalam rongga panggul. ‡ Keadaan asinklitismus anterior lebih menguntungkan daripada mekanisme turunnya kepala dengan asinklitismus posterior karena ruangan pelvis di daerah posterior adalah lebih luas dibandingkan dengan ruangan pelvis di daerah anterior.

Dengan suboksiput sebagai hipomoklion. Akibat kombinasi elastisitas diafragma pelvis dan tekanan intrauterine disebabkan oleh his yang berulang-ulang. kepala mengadakan rotasi. yakni dengan diameter suboksipitobregmatikus (9. ‡ Sampai didasar panggul kepala janin berada didalam keadaan fleksi maksimal.5 cm) dan dengan sirkumferensia suboksipitobregmatikus (32 cm). disebut pula putaran paksi dalam. Di dalam hal mengadakan rotasi ubun-ubun kecil akan berputar ke arah depan. sehingga di dasar panggul ubunubun kecil berada di bawah simfisis. .‡ Akibat sumbu kepala janin yang eksentrik atau tidak simetris. kepala mengadakan gerakan defleksi untuk dapat dilahirkan. maka tahanan oleh jaringan di bawahnya terhadap kepala yang akan menurun. menyebabkan bahwa kepala mengadakan fleksi di dalam rongga panggul dengan ukuran yang paling kecil. Kepala yang sedang turun menemui diafragma pelvis yang berjalan dari belakang atas ke bawah depan. dengan sumbu lebih mendekati suboksiput.

bahu akan berada dalam posisi depan belakang. baru kemudian trokanter belakang. apabila kepala telah dilahirkan. Putaran paksi luar ini ialah gerakan kembali sebelum putaran paksi dalam terjadi. ‡ Didalam rongga panggul. Sesudah kepala lahir. . berturut-turut tampak bregma. muka. bahu akan menyesuaikan diri dengan bentuk panggul yang dilaluinya. Demikian pula dilahirkan trokanter depan terlebih dahulu. Selanjutnya dilahirkan bahu depan terebih dahulu baru kemudian bahu belakang. untuk menyesuaikan kedudukan kepala dengan punggung anak. dan akhirnya dagu. yang disebut putaran paksi luar. dahi. kepala segera mengadakan rotasi.‡ Dengan kekuatan his bersama dengan kekuatan mengedan. sehingga didasar panggul. kemudian bayi lahir seluruhnya.

Faktor-faktor yang mempengaruhi persalinan: ‡ ‡ ‡ ‡ Hormon estrogen dan progesteron Pengaruh prostaglandin Struktur uterus Sirkulasi uterus .