Materi PKN Kelas X Semester 2 : DASAR NEGARA DAN KONSTITUSI

KETERKATAN DASAR NEGARA DAN KONSTITUSI Keterkaitan Dasar Negara dengan Konstitusi 1. Pengertian Dasar Negara Dalam Ensiklopedi Indonesia, kata ³dasar´ (filsafat) berarti asal yang pertama. Bila dihubungkan dengan negara (dasar negara), kata ³dasar´ berarti pedoman dalam mengatur kehidupan penyelenggaraan ketatanegaraan negara yang mencakup berbagai bidang kehidupan. Bagi bangsa Indonesia, dasar negara yang dianut adalah Pancasila. Dalam tinjauan yuridis konstitusional, Pancasila sebagai dasar negara berkedudukan sebagai norma obyektif dan norma tertinggi dalam negara, serta sebagai sumber segala sumber hukum sebagaimana tertuang di dalam TAP.MPRS No. XX/MPRS/1966,jo.TAP.MPR No.V/MPR/1973,jo.TAP.MPR No.IX/MPR/1978. Penegasan kembali Pancasila sebagai dasar Negara tercantum dalam TAP.MPR No.XVIII/MPR/1998. 2. Pengertian Konstitusi Konstitusi atau Undang-Undang Dasar ? Dalam kehidupan sehari-hari kita telah terbiasa menerjemahkan kata Inggris constitution (konstitusi) dengan Undang-Undang Dasar. Kesulitan pemakaian istilah ³Undang-Undang Dasar´ adalah bahwa kita langsung membayangkan suatu naskah tertulis, karena semua Undang-Undang dasar adalah suatu naskah tertulis. Padahal istilah ³constitution´ lebih luas, yaitu keseluruhan peraturan- baik yang tertulis maupun tidak tertulis- yang mengatur secara mengikat cara suatu pemerintahan diselenggarakan dalam suatu masyarakat. Undang-Undang Dasar adalah konstitusi yang tertulis, sedangkan konstitusi memuat baik peraturan tertulis maupun tidak tertulis. Para penyusun UUD 1945 menganut pikiran yang sama; dalam penjelasan UUD 1945 dikatakan : ³Undang-Undang Dasar suatu negara ialah hanya sebagian hukum dasar negara itu. Undang-Undang Dasar ialah Hukum Dasar yang tertulis, sedang di sampingnya Undang-Undang Dasar tersebut berlaku juga Hukum Dasar yang tidak tertulis, yaitu aturan-aturan dasar yang timbul dan terpelihara dalam praktek penyelenggaraan negara, meskipun tidak tertulis´. Hukum dasar tidak tertulis disebut Konvensi. Keterkaitan antara dasar negara dengan konstitusi nampak pada gagasan dasar, cita-cita, dan tujuan negara yang tertuang dalam Mukadimah atau Pembukaan Undang-Undang Dasar suatu negara. Dari dasar negara inilah kehidupan negara yang dituangkan dalam bentuk peraturan perundang-undangan diatur dan diwujudkan. Salah satu perwujudan dalam mengatur dan menyelenggarakan kehidupan ketatanegaraan suatu negara adalah dalam bentuk Konstitusi atau Undang-Undang Dasar. KONSTITUSI NEGARA 1. PENGERTIAN KONSTITUSI Secara etimologis, istilah konstotusi berasal dari bahasa perancis ³ Constituer´ yang artinya membentuk. Dalam kaitan ini, konstitusi diartikan sebagai pembentuk Negara. Dalam bahasa belanda Konstitusi disamakan denganistilah Grundwet (Grund = Dasar, Wet = Undang-undang) Berikut ini endapat beberapa ahli mengenai pengertia kunstitusi, Yaitu ;

buruh tani. Sesuai dengan istilah konstitusi dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia yang diarti kan sebagai 1) . Bersifat melengkapi sehingga memungkinkan sebagai aturan dasar yang tidak terdapat dalam Undang-undang Dasar. yaitu sebagai hukum dasar yang tertulis atau undang-undang Dasar dan hukum dasar yang tidak tertulis / Konvensi. Fungsi pokok konstitusi adalah membatasi kekuasaan pemerintah sedemikian rupa sehingga penyelenggaraan kekuasaan tidak bersifat sewenang-wenang. ISI KONSTITUSI NEGARA 1. kehendak dan perjuangan suatu bangsa. Prayudi Atmosudirdjo Konstitusi adalah hasil atau produk sejarah dan proses perjuangan bangsa yang bersangkutan. Konstitusi sebagiai hukum dasar memuat aturan-aturan dasar atau pokok-pokok penyelenggaraan bernegara. dan sebagainya. Konstitusi identik dengan Undang-undang dasar. b. 2. Tidak beartentangan dengan hukum dasar tertulis/Undang-undang Dasar dan bearjalan sejajar. Pemerintah sebagai suatu kumpulan kegiatan yang diselenggarakan oleh dan atas nama rakyat. Konstitusi dalan arti luas. Sedangkan konstitusi negara dikatakan rigit / kaku apabila konstitusi itu sulit untuk diubah kapanpun. c. misalnya kepala negara. Apabila dikaitkan dengan teori jenjang norma hukum dari Hans Nawiaski.a. tetapi mengandung pengertian sosiologisdan politis. yang masih bersifat umum atau bersifat garis besar dan perlu dijabarkan lebih lanjut kedalam norma hukum dibawahnya. maka dasar negara pancasila sebagai Staatfundamentalnorm/norma fundamental negara. SIFAT DAN FUNGSI KONSTITUSI Sifat pokok konstitusi negara adalah fleksibel (luwes) dan rigit (kaku). Konstitusi dalam arti sempti. d. jalan pikiran. Konstitusi merupakan rumusan dari filsafat. dan undang-undang dasar negara 1945 sebagai staatgrundgesetz / aturan dasar / pokok negara. Konvensi sebagai aturan-aturan dasar yang timbul dan terpelihara dalam praktek penyelenggaraan bearnegara mempunyai sifat . Konstitusi adalah cermin dari jiwa. Berdasarkan pendapat diatas. Konstitusi negara memiliki sifat fleksibel / luwes apabila konstitusi itu memungkinkan adanya perubahan sewaktu-waktu sesuai perkembangan jaman /dinamika masyarakatnya. c. dapat disimpulkan bahwa konstitusi memiliki dua pengertian yaitu : 1. angkatan perang. cita-cita. yaitu bahwa Undang-undang dibuat sebagai pegangan untuk memerintah. F. terkait oleh beberapa pembatasan dalam konstitusi negara sehigga menjamin bahwa kekuasaan yang dipergunakan untuk memerintah itu tidak disalahgunakan. Merupakan kebiasaan yang berulangkali dalam prektek penyelenggaaraan Negara. Oliver Cromwell Undang-undang Dasar itu merupakan ³instrumen of govermen´. partai politik. Dengan demikian diharapkan hak-hak warganegara akan terlindungi. Lassalle Konstitusi sesungguhnya menggambarkan hubungan antara kaekuasaan yang terdapat didalam masyarakat seperti golongan yang mempunyai kedudukan nyata didalam masyarakat. Herman Heller Konstitusi mempunyai arti yang lebih luas daripada undang-undang Dasar. b. pegawai. mentalitas dan kebudayaan suatu bangsa. Dalam arti ini. d. Konstitusi tidah hanya bersifat yuridis. yaitu sebagai hukum dasar yang tertulis atau undang-undang Dasar. Diterima oleh rakyat negara. a.

maupun dicabut. Oleh sebab itu.Segala ketentuan dan aturan mengenai ketatanegaraan. Konstitusi juga menjadi tolok ukur kehidupan berbangsa dan bernegara yang sarat dengan bukti sejarah perjuangan para pendahulu sekaligus memuat ide-ide dasar yang digariskan oleh pendiri negara ( the founding fathers ). Masalah pembagian kekuasaan antara pemerintah pusat / pemerintah federal dengan pemerintah daerah / pemerintah negara bagian. 2. setiap Undang-undang Dasar / Konstitusimemuat ketentuan-ketentuan sebagai berikt : 1. Menurut Miriam Budiardjo. Prosedur mengubah Undang-undang dasar 4. konstitusi menempati posisi penting dan strategis dalam kehidupan ketatanegaraan suatu negara. Berdasarkan pengertian tersebut. Konstitusi memberikan arahan kepada generasi penerus bangsa dalam mengemudikan negara menuju tujuannya. 2. Misalnya: pembagian kekuasaan antara badan Eksekutif. ISI / SUBSTANSI KONSTITUSI Isi konstitusi umumnya hanya memuat aturan-aturan pokok. hana memuat garis-garis besar sebagai instruksi kepada pusat dan lain-lain penyelenggara negara untuk menyelenggarakan kehidupan negara dan kesejahteraan sosial. yang lebih mudah untuk dibuat. Aturan-aturan asng lebih rinci diserahkan pengaturannya kepada undang-undang yang berada dibawah konstitusi. diperbaharui. 2) Undang-undang Dasar suatu negara. Prosedur penyelesaian masalah pelanggaran yurisdiksi lembaga negara. konstitusi merupakan tonggak atau awal terbentuknya suatu negara dan menjadi dasar utama bagi penyelenggara negara. . Hak-hak asasi manusia 3. Organisasi Negara. Legeslatif dan Yudikatif. Adakalanya memuat larangan untuk mengubah sifat-sifat tertentu dari Undang-undang Dasar.

Hak Opsi adalah hak untuk memilik suatu kewarganegaraan (dalam stelsel aktif). Seseorang dalam suatu negara pada dasarnya memiliki hak-hak : 1. Hak Repudiasi adalah hak untuk menolak suatu kewarganegaraan (dalam stelsel pasif) Penentuan Kewarganegaraan dpt dibedakan menurut Asas : 1.Warga Negara.Bukan Warga Negara (orang asing). Ius Soli. * Rakyat.Bukan Penduduk. adalah mereka yang berada pada suatu negara tetapi secara hukum tidak menjadi anggota negara yang bersangkutan. rakyat merupakan warga negara dalam suatu negara yang memiliki ikatan hukum dengan pemerintah. (Inggris. berdasarkan hubungannya dengan pemerintah negaranya dapat dibedakan warga negara & bukan warga negara. Warga Negara Asing (WNA) yg menetap di Indonesia karena suatu pekerjaan. penentuan asas kewarganegaraan berdasar-kan daerah/negara tempat di mana ia dilahirkan. dsb). Stelsel aktif. disebut sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). namun tunduk pada pemerintah di mana mereka berada (Duta Besar. 2. Mesir. 1. penentuan asas kewarganegaraan ber-dasarkan pertalian darah/keturunan dari . dengan status kewarganegaraan WN asli atau WN keturunan asing. Stelsel pasif. b. Penduduk yang memiliki status kewarganegaraan. dan yang bersama-sama mendiami suatu wilayah tertentu. walaupun orang tuanya adalah warga negara B. * Rakyat. dengan melakukan tindakan-tindakan hukum tertentu secara aktif. 1. adalah mereka yang bertempat tinggal atau berdomisili di dalam suatu wilayah negara (menetap) untuk jangka waktu lama. tanpa harus melakukan tindakan hukum tertentu. disebut juga penduduk. rakyat adalah sekumpulan manusia yang dipersatukan oleh rasa persamaan. 2. Contoh : para turis mancanegara. Kontraktor Asing. 2. Secara hukum. adalah mereka yang berdasarkan hukum tertentu mrp anggota dari suatu negara. 2. 2. Kewarganegaraan RI ) a. WN juga dapat diperoleh melalui proses naturalisasi. Amerika. Rakyat Dalam Suatu Negara Yaitu meliputi semua orang yg bertempat tinggal di dlm wilayah kekuasaan negara & tunduk pada kekusaan negara itu Secara sosiologis. Ius Sanguinis. Contoh: Seseorang yang dilahirkan di negara A maka ia akan menjadi warga negara A. dll).Persamaan Kedudukan Warga Negara ( I.Penduduk. adalah mereka yang berada di dalam suatu wilayah negara hanya untuk sementara waktu. berdasarkan hubungannya dengan daerah tertentu dapat dibedakan penduduk & bukan penduduk. Asas Kewarganegaraan Penentuan status kewarganegaraan lazim digunakan : 1.

yang terdiri atas : 1. Yang menjadi warga negara ialah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara. 2. Golongan Bumiputera (Indonesia). dan 2. Contoh: Seseorang yang dilahirkan di negara A. Golongan Timur Asing. Bangsa Belanda. berdasarkan Indische Staatsregeling tahun 1927. yang terdir atas : 1. c. Hal-hal mengenai warga negara dan penduduk diatur dengan undang undang. Penduduk di Indonesia. dan keturunannya. . Australia. Bukan Bangsa Belanda. lalu masuk dan menyesuaikan hidupnya dengan golongan Indonesia asli. Pakistan.orang ybs. 3. Rusia. Bangsa Jepang (untuk kepentingan hubungan perdagangan) Orang-orang yang berasal dari negara lain yang hukum keluarganya sama dengan hukum keluarga Belanda (Amerika. Orang yang mula-mula termasuk golongan rakyat lain. maka orang tersebut tetap menjadi warga negara B (dianut oleh negara RRC). Penduduk ialah warga negara Indonesia dan orang asing yang bertempat tinggal di Indonesia. India. dan lain-lain). Golongan Eropa. B. Golongan Cina (Tionghoa). terbagi dalam 3 golongan. tetapi orang tuanya warga negara B. yaitu : A. dan Afrika Selatan). dan 2. tetapi orang yang asalnya dari Eropa 3. Penduduk dan Warga Negara Indonesia Pasal 26 UUD 1945 perihal Warga Negara dan Penduduk : 1. Mesir. Orang-orang Indonesia asli serta keturunannya yang tidak memasuki golongan rakyat lain. 2. yang meliputi: 1. Golongan Timur Asing bukan Cina (orang Arab. C.

Hak di bidang pendidikan. Hak dibidang politik. misalnya hak untuk mendapat pelayanan sosial. 2. bebas dan rahasia serta jujur dan adil c. mendirikan dan memasuki suatu organisasi sosial politik. Usaha pembelaan negara. misalnya hak untuk memperoleh pekerjaan. dan mengisi kemerdekaan Indonesia. Ikut serta dalam usaha hankam negara (Pasal 30 ayat (1)). Menjunjung tinggi hukum & pemerintahan (Pasal 27 ayat 1). Hak di bidang ekonomi. dan hak untuk mendirikan lembaga sosial budaya. dan ikut serta menangani pendidikan. 10. Menghargai nilai-nilai persatuan. Pelaksanaan pemilihan umum secara langsung. alinea II). b. b. memperta-hankan. dan hak untuk berusaha. d. 5. kemerdekaan dan kedaulatan bangsa (Pembukaan UUD 1945. alinea IV). Kedudukan Warga Negara Kedudukan warga negara di dalam suatu negara. Kewajiban Dasar Sebagai Warga Negara : 1. Hak di bidang sosial budaya. Hak Warga Negara Dalam Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia a. sangat penting statusnya terkait dengan hak dan kewajiban yang dimiliki. Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan (Pembukaan UUD 1945. c. sosial ± budaya maupun hankam. Pelaksanaan sistem Demokrasi Pancasila. Menghormati bahasa negara bahasa Indonesia (Pasal 36). Pelaksaan hak-hak asasi manusia. mengembangkan karir pendidikan. memperoleh penghidupan yang layak. . Perbedaan status/kedudukan sebagai wn sangat berpengaruh terhadap hak dan kewajibannya baik yang mencakup bidang politik.Persamaan Kedudukan Warga Negara ( II. d. Menghormati bendera negara Indonesia (Pasal 35). e. b. ekonomi. 3. Tanggungjawab Warga Negara Dalam Pelaksanaan Demokrasi Pancasila Bertanggungjawab Terhadap : a. 8. Hukum dan pemerintahan RI. 7. 9. 6. Membayar pajak untuk negara (Pasal 23 ayat 2). misalnya hak untuk memilih dipilih. mengembangkan budaya daerah masing-masing. Menjunjung tinggi dan setia kepada konstitusi negara dan dasar negara (Pembukaan UUD 1945. kesehatan. 4. umum.Menghormati lagu kebangsaan Indonesia Raya (Pasal 36B). d. misalnya hak untuk memperoleh pendidikan. Menjunjung tinggi lambang negara (Pasal 36A). Kedudukan WN & Pewarganegaran di Indonesia ) a. c. alinea I).

Pewarganegaraan di Indonesia Menurut Undang-Undang Nomor 62 Tahun 1958 yang dapat memperoleh kewarganegaraan Republik Indonesia : 1. 2. Bertempat tinggal di luar wilayah negara Republik Indonesia selama 5 (lima) tahun terus-menerus bukan dalam rangka dinas negara. 4. 3. Setiap orang asing kawin dengan seorang laki-laki Indonesia. 7. Turut serta dalam pemilihan yang bersifat ketatanegaraan untuk negara asing. dan 8. f. 6. Anak-anak yang belum berumur 18 tahun / belum kawin mengikuti ayah atau ibunya (asas ius sanguinis). . Mempunyai pekerjaan dan/atau berpenghasilan tetap.e. Mereka yang menjadi warga negara menurut undang-undang /peraturan/ perjanjian yg terlebih dahulu berlaku (berlaku surut). Kelahiran (asas ius soli). Dapat berbahasa Indonesia serta mengakui dasar negara Pancasila dan UUD Negara RI Tahun 1945. Jika dengan memperoleh Kewarganegaraan Republik Indonesia.12/2006) 1. Adopsi melalui Pengadilan Negeri (menyangkut anak orang asing di bawah umur 5 tahun). Dinyatakan hilang kewarganegaraannya oleh Presiden atas permohonannya sendiri. Sehat jasmani dan rohani. 4. Mempunyai paspor atau surat yang bersifat paspor dari negara asing. Tidak pernah dijatuhi pidana karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 1 th/lebih. 5. 8. 9. 12/2006 1. 2. 4. Pewarganegaraan (naturalisasi). Kehilangan Kewarganegaraan R. bertempat tinggal di luar negeri. Secara sukarela masuk dalam dinas negara asing. 7. Anak orang asing dan tidak mempunyai hubungan hukum dengan ayah atau ibunya yg orang asing itu dapat menjadi warga negara RI setelah berumur 21 tahun/sudah kawin melalui pernyataan. Tidak menolak/tidak melepaskan kewarganegaraan lain. Telah berusia 18 (delapan belas) tahun atau sudah kawin. Memperoleh kewarganegaraan lain atas kemauan sendiri. 3. 7. Membayar uang pewarganegaraan ke Kas Negara.(UU No. Masuk dalam dinas tentara asing tanpa izin dari Presiden. 2. 8. yang bersangkutan sudah berusia 18 (delapan belas) tahun. 5. Pada waktu mengajukan permohonan sudah bertempat tinggal di wilayah negara RI paling singkat 5 th berturut-turut atau paling singkat 10 tahun tidak berturut-turut. Secara sukarela mengangkat sumpah atau menyatakan janji setia kepada negara asing. 5.I. Anak-anak di luar perkawinan dari seorang wanita Indonesia. 3. 6. Syarat ± Syarat Dalam Memperoleh Kewarganegaraan Indonesia Menurut UU No. 6. tidak menjadi berkewarganegaraan ganda.

politik adalah bermacam-macam kegiatan yang menyangkut penentuan tujuan-tujuan dan pelaksanaan tujuan itu. Pelaku nya dalah lembaga hukum atau peradilan. adalah fungsi melaksanakan kebijakan yang telah ditetapkan oleh pihak yang berwenang. Secara umum dapat dikatakan bahwa politik adalah kegiatan dalam suatu system politik atau Negara yang menyangkut proses penentuan tujuan dari system tersebut dan bagaimana melaksanakan tujuannya. pelakunya dalah Partai Politik. kekuasaan (power). diantaranya sebagai satu kebijakan pemerintah. pengambilan keputusan (decision making). y Pemaduan kepentingan. Fungsi Politik yang lain Apabila kita bisa mengetahui bagaimana bekerjanya suatu keseluruhan system. FUNGSI POLITIK Fungsi Politik adalah y Perumusan kepentingan. Menurut Prof.Miriam Budihardjo.PENGERTIAN POLITIK Istilah politik berasal dari kata polis yang berarti negara kota. kewenangan. Fungsi ini umumnya dijalankan oleh LSM atau kelompok-kelompok kepentingan. y Pengawasan pelaksanaan kebijakan< adalah fungsi mnyelaaraskan perilaku masyarakat atau pejabat publik yang menentang atau menyeleweng dari kebijakan pemerintah dan norma-norma yang berlaku. kebijaksanaan (policy) dan pembagian (distribution) atau alokasi (alocation). atau fungsi mengadili pelanggar hukum. Negara adalah suatu organisasi dalam suatu wilayah yang mempunyai kekuasaan tertinggi yang sah dan ditaati oleh rakyatnya. sehingga istilah politik menunjuk adanya hubungan khusus antarmanusia yang hidup bersama. legalitas dan kekuasaan. dan bagaimana lembaga-lembaga politik yang terstruktur dapat menjalan fungsi barulah analisa . adalah fungsi untuk mempertimbangkan berbagai alternatif kebijakan yang diusulkan oleh partai-partai politik dan pihak-pihak lain untuk dipilih. y Penerapan kebijakan. Dalam hubungan itu timbul atuiran. adalah fungsi menyatupadukan tuntutan-tuntutan politik dari berbagai pihak dalam suatu negara dan mewujudkan sebuah kenyataan ke dsalam berbagai alternatif kebijakan. adalah fungsi menyusun dan mengungkapkan tuntutan politik suatu negara. pelakunya adalah lembaga eksekutif bersama dengan legislatif. Kekuasaan yaitu kemampuan sesorang atau suatu kelompok untuk mempengaruhi tingkah laku orang atau kelompok sesuai dengan keinginan dari pelaku. Politik memuat konsep-konsep pokok tentang negara (state). Sedangkan menurut Ramlan Surbakti mendefinisikan politik sebagai proses interaksi antara pemerintah dan masyarakat untuk menentukan kebaikan bersama bagi masyarakat yang tinggal dalam satu wilayah tertentu. Pelaku fungsi ini adalah aparat birokrat atu PNS. y Pembuatan kebijakan umum.

skema. 2. ataupun wewenang. prosedur atau metode. menjadi anggota organisasi. rencana. . Dapat disimpulkan bahwa sistem politik adalah mekanisme seperangkat fungsi atau peranan dalam struktur politik dalam hubungan satu sama lain yanh menunjukan suatu proses yang langsung memandang dimensi waktu (melampaui masa kini dan masa yang akan datang). Dahl. administrative. komunikasi politik. Sosialisasi politik. Sistem Politik adalah interaksi yang terjadi dalam masyarakat yang merdeka yang menjalankan fungsi integrasi dan adaptasi. control. yang kemudian berkembang menjadi kata dan pengertian dalam barbagai bahasa. Komponen. Politik adalah cara yang ditentukan oleh seorang individu atau suatu kelompok untuk mencapai sesuatu. mencalonkan diri untuk jabatan tertentu. dan ujian. Menurut Rober A. Unsur. tata. pengaruh. Merupakan jalan mengalirnya informasi melalui masyarakat dan melalui berbagai struktur yang ada dalam system politik. pendidikan. Lembaga politik mempunya tiga fungsi sebagaimana yang telah digambarkan oleh prof Almond sebagai berikut. PENGERTIAN SISTEM POLITIK Sistem adalah Suatu kesatuan yang terbentuk dari beberapa unsur (elemen).perpandingan politik dapat memiliki arti. Sistem dapat diartikan pula sebagai suatu yang lebih tinggi dari pada sekedar merupakan cara. Atau bagian yang banyak ini satu sama lain berada dalam keterkaitan yang saling kait mengait dan fungsional. Aristoteles dalam Politics mengatakan bahwa ³pengamatan pertama ± tama menunjukan kepada kita bahwa setiap polis atau negara tidak lain adalah semacam asosiasi. Politik berasal dari kata ³ polis´ (negara kota). dan yudisial tertentu. Sistem politik adalah pola yang tetap dari hubungan ± hubungan antara manusia yang melibatkan sampai dengan tingkat tertentu. kekuasaan. 1. 3. Merupakan fungsi penyeleksian rakyat untuk kegiatan politik dan jabatan pemerintahan melalui penampilan dalam media komunikasi. Rekruitmen politik. Merupakan fungsi untuk mengembangkan dan memperkuat sikap-sikap politik di kalangan penduduk. atau melatih rakyat untuk menjalankan peranan-peranan politik. Menurut Almond. Sistem Politik adalah berbagai macam kegiatan dan proses dari struktur dan fungsi yang bekerja dalam suatu unit atau kesatuan (masyarakat/negara).

tunduk terhadap kemampuan orang banyak .konstitusi. kata demokrasi dalam politik memiliki makna umum yaitu.pemikiran dan kebudayaan politik.dan sosialisasi politik. ALMOND & POWELL.sistem politik ini sangat kecil kemungkinanya untuk mengubah perananya menjadi terspesialisasi atau lebih otonom.struktur politik didalam suatu negara adalah pelembagaan hubungan organisasi antara komponen komponen yang membentuk bangunan politik.adanya perlindungan hak asasi manusia.pendidikan. sistem politik yang pada umumnya berlaku disetiap negara meliputi dua struktur kehidupan politik .menjunjung tinggi hukum. pada setiap sistem politik negara negara dunia.yaitu yang dipengaruhi oleh distribusi serta penggunaan kekuasaan.sistem ini lebih mencerminkan suatu kebudayaan yang samar samar dan bersifat keagamaan.MACAM-MACAM SISTEM POLITIK macam macam sistem politik yang hendak di uraikan sesungguhnya merupakan tipe atau model yang didasarkan pada sudut kesejarahan dan perkembangan sistem politik dari berbagai negarayang disesuaikan dengan perkembangan kultur dan struktur masyarakatnya. . sistem sistem tradisional dengan struktur struktur bersifat pemerintahan politik yang berbeda beda dan satu kebudayaan ³subyek´ sistem sistem modern dimana struktur struktur politik yang berbeda beda berkembang dan mencerminkan aktivitas budaya politik. yakni infrastruktur politik dan suprastruktur politik.MEMBAGI 3 KATEGORI SISTEM POLITIK YAKNI: y y y sistem sistem primitif yang bekerja dengan sebentar sebentar istirahat.tanpa mengabaikan golongan kecil agar tidak timbul diktator mayoritas.yaitu dapat didekati dari sudut kekuasaan. ALFIAN mengklasifikasikan sistem politik terbagi 4 yaitu : y y y y sistem politik otoriter/totaliter sistem politik anarki sistem politik demokrasi sitem politik demokrasi dalam transisi.komunikasi politik.akan selalu dijumpai adanaya struktur politik.struktur politik sebagai bagian dari struktur yang pada umunya selalu berkenaan dengan alokasi nilai nilai yang bersifat otoritatif. permasalahan politik menurut AFIAN dapat dikaji melalui berbagai pendekatan.strukjtur politik.

media massa. DPR.Suprastruktur dan Infrastruktur politik Yang termasuk dalam Suprastruktur politik adalah semua lembaga-lembaga negara yang tersebut di dalam konstitusi negara ( termasuk fungsi legislatif. Lembaga-lembaga ini yang akan membuat keputusan-keputusan yang berkaitan dengan kepentingan umum. Ormas. DPD. dan yudikatif ). Lembagalembaga tersebut di Indonesia diatur dalam UUD 1945 yakni MPR. Kelompok Penekan (Presure Group). Kelompok kepentingan (Interest Group). Tokoh Politik (Political Figure). dan pranata politik lainnya. Dengan adanya partisipasi masyarakt diharapkan keputusan yang dibuat pemerintah sesuai dengan aspirasi dan kehendak rakyat. Mahkamah Konstitusi. eksekutif. Sedangkan Infrastruktur Politik adalah Badan yang ada di masyarakat seperti Parpol. melalui infrastruktur politik ini masyarakat dapat menyalurkan aspirasinya. Dalam hal ini yang dimaksud suprastruktur politik adalah Lembaga-Lembaga Negara. . Alat/Media Komunikasi Politik. Presiden dan Wakil Presiden. Mahkamah Agung. Komisi Yudisial. Tuntutan dan dukungan sebagai input dalam proses pembuatan keputusan. Dalam Penyusunan keputusan-keputusan kebijaksanaan diperlukan adanya kekuatan yang seimbang dan terjalinnya kerjasama yang baik antara suprastruktur dan infrastruktur politik sehingga memudahkan terwujudnya cita-cita dan tujuan-tujuan masyarakat/Negara.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful