P. 1
Ronggeng Blantek Adalah Salah Satu Tarian Betawi

Ronggeng Blantek Adalah Salah Satu Tarian Betawi

|Views: 5,736|Likes:
Published by Rani Nuroniah

More info:

Published by: Rani Nuroniah on May 18, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/18/2013

pdf

text

original

Ronggeng Blantek adalah salah satu Tarian Betawi. Tarian Ronggeng Blantek dari Jakarta.

Ini adalah tarian rakyat Betawi klasik. Dulu dilakukan selama upacara ritual tradisional Betawi. Barubaru ini, itu dilakukan untuk menghibur tamu. Mutasi adalah kombinasi antara tari dan seni bela diri tradisional betawi, pencak silat disebut. Topeng Blantek merupakan salah satu tarian tradisional Indonesia. Ini berasal dari Betawi, nama lama Jakarta. Mengapa disebut Topeng Blantek, karena para penari harus menggunakan masker di tengah tarian. Selama ... Tari Tradisional Ronggeng Blantek berasal Dari Jakarta (adat Betawi). Suami kemanusiaan mengandung Unsur feminim sekaligus maskulin Yang lembut Yang silat Artikel Baru Gerakan dilambangkan. Biasanya ditampilkan ... Merak adalah salah satu Tarian Sunda. The Tari Merak atau Tari Merak adalah tarian ciptaan baru dari Jawa. Merak berarti merak dan koreografi yang diilhami oleh gerakan indah dari burung merak. Gerak dari burung merak yang indah dicampur bersama-sama dengan gerakan tarian klasik Jawa dan dengan demikian membuat tarian _expression warna-warni dari merak bangga menunjukkan bulu yang indah. The Tari Merak melambangkan keindahan alam dan gerakan burung yang dimodifikasi dan diubah menjadi modus yang memiliki nilai estetika sangat tinggi.

Saman adalah salah satu Tarian Sumatera. Tarian Saman dari Aceh. Ini adalah tarian yang paling populer di

Enoch Atmadibrata adalah tokoh yang sangat peduli dengan seni tari tradisional di Jawa Barat. Karya tari beliau diantaranya tari Cendrawasih dan tari Katumbiri. ceramah Enoch Atmadibrata tentang tarian Sunda dan pentingnya pengemasan pertunjukan dan dokumentasi dalam berbagai kesenian rakyat di Konservatori Tari (kini STSI Bandung) mengundang decak kagum perwakilan Institute of Ethnomusicology University of California.Aceh dan tarian yang telah menjadi terkenal di luar negeri dengan nama "tangan Seribu". sebelah tenggara Bandung. Hal ini berasal dari kelompok etnis Alas dan biasanya dilakukan sebagai tari pembuka untuk merayakan acara penting. . Beliau juga sebagi salah seorang pelopor sekolah seni. kecanggihan budaya kembali ke kabupaten Sunadanese dan bagaimana bupati ingin mengesankan tamu-tamu dihormati mereka. menampar tangan di lantai. Delapan sampai dua puluh pemain berlutut di baris di lantai dan membuat berbagai jenis gerakan badan disertai dengan lagu. Tari Badaya ini berasal dari Kabupaten Ciamis. Pada pertengahan tahun 1968. Tarian ini dimulai dengan gerakangerakan lambat dan meningkatkan tempo secara bertahap untuk kecepatan tinggi dan akhirnya datang berhenti mendadak. bertepuk tangan. AS. The Tari Badaya adalah tarian elegan dengan gaya Sunda yang jelas abstrak dan karakter. dewan bisa Nugraha Sudiredja ini catatan tari pada tahun 1958. Tari Badaya adalah tarian wanita klasik seperti tari Bedhaya dari Jawa Tengah. dada menampar. dll lagu pujian kepada Allah atau doa. Setelah jatuhnya kerajaan besar menguasai sebagian besar Jawa oleh bupati. Berkat jasanya Sambas Wirakusumah. Bupati Sunda mengikuti kebiasaan para pangeran Jawa Tengah sehingga mereka mengembangkan tari ke daerah mereka sendiri. yang dapat dianggap sebagai pengikut dari kerajaan Mataram. Tarian.

Tanpa diduga. Hati Enoch pun penuh dengan perasaan bangga dan senang. Sering kali suara gamelan dalam suatu pementasan seni tak terdengar baik meski diperkuat banyak variasi alat lainnya. Namun. Hasilnya. ´Saya bertekad mencari ilmu yang banyak untuk mengangkat dan ikut membesarkan berbagai kesenian rakyat Indonesia. Indonesia juga memiliki bentuk kesenian seperti Kabuki.´ kata pria kelahiran Garut. teater. ragam dan jenis suara yang jernih. Teater yang memadukan tari dan nyanyian dengan cerita lokal ini dipentaskan di panggung ber-setting meriah. Enoch mengatakan. 19 November 1927 itu. Setiap babak diberi latar belakang berbeda dengan warna beraneka ragam. mayoritas teknik pengemasan panggung kesenian rakyat di Indonesia tanpa ornamen dan membosankan. Kondisi itu jarang ia temui di Indonesia. Wayang orang merupakan pentas perpaduan tari. terutama pengemasan panggung. Kabuki.´ katanya. . penataan dan pengemasan panggung yang dimiliki negara lain jauh lebih baik. salah satunya wayang orang. Saat itu ia melihat penataan akustik dan audio pada seperangkat gamelan minimalis. khususnya penataan panggung. Saat itu. Ia khawatir kesenian rakyat akan kehilangan peminat. Tujuannya adalah membantu seniman Indonesia mengembangkan pertunjukan kesenian rakyat. saat itu wayang orang belum dikemas dengan baik. perwakilan University of California (UCLA) langsung memberikan penawaran beasiswa bagi Enoch untuk belajar di AS selama tiga tahun. Hal itu sangat disayangkan karena kekuatan dan potensi seni rakyat Indonesia tidak kalah berkualitas. ´Kesimpulannya. dan nyanyi yang unik. Contoh pengemasan panggung yang baik juga dia lihat saat diundang menjadi pembicara di Radio BBC Inggris. Hal itu berbeda dengan teater rakyat Jepang. Pengalaman belajar di luar negeri menunjukkan banyak karya seni rakyat Indonesia butuh pengembangan.

seperti Gending Karesmen Lutung Kasarung. Enoch melanjutkan belajar tari pada Raden Tjetje Somantri di Bandung. Ia menciptakan banyak karya baru yang masih sering dimainkan hingga kini. Hujan Munggaran.Cinta menari Keinginan Enoch membesarkan kesenian rakyat segera ia wujudkan setibanya di Tanah Air. Setelah perang kemerdekaan RI. tahun 1960. Kecintaan Enoch kepada dunia seni tak lepas dari kesenangannya menari. karena dulu. Penataan panggung ala Kabuki dan penempatan audio yang tepat menjadi kekuatan setiap pertunjukan Enoch. kritik langsung dilarang pemerintah. ia merintis berdirinya Konservatori Tari (Akademi Seni Tari Indonesia yang kini jadi Sekolah Tinggi Seni Indonesia [STSI] Bandung) dan jurusan sendratari di Fakultas Ilmu Bahasa dan Seni IKIP Bandung (kini Universitas Pendidikan Indonesia). Mayoritas tema yang diangkatnya tentang perjuangan manusia untuk hidup dan mendapatkan keadilan. Tak puas. Beberapa pertunjukan tari yang berhasil ia gelar antara lain ´Mundinglaya Dikusuma´. Ciri khas lain yang jarang dimiliki umumnya seniman adalah minat Enoch menulis dan mendokumentasikan karya seni. tari keurseus. dan berguru tari topeng Palimanan dari Bi Dasih. ia telah menghasilkan 14 judul karya tulis dan buku tentang kesenian di . ´Sangkuriang´. ´Dukungan tak bisa diperlihatkan begitu saja. diciptakan untuk memberikan semangat kepada masyarakat Irian Jaya (kini Papua) memperjuangkan kesetaraan dan hak sebagai warga negara Indonesia. dan ´Nyi Pohaci Sanghyang Sri´. Lewat kecintaannya kepada tari. Namanya pun dikenal di kalangan penari Jabar. Hingga kini. Lelaki asli Garut ini pertama kali belajar tari klasik Sunda dari Raden Gandjar pada tahun 1943. Cendrawasih.Tari Cendrawasih. misalnya.´ katanya. dan Katumbiri. Enoch juga belajar tari wayang dari Mochamad Sari Redman.

Penghargaan Seniman Senior Indonesia. Enoch mendapatkan berbagai penghargaan. Maestro Seni Tradisi dari Departemen Kebudayaan & Pariwisata RI (2009).´ ujar Enoch yang pernah memimpin Misi Kesenian Indonesia yang terdiri dari seni Topeng Cirebon dan Pencak Silat selama tujuh pekan di 24 tempat di AS dan Kanada. Enoch juga gemar mendokumentasikan karya dalam media elektronik. Enoch sangat berterima kasih . tetapi tim dokter belum memberikan lampu hijau karena kondisi kesehatannya belum memungkinkan. ´Saya ingin semakin banyak masyarakat mengetahui. di antaranya Panungtun Dalang Wayang Golek di Pasundan (1982) dan Khasanah Seni Pertunjukan Daerah Jawa Barat (2007). Selain itu. lantas menyukai kesenian dan adat istiadat yang kami miliki. dan kaset. Bandung. Pemerintah Jabar berinisiatif membebaskan semua biaya pengobatan. Enoch terbaring sakit dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Kebonjati. Nama besarnya terlihat saat banyak pihak peduli terhadap kondisi kesehatan mantan pengajar di University of Santa Cruz. Koleksinya adalah ratusan rekaman seni pertunjukan dari berbagai negara dan daerah dalam bentuk film. ada juga tulisan berbahasa Inggris. Ia harus segera dioperasi. dan diabetes. Bahkan. pemerintah juga memberikan bantuan untuk revitalisasi dokumentasi karya-karya Enoch. Penghargaan Kebudayaan dari Gubernur Jabar (2010) dan Satya Lencana Kebudayaan Presiden RI (2003). Atas berbagai aktivitasnya tersebut. Sekelompok seniman yang mayoritas anak asuhnya berencana mengadakan pertunjukan karya seni Enoch. seperti penghargaan kebudayaan sebagai seniman: Penghargaan terhadap pembangunan & pariwisata Jabar dari Disbudpar Jabar (2001). AS. Tubuh rentanya mulai kewalahan melawan gangguan prostat. jantung. foto.Indonesia. Performing Arts (1999). Keuntungan pergelaran ini untuk membiayai pengobatan. Kini. seperti ³Sunda Dance´ dalam buku Grove Dictionary (1977) dan Ketuk Tilu and Tayuban. ini.

Forum Ki Sunda ini dideklarasikan pada hari Jumat malam 26 Januari 2001 di Balai Pertemuan Bumi Sangkuriang Bandung. yang gengnya dikembangkan menjadi sebuah karawitan gending dan dibuatkan tarinya oleh Bapa Enoch Atmadibrata Forum Ki Sunda lahir dari kesadaran untuk menyelamatkan asset budaya santun yang mulai hilang di kalangan masyarakat Sunda. saya sedang mengolah dokumentasi banyak karya seni rakyat dalam bentuk digital. Dalam hal ini khususnya menyangkut gugatan terhadap Orde Baru yang telah melunturkan identitas budaya lewat uniformnya. Deklarasi Forum Ki Sunda memproklamirkan diri sebagai Wahana Gerakan Budaya. Sumber: Kompas. Tujuannya agar masyarakat mampu mengenal lebih jauh potensi seni yang dimilikinya. sebagaimana termaktub dalam Al-Qur¶an (AlHujarat:13). Ia berkeinginan terus memperkenalkan karya seni Jabar kepada masyarakat nasional dan internasional. TEMPOinteraktif Berikut adalah video Sekar Gending.´ ujar mantan pengajar tari di University of Ohio ini. Pola yang menyalahi sunatullah pluralitas dan keberagaman.kepada semua pihak yang peduli kepadanya. Seperti yang terjadi di daerah lain. Selain itu juga untuk memperkuat kembali tali persaudaraan berdasarkan nilai-nilai budaya menuju Bangsa Indonesia yang kuat. Masyarakat dari berbagai Suku Bangsa di Indonesia termasuk didalamnya Etnis Sunda saat ini tengah merasakan tercabut akar . ´Bersama Yayasan Kesenian dan Kebudayaan Jayaloka. Hal itu menjadi semangat baginya untuk menyelesaikan pekerjaan yang belum rampung. genderang kultural yang ditabuh forum komunitas masyarakat setempat masih banyak yang membawa nafas gugatan.

Said Agil Siradj adalah untuk memperkokoh kembali tali persaudaraan berdasarkan nilai-nilai budaya yang dimiliki masyarakat Sunda menuju Bangsa Indonesia yang kuat dan mandiri. Kita bisa menarik pelajaran dari apa yang telah dialami Pakistan. Lebih lanjut Agil katakan. ramah dan terbuka dalam pergaulan Masyarakat Sunda yang terkenal someah hade ka semah atau dalam arti ramah dan baik terhadap tamu. Karenanya nilai-nilai itu perlu direvitalisasi dan diangkat sebagai solusi. Dengan demikian diperlukan adanya reformasi budaya. prahara dan ancaman disintegrasi bangsa yang berakar pada disintegrasi budaya maupun moral perlu penyelesaian yang tepat. Dengan demikian telah ikut menodai sifat bersahabat. Fundamen itulah yang pada gilirannya diharapkan bisa melahirkan nasionalisme kultural dan religius. penyelesaian berdasarkan pendekatan budaya bisa menjadi cermin untuk mengatasi ekses negatif reformasi. Sedangkan cara politik yang sering melahirkan perpecahan dan pertikaian. ³tegakkan kebajikan agar lama berjaya dibumi. . KH. Menurutnya. agar menang perang´. yang melampaui nasionalisme teritorial. materialistis dan ambisius. Turki dan Sudan. Masyarakat Sunda dengan Jatidiri Sunda Sawawa pelanpelan diserbu budaya baru yang cenderung egosentris. ³Pakena gawe rahayu pakeun heubeul jaya di buana.budayanya. pakeun nanjeur di buritan. Sementara itu Dewan Pangaping Forum Ki Sunda Eddie Soekardi juga menilai kearifan budaya leluhur masih sangat relevan. Konsolidasi budaya bukanlah suatu proses instan. Misalnya kata-kata arif dari Raja Sunda Padjadjaran Prabu Siliwangi. Hasil penyelesaian budaya memang lambat. dianggap telah gagal mengambil peran itu. Dr. Nenek moyang kita telah mewariskan nilai-nilai budaya yang unik. Melalui Forum Ki Sunda ini. Bangsa Indonesia tidak akan kuat oleh reformasi politik. tetapi bisa menjadi fondasi yang kuat. Dalam hal ini masyarakat dihimbau agar tidak terlalu berharap banyak terhadap keberadaan partai-partai politik.´ Adapun artinya. moral dan ahlak. menurut salah seorang pendirinya Prof.

bisa menjadi cermin bahwa penyelesaian budaya bisa mengatasi ekses negatif reformasi. . Namun tudingan politisasi dan eksploitasi terhadap Budaya Sunda ini dibantah oleh Agil. Senin 29 Januari 2001.´ demikian menurut salah seorang pendiri Forum Ki Sunda Prof. Pakistan. Sedangkan cara politik yang sering melahirkan perpecahan dan pertikaian. Sehingga banyak yang beranggapan bahwa Forum Ki Sunda ini merupakan kepanjangan tangan bagi kepentingan partai politik tertentu. Pencarian titik koordinat yang kelak menjadi starting point dalam berbuat. ³Forum ini steril dari kepentingan politik ataupun primordialisme. Tetapi dibalik semua cita-cita rekonstruksi identitas dan karakter Forum Ki Sunda tersebut.Prahara dan ancaman disintegrasi yang berakar pada disintegrasi budaya dan moral perlu penyelesaian yang tepat. sempat mengundang tanya masyarakat terhadap keberadaannya. Dr. KH. * Sumber: Republika. Berdirinya Forum Ki Sunda ini menambah daftar organisasi berbasis kultural di Tatar Sunda dalam hal ini Jawa Barat. Said Agil Siradj. Karena sederet nama elit organisasi kemasyarakatan tertentu namanya tercantum dalam struktur kepengurusan Forum Ki Sunda. dianggap telah gagal mengambil peran itu. Turki dan Sudan menurutnya. Hal ini merupakan pertanda semakin banyaknya yang peduli terhadap pentingnya symbol dan nilai kasundaan dalam upaya penemuan kembali jatidiri.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->