Ronggeng Blantek adalah salah satu Tarian Betawi. Tarian Ronggeng Blantek dari Jakarta.

Ini adalah tarian rakyat Betawi klasik. Dulu dilakukan selama upacara ritual tradisional Betawi. Barubaru ini, itu dilakukan untuk menghibur tamu. Mutasi adalah kombinasi antara tari dan seni bela diri tradisional betawi, pencak silat disebut. Topeng Blantek merupakan salah satu tarian tradisional Indonesia. Ini berasal dari Betawi, nama lama Jakarta. Mengapa disebut Topeng Blantek, karena para penari harus menggunakan masker di tengah tarian. Selama ... Tari Tradisional Ronggeng Blantek berasal Dari Jakarta (adat Betawi). Suami kemanusiaan mengandung Unsur feminim sekaligus maskulin Yang lembut Yang silat Artikel Baru Gerakan dilambangkan. Biasanya ditampilkan ... Merak adalah salah satu Tarian Sunda. The Tari Merak atau Tari Merak adalah tarian ciptaan baru dari Jawa. Merak berarti merak dan koreografi yang diilhami oleh gerakan indah dari burung merak. Gerak dari burung merak yang indah dicampur bersama-sama dengan gerakan tarian klasik Jawa dan dengan demikian membuat tarian _expression warna-warni dari merak bangga menunjukkan bulu yang indah. The Tari Merak melambangkan keindahan alam dan gerakan burung yang dimodifikasi dan diubah menjadi modus yang memiliki nilai estetika sangat tinggi.

Saman adalah salah satu Tarian Sumatera. Tarian Saman dari Aceh. Ini adalah tarian yang paling populer di

dewan bisa Nugraha Sudiredja ini catatan tari pada tahun 1958. Pada pertengahan tahun 1968. yang dapat dianggap sebagai pengikut dari kerajaan Mataram. Beliau juga sebagi salah seorang pelopor sekolah seni. dada menampar.Aceh dan tarian yang telah menjadi terkenal di luar negeri dengan nama "tangan Seribu". ceramah Enoch Atmadibrata tentang tarian Sunda dan pentingnya pengemasan pertunjukan dan dokumentasi dalam berbagai kesenian rakyat di Konservatori Tari (kini STSI Bandung) mengundang decak kagum perwakilan Institute of Ethnomusicology University of California. bertepuk tangan. . Tarian ini dimulai dengan gerakangerakan lambat dan meningkatkan tempo secara bertahap untuk kecepatan tinggi dan akhirnya datang berhenti mendadak. sebelah tenggara Bandung. Enoch Atmadibrata adalah tokoh yang sangat peduli dengan seni tari tradisional di Jawa Barat. Bupati Sunda mengikuti kebiasaan para pangeran Jawa Tengah sehingga mereka mengembangkan tari ke daerah mereka sendiri. Setelah jatuhnya kerajaan besar menguasai sebagian besar Jawa oleh bupati. AS. Tarian. kecanggihan budaya kembali ke kabupaten Sunadanese dan bagaimana bupati ingin mengesankan tamu-tamu dihormati mereka. Karya tari beliau diantaranya tari Cendrawasih dan tari Katumbiri. The Tari Badaya adalah tarian elegan dengan gaya Sunda yang jelas abstrak dan karakter. Hal ini berasal dari kelompok etnis Alas dan biasanya dilakukan sebagai tari pembuka untuk merayakan acara penting. dll lagu pujian kepada Allah atau doa. Berkat jasanya Sambas Wirakusumah. menampar tangan di lantai. Tari Badaya ini berasal dari Kabupaten Ciamis. Delapan sampai dua puluh pemain berlutut di baris di lantai dan membuat berbagai jenis gerakan badan disertai dengan lagu. Tari Badaya adalah tarian wanita klasik seperti tari Bedhaya dari Jawa Tengah.

Hal itu berbeda dengan teater rakyat Jepang. ´Kesimpulannya. Tujuannya adalah membantu seniman Indonesia mengembangkan pertunjukan kesenian rakyat. Sering kali suara gamelan dalam suatu pementasan seni tak terdengar baik meski diperkuat banyak variasi alat lainnya.´ katanya. terutama pengemasan panggung. Pengalaman belajar di luar negeri menunjukkan banyak karya seni rakyat Indonesia butuh pengembangan. Saat itu. Namun. dan nyanyi yang unik. 19 November 1927 itu. . Saat itu ia melihat penataan akustik dan audio pada seperangkat gamelan minimalis. Ia khawatir kesenian rakyat akan kehilangan peminat. Contoh pengemasan panggung yang baik juga dia lihat saat diundang menjadi pembicara di Radio BBC Inggris.Tanpa diduga. ´Saya bertekad mencari ilmu yang banyak untuk mengangkat dan ikut membesarkan berbagai kesenian rakyat Indonesia. Kabuki. Enoch mengatakan. teater. penataan dan pengemasan panggung yang dimiliki negara lain jauh lebih baik. Hal itu sangat disayangkan karena kekuatan dan potensi seni rakyat Indonesia tidak kalah berkualitas. saat itu wayang orang belum dikemas dengan baik. salah satunya wayang orang. khususnya penataan panggung. Teater yang memadukan tari dan nyanyian dengan cerita lokal ini dipentaskan di panggung ber-setting meriah. Setiap babak diberi latar belakang berbeda dengan warna beraneka ragam.´ kata pria kelahiran Garut. Hasilnya. Wayang orang merupakan pentas perpaduan tari. perwakilan University of California (UCLA) langsung memberikan penawaran beasiswa bagi Enoch untuk belajar di AS selama tiga tahun. mayoritas teknik pengemasan panggung kesenian rakyat di Indonesia tanpa ornamen dan membosankan. Hati Enoch pun penuh dengan perasaan bangga dan senang. ragam dan jenis suara yang jernih. Indonesia juga memiliki bentuk kesenian seperti Kabuki. Kondisi itu jarang ia temui di Indonesia.

Tak puas. misalnya. Enoch juga belajar tari wayang dari Mochamad Sari Redman. Enoch melanjutkan belajar tari pada Raden Tjetje Somantri di Bandung. dan ´Nyi Pohaci Sanghyang Sri´. Ciri khas lain yang jarang dimiliki umumnya seniman adalah minat Enoch menulis dan mendokumentasikan karya seni. Hingga kini. Hujan Munggaran. seperti Gending Karesmen Lutung Kasarung. Namanya pun dikenal di kalangan penari Jabar. Penataan panggung ala Kabuki dan penempatan audio yang tepat menjadi kekuatan setiap pertunjukan Enoch. dan berguru tari topeng Palimanan dari Bi Dasih. ´Dukungan tak bisa diperlihatkan begitu saja. Mayoritas tema yang diangkatnya tentang perjuangan manusia untuk hidup dan mendapatkan keadilan. Cendrawasih. tari keurseus. ia merintis berdirinya Konservatori Tari (Akademi Seni Tari Indonesia yang kini jadi Sekolah Tinggi Seni Indonesia [STSI] Bandung) dan jurusan sendratari di Fakultas Ilmu Bahasa dan Seni IKIP Bandung (kini Universitas Pendidikan Indonesia).´ katanya. tahun 1960.Tari Cendrawasih. ia telah menghasilkan 14 judul karya tulis dan buku tentang kesenian di . karena dulu. Lewat kecintaannya kepada tari.Cinta menari Keinginan Enoch membesarkan kesenian rakyat segera ia wujudkan setibanya di Tanah Air. ´Sangkuriang´. dan Katumbiri. Lelaki asli Garut ini pertama kali belajar tari klasik Sunda dari Raden Gandjar pada tahun 1943. Beberapa pertunjukan tari yang berhasil ia gelar antara lain ´Mundinglaya Dikusuma´. diciptakan untuk memberikan semangat kepada masyarakat Irian Jaya (kini Papua) memperjuangkan kesetaraan dan hak sebagai warga negara Indonesia. Setelah perang kemerdekaan RI. Kecintaan Enoch kepada dunia seni tak lepas dari kesenangannya menari. Ia menciptakan banyak karya baru yang masih sering dimainkan hingga kini. kritik langsung dilarang pemerintah.

seperti ³Sunda Dance´ dalam buku Grove Dictionary (1977) dan Ketuk Tilu and Tayuban. ada juga tulisan berbahasa Inggris. Koleksinya adalah ratusan rekaman seni pertunjukan dari berbagai negara dan daerah dalam bentuk film.Indonesia. dan diabetes. jantung. Nama besarnya terlihat saat banyak pihak peduli terhadap kondisi kesehatan mantan pengajar di University of Santa Cruz. Kini. tetapi tim dokter belum memberikan lampu hijau karena kondisi kesehatannya belum memungkinkan. ini. pemerintah juga memberikan bantuan untuk revitalisasi dokumentasi karya-karya Enoch. Enoch sangat berterima kasih . Keuntungan pergelaran ini untuk membiayai pengobatan. Bandung. lantas menyukai kesenian dan adat istiadat yang kami miliki. Ia harus segera dioperasi. Penghargaan Seniman Senior Indonesia. Enoch mendapatkan berbagai penghargaan. Sekelompok seniman yang mayoritas anak asuhnya berencana mengadakan pertunjukan karya seni Enoch. foto. seperti penghargaan kebudayaan sebagai seniman: Penghargaan terhadap pembangunan & pariwisata Jabar dari Disbudpar Jabar (2001). Selain itu. ´Saya ingin semakin banyak masyarakat mengetahui.´ ujar Enoch yang pernah memimpin Misi Kesenian Indonesia yang terdiri dari seni Topeng Cirebon dan Pencak Silat selama tujuh pekan di 24 tempat di AS dan Kanada. Maestro Seni Tradisi dari Departemen Kebudayaan & Pariwisata RI (2009). Enoch terbaring sakit dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Kebonjati. dan kaset. Enoch juga gemar mendokumentasikan karya dalam media elektronik. Performing Arts (1999). Penghargaan Kebudayaan dari Gubernur Jabar (2010) dan Satya Lencana Kebudayaan Presiden RI (2003). Atas berbagai aktivitasnya tersebut. di antaranya Panungtun Dalang Wayang Golek di Pasundan (1982) dan Khasanah Seni Pertunjukan Daerah Jawa Barat (2007). Bahkan. AS. Pemerintah Jabar berinisiatif membebaskan semua biaya pengobatan. Tubuh rentanya mulai kewalahan melawan gangguan prostat.

TEMPOinteraktif Berikut adalah video Sekar Gending. Ia berkeinginan terus memperkenalkan karya seni Jabar kepada masyarakat nasional dan internasional.kepada semua pihak yang peduli kepadanya. sebagaimana termaktub dalam Al-Qur¶an (AlHujarat:13). Forum Ki Sunda ini dideklarasikan pada hari Jumat malam 26 Januari 2001 di Balai Pertemuan Bumi Sangkuriang Bandung. yang gengnya dikembangkan menjadi sebuah karawitan gending dan dibuatkan tarinya oleh Bapa Enoch Atmadibrata Forum Ki Sunda lahir dari kesadaran untuk menyelamatkan asset budaya santun yang mulai hilang di kalangan masyarakat Sunda. Deklarasi Forum Ki Sunda memproklamirkan diri sebagai Wahana Gerakan Budaya. Tujuannya agar masyarakat mampu mengenal lebih jauh potensi seni yang dimilikinya. Masyarakat dari berbagai Suku Bangsa di Indonesia termasuk didalamnya Etnis Sunda saat ini tengah merasakan tercabut akar . saya sedang mengolah dokumentasi banyak karya seni rakyat dalam bentuk digital. Seperti yang terjadi di daerah lain. Sumber: Kompas. genderang kultural yang ditabuh forum komunitas masyarakat setempat masih banyak yang membawa nafas gugatan. Dalam hal ini khususnya menyangkut gugatan terhadap Orde Baru yang telah melunturkan identitas budaya lewat uniformnya.´ ujar mantan pengajar tari di University of Ohio ini. Selain itu juga untuk memperkuat kembali tali persaudaraan berdasarkan nilai-nilai budaya menuju Bangsa Indonesia yang kuat. ´Bersama Yayasan Kesenian dan Kebudayaan Jayaloka. Pola yang menyalahi sunatullah pluralitas dan keberagaman. Hal itu menjadi semangat baginya untuk menyelesaikan pekerjaan yang belum rampung.

³Pakena gawe rahayu pakeun heubeul jaya di buana. menurut salah seorang pendirinya Prof. Said Agil Siradj adalah untuk memperkokoh kembali tali persaudaraan berdasarkan nilai-nilai budaya yang dimiliki masyarakat Sunda menuju Bangsa Indonesia yang kuat dan mandiri. Bangsa Indonesia tidak akan kuat oleh reformasi politik. Dengan demikian telah ikut menodai sifat bersahabat. ramah dan terbuka dalam pergaulan Masyarakat Sunda yang terkenal someah hade ka semah atau dalam arti ramah dan baik terhadap tamu. Menurutnya. pakeun nanjeur di buritan. Dr. Konsolidasi budaya bukanlah suatu proses instan. dianggap telah gagal mengambil peran itu. Sementara itu Dewan Pangaping Forum Ki Sunda Eddie Soekardi juga menilai kearifan budaya leluhur masih sangat relevan. tetapi bisa menjadi fondasi yang kuat.budayanya. agar menang perang´. Turki dan Sudan. Fundamen itulah yang pada gilirannya diharapkan bisa melahirkan nasionalisme kultural dan religius. Dengan demikian diperlukan adanya reformasi budaya. materialistis dan ambisius. ³tegakkan kebajikan agar lama berjaya dibumi. Kita bisa menarik pelajaran dari apa yang telah dialami Pakistan. Dalam hal ini masyarakat dihimbau agar tidak terlalu berharap banyak terhadap keberadaan partai-partai politik. Lebih lanjut Agil katakan. Hasil penyelesaian budaya memang lambat.´ Adapun artinya. moral dan ahlak. . prahara dan ancaman disintegrasi bangsa yang berakar pada disintegrasi budaya maupun moral perlu penyelesaian yang tepat. penyelesaian berdasarkan pendekatan budaya bisa menjadi cermin untuk mengatasi ekses negatif reformasi. Misalnya kata-kata arif dari Raja Sunda Padjadjaran Prabu Siliwangi. Melalui Forum Ki Sunda ini. Karenanya nilai-nilai itu perlu direvitalisasi dan diangkat sebagai solusi. KH. yang melampaui nasionalisme teritorial. Masyarakat Sunda dengan Jatidiri Sunda Sawawa pelanpelan diserbu budaya baru yang cenderung egosentris. Sedangkan cara politik yang sering melahirkan perpecahan dan pertikaian. Nenek moyang kita telah mewariskan nilai-nilai budaya yang unik.

Prahara dan ancaman disintegrasi yang berakar pada disintegrasi budaya dan moral perlu penyelesaian yang tepat. Pencarian titik koordinat yang kelak menjadi starting point dalam berbuat. Senin 29 Januari 2001. dianggap telah gagal mengambil peran itu.´ demikian menurut salah seorang pendiri Forum Ki Sunda Prof. sempat mengundang tanya masyarakat terhadap keberadaannya. Sedangkan cara politik yang sering melahirkan perpecahan dan pertikaian. Turki dan Sudan menurutnya. Berdirinya Forum Ki Sunda ini menambah daftar organisasi berbasis kultural di Tatar Sunda dalam hal ini Jawa Barat. Sehingga banyak yang beranggapan bahwa Forum Ki Sunda ini merupakan kepanjangan tangan bagi kepentingan partai politik tertentu. Pakistan. * Sumber: Republika. Said Agil Siradj. Karena sederet nama elit organisasi kemasyarakatan tertentu namanya tercantum dalam struktur kepengurusan Forum Ki Sunda. . bisa menjadi cermin bahwa penyelesaian budaya bisa mengatasi ekses negatif reformasi. Tetapi dibalik semua cita-cita rekonstruksi identitas dan karakter Forum Ki Sunda tersebut. ³Forum ini steril dari kepentingan politik ataupun primordialisme. Namun tudingan politisasi dan eksploitasi terhadap Budaya Sunda ini dibantah oleh Agil. Dr. KH. Hal ini merupakan pertanda semakin banyaknya yang peduli terhadap pentingnya symbol dan nilai kasundaan dalam upaya penemuan kembali jatidiri.