BAB I PENDAHULUAN

1.1.

Latar Belakang Dalam kehidupan ini, umat muslim memiliki syariat yang haruslah ditaati.

Peraturan dan hukum Allah yang mengatur segala aspek dasar kehidupan manusia bertujuan untuk kebaikan umat manusia sendiri. Sayangnya, syariat yang Allah SWT wahyukan pada manusia sering kali tak diindahkan. Salah satu ruang lingkup syariat dalam islam adalah alam dan lingkungan. Pada kenyataannya, eksistensi lingkungan makin terancam. Fungsinya yang bersifat jangka panjang guna menyangga kehidupan telah dirusak oleh keinginan mendapatkan keuntungan jangka pendek. Eksploitasi menjadi tak terkendali. Sementara di sisi lain, hukum dan syariat tidak lagi mampu dijalankan dengan efektif di lapangan. Perusakan alam juga berlangsung akibat praktik-praktik tidak sehat dari pelaku industri dan segelintir anggota masyarakat. Sebut saja Ilegal logging yang selalu marak. Padahal dalam syariat islam, sudah dikatakan untuk tidak merusak lingkungan dengan cara mengeksploitasi hasil alam secara berlebih-lebihan. Dalam kitab suci Alquran, Allah SWT telah memperingatkan umat manusia tentang bahaya yang dapat terjadi bila kelestarian lingkungan alam tidak dijaga dengan semestinya. َ ِ ِ ْ ُ ْ َ ّ ٌ ِ َ ّ َ َ ْ َ ّ ِ ً َ َ َ ً ْ َ ُ ُ ْ َ َ ِ َ ْ ِ َ ْ َ ِ ْ َ ِ ْ ُ ِ ْ ُ ‫َل‬ ‫و َ تفسدوا في الرض بعد إصلحها وادعوه خوفا وطمعا إن رحمت ال قريب من المحسنين‬ Artinya: “Dan janganlah kalian membuat kerusakan dibumi , sesudah Allah

memberbaikinya dan memintalah kepada Dia (Allah) dengan rasa takut (tidak diterima) dan harapan (akan dikabulkan). karena sesungguhnya rahmat Allah dekat dengan orang- orang yang berbuat kebaikan.” QS. Al- Araf :56 Lalu bagaimana dengan ilegal logging yang kerap kali dilakukan oleh oknumoknum di belantara hutan Indonesia? Seperti telah kita ketahui bersama, bahwa hutan 1

merupakan paru-paru bumi tempat berbagai satwa hidup, pohon-pohon, hasil tambang dan berbagai sumberdaya lainnya yang bisa kita dapatkan dari hutan yang tak ternilai harganya bagi manusia. Di dalam syariat islam atau hukum ciptaan Sang Pencipta alam juga dijelaskan melalui wahyu dengan sumber utamanya adalah ayat-ayat dalam Al-Quran. Sebagaimana dengan dalil di bawah ini yang mengingatkan manusia untuk selalu memelihara alam di sekitarnya: َ ُ ِْ ُ ُ ْ َ َ ّ ِ ْ ُ َ ِ ْ َ ِ ْ ُ ِ ْ ُ َ ْ ُ َ َ ِ َ َِ ‫وإذا قيل لهم ل تفسدوا في الرض قالوا إنما نحن مصلحون‬ Artinya: “Dan ketika diingatkan mereka, “Kalian jangan membuat kerusakan di

muka bumi.” Lalu mereka menjawab, ” Sesungguhnya kami semua membuat kebaikan.” QS. Al- Baqarah : 11 Pada kenyataannya, banyak praktek yang justru sangat membuat kerusakan pada alam ini, yang dilakukan oleh manusia dan itu sangat bertentangan dengan dalil diatas. Salah satu kegiatan yang memberikan kontribusi terbesar atas terjadinya kerusakan pada alam adalah maraknya praktek Illegal Logging atau pembalakan liar. Sebagai gambaran, saat ini, diperkirakan sekitar 75% kayu yang beredar di Indonesia adalah hasil dari aktivitas illegal logging. Sebagai jalan keluar dari permasalahan ini, pemerintah sudah berupaya membangun langkah-langkah hukum dengan membuat perundang-undangan yang khusus menyoroti Ilegal logging. Sayang, begitu banyak kendala yang menyertai pemberantasan ilegal logging, mengingat besarnya jaringan kejahatan yang melingkupi tiap kasus Ilegal logging. Dewasa ini, hanya keimanan kita sebagai hamba Allah lah yang mampu menjadi tameng untuk tidak ikut terjerumus dalam praktek merusak lingkungan seperti itu. Syariat yang telah Allah SWT wahyukan pada hambanya seharusnya ditaati, karena pasti ada manfaatnya. 1.2. Identifikasi Masalah

2

Selain itu. Bagaimana contoh kasus illegal logging yang terjadi di Indonesia ? 6. Bagaimana masalah illegal logging di mata Islam dan Indonesia ? 5. Apakah manfaat hutan bagi alam ? 2. Solusi apa sajakah yang dapat dilakukan untuk mengatasi dan mencegah illegal logging ? 1. Bagaimana dalil dan hukum Indonesia terhadap kasus illegal logging yang ada di Indonesia ? 7. Faktor apa sajakah yang mempengaruhi terjadinya illegal logging ? 3. Apa saja dampak dari illegal logging ? 4.3. manusia dan mahluk-mahluk hidup lainnya. 3 . tujuan penulisan makalah ini adalah untuk berusaha menginformasikan masyarakat bahwa illegal logging adalah perbuatan yang tidak sesuai syariah Islam dan hukum Indonesia karena merugikan alam. permasalahan-permasalahan yang muncul di antaranya sebagai berikut : 1.Berdasarkan latar belakang di atas. negara. Tujuan Penulisan Adapun tujuan penulisan makalah adalah untuk memenuhi tugas mata kuliah Agama Islam tahun 2009.

satwa. baik manfaat yang dirasakan secara langsung. Apa jadinya bila fungsi hutan tidak lagi berlaki karena pohonnya sudah habis semua. Manfaat langsung seperti penyediaan kayu. Manfaat Hutan dan Pepohonan Seperti yang kita ketahui bersama. Keberadaan hutan. Hutan menjadi media hubungan timbal balik antara manusia dan makhluk hidup lainnya dengan faktor-faktor alam yang terdiri dari proses ekologi dan merupakan suatu kesatuan siklus yang dapat mendukung kehidupan. Karena penebangannya pun tidak di bawah pengawasan pihak yang berwenang.BAB II PEMBAHASAN 2. Ketika fungsi hutan yang sedemikian rupa tersebut terabaikan dengan pembalakan liar yang berlebih-lebihan.2. Sedangkan manfaat tidak langsung seperti manfaat rekreasi. pencegahan erosi. Faktor-Faktor yang Menyebabkan Illegal Logging 4 . dan hasil tambang. maupun yang dirasakan secara tidak langsung.1. maka manfaat-manfaat yang telah disebutkan di atas akan berbalik menjadi malapetaka bagi manusia. dalam hal ini daya dukung hutan terhadap segala aspek kehidupan manusia. satwa dan tumbuhan sangat ditentukan pada tinggi rendahnya kesadaran manusia akan arti penting hutan di dalam pemanfaatan dan pengelolaan hutan. perlindungan dan pengaturan tata air. dan penjualan kayu yang tidak sah atau tidak memiliki izin dari otoritas setempat. pengangkutan. Tindakan itu pada akhirnya membuat hutan semakin gundul sehingga hutan tidak berfungsi lagi. maka bisa dipastikan praktek ini menyebabkan kayu dibabat secara berlebihan. 2. Pembalakan liar atau yang akrab disebut illegal logging adalah kegiatan penebangan. hutan merupakan sumberdaya alam yang memberikan manfaat besar bagi kesejahteraan manusia.

Praktek pembalakan liar dan eksploitasi hutan yang tidak mengindahkan kelestarian. peraturan perundang-undangannya yang tidak mendukung. Berdasarkan hasil analisis FWI dan GFW dalam kurun waktu 50 tahun.5 juta hektar setiap tahun dan diperkirakan sekitar 20 juta hutan produksi yang tersisa. eksploitatif dan mengabaikan hak-hak masyarakat.83 juta hektar per tahun. termasuk kultur hukum. Namun selain itu ada faktor-faktor mendasar yang melahirkan praktek Illegal logging yang kemudian semakin lama kian tak terbendung. maka hutan di Papua dan Sulawesi akan mengalami hal yang sama.Faktor yang mendorong maraknya praktek illegal logging adalah dikarenakan tingginya demand terhadap kayu sehingga menyebabkan tebangan kayu di hutan alam melampaui daya dukungnya. dengan laju defortasi dalam lima tahun terakhir mencapai 2. Bila keadaan ini dipertahankan. Faktor-faktor tersebut adalah pola pengelolaan hutan yang ada cenderung sentralistik. kehancuran kehidupan masyarakat dan kehilangan kayu senilai US$ 5 milyar . luas hutan yang rusak dan tidak dapat berfungsi optimal telah mencapai 59. Menurut data departemen kehutanan tahun 2006. hutan di Sulawesi diperkirakan bisa habis pada tahun 2010 jika pembalakan liar di Indonesia masih terus berlanjut.6 juta hektar dari 120. mengakibatkan kehancuran sumber daya hutan yang tidak ternilai harganya. Kesemuanya ini disebabkan oleh orientasi pembangunan kita yang masih bertumpu pada pertumbuhan ekonomi semata (growth) dengan mengabaikan aspek sosial dan ekologi. luas tutupan hutan Indonesia mengalami penurunan sekitar 40% dari total tutupan hutan di seluruh Indonesia. Pola pembangunan ini diperparah dengan rapuhnya bangunan hukum di Indonesia. Dan sebagian besar kerusakan hutan di Indonesia akibat dari sistem politik dan ekonomi yang menganggap sunber daya hutan sebagai sumber pendapatan dan bisa dieksploitasi untuk kepentingan politik serta keuntungan pribadi. di 5 . Dampak Illegal Logging Data yang dikeluarkan bank dunia menunjukkan bahwa sejak tahun 1985-1997 Indonesia telah kehilangan hutan sekitar 1.35 juta hektar kawasan hutan di Indonesia. ketrampilan yang rendah. di mana Sumatera dan Kalimantan sudah kehilangan hutannya.3. sampai kepada meluasnya praktek korupsi pada tubuh aparat penegak hukum. 2. Menurut hasil analisis World Bank.

Illegal Logging di Mata Islam 6 . akan tetapi terkadang akal terpaksa dikalahkan oleh nafsu kita. dia bukanlah seorang Muslim melainkan seorang hamba yang tidak lagi bertakwa. Penelitian Greenpeace mencatat tingkat kerusakan hutan di indonesia mencapai angka 3. yang sebagian besar disebabkan oleh aktivitas illegal logging atau penebangan liar. Seperti disebutkan dalam hadis Nabi Muhammad SAW. Allah menginginkan kita sadar bahwa manusia telah diserahkan satu amanah yang demikian besar guna mengarungi kehidupan ini. namun hati mereka tidak berfungsi lagi dan telah tertutup terhadap nilai-nilai kebaikan. Sehingga pada akhirnya kita hanya akan berorientasi pada penumpukan kekayaan pribadi. bahkan bila kita menyingkirkan duri dari jalan. Sebab sejatinya.” 2.8 juta hektar pertahun. Sedangkan dari badan penelitian Departemen Kehutanan menunjukkan angka Rp.4. Begitu pula. 83 milyar perhari sebagai kerugian finansial akibat penebangan liar. Nah inilah yang kita sangat sesalkan. niscaya Allah akan amat mengecam. Menurut pandangan Islam. dosanya sangatlah besar.antaranya berupa pendapatan negara berkurang lebih US$ 1. Hingga pada hakekatnya. “Orang-orang yang merusak dimuka bumi adalah orang-orang yang merugi di dunia dan akherat.4 milyar setiap tahun. Kerugian tersebut belum menghitung hilangnya nilai keanekaragaman hayati serta jasajasa lingkungan yang dapat dihasilkan dari sumber daya hutan. Tetapi jika sudah terjadi perusakan hutan dan lingkungan secara besar-besaran. Belum lagi yang besar. Itu baru hal yang kecil dicontohkan Rasulullah. sebagian umat Muslim juga turut melakukan tindakan perusakan. kita hidup bukan hanya sekedar untuk satu generasi. tapi terus menerus. Dan ingatlah bahwa manusia diberikan akal. akan mendapatkan pahala yang besar. Padahal. Allah memerintahkan manusia untuk melestarikan serta memberikan manfaat bagi kesinambungan alam sekitar. Dengan demikian. jika kita menebang pohon sembarangan. upaya pelestarian dan menjaga kondisi lingkungan menjadi perhatian besar agama Islam. Terlebih bila kita menanam pohon. Kendati manusia dikaruniai perasaan dan hati. Oleh karenanya Allah juga telah memberikan arahan-arahan bagaimana seharusnya manusia bertindak dan bertingkah laku secara bijaksana di muka bumi.

menjelaskan dalam Al. dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit. dan bukannya mengeksploitasinya dengan berlebihan. Baik berbentuk alam maupun berbentuk pergaulan dalam kehidupan. padahal kamu mengetahui. Sungguh sangat aniaya bila kita membuat kerusakan seperti aksi pembalakan liar. Dapat disimpulkan bahwa menjaga lingkungan (alam semesta) termasuk ibadah karena lingkungan adalah titipan/ amanat dari Allah SWT. hal tersebut sangat bertentangan dengan syariat Allah SWT yang menitahkan manusia untuk menjadi khalifah di bumi. Allah SWT.Qur’an Surah Al.orang yang membuat kerusakan. َ ‫الذي جعل لكم الرض فراشا والسماء بناء وأنكزل مكن السكماء مككاء فكأخرج بكه مكن الثمكرات رزقكا لككم ف‬ ‫ّ ِ َ َ َ َ ُ ُ َ ْ َ ِ َ ً َ ّ َ ِ َ ََ َ َ ِ َ ّ َ ِ َ ً َ َ ْ َ َ ِ ِ ِ َ ّ َ َ ِ ِ ْ ً ّ ُ ْ َل‬ َ ُ َْ َ ْ ُ ََ ً َ َ ِ ْ َُ ْ َ ‫تجعلوا ل أندادا وأنتم تعلمون‬ ّ Artinya : “Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap. lingkungan adalah segala sesuatu yang terdapat disekeliling kita. Berkenaan dengan pembalakan liar atau Illegal Logging. Dan Allah pun tidak menyukai orang. lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah.Menjaga lingkungan adalah kewajiban kita sebagai makhluk yang diberikan akal dan pikiran oleh Allah SWT.buahan sebagai rezeki untukmu. Bumi sebagai tempat hidup makhluk hidup atau sering disebut dengan lingkugan.” Jadi. karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu.Baqarah ayat 22 Bahwa bumi beserta isinya diperuntukkan bagi manusia.ayat dibawah ini. ‫أل إنهم هم المفسدون ولككن ل يشعرو‬ ُ ُ ْ َ ّ ِ ََ َ ُ ِ ْ ُ ْ ُ ُ ْ ُ ّ ِ َ 7 . Sebagai mana diterangkan dalam beberapa ayat.sekutu bagi Allah. termasuk di dalamnya tugas menjaga lingkungan.

” QS.Hijr : 22 ‫ينبت لكم به الزرع والزيتون والنخيل والعناب ومن كل الث َرات إن في ذلك لية لقوم يتفكرون‬ ُ ّ َ َ َ ٍ ْ َ ّ ً َ َ َِ ِ ّ ِ ِ َ ‫ُ ِ ُ َ ُ ِ ِ ّ ْ َ َ ّ ْ ُ َ َ ّ ِ َ َ َ ْ َ َ َ ِ ُ ّ ّم‬ Artinya: “Dia (Allah) yang telah menjadikan tumbuhan oleh air kalian.” QS.Nahl : 11 8 . yang salah satunya adalah dengan aksi pembalakan hutan yang menyebabkan banyak hutan menjadi gundul.” QS.ayat agar suatu kaum mempunyai pikiran. Hal tersebut yang pada akhirnya akan menyebabkan malapetaka bagi manusia sendiri.buahan yang lainnya. supaya kalian berpikir kembali. anggur dan buah. Sesungguhnya didalamnya terkandung ayat.” QS.dalil diatas. telah diterangkan bahwa begitu banyak kerusakankerusakan yang terjadi oleh manusia di muka bumi ini. kemudian kami menurunkan air hujan dari langit.Artinya: “Ingatlah! Sesungguhnya kalian yang membuat kerusakan tetapi kalian tidak menyadarinya. Ar-Rum : 41 Dari dalil. zaitun. An. kemudian air itu kami beri minum kalian dan bukanlah kalian yang menyimpan. Al.Baqarah : 12 َ ِِّ ‫لهم من جهنم مهاد ومن فوقهم غواش وكذلك نجزي الظالمين‬ ِ ْ َ َ َِ َ َ ٍ َ َ ْ ِ ِ ْ َ ِ َ ٌ َ ِ َ ّ َ َ ّ ُ َ Artinya: “Sudah timbul kerusakan dari darat dan lautan (karena) pekerjaan manusia yang seharusnya Allah membebankan pada kalian (balasan) dari sebagian kesalahan kalian. kurma. َ ِ ِ َ ِ ُ َ ْ ُ َ َ َ ‫ََ ْ َ ْ َ ّ َ َ َ َ ِ َ َ َ َ ْ َ ِ َ ّ َ ِ َ ً َ َ ْ َ ْ َ ُ ُ ه‬ ‫وأرسلنا الرياح لواقح فأنزلنا من السماء ماء فأسقيناكمو ُ وما أنتم له بخازنين‬ Artinya: “Dan Kami meniupkan angin untuk mengawinkan (tumbuhan). Al. Padahal Allah senantiasa memberikan rezqi kepada manusian dengan melimpah ruah.

Sesuai dengan tema makalah kali ini. melainkan adalah terletak pada tataran implementasi aturan tersebut di lapangan oleh aparat pelaksana. Illegal Logging di Mata Hukum Indonesia Menyadari bahwa praktek Illegal logging semakin tidak terbendung sementara laju kerusakan hutan sudah demikian parah. Ternyata dari sejumlah aturan yang dapat dikenakan terhadap pelaku illegal logging. walaupun pada tataran ancaman pidana yang ditentukan dalam aturan tersebut masih terdapat kelemahan. maka pemerintah melakukan upaya lain yaitu melalui instrumen hukum dengan dirumuskannya Rancangan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) tentang Pemberantasan Tindak Pidana Penebangan Pohon Di Dalam Hutan Secara Ilegal. namun dalam implementasi pada tataran praktek di lapangan. yaitu: 1. ternyata masih sering terjadi praktek-pratek illegal logging yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara. Artinya unsur-unsur yang terkandung di dalam ketentuan pasalpasal UUK cukup mudah dimengerti dan diimplementasikan. bukan terletak pada tataran yuridis normatif.Maka dari itu. maka paling tidak ada 3 (tiga) upaya/tindakan yang dapat dilakukan untuk meminimalisir terjadinya illegal logging. maka aksi pembalakn liar harus dihentikan karena sangat bertentangan dengan syariat dalam Agama Islam. sehingga dengan demikian juga dapat dikategorikan sebagai delik korupsi. maka persoalannya sekarang. Upaya pengawasan dan penindakan yang dilakukan di TKP (tempat kejadian perkara). kita sebagai umat manusia wajib mensyukuri segala nikmat Allah salah satu caranya adalah menjaga ataupun melestarikan lingkungan. 2. Namun apakah Perpu dapat menjawab permasalahan illegal logging. tergantung dari substansi Perpu tersebut. Bertolak dari uraian di atas. secara yuridis normatif masih cukup memadai untuk menjerat para pelaku illegal logging tersebut. dengan bersandarkan pada aturan yang telah disebutkan di atas.5. yaitu di lokasi kawasan hutan dimana tempat dilakukannya penembangan kayu secara 9 . dan kehendak politik yang sungguh-sungguh untuk melaksanakannya.

yang dalam bahasa hukum konvensional KUHP disebut sebagai penadahan tersebut. Selain dari itu. Mengingat kawasan hutan yang ada cukup luas yang tidak dibarengi dengan jumlah aparat yang signifikan. Ini merupakan upaya yang cukup efektif untuk menanggulangi perbuatan-perbuatan illegal logging. Inipun akan mendapat kesulitan jika anggota masyarakat itu justru mendapatkan keuntungan materiil dari tindakan illegal logging. maka upaya ini sulit dapat diandalkan. hanya sekedar itu. Upaya lain yang juga dapat dilakukan adalah dengan mengoptimalkan pos-pos tempat penarikan retribusi yang banyak terdapat di pinggir-pinggir jalan luar kota. juga harus dilakukan patroli rutin di daerah aliran sungai yang dijadikan jalur pengangkutan kayu untuk menuju terminal akhir. secara psikologis diharapkan dapat dijadikan sebagai upaya shock therapy bagi para sopir truk dan pemodal. kecuali menjalin kerjasama dengan masyarakat tempatan. dan biasanya tujuan itu adalah perusahaan atau industri yang membutuhkan bahan baku dari kayu. Dengan tindakan pengecekan seperti ini. Perusahaan atau industri seperti ini dapat dituding telah melakukan “penadahan”. tempat penampungan kayu. 3. Upaya ketiga adalah menelusuri terminal/tujuan akhir dari pengangkutan kayu illegal. dapat dikategorikan sebagai kejahatan korporasi (corporate crime). 2. Perbuatan menampung terhadap kayu-kayu illegal oleh perusahaan. Petugas pos retribusi hanya melakukan pekerjaan menarik uang dari truk yang membawa kayu. Seharusnya di samping melakukan penarikan uang retribusi juga sekaligus melakukan pengecekan terhadap dokumen yang melegalkan pengangkutan kayu.illegal. 10 .

1.BAB III ANALISIS PERMASALAHAN 3. Satu tumpukan minimal ada 250 batang kayu dari berbagai jenis ukuran. Kasus Illegal Logging di Daerah Sumatra a. Kayu-kayu itu berada di area konsesi Hutan Tanaman Industri CV Alam Lestari di Desa Sungai Ara. Panjang kayu itu sendiri rata-rata minimal 3 meter. Riau Tim Illegal Logging Kepolisian Daerah Riau kembali menemukan tumpukan kayu yang teronggok di lima kanal berbeda sepanjang 21 kilometer. Kasus Illegal Logging di Indonesia 3. 11 .800 tumpukan.1.1. Polres Pelalawan menghitung jumlah tumpukan kayu tersebut mencapai 3. Kecamatan Pelalawan.

maka anak sekolah di Indonesia ini dapat satu buku gratis. Sumatra Barat Dari Padang dilaporkan. Sumber: Warta Bumi Jumat 7 Maret 2003 3. 22. Sulawesi Tengah. SY. Sumber:Suara Pembaruan 1 Juli 2002 c. Sulawesi Tengah Kabupaten Toli-Toli. b. Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Pasaman Drs. 28 April 2008.1.5 juta kepada tersangka SY. Dan kalau kita berandai lagi. Harijal Jalil dalam perbincangan dengan detikcom di Pekanbaru menggambarkan besarnya temuan ini setara dengan panjang jalan Aceh . Kasus Illegal Logging di Daerah Sulawesi a. tapi kenyataannya oleh dua pejabat tersebut dibuat di kantor Sako Kenten. Penahanan tersebut didasarkan atas laporan SL seorang pemilik kayu hasil tangkapan Satpol PP Pasaman. yang ditangkap Kodam II/ Sriwijaya.Direktur Tropika. Beliau menyebutkan telah membayar uang Provisi Sumber Daya Hutan dan Dana Reboisasi (PSDH dan DR) sebesar Rp.Si ditahan di Polda Sumbar karena diduga terlibat dalam kasus “main kayu” . Temuan Illegal Logging di Riau). Namun surat PSDH dan DR tidak juga dikeluarkan oleh tersangka.Lampung (=2. “Kalau kayu itu disambungkan maka terhubunglah dari Aceh sampai ke Lampung. pemeriksaan kedua pejabat Dishut Sumsel itu karena ada dugaan SKSHH No.2.” (Detiknews. daerah perbatasan Palembang dengan Muba.508. Seharusnya SKSHH kayu tersebut dikeluarkan di Kabupaten Muba. Sy dan Sub pejabat di Dishut Sumsel dijadikan tersangka. jika kayu itu dijadikan kertas.5 km). Tim gabungan TNI Angkatan Laut dan Polisi Hutan Kabupaten Tolitoli menyita puluhan batang kayu jenis eboni di kawasan 12 .639 batang sebagai dokumen kayu yang dipalsukan. Sumatra Selatan Akibat memalsukan dokumen Surat Keterangan Sah Hasil Hutan (SKSHH) atas ribuan batang kayu log. Seri DB 382922 atas kayu 2. M.

Dinas PKT.4. Perhutani.590 batang kayu ilegal jenis meranti campuran. Sulawesi Barat.1. b. ‘’Namun. Kahayan Tengah. Kayu tanpa dokumen resmi tersebut hendak diseludupkan ke Kabupaten Pangkep dan Majene. Kasus Illegal Logging di Daerah Kalimantan a. antara lain seharusnya direkomendasikan oleh sebuah tim.Pulau Simatang. NUG salah seorang Pejabat di Kantor Dinas Perhutanan dan Konservasi Tanah (PKT) ditahan petugas polres setempat karena diduga memalsukan surat keterangan sahnya hasil hutan (SKSHH). diperkirakan mencapai Rp 18 miliar. Jawa Barat Dari Cianjur. Kayu bernilai puluhan juta rupiah ini diduga akan diselundupkan pemiliknya ke Tawau. Kayu-kayu yang memiliki volume lebih dari 1.’’ 13 . Kasus Illegal Logging di Daerah Jawa a. Kalimatan Barat Sekitar 12. Pulang Pisau. ditengarai juga berasal dari pembalakan liar di TWA Melintang dan TWA Gunung Dungan.3. Sulawesi Selatan Jajaran Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Sulawesi Selatan menyita sedikitnya 1. dan polsek setempat. harga jualnya saat diselundupkan ke Sematan. SKSHH yang dikeluarkan NUG ternyata dibuat tidak sesuai dengan prosedur yang berlaku. Malaysia. Malay sia. Kalimantan Tengah polisi hutan menyita 1. b. 3.000 batang kayu meranti olahan yang ditemukan Satuan Polisi Hutan Reaksi Cepat (Sporc) Kalimantan Barat di Taman Wisata Alam (TWA) Asuansang.000 meter kubik itu.200 potong kayu hasil pembalakan liar di Desa Bukit Liti. NUG menerbitkannya tanpa rekomendasi itu.1. Tim tersebut terdiri dari camat. 3. Hasil pemeriksaan aparat berwajib menunjukkan ternyata kayu-kayu itu dilengkapi SKSHH yang diduga asli tapi palsu (aspal). Penahanan NUG berawal dari ditangkapnya dua truk tronton bermuatan kayu bayur dan satu truk bermuatan kayu jati di wilayah Kecamatan Cibinong pada 19 April 2002.

Dalil dan Hukum Indonesia Terhadap kasus Illegal Logging di Indonesia 3.5. 14 .1. Baik berbentuk alam maupun berbentuk pergaulan dalam kehidupan. dan perabotan luar ruangan (outdoor furniture).2. masyarakat Papua seperti tak mendapat bagian apa-apa. lantai. Perusahaan besar mengupah penduduk untuk membabat setiap jengkal hutan yang selama ini menjadi "ibu" bagi masyarakat setempat. Padahal. dan fasilitas lainnya. Papua. Tim Sigi menemukan penduduk setempat hanya mendapat sekitar Rp 90 ribu untuk setiap meter kubik kayu merbau. Meski hutannya dijarah.5 juta per meter kubik. Kayu ini tumbuh subur di tanah adat masyarakat Knasaimos di Seremuk. kayu khas Papua itu berharga Rp 2. lingkungan adalah segala sesuatu yang terdapat disekeliling kita. Sebab merbau adalah salah satu kayu yang paling berharga dan diminati dari Asia Tenggara karena kekuatan dan daya tahannya. 3. di tangan eksportir. sekitar 300 ribu meter kubik kayu merbau gelondongan asal Papua diselundupkan ke Cina setiap bulan. Masyarakat Papua mengenal kayu jenis ini dengan nama kwila.Sumber: Media Indonesia 23 April 2002 3. Alquran Bumi sebagai tempat hidup makhluk hidup atau sering disebut dengan lingkugan.2. Janji tinggal janji. Modus yang sering dijalankan adalah dengan merangkul masyarakat setempat untuk menebang pohon tanpa disertai dokumen sah.1. Kayu merbau memang menjadi sasaran utama pembalakan liar di Papua. Dalil-dalil Islam mengenai Illegal Logging a. Warga juga diiming-imingi dengan janji-janji surga. Kayu berwarna gelap ini sering digunakan untuk membangun bangunanbangunan mewah. Kasus Illegal Logging di Papua Menurut EIA dan Telapak dalam laporan terbarunya yang bertajuk Last Frontier. seperti membangun perkampungan. sebuah daerah terpencil di selatan pelabuhan Kota Sorong. tempat ibadah.

Sungguh sangat aniaya bila kita membuat kerusakan di muka bumi ini. ” Sesungguhnya kami semua membuat kebaikan.” QS.” Lulu mereka menjawab. dan Allah tidak menyukai kebinasaan. Al. Al. “Kalian jangan membuat kerusakan di muka bumi.Baqarah : 205 15 .Baqarah : 11 ‫أل إنهم هم المفسدون ولككن ل يشعرو‬ ُ ُ ْ َ ّ ِ ََ َ ُ ِ ْ ُ ْ ُ ُ ْ ُ ّ ِ َ Artinya: “Ingatlah! Sesungguhnya kalian yang membuat kerusakan tetapi kalian tidak menyadarinya.orang yang merusak janji Allah setelah diperkuatnya janji dan memutus (merintang) Allah dengan apa.Baqarah : 27 ‫وإذا تولى سعى في الرض ليفسد فيها ويهلك الحرث والنسل وال ل يح ّ الفساد‬ َ َ ‫َِ َ َ َّ َ َ ِ َ ْ ِ ِ ُ ْ ِ َ ِ ِ َ َ ُ ِْ َ ْ َ ْ َ َ ّ ْ َ َ ّ َ ُ ِب‬ Artinya: “Dan apabila ia berpaling (dari kamu).orang yang rugi.orang yang membuat kerusakan.” QS. Al.tumbuhan dan binatang ternak. َ ُ ِْ ُ ُ ْ َ َ ّ ِ ْ ُ َ ِ ْ َ ِ ْ ُ ِ ْ ُ َ ْ ُ َ َ ِ َ َِ ‫وإذا قيل لهم ل تفسدوا في الرض قالوا إنما نحن مصلحون‬ Artinya: “Dan ketika diingatkan mereka.ayat dibawah ini. Mereka adalah orang. Al.apa untuk disembunyikan serta membuat kerusakan di bumi. ia berjalan di bumi untuk membuat kerusakan padanya.Baqarah : 12 َ ُ ِ َ ْ ُ ُ َ ِ َ ُ ِ ْ َ ِ َ ُ ِ ْ َُ َ َ ُ َ ِ ِ ّ َ َ َ َ َ ُ َ ْ ََ ِ ِ َ ِ ِ ْ َ ِ ّ َ ْ َ َ ُ ُ َ َ ِ ّ ‫الذين ينقضون عهد ال من بعد ميثاقه ويقطعون ما أمر ال به أن يوصل ويفسدون في الرض أولكئك هم الخاسرون‬ ُ ِ Artinya: “Yaitu orang.” QS. Sebagai mana diterangkan dalam beberapa ayat. Dan Allah pun tidak menyukai orang. dan merusak tambuh.” QS.

"Se. berfirman. Padahal Allah senantiasa memberikan rizqi kepada manusian dengan melimpah ruah. telah diterangkan bahwa begitu banyak kerusakankerusakan yang terjadi oleh manusia di muka bumi ini.s. ‘Sekiranya langit dan bumi terdapat Tuhan-Tuhan selain Allah. niscaya alam semesta ini akan mengalami kerusakan. dan harus kalian buatlah kebeikan seperti halnya Allah yang telah membuat kebaikan kepada kalian.” 16 .” QS.orang yang membuat kerusakan. Karena sesungguhnya Allah tidak mencintai orang. Dan kalian jangan membuat kerusakan di bumi ini. tatkala Tuhanmu memaklumkan. ٌ ِ َ َ ِ َ َ ّ ِ ْ ُ ْ َ َ ِ ََ ْ ُ ّ َ ِ َ ْ ُ ْ َ َ ِ َ ْ ُ ّ َ َ ّ َ َ ْ َِ ‫وإذ تأذن ربكم لئن شكرتم لزيدنكم ولئن كفرتم إن عذابي لشديد‬ Artinya : Dan (ingatlah juga).ّ ِ ِ ْ َْ ِ َ َ َ ْ ِ ْ َ َ َ َ ْ َِ ّ َ َ ْ َ َ َ ِ ْ ََ َ ْ ّ َ ِ َ َ ِ َ َ َ َ َ َ َ ِ ْ َ ّ ّ َ َ َ ِ ِ َ ْ َ ‫وابتغ فيما آتاك ال الدار الخرة ول تنس نصيبك من الدنيا وأحسن كما أحسن ال إليك ول تبغ الفساد في الرض إن‬ ُ ُ َ ِِ ُْ ْ ّ ِ ُ َ ّ ‫ال ل يحب المفسدين‬ َ Artinya: “Dan cepatlah gunakan perkara yang telah diberikan oleh Allah kepada kalian di akhirat nanti dan kalian juga merupakan bagian dari bumi. dan jika kamu mengingkari (ni'mat-Ku). maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". Hadist Hisyam bin Hakam bertanya kepada Imam Ash-Shadiq a. Demikian Allah swt. pasti Kami akan menambah (ni'mat) kepadamu.: “Dalil apa yang dapat membuktikan keesaan Tuhan?” Beliau bersabda.Qaashas : 77 Dari dalil-dalil diatas. “Sistemika dan koordinasi pengaturan alam semesta dan sempurnanya penciptaan. Al . Ibrahim 14:7 ) b. ( QS.sungguhnya jika kamu bersyukur.

“Setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara. 3. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. atau memiliki hasil hutan yang diketahui atau patut diduga berasal dari kawasan yang diambil atau dipungut secara tidak sah”.: Dalam satu hadits yang panjang Nabi bersabda: Sesungguhnya kota Mekah diharamkan oleh Allah dan bukan manusia yang mengharamkannya. Pasal 50 Ayat (3) huruf e Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 menyebutkan. “setiap orang dilarang: menerima.[4] 4. menerima tukar. menerima titipan.2. Pasal 50 Ayat (3) huruf h UUK menyebutkan: “setiap orang dilarang: mengangkut. 2.2413) 3. (Shahih Muslim No. membeli atau menjual.Hadis riwayat Abu Syuraih Al-Adawi ra. atau memiliki hasil hutan yang tidak dilengkapi bersama-sama dengan surat keterangan sahnya hasil hutan”. menyimpan.dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 20 (dua 17 . Pasal 50 Ayat (3) huruf f UUK menyebutkan.2. “setiap orang[3] dilarang: menebang pohon atau memanen atau memungut hasil hutan di dalam hutan tanpa memiliki hak atau izin dari pejabat yang berwenang”. Hukum Indonesia mengenai Illegal Logging Dari sejumlah Peraturan Perundang-Undangan yang dapat diidentifikasi dan yang secara langsung berkaitan dengan perbuatan illegal logging pada pokoknya adalah sebagai berikut: 1. . Pasal 2 Ayat (1) menyebutkan.Hendaklah orang yang hadir menyaksikan menyampaikan kepada orang yang tidak hadir!. Maka tidak halal bagi orang yang beriman kepada Allah dan hari kiamat menumpahkan darah dan menebang pohon di sana.. menguasai.

kita mengetahui bahwa illegal logging itu dilarang keras karena perbuatan itu menyebabkan kerusakan yang merugikan baik untuk alam maupun untuk mahluk-mahluk hidup yang ada. janji palsu.000 (dua ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp 1. penjualan illegal. diikuti dengan tindakan-tindakan yang tidak sesuai dengan hukum lainnya seperti penipuan perizinan surat untuk penyelundupan. Walaupun sayangnya. manusia sebagai mahluk allah dan khalifah di muka bumi ini seharusnya melindungi dan menjaga alam yang ada bukannya merusak alam yang diberikan dan dianugerahkan allah kepada mahluk-mahluk hidup.000 (satu milyar rupiah). yang tidak bukan dan tidak salah yaitu illegal logging yang masih sering terjadi di Indonesia hanya demi suatu kepentingan yang menyangkut materi. terkadang hukum itu tidak tegas dalam pelaksanaan sehingga illegal logging itu masih saja serig terjadi dan merugikan negara serta alam 18 .000. Perbandingan Pandangan Illegal Logging Antara Dalil Islam dan Hukum Indonesia Dari dalil-dalil agama islam baik alquran maupun hadist dan Peraturan perundang-undangan yang ada di Indonesia.000. Perndang-undangan pun mengatur dengan sanksi.3. Selain itu.000. dan korupsi. 3.puluh) tahun dan denda paling sedikit Rp 200. Serta. dalam kenyataannya kita pun bisa melihat biasanya orang-orang yang melakukan illegal logging. Dalam hukum Indonesia tepatnya dalam peraturan perundang-undangan. Allah pun sesungguhnya sangat membenci. manusia-manusia yang membuat kerusakan. sogok menyogok. Dalam Islam berdasarkan Al quran dan Hadist. justru kebanyakan dari kita justru malah merusak alam dan lingkungan tersebut. Belum lagi jika dilihat berapa hutan dan wilayah yang sudah mereka rusak secara keseluruhan hanya demi kepentingan atau keuntungan materi sepihak. Hal ini sungguh tidak terpuji dan merugikan jika dilihat secara hukum dan agama. Indonesia dalam peraturan perundang-undangannya pun sangat jelas melarang illegal logging serta semua tindakan yang menyertai dalam illegal logging yaitu penjualan illegal demi kepentingan korporasi dan korupsi. bagaimana nasib masyarakat yang tidak bersalah yang merasakan akibat karena perilaku mereka yang merusak alam disekitarnya. Tapi.

politik. hukum. sosialbudaya.1/Kpts-II/2000. Penanganan illegal logging tidak dapat jika hanya ditangani didalam negeri. Untuk mengatasi illegal logging maka diperlukan perubahan-perubahan pada rules dan praktek yang menyusunnya. untuk menghentikan sementara kewenangan Gubernur atau Bupati / Walikota dalam menerbitkan HPH / Ijin pemanfaatan hasil hutan.: 05. tetapi juga harus melibatkan luar negeri. Menerbitkan SK Menhut. Permasalahan tidak akan selesai dengan hanya memperbaiki aturan tata niaga kayu saja namun juga harus mencakup rule di bidang politik. ekonomi. Namun demikian masih terdapat cara-cara dalam rangka menanggulangi illegal logging.4. Dimana hal ini tidak hanya harus terjadi pada tingkat domestik saja namun juga harus terjadi pada tingkat transnasional. Usaha ini harus dilakukan oleh semua agen yang terlibat. Seperti diketahui bahwa illegal logging mempunyai dampak yang cukup serius. yaitu cara – cara yang dilakukan dengan jalan pencegahan dan cara ini telah ditempuh oleh Departemen Kehutanan dengan melakukan hal – hal sebagai berikut : a. No. Selain itu diperlukan pula komunitas epistemik yang berfungsi untuk mengkaji illegal logging di Indonesia sekaligus untuk menyebarluaskan informasi dan membentuk jaringan interaksi dengan lembaga lain sejenis di daerah dan di negara lain.:541/Kpts-II/2002. Pertama secara prefentif. 3. karena illegal logging sangat terkait erat dengan banyaknya permintaan kayu dari luar negeri. dan ekonomi. Solusi Untuk Mengatasi dan Mencegah Illegal Logging Aspek transnational crime dalam illegal logging di Indonesia dapat dimungkinkan karena adanya hubungan agen-struktur serta mekanisme diskursus dalam norma atau rule yang ada di dalam masyarakat dimana termasuk didalamnya terjadi pula difusi norma. yang isinya antara lain mencabut SK Menhut. dan sosial-budaya. baik itu dari segi sosial maupun ekonomi bahkan terhadap ekologi. Norma ini secara umum dapat dilihat di dalam hukum.Indonesia dan pihak dalam negara pun banyak yang tergiur dan menjadi pelaku iilegal logging tersebut. 19 . No.

: 34 tahun 2002. Artinya sumber-sumber kerusakan yang potensial sedapat mungkin dikenali dan dievaluasi sebelum kerusakan yang besar dan kondisi darurat yang terjadi. secara internasional telah mendapat dukungan dari Presiden Amerika George W. Dalam upaya menanggulangi praktek illegal logging ini. tenang penghentian ekspor kayu bulat/bahan baku serpih yang dikuatkan dengan PP No. Seperti apa yang dikatakan Sumardi dkk (2004) dalam Dasar-dasar Perlindungan Hutan.” Namun demikian upaya-upaya tersebut tidak akan berhasil dan terlambat apabila dari pemerintah tidak segera melakukan langkah-langkah pencegahan secara serius dan terintegrasi. serta dengan Polri dalam pelaksanaan operasi Wanalaga.: 292/MPP/Kep/10/2001. yaitu melakukan operasi secara mendadak dilapangan dengan melakukan kerjasama dengan TNI Al dalam pelaksanaan Operasi Wanabahari.: 1132/Kpts-II/2001 dan No. Penegakan hukum yang tegas dan nyata dan tinggalkan perlakuan diskriminatif.b. akan tetapi lebih merupakan prosedur yang sesuai dan cocok dengan sistem perencanaan pengelolaan hutan. c. Kerjasama dengan negara lain. Kemudian yang kedua adalah dengan cara represif. yaitu penandatanganan MOU dengan Pemerintah Inggris pada tanggal 18 April 2002 dan dengan Pemerintah RRC pada tanggal 18 Desember 2002 dalam rangka memberantas illegal logging dan illegal trade. bahwa perlindungan tidak dapat dianggap sebagai satu penyelesaian masalah kerusakan sesaat atau hanya merupakan tindakan darurat. tanpa kecuali. Meskipun langkah-langkah telah dilakukan. Siapa yang terlibat harus ditindak. yang tegas melarang ekspor log dari Indonesia. a practice that destroys biodiversity and releases millions of tons of greenhouse gases into the atmosphere. 20 . namun pada kenyataannya langkahlangkah itu belum effektif dan oleh karena itu perlu ditempuh langkah-langkah sebagai berikut : 1. Bush dalam Global Climate Change pada tanggal 14 Februari 2002 yang menyatakan “ …I’ve also ordered the Secretary of State to develop a new initiative to help developing countries stop illegal logging. Menerbitkan SK Bersama Menteri Kehutanan dan Menteri Perindustrian Perdagangan No.

Sedangkan menurut Islam. akan tetapi merupakan masalah bersama yang harus diselesaikan dengan melibatkan instansi-instansi yang terkait termasuk Departemen Industri dan Perdagangan. dari sesuatu yang kecil bila dikerjakan dengan ikhlas. Gantungkan hidup ini pada diri masing-masing. Keikhlasan adalah intinya. namum demikian masih sangat perlu dukungan dari Pemerintah Daerah. Dahulu. kita butuh keikhlasan dari orang-orang yang ikhlas. Memberikan penghargaan pada masyarakat atau aparat yang dapat menunjukkan atau menangkap pedagang – pedagang dan industri – industry yang menggunakan kayu dari hasil illegal logging.2. 4. Penebangan liar bukanlah merupakan masalah yang berdiri sendiri atau tanggung jawab Departemen Kehutanan (untuk Pulau Jawa termasuk Perum Perhutani).pedagang sebagai penadah kayu dan industryindustri kayu yang menggunakan bahan baku kayu dari hasil illegal logging secara kontinu dan terprogram dengan melibatkan berbagai unsure dalam masyarakat. yang dapat mencegah kerusakan alam adalah dengan Janganlah berharap dari siapa pun. Insyaallah. akan mendatangkan keberkahan dari Allah. Oleh karena kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemerintah merupakan kebijakan antar Departemen. Rasulullah tidak pernah mengharapkan pembesar-pembesar pada waktu itu untuk memeluk Islam. Pemberdayaan masyarakat disekitar hutan. 21 . 5. Meskipun Perum Perhutani telah melaksanakan program PHBM ( Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat ). Pemberantasan terhadap pedagang . Pemerintah Daerah mempunyai kewenangan yang penuh untuk melangsungkan pembangunan berkelanjutan. Dan yang besar tanpa keikhlasan bakal hancur. karena dengan adanya Undang-undang otonomi daerah. 3.

Dapat kita ketahui juga banyak sekali kasus-kasus illegal logging yang terjadi di Indonesia bahkan hampir di setiap wilayah yaitu Sumatra. pemenuhan permintaan itu tidak diimbangi dengan kepeduliannya terhadap alam akan dampak yang akan terjadi di kemudian harinya. Tidak hanya dalam agama Islam. yang melarang tindakan illegal logging tersebut. Peraturannya tidak bisa hanya mengenai bidang tata niaga kayu saja tetapi juga mengenai politik. Di alquran dan hadist sangat jelas dikatakan bahwa allah sangat benci kepada orang-orang yang memebuat kerusakan di muka bumi. Namun sayangnya. Pada prakteknya dalam pencegahan dan penyelesaian. Padahal Islam. Hukum Indonesia juga mengatur tentang praktek illegal logging yang merugikan negara dalam halam perekonomian dan alam Indonesia. 22 . Fungsi hutan korban illegal logging itu tidak dapat berfungsi sebagaimana seharusnya.BAB IV KESIMPULAN Illegal logging adalah salah satu tindakan yang tidak terpuji dan tidak sesuai dengan syariah Islam dan hukum Indonesia. salah satunya adalah permintaan yang banyak terhadap kayu. Negara Indonesia pun mengatur illegal logging dalam peraturan perundang-undangan. memberitahu dan mengajarkan manusia agar bisa menjaga alam dan lingkungannya karena itu bagian dari ibadah dan amanat dari allah yang diberikan pada manusia. Selain itu. dan Papua. Kalimantan. hukum dan sosial-budaya. Jawa. tidak bisa jika peraturan itu hanya berlaku dalam negeri tetapi harus luas hingga luar negeri. membuat kerusakan pada alam sehingga mengakibatkan banyak kerugian baik untuk alam dan mahluk-mahluk hidupnya. Oleh karena itu. Illegal logging terjadi karena adanya faktor pendukungnya. untuk mengatasi dan mencegah illegal logging. Pada secara tersirat kasus illegal logging itu sudah diatur dalam alquran dan hadist mengenai kerusakan alam. Dimana hal tersebut bisa. Indonesia harus melakukan perubahan-perubahan pada peraturan dan prakteknya. Sulawesi. Sehingga. ekonomi.

yang dapat mencegah kerusakan adalah dengan tidak berharap dari siapa pun yang penting adalah keikhlasan dari diri masing-masing. dan tanpa keikhlasan semuanya akan hancur. 23 . karena dari sesuatu yang kecil bila dikerjakan dengan ikhlas akan memberikankeberkahan dari allah.Menurut Islam.

Illegal Logging in Indonesia. Atmojo (Ed). Pejabat Tersandung Illegal Logging. 1999. The Timber Footprint of the G8 and China. Yogyakarta. WWF International. Suprihantono E. http://www. http://sman13bandung. Menyinergikan Pembangunan & Lingkungan: Telaah Kritis Begawan Lingkungan. 2004.id/berita/20277/KH_Othman_Umar_Shihab_Manusia_Melupak an_Amanah_Allah. A Greenpeace investigation of the links between the UK and Indonesia’s timber barons. Profiting from Plunder: How Malaysia Smuggles Endangered Wood.com http://www. Intip Hutan.com 24 . 2005. 2002.saveordelete. PD Anindya.Daftar Pustaka Environmental Investigation Agency and Telepak. 2003.com http://www.legalitas.co.school-press.republika. ITFMP Report No. Greenpeace Partners in Crime. EC/99/03. Indonesia-UK Tropical Forestry Management Programme. April 2003.org.