LAPORAN PRAKTIKUM PENGAMATAN PERKEMBANGAN KATAK

Di susun oleh : Leona Panta Mareta (091434016 ) Maria anastasia (091434052) Ririz Prisa Fitri (091434056) Vina fitriana (091434030) Yohana Dwi Pusppita (091434044 )

PENDIDIKAN BIOLOGI JURUSAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2011

Jentik dipilih yang berukuran sama dan pada stadium yang sama. Tabel hasil pengamatan Hari ke 1 2 3 4 5 6 7 Larva Pupa 20 19 15 1 5 6 5 2 1 4 9 1 4 Dewasa Mati Total 20 20 19 15 6 6 6 Gambar hasil pengamatan .PENGAMATAN PERKEMBANGAN NYAMUK Acara praktikum : Pengamatan perkembangan metamorfosis nyamuk Tujuan pengamatan : Untuk mengenali struktur tubuh larva nyamuk dan perubahanperubahan yang terjadi selama metamorfosis larva nyamuk untuk menjadi nyamuk dewsa. Cara kerja: y y y y y y y Mengambil 20 jentik nyamuk yang berukuran sama. Memasukannya ke dalam erlemayer yang telah diisi air. mengambil satu jentik dan mengamatinya di bawah mikroskop. Menggambar hasil pengamatan Mengisi tabel hasil pengamatan Membuat kesimpulan. Pada hari pertama. Pengamatan dilakukan setiap hari sekali sampai hari ke 7.

Pada fase ini. Pemilihan tempat ini dilakukan oleh induk nyamuk dengan menggunakan reseptor yang ada di bawah perutnya. Beberapa spesies nyamuk meletakkan telur-telurnya saling berdekatan membentuk suatu rakit yang bisa terdiri dari 300 telur. inkubasi sempurna terjadi pada musim dingin. nyamuk sangat rentan terhadap kebocoran pupa. baik dalam kelompok maupun satu persatu. Agar tetap bertahan. Selesai berganti kulit.Tinjauan pustaka y Perkembangan nyamuk Nyamuk mengalami empat tahap dalam siklus hidup: telur. dan dewasa. Telur nyamuk biasanya diletakkan pada daun lembab atau kolam yang kering. larva. Setelah tempat ditemukan. baik jantan maupun betina makan cairan nektar bunga. disusun secara bergaris. pada kenyataanya. Tempo tiga peringkat pertama bergantung kepada spesies . Larva nyamuk akan berubah kulitnya sebanyak 2 kali. Telur-telur itu panjangnya kurang dari 1 mm. Selesai itu. Reseptor ini berfungsi sebagai sensor suhu dan kelembaban. induk nyamuk mulai mengerami telurnya. Telur-telur nyamuk membutuhkan protein yang terdapat dalam darah untuk berkembang. Sampai siklus pertumbuhan ini selesai secara keseluruhan. Setelah itu larva mulai keluar dari telurnya semua dalam waktu yang hampir sama. Fase ini dinamakan "fase pupa". sebab nyamuk betina memberi nutrisi pada telurnya. dan itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan makan. sebelum . Pada periode ini. nyamuk berada pada fase transisi. Fase perkembangan nyamuk dari telur hingga menjadi nyamuk dewasa sangat menakjubkan. pupa. Sebab. telur berada pada masa periode inkubasi (pengeraman). Hanya nyamuk betina saja yang menyedot darah mangsanya.dan suhu.

Kesimpulan Nyamuk mengalami empat tahap dalam siklus hidup: telur. Culex tarsalis bisa menyelesaikan siklus hidupnya dalam tempo 14 hari pada 20 °C dan hanya sepuluh hari pada suhu 25 °C. sayap. Larva nyamuk dikenal sebagai jentik dan didapati di sembarang bekas berisi air. lalu kepompong pupa disobek di atas. warna cokelat muda tanpa tanda khas. Rentang waktu nyamuk untuk berubah dari fase puva menjadi dewasa adalah 3-4 hari tergantung tiap jenis nyamuk.pupa siap untuk perubahan kulit yang terakhir kalinya. nyamuk tinggal landas untuk penerbangan perdananya setelah istirahat sekitar setengah jam. Dari hasil pengamatan. perut. tetapi beberapa jentik adalah pemangsa bagi jentik spesies lain. didapati bahwa lama perkembangan nyamuk dimulai dari puva hingga mencapai dewasa hanya dalam waktu tiga hari saja. Saran Sebagai saran. sehingga hanya kakinya yang menyentuh permukaan air. Akhirnya. pupa. terjadi kesalahan sewaktu mengumpulkan larva nyamuk. . belalai. jika ingin melakukan percobaan yang sama seperti diatas harus melakukan pengamatan dimulai dari jentik. Sebagian spesies mempunyai siklus hidup sependek empat hari atau hingga satu bulan. Dengan ciri morfologi sayapnyanya lebih dari satu pasang pada fase puva dan fase dewasa : abdomen bagian ujung tumpul. pipa itu digunakan untuk alat pernafasan. dan mata besar yang menutupi sebagian besar kepalanya. seharusnya bahan yang diuji dimulai dari jentik nyamuk. dan dewasa. Kecepatan ini sangatlah penting. namun yang kami mulai uji adalah dari puva. Jentik-jentik spesies ini hidup dalam air tergenang dalam tumbuhan epifit atau di dalam air tergenang dalam pohon periuk kera. Jentik bernafas melalui saluran udara yang terdapat pada ujung ekor. 2 pipa nyamuk muncul ke atas air. Pembahasan Pada percobaan diatas. Tujuannya agar dapat diamati perubahannya berlangsung dalam berapa hari. Kebanyakan jentik memakan mikroorganisme. Pupa biasanya seaktif larva. Jentik-jentik spesies genus Deinocerites hidup di dalam sarang ketam sepanjang pesisir pantai. Nyamuk harus keluar dari air tanpa kontak langsung dengan air. Tingkat ketika nyamuk yang telah lengkap muncul ini adalah tingkat yang paling membahayakan. tetapi bernafas melalui tanduk thorakis yang terdapat pada gelung thorakis. Nyamuk dalam kepompong pupa yang cukup dewasa dan siap terbang dengan semua organnya seperti antenaa. dada. kaki. Sebagian larva nyamuk seperti Wyeomia hidup dalam keadaan luar biasa. meskipun angin tipis dapat menyebabkan kematiannya. larva. bukan sudah menjadi puva. Perubahan siklus hidup demikian disebut metamorfosis sempurna.

id/files/disk1/105/jtptunimus-gdl-ikmadesniw-5212-2-bab2.blogspot.pdf http://id.unimus.ac.org/wiki/Nyamuk http://scienceofblog.Daftar Pustaka http://digilib.wikipedia.com/ .