Laporan

Hasil Pengamatan Korosi Pada Besi
Disusun Oleh :
Anthoni Reza
Kelas XII IPA 3

SMA Muhammadiyah 2, Sidoarjo Tahun Pelajaran 2009 -2010

Kata Pengantar
Assalamualaikum Wr. Wb. Saya panjatkan puji syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya, sehingga laporan pengamatan ini dapat terselesaikan dalam jangka waktu yang ditentukan. Dan saya sangat ingin mengucapakan terima kasih kepada Ibu Siti Zuhroh sebagai guru pembimbing mata pelajaran kimia atas bimbingan dari beliau. Dalam penyusunan laporan pengamatan ini yang berisi tentang mengamati korosi (perkaratan) pada besi, saya bertujuan agar semua pihak dapat mengetahui bagaimana proses terjadinya sebuah korosi dan bagaimana cara pencegahan terjadinya korosi. Maka dari itu sa ya membuat laporan ini, selain itu saya mengharapkan agar adik adik kelas dapat menambah wawasan ilmunya dalam bidang kimia setelah membaca laporan yang berdasarkan data data yang nyata ini. Saya menyadari bahwa laporan ini masih memiliki kekurangan da n masih perlu ditingkatkan lagi. Oleh karna itu saran dan keritik dari anda sangat saya harapkan, agar laporan ini menjadi sebuah laporan yang benar-benar terjamin kebenarannya. Wassalamualaikum Wr. Wb. Sidoarjo, 14 September 2009

2

Laporan Pengamatan Korosi Oleh: Anthoni Reza

Dimas Dewa Kristianto NIS: 8341

Daftar Isi
Cover 1 Kata Pengantar 2 Daftar Isi 3 . .... ........

besi rongsokan. 3 Laporan Pengamatan Korosi Oleh: Anthoni Reza yTabel hasil pengamatan sebelum terjadinya korosi yTabel hasil pengamatan sesudah tejadinya korosi Bab 3 Penutup 12 yKesimpulan yPertanyaan yJawaban Daftar Pustaka 14 . Ada definisi lain yang mengatakan bahwa korosi adalah kebalikan dari proses ekstraksi logam dar i material. . Contohnya.. apa yang menarik perhatian kamu? Apakah kamu melihat ada noda coklat yang menempel pada besi tersebut? semacam kerak coklat. Korosi dapat juga diartikan sebagai serangan yang merusak logam karena logam bereaksi secara kimia atau elektrokimia dengan lingkungan..Bab 1 Pendahuluan 4 yJudul pengamatan yTujuan Pengamatan yDasar Teori Bab 2 Metode Percobaan 9 yAlat-alat Percobaan yBahan-bahan Percobaan yLangkah-langkah Kerja .. atau paku-paku yang tertancap di kayu. LIHAT pagar besi di halaman rumah kamu. . Bab 1 Pendahuluan Judul pengamatan yMengamati terjadinjya korosi Tujuan yMengetahui factor pada besi factor penyebab terjadinya korosi (karat) Dasar Teori 4 Laporan Pengamatan Korosi Oleh: Anthoni Reza Korosi Adalah kerusakan atau degradasi logam akibat reaksi dengan lingkungan yang korosif. apakah itu? Kerak itu tidak hanya sekedar menutupi permukaan besi tadi. atau di sekolah kamu... tapi juga menghancurkan besi tersebut ..

atau besi dan air saja. Selama pemakaian. basa serta garam. atau disebut juga Korosi. Mungkin kamu juga sudah sedikit mempelajarinya di sekolah. peristiwa ini disebut oksidasi. udara dan air. unsurunsur kelumit yang ada dalam bahan. dan juga tiang -tiang pancang pelabuhan yang juga mudah berkarat. D eret volta dan hukum Nernst akan membantu untuk dapat melihat terjadinya korosi. Yaitu persenyawaan yang terjadi karena unsur besi berreaksi dengan udara dan air. kamu tentu bisa melihat bagaimana kapal -kapal laut lebih mudan berkarat. Maka proses korosif tetap bisa berlanjut. bentuk kristal. Penguapan dan pelepasan bahan-bahan korosif ke udara dapat mempercepat pr oses korosi. Faktor dari bahan meliputi kemurnian bahan. kita akan menemukan uap air dan di dalam air juga kita dapat menemukan udara terlarut. Namun di udara. Kecepatan korosi sangat tergantung pada banyak faktor. Faktor dari lingkungan meliputi tingkat pencemaran udara. Jadi syarat terjadinya karat adalah adanya besi. akan dihasilkan besi yang digunakan untuk pembuatan baja atau baja paduan. Penyebab Korosi 5 Laporan Pengamatan Korosi Oleh: Anthoni Reza Faktor yang berpengaruh terhadap korosi dapat dibedakan menjadi dua. kelembaban. struktur bahan. Udara dalam ruangan yang terlalu asam atau basa dapat memeprcepat proses korosi peralatan elektronik yang . karena lapisan oksida dapat menghalangi beda potensial terhadap elektroda lain nya yang akan sangat berbeda bila masih bersih dari oksida. Dan logam besi di alam bebas dalam bentuk senyawa besi oksid a atau besi sulfida. Itulah Karat. seperti ada atau tidaknya lapisan oksida.solah memakan nya. Besi dan udara saja tidak bisa menimbulkan karat. setelah diekstraksi dan diolah. baik dalam bentuk senyawa an -organik maupun organik. Misal air laut. yaitu yang berasal dari bahan itu sendiri dan dari lingkungan.Korosi dapat sema kin cepat terjadi dengan kehadiran garam. baja tersebut akan bereaksi dengan lingkungan yang menyebabkan korosi (kembali menjadi senyawa besi oksida). Bahan -bahan korosif (yang dapat menyebabkan korosi) terdiri atas asam. suhu. teknik pencampuran bahan dan sebagainya. bahwa beberapa unsur kimia dapat dengan mudah berreaksi dengan okigen (yang ada di udara) membentuk senyawa oksida. keberadaan zat -zat kimia yang bersifat korosif dan sebagainya.

Walaupun sebagian besar pusat tenaga listrik batubara telah menggunakan alat pembersih endapan (presipitator) untuk membersihkan partikel -partikel kecil dari asap batubara. Ammoniak (NH3) merupakan bahan kimia yang cukup banyak digunakan dalam kegiatan industri. Dalam batubara terdapat belerang atau sulfur (S) yang apabila dibakar berubah menjadi oksida belerang. yai tu oksidasi logam menjadi ion dengan melepaskan elektron ke dalam (permukaan) logam 6 Laporan Pengamatan Korosi Oleh: Anthoni Reza dan proses katodik yang mengkonsumsi electron tersebut dengan laju yang sama : proses katodik biasanya merupakan reduksi ion hidrogen atau oksigen dari lingkungan sekitarnya. Proses Terjadinya Korosi Korosi atau pengkaratan merupakan fenomena kimia pada bahan bahan logam yang pada dasarnya merupakan reaksi logam menjadi ion pada permukaan logam yang kontak langsung dengan lingkungan berair dan oksigen. Di dalam udara. misalnya proses reaksinya dapat dinyatakan sebagai berikut : Anoda {Fe(s) Fe2+(aq) + 2e} x 2 Katoda O 2 (g)+ 4H + (aq) + 4 e 2 H 2 O(l) + Redoks 2 Fe(s) + O2 (g)+ 4 H +(aq) 2 Fe2++ 2 H 2 O(l) . Untuk contoh korosi logam besi dalam udara lembab. Contoh yang paling umum. Oleh sebab itu. korosi menimbulkan banyak kerugian. bahan ini berada dalam bentuk gas dan sangat mudah terlepas ke udara. Dalam industri. maka proses korosi tidak dapat dihindari lagi. udara menjadi terlalu asam dan bersifat korosif dengan terlarutnya gas-gas asam tersebut di dalam udara. Dengan demikian. Embun pagi saat ini umumnya mengandung aneka partikel aerosol.ada dalam ruangan tersebut. Masalah u tama berkaitan dengan peningkatan penggunaan batubara adalah dilepaskannya gas -gas polutan seperti oksida nitrogen (NOx) dan oksida belerang (SOx). yaitu kerusakan logam besi dengan terbentuknya karat oksida. Korosi logam melibatkan proses anodik. hidrogen fluorida beserta persenyawaan -persenyawaannya dikenal sebagai bahan korosif. Flour. sebagai bahan anti beku di dalam alat pendingin. bahan ini umumnya dipakai untuk sintesa bahan -bahan organik. Jika hal itu terjadi. debu serta gas gas asam seperti NOx dan SOx. Ammon iak dalam kegiatan industri umumnya digunakan untuk sintesa bahan organik. Pada suhu dan tekanan normal. Udara yang asam ini tentu dapat ! berinteraksi dengan apa saja. juga sebagai bahan untuk pembuatan pupuk. kedua gas tersebut dapat berubah menjadi asam nit rat (HNO3) dan asam sulfat (H2SO4). termasuk komponen -komponen renik di dalam peralatan elektronik. namun NOx dan SOx yang merupakan senyawa gas dengan bebasnya naik melewati cerobong dan terlepas ke udara bebas. Bejana -bejana penyimpan ammoniak harus selalu diperiksa untuk mencegah terjadinya kebocora n dan pelepasan bahan ini ke udara.

Dilihat dari aspek elektrokimia. Sirkuit listrik dipacu oleh migrasi elektron dan ion. oleh karena itu korosi tidak dapat dicegah atau dihentikan sama sekali. Reaksi yang terjadi pada logam yang mengalami korosi adalah reaksi . reaksi ini terjadi pada lingkungan asam dimana ion H + sebagian dapat diperoleh dari reaksi karbon dioksid a atmosfer dengan air membentuk H 2CO3. Sedangkan bagian logam yang rusak dan berwarna hitam kecoklatan pada baja disebut Karat. Tetapi meskipu n alumunium mempunyai potensial reduksi jauh lebih negatif ketimbang besi. di anode kemudian teroksidasi lebih lanjut oleh oksigen membentuk besi (III) oksida : 4 Fe 2+(aq) + O 2 (g) + (4 + 2x) H 2O(l) 2 Fe2O3x H2 O + 8 H + (aq) Hidrat besi (III) oksida inilah yang dikenal sebagai karat besi. yaitu E0 sel = + 1. Jika proses korosi terjadi dalam lingkungan basa. Korosi merupakan proses atau reaksi elektrokimia yang bersifat alamiah dan berlangsung dengan sendirinya. Ion Fe 2+ yang terbentuk. sebab lapisan senyawa besi (III) oksida yang terjadi bersifat porous sehingga mudah ditembus oleh udara maupun air. Secara teoritis karat adalah istilah yang diberikan terhadap satu jenis logam saja yaitu baja. Korosi besi realatif cepat terjadi dan berlangsung terus.Dari data potensial elektrode dapat dihitung bahwa emf standar untuk proses korosi ini. Dampak Dari Korosi Karatan adalah istilah yang diberikan masyarakat terhadap logam yang mengalami kerusakan berbentuk keropos. namun proses korosi lanjut menjadi terhambatkarena hasil oksidasi Al2O3. yang melapisinya tidak bersifat porous sehingga melindungi logam yang dilapisi dari kontak dengan udara luar . Logam berlaku sebagai sel yang memberikan elektron (anoda) dan lingku ngannya sebagai penerima electron (katoda). tambahan pula ion ini segera ditangkap oleh garam kompleks hexasianoferat (II) membentuk senyawa kompleks stabil biru. Lin gkungan basa tersedia karena kompleks kalium heksasianoferat (III). Korosi hanya bisa dikendali kan atau diperlambat lajunya sehingga memperlambat proses perusakannya. maka reaksi katodik yang terjadi. sedangkan 7 Laporan Pengamatan Korosi Oleh: Anthoni Reza secara umum istilah karat lebih tepat disebut korosi.67 V . korosi merupakan proses terjadinya transfer elektron dari logam ke lingkungannya. yaitu : O2 (g) + 2 H 2O(l)+ 4e 4 OH-(aq) Oksidasi lanjut ion Fe2+ tidak berlangsung karena lambatnya gerak ion ini sehingga sulit berhubungan dengan oksigen udara luar. itulah sebabnya korosi cepat terjadi dalam air garam. Korosi didefenisikan sebagai degradasi material (khususnya logam dan paduannya) atau sifatnya akibat berinteraksi dengan lingkungannya.

dimana atom -atom logam larut kelingkungannya menjadi ion -ion dengan melepaskan elektron pada logam tersebut. korosi atmosferik yang terjadi di udara terbuka dan korosi temperatur tinggi yaitu korosi yang terjadi dilingkungan bertemperatur diatas 500 oC. oleh karena itu pada logam yang mengalami korosi merata akan terjadi pengurangan dimensi yang relatif besar per satuan waktu. korosi dapat diklasifikasikan sebagai korosi basah yaitu korosi yang terjadi dilingkungan air. Sedangkan kerugian tidak langsung. Berdasarkan kondisi lingkungannya. korosi sumuran. . tanki bahan bakar atau jaringan pemipaan air bersih atau minyak mentah. Sedangkan dari katoda terj adi reaksi. Dampak yang ditimbulkan korosi sungguh luar biasa. Dampak yang ditimbulkan korosi dapat berupa kerugian langsung dan kerugian tidak langsung. Sedangkan kerugian tidak langsung berupa terhentinya aktifitas produksi karena terjadinya penggantian peralatan yang rusak akibat korosi. Nilai tersebut memberi gambaran kepada kita betapa besarnya da mpak yang ditimbulkan korosi dan nilai ini semakin meningkat setiap tahunnya karena belum terlaksananya pengendalian korosi secara baik bidang indusri. dua puluh tahun lalu saja biaya yang ditimbulkan akibat korosi dalam bidang indusri mencapai 5 trilyun rupiah. korosi intergranular. Di Indonesia. keselamatan kerja dan pencemaran lingkungan akibat produk korosi dalam bentuk senyawa yang mencemarkan lingkungan. dan korosi erosi. terakumulasinya produk korosi pada alat penukar panas dan jaringan pemipaannya akan menurunkan efisiensi perpindahan panasnya. Berdasarkan pengalaman pada tahun -tahun sebelumnya.oksidasi. Kerugian langsung akibat korosi merata berupa kehilangan material konstruksi. dimana ion -ion dari lingkungan mendekati logam dan menangkap elektronelektron yang tertinggal pada logam. Amerika Serikat mengalokasikan biay a pengendalian korosi sebesar 80 hingga 126 milyar dollar per tahun. 8 Laporan Pengamatan Korosi Oleh: Anthoni Reza y Korosi merata adalah korosi yang terjadi secara serentak diseluruh permukaan logam. Bentuk-Bentuk Korosi Bentuk-bentuk korosi dapat berupa. terjadinya kehilangan pr oduk akibat adanya kerusakan pada kontainer. dan lain sebagainya. korosi retak fatik ( corrosion fatique cracking ) dan korosi ak ibat pengaruh hidogen (corrosion induced hydrogen ). korosi galvanik. permesinan atau stuktur bangunan. korosi retak tegang ( stress corrosion cracking ). Kerugian langsung adalah berupa terjadinya kerusakan pada peralatan. selective leaching . korosi merata. korosi celah.

tembaga rentan dilarutan ammonia dan baja karbon rentan terhadap nitrat. sementara logam lainnya akan terlindung dari serangan korosi. Terjadinya korosi sumuran ini diawali dengan pembentukan lapisan pasi f dipermukaannya.antara lain berupa penurunan kapasitas dan peningkatan biaya perawatan ( preventive maintenance ). Dengan . Sedangkan korosi akibat pengaruh hidogen terjadi karena berlangsungnya d ifusi hidrogen kedalam kisi paduan. y Korosi retak fatik terjadi akibat tegangan berulang dilingkungan korosif. y Korosi intergranular adalah bentuk korosi yang terjadi pada paduan logam akibat terjadinya reaksi antar unsur logam tersebut di batas butirnya. Pada temperatur 425 815 oC karbida krom (Cr 23C6 ) akan mengendap di batas butir. y Korosi sumuran adalah korosi lokal yang terjadi pada permukaan yang terbuka akibat pecahnya lapisan pasif. pada antarmuka lapisan pasif dan elektrolit terjadi penurunan pH. y Korosi galvanik terjadi apabila dua logam yang tidak sama dihubungkan dan berada di lingkungan korosif. y Korosi celah adalah korosi lokal yang terjadi pada celah diantara dua komponen. Pada suatu saat oksigen (O2) di dalam celah habis. korosi retak fatik (corrosion fatique cracking ) dan korosi akibat pengaruh hidogen (corrosion induced hydrogen ) adalah bentuk korosi dimana material mengalami keretakan akibat pengaruh lingkungannya. sehingga terjadi pelarutan lapisan pasif secara perlahan-lahan dan menyebabkan lapisan pasif pecah sehingga terjadi korosi sumuran. akibatnya permukaan logam yang berhubungan dengan bagian luar menjadi katoda dan permukaan logam yang didalam celah menjadi anoda sehingga terbentuk celah yang terkorosi. sehingga dapat menyebabkan peralatan atau struktur patah mendadak. y Korosi retak tegang ( stress corrosion cracking ). seperti : baja tahan karat sangat rentan terhadap lingkungan klorida panas. Salah satu dari logam tersebut akan mengalami korosi. Korosi retak tegang terjadi pada paduan logam yang mengalami tegangan tarik statis dilingkungan tertentu. Logam yang mengalami korosi adalah logam yang memiliki potensial yang lebih rendah dan logam yang tidak mengalami korosi adalah logam yang memiliki potensial lebih tinggi. Mekanisme terjadinya korosi celah ini diawali dengan terjad i korosi merata diluar dan didalam celah. Seperti yang terjadi pada baja tahan karat austenitik 9 Laporan Pengamatan Korosi Oleh: Anthoni Reza apabila diberi perlakuan panas. sedangkan oksigen (O2) diluar celah masih banyak. Korosi sumuran ini sangat berbahaya kare na lokasi terjadinya sangat kecil tetapi dalam. sehingga terjadi oksidasi logam dan reduksi oksigen.

mengukur konduktivitas lingkungan. y Korosi erosi adalah korosi yang terjadi adanya kombinasi antara fluida yang korosif dan kecepatan aliran yang tingg. penyepuhan atau galvanisasi.kandungan krom dibawah 10 %. Cara . Pengukuran yang paling sederhana biasanya dilakukan dengan cara mengukur kehilangan logam (berdasarkan perbedaan beratnya). Salah satu unsur pemadu yang potensialnya lebih tinggi akan terdeposisi. didaerah pengendapan tersebut akan mengalami korosi dan menurunkan kekuatan baj a tahan karat tersebut. Contoh lain selective leaching terjadi pada besi tuang kelabu yang digunakan sebagai pipa pembakaran. mengukur berat jenis lingkungan atau berdasarkan reaksi dengan metoda elektrokimia. y Selective leaching adalah korosi yang terjadi pada paduan logam karena pelarutan salah satu unsur paduan yang lebih aktif. Mekanisme terjadinya korosi selective leaching diawali dengan terjadi pelarutan total terhadap semua unsur. sehingga dapat me nyebabkan terjadinya pecah pada pipa. misal dengan cara pengecatan. Sehingga kedepan diharapkan dapat meningkatkan um ur (life time) peralatan yang digunakan dan yang lebih penting lagi dapat menghindari terjadinya kecelakaan akibat kegagalan material yang menimbulkan korban jiwa. Akibatnya terjadi keropos pada logam paduan tersebut. alat dapur dan atau alat -alat kedokteran/kesehatan. Meskipun demikian beberapa metoda pegukuran laju korosi yang dapat diterapkan antara lain adalah dengan mengukur ion logam yang terdapat dilingkungan. sedangkan unsur yang potensialnya lebih rendah akan larut ke elektrolit. seperti yang terjadi pada pipa baja yang digunakan untuk mengalirkan uap yang mengandung air. Mencegah Terjadinya Korosi Bagaimana cara kamu mencegah karat? Prinsip sederhananya adalah menutup jalan masuk dan kontak antara permukaan besi dengan air dan udara. biasanya 10 Laporan Pengamatan Korosi Oleh: Anthoni Reza digunakan untuk pisau. sarana transportasi dan fasilitas umum lainnya. Begitu banyaknya bentuk bentuk korosi yang dapat terjadi.Penguk uran laju korosi dapat dilakukan dengan berbagai cara. terutama bagi mereka yang menangani bidang perencanaan dan perawatan peralatan pabrik. Berkurangnya besi dalam paduan besi tuang akan menyebabkan paduan tersebut menjadi porous dan lemah. sehin gga seyogianya korosi tersebut dikenali dengan baik untuk dikendalikan. Caranya bisa bermacam -macam. dan melapisi besi dengan bahan lain misal chrom. A juga da logam yang dibentuk dari campuran besi sedemikian rupa namun tetap kuat yang disebut dengan STAINLESS STELL atau baja tahan karat. seperti yang biasa terjadi pada paduan tembaga -seng. nekel (misal pada pelg roda sepeda kamu).

F.H.I) ditutup dengan plasti k bening. dan 4 gelas berlabel (A. Bab 2 metoda percobaan Alat yGelas plastik bening @ 9 Gelas yPaku kecil (sudah diamplas) @ 7 Paku yPaku besar (sudah diamplas) @ 2 Paku yTembaga (Sudah diamplas) @ 1 Buah y Plastik bening @ 5 Buah yKaret gelang @ 5 Buah 11 Laporan Pengamatan Korosi Oleh: Anthoni Reza Bahan yLarutan Hcl 0. Cara ini biasanya digunakan untuk jalur pipa yang panjang. . maka dengan "menempelkan" besi pada sebuah tembaga.0 Tabel Pengamatan Sebelum terjadinya korosi Lab el Jenis . bukannya tembaga. A.H.D) dibiarkan terbuka 5. setiap beberapa waktu selalu di cat ulang. maka karat yang muncul akan "terserap" menuju besi. 5 gelas berlabel (E.B. Berikan tanda label . contoh. secara sederhana bisa dijelaskan bahwa sebatang besi akan lebih mudah terkena karat dibandingkan tembaga.C. Coba deh lihat menara menara antena. tidak menyisakan tempat bagi udara dan air bertemu dengan permukaan besi membentuk karat.C.lainnya adalah dengan apa yang diesbut dengan PROTEKSI KATODIK.G diisi dengan air. diantaranya 1 paku yang sudah dililit tembaga dan 2 paku yang lebi h besar ukurannya kedalam gelas yang telah diberikan label 3.I diisi dengan Hcl 0. dan juga mulai dikembangkan dala m teknologi pencegah karat di kendaraan mobil. terbuat dari besi kan? Lalu kenapa mereka tidak bisa berkarat? Betul. yaitu melindungi benda besi dari karat dengan menjadikannya benda ditu sebagai KATODA. gelas berlabel B..I pada masing masing gelas 2. 12 Laporan Pengamatan Korosi Oleh: Anthoni Reza Hasil Percobaan 1.1 M.G. menara tinggi. Pada gelas berlabel D.. Amatilah perubahan yang terjadi pada keesokan harinya atau }24 jam.B. Masukan 9 buah paku.F. dan gelas berlabel A dan E hanya berisi paku saja 4.1 M yAir Langkah kerja 1.C.

Abu abu. bersih Tidak Miring Tercelup Hcl 0. bersih Miring Tercelup Air Gelas Terbuka D Hcl 0.1 M Gelas Terbuka E . bersih Tidak Miring Tidak Tercelup Air Gelas Terbuka B Air Bening Abu abu. bersih Tidak Miring Tercelup Air Gelas Terbuka C Air Bening Abu abu.Larutan Warna Larutan Sebelum Terjadinya Korosi Warna Paku Sebelum Terjadinya Korosi Posisi Paku Keadaan Paku Keterangan A .1 M Bening Abu abu.

bersih Tidak Miring Tercelup Hcl 0.1 M Gelas Tertutup 1.1 M Bening Abu abu..1 M Bening Abu abu. bersih Tidak Miring Tercelup Air Gelas Tertutup 13 Laporan Pengamatan Korosi Oleh: Anthoni Reza G Air Bening Abu abu. bersih Miring Tercelup Air Gelas Tertutup H Hcl 0.1 M Gelas Tertutup I Hcl 0. bersih Tidak Miring Tercelup Hcl 0. bersih Tidak Miring Tidak Tercelup Air Gelas Tertutup F Air Bening Abu abu.1Tabel pengamatan sesudah terjadinya korosi Lab el Jenis Larutan .Abu abu.

Abu abu. bersih Tidak Miring Tidak Tercelup Air Gelas Terbuka B Air Kuning Gelap Kuning Kecoklatan Tidak Miring Tercelup Air Gelas Terbuka 14 Laporan Pengamatan Korosi Oleh: Anthoni Reza C Air Kuning Gelap Kuning Kecoklatan Miring Tercelup Air Sebagian Gelas Terbuka D Hcl 0.1 M Bening Hitam Tidak Miring Tercelup Hcl 0.Abu abu.1 M Gelas Terbuka E. bersih Tidak .Warna Larutan Sesudah Terjadinya Korosi Warna Paku Sesudah Terjadinya Korosi Posisi Paku Keadaan Paku Keterangan A.

1 M Gelas Tertutup 15 Laporan Pengamatan Korosi Oleh: Anthoni Reza Bab 3 penutup Kesimpulan Jadi Besi yang cepat berkarat adalah besi yang di dalam air yang terbuka artinya pengaruh oksigen dan air sangat kuat.1 M Gelas Tertutup I Hcl 0. Paku pada gelas manakah yang menjadi berkarat ? 2. misalnya alumunium. urutkan paku berdasarkan kecepatan terjadinya karat! 3.1 M Bening Hitam Tidak Miring Tercelup Hcl 0. apa yang terjadi? Jelaskan . Samakah kecepatan terjadinya karat pada setiap p aku? Jika bebeda. Jika besi diganti dengan logam lain. Faktor penyebab besi berkarat adalah O 2 dan H 2O Agar tidak terjadi perkaratan yang tidak kita kehendaki. Faktor -faktor apa saja yang menyebabkan besi berkarat ? 17 Laporan Pengamatan Korosi Oleh: Anthoni Reza 4.1 M Bening Hitam Tidak Miring Tercelup Hcl 0.Miring Tidak Tercelup Air Gelas Tertutup F Air Kuning Cerah Kuning Tidak Miring Tercelup Air Gelas Tertutup G Air Kuning Cerah Kuning Miring Tercelup Air Sebagian Gelas Tertutup H Hcl 0. maka kita harus melap isi logam besi dengan cat atau logam yang tahan korosi agar tidak di pengaruhi oleh O 2 dan H2 O 16 Laporan Pengamatan Korosi Oleh: Anthoni Reza Pertanyaan 1.

answer. Paku dalam gelas yang di isi air dan di tutup 7. Paku kondisi miring dalam gelas yang di isi air dan di tutup 8. Paku dalam gelas kosong yang terbuka 9.yahoo. Semua paku dalam gelas yang di isi air atau Hcl. Muklis. Alumunium tersebut tidak akan berkarat. Paku dalam gelas yang di isi air tanpa di tutup 5. Malang: Institut Teknologi Malang Sumber Internet: http:// id.1 M dan di tutup 3.1 M dan di tutup 4.Jawaban 1. misal plat kapal dengan uap air laut yOxidation : diakibatkan oleh reaksi oksigen pada temperatur yang tinggi yEvolusi hidrogen yPenyerapan oxygen yKelembaban udara y Zat terlarut pembentuk asam (CO 2 . Faktor penyebab terjadinya korosi : yDirect corosion : pengrusakan kimiawi y Electrochemical corocion : disebabkan karena pengaruh lingkungan dari bahan baku. SO2 ) yLapisan pada permukaan logam yLetak logam dalam deret potensial red uksi 18 Laporan Pengamatan Korosi Oleh: Anthoni Reza o 4. Paku dalam gelas berisi Hcl 0. karena logam alumunium memiliki pori -pori yang sangat kecil pada permukaannya dan E dalam alumunium tinggi.blogspot.org/wiki/karat http:// www.com http:// migas -indonesia. Ahli Peneliti Muda Bidang Fisika di Bidang Tenaga Nuklir Indonesia . Daftar Pustaka Akhadi. Tri S.com . 1. Paku kondisi miring dalam gelas yang di isi air tanpa di tutup 6. Paku yang dililit tembaga dalam gelas yang berisi Hcl 0. Tidak sama.com 19 Laporan Pengamatan Korosi Oleh: Anthoni Reza http:// onkynefra. Jakarta: Migas Indonesia Aris. Bahan Konstruksi Alat Proses dan Korosi . Paku dalam gelas yang berisi Hcl 0. 2.1 M tanpa di tutup 2.google. Paku dalam gelas kosong dan ditututup 3.com http:// wikipedia. 2002. 2009. dan Antonio Gomes.

co.scribd.gordonengland.com www.com www.uk www.com 20 Laporan Pengamatan Korosi Oleh: Anthoni Reza .google.http:// http:// http:// http:// http:// http:// www.lenn tech.korananakindonesia.com/books www.com facebook.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful