TOKOH TOKOH GERAKAN PEMBAHARUAN ISLAM

(Ibnu Taimiyah, Muhammad bin Abdul Wahhab, Jamaluddin Al Afghani)

Disusun Oleh: Wieke Anggraini 70 2008 014

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG
Jalan Jenderal Ahmad Yani Talang Banten Kampus B 13 Ulu Telp. 0711-7780788

PALEMBANG
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan materi paparan yang berjudul “Tokoh Tokoh Gerakan Pembahruan Islam” sebagai tugas kelompok presentasi Mata Kuliah AIK IV. Salawat beriring salam selalu tercurah kepada junjungan kita, nabi besar Muhammad SAW beserta para keluarga, sahabat, dan pengikut-pengikutnya sampai akhir zaman. Penulis menyadari bahwa materi paparan ini jauh dari sempurna. Oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun guna perbaikan di masa mendatang. Dalam penyelesaian materi paparan ini, penulis banyak mendapat bantuan, bimbingan dan saran. Pada kesempatan ini, penulis ingin menyampaikan rasa hormat Allah SWT, yang telah member kehidupan dengan sejuknya keimanan. 1. Kedua orang tua yang selalu memberi dukungan materil maupun spiritual.
2. Ibu Nilam Khairani,S.Ag, selaku pembimbing

3. Teman-teman seperjuangan 4. Semua pihak yang membantu penulis dalam penyelesaian materi paparan ini. Semoga Allah SWT memberikan balasan pahala atas segala amal yang diberikan kepada semua orang yang telah mendukung penulis dan semoga materi paparan ini bermanfaat bagi kita dan perkembangan ilmu pengetahuan. Semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT. Amin.

Palembang, Maret 2010

Penulis

khusus untuk melihat si bocah bernama Ibnu Taimiyah yang kecerdasannya menjadi buah bibir. yaitu generasi yang mengenal langsung para Tabi'un adalah contoh yang terbaik untuk kehidupan Islam. Seperti ayah dan kakeknya. kemudian Tabi'un. .IBNU TAIMIYAH Abu al-Abbas Taqi al-Din Ahmad ibn Abd al-Salaam ibn Abdullah ibn Taymiya alHarrani (Bahasa Arab: ‫ )أبو عباس تقي الدين أحمد بن عبنند السننلم بننن عبنند ال ن ابننن تيميننة الحراننني‬adalah Sang Pahlawan yang menjadi komandan. sebab belum pernah ada seorang bocah seperti dia. tafsir. yaitu Rasulullah Muhammad SAW dan Sahabat Nabi. Suatu kali. Ibnu Taymiyyah berpendapat bahwa tiga generasi awal Islam. ulama. Kakeknya bernama Majduddin Abul Birkan Abdussalam bin Abdullah bin Taymiyyah Al-Harrani seorang ulama fiqih. yaitu generasi yang mengenal langsung para Sahabat Nabi. dan mujahid pembela Islam. Ibnu Taymiyyah dibawa ayahnya ke Damaskus disebabkan serbuan tentara Mongol atas Irak. Semenjak kecil sudah nampak tanda-tanda kecerdasannya. niscaya ia kelak mempunyai kedudukan besar. 10 Rabiul Awwal 661 H ketika Baghdad merupakan pusat kekuasaan dan budaya Islam pada masa Dinasti Abbasiyah. Ibnu Taymiyyah pun memiliki IQ tinggi. Ia dilahirkan dari lingkungan keluarga yang religius dan berlatarbelakang intelektual kuat. iapun dengan tepat pula mampu mengucapkan ulang dan menghafalnya. adalah seorang pemikir dan ulama Islam dari Harran. Begitu pula ketika disampaikan kepadanya beberapa sanad. Ibnu Taymiyyah lahir di Harran.) yang sengaja datang ke Damsyiq. Ternyata Ibnu Taimiyah mampu menghafalkannya secara cepat dan tepat. pen. Ayahnya Syihabuddin bin Taymiyyah merupakan hakim sekaligus khatib. mujtahid. Ketika berusia enam tahun (tahun 1268). Hingga ulama tersebut berkata: “Jika anak ini hidup. ketika beliau masih kanak-kanak pernah ada seorang ulama besar dari Halab (di Syria. ahli hadits. dan Tabi'it al-Tabi'un. Turki. Lahir:22 Januari 1263 (10 Rabiul Awwal 661 H) – wafat: 1328 (20 Dzulhijjah 728 H) ). ia memberikan tes dengan cara menyampaikan belasan matan hadits sekaligus. Setelah bertemu. ilmu ushul dan hafidz.

cacat atau shahih. ilmu ‘ushul sambil mengomentari para filosof. Bahkan. Ia langsung ikut terjun ke masyarakat menegakkan amar ma’ruf dan nahi munkar. pernah pada suatu Jum’at. Ibnu Taymiyyah tidak berdiam diri jika melihat kemungkaran yang di lihatnya. Sekalipun kecintaannya terhadap ilmu sangatlah mendalam. Sehari semalam ia mampu menulis empat buah kurrosah (buku kecil) yang memuat berbagai pendapatnya dalam bidang syari’ah. ia sudah menguasai ilmu Ushuluddin dan sudah mendalami bidang-bidang tafsir. Ushul fiqih merupakan bagian dari ilmu yang diperolehnya. Dalam mengemukakan ayat-ayat sebagai hujjah. khat. ia memiliki kehebatan yang luar biasa.Ketika umurnya belum mencapai belasan tahun. Ilmu hitung. hadits dan bahasa Arab. kemudian kutubu-Sittah dan Mu’jam AtThabarani Al-Kabir. Di usia belia ia telah mereguk limpahan ilmu utama dari manusia utama. ia telah hafal Al-qur’an. Beliau memahami semua hadits yang termuat dalam Kutubus Sittah dan berbagai Al-Musnad. Ibnul Wardi menuturkan dalam Tarikul Ibnul Warid bahwa karangan beliau mencapai lima ratus judul. Sesuatu yang hampir sama dilakukan oleh Front Pembela Islam serta laskar-laskar Islam lainnya terutama jika bulan Ramadhan. Tak hanya itu. Di Damaskus ia belajar pada banyak guru. Ibnu Taymiyyah tidaklah lantas meninggalkan kegiatan-kegiatan amaliyah dan aktivitas-aktivitas dakwah dan jihad seperti yang telah ditinggalkan kebanyakan ulama-ulama masa kini yang hanya puas bergelut dengan buku dan kitab-kitab saja. Mereka yang tengah bermain catur hanya termangu dan diam. ia juga pernah mengobrak-abrik tempat pemabukan dan pendukungnya. Pada umur itu. dengan tangannya sendiri. Tiap malam ia menulis tafsir. Suatu kali. ia melihat orang bermain catur (permainan yang dianggapnya sebagai permainan maksiat_pen). dalam perjalanannya ke Damaskus. Ia langsung mendatangi tempat itu untuk mengambil papan catur dan membalikkannya. Ibnu Taymiyyah amat menguasai rijalul Hadits (perawi hadits) dan Fununul hadits (macam-macam hadits) baik yang lemah. ia telah mengkaji musnad Imam Ahmad sampai beberapa kali. Ia tak mengambil sikap uzlah melihat merajalelanya kemaksiatan dan kemungkaran. Dan satu hal ia dikaruniai Allah Ta’ala kemampuan mudah hafal dan sukar lupa. Ibnu Taymiyyah dan pengikutnya memerangi penduduk yang tinggal di gunung Jurdu . sehingga mampu mengemukakan kesalahan dan kelemahan para mufassir. di sebuah warung yang biasa jadi tempat berkumpulnya para pandai besi. Hingga sejak kecil. fiqh. Nahwu.

Amaliyah amar ma’ruf nahi munkarnya tak berhenti di situ. Tahun 700 H. ”Mereka adalah orang-orang zindiq yang tak yakin dengan agama. kemampuan dan keampuhan Ibnu Taymiyyah diuji. Beliau kemudian menerangkan hakikat Islam pada mereka. mereka semua maju bersama dibawah komando Sultan. Dengan argumentasi yang matang dan tepat. Ia adalah seorang mujahid yang menjadikan jihad sebagai jalan hidupnya. ia terjun sendiri ke medan perang Syuquq yang menjadi pusat komando pasukan Tar-Tar.. Sesuatu yang sangat jauh sekali dilakukan oleh para ulama-ulama kebanyakan hari ini. jelaslah bagi saya bahwa wajib bagi setiap orang yang mampu untuk menentang kebathilan serta melemahkan hujjah-hujjah mereka. . Tak heran jika ia banyak mendapat tantangan dan tentangan dari para ahlul bid’ah di zamannya. Pada Ramadhan 702 H. yang berada di atas segala agama dan hukum. Dengan semangat Allahu Akbar yang menggema mereka berhasil mengusir tentara Tar-Tar. akhirnya jelas bahwa Ibnu Taymiyyah memegang aqidah yang benar. Ia melanjutkannya dengan berjihad dalam arti perang. Para pemuka aliran sesat tersebut menyebabkan manusia berada dalam keraguan tentang dasar-dasar agama mereka. Dengan mengemukakan ayat Alqur’an.” Demikian diantara beberapa pendapatnya yang mendapat tantangan dari mereka yang merasa dipojokkan dan disalahkan.Bersama tentara Mesir. Ia kerahkan seluruh tentaranya menuju Syam sehingga akhirnya diperoleh kemenangan yang gemilang. Tahun 705 H. Sebagian besar mereka bermaksud melenyapkan syari’at Muhammad yang suci. saat Syam dikepung tentara Tar-Tar. untuk mengerahkan tenaganya dalam menyingkap keburukan-keburukannya dan menolak dalil-dalil mereka. khurafat dan pandangan-pandangan yang menurutnya sesat. Ia segera mendatangi walikota Syam guna memecahkan segala kemungkinan yang terjadi. Pribadi Ibnu Taymiyyah memiliki banyak sisi. Dan Syuquq dapat rebut kembali. Banyak diantara mereka menyadari akan kebenaran Ibnu Taymiyyah. Para Qadhi berkumpul bersama sultan di istana. ia mampu menggugah hati Sultan. Sebuah peran yang sering terlihat adalah kegiatannya menentang segala bid’ah.dan Kasrawan karena mereka sesat dan rusak aqidahnya akibat perlakuan tentara Tar-Tar yang pernah menghancurkan kota itu. Kegigihannya itu membuat ia dipercaya untuk meminta bantuan bala tentara dari sultan di Kairo. ia bangkitkan keberanian membela tanah air menghalau musuh. Setelah melalui perdebatan yang sengit antara mereka. Setelah saya melihat semua itu.

penjara yang hanya setengah tahun itu ia berhasil menginsafkan penghuni penjara yang tinggal bersama beliau sehingga semua yang insaf dan kemudian menjadi pengikut yang setia. pada sisi Tuhan Allah Yang Maha Kuasa.Namun. Banyak pula orang-orang maupun ulama yang menganggapnya sesat dan menyesatkan. ia tak hanya sekali merasakan kehidupan penjara. Saat itu ia telah berusia 67 tahun.” . Jadi. Beliau baca Al-Quran itu sampai penat. Sang qadhi yang telah terkena hasutan memutuskan Ibnu Taymiyyah bersalah. Beliau pun mengambil kitab suci Al-Quran yang tidak ikut dirampas. Tahun 726 H. Orang banyak tidak mengetahui bahwa beliau dalam keadaan sakit. Sesungguhnya orang yang muttaqin itu akan duduk di dalam syurga dan sungaisungai yang mengalir di bawahnya. karena jatuh sakit selama 20 hari. karena yang mengurus diri beliau . Beliau di vonis penjara selama satu tahun beberapa bulan. ia lebih banyak membaca ayat suci dan beribadah. Disana ada kebaikan banyak sekali. dan ketika itu sakit beliau semakin bertambah. kemudian berzikir dan shalat. sehingga sejak itu telah menamatkan (mengkhatamkan) membaca Al-Quran 80 (delapan puluh kali). tetapi ketika sampai kepada ayat yang artinya. berdasarkan fakta yang diputar balikkan.” Ia pun tidak dapat meneruskan bacaannya lagi. dan telah merengkuk dalam penjara yang terakhir itu selama lebih dari 20 bulan lamanya. Dalam sebuah pertemuan di Kairo ia dituduh meresahkan masyarakat melalui pendapatpendapatnya yang kontroversial. di dalam kedudukan yang benar. Setelah dilarang menulis. ulama besar yang meringkuk dalam penjara Mesir.” Itulah Ibnu Taimiyah. Di dalam. kertas. pribadi Ibnu Taymiyyah pun bukanlah tergolong ulama yang dekat dengan penguasa serta menjadi penjilat di sisinya. Mendengar hal ini beliau berujar. Perampasan itu merupakan hantaman berat bagi Ibnu Taymiyyah. Dalam perjalanan hidupnya. Dan ketika ia membaca akan masuk ke 81 kalinya.. “Saya menunggu hal itu. meskipun beliau hafidz. semua buku. Baru saja ia bebas dari penjara. Sultan megeluarkan perintah penangkapannya. Tulisan-tulisannya tetap mengesankan kekuatan hujjah dan semangat serta pendapat beliau. upaya pendeskriditan terhadap pribadi Ibnu Taymiyyah terus berlangsung. kemudian ditangkap lagi dan dipenjarakan yang kedua kalinya selama setengah tahun lagi. Sikap itu malah mempersempit ruang gerak Ibnu Taymiyyah. Sebabnya karena ia menulis sebuah kitab yang isinya tentang masalah ketuhanan yang tidak di terima banyak kalangan. Demikianlah yang ia kerjakan.. Kehidupan dalam penjara ia manfaatkan untuk membaca dan menulis. Tanggal 9 Jumadil Akhir 728 H. Memperbanyak tahajjud hingga keyakinanya makin mantap. tinta dan pena-nya dirampas.

Pasar-pasar di kota Damaskus sepi. laki-laki dan perempuan. sedang dalam keadaan membaca Al-Quran. ia selalu bersamaku dan tiada pernah tinggalkan aku. belum pernah terjadi jenazah yang dishalatkan serta dihormati oleh orang sebanyak itu melainkan Ibnu Taimiyah dan Imam Ahmad bin Hambal. Semua orang yang terisak menangis dan meratapi kematian beliau. 20 Dzulqaidah 728 H (26-28 September 1328 M). Ia akhirnya harus mati membela kebenaran dalam penjara. Kehidupan terhenti sejenak. Ada sebuah pesan yang singkat dan padat yang beliau tinggalkan bagi para pejuang hingga akhir zaman.1206 H/1701 . ulama dan fuqaha. Menurut ahli sejarah. tentara. pesan yang beliau kemas dalam bentuk syair yang indah dan tajam : Apa yang bisa diperbuat musuh padaku !!!! taman dan kebun (surga)ku ada di dadaku Kemanapun ku pergi. pemimpin. Beliau menghembuskan nafas yang terakhir di atas sajadah shalatnya. Mereka berebutan ingin melihat wajahnya. Beliau meninggal dunia hari Senin. memegang jenazah dan bahkan ada yang berusaha menciumnya. Semua manusia turun ke jalan mengantar jenazahnya. dalam usia 67 tahun. setelah sakit dalam penjara lebih dari 20 hari. berduyun-duyun orang mengerumuni gerbang penjara. Ia dikuburkan pada waktu Ashar di samping kuburan saudaranya Syaikh Jamal Al-Islam Syarafuddin. terpenjaraku adalah khalwat pembunuhanku adalah mati syahid Terusirku dari negeriku adalah rekreasi (Ibnu Taymiyyah) Muhammad bin Abdul Wahhab Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab (1115 .hanyalah Ibnul Qayyim Al-Jauziyah muridnya yang setia. Baru setelah muadzin berseru dari atas menara bahwa ia telah pulang ke rahmatullah.1793 M) (bahasa Arab: ‫ )محمند بنن عبند الوهناب التميمنى‬adalah seorang ahli teologi agama Islam dan seorang tokoh pemimpin . anak-anak kecil semuanya keluar rumah. Para Emir.

KEHIDUPAN Masa Kecil Syeikh Muhammad bin Abdul Wahab dilahirkan pada tahun 1115 H (1701 M) di kampung Uyainah (Najd). yang berarti "satu Tuhan". Namun mufti umum tidak selalu dari keluarga Ibnu abdul wahhab misalnya Syaikh 'Abdul 'Aziz bin Abdillah bin Baz.gerakan keagamaan yang pernah menjabat sebagai menteri penerangan Kerajaan Arab Saudi. Istilah Wahhabi sering menimbulkan kontroversi berhubung dengan asal-usul dan kemunculannya dalam dunia Islam. yang berarti "satu Tuhan". alHanbaliyyah atau al-Hanabilah yang merupakan salah sebuah mazhab dalam Ahl al-Sunnah wa al-Jama'ah. namun mereka lebih memilih untuk menyebut diri mereka sebagai Salafis atau Muwahhidun. seorang pemimpin suku di wilayah Najd. Nama Wahhabi atau al-Wahhabiyyah kelihatan dihubungkan kepada nama 'Abd alWahhab iaitu bapa kepada pengasasnya. Karenanya mereka lebih memilih untuk menyebut diri mereka sebagai Salafis atau Muwahhidun. Umat Islam umumnya terkeliru dengan mereka kerana mereka mendakwa mazhab mereka menuruti pemikiran Ahmad ibn Hanbal dan alirannya. Ibnu Saud ditunjuk sebagai pengurus administrasi politik sementara Ibnu Abdul Wahhab menjadi pemimpin spiritual. Sampai saat ini. Muhammad bin Abdul Wahhab. bukan ajaran tersendiri. lebih kurang 70 km arah barat laut kota Riyadh. al-Syaikh Muhammad bin 'Abd al-Wahhab al-Najdi. yang memiliki nama lengkap Syaikh al-Islam al-Imam Muhammad bin Abdul Wahab bin Sulaiman bin Ali bin Muhammad bin Ahmad bin Rasyid bin Barid bin Muhammad bin al-Masyarif at-Tamimi al-Hambali an-Najdi adalah seorang ulama berusaha membangkitkan kembali pergerakan perjuangan Islam. Para pendukung pergerakan ini sering disebut Wahabbi. Bagaimanapun. gelar "keluarga kerajaan" negara Arab Saudi dipegang oleh keluarga Saud. Dia mengikat perjanjian dengan Muhammad bin Saud. Sesuai kesepakatan. Para pendukung pergerakan ini sesungguhnya menolak disebut Wahabbi. ibukota Arab . nama Wahhabi dikatakan ditolak oleh para penganut Wahhabi sendiri dan mereka menggelarkan diri mereka sebagai golongan al-Muwahhidun(3) (unitarians) kerana mereka mendakwa ingin mengembalikan ajaran-ajaran tawhid ke dalam Islam dan kehidupan murni menurut sunnah Rasulullah. karena pada dasarnya ajaran Ibnu Wahhab menurut mereka adalah ajaran Nabi Muhammad.

"Sungguh aku telah banyak mengambil manfaat dari ilmu pengetahuan anakku Muhammad. Setelah itu. beliau diserahkan oleh orangtuanya kepada para ulama setempat sebelum akhirnya mereka mengirimnya untuk belajar ke luar daerah Saudara kandungnya. Setelah itu. yaitu .Saudi sekarang. Kehidupan Syeikh Muhammad di Madinah Ketika berada di kota Madinah. terutama di bidang ilmu Fiqh". ia berguru pada dua orang ulama besar yaitu Syeikh Abdullah bin Ibrahim bin Saif anNajdi dan Syeikh Muhammad Hayah al-Sindi. ia akan berjuang dan bertekad untuk mengembalikan aqidah umat Islam di sana sesuai keyakinannya. ditambah dengan kecerdasan otak dan kerajinannya. ia mengira banyak umat Islam di sana yang tidak menjalankan syariat dan berbuat syirik. yang diajar sendiri oleh ayahnya. Syeikh Muhammad bin Abdul Wahab diajak oleh ayahnya untuk bersama-sama pergi ke tanah suci Mekkah untuk menunaikan rukun Islam yang kelima . Berkat bimbingan kedua orangtuanya. Ia pun berjanji pada dirinya sendiri. ia pergi ke Madinah untuk berguru kepada ulama disana. Di Madinah. Hal ini menurut dia sangat bertentangan dengan ajaran Islam yang mengajarkan manusia untuk tidak meminta selain kepada Allah. Sulaiman bin Abdul Wahab. Setelah mencapai usia dewasa. Ia tumbuh dan dibesarkan dalam kalangan keluarga terpelajar. Sedangkan kakeknya adalah seorang qadhi (mufti besar). seperti mengunjungi makam Nabi atau makam seorang tokoh agama. Hal ini membuat Syeikh Muhammad semakin terdorong untuk memperdalam ilmu ketauhidan yang murni (Aqidah Salafiyah).mengerjakan haji di Baitullah. Ketika telah selesai menunaikan ibadah haji. Sebagaimana lazimnya keluarga ulama. terhadap kecerasan Muhammad. kemudian memohon sesuatu kepada kuburan dan penguhuninya. menceritakan betapa bangganya Syeikh Abdul Wahab. ayah mereka. Syeikh Muhammad bin Abdul Wahab berhasil menghafal 30 juz al-Quran sebelum ia berusia sepuluh tahun. maka Syeikh Muhammad bin Abdul Wahab sejak masih kanak-kanak telah dididik dengan pendidikan agama. tempat di mana masyarakat Najd menanyakan segala sesuatu masalah yang bersangkutan dengan agama. ayahnya kembali ke Uyainah sementara Muhammad tetap tinggal di Mekah selama beberapa waktu dan menimba ilmu di sana. Ayahnya adalah seorang tokoh agama di lingkungannya. Syeikh Abdul Wahhab. Ia pernah berkata.

terutaman di bidang hadits dan musthalahnya. Untuk itu. Belajar dan berdakwah di Basrah Setelah beberapa lama menetap di Mekah dan Madinah. Tetapi Syeikh Muhammad bin `Abdul Wahab bersama pendukungnya mendapat tekanan dan ancaman dari sebagian ulama yang dituduhnya sesat. ia kemudian pindah ke Basrah. fiqih dan usul fiqhnya. jauh dari sifat khurafat. Akan tetapi dakwahnya di sana kurang bersinar. bapanya berpindah dari 'Uyainah ke Huraymilah dan dia ikut serta dengan bapanya dan belajar kepada bapanya. Tetapi beliau masih meneruskan tentangannya yang kuat terhadap amalan-amalan agama di Najd. tempat di mana beliau bermukim untuk menuntut ilmu ketika itu. dan kemudian ia kembali ke kampung asalnya Uyainah. tahayul. Selain belajar. sehingga banyak ilmu-ilmu yang diperolehinya. karena menemui banyak rintangan dan halangan dari kalangan para ulama setempat.kepada akidah Islam yang menurutnya murni (tauhid). saat bapanya meninggal dunia. ia pun mulai mempelajari berbagai buku yang di tulis para ulama terdahulu. beliau lalu kembali ke al-Ihsa menemui gurunya Syeikh Abdullah bin `Abd Latif al-Ihsai untuk mendalami beberapa bidang pengajian tertentu yang selama ini belum sempat dipelajarinya. Hal ini yang menyebabkan adanya pertentangan dan perselisihan yang hebat antara beliau dengan bapanya (serta pendudukpenduduk Najd). Syeikh Muhammad bin `Abdul Wahab memulai dakwahnya di Basrah. Di sana beliau bermukim untuk beberapa waktu. ia sempat juga berdakwah di kota ini. atau bidah. Pada tahun 1139H/1726M. Di antara pendukung dakwahnya di kota Basrah ialah seorang ulama yang bernama Syeikh Muhammad al-Majmu’i. Setelah beberapa lama. Akhirnya beliau meninggalkan Basrah dan mengembara ke beberapa negeri Islam untuk menyebarkan ilmu dan pengalamannya. serta ilmu gramatika (ilmu qawaid). Di sini beliau bermukim lebih lama. Keadaan tersebut terus berlanjut hingga ke tahun 1153H/1740M. PERJUANGAN MEMULIHKAN DAN MENGEMBALIKAN AKIDAH ISLAM .

Sebenarnya apa yang mereka sebut sebagai makam Zaid bin al-Khattab ra. Makam itu kemudian dihancurkan oleh Syeikh Muhammad bin Abdul Wahab atas bantuan Amir Uyainah. Syeikh Muhammad bin Abdul Wahab meminta izin pada Amir Uthman untuk menghancurkan sebuah bangunan yang dibina di atas maqam Zaid bin al-Khattab. Lalu Amir menyediakan 600 orang tentara untuk tujuan tersebut bersama-sama Syeikh Muhammad merobohkan maqam yang dikeramatkan itu. Ketika itu. Zaid bin al-Khattab adalah saudara kandung Umar bin al-Khattab." Tetapi Sbeliau khuatir masalah itu kelak akan dihalang-halangi oleh penduduk yang tinggal berdekatan maqam tersebut. bahkan beliau berjanji akan menolong dan mendukung perjuangan tersebut.Awal Pergerakan Sejak dari itu. Tetapi oleh karena masyarakat setempat di situ telah terlanjur beranggapan bahwa itulah makam beliau. Oleh lawan-lawannya. ia mulai merencanakan untuk menyusun sebuah barisan ahli tauhid (muwahhidin) yang diyakininya sebagai gerakan memurnikan dan mengembalikan akidah Islam. Uyainah. Melihat keadaan umat islam yang menurutnya sudah melanggar akidah. Uthman bin Muammar. Khalifah Rasulullah yang kedua. Hal ini menurutnya adalah . yang gugur sebagai syuhada’ Yamamah ketika menumpaskan gerakan Nabi Palsu (Musailamah al-Kazzab) di negeri Yamamah suatu waktu dulu. Dia bebas mengemukakan akidahakidahnya sekehendak hatinya. Muhammad bin Abdul Wahab memulai pergerakan di kampungnya sendiri. Membuat bangunan di atas kubur menurut pendapatnya dapat menjurus kepada kemusyrikan. Amir menjawab "Silakan. mereka pun mengkeramatkannya dan membina sebuah masjid di dekatnya. menolak dan mengesampingkan amalan-amalan agama yang dilakukan umat islam saat itu. Karena di sana terdapat puluhan syuhada’ (pahlawan) Yamamah yang dikebumikan tanpa jelas lagi pengenalan mereka. Syeikh Muhammad tidak lagi terikat. ia kemudian menghancurkan beberapa makam yang dipandangnya berbahaya bagi ketauhidan. tidak ada seorang pun yang boleh menghalang rancangan yang mulia ini. Amir Usman menyambut baik ide dan gagasan Syeikh Muhammad. Suatu ketika. Pergerakan Syeikh Muhammad tidak berhenti sampai disitu. Uyainah diperintah oleh seorang Amir (penguasa) bernama Usman bin Muammar.. Bisa saja yang mereka anggap makam Zaid bin al-Khattab itu adalah makam orang lain. hanyalah berdasarkan prasangka belaka. gerakan ini kemudian disebut dengan nama gerakan Wahabiyah..

namun setelah api pergerakan dinyalakan. di samping beberapa pertimbangan lainnya maka terpaksalah Syeikh meninggalkan negeri Uyainah menuju negeri Dariyah dengan menempuh perjalanan secara berjalan kaki seorang diri tanpa ditemani oleh seorangpun. Ketika pemerintah al-Ahsa' mendapat berita bahwa Muhammad bin'Abd al-Wahhab mendakwahkan pendapat.s 22) Tetapi ada juga tulisan lainnya yang mengatakan bahwa: Pada mulanya Syeikh Muhammad mendapat dukungan penuh dari pemerintah negeri Uyainah Amir Uthman bin Mu’ammar.untuk mencegah agar makam tersebut tidak dijadikan objek peribadatan oleh masyarakat Islam setempat. Dan beberapa hari kemudian. Syeikh Muhammad bin `Abdul Wahab kemudian pergi ke negeri Dar’iyah. pemerintah setempat mengundurkan diri dari percaturan pergerakan karena alasan politik (besar kemungkinan takut dipecat dari kedudukannya sebagai Amir Uyainah oleh pihak atasannya). Dalam bukunya yang berjudul Al-Imam Muhammad bin Abdul Wahab. dan pemerintah 'Uyainah pula menyokongnya. di satu sisi dia ingin mendukung perjuangan syeikh tapi di sisi lain ia tak berdaya menghadapi tekanan Amir al-Ihsa. di capailah suatu keputusan: Syeikh Muhammad harus meninggalkan daerah Uyainah dan mengungsi ke daerah lain. dan sampai ke negeri Dariyah pada waktu malam hari. maka kemudian memberikan peringatan dan ancaman kepada pemerintah'Uyainah." (Ibnu Baz. setelah terjadi perdebatan antara syeikh dengan Amir Uyainah. Syeikh Muhammad bin `Abdul `Aziz bin `Abdullah bin Baz. dan karena tidak ada lagi pilihan lain. beliau berkata: "Demi menghindari pertumpahan darah. m. Ia kemudian memanggil Syeikh Muhammad untuk membicarakan tentang cara tekanan yang diberikan oleh Amir al-Ihsa. Berita tentang pergerakan ini akhirnya tersebar luas di kalangan masyarakat Uyainah mahupun di luar Uyainah. tinggallah Syeikh Muhammad dengan beberapa orang sahabatnya yang setia untuk meneruskan dakwahnya. Dengan demikian. Syeikh Muhammad diusir keluar dari negeri itu oleh pemerintahnya. Akhirnya.Da'watuhu Wasiratuhu. Hal ini rupanya berhasil mengubah pikiran Amir Uyainah. . Ia meninggalkan negeri Uyainah pada waktu dini hari. Amir Uyainah berada dalam posisi serba salah saat itu. Syeikh `Abdul `Aziz bin `Abdullah.

Inilah suatu keuntungan yang sangat besar. Peraturan di Dariyah ketika itu mengharuskan setiap pendatang melaporkan diri kepada pihak berkuasa setempat. sang istri menyampaikan semua pesan-pesan itu kepada suaminya. orang tersebut bernama Muhammad bin Sulaim al`Arini. tatkala Ibnu Saud mendapat giliran ke rumah isterinya ini. ia bingung apakah sebaiknya Syeikh itu dipanggil datang menghadapnya." Namun baginda bimbang sejenak. setelah Syeikh memperkenalkan dirinya serta menjelaskan maksud dan tujuannya datang ke negeri Dar’iyah. karena suasana Dariyah dan sekelilingnya pada waktu itu tidak aman. janganlah ragu-ragu untuk menerima dan membantu perjuangan ulama ini. keuntungan di mana Allah telah mengirimkan ke negeri kita seorang ulama. Maka. yang tidak berapa jauh dari tempat kediaman Amir Muhammad bin Saud (pemerintah negeri Dar’iyah). Istri Ibnu Saud ini adalah seorang wanita yang soleh. Syeikh menemui seorang penduduk di kampung itu. Pada awalnya ia ragu-ragu menerima Syeikh di rumahnya. berpegang teguh kepada Kitabullah dan Sunnah RasulNya. Isterinya dan para penasihatnya yang lain sepakat bahwa sebaiknya baginda sendiri yang datang menemui Syeikh Muhammad di rumah Muhammad bin Sulaim.Syeikh Muhammad di Dariyah Sesampainya Syeikh Muhammad di sebuah kampung wilayah Dariyah. Baginda . mari sekarang juga kakanda menjemputnya kemari. Namun. Syeikh kemudian meminta izin untuk tinggal bermalam di rumahnya sebelum ia meneruskan perjalanannya ke tempat lain. Bin Sulaim ini adalah seorang yang dikenal soleh oleh masyarakat setempat. Namun mereka gagal menemui Amir Muhammad yang saat itu tidak ada di rumah. atau dia sendiri yang harus datang menjemput Syeikh untuk dibawa ke tempat kediamannya? Baginda pun kemudian meminta pandangan dari beberapa penasihatnya tentang masalah ini. barulah Muhammad bin Sulaim ingin menerimanya sebagai tamu di rumahnya. mereka pun menyampaikan pesan kepada amir melalui istrinya. Selanjutnya ia berkata kepada suaminya: "Bergembiralah kakanda dengan keuntungan besar ini. maka pergilah Muhammad bin Sulaim menemui Amir Muhammad untuk melaporkan kedatangan Syeikh Abdul Wahab yang baru tiba dari Uyainah serta menjelaskan maksud dan tujuannya kepada beliau. juru dakwah yang mengajak masyarakat kita kepada agama Allah. yaitu hendak menyebarkan dakwah Islamiyah dan membenteras kemusyrikan.

dan berjuang di jalanNya. baik di dalam negeri Dariyah maupun di negeri-negeri tetangga. dalam menegakkan hukum Allah dan RasulNya di bumi persada tanah Dariyah. di mana Syeikh Muhammad bermalam. Nama Syeikh Muhammad bin Abdul Wahab dengan ajaran-ajarannya itu sudah begitu terdengar di kalangan masyarakat. tua dan muda. Dan kami berikrar untuk menjamin keselamatan dan keamanan anda Syeikh di negeri ini dalam menyampaikan dakwahnya kepada masyarakat Dariyah. tafsir. Ia pun mulai membuka madrasah dengan menggunakan kurikulum yang menjadi teras bagi rencana perjuangan beliau. nescaya Allah akan mendukungnya. Para penuntut ilmu. musthalah hadith. Ternyata apa yang diikrarkan oleh Amir Ibnu Saud itu benar-benar ditepatinya. berduyun-duyun datang ke negeri ini. Maka pergilah baginda bersama beberapa orang pentingnya ke rumah Muhammad bin Sulaim. kami dan seluruh keluarga besar Ibnu Saud akan mempertaruhkan nyawa dan harta untuk bersama-sama anda Syeikh berjuang demi meninggikan agama Allah dan menghidupkan sunnah RasulNya sehingga Allah memenangkan perjuangan ini. senasib. tetapi juga sekaligus membela darahnya bagaikan saudara kandung sendiri. bahu-membahu dalam menegakkan kalimah Allah. Dalam waktu yang singkat saja. Masyarakat luar Dariyah pun berduyun-duyun datang ke Dariyah untuk menetap dan tinggal di negeri ini. yang bukan hanya sekadar membela dakwahnya saja. Dan siapa yang mendukung agama ini. Dan Insya Allah kita akan melihat kenyataan ini dalam waktu yang tidak begitu lama. hadith.pun menyetujui nasihat tersebut. gramatikanya dan lain-lain. yang berarti di antara Amir dan Syeikh sudah bersumpah setia sehidup-semati. yaitu bidang pengajian Aqaid al-Qur’an. Sesampainya baginda di rumah Muhammad bin Sulaim. Siapa yang menolong agama ini. Ia bersama Syeikh seiring sejalan. dan Insya Allah negeri ini akan diberkati Allah Subhanahu wa Taala. fiqh. Demi kejayaan dakwah Islamiyah yang anda Syeikh rencanakan. diadakan juga dakwah yang bersifat terbuka untuk . sehingga negeri Dariyah penuh sesak dengan kaum muhajirin dari seluruh pelosok tanah Arab. Insya Allah!" Kemudian anda Syeikh menjawab: "Alhamdulillah. usul fiqh." Demikianlah seorang Amir (penguasa) tunggal negeri Dariyah. amir Ibnu Saud memberi salam dan dibalas dengan salam dari Syeikh dan bin Sulaim. Kami ingin mengajak umat ini kepada agama Allah. Amir Ibnu Saud berkata: "Ya Syeikh! Bergembiralah anda di negeri kami. Dariyah telah menjadi kiblat ilmu dan kota pelajar penuntut Islam. anda juga patut gembira. kami menerima dan menyambut kedatangan anda di negeri ini dengan penuh gembira. Allah akan menolongnya. Di samping pendidikan formal (madrasah).

Maghribi. . telah menambahkan kemasyhuran nama Syeikh sehingga beliau disegani di antara kawan dan lawannya. Surat-surat itu dikirimkannya juga kepada para ulama dan penguasa-penguasa. Berdakwah Melalui Surat-menyurat Syeikh menempuh berbagai macam dan cara. hingga jangkauan dakwahnya semakin jauh berkumandang di luar negeri. Akan tetapi yang sedang kita bicarakan sekarang adalah masalah negeri Najd dan sekitarnya. Iraq dan lainlain lagi. Bukanlah berarti bahwa ketika itu tidak ada lagi perhatian para ulama Islam setempat kepada agama ini. dalam menyampaikan dakwahnya. Syeikh mula menegakkan jihad. dan tidak kecil pengaruhnya di kalangan para ulama dan pemikir Islam di seluruh dunia. seperti diHindia. Gema dakwah beliau begitu membahana di seluruh pelosok Dariyah dan negeri-negeri jiran yang lain. Hal ini dalam rangka pergerakan pembaharuan tauhid demi membasmi syirik. baik yang dekat ataupun jauh. juga bahaya bid’ah. beliau memulai di negeri Najd. meskipun mereka memiliki ilmu-ilmu yang cukup memadai. Memang cukup banyak para da’i dan ulama di negeri-negeri tersebut tetapi pada waktu itu kebanyakan di antara mereka yang kehilangan arah. Maka Syeikh mengirimkan suratnya kepada ulama-ulama Riyadh dan para umaranya. khurafat dan tahyul. Mesir. bidah dan khurafat di negeri mereka masingmasing. sesuai dengan keadaan masyarakat yang dihadapinya. yang pada ketika itu adalah Dahkan bin Dawwas.semua lapisan masyarakat umum. beliau menjelaskan tentang bahaya syirik yang mengancam negeri-negeri Islam di seluruh dunia. menulis surat-surat dakwahnya kepada tokoh-tokoh tertentu untuk bergabung dengan barisan Muwahhidinyang dipimpin oleh beliau sendiri. Berkat hubungan surat menyurat Syeikh terhadap para ulama dan umara dalam dan luar negeri. Ia terus mengirimkan surat-surat dakwahnya itu ke sleuruh penjuru Arab. Di samping berdakwah melalui lisan. Kemudian. sehingga seolah-olah bagaikan tidak ada lagi yang memperahtikan masalah agama. Untuk langkah awal pergerakan itu. Syria. Ia pun mula mengirimkan surat-suratnya kepada ulama-ulama dan penguasa-penguasa di sana. Pakistan. Di dalam surat-surat itu. beliau juga tidak mengabaikan dakwah secara pena dan pada saatnya juga jika perlu beliau berdakwah dengan besi (pedang). Afrika Utara. Indonesia. Afganistan.

mahupun dari kalangan luarnya. hal ini merupakan suatu pergerakan perubahan besar yang banyak memakan korban manusia maupun harta benda. maka orang-orang di luar Islam pula. namun usaha mereka sia-sia belaka. Masa-masa tersebut telah pun berlalu. Di samping itu. terutama dari tokoh-tokoh agama Islam sendiri yang takut akan kehilangan pangkat. Akhir-akhir ini semua tulisan beliau. maupun kitab-kitabnya. pengaruh dan jamaahnya. maupun terus dari pihak kerajaan Saudi sendiri ( di masa mendatang). baik melaluiRabithah al-`Alam Islami. yang ditujukan untuk membendung dakwah tauhid ini. Meskipun usaha musuh-musuh dakwahnya begitu hebat. sehingga menjadi dokumen yang amat berharga sekali. Namun. tulisan-tulisan beliau sudah tersebar luas ke seluruh pelosok dunia Islam. begitu juga dari kaum penjajah Barat.Demikianlah banyaknya surat-menyurat di antara Syeikh dengan para ulama di dalam dan luar Jazirah Arab. kedudukan. akan tetapi lebih banyak datangnya dari kalangan sendiri. Dan satu persatu kejahatan dan kebusukan kaum orientalis yang sengaja mengadu domba antara sesama umat Islam semenjak awal. yang berupa risalah. terutama kaum orientalis mendapat angin segar untuk turut campur-tangan membesarkan perselisihan diantara umat Islam sehingga terjadi saling membid’ahkan dan bahkan saling mengkafirkan. Dengan demikian. Kemudian murid-murid keluaran Dar’iyah pula menyebarkan ajaranajaran tauhid murni ini ke seluruh pelusuk negeri dengan cara membuka sekolah-sekolah di daerah-daerah mereka. Begitu juga dengan tulisan-tulisan dari putera-putera dan cucu-cucu beliau serta tulisan-tulisan para murid-muridnya dan pendukung-pendukungnya yang telah mewarisi ilmuilmu beliau. Di masa kini. karena . sedang dihimpun untuk dicetak dan sebagian sudah dicetak dan disebarkan ke seluruh pelosok dunia Islam. yang dilancarkan melalui pena atau ucapan. Karena pergerakan ini mendapat tentangan bukan hanya dari luar. semuanya kini sudah terungkap. jadilah Dar’iyah sebagai pusat penyebaran dakwah kaum Muwahhidin (gerakan pemurnian tauhid) oleh Syeikh Muhammad bin `Abdul Wahab yang didukung oleh penguasa Amir Ibnu Saud. oleh karena perlawanan sudah juga digencarkan muslimin sendiri. Sejarah pembaharuan yang digerakkan oleh Syeikh Muhammad bin `Abdul Wahab ini tercatat dalam sejarah dunia sebagai yang paling hebat dari jenisnya dan amat cemerlang. Umat Islam kini sudah sedar tentang apa dan siapa kaum pengikut dakwah Rasulullah yang diteruskan Muhammad bin Abdul Wahhab (dijuluki Wahabi). sama ada dari kalangan dalam Islam sendiri.

sesuai dengan sifat orang yang dihadapinya. Syeikh Muhammad bin `Abdul Wahab telah menempuh pelbagai macam cara. seperti Imamimam Mazhab empat dan pengikut-pengikutnya sampai hari kiamat. Diantaranya beliau menulis bahwa semua itu adalah bohong dan kata-kata dusta belaka. Untuk mencapai tujuan pemurnian ajaran agama Islam. sehingga lawanlawannya membuat tuduhan-tuduhan ataupun pelbagai fitnah terhadap dirinya dan pengikutpengikutnya. Kadangkala lembut dan kadangkala kasar. Musuh-musuhnya pernah menuduh bahwa Syeikh Muhammad bin `Abdul Wahab telah melarang para pengikutnya membaca kitab fiqh. Imam Muhammad bin `Abdul Wahab yang telah mendapat sambutan bukan hanya oleh penduduk negeri Najd saja. yaitu menuduh Syeikh Muhammad telah membakar beberapa kitab tersebut. dalam bukunya yang berjudul Shiyanah al-Insan di halaman 473 seperti berikut: "Sebenarnya tuduhan tersebut telah dijawab sendiri oleh Syeikh Ibnu `Abdul Wahab sendiri dalam suatu risalah yang ditulisnya dan dialamatkan kepada `Abdullah bin Suhaim dalam pelbagai masalah yang diperselisihkan itu. sebagai tuntunan yang dipegang oleh para Imam Muslimin. Apa yang dituduh dan difitnah terhadap Syeikh Ibnu `Abdul Wahab itu. Malahan ada yang lebih keji. seperti dia dituduh membatalkan kitab-kitab mazhab. Ia mendapat pertentangan dan perlawanan dari kelompok yang tidak menyenanginya karena sikapnya yang tegas dan tanpa kompromi. Aku hanyalah suka menjelaskan kepada orang-orang tentang pemurnian agama dan aku larang mereka berdoa ." Kemudian dalam sebuah risalah yang dikirimnya kepada `Abdurrahman bin `Abdullah. Muhammad bin `Abdul Wahab berkata: "Aqidah dan agama yang aku anut. ialah mazhab Ahli Sunnah wal Jamaah. telah dijawab dengan tegas oleh seorang pengarang terkenal. serta menafsirkan Al Qur’an menurut kehendak hawa nafsu sendiri. yaitu al-Allamah Syeikh Muhammad Basyir asSahsawani. Dalam hal ini. bukan muqallid. tafsir dan hadith. dan dia mendakwakan dirinya sebagai mujtahid.ternyata Allah Subhanahu wa Ta'ala telah memenangkan perjuangan dakwah tauhid yang dipelopori oleh Syeikh Islam. di mana dari masa ke masa mereka telah membantu perjuangan tauhid ini dengan harta dan jiwa. malah kini sudah berkumandang pula ke seluruh dunia. akan tetapi juga sudah menggema ke seluruh dunia Islam dari Maghribi sampai ke Merauke. jasa-jasa Putera Muhammad bin Saud (pendiri kerajaan Arab Saudi) dengan semua anak cucunya tidaklah boleh dilupakan begitu saja.

dan mereka membohongi orang banyak dengan berkata: `Bahwa kami suka mentafsirkan Qur’an dengan selera kami. Nabi tidak mengerti makna "La ilaha illallah" sehingga perlu diturunkan kepadanya ayat yang berbunyi: "Fa’lam annahu La ilaha illallah. serta dipegangi pula oleh salah seorang Imam empat. bahwa kami tidak percaya . Dan kami tidak percaya kepada ulama. sudah tentu dengan maksud untuk menutupnutupi dan menghalang-halangi yang hak. Hanya ada beberapa masalah yang kalau kami lihat di sana ada nash yang jelas. Kami tidak pernah sama sekali mengaku bahwa kami sudah sampai ke tingkat mujtahid mutlaq. baik dari Qur’an mahupun Sunnah. seperti berikut: "Bahwa mazhab kami dalam Ushuluddin (Tauhid) adalah mazhab Ahlus Sunnah wal Jamaah. meskipun menyalahi mazhab kami (Hambali). Sedangkan dalam hal masalah furu’(fiqh) kami cenderung mengikuti mazhab Ahmad bin Hanbal rahimahullah. juga tidak seorang pun di antara para pengikut kami yang berani mendakwakan dirinya dengan demikian. lebih kuat daripadanya. Imamiyah dan lain-lain lagi. menghina Nabi kita Muhammad Shalallahu 'alaihi wassalam’ dan dengan perkataan `bahwa jasad Nabi Shalallahu 'alaihi wassalam itu buruk di dalam kuburnya.(mohon syafaat) pada orang yang hidup atau orang mati daripada orang-orang soleh dan lainnya. dan cara (sistem) pemahaman kami adalah mengikuti cara Ulama Salaf. Malah kami memaksa mereka supaya bertaqlid (ikut) kepada salah satu dari mazhab empat tersebut. seprti mazhab Rafidhah. Dalam hal ini kami berpendirian mendahulukan kakek." `Abdullah bin Muhammad bin `Abdul Wahab. 474." Demikianlah bunyi isi tulisan kitab Shiyanah al-Insan. menulis dalam risalahnya sebagai ringkasan dari beberapa hasil karya ayahnya. tanpa mengindahkan kitabkitab tafsirnya. seperti dalam masalah warisan yang menyangkut dengan kakek dan saudara lelaki. Kami tidak membenarkan mereka mengikuti mazhab-mazhab yang batil. dan setelah kami periksa dengan teliti tidak ada yang menasakhkannya. atau yang mentaskhsiskannya atau yang menentangnya. Seterusnya beliau berkata: "Adapun yang mereka fitnah kepada kami. Dan kami tidak mempersetujui seseorang bermazhab kepada mazhab yang luar dari mazhab empat. Zaidiyah. hal. Dan ziarah kepada kubur Nabi itu tidak sunat. Dan bahwa tongkat kami ini lebih bermanfaat daripada Nabi." dan ayat ini diturunkan di Madinah. dan Nabi itu tidak mempunyai syafaat. Kami tidak pernah mengingkari (melarang) seseorang bermazhab dengan salah satu daripada mazhab yang empat. Syeikh Ibnu `Abdul Wahab. Dituduhnya kami lagi. maka kami mengambilnya dan kami meninggalkan mazhab yang kami anut.

maka orang itu hukumnya tidaklah keluar dari Islam (murtad). Malah kami dianggap mujassimah (menjasmanikan Allah). begitu juga seperti berzina. karena akan dinikahkan dengan pemuda lainnya untuk mengangkat derajat golongan kami. seperti melakukan pembunuhan terhadap seseorang Muslim tanpa alasan yang wajar. karena didalamnya bercampur antara yang hak dan batil. Kami dituduh tidak mahu mengakui kebenaran para ahlul Bait Radiyallahu 'anhum. meskipun berulang-ulang. maka orang itu akan diberikan kelonggaran dan kebebasan dari segala beban dan tanggungan atau hutang sekalipun." (Shiyanah al-Insan. Oleh karena itu. Maka semua tuduhan yang diada-adakan dalam hal ini sungguh kami tidak mengerti apa yang harus kami katakan sebagai jawapan. kecuali yang dapat kami katakan hanya "Subhanaka Maha suci Engkau ya Allah" ini adalah kebohongan yang besar. mereka telah melakukan kebohongan yang amat besar terhadap kami. riba’ dan minum arak. maka barangsiapa menuduh kami dengan hal-hal yang tersebut di atas tadi. Selain itu kami juga dituduh tidak mahu menerima bai’ah seseorang sehingga kami menetapkan atasnya `bahwa dia itu bukan musyrik begitu juga ibu-bapaknya juga bukan musyrik. Dan kami memaksa menikahkan seseorang yang tidak kufu serta memaksa seseorang yang tua umurnya dan ia mempunyai isteri yang muda untuk diceraikannya.s 475) Khusus tentang Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wassalam. Barangsiapa mengaku dan menyaksikan bahwa apa yang dituduhkan tadi adalah perbuatan kami.’ Dikatakan lagi bahwa kami telah melarang manusia membaca selawat ke atas Nabi Shalallahu 'alaihi wassalam dan mengharamkan berziarah ke kubur-kubur. dan tidak kekal dalam neraka. serta kami mengkufurkan orang-orang yang hidup sesudah abad keenam. Kami telah menghancurkan kitab-kitab karangan para ulama mazhab. m. kecuali yang mengikuti kami.kepada pendapat para ulama. Syeikh Muhammad bin `Abdul Wahab berkata: "Dan apapun yang kami yakini terhadap martabat Muhammad Shalallahu 'alaihi wassalam bahwa martabat beliau itu adalah setinggi-tinggi martabat makhluk . yang dicipta oleh musuh-musuh agama ataupun teman-teman syaithan dari menjauhkan manusia untuk mengikuti ajaran sebersih-bersih tauhid kepada Allah dan keikhlasan beribadah kepadaNya. jika seseorang yang mengikuti ajaran agama sesuai dengan kami. Kami beri’tiqad bahwa seseorang yang mengerjakan dosa besar. maka ketahuilah: bahwa kesemuanya itu adalah suatu penghinaan terhadap kami. Kemudian dikatakannya pula. apabila ia tetap bertauhid kepada Allah dalam semua ibadahnya.

Permusuhan atau tentangan atas nama ilmiyah dan agama. Karena Beliau itu lebih utama dari mereka. mereka memperalatkan golongan ulama tertentu.secara mutlak. dengan tidak diragukan lagi. demi mendukung kumpulan mereka untuk memusuhi dakwah Wahabiyah. baik dari dalam maupun dari luar Islam. diedit serta diberi ta’liq dan sudah diterbitkan. Tentangan maupun permusuhan yang menghalang dakwahnya. Bahwa Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam mendengar salam orang yang mengucapkan kepadanya. Surat-suratnya itu dibalas oleh pihak yang menerimanya. Dan Beliau itu hidup di dalam kuburnya dalam keadaan yang lebih daripada kehidupan para syuhada yang telah digariskan dalam Al-Qur’an. kecuali jika semata-mata dari jauh hanya datang untuk berziarah ke maqamnya. Bagi yang terakhir. Ini tidak termasuk buku-buku yang sangat berharga yang sempat ditulis sendiri oleh Syeikh di celah-celah kesibukannya yang luarbiasa itu. Atas nama politik yang berselubung agama. Adapun buku-buku yang sempat ditulisnya itu berupa buku-buku pegangan dan rujukan kurikulum yang dipakai di madrasah-madrasah ketika beliau memimpin gerakan tauhidnya. Namun Sunat juga berziarah ke masjid Nabi dan melakukan solat di dalamnya. muncul dalam dua bentuk: 1. Dan adalah sunnah berziarah kepada kuburnya. sehingga menjadi beratus-ratus banyaknya. 2." Tantangan Dakwah Beliau dan Pemecahannya Sebagaimana lazimnya. sebagian lainnya sedang dalam proses penyusunan. selawat yang datang daripada beliau sendiri. Dan barangsiapa yang menggunakan waktunya yang berharga untuk membaca selawat ke atas Nabi. seorang pemimpin besar dalam suatu gerakan perubahan . . maka Syeikh Muhammad bin `Abdul Wahab pun tidak lepas dari sasaran permusuhan dari pihak-pihak tertentu. terutama setelah Syeikh menyebarkah dakwahnya dengan tegas melalui tulisan-tulisannya. maka ia akan mendapat kebahagiaan di dunia dan akhirat. berupa buku-buku mahupun surat-surat yang tidak terkira banyaknya. Sebagian dari surat-surat ini sudah dihimpun. Surat-surat itu dikirim ke segenap penjuru negeri Arab dan juga negeri-negeri Ajam (bukan Arab). Mungkin kalau dibukukan niscaya akan menjadi puluhan jilid tebalnya. kemudian berziarah ke maqamnya.

tanpa mempedulikan celaan orang yang mencelanya. . sabar dan beliau tetap melancarkan dakwah bil lisan dan bil hal. yang mana akhirnya terjadilah perang perdebatan dan polemik yang berkepanjangan di antara Syeikh di satu pihak dan lawannya di pihak yang lain. Lalu menganggap Syeikh dan para pengikutnya seperti yang diberitakan. 2. Demikianlah tiga jenis musuh yang lahir di tengah-tengah nyalanya api gerakan yang digerakkan oleh Syeikh dari Najd ini. Dan jika ada orang-orang yang melarang mereka dari perbuatan jahiliyah yang telah menjadi adat tradisi nenek moyangnya. yang mana mereka tidak banyak tahu tentang hakikat Syeikh Muhammad bin `Abdul Wahab dan hakikat ajarannya. Maka golongan ini memusuhi beliau supaya dakwah Islamiyah yang dilancarkan oleh Syeikh yang berpandukan kepada aqidah Salafiyah murni gagal karena ditelan oleh suasana hingar-bingarnya penentang beliau. Syeikh menulis surat-surat dakwahnya kepada mereka. Golongan yang takut kehilangan pangkat dan jawatan. Mereka menganggap bahwa mendirikan bangunan di atas kuburan lalu dijadikan sebagai masjid untuk bersembahyang dan berdoa di sana dan mempersekutukan Allah dengan penghuni kubur. dan mereka menjawabnya. dengan tenang. Golongan ulama taashub. mereka menganggap bahwa orang itu membenci auliya’ dan orang-orang soleh. pengaruh dan kedudukan. sebagai kaum Khawarij. Demikianlah seterusnya. Mereka hanya taqlid belaka dan percaya saja terhadap berita-berita negatif mengenai Syeikh yang disampaikan oleh kumpulan pertama di atas sehingga mereka terjebak dalam perangkap Ashabiyah (kebanggaan dengan golongannya) yang sempit tanpa mendapat kesempatan untuk melepaskan diri dari belitan ketaashubannya. 3. semua itu adalah agama dan ibadah. Namun Syeikh menghadapi semuanya itu dengan semangat tinggi. Pada hakikatnya ada tiga golongan musuh-musuh dakwah beliau: 1.Mereka menuduh dan memfitnah Syeikh sebagai orang yang sesat lagi menyesatkan. meminta bantuan dan meminta syafaat padanya. Mereka mencaci-maki Syeikh habis-habisan dan beliau dituduh sebagai murtad. yaitu. anti Auliya’ dan memusuhi orang-orang shaleh serta mengingkari karamah mereka. sebagai orang yang ingkar terhadap ijma’ ulama dan pelbagai macam tuduhan buruk lainnya. yang bererti musuh mereka yang harus segera diperangi. yang mana mereka melihat yang haq (benar) itu batil dan yang batil itu haq. Golongan ulama khurafat.

Oleh karena itu. keterangan dan penjelasan. akan tetapi berterusan sampai kepada anak cucunya. demi tertegaknya kebenaran dan keadilan di tengah-tengah umat manusia. maka kekuatan yang paling ampuh untuk mempertahankan dakwah dan pendukungnya.Perang pena yang terus menerus berlangsung itu. Di mana anak cucunya ini juga ditakdirkan Allah menjadi ulama. penguasa Dar’iyah. lalu dengan pena dan seterusnya dengan senjata. Demikianlah perjuangan Syeikh yang berawal dengan lisan. Karena masyarakat yang dijadikan sebagai objek daripada dakwah kadangkala tidak mampan dengan lisan mahupun tulisan. Sesungguhnya Allah Maha Kuat dan Maha Perkasa. Juga Allah menciptakan neraca (mizan) keadilan. bukan hanya terjadi di masa hayat Syeikh sendiri. Alangkah benarnya firman Allah Subhanahu wa Ta'ala: " Sesungguhnya Kami telah mengutus Rasul-rasul Kami. telah didukung sepenuhnya oleh Amir Muhammad bin Saud. maka waktu itulah perlunya memainkan peranan senjata. meskipun pada tahap pertama mengalami kemajuan. Merekalah yang meneruskan perjuangan al-maghfurlah Syeikh Muhammad bin `Abdul Wahab. yang dibantu oleh para muridnya dan pendukung-pendukung ajarannya. Namun pada akhirnya orang akan jemu dan secara beransur-ansur dakwah itu akan ditinggalkan oleh para pendukungnya. tidak lain harus didukung oleh senjata. apabila tidak didukung oleh kekuatan yang mantap. Sebagaimana kita ketahui bahwa seorang da’i ilallah. mereka dibekalkan dengan Kitab yang di dalamnya terdapat pelbagai macam hukum dan undang-undang. Beliau pertama kali yang mengumandangkan jihadnya dengan pedang pada tahun 1158 H. besi . akan tetapi mereka harus diiring dengan senjata. baik dan buruk serta haq dan batil. pasti dakwahnya akan surut. Di samping itu pula. dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al-Kitab dan Mizan/neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)Nya dan RasulNya padahal Allah tidak dilihatnya. Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan pelbagai manfaat bagi umat manusia. Namun semua itu tidak mungkin berjalan dengan lancar dan stabil tanpa ditunjang oleh kekuatan besi (senjata) yang menurut keterangan al-Qur’an al-Hadid fihi basun syadid yaitu." (al-Hadid:25) Ayat di atas menerangkan bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala mengutus para RasulNya dengan disertai bukti-bukti yang nyata untuk menumpaskan kebatilan dan menegakkan kebenaran.

Jenazahnya dikebumikan di Dar’iyah (Najd). . Demikianlah Syeikh Muhammad bin `Abdul Wahab dalam dakwah dan jihadnya telah memanfaatkan lisan. senjata api.baja yang mempunyai kekuatan dahsyat. mereka tidak akan tunduk dan tidak akan mau menerimanya. Akan tetapi bagi orang zalim dan suka melakukan kejahatan. mengajar. Apatah lagi jika dipergunakan bagi kepentingan dakwah dan menegakkan keadilan dan kebenaran seperti yang telah dimanfaatkan oleh Syeikh Muhammad bin `Abdul Wahab semasa gerakan tauhidnya tiga abad yang lalu. nuklir dan lain-lain lagi. yang diperhambakan oleh hawa nafsunya. berdakwah dan berjihad serta mengabdi sebagai menteri penerangan Kerajaan Saudi di Tanah Arab. sama ada yang dibawa oleh Nabi. mahupun oleh para ulama. Orang yang mempunyai akal yang sehat dan fikiran yang bersih akan mudah menerima ajaran-ajaran agama. di waktu baginda mengajak kaum Quraisy kepada agama Islam pada waktu dahulu. meriam. WAFAT Muhammad bin `Abdul Wahab telah menghabiskan waktunya selama 48 tahun lebih di Dar’iyah. senapan. yaitu dari tahun 1158 Hinggalah akhir hayatnya pada tahun 1206 H. bersamaan dengan tahun 1793 M. peluru. pena serta pedangnya seperti yang dilakukan oleh Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam sendiri. kapal perang. yaitu berupa senjata tajam. Yang demikian itu telah dilakukan terus menerus oleh Syeikh Muhammad selama lebih kurang 48 tahun tanpa berhenti. melainkan jika mereka diiring dengan senjata. Sungguh besi itu amat besar manfaatnya bagi kepentingan umat manusia yang mana alQur’an menyatakan dengan Wamanafiu linnasi yaitu dan banyak manfaatnya bagi umat manusia. yang pembuatannya mesti menggunakan unsur besi. Muhammad bin Abdulwahab berdakwah sampai usia 92 tahun. dalam usia 92 tahun. beliau wafat pada tanggal 29 Syawal 1206 H. Keseluruhan hidupnya diisi dengan kegiatan menulis.

Jamaluddin Al Afghani Nama panjang beliau adalah Muhammad Jamaluddin Al Afghani. negara yang sedang melintasi periode yang kritis dalam sejarahnya. kedokteran. AlAfghani segera dikenal sebagai profil jenius yang penguasaannya terhadap ilmu pengetahuan bak ensiklopedia. dan metafisika. beliau tekun mempela jari bahasa Arab. Perlawanan terjadi di seluruh India. sejarah. Pada usia 8 tahun Al-Afghani telah memperlihatkan kecerdasan yang luar biasa. Al-Afghani mempersiapkan misinya membangkitkan Islam. sejarah. astronomi. fiqh dan ilmu keislaman lainnya. Setelah membekali dirinya dengan seluruh cabang ilmu pengetahuan di Timur dan Barat (terutama Paris. Afghani turut ambil bagian dari periode yang genting ini. dilahirkan diAsadabad. Perancis). Pertamatama ia masuk ke India. Kebencian kepada kolonialisme yang telah membara dalam dadanya makin berkecamuk ketika Afghani menyaksikan India yang berada dalam tekanan Inggris. Dan pada usia 18 tahun ia telah menguasai hampir seluruh cabang ilmu pengetahuan meliputi filsafat. dengan bergabung dalam . yang nasabnya bertemu dengan Sayyid Ali al-Turmudzi(seorang perawi hadits yang masyhur yang telah lama bermigrasi ke Kabul) juga dengan nasab Sayyidina Husain bin Ali bin Abi Thalib. Ayahanda beliau bernama SayyidSafdar alHusainiyyah. matematika. Afghanistan pada tahun 1254 H/1838 M. fil safat. matematika. hukum.

Dari Mesir. Dost Muhammad. Di Mesir Afghani melanjutkan dakwahnya yang pernah terputus dan segera mempengaruhi para mahasiswa dan ulama Al-Azhar. pemerintah India mengusir Afghani dengan cara mengirimnya ke Terusan Suez yang sedang bergolak. Di sini pengaruh Afghani segera menjalar ke lingkungan intelektual yang dipercaya . Buntutnya. Afghani didepak keluar dari Turki. Afghani bertualang ke Moskow. Ia tinggal selama empat tahun di St. Dost Muhammad sedang mempertahankan kekuasaannya dengan memanfaatkan kaum cendekiawan yang didukung rakyat Afghanistan. Tetapi. efek pengusiran oleh Sher Ali berdampak bagi perjalanan Afghani. Di Mesir Afghani melakukan kontak dengan mahasiswa Al-Azhar yang terkagum-kagum dengan wawasan dan ide-idenya. Rupanya. Afghani diusir dari Kabul. Ia segera menghasut pemerintah Turki untuk mewaspadai gagasan-gagasan Afghani.peperangan kemerdekaan India pada bulan Mei 1857. Di kota ini ia disambut oleh penguasa Afghanistan. Ia tidak diperbolehkan melewati jalur Hijjaz melalui Persia. yang kemudian menganugerahinya posisi penting dalam pemerintahannya. muridnya yang ternyata juga dikucilkan oleh pemerintah Mesir. Saat itu. salah seorang ulama setempat. merasa tersaingi. kota yang pernah disinggahinya ketika ia berdakwah ke Paris. Syaikhul Islam. Afghani pergi ke Kabul. Afghani berkelana ke Hijjaz untuk melakukan ziarah. Petersburgh. Salah seorang mahasiswa yang kemudian menjadi murid Afghani adalah Muhammad Abduh. tetapi tidak diizinkan untuk bertemu dengan para pemimpin India berpengaruh yang berperan dalam revolusi India. Ketika memberi ceramah di Universitas Konstantinopel. Dari London. Sayang. ketika akhirnya Dost terbunuh dan takhtanya jatuh ke tangan Sher Ali. Di London ia bertemu dengan Muhammad Abduh. Di ibu kota Turki ini Afghani mendapat sambutan yang luar biasa. Pada tahun 1871. Khawatir pengaruh Afghani akan menyebabkan pergolakan rakyat melawan pemerintah kolonial. pemberontakan kaum nasionalis Mesir pada tahun 1882 berujung pada tindakan deportasi oleh pemerintah Mesir yang mencurigai Afghani ada di belakang pemberontakan. tetapi tak lama ia sudah berada dalam perjalanan ke London. Meninggalkan Kabul. Namun. Afghani masih sempat pergi ke Mekkah untuk menunaikan ibadah haji. Afghani menjejakkan kakinya di Kairo untuk yang kedua kalinya. Afghani pergi ke Istanbul untuk berdakwah. Afghani dideportasi ke India. Ia disambut baik oleh pemerintah India. Pada tahun 1869 Afghani masuk ke India untuk yang kedua kalinya. Ia harus lebih dulu masuk ke India. Sepulang dari haji.

majalah ini dibinasakan penguasa Inggris. Risalah dan Prinsip-prinsipnya”. Afghani menghembuskan nafasnya yang terakhir karena kanker yang dideritanya sejak tahun 1896. nomor-nomor lama telah dicetak ulang berkali-kali. JURNAL ANTI PENJAJAHAN Salah satu bukti kejeniusan Jamaluddin Al-Afghani adalah Al-Urwatul Wutsqa. opini. Persia. Beliau pulang keharibaan Allah pada tanggal 9 Maret 1897 di Istambul Turki dan dikubur di sana. London. Di Mesir dan India penerbitan ini dilarang untuk diedarkan. Publikasi ini bukan saja menggoncang dunia Islam. Salah satu hasil dakwah Afghani kepada mereka adalah keluarnya izin pencetakan Al-Quran ke dalam bahasa Rusia. Perancis. penerbitan ini terus saja beredar meski dengan jalan gelap. Jurnal ini segera menjadi barometer perlawanan imperialis Dunia Islam yang merekam komentar. Bapak pembaharu Islam ini memang tak memiliki rintangan bahasa karena ia menguasai enam bahasa dunia (Arab. terutama yang bermarkas di International Lord Salisbury. Meskipun majalah ini pada akhirnya tidak mampu mempertahankan penerbitannya oleh bermacam-macam rintangan. Akan tetapi. menyatakan. Di Indonesia sendiri majalah ini berhasil masuk tidak melalui pelabuhan besar. Afghani harus bolak-balik Paris-London untuk menjembatani diskusi dan pengiriman tulisan para ilmuwan Barat. dan analisis bukan saja dari tokoh-tokoh Islam dunia. Turki. Muhammad Abduh. Selama mengurus jurnal ini. Sejarah. Afghani menghabiskan sisa umurnya dengan bertualang keliling Eropa untuk berdakwah. Keduanya bersamaan menerbitkan majalah Al-Urwatul Wutsqa di Paris pada tahun 1884 selama tujuh bulan dan mencapai 18 nomor.oleh Tsar Rusia. dan Rusia). Inggris. Ia berhasil masuk lewat kiriman gelap melalui pelabuhan kecil di pantai utara. pun telah menimbulkan kegelisahan dunia Barat. Al-Afghani mendapat sokongan seorang ulama Mesir. sebuah jurnal anti penjajahan yang diterbitkannya di Paris. antaranya pelabuhan Tuban. bahwa AlAfghani meninggal akibat diracun dan ada pendapat kedua yang menyatakan bahwa ada rencana Sultan untuk membinasakannya. Ustad Abu Rayyah dalam bukunya “Al-Afghani. AL AFGHANI DAN IBNU TAYMIYYAH . terutama untuk pasaran dunia Timur. Di mana-mana. tetapi juga ilmuwanilmuwan Barat yang penasaran dan kagum dengan kecemerlangan Afghani. Jasadnya dipindahkan ke Afghanistan pada tahun 1944.

serta menjalin komunikasi dengan para ulama dan pemimpin kaum Muslimin. dasar aliran ini merupakan hawa nafsu yang menggelora dan hanya sebatas egoisme sesaat yang berlebihan tanpa mempertimbangkan kepentingan umat manusia secara keseluruhan. BEBERAPA KONTRIBUSI AL-AFGHANI Pertama. yang mengingkari adanya hakikat ketuhanan. kecuali bahwa Ibnu Taymiyyah (seperti kebanyakan ulama dari generasi awal) lebih banyak berhujjah dengan menggunakan dalil-dalil agama dan pendekatan logika (mantiqy) dalam menegakkan panji/bendera yang dibawanya. Sedangkan Al Afghani lebih kepada pendekatan provokasi (dalam term positif) atau membakar semangat. Perlawanan terhadap kolonial barat yang menjajah negri-negri Islam (terutama terhadap penjajah Inggris). Hal ini dikarenakan adanya pengingkaran terhadap hakikat Tuhan dan anggapan bahwa materi mampu membuka pintu lebar-lebar bagi terhapusnya kewajiban manusia sebagai hamba Tuhan. seperti yang kita bisa lihat dari karya-karya beliau. Menurutnya. menyadarkan ummat atas realitas keterpurukan mereka. juga mengadakan ziarah ke negri-negri Islam yang berada di bawah tekanan imperialis dan kolonialis barat seperti tersebut di atas. . upaya melawan pemikiran naturalisme di India.Tidak ada perbedaan diantara keduanya. Beliau turut ambil bagian dalam peperangan kemerdekaan India pada bulan Mei 1857. Kedua. Dari situlah Al-Afghani berusaha menghancurkan pemikiran ini dengan menunjukkan bahwa agama mampu memperbaiki kehidupan masyarakat dengan syariat dan ajaran-ajarannya.

/.8.3 .3 8.8::.22.. ..3./                  .9:3.88.9.3907:820307:840$0:.. ...307.:3     % :. 0-:7.: .3. /8 /03.22.3 /.:.://%.-07039 .25..:.5..9:/. .2 5.3$./ -3-/:.3 /03./.$...2.9. 202.:3 0-/ . /.:3 -0. 203..2.   -078.2 :8.22. 80.3/.31. 8079.20390750307. 02.2 /..9. 8..7 .2.3 9..:39.1./.. /0-:2.3 203:8  203./.203.9: -.. $.22.3 -07./.- :.:3  03..95.3 0.-90.39./ -3 +-/: ..7.2.7 .:33.:8. 203. /../80.39:90.8 05.. . 805079 .-8. 90.3 40 #.3.  080:7:.9.:3    /../ -3 +-/: .9.3  503.7./3.3.-/80-.9.3 / .79...:.2 803/7  / . $0 :.3 /:53.:2 ":7. .- /.--07/.3..3./8079.7  -07/.93.  9.9:/. 50/...35.3/02.:: .33.

/.3  .:.22.7..:.://31. 9.389./.2.5.:3  ./.3 /.2.3-0./.://31.3.35.2.3/8.-./  1..

  2.9 1.03/0.25.  9..3 .33.52:50309.  /.3 507 0 ..5.3  09...3 2. 202-.-3..3.3 $.3 209.  $05:.:.2 80.../73.2.3:07.3 :39: -07902: /03..3 -070.-:3 /.7 -. 90.202-0.907.3 . 443.2 /.3 //::3 7.1.3./.1.. .8.2: 09. 9.. ./  . 202507.3.:3  1.:7 .39.38.7./$. :39: . :8.. 9/.  010 503:87.8:7.7.8.-: :.3-3 -3-%. :8.8.18.9.:8. -07902: /03.   .3 -07507.3 2025079.:3 .3.7: . . 20.7...3. .:3  1.9  ::2  80.33.3  $. 489907-:3:/. /8.3 .3-.3 05.3 3. -0./.8.32:50309.: -073. /8.:.8 5074/0 .9 907:9.07/./.8 8025.73.3 5.3..574103:8.3 378  !07. /. /507-40.3.  .78 !07.3 2039. 9.3  ..  30.7.3. 502253 3/.-:  033. ./ 80/..-  !.3 0393 3  /03.2.-0727.22. 2./3.7. . 203:.33. :39: 20.9  16 /.  1.3.390..7.2 50507.31.8.  0-03.9 507 0 0.3 -070. . 507. 2.8./03.  0/4907.-$. /./  ..3 0207/0.1/.7./.9.  909./.7 5074/0 .:39:203:3. .3 80/.3 200. -07503.7:8 0- /:: 2.   1..2 !079.3 .3 2: 50309./.:./.3.2 5020739. /03.:.: 90:3 20250. 1./03. .3  489 :.257 80:7: .  1. 7.9.3 0.8: 0 3/.32025078.3$07 1.3 /..2-:9 -.2 90.5 9/...3 202.3 /. $.9 ./03.:2 .3 203. 80.3 0/:.-.3 02:/.3  .3.3/:87/.3..: !078.2.902.3 2: 08.8.3 205:9 18.3 3/.9:09.3 3/..202-.  #:5. -:.3. 5488 50393 /. 1./.8: 0 3/.389.3 0:.3503:.7 . 3 .  1 8./.902..380:7:.2.2- -.3 -07. -0.  9.3 203.3 -07.3 2. :8.820 ..3. -.8.2:3  1..-.. 038450/.7.8: 0 3/.38007.8.2.2-:9 40 503:.  $.3 .7.8.3 90.3 1.80-.3/%2:7/.3.!.7 -. 0 .9.3 40 $07  -07/.3283..2.39.8  1..3 :.7.389.33.  !.22.3 5.  .  .3.3 907./ / 80:7: 3/.3-.. /3.3 .-:   49.80.3 9:7:9 . .3 .-:  1./98 .3 0   .3/.9 9:  489 :.32. %:72:/ 8047.8974342  2. 5.33.3 798 /.3 90. 3/.9.  $090.3 507. 40 5020739.

..9./-/: .0:.35020739.3.8 40 5020739.3//05.3 1.3 02:/.3.9: .3 5073. .8. /..  .83.:3   0..3/03.. 2.7:8.8 0 3/.73.3$0. #8...3.9 9./ -: #./ 2:7/ 1.388... 087 .80875..-.703:3.3 .2-::3..3 203. 0 !.39073.  09.843. 40 %8.3..7-..2 -.. 203.3 /.0789.3-.3 2.:3   &89. /.3 .3 0 484  .  $.3:39:202-3. 7.2.3 0/:..#:8. 93.2 3 202. 9.307 . ./.7087 1.378 !07..3  :39:93.7 .:8..7 %09. 0:. 8007./.32..:23.3 907..  0871.8.:7.8.1.3 //079.3-::39:-07/./03./.07.7: 1.:2:73. -07/.3 :./-/: 2:7/3.8 %:7 !078. 203:.3 8007. %:7 3 1.380/.3 /:-:7 / 8.3 05....3.709  / 89.3 .2..3 5. . /83./. 809025. 2070.3./.9.3!7385 573853.3.  .  1.3:9.2  207.3..9 8.3:.9 $.  1.2-.3 .3 -.3 20.3 0..5.4:8 3/..: 5:.703.8.8.   087 1. . .:2 /03. . .3 -079:./.3907.3 ":7. 1.. %:7 :39: 20.03.38007.3203.. 80.. 5020739..3 2030..7 43/43  1. 5.7.3 2030-.2 70.3 0 1.0 %07:8.8.9/7.9.8 4389.85.97 503.3 /05479.3 20302-:8.3. / .-8./:3.203:871.09. /./.22..703.8:9 5020739.22.  1.3439..3$:0.503/..9. -07902: /03.:3 / $9  !09078-:7 83503./.087  ../. 202503.203723. -07.-..:. .5.. 80.3.2-: %:7 /.:.74 :39: . 93/..303745.  . 1.3.  1.8./.:3-07::35. .  . 8047.203. 203..3405020739.3 :..3 ../.9 20..8.320..9.443.:2 .3-079:.7:1.8047.339009:.7.3:.7/.393450 8. 1.8 /./. 9075:9:8 /./.3/. 202-07 .3.3 /0 /03.:39:-07/.7: 5./. ..3 7.3 -.78   43/43 .7%:7 !. ./03.  -: 49.3 .90/:.3 502-07439..8.502-. / -0. /53/.3/507.3 .88.3-074.:3  1.39. $:9. ....3  1. / &3. 9.. .2..7 -..2-:9.3.88.703.:3/.3 //05479. 8:/.8.3203.3#:8.3./.3 /..3 203/.3 3.:.  909.7....9..3.2.3 0 43/43  49.3 5073.389.7 #:8.3 5074..7. 025../3.32033. /.. 09.  $. 202739.2.2 507.5./:.  .3 203. 8.5 502-07439.30/. . 3 503.3507089...88.8.9078.5 9.3 .33.

.  907:9.3..:. /.3 0.3 . 2.39 503.3 503:..3 3/.3 203. 378   087 /.7420907 507.3 /.7.78 5.8.3 /./..9 907:9. 8.  0. &#%! $./.. 9:: -:.3 2070.:3  80.:50.. 40 -072.3 8.. 087  :.2 2.7:8-4. 3 /-3.: 50.8 3 -:.2. 8. 8.3 :.30. -078.3 /:3.3-08.3  :73.:.3.82.3  $0.3 . 2. 50307-9.3. 20343.3 0.350372.3 5.3.3 50307-9. ..3 2507..3 909. 803/7 2.3.3 203/./. .09. -070/././ !. :73.2.8/39073.3 008.943.7.8 .3/8:8/.3 8.7.!.  0- -..5  50307-9.25: 2025079.3 2:. /.9: -:9 003:8.0207.7.3-072. 2.8-:7 43/43   &% %/. -.520..22.5..-:.39./5. . .2  5:3 90.7.8. /.2.2.3  .88 -:. 20.3 /.3 4.....33. / !.7  453  /.  80-:.3 /907-9.2.3 203:3.3 503..2:.9: :986.9 .2.3 503/0.:9.2.3 /:3.  909.3.3 34247 34247. -07:.3 /.3.5   3/4308.2 /:3.9: :986.47/$.50. 2032-:. -3: %.3 /:3.8 :3.7 0307.3-07.2 2030.3 20307-9.3 8047.5. 9/..2. /. 507-0/.35.. .33.://3  1. &7.. .8..3. 3 5.3. 3 -07. 9.-:.39.3. -.  . 2.3 3 907:8 8.73.90..3 .9.3 9:8...3 :39: /0/.3 .396  /.. 805079 0-.3 1. 203.3 .7 944 944 8.2 42039..7..3.2739.972.7.7 208 /03.8:0.78   1.3 .9 8443.9.:2 /03.8: 9/.5 :..7.  34247  !:-.39.2.. 0/:../.7.8..3 ..3..78 43/43:39:20302-.2 .-07. 2:..2. &7. 203:7:8 :73. :39: 5.7.3%:-..7..3./ -.3 :.7 .3.7.30. 3 8007./ -/:  0/:.3 1.2.9  085:3 2.3 2.8 2.-:. %2:7  2. /03.3 3 /.3.

: $0/.9. 8079.8 /.5503.8 09075:7:.3 /-.9  203.9/.7.2./.9.342:3.3502253. ./.503/0.2 907:9..2.2 9072 54891  . 907.3.3..7.  805079 .7.30207/0.9 . .-8.8 70..3907..7.3/.3.: 202-.2--.250507.3./.31.3 9.2.378 0.307 3078.7..4./.3574.8/03..:9:7:9.7.5443.:.3.35./.3203.30-05...3 :22.3 2070.-.203.!07.33/.-0.9.:2:823   #! %#&$  !079.7 802.9../..-03/07.9.5. .

9 09:.3 -07:8.3.  . / -.9/03.8  0/:.3.38.3  .7.3 -.7-.3 203:3:.3443.3  03:7:93.3 050393. 5033.3 .3. 0 307 307 8.3 /.3 .  /.2.  1.3 :2.3 2....   .3 907... 3.3 2507. 90.-.907 2.980507990780-:9/.9/.3 .9.3. 80-.3 2033.7 .33..18: .:7.80.7.820 / 3/.25:202507-.3 . .:5.32. 20.3 -07.7.0.539: 0-.5:83../.9 %:.9 .3.8.3.3  .9./.-:.7 0-..3 203047.3...3 .8 04820 808...3 . %:.3.2.7 .25: 202-:.3 5027.3:8.3 3 /03.703.907. 203. /.2 ./. 3 /.7..3 5027./. 20250792-...9:7.8-.5..8../.080:7:. 80-.2-.7.7.9 2.3 -..35.3 3.7.. 203.7 89:.3 9.3:8.3 3 207:5.3 0   :.3..8/.3 -070-.5 .0/:5. 2.7. .7.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful