P. 1
ANTIBIOTIKA

ANTIBIOTIKA

Views: 173|Likes:
Published by Brenda Karina

More info:

Published by: Brenda Karina on May 20, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/03/2015

pdf

text

original

ANTIBIOTIKA

Antibiotika adalah zat yang dihasilkan oleh suatu mikroba, terutama fungi/jamur, yang dapat menghambat atau dapat membasmi mikroba jenis lain. Banyak antibiotika saat ini dibuat secara semisintetik atau sintetik penuh. Namun dalam prakteknya antibiotika sintetik tidak diturunkan dari produk mikroba (misalnya kuinolon). Antibiotika yang akan digunakan untuk membasmi mikroba, penyebab infeksi pada manusia, harus mememiliki sifat toksisitas selektif setinggi mungkin. Artinya, antibiotika tersebut haruslah bersifat sangat toksik untuk mikroba, tetapi relatif tidak toksik untuk manusia. Antibiotika adalah obat yang sangat ampuh dan sangat bermanfaat jika digunakan secara benar. Namun, jika digunakan tidak semestinya antibiotika justru akan mendatangkan berbagai mudharat. Yang harus selalu diingat, antibiotika hanya ampuh dan efektif membunuh bakteri tetapi tidak dapat membunuh virus. Karena itu, penyakit yang dapat diobati dengan antibiotika adalah penyakit-penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri.

Gambar. Resistensi antibiotika Penyebab timbulnya resistensi antibiotika yang terutama adalah karena penggunaan antibiotika yang tidak tepat, tidak tepat sasaran, dan tidak tepat dosis. Tidak tepat sasaran, salah satunya adalah pemberian antibiotika pada pasien yang bukan menderita penyakit infeksi bakteri. Walaupun menderita infeksi bakteri, antibiotika yang diberikan pun harus dipilih secara seksama. Tidak semua antibiotika ampuh terhadap bakteri tertentu. Setiap antibiotika mempunyai daya bunuh terhadap bakteri yang berbeda-beda. Karena itu, antibiotika harus dipilih dengan seksama. Ketepatan dosis sangat penting diperhatikan. Tidak tepat dosis dapat menyebabkan bakteri tidak terbunuh, bahkan justru dapat merangsangnya untuk membentuk turunan yang lebih kuat daya tahannya sehingga resisten terhadap antibiotika. Karena itu, jika dokter memberikan obat antibiotika, patuhilah petunjuk pemakaiannya dan harus diminum sampai habis.

Pemakaian antibiotika tidak boleh sembarangan, baik untuk anak-anak maupun orang dewasa. Itu sebabnya, antibiotika tidak boleh dijual bebas melainkan harus dengan resep dokter. Terlalu sering mengonsumsi antibiotika juga berdampak buruk pada ''bakteri-bakteri baik'' yang menghuni saluran pencernaan kita. Bakteri-bakteri tersebut dapat terbunuh, padahal mereka bekerja membuat zat-zat yang bermanfaat bagi kesehatan kita. Golongan antibiotika Antibiotika dapat digolongkan sebagai berikut :

1. Antibiotika golongan aminoglikosid, bekerja dengan menghambat sintesis protein dari
bakteri.

AMINOGLIKOSID
Aminoglikosid merupakan senyawa yang terdiri dari 2 atau lebih gugus gula amino yang terikat lewat ikatan glikosidik pada inti heksosa.

Aminoglikosid merupakan produk streptomises atau fungus lainnya. Seperti Streptomyces griseus untuk Streptomisin, Streptomyses fradiaeuntuk Neomisin, Streptomyces kanamyceticus untuk Kanamisin,Streptomyces tenebrarius untuk Tobramisin, Micromomospora purpuresuntuk Gentamisin dan Asilasi kanamisin A untuk Amikasin. Aminoglikosid dari sejarahnya digunakan untuk bakteri gram negatif. Aminoglikosid pertama yang ditemukan adalah Streptomisin. Antibiotika lain untuk bakteri gram negatif adalah golongan Sefalosporin generasi 3 yang lebih aman, akan tetapi karena harganya masih mahal banyak dipakai golongan Aminoglikosid. Aktivitas bakteri Aminoglikosid dari Gentamisin, Tobramisin, Kanamisin, Netilmisin dan Amikasin terutama tertuju pada basil gram negatif yangaerobik (yang hidup dengan oksigen). Masalah resistensi merupakan kesulitan utama dalam penggunaan Streptomisin secara kronik; misalnya pada terapi Tuberkulosis atau endokarditis bakterial subakut. Resistensi terhadap Streptomisin dapat cepat terjadi, sedangkan resistensi terhadap Aminoglikosid lainnya terjadi lebih berangsur-angsur.

Dosis total sehari berkisar 1-2 g (15-25 mg/kg BB). Untuk pemberian oral tersedia bentuk kapsul/tablet 250 mg dan sirup 50 mg/ml. dengan berpedoman pada kadar efektif dalam darah yang berkisar antar 5-10 ug/ml sampai 20-25 ug/ml.5 gram sehari. 500. Kadar larutan tergantung dari cara pemberian yang direncanakan. Penyesuaian dosis perlu dipertimbangkan pada berbagai keadaan. Sediaan parenteral ada di pasar tidak boleh digunakan untuk suntikan intratekal atau intraventrikular (otak) karena mengandung zat pengawet. Dosis total sehari umumnya tidak lebih dari 1. Dosis untuk anak ialah 2030 mg/kgBB sehari. Kanamisin. Suntikan IiM merupakan cara yang paling sering diberikan. 6. Gentamisin Tersedia sebagai larutan steril dalam vial atau ampul 60mg/1.000 mg. Streptomisin Untuk suntikan tersedia bentuk bubuk kering dalam vial yang mengandung 1 atau 5 g zat. Kanamisin Untuk sediaan tersedia larutan dan bubuk kering. Dosisnya ialah 4-6. Gentamisin. 3. dan cara penyuntikan tergantung dari jenis dan lokasi infeksi. Amikasin Obat ini tersedia untuk suntikan IM dan IV dalam vial berisi 100. 1. Kanamisin dan Streptomisin Sediaan Aminoglikosid topikal terdiri dari Aminosidin.1 and 0. b.5 ml. 5. 250. Jangan diberikan lebih dari 10 hari.5 mg/kg BB sehari yang dibagi dalam 2-3 dosis. Tobramisin Obat ini tersedia sebagai larutan 80 mg/2 ml untu suntikan IM.000. Untuk infus Tobramisin dilarutkan dalam Dekstrose 5% atau larutan NaCl isotonis dan diberikan dalam 30-60 menit.1 g disuntikkan setiap 12 jam. Sediaan Aminoglikosid pada umumnya tersedia sebagai garam sulfat. Larutan dalam vial ekuivalen dengan basa Kanamisin 500 mg/2 ml dan 1 g/3 ml untuk orang dewasa. Netilmisin Obat ini boleh diberikan IM atau IV. Gentamisin dan Streptomisin. 80 mg/2 ml. 120 mg/3 ml dan 280 mg/2 ml. 500 mg . 1.Sediaan dari Aminoglikosid Sediaan dari Aminoglikosid dapat dibagi dalam dua kelompok : a. Salep atau krim dalam kadar 0. 4. Untuk infeksi berat dosis harian dapat mencapai 2-4 g dibagi dalam 2-4 kali pemberian. 2. Vial bubuk kering berisi 1 g dan 0.5 g. Neomisin. dan tersedia sebagai larutan 50 dan 100.3 % salep mata 0. Dalam kelompok topikal termasuk juga semua Aminoglikosid yang diberikan per oral untuk mendapatkan efek lokal dalam lumen saluran cerna. da 2. serta 75 mg/2 ml untuk anak.3 %. Adanya gangguan faal ginjal memerlukan pengurangan dosis dan perpanjangan interval waktu antara dosis. dibagi untuk dua kali penyuntikkan. Sediaan Aminoglikosid sistemik untuk pemberian IM atau IV yaitu Amikasin. . 150 mg/2 ml.

2. dalam dosis terbagi. Untuk oral tersedia tablet 250 mg. Neomisin Neomisin tersedia untuk penggunan topikal dan oral. 7. tetapi spektrum masingmasing derivat bervariasi. Berikut pembagian generasi Sefalosporin : No. Penggolongan Sefalosporin Hingga tahun 2006 golongan Sefalosporin sudah menjadi 4 generasi. Antibiotika golongan sefalosforin. Yang dihambat adalah reaksi transpeptidase tahap ketiga dalam rangkaian reaksi pembentukan dinding sel. 2. Dosis oral neomisin dapat mencapai 4-8 g sehari. 5. Salep mata dan kulit mengandung 5 mg/g untuk digunakan 2-3 kali sehari. 4. Nama Cefadroxil Cefalexin Cefazolin Cephalotin Cephradin Cefaclor Cefamandol Generasi 1 1 1 1 1 2 2 Cara Pemberian Oral Oral IV dan IM IV dan IM Oral IV dan IM Oral IV dan IM Kurang aktif terhadap bakteri gram postif dibandingkan dengan generasi pertama. pembedaan generasi dari Sefalosporin berdasarkan aktivitas mikrobanya dan yang secara tidak langsung sesuai dengan urutan masa pembuatannya. 1. Seperti antibiotik Betalaktam lain. misalnya yang digunakan pada pengendalian koma hepatik atau pembersihan lumen usus. penggunaan parenteral tidak lagi dibenarkan karena toksisitasnya. tetapi Aktif terhadap kuman gram positif dengan keunggulan dari Penisilin aktivitas nya terhadap bakteri penghasil Penisilinase Aktivitas Antimikroba . 3. mekanisme kerja antimikroba Sefalosporin ialah dengan menghambat sintesis dinding sel mikroba. 6. Untuk pemilihan obat Aminoglikosid yang tepat ada baiknya anda harus periksakan diri dan konsultasi ke dokter. SEFALOSFORIN Sefalosporin termasuk golongan antibiotika Betalaktam. bekerja dengan menghambat sintesis peptidoglikan serta mengaktifkan enzim autolisis pada dinding sel bakteri.Untuk penggunaan intravena dosis tunggal diencerkan dalam 50 sampai 200 ml pelbagai larutan. Sefalosporin aktif terhadap kuman gram positif maupun garam negatif. 7.

Cefotaxim 15. 3. 2. Anjuran ini diberikan karena selain harganya mahal. organ pernafasan. Cephalotin . Antibiotik ini tidak efektif untuk pilek. Ceftriaxon 20. Adapun indikasi dari masing Sefalosporin sebagai berikut : 1. Cefpodoxim 17. pencegahan infeksi pada proses operasi dan infeksi kulit atau luka. E. Cefuroxim 12. Cefixim 14. Cefadroxil dan Cefalexin Obat golongan Cefalosporin ini yang digunakan untuk mengobati infeksi tertentu yang disebabkan oleh bakteri pada kulit. potensi antibakterinya yang tinggi sebaiknya dicadangkan hanya untuk hal tersebut diatas. tenggorokan. Cefprozil 11. dan Klebsiella 10. genito urinaria (infeksi pada organ seksual dan saluran kencing). Mirabilis. dan infeksi kandung kemih. misalnyaH. sesuai dengan spektrum antibakterinya. Cefditoren 13.8. Cefazolin Cefazolin digunakan untuk mengobati infeksi bakteri dan penyakit pada infeksi pada kandung empedu dan kandung kemih. Pr. Ceftizoxim 19. Cefmetazol Cefoperazon 2 2 2 2 3 3 3 2 3 3 3 3 4 4 IV dan IM IV dan IM Oral IV dan IM Oral Oral IV dan IM IV dan IM Oral IV dan IM IV dan IM IV dan IM Oral IV dan IM Oral IV dan IM Hampir sama dengan generasi ketiga Golongan ini umumnya kurang efektif dibandingkan dengan generasi pertama terhadap kuman gram positif. lebih aktif terhadap kuman gram negatif. termasuk strain penghasil Penisilinase. Cefotiam 16. Ceftazidim 18.influenza. 9. Cefepim 21. tetapi jauh lebih efektif terhadap Enterobacteriaceae.coli. flu atau infeksi lain yang disebabkan virus. Cefpirom Indikasi Klinik Sediaan Sefalosporin seyogyanya hanya digunakan untuk pengobatan infeksi berat atau yang tidak dapat diobati dengan antimikroba lain.

fragilis) dan beberapa E. kulit. perut. otitis media dan septikemia. genito-urinaria. Cefotaxim Cefotaxime digunakan untuk mengobati Gonore. 9. 10. Cefepim . 4. dan infeksi pada organ telinga. sendi. Cefaclor dan Cefixim Cefalosporin ini menghilangkan bakteri yang menyebabkan berbagai macam penyakit seperti pneumonia dan infeksi pada telinga. tetapi tidak memiliki aktivitas terhadap Pseudomonas aeruginosa. paru-paru. kulit. gonore. infeksi jaringan lunak dan saluran nafas. bronkitis. darah dan saluran kencing. Cefamandol. dan kulit.Obat golongan Sefalosporin ini yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri dan penyakit pada infeksi kulit dan jaringan lunak. kuman anaerobik gram negatif (termasuk B. kulit. infeksi pada ginjal (pyelonephritis). Cefprozil Obat Sefalosporin ini mengobati infeksi seperti Otitis Media. 11. tenggorokan dan saluran kemih. Cefoperazon dan Ceftazidim Obat Sefalosporin ini menghilangkan bakteri yang menyebabkan berbagai macam infeksi termasuk paru-paru. Gonore dan infeksi pada telinga. Cefmetazol Cefmetazol lebih aktif daripada Sefalosporin golongan pertama terhadap gram positif Proteus. 7. kandungan. saluran kemih. darah. Bronkitis. perut. Cefotiam Memiliki aktivitas spetrum luas terhadap kuman gram negatif dan positif. Klebsiella dan P. pencegahan infeksi pada proses operasi dan infeksi kulit dan jaringan lunak. sendi. sinus. tulang. tenggorokan. 8. saluran kemih dan kulit. Serritia. tetapi kurang efektif dibandingkan Cefoxitin atau Cefotetan melawan kuman gram negatif. pasca operasi.coli. meningitis. Cefpodoxim Obat Sefalosporin ini menghilangkan bakteri yang menyebabkan berbagai macam infeksi seperti Pneumonia. Cefuroxim Cefuroxim digunakan untuk mengobati infeksi tertentu yang disebabkan oleh bakteri seperti. mirabilis. saluran kemih. 12. 13. penyakit limfa. dan saluran kemih. saluran nafas. 5. organ pernafasan. tenggorokan. 6. Ceftizoxim dan Ceftriaxon Cefalosporin ini menghilangkan bakteri yang menyebabkan berbagai macam penyakit pada paru-paru.

Yang dihambat adalah enzim peptidil transferase yang berperan sebagai katalisator untuk membentuk ikatan-ikatan peptida pada proses sintesis protein kuman.uk http://redpoll. menjadi sembuh dan pulih bila pengobatan dihentikan. Efek antimikroba Kloramfenikol bekerja dengan jalan menghambat sintesis protein kuman. serta saluran kemih. angioudem.gov/medlineplus/ www. kulit. Reaksi hematologik Terdapat dalam 2 bentuk yaitu.ca/drugbank/ http://search. Reaksi toksik dengan manifestasi depresi sumsum tulang. Efek samping ini diduga disebabkan oleh adanya kelainan genetik. Reaksi ini terlihat bila kadar Kloramfenikol dalam serum melampaui 25 mcg/ml. ii. 14.nlm. KLORAMFENIKOL Kloramfenikol diisolasi pertama kali pada tahun 1947 dari Streptomyces venezuelae. 1. Sumber : www. Efek samping a. dan saluran kemih. Kelainan ini berhubungan dengan dosis.org 3. Bentuk yang kedua bentuknya lebih buruk karena anemia yang terjadi bersifat menetap seperti anemia aplastik dengan pansitopenia. Kelainan yang menyerupai reaksi Herxheimer dapat terjadi pada pengobatan demam Tifoid walaupun yang terakhir ini jarang dijumpai. c. Cefpirom Obat Sefalosporin ini menghilangkan bakteri yang menyebabkan berbagai macam infeksi pada darah atau jaringan. . 2. Reaksi alergi Kloramfenikol dapat menimbulkan kemerahan kulit.nih.tiscali.ualberta. Karena ternyata Kloramfenikol mempunyai daya antimikroba yang kuat maka penggunaan Kloramfenikol meluas dengan cepat sampai pada tahun 1950 diketahui bahwa Kloramfenikol dapat menimbulkan anemia aplastik yang fatal. Timbulnya tidak tergantung dari besarnya dosis atau lama pengobatan. Reaksi saluran cerna i. urtikaria dan anafilaksis. b.pharmacy. Efek toksis Kloramfenikol pada sel mamalia terutama terlihat pada sistem hemopoetik/darah dan diduga berhubungan dengan mekanisme kerja Kloramfenikol. bekerja dengan menghambat sintesis protein dari bakteri. paru-paru dan saluran nafas bagian bawah.Obat Sefalosporin ini menghilangkan bakteri yang menyebabkan berbagai macam infeksi seperti Pneumonia. Antibiotika golongan klorampenikol.ashp.co.

Obat tetes telinga 1-5 % Keempat sediaan di atas dipakai beberapa kali sehari. tetapi sebaiknya obat ini hanya digunakan untuk mengobati demam tifoid. sianosis dan diare dengan tinja berwarna hijau dan bayi tampak sakit berat. Mula-mula bayi muntah. perutkembung. iv. pernafasan cepat dan tidak teratur. diare dan enterokolitis. pasien dengan gangguan hati dan pasien yang hipersensitif terhadapnya. terutama bayi prematur yang mendapat dosis tinggi (200 mg/kg BB) dapat timul sindrom Gray. Kloramfenikol natrium suksinat Vial berisi bubuk kloramfenikol natrium suksinat setara dengan 1 g kloramfenikol yang harus dilarutkan dulu dengan 10 ml aquades steril atau dektrose 5 % (mengandung 100 mg/ml). biasanya antara hari ke 2 sampai hari ke 9 masa terapi. 3. Penggunaan klinik Banyak perbedaan pendapat mengenai indikasi penggunaan kloramfenikol. 4.Bermanifestasi dalam bentuk mual. influenzae. Kapsul 250 mg. Kloramfenikol tidak boleh digunakan untuk bayi baru lahir. bingung. Kloramfenikol Terbagi dalam bentuk sediaan : i. ii. b. delirium dan sakit kepala. Salep mata 1 % Obat tetes mata 0. Kloramfenikol palmitat atau stearat Biasanya berupa botol berisi 60 ml suspensi (tiap 5 l mengandung Kloramfenikol palmitat atau stearat setara dengan 125 mg kloramfenikol). Reaksi neurologik Dapat terlihat dalam bentuk depresi. c. .5 % Salep kulit 2 % v. Infeksi lain sebaiknya tidak diobati dengan kloramfenikol bila masih ada antimikroba lain yang lebih aman dan efektif. Untuk infeksi berat dosis dapat ditingkatkan 2 x pada awal terapi sampai didapatkan perbaikan klinis. terjadi pula hipotermia (kedinginan). rata-rata hari ke 4. d. Sediaan a. Pada hari berikutnya tubuh bayi menjadi lemas dan berwarna keabu-abuan. tidak mau menyusui. Dengan cara pakai untuk dewasa 50 mg/kg BB atau 1-2 kapsul 4 kali sehari. muntah. Sindrom gray Pada bayi baru lahir. glositis. iii. e. salmonelosis lain dan infeksi H. Dosis ditentukan oleh dokter.

ii. Pyogenes dan Str. Gonore. dan bersifat bakteriostatik atau bakterisid tergantung dari jenis kuman dan kadar obat Makrolida. Dapat mengalami resistensi dalam 3 mekanisme : a. Tetanus. MAKROLIDA Antibiotika golongan Makrolida mempunyai persamaan yaitu terdapatnya cincin Lakton yang besarnya dalam rumus molekulnya. tablet kunyah dan obat tetes oral. Spiramisin. Ketulian sementara dapat terjadi bila Eritromisin diberikan dalam dosis tinggi secara IV. sirup/sspensi. Pertusis. Stafilokokus. iInfeksi Streptokokus. Sumber : Buku farmakologi dan Terapi. infeksi Klamidia. Sebagai contoh terlihat pada struktur dari golongan Makrolida . Eritromisin di bawah ini. Antibiotika golongan makrolida.5 g yang setelah dilarutkan mengandung 125 mg Tiamfenikol tiap 5 ml. infeksi Camylobacter. Efek samping yang berat akibat pemakaian Eritromisin dan turunannya jarang terjadi. Klaritromisin dan Azithromisin. penyakit Legionnaire. Pneumoniae. Sediaan dari Eritromisin berupa kapsul/ tablet. bekerja dengan menghambat sintesis protein dari bakteri. Tiamfenikol Terbagi dalam bentuk sediaan : i. eosinofilia dan eksantem yang cepat hilang bila terapi dihentikan. c. . Botol berisi pelarut 60 ml dan bubuk Ttiamfenikol 1. Difter. Berubahnya reseptor obat pada Ribosom kuman dan Hidrolisis obat oleh esterase yang dihasilkan oleh kuman tertentu. edisi 4. b. Aktif terhadap kuman gram positif seperti Str. 4. Kapsul 250 dan 500 mg. Bagian farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia 1995. Menurunnya permeabilitas dinding sel kuman. Sekarang ini antibiotika Makrolida yang beredar di pasaran obat Indonesia adalah Eritomisin.d. Yang biasa digunakan untuk infeksiMycloplasma pneumoniae. Golongan Makrolida menghambat sintesis protein kuman dengan jalan berikatan secara reversibel dengan Ribosom subunit 50S. Sifilis. Eritromisin Eritromisin dighasilkan oleh suatu strain Streptomyces erythreus. Reaksi alergi mungkin timbul dalam bentuk demam. Roksitromisin.

penyakit akibat hubungan seksual dan infeksi dari telinga. Kadar obat dalam darah dan plasma lebih tinggi dari Eritromisin. obat ini adalah Makrolida yang paling aktif terhadapChlamydia trachomatis. pneumonia. Absorpsinya tidak banyak dipengaruhi oleh adanya makanan dalam lambung. Digosin. impetigo. ulkus pada kaki. paru-paru. Juga (bioavailabilitas) kadar obat yang tersedia tidak banyak terpengaruh oleh adanya makanan dalam lambung. Klaritromisin Klaritromisin juga digunakan untuk indikasi yang sama denga Eritromisin. penumonia. Indikasinya diperuntukkan untuk infeksi THT. Siklosporin. Bentuk sediaan yang beredar adalah tablet atau kapsul 150 mg dan 300 mg. Secara in vitro (tes laboratorium) aktivitas antibakteri Spiramisin lebih rendah daripada Eritromisin. Klaritromisin juga meningkatkan kadar Teofilin dan Karbamazepin bila diberikan bersama obat-obat tersebut. Spiramisin Spiramisin adalah antibiotika golongan Makrolida yang dihasilkan olehStreptomyces ambofaciens. Warfarin dan Teofilin. Kortikosteroid. Spiramisin juga digunakan sebagai obat alternatif untuk penderita Toksoplasmosis yang karena suatu sebab tidak dapat diobati dengan Pirimentamin dan Sulfonamid (misalnya pada wanita hamil. Obat ini lebih jarang menimbulkan iritasi lambung dibandingkan dengan Eritromisin. Secara in vitro (di laboratorium). Seperti Eritromisin. Azitromisin Azitromisin digunakan untuk mengobati infekti tertentu yang disebabkan oleh bakteri seperti bronkitis. Spiramisin digunakan untuk terapi infeksi rongga mulut dan saluran nafas. saluran nafas bagian atas dan bawah seperti bronkitis akut dan kronik. Pemberian oral kadang-kadang menimbulkan iritasi saluran cerna. kulit dan tenggorokan. uretritis (selain Gonore) akut dan kronis. Efek sampingnya adalah iritasi saluran cerna (lebih jarang dibandingkan dengan iritasi saluran cerna dan peningkatan enzim sementara di hati. infeksi kulit seperti pioderma. Sediaa yang tersedia dari spiramisin adalah bentuk tablet 500 mg.Eritromisin dilaporkan meningkatkan toksisitas Karbamazepin. Roksitromisin Roksitromisin adlah derivat Eritromisin yang diserap dengan baik pada pemberian oral. . atau ada kontra indikasi lainnya). Efeknya tidak sebaik Pirimentamin dan Sulfonamid. dermatitis dengan infeksi.

Penisilin akan menghasilkan efek bakterisid (membunuh kuman) pada mikroba yang sedang aktif membelah. Alexander Fleming menemukan antibiotika pertama yaitu Penisilin yang satu dekade kemudian dikembangkan oleh Florey dari biakan Penicillium notatum untuk penggunaan sistemik. Bentuk sediaan dari Azitromisin adalah tablet atau suspensi oral (cairan). bekerja dengan menghambat sintesis peptidoglikan. Gunakan syringe yang tersedia untuk mengukur dengan tepat dosis yang anda gunakan. Kemudian digunakan P. Untuk tablet harus diminum dengan segelas air penuh. Habiskan obat yang diresepkan. Agar membantu anda ingat minum Azitromisin.gov 5. Minumlah azitromisin sesuai dosis yang ada. edisi 4. PENISILIN Penisilin merupakan kelompok antibiotika Beta Laktam yang telah lama dikenal. Setelah itu bersihkan syringe dengan air. minumlah pada jam yang sama setiap harinya.nih. Biasanya digunakan dengan atau tanpa makanan satu kali sehari selama 1-5 hari. Kocok sirup dengan baik sebelum dipakai untuk mencampur obat dengan baik. Beberapa Penisilin akan berkurang aktivitas mikrobanya dalam suasana asam sehingga Penisilin kelompok ini harus diberikan secara parenteral. Penisilin lain hilang aktivitasnya bila dipengaruhi enzim Betalaktamase (Penisilinase) yang memecah cincin Betalaktam. Antibiotika golongan penisilin. Pada tahun 1928 di London. Hal ini untuk menghindari bakteri menjadi resistensi bila pengobatan tidak diselesaikan. kalaupun ada pengaruhnya hanya bakteriostatik (menghambat perkembangan). Oleh karenanya penting untuk menghabiskan antibiotika yang diresepkan dokter anda. Sumber : Buku farmakologi dan Terapi. http://www. 1. flu atau infeksi yang disebabkan oleh virus. Bagian Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia 1995.Azitromisin tidak efektif untuk pilek. Terhadap mikroba yang sensitif. Mikroba dalam keadaan metabolik tidak aktif (tidak membelah) praktis tidak dipengaruhi oleh Penisilin. walaupun anda merasa sudah baik atau sembuh. Aktivitas dan Mekanisme Kerja Penisilin Penisilin menghambat pembentukan Mukopeptida yang diperlukan untuk sintesis dinding sel mikroba. Penisilin yang digunakan dalam pengobatan terbagi dalam Penisilin alam dan Penisilin semisintetik. Jangan lebih atau kurang dari dosis yang ditentukan oleh dokter. . Penisilin semisintetik diperoleh dengan cara mengubah struktur kimia Penisilin alam atau dengan cara sintesis dari inti Penisilin.nlm. chrysogenum yang menghasilkan Penisilin lebih banyak.

 Bentuk sediaan sirup dengan kandungan 125 mg atau 250 mg/5 ml sirup. g. Dan ada kombinasi 1.2. 500 mg dan 875 mg.  Untuk sediaan injeksi biasa dalam bentuk vial dengan kandungan 200 mg. Untuk sediaan ini tidak boleh dibagi/diracik karena kandungan optimum Asam Klavulamat untuk bentuk sediaan tablet 125 mg. 2 Penggunaan Klinik a. Piperacilin Di pasaran terdapat dalam kombinasi. o Nyeri tenggorokan atau lidah. Bila dikombinasi dengan Asam Kavulamat. lidah terasa berbulu lembut. Sulbenicilin Di pasaran terdapat dalam bentuk vial dengan kandungan 1 gram dan 2 gram zat aktif.000 mg Ampisilin dan 500 mg Sulbactam atau 500 mg Ampisilin dan 250 mg Sulbactam c. mulai ruam dan gatal sampai serum sickness dan reaksi alergi sistemik yang serius. 500 mg dan 1. 4 gram Piperacilin dengan 500 mg Tazobactam dalam bentuk vial. d. Agar Amoksisilin tidak rusak oleh asam lambung. kejang 3. b. 500 mg dan 1. Amoksisilin dan campurannya (asam klavulamat)  Bentuk tablet atau kapsul dengan kandungan Amoksisilin 250mg. e.5 mg Asam Klavulamat dan 250 mg Amoksisilin. Infeksi kuman gram positif . Sediaan dari Penisilin Antibiotika golongan penisilin yang beredar di pasaran untuk penggunaan oral adalah : a. 500 mg atau 1000 mg. Ampisilin  Bentuk sediaan kapsul atau tablet dengan kandungan 250 mg. Flucloxacilin Di pasaran terdapat dalam bentuk kapsul dengan kandungan 250 mg dan 500 mg zat aktif juga dalam bentuk sirup dengan kandungan zat aktif 125 mg / 5 ml. Efek Samping Penisilin o Reaksi hipersensitif.25 mg Asam Klavulamat dan 125 mg Amoksisilin atau 62. dengan kombinasi Asam Klavulamat 200 mg. Cloxacilin Di pasaran terdapat dalam bentuk kapsul dengan kandungan 250 mg dan 500 mg zat aktif juga dalam bentuk vial dengan kandungan zat aktif 250 mg. diare.000 mg.  Bentuk sediaan sirup dengan kandungan Amoksisilin 125 dan 250 mg / 5 ml. muntah. Derivat penisilin lainnya Seperti Phenoxymethyl Penicillin dan Benzathine Penicillin dalam bentuk vial untuk pemakaian injeksi. o Mudah marah.  Untuk sediaan injeksi biasa dalam bentuk vial 1. Amoksisilin ada yang dikombinasi dengan asam Klavulamat 125 mg.000 mg Ampisilin.000 mg /vial. halusinasi. 31. f.

Pada awal tahun 1980. cemas. 7. tetapi eliminasinya melalui urin berlangsung terlalu cepat sehingga sulit dicapai kadar pengobatan dalam darah. 6. bekerja dengan menghambat satu atau lebih enzim topoisomerase yang bersifat esensial untuk replikasi dan transkripsi DNA bakteri. Kuman dalam bentuk batang seperti pada infeksi Salmonella dan Shigelia. KUINOLON Asam Nalidiksat adalah prototip antibiotika golongan Kuinolon lama yang dipasarkan sekitar tahun 1960. memperbaiki penyerapannya di saluran cerna. Meningitis. Karena itu penggunaan obat Kuinolon lama ini terbatas sebagai antiseptik saluran kemih saja. Lalu jarak minum dosis obat yang tersisa pada hari itu diperpendek semuanya untuk memperbaiki dosis yang terlupa. Klostridia. vitamin c) yang akan mengurangi keefektifan Penisilin. minumlah segera mungkin. Hal yang perlu diperhatikan sewaktu menggunakan antibiotika Penisilin : • • • • • Amati tanda-tanda alergi Penisilin. bekerja dengan menghambat sintesis peptidoglikan serta mengaktifkan enzim autolisis pada dinding sel bakteri. Antibiotika golongan beta laktam golongan lain. Golongan Kuinolon ini digunakan untuk infeksi sistemik. Lornefloksasin. Sumber : Buku farmakologi dan Terapi. Walaupun obat ini mempunyai daya antibakteri yang baik terhadap kuman gram negatif.Haemophilus influenzae. pusing. Bagian farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia 1995. Otitis Media akut dan Mastoiditis. b.Kuman dalam bentuk kokus seperti Pneumonia. Laporkan segera pada dokter gejala-gejala tersebut. Endokarditis. diperkenalkan golongan Kuinolon baru dengan atom Fluor pada cincin Kuinolon ( karena itu dinamakan juga Fluorokuinolon). seperti ruam atau gatal. yang timbul dalam waktu 20 menit (atau setelah beberapa hari). rasa tercekik. Hubungi dokter anda jika gejala-gejala penyakit anda tidak membaik dalam waktu beberapa hari setelah menggunakan Penisilin. Penisilin bekerja efektif bila kadar Penisilin dalam tubuh anda tetap. Flerofloksasin dan Gatifloksasin. Waspadalah terutama bila terjadi kesulitan bernafas. lemah. multocida. . dan berkeringat. Antraks. Levofloksasin. memperlebar spektrum antibakteri. Minumlah semua obat anda. juga Sifilis. Norfloksasin. Infeksi kuman gram negatif Kuman dalam bentuk kokus seperti infeksi Meningokokus. Kuman dalam bentuk batang seperti Difteria. Ofloksasin. menghentikan pengobatan lebih awal dapat menyebabkan kekambuhan. Moksifloksasin. Yang termasuk golongan ini antara lain adalah Spirofloksasin. walaupun anda sudah merasa sembuh. Jika anda lupa minum obat satu dosis. Antibiotika golongan kuinolon. Listeria. Pefloksasin. Gonore. Perubahan struktur ini secara dramatis meningkatkan daya bakterinya. juga infeksi Stafilokokus. edisi 4. Sparfloksasin. serta memperpanjang masa kerja obat. Hindari makanan yang asam (jeruk asam. P. Erisipeloid. infeksi Gonokokus di ekstragenital.

aeroginosa atau stafilokokus yang resisten terhadap Beta Laktam atau Aminoglikosid. Servisitis dan Pielonfritis. Peranan antibiotika golongan Kuinolon menghambat kerja enzim DNA girase pada kuman dan bersifat bakterisidal.Mekanisme Kerja Kuinolon Pada saat perkembang biakkan kuman ada yang namanya replikasi dan transkripsi dimana terjadi pemisahan double helix dari DNA kuman menjadi 2 utas DNA. . Penggunaan Klinik Infeksi saluran kemih Seperti Prostatitis. Infeksi saluran cerna Seperti demam Tifoid dan Paratifoid Infeksi saluran nafas bawah Seperti Bronkitis. vertigo. Efek samping pada susunan syaraf pusat umumnya bersifat ringan berupa sakit kepala. Pneumonia. Uretritis. Siprofloksasin dan beberapa Kuinolon lainnya juga memperlihatkan efek ini walaupun tidak begitu dramatis. sehingga kuman mati. Sinusitis Penyakit yang ditularkan melalui hubungan kelamin Gonore Infeksi jaringan lunak dan tulang Seperti Osteomielitis. Efek samping yang lebih berat dari Kuinolon seperti psikotik. Penderita berusia lanjut. Enoksasin menghambat metabolisme Teofilin dan dapat menyebabkan peningkatan kadar Teofilin. depresi dan kejang jarang terjadi. Efek Samping dan Interaksi Obat Golongan antibiotika Kuinolon umumnya dapat ditoleransi dengan baik. Hambatan mekanik ini dapat diatasi kuman dengan bantuan enzim DNA girase. Untuk infeksi pasca bedah oleh kuman enterokokusPs. khususnya dengan arteriosklerosis atau epilepsi. Pemisahan ini akan selalu menyebabkan puntiran berlebihan pada double helix DNA sebelum titik pisah. Efek sampingnya yang terpenting ialah pada saluran cerna dan susunan saraf pusat. lebih cenderung mengalami efek samping ini. dan insomnia.terutama berupa mual dan hilang nafsu makan. halusinasi. Manifestasi pada saluran cerna. merupakan efek samping yang paling sering dijumpai.

Levofloksasin Antibiotika Kuinolon ini tersedia dalam bentuk tablet dengan kandungan Levofloksasin 250 mg dan 500 mg. Juga tersedia dalam bentuk infus dengan kandungan Moksifloksasin 400 mg/250 ml. Norfloksasin Antibiotika Kuinolon ini tersedia dalam bentuk tablet dengan kandungan 400 mg. Sparfloksasin Antibiotika Kuinolon ini tersedia dalam bentuk tablet dengan kandungan 200 mg. Juga tersedia dalam bentuk infus dengan kandungan Levofloksasin 500 mg/100 ml. 500 mg. Juga tersedia dalam bentuk infus dengan kandungan Ofloksasin 200 mg/100 ml. Pefloksasin Antibiotika Kuinolon ini tersedia dalam bentuk tablet dengan kandungan Pefloksasin 400 mg. Ofloksasin Antibiotika Kuinolon ini tersedia dalam bentuk tablet dengan kandungan Ofloksasin 200 mg dan 500 mg. 750 mg bahkan ada yang 1. Moksifloksasin Antibiotika Kuinolon ini tersedia dalam bentuk tablet dengan Moksifloksasin kandungan 400 mg. Flerofloksasin Antibiotika Kuinolon ini tersedia dalam bentuk tablet dengan kandungan 400 mg. Juga tersedia dalam bentuk infus dengan kandungan Spirofloksasin 200 mg/100 ml. Juga tersedia dalam bentuk infus dengan kandungan 400 mg/100 ml.000 mg.Sediaan di Pasaran Spirofloksasin Antibiotika Kuinolon ini tersedia dalam bentuk tablet dengan kandungan Spirofloksasin 250 mg. Gatifloksasin . Juga tersedia dalam bentuk infus dengan kandungan Pefloksasin 400 mg/125 ml dan ampul dengan kandungan Pefloksasin 400 mg/5 ml. Lornefloksasin Antibiotika Kuinolon ini tersedia dalam bentuk tablet dengan kandungan 400 mg.

Efek Samping dan Interaksi Obat Tetrasiklin Iritasi lambung pada pemberian oral. Kemudian ditemukan Oksitetrasiklin dari Streptomyces rimosus. edisi 4. Dapat menimbulkan superinfeksi oleh kuman resisten dan jamur. Tetrasiklin terikat pada jaringan tulang yang sedanag tumbuh dan membentuk kompleks. maka antibiotika Tetrasiklin berikatan dengan ribosom 30s dan menghalangi masuknya komplek tRNA-asam amino pada lokasi asam amino. Setelah antibiotika Tetrasiklin masuk ke dalam ribosom bakteri. sumber : Buku farmakologi dan Terapi. 8. kedua ialah sistem transportasi aktif. sehingga bakteri tidak dapat berkembang biak. Tetrasiklin sendiri dibuat secara semisintetik dari Klortetrasiklin. Mekanisme Kerja Tetrasiklin Golongan Tetrasiklin termasuk antibiotika yang bersifat bakteriostatik dan bekerja dengan jalan menghambat sintesis protein kuman. tetapi juga dapat diperoleh dari spesies Streptomyces lain. . TETRASIKLIN Tetrasiklin pertama kali ditemukan oleh Lloyd Conover. Pada gigi susu atau gigi tetap. Pertumbuhan tulang akan terhambat sementara pada janin sampai anak tiga tahun. bekerja dengan menghambat sintesis protein dari bakteri. Antibiotika golongan tetrasiklin yang pertama ditemukan adalah Klortetrasiklin yang dihasilkan oleh Streptomyces aureofaciens. Hanya mikroba yang cepat membelah yang dipengaruhi antibiotika Tetrasiklin. Paling sedikit terjadi 2 proses dalam masuknya antibiotika Tetrasiklin ke dalam ribosom bakteri gram negatif. Golongan Tetrasiklin menghambat sintesis protein bakteri pada ribosomnya. Tromboflebitis pada pemberian injeksi (IV). Pada umumnya efek antimikroba golongan Tetrasiklin sama (sebab mekanisme kerjanya sama). Tetrasiklin dapat merubah warna secara permanen dan cenderung mengalami karies. Juga tersedia dalam bentuk vial untuk ijeksi dengan kandungan 400 mg/40 ml. Antibiotika golongan tetrasiklin. namun terdapat perbedaan kuantitatif dari aktivitas masing-masing derivat terhadap kuman tertentu. pertama yang disebut difusi pasif melalui kanal hidrofilik. dengan gejala adalah diare akibat terganggunya keseimbangan flora normal dalam usus. Bagian farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia 1995.Antibiotika Kuinolon ini tersedia dalam bentuk tablet dengan kandungan 400 mg. Berita tentang Tetrasiklin yang dipatenkan pertama kali tahun 1955. Tetrasiklin merupakan antibiotika yang memberi harapan dan sudah terbukti menjadi salah satu penemuan antibiotika penting.

usus dua belas jari dan juga Gonore. Oksitetrasiklin Oksitetrasiklin berguna dalam pengobatan infeksi karena Ricketsia dan Klamidia.Absorbsi Tetrasiklin dihambat oleh antasida. Dan digunakan untuk pengobatan dan pencegahan Malaria. Penggunaan Klinik Tetrasiklin Tetrasikin Tetrasiklin terutama digunakan untuk pengobatan acne vulgaris dan rosacea. Doksisiklin Kegunaan Doksisiklin selain seperti Tetrasiklin juga digunakan untuk pencegahan pada infeksi Antraks. Minosiklin Minosiklin dipasaran dalam bentuk kapsul dengan kandungan 50 mg dan 100 mg. serta perawatan infeksi Kaki Gajah. Minosiklin juga dapat membunuh bakteri dari hidung dan tenggorokan anda yang dapat menyebabkan meningitis. jerawat dan infeksi kulit. saluran cerna. Sediaan Antibiotika Tetrasiklin di Pasaran Tetrasikin Tetrasiklin dipasaran dalam bentuk kapsul dengan kandungan 250 mg dan 500 mg. Juga ada yang dalam bentuk buffer untuk mengurangi efek sampingnya mengritasi lambung. susu. kelamin dan saluran kemih. Doksisiklin Doksisiklin di pasaran tersedia dalam bentuk sediaan tablet da kapsul dengan kanduungan 50 mg dan 100 mg. kulit dan jaringan lunak dan infeksi karena hubungan kelamin. sinus. saluran kemih. Fenitoin dan Karbamazepin sehingga mengurangi kadar dalam darah karena metabolismenya dipercepat. pada saluran nafas. Tetrasiklin dapat mempengaruhi kerja Penisilin dan Antioagulan. Oksitetrasiklin Oksitetrasiklin di pasaran tersedia dalam bentuk sediaan kapsul 500 mg dan vial 50 mg/ml untuk injeksi. Koloidal bismuth. telinga bagian tengah. . Minosiklin Minosiklin digunakan untuk mengobati infeksi bakteri seperti Pneumonia dan infeksi saluran nafas lain. Tetrasikin juga dapat digunakan untuk pengobatan infeksi pada saluran pernafasan. Fenobarbital.

Pr. C. Str. Bagian farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia 1995. Kombinasi antibakteri KOMBINASI ANTIMIKROBA Karena kerja dari dua antimikroba Trimetropim dan Sulfametoksazol dalam menghambat reaksi enzimatik obligat berurutan sehingga kombinasi antimikroba ini memberikan efek sinergi. faecalis.co. Penemuanan kombinasi antimikroba ini merupakan kemajuan penting dalam usaha meningkatkan efektivitas klinik antimikroba. E.Trimetropim menghambat enzim Dihidrofolat reduktase mikroba secara sangat selektif. dan N. epidermidis. mirabilis. S. karena enzim tersebut juga terdapat pada sel . Str.gov 9. Mekanisme kerja antimikroba kombinasi Aktivitas kombinasi antimikroba Kotrimoksazol berdasarkan atas kerjanya pada dua tahap yang berurutan dalam reaksi enzimatik untuk membentuk Asam tetrahidrofolat.tiscali.nlm. rettgeri.uk www. Salmonella. Juga beberapa strain stafilokokus yang resisten terhadap Metisilin. 50-59% strain S.nih. diphteriae. pyogenes. Aerobacter spesies. www. Kedua antimikroba memperlihatkan interaksi sinergistik (bekerja saling menguatkan). Daya kerja yang sinergi akan maksimal bila mikroba peka terhadap kedua antimikroba tersebut. Shigella. Pr. Hal ini penting. Kombinasi ini lebih dikenal dengan nama kotrimoksazol. Trimetropim atau Sulfametoksazol sendiri. Pr. Sulfometoksazol menghambat masuknya molekul PABA ke dalam molekul Asam folat dan Trimetropim menghambat terjadinya reaksi reduksi dari Asam dihidrofolat menjadi Tetrahidrofolat. edisi 4. dan mikroba yang peka terhadap kombinasi antimikroba ini. Enterobacter. meningitis. viridans. Kombinasi antimikroba ini mungkin efektif walaupun mikroba telah resisten terhadap Sulfonamid (golongan dari Sulfametoksazol) dan agak resisten terhadap Trimetropim. Str. Serratiadan Alcaligenes spesies dan Klebsiella spesies. coli.sumber : Buku farmakologi dan Terapi. Pneumoniae. Spektrum antibakteri Mikroba yang peka terhadap kombinasi antimikroba kotrimoksazol ialah: Str. morganii. aureus.

Penggunaan klinik Infeksi saluran kemih Infeksi ringan saluran kemih bagian bawah. Namun akhir-akhir ini dilaporkan terjadinya resistensi mikroba terhadap Sulfametoksazol. Untuk anak tersedia juga bentuk suspensi oral yang mengandung 100 mg Sulfametoksazol dan 20 mg Trimetropim. pneumoniae yang masih sensitif. . influenzae dan Str.Seperti tergambar pada diagram di bawah ini. Obat ini juga efektif untuk demam Tifoid dan carrier S. Untuk pemberian intravena tersedia sediaan infus yang mengandung 400 mg Sulfametoksazol dan 80 mg Trimetropim per 5 ml. Sediaan Antimikroba kombinasi Kotrimoksazol tersedia dalam bentuk tablet oral. Infeksi saluran cerna Sediaan antimikroba kombinasi Kotrimoksazol ini berguna untuk pengobatan Shigellosis karena beberapa strain mikroba penyebabnya telah resisten terhadap Smpisilin. Dengan dosis rendah pada penderita Neutropeni. mengandung 400 mg Sulfametoksazol dan 80 mg Trimetropim. Infeksi saluran nafas Antimikroba kombinasi Kotrimoksazol efektif untuk pengobatan otitis media akut pada anak dan sinusitis maksilaris akut pada orang dewasa yang disebabkan strain H.manusia. Sediaan kombinasi antimikroba Kotrimoksazol efektif untuk infeksi kronik dan berulang saluran kemih. Infeksi oleh Pneumocystis carini Dengan dosis tinggi efektif untuk infeksi yang berat oleh Pneumocystis carinipada penderita AIDS. typhi dan Salmonella spesies lain.

Untuk pasien yang sensitif terhadap penisilin Klindamisin juga dapat digunkan untuk infeksi bakteri aerobik. colistin. Secara sistemik metronidazol digunakan untuk infeksi anaerobik. bubuk dan tetes mata. Klindamisin Klindamisin digunakan untuk infeksi bakteri anaerob. untuk pengobatan Bruselosis. Juga untuk infeksi berat pada anak. metronidazol. Tablet Colistin sulfat digunakan untuk mengobati infeksi usus atau untuk menekan flora di kolon. Sumber : Buku Farmakologi dan Terapi.tiscali. septikemia. amubiasis.uk www. . www. Metronidazol Metronidazol efektif untuk bakteri anaerob dan protozoa yang sensitif karena beberapa organisme memiliki kemampuan untuk mengurangi bentuk aktif metronidazol di dalam selnya. Colistin Colistin digunakan dalam bentuk sulfat atau kompleks sulfomethyl. 3. Bagian Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia 1995. Seperti infeksi pada saluran nafas.nih. dan peritonitis. edisi 4. Antibiotika golongan lain ANTIBIOTIKA GOLONGAN LAIN Antiobiotika golongan lain yang ada di Indonesia adalah : Klindamisin. Klindamisin efektif untuk infeksi yang disebabkan mikroba sebagai berikut : o o Bakteri aerobik gram positif seperti golongan Staphylococus dan Streptococus (pneumococcus) Bakteri anaerobik gram negatif termasuk golongan Batericoides dan Fusobacterium 2. Colistin sulfat juga digunakan dalam bentuk krim kulit.co. trikomonasis. teicoplanin. vancomycin dan linezolid. tinidazol. Berikut informasi detail dari antibiotika golongan lain : 1. Klindamisin juga dapat digunakan untuk infeks pada tulang yang disebabkan staphylococcus aureus. fosfomycin. colistimetate. lambiasis dan amubiasis hati. Infeksi lainnya Infeksi oleh jamur Norkadia.gov 10.nlm. Sediaan topikalnya dalam bentuk Klindamisin posfat digunkan untuk jerawat yang parah.Infeksi genitalia Digunakan untuk pengobatan Chancroid.

Walaupun demikian. antibiotika ini juga dapat digunakan untuk mencegah endocarditis pada pasien yang telah melakukan operasi gigi atau operasi saluran nafas atas (hidung atau tenggorokan). otak dan paru-paru. Linezolid Linezolid digunakan untuk mengobati infeksi termasuk pneumonia.nih. termasuk merusak pendengaran dan ginjal. Vancomycin digunakan untuk mengobati infeksi pada beberapa bagian tubuh. Linezolid termasuk golongan antibiotika oxazolidinon. Bakteri ini biasanya menginfeksi lambung. Sumber : http://www.html 7.infeksi saluran kemih dan infeksi pada kulit dan darah.Dengan kondisi khusus. Efek samping ini akan sering terjadi pada pasien yang berumur lanjut.Vancomycin juga digunakan untuk penderita dengan gangguan hati (mis demam rematik) atau prosthetic (artificial) hati yang alergi dengan penisilin. Mekanisme kerjanya dengan cara masuk ke dalam sel mikroba dan berikatan dengan DNA. Kadangkala digabung dengan antibiotika lain.gov/medlineplus/druginfo/uspdi/202590. .Cara kerja dengan menghentikan perkembang biakan bakteri.html 6.co. Tinidazol Tinidazol merupakan kelompok antibiotika azol. Dinding sel sangat vital untuk mempertahankan pada lingkungan normal di dalam tubuh di mana bakteri hidup.nlm. Linezolid dapat berupa tablet atau suspensi oral.html 5.Colistimethat digunakan untuk sedian parenteral dan dalam bentuk aerosol untuk pengobatan infeksi paru-paru. Teicoplanin digunakan untuk infeksi serius pada hati dan darah.tiscali. Sumber : http://www.tiscali. Tinidazol adalah antibiotika khusus yang digunakan untuk menghentikan penyebaran bakteri anaerob. Jangan minum kurang atau lebih dari yang diresepkan dokter anda. tulang. Biasanya diminum sesudah atau sebelum makan dua kali sehari (setiap 12 jam) untuk 10 sampai 28 hari. Teicoplanin Teicoplanin merupakan kelompok antibiotika dari glikopeptida. Dengan cara tersebut dinding bakteri menjadi lemah sehingga bakteri mati.co. obat ini dapat menimbulkan beberapa efek samping yang serius.uk/lifestyle/healthfitness/health_advice/netdoctor/ archive/100003919. Teicoplanin tidak dapat diserap di lambung sehingga hanya diberikan dengan cara infus atau injeksi.Teicoplanin bekerja dengan mengunci formasi dari peptidoglikan. Bakteri memiliki dinding sel luar yang dipertahankan oleh molekul peptidoglikan.Dengan cara ini mikroba tidak dapat berkembang biak. Vancomycin Vancomycin bekerja dengan membunuh atau menghentikan perkembangan bakteri. Vancomycin diberikan dalam bentuk injeksi untuk infeksi serius kalau obat lain tidak berguna.uk/lifestyle/healthfitness/health_advice/netdoctor/ archive/100003949. 4. Sumber : http://www.

Sumber : http://www. bulak balik botol dengan baik tiga hingga lima kali. Jangan dikocok.nlm.nih.html .gov/medlineplus/druginfo/medmaster/a602004. Lanjutkan minum obat hingga habis walau anda merasa sudah sembuh.Sebelum minum suspensi oral.Jangan hentikan minum obat tanpa bicara ke dokter anda.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->