P. 1
Ketahanan Nasional

Ketahanan Nasional

|Views: 327|Likes:
Published by Ayi Sari Apriyani

More info:

Published by: Ayi Sari Apriyani on May 20, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/01/2013

pdf

text

original

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Tujuan penulisan Permasalahan BAB II KAJIAN

TEORITAS BAB III KETAHANAN NASIONAL Pengertian Ketahanan Nasional Indonesia Pengertian Konsepsi Ketahanan Nasioanl Indonesia Hakikat Tannas dan Konsepsi Tannas Indonesia Asas-Asas Tannas Indonesia Sifat Ketahanan Nasional Indonosia Pengaruh Aspek Ketahanan Nasional terhadap Kehidupan Berbangsa dan Bernegara BAB IV PENUTUP KESIMPULAN SARAN DAFTAR PUSTAKA

Fasafah Bangsa. manusia yang berbudaya akan selalu mengadakan hubungan: a. dan makmur. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. Maknanya adanya masa depan yang harus di raih (cita-cita). Alinea Kedua menyebutkan : Dan perjuangan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesian yang merdeka. b. manusia di katakan sebagai makhuk yang sempurna karena memiliki naluri. maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dan berdasarkan kepada: Ketuhanan Yang Maha Kuasa. . akal dan berbagai keterampilan. Alinea ini mempertegas cita-cita yang harus di capai oleh bangsa Indonesia melalui wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.BAB I PENDAHULUAN A. berdaulat.dan Ideologi Negara Tujuan Nasional menjadi pokok pikiran dalam Ketahanan Nasional karena suatu organisasi. c. Alinea Keempat menyebutkan : Kemerdekaan dari pada itu untuk membentuk suatu Pemerintahan negara Indonesia yang melindungi segenap Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum.disebut Agama b. dengan rasa keindahan disebut Seni/Budaya Tujuan Nasional. Persatuan Indonesia dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. disebut Ideologi. Alinea Ketiga menyebutkan : Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorong oleh keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang sebab maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini Kemerdekaan. akan selalu berhadapan dengan masalah-masalah internal dan eksternal dalam proses mencapai tujuan yang telah di tetapkannya. perdamaain abadi dan keadilan sosial.Hal ini tampak dari makna falsafah dalam Pembukaan UUD 1945. dengan kekuatan/kekuasaan. Falsafah dan ideologi juga menjadi pokok pikiran. Alinea Pertama menyebutkan: Bahwa sesungguhnya Kemerdekaan itu hak segala bangsa dan oleh sebab itu maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan. dengan manusia disebut Social. yang berbunyi sebagai berikut: a. mencerdaskan. karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. serta dengan mewujudkan keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia. e. Kemanusiaan yang adil dan beradab. kemampuan berpikir. dengan Tuhan. adil. f. Maknanya kemerdekaan adalah hak semua bangsa dan penjajahan bertentangan dengan hak asasi manusia.apapun bentuknya. Manusia Berbudaya Sebagai saah satu makhluk Tuhan. dengan pemenuhan kebutuhan disebut Ekonomi. d. d. c. Latar Belakang Sejak Proklamasi Kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945. disebut Politik. Maknanya bila Negara ingin mencapai cita-cita maka kehidupan berbangsa dan bernegara harus mendapat ridho Alloh yang merupakan dorongan spiritual. Karena itu. dengan cita-cita. bangsa dan negara Indonesia tidak luput dari gejolak dan ancaman dari dalam negeri maupun luar negeri yang nyaris membahayakan kelangsungan hidup bangsa dan negera.

baik secara langsung maupun tidakDi dasarkan pada metode astagrata. Wawasan nusantara merupakan cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945.2 XX/MPRS/1966 yo ketetapan MPR RI No. identitas. secara langsung maupun yang tidak langsung yang mengancam dan membahayakan integritas. Ancaman dari luar negeri Contohnya adalah infiltrasi. subversi dan intervensi dari kekuatan kolonialisme dan imperialisme serta invasi dari darat. ekonomi. tantangan. Ancaman di dalam negeri Contohnya adalah pemeberontakan dan subversi yang berasal atau terbentuk dari masyarakat indonesia. sosial budaya. 2 XVIII/MPR/1998. kekayaan alam. PERMASALAHAN C. baik yang datang dari luar maupun dari dalam. hambatan. Pancasaila sebagai ideologi nasional terhadap dalam ketetapan MPR RI no. 2. Berpedoman pada wawasan nasional. Wawasan nusantara juga merupakan sumber utama dan landasan yang kuat dalam menyelenggarakan kehidupan nasional sehingga wawasan nusantara dapat disebut sebagai wawasan nasional dan merupakan landasan ketahanan nasional. Ciri-ciri Ketahanan Nasional Merupakan kondisi sebagai prasyarat utama bagi negara berkembang. tetapi juga untuk menghadapi dan mengatasi tantangan. dan sebaliknya penyelenggaraan keamanan . Pancasila sebagai pandangan hidup dan sumber hukum terhadap ketetapan MPR RI no.2 IX/MPR/1978. dan pertahanan keamanan. ketetapan MPR RI No. seluruh aspek kehidupan nasional tercermin dalam sistematika astagarata yang terdiri atas 3 aspek alamiah (trigatra) yang meliputi geografi.2 XVIII/MPR/1998. ancaman. dan kependudukan dan lima aspek sosial (pancagatra) yang meliputi ideologi. Contoh Bentuk-bentuk ancaman menurut doktrin hankamnas (catur dharma eka karma) : 1. udara dan laut oleh musuh dari luar negri. hambatan dan gangguan baik yang datang dari dalam maupun luar. Tidak hanya untuk pertahanan. politik. kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan dalam mewujudkan tujuan perjuangan nasional.B. TUJUAN BAB II KAJIAN TEORITAS Pancasila sebagai dasar negara Republlik Indonesia terhadap dalam alinea 4 pembukaan UUD 1945. Antara kesejahteraan dan keamanan ini dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan. Ketahanan Nasional adalah suatu kondisi dinamis suatu bangsa yang terdiri atas ketangguhan serta keuletan dan kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi segala macam dan bentuk ancaman. Penyelenggaraan kesejahteraan memerlukan tingkat keamanan tertentu. Difokuskan untuk mempertahankan kelangsungan hidup dan mengembangkan kehidupan. Konsepsi ketahanan nasional Indonesia menggunakan pendekatan kesejahteraan dan keamanan. dan gangguan.

Tanpa kesejahteraan dan keamanan. Maksudnya antargatra mempunyai hubungan yang saling terkait dan saling bergantung secara utuh menyeluruh membentuk tata laku masyarakat dalam kehidupan nasional. dan daya saing . semakin besar pula kewibawaannya. artinya ketahanan nasional memiliki sifat integratif yang diartikan terwujudnya kesatuan dan perpaduan yang seimbang. Asas maksimal dalam arti memberi manfaat yang optimal untuk membangun dan menjaga ketimpangan antardaerah. artinya ketahanan nasional Indoneisa tidak mengutamakan sikap konfrontatif dan antagonis.memerlukan tingkat kesejahteraan tertentu. lestari. tetapi lebih pada sifat konsultatif dan kerja sama serta saling menghargai dengan mengandalkan pada kekuatan moral dan kepribadian bangsa. Kemandirian ini merupakan prasyarat untuk menjalin kerja sama yang saling menguntungkan dalam perkembangan global. Sifat-sifat ketahanan nasional Indonesia : Mandiri. serasi. tidak mengandalkan kekuasaan dan kekuatan fisik semata. Dalam kehidupan nasional. sistem kehidupan nasional tidak akan dapat berlangsung karena pada dasarnya keduanya merupakan nilai intrinsik yang ada dalam kehidupan nasional. melainkan dapat meningkat ataupun menurun bergantung pada situasi dan kondisi bangsa dan negara. Konsultasi dan kerjasama. Asas berdaya saing dengan maksud agar dapat digunakan sebagai alat untuk memperkecil ketergantungan pada negara besar. integritas. Peran masing-masing gatra dalam astagrata seimbang dan saling mengisi. artinya ketahanan nasional tidaklah tetap. serta kondisi lingkungan strategisnya. artinya ketahanan nasional sebagai hasil pandangan yang bersifat manunggal dapat mewujudkan kewibawaan nasional yang akan diperhitungkan oleh pihak lain sehingga dapat menjadi daya tangkal suatu negara. . Dinamis. uapaya peningkatan ketahanan nasional harus senantiasa diorientasikan ke masa depan dan dinamikanya di arahkan untuk pencapaian kondisi kehidupan nasional yang lebih baik Manunggal. Untuk itu. artinya ketahanan nasional bersifat percaya pada kemampuan dan kekuatan sendiri dengan keuletan dan ketangguhan yang mengandung prinsip tidak mudah menyerah serta bertumpu pada identitas. dan kebijakan yang rasional. pembinaan. Semakin tinggi daya tangkal suatu negara. Pemanfaatan kekayaan alam harus menggunakan asas maksimal. kesadaran membangun. Hal ini sesuai dengan hakikat dan pengertian bahwa segala sesatu di dunia ini senantiasa berubah. tingkat kesejahteraan dan keamanan nasional merupakan tolak ukur ketahanan nasional. Asas lestari dalam arti kebijakan pengelolaan dan pesatnya pemakaian sumber kekayaan alam harus memperhatikan kepentingan generasi yang akan datang. diperlukan IPTEK. dan kepribadian bangsa. Oleh sebab itu. dan selaras di antara seluruh aspek kehidupan bermasyarakat. berbangsa dan bernegaraWibawa.

yaitu merupakan susunan penduduk berdasarkan pendekatan tertentu. lesatri. persebaran yang ideal harus memenuhi persyaratan kesejahteraan dan keamanan. yaitu persebaran yang proporsional. dan migrasi. diantaranya : Ø Peningkatan dan pengembangan pengamalan Pancasila secara objektif dan subjektif Ø Pancasila sebagai ideologi terbuka perlu terus di relevansikan dan di aktualisasikan nilai instrumentalnya Ø Sesanti Bhinneka Tunggal Ika dan konsep Wawasan Nusantara yang bersumber dari Pancasila . Ø Menyusun pola pengelolaan kekayaan alam dengan pendekatan kesejahteraan dan keamanan Ø Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi Ø Membina kesadaran nasional dalam pemanfaatan kekayaan alam Ø Mengadakan program pembangunan berkelanjutan Ø Mengadakan pembentukan modal yang memadai Ø Menciptakan daya beli dan konsumsi yang cukup. gizi. gerakan keluarga berencana. keceedasan. Masalah kependudukan yang mempengaruhi ketahanan nasional :Jumlah penduduk. Fertilitas berpengaruh besar pada komposisi penduduk berdasarkan umur. Pada kenyatannya. kualitas penduduk dipengaruhi oleh faktor fisik dan nonfisik. peningkatan kualitas. penyuluhan transmigrasi. suku bangsa.Pemanfaatan kekayaan alam berdasarkan asas maksimal. berdaya saing mewajibkan setiap bangsa untuk bertindak sebagai berikut : Ø Menyusun kebijakan dan peraturan tentang pengamanan penggunaan kekayaan alam seefisien mungkin agar memberikan manfaat optimal dan lestari bagi nusa dan bangsa. Segi negati dari pertambahan penduduk adalah bila pertambahan ini tidak seimbang dengan tingkat pertumbuhan ekonomi dan tidak diikuti dengan usaha peningkatan kualitas penduduk sehingga akan menimbulkan permasalahan sosial seperti pengangguran yang langsung maupun tidak langsung akan melemahkan ketahanan nasional Komposisi penduduk. Karena hal inilah mengapa sampai terjadi daerah tertentu yang terlampau padat. pengaruh mortalitas relatif kecil. agama. seperti umur. fertilitas. bahkan sama sekali tak berpenduduk Kualitas penduduk. Masalah yang dihadapi adalah dengan bertambahnya penduduk golongan muda. dan sebagainya Persebaran penduduk. fertilitas. manusia ingin bertempat tinggal di daerah yang aman dan terjamin kehidupan ekonominya. Sebaliknya. dan migrasi. dsb. Kebijakan pemerintah untuk mengatasi masalah kependudukan ini antara lain melalui pengembangan pusat-pusat pertumbuhan. keterampilan. dan kebugaran. sedangkan di daerah lainnya jarang penduduknya. Komposisi penduduk dipengaruhi oleh mortalitas. tibullah persoalan penyediaan fasilitas pendidikan. baik dalam negeri maupun luar negeri Ø Pengejawantahan kewajiban-kewajiban tersebut akan meningkatkan kesejahteraan dan keamanan nasional yang berarti juga meningkatkan ketahanan nasional. Langkah-langkah pembinaan untuk mempertahankan Ketahanan Ideologi. lapangan pekerjaan. Faktor fisik meliputi kesehatan. Faktor nonfisik meliputi kualitas mental dan kualitas intelektual. jenis kelamin. pertambahan jumlah penduduk dipengaruhi oleh mortalitas. dan sikap menatl serta peningkatan kondisi sosial.

Ø Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dan dasar negara republik Indonesia harus dihayati dan diamalkan secara nyata Ø Pembangunan sebagai pengamalan Pancasila harus menunjukkan keseimbangan fisik material dengan pembangunan mental spirituil untuk menghindari tumbuhnya materialisme dan sekularisme Ø Pendidikan moral Pancasila ditanamkan pada diri anak didik dengan cara mengintegrasikan ke dalam mata pelajaran lain di sekolah Cara mewujudkan Ketahanan Nasional di bidang politik dilihat dari aspek politik dalam negeri : Sistem pemerintah berdasarkan hukum. ekonomi. politik. kedaulatan di tangan rakyat dan dilakukan sepenuhnya olehMPR sebagai penjelmaan seluruh rakyat Mekanisme politik memungkinkan adanya perbedaan pendapat. tidak berdasarkan kekuasaan yang besifat absolut. namun perbedaan pendapat tidak menyangkut nilai dasar sehingga tidak berseberangan yang dapat menjurus kepada konflik fisik Kepemimpinan nasional mampu mengakomodasi aspirasi yang hidup dalam masyarakat dengan tetap berpedoman pada Pancasila. dan wawasan nusantara Komunikasi politik bertimbal balik antara pemerintah dengan masyarakat dan anatarkelompok atau golongan dalam masyarakat terjalin dengan baik untuk mencapau tujuan nasional dan kepentingan nasional. sosialbudaya dan pertahanan keamanan . UUD 1945. Antara aspek alami dan aspek sosial dalam astagrata memiliki hubungan timbal balik yang erat yang disebut korelasi dan interdepensi : Ketahanan nasional pada hakikatnya bergantung kepada kemampuan bangsa dan negara dalam mempergunakan aspek alamiah (trigatra) sebagai dasar penyelesaian kehidupan nasional dalam segala bidang yang ada dalam pancagatraKetahanan nasional mengandung pengertian holistic yang di dalamnya terdapat hubungan antargatra dalam keseluruhan kehidupan nasional (astagrata)Kelemahan salah satu bidang mengakibatkan kelemahan bidang lain dan mempengaruhi kondisi keseluruhan Ketahanan nasional bukan merupakan sejumlah ketahanan segenap gatranhya. melainkan satu resultan keterkaitan yang integratif dari kondisi-kondisi dinamis kehidupan bangsa di bidang ideologi.

3. Konsepsi Ketahanan Nasional Indonesia merupakan pedoman (sarana) untuk meningkatkan (metode) keuletan dan ketangguhan bangsa yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dengan pendekatan kesejahteraan dan keamanan. Kesejahteraan dan keamanan merupakan nilai intrinsik yang ada pada sistem kehidupan nasuional itu sendiri. Asas-Asas Tannas Indonesia Asas Ketahanan Indonesia adalah taat laku berdasarkan nilai-nilai Pancasila.BAB III KETAHANAN NASIONAL A. serasi dan selaras dalam seluruh aspek kehidupan secara utuh dan menyeluruh dan terpadu berlandaskan Pancasila. yang terdiri dari : Asas Kesejahteraan dan Keamanan Kesejahteraan dan kemakmuran dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan dan merupakan kebutuhan manusia yang mendasar dan esensial. Hakikat konsepsi Ketahanan Nasional Indonesia adalah peraturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan secara seim-bang. dan Wawasan Nusantara. Tannas berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan. Hakikat Ketahanan Nasional Indonesia adalah keuletan dan ketangguhan bangsa yang mengandung kemampuan mengembang-kan kekuatan nasional untuk dapat menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara dalam mencapai tujuan nasional. Dengan demikian. UUD 1945. Kesejahtrean maupun keamanan harus . D. B. Ketahanan Nasional adalah kondisi kehidupan nasional yang harus diwujudkan. serasi dan selaras dalam seluruh aspek kehidupan nasional. integritas. Pengertian Konsepsi Ketahanan Nasioanl Indonesia Ketahanan Nasional (Tannas) Indunesia konsepsi pengebangan kekuatan nasional melalui pengatuarn dan penyelenggaraan kesejah-teraan dan keamanan yang seimbang. Tanpa kesejateraaan dan keamanan. sesitem kehidupan nasional tidak akan dapat berlangsung. Dengan kata lain. ancaman. hambatan. serta perjuangan mencapai tujuan nasional. Kesejahteraan dapat digambarkan sebagai kemampuan bangsa dalam menumbuhkan dan mengembangkan nilai-nilai nasionalnya demi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat secara adil dan merata. kelangsungan hidup bangsa dan Negara. UUD 1945. Sedangkan keamanan adalah kemampuan bangsa untuk melindungi nilai-nilai nasionalnya terhadap ancaman dari luar negeri. dan gangguan baik yang datang dari luar maupun dari dalam dan Negara untuk menjamin identitas. Hakikat Tannas dan Konsepsi Tannas Indonesia 2. kesejahteraan dan keamanan merupakan asa dalam sistem kehidupan nasional. dan Wawasan Nusantaran. Dalam pengertian tersebut. Pengertian Ketahanan Nasional Indonesia Ketahanan Nasional (Tannas) Indonesia adalah kondisi dinamis bangsa Indonesia yang meliputi segenap aspek kehidupan nasional yang terintegrasi. C.

integritas dan kepribadian bangsa. a. tenggang rasa dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat. Di samping itu. sistem kehidupan nasional juga berinteraksi dengan linkungan sekelilingnya. berbangsa dan bernegara. Sifat Ketahanan Nasional Indonosia Ketahanan Nasioanal memiliki sifat yang terbentuk dari nilai-nilai yang terkadang dalam landasan dan asas-asanya. Ketahanan Nasional mencakup ketahanan segenap aspek kehidupan bangsa secara utuh. serasi dan selaras pada seluruh aspek kehidupan bermasyarakat. tingkat kesejahteraan dan keamanan nasional yang dicapai merupakan tolok ukur Ketahanan Nasional Asas Komprehensif Integral atau Menyeluruh Terpadu Sistem kehidupan nasional mencakup segenap aspek kehidupan bangsa dalam bentuk perwujudan persatuan dan perpaduan yang seimbang. Asas Mawas ke Dalam da Mawas ke Luar Sistem kehidupan naasional merupakan perpaduan segenap aspek kehidupan bangsa yang saling berinteraksi. kesamaan. Dinamis . Dalam kehidupan nasional. E. kearifan kebersamaan. Untuk itu diperlukan sikap mawas ke dalam maupun keluar. Mawas ke Dalam Mawas ke dalam bertujuan menumbuhkan hakikat. yang mengandung prinsip tidak mudah menyerah. dengan tumpuan pada identitas. berbangsa dan bernegara.selalu ada. gotong royong. menyeluruh dan terpadu (komprehensif intergral). b. Dalam proses interaksi tersebut dapat timbul berbagai dampak baik yang bersifat positif maupun negatif. Asas Kekeluargaan Asas kekeluargaan mengandung keadilan. Perbedaan tersebut harus dikembangkan secara serasi dalam hubungan kemitraan agar tidak berkembangkan menjadi konflik yang bersifat saling menghancurkan. Mawas ke Luar Mawas Ke luar bertujuan untuk dapat mengantisipasi dan berperan serta mengatasi dampak lingkungan stategis luar negeri dan menerima kenyataan adanya interaksi dan ketergantungan dengan dunia internasional. berdampingan pada kondisi apa pun. sifat. Kemandirian (idenpendency) ini merupakan prasyarat untuk menjalin kerjasama yang saling menguntungkan dalam perkembangan global (interdependent). yaitu: Mandiri Ketahanan Nasional percaya pada kemampuan dan kekuatan sendiri serta pada keuletan dan ketangguhan. dan kondisi kehidupan nasional itu sendiri berdasarkan nilai-nilai kemadirian yang proporsional untuk meningkatkan kualitas derajat kemandirian bangsa yang ulet dan tangguh.

Pengaruh Aspek Ideologi Ideologi adalah suatu sistem nilai sekaligus kebulatan ajaran yang memberikan motivasi. Konsultasi dan Kerjasama Konsepsi Ketahanan Nasional Indonesia tidak mengutamakan sikap konfrontatif dan atagonistis. Karena itu. suatu ideologi bersumber dari stuatu falsafah dan meruakan pelaksanaan dari sistem falsafah itu sendiri. Aspek Kependudukan. di dalam tata kehidupan nasional relatif berubah menurut waktu. Aspek yang berkaitan dengan alam besifat stasti. Aspek yang berkaitan dengan sosial bersifat dinamis. Dari pemahaman tentang hubungan tersebut tentang gambaran bahwa Konsepsi Ketahana Nasional akan menyangkut hubungan antaraspek yang mendudung kepribadian yaitu : 1. upaya peningkatan Ketahanan Nasional harus senantiasa diorientasikan ke masa depan dan dinamikanya diarahkan untuk pencapaian kondisi kehidupan nasional yang lebih baik. tidak mengandalkan kekuasaan dan kekuata fisik semata. yang meliputi Aspek Ideologi. Wibawa Keberhasioan pembinaan Ketahanan Nasional Indonesia secara lanjut dan berkesinambungan akan meningkatkan kemampuan dan keseimbangan akan meningkatkan kemampuan dan kekuatan bangsa. Negara serta lingkungan strategisnya. Pengaruh Aspek Ketahanan Nasional terhadap Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Tiap-tiap aspek. Paham Liberalisme mempunyai dasar-dasar kebabasan dan kepentingan pribadi yang menuntut kebebasan . terutama aspek-aspek dinamis. 2. Makin tinggi tingkat Ketahanan Nasional Indonesia makin tinggi pula nilai kewibawaan dan tingkat daya tangkal yang dimiliki oleh bangsa dan negara Indonesia. ruang dan lingkungan sehingga interaksinya menciptakan kondisi umum yang sangat konplek dan amat sulit. ldeologi juga mengandung konsep dasar tentang kehidupan yang dicita-citakan oleh suatu bangsa. a. Aspek Sosial Budaya. Liberalisme Aliran pikiran perseorangan atau individualistik. kerjasama serta saling menghargai dengan mengandalkan kekuatan. Aspek Politik. dan Aspek Pertahanan dan Keamanan. dan aspek Sumber Kekayaan Alam. Ideologi Dunia 1. Liberalisme bertitik tolak dari hak asasi yang melekat pada manusia sejak ia lahir dan tidak dapat diganggu gugat oleh siapa pun termasuk penguasa kecuali atas persetujuan yang bersangkutan. moral dan kepribadian bangsa. tergantung pada situasi dan kondisi bangsa. Aliran pemikiran ini mengajarkan bahwa negara adalah masyarakat hukum (legal society) yang disusun atas kontrak semua individu dalam masyarakat itu (kontrak sosial). F. yang meliputi Aspek Geografi. Secara teoretis.Ketahanan Nasional tidaklah tetap. Hal ini sesuai dengan hakikat bahwa segala sesuatu di dunia ini senantiasa berubah dan perubahan itu senantiasa berubah pula. Ia dapat meningkat atau menurun. tetapi lebih mengutamakan sikap konsultatif.

keberanian membela kebenaran dan keadilan. d. Golongan borjuis menindas golongan proletar (kaum buruh). Komunisme Aliran pikiran golongan (class theory) yang diajarkan oleh Karl Marx. Masyarakat komunis bercorak Internasional. Ajaran komunis bersifat atheis. hormat menghormati. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan atau perwalikan 5. suci b. Engels dan Lenin pada mulanya merupakan kritik Kark Marx atas kehidupan sosial ekonomi masyarakat pada awal revolusi industri. cinta mencintai. Golongan ekonomi kuat menindas ekonomi lemah. Faham Agama Ideologi bersumber dari falsafah agama yang termuat dalam kitab Agama. . Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia Sila Ketuhanan Yang Maha Esa mengandung nilai spiritual. tertentu serta menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan. Masyarakat komunisme yang dicita-citakan adalah masyarakat tanpa kelas. Sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab mengandung nilai kesamaan derajat maupun kewajiban dan hak.individu secara mutlak. 2. Ideologi Pancasila Sila-sila Pancasila adalah : 1. Masyarakat yang dicita-citakan oleh komunis adalah masyarakat komunis dunia yang tidak dibatasi oleh kesadaran nasiona1. Kemanusiaan yang adil dan beradab 3. Menciptakan situas konflik untuk mengadu golongan-golongan. memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada semua pemeluk agama dan penganut kepercayaan kepada Tuhan yang Maha Esa untuk berkembang di Indonesia. toleransi. Aliran pemikiran ini beranggapan bahwa negara adalah susunan golongan (kelas) untuk menindas kelas lain. Masyarakat tanpa kelas dianggap masyarakat yang dapat memberikan suasana hidup yang aman dan tentram. Sesuai dengan aliran pikiran yang melandasi komunisme. Karena itu Marx menganjurkan agar kaum buruh mengadakan revolusi politik untuk merebut kekuasaan negara dari golongan kaya kapitalis dan borjuis agar kaum buruh dapat ganti berkuasa dan mengatur negara. tanpa hak milik pribadi atas alat produksi dan tanpa pembagian kerja 3. Ketuhanan Yang Maha Esa 2. Bahkan agama dinyatakan sebagai racun bagi kehidupan bermasyarakat. dan gotong royong. b. dalam upaya merebut atau mempertahankan kekuasaan kominisme dalam upaya merebut atau mempertahankan kekuasaan komunisme akan : a. tanpa pertentangan. dan didasarkan pada kebendaan (materialistis). yaitu kebebasan mengejar kebahagiaan hidup di tengah-tengah kekayaan materil yang melimpah dan dicapai dengan bebas. Persatuan Indonesia 4. c. tidak percaya akan adanya Tuhan Yang Maha Esa. Hal ini tercermin dalam seruan Marx yang terkenal Kaum buruh diseluruh dunia bersatulah! Komunisme menghendaki masyarakat tanpa nasionalisme.

Konsepsi tentang Ketahanan Ideologi Ketahanan ini mengandung keuletan dan ketangguhan kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan.2 XX/MPRS/1966 yo ketetapan MPR RI no. penghargaan terhadap hak orang. b. Pengamalan Pacasila secara obyektif dan subyektif terus dikembangkan serta ditingkatkan. serhingga terbuka terhadap perkembangan yang terjadi. gotong royong dalam suasana kekeluargaan. 2 XVIII/MPR/1998. keseimbangan antara hak dan kewajiban. hambatan serta gangguan dari luar maupun dari dalam secara langsung maupun tidak langsung dalam rangka menjamin kelangsungan kehidupan ideologi bangsa dan negara Republik Indonesia. Ketahanan pada Aspek Ideologi 1. yang diwujudkan oleh persatuan nasional yang riil dan wajar Sila Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia mengandung nilai keadilan. dan warga negara. realistik dan pleksibel. Pancasila sebagai ideologi terbuka perlu terus direlefansikan dan di aktualisasikan nilai instrumentalnya agar tetap mampu membimbing dan mengarahkan kehidupan dalam bermasyarakat. 2. Pancasila mengandung sipat idealistik. c.Sila Persatuan Indonesia dalam masyarakat Indonesia yang pluralistik mengandung nilai persatuan bangsa dan kesatuan wilayah yang merupakan faktor pengikat yang menjamin keutuhan nasional atas dasar Bhineka Tunggal Ika Sila Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan atau perwalikan menunjukan bawha kedaulatan berada di tangan rakyat. dan bernegara. Sesanti Bhineka Tunggal Ika dan konsep wawasan Nusantara yang bersumber dari Pancasila harus terus di kembangkan dan ditanamkan dalam masyarakat yang majemuk sebagai upaya untuk selalu menjaga persatuan bangsa dan kesatuan wilayah serta moralitas yang royal dan bangga terhadap bangsa dan negara. Pembinaan Ketahanan Ideologi Upaya memperkuat ketahanan Ideologi memerlukan langkah pembinaan berikut: a. berbangsa.2 IX/MPR/1978. . ancaman. ringan tangan. ketetapan MPR RI No. selaras dengan peradaban dunia yang berubah dengan cepat tanpa kehilangan jati diri bangsa Indonesia. c. Pancasaila sebagai ideologi nasional terhadap dalam ketetapan MPR RI no. Pelaksanaan obyektif adalah pelaksanaan nilai-nilai yang secara surat terkandung dalam ideologi atau paling tidak secara tersirat dalam UUD 1945 serta secara peraturan perundang-undangan dibawahnya dan nsegala kegiatan penyelenggaraan negara. Disamping itu anggota masyarakat dan pemerintah perlu bersikap wajar terhadap kebhinekaan. Pancasila sebagai dasar negara Republlik Indonesia terhadap dalam alinea 4 pembukaan UUD 1945. sebagai pribadi. Pelaksanaan subyektif adalah pelaksanaan nilai-nilai tersebut oleh masing-masing individu dalam kehidupan sehari-hari. anggota masyarakat. Pancasila sebagai pandangan hidup dan sumber hukum terhadap ketetapan MPR RI no.2 XVIII/MPR/1998. dan kerja keras untuk bersama-sama mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadlian sosial.

b. berbangsa. d. komunikasi politik. Struktur Politik merupakan wadah penyaluran kepentingan masyarakat dan sekaligus wadah pengkaderan pimpinan nasional. Politik Secara Umum Politik berasal dari kata politik yang mengandung makna kekuasaan (pemerintahan) dan atau politik yang berarti kebijaksanaan. lembaga kemasyarakatan. dan dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam satu sistem. yang dilaksanakan secara dasar dan rasional melalui pendidikan politik maupun kegiatan politik yang sesuai dengan disiplin nasional. budaya politik. Komunikasi Politik merupakan suatu hubungan timbal balik dalam kehidupan bermasyarakat. Pendidikan Moral Pancasila juga perlu diberikan kepada masyarakat luas secara non formal. dan bernegara. berbangsa dan bernegara dimanan rakyat merupakan sumber aspirasi dan sumber pimpinan nasional. 3. pendidikan sejara perjuangan bangsa. Pembangunan. yairu Politik dalam negeri dan Politik luar negeri. Politik Dalam Negeri Politik dalam negeri adalah kehidupan politik dan kenegaraan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 yang mampu menyerap aspirsi. f. sebagai pengamalan Pancasila. dalam hal ini suri tauladan para pemimpin panyelenggara negara dan pemimpin tokoh masyarakat merupakan hal yang sangat mendasar. harus menunjukan keseimbangan antara Fisik material dcngan mental spiritual untuk menghindari tubuhnya materialisme dan skuarisme. Hubungan ini tercermin pada pemerintahan negara yang berfungsi sebagai penentu kebijaksanaan dan ingin mewujudkan aspirasi semi tuntutan masyarakat. . c. pembangunan harus adil dan merata di seluruh wilayahuntuk memupuk rasa persatuan bangsa dan kesatuan wilayah. lembaga kenegaraan. Politik di Indonesia Politik di Indonesia. yang harus dilihat dalam konteks Ketahanan Nasional. proses politik. Unsur-unsurnya terdiri dari struktur politik. Budaya Politik merupakan pencerminan dari aktualisasi hak dan kewajiban rakyat dalam kehidupan bermasyarakat. b. bahasa Indonesia dan kepramukaan. a. kita tidak memisahkan politik dari policik. Ke dalam mata pelajaran lain seperti pendidikan budi pekerti. Proses Politik merupakan suatu rangkaian pengambilan keputusan tentang berbagai kepentingan politik maupun kepentingan umum yang bersifat nasional dan penentuan dalam pemilihan kepemimpinan yang puncaknya terselenggara dalam Pemilu. e. Pendidikan moral Pancasila ditanamkan pada diri anak didik dengan cara mengintegrasikannya. 1. dan partisipasi politik. Karena itu. agar kelestarian dak keampuhannnya terjaga dan tujuan nasional serta cita-cita bangsa Indonesia terwujud. Pengaruh Aspek Politik a. serta setiap warga negara Indonesia. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dan dasar negara Republik Indonesia harus dihayati dan diamalkan serta nyata oleh setiap penyelenggaraan negara. meliputi dua bagian utama. Di Indonesia.d. kebijaksanaan pemerintahan negana tersebut harus serasi dan selaras dengan keinginan dan aspirasi masyarakat. Dengan memperhatikan kondisi geografi Indonesia.

Politik luar negeri Indonesia yang berlandaskan pada Pembukaan UUD 1945 melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan. UUD 1945 dan Wawasan Nusantara. timbulnya diktator mayoritas dan tirankaminoritas harus dicegah. sehingga tidak menjurus pada konflik fisik. meningkatkan citra positif Indonesia di luar negeri. Bebas. ketangguhan dalam menghadapi dan mengatasi tantangan. perdamaian abadi. Di samping itu. ancaman. Ketahanan pada Aspek Politik Ketahanan pada aspek politik diartikan sebagai kondisi dinamik kehidupan politik bangsa yang berisi keuletan. Ketahanan pada Aspek Politik Dalam Negeri 1) Sistem pemerintahan yang berdasarkan hukum. Garis Politik Luar Negeri Politik luar negeri Indonesia adalah bebas dan aktif. dimana kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilakukan sepenuhnya oleh MPR sebagai penjelmaan seluruh rakyat. Dengan demikian. Ketahanan pada Aspek Politik Luar Negeri 1) Hubungan luar negeri ditujukan untuk meningkatkan kerjasama internasional di berbagai bidang atas dasar sikap saling menguntungkan. 2) Mekanisme politik yang memungkinkan adanya perbedaan pendapat. c. a. Sebagai Bagian Integral dari Strategi Nasional Politik luar negeri merupakan proyeksi kepentingan nasional dalam kehidupan antar bangsa. keadilan sosial. b. politik luar negeri merupakan bagian integral dari strategi nasional dan secara keseluruhan merupakan salah satu sarana pencapaian tujuan nasional. dalam pengertian peran Indonesia dalam percaturan internasional tidak bersifat reaktif dan lndonesia tidak menjadi obyek percaturan internasional. b. Namun perbedaan tersebut tidak menyangkut nilai dasar. Aktif. a. dan . dalam pengertian bahwa Indonesia tidak memihak pada kekuatan-kekuatan yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa. hambatan serta gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam secara langsung maupun tidak langsung untuk menjamin kelangsungan hidup politik bangsa dan negara Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Politik Luar Negeri Politik luar negeri adalah salah satu sarana pencapaian kepantingan nasional dalam pergaulan antarbangsa. serta anti penjajahan karena tidak sesuai dcngan perikemanusiaan dan perikeadilan. politik luar negeri Indonesia di tujukan pada kepentingan nasional terutama pembangunan nasional. 3) Kepemimpinan Nasional mampu mengakomodasikan aspirasi yang hidup dalam masyarakat dan tetap berada dalam lingkup Pancasila. tidak berdasarkan kekuasaan yang bersifat absolut. Dijiwai oleh falsafah negara Pancasila se bagai tuntutan moral dan etika. 4) Terjalin komunikasi politik timbal balik antara pemerintah dan masyarakat dan anata kelompok / golongan dalam masyarakat dalam rangka mencapai tujuan nasioanal dan kepentingan nasional.2.

serta kerjasama internsional dalam berbagai forum regio-nal dan global. terutama di bidang ekonomi. dan dengan . distribusi. Peran lndonesia dalam membina dan mempererat persabahatan dan kerjasama arntarbangsa yang saling menguntungkan perlu terus diperluas dan ditingkatkan. 5) Langkah kerjasama negara berkemhang dengan negara industri maju untuk memperkecil ketimpangan dan mengurangi ketidakadilan perlu ditingkatkan melalui perjanjian perdagangan internasional serta kerjasama dengan lembaga-lembaga keuangan internasional. pelatihan dan penyuluhan calon diplomat secara menyeluruh.menantapkan persatuan bangsa serta keutuhan NKRI. perubahan. Iptek dan sosial budaya terus dilanjutkan dan dikembangkan. Peran aktif Indonesia dalam Gerakan Non Blok dan OKI serta mengembangkan huhungan demi kerjasama antarnegara di kawasan Asia Pasifik perlu terus ditingkatkan. 3) Citra positif Indonesia teru dikembangkan dan diperluas. serta konsumsi barang dan jasa. Perjuangan bangsa Indonesia yang menyangkut kepentingan nasional. dan gejolak dunia terus dikuti dan dikaji dengan seksama agar terjadinya dampak negatif yang dapat mempengaruhi stabilitas nasional dan menghambat kelancaran pembangunan dan pencapaian tujuan nasional dapat diperkirakan secara dini. perdamaian abadi dan keadilan sosial melalui penggalang-an. pemupukan solidaritas. 7) Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia perlu dilakasanakan dengan pembenahan sistem pendidik-an. 4) Perkembangan. seperti melindungi kepenting-an Indonesia dari kegiatan diplomasi negatif negara lain dan melindungi hak-hak warga negara Republik Indonesia di luar negeri perlu ditingkatkan. yang meliputi produksi. 4. kesamaan sikap. Kerjasama dengan negara-negara anggota ASEAN. 6) Perjuangan mewujudkan tatanan dunia baru dan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan. Perekonomian Secara Umum Perekonomian adalah salah satu aspek kehidupan nasional yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat. Pengaruh Aspek Ekonomi a. 2) Politik luar negeri terus dikembangkan menurut prioritas dalam rangka meningkatkan persahabatan dan kerjasama antarnegara berkembang serta negara berkembang dan negara maju sesuai kemampuan demi kepentingan nasional.

Ekonomi Kerakyatan a. sistem perekonomian Indonesia dapat disebut sebagai sistem perekonomian kerakyatan. b.usaha untuk meningkatkan. 5. Ketahanan Pada Aspek Ekonomi Ketahanan ekonomi diartikan sebagai kondiosi dinamis kehidupan perekonomian bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan kekuatan nasioanl dalam menghadapi serta mengatasi segala tantangan. Pembangunan ekonomi. 4. Pengaruh Aspek Sosial Budaya Yang disebut sosial di sini pada hakikatnya adalah pergaulan hidup dalam bermasyarakat yang mengandung nilai-nilai kebersamaan. 2. c. yang merupakan usaha bersama atas dasar asas kekeluargaan di bawah pengawasan anggota masyarakat. memotivasi dan mendorong peran serta masyara-kat secara aktif. Perekonmnian Indonesia Sistem perekonomian bangsa Indonesia mengacu pada pasal 33 UUD 1945. dalam arti negara beserta aparatur ekonomi negara bersifat dominan serta mendesak dan mematikan potensi dari daya kreasi unit-unit ekonomi di luar sektor negara. Sistem etatisme. 3. sepenanggungjawaban dan soliadritas yang merupakan . Sistem free fight liberalism yang hanya menguntungkan pelaku ekonomi kuat dan tidak memungkinkan berkembang-nya ekonomi kerakyatan. c. taraf hidup masyarakat. yaitu antara lain : 1. Pencapaian tingkat ketahanan ekonomi yang diinginkan memerlukan pembinaan berbagai hal. ancaman. b. yang menyebutkan bahwa sistem perekonomian Indonesia disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas ke-keluargaan. Secara makro. hambatan dan gangguan yang datang dari luar maupun ancaman dalam negeri secara langsung maupun tidak langsung untuk menjamin kelangsungan perekonomian bangsa dan negara Republik Indonesia berdasar-kan Pancasila dan UUD 1945. Pemusatan kekuatan ekonomi pada satu kelompok dalam bentuk monopoli yang merugikan masyarakat dan bcrten-tangan dengan cita-cita keadilan sosial. senasib. Struktur ekonomi dimantapkan secrra seimbang dan saling menguntungkan dalam keselarasan dan keterpaduan antara. sektor pertanian dan perindustrian serta jasa. Sistem ekonomi Indonesia diarahkan untuk dapat mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan yang adil dan merata di seluruh wilayah Nusantara melalui ekonomi kerakyatan serta untuk menjamin kesinambungan pembangunan nasional berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

yang sering disebut sebagai local genius. Namun kedekatan ini terbatas hanya sampai pada pemanfaatan alam beserta kekayaannya dengan pengetahuan yang terbatas. peladaug atau pelaut. upaya untuk melestarikan keberadaan faktor perekat persatuan bangsa. Semetara budaya adalah sistem nilai yang merupakan hasil cipta. Kebudayaan Nosional a. Kehidupan masyarakat terstruktur berdasarkan peran dan fungsi masing-masing anggota. Bersiiat kekeluargaan c. Bersifat kerakyatan 3. 4. manusia Indonesia pun akan rusak. Local genius ialah pangkal segala kemampuan budaya daerah untuk menetralisir pengaruh negatif budaya asing. Kebiasaan untuk membuka hutan tanpa pemikiran untuh penghijauan dan menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan limbah manusia merupakan budaya yang tidak ramah terhadap lingkungan.unsur pemersatu. Kebudayaan Daerah Dalam setiap kebudayaan daerah terdapat nilai-nilai budaya yang tidak dapat dipengaruhi oleh budaya asing. suku-suku bangsa yang mendiami kepulauan Nusantara ini sudah terbiasa hidup dekat dengan alam. Bersitat religius b. 2. Struktur Sosial di Indonesia Dalam masyarakat. rasa dan karsa manusia yang menumbuhkan gagasan-gagasan utama dan menjadi kekuatan pendukung dalam menggerakan kehidupan. Demi kepentingan masa depan. Kenyataan sejarah menunjukkan bahwa keanekaragaman budaya justru merupakan hikmah bagi bangsa Indonesia dan di masa lalu telah mampu memunculkan faktor-faktor perekat persatuan atau inregrasi bangsa. Apabila alam lingkungan rusak. Pemanfaatan alam belum dibarengi dengan budaya untuk melestarikan alam demi kepentingan masa depan. Kondisi Budaya di Indonesia 1. Integrasi Nasional Komunikasi dan interaksi suku-suku bangsa yang mendiami bumi Nusantara ini pada tahun 1928 telah menghasilkan aspirasi bersama untuk hidup bersama sebagai satu bangsa di satu tanah air. a. entah sebagai petani. Bangsa Indonesia harus disadarkan bahwa mereka adalah bagian dari alam dan mereka tidak boleh memanfaatkan alam tanpa batas. Kebudayaan dan Alam Lingkungan Sejak jaman dahulu. Aspirasi ini terwujud secara sah dan diakui oleh bangsa-bangsa lain di dunia melalui Proklamasi Kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945. . yaitu keinginan dan semangat untuk hidup dan meraih crta-cita bersama. budaya melestarikan alam harus ditumbuhan. akan menjadi tugas seluruh warga bangsa. b. Di masa depan. manusia hidup secara berkelompok sesuai fungsi. peran dan profesinya. Bersifat serba selaras d.

Kondisi ini mengimplikasi-kan semakin canggihnya upaya diplomasi guna mencapai tujuan politik dan ekonomi. integritas. termasuk pulau-pulau besar dan kecil. dan kemampuan untuk nengembangkan kekuatan nasional dalam mengahadapi dan mengatasi segala tantangan ancaman. Geopolitik ke arah Geoekonomi. Postur kekuatan Hankam mencakup struktur kekuatan. demokrasi. ketangguhan. Ketahanan pertahanan dan keamanan diartikan sebagai kondisi dinamik kehidupan pertahanan dan keamanan bangsa Indonesia yang mengandung keuletan. penegak hukum dan lingkungan hidup di balik kepentingan nasional mereka. ketangguhan. Pembangunan Kekuatan Hankam. langsung maupun tidak langsung membahayakan identitas. 6. Perkembangan ini mengisyaratkan bahwa pergeseran geopolitik ke arah geoekonomi membawa perubahan dalam penerapan kebijaksanaan dan strategis negara negara di . Tujuannya adalah untuk menciptakan keamanan bangsa dan negara dalam rangka mewujudkan Ketahanan Nasional Indonesia. Postur Kekuatan P ertahanan Dan Keamaman Postur Kekuatan Hankam. dan darat. yang secara. hambatan serta gangguan dari luar maupun dari dalam yang langsung mauapun tidak langsung membahayakan kelangsungan kehidupan sosial budaya bangasa dan negara Republik Indonesia. Gejolak Dalam Negeri. misi. Terdapat empat pendekatan yang digunakan untuk membangun postur kekuatan Hankam. yaitu pendekatan ancaman. Pengaruh Aspek Pertahanan dan Keamanan a. dan kemampuan dalam mengembangkan menghadapi dan mengatasi segala tantangan dan hambatan yang datang dari luar maupun dari dalam. kewilayahan dan politik.c. udara. Ketahanan pada Aspek Sosial Budaya Ketahanan di bidang sosial budaya atau ketahanan sosial budaya diartikan sebagai koudisi dinamis budaya bangsa Indonesia yang berisi keuletan. tingkat kemampuan. Perkembangan Lingkungan Strategis. b. Di dalam era globalisasi saat ini dan di masa mendatangf tidak tertutup kemungkinan munculnya campur tangan asing dengan alasan menegakkan nilai-nilai HAM. dan kelangsungan hidup bangsa dan Negara Kesatuan Iaepuhlik Indonesia. dan gelar kekuatan. Pokok-pokok Pengetahuaan Pertahanan dan Keamanan Pertahanan dan keamanan Indonesia adalah kesemestaan daya upaya seluruh rakyat Indonesia dalam mempertahankan dan mengamankan negara demi kelangsungan hidup bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Konsepi Hankam perlu mengacu pada konsep Wawasan Nusantara di mana Hankam mengarah pada upaya pertahanan seluruh wilayah kedaulatan negara kesatuan RI yang meliputi wilayah laut.

dan prasarana serta perlindungan masyarakat terhadap bencana perang dan bencana lainnya. pemeliharaan stabilitas nasional dan Tannas secara menyeluruh dan berlanjut. 2005. politik. yaitu Polri dan Rapih yang fungsinya adalah Wanra. d. barangkali konsep standing armed forces secara proposional dan seimbang perlu dikembangkan. integritas. c. Hankan yang dimiliki profesionalisme yang tinggi untuk melaksanakan : pertama. Gramedia Pustaka Utama. Sadar dan peduli akan pengaruh-pengaruh yang timbul pada aspek ideologi. kita perlu membangun postur kekuatan. serta kelima. ketiga komponen pendukung perlawanan bersenjara dan tidak bersenjata sesuai bidang profesi masing-masing dengan pemanfaatan semua sumber daya nasional. PT. perlawanan tidak bersenjata yang terdiri atas Ratih yang berfungsi sebagai Tibum. kegiatan intel strategis dalam semua aspek kehidupan nasional. yang berisi ketangguhan. 2. upaya pertahanan darat laut dan udara. pemeliharaan dan penegakan keamanan dalam negeri secara berlanjut dalam semua aspek kehidupan nasional. DAFTAR PUSTAKA . kedua. Dengan mengacu pada negara-negara lain yang hanya untuk melindungi diri sendiri dan tidak untuk kepentingan invasi. Mewujudkan Postur Kekuatan Hankam. kehidupan nasional untuk meningkatkan Tannas. Ketahanan pada Aspek Pertahanan dan Keamanan Pertahanan dan Keamanan harus dapat mewujudkan kesiapsiagaan serta upaya bela negara. Pengembangan konsep dengan susunan kekuatan Hankamneg ini meliputi : pertama. perlawanan bersenjata yang terdiri atas bala nyata yang dibina sebagai kekuatan-kekuatan TNI yang selalu siap dan yang dibina sebagai kekuatan cadangan serta bala potensial.. kelangsungan hidup bangsa dan negara serta pencapaian tujuan nasional. ekonomi. kemampuan dan kekuatan melalui penyelengaraan Siskamnas (Sishankamrata) untuk menjanlin kesinambungan Pembangunan Nasional dan kelangsungan hidup bangsa dan negara berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Keberhasilan Ketahanan Nasional Indonesia Untuk mewujudkan keberhasilan Ketahanan Nasional setiap warganegara Indonesia perlu : 1. Kamra dan Linmas. Pendidikan Kewarganegaraan. Memiliki semangat perjuangan bangsa dalam bentuk Perjuangan Non Fisik yang disertai keuletan dan ketangguhan tanpa kenal menyerah dan mampu mengembang-kan kekuatan nasional dalam rangka meng-hadapi segala tantangan. Jakarta. . soasial budaya dan pertahanan keamanan sehingga setiap warga neraga Indonesia dapat mengeliminir pengaruh tersebut. kedua. ancaman. sarana.dunia dalam mewujudkan kepentingan nasional-nya masing-masing. Penerapan cara-cara baru telah meningkatkan eskalasi konflik regional dan konflik dalam negeri yang mendorong keterlibatan negara super power. Linra. keempat. Dalam menyikapi dinamika perkembangan seeprti ini. hambatan dan ganguan yang datang dari luar maupun dari dalam untuk menjamin identitas.. ketiga. pembinaan potensi dan kekuatan wilayah dalam semua aspek.

com .organisasi.org http://www.http://www.naynienay.wordpress.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->