BAB I PENDAHULUAN

I.

Latar Belakang Didalam proses pembelajaran matematika terdapat komponen strategi,

pendekatan metode dan teknik yang dikembangkan dalam proses tersebut. Tujuan utama proses pembelajaran adalah keberhasilan siswa dalam rangka pendidikan dalam mata pelajaran matematika. Matematika sampai saat ini belum ada kesepakatan yang bulat, namun demikian dapat dikenal melalui karakteristiknya. Sedangkan karakteristik matematika dapat dipahami melalui hakikat matematika.

II. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut: 1. Apakah perbedaan strategi, pendekatan, metode dan teknik dalam pembelajaran matematika. 2. Apakah hakikat matematika dalam pembelajaran matematika.

III. Tujuan Berdasarkan Latar belakang maka dapat disimpulkan tujuan sebagai berikut : 1. Untuk mengetahui perbedaan strategi, pendekatan, metode dan teknik dalam pembelajaran matematika. 2. Untuk mengetahui hakikat matematika dalam pembelajaran matematika

yang merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat umum. yaitu: (1) Pendekatan yang bersifat metodelogik dan (2) pendekatan yang bersifat materi. dan heuristik. Artinya. sintetik. Dilihat dari pendekatannya. Sedangkan pedekatan material adalah pendekatan pembelajaran matematika dimana dalam menyajikan konsep matematika melalui konsep matematika lain yang telah dimiliki siswa. tematik. II. R David. Selanjutnya. analitik. pembelajaran terdapat dua jenis pendekatan. yang sejalan dengan cara guru menyajikan bahan tersebut. Pendekatan Metodelogik berkenaan dengan cara siswa mengadaptasi konsep yang disajikan ke dalam struktur kognitifnya. Pendekatan pembelajaran dapat diartikan juga sebagai titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran.BAB II ISI A. realistik. deduktif. . dan melatari metode pembelajaran dengan cakupan teoretis tertentu. induktif. bahwa strategi pada dasarnya masih bersifat konseptual tentang keputusan-keputusan yang akan diambil dalam suatu pelaksanaan pembelajaran. spiral. menguatkan. di dalamnya mewadahi. Metode dan Teknik Pembelajaran Matematika I. Pendekatan. Pendekatan Pembelajaran Pendekatan (approach) pembelajaran matematika adalah cara yang ditempuh guru dalam pelaksanaan agar konsep yang disajikan bisa beradaptasi dengan sisiwa. Kemp (Wina Senjaya. Wina Senjaya (2008) menyebutkan bahwa dalam strategi pembelajaran terkandung makna perencanaan. menginsiprasi. Defenisi Strategi. 2008) mengemukakan bahwa strategi pembelajaran adalah suatu kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan guru dan siswa agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien. Strategi Pembelajaran Dari pendekatan pembelajaran yang telah ditetapkan selanjutnya diturunkan ke dalam strategi pembelajaran. Pendekatan Metodelogik diantaranya adalah pendekatan intuitif. dengan mengutip pemikiran J.

Mempertimbangkan dan memilih jalan pendekatan utama (basic way) yang paling efektif untuk mencapai sasaran. Mempertimbangkan dan menetapkan tolok ukur (criteria) dan patokan ukuran (standard) untuk mengukur dan menilai taraf keberhasilan (achievement) usaha. pembelajaran dapat dikelompokkan ke dalam dua bagian pula. 3. Mempertimbangkan dan menetapkan langkah-langkah (steps) yang akan dtempuh sejak titik awal sampai dengan sasaran. . 2. 2008).Dilihat dari strateginya. Newman dan Logan (Abin Syamsuddin Makmun. 2003) mengemukakan empat unsur strategi dari setiap usaha. yaitu: 1) exposition-discovery learning 2) group-individual learning (Rowntree dalam Wina Senjaya. 4. masyarakat dengan yang mempertimbangkan memerlukannya. Mengidentifikasi dan menetapkan spesifikasi dan kualifikasi hasil (out put) dan sasaran (target) aspirasi yang dan harus selera dicapai. yaitu : 1.

dan sebagainya. Menetapkan norma-norma dan batas minimum ukuran keberhasilan atau kriteria dan ukuran baku keberhasilan. Dengan kata lain. (5) demonstrasi. III.. (3) diskusi. (6) ekspositori. Dalam pengajaran yang menggunakan metode ceramah terdapat . 2. strategi merupakan ³a plan of operation achieving something´ sedangkan metode adalah ³a way in achieving something´ (Wina Senjaya (2008). (7) penugasan. Metode pembelajaran dapat diartikan juga sebagai cara yang digunakan untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan praktis untuk mencapai tujuan pembelajaran. Ditinjau dari cara penyajian dan cara pengolahannya. diantaranya: (1) ceramah. Menetapkan spesifikasi dan kualifikasi tujuan pembelajaran yakni perubahan profil perilaku dan pribadi peserta didik. Mempertimbangkan dan menetapkan langkah-langkah atau prosedur. 4. (2) Tanya jawab. Metode ini banyak dipilih guru karena mudah dilaksanakan dan tidak membutuhkan alat bantu khusus serta tidak perlu merancang kegiatan siswa. (4) belajar kooperatif. Metode Pembelajaran Metode Pembelajaran adalah cara menyajikan materi yang bersifat umum. Metode ceramah Metode ceramah adalah metode penyampaian bahan pelajaran secara lisan. metode dan teknik pembelajaran. Terdapat beberapa metode pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengimplementasikan strategi pembelajaran. strategi pembelajaran dapat dibedakan antara strategi pembelajaran induktif dan strategi pembelajaran deduktif.Jika kita terapkan dalam konteks pembelajaran. Strategi pembelajaran sifatnya masih konseptual dan untuk mengimplementasikannya digunakan berbagai metode pembelajaran tertentu. 3. keempat unsur tersebut adalah: 1. (7) experimen. 1. Mempertimbangkan dan memilih sistem pendekatan pembelajaran yang dipandang paling efektif.

unsur paksaan. Semua anggota harus turut terlibat karena keberhasilan kelompok ditunjang oleh aktivitas anggotanya. Dalam hal ini siswa hanya diharuskan melihat dan mendengar serta mencatat tanpa komentar informasi penting dari guru yang selalu dianggap benar itu. Metode ini dapat menjadi pendorong bagi siswa untuk mengadakan penelusuran lebih lanjut pada berbagai sumber belajar. Model belajar kooperatif yang sering diperbincangkan yaitu belajar kooperatif model jigsaw yakni tiap anggota kelompok mempelajari materi yang berbeda untuk disampaikan atau diajarkan pada teman sekelompoknya. siswa terbiasa bertukar pikiran dengan teman. Metode ini akan lebih efektif dalam mencapai tujuan apabila sebelum proses pembelajaran siswa ditugasi membaca materi yang akan dibahas. Dalam diskusi terjadi tukar menukar gagasan atau pendapat untuk memperoleh kesamaan pendapat. 4. Metode diskusi Metode diskusi adalah cara pembelajaran dengan memunculkan masalah. . siswa akan tertarik dalam mengembangkan daya pikir. Dengan mengajukan pertanyaan yang terarah. Metode belajar kooperatif Dalam metode ini terjadi interaksi antar anggota kelompok dimana setiap kelompok terdiri dari 4-5 orang. dan yang lebih penting melalui diskusi mereka akan belajar bertanggung jawab terhadap hasil pemikiran bersama. menghargai dan menerima pendapat orang lain. Kemampuan berpikir siswa dan keruntutan dalam mengemukakan pokok ± pokok pikirannya dapat terdeteksi ketika menjawab pertanyaan. Inilah yang disebut kemampuan untuk mengatur dan mengarahkan diri. Metode tanya jawab Metode tanya jawab dapat menarik dan memusatkan perhatian siswa. 2. sehingga anggota kelompok saling membantu. 3. Dengan metode diskusi keberanian dan kreativitas siswa dalam mengemukakan gagasan menjadi terangsang. Padahal dalam diri siswa terdapat mekanisme psikologis yang memungkinkannya untuk menolak disamping menerima informasi dari guru.

dan hasil belajar akan bertahan lebih lama dalam ingatan siswa. mengingat fungsinya yang multi proses. Metode ekspositori atau pameran Metode ekspositori adalah suatu penyajian visual dengan menggunakan benda dua dimensi atau tiga dimensi. Metode eksperimen Metode eksperimen adalah cara penyajian pelajaran dengan menggunakan percobaan. Metode demonstrasi Metode demonstrasi adalah cara penyajian pelajaran dengan memeragakan suatu proses kejadian. Metode ini paling tepat apabila digunakan untuk merealisasikan pembelajaran dengan pendekatan inkuiri atau pendekatan penemuan. dapat memperkaya pengalaman. membuat hitungan matematika. Dengan menggunakan papan tulis guru dan siswa dapat menggambarkan objek. meransang untuk belajar lebih banyak. . Metode ini dapat mengembangkan kemandirian siswa. Dengan melakukan eksperimen. membuat skema.5. Metode demonstrasi biasanya diaplikasikan dengan menggunakan alat ± alat bantu pengajaran seperti benda ± benda miniatur. 8. dan lain ± lain. 7. siswa menjadi akan lebih yakin atas suatu hal daripada hanya menerima dari guru dan buku. membina disiplin dan tanggung jawab siswa. mengembangkan sikap ilmiah. Metode penugasan Metode ini berarti guru memberi tugas tertentu agar siswa melakukan kegiatan belajar. Akan tetapi. gambar. Tetapi dlam metode ini sulit mengawasi mengenai kemungkinan siswa tidak bekerja secara mandiri. dan lain ± lain. 6. dengan maksud mengemukakan gagasan atau sebagai alat untuk membantu menyampaikan informasi yang diperlukan. dan membina kebiasaan mencari dan mengolah sendiri informasi. alat demonstrasi yang paling pokok adalah papan tulis dan white board.

Sedangkan karakteristik matematika dapat dipahami melalui hakikat matematika. Reys. tetapi adanya matematika itu terutama untuk membantu manusia dalam memahami dan menguasai permasalahan social. Teknik Pembelajaran Teknik pembelajaran dapat diatikan sebagai cara yang dilakukan seseorang dalam mengimplementasikan suatu metode secara spesifik. dan konsep-konsep yang berhubungan satu dengan yang lainnya dengan jumlah yang banyak yang terbagi kedalam tiga bidang yaitu aljabar. Demikian pula. perlu digunakan teknik yang berbeda pada kelas yang siswanya tergolong aktif dengan kelas yang siswanya tergolong pasif. namun demikian dapat dikenal melalui karakteristiknya. pola mengorganisasi. besaran. ekonomi dan alam. guru pun dapat berganti-ganti teknik meskipun dalam koridor metode yang sama. suatu seni. jelas dan akurat. Misalkan. dengan penggunaan metode diskusi. representasinya dengan symbol dan padat. Kline (1973) dalam bukunya mengatakan bahwa matematika itu bukanlah pengetahuan menyendiri yang dapat sempurna karena dirinya sendiri. B. matematika itu bahasa yang menggunakan istilah yang didefinisikan dengan cermat. James dan James (1976) dalam kamus matematikanya mengatakan bahwa matematika adalah ilmu tentang logika mengenai bentuk. Dalam hal ini. dkk (1984) dalam bukunya mengataan bahwa matematika adalah telaah tentang pola dan hubungan. suatu jalan atau pola pikiran. yang tentunya secara teknis akan berbeda dengan penggunaan metode ceramah pada kelas yang jumlah siswanya terbatas. pembuktian yang logic. susunan. Hakikat Matematika Pendefinisian matematika sampai saat ini belum ada kesepakatan yang bulat. penggunaan metode ceramah pada kelas dengan jumlah siswa yang relatif banyak membutuhkan teknik tersendiri. . Johnson dan Rising (1972) dalam bukunya mengatakan bahwa matematika adalah pola berfikir.IV. analisis dan geometri. lebih berupa bahasa symbol mengenai ide dari pada mengenai bunyi. suatu bahasa dan suatu alat.

Hudoyo (1979:96) mengemukakan bahwa hakikat matematika berkenan dengan ide-ide. dapat diartikan sebagai kordinat titik. Sedang Soedjadi (1985:13) berpendapat bahwa simbol-simbol di dalam matematika umumnya masih kosong dari arti sehingga dapat diberi arti sesuai dengan lingkup semestanya. Misalnya simbol (x.9). Hubungan±hubungan dengan simbol-simbol dan kemudian mengaplikasikan konsep-konsep yang dihasilkan kesituasi yang nyata. Karena itu. . Apabila konsep tersebut dipakai dalam geometri analitik bidang.2). titik A (1. Matematika adalah pengetahuan fakta-fakta kuantitatif dan masalah tentang ruang dan bentuk. y) merupakan pasangan simbol ³x´ dan ³y´ yang masih kosong dari arti. Jadi matematika berkenaan dengan konsep-konsep yang abstrak. Soedjadi (2000: 1) mengemukakan bahwa ada beberapa definisi atau pengertian matematika berdasarkan sudut pandang pembuatnya. B(6. d. Berdasarkan uraian di atas. contohnya A(1.2) titik A terletak pada perpotongan garis X = 1 dan y = 2 titik B( 6. yaitu sebagai berikut: a. Matematika adalah cabang ilmu pengetahuan eksak dan terorganisisr secara sistematik b.struktur dan hubungan-hubungannya yang diatur menurut urutan yang logis. agar supaya simbol itu berarti maka kita harus memahami ide yang terkandung di dalam simbol tersebut.simbol formal diperlukan untuk membantu memanipulasi aturan-aturan yang beroperasi di dalam strukturstruktur. e. hal terpenting adalah bahwa ide harus dipahami sebelum ide itu sendiri disimbolkan. Matematika adalah pengetahuan tentang struktur-struktur yang logic f. Matematika adalah pengetahuan tentang penalaran logik dan berhubungan dengan bilangan. struktur . Matematika adalah pengetahuan tentang aturan-aturan yang ketat. Matematika adalah pengetahuan tentang bilangan dan kalkulasi c. Selanjutnya dikemukakan bahwa apabila matematika dipandang sebagai struktur dari hubungan-hubungan maka simbol. 9) artinya titik B terletak pada perpotongan garis X = 6 dan y = 9.

Sumardyono (2004:28) secara umum definisi matematika dapat dideskripsikan sebagai berikut. c) Matematika sebagai pola pikir deduktif. Simbol merupakan ciri yang paling menonjol dalam matematika. Matematika juga sering dipandang sebagai alat dalam mencari solusi berbagai masalah dalam kehidupan sehari-hari. Penalaran yang logis dan efisien serta perbendaharaan ide-ide dan polapola yang kreatif dan menakjubkan. yang baru memiliki arti bila dikenakan pada suatu konteks. f) Matematika sebagai seni yang kreatif. Matematika merupakan pengetahuan yang memiliki pola pikir deduktif. Semua definisi dapat diterima. e) Matematika sebagai bahasa artifisial. Dari definisi ± definisi diatas. d) Matematika sebagai cara bernalar (the way of thinking). paling tidak karena beberapa hal. Sebagai sebuah struktur. dan . Bahasa matematika adalah bahasa simbol yang bersifat artifisial. rumus-rumus atau aturan yang umum. atau sifat penalaran matematika yang sistematis. seperti matematika matematika memuat cara pembuktian yang sahih (valid). artinya suatu teori atau pernyataan dalam matematika dapat diterima kebenarannya apabila telah dibuktikan secara deduktif (umum). dan dalil/teorema (termasuk di dalamnya lemma (teorema pengantar/kecil) dan corolly/sifat). khususnya merupakan seni berpikir yang kreatif. matematika merupakan suatu bangunan struktur yang terorganisir. bahwa pengertian tentang matematika itu dengan menggabungkan pengertia dari definisi-definisi tersebut. pengertian pangkal/primitif. b) Matematika sebagai alat (tool). di antaranya: a) Matematika sebagai struktur yang terorganisir. Matematika dapat pula dipandang sebagai cara bernalar. maka matematika sering pula disebut sebagai seni. yang meliputi aksioma/postulat. ia terdiri atas beberapa komponen. Agak berbeda dengan ilmu pengetahuan yang lain. karena memamng matematika dapat ditinjau dari segala sudut.

II. primitive terms) kemudian pada unsure yang didefinisikan ke aksioma/postulat dan akhirnya pada teorama (Ruseffendi. Konsepkonsep matematika tersusun secara hierarkis. Matematika tumbuh dan berkembang untuk dirinya sendiri sebagai suatu ilmu. Matematika Sebagai Ilmu Terstruktur Matematika mempelajari tentang pola keteraturan. Ini berarti proses pengerjaan matematika harus bersifat deduktif. Dimulai dari unsure-unsur yang tidak terdefinisikan (undefined terms. Matematika sebagai Ratu dan Pelayan Ilmu Matematika itu sebagai suatu ilmu yang berfungsi melayani ilmu pengetahuan. Matematika Sebagai Ilmu Deduktif Matematika dikenal sebagai ilmu deduktif. dari yang paling sederhana sampai kepada yang paling kompleks. I. juga untuk melayani kebutuhan ilmu pengetahuan dalam pengembangan dan operasionalnya . basic terms. tentang struktur yang terorganisasikan. tetapi harus berdasarkan pembuktian deduktif. terstruktur.matematika itu bias memasuki seluruh segi kehidupan manusia. logis dan sistematis mulai dari konsep yang paling sederhana sampai konsep yang paling kompleks. 1980:50). III. untuk membantu pemikiran pada tahap-tahap permulaan seringkali kita memerlukan bantuan contoh-contoh khusus atau ilustrasi geometris. matematika tidak menerima generalisasi berdasarkan pengamatan (induktif).

bahwa untuk dapat melaksanakan proses pembelajaran matematika. Matematika selalu memiliki hubungan dengan disiplin ilmu yang lain untuk pengembangan keilmuan. pendekatan. diperlukan strategi.BAB III PENUTUP I. metode dan teknik pembelajaran yang baik dan tepat. . menunjukkan bahwa objek kajian dalam matematika begitu luas. Kesimpulan Berdasarkan uraian di atas. terutama di bidang sains dan teknologi. Berdasarkan berbagai pendapat tentang hakikat matematika di atas.

Bandung : JICA-UPI.com/ http://www.wordpress.wordpress.Daftar Pustaka Erman Suherman.pdf http://smacepiring. dkk.com/2010/03/22/pengertian-pendekatan-strategimetode-teknik-taktik-dan-model-pembelajaran/ http://www.psb-psma. http://mjafareffendi.com/doc/16166334/Pengertian-Pendekatan http://p4tkmatematika. Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer.org/content/blog/pengertian-pendekatan-strategimetode-teknik-taktik-dan-model-pembelajaran . (2001).scribd.org/downloads/sma/STRATEGIPEMBELAJARANMATE MATIKA. Common Text Book.