GRANULASI I. TUJUAN Dapat mengetahui proses pembuatan granul dan evaluasinya II.

DASAR TEORI Apabila suatu campuran bahan yang akan dikempa menjadi tablet tidak mempunyai sifat alir yang baik dan kompresibilitas yang baik, maka tidak dapat diproduksi menjadi tablet dengan metode kempa langsung. Alternatifnya adalah dipilih metode granulasi. Granulasi didefinisikan sebagai proses untuk memperbesar ukuran partikel, dari partikel yang kecil / halus menjadi agregat yang lebih besar dengan bentuk yang beraturan. Tujuan granulasi adalah untuk mendapatkan suatu partikel dengan ukuran yang lebih besar dari partikel asal sehingga dapat meningkatkan kompresibilitas dan fluiditas. Alasan lain dilakukan granulasi adalah unutk memudahkan pencampuran, mengurangi debu, mendapatkan partikel dengan densitas yang lebih seragam, dan memncegah segregasi. Batasan granulasi dengan kempa langsung adalah pada granulasi, zat aktif ikut perlakuan ( ikut digranul ), sehingga apabila yang digranul hanya eksipient saja, maka itu tidak termasuk metode granulasi tetapi kempa langsung. Idealnya suatu granul yang dihasilkan dari proses granulasi mempunyai sifat : bentuk sferis, distribusi ukuran partikel baik ( distribusi normal ) dan tidak banyak fines, kelembapan granul 2 – 5%, fluiditas baik, kompresibilitas baik, cukup keras / tidak rapuh, mengalami deformasi plastis bila dikompresi. Perubahan ukuran partikel dari bentuk serbuk menjadi bentuk granul, berpengaruh pada sifat partikel itu sendiri dan akhirnya akan berpengaruh pada proses pentabletan ( proses produksi ) dan tablet yang dihasilkan. Efektivitas dan hasil granulasi tergantung pada beberapa sifat, yaitu : a. Besarnya ukuran partikel obat dan eksipient b. Tipe bahan pengikat yang digunakan c. Jumlah bahan pengikat yang digunakan d. Efektivitas dan lamanya proses pengadukan

porositas tablet. padat memerlukan kompresi yang lebih besar untuk menghasilkan kohesi yang kompak. 2007. variasi berat tablet. Pengaruh ukuran granul dan distribusi ukuran yang tepat pada persyaratan – persyaratan proses. Kecepatan pengeringan ( Teuku Nanda Saifullah Sulaiman. daya mengalir granul serta kinetika kecepatan pengeringan dari granulasi basah. b. Kerapatan Kerapatan granul dapat mempengaruhi kompresibilitasnya. Beban kompresi yang tinggi sebaiknya mempunyai potensi untuk meningkatkan disintegrasi tablet dan waktu melarutnya obat. makin keras. Granul yang keras.e. Luas permukaan Pengukuran luas permukaan berbagai serbuk obat yang telah dihaluskan penting bagi obat – obat yang kelarutannya dalam air terbatas. karakter granul dan karakter tablet akhir tergantung dari bahan formulasi serta konsentrasinya. Kekuatan granul dan keregasannya sangat penting. Walaupun tabletnya segera hancur. Kekuatan dan keregasan Geanul adalah gumpalan partikel yang saling mengikat dengan kekuatan tertentu. juga peralatan yang dipakai serta kondisi proses. c. kelarutan dan sifat – sifat lainnya. waktu hancur. karena dapat mempengaruhi . d. Teknologi dan Formulasi Sediaan Tablet ) Sifat – sifat dari granulasi secara langsung akan mempengaruhi tablet yang dihasilkan : a. kerenyahan granul. Ukuran partikel dan terutama luas permukaan dapat mempengaruhi kecepatan melarut. makin rapat granul akan melarut lebih lambta. Ukuran dan bentuk partikel Ukuran partikel granul dapat mempengaruhi berat rata – rata tablet.

tidak berbau. e.47 • Pemerian : serbuk halus. Sifat alir Sifat alir suatu bahan dihasilkan dari banayak gaya. Partikel – partikel padat akan asaling tarik menarik dan gaya yang bekerja antara partikel bila mereka berhubungan terutama gaya permukaan. putih. hal : 210 ) • Kelarutan : 1 g dalam 4 ml air 1 g dalam 10 ml alkohol 1 g dalam 10 ml kloroform • Melting 130O – 135O C ( Martindale. gaya elektrostatik. ada beberapa gaya yang dapat bekerja diantara partikel – partikel apdat : gaya gesek. 2008 ) III. gaya mekanik. SIFAT FISIKA KIMIA BAHAN 1. larutan mempunyai pH antara 4 & 5 ( FI Ed IV. Teori dan Praktek Farmasi Industri. Semua gaya tersebut dapat mempengaruhi sifat mengalir dari zat padat.distribusi ukuran partikel yang akan mempengaruhi kkompresibilitas menjadi ikatan kohesi tablet. gaya kohesi. gaya tegangan permukaan. Chlorpheniramine Maleat ( CTM ) • Struktur kimia BM : 360. ( Leon Lachman dkk. hal : 1127 ) Chorpheniramine Maleat tablets • .

Punch size = 7. kepingan. Hal : 252 ) butiran. ( FI Ed III. berangsur – a ngsur menyerap air sampai 10 kali bobotnya. Weight / tablet = 125 mg 4. Hal : 483 ) 3. serbuk atau kekuningan pucat. Thickness of tablet = 2. sebagai pengahancur. Amylum Maydis Digunakan sebagai pelincir tablet. larut dalam asasm asetat p. Prepare genule by wet granulation process 2. Total weight of granules = 12. Kelarutan : jika direndam dalam air mengembang dan menjadi lunak. larut dalam campuran gliserol p dan air. Sebagai penghancur 5 – 15% ( HBE Ed III. dalam kloroform p dan eter p. bau dan rasa lemah. praktis tidak larut dalam etanol ( 95% ) p. larut dalam air panas dan jika didinginkan berbentuk gundir. Hal : 265 ) Berfungsi sebagai tablet binder ( HBE Ed IV. Gelatin Adalah protein yang diperoleh dari bahan kolagen.2 mm 2.5 kg 3.2 mm 5. Pemerian : lembaran.Labelled formula Each tablet contain CTM 4 mg Manufacturing spesification : 1. tidak berwarna atau . jika dipanaskan lebih mudah larut.

beberapa vitamin dan garan alkoloid. bebas d ari butiran. Laktosa / SL Digunakan untuk filler atau diluent dalam tablet dan kapsul Biasanya lebih baik digunakan untuk preparasi tablet dengan metode granulasi basah. ( Howard C. warna putih atau kelabu. konsnetrasinya antara 0. Hal : 591 ) Konsentrasi sebagai glidant dan tablet lubricanyt : 1 – 10% ( HBE.Hal : 354 ) 7. hal : 323 ) . Kelarutan : tidak larut dalam hampir semua pelarut ( FI Ed III. Talkum Adalah magnesium silikat hidrat alam. Ansel. Corrigens coloris Penambahan warna yang umum antara 0.4.001% tergantung pada pemberian warna dan intensitas warna yang diinginkan . hal : 519 ) 6. Hal : 173 ) 5. mudah melekat pada kulit. Pemerian : serbuk hablur. sangat halus dan licin. Selain itu juga dikombinasikan dengan microcrystalline sellulose yang digunakan sebagai lubrikan tablet. Mg Stearat stabil jika disimpan di container dingin yang tertututp dan tempat yang kering ( HBE. kadang – kadang mengandung sedikit alluminium silikat. Mg Stearat Sebagai lubricant untuk kapsul dan tablet.25 – 5.0% w/w Mg stearat tidak dapat digunakan untuk produk yang terdiri dari aspirin.0005 dan 0. Konsentrasi yang umum diguankan adalah 65 – 85% (HBE.

ALAT DAN BAHAN ALAT • • • • • • • • • • • Baskom Alu Gelas ukur Beaker glass Pengayak no 18 & 40 Loyang Almari pengering Volumenometer Moisturemeter Tap density Piknometer BAHAN • • • • • • • CTM Amylum Maydis Solutio gelatin Corrigen coloris ( FDC yellow ) Talkum Mg stearat SL .IV.

dan SL. Pembuatan granul Dibuat solutio gelatin. dicampur ad homogen Dibuat massa granul dengan menambahkan solutio gealtin ke dalam campuran CTM. CARA KERJA 1.V. amylum maydis. Diayak dengan ayakan no 18 Dikeringkan dalam almari pengering . + FDC yellow Ditimbang CTM. amylum maydis dan SL.

Evaluasi granul a. kemudian lampu dinyalakan Suhu diatur hingga naik 100O C dan suhu dijaga konstan selama 15 menit Setelah 15 menit jarum skala diputar sampai tepat di tengah Dibaca MC granulnya. MC ( moisture content ) Ditimbang 2 gram granul kering dan diletakkan secara merata dalam lempeng moisture content Jarum skala ditengahkan dengan menambah atau mengurangi granul dalam lempeng timbang MC Termometer dipasang. dilakukan evaluasi terhadap granul 2. dan dilakukan replikasi triplo .Diayak dengan ayakan no 40.

m : berat granulat. Bobot jenis mampat ( i ) Sejumlah granul 60 g dituang dalam gelas ukur Diketuk – ketuk dengan tap density yang Dicatat volumenya sebelumnya sudah dikalibrasi Pengetukan diulangi hingga didapat volume konstan Dihitung dalam perhitungan i = m/ dengan keterangan i : bobot jenis mampat. Vk : volume konstan d. m : berat granulat. lalu di tambah paraffin cair sampai Ditimbang seksama granulat sebanyak 1 gram penuh dan jenis benar Dihitung bobotditimbang . Vo : volume granulat. c. diisi dengan parafin cair hingga penuh dan ditimbang Dimasukkan dalam piknometer yang berisi paraffin cair.b. Bobot jenis nyata ( o ) Sejumlah granul 60 g dituang dalam gelas ukur 100 ml Diukur tinggi granul pada skala gelas ukur ( volume tuang ) Banyaknya granul yang dituang pada gelas ukur ditimbang. didapatkan berat granul Dihitung dalam perhitungan o = m/ Vo dengan keterangan o : bobot jenis nyata. Bobot jenis benar ( True density = ) Ditimbang piknometer kosong.

e. Kecepatan alir Sejumlah granul 100 g dimasukkan ke dalam corong perlahan – lahan Tutup corong dibuka dan granul dibiarkan mengalir Dicatat waktu yang diperlukan agar semua granul mengalir f. r = jari – jari permukaan dasar kerucut . Sudut diam Sejumlah granul 100 g dimasukkan ke dalam corong perlahan .lahan Tutup corong dibuka dan granul dibiarkan mengalir Diukur sudut kemiringan kerucut yang terbentuk Dihitung sudut diamnya dengan rumus tan = h/r. dengan keterangan h = tinggi kerucut granul.

633 = 152.VI. PERHITUNGAN BAHAN No 1 2 3 4 5 6 7 Bahan Obat CTM Corrigen coloris Amylum maydis Solutio gelatin Talkum Mg stearat Sac.995 gr • Talcum = 100 / 98 x berat granul seluruhnya = 100/ 98 x 149.527 gr 1.68 gr .68 gr Ad 100% x 150 x 1000 tab 150 gr – ( 4 gr + 0.68 gr 1/ 100 x 152. FORMULA R/ CTM Amylum Maydis Sol.005 g + 15 gr ) Jumlah 4 gr 15 gr 5 gr 1.527 gr 130.001% 1% 1% ad 100% VII. Gelatin Corrigens coloris Talkum Mg stearat SL 4 mg 10% 5% 0. Lactis Perhitungan 4 mg x 1000 tab 10 / 100 x 150gr x 1000 tab 5/ 100 x 100 ml 1/ 100 x 152.

• Mg stearat = 100 / 98 x 149.6410 gr/ml 0.633 gr Berat fines Berat granul = 103.280 gr 1. Evaluasi bobot jenis nyata Berat granul = 50 gr Volume awal = 89 gr o = M / Vo = 50 gr / 89 ml = 0. Evaluasi bobot jenis mampat 1 menit I : 82 ml II : 80 ml III : 79 ml 0.83 g/ml ( syarat k ) . DATA EVALUASI Berat granul seluruhnya = 149. 68 gr VII.353 gr = 46.68 g/ml ( syarat bobot jenis nyata ) IV : 78 ml V : 78 ml k volume konstan = M / Vk = 50 gr / 78 ml = 0.633 = 152.5618 gr/ml 2.

6015 – 21.006 ) = 0.1368 + 12.5022 +1.0067 gr = 21.1368 gr = 21.005 gr = 1.005 ) = 0.6015 – 1.006 gr = 1.5022 +1.0667 +12.3.6015 – 21.1580 g/ml benar II = 20.6015 gr ( W2 ) = 1.006 10 ( 20.005 10 ( 20.2097 gr ( W4 ) benar = W2 x W3 10 ( W2 – W4 + W1 + W3 ) benar I = 20.1598 g/ml .6015 – 1. Evaluasi bobot jenis nyata Pikno kosong Pikno + paraffin Berat granul I Berat granul II Berat granul III = 12.004 gr ( W3 ) Berat pikno + paraffin + granul I Berat pikno + paraffin + granul II Berat pikno + paraffin + granul III = 21.5022 gr ( W1 ) = 20.

2 Memenuhi syarat 2% . Evaluasi daya alir Waktu alir = 5.5022 +1.2027 + 12.6015 – 1.004 10 ( 20.2 2.16036 g/ml Rata –rata = 0.23 s ( tidak memenuhi syarat ) 5.4% .004 ) = 0. Evaluasi sudut diam R = 5 . Evaluasi MC Replikasi 1 2 3 % 2 2.6182 = 31.benar III = 20.4 cm = 0.1604 3 4.1580 + 0.72O ( sifat alir sedang ) 6.1594 g/ml Tan = 0.6015 – 21.1598 + 0.5 cm h = 3.