P. 1
Peraturan Perusahaan CIM

Peraturan Perusahaan CIM

|Views: 861|Likes:
Published by Adi Sar

More info:

Published by: Adi Sar on May 21, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/10/2013

pdf

text

original

PT.

CEMPAKA INDAH MURNI

PERATURAN PERUSAHAAN

SURABAYA 2009

MUKADIMAH

Bahwa untuk membina dan mewujudkan suatu suasana kerja yang harmonis, dinamis, dan produktif dalam suatu perusahaan, diperlukan kepastian hukum yang mengatur hak-hak dan kewajiban-kewajiban antara pihak perusahaan dan para karyawan. Dengan mengindahkan peraturan perundang-undangan yang berlaku mengenai hubungan industrial, dan memperhatikan kepentingan perusahaan untuk mengembangkan usahanya yang mempunyai peranan penting dalam pembangunan nasional serta kepentingan karyawan untuk meningkatkan taraf kehidupannya demi tercapainya keadilan sosial yang merata, maka disusunlah buku Peraturan Perusahaan ini. Pada pokoknya buku Peraturan Perusahaan ini bertujuan untuk menentukan dasar-dasar hak dan kewajiban PT. CEMPAKA INDAH MURNI yang berkantor pusat di Jalan Gayungan PPN. No.7 Surabaya dan karyawan-karyawannya untuk dapat dipahami dan dimufakati bersama, agar dengan demikian kedua belah pihak dapat membina dan mengembangkan suatu hubungan kerja yang harmonis, dinamis, dan produktif dengan disemangati oleh Hubungan Industrial Pancasila.

1

memenuhi persyaratan jabatan yang dibutuhkan Perusahaan. warga Negara Indonesia.45 tahun. Perusahaan ialah PT. CEMPAKA INDAH MURNI ialah: a. f. 3.7 Surabaya. Peraturan Peerusahaan ialah keseluruhan isi buku Peraturan Perusahaan ini termasuk Mukadimah dan Surat Keputusannya yang telah disahkan oleh Dinas Tenaga Kerja Kota Surabaya. e. c. Pasal 2 PENERIMAAN DAN PENEMPATAN KARYAWAN 1. Pengusaha / Pimpinan Perusahaan ialah mereka yang karena jabatannya mempunyai tugas memimpin perusahaan dan mempunyai wewenang mewakili perusahaan baik ke dalam maupun ke luar. ketika penerimaan berusia antara 18 . No. b. 2. tanggal 27 Januari 1981 nomor 27. berbadan dan berjiwa sehat. didirikan dengan Akta Notaris RIKA YOU SOO SHIN.BAB I UMUM Pasal 1 PERISTILAHAN 1. 5. Penerimaan karyawan didasarkan pada kebutuhan dan disesuaikan dengan kemampuan perusahaan. Karyawan/Karyawati ialah mereka yang terikat secara formal dalam suatu hubungan kerja dengan Perusahaan dan oleh karenanya menerima gaji serta hak-hak lain yang ditetapkan dalam Peraturan Perusahaan ini. 3. berkantor pusat di Jalan Gayungan PPN. d. CEMPAKA INDAH MURNI. yang bergerak di bidang perdagangan khususnya farmasi. Calon Karyawan ialah mereka yang baru lulus seleksi dan yang harus menjalani masa percobaan kerja paling lama 3 (tiga) bulan sejak tanggal penerimaan. Sarjana Hukum. Pada waktu calon karyawan akan memulai hubungan kerja di PT. calon karyawan tersebut harus 2 . 2. 4. CEMPAKA INDAH MURNI. Persyaratan umum bagi karyawan PT. lulus seleksi yang ditetapkan Perusahaan. bersedia mentaati peraturan-peraturan dan tata-tertib yang berlaku dalam perusahaan.

borongan. e. Kecuali karyawan kontrak. Berdasarkan pada macam / sifat pekerjaan yang dijabatnya. dapat dipercaya / jujur.4.) • Golongan III : Kepala Seksi (Kasi. c. Pengangkatan. memahami dan menyetujui sepenuhnya isi Peraturan Perusahaan ini. Karyawan Kontrak adalah karyawan yang terikat pada hubungan kerja dengan Perusahaan menurut dasar perjanjian kerja yang dibuat tersendiri. menandatangani surat pernyataan bahwa ia menyatakan telah membaca. prestasi kerja. karyawan PT. Karyawan Honorer adalah karyawan yang terikat pada hubungan kerja dengan Perusahaan atas dasar jam kerja tersendiri (part time). 7. penerimaan karyawan baru dilakukan melalui masa percobaan paling lama 3 (tiga) bulan dihitung sejak hari pertama masuk kerja. calon karyawan dapat diangkat sebagai karyawan tetap. dan karyawan honorer tertentu. b.) • Golongan IV : Kepala Cabang • Golongan V : Direktur Berdasarkan pada sifat dan jangka waktu ikatan kerja yang ada. 8. Karyawan Khusus / Asing adalah karyawan yang bukan Warga Negara Indonesia yang terikat pada hubungan kerja dengan Perusahaan secara terbatas atas dasar keahlian khusus untuk jabatan dan keahlian yang belum atau kurang diketahui oleh tenaga kerja Indonesia. karyawan terbagi dalam 5 (lima) status kekaryawanan: a. loyalitas kepada Perusahaan. dan dengan masa kerja kurang dari 3 (tiga) bulan. Selama masa itu baik Perusahaan maupun calon karyawan dapat memutuskan hubungan kerja secara sepihak tanpa dibebani kewajiban apapun Setelah selesai masa percobaan. yaitu: • Golongan I : Karyawan biasa • Golongan II : Kepala Urusan (Kaur. 3 . d. dan syarat obyektif (ujian). Karyawan Tetap adalah karyawan yang telah melewati masa percobaan. dan atau pada waktu penerimaan sudah berusia 45 (empat puluh lima) tahun. CEMPAKA INDAH MURNI dibagi dalam 5 (lima) golongan. 6. penempatan karyawan untuk suatu jabatan didasarkan pada kebutuhan. karyawan harian. atas usul pimpinan Pusat / Cabang yang bersangkutan. disiplin kerja. Karyawan Harian adalah karyawan yang terikat pada hubungan kerja dengan Perusahaan atas dasar pekerjaan harian secara terputus-putus yang sifatnya insidentil. 5.

diperhitungkan dengan gaji yang diterima. 18. kemampuan/kecekatan menganalisa k. PANGKAT. peningkatan golongan dan gaji ialah atas dasar penilaian prestasi karya (performance appraisal) yang meliputi: a. prestasi kerja b. penampilan diri dalam lingkungan kerja g.00 w. terkecuali yang diatur dalam pasal 17.13 Tahun 2003. . dan keterampilan d. loyalitas (rasa kesetiaan) e. pasal 93 ayat 1.00) Tidak ada upah tanpa kerja sesuai dengan Undang-undang No.13. pengetahuan.Tanpa surat keterangan yang sah setiap ketidakhadiran. dan 20.i. (istirahat jam 12. Yang dimaksudkan dengan surat keterangan yang sah adalah surat keterangan dokter atau surat keterangan pribadi yang disetujui/dilegitimir oleh pimpinan Pusat/Cabang di mana karyawan tersebut ditempatkan. ke atas j. 2.00 . 4 1.16. yang menetapkan jumlah jam kerja maksimum 7 (tujuh) jam sehari dan 40 (empat puluh) jam seminggu.i. kemampuan. kepemimpinan (leadership) bagi Kaur.Pasal 3 KENAIKAN JABATAN. 19.00 .00) • Hari Sabtu : 08. BAB II TATA-TERTIB Pasal 4 WAKTU KERJA DAN KEHADIRAN Penetapan waktu kerja didasarkan pada kebutuhan Perusahaan dengan mengindahkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.b. 3. DAN GAJI 1. dalam hal ini Undang-undang No. 2. (istirahat jam 12. sejauh formasi memungkinkan atas dasar prestasi kerja dan syarat-syarat obyektif lainnya. pasal 77 ayat 2a.b. Karyawan dapat diberi kenaikan jabatan. Jam-jam kerja yang dilakukan karyawan atas perintah atasan di luar ketentuan waktu kerja di atas (pasal 4 ayat 2) diperhitungkan sebagai jam kerja lembur. dedikasi (semangat pengabdian) f. Berdasarkan ketentuan di atas.00 w.14. inisiatif. kerjasama (cooperation / team work) i. 4.00 .00 . waktu kerja di PT.13 Tahun 2003. Syarat-syarat kenaikan jabatan.13. CEMPAKA INDAH MURNI diatur sebagai berikut: • Hari Senin s/d Jum’at : 08. tanggungjawab h. disiplin kerja c.

Setiap calon karyawan / karyawan wajib hadir tepat pada waktu kerja yang telah ditetapkan oleh Perusahaan.5. 5. Pasal 6 ETIKA KERJA Setiap calon karyawan / karyawan wajib bersikap sopan-santun serta saling menghormati sesuai dengan norma-norma sosial yang berlaku dalam masyarakat Indonesia. Pengisian kartu hadir harus dilakukan oleh calon karyawan / karyawan yang bersangkutan sendiri. rajin. giat. 7. Sesuai dengan perkembangannya Perusahaan dapat mengadakan perubahan terhadap pasal-pasal tertentu dengan mendapatkan pengesahan dari Dinas Tenaga Kerja Kota Surabaya. Dalam menghadapi pelanggan (customer) calon karyawan / karyawan wajib bersikap sopan. juga walaupun untuk itu tidak diberikan tugas. petunjuk-petunjuk. 6. 3. dan bertanggungjawab dengan mengindahkan dan mentaati Peraturan Perusahaan. Kehadiran calon karyawan / karyawan dicatat dengan kartu hadir pada setiap masuk dan pulang kerja. Peraturan Pemerintah. dan perintah-perintah atasan baik secara lisan maupun tertulis. Pengusaha / Pimpinan Perusahaan wajib menjaga ketenangan dan gairah kerja atas dasar Peraturan Perusahaan. Setiap calon karyawan / karyawan diharapkan memperhatikan kepentingan Perusahaan menurut kemampuannya dengan sebaik-baiknya. 2. Pengusaha / Pimpinan Perusahaan wajib melaksanakan segala sesuatu yang tercantum dalam Peraturan Perusahaan ini. hemat. Perubahan status diri karyawan (kawin atau cerai) atau susunan keluarga dan juga perubahan alamat tempat tinggal supaya segera dilaporkan kepada Urusan Personalia dengan membawa surat-surat keterangan resmi yang diperlukan. 4. tetapi wajar dan tidak berlebih-lebihan (overacting) 1.tugas yang tegas. 5 . Setiap calon karyawan / karyawan wajib bekerja dengan jujur. ramah. dan luwes. 3. Pengusaha / Pimpinan Perusahaan wajib memberikan kesempatan kepada karyawan untuk senantiasa meningkatkan prestasi kerja dan kemampuan/ keterampilannya demi produktifitas Perusahaan sejauh keadaan memungkinkan. 2. dan Undangundang. Pasal 5 KEWAJIBAN UMUM PENGUSAHA / PIMPINAN PERUSAHAAN 1.

Setiap calon karyawan / karyawan wajib ikut menjaga ketertiban. Setiap calon karyawan / karyawan wajib saling menghormati antar sesama calon karyawan / karyawan. dan keselamatan kerja di tempat kerja masingmasing. data penjualan. Setiap calon karyawan / karyawan wajib ikut memelihara barang milik Perusahaan dan mempergunakannya menurut keperluan masing-masing secara tepat guna dan terawat baik. Setiap calon karyawan / karyawan wajib memegang rahasia Perusahaan terhadap siapapun mengenai segala apa yang diketahui dan dengan cara apapun tentang hal-ikhwal Perusahaan dalam arti yang seluas-luasnya menurut penafsiran Pimpinan Perusahaan. Setiap calon karyawan / karyawan yang berhalangan hadir atau terlambat masuk kerja wajib memberikan keterangan yang sah kepada atasannya. keamanan. dlsb. Pasal 8 LARANGAN-LARANGAN Calon karyawan / karyawan tidak dibenarkan melakukan hal-hal berikut ini. Setiap calon karyawan / karyawan wajib melakukan kegiatan-kegiatan yang ditugaskan kepadanya dan mengerjakannya dengan sebaik-baiknya. Pekerjaan yang dilakukan untuk kepentingan Perusahaan di luar jam kerja (lembur) harus atas perintah atasan langsung dan diketahui oleh pimpinan Pusat/Cabang di mana calon karyawan / karyawan tersebut ditempatkan. Setiap calon karyawan / karyawan wajib mempertahankan bahkan meningkatkan mutu pelayanan dan atau prestasi kerjanya. Setiap calon karyawan / karyawan yang akan ke luar halaman Perusahaan selama jam kerja berlangsung. kontrak. pembukuan.6. antara lain misalnya hal-hal yang berkaitan dengan sistim dan prosedur kerja. 2. 6. 9. baik vertikal maupun horizontal. 7. atau dari pejabat lain yang ditunjuk. Pasal 7 KEWAJIBAN-KEWAJIBAN CALON KARYAWAN / KARYAWAN 1. Setiap calon karyawan / karyawan wajib mematuhi segala ketentuan yang tercantum dalam Peraturan Perusahaan ini. 6 . 8. 11. baik untuk keperluan dinas maupun pribadi harus dengan surat tugas / ijin keluar dari pimpinan Pusat/Cabang di mana yang bersangkutan ditempatkan. 3. 5.kontrak para leveransir dan para pelanggan. ketenangan. 10. Setiap calon karyawan / karyawan wajib memulai dan mengakhiri pekerjaannya setiap hari kerja pada waktu/jam yang telah ditentukan. kebersihan. dan karenanya bila terjadi pelanggaran akan dikenakan sanksi administratif. 4. Setiap calon karyawan / karyawan wajib berlaku loyal kepada Perusahaan. pendapat-pendapat baru.

7. Perusahaan dapat menuntut ganti rugi kepada calon karyawan / karyawan yang melakukan dan atau mengakibatkan kerusakan karena kecerobohannya itu. 10. 13. Mengejek atau menghina Pimpinan Perusahaan baik langsung maupun tidak langsung. 15. 14. Berbuat tidak jujur terhadap kartu waktu 3. Membawa barang-barang milik Perusahaan atau milik pihak ketiga yang dipercayakan kepada Perusahaan. 7 . 2. atau absen. Tanpa ijin mengorganisir pertemuan-pertemuan dan memberikan ceramahceramah di dalam Perusahaan. Tanpa alasan yang sah datang terlambat.1. 12. Membuang kotoran. 4. serta menyebarkan surat-surat dan benda-benda lain yang isinya mengandung berita-berita / hal-hal yang dapat diduga akan mengganggu suasana ketenangan dan ketenteraman kerja dalam Perusahaan. dan calon karyawan / karyawan dapat digeledah bila tampak mencurigakan. kecuali jika disertai surat bukti pengeluaran barang dari petugas yang berwenang. mencorat-coret dinding. Melakukan pekerjaan untuk kepentingan orang lain dan atau diri sendiri di dalam atau di luar jam kerja di dalam gedung/halaman kantor tanpa persetujuan Pimpinan Perusahaan. 9. Merusak barang-barang milik Perusahaan karena kesalahan dan atau kecerobohan sendiri. 5. Membawa dan atau meminum minuman keras di dalam Perusahaan. 8. Menghasut dan tanpa ijin menempelkan poster-poster. Berbicara atau berbuat di luar norma-norma pergaulan dan bertindak sesuatu yang dapat menimbulkan kerugian dan kecelakaan baik bagi Perusahaan maupun bagi perorangan. dan tanggungjawab yang pada hakikatnya merugikan Perusahaan. 6. Menggunakan tenaga calon karyawan / karyawan atau barang-barang milik Perusahaan untuk kepentingan pribadi tanpa ijin tertulis dari Pimpinan Perusahaan. 11. Selama jam kerja melakukan pekerjaan selain yang ditugaskan kepadanya atau menghentikan pekerjaannya tanpa ijin dari atasannya. Menolak melakukan perintah yang layak dan sah dari atasannya tanpa alasan yang dapat diterima. meninggalkan pekerjaan sebelum jam kerja berakhir. jabatan. plakat-plakat. dlsb. Pelanggaran peraturan ini dapat dianggap pencurian. puntung rokok. Menyalahgunakan jabatannya untuk kepentingan pribadi atau keluarganya yang ada hubungannya dengan pekerjaan. mengotori kamar kecil. meludah di sembarang tempat.

Tindak kedisiplinan didasarkan atas pertimbangan: • macam pelanggaran • frekwensi (tingkat keseringan / pengulangan) pelanggaran • besar/kecilnya pelanggaran • tata-tertib Peraturan Perusahaan. Diberikan oleh Pimpinan Cabang dengan cc. Urusan Personalia. Dinas Tenaga Kerja. Seorang karyawan dapat langsung diberi peringatan ketiga (terakhir) atas pelanggaran yang dikategorikan sebagai melalaikan 8 . Tindak kedisiplinan yang diberikan kepada karyawan dapat berupa: a. 3.Pasal 9 TINDAK KEDISIPLINAN 1. pengulangan. tapi tergantung pada macam. maka karyawan dapat diberi peringatan tertulis berupa: Peringatan Pertama Sifat Tindakan korektif tingkat perta ma atas pelanggaran ringan untuk dapat diperbaiki. Tindak kedisiplinan yang diberikan kepada karyawan dimaksudkan sebagai tindak korektif dan pengarahan atas sikap dan perilaku karyawan. b. Pelaksanaan peringatan/teguran tidak harus mengikuti urutan satu demi satu. Peringatan/Teguran Berdasarkan atas pertimbangan yang tersebut pada pasal 9 ayat 2. Pimpinan Cabang dengan cc. Urusan Personalia. dan besar kecilnya pelanggaran. Tindakan korektif tingkat kedua atas pelanggaran berulang yang lebih berat sifatnya dengan harapan untuk lebih diperhatikan. 2. Ganti rugi Karyawan dapat dipertanggunggugatkan membayar ganti rugi kepada Perusahaan atas kerusakan dan atau kehilangan yang diakibatkan karena tidak mentaati kewajibannya sebagai karyawan atau karena kurang hatihatinya karyawan tersebut sehingga menyebabkan kerusakan dan atau kehilangan pada alat-alat / inventaris dan atau persediaan milik Perusahaan atau pelanggan. Tindakan korektif terakhir atas pelanggaran berat dan berulang dengan ancaman PHK. Kedua Ketiga Pimpinan Perusahaan atas usul Pimpinan Cabang dengan cc.

antara lain (tidak terbatas pada): • menyalahgunakan kepercayaan yang diberikan Perusahaan. c. Yang dimaksudkan dengan melalaikan kewajiban secara sengaja adalah antara lain (tidak terbatas pada): • berulang-ulang datang terlambat ke tempat kerja tanpa surat keterangan yang sah. dan bilamana karyawan tersebut ditahan oleh pihak yang berwajib. Schorsing / Pemberhentian Sementara (1) Karyawan yang melanggar disiplin kerja Perusahaan dan telah mendapatkan peringatan akan dischors atau diberhentikan untuk sementara tanpa mengurangi gaji dan hak-hak lain yang biasa diterimanya. • menolak untuk digeledah (diperiksa) bilamana dipandang perlu untuk itu. (2) Dalam hal karyawan melakukan tindak pidana. (3) Dalam hal penahanan karyawan oleh pihak yang berwajib bukan karena pengaduan Perusahaan. kepada keluarga karyawan yang bersangkutan diberikan bantuan maksimum sebesar 50% (lima puluh persen) dari gaji yang diterima pada bulan terakhir untuk jangka waktu paling lama 6 (enam) bulan takwim terhitung sejak hari pertama karyawan yang bersangkutan ditahan oleh pihak yang berwajib. 9 . • berulang-ulang tidak masuk kerja tanpa surat keterangan yang sah. atau melanggar Peraturan Perusahaan secara prinsipil.kewajiban secara sengaja. kepada keluarga karyawan yang bersangkutan akan diberikan bantuan maksimum sebesar 50% (lima puluh persen) dari gaji yang diterima pada bulan terakhir untuk jangka waktu paling lama 6 (enam) bulan takwim. d. e. • acapkali terlambat atau tidak hadir tanpa keterangan yang sah. • prestasi kerja menurun. karena karyawan tersebut telah melakukan perbuatan yang melanggar wewenang yang dipercayakan (menyalahgunakan wewenang). walaupun sudah diperingatkan. Perusahaan akan melaporkan kepada pihak yang berwajib. • tanpa ijin masuk Perusahaan atau masuk melalui jalan yang tidak biasa dilalui (bukan pintu masuk). karyawan dapat dijatuhi hukuman berupa penurunan golongan karena perbuatannya yang melanggar Peraturan Perusahaan. Straf Overplaatsing Adalah pemindahan karyawan ke lain Cabang/Seksi/Urusan sebagai hukuman. Penurunan Golongan (Demosi) Atas pertimbangan Pimpinan Perusahaan. walaupun sudah diberi kesempatan untuk memperbaiki.

pemutusan hubungan kerja terhadap karyawan dilakukan berdasarkan Undang-undang No. (9) menolak perintah yang layak dari atasannya.13 Tahun 2003 pasal 160 ayat 7. (6) mabuk di tempat kerja. atau keluarganya. atau karena kecerobohannya barang-barang milik Perusahaan menjadi rusak. (8) membongkar rahasia Perusahaan. atau teman sekerja. (4) merusak dengan sengaja barang-barang milik Perusahaan. atau keluarganya. antara lain menerima suap dalam bentuk apapun. (5) Putusan pengadilan yang menyatakan karyawan tersebut tidak bersalah mengakibatkan pemberhentian sementara dicabut dan karyawan tersebut ditempatkan kembali pada kedudukannya semula tanpa mengurangi hak dan atau fasilitas yang pernah diterimanya. (10) melalaikan kewajiban secara sengaja. atau teman sekerja untuk berbuat sesuatu yang melanggar hukum atau kesusilaan. (7) menghina secara kasar atau mengancam Pengusaha / Pimpinan Perusahaan. walaupun telah dicoba berkalikali. (11) tidak cakap melakukan pekerjaan. (3) memikat Pengusaha / Pimpinan Perusahaan. Pemutusan Hubungan Kerja Setelah melalui prosedur pemeriksaan. atau di mana-mana. walaupun sudah diperingatkan.Putusan pengadilan yang menyatakan karyawan tersebut bersalah mengakibatkan pemberhentian sementara ditingkatkan menjadi pemutusan hubungan kerja dengan memenuhi ketentuan Undangundang No. (5) memberikan keterangan palsu. atau keluarganya. (15) menghasut/mengorganisir kelompok dengan tindakan-tindakan serta akibat-akibat yang destruktif. (14) melakukan sesuatu yang dengan sengaja dapat mengancam keselamatan teman sekerja atau orang lain dalam Perusahaan. (12) menyalahgunakan kepercayaan yang berhubungan dengan kedudukannya. (13) di dalam Perusahaan dan tanpa ijin dari Perusahaan melakukan perdagangan selain yang sesuai dengan tujuan Perusahaan.13 Tahun 2003 bilamana karyawan terbukti melanggar hukum atau merugikan Perusahaan. seperti: (1) melakukan pencurian atau penggelapan. f. atau rahasia rumah-tangga Pengusaha / Pimpinan Perusahaan. atau teman sekerja. (2) melakukan penganiayaan terhadap Pengusaha / Pimpinan Perusahaan. 10 (4) .

Karyawan Tetap • Besarnya gaji ditetapkan menurut ketentuan Perusahaan dan tidak kurang dari ketentuan upah minimum regional. c. Gaji diatur dengan cara sebagai berikut: a. Calon Karyawan Selama 3 (tiga) bulan masa percobaan menerima gaji yang besarnya 80% dari gaji yang telah disetujui bersama dengan ketentuan tidak kurang dari upah minimum regional. 4. Peninjauan gaji pokok karyawan dilakukan satu kali setahun meliputi peninjauan atas prestasi kerja. sistim penggajian karyawan kontrak disamakan dengan sistim penggajian untuk karyawan tetap. Karyawan Kontrak • Besarnya gaji diatur dan disepakati bersama dalam Surat Perjanjian Kerja antara Perusahaan dan karyawan yang bersangkutan dan berlaku selama masa kontrak. 2. Besarnya gaji tersebut tidak kurang dari ketentuan upah minimum regional. 11 . dan apabila yang bersangkutan telah melewati masa percobaan dibayar 100%. • Pada setiap bulan Desember. BAB III PENGGAJIAN Pasal 10 SISTIM PENGGAJIAN Yang dimaksud gaji adalah semua pendapatan calon karyawan / karyawan dalam bentuk uang yang diberikan Perusahaan sebagai imbalan atas kerja dan usahanya bagi Perusahaan. Gaji ditetapkan berdasarkan pada jenis pekerjaan. masa kerja. • Dalam tiap tahun dinas menerima 12 kali gaji yang dibayarkan secara bulanan. dan karenanya dijatuhi hukuman oleh pengadilan. 3. karyawan akan menerima gaji ke 13 sebesar maksimum satu kali gaji bulanan dan dibayarkan 2 (dua) minggu sebelum pembayaran gaji bulanan. 1. terkecuali untuk bulan Februari tahun bukan kabisat dan tanggal 29 yang jatuh pada hari Minggu / hari Raya akan diberikan sehari sebelumnya. b.(16) melibatkan diri dalam soal-soal kriminal baik di dalam maupun di luar Perusahaan. Gaji akan dibayarkan pada tiap-tiap tanggal 29. • Dalam hal tidak diatur tersendiri. dan penyesuaian terhadap laju inflasi dengan mengingat kondisi Perusahaan. harga jabatan yang diatur menurut status dan golongan. 5.

• Gaji harian disesuaikan dengan jenis pekerjaan harian dengan mengindahkan peraturan perundang-undangan yang berlaku mengenai ketentuan-ketentuan upah minimum.30 wib. 2. Karyawan Khusus/Asing Penggajian karyawan khusus/asing diatur seperti karyawan kontrak dan berlaku untuk selama masa dinas yang ditentukan.) atau waktu makan malam (jam 18. c. Kepada karyawan yang memangku jabatan tertentu oleh karena sifat dari jabatannya diberikan tunjangan jabatan. b. f. d. Besarnya tunjangan jabatan per bulan ditentukan menurut tingkatan dan jenis jabatannya. b. c.30 wib. 12 . Karyawan Honorer Penggajian untuk karyawan honorer diatur tersendiri berdasarkan jenis pekerjaan dan jumlah waktu yang diberikan kepada Perusahaan. Tunjangan Makan Siang / Malam a. 3.) diberikan tunjangan makan siang atau makan malam dalam bentuk uang yang besarnya sesuai dengan pasal 11 ayat 2b. Karyawan Harian • Penggajian untuk karyawan harian diperhitungkan menurut jumlah kehadiran kerja karyawan dalam seminggu/sebulan. Tunjangan Jabatan a. Besarnya uang yang diberikan Perusahaan untuk membiayai makan siang calon karyawan / karyawan ditetapkan sesuai dengan harapan Perusahaan untuk senantiasa meningkatkan gizi makanan calon karyawan / karyawan. Pada setiap hari kerja Perusahaan memberikan sejumlah uang yang dipergunakan untuk membiayai makan siang calon karyawan / karyawan. Tunjangan Kesehatan Tunjangan kesehatan diberikan dalam bentuk pengikutsertaan karyawan dalam program asuransi kesehatan.00 wib. Kepada karyawan yang pada hari libur melakukan kerja lembur sekurangkurangnya 4 (empat) jam terus-menerus dan melampaui waktu makan siang (jam 12. Tunjangan ini diberikan hanya kepada karyawan dengan status tetap. Pasal 11 TUNJANGAN-TUNJANGAN 1. Apabila karyawan tidak lagi memangku jabatannya. d. e. maka tunjangan jabatan dengan sendirinya dicabut.d. mendapat tunjangan makan malam dalam bentuk uang yang besarnya untuk setiap karyawan sesuai dengan pasal 11 ayat 2b. Karyawan yang melakukan kerja lembur segera setelah jam kerja dan melampaui jam 18.

2. Yang dimaksud gaji dalam hal ini adalah gaji bulan di mana yang bersangkutan mulai jatuh sakit.4.11/M/BW/90 tanggal 12 Mei 1990. Dengan berpedoman pada Undang-undang No. 4. a.L.I. Gaji selama masa sakit ini berlaku bagi karyawan dengan status tetap. KEP-72/MEN/84 tanggal 31 Maret 1984 dan Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja R. Untuk pekerja bulanan : 1/173 x 75% x gaji bruto sebulan Untuk pekerja harian : 3/20 x 75% x gaji bruto sehari. d. Karyawan yang menderita sakit cukup lama dan terus-menerus menerima gaji selama masa sakit dari Perusahaan. dilakukan pemutusan hubungan kerja dengan mendapat uang pesangon dan atau uang penghargaan masa kerja dan uang penggantian hak yang seharusnya diterima sesuai dengan Undang-undang No.8 bulan 9 .4 bulan 5 . SE. Tarip upah lembur per jam atau disingkat T. 3. Besar upah lembur ditetapkan sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Tenaga Kerja R. 4 c. honorer dan khusus berlaku tarip upah lembur untuk pekerja bulanan. e. Upah lembur diberikan kepada karyawan golongan I s/d III yang melakukan kerja lembur. b. No. 3. b. Pasal 12 UPAH LEMBUR Yang diartikan kerja lembur ialah kerja yang dilakukan oleh karyawan di luar jam kerja yang telah ditetapkan Perusahaan. 13 . Gaji Selama Masa Sakit a.U.12 bulan bulan selanjutnya Gaji selama sakit / bulan 100% gaji 75% gaji 50% gaji 25% gaji 1. Untuk karyawan dengan status kontrak. Terhadap karyawan yang sakit lebih dari 1 (satu) tahun terus-menerus. No.I. 1.13 Tahun 2003 pasal 93 ayat 3 besarnya gaji selama masa sakit diatur sebagai berikut: Masa sakit 1 .13 Tahun 2003 pasal 172. 2.

4. • uang saku untuk keperluan-keperluan kecil lainnya. 3. dari tempat kerjanya sehari-hari dan atau melebihi jam kerja dinas. Sesuai dengan Undang-undang No. Jam ke 1 s/d ke 7 2 x T. di dalamnya sudah termasuk 14 jam kerja lembur. 2. Jam ke 2 s/d selebihnya 2 x T.U. Besar uang perjalanan dinas didasarkan pada: • golongan karyawan.13 Tahun 2003 pasal 78 ayat 1b jumlah jam kerja maksimum selama 1 (satu) minggu ialah 54 jam. • tempat pelaksanaan tugas. 1. Pasal 13 UANG PERJALANAN DINAS Kepada calon karyawan / karyawan yang melakukan perjalanan dinas diberikan uang perjalanan dinas.L. 14 . • golongan karyawan yang melakukan perjalanan dinas. Ketentuan-ketentuan di atas berlaku bagi calon karyawan / karyawan. 6. • pengganti biaya penginapan. Macam alat transportasi yang digunakan dalam melakukan perjalanan dinas disesuaikan dengan: • sarana perhubungan yang ada ke tempat tujuan. Seorang calon karyawan / karyawan dipandang melakukan perjalanan dinas apabila ia melakukan suatu perjalanan dalam rangka melaksanakan tugas Perusahaan di suatu tempat yang jauhnya melebihi 60 km.5. Jam ke 8 3 x T. 7.L. Besar upah lembur tiap jam kerja lembur diatur sebagai berikut: Hari Hari Kerja Biasa Hari Libur / Raya Jam Upah lembur Jam ke 1 1. • fasilitas yang diberikan Perusahaan di tempat pelaksanaan tugas.5 x T.U. Besarnya uang perjalanan dinas akan diatur oleh Perusahaan sesuai dengan ketentuan-ketentuan pasal 13 ayat 5.L.U. 5.L.U.L. 6. Selebihnya 4 x T. Uang perjalanan dinas dimaksudkan sebagai: • pengganti biaya makan.U.

BAB IV PERLINDUNGAN DAN PERAWATAN Pasal 14 JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA Perusahaan melaksanakan Program Jamsostek sesuai dengan Undang-undang No. Pakaian Kerja Perusahaan tidak menyediakan pakaian kerja.3 Tahun 1992. b. setiap tahunnya. 2. 2. dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja R. Pasal 16 PAKAIAN KERJA DAN PERLENGKAPAN KERJA 1. Per-05/ MEN/1993. Keselamatan kerja di dalam Perusahaan merupakan hal yang sangat penting. dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara. Sumbangan Pernikahan Perusahaan memberikan sumbangan untuk pernikahan pertama karyawan dan besarnya sumbangan pernikahan ditetapkan dalam peraturan tersendiri. c. Alat-alat Keselamatan Kerja a. 15 . Peraturan Pemerintah No. Perusahaan menyediakan pula alat-alat keselamatan dan perlindungan kerja yang ditentukan oleh Instansi yang berwenang. Keputusan Bersama Menteri Agama.I. Sumbangan Kedukaan Karyawan yang berduka karena kematian anggota keluarga atau orangtuanya mendapat sumbangan kedukaan yang besarnya ditetapkan dalam peraturan tersendiri. Karyawan bebas memilih dan menggunakan pakaian kerja yang dianggap pantas dan tidak melanggar norma-norma kesopanan. BAB V LIBUR DAN CUTI Pasal 17 HARI-HARI LIBUR Hari-hari libur yang diakui sah oleh Perusahaan ialah hari-hari libur yang ditetapkan oleh Pemerintah.14 Tahun 1993. Pasal 15 SUMBANGAN-SUMBANGAN 1. oleh karenanya Perusahaan menyediakan alat-alat keselamatan kerja bagi seksi-seksi yang dipandang perlu. No.q. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

.. Karyawati berhak atas cuti hamil 1........5 (satu setengah) bulan sebelum saat ia akan melahirkan anak dan 1.. mertua calon karyawan / karyawan .. 2.. 3 hari........ Seorang calon karyawan / karyawan dapat diberi ijin untuk meninggalkan pekerjaannya tanpa mengurangi gaji yang diterimanya untuk keperluankeperluan sebagai berikut: • Pernikahan pertama calon karyawan / karyawan ........ Karyawati yang mengalami keguguran kandungan berhak atas cuti keguguran kandungan 1..... Hari-hari istirahat/cuti tahunan ini tidak dapat diuangkan... 3.1.... 2 hari... dan khusus... 6. orang tua.............. • Pernikahan anak sah calon karyawan / karyawan .. Ketentuan-ketentuan istirahat/cuti tahunan ini berlaku untuk karyawan dengan status tetap... Pasal 20 IJIN MENINGGALKAN PEKERJAAN Ijin meninggalkan pekerjaan dengan mendapat gaji penuh: a...... Pasal 18 HARI-HARI ISTIRAHAT TAHUNAN Setelah menjalani masa kerja selama 12 bulan terus-menerus.. • Istri calon karyawan / karyawan melahirkan ......5 (satu setengah) bulan atau selama waktu yang diberikan oleh dokter kandungan yang merawatnya tanpa mengurangi gaji yang diterimanya...... Perusahaan berhak mengatur hari-hari istirahat/cuti tahunan karyawan dalam tahun kalender (takwim) untuk menjamin kelangsungan produktifitas kerja Perusahaan.... 5.. 2 hari.. 2....5 (satu setengah) bulan sesudah melahirkan anak dengan gaji penuh sesuai dengan Undang-undang No.. 2 hari..........13 Tahun 2003. 7..13 Tahun 2003 pasal 82... setiap karyawan berhak atas istirahat tahunan (cuti tahunan)... pasal 79 ayat 2c... Pasal 19 CUTI HAMIL DAN KEGUGURAN KANDUNGAN 1.. kontrak... Lamanya istirahat/cuti tahunan ditetapkan 12 (dua belas) hari kerja sesuai dengan Undang-undang No. 16 ............... Hari (hari-hari) libur yang kebetulan jatuh dalam masa istirahat/cuti tahunan tidak dianggap sebagai bagian dari cuti melainkan ditambahkan ke dalam cuti..... • Kematian anggota keluarga.. Ketentuan-ketentuan yang bersifat prosedural dan administratif tentang istirahat/cuti tahunan diatur tersendiri dalam Surat Keputusan Direksi. 4..

..... Permohonan ijin meninggalkan pekerjaan harus diajukan secara tertulis 3 (tiga) hari sebelumnya kepada pimpinan tertinggi Pusat/Cabang di mana yang bersangkutan ditempatkan. dengan radius lebih dari 60 km. • Memenuhi tugas atau panggilan instansi Pemerintah: seperlunya... • Mengkhitankan anak sah calon karyawan / karyawan . kepada calon karyawan / karyawan dapat diberikan ijin khusus.. • Pembaptisan calon karyawan / karyawan atau anak calon karyawan / karyawan ....... Angsuran pinjaman akan dilakukan melalui pemotongan gaji maksimum 12 (dua belas) bulan... d. 6...... 2 hari...... Jumlah pinjaman yang dapat diberikan maksimum 3 (tiga) kali gaji bersih yang diterima tiap bulannya..... Apabila hal tersebut di atas terjadi di luar kota.... BAB VI HUBUNGAN PERBURUHAN Pasal 21 PINJAMAN DAN PERSEKOT Selama masa kerja 1 (satu) tahun pertama tidak diberikan pinjaman dan atau persekot kepada karyawan. kecuali untuk kasus kelahiran dan kematian. Pada prinsipnya tidak dibenarkan diajukan pinjaman atau persekot baru jika pinjaman atau persekot lama belum dilunasi. 17 .... Pemotongan angsuran tidak boleh melebihi dari 25% gaji bersih yang diterima tiap bulannya... 2........ Pinjaman atau persekot tidak diberikan untuk pengeluaran-pengeluaran yang sebenarnya dapat dihindari atau tidak bersifat memaksa (force majeure)... Semua permohonan pinjaman atau persekot harus diketahui oleh pimpinan Pusat/Cabang di mana yang bersangkutan ditempatkan. 3.... Untuk pengurusan keperluan-keperluan pribadi calon karyawan / karyawan yang dipandang layak oleh Pimpinan Perusahaan. 4.. c. 2 hari..... 5............ ujian yang mengambil waktu lebih dari 1 (satu) hari akan diperhitungkan dengan hari-hari istitahat/cuti tahunan karyawan yang bersangkutan.. • Hari ujian sarjana yang ada hubungannya dengan kedinasan karyawan apabila mengambil waktu sedikitnya 8 (delapan) jam pada hari itu....b.. 1.. 7.. maka tiap keperluan itu mendapat tambahan ijin sebanyak-banyaknya 2 (dua) hari dengan memperhatikan kasusnya.

5. Perusahaan menganggap perlu dan bermanfaat untuk menampung dan menjaring rasa ketidakpuasan karyawan. 6. maka kepada yang bersangkutan diberikan tunjangan jabatan yang besarnya maksimum mengisi kekurangan harga jabatan yang baru dari harga jabatan yang lama. . Pengaduan ditampung dan diselesaikan melalui Urusan Personalia bersamasama dengan pimpinan Pusat/Cabang di mana karyawan yang bersangkutan ditempatkan. Apabila keluhan tersebut bersifat prinsipiil dan formal lebih merupakan pengaduan. DAN PENGADUAN Setiap karyawan berhak menyampaikan pendapat dan saran-sarannya mengenai Perusahaan. kepada karyawan yang bersangkutan diberitahukan terlebih dahulu dengan keputusan tertulis. Sebelum dipindahkan. • duplikat untuk pimpinan Cabang di mana karyawan yang bersangkutan ditempatkan. 2. pekerjaan. Surat yang memuat saran atau pengaduan ditulis dalam rangkap tiga: • asli untuk Direktur. Bila ternyata bahwa harga jabatan yang baru itu lebih kecil dari harga jabatan sebelumnya. 3. • triplikat untuk karyawan yang bersangkutan sebagai arsip. dan hubungan kerja di dalam Perusahaan kepada atasan langsung atau kepada yang berwenang untuk itu melalui saluran organisasi yang ada. maka gaji akan diterimakan sebesar 80% dari harga jabatan yang baru. 2. maka hal itu sebaiknya disampaikan secara tertulis kepada atasan langsung atau kepada yang berwenang untuk itu. 4. 4. 18 1. 5. Dalam hal jabatan yang dipegang sementara sebagai pejabat sementara. KELUHAN. dengan catatan bahwa jumlah tersebut tidak lebih kecil dari harga jabatan yang lama. Pasal 22 KOMUNIKASI. gaji karyawan serta maslahat lainnya disesuaikan dengan nilai jabatan yang baru apabila terjadi peningkatan jabatan (promosi). 3. Dalam hal pemindahan. Pasal 23 PEMINDAHAN KARYAWAN Perusahaan berwenang untuk memindahkan karyawannya serta menempatkan pada jabatan tertentu dalam rangka pendayagunaan tenaga kerja demi tercapainya tujuan operasional Perusahaan secara efektif dan efisien. Keluhan-keluhan yang bersifat minor dan biasanya lisan dapat disampaikan secara langsung kepada atasannya masing-masing.1.

agama. Putusnya hubungan kerja antara Perusahaan dan calon karyawan dapat disebabkan oleh hal-hal sebagai berikut: a.6. berakhirnya masa kontrak kerja. 19 . Dalam hal meninggalnya karyawan kepada alih-warisnya diberikan sejumlah uang seperti yang diatur dalam Undang-undang No. Pasal 25 MENINGGALNYA KARYAWAN 1. Meninggalnya karyawan mengakibatkan hubungan kerja dengan sendirinya terputus.13 Tahun 2003 pasal 166. c. masa sakit yang berkepanjangan / terus-menerus lebih dari 1 tahun. Permohonan tersebut diajukan secara tertulis selambat-lambatnya 1 (satu) bulan sebelum tanggal pengunduran dirinya (Undang-undang No.13 Tahun 2003 Bab XII yang mengatur hal pemutusan hubungan kerja. BAB VII PUTUSNYA HUBUNGAN KERJA Pasal 24 UMUM 1. 2. Pasal 26 KARYAWAN MENGUNDURKAN DIRI 1. pembebasan tugas karena melakukan kesalahan berat. Perusahaan berusaha sedapat-dapatnya mencegah terjadinya pemutusan hubungan kerja. ketidakmampuan bekerja oleh karena alasan kesehatan. d. e. 2. Karyawan yang oleh karena sesuatu hal ingin mengundurkan diri dapat melakukannya dengan mengajukan permohonan resmi kepada Perusahaan. Dalam keadaan memaksa terjadinya pemutusan hubungan kerja Perusahaan akan bertindak dengan mengindahkan ketentuan-ketentuan Undang-undang No. pemberhentian karena lanjut usia. Pemindahan karyawan tidak dimaksudkan sebagai hukuman karena keyakinan. karyawan meninggal dunia. calon karyawan tidak mencapai prestasi standar yang ditetapkan Perusahaan. pemberhentian umum. h. g.). ataupun sikap politik. karyawan mengundurkan diri. b. f. 3. 2.13 Tahun 2003 pasal 162 ayat 3a. j.

3.. 2 bulan gaji........... e. tanggal berakhirnya masa kontrak kerja adalah tanggal berakhirnya hubungan kerja antara karyawan dan Perusahaan untuk periode tersebut......... Pelaksanaan perpanjangan kontrak kerja pada hakikatnya berdasarkan Undang-undang No.. d. b. 1 bulan gaji....... Perusahaan dapat melakukan pemutusan hubungan kerja dengan calon karyawan yang bersangkutan sewaktu-waktu apabila prestasi / tingkah laku calon karyawan tersebut dipandang tidak memadai prestasi standar yang diinginkan. Bilamana dianggap perlu. masa kerja 13 tahun / lebih tetapi kurang dari 18 tahun....13 Tahun 2003 pasal 59..... Kepada karyawan yang mengundurkan diri atas kemauan sendiri... c.. Dalam pemutusan hubungan kerja yang diakibatkan oleh berakhirnya masa kontrak kerja. 4 bulan gaji..... Perusahaan tidak berkewajiban untuk memberikan uang penghargaan masa kerja di luar apa yang tercantum dalam surat perjanjian kontrak kerja. Pemutusan hubungan kerja atas dasar ini tidak disertai dengan pemberian uang pesangon atau uang penghargaan masa kerja. 4. 1. Selama dalam masa percobaan yang paling lama 3 (tiga) bulan sejak tanggal penerimaan sebagai calon karyawan..... 4. dengan persetujuan kedua belah pihak hubungan kerja dapat diperpanjang untuk satu periode lagi yang lamanya tidak melebihi 1 (satu) tahun.... 5 bulan gaji. masa kerja 8 tahun / lebih tetapi kurang dari 13 tahun ...3... yang tugas dan fungsinya tidak mewakili kepentingan Pengusaha secara langsung. diberikan juga uang pisah yang besarnya ditetapkan sebagai berikut: a..... 20 .....13 Tahun 2003 pasal 156 ayat 4. masa kerja 3 tahun / lebih tetapi kurang dari 8 tahun . Pasal 27 BERAKHIRNYA MASA KONTRAK KERJA Sesuai dengan syarat-syarat kerja yang dinyatakan dalam isi surat perjanjian kontrak kerja.. kecuali uang penggantian hak seperti yang diatur dalam Undang-undang No.. Perusahaan tidak berkewajiban untuk memberikan pesangon ataupun uang penghargaan masa kerja kepada karyawan yang mengundurkan diri.... 2. 3 bulan gaji.. masa kerja 18 tahun / lebih tetapi kurang dari 23 tahun. masa kerja 23 tahun / lebih . Pasal 28 CALON KARYAWAN TIDAK MENCAPAI PRESTASI STANDAR 1....... selain menerima uang penggantian hak.... 2....

Dalam hal pemutusan hubungan kerja atas dasar ini. Pasal 30 KETIDAKMAMPUAN BEKERJA OLEH KARENA ALASAN KESEHATAN 1. karyawan yang dipekerjakan kembali oleh manajemen yang baru tidak diberikan uang pesangon dan masa kerjanya tetap dihitung terus dengan tidak mengurangi hak-hak karyawan sewaktu dipegang manajemen lama.13 Tahun 2003 pasal 163. a. pelaksanaaannya dilakukan sesuai prosedur Undang-undang No. dapat diberhentikan dengan hormat dari pekerjaannya. Masa sakit yang berkepanjangan dapat diartikan masa absen karyawan karena sakit terus-menerus atau terputus-putus karena jenis penyakit yang sama. Pelaksanaan administratif dalam hal ini Perusahaan mendasarkan pada Undang-undang No. pasal 11 ayat 4d). 21 . b. 3. rasionalisasi. karyawan tersebut akan diberhentikan dengan memberikan uang penggantian hak sesuai ketentuan pasal 156 ayat 4 Undang-undang No.Pasal 29 MASA SAKIT YANG BERKEPANJANGAN Perusahaan dapat memutuskan hubungan kerja dengan karyawan yang menderita sakit terus-menerus selama 12 (dua belas) bulan (lihat Bab III. maka karyawan yang bersangkutan atas prakarsa Perusahaan dapat diberhentikan dengan hormat dari Perusahaan. 2. Atas prakarsa Perusahaan berhubung dengan suatu program reorganisasi / alih manajemen / pemegang saham. atau melakukan kesalahan-kesalahan berat sebagaimana yang telah diatur dalam Undang-undang No.13 Tahun 2003. Pasal 31 PEMBEBASAN TUGAS KARENA KESALAHAN BERAT Bila karyawan dijatuhi hukuman kurungan oleh Pengadilan oleh karena melanggar hukum.13 Tahun 2003 pasal 158.13 Tahun 2003. Pasal 32 PEMBERHENTIAN UMUM 1. Seorang karyawan yang karena kesehatannya (medical unfit) dipandang tidak mampu bekerja menurut keterangan dokter. atau perubahan sistim kerja sehingga seseorang karyawan dapat kehilangan pekerjaaan/jabatan yang selama ini dipegang. Masa sakit yang berkepanjangan / terus-menerus mangakibatkan karyawan menjadi tidak produktif. 2. Dalam hal alih manajemen / pemegang saham.

f.. terkecuali oleh karena alasan-alasan mendesak (pasal 32).... masa kerja 1 tahun / lebih tetapi kurang dari 2 tahun ... dan perawatan........ masa kerja 4 tahun / lebih tetapi kurang dari 5 tahun .... masa kerja 12 tahun / lebih tetapi kurang dari 15 tahun .3 bulan gaji...6 bulan gaji............ Uang penggantian hak yang seharusnya diterima meliputi: a....1 bulan gaji... 8 bulan gaji.....7 bulan gaji.....7 bulan gaji.....4 bulan gaji..... DAN PENGGANTIAN HAK 1.... masa kerja 6 tahun / lebih tetapi kurang dari 7 tahun .... b.......... Besarnya uang penghargaan masa kerja ditetapkan sebagai berikut: a.......... masa kerja 24 tahun / lebih ..... PENGHARGAAN. Karyawan yang mengalami pemutusan hubungan kerja atas prakarsa Perusahaan........ h..Pasal 33 PEMBERHENTIAN KARENA LANJUT USIA 1.... masa kerja 15 tahun / lebih tetapi kurang dari 18 tahun ... 3.... cuti tahunan yang belum diambil dan belum gugur......6 bulan gaji...2 bulan gaji..............10 bulan gaji.....5 bulan gaji. 2..... masa kerja 6 tahun / lebih tetapi kurang dari 9 tahun ..... masa kerja 18 tahun / lebih tetapi kurang dari 21 tahun ....... d... b. Karyawan yang telah mencapai usia 55 tahun dapat diminta untuk meletakkan jabatannya dan diberhentikan dengan hormat sesuai prosedur Undang-undang No.. Besarnya uang pesangon ditetapkan sebagai berikut: a. Batas usia karyawan PT. penggantian biaya-biaya lain..... masa kerja 21 tahun / lebih tetapi kurang dari 24 tahun .... g. h. 22 ... masa kerja 8 tahun / lebih .8 bulan gaji... dan uang penggantian hak yang seharusnya diterima.......... d... e. e.......... c...... masa kerja kurang dari 1 tahun ....... yang besarnya ditetapkan 15% dari uang pesangon dan atau uang penghargaan masa kerja bagi yang memenuhi syarat. 2......... masa kerja 5 tahun / lebih tetapi kurang dari 6 tahun . biaya atau ongkos pulang untuk karyawan dan keluarganya ke tempat di mana yang bersangkutan diterima bekerja....13 Tahun 2003 pasal 167.... c........ masa kerja 9 tahun / lebih tetapi kurang dari 12 tahun .... Pasal 34 UANG PESANGON....... masa kerja 3 tahun / lebih tetapi kurang dari 4 tahun ......9 bulan gaji........ g. akan menerima uang pesangon....... seperti perumahan/pemondokan........ masa kerja 3 tahun / lebih tetapi kurang dari 6 tahun ... masa kerja 7 tahun / lebih tetapi kurang dari 8 tahun . pengobatan... b..2 bulan gaji.. c.........3 bulan gaji.5 bulan gaji.4 bulan gaji.... 4. i....... f..... CEMPAKA INDAH MURNI ditetapkan 55 (lima puluh lima) tahun..... masa kerja 2 tahun / lebih tetapi kurang dari 3 tahun . uang penghargaan masa kerja...

4. Hal-hal yang belum diatur dalam Peraturan Perusahaan ini akan disusun kemudian dan ditambahkan ke dalam Peraturan Perusahaan ini dengan persetujuan dani Dinas Tenaga Kerja . DAN PERATURAN LAIN Peraturan-peraturan yang bersifat prosedural dan merupakan pelaksanaan akan disusun berdasarkan pada peraturan yang dikemukakan dalam pasalpasal terdahulu. Bila ternyata hutang karyawan tersebut tidak cukup diperhitungkan dari uang pesangon dan atau uang penghargaan masa kerja atau sumber-sumber lain miliknya. Dengan dikeluarkannya Peraturan Perusahaan ini. CEMPAKA INDAH MURNI ini berlaku setelah mendapat pengesahan dari Dinas Tenaga Kerja Kota Surabaya. 23 . bilamana terdapat kekurangjelasan makna yang dikemukakan dalam pasal-pasal maupun ayat-ayat Peraturan Perusahaan ini. 2. HAK PENAFSIRAN. dan berlaku untuk jangka waktu 2 (dua) tahun sejak tanggal surat pengesahan tersebut. 2. pemutusan hubungan kerja dengan sendirinya membebaskan karyawan tersebut dari sisa hutang-hutangnya kepada Perusahaan. Peraturan Perusahaan PT. Pasal 36 SURAT KETERANGAN Pada waktu berakhirnya hubungan kerja. Berkenaan dengan pemutusan hubungan kerja antara karyawan dan Perusahaan. serta sebab-sebab / alasan terjadinya pemutusan hubungan kerja dan lain hal sesuai dengan norma dan atau hukum yang berlaku. BAB VIII PELAKSANAAN Pasal 37 PERATURAN PELAKSANAAN.Pasal 35 HUTANG-HUTANG KARYAWAN 1. Adalah menjadi kewajiban Perusahaan untuk memberikan penjelasan peraturan-peraturan di atas. maka Peraturan Perusahaan yang lama dengan sendirinya tidak berlaku. 3. Perusahaan akan memberikan Surat Keterangan yang berisi saat mulai kerja dan saat berakhirnya hubungan kerja. maka hutang-hutang karyawan kepada Perusahaan dengan bukti yang sah akan diperhitungkan sekaligus dari uang pesangon dan atau uang penghargaan masa kerja atau sumber dana lain milik karyawan yang bersangkutan. 1.

Handoko Sasmito Direktur Utama 24 . Surabaya. Perusahaan membagikan buku Peraturan Perusahaan kepada karyawan sebagai pegangan serta pedoman dalam mengatur hubungan kerja serta penentuan hak-hak. 3. Tiap-tiap perubahan dan penambahan pada Peraturan Perusahaan ini selalu akan dimintakan pengesahan pada Dinas Tenaga Kerja Kota Surabaya. 23 Juni 2009 PT. 2. CEMPAKA INDAH MURNI F.BAB IX PENUTUP Pasal 38 1. Peraturan Perusahaan ini wajib ditempelkan pada tempat pengumuman yang mudah dibaca oleh karyawan. kewajiban-kewajiban Perusahaan dan karyawan.A.

CATATAN 25 .

CATATAN 26 .

CATATAN 27 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->