1. Menurut 4 ahli mendefinisikan ilmu sbagai berikut : a.

ilmu adalah pengetahuan yang bersifat umum dan sistematis, pengetahuan dari mana dapat disimpulkan dalil-dalil tertentu menurut kaidah-kaidah umum. (Nazir, 1988) b. konsepsi ilmu pada dasarnya mencakup tiga hal, yaitu adanya rasionalitas, dapat digeneralisasi dan dapat disistematisasi (Shapere, 1974) c. pengertian ilmu mencakup logika, adanya interpretasi subjektif dan konsistensi dengan realitas sosial (Schulz, 1962) d. ilmu tidak hanya merupakan satu pengetahuan yang terhimpun secara sistematis, tetapi juga merupakan suatu metodologi Dari empat pengertian di atas dapatlah disimpulkan bahwa ilmu pada dasarnya adalah pengetahuan tentang sesuatu hal atau fenomena, baik yang menyangkut alam atau sosial (kehidupan masyarakat), yang diperoleh manusia melalui proses berfikir. Itu artinya bahwa setiap ilmu merupakan pengetahun tentang sesuatu yang menjadi objek kajian dari ilmu terkait

Sumber: http://id.shvoong.com/books/2083263-definisi-ilmu/#ixzz1KotZhQh1

Definisi ilmu adalah pengetahuan yang teratur tentang pekerjaan hukum sebab-akibat dalam suatu golongan masalah yang sama sifatnya, baik menurut kedudukannya (apabila dilihat dari luar), maupun menurut hubungannya (jika dilihat dari dalam). --Mohammad Hatta-Definisi ilmu dapat dimaknai sebagai akumulasi pengetahuan yang disistematisasikan -------Suatu pendekatan atau metode pendekatan terhadap seluruh dunia empiris.Ilmu dapat diamati panca indera manusia ------- Suatu cara menganalisis yang mengizinkan kepada para ahlinya untuk menyatakan -suatu proposisi dalam bentuk: "jika,...maka..." --Harsojo, Guru Besar Antropolog, Universitas Pajajaran--

Definisi ilmu bergantung pada cara kerja indera-indera masing-masing individu dalam menyerap pengetahuan dan juga cara berpikir setiap individu dalam memroses pengetahuan yang diperolehnya. Selain itu juga, definisi ilmu bisa berlandaskan aktivitas yang dilakukan ilmu itu sendiri. Kita dapat melihat hal itu melalui metode yang digunakannya. Sifat-sifat ilmu Dari definisi yang diungkapkan Mohammad Hatta dan Harjono di atas, kita dapat melihat bahwa sifat-sifat ilmu merupakan kumpulan pengetahuan mengenai suatu bidang tertentu yang...

Didirikan oleh Anne Ahira yang kini menjadi ICON Internet Marketing Indonesia. yaitu dilengkapi dengan seperangkat akal dan pikiran. Berkembang. Universal. 7.1. Dari penjelasan di atas. Tersusun secara sistematis. kunjungi pustaka anne di sidebar/ link list . Asian Brain adalah pusat pendidikan Internet Marketing PERTAMA & TERBAIK di Indonesia. ilmu pertanian. ilmu tidak terbatas ruang dan waktu sehingga dapat berlaku di mana saja dan kapan saja di seluruh alam semesta ini. Akal dan pikiran memroses setiap pengetahuan yang diserap oleh indera-indera yang dimiliki manusia. ilmu dapat ditransfer kepada orang lain sehingga dapat dimengerti dan dipahami maknanya. memelihara. banyak sekali sisi-sisi kehidupan yang menjadi pertanyaan dalam dirinya. sedangkan ilmu menghendaki lebih jauh. timbul pengetahuan (yang suatu saat) setelah melalui beberapa proses beranjak menjadi ilmu. dan meningkatkan ilmu. ilmu kesehatan. 4. Berdiri secara satu kesatuan. Ilmu pun dapat berkembang sesuai dengan perkembangan cara berpikir manusia. dan meningkatkan ilmu? Pengetahuan kaidah berpikir atau logika merupakan sarana untuk memperoleh. Dengan apa manusia memperoleh. 5. ilmu sebaiknya mampu mendorong pengetahuan-pengatahuan dan penemuanpenemuan baru. yaitu terungkapnya suatu kenyataan ke dalam jiwa sehingga tidak ada keraguan terhadapnya. kita dapat melihat bahwa tidak semua pengetahuan dikategorikan ilmu. ilmu pendidikan. 6. Communicable. manusia memiliki keingintahuan pada setiap hal yang ada maupun yang sedang terjadi di sekitarnya. ilmu tidak hanya diam di satu tempat atau di satu keadaan. Sehingga. Sebab. Mendapat legalitas bahwa ilmu tersebut hasil pengkajian atau riset. manusia mendapatkan ilmu. 2. dan dalam dari pengetahuan. definisi pengetahuan itu sendiri sebagai berikut: Segala sesuatu yang datang sebagai hasil dari aktivitas panca indera untuk mengetahui. manusia mampu menciptakan pemikiran-pemikiran yang lebih berkembang dari sebelumnya. Dengan akal dan pikiran inilah. Tentang Penulis: AsianBrain. seperti ilmu pengetahuan sosial. Ada dasar pembenarannya (ada penjelasan yang dapat dipertanggung jawabkan disertai sebabsebabnya yang meliputi fakta dan data). Bagaimanakah manusia mendapatkan ilmu? Manusia diciptakan oleh Yang Maha Kuasa dengan sempurna. Oleh sebab itulah. 3. Mengapa ilmu hadir? Pada hakekatnya. dan lain-lain.com Content Team. Jadi. luas. Sebab. memelihara.

baik bersifat empiris. dan isim tafdil. Menurut ulama yang lainnya ilmu itu lebih jelas dari apa yang diketahui. ilmu pendidikan. isim fa’il. Sesungguhnya telah datang kepadaku sebahagian ilmu pengetahuan yang tidak datang kepadamu. Ada empat yang saling berkaitan dalam sistem perolehan ilmu yaitu subjek yang memahami. maupun tidak. Risalah itu berisikan tauhid dan ketentuan-ketentuan Allah mesti yang dipatuhi manusia. Saliba mendefinisikan ilmu itu dengan “Memahami secara mutlak. Wahai bapakku. Selain konsep ilmu. Subjek yang memahami itu adalah qalbu manusia. tidak melihat dan tidak menolong kamu sedikitpun?. baik tasawwur hakikat seperti yang dikutip Jihami. Secara harfiah “ilmu” dapat diartikan kepada tahu atau mengetahui. Dengan akal dan pikiran inilah. Kemudian setelah menganalisis. “Ilmu” merupakan suatu istilah yang berasal dari Bahasa Arab. baik bagi diri sendiri maupun orang lain yaitu ia dapat. lam dan mim. Antara lain. Kata “al-‘ilm” dalam ayat ini pengetahuan yang berisi risalah ilahi yang diterima Ibrahim dari Allah. fi’il mudari. amr.Bagaimanakah manusia mendapatkan ilmu? Manusia diciptakan oleh Yang Maha Kuasa dengan sempurna. Berdasarkan definisi ini. firman Allah ini juga menggambarkan tentang guna atau manfaat suatu pengetahuan.isim maful. . Yang dimaksud dengan objek di sini adalah sesuatu yang ada. Kesimpulan itu merupakan surah (form) atau konsep objek yang telah sampai ke dalam jiwa dan tersimpan padanya. yaitu masdar. dan lain-lain. kata al-‘ilm terdapat dalam firman Allah : Ingiatlah ketika ia Berkata kepada bapaknya . atau memahami hukum yang berlaku atas sesuatu itu. ilmu adalah tasawwur hakikat sesuatu dan asalnya. makna atau surah (form) yang berkaitan dengan objek yang dipahami. manusia mendapatkan ilmu. dan berhasilnya makna atau surah (form) itu terlukis dalam jiwa subjek yang memahami. Ketika seorang ilmuwan mempelajari system pernafasan. maka ikutlah aku. dia mendapat suatu kesimpulan yang ditangkap dari objek yang sedang dikaji. Secara istilah ilmu berarti memahami hakikat sesuatu. seperti ilmu pengetahuan sosial. yaitu alima yang terdiri dari huruf ayn. objek yang dipahami. Secara istilah dijelaskan oleh sebagian ulama bahwa ilmu adalah ma’rifat (pengetahuan) sebagai lawan dari al jahl (ketidaktahuan). ilmu kesehatan. Mengapa kamu menyembah sesuatu yang tidak mendengar. misalnya. fi’il madi. ilmu pertanian. Akal dan pikiran memroses setiap pengetahuan yang diserap oleh indera-indera yang dimiliki manusia. “Wahai bapakku. niscaya aku akan menunjukkan kepadamu jalan yang lurus. yang selanjutnya itulah yang disebut dengan al-ma’lum (sesuatu yang diketahui Postingan Terkait Lainnya : Secara bahasa adalah lawan dari Al Jahl (kebodohan): yaitu mengetahui sesuatu sesuai dengan keadaan yang sebenarnya dengan pengetahuan yang pasti. Al-Qur’an sering menggunakan kata ini dalam berbagai sighat (pola). Ia merupakan wadah penyimpanan makna-makna (konsep) yang ada pada suatu objek yang dipelajari. yaitu dilengkapi dengan seperangkat akal dan pikiran. segala daya (al-quwwah) yang dimilikinya – baik zahir maupun batin – secara aktif mengamati alat-alat pernafasan tersebut.

Nabi Shalallahu ‘Alaihi wa Salam bersabda :” Barang siapa orang yang dikehendaki kebaikan oleh Allah maka Allah akan menajdikan dia faham tentang agamanya. maka berkatalah Nabi Shalallahu ‘Alaihi wa Salam kepada mereka : Kalian lebih mengetahui tentang urusan dunia kalian. Dengan demikian maka ilmu syar’i adalah ilmu yang di dalamnya terkandung pujian dan sanjungan bagi para pemiliknya. Maka ilmu yang di dalamnya terkandung pujian dan sanjungan adalah ilmu wahyu yaitu ilmu yang diturunkan Allah saja.”[2] Satu hal yang sudah kita ma’lumi bahwa yang diwariskan oleh para nabi hanyalah ilmu tentang syariat Allah Azza Wajalla dan bukan yang lainnya. Ini adalah materi yang diperdebatkan oleh para ulama. Sekalipun demikian maka saya ingin katakan bahwa ilmu yang di dalamnya terkandung pujian dan sanjungan adalah ilmu syar’i yang merupakan pemahaman tentang kitab Allah dan sunnah Rasul Shalallahu ‘Alaihi wa Salam. hal itu disebabkan karena manusia pasti mempunyai peralatan memasak.”[3] Seandainya hal ini termasuk ilmu yang terpuji maka pasti Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Salam adalah orang yang paling mengetahui tentang hal ini. Bila dia bisa membantu dalam melaksanakan ketaatan kepada Allah dan membela agama-Nya dan bermanfaat bagi manusia maka ilmu itu merupakan ilmu yang baik dan maslahat. berkatalah beliau kepada mereka bahwa hal itu tidak perlu. akan tetapi faidah itu memiliki dua batasan. karena orang yang paling terpuji karena ilmu dan amalnya adalah Nabi Shalallahu ‘Alaihi wa Salam. lalu merekapun menurut dan tidak mengawinkannya akan tetapi pohon kurma itu rusak. adapun ilmu selain itu bisa menjadi alat kebaikan atau alat kejelekan. beliau mendapatkan bahwa manusia disana mengawinkan pohon kurma. Maka apabila tidak ada orang yang menggarap industri di bidamg ini maka mempelajarinya jadi fardhu kifayah. “ (Al Anfal : 60). Banyak ulama yang menerangkan bahwa mempelajari teknologi merupakan fardhu kifayah. maka baranga siapa yang telah mengambil ilmu maka dia telah mengambil kebaikan yang banyak. Maka para nabi tidaklah mewariskan ilmu teknologi kepada manusia atau yang berkaitan dengannya. hanyalah yang mereka wariskan adalah ilmu .Adapun ilmu yang kita maksud adalah ilmu syar’i.maka hukumnya sesuai dengan pemanfaatannya. minum dan yang lainnya yang bermanfaat bagi mereka. bahkan ketika Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Salam datang ke Madinah. akan tetapi sekalipun demikian saya tidak mengingkari bahwa ilmu yang lainnyapun mengandung faidah.. Disalin dari Kitab Al-Ilmu oleh Syaikh Al-Utsaimin Penerjemah Abu Haidar . Terkadang mempelajarinya menjadi wajib dalam kondisi tertentu apabila hal itu termasuk dalam firman Allah :” Dan hendaklah kalian mempersiapkan kekuatan dalam menghadapi mereka semampu kalian berupa pasukan berkuda…. artinya adalah ilmu yang diturunkan Allah kepada Rasul-Nya berupa keterangan dan petunjuk.”[1] Dalam hadis lainnya beliau bersabda :” Sesungguhnya para nabi tidak mewariskan dinar atau dirham.

kitab Al Fadhail.Footnote ———————————————[1] Al Bukhari. bab wajibnya melaksanakan apa yang beliau katakan berupa syariat tanpa diteranghkan oleh beliau Shalallahu ‘Alaihi wa Salam tentyang kehidupan dunia berdasarkan ro’yu. yang harus dihindari adalah melakukan kesalahan yang lalu ditutupi dan diakui sebagai kebenaran. Rutherford (1871-1937) disimpulkan bahwa elektron mengorbit mengelilingi nukleus. Murray Gell-Mann (1964) mengatakan. Menurut John Dalton (1766–1844) setiap unsur kimia dibentuk oleh partikel yang tak bisa diurai (atom). Pengetahuan bahwa atom bisa dibagi membuat ilmuwan lalu mereka-reka struktur atom. padat dan tidak bisa dibagi. kebenaran. Tumbuh kembangnya teori dan pergeseran paradigma adalah po-la perkembangan yang biasa dari sains yang telah matang. ilmuwan selain sebagai orang berilmu juga memiliki kearifan. etika dan estetika. setiap orang merupakan bayangan dari tipe ideal. Secara epistemologis dapat dikatakan bahwa ilmu pengetahuan yang ada saat ini merupakan hasil dari akumulasi pengetahuan yang terjadi dengan pertumbuhan. Untuk mencapai tujuan itu. maka proses pendidikan hendaknya bukan sekedar untuk mencapai suatu tujuan akhir tapi juga mem-pelajari hal-hal yang dilakukan untuk mencapai tujuan akhir tersebut. Teori-teori atom dan strukturnya masih terus disempurnakan. menganalogikan atom seperti roti tawar dengan kismisnya. suatu kekeliruan mungkin terjadi terutama saat pembentukan paradigma baru. Saat ini mulai terjadi anomali yang menggugat paradigma yang sudah ada. At Tirmidzi. Goldstein. Plato dengan paham esensialismenya menjelaskan. Pergeseran paradigma terjadi ketika ternyata dibuktikan bahwa atom masih bisa dibagi dan memiliki elektron (J. 1886). Sehingga. · Perkembangan teori pewarisan sifat Pemikiran tentang pewarisan sifat sudah ada sejak jaman dulu. Dari penelitian E. kitab ilmu. bab dorongan mencari ilmu. · Perkembangan teori atom Konsep atom dicetuskan oleh Leucippus dan Democritus (abad ke-6 SM): materi (segala sesuatu di alam) secara fisik disusun oleh sejumlah benda berukuran sangat kecil (atom). dan lalu disempurnakan oleh Niels Bohr yang mempertimbangkan efek kuantisasi energi atom. Atom merupakan partikel yang sangat kecil. Tetapi. diharapkan bisa memahami filosofi kehidupan.J. pergan-tian dan penyerapan teori. Kemunculan teori baru yang menguatkan teori lama akan memperkuat citra sains normal. Muslim. bergerak dalam ruang dan bersifat abadi. Tetapi. Postulat ini diperbaiki oleh J. Ilmuwan yang berpikir filsafati.1856–1940) dan proton (E. anomali dalam riset ilmiah yang tidak bisa dise-lesaikan oleh paradigma yang menjadi referensi riset. Dalam perkembangan ilmu. mendalami unsur-unsur pokok dari ilmu yang ditekuninya secara menyeluruh sehingga lebih arif dalam memahami sumber. termasuk pemanfaatannya bagi masyarakat. Contoh epistemologi ilmu dimana terjadi perubahan teori dan pergeseran paradigma terlihat pada perkembangan teori atom. menyebabkan berkembangnya paradigma baru yang bisa memecahkan masalah dan membimbing riset berikutnya (mela-hirkan revolusi sains). Perkembangan teori ini diawali dengan dilema yang dihadapi Darwin: apa penyebab variasi dan apa yang . Esensinya. kitab ilmu. [2] Abu Dawud. hakikat dan tujuan dari ilmu yang ditekuninya. teori pewarisan sifat dan penemuan alam semesta. bab : siapa yang dikehendaki kebaikan oleh Allah. bab penjelasan tentang keutamaan ilmu dari ibadah [2] Dikeluarkan oleh Muslim. Berkembangnya peralatan analisis juga mendorong semakin berkembangnya ilmu. manusia adalah sama dan keragaman di dunia tidak ada artinya. Thomson. dan elektron-elektron yang mengorbit mengelilinginya. Thomson. dimana elektron dan partikel positif terdistribusi merata.bab larangan meminta. Chadwick (1891–1974): atom memiliki sebuah inti yang terdiri dari nuklei. kitab ilmu. kitab zakat. proton dan netron masih bisa dibagi menjadi quark.

Tetapi. Dengan penguasaan ilmunya. ada yang dominan dan ada yang resesif.com/humanities/philosophy/1787020-perkembangan-ilmu-pengetahuan/#ixzz1KoxFHotM Pengetahuan telah berkembang sejak adanya manusia. Hipotesa sementaranya menjelaskan bahwa kopi sel dari setiap jaringan yang dimasukkan ke dalam darah (gemmules)-lah yang memproduksi keragaman ketika gemmule dibentuk dan dikonversi kembali menjadi sel tubuh pada saat reproduksi. Sebagai contoh. sebelum masa Renaissance yang ditandai oleh Galileo Galilei dengan teropong bintangnya.shvoong. Teori Copernicus menjadi lan-dasan awal pengembangan ilmu tentang tata surya. Seorang ilmuwan juga memiliki tanggung jawab sosial untuk memberi perspektif yang benar terhadap suatu masalah yang sedang dihadapi dan alternatif pemecahannya secara keilmuan kepada mayarakat awam. misalnya aplikasi tanaman transgenik untuk mengatasi produksi pangan yang terus menurun. kajian ilmu bioteknologi. hendaklah mengkaji kebenaran fundamental dari suatu alternatif pemecahan masalah yang disodorkannya. lingkungan. Sumber: http://id. Sementara menurut Darwin. Konsep ini dipatahkan Copernicus (1473-1543) yang menyatakan bahwa matahari adalah pusat sistem tata surya dan bumi bergerak mengelinginya dalam orbit lingkaran. fakta itu tidak berarti walaupun bisa menjadi instrumen jika tidak diaplikasikan. tapi tidak bisa bercampur. Tetapi. Apa penyebab masalah yang sebenarnya? Apa saja alternatif pemecahan ma-salahnya? Apakah alternatif yang diajukan memang alternatif terbaik untuk mengatasi masalah? Bagaimana kajian keuntungan dan resiko dari alternatif yang dipilih ini? Bagaimana dampaknya terhadap kemanusiaan. lingkungan. perjalanan sejarah ilmu perkembangan sel selanjutnya membuktikan bahwa hipotesis ini salah. Sampai dengan saat ini. Sifatsifat hereditas konti-nyu dan bercampur. revolusi hijau (bibit unggul. Sehingga tidak terjadi kasus dimana aplikasi dari suatu factual knowledge ternyata pada akhirnya menimbulkan dampak negatif bagi manusia. bulan dan gerhana sudah dilakukan bangsa Baylonia. sosial ataupun aspek lain dari kehidupan masyarakat. bukan rata-rata tetapi Darwin belum bisa menjelaskan mengapa keragaman tersebut bisa terjadi. maka variasi tidak ada. anak adalah rata-rata dari kedua orang tua. mulus dan keriput tapi tidak ada yang di tengah-tengah. maka kita perlu mempertanyakan kebenaran fundamental yang ada dibelakangnya.mempertahankan variasi? Menurut F. logika . · Perkembangan teori tata surya Prediksi peredaran matahari. pestisida. sekurang-kurangnya. Aplikasi dari suatu kajian ilmu hendak-lah mempunyai nilai kegunaan (aksiologis) yang memberi makna terhadap kebenaran atau kenyataan yang dijumpai dalam seluruh aspek kehidupan Kajian filsafat berkenaan dengan pencarian kebenaran fundamental. Kosmologi Yunani (4SM) menyatakan bumi pusat dan semua benda langit mengitari bumi. Galton. Seorang ilmuwan. 4000 tahun yang lalu. ketika akan diaplikasikan ke masyarakat sebagai alternatif untuk mengatasi masalah. seorang ilmuwan juga hendaknya bisa mempengaruhi opini masyarakat terhadap masalah-masalah yang seharusnya mereka sadari. bintang. pupuk kimia) dan tanaman transgenik telah meningkatkan factual knowledge yang dimi-liki. Mendell yang melakukan persilangan kacang dan menghasilkan varietas yang berbeda. menyimpulkan bahwa sifat-sifat yang diturunkan bersifat diskrit. setiap anak menuju kecenderungan rata-rata dari sifat induknya. Seorang ilmuwan berada pada posisi dimana dia memiliki pengetahuan yang berdasarkan pada fakta (factual knowledge). Tapi. Tetapi pengorganisasian ilmu oleh bangsa Yunani dengan pendekatan silogistik merintis perkembangan ilmu secara sistematis. keragamanlah yang penting. ekonomi dan sistim sosial masyarakat? Hal-hal ini harus dipelajari dan dijawab oleh ilmuwan sebelum alternatif ini benar-benar dipilih untuk mengatasi suatu masalah. Teori inilah yang selanjutnya digunakan sebagai dasar pe-ngembangan teori pewarisan sifat.

Dengan menggabungkan metode deduktif Aristoteles dan metode induktif Bacon. Tanpa hipotesis sebelumnya. Mouly membagi perkembangan ilmu pada tahap animisme. Francis Bacon pada permulaan abad XVII memelopori penggunaan metode induktif karena menurutnya alam jauh lebih misterius dibandingkan kepelikan argumen. Lavoiser dan Darwin menggunakan bukti-bukti empirik sekadar untuk menguji kebenaran hipotesis mereka. ia memanfaatkan pengetahuan yang telah ada untuk menguji hipotesisnya. yakni ketika manusia menyadari bahwa gejala alam dapat diterangkan melalui telaah sebab-musabab alamiah. ilmu empiris dan ilmu teoritis. Pembagiannya ini mengingatkan kita pada tahap perkembangan kebudayaan yang dikemukakan oleh van Peursen: tahap mistis. seorang peneliti akan cenderung tidak selektif dalam mengumpulkan data. Galileo. Bahkan Aristoteles pun tak terhindar dari kesalahan ketika ia menyatakan beberapa perkiraan yang mengandalkan logika belaka. Langkah paling penting yang menandai permulaan ilmu sebagai suatu pendekatan sistematis dalam pemecahan masalah terjadi pada tahap ini. George J. Menurut dia. Tetapi metode induktif pun tidak memuaskan pada tingkat kemajuan ilmu sebagaimana diragukan oleh Albert Einstein. sesuai peribahasa “Virtus stat in medio” (Kebijaksanaan berdiri di tengah-tengah). Dalam kajiannya. Perumusan masalah dan kejelasan formulasinya akan membuahkan hipotesis yang membuat langkah pengumpulan data dan eksplorasinya tepat guna. Manusia mulai mengambil jarak dari obyek di sekitarnya dan mulai menelaah obyek-obyek itu. Pada tahap animisme. hantu dan berbagai makhluk halus. Metode deduktif dan induktif yang digunakan secara komplementer dalam langkahlangkah pencarian kebenaran ilmiah telah menjadi pilihan cerdas untuk pengembangan ilmu ynag kini semakin pesat kemajuannya. Pandangan mistis itu hingga kini masih berlangsung juga. Tetapi pengumpulan keterangan yang cukup mengenai sesuatu tanpa hipotesis terlebih dulu sekadar untuk mempertahankan kesempurnaan obyektivitas sungguh tidak efisien maupun efektif. tak ada metode induktif yang mampu menuju pada konsep fundamental dari ilmu alam. Fakta dan teori dijadikan alat konfirmasi terhadap hipotesis sehingga ia memperoleh gambaran yang lebih jelas tentang masalah yang dihadapinya. manusia menjelaskan gejala yang ditemuinya dalam kehidupan sebagai perbuatan dewa-dewi. tahap fungsional. Observasi sistematis dan kritis yang kemudian dilakukan telah mengembangkan pengetahuan manusia ke tahap ilmu empiris. Ilmuwan modern pada umumnya menggunakan metode induktif untuk mengembangkan hipotesis dari pengalaman. bahkan di negara-negara yang peradabannya telah sangat maju. Pendekatan ganda ini menjadikan kegiatan keilmuan bersifat efisien dan efektif. dan kemudian ternyata salah. tahap ontologis. Charles Darwin dapat dipandang sebagai pelopor metode keilmuan modern.deduktif mengembangkan teori-teori yang terlepas dari pengalaman empirik. .

<!--[if !supportLists]-->2) <!--[endif]-->tingkat teoritis: penjelasan yang mengembangkan suatu struktur teoritis yang bukan hanya menerangkan hubungan empiris yang terpisah-pisah. tetapi juga mulai mengintegrasikannya menjadi suatu pola yang berarti. prosedur yang paling dasar untuk mengubah data terpisah menjadi dasar yang fungsional adalah klasifikasi. Jumlah dan ragam pengalaman yang terpisah-pisah itu harus direduksi sedemikian rupa hingga menjadi prinsip-prinsip dasar yang kokoh untuk menyatukan semua pengalaman yang bersifat lebih umum dan dapat diterapkan secara lebih luas. Maka analisis terhadap suatu hal atau peristiwa harus memperhatikan unsur-unsur fundamental untuk menentukan secara lebih jelas hubungan-hubungan dari berbagai aspek. kemungkinan terjadinya penumpukan koleksi data tanpa makna dapat diminimalisasi. Dengan cara itulah diperoleh perkiraan kebenaran yang cukup untuk mendukung tujuan penelitian. Kelebihan ilmu teoritis dibandingkan ilmu empiris dapat dilihat dengan memperhatikan keterbatasan ilmu empiris yang canggung. Hubungan fungsional antara berbagai gejala dapat diobservasi antara lain lewat klasifikasi maupun urutan kejadian. Ilmu mulai dengan suatu observasi dan menggabungkannya dengan observasi-observasi lain sehingga diperoleh suatu kesamaan atau perbedaan untuk menyusun prinsip-prinsip dasar yang dapat digunakan untuk menerangkan terjadi atau tidak terjadinya serangkaian pengalaman. Dengan mengetahui kelas suatu gejala lewat identifikasi sifat-sifatnya yang spesifik menurut tujuan penelitian. Tingkat yang paling akhir dari ilmu adalah ilmu teoritis yang menerangkan hubungan dan gejala yang ditemukan dalam ilmu empiris dengan dasar suatu kerangka pemikiran tentang sebab-musabab sebagai langkah untuk meramalkan dan menentukan cara untuk mengontrol kegiatan agar hasil yang diharapkan dapat dicapai. tidak mudah diterapkan . Namun pencarian hubunganhubungan itu perlu dilaksanakan secara teliti karena adanya faktor kebetulan. Kuantifikasi dapat memberikan ketelitian yang diperlukan bagi klasifikasi yang matang. Tetapi observasi kualitatif saja kurang memadai. Titik tolak ilmu adalah pengalaman. Melalui klasifikasi yang demikian itu dapat diketahui adanya hubungan fungsional tertentu antara aspek-aspek komponennya.Penemuan yang semula terpisah-pisah mulai diintegrasikan ke dalam suatu struktur yang utuh dengan menguji hipotesis-hipotesis dalam kondisi yang terkontrol. Proses ini oleh Mouly dibagi menjadi dua tahap perkembangan yang saling bertautan: <!--[if !supportLists]-->1) <!--[endif]-->tingkat empiris: ilmu terdiri dari hubungan empiris yang ditemukan dalam berbagai gejala dalam bentuk pernyataan serupa “X menyebabkan Y” tanpa mengetahui alasan mengapa hal itu terjadi. Maka.

Pada ilmu-ilmu sosial masih sulit ditemukan penjelasan secara keilmuan untuk sebagian besar masalah dari hal-hal yang paling elementer apa yang yang terjadi ketika seorang anak belajar. Hampir seluruh ilmu pendidikan merupakan ilmu empiris. Einstein dan para sejawatnya lebih dulu mengembangkannya secara teoritis dan mengujinya secara empiris sekadar untuk meminimalisasi kekurangan dalam pengoperasiannya. Ilmu teoritis dapat memperpendek proses untuk sampai pada pemecahan masalah. Pada awalnya yang pertama muncul adalah filsafat dan ilmu-ilmu khusus merupakan bagian dari filsafat. namun tak satu pun dari teori-teori itu yang dapat diterima oleh semua orang dan tak seorang pun mampu memberikan keterangan mengenai seluruh aspek kelakuan manusia. Hingga kini ilmu empiris gagal menyusun kerangka teoritis yang merupakan sintesis dari serangkaian penemuan empiris (khususnya di bidang/ kajian ilmu sosial). Sehingga dikatakan bahwa filsafat merupakan iPERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN oleh: anin Pengarang : Elvira Syamsir • • • • Summary ratin g: 2 stars (213 Tinjauan) Kunjungan : 17742 kata:900 . Tidak demikian dengan ilmu-ilmu alam yang tampak lebih maju. Kelebihan ilmu teoritis nyata dalam merangsang penelitian dan dalam memberikan hipotesis yang berharga sebagaimana terdapat pada ilmu fisika. Kendati tak satu pun dari ilmu-ilmu itu memiliki kesamaan pendapat dalam keseluruhan aspeknya. Ilmu empiris sangat terbatas terutama dalam peramalan dan kontrol yang merupakan tujuan terakhir dari ilmu. Dalam psikologi. Namun kenyataannya kita masih harus menemukan lebih banyak lagi hubungan empiris yang terdapat dalam kelas. Peralihan dari ilmu empiris ke ilmu teoritis adalah langkah yang sukar. gejala cahaya dapat dijelaskan dengan dua buah teori yang bertentangan: teori gelombang dan teori partikel. melainkan sebaliknya.karena obyek/ subyek penelitian merupakan gejala yang terpisah-pisah. Padahal empirisme merupakan tahap keilmuan yang belum lengkap dan memerlukan orientasi yang lebih besar teradap teori. Hal itu terjadi karena ilmu-ilmu sosial terlalu menitikberatkan aspek empiris dan melalaikan aspek teoritis. Bom atom tidak dibuat secara empiris kemudian diterangkan. Menemukan jawaban tentang apa yang terjadi relatif lebih mudah dibandingkan harus menjawab mengapa hal itu terjadi. misalnya. misalnya. tetapi dalam fisika. telah dikembangkan berbagai teori yang menerangkan sejumlah gejala psikologis.

etika dan estetika. yang harus dihindari adalah melakukan kesalahan yang lalu ditutupi dan diakui sebagai kebenaran. maka proses pendidikan hendaknya bukan sekedar untuk mencapai suatu tujuan akhir tapi juga mem-pelajari hal-hal yang dilakukan untuk mencapai tujuan akhir tersebut. anomali dalam riset ilmiah yang tidak bisa dise-lesaikan oleh paradigma yang menjadi referensi riset. kebenaran. Kemunculan teori baru yang menguatkan teori lama akan memperkuat citra sains normal. Berkembangnya peralatan analisis juga mendorong semakin berkembangnya ilmu. menyebabkan berkembangnya paradigma baru yang bisa memecahkan masalah dan membimbing riset berikutnya (mela-hirkan revolusi sains).More About : perkembangan PERKEMBANGAN ilmu Ilmuwan yang berpikir filsafati. ilmuwan selain sebagai orang berilmu juga memiliki kearifan. Dalam perkembangan ilmu. termasuk pemanfaatannya bagi masyarakat. suatu kekeliruan mungkin terjadi terutama saat pembentukan paradigma baru. · . mendalami unsurunsur pokok dari ilmu yang ditekuninya secara menyeluruh sehingga lebih arif dalam memahami sumber. Tetapi. Sehingga. pergan-tian dan penyerapan teori. Contoh epistemologi ilmu dimana terjadi perubahan teori dan pergeseran paradigma terlihat pada perkembangan teori atom. Tumbuh kembangnya teori dan pergeseran paradigma adalah po-la perkembangan yang biasa dari sains yang telah matang. teori pewarisan sifat dan penemuan alam semesta. diharapkan bisa memahami filosofi kehidupan. Tetapi. Secara epistemologis dapat dikatakan bahwa ilmu pengetahuan yang ada saat ini merupakan hasil dari akumulasi pengetahuan yang terjadi dengan pertumbuhan. Untuk mencapai tujuan itu. hakikat dan tujuan dari ilmu yang ditekuninya.

Teori inilah yang selanjutnya digunakan sebagai dasar pe-ngembangan teori pewarisan sifat. Teori-teori atom dan strukturnya masih terus disempurnakan. perjalanan sejarah ilmu perkembangan sel selanjutnya membuktikan bahwa hipotesis ini salah. setiap orang merupakan bayangan dari tipe ideal. dan lalu disempurnakan oleh Niels Bohr yang mempertimbangkan efek kuantisasi energi atom. Konsep ini dipatahkan Copernicus (1473-1543) yang menyatakan bahwa matahari adalah pusat sistem tata surya dan bumi bergerak mengelinginya dalam orbit lingkaran. Tapi. Thomson. Saat ini mulai terjadi anomali yang menggugat paradigma yang sudah ada. 4000 tahun yang lalu. Menurut John Dalton (1766–1844) setiap unsur kimia dibentuk oleh partikel yang tak bisa diurai (atom). dimana elektron dan partikel positif terdistribusi merata. bukan rata-rata tetapi Darwin belum bisa menjelaskan mengapa keragaman tersebut bisa terjadi. mulus dan keriput tapi tidak ada yang di tengah-tengah. Plato dengan paham esensialismenya menjelaskan. Goldstein. · Perkembangan teori pewarisan sifat Pemikiran tentang pewarisan sifat sudah ada sejak jaman dulu. Rutherford (1871-1937) disimpulkan bahwa elektron mengorbit mengelilingi nukleus.Perkembangan teori atom Konsep atom dicetuskan oleh Leucippus dan Democritus (abad ke-6 SM): materi (segala sesuatu di alam) secara fisik disusun oleh sejumlah benda berukuran sangat kecil (atom). Atom merupakan partikel yang sangat kecil. Hipotesa sementaranya menjelaskan bahwa kopi sel dari setiap jaringan yang dimasukkan ke dalam darah (gemmules)-lah yang memproduksi keragaman ketika gemmule dibentuk dan dikonversi kembali menjadi sel tubuh pada saat reproduksi. padat dan tidak bisa dibagi. tapi tidak bisa bercampur. anak adalah ratarata dari kedua orang tua. proton dan netron masih bisa dibagi menjadi quark. Murray Gell-Mann (1964) mengatakan. bergerak dalam ruang dan bersifat abadi. Sementara menurut Darwin. Thomson. Sifat-sifat hereditas konti-nyu dan bercampur. dan elektronelektron yang mengorbit mengelilinginya. manusia adalah sama dan keragaman di dunia tidak ada artinya.1856–1940) dan proton (E. menyimpulkan bahwa sifat-sifat yang diturunkan bersifat diskrit. keragamanlah yang penting. Perkembangan teori ini diawali dengan dilema yang dihadapi Darwin: apa penyebab variasi dan apa yang mempertahankan variasi? Menurut F. ada yang dominan dan ada yang resesif. Galton. setiap anak menuju kecenderungan rata-rata dari sifat induknya. Dari penelitian E. menganalogikan atom seperti roti tawar dengan kismisnya. maka variasi tidak ada. Pergeseran paradigma terjadi ketika ternyata dibuktikan bahwa atom masih bisa dibagi dan memiliki elektron (J. 1886). Chadwick (1891–1974): atom memiliki sebuah inti yang terdiri dari nuklei. bintang. Postulat ini diperbaiki oleh J. bulan dan gerhana sudah dilakukan bangsa Baylonia. Mendell yang melakukan persilangan kacang dan menghasilkan varietas yang berbeda.J. Pengetahuan bahwa atom bisa dibagi membuat ilmuwan lalu mereka-reka struktur atom. Kosmologi Yunani (4SM) menyatakan bumi pusat dan semua benda langit mengitari bumi. Teori Copernicus menjadi lan-dasan awal pengembangan . Esensinya. · Perkembangan teori tata surya Prediksi peredaran matahari.

' 0 7 . pupuk kimia) dan tanaman transgenik telah meningkatkan factual knowledge yang dimi-liki. Karena objek material fils sekilas Sejarah Perkembangan Ilmu Pengetahuan pada Zaman Islam Klasik A p r 2 1 . Sehingga tidak terjadi kasus dimana aplikasi dari suatu factual knowledge ternyata pada akhirnya menimbulkan dampak negatif bagi manusia.com/humanities/philosophy/1787020-perkembangan-ilmu-pengetahuan/#ixzz1Kp3DfWiN nduk atau ibu dari semua ilmu (mater scientiarum). lingkungan. Dengan penguasaan ilmunya. hendaklah mengkaji kebenaran fundamental dari suatu alternatif pemecahan masalah yang disodorkannya. pestisida. Seorang ilmuwan. ekonomi dan sistim sosial masyarakat? Hal-hal ini harus dipelajari dan dijawab oleh ilmuwan sebelum alternatif ini benar-benar dipilih untuk mengatasi suatu masalah. Aplikasi dari suatu kajian ilmu hendak-lah mempunyai nilai kegunaan (aksiologis) yang memberi makna terhadap kebenaran atau kenyataan yang dijumpai dalam seluruh aspek kehidupan Kajian filsafat berkenaan dengan pencarian kebenaran fundamental. Sumber: http://id. sosial ataupun aspek lain dari kehidupan masyarakat. kajian ilmu bioteknologi. maka kita perlu mempertanyakan kebenaran fundamental yang ada dibelakangnya. Seorang ilmuwan juga memiliki tanggung jawab sosial untuk memberi perspektif yang benar terhadap suatu masalah yang sedang dihadapi dan alternatif pemecahannya secara keilmuan kepada mayarakat awam. Apa penyebab masalah yang sebenarnya? Apa saja alternatif pemecahan ma-salahnya? Apakah alternatif yang diajukan memang alternatif terbaik untuk mengatasi masalah? Bagaimana kajian keuntungan dan resiko dari alternatif yang dipilih ini? Bagaimana dampaknya terhadap kemanusiaan. revolusi hijau (bibit unggul.shvoong. Seorang ilmuwan berada pada posisi dimana dia memiliki pengetahuan yang berdasarkan pada fakta (factual knowledge). Tetapi. fakta itu tidak berarti walaupun bisa menjadi instrumen jika tidak diaplikasikan. Sebagai contoh. lingkungan. misalnya aplikasi tanaman transgenik untuk mengatasi produksi pangan yang terus menurun. Tetapi. seorang ilmuwan juga hendaknya bisa mempengaruhi opini masyarakat terhadap masalah-masalah yang seharusnya mereka sadari. ketika akan diaplikasikan ke masyarakat sebagai alternatif untuk mengatasi masalah.ilmu tentang tata surya.

dari ." Ilmu adalah salah satu dari sifat utama Allah SWT dan merupakan satu-satunya kata yang komprehensif serta bisa digunakan untuk menerangkan pengetahuan Allah SWT. antara lain bahwa ajaran Islam sejak awal meletakkan semangat keilmuan pada posisi yang amat penting. Dalam bentuk kata yang berbeda. Nagib 04-07-2005 Dalam dunia Islam. Allah SWT disebut juga sebagai al-'Alim dan 'Alim.96:l-5). yang artinya "Yang Mengetahui" atau "Yang Maha Tahu. sebagian ahli menerangkan perkembangan ilmu dalam Islam dengan melihat cara pendekatan yang ditempuh kaum muslimin terhadap wahyu dalam menghadapi suatu situasi di mana mereka hidup. Banyaknya ayat Al-Qur'an dan hadis Nabi SAW tentang ilmu antara lain memberi kesan bahwa tujuan utama hidup ini ialah memperoleh ilmu tersebut. Al-'ilm itu sendiri dikenal sebagai sifat utama Allah SWT. Dalam hubungan ini. ilmu bermula dari keinginan untuk memahami wahyu yang terkandung dalam Al-Qur'an dan bimbingan Nabi Muhammad SAW mengenai wahyu tersebut. Keterangan tafsir sering kali ditekankan sehubungan dengan kelima ayat AlQur'an yang paling pertama diwahyukan (QS.1 0 : 4 3 A M f o r e v e r y o n e sekilas Sejarah Perkembangan Ilmu Pengetahuan pada Zaman Islam Klasik M.

dan merujuk pada situasi yang dihadapi. Hadirnya Nabi SAW di tengah-tengah kaum muslimin pada generasi pertama sebagai pimpinan dan tokoh sentral menyebabkan semua situasi dan persoalanpersoalan yang muncul dipulangkan kepada dan diselesaikan oleh Nabi SAW. pemikiran tentang hukum adalah ilmu yang paling awal tumbuh dalam Islam. Ilmu kalam semakin menegaskan dirinya sebagai disiplin ilmu tersendiri ketika serangan yang ditujukan kepada Islam memakai pemikiran filsafat sebagai alat. Menurut pendekatan ini. menilai situasi yang mereka hadapi dengan semangat wahyu yang telah mereka serap. teologi atau ilmu kalam muncul menjadi ilmu yang berpangkal pada persoalan-persoalan politik. Munculnya sejumlah hadist yang digunakan untuk keperluan pemikiran hukum. menjadikan hadist pada masa-masa tersebut tumbuh menjadi ilmu tersendiri. Menurut pendekatan ini. bahkan sebagian metode ilmu yang dikenal sekarang berasal dari generasi tersebut.satu generasi ke generasi berikutnya. Oleh karena itu. Generasi sesudah Nabi SAW wafat. yaitu mencari rujukan kepada ayat-ayat Al-Qur'an dan teks-teks hadis yang sifatnya langsung. Penilaian terhadap situasi baru yang lebih bercorak intelektual berlangsung pada generasi tabiin dan tabiit tabiin (tabi'attabi'in) karena metode yang dipakai menyerupai metode ilmu yang dikenal kemudian. Metode yang lainnya disebut metode kias atau penalaran analogis. khususnya pada masa kekhalifahan Usman bin Affan dan Ali bin Abi Talib. yang menyaksikan proses berlangsung dan turunnya wahyu sehingga berhasil menginternalisasi dan menyerapnya ke dalam diri mereka. Metode tersebut adalah metode nass. generasi pada masa Nabi Muhammad SAW telah menangkap semangat ilmu yang diajarkan oleh Islam yang disampaikan oleh Nabi SAW tetapi semangat itu baru menampakkan dampak yang amat luas setelah Nabi SAW wafat. dirasakan bahwa penyerapan filsafat merupakan suatu . atau mencari teks yang cukup dekat dengan situasi atau masalah yang dihadapi bila teks langsung tidak diperoleh. Dengan alasan yang berbeda dengan lahirnya ilmu hukum. di samping ayat-ayat Al-Qur'an. jelas.

Proses pengalihan ilmu pengetahuan dilakukan dengan cara penerjemahan berbagai buku karangan bangsa-bangsa terdahulu. seperti bangsa yunani. Pada permulaan Daulah Abbasiyah.keharusan untuk dipakai dalam membela keyakinan-keyakinan Islam. menjadi alat picu semaraknya semangat keilmuan yang telah dimiliki oleh kaum muslimin. Halaqad lil Syi’ri wal adab. seperti orang persia. Banyak orang dari berbagai suku bangsa yang datang ke pertemuan ini. Di masjid ini terdapat kelompok studi yang disebut Halaqat Al Jadl. dan lain-lain. Baru pada masa pemerintahan Harun Al Rasyid didirikanlah lembaga pendidikan formal seperti Darul Hikmah yang kemudian . Halaqad Al Riyadiyat. Perkembangan tersebut semakin jelas sejak permulaan kekuasaan Bani Abbas pada pertengahan abad ke-8. Diantara banyak ahli yang berperan dalam proses perkembangan ilmu pengetahuan adalah kelompok Mawali atau orang-orang non arab. belum terdapat pusat-pusat pendidikan formal. serta berbagai sumber naskah yang ada di timur tengah dan afrika. Pada masa ini umat islam telah banyak melakukan kajian kritis tentang ilmu pengetahuan sehingga ilmu pengetahuan baik aqli ( rasional ) maupun yang naqli mengalami kemajuan dengan sangat pesat. Halaqad Al Fiqh. seperti mesopotamia dan mesir. misalnya masjid Basrah. pusat kajian ilmiah bertempat di masjid-masjid. dan persia. Dengan demikian berkembanglah kebudayaan dan ilmu pengetahuan dalam islam. Perkembangan ilmu paling pesat dalam Islam terjadi ketika kaum muslimin bertemu dengan kebudayaan dan peradaban yang telah maju dari bangsabangsa yang mereka taklukkan. Halaqad Al Tafsir wal Hadist. Pemindahan ibukota Damsyik (Damascus) yang terletak di lingkungan Arab ke Baghdad yang berada di lingkungan Persia yang telah memiliki budaya keilmuan yang tinggi dan sudah mengenal ilmu pengetahuan dan filsafat Yunani. romawi. seperti sekolah-sekolah. yang ada hanya beberapa lembaga non formal yang disebut Ma’ahid. Pada masa itu.

sehingga tidak lagi terbatas untuk keperluan-keperluan praktis dan ibadah tetapi juga untuk keperluan yang lebih luas. Muhammad bin Ibrahim alFazari dipandang sebagai astronom Islam pertama. ilmu kedokteran. Pada mulanya. Adapun dalam bidang ilmu 'aqli atau ilmu rasional. ilmu usul fikih. di samping Abubakar Muhammad ar-Razi (wafat 925M) sebagai seorang dokter besar. Ibnu Wazih al-Yakubi. untuk pengembangan ilmu itu sendiri. Misalnya. ilmu sejarah. suatu karya diterjemahkan dan dipelajari karena alasan praktis. Ali bin Rabban at-Tabari dikenal sebagai dokter pertama dalam Islam. . Jabir bin Hayyan (wafat 812M) adalah "bapak" ilmu kimia dan ahli matematika. Dengan demikian. ilmu tafsir. yang berkembang antara lain ilmu filsafat. ilmu kalam. ilmu hitung. Dari lembaga inilah banyak melahirkan para sarjana dan ahli ilmu pengetahuan yang membawa kejayaan Daulah Abbasiyah dan umat islam pada umumnya. Akan tetapi. Muhammad bin Musa alKhuwarizmi (wafat 847M) adalah salah seorang pakar matematika yang mashyur. bahwa untuk pengembangan ilmu-ilmu tersebut para pakar muslim bekerja sama dengan pakar-pakar lainnya yang tidak beragama Islam. motif awal dipelajarinya ilmu-ilmu tersebut ternyata pada perkembangan selanjutnya mengalami pertumbuhan sedemikian rupa. dan lain-lain. ilmu tasawuf. Abu Ali al-Hasan bin Haisam (wafat 1039M) adalah nama besar di bidang ilmu optik. Pada masa ini dikenal banyak sekali pakar dari berbagai ilmu. Abu Ali Hasan al-Mas'udi (wafat 956M). baik orang Arab maupun muslim non-Arab. ilmu falak berkembang dalam menentukan waktu shalat secara akurat. ilmu yang diserap itu ditambah dan dikembangkan lagi oleh kaum muslimin dengan hasil-hasil pemikiran dan penyelidikan mereka. ilmu astronomi dan falak. ilmu hadis. untuk mendapatkan kesempurnaan pelaksanaan ibadah. Sejarah juga mencatat. yang biasa pula disebut sebagai bidang ilmu naqli. ilmu farmasi.dilanjutkan dan disempurnakan oleh Al Makmun. ilmu kedokteran dipelajari untuk mengobati penyakit khalifah dan keluarganya. Masa ini dicatat oleh sejarah sebagai masa kaum muslimin menyerap khazanah ilmu dari luar tanpa puas-puasnya. Beberapa disiplin ilmu yang sudah berkembang pada masa klasik Islam adalah: ilmu fikih. misalnya. ilmu-ilmu yang bertolak dari nasnas Al-Qur'an dan hadis.

Meskipun pada perkembangannya masing-masing ilmu memisahkan diri dari filsafat. Disamping nama-nama besar diatas. Banyak masalah filsafat yang memerlukan landasan pada pengetahuan ilmiah apabila . yang di zaman kita telah melahirkan ilmu pengetahuan yang canggih. ini tidak berarti hubungan filsafat dengan ilmu-ilmu khusus menjadi terputus. Ada hubungan timbal balik antara ilmu dengan filsafat. Tugas filsafat adalah mengatasi spesialisasi dan merumuskan suatu pandangan hidup yang didasarkan atas pengalaman kemanusian yang luas. Besarnya pengaruh bidang keilmuan yang ditinggalkan kaum ilmuwan muslim pada abad-abad yang lampau tidak hanya tampak pada banyaknya namanama pakar muslim yang disebut dan ditulis dalam bahasa Eropa. Di sinilah filsafat berusaha untuk menyatu padukan masingmasing ilmu. tetapi juga pada pengakuan yang diberikan oleh dan dari berbagai kalangan ilmuwan. Hal ini menyebabkan berpisahnya ilmu dari filsafat. sumber rujukan : -Qardhawi. pada hal ilmu-ilmu membutuhkan objek khusus. tidak lahir tanpa andil yang sangat besar dari pemikiran dan khazanah ilmu dari ilmuwan muslim pada masa itu. Zaman Kebangkitan atau Zaman Renaisans di Eropa. Dengan kata lain tidak ada bidang pengetahuan yang menjadi penghubung ilmu-ilmu yang terpisah. Yusuf. Dengan ciri kekhususan yang dimiliki setiap ilmu.Sejarah Kebudayaan Islam.dan Yakut bin Abdillah al-Hamawi adalah nama-nama tenar untuk bidang ilmu bumi (geografi) Islam dan Ibnu Khaldun untuk kajian bidang ilmu sejarah. Sistem Masyarakat Islam dalam Al Qur'an & Sunnah . PT. masih banyak lagi pakar-pakar ilmu lainnya yang sangat besar peranannya dalam perkembangan ilmu pengetahuan. dkk.Murodi. hal ini menimbulkan batas-batas yang tegas di antara masing-masing ilmu. Toha Putra: Semarang afat bersifat umum yaitu seluruh kenyataan. 2003.

Contohnya filsafat agama. filsafat tidak saja dipandang sebagai induk dan sumber ilmu. Dalam perkembangan berikutnya. Diposkan oleh Monalia Sakwati di 04:51 Label: Tugas Kuliah i • . yang juga mengalami spesialisasi. 2005).pembahasannya tidak ingin dikatakan dangkal dan keliru. Dalam taraf peralihan ini filsafat tidak mencakup keseluruhan. filsafat hukum. tetapi sudah merupakan bagian dari ilmu itu sendiri. Ilmu dewasa ini dapat menyediakan bagi filsafat sejumlah besar bahan yang berupa fakta-fakta yang sangat penting bagi perkembangan ide-ide filsafati yang tepat sehingga sejalan dengan pengetahuan ilmiah (Siswomihardjo. Dalam konteks inilah kemudian ilmu sebagai kajian filsafat sangat relevan untuk dikaji dan didalami (Bakhtiar. 2003). dan filsafat ilmu adalah bagian dari perkembangan filsafat yang sudah menjadi sektoral dan terkotak dalam satu bidang tertentu. tetapi sudah menjadi sektoral.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful