PERKEMBANGAN TEORI MANAJEMEN A.

Pengantar Perkembangan teori manajemen sampai pada saat ini telah berkembang dengan pesat. Tapi sampai detik ini pula belum ada suatu teori yang bersifat umum ataupun berupa kumpulankumpulan hukum bagi manajemen yang dapat diterapkan dalam berbagai situasi dan kondisi. Para manajemen banyak mengalami dan menjumpai pandangan-pandangan tentang manajemen, yang berbeda adalah dalam penerapannya. Dalam bab ini akan dikupas tiga aliran pemikiran manajemen, yaitu : 1. Aliran klasik yang terbagi dalam manajemen ilmiah dan teori organisasi klasik. 2. Aliran hubungan manusiawi, disebut sebagai aliran neoklasik atau pasca klasik. 3. Aliran manajemen modern. Disamping itu akan dibicarakan juga dua pendekatan manajemen yaitu : 1. Pendekatan sistem (System Approach) 2. Pendekatan kontingensi (Contingency Approac) B. Teori Manajemen Klasik Ada dua tokoh manajemen yang mengawali munculnya manajemen, yaitu : 1. Robert Owen (1771 1858) Dimulai pada awal tahun 1800-an sebagai Mnajer Pabrik Pemintalan Kapas di New Lanark, Skotlandia. Robert Owen mencurahkan perhatiannya pada penggunaan faktor produksi mesin dan faktor produksi tenaga kerja. Dari hasil pengamatannya disimpulkan bahwa, bilamana terhadap mesin diadakan suatu perawatan yang baik akan memberikan keuntungan kepada perusahaan, demikian pula halnya pada tenaga kerja, apabila tenaga kerja dipelihara dan dirawat (dalam arti adanya perhatian baik kompensasi, kesehatan, tunjangan dan lain sebagainya) oleh pimpinan perusahaan akan memberikan keuntungan kepada perusahaan. Selanjutnya dikatakan bahwa kuantitas dan kualitas hasil pekerjaan dipengaruhi oleh situasi ekstern dan intern dari pekerjaan. Atas hasil penelitiannya Robert Owen dikenal sebagai Bapak Manajemen Personalia. 2. Charles Babbage (1792 1871) Charles Babbage adalah seorang Profesor Matematika dari Inggris yang menaruh perhatian dan minat pada bidang manajemen. Dia dipercaya bahwa aplikasi prinsip-prinsip ilmiah pada proses kerja akan menaikkan produktivitas dari tenaga kerja menurunkan biaya, karena pekerjaanpekerjaan dilakukan secara efektif dan efisien. Dia menganjurkan agar para manajer bertukar pengalaman dan dalam penerapan prinsip-prinsip manajemen. Pembagian kerja (devision of labour), mempunyai beberapa keunggulan, yaitu : 1. Waktu yang diperlukan untuk belajar dari pengalaman-pengalaman yang baru. 2. Banyaknya waktu yang terbuang bila seseorang berpindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain akan menghambat kemajuan dan ketrampilan pekerja, untuk itu diperlukan spesialisasi dalam pekerjaannya. 3. Kecakapan dan keahlian seseorang bertambah karena seorang pekerja bekerja terus menerus dalam tugasnya. 4. Adanya perhatian pada pekerjaannya sehingga dapat meresapi alat-alatnya karena perhatiannya pada itu-itu saja. Kontribusi lain dari Charles Babbage yaitu mengembangkan kerja sama yang saling menguntungkan antara para pekerja dengan pemilik perusahaan, juga membuat skema

Hasil penelitian dan analisanya ditetapkan beberapa prinsip yang menggantikan prinsip lama yaitu sistem coba-coba atau yang lebih dikenal dengan nama sistem trial and error. Taylor mengemukakan empat prinsip Scientific Management. 2. 3. memilih pekerjaan terbaik untuk setiap tugas tertentu.perencanaan pembagian keuntungan. Taylor adalah manajer dan penasihat perusahaan dan merupakan salah seorang tokoh terbesar manajemen. dia berdiri sendiri sebagai seorang konsultan. pengorganisasian. kerja sama yang saling menguntungkan antara manajer dan tenaga kerja untuk mencapai tujuan bersama. Gantt dan Harrington Emerson. selanjutnya memberikan latihan dan pendidikan kepada pekerja. penggunaan instruksi kerja yang terperinci. Taylor dikenal sebagai bapak manajemen ilmiah (scientifick management). dimana titik perhatiannya pada unsur manusia dalam menaikkan produktivitas kerjanya. Hal yang menarik dari pendapat Taylor salah satunya adalah mengenai posisi manajer. Teori Organisasi Klasik Tokoh-tokoh teori organisasi klasik antara lain yaitu Henry Fayol. Henry L. ini diungkapkan dalam bukunya yang berjudul Administration Industrielle et General atau Gneral and Industrial Management yang ditulis pada tahun 1908 oleh Constance Storrs. Dimana manajer adalah pelayan bagi bahwahannya yang bertentangan dengan pendapat sebelumnya yang mengatakan bahwa bawahan adalah pelayan manajer. harus dijalin kerja sama yang baik antara pimpinan dengan pekerja. pembayar upah pegawai dengan menggunakan sistem bonus. menghilangkan sistem coba-coba dan menerapkan metode-metode ilmu pengetahuan disetiap unsur-unsur kegiatan. karena hal ini menyangkut manajer dan karyawan. Bernard. Adapun gagasan yang dicetuskannya yaitu : 1. Frederick Winslow Taylor Pertama kali manajemen ilmiah atau manajemen yang menggunakan ilmu pengetahuan dibahas. 1. mengadakan seleksi ilmiah terhadap tenaga kerja. Fayol membagi manajemen menjadi lima unsur yaitu perencanaan. pada sekitar tahun 1900an. 4. Henry Laurance Gantt (1861 1919) Henry merupakan asisten dari Taylor. 3. pemberian . C. Oleh Taylor ini dinamakan studi gerak dan waktu (Time and a motion study). 4. Henry Fayol (1841-1925) Fayol adalah seorang industrialis Perancis. Teori Manajeman Ilmiah Tokoh-tokoh dari teori manajemen ilmiah antara lain Frederick Winslow Taylor. Hakekat pertama daripada manajemen ilmiah yaitu A great mental revolution. Frank dan Lilian Gilbreth. 2. Mooney. yaitu : 1. James D. Fayol mengatakan bahwa teori dan teknik administrasi merupakan dasar pengelolaan organisasi yang kompleks. 2. D. setiap petugas harus menerapkan hasil-hasil ilmu pengetahuan di dalam menjalankan tugasnya. Hakekat yang ke dua yaitu penerapan ilmu pengetahuan untuk menghilangkan sistem coba-coba dalam setiap unsur pekerjaan. 1. Mary Parker Follett dan Chaster I.

Komersial. 8. menjalankan dan menyelesaikan rencananya. Unity of Command Setiap bawahan hanya menerima instruksi dari seorang atasan saja untuk menghilangkan kebingungan dan saling lempar tanggung jawab. yaitu : 1. Centralization Standarisasi dan desentralisasi merupakan pembagian kekuasaan. keharmonisan dan kesetiaan dari para anggotanya yang tercermin dalam semangat korps. yaitu 1. 7. 5. Keamanan. Manajerial. Akuntansi dan 6. Initiative Bawahan diberi kekuasaan dan kebebasan di dalam mengeluarkan pendapatnya. Stability of Tonure of Personel Seorang pegawai memerlukan penyesuaian untuk mengerjakan pekerjaan barunya agar dapat berhasil dengan baik. Dicipline Melakukan apa yang sudah menjadi persetujuan bersama. Seluruh kegiatan dalam organisasi yang mempunyai tujuan sama harus diarahkan oleh seorang manajer. Devision of Work Adanya spesialisasi dalam pekerjaan 2. Mary Parker Follett (1868 1933) Follett menjembatani antara teori klasik dan hubungan manusiawi. pelaksanaan operasi organisasi perlu memiliki kebanggaan. Order Disini berlaku setiap tempat untuk setiap orang dan setiap orang pada tempatnya berdasarkan pada kemampuan. 3. 13. Renumeration Gaji bagi pegawai merupakan harga servis atau layanan yang diberikan.perintah. kompensasi. 9. industri dan pemerintahan. Esprit the Corps Persatuan adalah keleluasaan. 14. 2. Uathority and Responsibility Wewenang yaitu hak untuk memberi perintah dan kekuasaan untuk meminta dipatuhi. Konflik yang terjadi dalam perusahaan dapat dibuat konstruktif dengan menggunakan proses integrasi. Fayol. 12. Keuangan. pengkoordinasian dan pengawasan. Sealar Chain (garis wewenang) Jalan yang harus diikuti oleh semua komunikasi yang bermula dari dan kembali ke kuasaan terakhir. . Subordination of Individual Interest to Generale Interest Kepentingan seseorang tidak boleh di atas kepentingan bersama atau organisasi. Teknik Produksi dan Manufakturing Produk. fungsi ini dikenal sebagai fungsionalisme. 5. Equity Persamaan perlakuan dalam organisasi. 11. 4. Dia menerapkan psikologi dalam perusahaan. 3. 10. Unity of Direction One head and one plan or a group or activities having the same objective. 2. dimana pemikiran Follett pada teori kalsik tapi memperkenalkan unsur-unsur hubungan manusiawi. 6. Selanjutnya membagi enam kegiatan manajemen. Henry Fayol mengemukakan 14 prinsip manajemen. 4.

4. Perilaku Organisasi : a. Langkah-langkah pendekatan manajemen science yaitu : 1. Elton Mayo Terkenal dengan percobaan-percobaan Howthorne. Manajemen tidak dapat dipandang sebagai proses teknik secara ketat (peranan. pertama aliran hubungan manusiawi (perilaku organisasi). menguraikan bahwa untuk mencapai tujuan produktivitas harus melakukan tiga cara pertama penemuan best possible person. Penggunaan riset operasi dalam manajemen ini selanjutnya dikenal sebagai aliran manajemen science. Manajemen harus sistematis. Aliran Hubungan Manusiawi (Neo Klasik) Aliran timbul karena pendekatan klasik tidak sepenuhnya menghasilkan efieiensi dalam produksi dan keselarasan kerja. 3. Frederick Herzberg c. Pendekatan motivasional yang menghasilkan komitmen pekerja terhadap tujuan organisasi sangat dibutuhkan. Douglas McGregor b. Bukunya yaitu Psikology and Industrial Efficiensy. Edgar Schein e. Hugo Munsterberg (1862 1916) Hugo merupakan pencetus psikologi industri sehingga dikenal sebagai bapak psikologi industri. Organisasi sebagai suatu keseluruhan dan pendekatan manajer individual untuk pengawasan harus sesuai dengan situasi. Aliran Kuantitatie Perkembagannya dimulai dengan digunakannya kelompok-kelompok riset operasi dalam memecahkan permasalahan dalam industri. Bila moral dan efisiensi kerja memburuk. Robert Blak dan Jane Mounton g. Para pakar mencoba melengkapi organisasi klasik dengan pandangan sosiologi dan psikologi. penyusunan model matematika dalam pengambilan keputusan . dimana hubungan manusiawi menggambarkan manajer bertemu atau berinteraksi dengan bawahan. F. Aliran Hubungan Modern (Ilmu Pengetahuan) Dalam pengembangannya dibagi menjadi dua. perumusan masalah dengan jelas dan terperinci 2. kedua penciptaan best possible work dan ketiga penggunaan best possible effect. prosedur dan prinsip). Teknik riset operasi sangat penting sekali dengan semakin berkembangnya teknologi saat ini dalam pembuatan dan pengambilan keputusan. 1. Fred Feidler Prinsip Dasar Perilaku Organisasi : 1. 2. pendekatannya harus dengan pertimbangan konservatif. maka hubungan manusiawi dalam organisasi juga akan buruk. Rensistlikert h. Chris Argiris d. G. 2. Abraham Maslow f. Tokoh-tokoh aliran hubungan manusiawi antara lain Hugo Munsterberg dan Elton Mayo.E. dan kedua berdasar pada manajemen ilmiah atau manajemen operasi.

sistem informasi dan mekanisme perencanaan serta pengawasan. desain pekerjaan. Pendekatan Kontingensi Pendekatan kontingensi digunakan untuk menjembatani celah antara teori dan praktek senyatanya. akuntansi. Selanjutnya dikatakan bahwa kuantitas dan kualitas hasil pekerjaan dipengaruhi oleh situasi ekstern dan intern dari . Dari hasil pengamatannya disimpulkan bahwa. Aliran hubungan manusiawi. Aliran klasik yang terbagi dalam manajemen ilmiah dan teori organisasi klasik. Kondisi lingkungan akan memerlukan aplikasi konsep dan teknik manajemen yang berbeda. 2. Sebagai suatu pendekatan system manajemen meliputi sistem umum dan sistem khusus serta analisis tertutup maupun terbuka. I. Pengantar Perkembangan teori manajemen sampai pada saat ini telah berkembang dengan pesat. maka harus memperhatikan lingkungan sekitarnya. pelaksanaan hasil dalam kegiatan implementasi H. Aliran manajemen modern. apabila tenaga kerja dipelihara dan dirawat (dalam arti adanya perhatian baik kompensasi.3. Pendekatan sistem (System Approach) 2. demikian pula halnya pada tenaga kerja. yaitu : 1. Robert Owen mencurahkan perhatiannya pada penggunaan faktor produksi mesin dan faktor produksi tenaga kerja. Organisasi merupakan bagian dari lingkungan eksternal dalam pengertian luas. yang berbeda adalah dalam penerapannya. Para manajemen banyak mengalami dan menjumpai pandangan-pandangan tentang manajemen. pengujian model atas hasil penggunaan model 5. yaitu : 1. bilamana terhadap mesin diadakan suatu perawatan yang baik akan memberikan keuntungan kepada perusahaan. Biasanya antara teori dengan praktek. Disamping itu akan dibicarakan juga dua pendekatan manajemen yaitu : 1. tunjangan dan lain sebagainya) oleh pimpinan perusahaan akan memberikan keuntungan kepada perusahaan. Tapi sampai detik ini pula belum ada suatu teori yang bersifat umum ataupun berupa kumpulankumpulan hukum bagi manajemen yang dapat diterapkan dalam berbagai situasi dan kondisi. Analis system manajemen spesifik meliputi struktur organisasi. Robert Owen (1771 1858) Dimulai pada awal tahun 1800-an sebagai Mnajer Pabrik Pemintalan Kapas di New Lanark. penyelesaian model 4. Pendekatan sistem umum meliputi konsep-konsep organisasi formal dan teknis. Dalam bab ini akan dikupas tiga aliran pemikiran manajemen. kesehatan. disebut sebagai aliran neoklasik atau pasca klasik. Pendekatan kontingensi (Contingency Approac) B. Pendekatan Sistem Pendekatan ini memandang organisasi sebagai satu kesatuan yang saling berinteraksi yang tak terpisahkan. Skotlandia. Teori Manajemen Klasik Ada dua tokoh manajemen yang mengawali munculnya manajemen. filosofis dan sosiopsikologis. penetapan pengawasan atas hasil 6. PERKEMBANGAN TEORI MANAJEMEN A. 3.

Hal yang menarik dari pendapat Taylor salah satunya adalah mengenai posisi manajer. Frederick Winslow Taylor Pertama kali manajemen ilmiah atau manajemen yang menggunakan ilmu pengetahuan dibahas. yaitu : 1. Teori Manajeman Ilmiah Tokoh-tokoh dari teori manajemen ilmiah antara lain Frederick Winslow Taylor. 2. yaitu : 1. Taylor mengemukakan empat prinsip Scientific Management. 2. 1. . Waktu yang diperlukan untuk belajar dari pengalaman-pengalaman yang baru. Dia menganjurkan agar para manajer bertukar pengalaman dan dalam penerapan prinsip-prinsip manajemen. selanjutnya memberikan latihan dan pendidikan kepada pekerja. menghilangkan sistem coba-coba dan menerapkan metode-metode ilmu pengetahuan disetiap unsur-unsur kegiatan. Dimana manajer adalah pelayan bagi bahwahannya yang bertentangan dengan pendapat sebelumnya yang mengatakan bahwa bawahan adalah pelayan manajer. 2. pada sekitar tahun 1900an. Taylor adalah manajer dan penasihat perusahaan dan merupakan salah seorang tokoh terbesar manajemen. 4. 3. memilih pekerjaan terbaik untuk setiap tugas tertentu. Kontribusi lain dari Charles Babbage yaitu mengembangkan kerja sama yang saling menguntungkan antara para pekerja dengan pemilik perusahaan. Hakekat pertama daripada manajemen ilmiah yaitu A great mental revolution. harus dijalin kerja sama yang baik antara pimpinan dengan pekerja. 3.pekerjaan. setiap petugas harus menerapkan hasil-hasil ilmu pengetahuan di dalam menjalankan tugasnya. C. Hakekat yang ke dua yaitu penerapan ilmu pengetahuan untuk menghilangkan sistem coba-coba dalam setiap unsur pekerjaan. Hasil penelitian dan analisanya ditetapkan beberapa prinsip yang menggantikan prinsip lama yaitu sistem coba-coba atau yang lebih dikenal dengan nama sistem trial and error. juga membuat skema perencanaan pembagian keuntungan. 4. Frank dan Lilian Gilbreth. Banyaknya waktu yang terbuang bila seseorang berpindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain akan menghambat kemajuan dan ketrampilan pekerja. Adanya perhatian pada pekerjaannya sehingga dapat meresapi alat-alatnya karena perhatiannya pada itu-itu saja. mempunyai beberapa keunggulan. Taylor dikenal sebagai bapak manajemen ilmiah (scientifick management). Oleh Taylor ini dinamakan studi gerak dan waktu (Time and a motion study). Henry L. Gantt dan Harrington Emerson. karena hal ini menyangkut manajer dan karyawan. karena pekerjaanpekerjaan dilakukan secara efektif dan efisien. Charles Babbage (1792 1871) Charles Babbage adalah seorang Profesor Matematika dari Inggris yang menaruh perhatian dan minat pada bidang manajemen. Dia dipercaya bahwa aplikasi prinsip-prinsip ilmiah pada proses kerja akan menaikkan produktivitas dari tenaga kerja menurunkan biaya. Atas hasil penelitiannya Robert Owen dikenal sebagai Bapak Manajemen Personalia. Kecakapan dan keahlian seseorang bertambah karena seorang pekerja bekerja terus menerus dalam tugasnya. untuk itu diperlukan spesialisasi dalam pekerjaannya. Pembagian kerja (devision of labour).

Henry Fayol (1841-1925) Fayol adalah seorang industrialis Perancis. dia berdiri sendiri sebagai seorang konsultan. James D. 3. Seluruh kegiatan dalam organisasi yang mempunyai tujuan sama harus diarahkan oleh seorang manajer. mengadakan seleksi ilmiah terhadap tenaga kerja. Unity of Direction One head and one plan or a group or activities having the same objective. Uathority and Responsibility Wewenang yaitu hak untuk memberi perintah dan kekuasaan untuk meminta dipatuhi. Centralization Standarisasi dan desentralisasi merupakan pembagian kekuasaan. kompensasi.2. 2. 4. kerja sama yang saling menguntungkan antara manajer dan tenaga kerja untuk mencapai tujuan bersama. Selanjutnya membagi enam kegiatan manajemen. Komersial. Henry Fayol mengemukakan 14 prinsip manajemen. Bernard. Keuangan. Mooney. 1. Adapun gagasan yang dicetuskannya yaitu : 1. Unity of Command Setiap bawahan hanya menerima instruksi dari seorang atasan saja untuk menghilangkan kebingungan dan saling lempar tanggung jawab. dimana titik perhatiannya pada unsur manusia dalam menaikkan produktivitas kerjanya. penggunaan instruksi kerja yang terperinci. Manajerial. ini diungkapkan dalam bukunya yang berjudul Administration Industrielle et General atau Gneral and Industrial Management yang ditulis pada tahun 1908 oleh Constance Storrs. 7. Teori Organisasi Klasik Tokoh-tokoh teori organisasi klasik antara lain yaitu Henry Fayol. 4. pengkoordinasian dan pengawasan. . Devision of Work Adanya spesialisasi dalam pekerjaan 2. Fayol mengatakan bahwa teori dan teknik administrasi merupakan dasar pengelolaan organisasi yang kompleks. fungsi ini dikenal sebagai fungsionalisme. Fayol membagi manajemen menjadi lima unsur yaitu perencanaan. 2. Keamanan. 9. Henry Laurance Gantt (1861 1919) Henry merupakan asisten dari Taylor. yaitu 1. Mary Parker Follett dan Chaster I. Fayol. yaitu : 1. 6. 5. D. pemberian perintah. Renumeration Gaji bagi pegawai merupakan harga servis atau layanan yang diberikan. Dicipline Melakukan apa yang sudah menjadi persetujuan bersama. Akuntansi dan 6. 4. 8. 3. Sealar Chain (garis wewenang) Jalan yang harus diikuti oleh semua komunikasi yang bermula dari dan kembali ke kuasaan terakhir. 5. Teknik Produksi dan Manufakturing Produk. pengorganisasian. pembayar upah pegawai dengan menggunakan sistem bonus. 3. Subordination of Individual Interest to Generale Interest Kepentingan seseorang tidak boleh di atas kepentingan bersama atau organisasi.

Mary Parker Follett (1868 1933) Follett menjembatani antara teori klasik dan hubungan manusiawi. Dia menerapkan psikologi dalam perusahaan. Initiative Bawahan diberi kekuasaan dan kebebasan di dalam mengeluarkan pendapatnya. Hugo Munsterberg (1862 1916) Hugo merupakan pencetus psikologi industri sehingga dikenal sebagai bapak psikologi industri. 12. Rensistlikert . pertama aliran hubungan manusiawi (perilaku organisasi). keharmonisan dan kesetiaan dari para anggotanya yang tercermin dalam semangat korps. Frederick Herzberg c. 11. Equity Persamaan perlakuan dalam organisasi. Edgar Schein e. Bila moral dan efisiensi kerja memburuk. Tokoh-tokoh aliran hubungan manusiawi antara lain Hugo Munsterberg dan Elton Mayo. Stability of Tonure of Personel Seorang pegawai memerlukan penyesuaian untuk mengerjakan pekerjaan barunya agar dapat berhasil dengan baik. Chris Argiris d. pelaksanaan operasi organisasi perlu memiliki kebanggaan. Bukunya yaitu Psikology and Industrial Efficiensy. Para pakar mencoba melengkapi organisasi klasik dengan pandangan sosiologi dan psikologi. Elton Mayo Terkenal dengan percobaan-percobaan Howthorne. Aliran Hubungan Manusiawi (Neo Klasik) Aliran timbul karena pendekatan klasik tidak sepenuhnya menghasilkan efieiensi dalam produksi dan keselarasan kerja. dimana pemikiran Follett pada teori kalsik tapi memperkenalkan unsur-unsur hubungan manusiawi. Robert Blak dan Jane Mounton g. 2. 1.10. kedua penciptaan best possible work dan ketiga penggunaan best possible effect. dan kedua berdasar pada manajemen ilmiah atau manajemen operasi. 14. menjalankan dan menyelesaikan rencananya. menguraikan bahwa untuk mencapai tujuan produktivitas harus melakukan tiga cara pertama penemuan best possible person. E. industri dan pemerintahan. maka hubungan manusiawi dalam organisasi juga akan buruk. Konflik yang terjadi dalam perusahaan dapat dibuat konstruktif dengan menggunakan proses integrasi. Douglas McGregor b. Abraham Maslow f. Perilaku Organisasi : a. 2. Esprit the Corps Persatuan adalah keleluasaan. dimana hubungan manusiawi menggambarkan manajer bertemu atau berinteraksi dengan bawahan. F. Order Disini berlaku setiap tempat untuk setiap orang dan setiap orang pada tempatnya berdasarkan pada kemampuan. Aliran Hubungan Modern (Ilmu Pengetahuan) Dalam pengembangannya dibagi menjadi dua. 13.

penyusunan model matematika dalam pengambilan keputusan 3. Pendekatan Kontingensi Pendekatan kontingensi digunakan untuk menjembatani celah antara teori dan praktek senyatanya. Biasanya antara teori dengan praktek. Langkah-langkah pendekatan manajemen science yaitu : 1. Penggunaan riset operasi dalam manajemen ini selanjutnya dikenal sebagai aliran manajemen science. penyelesaian model 4. Organisasi sebagai suatu keseluruhan dan pendekatan manajer individual untuk pengawasan harus sesuai dengan situasi. G. Pendekatan Sistem Pendekatan ini memandang organisasi sebagai satu kesatuan yang saling berinteraksi yang tak terpisahkan. sistem informasi dan mekanisme perencanaan serta pengawasan. Pendekatan sistem umum meliputi konsep-konsep organisasi formal dan teknis. 2. I. akuntansi. Fred Feidler Prinsip Dasar Perilaku Organisasi : 1. Manajemen harus sistematis. Sebagai suatu pendekatan system manajemen meliputi sistem umum dan sistem khusus serta analisis tertutup maupun terbuka. Aliran Kuantitatie Perkembagannya dimulai dengan digunakannya kelompok-kelompok riset operasi dalam memecahkan permasalahan dalam industri. Para manajemen banyak mengalami dan menjumpai pandangan-pandangan tentang manajemen. pengujian model atas hasil penggunaan model 5. Analis system manajemen spesifik meliputi struktur organisasi. penetapan pengawasan atas hasil 6. 3. . maka harus memperhatikan lingkungan sekitarnya. filosofis dan sosiopsikologis.h. Tapi sampai detik ini pula belum ada suatu teori yang bersifat umum ataupun berupa kumpulankumpulan hukum bagi manajemen yang dapat diterapkan dalam berbagai situasi dan kondisi. Pengantar Perkembangan teori manajemen sampai pada saat ini telah berkembang dengan pesat. Pendekatan motivasional yang menghasilkan komitmen pekerja terhadap tujuan organisasi sangat dibutuhkan. Organisasi merupakan bagian dari lingkungan eksternal dalam pengertian luas. Kondisi lingkungan akan memerlukan aplikasi konsep dan teknik manajemen yang berbeda. pendekatannya harus dengan pertimbangan konservatif. desain pekerjaan. Manajemen tidak dapat dipandang sebagai proses teknik secara ketat (peranan. pelaksanaan hasil dalam kegiatan implementasi H. PERKEMBANGAN TEORI MANAJEMEN A. perumusan masalah dengan jelas dan terperinci 2. Teknik riset operasi sangat penting sekali dengan semakin berkembangnya teknologi saat ini dalam pembuatan dan pengambilan keputusan. yang berbeda adalah dalam penerapannya. 4. prosedur dan prinsip).

1. Frank dan Lilian Gilbreth. Skotlandia. yaitu : 1. Dia menganjurkan agar para manajer bertukar pengalaman dan dalam penerapan prinsip-prinsip manajemen. Pendekatan kontingensi (Contingency Approac) B. Dari hasil pengamatannya disimpulkan bahwa. 3. Robert Owen mencurahkan perhatiannya pada penggunaan faktor produksi mesin dan faktor produksi tenaga kerja. Kontribusi lain dari Charles Babbage yaitu mengembangkan kerja sama yang saling menguntungkan antara para pekerja dengan pemilik perusahaan. Dia dipercaya bahwa aplikasi prinsip-prinsip ilmiah pada proses kerja akan menaikkan produktivitas dari tenaga kerja menurunkan biaya. apabila tenaga kerja dipelihara dan dirawat (dalam arti adanya perhatian baik kompensasi. kesehatan. tunjangan dan lain sebagainya) oleh pimpinan perusahaan akan memberikan keuntungan kepada perusahaan. Kecakapan dan keahlian seseorang bertambah karena seorang pekerja bekerja terus menerus dalam tugasnya. Charles Babbage (1792 1871) Charles Babbage adalah seorang Profesor Matematika dari Inggris yang menaruh perhatian dan minat pada bidang manajemen. Banyaknya waktu yang terbuang bila seseorang berpindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain akan menghambat kemajuan dan ketrampilan pekerja. Adanya perhatian pada pekerjaannya sehingga dapat meresapi alat-alatnya karena perhatiannya pada itu-itu saja. Gantt dan Harrington Emerson. mempunyai beberapa keunggulan. Waktu yang diperlukan untuk belajar dari pengalaman-pengalaman yang baru. 3. juga membuat skema perencanaan pembagian keuntungan. C. Robert Owen (1771 1858) Dimulai pada awal tahun 1800-an sebagai Mnajer Pabrik Pemintalan Kapas di New Lanark.Dalam bab ini akan dikupas tiga aliran pemikiran manajemen. Aliran hubungan manusiawi. untuk itu diperlukan spesialisasi dalam pekerjaannya. demikian pula halnya pada tenaga kerja. Aliran manajemen modern. bilamana terhadap mesin diadakan suatu perawatan yang baik akan memberikan keuntungan kepada perusahaan. Disamping itu akan dibicarakan juga dua pendekatan manajemen yaitu : 1. Teori Manajemen Klasik Ada dua tokoh manajemen yang mengawali munculnya manajemen. Henry L. yaitu : 1. disebut sebagai aliran neoklasik atau pasca klasik. Taylor adalah manajer dan penasihat perusahaan dan merupakan . Aliran klasik yang terbagi dalam manajemen ilmiah dan teori organisasi klasik. pada sekitar tahun 1900an. Atas hasil penelitiannya Robert Owen dikenal sebagai Bapak Manajemen Personalia. 4. 2. 2. Teori Manajeman Ilmiah Tokoh-tokoh dari teori manajemen ilmiah antara lain Frederick Winslow Taylor. Pendekatan sistem (System Approach) 2. Selanjutnya dikatakan bahwa kuantitas dan kualitas hasil pekerjaan dipengaruhi oleh situasi ekstern dan intern dari pekerjaan. karena pekerjaanpekerjaan dilakukan secara efektif dan efisien. 2. yaitu : 1. Pembagian kerja (devision of labour). Frederick Winslow Taylor Pertama kali manajemen ilmiah atau manajemen yang menggunakan ilmu pengetahuan dibahas.

4. 5. D. pengkoordinasian dan pengawasan.salah seorang tokoh terbesar manajemen. dimana titik perhatiannya pada unsur manusia dalam menaikkan produktivitas kerjanya. Keuangan. 2. 1. Mooney. Komersial. pemberian perintah. Fayol mengatakan bahwa teori dan teknik administrasi merupakan dasar pengelolaan organisasi yang kompleks. Bernard. Fayol. ini diungkapkan dalam bukunya yang berjudul Administration Industrielle et General atau Gneral and Industrial Management yang ditulis pada tahun 1908 oleh Constance Storrs. pembayar upah pegawai dengan menggunakan sistem bonus. karena hal ini menyangkut manajer dan karyawan. Devision of Work Adanya spesialisasi dalam pekerjaan 2. Hasil penelitian dan analisanya ditetapkan beberapa prinsip yang menggantikan prinsip lama yaitu sistem coba-coba atau yang lebih dikenal dengan nama sistem trial and error. Akuntansi dan 6. pengorganisasian. Henry Fayol mengemukakan 14 prinsip manajemen. kerja sama yang saling menguntungkan antara manajer dan tenaga kerja untuk mencapai tujuan bersama. Oleh Taylor ini dinamakan studi gerak dan waktu (Time and a motion study). yaitu : 1. selanjutnya memberikan latihan dan pendidikan kepada pekerja. 3. Teori Organisasi Klasik Tokoh-tokoh teori organisasi klasik antara lain yaitu Henry Fayol. Hakekat yang ke dua yaitu penerapan ilmu pengetahuan untuk menghilangkan sistem coba-coba dalam setiap unsur pekerjaan. Hakekat pertama daripada manajemen ilmiah yaitu A great mental revolution. 2. yaitu 1. Fayol membagi manajemen menjadi lima unsur yaitu perencanaan. 4. menghilangkan sistem coba-coba dan menerapkan metode-metode ilmu pengetahuan disetiap unsur-unsur kegiatan. harus dijalin kerja sama yang baik antara pimpinan dengan pekerja. mengadakan seleksi ilmiah terhadap tenaga kerja. 3. Uathority and Responsibility . Hal yang menarik dari pendapat Taylor salah satunya adalah mengenai posisi manajer. Mary Parker Follett dan Chaster I. Taylor dikenal sebagai bapak manajemen ilmiah (scientifick management). Henry Fayol (1841-1925) Fayol adalah seorang industrialis Perancis. 2. Henry Laurance Gantt (1861 1919) Henry merupakan asisten dari Taylor. fungsi ini dikenal sebagai fungsionalisme. James D. Keamanan. penggunaan instruksi kerja yang terperinci. Manajerial. setiap petugas harus menerapkan hasil-hasil ilmu pengetahuan di dalam menjalankan tugasnya. Dimana manajer adalah pelayan bagi bahwahannya yang bertentangan dengan pendapat sebelumnya yang mengatakan bahwa bawahan adalah pelayan manajer. Teknik Produksi dan Manufakturing Produk. Adapun gagasan yang dicetuskannya yaitu : 1. memilih pekerjaan terbaik untuk setiap tugas tertentu. Selanjutnya membagi enam kegiatan manajemen. dia berdiri sendiri sebagai seorang konsultan. Taylor mengemukakan empat prinsip Scientific Management. 2. yaitu : 1. 4. 3.

Dia menerapkan psikologi dalam perusahaan. pelaksanaan operasi organisasi perlu memiliki kebanggaan. 11. Sealar Chain (garis wewenang) Jalan yang harus diikuti oleh semua komunikasi yang bermula dari dan kembali ke kuasaan terakhir. . 13. E. 7. Subordination of Individual Interest to Generale Interest Kepentingan seseorang tidak boleh di atas kepentingan bersama atau organisasi. dimana pemikiran Follett pada teori kalsik tapi memperkenalkan unsur-unsur hubungan manusiawi. Aliran Hubungan Manusiawi (Neo Klasik) Aliran timbul karena pendekatan klasik tidak sepenuhnya menghasilkan efieiensi dalam produksi dan keselarasan kerja. Hugo Munsterberg (1862 1916) Hugo merupakan pencetus psikologi industri sehingga dikenal sebagai bapak psikologi industri. 5. Renumeration Gaji bagi pegawai merupakan harga servis atau layanan yang diberikan. 4. 6. 8. 2. 14. menjalankan dan menyelesaikan rencananya. 3. Equity Persamaan perlakuan dalam organisasi. Initiative Bawahan diberi kekuasaan dan kebebasan di dalam mengeluarkan pendapatnya. 9. Centralization Standarisasi dan desentralisasi merupakan pembagian kekuasaan. Dicipline Melakukan apa yang sudah menjadi persetujuan bersama. Unity of Command Setiap bawahan hanya menerima instruksi dari seorang atasan saja untuk menghilangkan kebingungan dan saling lempar tanggung jawab. Order Disini berlaku setiap tempat untuk setiap orang dan setiap orang pada tempatnya berdasarkan pada kemampuan. industri dan pemerintahan. 1.Wewenang yaitu hak untuk memberi perintah dan kekuasaan untuk meminta dipatuhi. Para pakar mencoba melengkapi organisasi klasik dengan pandangan sosiologi dan psikologi. 10. Esprit the Corps Persatuan adalah keleluasaan. keharmonisan dan kesetiaan dari para anggotanya yang tercermin dalam semangat korps. Konflik yang terjadi dalam perusahaan dapat dibuat konstruktif dengan menggunakan proses integrasi. Seluruh kegiatan dalam organisasi yang mempunyai tujuan sama harus diarahkan oleh seorang manajer. Mary Parker Follett (1868 1933) Follett menjembatani antara teori klasik dan hubungan manusiawi. 12. kompensasi. Stability of Tonure of Personel Seorang pegawai memerlukan penyesuaian untuk mengerjakan pekerjaan barunya agar dapat berhasil dengan baik. Tokoh-tokoh aliran hubungan manusiawi antara lain Hugo Munsterberg dan Elton Mayo. Unity of Direction One head and one plan or a group or activities having the same objective.

pendekatannya harus dengan pertimbangan konservatif. maka hubungan manusiawi dalam organisasi juga akan buruk. Pendekatan Sistem Pendekatan ini memandang organisasi sebagai satu kesatuan yang saling berinteraksi yang tak terpisahkan. menguraikan bahwa untuk mencapai tujuan produktivitas harus melakukan tiga cara pertama penemuan best possible person. Abraham Maslow f. kedua penciptaan best possible work dan ketiga penggunaan best possible effect. Bila moral dan efisiensi kerja memburuk. Teknik riset operasi sangat penting sekali dengan semakin berkembangnya teknologi saat ini dalam pembuatan dan pengambilan keputusan. Robert Blak dan Jane Mounton g. Organisasi merupakan bagian dari lingkungan eksternal dalam pengertian luas. perumusan masalah dengan jelas dan terperinci 2. Edgar Schein e. Rensistlikert h. penyelesaian model 4. Chris Argiris d. dan kedua berdasar pada manajemen ilmiah atau manajemen operasi. G. Manajemen harus sistematis. penetapan pengawasan atas hasil 6. Langkah-langkah pendekatan manajemen science yaitu : 1. pertama aliran hubungan manusiawi (perilaku organisasi). F. 2. dimana hubungan manusiawi menggambarkan manajer bertemu atau berinteraksi dengan bawahan. Elton Mayo Terkenal dengan percobaan-percobaan Howthorne. prosedur dan prinsip). Douglas McGregor b. penyusunan model matematika dalam pengambilan keputusan 3. pengujian model atas hasil penggunaan model 5. 2. Fred Feidler Prinsip Dasar Perilaku Organisasi : 1. Frederick Herzberg c. pelaksanaan hasil dalam kegiatan implementasi H. Organisasi sebagai suatu keseluruhan dan pendekatan manajer individual untuk pengawasan harus sesuai dengan situasi. Penggunaan riset operasi dalam manajemen ini selanjutnya dikenal sebagai aliran manajemen science. . Aliran Hubungan Modern (Ilmu Pengetahuan) Dalam pengembangannya dibagi menjadi dua. Pendekatan motivasional yang menghasilkan komitmen pekerja terhadap tujuan organisasi sangat dibutuhkan. Manajemen tidak dapat dipandang sebagai proses teknik secara ketat (peranan. Perilaku Organisasi : a.Bukunya yaitu Psikology and Industrial Efficiensy. 3. 4. Aliran Kuantitatie Perkembagannya dimulai dengan digunakannya kelompok-kelompok riset operasi dalam memecahkan permasalahan dalam industri.

Kondisi lingkungan akan memerlukan aplikasi konsep dan teknik manajemen yang berbeda. Pendekatan sistem umum meliputi konsep-konsep organisasi formal dan teknis. filosofis dan sosiopsikologis. Analis system manajemen spesifik meliputi struktur organisasi. akuntansi.Sebagai suatu pendekatan system manajemen meliputi sistem umum dan sistem khusus serta analisis tertutup maupun terbuka. Biasanya antara teori dengan praktek. I. maka harus memperhatikan lingkungan sekitarnya. desain pekerjaan. . Pendekatan Kontingensi Pendekatan kontingensi digunakan untuk menjembatani celah antara teori dan praktek senyatanya. sistem informasi dan mekanisme perencanaan serta pengawasan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful