Kasus I

Tugas I

Kasus Pembelajaran IPA di SD Bu Ratiah ingin mengajarkan Topok tentang membuat kincir angin untuk mewujudkan bentuk energy angin dapat diubah menjadi energy gerak di kelas 3 SD Negeri 1 Pagentan. Bu Ratiah mempersiapkan alat-alat yang diperlukan untuk pelajaran tersebut, seperti Kertas manila, pesil, penggaris, lem, lidi, gunting dan kipas angin, Bu Ratiah menyampaikan bahwa pelajaran IPA pada hari ini adalah membuat kincir angin dari kertas. Untuk mewujudkan bentuk energy angin dapat diubah menjadi energi gerak. Bu Ratiah menjelaskan apa yang disebut kincir angin selelah itu, Bu Ratiah menyuruh anak-anak untuk membuat kincir angin dari kertas. Setelah hasil pekerjaan di periksa Bu Ratiah, ternyata hasilnya tidak sesuai yang diharapkan, karena hanya 15 anak yang dapat mengerjakan dengan baik dari 38 anak dalam kelas tersebut.

Media yang digunakan Bu Ratiah adalah : kertas manila. lidi.Jawaban Kasus I Identifikasi informasi kunci yang terdapat dalam kasus : a. ternyata hasil kerja didapat hasil yang tidak sesai harapan. penggaris. d. c. Bu Ratiah tidak menggunakan media yang telah disiapkan secara maksimal. e. Bu Ratiah memberikan apresiasi dengan mengatakan bahwa mata pelajaran IPA hari ini adalah tentang membuat kincir angin untuk mewujudkan bentuk energy angin dapat diubah menjadi energi gerak. karena hanya 15 anak yang dapat mengerjakan dengan baik dari 38 anak dalam kelas tersebut. gunting dan kipas angin. Dari pemeriksaan terhadap hasil. Perumusan Masalah : Mengapa prosedur pembelajaran yang dilaksanakan Bu Ratiah tidak memberikan hasil yang memuaskan? Prosedur pembelajaran yang dilakukan Bu Ratiah tidak memberikan hasil yang memuaskan Analisis Masalah Kegiatan apresiasi yang diberikan Bu Ratiah kurang sempurna. Alternatif Pemecahan Masalah : Menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai oleh siswa . b. Dalam kegiatan inti Bu Ratiah menjelaskan apa yang disebut kincir angin dan setelah itu menyuruh anak-anak untuk membuat kincir angin dari kertas. pensil. Bu Ratiah menajarkan topok tentang membuat kincir angin untuk mewujudkan bentuk energy angin dapat diubah menjadi energi gerak di kelas 3 SD N 1 Pagentan. Bu Ratiah tidak menyampaikan tujuan pembelajaran yang harus dicapai oleh siswa. lem. Bu Ratiah tidak menjelaskan cara-cara membuat kincir angin dan kertas.

- Menggunakan media di demonstrasikan Menjelaskan cara-cara membuat kincir angin dari kertas Kekuatan dan kelemahan setiap alternative Apabila Bu Ratiah menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai oleh siswa dengan baik dapat meningkatkan minat belajar yang lebih baik pula. . Apabila tidak dijelaskan cara pembuatan kincir angin pemahaman siswa terhadap cara pembuatan kincir angin kurang baik. Penggunaan media / mendemonstrasikan membuat kincir angin dari kertas akan meningkatkan pemahaman tentang membuat kincir angin. Apabila Bu Ratiah menjelaskan cara membuat kincir angin dengan baik akan dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang cara membuat kincir angin. sehingga hasil yang dibuat kurang sesuai dengan yang diharapkan. pemahaman terhadap pembuatan kincir angin kurang dapat dipahami oleh siswa. Apabila Bu Ratiah dalam menyampaikan tujuan pembelajaran tidak jelas maka siswa kurang dalam pemahaman pembelajaran. Apabila media tidak digunakan dengan maksimal. Pemecahan Masalah Melalui demonstrasi kincir angin dari kertas dapat meningkatkan pemahaman siswa bahwa energy angin dapat diubah menjadi energi gerak dengan menghadapkan kipas angin kea rah kincir angin dan kertas. sehingga hasilnya akan lebih baik.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful