RANGKUMAN DAN REVIEW WORKSHOP PENULISAN CERPEN Disusun untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Mnulis Kreatif Dosen

Pengampu : Drs. Suyitno, M.Pd.

Oleh :

Oleh : Berliana Renditasari K1209013

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET 2011

000 kata.MENULIS CERITA PENDEK Dr. namun tetap mengandung sisi keindahan bagi pembacanya. Yaitu tahap awal yang berisi penyampaian informasi tentang tempat dan waktu kejadiannya peristiwa. Paragraf awal sebuah cerpen menggambarkan situasi latar. Tahap pertama pengarang mulai eksposisi. yaitu: 1.600 hingga 2. Syarat. petunjuk. Menulis paragraf cerita pendek dengan bahasa yang komunikatif.000 kata atau 17 halaman kuarto spasi rangkap Tahapan menulis cerpen ada dua. Mochtar Lubis (1981:12) antara 500 sampai dengan 32. dan suasana terjadinya peristiwa dalam suatu cerpen. Yaitu tahap ketika timbul kekuatan. Andayani Cerpen singkatan dari cerita pendek. dipilih bahasa yang singkat disertai pemilihan kata yang tepat dan mudah dipahami saat dibaca. Maksudnya adalah hubungan tempat. Nugroho Notosusanto kurang lebih 5. Tahap kedua disebut tahap inciting force.syarat untuk menulis cerpen : Reid (1977: 10) antara 1. y Latar disebut juga dengan istilah setting. pengenalan pelaku pendukung cerita. waktu. Latar dalam cerita pendek adalah segala keterangan. kehendak. Penggunaan bahasa sugestif diperlukan cerpen sebagai sebuah karya sastra meskipun disajikan secara singkat.000 kata. . waktu. 2. dan pengacuan yang berkaitan dengan ruang. Dalam penyajian cerpen digunakan bahasa yang sugestif. menulis cerpen harus memperhatikan : y y y Menulis cerita pendek dimulai dengan terlebih dahulu menulis paragraf awal dari cerita. dan lingkungan sosial terjadinya peristiwa. Penulian paragraf awal ini perlu dilakukan dengan cermat dan lengkap. maupun perilaku yang bertentangan dengan pelaku. dan masalah yang diangkat dalam cerita.

pokok pikiran. Alur dalam cerpen dibangun atas satuan-satuan peristiwa yang lebih kecil. tema yang dipilih itu dapat dijadikan sebagai pesan yang ingin disampaikan kepada pembaca. Memahami latar Memahami penokohan dan watak para tokoh Memahami suatu peristiwa. 4. 7. Menafsirkan tema dalam cerpen serta menyimpulkan dalam satu dua kalimat akhir cerpen.Menulis cerita pendek dengan tema sederhana. 5. serta tahapan peristiwa Memahami alur cerita Menghubungkan pokok-pokok pikiran yang satu dengan yang lainnya yang disimpulkan dari satu-satuan peristiwa yang terpapar dalam sebuah cerita 6. Menulis cerita pendek dengan alur yang urut. 4. Dalam satuan peristiwa pengarang menuliskan satu kejadian. Menentukan sikap penyair terhadap pokok-pokok pikiran yang ditampilkan Memaparkan ceritanya dengan bertolak dari satuan pokok pikiran serta sikap pengarang terhadap pokok pikiran yang ditampilkannya 8. 3. Ada beberapa langkah dalam menentukan alur antara lain : 1. Satuan peristiwa sekaligus berfungsi sebagai cara bagi pengarang untuk mengembangkan cerita. 2. Sejumlah peristiwa terkecil dapat disusun menjadi satuan peristiwa yang lebih besar yang selanjutnya disebut dengan tahapan alur. surprise. penulis cerpen memahami hal-hal tentang kemanusiaan karena tema merupakan pengalaman dan hasil perenungan pengarang terhadap masalah-masalah kemanusiaan. Ada langkah-langkah memahami tema antara lain: 1. 3. Dalam memahami tema. dalam menulis cerpen kita harus memilih alur yang runtut atau urut agar isi yang terkandung mudah dipahami oleh pembaca. 2. Alur cerita yang baikm memiliki sifat yang khas yang meliputi plausibilitas. dan suspense. .

tahap rising action yaitu situasi yang memanas karena pelaku-pelaku dalam cerita mulai terlibat konflik 4. pengenalan pelaku pendukung cerita. Tanggapan Terhadap Pembicara 1 : Ibu Andayani memberikan materi beserta contoh cerpen yang sangat sederhana namun bagus dan mudah dipahami oleh pembacanya. Tahap falling action yaitu kadar konflik sudah mulai menurun hingga kadar ketegangan dalam cerita sudah mulai menurun 7. Makalah tersebut juga menyebutkan cirri-ciri cerpen yang mengaplikasikannya. Materi yang disampaikan sangat menarik dan tidak membosankan. Tahapan-tahapan peristiwa dalam cerpen 1. Perpindahan tahapan alur ditandai dengan perbedaan konflik yang dialami oleh para tokoh. yaitu semakin memanasnya situasi dan para pelaku sudah diberi gambaran nasib oleh pengarang 5. sehingga kita dapat . Pembicara menceritakan juga pengalamnya dalam menulis puisi sejak beliau masih duduk di bangku sekolah. Tahap conclusion yaitu tahap penyelesaian cerita. contoh cerpen yang ditampilkan juga sangat menarik Menurut sayaibu Andayani mempresentasikan makalahnya dengn baik. Tahap climax yaitu situasi puncak yakni ketika konflik antar pelaku berada dalam kadar puncak dan nasib masing-masing akan ditentukan 6. Makalah tersebut sudah mencakupunsur-unsur yang diperlukan dalam membuat cerpen. Tahap inciting force yaitu tahap ketika timbul kekuatan. kehendak. maupun perilaku yang bertentangan dengan pelaku 3. baik itu seperti apa. Tahap exposition yaitu tahap awal yang berisi penyampaian informasi tentang tempat dan waktu kejadiannya peristiwa. Tahap crisis. dan masalah yang diangkat dalam cerita 2.5.

singkat. singkat. telah terjadi). 1981:61). sekarang pernah terjadi. resmi dan teratur agar efektif. Karya fiksi yaitu karya yangmenciptakan sesuatu yang mungkin terjadi (yang mungkin dulu pernah terjadi. Karya non-fiksi erat kaitannya dengan sesuatu yang fakta dan actual. Hal itu disebabkan fiksi merupakan karya naratif yang isinya tidak mengarah pada kebenaran sejarah. atau belum terjadi tetapi mungkin terjadi di masa yang akan datang). Memiliki ide yang ditulis secara jelas dan logis serta sistematis.Ayo Menulis Fiksi Oleh : Asri Istiqomah S. Prosa dalam pengertian kesusastraan juga disebut fiksi (fiction). (Abrams. Non-fiksi yaitu karya yang menciptakan kembali segala sesuatu yang telah terjadi secara aktual (betul-betul ada. Perbedaan karya fiksi dan non-fiksi. Ada beberapa tahap untuk menulis Fiksi mencari ide. Istilah fiksi dalam pengertian ini berarti cerita rekaan (cerham) / cerita khayalan.Sos Karya fiksi dapat diartikan sebagai karya imajiner dan estetis. jelas. menentukan alur yang sesuai dan mulailah menulis. membuat kerangka tulisan. yaitu apa-apa yang dapat terjadi dan bisa saja terjadi (meski belum tentu terjadi) Ciri-ciri karya nonfiksi: ‡ ‡ ‡ Mengandung informasi yang sesuai dengan fakta (objektif). menentukan tokoh beserta karakternya. Ciri-ciri karya nonfiksi: ‡ ‡ ‡ Mengandung informasi yang sesuai dengan fakta (objektif) Memiliki ide yang ditulis secara jelas dan logis serta sistematis Memakai bahasa berciri tepat. teks naratif (narrative text) atau wacana naratif (narrative discource). Karya fiksi erat kaitannya dengan sesuatu yang bersifat realistis dan mugkin. resmi dan teratur agar efektif. Memakai bahasa berciri tepat. . jelas.

4. internet. Mencoba menulis yang lain.Lalu apa yang harus kita lakukan? 1. Tapi tetap harus berkomitmen untuk menyelesaikan tulisannya. pembicarakedua kurang adanya interaktif dan terlalu panjang lebar. . disini dijelaskan karya fiksi secara umum. Tanggapan Terhadap Pembicara 2: Dalam isi makalah yang kedua. kamus atau dari sekitar kita.pembicara juga memberikan pelatihan menulis untuk mahasiswa danmemberikan komentar pada tuisan yang dihasilkan mahasiswa. bisa dari buku. Namun dalam penyampaian materi makalahnya. 2. Ambil jeda sesaat atau alihkan aktivitas menulis ke aktivitas lain. Cari tambahan ide. Baca cerita2 orang lain bisa menambah khasanah ide dan diksi 3. pembicara banyak menjelaskan karya fiksi yang layak terbit dan dapat di sukai oleh editor percetakan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful