P. 1
mpkp

mpkp

|Views: 281|Likes:
Published by Christy Damayanti

More info:

Published by: Christy Damayanti on May 21, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/21/2013

pdf

text

original

http://yulisiiip.blogspot.com/2010/09/4-mata-kuliah.

html KULIAH MANAJEMEN
A. Konsep Model Praktik Keperawatan PROFESIONAL (MPKP) Konsep MPKP terdiri dari definisi MPKP, tujuan MPKP, dan pilar ± pilar MPKP : 1. Definisi MPKP Model praktik keperawatan profesional (MPKP) adalah suatu sistem (struktur, proses dan nilai-nilai profesional), yang memfasilitasi perawat profesional, mengatur pemberian asuhan keperawatan, termasuk lingkungan tempat asuhan tersebut diberikan. (Ratna sitorus & Yulia, 2006). Berdasarkan MPKP yang sudah dikembangkan di berbagai rumah sakit, Hoffart & Woods (1996) menyimpulkan bahwa MPKP tediri lima komponen yaitu nilai ± nilai professional yang merupakan inti MPKP, hubungan antar professional, metode pemberian asuhan keperawatan, pendekatan manajemen terutama dalam perubahan pengambilan keputusan serta sistem kompensasi dan penghargaan. a. Nilai ± nilai professional Pada model ini PP dan PA membangun kontrak dengan klien/keluarga, menjadi partner dalam memberikan asuhan keperawatan. Pada pelaksanaan dan evaluasi renpra. PP mempunyai otonomi dan akuntabilitas untuk mempertanggungjawabkan asuhan yang diberikan termasuk tindakan yang dilakukan oleh PA. hal ini berarti PP mempunyai tanggung jawab membina performa PA agar melakukan tindakan berdasarkan nilai-nilai profesional b. Hubungan antar professional Hubungan antar profesional dilakukan oleh PP. PP yang paling mengetahui perkembangan kondisi klien sejak awal masuk. Sehingga mampu memberi informasi tentang kondisi klien kepada profesional lain khususnya dokter. Pemberian informasi yang akurat akan membantu dalam penetapan rencana tindakan medik. c. Metode pemberian asuhan keperawatan Metode pemberian asuhan keperawatan yang digunakan adalah modifikasi keperawatan primer ehingga keputusan tentang renpra ditetapkan oleh PP, PP akan mengevaluasi perkembangan klien setiap hari dan membuat modifikasi pada renpra sesuai kebutuhan klien. d. Pendekatan manajemen Pada model ini diberlakukan manajemen SDM, yaitu ada garis koordinasi yang jelas antara PP dan PA. performa PA dalam satu tim menjadi tanggung jawab PP. Dengan demikian, PP adalah seorang manajer asuhan keperawatan. Sebagai seorang manajer, PP harus dibekali dengan kemampuan manajemen dan kepemimpinan sehingga PP dapat menjadi manajer yang efektif dan pemimpin yang efektif. e. Sistem kompensasi dan panghargaan. PP dan timnya berhak atas kompensasi serta penghargaan untuk asuhan keperawatan yang dilakukan sebagai asuhan yang profesional. Kompensasi dan penghargaan yang diberikan kepada perawat bukan bagian dari asuhan medis atau kompensasi dan penghargaan berdasarkan prosedur. 2. Tujuan MPKP Tujuan MPKP dalam pembahasan ini adalah sebagai berikut (www.keperawatan professional.com) a. Menjaga konsistensi asuhan keperawatan.

Manajemen asuhan keperawat yang diterapkan di MPKP adalah asuhan keperawatan dengan menerapkan proses keperawatan .proses ini selalu dilakukan sebelum membuka ruang MPKP dan setiap ada penambahan perawatan baru. Menciptakan kemandirian dalam memberikan asuhan keperawatan. tumpang tindih dan kekososongan pelaksanaan asuhan keperawatan oleh tim keperawata. e. kebijakan dan rencana jangka pendek .b. d. Pada pilar I yaitu pendekatan manajemen terdiri dari 1) Perencanaan dengan kegiatan perencanaan yang dipakai di ruang MPKP meliputi (perumusan visi. Pilar I : pendekatan manajemen keperawatan Dalam model praktik keperawatan mensyaratkaan pendekatan manajemen sebagai pilar praktik perawatan professional yang pertama. b. c. Menjelaskan dengan tegas ruang lingkup dan tujuan asuhan keperawatan bagi setiap tim keperawatan 3.seleksi kerja orientasi. Pada pelaksanaan nya hubungan professional secara interal artinya hubungan yang terjadi antara pembentuk pelayanan kesehatan misalnya antara perawat dengan perawat.bulanan. menciptakan iklim motifasi. dan manajemen konflik 4) pengawasan 5) pengendalian. harian. misi. Pilar II: sistem penghargaan Manajemen sumber daya manusia diruang model praktik keperawatan professional berfokus pada proses rekruitmen. manajemen waktu. Memberikan pedoman dalam menentukan kebijakan dan keputusan. penilaian kinerja.dan tahunan) 2) Pengorganisasian dengan menyusun stuktur organisasi. staf perawat. jadwal dinas dan daftar alokasi pasien. Pilar III: hubungan professional Hubungan professional dalam pemberian pelayanan keperawata (tim kesehatan) dalam penerima palayana keperawatan (klien dan keluarga). supervise. 3) Pengarahan Dalam pengarahan terdapat kegiatan delegasi. Mengurangi konflik. Pilar ± pilar dalam Model Praktik Keperawatan Professional (MPKP) Dalam model praktik keperawatan professional terdiri dari empat pilar diantaranya adalah a. d. filosofi. Sedangkan hubungan professional secara eksternal adalah hubungan antara pemberi dan penerima pelayanan kesehatan. c. Pilar IV : manajemen asuhan keperawatan Salah satu pilar praktik professional perawatan adalah pelayanan keperawat dengan mengunakan manajemen asuhan keperawatan di MPKP tertentu. perawat dengan tim kesehatan dan lain ± lain. komunikasi efektif yang mencangkup pre dan post conference.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->