Peranan Pemerintah Daerah Dalam Merumuskan Kebijakan Baru Mengenai Perencanaan Kota

Filed under: lingkungan dan perkotaan ² E.Zaenal.Muttaqin @ 9:59 am Indonesia sebagai salah satu negara yang memiliki penduduk paling banyak setelah Cina, India, dan Amerika serikat[1] tentunya memiliki berbagai konsekwensi yang lebih kompleks, apalagi jika dihubungkan dengan permasalahan pembangunan kota sebagai bentuk indikator dari kemajuan pembangunan itu sendiri. Melihat dari pengalaman yang telah terjadi dari beberapa waktu yang lalu, dapat dikemukakan bahwa sistem pembangunan di Dunia umumnya dan khususnya pembangunan di Indonesia belum memiliki wawasan lingkungan yang baik dan perencanaannya masih belum memperhatikan keseimbangan ekologi, dan dalam hal ini ialah perencanaan kota yang memadai. Beberapa permasalahan pokok yang mengemuka mengenai permasalahan kota antara lain:

1. 2. 3. 4.

Kemiskinan di Perkotaan Kualitas Lingkungan Hidup Perkotaan Keamanan dan Ketertiban Kota Kapasitas Daerah dalam Pengembangan dan Pengelolaan Perkotaan (dalam hal ini ialah pemerintah daerah dan perangkatnya)[2] Hal tersebut kemudian memicu adanya konvensi PBB tentang pembangunan dan

lingkungan di Rio de Janeiro pada tahun 1992 sebagai sebuah bentuk kritikan atas pembangunan yang tak seimbang.[3]Maka dari hasil konvensi tersebut dihasilkanlah sebuah konsep yang seimbang mengenai pembangunan dan ekologi, dan dalam hal ini ialah pembangunan kota yang berada dalam tataran dinamis, namun tetap memperhatikan keseimbangan tata aturan dan isu internal kota yang didalamnya juga termasuk lingkungan hidup. Demikian pula seiring dengan hal tersebut Indonesia mulai mengadopsi konsep-konsep tersebut kedalam sistem pembangunannya hal ini tercernin dari konsep pembangunan yang berkelanjutan (Sustainable Development) yaitu suatu proses perubahan yang terencana di

dalamnya exploitasi sumber daya, arah investasi orientasi pengembangan teknologi, dan perubahan kelembagaan semuanya dalam keadaan selaras serta meningkatkan potensi masa kini dalam keadaan yang selaras serta meningkatkan potensi masa kini dan masa depan untuk memenuhi kebutuhan dan aspirasi manusia, disamping juga memiliki dasar kajian strategis dan terperinci. Seperti disinggung diatas bahwa kota sebagai salah satu pos pembangunan yang utama berada pada wilayah administrasi pemerintah daerah sebagai pengelola dan perencana. Perlu diketahui juga bahwa pengertian pemerintah daerah pada tulisan ini ialah satuan pemerintah teritorial tingkat lebih rendah dari pemerintahan pusat dalam format negara kesatuan Republik Indonesia. Perkembangan kota di Indonesia dan berbagai permasalahannya sudah ada sejak dekade 1950 ketika terjadi masa transisi dalam membenahi kota sebagai ekses dari perang kemerdekaan, sentra-sentra produksi dan industrialisasi terutama kota-kota besar di pulau Jawa mulai menunjukan signifikansi pembanguna yang pada akhirnya menimbulkan berbagai dampak yang secara seksama harus segera ditanggulangi seperti masalah urbanisasi, perkembangan sosial ekonomi dan budaya perkotaan, serta perkembangan fisik atau infrastruktur perkotaan yang menjadi salah satu aspek indikator kemajuan kota.[4] Penelitian yang dilakukan oleh Departemen Pekerjaan Umum[5] memperlihatkan bahwa pertumbuhan masyarakat kota di Indonesia dari kurun waktu tahun 2000 hingga 2010 akan mencapai 76-100 juta, atau sekitan 3650% dari total jumlah penduduk, dengan begitu arus urbanisasi yang semakin pesat memerlukan perimbangan yang proporsional dari pembangunan kota, tetapi pada realisasinya penyediaan kebutuhan seperti infrastruktur yang memadai, sanitasi, air bersih, pemukiman yang sehat, lingkungan, sektor lalu lintas, dan masalah lainnya belum terlaksana secara optimal, dan karenanya diperlukan strtaegi pembangunan kota yang mampu mengimbangi keadaan

masyarakat saat ini. Fakta ini mengindikasikan bahwa urbanisasi pada masa mendatang akan semakin besar pada tataran jumlah dan tentunya harus diimbangi dengan penyediaan lapangan pekerjaan. begitu pun halnya dengan kemiskinan dan perkotaan. namun apabila hal tersebut tidak dipenuhi maka tidak mustahil akan menimbulkan kemiskinan kota yang komplikatif. sebenarnya masalah kemiskinan terkait erat dengan adanya berbagai ketimpangan sosial.5 % penduduk Dunia yang bermukim di kota.[6] Beberapa realitas tersebut menunjukan bahwa betapa perkembangan kota di Indonesia dan dampak yang dihasilkan memerlukan perhatian serius dari pemerintah untuk kemudian ditanggulangi.7% penduduk Asia pada tahun 2025 yang bermukim di kota dan 62. Kualitas Lingkungan Hidup Perkotaan: lingkungan dalam beberapa dekade terakhir khususnya dalam konteks perkotaan memiliki esensi tersendiri dalam perannya membangun konsep perkotaan yang berkelanjutan. oleh akrena itu perlu strategi khusus yang tidak bisa dilepaskan dari masalah sosial dan budaya.[7]begitu juga halnya dengan urbanisasi sebagai akibat dari bergesernya orientasi Negara dari pertanian kepada industi. dan sarana prasaranan yang memadai. 2. Hal ini dikarenakan lingkungan hidup tidak terpisahakan dari penataan ruang kota. penataaan ruang kota itu sendiri akan . perumahan yang layak. Pada dasarnya pemerintah dan pemerintah daerah khususnya telah berusaha untuk menangulangi masalah tersebut namun pada kenyataannya belum memberikan hasil yang baik. prosentase yang dikemukakan oleh Hauser dan Gardner[8] menunjukan bahwa terdapat 53. Kemiskinan di perkotaan: berbicara masalah kemiskinan maka kita akan dihadapkan kepada suatu kompleksitas permasalahan yang rumit. beberapa permasalahan seperti yang telah disinggung di atas dan memerlukan perhatian pemerintah antara lain: 1.

melainkan terkait juga terkait dengan masalah sosial. artinya bahwa dengan adanya kemiskinan yang semakin besar jumlahnya akan menimbulkan tindakan kriminalitas. masalah kelembagaan dan . 3. Laporan dari Cities Alliance[10] pun menyebutkan. Kapasitas Daerah Dalam Pengembangan dan Pengelolaan Perkotaan: mengenai kapasitas daerah untuk mengelola dan mengembangkan kota. lebih lanjut menurut Ateng Syafrudin[9] penataan tersebut tidak berkutat pada fisik atau infrastruktur semata. dengan mencontohkan kota Jakarta bahwa ketiadaan kebijakan yang responsif terhadap pembinaan sumber daya manusia dalam konteks perkotaan akan berdampak terhadap penyediaan lengkungan yang baik bagi perkotaan itu sendiri. 4. dan berbagai aspek lainnya. maka seperti telah disinggung di atas bahwa dengan adanya paradigma desentralisasi dan otonomi daerah maka kesiapan daerah harus terpenuhi dengan beberapa pembaharuan baik dalam bidang pemerintahan yang terkait dengan sumber daya manusia.meliputi penataan berbagai media lingkungan dan kawasan seperti ruang Terbuka Hijau (RTH) serta tata guna tanah. budaya. dan sumber daya yang tidak produktif tersebut mencerminkan ketidakberdayaan pemerintah dalam memberdayakan dan melayani warganya. Keamanan dan Ketertiban Kota: sebenarnya masalah kemanan dan ketertiban kota sangat berkaitan dengan masalah kemiskinan dan sumber daya manusia kompeten. ekonomi. oleh karena itu perlu adanya optimalisasi kebijakan pemerintah dalam bidang tersebut dan juga partisipasi masyarakat dalam pembangunan. terbukti dengan banyaknya daerahdaerah kumuh (Slums) yang diakibatkan oleh sumberdaya manusia yang tiadk produktif. Namun pada tataran faktual keadaan lingkungan di berbagai kota besar di Indonesia saat ini memiliki kecenderungan yang tidak berwawasan lingkungan.

d. Penangguilangan masalah sosial lintas kabupaten/kota. environment capital (berwawasan lingkungan). pemanfaatan. e. Perencanaan. democratic capital (mengenai partisipasi masyarakat). 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah. c. Perencanaan dan pengendalian pembangunan. Penyelenggaraan pendidikan dan alokasi sumber daya manusia potensial. cultural capital (terkait faktor budaya masyarakat dan nilai-nilai sosial). misalnya seperti beberapa strategi yang ditawarkan oleh PricewaterhouseCooper[11]yang muncul dalam konteks mengintegrasikan beberapa isu strategis yang sering pembangunan kota seperti intellectual and social capital (terkait dengan sumber daya masyarakat kota). dan pengawasan tata ruang. Sesuai dengan UU No. Terdapat beberapa strategi sebenarnya yang dapat diterapkan oleh pemerintah daerah dalam mempersiapkan kapasitasnya. maka porsi yang lebih besar justru terletak pada tanggung jawab pemerintah lokal. b. Penyediaan sarana dan prasarana umum. g. Penanganan bidang kesehatan. Penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.beberapa hal penunjang lainnya. hal ini lebih lanjut tertuang dalam Pasal 13 Ayat (1): ³Urusan wajib yang menjadi kewenangan pemerintahan daerah provinsi merupakan urusan dalam skala provinsi yang meliput´: a. technical capital (pembangunan infrastruktur)¸dan financial capital (strategi pendanaan pembangunan kota) Dengan bergulirnya sistem pemerintahan yang menganut desentralisasi. . f. maka kini pemerintah daerah memiliki tugas dan peran yang baru untuk menyusun rencana lebih seskasama dalam pembangunan kota yang lebih efisien dan terencana.

dan menengah termasuk lintas kabupaten/kota. m. tarif. o. Pelayanan administrasi penanaman modaltermasuk lintas kabupaten/kota. Penegasan pasal dari UU tersebut merupakan sebuah legitimasi terhadap pemerintah daerah (dalam hal ini adalah pemerintah daerah baik kota maupun kabupaten) untuk lebih leluasa mengatur daerahnya. Fasilitasi pengembangan. Urusan wajib lainnya yang diamanatkan oleh peraturan perundang-undangan. l. transportasi. j.[12]sementara itu saat ini kebijakan kota lebih mengarah kepada sifatnya yang implisit atau kebijakan pemerintah yang tidak langsung namun mempengaruhi terhadap struktur dan tata kota seperti halnya kebijakan perpajakan.h. Pengendalian lingkungan hidup. n. p. koperasi. Pelayanan administrasi umum pemerintahan. dan sebagainya. Penyelenggaraan pelayanan dasar lainnyayang belum dapat dilaksanakan oleh kabupaten/kota. oleh karena itu pemerintah daerah sebagai pemegang kebijakan yang utama di daerahnya perlu memikirkan perencanaan yang matang dan seksama untuk membangun tata kota yang lebih baik sesuai dengan alur . Pelayanan kependudukan dan catatan sipil. k. disamping itu juga momentum ini (desentralisasi dan otonomi daerah) adalah sebuah titik awal untuk membuat kebijakan perkotaan yang bersifat explisit. Pelayanan pertanahan termasuk lintas kabupaten/kota. Intensitas kebijakan yang berorientasi kepada makna implisit akan membuat sistem sentralisasi dan terpusat pada kota utama dan beberapa kota saja. yaitu kebijakan yang langsung dan eksplisit menyebutkan tujuan dan fokus kebijakan pada pembangunan daerah atau kota. i. Pelayanan bidang ketenagakerjaan lintas kabupaten/kota. usaha kecil.

.24 Tahun 1992 Tentang Penataan Ruang yang kemudian diubah dengan Undang-undang No. i. Lahirnya Undang-undang No. Kebersamaan dan kemitraan. c. Perlindungan kepentingan umum. Keberdayagunaan dan keberhasilgunaan. Keberlanjutan.1 Tahun 2008 Tentang Pedoman Perencanaan Kawasan Perkotaan semakin menegaskan keseriusan pemerintah dalam menanggulangi masalah yang ada dalam perkotaan.26 Tahun 2008 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional dan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. e. penataan ruang diselenggarakan berdasarkan asas: a. d. h.26 Tahun 2007 merupakan rumusan dasar dan pedoman yang termasuk juga di dalamnya pengaturan tata ruang kota yang berkelanjutan sepert disebutkan dalam Pasal 2 yang berbunyi: ³Dalam kerangka Negara kesatuan Negara republic Indonesia. melainkan juga aspek sosial. f. g.pembangunan yang berkelanjutan. b. dan budaya masyarakat kota itu sendiri yang kesemuanya adalah sesuatu yang inheren dalam tataran pembangunan berkelanjutan. Oleh karena itu pemerintah daerah dalam konteks pembangunan kota berkelanjutan tidak hanya memperhatikan aspek fisik dari kota saja. Keterpaduan. Keserasianm keselarasan. Kepastian hukum dan keadilan. Akuntabilitas. dan keseimbangan. Begitu juga dengan lahirnya beberapa peraturan pelaksana seperti Peraturan Pemerintah No. Ketrebukaan. ekonomi.

Justice Holmes and Non Euclidian Legal Thinking. hlm.i-vii [10] Cities Alliance.´ Microsoft® Encarta® 2006 [DVD]. Jujurlah Terhadap Realitas Kemiskinan! . Jakarta. Cities of The Futures: Global Competition. 1978. 1991.1 Tahun 2008 tetapi perlu ada penjelasan yang konkrit dan bersifat teknis yang kemudian akan dimasukan dalam kebijakan pemerintah daerah dalam bentuk dan sifatnya yang grass root policy atau kebijakan yang responsif. hlm. Denpasar . ³System of Cities´. Changing Cities: Urban Sociology. Buku I. Konstitusi Republik Federal Jerman . The Cities Alliance.3 [4]Djoko Sujarto. Untuk lebih lanjut lihat Jerome Frank. Seratus Juta Penduduk Perkotaan. Hlm. Laporan Tahunan Direktorat Jenderal Cipta Karya Tahunan 1987/1988. tertanggal 20 Juli 2008 [12]L. Kamis. makalah pada seminar Pembangunan Hukum Nasional VIII.pwc. Urban and Regional Development Institute (URDI) dan Yayasan Sugijanto Soegijoko. Local Leadership. Guide to City Development Strategies: Improving Urban Performance. New York.W Simmons. Jakarta: 2005. hlm. Masa Depan Kota dan Reorientasi Perencanaan Tata Ruang Kota Indonesia Dalam Pembangunan Perkotaan: Bunga Rampai Pembangunan Kota Indonesia Abad 21.[13] [1]Forbes. 2006. hlm. Perencanaan Tata Ruang di Nederland: Penelitian di Zuid Holland. Redmond.2 [5]Departemen Pekerjaan Umum.Adanya peraturan perundang-undangan yang lahir dengan tujuan membenahi perkotaan tersebut apabila dilihat dari sudut pandang yang komprefensif ternyata harus diikuti dengan penjelasan yang bersifat pedoman teknis.29 [11]PricewaterhouseCoopers. hlm. New York. Urban and Regional Development Institute (URDI) dan Yayasan Sugijanto Soegijoko. hlm.Bali.S Bourne & J. 2005. hlm.568 Ideologi Jerman IDEOLOGI DAN SISTEM POLITIK REPUBLIK FEDERAL JERMAN 1. 1989. 10 [3]Daud Silalahi. 30 Maret 2005 [7]Wahyu Susilo. [2]Gita Chandrika Napitupulu.58 [9]Ateng Syafrudin. http://www. Abu Lughod. September 1988. 15 September 2005 [8]Janet L.7 [6] Tommy Firman. Jakarta: 2005. hlm. Buku II. Rabu. Press. 1932.Mr. Cornell Law Quarterly. Pembangunan Berkelanjutan Dalam Rangka Pengelolaan (termasuk perlindungan) Sumber Daya Alam Yang Berbasis Pembangunan Sosial dan Ekonomi.C. ³Republic of Indonesia. Isu Strategis dan Tantangan Dalam Pembangunan Perkotaan: Bunga Rampai Pembangunan Kota Indonesia Abad 21. Oxford Univ. Washington D. Dean K. meskipun pedoman tersebut lahir melalui Peraturan Menteri No.490 [13]Kebijakan grass root atau responsif di utarakan oleh Jerome Frank seorang penganut paham realisme yang mengatakan bahwa hukum bertujuan untuk bersifat aktif dan respon terhadap kebutuhan-kebutuhan sosial. Harper Collins Publisher. Harian Kompas. Harian Suara Pembaruan.com/government. WA: Microsoft Corporation.

Di antara hak-hak kemerdekaan klasik yang tercantum dalam Grundgesetz . Penghormatan terhadap martabat manusia dan kemerdekaan mengembangkan kepribadian berlaku baik bagi warga Jerman maupun warga asing. mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaan RFJ. Terlihat dalam banyak pokok pikiran UUD ini upaya untuk menghindari kesalahan masa lalu yang ikut menyebabkan keruntuhan Republik Weimar yang demokratis. Berdasarkan Perjanjian Unifikasi yang mengatur bergabungnya RDJ dengan Republik Federal Jerman. Jaminan ini dilengkapi dengan hak umum atas kemerdekaan mengembangkan kepribadian bagi setiap individu. Penghargaan hak-hak asasi manusia Pada bagian pertama Grundgesetz tercantum uraian hak-hak asasi disertai kewajiban negara untuk menghormati dan melindungi martabat manusia. Penduduk RFJ dituntut aktif untuk mewujudkan. Pada jubileum ke-40 dari Republik Federal Jerman pada tahun 1989. Pada tahun 1999 orang Jerman telah mempunyai pengalaman setengah abad dengan Undang-Undang Dasar mereka yaitu Grundgesetz. yang sejauh ini belum pernah dilanda krisis konstitusional yang serius. Para penyusun Geundgesetz pada tahun 1948 mencakup para Perdana Menteri negara bagian di ketiga zone Barat serta anggota Majelis Parlementer yang diutus oleh setiap parlemen negara bagian. Penerimaan rakyat terhadapnya melebihi sikap terhadap konstitusi Jerman yang manapun sebelumnya. Dengan Grundgesetz telah diciptakan sebuah negara. mukadimah dan pasal penutuf Grundgesetz mengalami penyusunan baru. tuntutan ini terpenuhi oleh karena itu selain ?Preambul? juga pasal (artikel) penutup UUD diperbaharui. Setelah Jerman bersatu kembali pada tahun 1990. Hak tersebut menjamin perlindungan menyeluruh bagi warga terhadap kesewenang-wenangan pihak negara. Grundgesetz telah dinyatakan sebagai undangundang dasar yang terbaik dan paling liberal yang pernah terdapat di bumi Jerman. 2. dan kini menyatakan bahwa dengan bergabungnya RDJ maka rakyat Jerman sudah kembali memperoleh kesataunnya. Kehendak penyataun kembali yang terkandung di dalmnya terlaksana pada tahun 1990. menjadi dasar dan landasan terwujudnya satu peraturan kebebasan demokrasi untuk rakyatnya. Grundgesetz terbukti merupakan landasan yang kokoh bagi kehidupan suatu masyarakat negara demokratis yang stabil. Sejah tanggal 3 Oktober 1990 Grundgesetz berlaku untuk seluruh Jerman. Majelis yang dipimpin oleh Konrad Adenauer ini memutuskan Grundgestz yang diikrarkan pada tanggal 23 Mei 1949. Isi Grundgesetz sendiri banyak mencerminkan pengalaman para penyusunya pada masa pemerintahan totaliter di bawah rezim diktatorial Nazi.Undang-Undang Dasar RFJ yang bersifat sementara (Ubergangszeit) yang di buat pada tanggal 23 Mei 1949 (saat itu diputuskan oleh ?Dewan Menteri Wilayah Barat? yang dikepalai oleh Konrad Adenauer).

bahwa setiap manusia adalah sama di hadapan hukum diuraikan secara kongkret dalam Grundgesetz. Akan tetapi peraturan hukum tak pernah boleh menafikan makna pokok hak-hak asasi. pencantuman hakhak asasi lebih bersifat pernyataan program yang tidak mengikat secara yuridis. dan hak menolak wajib militer berdasarkan alasan hati nurani. Prinsip umum. hak mendirikan perkumpulan dan organisasi. keturunan. Berbeda dengan hak-hak asasi di atas. kebebasan bergerak dan menentukan tempat tinggal di wilayah Republik Federal (termasuk memasukinya). Inilah salah satu pembaruan Grundgesetz yang terpenting. hak warga hanya berlaku untuk warga negara Jerman. Beberapa hak asasi secara tegas dirumuskan sebagai hak untuk memperoleh pelayanan dan manfaat. Sebagaian besar pemohon suaka ternyata datang bukan karena penindasan politik. Hak ini terutama menyangkut partisipasi politik dan kebebasan melaksanakan pekerjaan. perlindungan terhadap pemaksaan kerja dan kerja-paksa. gereja dan sekolah. Selain itu. Beberapa saat yang lalu kedatangan ratursan ribu pemohon suaka ke Jerman yang telah berlangsung selama bertahun-tahun dan akhirnya hampir tidak terkontrol lagi menimbulkan keadaan genting. polisi dan tentara. yaitu pemerintah dengan segala aparatur administrasi negara.tergolong antara lain : kebebasan beragama. perlindungan atas kerahasiaan isi surat. Disamping hak-hak kemerdekaan tersebut masih terdapat hak-hak kesamaan. Dalam konstitusi-konstitusi yang lama. Hak asasi yang tidak bisa lain hanya berlaku untuk warga asing dan yang pertama kali tercantum dalam UUD Jerman adalah hak suaka. Seitap warga yang merasa salah satu hak asasinya tidak diindahkan. Kategori hak individu lain yang tercantum dalam Grundgesetz adalah hak-hak warga. Tak seorang pun boleh dirugikan atau diuntungkan berdasarkan jenis kelamin. ketiga badan penyelenggara negara ? baik parlemen sebagai legislatif. kepercayaan. berhak untuk . Hal ini mengancam keberadaan hak suaka bagi mereka yang benar-benar tertindas. Grundgesetz memberi kemungkinan untuk membatasi hak-hak asasi tertentu secara langsung atau tidak langsung melalui undangundang. bahasa. begitu juga pengadilan sebagai pelaksana yuridiksi ? terikat secara ketat oleh hak-hak asasi. kedaulatan penuh atas tempat tingal. Grundgesetz juga menjamin hak setiap warga negara jerman untuk diperlakukan sama dalam hal penempatan jabatan publik. Kini. Hak ini menjain pemberian suaka di Jerman bagi warga asing yang ditindas karena alasan politik di negara asal. ras. kiriman pos dan telekomunikasi. maupun eksekutif. agama atau keyakinan politiknya. Intinya mencakup kebebasan berkumpul. Hak-hak asasi juga mengenai perlindungan dan jaminan terhadap kelembagaan sosial seperti perkawinan. kemerdekaan memilik dan melaksanakan pekerjaan. seperti misalnya hak seorang ibu untuk memperoleh perlindungan dan perawatan kesejahteraan oleh masyarakat. tanah air maupun asal-usul. kebebasan mengeluarkan pendapat (termasuk kebebasan pers) dan perlindungan hak milik. kemerdekaan seni dan ilmu pengetahuan. keluarga. Hak asasi adalah hukum yang berlaku langsung. Juga dengan jelas diatur persamaan hak lelaki dan perempuan. Dalam batasan yang sangat ketat. tetapi umumnya berdasarkan alasan ekonomi. hak berkoalisi. larangan ekstradisi dan hak ikut dalam pemilihan umum.

yaitu demokrasi melalui perwakilan. Grundgesetz memilik konsep ?demokrasi yang berani melawan?. Jerman adalah negara republik dan demokrasi. Sikap ini berasal dari pengalaman pada saat Republik Weimar. Republik sebagai bentuk negara dikukuhkan oleh UUD dalam penamaan ?Republik Federal Jerman?. tetapi juga ke-16 negara bagian mempunyai status setara negara. selain dalam pemilihan umum. yang diruntuhkan oleh partai-partai radikal dan memusuhi konstitusi. Dasar pemikiran demokrasi berlawanan adalah bahwa kebebasan semua kekuatan dalam percaturan politik menemui batasnya. Pasal 25 konvensi tersebnut memberikan hak kepada warga negara-negara penandatangan untuk menuntut negaranya sendiri di hadapan Komisi Eropa. Pada tahun 1973 Jerman juga meratifikasi Pakta-Pakta Internasional PBB tentang Hak Asasi Manusia. Berbeda dengan konstitusi berbagai negara bagian. Dalam hal ini Grundgesetz menganut sistem demokrasi tak langsung. Itulah alasan mengapa Grundgesetz memberikan kewenangan kepada Mahkamah Konstitusional Federal untuk melarang partai politik yang bertujuan menghambat atau meniadakan tata negara demokratis. Rakyat sendiri menjalankan kekuasaan negara terutama dalam pemilihan parlemen yang diselenggarakan secara berkala. Dengan memasuki Konvensi Eropa untuk Perlindungan Hak Asasi Manusia dan Kemerdekaan Pokok Individu pada tahun 1952. eksekutif dan yudikatif. 3. Grundgesetz menentukan bentuk-bentuk demokrasi langsung seperti referendum dan plebisit hanya sebagai perkecualian.mengajukan tuntutan perihal keputusan atau tindakan negara kepada Mahkamah Konstitusional Federal. protokol tambahan ke-9 pada konvensi itu juga membukakan kemungkinan kepada warga untuk mengajukan keluhan-keluhan yang bersifat individual kepada Mahkamah Eropa untuk Hak Asasi Manusia. Ke luar hal ini tampak dalam kenyataan. Undang-Undang Dasar menyebutkan. Artinya : kekuasaan negara harus diakui dan disetujuai rakyat. bila ada usaha meniadakan demokrasi itu sendiri melalui prosedur demokrastis. bahwa Presiden Federal (Bundesprasident) adalah kepala negara yang ditentukan melalui pemilihan. Untuk bidang-bidang . Dasar-dasar Tata Negara Ada lima prinsip yang menjadi acuan ketatanegaraan dalam Grundgesetz. Ditetapkan bentuk negara federal dalam UUD berarti bahwa tidak hanya federasi. Penyelenggaraan plebisit hanya diharuskan dalam hal perubahan pembagian wilayah federal. Penyelenggaraan ini diserahkan kepada ?badan-badan tersendiri? dibidang legislatif. negara hukum dan negara sosial. negara federal. Republik Federal Jerman sejak 1953 berada di bawah pengawasan internasional untuk hak asasi. Dasar bentuk negara demokrasi adalah asas kedaulatan rakyat. bahwa seluruh kekuasaan negara berasal dari rakyat. tetapi penyelenggaraannya tidak langsung oleh keputusan-keputusan rakyat.

biaya perawatan dan pemulihan kesehatan serta tunjangan bagi penganggur. yang diwujudkan melalui legislasi. titik berat kegiatan legislatif ternyata memang terletak pada negara pusat atau federasi. selanjutnya untuk segala bentuk interfensi ke dalam ruang hukum dan ruang kemerdekaan individu dibutuhkan suatu dasar hukum formal (persyaratan adanya undang-undang). Inti dari prinsip negara hukum yang tertuang dalam Grundgesetz adalah pebagian kekuasaan. Elemen penting yang kedua dalam prinsip negara hukum adalah berlakunya hukum secara mutlak pada semua perbuatan negara. Umum Republik Federal Jerman terdiri atas 16 negara bagian. terutama konstitusi dan undang-undang (keutamaan undang-undang). Negara juga. memberi bantuan sosial kepada yang membutuhkan. tunjangan bagi orang cacat. Negara diwajibkan melindungi kelompok-kelompok masyarkat yang lemah dan senantiasa mengusahkan keadilan sosial. Semua tindakan alat negara dapat diperiksa kesesuaian hukumnya oleh hakim yang independen. penegakan hukum dan yurisdiksi sendiri.tertentu. artinya melaksanakan undangundang. Bukanlah pada negara bagian seperti yang diinginkan oleh konstitusi. Banyak sekali undang-undang dan keputusan pengadilan yang telah menghidupi prinsip ini. Setelah ditetapkannya pebagian tugas dan kewenangan antara federasi dan negara bagian. Negara bagian bukanlah provinsi. Sistem Pemerintahan A. yag harus sesuai dengan prinsip negara hukum . Negara sosial diwujudkan dalam asuransi wajib kesejahteraan sosial yang meliputi tunjangan purnakarya (pensiun). bahwa badan eksekutif alias pemerintah tidak boleh melanggar hukum yang berlaku. tetapi negara dengan kewenangan bernegara sendiri. serta menjaga keadilan sosial melalui perundangan yang menyangkut lindungan pekerjaan dan waktu kerja 4. Setiap negara bagian mempuyai undang-undang dasar sendiri. badan eksekutif dan badan yudikatif yang masing-masing bediri sendiri. Fungsi-fungsi kekuasaan negara dipercayakan kepada badan legislatif. Negara bagian terutama bertugas menyelenggarakan administrasi negara. Arti penting pembagian kewenangan dini terletak pada pembentukan kekuasaan negara melalui pengawasan dan pembatasan timbal balik yang membuahkan perlindungan bagi kebebasan seitap warga. Prinsip pemerintahan atas dasar hukum ini berarti. Prinsip negara sosial adalah pemikiran baru yang melengkapi gagasan tradisional tentang negara hukum. tunjangan tempat tinggal dan tunjangan anak. negara-negara bagian tersebut memiliki kedaulatan atas wilayahnya. bila ada pengaduan hak yang tersangkut. untuk menyebut beberapa contoh lagi. Pembagian tugas ini adalah unsur penting dalam sistem pembagian kewenangan dan keseimbangan keuasaan yang digariskan oleh Grundgesetz.

Sistem federasi masih mempunyai beberapa kelebihan. yang hanya pernah diselingi oleh sistem negara kesatuan di bawah rezim Nazi (1933-1945). Kini fungsi tersebut menjadi semakin penting berkenaan dengan tuntutan regional seperti perlindungan bangunan bersejarah. apakah diperlukan peraturan hukum yang berlaku di seluruh wilayah federal. misalnya kesempatan bereksperimen dalam lingkup terbatas dan munculnya persaingan sehat antar negara bagian. negara bagian tersebut memiliki kebebasan menentukan sendiri undag-undang dasarnya. Tatanan federal juga memperkuat prinsip demokrasi karena memungkinkan keterlibatan politik warga dalam lingkungannya. Bentuk negara federal termasuk di antara prinsip-prinsip konstitusi yang tidak bisa diubah. Pembagian antara federasi dengan negara bagian adalah elemen penting dalam sistem pembagian kewenangan dan keseimbangan kekuasaan. Termasuk di dalamnya keikutsertaan negara bagian dalam kegiatan politik pada tingkat federasi melalui perannya di Bundesrat. bisa saja memiliki mayoritas dan memegang pemerintahan di salah satu negara bagian. menjembatani persatuan ke luar dengan keanekaragaman di dalam. Partai yang beroposisi pada tingkat federal. Tugas utama federasi adalah mempertahankan kemerdekaan.berbentuk republik yang demokratis dan sosial menurut norma Grundgesetz. Salah satu negara bagian dapat saja menerapkan sesuatu yang baru. Jerman termasuk contoh negara federal yang klasik. Sistem federasi mempunyai tradisi konstitusional yang panjang. sistem federasi mampu memberi kesempatan sesuai dengan perbedaan regional dalam pembagian kekuatan politik. B. Demokrasi akan lebih hidup. misalnya dalam bidang pendidikan. ataukah diinginkan peluang bagi negara bagian untuk menciptakan undang-undang sendiri. bila warganya ikut terlibat dalam proses politik di daerah yang dikenalnya melalui pemilihan umum dan pemungutan suara. Federalisme telah terbukti tangguh: baik keistimewaan maupun masalah-masalah regional dapat diperhatikan dan teratasi dengan lebih baik melalui sistem ini dibandingkan melalui sistem pemerintahan terpusat. Akan tetapi keberadaan negara bagia yang ada sekarang bukan tidak bisa berubah. Selain itu. Kewenangan Negara Bagian Grundgesetz mengatur kewenangan legislatif federasi dengan memperhatikan. Di luar itu. Untuk penyusunan kembali RFJ terdapat aturan dalam Grundgesetz. dan dengan demikian merintis pembaruan di seluruh wilayah federal. Tatanan federal di Jerman. Hal ini . pelestarian tradisi tata kota serta pengembangan kebudayaan daerah. seperti juga di Amerika Serikat dan Swis. Pelestarian keanekaragaman itu adalah fungsi tradisional federalisme.

negara bagian memiliki kewenangan atas semua bidang yang belum di atur oleh federasi atau yang tidak ditentukan sebagai kewenangan federasi oleh Grundgesetz. jika benar-benar diperlukan peraturan hukum yang seragam untuk seluruh wilayah negara federal. di atur dan dibiayai bersama oleh federasi dan negara bagian. Lembaga administrasi negara pada tingkat federal hanya ada untuk bidang-bidang hubungan luar negeri. pelayaran dan lalu lintas jalan. Bidang-bidang yang disebut ?Kewenangan Bersama? ini pada tahun 1969 dimasukkan ke dalam Grundgesetz. hukum perburuhan dan hukum pertanahan. kereta api. yang saat ini direncanakan. serta pada polisi perbatasan dan angkatan bersenjata. Pada waktu yang sama. Dalam hal kewenangan bersaing. perbaikan struktur ekonomi regional serta struktur pertanian dan perlindungan pantai. Dengan demikian poko-pokok yang tinggal untuk legislasi negara bagian adalah sebagian luas bidang pendidikan dan kebudayaan. Dalam menegakkan hukum. perencanaan daerah dan masalah air. dengan berpatokan pada undang-undang pokok yang ditentukan federasi. bea cukai. perkeretaapian. Di sini termasuk perguruan tinggi. moneter dan alat pembayaran. Yurisdiksi federasi pada dasarnya terbatas pada Mahkamah Konstitusional Federal dan pengadilan-pengadilan tinggi. kewenangan bersaing dan kewenangan membuat undang-undang pokok. masalah limbah. selanjutnya peraturan untuk warga asing. untuk semua hal tersebut dibutuhkan peraturan hukum yang seragam. Bagian terbesar administrasi publik dikerjakan oleh setiap negara bagian secara mandiri. Beberapa bidang dimasukkan dalam kewenangan negara bagian. Pusat di lain pihak hanya boleh melakukannya. Dalam kenyataannya. sebagai perwujudan ?kedaulatan budaya? mereka. Kekuatan negara bagian yang sebenarnya terletak pada pelaksanaan administrasi negara dan keterlibatannya dalam pembuatan undang-undang federasi melalui bundesratz. Termasuk diantaranya perluasan dan pembangunan perguruan tinggi. peraturan hukum di tingkat komunal serta bidang kepolisian juga menjadi kewenangan negara bagian. Termasuk dalam kewenangan bersaing antara lain bidang-bidang hukum pidana dan perdata. penempatan tenaga kerja. kelestarian alam dan cagar alam. bidang perumahan. Negara-negara bagian berwenang melaksanakan seluruh administrasi dalam negeri. aparat pemerintah negara bagian bertanggung jawab pula . kebersihan udara dan peredaman kebisingan. hukum niaga. Selain itu. sehingga secara praktis negara bagian tidak lagi memiliki kewenangan di bidang tersebut. Semua pengadilan lainnya adalah pengadilan negara bagian. Masih ada beberapa bidang yang pada awalnya tidak tercantum dalam Grundgesetz. Federasi mempunyai kewenangan legislatif penuh antara lain atas bidang-bidang hubungan luar negeri. pos. undang-undang mengenai energi nuklir. hubungan udara dan sebagian peraturan perpajakan. pertahanan. Keberadaan pengadilan tersebut menjamin penafsiran hukum yang seragam.jelas lagi dengan adanya pembagian kewenangan federasi dalam penetapan hukum yaitu kewenangan penuh. negara bagian mempunyai hak menetapkan undang-undang hanya bila hal bersangkutan belum di atur federasi.

Setiap satuan swapraja juga menentukan sendiri apakah tindakannya efisien dan ekonomis. perizinan usaha. Swapraja Komunal Pemerintahan kota dan desa yang otonom adalah pencerminan kemerdekaan warga yang menjadi tradisi di Jerman. rumah sakit. Selain itu pembangunan dan pemeliharaan sekolah-sekolah. . museum. otonomi pemerintahan komunal erat berhubungan dengan pembaruan yang dilaksanakan Freiherr vom Stein. undang-undang pokok di bidang ini berbeda dari satu negara bagian ke negara bagian lain. Grundgesetz meneruskan tradisi ini dan dengan jelas menjamin pemerintahan komunal yang otonom pada tingkat kota komune (Gemeinde) dan kabupaten (Kreis). pembangunan jalan setempat. air dan gas. Kabupaten inipun dengan badan-badan yang dipilih secara demokratis. pengadaan listrik. bantuan pendidikan). Pada masa itu orang yang memperoleh hak sebagai warga kota berdaulat terbebaskan dari belenggu perhambaan tuan tanah feodal. dan terakhir tugas melaksanakan peraturan hukum federal atas mandat federasi (umpamanya pembangunan jalan negara. Ada tiga macam tugas yang diemban pemerintahan negara bagian: pertama tugas yang semata-mata menjadi urusan sendiri (misalnya sekolah. komune dan kabupaten harus dilaksanakan secara demokratis. Perundang-undangan komunal menjadi kewengan negara bagian. Berdasarkan alasan historis. Setiap komune bertanggung jawab pula untuk pendidikan lanjutan dan pembinaan remaja. Tugas seperti ini dapat diambil alih oleh kabupaten sebagai satuan wilayah yang lebih besar.? demikianlah semboyan saat itu). Hal ini berakar pada hak-hak istimewa kota-kota berdaulat pada abad pertengahan. terutama dalam tata Kotapraja Prusia yang diberlakukan tahun 1808. merupakan bagian dari sistem swapraja komunal. Dengan demikian tata negara yang digariskan oleh konstitusi Republik Federal Jerman dalam kenyataannya telah berkembang menjadi tatanan yang bersifat sentral dalam bidang legislatif dan yang lebih menonjol ciri federalnya dalam pelaksanaan administrasi pemerintahan C. Kemudian tugas melaksanakan hukum federal sebagai urusan dan tanggung jawab sendiri (misalnya undang-undang perencanaan bangunan. perpustakaan umum. Namun praktik administrasi komunal pada umumnya hampir sama di semua negara bagaian. teater. Di zaman modern. melainkan berdiri sendiri. gedung olah raga dan kolam renang. (?Udara kota membebaskan. Pemerintah kota. pengolahan air limbah. Kota-kota yang agak besar tidak ternasuk administrasi kabupaten. Hak swaraja terutama mencakup bidang angkutan umum di wilayah komunal.atas pelaksanaan bagian terbesar undang-undang dan peraturan yang diberlakukan federasi. kepolisian dan perencanaan regional). pelestarian lingkungan). Dengan demikian mereka berhak untuk mengatur segala urusanmasyarakat setempat secara mandiri dalam kerangka hukum nasional. Banyak masalah setempatyang tidak dapat diselesaikan sendiri oleh komune dan kota-kota kecil. dan perencanaan tata kota.

Selain itu swapraja komunal mengenakan pungutan untuk pelayanan jasa. Dalam rapat terbuka untuk warga setempat. yang dkelola secara intern oleh setiap negara bagian. atau ikut dalam diskusi mengenai rencana pembangunan. Kekuasaan dan kewenangan yang dimiliki oleh negara terbagi dalam 3 lembaga pemerintahan yaitu : 1) Lembaga Legislatif : a) Bundestag (DPR) Bundestag Jerman adalah Dewan Perwakilan Rakyat Republik Federal Jerman. Di samping itu komune berhak atas pajak konsumsi dan pajak kemewahan yang ditarik oleh negara bagian dari warga setempat. seperti pajak bumi dan pajak usaha. Karena itu setiap komune mendapat andil dari federasi maupun dari negara bagian. Sel-sel itu harus senantiasa berkembang dan memperbarui diri. Parlemen ini dipilih oleh rakyat setiap empat tahun. Dalam sistem demokrasi yang dianut oleh RFJ (demokratis-parlementer) partai-partai politik memegang peran yang konstitutif. ia dapat memeriksa anggaran pendapatan dan belanja. . Oleh karena itu diupayakan adanya pembagian kekuasaan dan kewenangan yang jelas sehingga tidak dapat terulang lagi penyalahgunaan kekuasaan. setiap warga dapat berbicara langsug dengan wakil-wakil rakyat yang dipilih. Yang berarti jika salah satu partai politik menang dalam pemilu baik tingkat daerah ataupun tingkat federal/pusat. Kota dan Gemeinde adalah sel-sel kebersamaan politik masyarakat yang terkecil. bila komunekomune tidak memiliki uang yang cukup untuk membiayai pelaksanaan tugasnya. Selain itu ada bantuan dari dana pengimbangan antar komune. maka partai ini berkuasa penuh dan bertanggung jawab atas pelaksanaan politik dalam periode pemerintahan yang ditentukan. Namun itu semua biasanya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan komune. Sistem swapraja komunal memberi peluang bagi masyarakat untuk turut serta dalam pelaksanaan politik dan dalam pengawasan. Tugas Bundestag yang utama adalah menetapakan undang-undang. 6. agar kemerdekaan dan demokrasi dalam negara dan masyarakat tetap terpelihara.Swapraja komunal dan kemandirian daerah tidak akan ada artinya. RFJ berupaya keras untuk tidak mengulangi politik yang pernah diterapkan dan terjadi sesaat Hitler memegang kekuasaan. memilih Kanselir dan mengawasi pemerintah. Lembaga Pemerintahan Sebagai negara yang menjunjung tinggi demokrasi. Keuangan yang memadai selalu mejadi bahan pembahasan. Pembubarannya (sebelum masa jabatan berakhir) hanya dapat dilakukan dalam situasi khusus dan menjadi kewenangan Presiden Federal. Setiap komune berhak menarik sendiri pajak dan iuran tertentu. misalnya dari pajak imbalan kerja dan pajak pendapatan.

apabila disetujui mayoritas dari jumlah suara yang diberikan. karena mewujudkan kewenangan parlemen atas pendapatan dan belanja negara. Pada pembacaan ketiga diadakan pemungutan sura. tidak terikat pada penugasan dan perintah siapapun dan hanya bertanggung jawab pada hati nuraninya sendiri. penyelesaian begitu banyak masalah yang beraneka ragam tak mungkin tercapai. Dari tahun 1949 sampai akhir periode legistalif 1990. Namun. walaupun seorang anggota parlemen keluar dari partainya. ia masih tetap memegang mandatnya di Bundestag. Berdasarkan jumlah anggota fraksi dan kelompok ditentukan pula jumlah wakilnya dalam komisi-komisi.Sidang pleno Bundestag adalah forum perdebatan besar di parlemen. terutama dalam diskusi mengenai masalah penting politik dalam negeri dan luar negeri. Hati nurani dan solidaritas politis pada partai sendiri kadang-kdang dapat bertabrakan. Anggota-anggota Bundestag Jerman dipilih dalam pemilihan yang umum. yang juga memainkan peranan penting. Kepada Komisi Petisi setiap warga dapat mengajukan permohonan maupun keluhannya. Ketua Bundestag biasanya dipilih dari fraksi terbesar sesuai kebiasaan undang-undang dasar Jerman sejak dahulu. Ini mencakup Komisi Luar Negeri. Disini aspirasi politik harus dipertemukan dengan pandangan para ahli dari bidangnya masing-masing. 6700 rancangan undangundang (RUU) diajukan kepada parlemen dan 4400 telah diputuskan. Kebanyakan RUU tersebut berasal dari pihak pemerintah. mereka bergabung dalam fraksi-fraksi atau kelompok. Komisi Sosial sampai Komisi Anggaran Belanja Negara. Di sinilah tampak dengan sangat jelas ketidaktergantungan anggota-anggota parlemen. b) Bundesrat (Dewan utusan negara bagian) . Siapa yang sedikitnya delapan tahun menjadi anggota parlemen berhak mendapatkan pensiun setelah mencapai batas usia yang ditentukan. Sesuai keanggotaan partai. Tanpa pembidangan itu. sama dan rahasia. langsung. bebas. Untuk udang-undang yang menyangkut kewenangan negara bagian masih diperlukan persetujuan dari Bundesrat. Pekerjaan awal mempersiapaan perundangan dilaksanakan dalam rapat-rapat komisi yang biasanya bersifat tertutup. Bundestag menentukan komisi-komisi sesuai dengan pembagian bidang tugas yang berlaku pada pemerintah. RUU dibacakan dan dibahas tiga kali kepada komisi yang bersangkutan. Suatu undang-undang (kecuali perubahan terhadap konstitusi) diterima. Ketidaktergantungan para anggota parlemen secara keuangan dijamin melalui pemberian honorarium yang tingginya sesuai dengan arti penting kedudukan seorang wakil rakyat. Jadi mereka memiliki mendat bebas. bagian lebih kecil dari parlemen sendiri maupun dari Bundesrat. Dalam lingkup tugas komisi terletak juga titik berat pengawasan parlemen atas perilaku pemerintah. Mereka masing-masing adalah wakil seluruh rakyat.

Sesuai dengan jumlah penduduknya. . Di Bundesrat. akan juga selalu mendukung kebijakan Pemerintah Federal. empat. Lebih dari setengah undang-undang yang dibuat memerlukan persetujuan Bundesrat. Pemerintah pusat tak selalu dapat yakin. Artinya. Bagaimanapun juga. kepentingan negara bagian sering kali didahulukan dari kepentingan partai.Lembaga legislatif yang terdiri dari perwakilan dari negara bagian yang jumlahnya didasarkan pada banyaknya penduduk negara bagian yang bersangkutan. Bundesrat mempunyai hak keberatan saja. undang-undang tersebut tak dapat diputuskan tanpa direstui oleh Bundesrat terutama adalah undang-undang yang berkaitan dengan kepentingan negara bagian. Akibatnya. Ketua Bundesrat dipilih secara bergilir dari antara negara bagian yang terwakili di dalamnya untuk masa jabatan setahun. Anggota Bundesrat tidak terdiri dari wakil rakyat yang dipilih. Kompromi harus selalu ditemukan. Bundesversammlung yang dibentuk pada tahun 1951 berlokasi di kota Karlsruhe bertugas untuk mengawasi agar semua ketentuan peraturan di dalam UUD dipenuhi. Setiap negara bagian mendahulukan kepentingan khususnya di Bundesrat dan akan bersekutu dengan negara bagian lain yang bertujuan sama. setiap negara bagian mempunyai tiga. bila yang terakhir berhalangan. lima atau enam suara. Berbeda dengan sistem senat di federasi lain seperti di Amerika Serikat atau Swis. Ketua Bundesrat mewakili Presiden Federal. Ini menunjukkan sistem federasi yang hidup. perubahan terhadap UUD memerlukan persetujuan Bundesrat dengan mayoritas dua pertiga dalam hal perundangan lain. tanpa peduli partai apa yang berkuasa di sana. misalnya dengan keuangan atau kewenangan administrasi mereka. yang dapat dibatalkan oleh keputusan Bundestag. Anggota Bundesrat adalah pejabat pemerintah negara bagian atau orang yang diberi kuasa oleh pemerintah tersebut. Dalam pemungutan suara. akan bersidang. Bundesrat turut serta dalam pembuatan undang-undang dan administrasi negara federal. maka Komisi Perantara. setiap negar bagian hanya dapat memberikan suaranya sebagai kesatuan. Bundesrat tidak terdiri dari wakil rakyat yang dipilih. bahwa seitap negara bagian yang pemerintahannya didominasi oleh partai sendiri. Ini membuat situasi mayoritas yang berganti-ganti. pemungutan suara dapat membawa hasil yang tidak sesuai dengan pembagian kursi di parlemen. yang anggotanya berasal baik dari Bundestag maupun dari Bundesrat. apabila partai-partai yang membentuk pemerintah federal tidak memiliki mayoritas di Bundesrat. c) Bundesversammlung (Badan Permusyawaratan). Hanya Bundesversammlung yang dapat memutuskan apakah suatu partai yang berbahaya terhadap ?kebebasan-demokrasi UUD dilarang atau tidak. Bila kedua dewan tersebut tidak dapat mencapai kesepakatan.

Kanselir juga menentukan jumlah menteri dan bidang tugas mereka.2) Lembaga eksekutif : a). Kementerian Luar Negeri. tetapi tidak memiliki program alternatif bersama. Posisi Kanselir yang kuat bertumpu pada kewenangannya : ia menentukan garis besar kebijakan pemerintah. Tidaklah salah bila sistem pemerintahan Jerman juga dijuluki sebagai ?demokrasi Kanselir?. tetapi baru satu kali berhasil : Pada bulan Oktober 1982 melalui mosi tidak percaya terhadap Kanselir Helmut Schmidt dipilihlah Helmut Kohl sebagai Kanselir baru. Kanselir harus juga mematuhi kesepakatan dengan partner koalisinya dan menghormati kepentingan mereka. Pertanggungjawaban ini dapat berwujud ?mosi tidak percaya konstruktif?. Kementerian-kementerian Federal Dalam Negeri. terdiri atas Kanselir dan para menteri. Para menteri federal mengepalai bidang tugas masing-masing dengan menjalankan garis besar tersebut secara mandiri dan atas tanggung jawab sendiri. Percobaan menjatuhkan Kanselir melalui mosi ini telah dua kali dilakukan. Beberapa kementrian disebutkdan dalam Grundgesetz. Prosedur mosi ini sengaja dicantumkan dalam Grundgesetz sebagai perbaikan terhadap UUD Republik Weimar. Kehakiman. Dalam politik praktis. Grundgesetz tidak mengenal mosi tidak percaya terhadap menteri. Kanselir Federal mempunyai posisi istimewa dan mandiri dalam pemerintah dan dihadapan para menteri. Dalam sistem ini. disebut juga kabinet. Pengadaan ketiga kementerian yang disebutkan terakhir merupakan persyaratan konstitusional. Maksud mosi konstruktif ini untuk menghindari jatuhnya pemerintah atas ulah kelompok-kelompok oposisi yang hanya sepakat menolak pemerintah. hanya ialah yang bertanggung jawab terhadap Dewan Perwakilan Rakyat. Kanselir memilih menteri dan mengajukan usulan mengikat kepada Presiden Federal untuk mengangkat maupun memberhentikan mereka. Kanselir Federal adalah satu-satunya orang dalam kabinet yang dipilih oleh parlemen. Pemerintah Federal (Bundeskanzler) Pemerintah Federal Jerman. Struktur Federal Jerman b) Presiden Federal (Bundespresident) . Ia mengepalai kabinet federal. sekaligus harus memilih Kanselir baru. Keuangan dan Pertahanan. Selain itu. Bundestag yang megnajukan mosi tidak percaya terhadap anselir. ia saja yang berhak membentuk kabinet.

Kemudian atas usulan Kanselir ia melantik serta memberhentikan para menteri Pemerintah Federal. Tata hukum Jerman dibentuk oleh Undang-Undang Konstitusional. Ia dipilih oleh Majelis Federal (Bundesversammlung). (dengan memperhatikan perbandingan suara di parlemen itu) Presiden mengusulkan calon untuk dipilih sebagai Kanselir Federal. Cakupannya hampir pada semua bidang kehidupan. Perundang-undangan negara bagian meliputi bidang kepolisian . Ia memanifestasikan kebersamaan dalam negara dan tata konstitusional yang melampaui segala batas partai. ia dapat memberkan pedoman bagi orientasi politik dan moral para warga. dapat membubarkan Bundestag. Presiden Federal mewakili negara Jerman secara hukum antar bangsa. ia dapat menjadi penengah yang netral diluar pertarungan politik sehari hari dan dengan demikian menjadi tokoh penuh wibawa. Keseluruhan perundang-undangan federal mencakup sekitar 1900 undang-undang dan 3000 peraturan hukum. berdasarkan usul Kanselir. Kepada Bundestag. Presiden Federal mengangkat dan memberhentikan para hakim federal. Namun kewenangan politik luar negeri tetap pada Pemerintah Federal. 3) Lembaga Yudikatif : a. Walaupun sebagaian tugasnya besifat representatif. Ia dapat memberi grasi kepada terpidana. Ia mengawasi kesesuaian proses penyusunan undang-undang dengan konstitusi. pegawai negeri di tingkat federal. Umum Perundang-undangan Republik Federal Jerman kebanyakan berupa hukum tertulis. yang dipilih oleh parlemen di setiap negara bagian. Kadang-kadang utusan yang terpilih itu adalah tokoh-tokoh terkemuka dan berjasa yang tidak duduk dalam parlemen negara bagian. yang bersidang hanya untuk tujuan ini. Bila Kanselir Federal gagal dalam usahanya memenangkan mosi kepercayaan di Bundestag. Majelis Federal terdiri dari para anggota Bundestag dan jumlah yang sama utusan. tetapi juga dipengaruhi perundang-undangan Masyarakat Eropa dan hukum internasional. serta para perwira. Ia mengikat peranjian atas nama Jerman dengan negara lain serta mengakreditasi dan menerima para duta besar.Kepala negara Republik Federal Jerman adalah Presiden Federal. Dengan pemikiran dan pernyataan mendasar tentang tema-tema besar saat ini. sehingga dewasa ini legislasi merupakan penyesuaian dan perubahan (amandemen) terhadap hukum yang sudah ada. Presiden Federal dipilih oleh Majelis Federal dengan suara terbanyak untuk periode lima tahun. Setelah itu dapat dipilih satu kali lagi. sebelum undang-undang itu diumumkan dalam Lembaran Undang-Undang Federal. maka kepala negara. Presiden Federal mewujudkan kesataun seluruh masyarakat politik dengan cara khusus. kemudian atas usulan Kanselir ia melantik serta memberhentikan para menteri Pemerintah Federal.

diberlakukan aturan-aturan penyesuaian secara meluas pada hampir setiap bidang hukum. dan dari banyak sumber lain di daerah-daerah. Prinsip yang mendasari kedua kitab ini adalah kebebasan mengikat perjanjian. Negara Hukum Menurut sejarahnya. Pembatasan kebebasan seseorang hanya mungkin melalui hukum formal. Dengan memperhatikan situasi khusus dan perkembangan Jerman Timur selama ini. berbunyi sebagai berikut: Suatu hanya dapat dihukum. disamping itu terutama sekolah dan universitas. ataupun memberlakukan undang-undang pidana dengan surut waktu. apabila sudah berlaku undangundang yang menetapkannya sebagai tindak pidana sebelum peristiwa itu terjadi (nulla poena sine lege). Setiap orang mempunyai hak untuk didengar di pengadilan. Dalam kurun waktu keterpisahan selama empat dekade. sistem hukum RFJ berasal dari tata hukum Romawi yang sebagian diambil alih. Hal ini menjadi sangat penting mengingat perluya pengembangan ekonomi di negara-negara bagian baru. Keputusan mengenai keabsahan penangkapan dan lama penahanan hanya bisa diambil seorang hakim. keputusan hakim atas hal ini harus segera disusulkan. Penyelenggaraan hukum dipercayakan kepada hakim-hakim yang independen dan hanya tunduk kepada .dan hukum komunal. Prinsip yang berlaku dalam hukum pidana dan yang oleh Grundgesetz diangkat menjadi prinsip konstitusional. Proses penyesuaian struktur peradilan. diputuskan untuk mengambil tindakan cepat untuk sejauh mungkin mempersamakan kedua tata hukum agar tercapai kesatuan hukum di seluruh wilayah Jerman. tetapi tanpa perintah penangkapan orang tersebut hanya dapat ditahan paling lama sampai akhir hari penangkapan. saat ini telah dirampungkan. Pada abad ke-19 untuk pertama kalinya disusun hukum sipil yang seragam untuk seluruh wilayah Reich Jerman. Yang juga bersifat konstitusional adalah prinsip bahwa atas perbuatan yang sama tidak boleh dijatuhi hukuman beulang kali berdasarkan hukum pidana umum. b. Jaminan-jaminan negara hukum menjadi jelas terutama dalam norma-norma hukum primer dan dalam perundangan mengenai tata cara hukum. Dalam setiap pembatasan kebebasan seseorang tanpa perintah hakim. Setelah bergabungnya RDJ ke dalam Republik Federal pada tahun 1990. serta pers dan media elektronik. Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan Kitab Undang-Undang Hukum Niaga sampai sekarang masih bernafaskan semangat liberalisme para penyusunnya. tata hukum RFJ dan RDJ berkembang jauh berbeda. Jadi seorang hakim dilarang menggunakan pasal-pasal hukum pidana yang mengatur perbuatan lain yang mirip. Hal ini pun termasuk unsur prinsip negara hukum yang tercantum dalam UUD. Pihak kepolisian memang dapat menahan seseorang untuk sementara. dengan beberapa pengecualian.

Grundgesetz menyempurnakan perlindungan hukum yang lengkap bagi warga terhadap tindakan aparatur negara. kepentinangan sosial kini lebih banyak diperhatikan dalam penyusunan undang undang. organisasi. Landasan-landasan negara hukum dalam peradilan Jerman hampir semuanya tertuang dalam undang-undang yustisi yang telah disusun pada abad ke-19. kecelakaan. serta Hukum Acara Perdata dan Hukum Acara Pidana. dan bidang yuridiksi pengadilan. d. sejak berdirinya Republik Federal Jerma. Setiap warga mendapat kemungkinan menggugat setiap tindakan negara yang menyangkut dirinya. Mereka sama sekali tidak dapat dipecat. Untuk maksud ini telah banyak diputuskan undang-undang. Oleh karena itu. Pengaduan seperti itu merupakan sarana hukum luar biasa dalam menghadapi pelanggaran hak-hak asasi oleh alat negara. c. Warga dan tata usaha Negara Setelah perkembangan politik di bidang hukum selama 100 tahun lebih. Kepada perorangan. penahanan surat izin mengemudi atau penolakan terhadap permohonan izin mendirikan bangunan. . apabila ia merasa hak-haknya dilanggar. Mereka menghadapi pemerintahan kekaisaran dalam perdebatan yang panjang dan sengit selama pertigaan terakhir abad ke-19. merupakan hasil perjuangan kelompok liberal dan demokratis dalam parlemen. Ini terutama menyangkut Undang-Undang Tata Peradilan yang mengatur struktur. terutama yang berkaitan dengan hukum tenaga kerja dan hukum sosial.hukum. Hukum dalam negara sosial Grundgesetz memerintahkan pengembangan tata negara sosial. Ini berlaku untuk semua tindakan administrasi negara seperti misalnya perhitungan tinggi pajak maupun keputusan tak naik kelas di sekolah. pengangguran maupun setelah memasuki masa purnakarya. Peradilan istimewa dilarang. peraturan hukum ini menjamin pelayanan keuangan yang berbedabeda jumlahnya dalam hal jatuh sakit. tetapi kini pengawasan menyeluruh terhadap adminstrasi negara juga berlaku di negara-negara bagian baru. kecacatan. Kitab undang-undang Jerman telah pula menjadi contoh untuk negara-negara lain: Kiatab Undang-Undang Hukum Perdata misalnya menjadi acuan untuk penyusunan kitab-kitab hukum sipil di Jepang dan Yunani. RDJ tidak mengenal pengadilan tata usaha. Perlindungan hukum melalui pengadilan khusus masih dilengkapi kemungkinan yang dipunyai setiap warga untuk mengajukan pengaduan ke Mahkamah Konstitusional Federal. juga tidak dapat dimutasikan tanpa persetujuan mereka. Kedua sumber hukum tersebut beserta Kitab Undang-Undang Hukum Perdata yang diberlakukan sejak tahun 1990.

mengenai Perlindungan Terhadap Pemutusan Hubungan Kerja. Pengadilan Tenaga Kerja? menangani sengketa perdata yang berkaitan dengan hubungan kerja. mengenai Hak Para Pekerja untuk Ikut Menentukan Kebijakan Perusahaan dan Undang-Undang Peradilan Tenaga Kerja. Memiliki tiga instansi pada tingkat wilayah. Dengan instansi di tingkat wilayah. Pengadilan Tinggi (Oberlandesgericht) dan Mahkamah Agung Federal (Bundesgerichtshof). Terdapat lima jenis pengadilan: 1. Pengadilan Tata Usaha? menangani semua perkara publik di bidang hukum administrasi negara. Mulanya hal ini hanya diatur secara singkat saja dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata di bawah judul ?Perjanjian Kerja?. Jadi dalam proses naik banding dapat juga dihadapkan fakta-fakta baru. masih ada Mahkamah Konstitusional Federal yang berdiri di luar kelima bidang peradilan yang diuraikan di atas. serta sengketa antara kedua mitra ketenagakerjaan yakni majikan dan syarikat pekerja. bagian dan federal. 5. e. Lembaga ini tidak hanya merupakan pengadilan tertinggi RFJ. Pengadilan Negeri (Landgericht). Fungsinya memutuskan perkara yang berkaitan dengan Undang-Undang Dasar. 3. 4. melainkan juga lembaga negara yang keberadaannya ditetapkan oleh konstitusi. negara bagian dan federal. kasus perdata. Saat ini hukum tenaga kerja mencakup sejumlah besar undang-undang dan perjanjian tarif imbalan kerja. mengenai kedudukan Serikat Kerja dalam Perusahaan. Terdapat empat tingkatan: Pengadilan Distrik (Amtsgericht). Organisasi lembaga penegakan keadilan Ciri sistem peradilan Jerman adalah perlindungan hukum yang menyeluruh dan spesialisasi pengadilan yang luas. Juga memiliki tiga Instansi seperti Pengadilan Tata Usaha. walaupun tetap bertumpu juga pada hasil putusan hakim. Diselidiki apakah pengadilan menerapkan norma hukum primer secara tepat serta memperhatikan hukum acara yang berlaku. Selain itu. Pengadilan umum? menangani kasus-kasus pidana.Suatu contoh mengesankan dalam usaha melaksanakan prinsip negara sosialadalah hukum tenaga kerja. Peraturan hukum yang sangat berarti adalah Undang-Undang mengenai Perjanjian Tarif Imbalan Kerja. Pengadilan Urusan Keuangan? mengurusi perkara yang menyangkut pajak dan retribusi. Pengadilan Sosial? menangani semua persengketaan yang berkenaan dengan asuransi wajib jaminan sosial. Sistem sarana hukum yang sangat beragam dan membuka kemungkinan luas untuk memeriksa kembali keputusan pengadilan. . Melalui naik banding dilancarkan kontrol putusan tersebut dari segi hukum dan dari segi fakta. Sementara dalam proses naik banding tahap dua (revisi) hanya diadakan pemeriksaan yuridis. 2.

Sampai saat ini. Pengadilan ini misalnya memutuskan dakan persengketaan antara federasi dan negara bagian. Mahkamah Konstitusional Federal terdiri dari dua senat. Pemilihan kembali tidak diperbolehkan. sedikitnya sepertiga anggota parlemen atau pengadilan-pengadilan lain. bahwa tugasnya memang memiliki dampak politk. tetapi lembaga itu sendiri bukan suatu badan politik. Singapur . ataupun antara lembaga-lembaga pemerintah federal. apakah suatu partai mengancam pokok tata negara yang demokratis dan merdeka dan karena itu melanggar konstirusi.Mahkamah Konstitusional federal Karlsruhe mengawasi ditaatinya Grundgesetz. Mahkamah Konstitusional Federal telah memutuskan lebih dari 114000 perkara. bila dinyatakan bertentangan maka undangundang tersebut dicabut kembali. yang menentukan kerangka konstitusional bagi ruang gerak pengambilan keputusan politis. pemerintah negara bagian. Misalnya pernah diperiksa apakah ikut sertanya tentara Jerman dalam misi-misi PBB bertentangan dengan Grundgesetz. Selama ini sudah beberapa pemerintah pusat dari berbagai aliran politik harus tunduk di bawah keputusan dari Karlsruhe ini. masing-masing beranggotakan delapan hakim yang dipilih setengahnya oleh Bundestag dan sisanya oleh Bundesrat untuk masa jabatan dua belas tahun. Berkenaan dengan undang-undang. Satu-satunya patokan adalah Grundgesetz. pengadilan tertinggi ini hanya akan bertindak atas permohonan dari badan-badan tertentu seperti pemerintah federal. Selalu saja diperkarakan masalah yang mempunyai jangkauan politis luas di dalam maupun di luar negeri dan menjadi pusat perhatian publik. tetapi hanya sekitar 2900 yang berhasil. Hanya mahkamah inilah yang berwenang memutuskan. Partai yang melanggar konstitusi juga menyelidiki apakah undang-undang federal dan undang-undang negara bagian tidak bertentangan dengan UUD. Sekitar 109640 diantaranya adalah pengaduan atas dasar konstitusi. Walaupun demikian Mahkamah Konstitusional Federal juga menekankan.