P. 1
Tulisan 1.Bentuk

Tulisan 1.Bentuk

|Views: 148|Likes:
Published by Bagaz Trabalistra

More info:

Published by: Bagaz Trabalistra on May 22, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/18/2015

pdf

text

original

Pengenalan bentuk Dalam Perancangan Arsitektur

Secara Kasat mata,Produk Arsitektur berhubungan Dengan Bentuk,baik bentuk-bentuk Geometris maupun Non-Geometris,namun bentuk-bentuk yang dihasilkan harus dapat dipertanggungjawabkan secara fungsional dan konstruksional . Sebagai Dasar dari Perancangan Arsitektuk, dikenalkan terlebih dahulu dengan bentuk-bentuk yang saling berhubungan yang tersusun baik diantara bidang dengan bidang, Bidang dengan Ruang maupun Ruang dengan Ruang sehingga menjadi satu Konfigurasi yang mempunyai Nilai Fungsional dan Estetika secara Horizontal dan Vertikal. Berikut ini beberapa hubungan antar bentuk-bentuk tersebut : Terpusat Bentuk Terpusat ini mempunyai keteraturan secara geometris dengan dominasi bentuk yang terletak di pusat sebagai Titik Pandang Utama. Sesuai dengan bentuknya yang terpusat, bentuk-bentuk ini mempunyai cirri-ciri memusatkan diri seperti titik ditengah Lingkaran atau sebuah Kolom tinggi yang dikelilingi bidang-bidang sejenis. Pada umumnya bentuk terpusat ini berbentuk teratur dan simetris namun tidak menutup kemungkinan tidak teratur atau Asimetris dengan syarat titik pusat lebih bersifat Dominan diantara yang lainnya. Bentuk Terpusat ini biasanya diterapkan dalam bangunan yang bertujuan untuk menyampaikan sesuatu yang ingin diperlihatkan pada dunia luar. Contoh Gambar : Linier Bentuk Linier dihasilkan dari sederetan bentuk-bentuk pada sebuah Garis yang bisa merupakan pengulangan yang sama ataupun berbeda dari bentuk, ukuran maupun fungsi. Bentuk Linier tidak hanya berupa Garis Lurus namun dapat pula dipotong-potong atau dibelokkan. Sesuai dengan sifatnya yang memanjang, bentuk Linier ini dapat menunjukkan suatu arah menuju arah lain ataupun menuju titik klimaks. Bentuk linier pada bangunan bias berupa Selasar,Koridor atau Fungsi bangunan dengan aktifitas menerus seperti Sekolah atau Rumah Sakit. Contoh Gambar : Radial Bentuk Radial ini merupakan penggabungn dari bentuk Terpusat dan Linier dimana beberapa bentuk Linier digabungkan oleh suatu inti yang terletak di Pusatnya dan bentu-bentuk Linier tersebut berkembang keluar mengikuti arah jari-jarinya. Bentuk Radial ini bisa tumbuh menjadi suatu Jaringan dimana beberapa pusat dihubungkan oleh bentuk-bentuk Linier . Organisasi bentuk Radial dapat dilihat dan difahami dengan sempurna jika dipandang dari udara, Bila dilihat dari tinggi mata Normal diatas tanah, kemungkinan besar unsur pusatnya tidak akan tampak dengan jelas, dan pola pertumbuhan lengan-lengan Liniernya menjadi kabur atau Distorsi akibat Hukum-hukum perspektif. (Arsitektur :

Bentuk Cluster ini bias jadi mendekati bentuk terpusat namun berbeda dalam keteraturannya. Contoh Gambar : Grid Bentuk Grid ini dihasilkan dari deretan pola-pola yang teratur dan sama dalam jarak dan ukuran dalam kerangka Modular yang berulang. Contoh Gambar : Cluster Bentuk Cluster merupakan bentuk-bentuk yang didekatkan satu sama lain baik bentuk-bentuk yang sama maupun berbeda hingga saling berhubungan namun tidak mempunyai tujuan tertentu sehingga bentuk Cluster ini lebih bebas dalam penataannya. dapat pula setiap modulnya diputar dengan bertumpu pada salahsatu titik.Ching).K. Salahsatu contoh Bentuk Radial adalah Baling-baling dimana setiap tangan baling-baling berkembang keluar namun disatukan oleh inti yang terletak dipusatnya hingga menjadi satu kesatuan yang tidak bias dipisahkan. Bentuk Cluster ini biasanya diterapkan pada bangunan denganfungsi rumah tinggal. Penerapan bentuk Radial pada Bangunan biasanya pada fungsi Hotel atau gedung perkantoran dimana intinya berfungsi sebagai Core berupa sirkulasi Vertikal dan bentuk-bentuk Liniernya sebagai deretan Ruang-ruang yang membutuhkan Pemandangan dan pencahayaan yang besar. Francis D.Bentuk. namun salam pola Grid ini dapat mengalami pengurangan atau penambahan dalam setiap modulnya. Penerapan bentuk Grid ini dalam bangunan biasanya pada bangunan yang mempunyai keteraturan atau kesamaan dalam bentuk Contoh Gambar : . Ruang dan Susunannya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->