P. 1
Konsep Standar Kerja

Konsep Standar Kerja

5.0

|Views: 1,328|Likes:
Published by jeckwhu

More info:

Published by: jeckwhu on May 23, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/02/2013

pdf

text

original

Konsep Standar Kerja (Standard Work

)
Standard Work ini dikembangkan oleh Sistem Produksi Toyota (TPS), dimana Standard Work mengatur seluruh pekerjaan disekitar gerakan manusia dan menciptakan urutan produksi yang efisien tanpa pemboroasan. Standar kerja merupakan pra-penetapan urutan tugas untuk mendapatkan cara terbaik dalam melakukan pekerjaan dalam jumlah waktu yang tersedia (takt time) serta menjamin pekerjaan dilakukan dengan benar sejak pertama dan setiap waktu. Standar kerja (Standard Work) merupakan pondasi/dasar dari perbaikan terus-menerus (continuous improvement), serta pemberian kuasa kepada pekerja. Taichi ohno mengatakan ³Jika tidak ada standar maka tidak akan ada perbaikan (improvement)´. Dengan demikian, standar kerja merupakan hal yang penting. Toyota mengatakan ada dua hal yang merupakan bahagian tugas dari setiap pekerja di Toyota yaitu: 1. Ikuti Standar Kerja (Follow the Standard Work) 2. Temukan jalan terbaik dalam melaksanakan pekerjaan ( find a better way to do your job)

Standar kerja dapat dibuat dalam bentuk lembar kerja, antara lain yaitu Standard Work Instruction Sheet (Lembar Standar Instruksi Kerja) yang digunakan sebagai bagian dari instruksi kerja terdokumentasi, Standard Work Sheets (Lembar Standar Kerja) dan Standard Work Combination Sheets (Lembar Standar Kombinasi Kerja) digunakan sebagai managemen visual, bukan instruksi kerja.

Standard Work Instruction Sheet (Lembar Standar Instruksi Kerja) Gambar 2. Standard Work Sheets (Lembar Standar Kerja) .Gambar 1.

Selain itu. Perhitungan Takt Time dapat memberitahu seberapa sering pabrik harus menghasilkan sebuah unit untuk memenuhi permintaan. Takt Time 2. Standar Work in Process (SWIP) Takt Time Takt Time merupakan tingkat di mana pelanggan membeli produk. yaitu: 1. pemborosan dari produksi yang berlebihan dapat dihilangkan. ketika semua kegiatan disinkronkan ke Takt Time. atau lebih baik sedikit di bawah Takt Time untuk memenuhi permintaan pelanggan. Standard Work Combination Sheets (Lembar Standar Kombinasi Kerja) Terdapat tiga komponen dari standar kerja. . Urutan kerja (Work Sequence/Work Procedure) 3. Takt Time sering disebut denyut jantung produksi karena setelah Takt Time dihitung semua proses harus beroperasi pada. Tujuan dari JIT adalah untuk membawa waktu siklus sedekat mungkin dengan Takt Time tanpa melebihi Takt Time.Gambar 3.

tujuannya yaitu harus membatasi gerakan yang sia-sia ataupun kegiatan yang tidak memberikan nilai tambah. Ini membantu memastikan dan menjaga konsistensi dan stabilitas dari proses. Urutan kerja (Work Sequence/ Work Procedure) Urutan kerja ataupun prosedur kerja merupakan urutan pekerjaan yang dilakukan oleh operator dalam melaksanakan operasi manual (termasuk berjalan dan menunggu).Gambar 4. Takt Time = 400 menit / 200 unit = 2 menit/unit. Takt Time adalah dua menit per unit. Dengan demikian. Takt Time dan Waktu Siklus Takt Time dapat dihitung dengan persamaan berikut: Waktu Ketersediaan Operasi per Hari / Permintaan Pelanggan per Hari. Hal ini sangat penting untuk menentukan cara terbaik dan paling efisien untuk operator dalam melakukan pekerjaan mereka. Jika mungkin. jika permintaan pelanggan 200 unit per hari dan perusahaan beroperasi selama 400 menit setiap hari. serta harus dibuat dalam pernyataan yang jelas dan istilah yang konkrit. operasi dijalankan pada Takt Time sekitar 50 . urutan kerja ataupun prosedur kerja ini . Selain itu.60 detik. Urutan kerja ataupun prosedur kerja ini harus secara jelas mendefinisikan setiap menit kegiatan dan jumlah yang diproduksi. produk tersebut harus diproduksi setiap dua menit agar dapat memenuhi permintaan. Dalam hal ini. Sebagai contoh. Pada Toyota. Takt Time mengatur laju produksi agar sesuai dengan tingkat permintaan pelanggan atau penjualan produk. sehingga dapat dipahami oleh operator.

Urutan kerja ataupun prosedur kerja akan membentuk standard operating procedures (SOP). karena dalam penetapan standar operasi. Setelah prosedur standar operasional (SOP) sudah ditentukan maka akan dibuat kedalam bentuk buletin standard operating procedures. maka hal tersebut digunakan untuk memperbaiki standard operating procedures (SOP) tersebut ataupun melakukan revisi terhadap SOP sebagai tahapan continuous improvement (Kaizen). kapasitas produksi. Standar operasional berbeda dengan kerja standar. waktu dan pendingin. produk dapat dihasilkan dengan tepat. Tabel Kapasitas Produksi Part Tabel ini harus dibuat untuk setiap proses. yang akan ditempatkan di lokasi yang mudah dilihat di setiap stasiun kerja. Contoh dari kerja standar misalnya pada penanganan panas. serta jumlah unit yang diproduksi. nama proses. Pembuatan tabel ini sangat penting. kerja standar merupakan standar yang dibutuhkan untuk penerapan SOP. waktu dasar. serta aman. tabel ini merupakan dasar pembuatan rutinitas kerja. Dengan demikian.juga harus distandarisasi. yiatu: 1. buletin inilah yang akan menjadi panduan baik untuk pekerja baru maupun pekerja lama. kerja standar yang harus dilakukan yaitu mengatur derajat suhu(panas). cepat. . dimana pada tabel harus terdapat urutan kerja ataupun prosedur kerja. nomor mesin. Setelah operator bekerja berdasarkan buletin tersebut dan jika ditemukan ketidakkonsistenan elemen. waktu pergantian peralatan. Metode dalam menetapkan standar operasi.

konten kerja. dan waktu operasi(jam kerja). Lembar standar operasi rutin Lembar standar operasi rutin merupakan alat yang didesain untuk menjukkan waktu perjalanan proses secara cepat untuk membantu menetapkan urutan kerja. . Lembar ini memuat informasi urutan kerja.2.

mesin. Urutan kerja ditetapkan dan ditulis untuk setiap proses. Standar WIP = (Waktu Manual + Waktu Otomatis) / Takt Time . Penunjuk Operasi Dokumen ini diberikan ke operator untuk menunjukkan apa yang harus dilakukan untuk operasi yang spesifik. Manual ini dibuat berdasarkan Tabel Kapasitas Produksi Part dan Lembar standar operasi rutin. pembuatan part. pergantian pengaturan cetakan. untuk menjaga dan mendukung standar kerja. Standar Work in Process (SWIP) merupakan kebutuhan material minimum yang diperlukan untuk menyelesaikan satu siklus kerja operator tanpa penundaan. Manual pada Petunjuk Kerja dan Buletin standar operasi Manual dari petunjuk kerja menyediakan dasar pemberian instruksi dan melaksanakan standar operasi secara akurat. Standar Work in Process (SWIP) Work in Process (WIP) merupakan produk yang menunggu antara tahapan operasi yang akan diproses. Contohnya sebagai berikut: 4.3. dan perakitan. pergantian alat.

Dalam hal ini. mungkin lebih. Pengecualian aturan ini. Batch automatic cycle SWIP (batch auto cycle) = (Waktu Otomatis / Takt Time) x 2 5. Vendor operation SWIP (Vendor op) = (Lead time / Takt Time) x 2 SWIP(total) = SWIP(manual) + SWIP(single-piece auto)+SWIP(single-piece non-machine auto)+SWIP(batch auto cycle)+ SWIP(vendor op) Ketika suatu proses beroperasi pada atau kurang sedikit dari Takt Time. Mesin single-piece automatic cycle SWIP (single-piece auto) = Waktu Otomatis / Takt Time 3. . Ukuran Regu Dalam kasus apapun.atau Standar WIP = Total Waktu Siklus / Takt Time Tahapan dalam menetapkan SWIP yaitu: 1. Jika suatu proses memiliki waktu siklus yang lebih besar daripada Takt Time. karena ukuran kru ditentukan sebagai jumlah waktu manual siklus / takt time. mungkin hanya terdapat 1 buah SWIP untuk kedua proses. maka diperlukan 1 buah SWIP per orang. SWIP (manual) = ukuran regu x (1 buah / orang) 2. Single-piece non-machine automatic cycle SWIP (single-piece non-machine auto) = Waktu proses / Takt Time 4. jika hasil dari waktu siklus 2 proses yang berurutan dijumlahkan kurang dari Takt Time. jumlah SWIP sebanyak 2 buah. biasanya SWIP akan terdapat sebanyak 1 buah.

com/aeronautics/materialmanagement/improvement/s upplierLean/overview/components/JustInTimeJIT.com/ http://lssacademy.co.Sumber: http://www.html http://www.html http://books.com/2007/02/06/standard-work_06/ http://www.1000ventures.id/ .gembapantarei.com/info/lean_toyota_way_14p_brief.google.lockheedmartin.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->