PERAMBATAN GELOMBANG Sesungguhnya kata WAVE PROPAGATION amat sulit untuk dicarikan persamaannya di dalam bahasa Indonesia dengan

tepat, namun demikian kata PERAMBATAN GELOMBANG adalah merupakan kata yang paling dekat artinya dengan WAVE PROPAGATION. Karena sulitnya mencari kata kata yang tepat dalam bahasa Indonesia yang sama artinya dengan PROPAGATION, maka kata tersebut sering diartikan dalam bahasa Indonesia menjadi PROPAGASI. Arti Propagasi Propagasi ialah proses pengiriman atau pemindahan tenaga dari satu tempat ke tempat lain dengan perantaraan Gelombang Elektro Magnetis. Bila propagasi ini terjadi pada gelombang radio maka proses ini berlangsung sejak gelombang tersebutidi pancarkan oleh antenna pemancar, sampai gelombang tersebut diterima oleh antenna penerima. Gelombang radio yang dipancarkan oleh antenna pemancar tersebut dapat berupa gelombang yang tidak memodulasi maupun gelombang yang telah dimodulasi dengan gelombang pemodulasi. Di mana gelombang pemodulasi tersebut dapat berupa:
y y y y

Pulsa-Pulsa - pada radar. Getaran optis - pada televisi. Getaran suara - pada radio. Getaran mekanik - pada morse.

Dengan diterimanya gelombang radio oleh pesawat penerima maka terjadilah peristiwa komunikasi antara satu tempat dengan tempat lain. Jadi sekarang jelaslah, perbedaan antara Propagasi dengan Komunikasi. Untuk lebih jelasnya maka dapat kita pelajari apa arti Komunikasi itu. Arti Komunikasi/Perhubungan. Ada dua pengertian tentang Komunikasi/Perhubungan:
y y

Arti yang umum ialah penyampaian berita dari satu tempat ke tempat lain dengan memakai: suara, tulisan, kode-kode dan Iain-lain. Arti yang bersifat teknis ialah pemancaran/pengiriman serta penerimaan tanda-tanda, tulisan-tulisan, suara-suara atau keterangan-keterangan yang bersifat apapun, baik dengan kawat, radio atau visual dari satu tempat ke tempat lain.

Kualitas Propagasi. Kualitas daripada propagasi gelombang radio menentukan akan baik buruknya hasil komunikasi yang dicapai. Kualitas propagasi ini dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain:

bulan. Kekuatan Radiasi Yang Dipancarkan Dan kekuatan radiasi Yang Dikirim. Gambar no. untuk selanjutnya diubah menjadi bentuk kode. radar. Tergantung dari macamnya polarisasi gelombang. Gambar: 1 memperlihatkan secara sederhana radiasi rambatan gelombang/propagasi gelombang radio dari sebuah antenna pemancar sampai diterima oleh sebuah antenna penerima.y y y y y Tergantung daripada waktu sepanjang tahun. seperti bentuk semula. gambar dan Iain-lain. 2 memperlihatkan bahwa makin jauh jarak antara pesawat pemancar dengan pesawat penerima. oleh antenna pemancar diubah menjadi tenaga gelombang elektro magnetis yang kemudian dl pancarkan ke segala arah oleh jenis antenna omnidirectional. Dari sini dimulailah perjalanan rambatan gelombang serta perubahan perubahan yang terjadi sepanjang transmisi di sebut dengan propagasi gelombang radio sampai sinyal tersebut diterima oleh antenna penerima. Pada jarak AB tenaga yang diterima oleh sebuah bidang yang luasnya S. antenna dll. telah dibagi menjadi 16 bagian setelah tenaga tersebut menempuh jarak sejauh 4 AB.Sehingga kekuatan radiasi yang dipancarkan pada satu arah tertentu hanyalah sebagian kecil dari selurut tenaga yang dipancarkan oleh antenna pemancar. Tergantung dari daerah. Tenaga listrik dari sinyal. televisi dan sisteiri-sistem elektronik lainnya.di mana pesawat pemancar dan penerima berada. 2. Sehingga beberapa buah pesawat penerima dapat menerima sinyal yang dipancarkan oleh satu antenna pemancar. Saat Berlangsungnya Komunikasi.adalah merupakan suatu pembuktian yang nyata bahwa makin jauh letak pesawat penerima terhadap pesawat pemancar makin kecil tenaga yang dapat diterima. Dari penjelasan ini nyatalah bahwa tenaga yang di erima t oleh antenna penerima yang terletak pada satu arah tertentu dari pemancar ialah sangat kecil. Kemudian sinyal dikirim ke pesawat penerima dengan melalui saluran transmisi. Semuanya sistim ini mempergunakan pemancar sebagai alat untuk menghasilkan sinyal tersebut disalurkan melalui saluran transmisi ke antenna pemancar yang selanjutnya untuk dipancarkan dalam bentuk gelombang elektro magnetis. Pengetahuan propagasi gelombang adalah merupakan pengertian dasar dari cara bekerjanya hubungan radio. . Tergantung daripada lintasan bumi terhadap matahari. hari. suara. makin kecil pula tenaga yang diterimanya. Gambar no. Tergantung daripada frekuensi gelombang radio yang dipancarkan.

Berhasilnya hubungan Radio. Karena jumlah tenaga gelombang yang diterima oleh antena penerima adalah sangat mempengaruhi pada penerimaan maka perlu kiranya. Effisiensi daripada alat pemancar. Untuk mengetahui dan mengatasi faktor-faktor yang dapat mengganggu penerimaan hubungan radio tersebut perlu diketahui tentang keadaan dan sifatsifat dari gelombang elektro magnetis. Jika sebuah batu dijatuhkan ke dalam bak yang berisi air maka timbullah gelombang air dan gelombang tersebut berjalan dari titik di mana batu tersebut jatuh. Besarnya daya yang dipancarkan oleh antenna pemancar. Sensitifitas daripada alat penerimanya. JALANNYA GELOMBANG Jalannya gelombang Elektro magnetis udara di dalam udara banyak persamaan dengan jalannya ombak air yang berada di dalam bak atau kolam. Keadaan permukaan bumi antara pesawat pemancar dengan pesawat penerima. terus menuju ke . Kelembaban dan temperatur udara. Keadaan atmosphere. dibicarakan faktor faktor apa yang dapat mempengaruhi penerimaan tenaga gelombang tersebut ialah: y y y y y y y Jarak antara pemancar dengan penerima.

Banyaknya gelombang yang dipancarkan tiap satu detik disebut frekuensi. Frekuensi Gelombang. Yang dimaksud dengan amplitude gelombang ialah jarak antara puncak gelombang dengan permukaan rata. Jarak antara puncak yang satu ke puncak yang lain atau jarak dari lembah yang satu ke lembah yang lain inilah yang disebut panjang gelombang (lambda). Semakin jauh gelombang tersebut dari tempat jatuhnya batu. Pada gelombang elektro magnetis. Amplitude Gelombang. Dari pandangan kita adalah nampak jelas bahwa amplitudo dari gelombang di tempat jatuhnya batu tersebut adalah paling besar dibandingkan dengan amplitude-amplitude dari gelombang yang letaknya semakin jauh dari tempat jatuhnya batu tersebut. gelombang tersebut merambat secara radier dan amplitudonya makin lama makin kecil dan hilang.semua arah pada permukaan air. Disingkat dengan huruf (f). gelombang dipancarkan terus-menerus selama pesawat pemancar bekerja. Pada gelombang air yang disebabkan oleh batu yang dijatuhkan ke dalam air. semakin kecil pula amplitudonya. Panjang Gelombang = ( Lambda) Meskipun amplitudo dari gelombang-gelombang tersebut makin jauh makin kecil. sehingga merupakan suatu lingkaran yang makin lama jari-jarinya makin membesar. Atau untuk mencari suatu panjang gelombang bisa digunakan rumus seperti dibawah ini :   ƒ”ƒƒ–ƒ”ƒ’—…ƒ’Ž‹–—†‘›ƒ‰•ƒ–—‡’—…ƒ’Ž‹–—†‘ . akan tetapi jarak antara puncak yang satu dengan yang lain adalah tetap sama. gelombang tersebut.

Perambatan gelombang radio Gelombang radio berdasarkan perambatannya dalam ruang dibagi menjadi dua kelompok besar yaitu ground wave dan sky wave (Gambar 2. Dalam gelombang radio yang bergerak atau merambat tersebut dibawalah semua informasi yang akan dipertukarkan dalam proses komunikasi.Ground wave adalah gelombang yang dekat dengan permukaan tanah dan sky wave adalah gelombang yang merambat ke langit. Satu lagi gelombang dalam kategori ground wave yang benarbenar merambat dipermukaan tanah yaitu gelombang permukaan (surface wave). Jenis Perambatan Gelombang Radio Perambatan gelombang radio merupakan tulang punggung komunikasi seluler. Pola radiasi biasanya diplotkan dalam dua pola yaitu pola horisontal dan pola vertikal . dengan demikian kecepatan cahaya dapat merambat 40 kali mengelilingi dunia dalam waktu satu detik.1.7). Gelombang radio sendiri merupakan gelombang elektromagnetik yang didalamnya terdapat besaran kuat medan magnet (H) dan kuat medan listrik (E). Ground wave sendiri ada yang merambat secara Line of Sight (LoS) atau secara garis lurus pada ruang bebas (sering disebut space wave) dan merambat secara memantul dengan tanah (ground reflected wave).000 adalah kecepatan rambat cahaya dalam ukuran satu detik. dikarenakan di dalam kenyataannya bentuk radiasi antena adalah tiga dimensi.freq 300. namun dapat di untuk memudahkan analisa dimodelkan ke dalam sistem Koordinat Cartesian (dua dimensi). Sky Ground reflected Surface wave Gambar 2. Pola Radiasi Antena Pola radiasi antena sangatlah komplek.

2. Gambar 2. Pemakai antena perlu mengetahui beamwidth atau half power antena. seperti pada gambar berikut ini. yaitu 3 dB beamwidht. Pola radiasi antena Dengan membuat peta dari pola radiasi dapat di ketahui dimana berkas radiasi terkosentrasi.Gambar 2. Ada berbagai macam cara untuk menggambarkan/ mengeplot radiasi antena. Pola radiasi antena pada koordinat kutub . Di situlah letak terkonsentrasinya radiasi antena.3.

6 53.5. Pola radiasi antena linear Berdasarkan pada arah rambatan radiasi gelombang tersebut.4 37 30.8 75.Gambar 2. Beamwidht > 3 dB Gambar 2.4. maka gelombang Elektro Magnetis dapat dibagi menjadi tiga jenis arah radiasi: Perkiraan Jarak pancaran Ground wave sesuai karakteristik band Perkiraan Jarak pancaran Ground wave sesuai karakteristik band Frequency (MHz) 1.6 107.5 7 14 21 28 50 144 430 1200 Range (miles) 93 67 47 33 27 23 19 Line of sight Line of sight Line of Sight Range (Km) 149. Pola radiasi antena pada koordinat kutub.1 43.8 3.5 .

Lapisan ionosphere yang ter-ion secara ¡   . radio navi ation Keuntungan: y Power yang diberikan secukupnya dapat berjalan mengikuti curva bumi y Relatif tidak terpengaruh dengan kondisi atmosferik Kerugian: y Membutuhkan power transmisi yang tinggi y Membutuhkan antena yang panjang/besar karena frekwensinya rendah y Ground losses bervariasi terhadap terrain Atenuasi Kekuatan sinyal akan berkurang jauh (merosot) sebanding dengan jarak medium transmisi. ky wave adalah gelombang Elektro Magnetis yang merambat mening galkan antena pemancar dan tiba pada antena penerima dengan melalui proses pemantulan pada lapisan-lapisan ionosphere yang berada pada daerah atmosphere bumi yang tertinggi sehingga memungkinkan untuk dapat berhubungan jarak jauh pada belahan bumi manapun. Gelombang EM yang berjalan sepanjang permukaan disebut sebagai gelombang permukaan (surface wave) y Ground-wave terpolarisasi vertikal y Digunakan untuk maritime mo ile communication. Propagasi Ground-wave Ground-wave dimulai dengan E tegak lurus terhadap bumi .Ground Wave adalah gel ang Elekt Magneti yang merambat meninggalkan antena pemancar dan tiba pada antena penerima secara langsung tanpa efek pantulan merambat sejajar dengan permukaan bumi pace wave adalah gel mbang Elektro Magnetis yang merambat meninggalkan antena pemancar tiba pada antena penerima dengan melalui pemantulan troposphere. Faktor atenuasi untuk unguided media: y Signal yang diterima harus kuat agar receiver dapat menginterpretasikan signal y Signal dijaga pada level lebih tinggi dari noise y Atenuasi lebih besar pada frekuensi tinggi ini penyebab distorsi y Kekuatan pemantulan oleh lapisan ionosphere cenderung tergantung kepada kesempurnaan ionisasi lapisan tersebut.

UHF. y Biasanya dimanfaatkan untuk pemancaran gelombang AM jarak jauh. Lapisan D y Merupakan lapisan paling bawah dari ionosfer y Menyerap gelombang dg frekuensi rendah . melewatkan gelombang frekw tinggi y Ionisasi maks pada siang dan menghilang pada malam hari Lapisan E y Memantulkan gelombang dengan frekuensi sekitar 20MHz y Tergantung pada frekw dan kekuatan lapisan E. Phenomena alam lainnya terjadi pada saat matahari terbit dan pada saat matahari terbenam dimana komunikasi jarak jauh pada low band menjadi sangat baik. Lapisan F y Dibagi menjadi 2 bagian F1 dan F2 (pada siang hari) y Pada malam hari kedua lapisan akan menjadi satu y Memantulkan gelombang dengan fekuensi tinggi (HF) y Gelombang dengan frekuensi lebih tinggi (VHF. y Pada malam hari lsinyal dapat melewati lap ini. Suatu jarak tertentu yang biasanya dicapai dengan multiple hop pada saat tersebut bisa dicapai dengan single hop. yang biasa disebut grey area. Hal ini disebabkan karena pada siang hari terjadi lapisan D yang terionisasi kurang sempurna dan menyerap gelombang radio terutama pada band 160 dan 80 meter. Para penggemar komunikasi jarak jauh. Kondisi propagasi pada malam hari cenderung lebih baik daripada siang hari.. terutama pada low band sering menggunakan kesempatan ini untuk dapat berkomunikasi dengan rekan-rekan amatir ditempat yang jauh. mempunyai sifat dapat membiaskan pancaran gelombang radio sedemikian rupa sehingga mencapai lapisan ionosphere utama dengan sudut kecil sehingga pantulannya ke bumi lebih jauh. mulailah terjadi lapisan ionosphere tambahan dibawah lapisan ionosphere utama dan ujung dari lapisan ionosphere tambahan. Fading yang kadang-kadang kita alami disebabkan karena kedaan ionisasi lapisan ionosphere yang tidak stabil. Jika disimpulkan lapisan ionosfer dapat digambarkan sebagai berikut: . karena pada malam hari lapisan ini menyusut.)akan dilewatkan. Pada waktu matahari mulai terbit. phenomena alam semacam ini dapat dijelaskan sebagaiberikut. suatu sinyal dapat dibiaskan ataupun dapat diteruskan ke lapisan F.sempurna merupakan lapisan yang masif dan mempunyai daya pantul baik terhadap gelombang radio.

Sebenarnya transmisi kita untuk dapat mencapai stasiun lawan tidak hanya lewat pantulan ionosphere yang disebut sky wave. y Directwave dan groundwave samapai pada penerima dengan fase berbeda. akan tetapi sebagian transmisi dipancarkan juga secara langsung atau ground wave. Akan tetapi pancaran yang . y Dua skywave yang dipantulkan dr daerah ionosfer diterima di antena penerima dengan fase yang tidak sama. JARAK SKIP (SKIP DISTANCE). y Hilangnya daya saat transmisi. Ini amat dirasakan apabila kita bekerja pada band-band 15. Gelombang radio pada frekuensi-frekuensi ini tidak dapat mencapai jarak yang dekat. artinya gelombang radio tadi tidak terpantul kembali lagi ke bumi akan tetapi menghilang ke angkasa luar. Istilah skip dapat diterjemahkan sebagai menghilang.Frekuensi yang dipantulkan oleh ionosfer dapat digambarkan sebagai berikut : Dalam propagasi tanah maupun ionosfer terdapat rugi-rugi yang menyebabkan tidak sempurnanya gelombang yang diterima oleh antena penerima. 12 dan 10 meter. karena untukmencapai jarak dekat diperlukan sudut yang basar padahal gelombang dengan sudut besar tidak dipantulkan balik ke bumi. y Interferensi dengan gelombang lain. disebabkan oleh: y Groundwave dan skywave sampai di antena penerima tetapi berlawanan fase shg saling melemahkan. Rugi-rugi tersebut disebabkan oleh: y Adanya Fading (sinyal dipenerima melemah/menguat). Gelombang radio pada band tinggi yang dipancarkan ke udara dengan sudut yang besar tidak dipantulkan lagi ke bumi dan menghilang ke angkasa.

Jarak terjauh dari pemancar kita yang tidak dapat menerima pancaran kita melalui sky wave disebut jarak skip atau skip distance. hanya beberapa kilometer saja. Kuat medan E dari jenis gelombang tersebut dapat dituliaskan dalam rumus : E = EO + WK + G ± r1 ± r2 ± rg(dB V/m) Dimana tiap bentuknya menggunakan satuan Db. sehingga pancaran gelombang radio skip ke angkasa luar disebut daerah skip atau skip zone. dan jarak propagasi D(km). Oleh karena r jarak capai ground wave sangat kecil. maka praktis diameter dalam dari skip zone diabaikan sehingga skip zone berbentuk lingkaran dengan diameter sebesar skip distance. Sedangkan daerah yang tidak dapat dijangkau oleh pancaran radio karena jarak yang t rlalu dekat untuk suatu e frekuensi tertentu. sehingga harapan untuk dapat melakukan komunikai jarakjauh cenderung bersandar kepada sky wave. . WK = Daya Radiasi G = Penguatan antena pemancar terhadap antena isotropis r1 = Redaman pada saat gelombang radio dipantulkan lapisan ionosfir (redaman jenis pertama) r2 = Redaman pada saat gelomgbang radio dipantulkan lapisan ionosfir (redaman kedua) rg = Redaman akibat pantulan bumi EO = Intensitas medan listrik pada jarak tertentu. Gelombang radio dipancarkan dari antena pemancar di bumi dan akan sampai pada titik penerima setelah dipantulkan diantara ionosfir dan bumi. maka Eo dapat dituliskan s. Skip zone benbentuk gelang mengelilingi pemancar kita dengan diameter dalam sejauh pancaran gound wave dan diameter lua sejauh skip distance.melalui ground wave ini tidak dapat mencapai jarak jauh. dengan daya pancar 1 kW dengan menggunakan antena isotropis.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful