P. 1
lingkungan ternak

lingkungan ternak

|Views: 407|Likes:

More info:

Published by: Ribka Maralis Silalahi on May 23, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/31/2013

pdf

text

original

Kisaran temperatur pada mamalia adalah 37 - 39°C 1.

pengaruh langsung dari iklim terhadap ternak mamalia : -perilaku merumput Lamanya waktu merumput saat siang hari sangat dipengaruhi oleh iklim,bangsa,kualitas,tipe mamalia,dan pastur yang tersedia(padang rumput) Contoh sapi bos taurus yang digembalakan pada derah tropsis yang lembap maka masa merumput berjkurang apabila dibandingkan didaerah aslinya dan masa merumputnya dilanjutkan pada malam hari -pengunaan makanan dan pengambilan makanan Yang dapat diperhatikan adalah makanan yang dimakan (feed intake) temperatur yang tinggi dapat mempengaruhi makanan yang diambil semakin tinggi temperatur maka semakin semakkin sedikit makan karena banyak minum,jika temperatur lebih dari 40°maka ternak kan berhenti memamah biak -air yang diminum (water intake ) Air sangat penting bagi ternak sebap air mempunyai pernan yang penting dalam metabolisme ternak ,selain itu air juga membantu ternak melepaskan panas tuibuhnya secara konduksi dan penguapan,keperluan air ini akan meningkat apabila temperatur naik ,kelembapan udara juga mempengaruhi air yang diminum apabila kelembapan naik maka akan menurunkan komsumsi air -mempengaruhi efisiensi pengunaan makanan Selain itu iklim yang panas dapat mengakibatkan ternak mengalami heat stress sehinga ternak tidak banyak bergerak agar menjaga suhu tubuhnya tetap stabil -hilangnya zat-zat makanan Hilangnya zat makanan ini karena ternak berkeringat dan mengeluarkan air ludah ,tidak semua ternak dapat berkeringat,jenis unggas tidak dapat berkeringat karena tidak mempunyyai kelenjar keringat,pada ternak mamalia apabila mereka berkeringat maka merka akan kehilangan air dan mineral dari dalam tubuhnya -pengaruh terhadap pertumbuhan Temperatur yang sangat tinggi akan menurunkan nafsu makan dari ternak akibat feed intake ternak pun akan menurun dan juga mempengaruhinya lamanya merumput dan akhirnya juga mempengaruhi produktififtas dari ternak -pengaruh iklim terhadap produksi susu

Pada daerah subtropis sapi perah dapat mengahsilkan susu 56 % daripada daerah tropis dan iklim mempengaruhi kandungan susu,lemak ,bahan kering tanpa lemak dan jumlah produksinya -pengaruh iklim terhadap ,reproduksi Faktor iklim sangat memepngruhi reproduksi

dengan vasodilatasi atau vasokonstriksi). menipiskan kulit : -Disipitasi panas lebih baik melalui : a. paru-paru (evaporasi) dan b.Vasodilatasi stimulate pusat pilomotor unt. b.vaksinasi . Eksternalterdiri dari :cuaca . kulit (perspirasi) -Bila temp ambient meningkat water lost melalui perspirasi (insensible) meningkat.namun hal tersebut tidaklah berbeda jauh dalam masalh temperaturbila kondisi lingkungan pada ternak tinggal maka akan mengakibatkan ternak mengalami stress yang dapat dilihat dari tingkah laku ternak itu sendiri Strees pada ternak dipengaruhi oleh oleh factor internal dan eksternal Internal terdiri dari : penyakit . konduksi. sebelum perkeringatan aktif dimuali -Sirkulasi darah memindahkan panas tubuh ke periperèdisipitasi melalui evaporasi keringatè mencegah overheating 2.seperti tempertur lingkungan.pada musim semi siang lebih lama daripada malam dan saat itu merupkan fertilitas yang tinggi pada ternak Pada unggas tempertur lingkungan yang tinggi dapat menurunkan produksi telur dan mempengaruhi ketebalan kulit -pengaruhi tingkah laku ternak Masing-masing ternak mempunyai kondisi yang cocok masing-masing.pengaruh iklim secara tidak langsung . mean bull(semacam kelakuan sapi jantan yang dipelihara dalam kandang dan tidak dikawinkandan pica yaitu strees akibatt kekurangan makanan sehingga kandangya sendiri dimakan Ternak mempertahankan keseimbangan panas badannya melalui : Vasomotor control yaitu pengaturan jumlah darah periper --daerah kulit-. konveksi.tingginya suhu lingkungan menyebapkan kematian embrio dan feutus(embrio kerdil) Sedangkan panjang hari mempengaruhi fertilitas seekotr ternak pada derah yang mempunyai 4 musim.penyapihan. dan c.suka menendang stree yang diakibatkan oleh pengembala .kelembapan dan panjangnya hari. -Panas tubuh juga berkurang melalui : a.makanan dan lingkungan Strees dapat mengakibatkan tindakan anomaly pada ternak (tindakan yang abnormal yang diakibatkan tekanan pada ternak) Beberapa anomaly pada ternak sapi . radiasi.

nyamuk yang terkenal adalah nyamuk asetse yang dapat mengakibatkan penyakit tidur dan dapat menyebapkan kematian yang mempengaruhi proses metabolisme ternak tang terserang c.air yang diminum . TUGAS KELOMPOK PENGANT AR ILMU PETERNAKAN KONT RIBUSI TERNAK T ERHADAP MANUSIA Kelompok 4 Rahmatulyulia Robber rahim F.parasit dan penyakit panas dan kelembapan yang tinggi merupkan lingkungan yang baik bagi jamur.Penyimpanan dan penangan hasil ternak iklim tropis baik lembap /kering dapat merusak dengan epat hasil ternak dan oleh sebap itu maka biaya processing dan penanganya bertambah Aklimatasi merupakan proses yang ko.dan mempengruhi kandungan gizi dari tanaman yang dimakan serta daya cerna yang rendah karena serat kasarnya sangat tinggi akan mempengaruhi daya produsi menjadi rendah b.pleks dimana seekor hewan menyesuaikan diri pada lingkungan dimana ternak tersebut hidup.kualitas dan kuantitas makanan yang tersedia seperti :makanan yang dimakan .parasit dan vektor-vektor penyakit lain(vektor penyakit itu adalah nyamuk dan lalat)Pengaruh iklim secara tidak langsung terhadap parasit penyakit karena pada daerah tropis seperti afrika yang curah hujannya hanya cukup untuk tumbuhnya semak-semak Dengan adanya semak-semak menyebapkan tingginu=ya populasi nyamuk. .-kualitas dan kuantitas makanan yang tersedia -adanya parasit ddan penyakit -penyimpanan dan panangan hasil ternak a.

Panji prianda P. Khairian nofri FAKULTAS PETERNAKAN UNIVERSITAS ANDALAS PADANG 2009 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->