PERTUMBUHAN DAN PEMBANGUNAN EKONOMI DI INDONESIA

Disusun untuk memenuhi tugas mata pelajaran Ekonomi

Oleh : M. Arifin (20/ XII IS 1)

SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 1 BLITAR TAHUN 2010

wb Dalam pembangunan ekonomi Negara ± Negara sedang berkembang termasuk Indonesia. Pengaruhnya tergantung pada pengaruh anggaran terhadap sector swasta. Anggaran pemerintah yang bersi at substitusi dengan swasta jika in vestasi poemerintah bersaing dengan investasi swata. Latar Belakang asalah L Dalam pembanguan ekonomi Negara ± Negara sedang berkembang. Pengaruh anggaran pemerintah terhadap sektor swata yang bersifat substitusi. Semakin tinggi tinggakat pengannguran maka akan berdampak pada pendapatan perkapita. Anggaran pemerintah sangat berpengaruh pada kondisi perekonomian.B B E ssalamua¶laikum wr. Anggaran pemeritah dapat mempengaruhi tingakt output. Selain pemerintah. sehingga sektor swasta akan terdorong untuk melakukan investasi karena keuntungan diperoleh akan meninggkat sejalan dengan peningkatan pada pemerintah pada permintaan terhadap barang akhir. Anggaran pemerintah tergolong sangat mempengaruhi perekonomian. yang semakin bertambah jumlahnya merupakan masalah yang lebih tumit dan lebih serius dari masalah perubahan dalam distribusi pendapatn yang kurang menguntungkan penduduk yang berpendapatan terendah. Investasi pemerintah juga akan meningkatkan pendapatan secara langsung maupun tidak langsung melalui multiplier effect. Pengaruhnya tergantung terhadap anggaran terhadap sektor swata. pengangguran semakin bertambah jumlahnya lapangan kerja semakin sempit SDM tenaga kerja yang tidak memenuhi persyaratan untuk masuk dalam lapangan kerja. Hal ini akan meninggkatkan Ekonomies Of Scale melaului perluasan pasar yang selanjutnya akan meningkatkan keuntungan sektor swasta. Maka dengan investasi dan perluasan pasar akan meningkatkan pembangunan dan pertumbuhan perekonoian yang lebih baik. Anggaran pemerintah yang bersifat substitusi dengan sector swata jika investasi pemerintah . Anggaran pemerintah dapat bersi at komplementer denagn sektor swata apabila investasi pemerintah digunakan dalam pembangunan infrastruktur fisik maupun nonfisik. Tinggakt pengangguran suatu Negara sangat berdampak pada pembangunan dan pertumbuhan ekonomi suatu Negara. Anggaran pemerintah dapat berpengaruh pada tingkat output. swasta juga punya andil dalam pembangunan dan pertumbuhan perekonomian suatu Negara terutapa peran swasta yaitu dengan investasi dan membuka lapangan kerja. Negara ± Negara sedang berkembang seperti Indonesia peranan pemerintah masih tergolong besar. Pengaruh anggaran pemerintah terhadap sektor swasta dapat bersi at substitusi atau komplemnenter.

hingga sektor swata akan terdorong untuk melakukan investasi karena keuntungan yang diperoleh akan meingkat sejalan dengan peningkatan pada permintaan terhadap barang akhir. Tanpa investasi maka tidak aka ada pabrik. Biasanya perluasan investasi memiliki sifat yang sangat tidak stabil sehingga sering mengalami fluktuasi yang menyebabkan terjadinya resesi. Investasi dan perluasan pasar sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi dan perbaikan dalam produktivitas tenaga kerja. inflasi domestic. Investasi memiliki peranan yang sangat penting dalam permintaan agregat. Dalam kaitanya dengan stabilisasi untuk mengatasi akibat buruk dari adanya fluktuasi investasi maka rumusan masalah yang diambil adalah bagaimanakah pengaruh tingkat investasi publik. Investasi pemerintah juga dapan meningkatkan secara langsung maupun tidak langsung melalui multiplier effect. Investasi akan menanbah jumlah (stock) dari capital. Hal ini akan meningkatakan Economies Of Scale mulai dengan perluasan pasar selanjutnya akan meningklatkan keuntungan swata. beban hutang luar negeri dan produk domestic bruto terhadap tingkat investasi swasta di investasi. Pertumbuhan ekonomi sangat tergantung pada tenaga kerja dan jumlah capital. suku bunga domestic rill. Anggaran pemerintah dapat bersifat substitusi dengan sektor swasta apabila investasi pemerintah digunakan dalam pembangunan infrastruktur fisik maupun non fisik.bersaing dengan sektor swasta. . masin ± masin baru dan dengan demikian tidak ada ekspansi. Investasi merupakan suatu komponen yang penting dalam menetukan GNP.

kecenderungannya adalah bahwa semakin banyak aset yang dikuasai (misalnya dukungan infrastruktur. Meskipun demikian pengertian kehidupan yang lebih baik ini mungkin sekali akan berbeda-beda pada setiap orang. sampai aktifitas pembangunan yang kompleks misalnya usaha negara-negara anggota Uni Eropa untuk membangun suatu sistem perekonomian yang akan memperkuat posisi mereka dalam relasi perdagangan international. jumlah aset yang dikuasai. sarana. Ini akan berimplikasi pada kemampuan orang atau golongan masyarakat tersebut untuk mencapai tujuan mereka dalam rangka memperbaiki aspek-aspek kehidupannya. Perbedaan ini merupakan refleksi dari perbedaan dalam kebutuhannya masing-masing. untuk semua aspek kehidupannya. Dalam hal jumlah aset. Untuk setiap aktifitas pembangunan mulai dari yang paling sederhana. dan kemampuan yang dimiliki oleh setiap orang dan setiap golongan masyarakat tidaklah sama. . semuanya membutuhkan kemampuan dalam tiga aspek tersebut di atas. dan jumlah aset yang dimiliki dengan demikian merupakan tiga faktor utama yang menentukan keberhasilan pelaksanaan pembangunan. orang yang telah memiliki rumah tinggal yang memadai dan tingkat konsumsi yang cukup. mungkin ingin memperbaiki kehidupannya dengan memiliki alat transportasi yang baik dan nyaman untuk keluarganya. Sebaliknya bagi keluarga yang masih belum mampu memenuhi kebutuhan pangan mereka sehari-hari. Semakin tinggi kemampuan mengelola akan membuat semakin banyak alternatif-alternatif yang dapat dikembangkan untuk melaksanakan pembangunan. Sesungguhnya usaha untuk menerapkan kemampuan dalam pengelolaan sumberdaya dan aset yang dimiliki untuk mencapai keadaan yang lebih baik adalah merupakan aktifitas pembangunan. Kemampuan mengelola. Limpahan sumberdaya yang diterima (resource endowment).B B II Pembangunan Dan Pertumbuhan Ekonomi Pembangunan Ekonomi A. Demikian juga dalam hal sumberdaya. keterampilan. perbaikan yang dinginkan adalah berupa kecukupan pangan bagi mereka sekeluarga. Pengertian Pembangunan Ekonomi Pada umumnya setiap orang tentu menginginkan keadaan yang lebih baik dari keadaannya sekarang. dan prasarana) akan semakin mudah mewujudkan rencana dalam pelaksanaan pembangunan. Setiap orang dengan caranya masing-masing tentu ingin mendayagunakan segala sumberdaya. aset. misalnya aktifitas nelayan kecil mengail ikan. Sebagai contoh. akan semakin besar pula peluang pembangunan yang dilaksanakan akan berhasil dengan lebih baik. ketersediaan sumberdaya. semakin banyak sumberdaya yang dikuasai dan semakin besar tingkat penguasaan terhadap sumberdaya tersebut. Pengertian kemampuan di atas mencakup kemampuan dalam hal penguasaan ilmu pengetahuan. dan kemampuannya untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. dan teknologi.

maka kemudian akan mudahlah melakukan koordinasi untuk memadukan segenap sumberdaya. Dalam faktor-faktor penentu keberhasilan pembangunan. Tantangan Pembangunan Tantangan utama pembangunan ekonomi nasional adalah bagaimana memberdayakan masyarakat dan seluruh kekuatan ekonomi nasional. maka tujuan pembangunan juga berbeda-beda. Bila tujuan yang sama dapat diangkat menjadi tujuan bersama. dan bahwa keinginan individu-individu tersebut berbeda-beda tergantung kebutuhannya masing-masing. Dalam aktifitas pembangunan beberapa ahli percaya bahwa berbagai jenis sumberdaya tersebut berbeda-beda kedudukannya. maupun dalam menikmati hasil-hasilnya. sumberdaya manusia bersama-sama teknologi dipisahkan dari kelompok sumberdaya. sumberdaya modal (capital). sumberdaya manusia (human resources). Sumberdaya alam meliputi misalnya lahan. Kualitas sumberdaya manusia yang baik bila dipadukan dengan kemampuan dan penguasaan teknologi yang maju akan memberikan peluang yang lebih besar bagi seseorang atau sekelompok masyarakat untuk menemukan alternatif pendayagunaan sumberdaya dan aset yang dimilikinya secara lebih efisien sehingga hasil yang dicapai menjadi lebih optimal. Modal dan teknologi sering juga digolongkan sebagai sumberdaya buatan (man made resources). B. terutama pengusaha kecil. sesuai dengan kontribusinya masing-masing terhadap aktivitas pembangunan. dan digolongkan dalam kelompok lain yang lebih kritikal dari sumberdaya dan aset. Perekat tersebut lazimnya berupa tujuan yang sama. perkembangan IPTEK yang amat cepat dalam kemajuan di bidang komunikasi . menengah dan koperasi. Sistem ini mensyaratkan adanya partisipasi yang luas dari seluruh masyarakat. Keterbatasan pemilikan lahan bukan faktor yang sifatnya kritis yang menyebabkan kemiskinan. dengan mengembangkan sistem ekonomi kerakyatan. baik dalam proses pembangunan ekonomi itu sendiri. Peningkatan kualitas populasi dan investasi pendidikan sangat penting untuk upaya-upaya pembangunan dan pengentasan kemiskinan di suatu wilayah. Dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa setiap individu ingin perbaikan dalam kehidupannya.Sumberdaya untuk pembangunan umumnya dibedakan atas: y y y sumberdaya alam (natural resources). batu bara). aset dan kemampuan yang dimiliki dalam kelompok tersebut untuk mencapai hasil pembangunan yang optimal. bahan tambang (minyak. yaitu kemampuan mengelola. hutan dan sebagainya. Dampak globalisasi yang utama adalah berlakunya liberalisasi perdagangan. Aktifitas pembangunan yang melibatkan lebih dari satu individu memerlukan suatu perekat untuk mengkoordinasikan segenap aktifitas secara sinergis. dan sumberdaya berupa teknologi. Faktor kritis (critical factor) penyebab kemiskinan adalah rendahnya kualitas sumberdaya manusia.

yakni tergantung kepada fokus dan orientasi pembangunan yang dilaksanakan dan dimensi mana yang lebih menjadi p erhatian bersama bagi: (1) Pengambil keputusan (Decision maker) (2) Perencana (planner) sebagai perencana dan perancang (berbagai aktifitas pembangunan. persamaan sosial dan batas kemiskinan yang masih dapat diterima. Masalahnya adalah apakah mereka akan dapat mengarahkan seluruh kekuatan potensial ini dengan cepat tanpa menimbulkan terlampau banyak akibat sosial dan politik. perbaikan kualitas sumber daya manusia. pemerataan pembangunan dan keadilan sosial. Sektor pertanian dalam tatanan pembangunan nasional memegang peranan penting karena selain menyediakan pangan bagi seluruh penduduk. . Besarnya kesempatan kerja yang dapat diserap dan besarnya jumlah penduduk yang masih tergantung pada sektor ini memberikan arti bahwa di masa mendatang sektor ini masih perlu ditumbuhkembangkan. Pembangunan ekonomi memerlukan stabilitas politik pada keadaan tertentu. pembangunanpembangunan di sektor ini mempunyai dampak yang luas terhadap pengentasan kemiskinan. Pembangunan sektor pertanian menjadi sangat strategis mengingat sumber daya manusia yang berada di sektor ini cukup banyak. Ukuran Keberhasilan Pelaksanaan Pembangunan Ukuran keberhasilan pembangunan idealnya harus ditentukan berdasarkan dimensi pembangunan.yang menyebabkan makin mudah keluar masuknya informasi antar negara. tujuan dan targetnya serta pelaksanaannya). Kebanyakan negara dapat menyelesaikan hal-hal yang potensial dalam melaksanakan program pembangunan pedesan ini. Hal ini juga berpengaruh pada kebijakan pembangunan pertanian. juga merupakan sektor andalan penyumbang devisa negara di sektor non migas. Penduduk pedesaan tidak lagi mau diam menerima penyelewengan-penyelewengan bantuan pembangunan dibandingkan dengan sektor industri perkotaan. Dimana masa lalu kegelisahan semacam ini sering menjadi masalah penduduk kota. (4) Masyarakat yang menjadi sasaran pembangunan. Dimana-mana telah tumbuh perasaan rakyat akan keadilan. C. Akan tetapi banyak negara menghadapi bahaya kegelisahan politik yang cukup besar sebagai akibat dari ketidakpuasan rakyat. Dengan kata lain. tempat kesadaran politik semakin tumbuh. Kini hal tersebut bisa juga terjadi di daerah pedesaan. (3) Pelaksana pembangunan itu sendiri sebagai pihak yang menjalankan atau sering disebut juga sebagai agen pembangunan.

dan distribusi pendapatan. seperti: PDB. Akses kepada barang yang tidak dipasarkan perlu untuk merepresentasikan seberapa jauh fasilitas pelayanan publik dapat menjangkau masyarakat. Pengeluaran real merupakan indikasi yang lebih akurat dari kemampuan seseorang untuk memenuhi kebutuhannya. yaitu: (1) Tahapan identifikasi target pembangunan. pertumbuhan ekonomi. Pengeluaran real lebih mendekati kepada pengertian disposable income. . Ravalion and Datt (1996) menyarankan agar dapat diperoleh ukuran keberhasilan pembangunan yang lebih peka. dapat dicarikan indikator-indikatornya dan kemudian dipergunakan sebagai ukuran keberhasilan pelaksanaan pembangunan. Pengukuran keberhasilan pembangunan harus melewati dua tahap. (3) distribusi intra rumah tangga dan (4) karakteristik personal. Meskipun demikian. pendapatan perkapita. Sedangkan tahapan aggreasi karakteristik pembangunan diperlukan untuk menjaga agar ketika skala kegiatan pembangunan diperluas. (2) akses kepada barang yang tidak dipasarkan. maka faktor-faktor berikut perlu diperhitungkan. sarana maupun prasarana untuk berbagai jenis kegiatan dan aktifitas pembangunan masyarakat. dalam kenyataannya berbagai pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pembangunan di berbagai tingkatan menerapkan ukuran dan indikator yang berbeda-beda untuk menunjukkan tingkat keberhasilan pelaksanaan pembangunan. beberapa jenis ukuran keberhasilan pembangunan yang banyak digunakan adalah: (1) Berdasarkan pendapatan dan nilai produksi. yaitu pendapatan bersih setelah diperhitungkan berbagai pajak dan penyusutan-penyusutan. Di Indonesia. target yang dituju tetap memenuhi karakteristik dan kriteria yang telah ditetapkan pada tahap identifikasi. baik fasilitas publik tersebut berupa infrastruktur. yaitu: (1) pengeluaran real setiap orang dewasa. dan (2) Tahapan aggregasi karakteristik pembangunan Tahapan identifikasi target pembangunan diperlukan agar dapat menentukan secara jelas siapa yang akan menikmati hasil pelaksanaan pembangunan dan bagaimana upaya-upaya yang dapat dilakukan agar hasil pembangunan tersebut benar-benar dinikmati oleh mereka yang berhak.Secara teori semua kelompok dimensi pembangunan yang telah dikemukakan terlebih dahulu.

tingkat keruasakan hutan. tingkat kecukupan pangan (2100 kilokalori intake). tingkat degradasi lahan dan seterusnya. tingkat dan kualitas lingkungan (meliputi tingkat pencemaran berbagai aspek. tingkat kecukupan 52 jenis komoditas pangan. tingkat pemenuhan kebutuhan dasar sembilan bahan pokok (BPN). sedangkan dimensi ganda adalah ukuran keberhasilan pembangunan yang indikator-indikatornya memadukan berbagai dimensi secara integral. D. dan jumlah FDI (Foreign Direct Investment) yaitu investasi langsung oleh pihak asing. garis kemiskinan Sayogyo yang diadopsi oleh BPS (setara beras 320 kg di desa dan 480 di kota). (4) Berdasarkan keadaan sosial kemasyarakatan dan kelestarian lingkungan: tingkat pendidikan (untuk berbagai level dan kombinasinya). Konsep pembangunan yang dirancang setidaknya bukan hanya menonjolkan keberhasilan ekonomi sebagai faktor yang dominan tetapi juga memasukkan faktor lain yang tidak bisa diabaikan. Namun kenyataan yang terjadi tidak bisa disederhanakan dengan hanya mengandalkan kedua indikator tersebut. Permasalahan tersebut bisa berasal dari pemerintah sendiri sebagai pelaksana dan penggagas pembangunan. pengurangan tingkat kemiskinan. Poverty Gap dan Severity Index. serta metode RAO (16 kg beras dikali 1.(2) Berdasarkan investasi: tingkat investasi. Bahkan dipercaya bahwa pembangunan sudah gagal untuk bisa menjadi jawaban dalam memperbaiki permasalahan-permasalahan laten seperti kemiskinan dan keterbelakangan. Dalam pengukuran keberhasilan pembangunan ini ada ukuran single dimension (dimensi tunggal) dan adapula yang multi dimension (dimensi ganda). Dimensi tunggal adalah ukuran pembangunan yang hanya memperhatikan satu dimensi pembangunan saja dalam penyusunan indikatornya. tingkat kesehatan (meliputi kesehatan ibu dan anak dan akses kepada fasilitas hidup yang sehat). juga dari sector swasta atau masyarakat sendiri. jumlah PMA (Penanaman Modal Asing) dan PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri). Istilah pembangunan tetap dan masih akan menjadi aspek penting dalam merancang setiap kebijakan pemerintah. . Konsep dan Tujuan Pembangunan Secara Umum Arah dan tujuan suatu negara tidak bisa dilepaskan dari konsep pembangunan yang dirancangnya. (3) Berdasarkan kemiskinan dan pengentasannya: jumlah penduduk miskin. serta masih banyak faktor lain. bahkan untuk memetakan permasalahannya juga cukup sulit. Ada sejumlah permasalahan baru dan laten yang tidak bisa diselesaikan begitu saja.25 kemudian dibagi dengan rata-rata rasio pangan terhadap pengeluaran total). sebab sebenarnya proses pembangunan yang berjalan bersifat kompleks. tingkat kesejahteraan dan kesehatan masyarakat. Faktor-faktor yang mendukung tersebut berupa perbaikan pada bidang pendidikan.

1989). sementara tak ada kekuatan yang mendorong pertumbuhan ekonomi berupa pertambahan kuantitas dan kualitas sumber alam. dan juga akselerasi pertumbuhan ekonomi. PE T MB AN E ONOMI DAN KENAIKAN PRODUKTIVITAS Sementara negara-negara miskin berpenduduk padat dan banyak hidup pada taraf batas hidup dan mengalami kesulitan menaikkannya. sikap-sikap rakyat dan lembaga-lembaga nasional. Tingkat pendapatan rendah. Selandia Baru. dan Jepang menikmati taraf hidup tinggi dan terus bertambah. dan kemajuan teknologi. pengurangan kesenjangan (inequality) dan pemberantasan kemiskinan absolut (Bryant. penurunan produk rata-rata serta penurunan taraf hidup. Jadi perekonomian dikatakan tumbuh atau berkembang bila terjadi pertumbuhan outputriil. Australia. Pertumbuhan ekonomi menggambarkan kenaikan taraf hidup diukur dengan output riil per orang. BahkanTodaro mengatakan bahwa pembangunan adalah proses multidimensi yang mencakup perubahan-perubahan penting dalam struktur social. Penyebab rendahnya pendapatan di negara-negara sedang berkembang adalah berlakunya hukum penambahan hasil yang semakin berkurang akibat pertambahan penduduk sangat cepat. 2. kapital. B. Dapat dimengerti bahwa pembangunan bukanlah konsep statis melainkan dinamis dan merupakan proses tiada akhir.sekitar US$300 perkapita per tahun. Definisi pertumbuhan ekonomi yang lain adalah bahwa pertumbuhan ekonomi terjadi bila ada kenaikan output perkapita. PE E TIAN PE T B AN E NOMI Pertumbuhan ekonomi adalah proses dimana terjadi kenaikan produk nasional bruto riil atau pendapatan nasional riil. . 3. negara-negara Eropa Barat. C. Jumlah penduduknya banyak dan padat perkilo meter perseginya. Sebaliknya kenaikan jumlah barang-barang kapital. Pertumbuhan Ekonomi A. beberapa negara maju seperti Amerika Serikat dan Kanada. serta kenaikan kualitas dan keterampilan tenaga kerja cenderung mengimbangi berlakunya hukum Pertambahan Hasil yang Berkurang.Dikatakan bahwa pertumbuhan (pembangunan) semata tidak banyak menyelesaikan persoalan dan kadang-kadang mempunyai akibat yang tidak menguntungkan. kemajuan teknologi. Ciri-ciri negara sedang berkembang 1.Pertambahan penduduk berarti pertambahan tenaga kerja serta berlakunya hukum Pertambahan Hasil yang Berkurang mengakibatkan kenaikan output semakin kecil. Negara Berkembang Dan Faktor Pertumbuhannya a. Tingkat pendidikan rakyatnya rendah dengan tingkat buta aksara tinggi.

Yang kedua. pendayagunaannya rendah.Produktifitas kerjanya rendah.Kalau mempunyai sumber-sumber alam yang memadai namun belum diolah atau belum dimanfaatkan. 3.4. penawaran atau jumlah sumber-sumber atau elemen-elemen pertumbuhan tersebut haruslah diusahakan pertambahannya. Ini berarti tak boleh ada sumber-sumber menganggur dan alokasi penggunaannya kurang efisien. Sebagian besar dari mereka merupakan negara-negara baru diproklamasikan kemerdekaannya dari penjajahan kira-kira satu atau dua dekade.Akumulasi Kapital . 2 . Dibandingkan dengan sedikitnya kuantitas serta rendahnya persediaan kapital dan sumber tenaga manusia maka kendala sumber alam lebih serius. 1. Kualitas Tenaga Kerja yang Rendah Negara-negara sedang berkembang tak mampu mengadakan investasi yang memadai untuk menaikkan kualitas sumber daya manusia berupa pengeluaran untuk memelihara kesehatan masyarakat serta untuk pendidikan dan latihan kerja. Mesin-mesin produksi serta barang-barang kapital yang dimiliki dan digunakan hanya kecil atau sedikit jumlahnya. D. Faktor penggerak pertumbuhan ekonomi dalam menanggulangi kemiskinan Dua hal esensial harus dilakukan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi adalah. dan kualitas sumber-sumber daya tenaga kerja sangat rendah. pertama sumber-sumber yang harus digunakan secara lebih efisien. 5. 6. Sumber-sumber Alam Elemen ini meliputi luasnya tanah.Elemen-elemen yang memacu pertumbuhan ekonomi tersebut adalah sebagai berikut. sedikitnya sumber-sumber alam yang dimiliki meruoakan kendala cukup serius. Beberapa negara sedang berkembang sangat miskin akan sumber-sumber alam.Sumber-sumber Tenaga Kerja Masalah di bidang sumber daya manusia yang dihadapi oleh negara-negara sedang berkambang pada umumnya adalah terlalu banyaknya jumlah penduduk. 4 . 7. sumber mineral dan tambang. dan lainlain. Kuantitas sumber-sumber alamnya sedikit serta kualitasnya rendah.sementara hanya sebagian kecil rakyatnya bekerja disektor industri. Sebagian rakyatnya bekerja disektor pertanian pangan secara tak produktif. iklim.

Adanya pemerintah yang kuat dan berwibawa menjamin terciptanya keamanan dan ketertiban hukum serta persatuan dan perdamaian di dalam negeri. pabrik baja. Ini sangat diperlukan bagi terciptanya iklim bekerja dan berusaha yang merupakan motor pertumbuhan ekonomi. program-program latihan dan keterampilan. dan program lainnya yang memberikan manfaat kepada masyarakat. pendidikan. E. Seperti telah diketahui hal ini karena rendahnya tingkat pendapatan dan karena adanya efek demonstrasi meniru tingkat konsumsi di negara-negara maju olah kelompok kaya yang sesungguhnya bias menabung. bangunan pabrik. tingkat pendapatan rendah pada tingkat batas hidup mengakibatkan usaha menyisihkan tabungan sukar dilakukan. Peranan penting pemerintah dalam pertumbuhan ekonomi 1. Hal ini tidak dapat dicapai atau terwujud bila tidak didukung oleh adanya barang-barang dan pelayanan jasa sosial seperti sanitasi dan program pelayanan kesehatan dasr masyarakat. 3. Kedua. Akumulasi kapital tidak hanya berupa truk. penyediaan jalan dan jembatan serta fasilitas komunikasi. Hambatan sosial utama dalam menaikkan taraf hidup masyarakat adalah jumlah penduduk yang sangat besar dan laju pertumbuhannya yang sangat cepat. pertama. Program pemerintahlah yang mampu secara intensif menurunkan laju pertambahan penduduk yang cepat lewat program keluarga berencana dan melaksanakan program-program pembangunan pertanian atau daerah pedesaan . penambahan dan perbaikan kualitas barang-barang modal sangat penting karena keterbatasan tersedianya tanah yang bisa ditanami. 5. Akumulasi kapital sering kali dipandang sebagai elemen terpenting dalam pertumbuhan ekonomi. fasilitas umum dan lain-lain. Ini merupakan sumber yang menghalangi pertumbuhan ekonomi. tetapi juga meliputi proyek-proyek infrastruktur yang merupakan prasyarat bagi industrialisasi dan pengembangan serta pemasaran produk-produk sektor pertanian. Rendahnya tabungan-investasi masyarakat (sekor swasta) merupakan pusat atau faktor penyebab timbulnya dilema kemiskinan yang menghambat pertumbuhan ekonomi. Hal ini karena. Ketidakmampuan atau kelemahan setor swasta melaksanakan fungsi entreprenurial yang bersedia dan mampu mengadakan akumulasi kapital dan mengambil inisiatif mengadakan investasi yang diperlukan untuk memonitori proses pertumbuhan. 2. Beberapa negara sedang berkembang mengalami ketidak stabilan sosial.Untuk mengadakan akumulasi kapital diperlukan pengorbanan atau penyisihan konsumsi sekarang selama beberapa decade. dan ekonomi. Di negara sedang berkembang. politik. Pertumbuhan ekonomi merupakan hasil akumulasi kapital dan investasi yang dilakukan terutama oleh sector swasta yang dapat menaikkan produktivitas perekonomian. Usaha-usaha untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi dilakukan dengan memusatkan pada akumulasi kapital. hampir semua negara-negara berkembang mengalami kelangkaan barang-barang kapital berupa mesi-mesin dan peralatan produksi. plastik dan sebagainya. 4. irigasi.

Perlunya Disertivikasi Usaha mengadakan disertivikasi bagi negara-negara pengekspor utama minyak dan gas bumi merupakan upaya mempertahankan atau menstabilkan penerimaan devisanya . Dengan demikian sebagian dari tenaga kerja dapat dipindahkan ke sektor industri tanpa menurunkan output sector pertanian. yaitu sumber-sumber alam dan manusia.tetapi juga faktor permintaan luar negeri. F. Pemerintah dapat menciptakan semangat atau spirit untuk mendorong pencapaian pertumbuhan ekonomi yang cepat dan tidak hanya memerlukan pengembangan faktor penawaran saja. Kenaikan produktivitas sektor pertanian memungkinkan perekonomian dengan menggunakan tenaga kerja lebih sedikit menghasilkan kuantitas output bahan makanan yang sama. dan teknologi. Tanpa kenaikkan potensi produksi tidak dapat direalisasikan. Strategi ini secara relatif lebih sukar dilaksanakan karena menuntut kerja keras agar bisa bersaing di pasar internasional. Alternatif kebijakan lain adalah strategi industrialisasi via promosi ekspor. kapital. Industrialisasi Versus Pembangunan Pertanian Pembangunan pertanian bersifat menggunakan teknologi padat tenaga kerja dan secara relatif menggunakan sedikit kapital. Di samping itu pembangunan atau kenaikkan produktivitas dan output total sektor pertanian akan menaikan pendapatan di sektor tersebut. politis. Strategi Impor Versus Promosi Ekspor Stategi industrialisasi via substitusi impor pada dasarnya dilakukan dengan membangun industri yang menghasilkan barang-barang yang semula diimpor. meskipun dalam investasi pada pembuatan jalan. 6. dan ekonomi.yang bisa mengerem atau memperlambat arus urbanisasi penduduk pedesaan menuju ke kota-kota besar dan mengakibatkan masalah-masalah social. yang menaikkan kapasitas produksi masyarakat. 3. saluran dan fasilitas pengairan. 2. Kebijakan ini menekankan pada industrialisasi pada sektor-sektor atau kegiatan produksi da dalam negeri yang mempunyai keunggulan komparatif hingga dapat memproduksinya dengan biaya rendah dan bersaing dengan menjualnya di pasar internasional. Strategi pertumbuhan ekonomi 1. dan pengembangan teknologinya.

masin ± masin baru dan dengan demikian tidak ada ekspansi. Pertumbuhan ekonomi sangat tergantung pada tenaga kerja dan jumlah capital. Biasanya perluasan investasi memiliki sifat yang sangat tidak stabil sehingga sering mengalami fluktuasi yang menyebabkan terjadinya resesi. . Investasi dan perluasan pasar sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi dan perbaikan dalam produktivitas tenaga kerja.BAB III Penutup Kesimpulan Investasi merupakan suatu komponen yang penting dalam menetukan GNP. Tanpa investasi maka tidak aka ada pabrik. Investasi akan menanbah jumlah (stock) dari capital. Investasi memiliki peranan yang sangat penting dalam permintaan agregat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful