PAPER SEMINAR PEMBERANTASAN KORUPSI

PERAN SERTA MASYARAKAT DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI

Nama Kelas No. Absen NPM

Disusun oleh : : Muhammad Zawawi : 8A akuntansi : 20 : 09460004974

SEKOLAH TINGGI AKUNTANSI NEGARA 2009

yang terjadi adalah sebaliknya. Indonesia senantiasa menjadi langganan pada nomor urut atas. Dampak tersebut antara lain lesunya perekonomian. maupun budayanya. systemic. Indonesia menjadi tamu di rumah sendiri. sehingga banyak pihak yang berpendapat bahwa korupsi di Indonesia tetap sebagai endemic. meningkatnya kemiskinan. dan tidak bisa bersaing dalam kompetisi antar bangsa. Sudah ada beberapa lembaga yang berwenang menangani korupsi namun sampai sekarang masih kurang. Hasil ni tidak jauh berbeda tiap tahunnya. aparat penegak hukum pun ikut korupsi sehingga tidak dipercaya lagi. Tapi pada kenyataannya. sumber daya alam dan ekonomi yang dikuasai oleh asing. Ketetapan MPR No XI/1998 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas 2 . Dengan pengelolaan yang benar seharusnya bangsa ini bisa menjadi bangsa yang besar. serta buyarnya masa depan demokrasi. dan widespread. manusia. Jika korupsi yang ada tidak diatasi dengan lebih serius maka dapat menimbulkan dampak yang masiv pada bangsa ini. Upaya pemberantasan korupsi sudah dimulai sejak lama. Bahkan. Masa reformasi datang dengan ditandai tumbangnya rezim orde baru. Dari berbagai survei ang dilakukan oleh sejumlah lembaga internasional. Salah satu penyebab utama ketertinggalan negara ini adalah karena menjamurnya korupsi di berbagai lini. bahkan kalah dengan negara tetangga. terganggunya sistem politik dan fungsi pemerintahan.PENDAHULUAN Indonesia merupakan negara yang kaya dan penuh potensi baik alam. kehancuran birokrasi. tingginya angka kriminalitas. Bahkan di awal periode Orde Baru pun sudah ada peraturan untuk memerangi korupsi. Korupsi merupakan salah satu masalah terbesar yang dihadapi oleh bangsa Indonesia sampai dengan saat ini.

Hal ini sangat penting karena mungkin penyebab utama adalah kurangnya sinergi pemerintah dan masyarakat.KKN dihasilkan dalam Sidang Istimewa MPR bulan November 1998. Hal ini terjadi karena terlalu mengharapkan pemerintah. Namun apa yang terjadi? Semua itu tampaknya tidak berjalan dengan baik. dan yang terpenting adalah peran serta masyarakat. 3 . termasuk kepada mantan Presiden Soeharto. Menyerahkan pemberantasan korupsi pada pemerintah saja padahal pemerintah juga yang korupsi termasuk aparat hukum (polisi dan jaksa). Tentu saja. 31 tahun 1999 yang memuat secara jelas pengertian korupsi. Sebuah babak baru dimulai ketika diundangkan UU No. dalam upaya pemberantasan korupsi. kolusi dan nepotisme (KKN) secara tegas. pengamanatan lembaga khusus pemberantasan korupsi (KPK). keterlibatan semua pihak adalah salah satu prasyarat yang tidak bisa dihindarkan. serta peran serta aktifnya dalam memberantas korupsi. Tap MPR tersebut mengharuskan pemberantasan korupsi.

Contoh lain adalah ketika memperoleh Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 100 ribu/bulan misalnya. Kebiasan untuk membayar lebih dari harga yang ditetapkan peraturan kepada petugas dalam pengurusan ijin seperti SIM. Hampir sebagian besar -jika tidak semua. Kolaborasi antara pemerintah dengan pengusaha menimbulkan kesengsaraan bagi masyarakat pada umumnya. Paling tidak. KTP. masyarakat yang sudah miskin terpaksa tunduk pada mekanisme penyunatan/ pemotongan. Jikapun masyarakat kemudian terseret dalam arus kehidupan koruptif. sementara masyarakat adalah korbannya. Tidak hanya KPK sebagai lembaga yang secara khusus menangani korupsi. 1. tetapi juga andil masyarakat sangat diperlukan. hal itu semata-mata karena upaya terpaksa yang dilakukan untuk bisa memperoleh hakhaknya. STNK dan lain sebagainya merupakan wujud dari ketidakberdayaan masyarakat untuk melawan sistem yang korup.kasus korupsi yang terungkap selalu menempatkan dua aktor itu sebagai biang keladi yang saling berkaitan. masyarakat harus ikut ambil bagian karena tiga hal. tapi bisa jika mau berusaha. 4 .PERANAN MASYARAKAT DALAM UPAYA PEMBERANTASAN KORUPSI A. Arti Penting Peran Masyarakat Korupsi yang sudah merajalela sangat sulit untuk diberantas. Entah relasinya berwujud simbiosis mutualisme ataupun parasit mutualisme yaitu korupsi yang dimensinya adalah pemerasan. Masyarakat sebagai korban Adalah sudah menjadi pengetahuan umum bahwa aktor utama korupsi adalah pemerintah dan pengusaha. Karena jika mereka tidak mengikuti.

tapi bisa secara ofensif berperan untuk memberantas korupsi. Komponen utama negara Suatu negara terdiri dari tiga komponen utama yaitu pemerintah. yaitu : 1. memberikan aduan. sebaliknya jika buruk maka cepat atau lambat bangsa itu akan hancur. Bentuk. Di sinilah dibutuhkan bantuan masyarakat untuk mengawasi. KPK mempunyai jumlah personil yang tidak seberapa jika dibandingkan dengan seluruh kasus korupsi yang terjadi. Ada tiga golongan utama peran yang bisa diambil oleh masyarakat berdasarkan sebab terjadinya korupsi. masyarakat harus aktif ikut dalam upaya perbaikan bangsa ini. ikut serta dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat 5 . dan swasta. Oleh karena itu. masyakarat sangat dibutuhkan untuk ikut ambil bagian dalam upaya pemberantasan korupsi. dan pembinaan agar mengurangi beban KPK. masyarakat.satunya lembaga yang masih dipercaya menangani masalah korupsi mempunyai keterbatasan. sampai saat ini KPK hanya ada di Jakarta sedangkan korupsi terjadi di manamana.jangan berharap mereka dimasukan sebagai kelompok masyarakat miskin yang nantinya berhak memperoleh BLT. Masyarakat tidak boleh menggantungkan diri pada pemerintah ataupun instansi penegak hukum tetapi harus melakukan tindakan nyata. 3. Meski dimungkinkah membuat perwakilan di daerah. 2. Jika kerjasama yang dilakukan baik maka akan menjadi bagus negara itu. KPK bukan dewa KPK sebagai satu. Masyarakat harus memberdayakan dirinya dan tidak hanya bertindak defensif dalam menghadapi sistem yang korup. B.Bentuk Peran yang Bisa Diambil Seperti diutarakan sebelumnya. Keberhasilan suatu negara sangat tergantung pada kinerja dan kerja sama ketiganya.

Selain itu. kegiatan remunerasi yang dilakukan oleh pemerintah saat ini sangat membantu untuk melawan alasan korupsi yaitu dengan menyesuaikan bayaran dengan beban kerja dan tingkat risiko yang dihadapi. terutama yang menjadi amil (badan zakat) untuk menggerakkan kesadaran membayar zakat kemudian mengelolanya dengan adil. selisih sedikit saja masak saya harus ke penjara?”. Lantas. namun karena tawaran yang selisihnya jauh sekali dari penghasilan normal. Lainnya? meski akan. 1. ikut serta dalam mengawasi pemerintahan. Ikut serta dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat Penyebab pertama terjadinya korupsi adalah alasan ekonomi. 6 . Intinya adalah masalah uang. Untuk alasan yang terakhir ini. Di sinilah peran kita. Zakat adalah kewajiban tiap muslim yang sudah memenuhi kriteria mampu (nishab) dan waktu (haul).2. Bentukbentuk yang bisa dilakukan untuk peningkatan kesejahteraan antara lain pengelolaan zakat yang adil dan prosesional serta pelatihan ketrampilan usaha. Dengan penduduk yang mayoritas islam dan banyaknya orang kaya. saya sudah dibayar cukup oleh negara” atau dalam hatinya akan berkata “ah. Makin tinggi jabatan makin tinggi godaan karen itu pendapatannya harus tinggi agar ketika ada tawaran dia akan dengan elegan berucap “maaf. Banyak orang yang melakukan korupsi karena merasakan adanya desakan kebutuhan ekonomi karena merasa penghasilannya tidak cukup. Meski sebenarnya sudah cukup.iming yang jauh lebih besar daripada pendapatan resmi seorang pegawai/ pejabat. Tujuan zakat adalah untuk mensucikan harta yang dimiliki. apa yang bisa kita lakukan? Ingat. seharusnya zakat yang terkumpul banyak dan bisa untuk disalurkan ke masyarakat yang membutuhkan. maka dia akan berpikir untuk melanggar aturan. tetapi belum dilaksanakan. ada juga orang yang menjadi tergoda karena adanya iming. ikut serta dalam meningkatkan pendidikan moral dan pengetahuan 3. dan profesional untuk membantu pemerataan kesejahteraan. remunerasi hanya baru terjadi di beberapa instansi saja. transparan.

acara pengajian. Bisa juga dengan memberikan sedikit rangsangan modal kepada para pengrajin. Pembinaan agama. dan tabligh akbar penting untuk menjaga moral masyarakat. 2. Bentuk. maupun lingkungan. baik terhadap dirinya sendiri. Kegiatan semacam ini sudah ada di beberapa daerah baik dilakukan oleh suatu RT maupun lembaga swadaya masyarakat. Dengan adanya pengetahuan tentang korupsi diharapkan dapat menjadi acuan bagi diri sendiri untuk tidak korupsi dan bisa mengingatkan orang lain jika mereka tidak tahu. Manusia yang mempunyai moral rendah akan mudah sekali menyalahgunakan wewenang. suka atau tidak suka.Yang kedua adalah pelatihan ketrampilan. Kelompok masyarakat bisa juga mendirikan yayasan yang bergerak pada pendidikan kemudian menyelenggarakan pendidikan murah terutama 7 . Kemudian. keluarga. Peran organisasi kemasyarakatan sangat dibutuhkan. Ikut serta dalam meningkatkan pendidikan moral dan pengetahuan Penyebab kedua terjadinya korupsi adalah karena masalah moral dan pengetahuan. Pengetahuan selanjutnya adalah pengetahuan tentang korupsi. terlibat dalam tindak pidana korupsi hanya karena dia tidak tahu dan terjebak dalam persekongkolan. Kita bisa mengajak tetangga kita untuk membuka usaha dengan melatihnya terlebih dahulu misalnya pengolahan limbah rumah tangga menjadi kompos untuk sampah organik atau kerajinan untuk sampah plastik yang masih digunakan. tetapi juga memperkirakan bagaimana akibatnya.pengajian umum. dia tidak hanya memikirkan enak atau tidak enak. Dengan kegiatan semacam ini diharapkan kesejahteraan masyarakat yang akhirnya mengurangi potensi terjadinya tindak pidana korupsi. mudah tergoda suap. ataupun tidakan korup lainnya. Dalam melakukan sesuatu. pengetahuan yang luas (tidak harus tingkat pendidikan tinggi) juga sangat didambakan karena akan membuat manusia melihat sesuatunya dengan lebih menyeluruh.bentuk peran serta bisa dilakukan secara pribadi maupun berkelompok. mengorganisasikannya kegiatan hingga penjualannya. Bisa jadi orang yang pengetahuan luas dan moralnya baik.

mata’. Kurangnya pengawasan atau tidak efektifnya pengawasan menjadi kondisi pendukung terjadinya korupsi. bagaimana pelayanan dilakukan. 3. maupun secara individual.peraturan abu.seminar antikorupsi.individu juga bisa ikut berkontribusi dengan menularkan ilmunya ke tetangga. Masyarakat sebagai konsumen atas pelayanan publik yang disediakan oleh pemerintah. “Jangan. mungkin kira.”. Pembuatan peraturan harus dikawal agar jangan sampai muncul peraturan. 8 . teater. masyakarat sangat diharapkan andilnya dalam pengawasan.abuyang bisa dimanfaatkan sekelompok orang untuk kepentingan mereka sendiri. ataukah ada pungli dan pemerasan.pusi.kira begitu yang ada di pikiran orang ketika merasa bahwa di kantornya sudah ada jaringan anti korupsi.. teman. bisa membuat orang berpikir beberapa kali untuk melakukan korupsi. Individu.bagi yang kurang mampu atau juga dengan mengadakan seminar. Oleh karena itu. sudah selayaknya mengawasi. apakah cepat dan mudah atau lambat dan dipersulit. Pengawasan bisa dilakukan melalui sistem jaringan. Gratis. maupun lagu. pungutan sesuai aturan. Dengan sistem jaringan yang tidak nampak tapi tersebar di instansi pemerintah. Ikut serta dalam mengawasi pemerintahan. Pengawasan yang kedua adalah pengawasan pelaksanaan peraturan atau kegiatan operasioal pemerintahan. Kemudian bisa juga mendirikan perpustakaan atau taman baca gratis yang bisa dimanfaatkan oleh siapa saja yang ingin meningkatkan pengetahuanya. Peran serta secara individual juga sering ditampilkan oleh para seniman seperti puisi..jangan. di kantor ini ada ‘mata. Penyebab ketiga terjadinya korupsi adalah karena masalah pengawasan.lagu yang menggugah rasa kebangsaan dan membangkitkan semangat anti korupsi. Pengawasan yang pertama adalah pengawasan pembuatan peraturan. dengan membentuk LSM. dan saudara.

Untuk individu. Di samping itu. selain menjelaskan definisi korupsi dan macamnya. yang merupakan penyempurnaan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1971 tentang Pemberantasan Tindak Podana Korupsi. Bahkan. namun karena takut atau tidak ada hukum yang mengayomi sehingga tidak beran mengungkapkan pendapat. ataupun langsung ke Komisi Pemberantasan Korupsi. serta memperoleh dan memberikan informasi adanya dugaan telah terjadi tindak pidana korupsi kepada penegak hukum yang menangani perkara tindak pidana korupsi. seringkali yang mengungkap kasus korupsi adalah mereka bukan polisi. maupun menyalurkan aduan adanya tindak pidana korupsi. juga ada bagian yang mengakui peran serta masyarakat dalam pemberantasan korupsi. hak untuk memperoleh pelayanan dalam mencari. Peran serta masyarakat itu diwujudkan dalam bentuk memiliki hak mencari. Aturan Hukum terkait dengan Peran Masyarakat Suatu tindakan. dan sebagainya juga sangat berguna dalam membantu pengawasan pemerintahan. Pengaturan tersebut ada dalam BAB IV yaitu pasal 41 dan 42. dahulu sudah ada banyak anggota masyarakat yang peduli. setelah mengawasi bisa melakukan dengan melaporkan ke LSM. punya hak pula untuk memperoleh jawaban atas pertanyaan 9 . rantasan Undang Undang Nomor 31 tahun 1999. C. Masyarakat juga punya hak menyampaikan saran dan pendapat secara bertanggung jawab kepada penegak hukum yang menangani perkara tindak pidana korupsi. masyarakat dapat berperan serta membantu upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi. jika dilandasi pada aturan yang ada maka akan menjadi lebih kuat. Pasal 41 menyebutkan. Indonesian Corruption Watch. Bisa jadi. memperoleh dan memberikan informasi adanya dugaan telah terjadi tindak pidana korupsi.Pembentukan LSM seperti Masyarakat Transparansi Indonesia.

atau saksi ahli. 10 . Ketentuan pemberian penghargaan itu diatur dengan peraturan pemerintah. atau pengungkapan tindak pidana korupsi. dan di sidang pengadilan sebagai saksi pelapor. Selain itu masyarakat juga berhak untuk memperoleh perlindungan hukum dalam hal melaksanakan haknya. pemberantasan. ketika diminta hadir dalam proses penyelidikan. Seluruh hak dan tanggung jawab itu dilaksanakan dengan berpegang teguh pada asas-asas atau ketentuan yang diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku dan dengan menaati norma agama dan norma sosial lainnya. Masyarakat juga mempunyai hak dan tanggung jawab dalam upaya mencegah dan memberantas tindak pidana korupsi. pemerintah memberikan penghargaan kepada anggota masyarakat yang telah berjasa membantu upaya pencegahan. Dengan adanya Undang.Undang yang mengatur. Pasal 42 menyebutkan.tentang laporannya yang diberikan kepada penegak hukum dalam waktu paling lama 30 hari. penyidikan. saksi. diharapkan peran serta aktif masyarakat bisa lebih ditingkatkan demi terwujudnya Indonesia yang lebih bersih.

masyarakat merupakan salah satu unsur pokok negara yang harus bersinergi dengan pemerintah. Keberhasilan pemberantasan korupsi tidak tergantung pada kinerja pemerintah atau aparat penegak hukum tapi tergantung bagaimana kinerja mereka dan dukungan serta peran aktif masyakarat. serta partisipasi dalam mengawasi pemerintahan. Korupsi merupakan kejahatan yang sudah merajalela d harus diperangi karena jika tidak diatasi dengan lebih serius maka dapat menimbulkan dampak yang masiv pada bangsa ini. Ikut serta dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.31 tahun 1999 (telah diubah terakhir dengan UU No. Peran aktif masyarakat dalam pemberantasan korupsi terdiri dari tiga komponen pokok. 3. 4. 2. Peran serta masyarakat sangat penting karena KPK masyarakat merupakan korban yang menanggung akibat korupsi. Peran serta masyarakat diakui dalam UU No. dan KPK bukanlah dewa.20 tahun 2001 ) tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi pasal 41 dan 42.KESIMPULAN Ada beberapa hal yang bisa disimpulkan dari pemaparan di atas. 11 . 5. yaitu : 1. Ikut serta dalam meningkatkan pendidikan moral dan pengetahuan. Diharapkan dengan adanya payung hukum ini masyarakat bisa lebih ambil bagian dalam upaya memberantas korupsi di bumi nusantara.

Peran Agamawan Memberantas Korupsi. http://www.Undang No.ac.pdf (diakses 20 Agustus 2009) Adnan.(diakses 20 Agustus 2009) Mushoeffa.html.or. http://www.html (diakses 20 Agustus 2009) .Referensi Undang. Ikhwan. Teguh.lakpesdam.iprocwatch.blog. ui.20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Kurniawan. 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang.id/teguh1/files/2009/01/membangun-mekanisme-akuntabilitas-publik-dan-partisipasimasyarakat.org/ berita/utama/54-peran-masyarakat-sipil-menanggulangi-korupsi. http://staff.com/2007/07/peran-strategis-komisi-pemberantasan. Membangun Mekanisme Akuntabilitas Publik dan Partisipasi Masyarakat dalam Upaya Pemberantasan Korupsi di Indonesia. 2007. (diakses 20 Agustus 2009) ___. . http:// penghunilangit.blogspot.Undang No. Peran Masyarakat Sipil Menanggulangi Korupsi. Peran Strategis Masyarakat dalam Memberantas Korupsi.2005. 2007. 2009.id/publikasi/68/peran-agamawan-memberantas-korupsi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful