PERILAKU EKONOMI PRODUSEN

KULIAH I EKONOMI PRODUKSI JURUSAN AGRIBISNIS, PETERNAKAN Pengajar: WINI NAHRAENI, Ir., M.Si

MATERI YANG AKAN DIBAHAS :
y pengertian dasar ekonomi produksi yang mencakup

definisi serta ruang lingkup ekonomi produksi serta konsep-konsep dasar dalam ekonomi produksi. y pengertian ekonomi produksi dalam hubungannya dengan cabang-cabang ilmu ekonomi lainnya seperti ekonomi mikro (induk ekonomi produksi), ekonomi makro (kembarannya) dan ekonomi pertanian, y konsep-konsep dasar ekonomi (maksimisasi keuntungan dan minimisasi biaya), asumsi-asumsi yang mendasari analisis ekonomi produksi dan konsep-konsep lain yang berkaitan dengan bahasan ekonomi produksi.

Setelah mempelajari Modul ke -1 ini para mahasiswa diharapkan mampu:
menjelaskan dan memahami ruang lingkup ekonomi produksi dan pengertian dasar ekonomi produksi 2. menjelaskan ekonomi produksi sebagai cabang ilmu ekonomi, posisi ilmu ekonomi produksi diantara ilmu-ilmu lainnya dan kaitannya dengan ilmu-ilmu lain 3. memahami konsep-konsep dasar ekonomi produksi yang meliputi faktor produksi, konsep produksi, prinsip maksimisasi keuntungan dan minimisasi biaya, serta asumsi yang mendasari analisis ekonomi produksi.
1.

Arti dan Ruang Lingkup Ekonomi Produksi
y Dewasa ini jenis permasalahan ekonomi

yang dihadapi negara-negara di dunia hampir sama (permasalahan global) yaitu masalah perdagangan internasional, defisit dan hutang, pengangguran dan inflasi, dan yang paling dominan di setiap negara adalah masalah kemiskinan.

y Ilmu ekonomi muncul sebagai upaya manusia (ahli ekonomi) untuk mencoba mengkaji dan memecahkan permasalahanpermasalahan di atas. y Apakah ilmu ekonomi itu? .

y kelangkaan (scarcity) sudah tak terelakkan lagi dan menjadi pusat permasalahan ekonomi. .y Ilmu Ekonomi (economics) ialah studi tentang pemanfaatan sumberdaya yang langka (terbatas) untuk memenuhi kebutuhan manusia (akan barang dan jasa) yang cenderung tidak terbatas. y Sumberdaya yang langka mengacu pada pengertian bahwa untuk memperoleh sumberdaya tadi perlu pengorbanan (membeli).

berapa jumlahnya? bagaimana memproduksinya? 3. apa yang akan diproduksi? 2. Bagaimana membagi produk tersebut diantara anggota masyarakat? Ketiga pertanyaan itu membentuk masalah ekonomi.y Karena sumberdaya langka semua masyarakat menghadapi persoalan untuk memutuskan : 1. .

. Kelangkaan mengharuskan adanya pilihan (choice) dan pilihan berarti ada pengorbanan (biaya imbangan). sehingga kebutuhan untuk memilih berlaku umum bagi setiap orang.Pengambilan keputusan berkaitan dengan masalah pilihan.

y Definisi lain menyebutkan bahwa biaya imbangan mengacu pada pendapatan yang hilang karena tidak dipakainya alternatif terbaik kedua dalam menggunakan sumberdaya yang langka tadi.Biaya Imbangan y Biaya imbangan adalah biaya yang dikorbankan untuk menggunakan sumberdaya bagi tujuan tertentu. yang diukur dengan manfaat yang dilepasnya karena tidak digunakan untuk tujuan lain. Konsep biaya imbangan berguna dalam memutuskan manakah yang terbaik? .

Economics is the allocation of scare resource between competing ends for the maximization of the chosen ends over time.DEFINISI ILMU EKONOMI LAINNYA y Definisi ilmu ekonomi yang lebih komprehensif yang menggabungkan konsep kelangkaan dan pilihan diberikan oleh Snodgrase dan Wallace (1977). with provisions for maintaining and modifying the system of choice y Ilmu Ekonomi adalah alokasi sumberdaya yang langka diantara tujuan-tujuan yang saling bersaing untuk memaksimalkan tujuan terpilih sepanjang waktu. . dengan peralatan untuk mengendalikan dan memodifikasi sistem pilihan itu.

y Studi ekonomi dengan pendekatan makro disebut Teori Ekonomi Makro (Macro-economics) y studi ekonomi dengan pendekatan mikro disebut Teori Ekonomi Mikro (Micro-economics) .EKONOMI MIKRO VS EKONOMI MAKRO y Para ahli ekonomi membagi studi ekonomi dalam dua pendekatan yaitu secara makro dan secara mikro.

tingkat harga keseluruhan. pendapatan nasional. . dan laju inflasi secara umum.Teori Ekonomi Makro y Teori Ekonomi Makro mengkaji keadaan keseluruhan (agregat) dari kegiatan suatu perekonomian. Ilmu ekonomi makro membahas perilaku ekonomi agregatkeluaran (output) nasional.

Teori Ekonomi Mikro y Bahasan Teori Ekonomi Mikro berkisar pada prinsip-prinsip yang dipakai sebagai landasan pengambilan keputusan seorang produsen atau perusahaan dan seorang konsumen. . y Teori Ekonomi Mikro membahas faktorfaktor apa saja yang menjadi dasar dan merupakan kekuatan untuk terjadinya permintaan konsumen dan penawaran produsen untuk sesuatu barang.

ilmu ekonomi terbagi ke dalam dua kelompok besar yang nantinya akan menurunkan ilmu-ilmu ekonomi teori (economic theory) dan terapan (applied economics) yaitu ekonomi mikro dan ekonomi makro.Ilmu Ekonomi Pertanian Sebagaimana diterangkan di depan. . y Salah satu ilmu terapan (applied science) dari ekonomi mikro dengan menggunakan metode dan prinsip prinsip teori ekonomi yang diterapkan dalam permasalahan pertanian yaitu Ekonomi Pertanian.

. baik dari aspek produksi maupun konsumsi. y Tujuan dari Ilmu Ekonomi Pertanian adalah untuk meningkatkan efisiensi dalam sektor pertanian secara keseluruhan.Definisi Ilmu Ekonomi Pertanian y Ilmu Ekonomi Pertanian (Agricultural Economics) adalah ilmu ekonomi yang diterapkan untuk memecahkan permasalahan di sektor pertanian (pandangan ahli ekonomi).

.y Berdsarkan sudut pandang Ilmu-ilmu Pertanian (Agricultural Sciences). Ilmu Ekonomi Pertanian adalah bagian dari ilmuilmu pertanian yang menelaah masalahmasalah pertanian dari sisi ekonomi. Kedua pandangan ini tidak perlu diperdebatkan. karena keduanya memiliki alasan-alasan yang benar.

dan merupakan. bagian dari teori Ekonomi Mikro yang secara lebih luas dan mendalam membahas perihal produksi dan biaya produksi atau membahas perilaku individu-individu produsen atau perusahaan. .Teori Ekonomi Produksi Ilmu Ekonomi Produksi adalah salah satu cabang Ilmu Ekonomi Pertanian.

dan bagaimana mengkombinasikan sumberdaya secara optimal merupakan isu pokok dalam ekonomi produksi. .y Ekonomi Produksi berkenaan dengan pemilihan proses produksi alternatif seperti pengalokasian sumberdaya. apa yang akan diproduksi. seberapa banyak.

.Definisi Ekonomi Produksi y Doll dan Orazem (1984) mendefinisikan ilmu Ekonomi Produksi (Production Economics) : Production economics is the application of the principles of microeconomics in agriculture (Ekonomi produksi adalah penerapan prinsip-prinsip teori ekonomi mikro di bidang pertanian).

Definisi Ekonomi Produksi y Debertin (1986) dalam bukunya yang berjudul Agriculture Production Economics menyatakan bahwa: Agricultural Production Economics is concered primary with economic theory as it relates to the producer of agricultural commodities (Ilmu Ekonomi Produksi Pertanian menaruh perhatian terutama dengan teori ekonomi yang berhubungan dengan produsen komoditas pertanian). Logika ilmu ekonomi produksi memberikan suatu kerangka untuk pembuatan keputusan dalam suatu usahatani. .

suatu ukuran yang menyatakan perbedaan hasil antara penjualan tanaman atau ternak dikurangi dengan biaya untuk menghasilkan komoditas-komoditas tersebut.Pokok-pokok penting Ilmu Ekonomi Produksi Pertanian menurut Debertin (1986) 1. . Sasaran dan tujuan produsen pertanian. Ahli ekonomi pertanian sering beranggapan bahwa tujuan manajer usahatani adalah memaksimalkan keuntungan.

3. Pemilihan output yang dihasilkan. Seorang produsen pertanian menghadapi sekumpulan perilaku yasng berkaitan dengan apa yang dihasilkan dengan menggunakan lahan. Sekali keputusan telah dibuat yang berkaitan dengan komoditas apa yang akan dihasilkan. alat mesin pertanian yang tersedia. petani harus memutuskan berapa sumberdaya yang tersedia padanya dialokasikan diantara output-output yang hendak dihasilkannya.2. tenaga kerja. Alokasi sumberdaya diantara output. .

ternak. merupakan contoh yang gamblang tentang adanya resiko dan ketidakpastian dalam produksi pertanian. y Ahli ekonomi sering menyatakan usahatani sebagai contoh nyata dari model tradisional persaingan murni (pure competition market). sebagai variabel kunci. belum lagi yang berkaitan dengan serangan hama dan penyakit tanaman. Tetapi lingkungan yang bersaing dimana petani beroperasi tergantung sepenuhnya pada komoditas tertentu yang dihasilkannya. dan ikan. Cuaca. y Lingkungan Ekonomi yang bersaing dimana perusahaan pertanian beroperasi.4. . Asumsi Resiko dan ketidakpastian .

keuntungan. tujuan dari ekonomi produksi adalah : 1. membantu penentu kebijakan dalam menentukan konsekuensi dari alternatif kebijaksanaan publik dalam produk. membantu manajer usahatani dalam menentukan penggunaan sumberdaya yang terbaik. 2. .Tujuan Ekonomi Produksi Menurut Doll and Orazem (1984). dan penggunaan sumberdaya usahatani.

menentukan penyesuaian perusahaan individu dan perusahan secara keseluruhan dalam penawaran produk dan penggunaan sumberdaya terhadap perubahan variabel ekonomi di dalam ekonomi. 5.3. 4. . mengevaluasi pengaruh perubahan teknik dan institusi pada produksi pertanian dan penggunaan sumberdayanya. mengevaluasi penggunaan teori perusahaan untuk mengembangkan manajemen usahatani dan memahami perilaku perusahaan sebagai suatu badan yang memaksimalkan keuntungan.

Faktor Produksi Tenaga Kerja 3. Faktor Produksi Alam 2. Faktor Produksi Modal .Konsep-Konsep Dasar Ekonomi Produksi y Faktor-faktor produksi 1.

Pengelompokan ini berguna dalam kaitannya dengan periode perencanaan produksi yaitu periode jangka pendek (short run) dan jangka panjang (long run). 1. faktor produksi variabel (variable input). faktor produksi tetap (fixed input) dan 2. .PENGELOMPOKKAN FAKTOR PRODUKSI y Untuk penyederhanaan analisis fungsi produksi. faktor-faktor produksi tersebut dikelompokkan ke dalam dua kategori yaitu.

Jadi meskipun pasar menghendaki perubahan jumlah output. Jenis faktor produksi tetap berlaku dalam periode jangka pendek. . faktor produksi itu tidak dapat diubah dalam waktu singkat.y Faktor produksi tetap adalah faktor produksi yang jumlahnya tidak dapat ditambah atau dikurangi dalam jangka waktu yang relatif singkat.

.y faktor produksi variabel adalah faktor produksi yang jumlahnya dapat diubahubah dalam waktu singkat sesuai dengan jumlah output yang dihasilkan. y Dalam jangka pendek berlaku konsep faktor produksi tetap dan faktor produksi variabel. sedangkan dalam jangka panjang semua faktor produksi bersifat variabel.

Jangka Panjang (Long Run) 3.Jangka Waktu Pembuatan keputusan 1. Jangka Pendek (Short Run) 2. Jangka Sangat panjang (Very Long Run) .

Ciri short Run : y Paling tidak ada satu input tetap y Metode Produksi tidak berubah y Teknologi tidak berubah Ciri Long Run: y Semua input bersifat variabel y Metode Produksi berubah y Teknologi tidak berubah Ciri Very Long Run: y Paling tidak ada satu input tetap y Metode Produksi tidak berubah y Teknologi tidak berubah .

Barang selalu berwujud (dapat dilihat. . diraba dan dirasakan) misalnya buah mangga.Komoditas y Segala sesuatu yang dihasilkan dalam suatu proses produksi disebut komoditas. dan pengangkutan. Komoditas dapat dibagi menjadi barang (goods) dan jasa (service). pengetahuan. sedangkan jasa tidak berwujud misalnya jasa penyuluhan. daging sapi dan ikan lele.

Apa yang diproduksi? 2. Metode produksi mana yang digunakan? 3. Di mana membeli input dan menjual output? .Ruang Lingkup Keputusan Produsen 1. Beberapa banyak produk yang akan dihasilkannya? 4. Kapan membeli input dan menjual output? 5.

berarti jumlah penghasilan yang diperoleh dari menjual produk yang dihasilkannya. . Harga yang digunakan untuk menilai produksi total tersebut. atau dengan kata lain menilai produk dengan suatu harga pasar tertentu (Total Value Product). tergantung pada bentuk-bentuk pasar yang dihadapi oleh produsen yang bersangkutan (pasar output).Konsep penerimaan. biaya produksi dan keuntungan y Penerimaan dilihat dari sudut produsen.

. balas jasa yang harus dibayarkan kepada faktor-faktor produksi. merupakan biaya produksi input (Total Input Cost). y Selisih (positif) penerimaan dikurangi biaya produksi merupakan keuntungan (surplus) yang diperoleh oleh produsen dalam proses produksinya.y Bagi produsen output.

yaitu kegiatan produksi suatu perusahaan dirancang sedemikian rupa sehingga produksi dalam satu periode waktu adalah benar-benar terpisah atau bebas terhadap periode rangkaiannya. .Asumsi-asumsi yang dipakai 1. Proses produksi merupakan proses monoperiodik. 2. Semua input dan output perusahaan adalah homogen dalam pengertian bahwa tidak ada perbedaan kualitas input maupun output di berbagai tingkatan.

atau dalam keadaan tertentu meminimalkan biaya dalam menghasilkan output. 4. dengan kendalakendala ekonomis dan teknis .3. Hubungan faktor produksi dengan produk dan faktor harga dianggap pasti. 5. Tujuan produsen atau perusahaan adalah memaksimalkan keuntungan. Fungsi produksi tunggal merupakan suatu fungsi yang twice continuously differentiable (dapat diturunkan terus-menerus dua kali).

Struktur Pasar Perusahaan Pertanian y Salah satu pokok penting dan asumsi pada perusahaan pertanian adalah beroperasi pada pasar persaingan (competitve market). . y Pasar produk pertanian mendekati kenyataan yang didefinisikan oleh para ahli sebagai bersaing / kompetetif atau pasar persaingan sempurna.

.y Struktur pasar persaingan sempurna mempunyai empat ciri yaitu (1) banyak penjual dan pembeli. (3) mudah keluar masuk pasar. (2) produk homogen. dan (4) produsen dan konsumen mempunyai pengetahuan yang sempurna tentang pasar.

y Penentuan Harga dan Jumlah Keseimbangan di Pasar Dengan memperhatikan penawaran agregat dan permintaan agragat pada Gambar 1.3 . Harga keseimbangan kita beri simbol PE dan jumlah keseimbangan adalah YE . Harga dan jumlah keseimbangan terjadi pada saat penawaran agregat = permintaan agregat.

P Permintaan Agregat Penawaran Agregat E Pe 0 Ye Y .

Hal ini menyebabkan kurva penawaran agregat bergeser ke kanan. maka perubahan harga hanya disebabkan oleh perubahan yang terjadi di pasar. Keseimbangan baru akan terjadi. penawaran padi menjadi bertambah dari S ke S1. .y Karena para petani individu tak dapat mengubah (menaikkan atau menurunkan) harga pasar. y Ketika musim panen raya. Akibatnya jumlah penawaran pada setiap tingkat harga menjadi bertambah. harga keseimbangan turun (perhatikan harga turun dari PE ke P1) dan jumlah yang ditawarkan di pasar meningkat (jumlah turun dari YE ke Y1).

y Perhatikan kurva ketika kuliah . harga akan naik dan jumlah yang ditawarkan meningkat (coba Anda analisis dengan menggunakan cara yang sama) .y Hal ini akan menyebabkan harga di petani juga turun ke P1. Keadaan sebaliknya terjadi jika penawaran berkurang.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful