P. 1
9 Tips Mengembangkan Intelegensi Anak

9 Tips Mengembangkan Intelegensi Anak

|Views: 52|Likes:
Published by bintangramadhan

More info:

Published by: bintangramadhan on May 24, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as TXT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/14/2013

pdf

text

original

Emotional Intelligence, atau EQ, merupakan indikator nonintelektual, yang berupa sifat psikologis individu.

Jika seorang anak menunjukkan sifat suka menyendiri, perilaku yang abnormal, sulit bekerja sama, memiliki perasaan rendah diri, sang at rapuh dan tidak mampu menghadapi rintangan, sering menunjukkan ketidaksabaran , egois atau kurang memiliki kestabilan emosi, semuanya mungkin saja mengindikas ikan EQ yang rendah. EQ sangat penting untuk keberhasilan hidup seseorang. Oleh karena itu, bagaimana membina dan meningkatkan EQ seorang anak menjadi masalah y ang sangat penting. Hal-hal berikut ini memberikan panduan tentang cara membina EQ seorang anak. Quote: 1. Mendidik anak-anak untuk bertahan dalam situasi sulit Ada cerita nyata tentang sekelompok anak yang pergi ke gunung untuk piknik. Mere ka tersesat dalam perjalanan pulang dan harus menghadapi malam dalam keadaan lap ar, lelah dan penuh ketakutan. Mereka merasa tidak punya harapan dan malam itu d ilalui dengan penuh air mata. Salah satu anak berkata sambil menangis: Tidak ada yang akan menemukan kita dan kita semua akan mati di sini. Namun, Evelyn yang b erumur 11 tahun berdiri dan berkata dengan tegas: "Tidak! Saya tidak akan mati! Ayah saya mengatakan bahwa selama kita berjalan mengikuti aliran, aliran akan me mbawa kita ke sebuah sungai, yang pada akhirnya membawa kita ke sebuah kota keci l. Saya berencana untuk berjalan di sepanjang sungai, kalian boleh mengikuti say a jika mau. Dipimpin oleh Evelyn, mereka berhasil keluar dari hutan. Kepercayaan diri, keberanian dan tekad yang dimiliki oleh Evelyn bukanlah sifat bawaan, tet api adalah hasil asuhan, pendidikan dan pengaruh keluarga. Quote: 2. Menanamkan ketahanan dan pengendalian diri Bagaimana cara melatih anak agar mampu mengendalikan diri? Misalnya, ketika anak menghabiskan uang saku mingguan lebih cepat dari yang seharusnya, orang tua dap at berkata: Jika kamu berhasil menyimpan setengah jatah uangmu minggu ini, akan A yah gandakan jumlah uang sakumu minggu depan.Jika kamu terbiasa menyimpan uang, walaupun itu hanya dalam jumlah kecil, kamu akan mampu membeli barang yang lebih besar. Hal yang sama juga berlaku bagi anak-anak saat alnya gagal ujian atau mendapat nilai tes yang nak-anak mereka untuk berusaha lebih keras dan orang tua perlu mengajarkan mereka agar tahan Quote: 3. Menghadapi dunia luar menghadapi tantangan, seperti mis buruk. Orangtua perlu mendorong a tidak menyerah. Dengan kata lain, dalam menghadapi rintangan.

Karena terlalu khawatir, banyak orangtua melarang anaknya pergi ke luar sendiria n. Karena hal ini, anak-anak jadi kehilangan kemampuan untuk berkomunikasi dan b ertemu orang baru. Ketika anak kecil melihat seseorang yang tidak ia kenal, ia m ungkin akan menangis atau memilih menyendiri. Setelah tumbuh dewasa, mereka menj adi sensitif dan kurang berani untuk berbicara atau berkomunikasi dengan orang l ain. Kurang percaya diri menyebabkan mereka tidak punya banyak teman. Ketika dew asa, mereka akan sulit mencapai potensi penuh yang dimiliki serta menghadapi kes ulitan berurusan dengan masyarakat. Oleh karena itu, orang tua harus membantu an ak-anak mereka untuk memahami dunia luar. Orang tua juga harus memberikan kesemp atan berinteraksi lebih banyak untuk anak-anak yang penakut. Seorang anak yang m ampu menghadapi masyarakat tanpa rasa takut juga akan lebih percaya diri saat be rhadapan dengan guru dan rekan-rekannya di sekolah. Quote: 4. Menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas dan imajinasi Anak-anak secara bawaan dilahirkan dengan rasa ingin tahu, sehingga, secara alam i anak kecil akan tertarik menyentuh sesuatu, merasakan hal-hal dan bahkan membo ngkar barang-barang yang ia temui. Kadang-kadang, mereka bisa saja membuat beran

Gadis kecil dengan t akut bertanya: Bagaimana jika saya meleset? Pelatih memberitahu dia: Anda harus ber pikir tentang sukses. pelatih memberikan empat anak panah kecil kepadanya. Jika mereka melakukan perbuatan nakal atau merepotkan sekali-sekali. Jaga agar mereka senantiasa merasa terdukung. Mimpi adalah b ahan bakar yang memotivasi kesuksesan. Ini adalah ekspresi dari kehausan mereka akan pengetahuan dan cara yang penting bagi mereka untuk memperoleh keterampilan baru. Ini dapat diwujudkan dengan menun jukkan bagaimana melakukan sesuatu serta menggunakan barang-barang yang mereka m inati. Selalu berteriak dan bereaksi dengan keras terhadap setiap hal yang anak perbuat bisa jadi lebih berbahaya dan merusak dibanding kerusakan fisik yang anda tanggung pada barang-barang anda. Quote: 7.Rasa percaya diri dan sikap positif akan membimbing mereka menuju jalan keberhasilan. Dalam kehidupan seh ari-hari. mereka dapat memiliki hubungan interpersonal yang lebih harmonis. anak-an ak membutuhkan lebih banyak dorongan dan bantuan dari Anda. Dengan cara i ni. Kemudian. itu bukanla h masalah yang besar. Quote: 9. c oba gunakan akal dan pikirkan sejenak bagaimana melakukannya. Orang-orang suks es pertama-tama percaya bahwa mereka dapat berhasil. saya dapat menggunakan nya untuk pijakan . Quote: 6. Tanamkan rasa hormat pada orang lain. ada banyak pendekatan masalah yang bisa dilakukan selama kita mencurah kan waktu sejenak untuk memikirkannya. Menumbuhkan rasa percaya diri dan kemampuan untuk bangkit dari kegagalan Seorang gadis yang adalah pesenam berbakat berumur 12 tahun berbicara dengan pel atih senam kelas atas. . Ajarkan pada mereka untuk p ertama-tama berpikir akan kesuksesan. Menangani masalah harga diri anak Tidak dapat dipungkiri bahwa anak akan membuat kesalahan. Beri anak-anak kesempatan untuk melatih cara pikir mereka Seorang anak laki-laki tidak bisa menaiki anak tangga karena dia terlalu kecil. seperti misalnya: Mengapa kamu tidak pernah mendengarkan! atau Janga n sentuh ini! Jangan sentuh itu! Perkataan-perkataan tersebut melemahkan rasa per caya diri dan harga diri anak. Jangan ikut menurunk an semangat mereka. Quote: 5. Itulah sebabnya kita perlu belajar untuk berkomunikasi dengan semua orang dan saling melengkapi keunggulan satu sama lain. Ketika beberapa aspirasi tidak tercapai. Dia meminta ibunya untuk mengangkatnya. Ibunya berkata: Kamu bisa melakukannya. bukan sebaliknya. anak itu punya. serta kegagalan. Jangan selalu berteria k pada mereka. Lebih banyak dorongan dan dukungan Tumbuh berkembang tidak akan pernah mulus sepanjang jalan. Quote: 8. Akan ada tawa. kerjasama dan semangat kerja tim Masyarakat adalah kelompok kolektif dan semuanya berlangsung melalui hubungan an tarindividu. Dengan mengajarkan mereka untu k menghormati orang lain dan bekerja sama dengan orang-orang yang memiliki penda pat berbeda. ide: Jika saya pindahkan boks mainan saya di sini. mereka juga berusaha untuk memahami bagaimana sesuatu bekerja. dan bukan kegagalan. Anak itu berpikir dan berusaha memecahkan masalah berkat nasih at ibunya. Alih-alih meminta dia menunjukkan keterampilan senamnya. frustrasi. Hal ini memotivasi anak untuk menciptakan solusi. Orang tua har us dengan sabar memenuhi rasa ingin tahu anak.takan seisi rumah. air ma ta. Gadis itu melemparkan anak panah satu dem i satu dan akhirnya berhasil mengenai pusat sasaran. Orang tua harus mengajar kan anak-anak mereka apa itu kerjasama yang baik. Pelatih kemudian meminta di a melemparkan anak panah pada target di seberang kantornya.

mereka mengembangkan semua poten si mereka. menempatkan semua keterampilan dan bakat untuk digunakan secara penuh .Keadaan emosional terbaik untuk anak-anak adalah kondisi yang penuh dengan kebah agiaan dan antusiasme. . Ini adalah suatu keadaan di mana mereka memiliki hubungan interpersonal yang harmonis. Pada keadaan ini.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->