TUGAS BAHASA INDONESIA IRA ANJANI X-4

Hikayat abu nawas ± Syahdan,disuatu masa hidup seorang laki2 yang punya sifat kikir (pelit).ia mempunyai sebuah rumah yang cukup besar.didalam rumah itu dia tinggal bersama seorang istri dan 3 orang anaknya yang masih kecil2.laki2 ini merasa rumahnya sudah sangat sempit dengan keberadaannya dan keluarganya.namun,untuk memperluas rumahnya,sang lelaki merasa sayang untuk mengeluarkan uang.ia putar otak bagaimana caranya agar ia bisa memperluas rumahnya tanpa mengeluarkan banyak.akhirnya,ia mendatangi abunawas,seorang cerdik dikampungnya.pergilah ia menuju rumah abu nawas. si lelaki : ³salam hai abunawas,semoga engkau selamat sejahtera.´ abu nawas : ³salam juga untukmu hai orang asing,ada apa gerangan kamu mendatangi kediamanku yang reot ini ?´ si lelaki lalu menceritakan masalah yang ia hadapi.abunawas mendengar dengan seksama.setelah si lelaki selesai bercerita,abunawas tampak tepekur sesaat,tersenyum,lalu ia berkata : ³hai fulan,jika kamu menghendaki kediaman yang lebih luas,belilah sepasang ayam,jantan dan betina,lalu buatkan kandang didalam rumahmu.3 hari lagi kau lapor padaku bagaimana keadaan rumahmu.´ si lelaki bingung,apa hubungannya ayam dengan luas rumah,tapi ia tak membantah.sepulang dari rumah abunawas,ia membeli sepasang ayam,lalu membuatkan kandang untuk ayamnya didalam rumah. 3 hari kemudian,ia kembali kekediaman abunawas,dengan wajah berkerut. abunawas : ³bagaimana fulan,sudah bertambah luaskah kediamanmu?´ si lelaki : ³boro boro ya abu.apa kamu yakin idemu ini tidak salah?rumahku tambah kacau dengan adanya kedua ekor ayam itu.mereka membuat keributan dan kotorannya berbau tak sedap.´ abu nawas : ³( sambil tersenyum ) kalau begitu tambahkan sepasang bebek dan buatkan kandang didalam rumahmu.lalu kembali 3 hari lagi.´ silelaki terperanjat.kemarin ayam sekarang bebek,memangnya rumahnya peternakan?.atau sicerdik abunawas ini sedang kumat jahilnya?namun seperti pertama kali,ia tak berani membantah,karena ingat reputasi abunawas yang selalu berhasil memecahkan berbagai masalah.pergilah ia ke pasar,dibelinya sepasang bebek,lalu dibuatkannya kandang didalam

apa maunya si abunawas.esok harinya ia kembali kerumah abunawas .besok kau kembali untuk menceritakan keadaan rumahmu.´ si lelaki : ³apa kau sudah gila abu ?kemarin ayam. setelah 3 hari ia kembali menemuai abunawas.lalu juallah kambingmu kepasar.sempit.paling tidak bau dari kambing dan suara embikannya yang berisik sudah tak kudengar lagi.´ si lelaki pulang sambil bertanya2 dalam hatinya.panas.maka dengan pasrah pergilah ia ke pasar dan membeli seekor kambing.ia tetap menjual kambingnya kepasar.sicerdik pandai yang tersohor. abu nawas : ³bagaimana kondisi rumahmu hari ini ?´ si lelaki :´yah.aku tak sanggup ya abu.ampun. semua hewan2 berkotek dan mengembik.´ abunawas : ³waah.istriku mengomel sepanjang hari.kemarin disuruh beli.lumayan lah abu.padat.bagus kalau begitu.anak2 menangis.pulanglah kamu.sumpek.tambahkan seekor kambing lagi.keesokan harinya ia kembali kerumah abunawas.bagaimanapun juga yang memberi ide adalah abunawas.jangan suruh aku beli sapi dan mengandangkannya dirumahku.kalau begitu.namun.´ abu nawas : ³baiklah.rumahnya.bebek dan sekarang kambing.jangan kau menegerjai aku.dan baunya bukan main.apa tidak ada cara lain yang lebih normal?´ abunawas : ³lakukan saja.jangan membantah. 3 hari kemudian dia kembali menemui abunawas abunawas : ³bagaimana fulan ? sudah membesarkah kediamanmu ?´ si lelaki : ³rumahku sekarang benar2 sudah jadi neraka.buatkan ia kandang didalam rumahmu juga.saat ini adalah saat paling parah selama aku tinggal dirumah itu.lalu ia membuatkan kandang didalam rumahnya.lalu kembali kesini 3 hari lagi.bau.kediamanmu sedah mulai terasa luas atau belum ?´ si lelaki : ³aduh abu.´ lelaki itu tertunduk lesu.tolong aku abu.rumahku sekarang sangat mirip pasar unggas. abu nawas : ³bagaimana fulan.besok kau kembali kemari´ si lelaki pulang kerumahnya dan menjual bebek2nya kepasar.sekarang disuruh jual.´ abu nawas : ³kalau begitu juallah bebek2mu hari ini.betul2 parah ya abu.

sesungguhnya rumahmu itu cukup luas.dan atur rumah tanggamu.rumahku jadi jauh lebih tenang dan tidak terlalu sumpek dan bau lagi.mulai sekarang kau harus lebih banyak bersyukur karena masih banyak orang yang rumahnya lebih sempit darimu.´ abunawas.keesokan harinya ia kembali dengan wajah yang berseri2 kerumah abunawas abunawas : ³kulihat wajahmu cerah hai fulan.bagus.anak2ku juga sudah mulai berhenti menangis.dan jangan banyak mengeluh.bagaimana kondisi rumahmu saat ini?´ si lelaki :´alhamdulillah ya abu.dan banyak2lah bersyukur atas apa yang dirizkikan tuhan padamu.ia terpana akan kecendikiaan sang tokoh dan mengucap terima kasih pada abunawas« .sekarang rumahmu sudah menjadi luas padahal kau tidak menambah bangunan apapun atau memperluas tanah banguanmu.kini istriku sudah tidak marah2 lagi.sekarang rasanya rumahku sangat lega karena ayam dan kandangnya sudah tidak ada.kau lihat kan.´kini juallah ayam2mu kepasar dan kembali besok ´ si lelaki pulang dan menjual ayam2nya kepasar.´ abunawas : ³(sambil tersenyum) nah nah.´ silelaki pun termenung sadar atas segala kekeliruannya.abunawas : ³jadi.sekarang pulanglah kamu.bagaimana kondisi rumahmu hari ini?´ si lelaki : ³syukurlah abu.dengan perginya bebek2 itu.anak2ku juga sudah tidak rewel.hanya hatimu sempit sehingga kau tak melihat betapa luasnya rumahmu.

´ Ular itu hanya menyembulkan kepalanya sedikit. budi baikku kamu balas dengan keculasan. Suatu hari. janganjangan kamu malah mencelakai saya.´ Kontan ular itu mengancam. bisa membedakan mana orang jahat dan mana orang baik. Demi Allah dan demi ayah kakek. Kamu bahkan tak bisa membedakan antara makhluk hidup dan benda mati. ular itu sedang mencoba menghindar dari kejaran seorang datang menyusulnya) membawa rokok dengan nikmatnya senantiasa berputar setiap dengan tergopoh-gopoh. Sekarang kuberi kamu dua pilihan. Ia dikenal takut kepada Allah. Setelah pria itu berada agak jauh. ³Kek. Kakek mengaku bahwa ia tak melihat ular yang ditanyakannya dan tak tahu di mana ular itu berada. Keluarlah dari mulutku. pria itu pun pergi. kakek pun membuka mulutnya sekira-kira dapat untuk ular itu masuk. Setelah selamat. kamu tak tahu apa-apa. Ia pasti membunuh saya begitu berhasil menangkap saya. beribadah wajib setiap waktu. saya mohon.´ panggil ular itu benar-benar memelas. padahal semua orang tahu bahwa ia ingin membunuhmu setiap ada kesempatan. aga raku dapat pergi sekarang. Tangan kanannya memegang tasbih yang waktu di tangannya. Sejurus kemudian.´ ³Buktinya kamu biarkan saja musuhmu masuk ke mulutmu. ia juga terkenal berotot kuat dan berotak encer. kamu baik sekali jika mau membuka mulut lebar-lebar supaya saya dapat bersembunyi di dalamnya. kamu masuk ke dalamnya dan selamat. kabulkanlah permintaan saya ini. Usai ular mengucapkan sumpahnya. menjaga salat lima waktu dan selalu mengusahakan membaca Al-Qur¶an pagi dan petang.´ Ular mengucapkan sumpah atas nama Allah bahwa ia takkan melakukan itu sekali lagi. mana yang berbahaya bagimu dan mana yang berguna. kakek lalu berbicara kepada ular: ³Kini. kamu aman. terserah kamu memilih yang mana. ia sedang duduk di tempat kerjanya sembari menghisap (sesuai kebiasaan masa itu). Ia menanyakan keberadaan ular yang hendak dibunuhnya itu. lalu berujar: ³Hmm. ³Takutnya. Tiba-tiba seekor ular besar menghampirinya Rupanya.Hikayat Seorang kakek dan Seekor Ular Pada zaman dahulu.´ pinta si kakek. setelah mulutku kubuka. tersebutlah ada seorang kakek yang cukup disegani. mau kumakan hatimu atau kumakan jantungmu? Kedua-duanya sama-sama membuatmu sekarat. Tak berhasil menemukan apa yang dicarinya. kamu mengira sudah mengenal lingkunganmu dengan baik. Tolonglah saya. selamatkanlah saya agar tidak dibunuh oleh laki-laki yang sedang mengejar saya itu. Tentunya. ³kakek kan terkenal suka menolong. . gandrung pada kebenaran. Padahal. Ia punya banyak hal yang menyebabkannya tetap mampu menjaga potensi itu. Selain dikenal alim dan taat.´ ³Ulangi sumpahmu sekali lagi. laki-laki yang (kemudian tongkat. datanglah seorang pria dengan tongkat di tangan.

ketulusan dan niat hatimu yang suci telah menyebabkan musuhmu dapat masuk ke dalam tubuhmu. silakan lakukanlah keinginanmu. Pada istriku dia mengucapkan selamat tinggal. shok dengan kejadian yang tak pernah ia duga sebelumnya. Aku ingin mati di sana supaya jauh dari keluargaku. Kakek itu akhirnya kembali bersuara. ³Saya tahu kamu dizalimi.³La haula wa la quwwata illa billahi al`aliyyi al-`azhim [tiada daya dan kekuatan kecuali bersama Allah yang Maha Tinggi dan Agung] (ungkapan geram). Kakek itu girang bukan main sehingga berujar.´ Setelah sampai dan bernaung di bawah pohon yang dituju. izinkan aku pergi ke suatu tempat yang lapang. Namun. Orang jahat tidak akan pernah menang karena prilakunya yang jahat. si Saudi berpesan: ³Waspadalah terhadap setiap fitnah dan dengki karena sekecil apapun musuhmu. Moga Allah sentiasa membantumu. tanda syukurnya kepada Tuhan yang telah memberi pertolongan dengan mengirimkan seorang juru penyelamat untuknya. sebagai penolong terbaik. andai Tuhan mengirim orang pandai yang dapat mengeluarkan ular jahat ini dan menyelamatkanku.´ Kemudian si Saudi memelukku dan memeluk anakku. perbuatan baiknya berbuah penyesalan. sedangkan kamu tak punya cara untuk mengeluarkannya kembali. . Wahai orang yang baik rekam jejaknya.´ Tiba-tiba ia mendengar sebuah suara yang mengalun merdu tertuju padanya: ³Wahai Kakek yang baik budi. ³Sebejat apapun kamu. Ambil daunnnya beberapa lembar lalu makan. ia berujar pada sang ular: ³Sekarang. Sebelum kamu benar-benar membunuhku. tetapi sekarang aku pula yang hendak kamu bunuh? Terserah kepada Allah Yang Esa sajalah. maka atas izin Zat Yang Maha Hidup dan Maha Berdiri Sendiri (Allah) saya datang menyelamatkanmu. penyantun dan pemurah. Laksanakanlah rencanamu. Kami menyadari sepenuhnya perannya dalam menyelamatkan kami dari lumpur kemiskinan sehingga menjadi kaya-raya. orang tua itu berharap.´ Sejurus kemudian kakek itu tampak terpaku. ³Suara siapakah yang tadi saya dengar sehingga saya dapat selamat?´ Suara itu menyahut bahwa dia adalah seorang penolong bagi setiap pelaku kebajikan dan berhati mulia. Di sana ada sebatang pohon tempatku biasa berteduh.´ Anjuran itu kemudian ia amalkan dengan baik sehingga ketika keluar dari mulutnya ular itu telah menjadi bangkai.´ Ular mengabulkan permintaannya. Hanya Allah yang tahu betapa sedihnya kami karena berpisah dengannya. di dalam hatinya. ia pasti dapat mengganggumu. Maka bebas dan selamatlah kakek itu dari bahaya musuh yang mengancam hidupnya. bukankah aku telah menyelamatkanmu. Cobalah engkau pandang pohon ini.´ Di akhir ceritanya. Bunuhlah aku seperti yang kamu inginkan. tentu kamu belum lupa pada sambutanku yang bersahabat.´ Kakek bersujud seketika. Dia cukup bagiku. ³Oh. Suara itu berujar. Ia berangkat meninggalkan kami.

merasakan berbagai aneka penyiksaan. Akibatnya. belum beberapa hari dia pergi. Aku menjadi suka menghambur-hamburkan uang. Aku mulai menenggelamkan diri dalam lautan maksiat. agar Khalifah Amirul Mukminin senantiasa bermarwah dan berbahagia. Tak sedetikpun saya lewatkan kecuali saya meminta kepada Zat yang menghamparkan bumi ini dan menjadikan langit begitu tinggi agar segera melepaskan saya dari penjara yang gelap ini dan memulangkan saya pada isteri dan anak-anak saya. Baginda yang agung dan menghukum dengan penuh pertimbangan. Satu persatu nasehatnya kuabaikan. selama matahari masih terbit dan selama burung masih berkicau. Para napi di penjara Baghdad semakin banyak mendoakan agar Khalifah berumur panjang setelah Khalifah meninggalkan harta yang cukup banyak buat mereka. Setelah membayar begitu banyak sehingga yang tersisa dari hartaku tak seberapa. Khalifah lalu menceritakan apa yang sudah dilakukannya. suatu kali bayaranku berkurang dari biasanya. Khalifah pun memerintahkan agar ia dibebaskan dan dibekali sedikit uang pengganti dari kerugian yang telah ia derita dan kehinaan yang dialaminya. Sudah tiga tahun lamanya saya mendekam di penjara ini. Zubaidah juga mendoakan agar Khalifah panjang umur. Ia mengucapkan terima kasih dan memuji Khalifah karena telah berbuat baik. Dia pun marah dan menyuruh orang untuk mencambukku. aku sudah mulai berubah. mereka lalu mengadukanku kepada kepala kampung. Hikmah-hikmah Sulaiman dan pesan-pesannya mulai kulupakan. Namun. Dia juga memintaku untuk membayarkan uang dalam jumlah yang cukup besar sebagai pajak. saya takkan dapat keluar tanpa budi baik dari Baginda Rasyid. Mengingat mereka tidak tahu sumber pendapatanku. Mereka iri melihat hartaku yang begitu banyak. Ia memaksaku untuk mematuhi perintahnya seraya menebar ancaman. satu-satunya Dzat yang disembah. tentu saja. Khalifah menjadi terkejut dan sedih mendengar ceritanya.Namun. . Khalifah lalu kembali ke istananya yang terletak di pinggir sungai Tigris. Zubaidah pun senang mendengarnya. para tetangga menjadi cemburu. Di istana telah menunggu siti Zubaidah. Kemudian ia menjebloskan aku ke penjara. Ia pun memanjatkan doa dengan khusyu kepada Allah. bersenang-senang dan mabuk-mabukan. tetapi aku menolak. Kepala kampung memanggilku dan menanyakan dari mana asal kekayaanku.

. tidak seperti tokoh-tokoh bersejarah lainnya.TUGAS BAHASA INDONESIA IRA ANJANI X . Tetap saja. Antara Sejarah dan Mitos Judul: Hikajat Hang Tuah Penerbit: Balai Pustaka. PADA buku Hikajat Hang Tuah terbitan Balai Pustaka. Kisah dimulai dengan bab yang menguraikan asal muasal raja-raja di Malaka atau Melayu..4 Hikayat Hang Tuah. tak banyak yang tahu siapa Hang Tuah yang diabadikan namanya itu? Apa perannya dalam sejarah negeri ini? Memang. yang akan mempunyai seorang anak dan dia akan menjadi . Namun. nama Hang Tuah pun diabadikan pada ruas-ruas jalan di Jakarta dan di beberapa daerah lain lagi. dan sekitar 20 buku tersimpan di berbagai perpustakaan di dunia. Tak banyak yang tahu kisah Hang Tuah yang dituliskan dalam sebuah buku berjudul Hikajat Hang Tuah tercatat sebagai karya sastra melayu klasik yang paling panjang. Hang Tuah hanya dikenal sebatas tokoh terkenal dari daerah Melayu. Hikajat Hang Tuah kemudian sangat terkenal. buku tersebut disalin dari salah satu naskah tulis tangan huruf Arab. dalam berbagai versi seperti sandiwara radio maupun tayangan sinema di televisi. 1956) Tebal: 511 halaman *** NAMA Hang Tuah bisa dipastikan tak asing di telinga banyak orang. diceritakan tentang seorang raja keinderaan (kayangan-Red) Sang Pertala Dewa. keterangan tentang siapa dan apa kiprah Hang Tuah tidak ditemukan dalam literatur-literatur sejarah. Salah satu versi Hikajat Hang Tuah adalah setebal 593 halaman. nama Hang Tuah juga diabadikan pada kapal perang pertama milik Indonesia. bisa dikatakan. Bahkan. Pemberian nama itu untuk mengenang kejayaan Hang Tuah yang selalu mencapai kemenangan di laut. Sama halnya dengan banyak tokoh yang dianggap berperan dalam sejarah bangsa ini. termasuk Hang Tuah ini. Jakarta (Cetakan ke-3. Pada pengantar disebutkan. Dengan diantar oleh kata-kata: "Sekali peristiwa. dan sejak saat itu disebutkan sangat menarik perhatian para peneliti barat. kisah tokoh yang di Malaysia dianggap sebagai salah satu pahlawan nasional ini diuraikan dalam 24 bab panjang.". Pada sampul bagian dalam tertulis: "Inilah hikajat Hang Tuah jang amat setiawan kepada tuannja dan terlalu sangat berbuat kebadjikan kepada tuannja". Buku berisikan Hang Tuah ini dikenal sejak abad ke-18. terbit dalam berbagai versi. Beberapa waktu lalu pernah diangkat kisah-kisah tokoh melayu.

akhirnya kejayaan Malaka dihancurleburkan. yaitu Hang Jebat. mereka bertemu dan menundukkan tiga perahu yang ternyata adalah musuh Bintan dari Siantan. Dalam buku. Nama-nama . selalu membuahkan hasil.raja di Bukit Seguntang. Suatu hari. Pada bagian akhir dikisahkan. lima sekawan itu diangkat menjadi abdi salah seorang pemimpin di negeri Bintan. Di tengah perjalanan. Kelima pemuda itu diceritakan selalu bersama-sama. Fitnah itu sebegitu rupa sehingga salah seorang sahabatnya. dalam bentuk naskah tertulis. Tidak hanya ia berhasil membendung serangan dari Majapahit. Hang Mahmud pun bergegas mengajak istri dan anaknya pindah ke sana. Tahun persis kapan pertama kali kisah ini muncul pun hingga kini tak bisa dipastikan. yang jelas. Sebagai sebuah kisah fiktif. Hang Tuah pun di negerinya sendiri beberapa kali harus dibuang bahkan hendak dibunuh akibat fitnah. kisah Hang Tuah ini pun diduga pertama kali dikenal berupa cerita lisan. Dari sinilah kisah perjuangan Hang Tuah yang akhirnya justru mendapat gelar laksamana dari Raja Majapahit dimulai. terutama Belanda. Malaka jatuh ke tangan orang-orang dari Johor dan Belanda. Berbicara soal musuh. dalam menjalankan tugas sebagai abdi yang setia dan disegani. Keturunan-keturunan sang dewa inilah dengan segala kemuliaan yang dimiliki kemudian menjadi raja-raja di tanah Melayu. Hikajat Hang Tuah diduga pertama kali ditulis pada abad ke-16. Tak ubahnya karyakarya sastra kuno umumnya. Namun. menjadi wali agama dan raja. Hang Tuah diceritakan sebagai anak Hang Mahmud. Namun. DEMIKIAN cuplikan kisah tokoh bernama Hang Tuah dari salah satu versi terbitan Balai Pustaka. Gajah Mada tidak digambarkan sebagai tokoh yang mulia ataupun bijaksana. Dikisahkan. Hang Tuah memang membawa Malaka pada kejayaan. seperti lima orang bersaudara. Kemudian. yang dipanggil Bendahara Paduka Raja. setelah mendengar kabar gembira tentang negeri Bintan sudah mempunyai seorang raja yang tak lain adalah cucu dari Sang Pertala Dewa. terutama melalui tokoh Hang Tuah dan Patih Gajah Mada. Hang Tuah sendiri dikisahkan masih hidup dan tinggal di negeri Batak. Ia digambarkan dalam sosok yang begitu berkuasa dan ambisius. Di Bintan. Hang Tuah mengusulkan pada keempat sahabatnya untuk pergi berlayar dan merantau bersama-sama. Menurut Prof Dr Sulastin Sutrisno (lihat Ketika Hang Tuah Menjadi Disertasi) yang pernah mengangkat Hikajat Hang Tuah menjadi sebuah disertasi. Hikajat Hang Tuah sarat dengan muatan sejarah. Tak ada yang tahu. Hang Kesturi. dan mereka berangkat berlayar. siapa sesungguhnya pengarang Hikajat Hang Tuah. Kawanan tersebut tak lain adalah kaki tangan Patih Gajah Mada dari Majapahit yang ingin memperluas kekuasaan dengan merompak di Tanah Palembang. dengan masuknya orang-orang dari Eropa. karya tersebut mengundang kekaguman sendiri. pun berkhianat. Akhirnya. dikisahkan adanya persaingan kejayaan antara Malaka dan Majapahit. dan Hang Lekiu. Empat sahabatnya pun setuju. Hang Tuah muda bertemu dan bersahabat dengan Hang Jebat. Hang Lekir. Beberapa kali ia menyusun rencana untuk menghabisi Hang Tuah yang dianggap sebagai batu penghalang rencananya untuk menguasai Malaka. siapa pengarang sesungguhnya memang sulit dipastikan. Ke mana saja ia diutus dan apa pun tugas yang diemban.

namun juga banyak menggunakan sumber sastra lain. Sir Richard Winstedt menyebutkan. Salah seorang ahli sastra. mampu mengangkat legenda tentang seorang pejuang bernama Hang Tuah yang tumbuh saat terjadi perang antara Jawa dan Tamil. Kitab tersebut. Sir Richard Windstedt. dan sebagainya. Hikajat Sri Rama. Sejarah Melayu-disusun oleh Mansur Shah salah seorang penguasa di Malaka-yang mencantumkan riwayat Hang Tuah pun diragukan oleh berbagai kalangan. dalam Sejarah Melayu. Dalam Hikajat Hang Tuah. Karya-karya ini dikatakan mengubah sejarah menjadi mitos. terdapat kemiripan dengan cerita-cerita klasik lain seperti Kisah Panji. untuk tokoh seperti Hang Tuah. seperti dikatakan di atas. Tokoh Hang Tuah sendiri pun tak bisa dipastikan sebagai tokoh mitos atau sejarah. karya sastra klasik seperti Hikajat Hang Tuah ini identik dengan syair-syair bermuatan kisah kepahlawanan yang banyak dihasilkan di Jawa pada abad ke-11. siapa lagi yang peduli bahwa itu mitos atau sejarah selama dia menjadi ilham etika publik? . atau sebaliknya mengubah mitos menjadi sejarah. Namun. Akan tetapi. menyebutkan. kehadiran negeri kayangan yang dipimpin Sang Pertala Dewa maupun perubahan wujud Hang Tuah menjadi harimau dalam sebuah perkelahian (hal 164). meskipun dalam Sejarah Melayu (Malay Annals) disebutkan Hang Tuah mati di abad ke-15. Mansur Shah. nuansa fiktif maupun mitos di antaranya terwakili melalui ketiadaan keterangan waktu dalam setiap peristiwa. Dugaan ini muncul karena pada beberapa bagian. Bahkan ada dugaan.kerajaan dan tokoh memang lekat dengan apa yang tercantum dalam catatan-catatan sejarah. hampir tidak dapat dibedakan yang mana sejarah dan yang mana mitos. pengarang Hang Tuah tidak hanya berpengetahuan luas karena sarat dengan muatan sejarah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful