Pengertian Zakat

1. Makna Zakat Menurut Bahasa(lughat), zakat berarti : tumbuh; berkembang; kesuburan atau bertambah (HR. At-Tirmidzi) atau dapat pula berarti membersihkan atau mensucikan (QS. AtTaubah : 10) Menurut Hukum Islam (istilah syara'), zakat adalah nama bagi suatu pengambilan tertentu dari harta yang tertentu, menurut sifat-sifat yang tertentu dan untuk diberikan kepada golongan tertentu (Al Mawardi dalam kitab Al Hawiy) Selain itu, ada istilah shadaqah dan infaq, sebagian ulama fiqh, mengatakan bahwa sadaqah wajib dinamakan zakat, sedang sadaqah sunnah dinamakan infaq. Sebagian yang lain mengatakan infaq wajib dinamakan zakat, sedangkan infaq sunnah dinamakan shadaqah. 2. Penyebutan Zakat dan Infaq dalam Al Qur-an dan As Sunnah a. Zakat (QS. Al Baqarah : 43) b. Shadaqah (QS. At Taubah : 104) c. Haq (QS. Al An'am : 141) d. Nafaqah (QS. At Taubah : 35) e. Al 'Afuw (QS. Al A'raf : 199) 3. Hukum Zakat Zakat merupakan salah satu rukun Islam, dan menjadi salah satu unsur pokok bagi tegaknya syariat Islam. Oleh sebab itu hukum zakat adalah wajib (fardhu) atas setiap muslim yang telah memenuhi syarat-syarat tertentu. Zakat termasuk dalam kategori ibadah (seperti shalat, haji, dan puasa) yang telah diatur secara rinci dan paten berdasarkan Al-Qur'an dan As Sunnah, sekaligus merupakan amal sosial kemasyarakatan dan kemanusiaan yang dapat berkembang sesuai dengan perkembangan ummat manusia. 4. Macam-macam Zakat a. Zakat Nafs (jiwa), juga disebut zakat fitrah. b. Zakat Maal (harta).
y

Syarat-syarat Wajib Zakat
Fakir - Mereka yang hampir tidak memiliki apa-apa sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok hidup. Miskin - Mereka yang memiliki harta namun tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar untuk hidup. Amil - Mereka yang mengumpulkan dan membagikan zakat. Muallaf - Mereka yang baru masuk Islam dan membutuhkan bantuan untuk menyesuaikan diri dengan keadaan barunya Hamba Sahaya yang ingin memerdekakan dirinya Gharimin - Mereka yang berhutang untuk kebutuhan yang halal dan tidak sanggup untuk memenuhinya Fisabilillah - Mereka yang berjuang di jalan Allah (misal: dakwah, perang dsb) Ibnus Sabil - Mereka yang kehabisan biaya di perjalanan.

y y y y y y y

PENGERTIAN ZAKAT DARI SEGI LUGHAT (BAHASA) Pengertian zakat dari segi bahasa adalah "BERSIH" dan "SUCI" dalam istilah zakat ialah membersihkan harta dan membersihkan diri orang kaya daripada bersifat kedekut dan bakhil. Membersihkan dan menyuburkan harta pembayar zakat. Melahirkan rasa tenang dan tenteram dalam hati dan jiwa pembayar zakat. Dalam erti yang lain ialah membersihkan diri daripada sifat dengki dan dendam terhadap orang kaya. Mewujudkan perhubungan antara hamba dengan ALLAH SWT di samping perhubungan antara manusia dengan manusia. Mewujudkan sifat bersyukur terhadap nikmat yang dikurniakan oleh ALLAH SWT di kalangan golongan yang berada. Antara hikmah dan tujuan ALLAH SWT mensyariatkan zakat ialah: Mengagihkan sebahagian kecil kekayaan daripada golongan yang berada kepada golongan yang kurang berada. Daftar isi y y y 1 Etimologi 2 Sejarah Zakat 3 Hukum Zakat . sebagai pelengkap ibadah puasa. Memberi peluang kepada golongan hartawan untuk beribadat dalam bentuk mengeluarkan zakat daripada harta mereka. Zakat adalah sedekah yang wajib dikeluarkan umat Islam menjelang akhir bulan Ramadhan. DARI SEGI SYARAK Zakat dari segi syarak pula ialah mengeluarkan sebahagian harta tertentu diberikan kepada asnaf-asnaf yang berhak menerimanya setelah memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan oleh syarak HIKMAH DISYARIATKAN ZAKAT Zakat adalah salah satu daripada rukun Islam yang kelima. Memberi masyarakat satu cara mengurus ekonomi dan kewangan yang diredhai oleh ALLAH SWT. Zakat merupakan salah satu rukun ketiga dari Rukun Islam. Mewujudkan kesatuan di kalangan masyarakat Islam dalam urusan ekonomi dan kewangan.5. Mengurangkan perasaan irihati di kalangan yang kurang bernasib baik. Membersihkan diri pembayar zakat.

Sedangkan secara terminologi syari'ah. Pada zaman khalifah. Zakat termasuk dalam kategori ibadah. tidak wajib). "menyucikan". Kewajiban ini tertulis di dalam Al-Qur¶an. [4] Hukum Zakat Zakat merupakan salah satu[rukun Islam]. khususnya mengenai jumlah zakat tersebut. seperti:shalat. Pada awalnya.y y y y y y y 4 Macam-Macam Zakat 5 Yang berhak menerima 6 Yang tidak berhak menerima zakat[5] 7 Beberapa Faedah Zakat[6] o 7.[1]. umat Islam diperintahkan untuk membayar zakat.1 Faedah Diniyah (segi agama) o 7. zakat dikumpulkan oleh pegawai sipil dan didistribusikan kepada kelompok tertentu dari masyarakat.[2]. atau "membersihkan". Al-Qur¶an hanya memerintahkan untuk memberikan sedekah (pemberian yang sifatnya bebas. Kejatuhan para kalifah dan negara-negara Islam menyebabkan zakat tidak dapat diselenggarakan dengan berdasarkan hukum lagi. budak yang ingin membeli kebebasan mereka. Syari¶ah mengatur dengan lebih detail mengenai zakat dan bagaimana zakat itu harus dibayarkan. Zakat menjadi wajib hukumnya sejak tahun 662 M. Kelompok itu adalah orang miskin. Oleh sebab itu hukum zakat adalah wajib (fardhu) atas setiap muslim yang telah memenuhi syarat-syarat tertentu. dan menjadi salah satu unsur pokok bagi tegaknya [syariat Islam]. pada kemudian hari.2 Faedah Khuluqiyah (Segi Akhlak) o 7.haji.1 Lainnya 10 Catatan dan referensi Etimologi Secara harfiah zakat berarti "tumbuh".3 Faedah Ijtimaiyyah (Segi Sosial Kemasyarakatan) 8 Hikmah Zakat 9 Zakat dalam Al Qur'an o 9. Sejak saat ini.sekaligus . janda.[3]. orang yang terlilit hutang dan tidak mampu membayar. Hal ini menunjukan bahwa pada kemudian hari ada pengaturan pemberian zakat. "berkembang". Nabi Muhammad melembagakan perintah zakat ini dengan menetapkan pajak bertingkat bagi mereka yang kaya untuk meringankan beban kehidupan mereka yang miskin. Sejarah Zakat Setiap umat Muslim berkewajiban untuk memberikan sedekah dari rezeki yang dikaruniakan Allah. zakat merujuk pada aktivitas memberikan sebagian kekayaan dalam jumlah dan perhitungan tertentu untuk orang-orang tertentu sebagaimana ditentukan.dan puasa yang telah diatur secara rinci dan paten berdasarkan Al-Qur'an dan As Sunnah. Namun. zakat diterapkan dalam negara-negara Islam.

Rasulullah bersabda. harta temuan. hasil laut. pertanian. Keturunan Rasulullah. Dengan berzakat berarti telah menjalankan salah satu dari Rukun Islam yang mengantarkan seorang hamba kepada kebahagiaan dan keselamatan dunia dan akhirat. karena masih mendapat nafkah atau tanggungan dari tuannya. misalnya anak dan istri. Macam-Macam Zakat Zakat terbagi atas dua tipe yakni: y y Zakat Fitrah Zakat yang wajib dikeluarkan muslim menjelang Idul Fitri pada bulan Ramadhan. Rasulullah bersabda. Masing-masing tipe memiliki perhitungannya sendiri-sendiri. emas dan perak. hasil ternak. Muallaf . Orang kafir. Besar Zakat ini setara dengan 2. Yang berhak menerima y y y y y y y y Fakir ." (HR Bukhari).Mereka yang hampir tidak memiliki apa-apa sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok hidup.Mereka yang berjuang di jalan Allah (misal: dakwah. "Tidak halal mengambil sedekah (zakat) bagi orang yang kaya dan orang yang mempunyai kekuatan tenaga.Mereka yang baru masuk Islam dan membutuhkan bantuan untuk menyesuaikan diri dengan keadaan barunya Hamba Sahaya yang ingin memerdekakan dirinya Gharimin .5 kilogram makanan pokok yang ada di daerah bersangkutan. Beberapa Faedah Zakat[6] Faedah Diniyah (segi agama) 1. perang dsb) Ibnus Sabil . "Sesungguhnya tidak halal bagi kami (ahlul bait) mengambil sedekah (zakat). Miskin . Zakat Maal (Harta) Mencakup hasil perniagaan. .Mereka yang kehabisan biaya di perjalanan. Amil .Mereka yang berhutang untuk kebutuhan yang halal dan tidak sanggup untuk memenuhinya Fisabilillah . Orang yang dalam tanggungan yang berzakat.Mereka yang mengumpulkan dan membagikan zakat. Hamba sahaya.merupakan amal sosial kemasyarakatan dan kemanusiaan yang dapat berkembang sesuai dengan perkembangan ummat manusia. Yang tidak berhak menerima zakat[5] y y y y y Orang kaya.Mereka yang memiliki harta namun tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar untuk hidup." (HR Muslim). pertambangan.

2. Merupakan sarana bagi hamba untuk taqarrub (mendekatkan diri) kepada Rabb-nya. Ini bisa dilihat dalam kelompok penerima zakat. 4. 3. Di dalam zakat terdapat penyucian terhadap akhlak. yang artinya: "Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah" (QS: Al Baqarah: 276). Menanamkan sifat kemuliaan. Membersihkan dan mengikis akhlak yang buruk . Zakat merupakan sarana penghapus dosa. Memberikan dukungan kekuatan bagi kaum Muslimin dan mengangkat eksistensi mereka. 5. Pilar amal jama'i antara mereka yang berada dengan para mujahid dan da'i yang berjuang dan berda'wah dalam rangka meninggikan kalimat Allah SWT. 4. Zakat bisa mengurangi kecemburuan sosial. akan menambah keimanan karena keberadaannya yang memuat beberapa macam ketaatan. salah satunya adalah mujahidin fi sabilillah.2. seperti yang pernah disabdakan Rasulullah Muhammad SAW. 4. 2. Sebab sudah pasti ia akan menjadi orang yang dicintai dan dihormati sesuai tingkat pengorbanannya. Pembayar zakat biasanya identik dengan sifat rahmah (belas kasih) dan lembut kepada saudaranya yang tidak punya. 3. Faedah Ijtimaiyyah (Segi Sosial Kemasyarakatan) 1. sebagaimana firman Allah. 3. Karena masyarakat bawah biasanya jika melihat mereka yang berkelas ekonomi tinggi menghambur-hamburkan harta untuk sesuatu yang tidak bermanfaaat bisa tersulut rasa benci dan permusuhan mereka. 3. Pembayar zakat akan mendapatkan pahala besar yang berlipat ganda. Hikmah Zakat Hikmah dari zakat antara lain: 1. Faedah Khuluqiyah (Segi Akhlak) 1. Membayar zakat berarti memperluas peredaran harta benda atau uang. 2. Mengurangi kesenjangan sosial antara mereka yang berada dengan mereka yang miskin. Zakat merupakan sarana untuk membantu dalam memenuhi hajat hidup para fakir miskin yang merupakan kelompok mayoritas sebagian besar negara di dunia. Zakat akan memacu pertumbuhan ekonomi pelakunya dan yang jelas berkahnya akan melimpah. rasa toleran dan kelapangan dada kepada pribadi pembayar zakat. Jikalau harta yang demikian melimpah itu dimanfaatkan untuk mengentaskan kemiskinan tentu akan terjalin keharmonisan dan cinta kasih antara si kaya dan si miskin. Merupakan realita bahwa menyumbangkan sesuatu yang bermanfaat baik berupa harta maupun raga bagi kaum Muslimin akan melapangkan dada dan meluaskan jiwa. Dalam sebuah hadits yang muttafaq "alaih Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Sallam" juga menjelaskan bahwa sedekah dari harta yang baik akan ditumbuhkan kembangkan oleh Allah berlipat ganda. dendam dan rasa dongkol yang ada dalam dada fakir miskin. karena ketika harta dibelanjakan maka perputarannya akan meluas dan lebih banyak pihak yang mengambil manfaat.

8. .4. Ungkapan rasa syukur atas nikmat yang Allah SWT berikan Untuk pengembangan potensi ummat Dukungan moral kepada orang yang baru masuk Islam Menambah pendapatan negara untuk proyek-proyek yang berguna bagi ummat. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan). pohon korma. Zakat dalam Al Qur'an y y y QS (2:43) ("Dan dirikanlah shalat. dan janganlah kamu berlebih-lebihan. 5. Alat pembersih harta dan penjagaan dari ketamakan orang jahat. Makanlah dari buahnya (yang bermacam-macam itu) bila dia berbuah. zaitun dan delima yang serupa (bentuk dan warnanya) dan tidak sama (rasanya). maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu. dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan disedekahkan kepada fakir miskin). tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya.") QS (6: 141) (Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung. 6. lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka: "Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri. 7. lalu dibakar dengannya dahi mereka. tunaikanlah zakat dan ruku'lah beserta orang-orang yang ruku'".) QS (9:35) (Pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka jahannam.