SATELIT I. PENDAHULUAN Kebutuhan akan fasilitas telekomunikasi kian meningkat hampir di seantero dunia.

Apalagi bagi negara-negara yang memiliki rintangan – rintangan alamiah, seumpama kepulauan, gurun tandus, dan sebagainya akan memelukan system komunikasi khusus seperti system gelombang mikro, hambur tropo (troposcatter) ataupun system komunikasi yang menggunakan satelit. Digunakannya system satelit dimaksudkan agar kebutuhan permintaan jasa

telekomunikasi dari daerah – daerah terpencil dapat dilayani. Atau dengan system satelit ini diperkiraka rantai komunikasi akan dapat disambungkan ke seluruh daerah yang semula tidak mudah dimasuki oleh metoda gelombang mikro sebagai system darat (terestial). Melalui satelit, semua tempat dalam negeri dapat dijangkau oleh fasilitas komunikasi baik fasilitas berupa penyaluran telekomunikasii sendiri, maupun fasilitas lainnya. Teknologi satelit saat ini menjadi sangat menarik bagi para pelaku bisnis telekomunikasi baik yang berskala global maupun yang berskala regional. Dalam teknologi satelit, semakin tinggi kemampuan yang dimiliki, semakin rendah biaya yang dikeluarkan, dan meningkatnya permintaan-permintaan pelanggan telah menciptakan berbagai kesempatan baru yang luar biasa. Pada akhirnya celah orbit (orbital slot) dan pita-pita frekuensi pada GEO, MEO, maupun LEO menjadi aset yang sangat berharga. Koordinasi frekuensi antara para operator menjadi sangat sulit dilakukan dan hal ini akan menjadi ancaman yang membahayakan bagi bisnis satelit itu sendiri.

II. PEMBAHASAN 2.1. Pengertian Satelit adalah benda yang mengorbit benda lain dengan periode revolusi dan rotasi tertentu. Ada dua jenis satelit yakni satelit alam dan satelit buatan. 1. Satelit alami adalah benda-benda luar angkasa bukan buatan manusia yang mengorbit sebuah planet atau benda lain yang lebih besar daripada dirinya,, seperti misalnya Bulan adalah satelit alami Bumi. Sebenarnya terminologi ini berlaku juga bagi planet yang mengelilingi sebuah bintang, atau bahkan sebuah bintang yang mengelilingi pusat galaksi, tetapi jarang digunakan. Bumi sendiri sebenarnya merupakan satelit alami Matahari. 2. Satelit buatan adalah benda buatan manusia yang beredar mengelilingi benda lain misalnya satelit Palapa yang mengelilingi Bumi. 3. Satelit komunikasi adalah sebuah satelit buatan yang ditempatkan di angkasa dengan tujuan telekomunikasi. Satelit komunikasi modern menggunakan orbit geosynchronous, orbit Molniya atau orbit Bumi rendah. 4. Untuk pelayanan tetap, satelit komunikasi menyediakan sebuah teknologi tambahan bagi kabel komunikasi kapal selam optik fiber. Untuk aplikasi bergerak, seperti komunikasi ke kapal laut dan pesawat terbang di mana aplikasi teknologi lain seperti kabel, tidak praktis atau tidak mungkin. 2.2 Sejarah Satelit Secara garis besar sejarah satelit dunia dari tahun ke tahun diantaranya;

1945 : Athur Clarke menerbitkan essay tentang “Extra Terrestial Relays” 1957 : Diluncurkan pertama kali satelit sputnik 1959 : Satelit cuaca pertama, Vaguard 2 1960 : Diluncurkan satelit komunikasi Refleksi ECHO

Segmen Angkasa .3 Arsitektur dan Prinsip Kerja Komunikasi Satelit Gambar 1. Arsitektur Komunikasi Satelit . Kontrol temperature . INMARSAT 4 1988 : Sistem satelit dengan komunikasi data dan telepon mobile.1963 : Diluncurkan satelit komunikasi Geostasioner SYNCOM 1965 : Komunikasi satelit Geostasioner komersial pertama di dunia. Power Supply 4. Struktur / bus 2. Playload 3. 1999 : Peluncuran Telkom – 1 2. INMARSAT C 1993 : Sistem telepon denga digital satelit 1998 : Sistem satelit Global untuk Small Mobile Phones. INTELSAT I 1976 : Satelit marisat untuk komumnikasi maritim dan peluncuran PALAPA 1982 : Sistem telepon dengan satelit mobile . 1.

sistem populasi 7. Tracking. . SINYAL 6 GHZ – FILTER – SWTCH .Segmen Bumi . 2. 1. telemetry. User terminal.PENGUAT 6 GHZ – DITURUNKAN MENJADI 4 GHZ – HYBRID CIRCULATOR – FILTER – PENGUAT AKHIR – PANCARAN KE BUMI Gambar 2. dan 3. & command ( TT& C ) . Kontrol attitude dan orbit 6. Jaringan Prinsip kerja dari satelit hampir sama dengan suatu rangkaian repeater yaitu jenis ” RF Heterodyne Repeater ” SINYAL 6 GHZ. Prinsip Kerja Satelit Penguat akhir berfungsi menjumlahkan sinyal Di atas menggambarkan frekuensi naik (up link) 6 GHz dan frekuensi turun untuk turu (down link) dipakai 4 GHz. SB Master.Besarnya Loss antara satelit dan stasiun Bumi ( ~200 dB pada 6 GHz ) . .5.Sistem penerima di Bumi memerlukan penerima yang sangat peka.

dapat menyediakan layanan ntuk cakupan semua wilayah Gambar 3. frekuensi dialokasikan untuk berbagai macam layanan satelit. untuk kemudian didistribusikan melalui jaringan kabel. Contoh FSS.kawasan 1: Eropa. Dalam hal perencanaan frekuensi ini (frequency planning). frame relay. akses internet. yaitu: . Rusia (dulu masih Soviet) dan Mongolia . Fixed satellite service (FSS) FSS menyediakan link untuk jaringan telepon dan juga untuk pentransmisian sinyal televisi ke perusahaan tv kabel. dunia dibagi menjadi 3. tidak tergantung pada jarak.4 Alokasi Frekuensi untuk Layanan Satelit Pengalokasian frekuensi untuk layanan satelit adalah proses yang sangat kompleks yang membutuhkan koordinasi dan perencanaan tingkat internasional. video conferencing. Sigital audio broadcasting (DAB) Keunggulannya yaitu. satelit new gathering (SNG). Greenland .kawasan 2: Amerika Utara dan Selatan. walaupun frekuensi tersebut dipakai untuk layanan yang berbeda di kawasan lain. Hal ini dilakukan dibawah pengawasan International Communication Union (ITU). Direct Audio Broadcasting . Afrika. DTH ( Direct To Home ). Beberapa layanan satelit adalah sebagai berikut: 1. Australia dan Pasifik Barat Daya Dalam tiap kawasan.2.kawasan 3: Asia (diluar daerah 1).

alasannya akan diungkapkan pada bab selanjutnya. 4. Mobile Satellite Service Mobile satellite service melayani komunikasi bergerak baik di daratan. Broadcasting Satellite Service (BSS). Untuk layanan direct broadcast pada Ku band. C band digunakan untuk fixed satellite dan tidak diperbolehkan dipakai untuk direct broadcast. BSS diperuntukkan untuk broadcast langsung ke rumah-rumah masyarakat sehingga sering juga disebut DBS (Direct Broadcast Satellite).2. frekuensi uplink disebutkan terlebih dahulu. Meteorological Satellite Service. Frekuensi yang lebih tinggi hampir pasti dipakai untuk uplink menuju satelit. Ku band banyak dipakai untuk layanan direct broadcast dan fixed satellite tertentu. sementara a pada Ka band berarti band frekuensi diatas K (a = above). Huruf u pada Ku band berarti band frekuensi dibawah K (u = under). yang sering disebut sebagai 14/12 GHz. Tabel dibawah ini memperlihatkan frekuensi band yang sering digunakan untuk layanan-layanan satelit. Direct Broadcasting Service 3. Navigational Satellite Service Navigational satellite service melayani global positioning system (GPS) 5. laut maupun udara. VHF band digunakan untuk layanan mobile dan navigational tertentu dan juga untuk data transfer dari satelit cuaca. Meteorological service melayani riset dan layanan penyelamatan (rescue). Gambar 4. L band untuk layanan mobile dan navigational. Walaupun . Para praktisi sering menyebut C band sebagai 6/4 GHz. Untuk layanan fixed di band C. subrange yang paling banyak dipakai adalah 12 – 14 GHz. subrange yang paling banyak digunakan adalah 4 – 6 GHz.

Satelit ini mempunyai resolusi spatial 1100 x 1100 m dengan liputan sangat luas.730 MHz. serta bisa disamakan dengan televisi lokal dan televisi kabel.5.030 dan 11. 2. . Table 1.penetapan frekuensi dibuat sepresisi mungkin. Satelit cuaca adalah satelit yang digunakan untuk mengamati cuaca dan iklim Bumi.5 Aplikasi dari Penggunaan Satelit 2.Satelit NOAA (National Oceanic and Atmospheric Administration). Nilai Frekuensi 2. tetapi pemakaian nilai seperti dikemukakan diatas dalam perhitungan dapat dilakukan dengan hasil yang cukup baik.1 Tradisional 1. contohnya Ku band adalah 14. Satelit ini digunakan untuk memantau keadaan bumi untuk keperluan hidrologi. Satelit Televisi adalah televisi yang dipancarkan dengan cara yang mirip seperti komunikasi satelit. oceanografi dan meteorologi termasuk memantau kebakaran hutan. Satelit lainnya adalah Meteosat dan Himawari (resolusi spatial 8 x 8 km).Satelit cuaca NIMBUS mempunyai resolusi spatial 88 x 88 m dengan kemampuan meliput areal seluas 1600 km.

Karena teknologi ini membutuhkan akses ke satelit komersial untuk penyebaran sinyal. maka dengan sebuah alat penerima sinyal satelit (penerima GPS ). Sekarang ini. yang mencakup wilayah geografis yang lebih luas dari sinyal radio biasa.S. Salah satu satelit navigasi yang sangat populer adalah GPS milik Amerika Serikat selain itu ada juga Glonass milik Rusia . Navigator yang mengalami kesulitan menghubungi satelit navigasi yang mengorbit. seperti terowongan atau gedung.). Karena sinyalnya memiliki hak cipta dan tidak cocok satu sama lain.3. sehingga navigator dapat mengetahui posisi kapal secara tepat.Radio satelit berfungsi di tempat di mana ada garis pandang antara antena dengan satelit. jasa radio satelit adalah sebuah bisnis komersial. Satelit navigasi adalah satelit yang menggunakan sinyal radio yang disalurkan ke penerima di permukaan tanah untuk menentukan lokasi sebuah titik dipermukaan bumi. Satelit mata-mata adalah satelit pengamat Bumi atau satelit komunikasi yang digunakan untuk tujuan militer atau mata-mata terutama oleh USA dan Rusia. bisa diperoleh data posisi di suatu tempat dengan ketelitian beberapa meter dalam waktu nyata Satelit ini berfungsi sebagai alat penolong apabila kapal-kapal menemui kesukaran untuk menentukan posisinya karena cuaca yang buruk atau kesukaran penglihatan (dalam daerah yang berkabut tebal). dan musik . maka membutuhkan peralatan khusus untuk dekoding dan pemutaran. Cosmos. termasuk untuk layanan berbayar. Bila pandangan antara satelit dan penerima di tanah tidak ada gangguan. Mereka menawarkan saluran berita . Satelit juga akan menjawab melalui radio tentang posisi kapal. . layanan televisi satelit menambah sinyal lokal yang kuno. Pendengar radio ini dapat mengikuti saluran tunggal tanpa melihat lokasi jangkauan. Soyus. menghasilkan jangkauan saluran dan layanan yang lebih luas.). 4. Contoh satelit ini antara lain Vostok. Di banyak tempat di bumi ini. dengan syarat tak ada rintangan besar. olah raga . yang menawarkan sebuah paket saluran sebagai bagian dari jasa mereka — membutuhkan sebuah langganan dari penggunak akhir untuk mengakses saluran. dll. XM Radio & Sirius Satellite Radio (A. 5. cuaca . penyedia radio satelit utama adalah WorldSpace (Intl.Radio satelit atau radio langganan adalah sebuah radio digital yang menerima sinyall yang disiarkan oleh satelit komunikasi.

Penghubung komunikasi untuk di tempat terpencil Satelit mampu menyediakan link komunikasi sampai ke komunitas terpencil yang sulit dijangkau oleh sistem komunikasi lain. dimana akses data dan informasi melampaui batas-batas negara dan protokoler. dan menggunakan pengalamatan E. Global Mobile Communicati GSM (singkatan bahasa Inggris: Global System for Mobile Communications. hanya 15% dari daratan dunia terlayani oleh selular atau teresterial telefon. yang berarti ia dipandang sebagai sistem telepon genggam generasi kedua (2G). Public Switched Telephone Network. Banyaknya standar GSM ini membuat roaming internasional sangat umum dengan “persetujuan roaming” antar operator telepon genggam.164 (secara umum dikenal dengan nomor telepon). GSM merupakan sebuah standar terbuka yang sekarang ini dikembangkan oleh 3GPP.5. Penghubung telepon global ( Global tellecommunication connection) . Telepon GSM digunakan oleh lebih dari satu milyar orang di lebih dari 200 negara. 3. waktu. Dalam dunia internet komunikasi dengan pengguna di belahan dunia. Jaringan telepon global – juga dikenal sebagai Jaringan Telepon Switch Publik (PPSTN adalah singkatan dari Public Switched Telephone Network atau yang biasa disebut jaringan telpon tetap (dengan kabel). Tentu saja. 5. yang bisa menjadi kelebihan ataupun kekurangan dari sistem komunikasi ini.163 / E. 4. dapat anda lakukan tanpa batas ruang dan waktu. GSM) adalah salah satu standar sistem komunikasi nirkabel (wireless) yang bersifat terbuka. sehingga satelit menjadi satusatunya alternatif bila kabel atau selular tidak tersedia. . GSM berbeda banyak dengan teknologi sebelumnya dalam pensinyalan dan “channel” pembicaraan adalah digital. dan birokrasi.2. Hampir seluruh kebutuhan informasi tersedia di internet dengan jangkauan global tanpa batas-batas negara. Akses di internet tidak dibatasi dengan waktu dan kecepatan pencarian informasi dengan internet jauh lebih cepat dibandingkan dengan pencarian secara manual. Sistem satelit untuk memperluas sistem telepon seluler Sekarang ini. PSTN secara umum diatur oleh standar-standar teknis yang dibuat oleh ITU-T . Bagian penting jaringan Global (fiber optic) Internet jaringan yang terjalin bersifat global tanpa mengenal ruang. PSTN ) 2.2 Telekomunikasi 1. sinyal satelit tidak menghiraukan batasan wilayah politik.

Pelayanan SNG ini menyediakan pada para pelanggannya seperti perusahaan-perusahaan penyiaran TV. Cakupan yang luas : satu Negara. region. Kecepatan akses Internet dapat menggunakan kecepatan yang bervariasi antara 64 Kbps sampai 400 Kbps untuk keperluan down-loading dengan asymmetric IP traffic : transaksi atau file. Para pengguna saat ini adalah sektor-sektor bisnis dan industri seperti institusi finansial. Satelit Direct to Home ( DTH ) Menggunakan teknologi Direct To Home (DTH) sebagai infrastruktur TV Link untuk mengirimkan beratus-ratus program langsung ke rumahrumah melalui jaringan satelit. Sistem pelayanan ini sekarang masih digunakan hanya untuk tingkat yang masih terbatas. dan beberapa negara di Eropa. Satellite News Gathering (SNG) Pelayanan SNG menjadi jenis pelayanan yang populer diantara yang ditawarkan oleh operator-operator satelit. 8. Sistem satelit multimedia merupakan infrastruktur yang sangat cocok untuk video conferencing dibanding dengan jaringan lain karena tingkat fleksibilitasnya dan kemudahannya untuk dipasang di manapun. ataupun satu benua .6. untuk memiliki kemampuan yang mobile dalam meliput program-program outdoor dan siaran langsung TV (acara berita dan olahraga) maupun untuk memanfaatkan fasilitas-fasilitas komunikasi pada kondisi bencana atau darurat. percakapan telepon dan video. Akses internet melalui satelit Jenis teknologi satelit telah digunakan untuk aplikasi akses Internet seperti DirectPC di Amerika.6. Keunggulan dan Kelemahan Komunikasi Satelit Keunggulan dari penggunaan komunikasi satelit diantaranya. 1. pemerintah. 7. operator-operator satelit dengan cara sederhana menyediakan stasiun bumi portable atau mobile dengan kemampuan sistem audio. Satelitsatelit dengan frekuensi-frekuensi pita Ku atau Ka memiliki karakteristik yang fleksibel dan portabel disebabkan karena ukuran terminal VSAT mobile nya relatif kecil dan sederhana. Dalam mengirimkan pelayanan-pelayanan SNG. 2. Kanada. 9. Satelit video conferencing Video conferencing adalah penggunaan peralatan audio dan video untuk menyelenggarakan konferensi dengan orang-orang yang berada pada lokasi berbeda. Jepang.

Sistem satelit terdekat Apabila SB penerima memiliki antena dengan pattern receive yang buruk. maka sinyal down=link yang berasal dari satelit lain akan diterima juga oleh SB penerima sebagai sinyal interferensi. instalasi jaringan segmen Bumi yang sangat cepat 5. Ground Segment & Launch = US $ 200 jt.7 Interferensi pada Sistem Satelit Interferensi pada sistem transmisi satelit dapat disebabkan oleh banyak sumber. Distance Insensitive. . Biaya relatif rendah per site 6. Bandwith yang tersedia cukup lebar 3. contoh untuk satelit GEO: Spacecraft. 1.2. artinya gain side-lobenya cukup besar (tinggi). layanan mobile/wireless yang independen terhadap lokasi Kelemahan Komunikasi satelit diantaranya. artinya biaya yang diperlukan hampir sama untuk membuat suatu link komunikasi satelit jarak dekat dan link komunikasi satelit jarak jauh. 3. karakteristik layanan yang seragam 7. Rentan terhadap pengaruh atmosfir 3. SB pemancar (Up-link) Sinyal interferensi timbul disebabkan oleh SB pemancar dari satelit lain. layanan total hanya dari satu provider 8. Up Front Cost tinggi . Apabila SB pemancar tersebut memiliki antena dengan pattern side-lobe dengan gain yang cukup besar. yaitu: 1. Asuransi : $ 50 jt 4. maka carrier pada arah side-lobe juga memiliki daya yang cukup tinggi untuk mengganggu sistem satelit. Jadi. sistem komunikasi satelit ekonomis hanya jika sistem ini digunakan kontinyu dalam waktu yang lama dan meng-handle banyak user. Delay propagasi besar 2. Independen dan infrastuktur terrestia 4. 2.

Cross polarisasi antenna Sistem satelit Palapa. Sistem terresterial beroperasi pada frekuensi band yang sarna dengan sistem frekuensi pada Satelit Palapa. Sedangkan pada C-banfd terjadinya cross-polarisasi lebih banyak disebabkan oleh jeleknya isolasi antara polarisasi Vertikal dan horizontal pada sistem feed-horn antena. interferensi dari sistem terresterial. SB Pemancar 3. tetapi energi yang ditimbulkan akan tetap melebar ditransponder kanankirinya. alokasi transponder menggunakan sistem polarisasi ganda (polarisasi ortogonal) yaitu polarisasi Vertikal dan polarisasi Horizontal. Walaupun pada output multiplexer transponder sudah dilengkapi filter yang akan mem-filter sinyal intermodulasi.Gambar 5. yaitu C-band 6/4 Ghz. 5. Pada sistemKu band cross-polarisasi lebih banyak disebabkan oleh pengaruh butiran air hujan yang dapat mengubah polarisasi sinyal. Isolasi cross-poll yang diijinkan adalah >30 dB. . 4. Intermodulasi kanal terdekat Satu transponder dibebani atau dioperasikan untuk multi carrier seperti sistem FDMA atau 2T 1/2 maka carrier-carrier tersebut akan menimbulkan sinyal termodulasi pada transponder tersebut dan transponder dikanan-kirinya.

Orbit pertama kali dianalisa secara matematis oleh Johannes Kepler yang merumuskan hasil perhitungannya dalam hukum gerakan planet Kepler . 2. MEO): 1500 – 36000 km. Dia menemukan bahwa orbit dari planet dalam tata surya kita adalah berbentuk elips dan bukan lingkaran atau episiklus seperti yang semula dipercaya. Contoh lainnya adalah terganggunya/lenyapnya sinyal sinkronisasi pada sistem TDMA yang mengakibatkan terganggunya sistem secara keseluruhan. suatu orbit adalah jalan yang dilalui oleh objek. • Orbit Rendah (Low Earth Orbit.9 Macam – macam Orbit Satelit Banyak satelit dikategorikan atas ketinggian orbitnya. Sistem Terrestial 6.Gambar 6. • Orbit Geostasioner (Geostationary Orbit. orbit satelit dengan perioda orbit 12 jam dan inklinasi sekitar 63°. di dalam pengaruh dari gaya tertentu. • Orbit Tinggi (High Earth Orbit. di sekitar objek lainnya. HEO): di atas 36000 km. • Orbit Menengah (Medium Earth Orbit. GEO): 35790 km di atas permukaan Bumi.8 ORBIT Dalam fisika . yaitu dapat mengganggu pada sistem digital dimana carriernya kecil. Orbit berikut adalah orbit khusus yang juga digunakan untuk mengkategorikan satelit: • Orbit Molniya. Sistem lainnya Sebagai contoh adalah interferensi dari sinyal liar yang ditimbulkan oleh sistem pembakaran motor dua tax yang tidak sempurna. 2. . meskipun sebuah satelit bisa mengorbit dengan ketinggian berapa pun. LEO): 300 – 1500km di atas permukaan bumi.

R = radius Bumi ( R = 6370 Km ) .10 Dasar Perhitungan Penentuan Orbit Satelit = Satelites in circular orbit Gaya Tarik : Fg = m.m = masa satelit .g.r. Tipe Orbit 2.r = jari – jari ( jarak pusat bumi ) . orbit satelit yang melintasi kutub.g = kecepatan gravitasi ( g = 9. Gambar 6. orbit satelit dengan inklinasi dan tinggi tertentu yang selalu melintas ekuator pada jam lokal yang sama• Orbit Polar.81 m/s2 ) .t2 Dimana : .(R/r)2 Gaya Sentrifugal : Fc = m.• Orbit Sunsynchronous.I = kecepatan angular = Stable orbit : Fg = Fc .

dengan eksentrisitas orbital sama dengan nol.Gambar 7. Dengan topologi sederhana maka performasi network lebih mudah dikendalikan. sehingga orbitnya disebut geostationer orbit (GSO). Periode orbitnya 24 jam. • Bandwidth lebar : satelit yang beroperasi pada frekuensi Ka – band (20-30 GHz) akan dapat menyalurkan troughput dalam orde giga bit per detik Relatif murah : sistem satelit relatif lebih murah karena tidak ada biaya penggelaran dan satu satelit dapat mengcover daerah yang luas Topologi network sederhana : dibandingkan dengan model interkoneksi mesh pada network terstial. objek yang berada di orbit geostasioner akan tampak diam (tidak bergerak) di angkasa karena periode orbit objek tersebut mengelilingi Bumi sama dengan perioda rotasi Bumi. Geosynchronous Earth Orbit) berada pada ketinggian 36. Tinggi Orbit dan Delay 2.11 Satelit Geostasioner Gambar 8. Dari permukaan Bumi. Orbit geosinkron (GEO. Satelit di Orbit GEO Orbit Geostasioner adalah orbit geosinkron yang berada tepat di atas ekuator Bumi (0° lintang). sama dengan orbit Bumi mengelilingi Matahari. satelit GEO memiliki konfigurasi yang lebih sederhana. lokasi satelit hanya dibedakan oleh letaknya di bujur Bumi.000 km. Satelit telekomunikasi dan pengamat cuaca umumnya ada di sini. • • • . Karena letaknya konstan pada lintang 0°. Satelit GEO dengan inklinasi (sudut kemiringan terhadap bidang ekuator) nol derajat dan dikontrol terus (seperti pada satelit telekomunikasi) bisa berada pada titik stasioner. Keuntungan dari GEO diantaranya. Orbit ini sangat diminati oleh operator-operator satelit buatan (termasuk satelit komunikasi dan televisi).

b. LEO) adalah sebuah orbit sekitar Bumi antara atmosfer dan sabuk radiasi Van Allen. delay lebih besar dari ¼ detik tidak dapat diterima. Orbit yang lebih tinggi dari orbit ini merupakan subyek dari kegagalan elektronik awal karena radiasi yang kuat dan pengumpulan muatan. Objek di orbit Bumi rendah bertemu gas atmosfer di thermosphere (sekitar 80-500 km di atas) atau exosphere (kira-kira 500 km ke atas). Orbit ini biasanya berada di bawah intermediate circular orbit (ICO) dan jauh di bawah orbit geostationary. dan misi Proyek Apollo ke Bulan (yang melewati LEO). Satelit GEO memerlukan power yang lebih besar untuk hand set. Dalam group ini hanya IRIDIUM yang baru dapat digolongkan kedalamnya. Orbit lebih rendah dari sini tidak stabil dan akan turun secara cepat karena gesekan atmosfer. dengan sebuah sudut inklinasi rendah. Hal ini membuat hand set menjadi lebih besar dan mengurangi umur baterai. Orbit dengan sebuah sudut inklinasi yang lebih tinggi biasanya disebut orbit polar. Kebanyakan penerbangan angkasa berawak telah berada di LEO. Batasan ini tidak didefinisikan secara pasti tetapi biasanya sekitar 300-1500 km. termasuk seluruh space shuttle dan bermacam misi stasiun angkasa. Sehingga dapaat dianggap sebagai perluasan sistem-sistem Cellular ataupun jaringan telekom yang ada . Biasanya. 2. Dari segi penggunaannya. Sistem yang bekerja melalui jaringan telekom yang ada. ada dua kerugian. hujan.12 LEO System Orbit bumi rendah (Low Earth Orbit.Terjadinya interferensi dan/atau koneksi yang tidak teratur disebabkan adanya salju. 1. delaynya ¼ detik.Disamping itu. tergantung dari ketinggian orbit. Pada telfon selular. sistem-sistem LEO dapat dibagi dalam dua sistem: a. Sistem yang dapat beroperasi dengan mem”bypass” jaringan telekom yang ada. Delay tetap yang dapat dirasakan oleh user. dan bentuk lain gangguan cuaca. 2. tetapi dapat lebih lama. satu pengecualian adalah tes penerbangan suborbital seperti Proyek Mercury awal dan penerbangan SpaceShipOne (yang tidak ditujukan mencapai LEO).

Kerangka Mobile Satellite 1. Bandwith Compaction.000 – 20. Proccesor for : Band allocation. LFS = 199 dB Untuk Downlink : f = 4 GHz. Demodulation/Remodulation. Signal Routing. Antena denga tiang pengisi ( feeder link antennas ) 3. Medium Earth Orbit) berada pada ketinggian 5.000 km dari Bumi. Sistem satelit navigasi GPS (global positioning system) milik Amerika Serikat dan GLONASS (global navigation satellite system) milik Rusia menempati orbit menengah ini.15 Mobile Satelitte .band antenna ) 2.13 MEO System Benda yang berada di orbit menengah (MEO.14 Rumus LFS LFS = 32. Antena dengan banyak tiang ( Multi bea L.900 KM. LFS = 196 GHz 2.2.000 km. Channel Compaction (DSI) . sekitar 18.4 + 20 log f + 20 log d Untuk Uplink : f = 6 GHz.500 – 36. d = 35. 2.

Advancer User Terminals . Daya jangkau antena penerima besar maka kekuatan penerima besar . Daya jangkau antena penerima.Gambar 9. Semakin jauh maka jarak penerimaan semakin kecil 4.Empat Ukuran Kekuatan Penerimaan 1. Network Management Center ( NMC ) 3. Semakin kuat daya jangkau maka semakin luas daya penerimaan 3.Empat Elemen Utama Mobile satelite 1. jika semakin kuat pengiriman maka penerimaan semakin kuat 2. Satelit 2. Daya Jangkau antena pengirim. Kekuatan pengiriman. Komponen Dasar Link Satelit . Gateways and Base Station 4. Jarak diantara pengirim dan penerim.

VSAT terdiri dari dua bagian. Hub tersebut mengatur keseluruhan operasional network. Jangkauan cakupannya yang luas baik nasional. 2. Kecepatan bit akses tinggi dan bandwidth lebar. Sistem ini mengadopsi teknologi TDM dan TDMA. 3. multicasting 5. dibanding teresterial. suara dan sinyal video. 6.Keuntungan dengan VSAT 1. . . transmisinya harus terhubung dengan hub yang kemudian mentransmisikan kembali ke satelit.Gambar 10. setelah itu baru dikomunikasikan dengan komputer pengguna VSAT yang lain. handal dan bisa digunakan untuk koneksi voice. Umumnya konfigurasi VSAT adalah seperti bintang. VSAT bisa dipasang dimana saja selama masuk dalam jangkauan satelit. sebuah transceiver yang ditempatkan di luar (out doors) yang dapat langsung terjangkau oleh satelit dan sebuah alat yang di tempatkan di dalam ruangan yang menghubungkan transceiver dengan alat komunikas para pengguna. membentuk sebuah topologi bintang (star topology). Satelit mengirim dan menerima sinyal dari sebuah ground station komputer yang berfungsi sebagai hub untuk sistem tersebut.16 VSAT = Very Small Aperture Terminal VSAT kependekan dari Very Small Aperture Terminal. Masing-masing komputer pengguna terhubungkan oleh hub ke satelit. Transceiver menerima dan mengirim sinyal ke transponder satelit di langit. tidak termasuk broadcast televisi. video dan data. Koneksi dimana saja. dengan menyediakan bandwidth yang lebar. Pembangunan infrastrukturnya relatif cepat untuk daerah yang luas. Tidak perlu LOS dan tidak ada masalah dengan jarak. Komuniksai Telepon / Data 2. sebuah terminal yan digunakan dalam komunikasi data satelit. PC misalnya. regional maupun global. Agar sebuah komputer pengguna dapat melakukan komunikasi dengan lainnya. Komunikasi dapat dilakukan baik titik ke titik maupun dari satu titik ke banyak titik secara broadcasting. 4.

Sun outage adalah kondisi yang terjadi pada saat bumi-satelit-matahari berada dalam satu garis lurus. Saat ini band frekuensi yang banyak dipakai untuk aplikasi broadcasting adalah S-band. Kini berbagai teknik protokol link sudah dikembangkan sehingga dapat mengatasi problem tersebut.Kerugian VSAT. Satelit geostasioner sendiri berketinggian sekitar 36. C-Band dan Ku-Band. Energi thermal yang dipancarkan matahari pada saat sun outage . 8. Diantaranya penggunaan 1. Semakin tinggi frekuensi sinyal yang dipakai maka akan semakin tinggi redaman karena curah hujan. 3. Untuk melewatkan sinyal TCP/IP. Jika ke internet jaringan akses langsung ke ISP router dengan keandalannya mendekati 100% . Sangat baik untuk daerah yang kepadatan penduduknya jarang dan belum mempunyai infrastuktur telekomunikasi. Forward Error 2. Hal ini disebabkan oleh jarak yang harus ditempuh oleh data yaitu dari bumi ke satelit dan kembali ke bumi.7. Rawan sambaran petir gledek Sun Outage. Waktu yang dibutuhkan dari satu titik di atas bumi ke titik lainnya melalui satelit adalah sekitar 700 milisecond.000 Km) secara tetap dan mengalami dua kali sun outage setiap tahunnya. besarnya throughout akan terbatasi karen delay propagasi satelit geostasioner. 5. Untuk daerah seperti Indonesia dengan curah hujan yang tinggi penggunaan Ku-band akan sangat mengurangi availability link satelit yang diharapkan. Harga relatif mahal karena menyewa dengan sebuah provider . Sedangkan untuk daerah daerah sub tropis dengan curah hujan yang rendah penggunaan Ku-Band akan sangat baik. 4. sementara leased line hanya butuh waktu sekitar 40 milisecond. Curah Hujan yang tinggi. Correction yang menjamin kecilnya kemungkinan pengiriman ulang. 9. Pemilihan frekuensi ini akan berpengaruh terhadap ukuran terminal througyang akan dipakai oleh masing masing pelanggan.000 kilometer di atas permukaan bumi. Satelit yang mengorbit bumi secara geostasioner pada garis orbit geosynchronous berada di garis equator atau khatulistiwa (di ketinggian 36.

baik headend/ teleport maupun ground segment biasa.mengakibatkan interferensi sesaat pada semua sinyal satelit. satelit perlu beberapa kali di kalibrasi agar tetap pada orbitnya. Debu Meteroit. Seringkali menembakan gas hydrazine (H2Z) agar rotasi satelit agar satelit stabil di orbit. sehingga satelit mengalami kehilangan komunikasi dengan stasiun bumi. . 6.

Prinsip dasar sistem komunikasi satelit adalah dari suatu terminal sinyal dikirimkan ke stasiun bumi. Dengan ditariknya repeater jauh ke atas. maka jangkauan pemandangannya makin luas. Satelit diorbitkan dengan ketinggian bermacam-macam tergantung dari kebutuhannya. KESIMPULAN Pada sistem komunikasi satelit penempatan repeater berada di ruang angkasa dalam bentuk satelit. lnilah yang disebut dengan geostationer orbit. . lni merupakan suatu penghematan. Selanjutnya dari satelit sinyal ini akan dikirim kembali ke bumi yaitu ke stasiun bumi yang akan dituju yang letaknya berdekatan dengan terminal yang akan dituju.IV. Jadi satelit hanya merupakan suatu repeater saja. Orbitnya sinkron dengan permukaan bumi. kemudian dari stasiun bumi ini sinyal tersebut dipancarkan ke satelit. Kemudian dari stasiun bumi ini sinyal diteruskan ke terminal yang dituju. dengan demikian jarak antar pesawat pemancar dengan penerima dapat diperpanjang. sehingga seolah-olah satelit ini diam ditempatnya.

ac.V.google.id/download/ft/elektro-rachman.co.google.co.org/id http://www.id/search? q=SISTEM+KOMUNIKASI+SATELIT&hl=en&cr=countryID&start=10&sa=N http://library.dark-legion.org/wiki/Satelit_komunikasi http://www.google.id/ • • • • • .id/search? hl=en&q=SISTEM+KOMUNIKASI+SATELIT&btnG=Search&meta=cr%3DcountryID http://www.wikipedia.id/search? hl=en&q=telefon+satelit+personal&btnG=Search&meta=cr%3DcountryID http://www.co.ac.pdf http://www.usu. DAFTAR PUSTAKA • • http://id.pcr.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful