SALINAN

PUTUSAN
Perkara Nomor: 62/KPPU-L/2008

Komisi Pengawas Persaingan Usaha Republik Indonesia, selanjutnya disebut Komisi yang menilai, menyimpulkan dan memutus perkara dugaan pelanggaran terhadap Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat selanjutnya disebut Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999, yang diduga dilakukan oleh: -----------------------------------------------------------------1. Panitia Pengadaan Barang/Jasa Konstruksi SNVT Pembangunan Jalan dan Jembatan Sumbawa, Paket Peningkatan Jalan Sejorong-Tetar-Lunyuk Tahun Anggaran 2008, beralamat kantor di Jalan Garuda No. 247 Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat, selanjutnya disebut Terlapor I; ---------------------------------------------------------------2. Adhi–Metro JO, beralamat kantor di Jalan Merdeka VIII / 06 Renon Denpasar, Bali, selanjutnya disebut Terlapor II; --------------------------------------------------------------3. PT Bahagia Bangunnusa, beralamat kantor di Jalan Pertanian No. 8 Mataram, Nusa Tenggara Barat, selanjutnya disebut Terlapor III; -----------------------------------------4. PT Eka Praya Jaya, beralamat kantor di Jalan Panjitilar Negara No. 15, Mataram, Nusa Tenggara Barat, selanjutnya disebut Terlapor IV; -----------------------------------

MAJELIS KOMISI Setelah membaca Laporan Hasil Pemeriksaan Pendahuluan; ---------------------------------Setelah membaca Laporan Hasil Pemeriksaan Lanjutan; ---------------------------------------Setelah membaca dan meneliti surat dan atau dokumen dalam perkara ini; -----------------Setelah membaca Berita Acara Pemeriksaan selanjutnya disebut BAP; ---------------------Setelah membaca tanggapan atau pembelaan para Terlapor; ------------------------------------

TENTANG DUDUK PERKARA 1 Menimbang bahwa pada tanggal 28 Maret 2008, Sekretariat Komisi menerima Laporan tentang Dugaan Pelanggaran Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 yang berkaitan dengan Tender Pengadaan Pengadaan Barang/Jasa Konstruksi SNVT Pembangunan Jalan dan Jembatan Sumbawa, Paket Peningkatan Jalan Sejorong Tetar Lunyuk Tahun Anggaran 2008 selanjutnya disebut Tender;(vide C1) ------------------1

SALINAN
2 Menimbang bahwa setelah melakukan klarifikasi dan penelitian atas laporan tersebut, maka Komisi menyatakan Laporan tersebut telah lengkap dan jelas; -------------------3 Menimbang bahwa atas dasar Laporan Dugaan Pelanggaran tersebut, Ketua Komisi menerbitkan Penetapan No. 204/KPPU/PEN/X2008, tanggal 07 Oktober 2008 tentang Pemeriksaan Pendahuluan Perkara No. 62/KPPU-L/2008, terhitung mulai tanggal 07 Oktober 2008 sampai dengan tanggal 17 November 2008, Keputusan No. 315/KPPU/KEP/X/2008 tentang Penugasan Anggota Komisi sebagai Tim Pemeriksa Pendahuluan Perkara No. 62/KPPU-L/2008, dan Plt. Direktur Eksekutif menerbitkan Surat Tugas No. 929.2/SET/DE/ST/X/2008, menugaskan Staf Sekretariat membantu Tim Pemeriksa untuk melakukan Pemeriksaan Pendahuluan Perkara dimaksud; (vide A2, A3, A4) ---------------------------------------------------------------------------------------4 Menimbang bahwa setelah mendapat bukti awal yang cukup dalam proses pemeriksaan, Pendahuluan, Tim Pemeriksa menyampaikan “LHPP”, Laporan kepada Hasil Pemeriksaan dengan disebut

selanjutnya

Komisi

merekomendasikan agar Komisi menetapkan Perkara No. 62/KPPU-L/2008 ke tahap Pemeriksaan Lanjutan; (vide A16) -------------------------------------------------------------5 Menimbang bahwa berdasarkan LHPP tersebut, Ketua Komisi menerbitkan Penetapan No. 226/KPPU/PEN/XI/2008 tanggal 18 November 2008 tentang Pemeriksaan Lanjutan Perkara No. 62/KPPU-L/2008, terhitung tanggal 18 November 2008 sampai dengan tanggal 18 Februari 2008, Keputusan No.

349/KPPU/KEP/XI/2008 tentang Penugasan Anggota Komisi sebagai Tim Pemeriksa Lanjutan, dan Plt. Direktur Eksekutif menerbitkan Surat Tugas No.

1119.1/SET/DE/ST/XI/2008, menugaskan Staf Sekretariat membantu Tim Pemeriksa untuk melakukan Pemeriksaan Lanjutan perkara dimaksud; (vide A17, A18, A19) ---6 Menimbang bahwa proses Pemeriksaan Lanjutan pada batas waktu yang telah ditentukan belum selesai, Ketua Komisi menerbitkan Keputusan No.

33/KPPU/KEP/II/2009 tanggal 19 Februari 2009 tentang Perpanjangan Pemeriksaan Lanjutan Perkara No. 62/KPPU-L/2008, dan Penetapan Komisi Pengawas Persaingan Usaha No. 30/KPPU/PEN/III/2009 tentang Penyesuaian Jangka Waktu Kegiatan Penanganan Perkara di KPPU terhitung tanggal 19 Februari 2009 sampai dengan tanggal 03 April 2008, Keputusan No. 34/KPPU/KEP/II/2009 tanggal 19 Februari 2009 tentang Penugasan Anggota Komisi sebagai Tim Pemeriksa Lanjutan Dalam Perpanjangan Lanjutan Perkara No. 62/KPPU-L/2008, dan Surat Tugas Plt. Direktur Eksekutif No. 110/SET/DE/ST/II/2009, menugaskan Staf Sekretariat membantu Tim Pemeriksa untuk melakukan Perpanjangan Pemeriksaan Lanjutan Perkara dimaksud; (vide A33, A34, A35) ----------------------------------------------------------------------------7 Menimbang bahwa sehubungan dengan adanya tugas yang sedang dilaksanakan oleh Ketua Majelis Komisi, Dr. Sukarmi, S.H., M.H., maka untuk membacakan Putusan

2

SALINAN
Perkara No. 62/KPPU-L/2008, Ketua Komisi menerbitkan Keputusan No. 121/KPPU/KEP/V/2009 tanggal 14 Mei 2009 tentang Penugasan Anggota Komisi Sebagai Majelis Komisi dalam Sidang Majelis Komisi Perkara No. 62/KPPU-L/2008; (vide A74) -----------------------------------------------------------------------------------------8 Menimbang bahwa setelah melakukan pemeriksaan, Tim Pemeriksa mendapatkan fakta-fakta dugaan pelanggaran sebagaimana tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan Lanjutan selanjutnya disebut “LHPL”, kemudian dianalisa dan disimpulkan sebagai berikut: (vide A50) -----------------------------------------------------8.4 Fakta–Fakta ------------------------------------------------------------------------------8.1.1 Perencanaan Pengadaan dan Dokumen Pasca Kualifikasi -----------8.1.1.1 Rencana Pengadaan Paket Pembangunan Jalan Sejorong-TetarLunyuk sepanjang 17,00 KM Tahun Anggaran 2008 dilakukan oleh Perencanaan Pengawasan Jalan dan Jembatan (P2JJ); (vide B2) ----------------------------------------------------------------------8.1.1.2 Dokumen Pasca Kualifikasi untuk Tender dalam perkara a quo, dibuat oleh Perencanaan Pengawasan Jalan dan Jembatan dengan bantuan konsultan; (vide C10) ----------------------------8.1.2 Pembentukan Panitia Pengadaan -------------------------------------------8.1.2.1 Pada tanggal 16 November 2007, Pemimpin Pelaksana Kegiatan SNVT Pembangunan Jalan dan Jembatan Sumbawa Tahun Anggaran 2007 (Ir. Made Darmawan) menerbitkan Keputusan No. 551/KPTS/PJJ-SBW/2007, tanggal 16

Nopember 2007 tentang Pembentukan Terlapor I, yang susunannya terdiri dari Ir. M. Hidayat sebagai Ketua, Suprapto, S.T. sebagai Sekretaris, A. Burhamnudin, S.T., Bagus P. Aryanto, S.T., dan Hariyanto, S.T., masing-masing sebagai Anggota; (vide C13) --------------------------------------------------8.1.2.2 Sumber anggaran Tender dalam perkara a quo berasal dari APBN Murni; (vide C13) --------------------------------------------8.1.2.3 Pada bulan Desember 2007, Terlapor I menyusun dan menerbitkan Harga Perkiraan Sendiri/Owner’s Estimate

(HPS/OE) sebesar Rp24.999.975.000,00 (Dua Puluh Empat Milyar Sembilan Ratus Sembilan Puluh Sembilan Juta Sembilan Ratus Tujuh Puluh Lima Ribu Rupiah) yang data dasarnya diperoleh dari Enginering Estimate (EE), harga dasar setempat dengan mempertimbangkan analisa masing-masing harga satuan bahan Pembangunan Jalan Sejorong-TetarLunyuk; (vide C7) ------------------------------------------------------

3

SALINAN
8.1.3 Kronologis Tender -------------------------------------------------------------8.1.3.1 Pada tanggal 26 November 2007, Terlapor I menerbitkan Pengumuman Pelelangan Umum dengan Pasca Kualifikasi di Harian Media Indonesia, NTB Post dan melalui siaran di RRI, diantaranya memuat Paket Tender dalam perkara a quo; (vide C13) ---------------------------------------------------------------------8.1.3.2 Pada tanggal 27 November s/d 17 Desember 2007, Terlapor I menerima 13 (tiga belas) perusahaan yang mendaftar sebagai peserta tender yaitu: PT Rangga Eka Pratama, PT Adhi Karya (Persero) Tbk., PT Tukadmas, PT Sinarbali Bina Karya, PT Nugroho Lestari, Terlapor III, Terlapor IV, PT Sujainco, PT Lancar Sejati, PT Brantas Abipraya, PT Pembangunan Perumahan, PT Data Utama Abadi Nusa, dan PT Metro Lestari Utama; (vide C13) ----------------------------------------------------8.1.3.3 Pada tanggal 27 November 2007, 11 (sebelas) peserta tender yang mendaftar mengambil Dokumen Penawaran, yaitu: PT. Rangga Eka Pratama, PT Adhi Karya (Persero) Tbk., PT Tukadmas, PT Sinarbali Bina Karya, PT Nugroho Lestari, Terlapor III, Terlapor IV, PT Sujainco, PT Brantas Abipraya, PT Pembangunan Perumahan, PT Data Utama Abadi Nusa, dan PT Metro Lestari Utama; (vide C13) -------------------------------8.1.3.4 Pada tanggal 1 Desember 2007, Terlapor I melaksanakan aanwizjing (Penjelasan Pekerjaan) yang dihadiri oleh 5 (lima) peserta tender, dan pada tanggal yang sama, melakukan Peninjauan Lapangan (SOT) yang dihadiri oleh 5 (lima) peserta tender tersebut, selanjutnya Terlapor I menerbitkan Berita Acara Penjelasan Pekerjaan dan Berita Acara Penjelasan Lapangan (SOT); (vide C13) ----------------------------------------8.1.3.5 Pada tanggal 10 Desember s/d 17 Desember 2007, 11 (sebelas) peserta tender tersebut mengambil Addenda yang diterbitkan oleh Terlapor I; (vide C13) ------------------------------------------8.1.3.6 Pada tanggal 18 Desember 2007, 4 (empat) peserta tender yaitu PT Nugroho Lestari, Terlapor II, Terlapor III dan Terlapor IV menyampaikan dokumen penawaran dan pada tanggal yang sama Terlapor I melakukan Pembukaan Penawaran; (vide C13) 8.1.3.7 Pada tanggal 19 Desember 2007, Terlapor I melakukan Evaluasi Koreksi Aritmatik dengan hasil sebagai berikut: (vide C13) ---------------------------------------------------------------------

4

759.20. 4.80% 99.000 Rp. 2.736.717.000 Rp.000 Hasil Gugur Alasan .3.24. Kepala SNVT Pembangunan Jalan dan Jembatan Sumbawa menyetujui usulan Terlapor I dan menetapkan Terlapor II sebagai pemenang.13 Pada tanggal 4 Januari 2007.950. diantaranya pemenang untuk paket Tender dalam perkara a quo yaitu Terlapor II.12 Pada tanggal 4 Januari 2008.24.20.000 Rp.94% 98.24.005.3.1. Terlapor I melakukan evaluasi kualifikasi dengan hasil sebagai berikut: (vide C13) -- Nama Perusahaan PT Nugroho Lestari Nilai Penawaran Rp.953.717.1.3.24.11 Pada tanggal 3 Januari 2008.1.24.005.3.24.953.24.950. (vide C13) -----------------------------------------------8. Ketua Terlapor I menyampaikan Laporan Hasil Pelelangan kepada Kepala SNVT Pembangunan Jalan dan Jembatan Sumbawa.000 M M M Lestari Terlapor II Rp. Terlapor I menyampaikan usulan Penetapan Calon Pemenang kepada Kepala SNVT Pembangunan Jalan dan Jembatan Sumbawa. Terlapor I mengumumkan pemenang tender.000 M M M Terlapor IV Rp.005.24.090.953.736.Nilai Dukungan Keuangan dari Bank kurang dari 10% dari Pagu Dana Terlapor II Terlapor IV Terlapor III Rp.87% 99.82% Ranking 1 2 3 4 8.20.000 M M M Terlapor III Rp.888. Terlapor I melakukan evaluasi seluruh penawaran dengan hasil sebagai berikut: (vide C13) --------------------------------------------------------------------- No 1.3.SALINAN Peserta Tender PT Nugroho Lestari Terlapor II Terlapor IV Terlapor III Nilai Penawaran Rp. calon pemenang yang diusulkan untuk Paket Tender dalam perkara a quo adalah Terlapor II.3.888.759.717.000 M M M Hasil Evaluasi M M M M 8.950.9 Pada tanggal 29 Desember 2007.1.000 % OE 82. (vide C13) ----8.10 Pada tanggal 2 Januari 2008.000 Rp.736. (vide C13) ---------------- 5 .Tujuan Surat Dukungan tidak sesuai dokumen lelang (Addenda) . Evaluasi Nama Harga Penawaran Perusahaan Adm Teknis Harga Paket Peningkatan Jalan Sejorong Tetar Lunyuk PT Nugroho Rp.24.1.090.888.8 Pada tanggal 26 s/d 28 Desember 2007.1. (vide C13) ------------------------8.090.000 Rp.000 Tidak Gugur Gugur Gugur Bukti kontrak tidak ada Kemampuan Dasar (KD) tidak memenuhi 8.759. 3.

1 Pada tanggal 7 Januari 2008.1. Kepala SNVT Pembangunan Jalan dan Jembatan Sumbawa menyampaikan Jawaban Sanggahan kepada PT Nugroho Lestari. diantaranya menyatakan bahwa nilai pagu yang tertera dalam Surat Keterangan Dukungan tidak sesuai yang ditentukan dalam Dokumen Lelang.4 Pada tanggal 5 Februari 2008.1. dengan surat No. (vide C1. sehingga penawaran kesalahan Saudara penulisan tidak tujuan dapat digugurkan surat karena alamat dukungan keuangan.5 Atas dasar butir a dan b tersebut di atas.000. ----b.4. diantaranya berisi sebagai berikut: (vide C1.3 Pada tanggal 15 Januari 2008.000.2 Pada tanggal 9 Januari 2008.4.1.4.11Mn/51 Menteri Pekerjaan Umum menyampaikan Jawaban Sanggahan Banding kepada PT Nugroho Lestari. dengan demikian sanggahan banding benar. PT Nugroho Lestari dalam Dokumen Pascakualifikasi telah menyampaikan isian tentang Modal Kerja dengan surat dukungan keuangan dari Bank Pembangunan Daerah Jatim Cabang Malang Nomor 045/1140/BPD/CML/SKD/2007 tanggal 13 Desember (Lima 2007 Milyar dengan Rupiah) nilai serta Rp5. Menteri Pekerjaan Umum menyimpulkan bahwa proses lelang dan evaluasi 6 . dengan demikian sanggahan banding benar.01.00 melampirkan fotocopy-nya.1.4 Sanggahan ------------------------------------------------------------------------8. PT Nugroho Lestari menyampaikan sanggahan kepada Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu terhadap Pengumuman Pemenang Paket Tender dalam perkara a quo. (vide C1. C14) ----------------------------------8.4. C14)------------------------------a.SALINAN 8. C14) ----------------------------------8. PT Nugroho Lestari mengirimkan surat sanggahan banding kepada Menteri Pekerjaan Umum. ----------------------------------------------------8.1. (vide C1. Dalam evaluasi kualifikasi yang dilakukan adalah menilai formulir isian kualifikasi yang disampaikan oleh penyedia jasa dimana formulir isian tentang Modal Kerja tidak memuat alamat tujuan surat dukungan keuangan.4.000. C14) ---------------------8. UM.1. PT Nugroho Lestari tidak dapat digugurkan karena besarnya nilai dukungan bank telah memenuhi persyaratan sekurang-kurangnya 10% dari nilai paket pekerjaan yang dilelang.

sehingga akan dilakukan evaluasi ulang. klarifikasi sertifikasi tenaga ahli kepada Sekretaris DPD HPJI Propinsi Jatim.000.1.2 Pada tanggal 19 Februari 2008. Terlapor I telah melakukan serangkaian klarifikasi dalam rangka melakukan evaluasi ulang. Bank Jatim Cabang Malang mengisi dan menandatangani Lembar Pertanyaan.00” ketik dimana tertulis ”nilai ”pagu dukungan seharusnya Rp5.5. C14) --------------------------------------------------------------------8. C15) ----------------------------8.000.1. (vide C14.-------------------------8.4.1.1. 80 Tahun 2003. C14) -------------------8.00 (Lima Milyar Rupiah) tidak sesuai dengan Nilai Pagu Paket yang dilelangkan 7 .1. dan terdapat kekeliruan/salah Rp5. atas permintaan Terlapor I.6 Tembusan surat sebagaimana butir 7.5. karena: (vide C14) -----------------------8.000. yang pada pokoknya berisi bahwa Surat Keterangan Dukungan Keuangan Nomor 45/1140/BPD/CML/SKD/2007 tanggal 13 Desember 2007 yang diterbitkan oleh PT Bank Jatim Cabang Malang tidak memenuhi syarat. antara lain klarifikasi terhadap surat dukungan yang diterbitkan BPD Jatim Cabang Malang.000.2 Nilai pagu yang tertera dalam surat Keterangan dukungan Keuangan dari PT Bank Jatim Cabang Malang untuk PT Nugroho Lestari nilai pagu Rp5. tersebut di atas diantaranya disampaikan kepada Kepala SNVT Pembangunan Jalan dan Jembatan Sumbawa dan kepada Terlapor I. (vide C1.1.5 Evaluasi Ulang -------------------------------------------------------------------8. (vide C1.4.5.00”. PT Bank Jatim Cabang Malang terhadap telah Surat mengakui Keterangan kekeliruan/salah Dukungan Keuangan tersebut.1. Terlapor I menerbitkan Berita Acara Evaluasi Ulang Dokumen Kualifikasi.1 Setelah dilakukan klarifikasi/konfirmasi.000.SALINAN Tender dalam perkara a quo tidak dilaksanakan sesuai Dokumen Lelang dan Keppres No.3.000.000.000.5. C15) ------------------------------8.1 Pada tanggal 19 s/d 20 Februari 2008. (vide C14.1.3.4. yang menyatakan bahwa ”nilai dukungan keuangan adalah 15% dari pagu (nilai proyek)”. klarifikasi AMP milik PT Nugroho Lestari kepada Kepala Satker SKPD di Krian.5.3 Pada tanggal 19 Februari 2008.000.

1.7.7. yaitu setelah Terlapor I menerbitkan Berita Acara sebagaimana butir 7. dalam Surat Nomor: UM.5. PT Nugroho Lestari kembali mengirimkan surat sanggahan Banding terhadap Pengumuman Ulang Pemenang Lelang kepada Menteri Pekerjaan Umum.3-051. Menteri Pekerjaan Umum menyampaikan balasan sanggahan kepada PT Nugroho Lestari.1. dan atas permintaan Terlapor I.3.11Mn/223B. Terlapor I menerbitkan Pengumuman Ulang Pemenang Lelang.1.4 Pada tanggal 20 Februari 2008.000. (vide C1) ----------------------------------------------------------------8.5. C14) ---------------------------------------------------------------------------8. bahwa Pembangunan Jalan dan Jembatan Sumbawa telah dilaksanakan sesuai ketentuan dokumen lelang dan Keppres 80 Tahun 2003.3 Pada tanggal 17 April 2008.001. bahwa pemenang pekerjaan Paket Tender dalam perkara a quo adalah Terlapor II. NPWP 01. PT Nugroho Lestari mengirim surat sanggahan terhadap Pengumuman Ulang Lelang kepada Kepala SNVT Pembangunan jalan dan Jembatan NTB.1.6 Pengumuman Ulang ------------------------------------------------------------Pada tanggal 5 Maret 2008. Sekretaris DPD HPJI Propinsi Jawa Timur dan Kepala Satker (Lukman H Madjid) SKPD Peningkatan Jalan dan Penggantian Jembatan Jawa Timur mengisi dan menandatangani Lembar Pertanyaan.000.000 dengan Harga Penawaran Rp24.5 Pada tanggal 26 Februari 2008.000.00 (Dua Puluh Lima Milyar Rupiah).005.1 Pada tanggal 10 Maret 2008.000.1.610.7 Sanggahan Ulang dan Jawaban----------------------------------------------8. ---------------------------------------------------8. (vide C1) ------------------------------------------------- 8 .717.1. (vide C15) --------------------------------------------------------------------8.1. tersebut di atas. (vide C1) ----------------------------------------------------------------------8. Kepala SNVT Pembangunan Jalan dan Jembatan NTB menyampaikan Laporan Hasil Evaluasi Ulang kepada Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional VIII. sanggahan banding tidak benar dan proses pelelangan dapat dilanjutkan. (vide C14 ) -------------------------------------------8.01.SALINAN Rp25.5.1.2 Pada tanggal 26 Maret 2008.00 (Dua Puluh Empat Milyar Tujuh Ratus Tujuh Belas Juta Lima Ribu Rupiah) termasuk PPN.7. (vide C1.

2.2. C11) ------------------------------------------8. (vide C28) -------------------------------------------------------8.3 Dalam Surat Keputusan tentang Perubahan Pekerjaan dan Surat Perintah Perubahan Pekerjaan (CCO) tersebut.1. (vide C10.1.8.2.1 Tentang Dukungan Keuangan -----------------------------------------------8. (vide C26) ----------------------------8. Tim Pemeriksa mendapatkan fakta-fakta yang berkaitan dengan pelaksanaan Tender dalam perkara a quo. (vide C28) -------------------------------------------------8. PT Nugroho Lestari mengajukan Permohonan kepada Bank Jatim Cabang Malang agar 9 . Kepala SNVT Pembangunan Jalan dan Jembatan Sumbawa selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Surat pemenang Perjanjian tender (Terlapor II) menandatangani (Kontrak) Paket Pembangunan Jalan Sejorong-Tetar-Lunyuk sepanjang 17.1 Pada tanggal 28 Januari 2008.8.SALINAN 8.2 Pada tanggal 21 Juli 2008. tidak terdapat ketentuan terhadap pengurangan atau peniadaan atau penghapusan yang berkaitan dengan pekerjaan pengaspalan yang dalam proses pelaksanaan pekerjaannya menggunakan alat AMP.2 Surat Perintah Perubahan Pekerjaan (Contract Change Order/CCO) berisi kepada Terlapor terhadap II.8. dengan surat No. NL/ME/10. dasar Berita Acara tersebut Penelitian Kontrak tertanggal 18 Juli 2008. diantaranya perubahan daftar kuantitas dan harga seperti terlampir dalam RAB Perubahan.1. Kepala SNVT Pembangunan Jalan dan Jembatan Sumbawa menerbitkan: -----------------------------8.2.8.1.00 KM Tahun Anggaran 2008. Dalam Dokumen Pasca Kualifikasi dan Adenda tersebut.8 Surat Perjanjian (Kontrak) dan CCO -------------------------------------8. sebagai berikut: ---------------8.12/XII/2007. tidak terdapat contoh format Surat Keterangan Dukungan Keuangan.1 Dalam Dokumen Pasca Kualifikasi dan Dokumen Addenda ditetapkan bahwa nilai Dukungan Keuangan yang harus dipenuhi oleh rekanan sekurang-kurangnya 10% dari nilai Pagu.5 Fakta Lain ---------------------------------------------------------------------------------Dalam pemeriksaan.1.8.1.1 Surat Keputusan tentang Perubahan Pekerjaan Paket Pembangunan Perubahan Jalan atas Sejorong-Tetar-Lunyuk.2 Pada tanggal 10 Desember 2007.2. (vide C28) ----------------------------------8.1.1.

bahwa Modal Kerja PT Nugroho Lestari senilai Rp5.00 (Lima Milyar Rupiah) untuk kepentingan Peningkatan Jalan Sejorong-Tetar-Lunyuk sepanjang 17. Bank Jatim Cabang Malang mengisi dan menandatangani Lembar Pertanyaan yang diajukan Terlapor I.3 Pada tanggal 13 Desember 2007. (vide C21) -------------------------------------------8. 045/1140/BPD/CML/SKD/2007 perihal Surat Keterangan Dukungan Keuangan atas permintaan PT Nugroho Lestari dengan nilai pagu Rp5.000.000.000.2. (vide C1) ----------------------------------------------------------------8.2. dan pada tanggal 18 Desember 2007.4 Pada tanggal 18 Desember 2007. sedangkan Dukungan Kredit Modal Kerja yang kami berikan minimal sebesar 15% dari nilai proyek kepada PT Nugroho Lestari apabila ditunjuk sebagai pemenang lelang. yang pada pokoknya menyatakan bahwa ”nilai dukungan keuangan adalah 15% dari pagu (nilai proyek).1. 045/039/KEP/DIR/KRD tanggal 13 Desember 2007.6 Dalam SE Direksi Bank Jatim No.00 (Lima Milyar Rupiah) untuk kelengkapan Pasca Kualifikasi Paket Tender dalam perkara a quo.SALINAN perusahaannya dibuatkan Surat Keterangan Dukungan Keuangan sebesar Rp5. Direktur Utama PT Nugroho Lestari menandatangani Surat Pernyataan. (vide C5) ------------------------8.000.000.000. C5) ----------------8.000.1. surat dukungan keuangan tersebut dilampirkan dalam dokumen penawaran PT Nugroho Lestari dan diserahkan kepada Terlapor I.1. (vide C23) --------------------------------------------8. dan pernyataan tersebut dilampirkan dalam dokumen penawaran PT Nugroho Lestari.2. (vide C1.7 Pada tanggal 19 Februari 2008.000. yang dimaksud Kredit Modal Kerja Pola Kepres adalah ”fasilitas kredit modal kerja kepada kontraktor untuk menyelesaikan suatu pekerjaan berdasarkan kontrak kerj dengan plafon tertentu yang pelunasan kreditnya bersumber dari pembayaran termijn proyek yang bersangkutan”.00 KM.000. 10 .2.2. yang pada pokoknya menyatakan bahwa nilai dukungan keuangan yang kami berikan sebesar Rp5.000.000.00 (Lima Milyar Rupiah). Bank Jatim Cabang Malang menerbitkan surat No. Bank Jatim Cabang Malang menyampaikan konfirmasi kepada Kepala SNVT Pembangunan Jalan dan Jembatan Sumbawa.000.00 (Lima Milyar Rupiah).1.5 Pada tanggal 14 Januari 2008.1.

2. (vide C20) ---------------------------------------------------8. dan pada waktu PT Nugroho Lestari mengusulkan. PT Nugroho Lestari menyampaikan Dokumen Penawaran kepada Terlapor I dengan melampirkan Daftar Peralatan yang diusulkan. (vide C10.000.2. dan hal ini tidak menjadi masalah.1. 045/1140/BPD/CML/SKD/2007 tanggal 13 Desember 2007 yang diterbitkan oleh Bank Jatim Cabang Malang adalah batas kemauan/komitmen bank dalam memberikan dukungan. sebagaimana contoh Surat Dukungan Keuangan No.2.9 Dalam memberikan surat dukungan keuangan atas permintaan nasabah untuk kepentingan jasa pekerjaan konstruksi.000.000.2. (vide B19) ---------------------------------8. (vide C14.2. buatan Tahun 2007. tersebut menurut Bank Jatim Cabang Malang adalah terdapat pada kata ”pagu” yang seharusnya diketik/ditulis kata ”dukungan. alat tersebut berada di Krian. bahwa kebutuhan jenis peralatan yang disyaratkan diantaranya adalah Asphalt Mixing Plant (AMP) yang berkapasitas 50 T/J dengan jumlah 1 (satu) unit.2. (vide C5) ----------------------------------------------------8.2 Pada tanggal 18 Desember 2007. (vide C14.000.2.00”.7.1.2.2 Tentang Asphalt Mixing Plant (AMP) --------------------------------------8. redaksi yang sama dan bahasa yang sama.1 Dalam Dokumen Pasca Kualifikasi dan Addenda ditetapkan. Terlapor II menyampaikan Dokumen Penawaran kepada Terlapor I dengan melampirkan Daftar Peralatan Yang Diusulkan yang terdiri dari 14 (empat belas) 11 .00” seharusnya ”nilai dukungan Rp5. bahwa kata Pagu sebagaimana dimaksud dalam Surat Keterangan Dukungan Keuangan No.000.3 Pada tanggal sama.1. diantaranya mengusulkan 1 (satu) unit jenis peralatan AMP Merek dan type FJHT.SALINAN dan terdapat kekeliruan/salah ketik dimana tertulis ”pagu Rp5.1. C15) --------------------------------------------------------------8.000. yang merupakan milik sendiri.2. C11) ---------------------8.2. MB 650 dalam kondisi baik.8 Kesalahan ketik sebagaimana dimaksud butir 7. Bank Jatim Cabang Malang pernah menerbitkan format surat yang sama. 045/1168/BPD/CML/SKD/2007 tanggal 28 Desember 2007 yang diberikan kepada PT Nugroho Lestari untuk kepentingan Peningkatan Jalan Seririt-Cekik.2. kapasitas 52 ton/jam.10 Berdasarkan Keterangan Saksi Ahli dari Bank DKI. C15) ----------------------------8.

2.108. AMP yang diusulkan oleh Terlapor II adalah milik PT Metro Lestariutama. buatan tahun 1998.926.2. adalah milik PT Anugerah Karya Agra Sentosa yang digunakan untuk 12 . Daya (HP) 135 HP. merk dan type NIKO NAP 500. Tim Pemeriksa memperoleh surat dan atau dokumen dari PT Metro Lestariutama berupa Daftar Peralatan untuk Pelaksanaan Pekerjaan.7 tersebut. (vide C41) ------------------------8. jumlah 1 (satu) unit.2.00 T/J. dimensi) 50 ton/jam. ukuran/kapasitas 30-40 T/J. PT Metro Lestari Utama menyerahkan dokumen kepada Tim Pemeriksa diantaranya berupa Daftar Peralatan Untuk Melaksanakan Pekerjaan diantaranya peralatan AMP merek dan type NIKO NAP 500.6 Dalam proses pemeriksaan. buatan tahun 1998. (vide C33)--------------------------------------8. Daya 135 HP.2.8 Pernyataan Kepala Satker tersebut secara tegas dibantah oleh PT Nugroho Lestari sebagai pemilik AMP. kapasitas 50. 150 HP.2. merek dan type TANAKA TSAP-500. usia 3 (tiga) tahun.2. yang terdiri dari 33 (tiga puluh tiga) item alat diantaranya Harga alat AMP E01.4 Dalam proses Perpanjangan Pemeriksaan Lanjutan.2.SALINAN item alat diantaranya berupa alat AMP. (vide C33) --------------------------------------------------------------------8.2.9 AMP sebagaimana dimaksud butir 7. spesifikasi (kapasitas.5 Dalam pemeriksaan. status milik dan lokasi sekarang Alor/Sumba/Sby. PT Adhi Karya (Persero) Tbk. NIKO. menyerahkan surat dan atau dokumen kepada Tim Pemeriksa berupa Daftar Harga Dasar Satuan Alat. diantaranya menyatakan bahwa “Peralatan AMP yang bekerja pada paket peningkatan jalan Krian-Mojosari adalah milik PT Tripalindo dan PT Anugerah Karya Agra Sentosa.2. bahwa pernyataan Kepala Satker tersebut tidak atas sepengetahuan dan seijin PT Anugerah Karya Agra Sentosa. (vide C2) ---------------8. dengan biaya sewa alat/jam Rp1. buatan tahun 2000.2.2. Shin Sheng.7 Pada tanggal 20 Februari 2008. dan sesuai dengan komitmen dan kebutuhan yang ada di paket tersebut di atas tentu kami tidak mengijinkan AMP dimobilisasi ke paket lain”. (vide C15) -----8.2. diantaranya alat AMP.55. Ukuran/Kapasitas 30-40 T/J.2. (vide B5) -------------------------8.2. Kepala Satker (Lukman H Madjid) SKPD Peningkatan Jalan dan Penggantian Jembatan Jawa Timur mengisi dan menandatangani Lembar Pertanyaan yang diajukan Terlapor I.

dan dan posisi AMP milik PT Tripalindo pada saat itu berada di Desa Bulusari. C11) --------------------------8. Terlapor II menyampaikan Dokumen Penawaran kepada Terlapor I dengan melampirkan 6 (enam) fotocopy SKA dari personil yang diusulkan.11 Dalam melaksanakan pekerjaan Paket Peningkatan Jalan Sejorong-Tetar-Lunyuk sepanjang 17. dan tidak akan dipinjamkan kepada PT Nugroho Lestari.00 KM. dan 1 (satu) diterbitkan oleh Asosiasi Tenaga Teknik Indonesia.3 Pada tanggal yang sama PT Nugroho Lestari menyampaikan Dokumen Penawaran kepada Terlapor I dan tidak melampirkan SKA dari personil yang diusulkan. dan penyelesaian pekerjaan jalan tersebut tidak menggunakan hot mix. (vide B16) ---------------------------------8. tidak dijadikan alasan gugurnya PT Nugroho Lestari. (vide C27. alat AMP tidak digunakan. tidak terdapat perubahan (tambah/kurang) pekerjaan yang berkaitan dengan pekerjaan yang menggunakan alat AMP untuk memproduksi hot mix. (vide B14) ------------------------8.) mengisi dan menandatangani Lembar Pertanyaan dengan melampirkan surat pernyataan yang pada pokoknya PT menyatakan bahwa Tenaga Ahli yang ditawarkan oleh Nugroho Lestari telah mendapat Surat Keterangan telah lulus 13 . Kecamatan Japanan.T. bahwa tenaga ahli dan tenaga trampil yang disediakan oleh penyedia jasa harus memiliki Sertifikat Keahlian (SKA) dan Sertifikat Keterampilan (SKT) dan bagi yang tidak memiliki SKA/SKT tidak dinilai.3. tenaga ahli PT Nugroho Lestari baru lulus dan belum mendapat sertikat.1 Dalam Dokumen Pasca Kualifikasi dan Addenda ditetapkan.3 Tentang Sertifikasi Tenaga Ahli --------------------------------------------8.2. Dalam Hasil Evaluasi Kualifikasi tanggal 29 Desember 2007.2 Pada tanggal 18 Desember 2007.2. Sekretaris I DPD HPJI Propinsi Jatim (Ir.2.2. atas permintaan Terlapor I. 5 (lima) SKA tersebut diterbitkan oleh Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI).2.3.2.2.3. (vide C10. Kabupaten Pasuruan.SALINAN Proyek Jalan Krian-Mojosari. Pada saat menyampaikan Dokumen Penawaran tersebut. M. C28)--------------------------------------------------------8. (vide C2) -----------------------------------------8. Intiarini.4 Pada tanggal 20 Februari 2008.10 Dalam Technical Justification dan Contract Change Order (CCO) tertanggal 21 Juli 2008.3.2.2. (vide C5) -------------------------8.

000.680.00 (Tujuh Milyar Rupiah). (vide C41) -------------------------------------------------------------8.5.618.13 Rp 355.2.529.1 Kemampuan Dasar (KD) Terlapor IV. dan tidak terdapat dalam file Dokumen Penawaran Terlapor II yang disampaikan oleh Terlapor I kepada Komisi.000. C5) --------------------------Nama Perusahaan Terlapor IV PT. menyerahkan surat dan atau dokumen kepada Tim Pemeriksa berupa Daftar Harga Dasar Satuan Alat.2.00 (Dua Puluh Tujuh Milyar Tujuh Ratus Dua Puluh Delapan Juta Tujuh Ratus Lima Puluh Ribu Lima Ratus Rupiah) yang terdapat dalam Dokumen Penawaran adalah untuk pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi. (vide C2)----------------------------------------------------8.728.SALINAN dalam pengujian sertifikasi tenaga ahli.C3.000.439. PT Nugroho Lestari. namun belum mendapat sertifikat keahlian.000.3 Nilai kontrak tertinggi yang pernah dikerjakan Terlapor IV hanya bernilai Rp7.848.00 Rp 518.C4.5.2.000.844. (vide C41) ------------------------------------------8.2.500.2 Nilai proyek tertinggi yang dikerjakan Terlapor III adalah Rp27.4. yang terdiri dari 33 (tiga puluh tiga) item alat.00 Rp 63.752. dalam pemeriksaan adalah dokumen berupa Daftar Harga Dasar Satuan Alat yang terdiri dari 33 (tiga puluh tiga) item alat yang tidak terdapat dalam Dokumen Penawaran Terlapor II yang disampaikan oleh Terlapor I kepada Komisi.2.2.000.4.4. Terlapor III dan Terlapor II yang tertulis dalam Dokumen Penawaran adalah: (vide C2.1 Daftar Harga Peralatan Terlapor II yang ditunjukkan oleh Terlapor I adalah dokumen berupa Analisa Biaya Sewa Peralatan Per Jam Kerja yang terdiri dari 31 (tiga puluh satu) item alat.000.2.4 Tentang Daftar Harga Peralatan --------------------------------------------8. Nugroho Lestari Terlapor III Terlapor II Kemampuan Dasar Rp 14.792. (vide C4) ------------------------------------- 14 .000.00 8.5 Tentang Kemampuan Dasar -------------------------------------------------8.2 Daftar Harga Peralatan yang ditunjukan oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk.390.061. maka KD 2xNPt hanya mencapai Rp14.5.3 Dalam pemeriksaan.2.750.00 (Empat Belas Milyar Rupiah). Dokumen tersebut tidak dibubuhi stempel Terlapor II. (vide C3) -- 8. PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (vide C15) --------------------------8.

7. Terlapor IV adalah 210 hari sedangkan untuk Terlapor II adalah 330 hari.2 Uraian Harga Satuan (Analisa EI-634) item pembayaran No: 6.3 Uraian Analisa Alat milik Terlapor III dan Terlapor IV. kecuali Penyedia jasa/ perusahaan pemborongan yang baru berdiri kurang dari 3 (tiga) tahun. (vide C12)-----8.6.2. diantaranya Daftar Pengalaman Perusahaan selama 7 (tujuh) tahun terakhir. C3. C3)-----------------------------------------------------------8.2. (vide C2. (vide C3.2.6. (vide C2.7 Tentang Kontrak ----------------------------------------------------------------8.2 Pada tanggal 18 Januari 2007.2. (vide C2.SALINAN 8.7. (vide C10. Terlapor IV menyampaikan Dokumen Penawaran kepada Terlapor I dengan melampirkan Daftar Pengalaman Pekerjaan. yang dijadikan acuan bagi para peserta lelang.6.2. C3)-----------------------------8.6. namun terdapat perbedaan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan untuk Terlapor III adalah 240 hari.6 Tentang Kesamaan Dokumen Penawaran --------------------------------8. C11)---------------8.2.1 Uraian Analisa Harga Satuan (Analisa EI-21) pada butir 5 Dokumen Penawaran milik Terlapor II dan milik Terlapor III terdapat kesamaan kesalahan penulisan “PEREKEMAN”.2.2.3 (4) pada butir 7 Lataston-Lapis Pondasi (HRS-Base) Dokumen Penawaran milik Terlapor II dan milik Terlapor III terdapat kesamaan kesalahan penulisan yaitu Faktor ”kehilanganmaterial”.4 Lampiran Metode Pelaksanaan Romawi III Uraian Jenis dan Urutan Pelaksanaan Pekerjaan milik Terlapor III dan milik Terlapor IV terdapat kesamaan format penulisan.2.6. C4)-------------------------------------------8. (vide C4) ------------------------------------------------------ 15 .5 Kesamaan kesalahan pengetikan dalam dokumen sebagaimana dimaksud di atas. C4) 8. tetapi tidak melampirkan bukti kontrak.1 Dalam Dokumen Pasca Kualifikasi dan Addenda ditetapkan bahwa penyedia jasa harus memenuhi kelengkapan adminnistrasi. berasal dari format yang terdapat pada Buku Panduan Analisa Harga Satuan yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Departemen Pekerjaan Umum pada Tahun 1995. dan bila kekurangan data administrasi/tidak lengkap maka BU tersebut dinyatakan Gugur/Tidak Lulus PQ (tidak dilakukan penilaian selanjutnya). terdapat kesamaan format dan kesalahan penulisan ”Keofisien”.

dengan PT Metro Lestariutama. menunjukan bahwa langsung maupun tidak langsung Terlapor I tidak mencegah dan menghindari terjadinya persaingan tidak sehat dan tidak berusaha menghindari dan mencegah terjadinya pertentangan kepentingan para pihak yang terkait.8.3 Dalam Pemeriksaan Pendahuluan.00 KM.2 dan butir 5. karena: ---------------------------------------------------------- 16 .1 Pada tanggal 4 Desember 2007 antara PT Adhi Karya (Persero) Tbk.9. tidak terdapat klausul. 5.8. bahwa jika Terlapor II menjadi pemenang tender.8. (vide C2) ------------------------------8.2. memberi keterangan.2.2 Dalam perjanjian tertanggal 4 Desember 2007 tersebut. dengan PT Metro Lestariutama menandatangani Perjanjian Kemitraan KSO dalam rangka mengikuti Tender dalam perkara a quo secara bersama-sama. dan dalam addendum tersebut tidak terdapat lampiran pembagian lingkup kerja (Job Portion) dan daftar peralatan yang digunakan dalam melaksanakan pekerjaan Paket Pembangunan Jalan Sejorong-Tetar-Lunyuk sepanjang 17.1 Bahwa tindakan Terlapor I yang berkaitan dengan fakta-fakta sebagaimana tersebut dalam butir 3.2.8. bahwa tidak ada perjanjian untuk pekerjaan di lapangan. Tim Pemeriksa menganalisa sebagai berikut: --------------------------------------------------------------------------------------8.3. (vide B3) ----------------------------------------------------------------8. PT Metro Lestariutama menyerahkan dokumen kepada Tim Pemeriksa diantaranya berupa Addendum I Perjanjian Kemitraan KSO tertanggal 28 Januari 2008 yang ditandatangani oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk. 5.6 Analisa --------------------------------------------------------------------------------------Berdasarkan fakta-fakta tersebut di atas.1.4 Dalam proses Perpanjangan Pemeriksaan Lanjutan.2.3 di LHPL. (vide C32) 8.1. akan dibuat addendum dalam rangka pelaksanaan pekerjaan Pembangunan Jalan Sejorong-Tetar-Lunyuk.SALINAN 8. diantaranya berisi klausul bahwa ”KSO ini ditetapkan dengan nama ”ADHI– METRO JO” (Terlapor II). (vide C2) ----------------------------------------------------------------------8. hanya ada pertemuan dengan PT Metro Lestariutama untuk membahas operasional di lapangan.1 Dugaan Persekongkolan Vertikal -------------------------------------------8.8 Tentang Perjanjian Kemitraan Kerja Sama Operasi (KSO) dan Addendum I ----------------------------------------------------------------------8. pihak PT Adhi Karya (Persero) Tbk.3.2.

dan dukungan keuangan yang diberikan oleh Bank Jatim Cabang Malang kepada PT. ------------------8.1.000. Nugroho Lestari apabila ditunjuk sebagai pemenang pelelangan minimal 15% dari nilai Pagu. tidak pernah mempertimbangkan berapa nilai pagu proyek yang ditenderkan.2 pada saat melakukan evaluasi ulang.SALINAN 8.1. ------------------------------------------------------8.000. bahwa tujuan surat keterangan dukungan Peningkatan tersebut Jalan jelas untuk kepentingan Sejorong-Tetar-Lunyuk sepanjang 17. Terlapor I tidak mempertimbangkan surat dari Bank Jatim Cabang Malang tertanggal 14 Januari 2008.00 dan bukan pada kalimat minimal 15% dari nilai Pagu.4 Pihak Bank Jatim Cabang Malang dalam setiap menerbitkan Surat Dukungan. yang mana surat tersebut merupakan konfirmasi terhadap pengertian tentang 15% dari nilai Pagu. yang berbunyi: ”nilai dukungan keuangan yang kami berikan sebesar Rp5. 13 045/1140/BPD/CML/SKD/2007 Desember 2007. Kesalahan ketik tersebut terdapat pada kalimat Pagu: Rp5.3.000. Terlapor I kurang teliti membaca Surat Dukungan Keuangan Bank Jatim Cabang Malang tanggal No.3.3.3 menurut penafsiran Terlapor I kekeliruan/salah ketik yang terdapat dalam Surat Keterangan Dukungan Keuangan 13 Desember 2007 adalah terhadap kata ”pagu” yang seharusnya diketik/ditulis kata ”dukungan”. akan tetapi pihak Bank hanya 17 .1.000.1.000.00 KM.000.1 pada saat melakukan evaluasi kualifikasi.1. sehingga nilai dukungan keuangan PT Nugroho Lestari melebihi batas sekurang-kurangnya 10% dari nilai pagu yang ditetapkan dalam Addenda Lelang.1.00 (Lima Milyar Rupiah) sedangkan Dukungan Kredit Modal Kerja yang kami berikan minimal sebesar 15% dari nilai proyek kepada PT Nugroho Lestari apabila ditunjuk sebagai pemenang lelang”.1.3. -----------8.1.

dibuat setelah Terlapor I menerbitkan Berita Acara Evaluasi Ulang Dokumen Kualifikasi tanggal 19 Februari 2008. menunjukan bahwa Terlapor I tidak berusaha mencegah dan menghindari terjadinya persaingan tidak sehat.2 walaupun PT Nugroho Lestari mengajukan penawaran lebih rendah dari Terlapor II.3.SALINAN mempertibangkan kebijakan besarnya pagu atau plafon Bank yang dapat diberikan kepada pemohon. PT Nugroho Lestari akan mendapat keuntungan 10 %.3.2.2.1. ----8.3.3. ----------------------------------------------------8.1. -----------------------------------------8. 8.2 Bahwa tindakan Terlapor I yang berkaitan dengan fakta-fakta sebagaimana tersebut dalam butir 3. -----------8.3.3 Bahwa tindakan Terlapor I yang berkaitan dengan fakta-fakta sebagaimana tersebut dalam butir 7.2.2 tentang AMP di atas.3. karena: ------------------------8.3.3.1.1. ------------------------8.4 Lembar Pertanyaan tertanggal 20 Februari 2008 yang ditandatangani oleh Lukman H Madjid dan Terlapor I.2 dalam Hasil Evaluasi Kualifikasi tertanggal 29 Desember 2007 dan Berita Acara Evaluasi Ulang Dokumen Kualifikasi tertanggal 19 Februari 2008.3. ------------------------------- 18 . tetapi jika ditunjuk sebagai pemenang lelang. jelas terbaca bahwa AMP yang diusulkan adalah milik sendiri dan bukan sewa.3. karena: -------------------------------------------------------8.9 di LHPL. menunjukan bahwa Terlapor I tidak adil/diskriminatif. dengan tidak memberikan perlakuan yang sama bagi semua peserta tender dan hanya mengarah untuk memenangkan pihak tertentu. tidak terdapat alasan atau pertimbangan yang berkaitan dengan Asphalt Mixing Plant (AMP).3.1.1.1 harga yang ditawarkan oleh Terlapor II jauh lebih tinggi dari harga yang ditawarkan oleh PT Nugroho Lestari.1.3.1.1 dalam Dokumen Penawaran PT Nugroho Lestari.3 Lembar Pertanyaan tidak pula disampaikan atau dimintakan untuk dijawab oleh pihak lainnya yang memiliki AMP dan AMP-nya dipinjam/disewa oleh peserta tender lainnya yang tidak memiliki AMP di lokasi pekerjaan.

3.4 Bahwa tindakan Terlapor I yang berkaitan dengan fakta-fakta sebagaimana tersebut dalam butir 7.4.2 setelah Terlapor II ditetapkan sebagai pemenang tender.3.1.6 Semua proses klarifikasi yang dilakukan Terlapor I sebagaimana tersebut dalam butir 7.2. yang seharusnya evaluasi ulang hanya ditujukan untuk mengklarifikasi Surat Dukungan saja.1.5 di atas.3.3.1. ---------8.5 pernyataan Lukman H Madjid bahwa “kami tidak mengijinkan AMP dimobilisasi ke paket lain” yang tertuang dalam Lembar Pertanyaan tertanggal 20 Februari 2008 tersebut tidak sepengetahuan atau tidak diketahui oleh pemilik AMP tersebut.1 dalam Hasil Evaluasi Kualifikasi tertanggal 29 Desember 2007 dan Berita Acara Evaluasi Ulang Dokumen Kualifikasi tertanggal 19 Februari 2008.3. Terlapor I tidak meminta Terlapor II untuk melakukan verifikasi agar memperlihatkan STA asli dari personil yang diusulkan Terlapor II kepada Terlapor I.1.3.SALINAN 8.3.1.9. ---------------8. menunjukan bahwa Terlapor I telah memberi keuntungan kepada pihak tertentu.1. di atas. ------------------------------------------------8. tidak memenuhinya Kemampuan Dasar PT Nugroho Lestari tersebut oleh Terlapor I tidak dijadikan alasan gugurnya PT Nugroho Lestari. --------------------------8.1.5 Bahwa tindakan Terlapor I yang berkaitan dengan fakta-fakta sebagaimana tersebut dalam butir 7.3.3. karena: --------------------------------------8.3.3. tentang AMP diatas.1. tidak terdapat alasan atau pertimbangan yang berkaitan dengan STA terhadap peserta tender yang tidak melampirkan STA personil yang diusulkan dalam Dokumen Penawaran. ---------8. menunjukan bahwa Terlapor I telah memberi keuntungan kepada pihak tertentu. menunjukkan bahwa Terlapor I telah memberi keuntungan kepada pihak 19 .4. menunjukkan tindakan Panitia kepada PT Nugroho Lestari cenderung mencari kesalahan.6 Bahwa tindakan Terlapor I yang berkaitan dengan fakta-fakta sebagaimana tersebut dalam butir 7.3.1.2.3.9 di atas. karena: Kemampuan Dasar PT Nugroho Lestari lebih kecil dari Kemampuan Dasar Terlapor III.1.

-----------8.SALINAN tertentu karena tidak memperhitungkan KD sesuai dengan ketentuan: --------------------------------------------------------------8.6. ----------8.3.3.3. --------------8. ----------------------------------8.7 Bahwa tindakan Terlapor I yang berkaitan dengan fakta-fakta sebagaimana tersebut dalam butir 7.1 Penilaian KD untuk bidang yang sama harus mendapat nilai 100 %.3.1.00 untuk pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi adalah termasuk Sub Bidang yang sama seharusnya mendapatkan nilai 50 %.3. bukan merupakan kesalahan yang sengaja dilakukan oleh para peserta tender tersebut.750. karena Daftar Harga Peralatan yang ditunjukkan Terlapor I dengan yang ditunjukkan dan disampaikan oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk. dan kesamaan kesalahan penulisan tentang ”Keofisien”.8 Berdasarkan analisa tersebut diatas.2.728. yang terdapat dalam dokumen penawaran Terlapor III dan Terlapor IV.1 Bahwa terjadinya kesamaan kesalahan penulisan dalam uraian Analisa Harga Satuan tentang “PEREKEMAN” dan ”kehilanganmaterial” yang terdapat dalam dokumen penawaran Terlapor II dan dokumen penawaran Terlapor III. terbukti Daftar Harga Dasar Satuan Alat tersebut tidak dibubuhi stempel Terlapor II sebagaimana terdapat dalam dokumen-dokumen yang dilampirkan dalam Dokumen Penawaran Terlapor I.3. menunjukan Terlapor I dalam melaksanakan tugasnya kurang profesional atau kurang bertanggung jawab terhadap pekerjaannya.1.6.2 Sedangkan KD untuk Terlapor III sebesar Rp27.2.3 di atas tentang Sertifikat Tenaga Ahli.2 Dugaan Persekongkolan Horizontal ----------------------------------------8. Terlapor I terbukti melakukan persekongkolan vertikal untuk mengatur dan atau menentukan Terlapor II sebagai pemenang tender.1.1. maka.1 Berkaitan dengan Kesamaan Dokumen Penawaran ---------8.500. kepada Tim Pemeriksa berbeda yaitu Daftar Harga Dasar Satuan Alat yang sebenarnya tidak dilampirkan dalam Dokumen Penawaran Terlapor II.3. tetapi kesalahan ketik yang terdapat dalam Buku Panduan Analisa Harga Satuan yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Departemen Pekerjaan 20 .1.2.

3.2.2 Berkaitan dengan Kontrak ----------------------------------------8. maka Terlapor II. ---------------------------------------8.1. berkaitan dengan dugaan adanya Kesamaan Dokumen Penawaran.1.3.2.2.SALINAN Umum pada Tahun 1995 yang dijadikan acuan bagi para peserta tender sebagai dasar perhitungan dalam menyampaikan penawaran untuk pekerjaan penanganan jalan.3.3.2.1 Bahwa dengan tidak dilampirkannya surat dan atau dokumen berupa ”Kontrak” sebagai bukti atas pengalaman pekerjaan Terlapor IV yang pernah dikerjakan selama 7 (tujuh) tahun terakhir ke dalam dokumen penawaran. Pengalaman Pekerjaan yang dinilai adalah yang disertai baik bukti oleh penyelesaian pekerjaan pengguna jasa/pemberi pekerjaan” .2 Terlapor IV telah menerima dan membaca Dokumen dokumen Pasca lelang atau dan Kualifikasi Addenda sangat mengetahui bahwa dalam dokumen lelang tersebut telah ditetapkan bahwa ”bila kekurangan data administrasi/tidak lengkap akan 21 .2.2 Dengan demikian.3.2.1.2. -8. karena: --------------------------------------8.1 Terlapor III telah menerima dan membaca Dokumen ”bila dokumen Pasca lelang atau dan Kualifikasi Addenda sangat mengetahui bahwa kekurangan lengkap data akan administrasi/tidak dinyatakan Penilaian gugur/tidak dilanjutkan dan selanjutnya. Terlapor III dan Terlapor IV tidak terbukti melakukan persekongkolan horinzontal untuk mengatur dan atau menentukan pemenang tender. menunjukan bahwa Terlapor IV dan Terlapor III dengan sengaja telah tidak memenuhi salah satu syarat/kriteria yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pasca Kualifikasi dan Addenda. 8.2.

masing-masing sebagai Anggota. 102/KPPU/KEP/IV/2008 tanggal 06 April 2009 tentang Penugasan Anggota Komisi sebagai Majelis Komisi dalam Sidang Majelis Komisi Perkara No. 110/KPPU/KEP/IV/2008 tanggal 24 April 2009 tentang Penggantian Anggota Komisi sebagai Majelis Komisi dalam Sidang Majelis Komisi Perkara No..3 Terlapor IV telah melampirkan Daftar Pengalaman Pekerjaan dalam Dokumen Penawaran tertanggal 18 Desember 2007. A. akan tetapi dokumen berupa Kontrak yang merupakan bukti adanya pekerjaan tersebut tidak dilampirkan.2 Berdasarkan analisa tersebut yang berkaitan dengan Kontrak. M. dengan tidak memberikan data atau dokumen sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dalam addenda lelang. M.62/KPPU-L/2008.2.4 Kesimpulan --------------------------------------------------------------------------------Berdasarkan analisa tersebut di atas. dan Pengalaman Pekerjaan yang dinilai adalah yang disertai bukti penyelesaian pekerjaan baik oleh pengguna jasa/pemberi pekerjaan”.SALINAN dinyatakan gugur/tidak dilanjutkan Penilaian selanjutnya.62/KPPU-L/2008 dalam jangka waktu selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari kerja terhitung mulai tanggal 06 April 2009 sampai dengan tanggal 19 Mei 2009..3. Didik Akhmadi.2. 35/KPPU/PEN/IV/2009 tanggal 06 April 2009 tentang Sidang Majelis Komisi Perkara No.M. S. ----------------------------------8. yang dilakukan oleh Terlapor IV dengan Terlapor II yang diduga melanggar ketentuan Pasal 22 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999. ----------9 Menimbang bahwa setelah jangka waktu Perpanjangan Pemeriksaan Lanjutan berakhir. SH. Keputusan Komisi No.62/KPPU-L/2008 yaitu: Dr. Komisi menerbitkan Penetapan No.H.. -------------------------------8..M. serta menerbitkan Surat Tugas Plt. sebagai Ketua. Direktur Eksekutif 22 . Sukarmi.1. LL. dan Keputusan Komisi No. Tim Pemeriksa menyimpulkan bahwa dalam pelaksanaan Tender dalam Perkara a quo telah terjadi persekongkolan vertikal yang dilakukan oleh Terlapor I dengan Terlapor II dan persekongkolan horizontal.2.K.H.2. maka Terlapor IV terbukti melakukan persekongkolan horizontal untuk mengatur dan atau menentukan pemenang tender dalam hal ini Terlapor II. -----------------------------8. M.3. Comm dan Yoyo Arifardhani.

antara lain Keppres 80 tahun 2003. Dalam menyelenggarakan tender. ----------------------------------------11. Sebagai contoh. para Terlapor telah menyampaikan pendapat atau pembelaannya secara tertulis yang pada pokoknya menyatakan sebagai berikut:--------------------------------------------------------------------11. M. -----------------------------------------------------11. (vide A74) -----------------------------------------------------------------------------------------11 Menimbang bahwa dalam pelaksanaan Sidang Majelis Komisi.H.1. (vide A64)---------------------------11. 62/KPPU-L/2008.1.4. Terlapor I berpendapat bahwa beberapa “fakta lain” pada dasarnya bukan atau tidak layak untuk dikategorikan sebagai “fakta”. sehingga tindakan Terlapor I yang tidak memberikan contoh format surat keterangan keuangan jelas bukan merupakan “kesalahan” ataupun tidak dapat dipergunakan sebagai indikasi Terlapor I selaku panitia telah memberikan keuntungan kepada peserta tender yang lain. Pendapat atau Pembelaan dari Terlapor I. maka untuk membacakan Putusan Perkara No.. “tidak terdapat contoh format Surat Keterangan Dukungan Keuangan” namun hal itu tidak dapat dipergunakan untuk menyalahkan panitia.1. S. Ketua Komisi menerbitkan Keputusan No. Tim Pemeriksa menyebutkan “tidak terdapat contoh format Surat Keterangan Dukungan Keuangan“. A53 A58) ------------------------------------------------------------------------------------------------10 Menimbang bahwa sehubungan dengan adanya tugas yang sedang dilaksanakan oleh Ketua Majelis Komisi. Akibatnya Hasil Pemeriksaan ini secara hukum menjadi tidak dapat dipertanggungjawabkan. dalam uraian selanjutnya fakta ini kemudian dipergunakan oleh Tim Pemeriksa untuk membawa ke arah kesimpulan “panitia tidak mencegah dan menghindari terjadi persaingan tidak sehat”. Tidak ada satu ketentuan pun yang mewajibkan panitia harus memberikan contoh format surat keterangan keuangan. beserta perubahan-perubahannya.1. sehingga tidak layak juga untuk dipergunakan dalam menggambarkan ada tidaknya persekongkolan. 243/SET/DE/ST/IV/2009.3. --------- 23 . ------------------------------------------------------11. Dr.1.2. 121/KPPU/KEP/V/2009 tanggal 14 Mei 2009 tentang Penugasan Anggota Komisi Sebagai Majelis Komisi dalam Sidang Majelis Komisi Perkara No. Terlapor I tidak bertindak sesuka hati atau semaunya sendiri.1. 62/KPPU-L/2008.. (vide A51.SALINAN No. A52.H. menugaskan Staf Sekretariat membantu Majelis Komisi untuk melakukan sidang Majelis perkara dimaksud. Sukarmi. demikian juga dengan fakta lainnya. namun Terlapor I bertindak dengan mendasarkan peraturan-peraturan yang berlaku sebagai dasar pelaksanaan tender.

Pada tahap evaluasi kualifikasi terhadap “penilaian keuangan”. ---------------------------------------------------------------b.8. sehingga Terlapor I tidak perlu mempergunakan sebagai pedoman ataupun dasar tindakannya. khusunya pada surat dukungan keuangan yang diberikan kepada PT 24 . analisa dalam LHPL tersebut menunjukkan Tim Pemeriksa tidak memahami prosedur tender. dan 5.1. serta tidak dapat disejajarkan/disamakan dengan peraturan perundangan.1. Tidak beralasan dan terlalu mengada-ada atas analisa Tim Pemeriksa dalam membuktikan adanya persekongkolan vertikal yang didasarkan fakta pada butir 3.1.1. Perlu disampaikan bahwa proses evaluasi tender sudah dilakukan sesuai Keppres 80 tahun 2003. pendapat Tim Pemeriksa tersebut harus dikesampingkan. tentang Kontrak. tentang Sertifikat Tenaga Ahli.9. --------------Oleh karenanya. ----c. -------------------------------------------------------11.2.SALINAN 11.5. Bank Jatim Cabang Malang pernah menerbitkan format surat yang sama. tentang Daftar Harga Peralatan. tentang Kemampuan Dasar. -------------------------------------------------------------------11. ---------------------------------------------------------------11. tidak menunjukkan dugaan adanya persekongkolan baik vertikal maupun horizontal.1. maka fakta-fakta lain yaitu tentang Ashpalt Mixing Plant (AMP). redaksi yang sama dan bahasa yang sama sebagaimana contoh Surat Dukungan Keuangan Nomor: 045/1168/BPD/CML/SKD/2007 tanggal 28 Desember 2007 yang diberikan kepada PT Nugroho Lestari untuk kepentingan Peningkatan Jalan Serikit–Ceki hal ini tidak menjadi masalah”. 5. Apabila Tim Pemeriksa memahami dengan baik proses tender/lelang. yang pada saat itu panitia tender Peningkatan Jalan Serikit–Ceki tidak mempermasalahkan Surat Nomor 045/1168/BPD/CML/SKD/2007 maka kejadian pada tender Jalan Serikit–Ceki tetap tidak dapat dipergunakan sebagai dasar untuk “menyalahkan” tindakan Terlapor I karena: -------------------------------a. Pada tender Jalan Serikit–Ceki.6. 5.9. tentang Kesamaan Dokumen. tindakan Terlapor I tersebut didasarkan pada peraturan lelang/tender. tindakan/sikap Panitia Tender Jalan Serikit–Ceki bukan/tidak termasuk peraturan.1. Terlapor I tidak pernah mengetahui kejadian tersebut.-------------------------11. tentang Addendum.3.7. jelas pernyataan yang tidak beralasan dan tidak dapat dipergunakan sebagai alasan untuk menyalahkan Terlapor I karena faktanya dokumen tersebut dipergunakan untuk persyaratan tender yangb berbeda dan tentunya dengan ketentuan-ketentuan yang berbeda pula.

seharusnya sesuai dengan dokumen lelang ditujukan kepada: “Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu Pembangunan Jalan dan jembatan Sumbawa”. -------------------------------11. -----------------------------------b.14 yang menyatakan “memiliki surat dukungan keuangan dari bank pemerintah/swasta untuk mengikuti pengadaan jasa pelaksanaan konstruksi sekurang-kurangnya 10 % dari nilai paket pekerjaan”.SALINAN Nugroho Lestari dari Bank Jatim Cabang Malang berupa surat No. Gunung Kerinci No.2).000.000. “Pagu” yang diberikan Bank Jatim tidak memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam dokumen lelang. ----------------------Bahwa kesalahan tersebut sangat substansial mengingat “Obyek” yang menjadi tujuan sangat berbeda.A 2008.00 (Lima Milyar Rupiah)”. B.b.000. Adapun dasar hukum yang dipergunakan oleh Terlapor I untuk menyatakan PT Nugroho Lestari gugur adalah Kepmen Kimpraswil No.00 (Tujuh Ratus Lima Puluh Juta Rupiah) maka PT Nugroho Lestari tidak lulus/gugur pada tahap kualifikasi. 03.10.000.000. Selanjutnya dalam surat tersebut diterangkan pula bahwa “Nilai Pagu: Rp5. ------------------------------------------------Ketentuan yang mengatur alamat tujuan surat dukungan diatur dalam Addenda halaman 15.1. bagian “lain-lain”. dalam surat tersebut disebutkan bahwa “… sebagai pemenang pelelangan minimal 15% dari nilai pagu”. Jl. Dalam isi surat dukungan yang diberikan oleh Bank Jatim Cabang Malang tersebut sangatlah jelas.000.000. C.00 (Tujuh Ratus Lima Puluh Juta Rupiah). karena: ----------------------------------------------a. 045/1140/BPD/CML/SKD/2007 tanggal 13 Desember 2007 tidak memenuhi persyaratan.a) yang menyatakan “penyedia jasa yang tidak menyerahkan dukungan bank sekurang-kurangnya 10 % dari nilai 25 .000. d.000.1.1.I. dalam surat keterangan dukungan keuangan ditujukan: “Kepada Panitia Pengadaan Jasa Konstruksi SNVT Pembangunan Jalan dan Jembatan Propinsi NTB T. Oleh karena dukungan Bank Jatim Cabang Malang terhqadap PT Nugroho Lestari hanya sebesar Rp750. ----------------------------------------------------------------------Dan Bab II. Dukungan sebesar itu jelas tidak memenuhi syarat yang ditentukan oleh Keppres 80 tahun 2003 Bab II A.000. bahwa bank hanya memberikan dukungan keuangan kepada PT Nugroho Lestari sebesar 15 % x Rp5. Mataram Telp: (0370) 631318”. “Salah Alamat”.00 = Rp750. 257/KPTS/M/2004 pada: ------------------------------------------------Bab II.

masih ada persyaratan lain yang harus pula dipenuhi. sehingga Tim Pemeriksa berkesimpulan seperti itu.15. Dengan demikian harga rendah saja tidak menjamin menang tender.1. 1) d) yang pada pokoknya menyatakan bahwa penawaran yang terendah yang memenuhi syarat. Terlapor I tidak mengerti maksud analisa Tim Pemeriksa halaman 14 butir 1.. Untuk lebih memperjelas Terlapor I menyalin kembali ketentuan yang mengatur penentuan pemenang lelang yang diatur dalam Lampiran I Keppres No. -------b. Bahwa Terlapor I tidak mengetahui dokumen apa saja yang telah diserahkan oleh Terlapor II kepada Tim Pemeriksa. A.14. 1. Bab II.. karena .SALINAN paket yang akan dilelangkan (perkiraan nilai pekerjaan dari pengumuman lelang). dinyatakan gugur dan selanjutnya tidak dinilai”. 1. Sehingga sesuai dengan ketentuan di atas. --------------------------------------------------------------------11.1.11.2 yang menyatakan ”Panitia lelang tidak berusaha mencegah dan menghindari terjadinya persaingan tidak sehat. 11. Hal ini didukung pula dengan ketentuan Keppres 80 Bab II.i. -----------------------------------------------------------------------11.12. --------------11. 80 tahun 2003. Untuk menentukan pemenang lelang Terlapor I tidak hanya mendasarkan pada rendah-tingginya harga penawaran.13. tidak relevan lagi analisa yang disampaikan Tim Pemeriksa yang telah mempertanyakan alasan gugurnya PT Nugroho Lestari dengan cara membahas dan memperbandingkan KD PT Nugroho Lestari dengan PT Bahagia Bangunnusa. Terlapor I telah menunjukkan daftar harga alat yang ada dalam dokumen penawaran PT Adhi–Metro JO. ------------------------------------------------------------11.i tentang “Penetapan Pemenang Lelang” yang berbunyi: Panitia/pejabat pengadaan menetapkan calon pemenang lelang yang menguntungkan bagi negara dalam arti: ---------------------a. -------------------------------------- 26 . Perhitungan harga yang ditawarkan adalah terendah responsif.”.1.1. dengan mempergunakan alasan apa. ----Yang dimaksud “responsif” adalah bahwa peserta lelang harus memenuhi data-data yang sesuai dengan yang diperyaratkan oleh dokumen lelang. Karena PT Nugroho Lestari sudah tidak lulus/gugur pada tahap evaluasi kualifikasi khususnya penilaian keuangan (dukungan bank) sehingga Terlapor I tidak perlu lagi untuk memeriksa dan menilai persyaratan PT Nugroho Lestari pada tahapan berikutnya.1. yang pasti pada saat Tim Pemeriksa memeriksa Terlapor I. Penawaran memenuhi syarat administrasi dan teknis yang ditentukan dalam dokumen pemilihan penyedia barang/jasa.

-----------------------------------------------------------------------------Dengan demikian analisa tersebut juga harus dikesampingkan. Terlapor I juga telah melakukan verifikasi atas Surat Tenaga Ahli terhadap seluruh peserta tender tidak terkecuali terhadap Terlapor II.1. Dengan demikian analisa Tim Pemeriksa pada angka 1. Pendapat atau Pembelaan dari Terlapor II. hal ini telah diketahui oleh seluruh peserta tender. -----------------------------------b. --------------------------------------------------11. --------------------------------------------------------11.2. Terlapor II menilai bahwa kesimpulan-kesimpulan yang diambil oleh Tim Pemeriksa KPPU lebih didasarkan pada asumsi.2. Oleh karenanya apabila ada peserta yang tenaga kerjanya tidak memiliki Sertifikat Tenaga Ahli maka panitia tidak perlu untuk mempertimbangkannya lagi (gugur).1.1.1.1.1.18. Terlapor I mohon pada kepada Majelis Komisi untuk menolak seluruh analisa dan kesimpulan Tim Pemeriksa.17. dugaan dan 27 . yang tidak dapat ditawar-tawar lagi.19. Tim Pemeriksa seharusnya tidak mempergunakan keterangan sepihak dari PT Nugroho Lestari yang menyatakan ”dirinya akan memperoleh keuntungan 10% apabila ditetapkan sebagai pemenang” mengingat keterangan PT Nugroho Lestari tersebut tidak didukung oleh bukti atau fakta lain yang mendukung. Oleh karenanya.---------------------------------------------11. dalam pelaksanaan pengadaan pekerjaan Paket Peningkatan Jalan Sejorong Tetar Lunyuk Tahun Anggaran 2008. maka nyata dan tidak dapat dipungkiri bahwa Tim Pemeriksa telah salah dan tidak menemukan bukti adanya persekongkolan yang dilakukan Terlapor I dengan Terlapor II.2 tersebut harus dikesampingkan. bahwa hal ini sudah tidak relevan lagi. Terlapor III dan Terlapor IV untuk menyatakan telah terjadi persekongkolan vertikal dan horizontal.16. Atas analisa Tim Pemeriksa berkaitan dengan persyaratan Asphalt Mixing Plan dan STA telah Terlapor I jelaskan dalam di atas. ------------------------------------11. Persyaratan tenaga ahli yang akan dipekerjakan harus telah memiliki Sertifikat Tenaga Ahli yang merupakan salah satu persyaratan yang harus dipenuhi. --------11.SALINAN 11. Terlapor I dalam hal mengevaluasi dokumen penawaran yang disampaikan. (vide A65) -------------------------11. namun sebagai informasi dapat kami tambahkan sebagai berikut: ---------------------------------------------------a.20. sehingga bila ada kekurangan atau kekeliruan dalam penyampaian dokumen menjadi bahan evaluasi Terlapor I untuk meluluskan atau menggugurkan. Dengan alasan-alasan serta fakta yang telah disampaikan oleh Terlapor I di atas.

-------------------------------------------------11. yang pasti pada saat proses tender Dokumen Penawaran Terlapor II telah lengkap termasuk telah dilampirkan “Daftar Harga Dasar Satuan 28 . ------------------------11. III dan IV untuk memenangkan Terlapor II dalam Tender pengadaan Barang/Jasa Konstruksi SNVT pembangunan Jalan dan Jembatan Sumbawa. Paket Peningkatan Jalan Sejorong Tetar Lunyuk Tahun Anggaran 2008 (“Tender”) secara melawan hukum yang mengakibatkan terjadinya persaingan usaha tidak sehat. Apa yang dilaporkan oleh para Pelapor tentang adanya dugaan pelanggaran Pasal 22 UU KPPU harus dinyatakan tidak pernah terjadi atau tidak pernah ada (never existed). Alat bukti yang dibenarkan hukum untuk membuktikan terjadinya pesekongkolan yang dilakukan oleh Terlapor I.SALINAN kecurigaan-kecurigaan saja.2. Bukti surat/dokumen maupun keterangan saksi sebagai dasar menentukan terjadinya persekongkolan vertikal sangat lemah nilai pembuktiannya. -------------------------------------------11. Terlapor II sama sekali tidak mengetahui Dokumen Penawaran dan lampiran-lampiran apa saja yang diserahkan oleh Terlapor I (Panitia Tender) kepada Tim Pemeriksa KPPU ketika perkara ini diperiksa. III dan IV harus merujuk pada ketentuan Pasal 22 UU KPPU jo. ------------------------------------------------------11.2. conspiracy) antara Terlapor I. II.----------------------------------------------------------------------------11.2. sehingga LHPL dari sisi hukum tidak dapat dipertanggungjawabkan.6.----------------------------------------------------------------------------11. Yang harus dibuktikan tentang terjadinya dugaan pelanggaran terhadap ketentuan Pasal 22 dalam suatu tender adalah adanya atau terjadinya perilaku atau perbuatan persekongkolan yang dilakukan oleh pelaku usaha.2.2.7.2. --------------------------11. Bertitik tolak dari ketentuan Pasal 6 ayat (2) huruf b dan Pasal 65 ayat (2) huruf f Peraturan KPPU Nomor 1 Tahun 2006 penyampaian pembelaan Terlapor II adalah due process of law. Analisa Tim Pemeriksa dalam LHPL pada dasarnya tidak memenuhi batas minimal pembuktian yang ditegaskan dalam Pasal 64 (2) PER KPPU. tidak mempunyai dasar hukum. Kesimpulan hasil pemeriksaan tidak melakukan cara yang benar yang sesuai dengan hukum acara pembuktian yang benar.8. Laporan para Pelapor tersebut harus dikesampingkan (set aside). Pengertian berkomplot yang disebut dalam Pasal 22 adalah adanya permufakatan dan/atau persekongkolan atau kongkalikong (samenspanning.2.5. II.2.2.4.9. Pasal 64 (1) PER KPPU.3. ----------------------------------------------------------------------------11.

2. -----------------------------------------------------11.11. seperti yang Terlapor II sampaikan pada butir 9. sehingga pada saat ditanyakan mengenai Daftar Harga Peralatan dalam persidangan KPPU baik dalam sidang pendahuluan maupun sidang lanjutan Terlapor II menunjukkan dokumen dimaksud kepada Tim Pemeriksa yaitu “Analisa Biaya Sewa Peralatan perjam Kerja” yang terdapat dalam bendel arsip penawaran milik Terlapor II yang mana dalam Analisa Biaya Sewa Peralatan Per Jam Kerja” tersebut dalam salah satu kolomnya menunjukkan adanya “Harga Alat”. Majelis Komisi yang terhormat. Terlapor II sama sekali tidak pernah menunjukkan Daftar Harga Dasar Satua Alat yang terdiri dari 33 (tiga puluh tiga) item alat namun hanya menunjukkan dokumen yang berupa “Analisa Biaya Sewa Peralatan Per Jam Kerja”. karena dokumen yang diserahkan wakil Terlapor II tidak ada sama sekali dan bukan merupakan dokumen penawaran Terlapor II.2. beberapa waktu kemudian wakil Terlapor II telah salah menyerahkan foto copy yang dimaksud oleh Tim Pemeriksa yang ditunjukkan oleh Terlapor II dalam persidangan yaitu Daftar Peralatan yang baru disadari kekeliruannya oleh Terlapor II pada saat pemeriksaan berkas (inzage). Hal ini dapat dibuktikan bahwa dokumen tersebut sama sekali berbeda format maupun bentuknya. Terlapor II menyadari dokumen yang telah diserahkan tersebut salah/berbeda dengan dokumen yang pernah ditunjukkan oleh Terlapor II kepada Tim Pemeriksa pada saat sidang.10 di atas.8.2. Hal ini telah diakui kebenarannya oleh Tim Pemeriksa.SALINAN Alat” (dalam dokumen penawaran disebut “Analisa Biaya Sewa Peralatan Perjam Kerja”). dan kejadian ini bisa saja terjadi karena kekurang hati-hatian wakil Terlapor II sehingga salah mengambil arsip yang tidak ada hubungannya dengan dokumen penawaran tender. ----------------------11. ---------------------------------------------------------------------------- 29 . hal ini semata-mata kesalahan wakil Terlapor II (human error) dalam menyampaikan copy dokumen sehingga memberikan dampak kepada Tim Pemeriksa keliru memberikan analisa. dikuatkan dengan tidak adanya cap maupun tanggal serta tanda tangan pejabat seperti arsip yang lainya. Kemudian Tim Pemeriksa meminta fotocopynya agar diserahkan kepadanya.10. Terlapor II dalam persidangan maupun dalam pemberian penjelasan sama sekali tidak pernah menyatakan ataupun menunjukkan ada perbedaan dokumen tender yang ada di Panitia Tender.

------------------------11.2. mengingat keduanya merupakan dokumen tersendiri yang tidak terkait. -------------------------------------------------------------------11.2. khususnya pada Addenda. Terlapor II tidak melihat alasan Tim Pemeriksa Lanjutan mampu membuktikan dan/atau menunjukan adanya persekongkolan vertikal antara Terlapor I dengan Terlapor II. Disamping hal tersebut. Terlapor II menilai Tim Pemeriksa Lanjutan telah melakukan kekeliruan.14.2.13. Terlapor II menolak dengan tegas analisa Tim Pemeriksa Lanjutan yang pada pokoknya menyatakan panitia tidak berusaha mencegah dan mengakhiri terjadinya persaingan usaha tidak sehat.15. Terlapor II tidak melakukan tindakan-tindakan tercela dengan meminta agar Terlapor III dan Terlapor IV mengalah dengan cara tidak melengkapi surat kontrak dalam dokumen penawaran.12. ---------------------------------------------------------------------11.2. perlu pula Terlapor II sampaikan bahwa pada prinsipnya Kerjasama Operasi yang merupakan perjanjian kerjasama antara PT Adhi Karya (Persero) Tbk–PT Metrolestari Utama telah memenuhi kriteria persyaratan minimum dan telah sesuai dengan ketentuan dalam dokumen lelang.19.2. Dokumen “Analisa Biaya Sewa Peralatan Perjam Kerja” tersebut sebagaimana Terlapor II jelaskan di atas telah sesuai dan memenuhi ketentuan dokumen lelang yaitu dalam Addenda.21. ------------------11. -----------------------------------11.16. ---------------------11.2. telah tidak melaksanakan hukum pembuktian dengan baik dan benar yang berkaitan dengan kontrak.2. Terlapor II tidak akan panjang lebar memberikan tanggapan terhadap fakta ini karena walaupun Tim Pemeriksa menggolongkan masalah “addendum” sebagai sebuah fakta namun ternyata fakta tentang addendum terhadap Perjanjian Kerjasma Operasi tersebut akhirnya tidak dipergunakan oleh Tim Pemeriksa sebagai dasar untuk menganalisa dugaan persekongkolan horizontal maupun vertikal. Dengan demikian secara tidak langsung Tim Pemeriksa menyadari bahwa fakta ini harus dikesampingkan. ----------------------------------------------------11. Terlapor II menolak dengan tegas analisa Tim Pemeriksa yang berkaitan dengan Sertifikat Tenaga Ahli.2. Terlapor II menolak dengan tegas analisa Tim Pemeriksa yang menghubungkan Sertifikat Tenaga Ahli dengan Daftar Harga Peralatan.20. maka demi hukum dan 30 . ---------------------------------------11.2. -------------------------11. Terlapor II sangat sependapat dengan hasil analisa tim Pemeriksa yang berkaitan dengan kesamaan dokumen penawaran. Terlapor II keberatan dengan analisa Tim Pemeriksa yang berkaitan dengan AMP.2.18.SALINAN 11.17.

SALINAN keadilan analisa Tim Pemeriksa Lanjutan halaman 16 butir 2. ------------------------------------------------------------------11. surat dan atau dokumen serta keterangan pelaku usaha yang dalam hal ini keterangan para Terlapor. Perilaku Terlapor I memenangkan Terlapor II adalah benar-benar murni telah memenuhi Kepres 80 Tahun 2003 beserta addendum dan ketentuan-ketentuan runtutannya.1. dan butir 2. Majelis Komisi menilai dan menyimpulkan ada tidaknya pelanggaran yang dilakukan oleh para Terlapor sebagai berikut: --------------- 31 .23. sehingga copy lampiran kontrak tidak terlampirkan. PT Bahagia Bangunnusa dan PT Eka Praya Jaya tidak terbukti melakukan persekongkolan horizontal untuk mengatur dan atau menentukan pemenang lelang. (vide A66) ------------------------11.2. Dalam proses persidangan tidak ada satu fakta apapun yang membuktikan adanya permufakatan atau perkomplotan antara Terlapor II dengan Terlapor I. surat dan atau dokumen. keterangan Ahli.12.2.22.1. -------------------------------------------11. Kami tidak pernah melakukan komunikasi dengan peserta tender (rekanan) yang lain dalam melakukan/ikut tender di pekerjaan ini.4.2 harus ditolak dan dikesampingkan.2. Berkaitan dengan dugaan adanya persamaan dokumen penawaran. ----12 Menimbang bahwa selanjutnya Majelis Komisi telah mempunyai bukti dan penilaian yang cukup untuk mengambil keputusan. -------------------2 Menimbang bahwa berdasarkan LHPL yang didasarkan pada keterangan Saksi. terjadi kurang sempurnanya dokumen yang disyaratkan di dalam dokumen lelang. -------------------------------------------------------------11.4. maka Adhi–Metro JO.2. Kami dapat menerima hasil pemeriksaan lanjutan perkara tersebut pada angka romawi III butir 2.3.1. tidak ada kesengajaan dan kelalaian ini pernah kita lakukan juga pada tender di pekerjaan lain. Karena pada saat penyusunan Dokumen Penawaran sampai dengan H min satu penawaran. -----------------------------------------------------------11. ------------------------11.3.3. Pendapat atau Pembelaan dari Terlapor III. bahwa dalam proses pelaksanaan Tender dalam Perkara a quo terdapat dugaan pelanggaran Pasal 22 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999. -------------------------------------------11.4. dan keterangan pelaku usaha yang dalam hal ini keterangan para Terlapor.2. Dalam hal ini adalah murni kelalaian (manusiawi).2. ----------------------------11.4.3. (vide A67) ------------------------11. ----------------------------------------------------- TENTANG HUKUM 1 Berdasarkan LHPL yang didasarkan pada keterangan Saksi-saksi. Pendapat atau Pembelaan dari Terlapor IV. Keterangan Ahli.

. yang kegiatan usahanya antara lain bergerak dalam bidang pemborongan dan pelaksanaan bangunan.. Notaris di Mataram yang kegiatan usahanya antara lain bergerak dalam bidang pemborongan pembangunan jalan. dibuat oleh Fikri Said S. Notaris di Mataram.1 Tentang Identitas para Terlapor -----------------------------------------------------2. Notaris di Mataram yang Perubahan Anggaran Dasarnya terakhir diubah dengan Akte Nomor 33. tanggal 1 Juni 1974.1 Bahwa Terlapor I adalah Panitia Pengadaan Barang/Jasa Konstruksi SNVT Pembangunan Jalan dan Jembatan Sumbawa. yang didirikan berdasarkan Akte Pendirian Nomor 46 tanggal 21 Oktober 2003 dibuat oleh Petra Mariawati Ambrosius Imam Setiadji. dibuat oleh Suzy Anggraini Muharam. SH. 551/KPTS/PJJSBW/2007 tanggal 16 Nopember 2007 yang terdiri dari para Pegawai Negeri Sipil pada Departemen Pekerjaan Umum. Paket Peningkatan Jalan Sejorong Tetar Lunyuk Tahun Anggaran 2008 yang dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Pemimpin Pelaksana Kegiatan Pembangunan Jalan dan Jembatan Sumbawa No. (vide C3) ----------------------------------------------------------------------------------2.. dibuat oleh Abdullah S. Notaris di Mataram.4 Bahwa Terlapor IV adalah badan usaha yang berbentuk badan hukum. tanggal 29 Juni 2007. yang didirikan berdasarkan Akte Pendirian Nomor 1. SH.1. (vide C2) -------------------2.3 Bahwa Terlapor III adalah badan usaha yang berbentuk badan hukum. SH. yang didirikan berdasarkan Akte Pendirian Nomor 33.SALINAN 2. SH.1.H. tanggal 12 Desember 1992. 25 tanggal 30 September 1991. tanggal 19 Maret 2003. yang kegiatan usahanya antara lain bergerak dalam bidang kontraktor/pemborong jalan dan jembatan. SH. dan PT Metro Lestari Utama yang didirikan berdasarkan Akte Pendirian No. dibuat oleh Abdurrahim. SNVT Pembangunan Jalan dan Jembatan Sumbawa.2 Bahwa Terlapor II adalah dua badan usaha yang berbentuk badan hukum yaitu PT Adhi Karya (Persero) Tbk. dibuat oleh Kartini Mulyadi. (vide C13) --------------------------------------------------------------------------------2. Notaris di Jakarta. kedua Badan Hukum tersebut telah melakukan Kemitraan Kerja Sama Operasi (KSO) yang secara bersamasama mengikuti Tender dalam Perkara a quo. Berdasarkan Surat Perjanjian tanggal 4 Desember 2007.1. Direktorat Jenderal Bina Marga. Notaris di Jakarta yang Perubahan Anggaran Dasarnya terakhir diubah dengan Akte Nomor 08.. dibuat oleh Petra Mariawati Ambrosius Imam Setiadji. yang Perubahan Anggaran Dasarnya terakhir 32 . Notaris di Mataram yang Perubahan Anggaran Dasarnya terakhir diubah dengan Akte Nomor 21 tanggal 06 Maret 2008.1.H.

3.Tujuan Surat Dukungan tidak sesuai dokumen lelang (Addenda) . dan metode penilaian adalah sistem gugur.Nilai Dukungan Keuangan dari Bank kurang dari 10% dari Pagu Dana Terlapor II Terlapor IV Terlapor III Rp.000 Rp.3. (vide C10.005.000 Hasil Gugur Alasan .3.3.759.20. (vide C13) -------------------------------------------------------------------------- 2. (vide C13) --------------------------------------------------------------------------------- 2. Majelis Komisi menilai: 33 .2 Objek Tender -----------------------------------------------------------------------------2. (vide C13) ------------------- 2.953. C11) ----2.1 Bahwa Objek Tender dalam perkara a quo adalah Paket Pembangunan Jalan Sejorong-Tetar-Lunyuk sepanjang 17. (vide C13) ---------------------------------------------- 2. (vide C10.888.717.24.2. Notaris di Mataram.3.2 Bahwa dalam LHPL Tim Pemeriksa menemukan fakta Ketua Terlapor I menyampaikan Laporan Hasil Pelelangan kepada Kepala SNVT Pembangunan Jalan dan Jembatan Sumbawa.1 Bahwa dalam LHPL Tim Pemeriksa menemukan fakta.2 Bahwa Tender ini menggunakan Sistem Pelelangan Umum dengan Pasca Kualifikasi.6 Bahwa berdasarkan fakta-fakta tersebut di atas.736.2.3. metode penyampaian dokumen adalah 1 (satu) sampul.3 Fakta-fakta --------------------------------------------------------------------------------2.5 Bahwa dalam LHPL Tim Pemeriksa menemukan fakta Terlapor I mengumumkan pemenang tender untuk paket Tender dalam perkara a quo adalah Terlapor II. dibuat oleh Petra Mariawati Ambrosius Imam Setiadji. C11) -----------------------------------------------------------2.24.24. tanggal 6 Juli 2005.SALINAN diubah dengan Akte Nomor 16.000 Tidak Gugur Gugur Gugur Bukti kontrak tidak ada Kemampuan Dasar (KD) memenuhi tidak 2.950.3 Bahwa dalam LHPL Tim Pemeriksa menemukan fakta Terlapor I menyampaikan usulan Penetapan Calon Pemenang kepada Kepala SNVT Pembangunan Jalan dan Jembatan Sumbawa yaitu Terlapor II.000 Rp. Terlapor I telah melakukan Evaluasi Kualifikasi sebagai berikut: (vide C13) --------------Nama Perusahaan PT Nugroho Lestari Nilai Penawaran Rp. yang kegiatan usahanya antara lain melaksanakan pembangunan jalan.4 Bahwa dalam LHPL Tim Pemeriksa menemukan fakta Kepala SNVT Pembangunan Jalan dan Jembatan Sumbawa menyampaikan persetujuan usulan pemenang dan menetapkan Terlapor II sebagai pemenang. SH.090.00 KM Tahun Anggaran 2008. (vide C4) ---------------------------------------------------------------------------------2.

AMP dan Sertifikasi Tenaga Ahli dan menerbitkan Lembar Pertanyaan.SALINAN 2. Nugroho Lestari dengan alasan surat keterangan dukungan keuangan tidak memenuhi syarat sebagaimana butir 2. ------------------------------------------------2.1 pelaksanaan Pengadaan Jasa Konstruksi di Lingkungan Departemen Pekerjaan Umum. Balai Pelaksanaan Jalan Nasional VIII SNVT Pembangunan Jalan dan Jembatan Sumbawa di Propinsi Nusa Tenggara Barat. dan terdapat kekeliruan/salah ketik dimana tertulis pagu Rp5. dengan alasan: (vide C14) -------------------------------------------------------2.1 tersebut di atas adalah tidak tepat karena tujuan dalam Surat Keterangan Dukungan Keuangan tertanggal 13 Desember 2007 telah benar untuk kepentingan Tender dalam Perkara a quo.6. Paket Peningkatan Jalan Sejorong-TetarLunyuk sepanjang 17. Direktorat Jenderal Bina Marga.000.3.4. ----2.3.00 (Lima Milyar Rupiah) seharusnya nilai dukungan Rp5.000.3.4 Tentang Evaluasi Ulang dan Pengumuman Pemenang Ulang -----------------2.3.3.000.7 dengan demikian Majelis Komisi berpendapat tindakan Terlapor I mengusulkan Terlapor II sebagai calon pemenang tender sebagaimana butir 2.1 Bahwa dalam LHPL. -------------------------------------2.3 tersebut di atas tidak tepat. C15) --------------------------------------------------------------2.4.2 Nilai pagu yang tertera dalam surat Keterangan dukungan Keuangan dari PT Bank Jatim Cabang Malang untuk PT 34 .1 Bank Jatim Cabang Malang telah mengakui kekeliruan/salah terhadap Surat Keterangan Dukungan Keuangan tersebut.2 tindakan Terlapor I menggugurkan PT. Tim Pemeriksa menemukan fakta Terlapor I telah melakukan klarifikasi terhadap Surat Dukungan Keuangan.00 (Lima Milyar Rupiah). serta nilai dukungan yang diberikan melebihi 10% dari nilai pagu proyek pengadaan dimaksud. Tim Pemeriksa menemukan fakta yang terdapat dalam Berita Acara Evaluasi Ulang Dokumen Kualifikasi bahwa Surat Keterangan Dukungan Keuangan tertanggal 13 Desember 2007 yang diterbitkan oleh PT Bank Jatim Cabang Malang tidak memenuhi syarat.000.-----------------------------------------2.3.3 Bahwa dalam LHPL.4. C14.6.4. C15) --------------------------------------------------------------------------------2.000. (vide 14. (vide C1.3.2 Bahwa dalam LHPL. Tim Pemeriksa menemukan fakta Bank Jatim Cabang Malang telah menyatakan bahwa nilai dukungan keuangan adalah 15% dari pagu (nilai proyek).4.00 KM Tahun Anggaran 2008 merupakan suatu proses tender.000.

dan meminta Sekretaris DPD HPJI Propinsi Jawa Timur membuat pernyataan berkaitan dengan Sertifikasi Tenaga Ahli.4.00 (Dua Puluh Lima Milyar Rupiah).7.000.5 Bahwa Tim Pemeriksa menemukan fakta Kepala SNVT Pembangunan Jalan dan Jembatan NTB menyampaikan Laporan Hasil Evaluasi Ulang kepada Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional VIII.000.SALINAN Nugroho Lestari nilai pagu sebesar Rp5.00 (Lima Milyar Rupiah) tidak sesuai dengan Nilai Pagu Paket yang dilelangkan sebesar Rp25. -------------------------------------------------------2.000. 045/1140/BPD/CML/SKD/2007 tanggal 13 Desember 2007 tidak memenuhi persyaratan. Gunung Kerinci No.4. khususnya pada surat dukungan keuangan yang diberikan kepada PT Nugroho Lestari dari Bank Jatim Cabang Malang berupa surat No.7. Jl.00 (Dua Puluh Empat Milyar Tujuh Ratus Tujuh Belas Juta Lima Ribu Rupiah) termasuk PPN. dalam surat keterangan dukungan keuangan ditujukan: “Kepada Panitia Pengadaan Jasa Konstruksi SNVT Pembangunan Jalan dan Jembatan Propinsi NTB T.4. dan pada tanggal 20 Februari 2008 yaitu satu hari setelah Panitia Tender menerbitkan Berita Acara Evaluasi Ulang Dokumen Kualifikasi meminta Satker SKPD membuat pernyataan yang berkaitan dengan AMP. karena: ----------2. 03.1 Pada tahap evaluasi kualifikasi terhadap “penilaian keuangan”.005.6 Bahwa Tim Pemeriksa menemukan fakta Terlapor I telah menerbitkan Pengumuman Ulang Pemenang Lelang untuk Tender dalam Perkara a quo adalah Terlapor II dengan harga penawaran sebesar Rp24.4.A 2008.717.000.000. (vide C15) --------------------------------------------------------------------------------2.4.1 “Salah Alamat”.4. Mataram Telp: (0370) 631318” seharusnya sesuai dengan dokumen lelang ditujukan kepada: ”Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu Pembangunan Jalan dan jembatan Sumbawa”.4 Bahwa Tim Pemeriksa menemukan fakta pada tanggal 19 Februari 2008 Terlapor I menerbitkan Berita Acara Evaluasi Ulang Dokumen Kualifikasi.000. (vide C14) -------2.000. (vide C14) -----------------2.7 Bahwa terhadap fakta-fakta tersebut di atas Terlapor I menyampaikan pendapat atau pembelaan yang pada pokoknya adalah sebagai berikut: (vide A64) -------------------------------------------------------------------------2.4. ------------------------------------------------ 35 .

B.1. d. C.000.4.2).000.00 (Tujuh Ratus Lima Puluh Juta Rupiah).000. Oleh karena dukungan Bank Jatim Cabang Malang terhadap PT Nugroho Lestari hanya sebesar Rp750. dalam surat tersebut disebutkan bahwa “… sebagai pemenang pelelangan minimal 15 % dari nilai pagu”. bahwa bank hanya memberikan dukungan keuangan kepada PT Nugroho Lestari sebesar 15 % x Rp5. -----------------------------------------------Dan Bab II. Selanjutnya dalam surat tersebut diterangkan pula bahwa “Nilai Pagu: Rp5.14 yang menyatakan “memiliki surat dukungan keuangan dari bank pemerintah/swasta untuk mengikuti pengadaan jasa pelaksanaan konstruksi sekurang-kurangnya 10% dari nilai paket pekerjaan”.2 “Pagu” yang diberikan Bank Jatim tidak memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam dokumen lelang. ---------------------------------------Bahwa kesalahan tersebut sangat substansial mengingat “Obyek” yang menjadi tujuan sangat berbeda.4.1.7.3 Adapun dasar hukum yang dipergunakan oleh Terlapor I untuk menyatakan PT Nugroho Lestari gugur adalah Kepmen Kimpraswil No.000.000.SALINAN Ketentuan yang mengatur alamat tujuan surat dukungan diatur dalam Addenda halaman 15. ---------------------------------------------------2. Dukungan sebesar itu jelas tidak memenuhi syarat yang ditentukan oleh Keppres 80 tahun 2003 Bab II A.00 (Lima Milyar Rupiah)”.I.4.000.a) yang menyatakan “penyedia jasa yang tidak menyerahkan dukungan bank sekurang-kurangnya 10% dari nilai paket yang akan 36 . ----------------------------------------Dalam isi surat dukungan yang diberikan oleh Bank Jatim Cabang Malang tersebut sangatlah jelas.00 = Rp750.000.000.b.7.00 (Tujuh Ratus Lima Puluh Juta Rupiah) maka PT Nugroho Lestari tidak lulus/gugur pada tahap kualifikasi. 257/KPTS/M/2004 pada: -------------------------------Bab II. ----------------------------------2.000.000. bagian “lain-lain”.4.

01. -------------------2.10.4. 2008. yang tidak dapat ditawar-tawar lagi.4.1 jawaban sanggahan banding dari Menteri Pekerjaan Umum dengan surat No: UM. nilai pekerjaan gugur dari dan dinyatakan selanjutnya tidak dinilai”. Hal ini telah diketahui oleh seluruh peserta tender.11-Mn/51 tertanggal 5 Februari 2008 perihal Sanggahan Banding atas Pengumuman Pemenang Pelelangan Paket Peningkatan Jalan Sejorong-Tetar-Lunyuk sepanjang 17.4. Majelis Komisi menemukan: -----------------------------------------------------------------------2.01. 2008 yang pada pokoknya adalah sebagai berikut: --------------------------------------------------------2.8 Bahwa berdasarkan fakta-fakta tersebut diatas.4.1 kesalahan alamat tujuan surat dukungan tidak dapat dijadikan alasan untuk menggugurkan PT Nugroho Lestari.4.2 surat dukungan PT Nugroho Lestari tidak dapat digugurkan karena besarnya nilai dukungan bank telah memenuhi persyaratan sekurang-kurangnya 10% dari nilai paket pekerjaan yang dilelangkan.4.10 Atas analisa Tim Pemeriksa berkaitan dengan persyaratan Asphalt Mixing Plan (AMP) dan Sertifikat Tenaga Ahli (STA).1 Persyaratan tenaga ahli yang akan dipekerjakan harus telah memiliki STA merupakan persyaratan yang harus dipenuhi. ------------------------------2.9 dengan demikian Majelis Komisi menyimpulkan bahwa tindakan Terlapor I yang menggugurkan PT Nugroho Lestari bertentangan dengan surat jawaban sanggahan banding Menteri Pekerjaan Umum RI No UM.8. ----------------------------------------------------2. oleh karenanya apabila ada peserta yang tenaga kerjanya tidak memiliki STA maka panitia tidak perlu untuk mempertimbangkannya lagi (gugur).4. --2.00 KM pada SNVT Pembangunan Jalan dan Jembatan Sumbawa TA.8.SALINAN dilelangkan pengumuman (perkiraan lelang).4.4.00 KM pada SNVT Pembangunan Jalan dan Jembatan Sumbawa TA.8. ----------------- 37 .11-Mn/51 tertanggal 5 Februari 2008 perihal Sanggahan Banding atas Pengumuman Pemenang Pelelangan Paket Peningkatan Jalan Sejorong-Tetar-Lunyuk sepanjang 17. Terlapor I menyampaikan pendapat dan atau pembelaan bahwa hal tersebut sudah tidak relevan lagi dan sebagai informasi ditambahkan hal-hal sebagai berikut: -----------------------------------------------------------------------------2.

Kesalahan ketik tersebut terdapat pada kalimat “Pagu: Rp5.SALINAN 2.000.000. dan dukungan keuangan yang diberikan oleh Bank Jatim Cabang Malang kepada PT.1 Bahwa dalam LHPL Tim Pemeriksa menyatakan dalam melakukan evaluasi kualifikasi Terlapor I kurang teliti membaca Surat Dukungan Keuangan Bank Jatim Cabang Malang tertanggal 13 Desember 2007.5.3 Bahwa dalam LHPL Tim Pemeriksa menyatakan Terlapor I menafsirkan kekeliruan/salah ketik yang terdapat dalam Surat Keterangan Dukungan Keuangan 13 Desember 2007 adalah terhadap kata ”pagu” yang seharusnya diketik/ditulis kata ”dukungan”. Majelis Komisi menilai tindakan Terlapor I melakukan klarifikasi yang berkaitan dengan AMP dan STA merupakan tindakan yang mengada-ada karena kedua hal yang diklarifikasi tersebut tidak merupakan persyaratan yang menggugurkan dalam tender.5.4. Terlapor I tidak mempertimbangkan surat dari Bank Jatim Cabang Malang tertanggal 14 Januari 2008.5 Persekongkolan Vertikal ---------------------------------------------------------------2.00” (Lima Milyar Rupiah) dan bukan pada kalimat minimal “15% dari nilai Pagu”.000. (vide A50) ----------------------------------------------------2.4 Bahwa dalam LHPL Tim Pemeriksa menyatakan dalam setiap menerbitkan Surat Dukungan Bank Jatim Cabang Malang tidak pernah mempertimbangkan berapa nilai pagu proyek yang ditenderkan.000. ----------------------------------------------------------------------2.00 KM.5.000.000. (vide A50)----------------------------------------------------2. Nugroho Lestari apabila ditunjuk sebagai pemenang pelelangan minimal 15% dari nilai Pagu. akan 38 .11 Bahwa berdasarkan fakta-fakta tersebut diatas.4.5.2 Bahwa dalam LHPL Tim Pemeriksa menyatakan dalam melakukan evaluasi ulang. (vide A50) -----------------------2.00 (Lima Milyar Rupiah) sedangkan Dukungan Kredit Modal Kerja yang kami berikan minimal sebesar 15% dari nilai proyek kepada PT Nugroho Lestari apabila ditunjuk sebagai pemenang lelang”. yang berbunyi: ”nilai dukungan keuangan yang kami berikan sebesar Rp5.2 Terlapor I juga telah melakukan verifikasi atas STA terhadap seluruh peserta tender tidak terkecuali terhadap Terlapor II. sehingga nilai dukungan keuangan PT Nugroho Lestari melebihi batas sekurang-kurangnya 10% dari nilai pagu yang ditetapkan dalam Addenda Lelang. yang mana surat tersebut merupakan konfirmasi terhadap pengertian tentang 15% dari nilai Pagu. karena tujuan surat keterangan dukungan tersebut jelas untuk kepentingan Peningkatan Jalan Sejorong-Tetar-Lunyuk sepanjang 17.10. --2.

----------------2.5.750. tetapi jika ditunjuk sebagai pemenang lelang. ----------------------2.6. tidak terdapat alasan atau pertimbangan yang berkaitan dengan AMP.8 Bahwa dalam LHPL Tim Pemeriksa menyatakan penilaian KD untuk bidang yang sama harus mendapat nilai 100%.5.2 dalam Hasil Evaluasi Kualifikasi tertanggal 29 Desember 2007 dan Berita Acara Evaluasi Ulang Dokumen Kualifikasi tertanggal 19 Februari 2008. (vide A50) ------------------------------------2.6 Bahwa dalam LHPL Tim Pemeriksa menyatakan: (vide A50) ------------2.6.6.00 (Dua puluh tujuh milyar tujuh ratus dua puluh delapan juta tujuh ratus lima puluh ribu lima ratus rupiah) untuk pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi adalah termasuk Sub Bidang yang sama seharusnya mendapatkan nilai 50%.500.5. (vide A50) ---------2. dan walaupun PT Nugroho Lestari mengajukan penawaran lebih rendah dari Terlapor II.5.5. (vide A50) --------------------------------------------------------2. --------2. (vide A50) ------- 39 .728. Terlapor I tidak meminta Terlapor II untuk melakukan verifikasi agar memperlihatkan STA asli dari personil yang diusulkan Terlapor II kepada Terlapor I. PT Nugroho Lestari masih mendapat keuntungan sebesar 10%.7 Bahwa dalam LHPL Tim Pemeriksa menyatakan dalam Hasil Evaluasi Kualifikasi tertanggal 29 Desember 2007 dan Berita Acara Evaluasi Ulang Dokumen Kualifikasi tertanggal 19 Februari 2008 tidak terdapat alasan atau pertimbangan yang berkaitan dengan STA terhadap peserta tender yang tidak melampirkan STA personil yang diusulkan dalam Dokumen Penawaran.SALINAN tetapi pihak Bank hanya mempertibangkan kebijakan besarnya pagu atau plafon Bank yang dapat diberikan kepada pemohon.4 dalam Lembar Pertanyaan tertanggal 20 Februari 2008 Lukman H Madjid menyatakan “kami tidak mengijinkan AMP dimobilisasi ke paket lain” dan pernyataan tersebut tidak atas sepengetahuan atau tidak diketahui oleh pemilik AMP.5.6. ---------------------------------------------2. dibuat setelah Terlapor I menerbitkan Berita Acara Evaluasi Ulang Dokumen Kualifikasi tanggal 19 Februari 2008. Nugroho Lestari adalah milik sendiri dan bukan sewa.5.3 Lembar Pertanyaan tertanggal 20 Februari 2008 yang ditandatangani oleh Lukman H Madjid dan Terlapor I.5.5 Bahwa dalam LHPL Tim Pemeriksa menyatakan harga yang ditawarkan oleh Terlapor II jauh lebih tinggi dari harga yang ditawarkan oleh PT Nugroho Lestari. dan setelah Terlapor II ditetapkan sebagai pemenang tender. sedangkan KD untuk Terlapor III sebesar Rp27.1 AMP yang diusulkan oleh PT.

(vide A50) --------------------------------------------------------------------------------2.5. ---------------2.1 Tentang Duduk Perkara di atas mengingat Terlapor I tidak mempertimbangkan surat Bank Jatim No.1.1 langsung maupun tidak langsung tidak mencegah dan menghindari terjadinya persaingan tidak sehat dan tidak berusaha menghindari dan mencegah terjadinya pertentangan kepentingan para pihak yang terkait. kepada Tim Pemeriksa berbeda karena Daftar Harga Dasar Satuan Alat yang sebenarnya tidak dilampirkan dalam Dokumen Penawaran Terlapor II. terbukti dari Daftar Harga Dasar Satuan Alat tersebut tidak dibubuhi stempel Terlapor II sebagaimana terdapat dalam dokumen-dokumen lampiran lainnya. -------------------------------2. -------------------------------------------------2.01.6.12 Bahwa Majelis Komisi menolak pendapat atau pembelaan Terlapor I sebagaimana butir 9.1 Tentang Duduk Perkara.5.11 Bahwa berdasarkan fakta-fakta dalam LHPL tersebut Terlapor I menyampaikan pendapat atau pembelaan yang pada pokoknya sebagaimana tersebut pada butir 9.5.5.5.1 Berkaitan dengan Kesamaan Dokumen Penawaran --------------------2. ------------2.6.13 Bahwa dengan demikian Majelis Komisi berpendapat tindakan Terlapor I dalam melakukan klarifikasi terhadap Bank Jatim terkait dengan surat dukungan PT.9 Bahwa dalam LHPL Tim Pemeriksa menyatakan Daftar Harga Peralatan yang ditunjukkan Terlapor I dengan yang ditunjukan dan disampaikan oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk.10. Nugroho Lestari merupakan tindakan untuk memfasilitasi Terlapor II menjadi pemenang.10 Bahwa dalam LHPL Tim Pemeriksa menyatakan Terlapor I: (vide A50) 2.6 Tentang Persekongkolan Horizontal ------------------------------------------------2.1 Bahwa dalam LHPL Tim Pemeriksa menyatakan terjadinya kesamaan kesalahan penulisan dalam uraian Analisa Harga Satuan tentang “PEREKEMAN” dan ”kehilanganmaterial” 40 .10.5. 2008.5. 045/1140/BPD/CML/SKD/2007 tanggal 13 Desember 2007 dan Surat jawaban sanggahan banding Menteri Pekerjaan Umum RI No UM.SALINAN 2.2 telah memberi keuntungan kepada pihak tertentu. 046/108/CML/Pms-KKP tanggal 14 Januari 2008 perihal Konfirmasi Surat Dukungan No.11-Mn/51 tertanggal 5 Februari 2008 perihal Sanggahan Banding atas Pengumuman Pemenang Pelelangan Paket Peningkatan Jalan Sejorong-Tetar-Lunyuk sepanjang 17. -----------------------2.10.5. ----2.00 km pada SNVT Pembangunan Jalan dan Jembatan Sumbawa TA.3 dalam melaksanakan tugasnya kurang professional atau kurang bertanggung jawab terhadap pekerjaannya.

dan kesamaan kesalahan penulisan tentang ”Keofisien” yang terdapat dalam dokumen penawaran Terlapor III dan Terlapor IV bukan merupakan kesalahan yang sengaja dilakukan oleh para peserta tender melainkan kesalahan pengetikan yang terdapat dalam Buku Panduan Analisa Harga Satuan yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Departemen Pekerjaan Umum pada Tahun 1995 yang menjadi acuan bagi para peserta tender sebagai dasar perhitungan dalam menyampaikan penawaran untuk pekerjaan penanganan jalan. --------------------2.2. Terlapor III dan Terlapor IV tidak dapat dijadikan sebagai bukti terjadinya persekongkolan horizontal.4. --------------------------------------------------------------2.4. dan Pengalaman Pekerjaan yang dinilai adalah yang disertai bukti penyelesaian pekerjaan baik oleh pengguna jasa/pemberi pekerjaan.1.2 Bahwa dengan demikian.6.6.2. Majelis Komisi berpendapat bahwa adanya kesamaan kesalahan pengetikan dalam Dokumen Penawaran Terlapor II.2.3 telah melampirkan Daftar Pengalaman Pekerjaan dalam Dokumen Penawaran tertanggal 18 41 .1 telah menerima dan membaca Dokumen Pasca Kualifikasi dan Addenda dan sangat mengetahui bahwa ”bila kekurangan data administrasi/tidak lengkap akan dinyatakan gugur/tidak dilanjutkan Penilaian selanjutnya.6. dan Pengalaman Pekerjaan yang dinilai adalah pekerjaan yang baik disertai oleh bukti penyelesaian pengguna jasa/pemberi pekerjaan”. (vide A50) ---------------------------------------2.SALINAN yang terdapat dalam dokumen penawaran Terlapor II dan dokumen penawaran Terlapor III.2. ------------------------------2.4.6.6.2 telah menerima dan membaca dokumen lelang atau Dokumen Pasca Kualifikasi dan Addenda sehingga sangat mengetahui bahwa dalam dokumen lelang tersebut telah ditetapkan bahwa ”bila kekurangan data administrasi/tidak lengkap akan dinyatakan gugur/tidak dilanjutkan Penilaian selanjutnya.6.1 Bahwa dalam LHPL Tim Pemeriksa menyatakan Terlapor IV: (vide A50) --------------------------------------------------------------2.2 Berkaitan dengan Kontrak ---------------------------------------------------2.

baik sendiri maupun bersama-sama melalui perjanjian. -------------------------------------------------------------------------------4 Menimbang bahwa untuk membuktikan terjadi atau tidak terjadinya pelanggaran Pasal 22 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999.3 Bahwa Majelis Komisi menilai tindakan Terlapor IV yang tidak melampirkan bukti kontrak sebagaimana dipersyaratkan dalam dokumen pelelangan dan addenda bukan kelalaian tetapi merupakan kesengajaan.1 Unsur Pelaku Usaha ---------------------------------------------------------------------4. dan PT Metro Lestariutama). Majelis Komisi berpendapat Terlapor IV terbukti melakukan persaingan semu (persekongkolan horizontal) dengan Terlapor II untuk mengatur Terlapor II sebagai pemenang tender.2.2 Bahwa yang dimaksud pelaku usaha dalam perkara ini adalah Adhi– Metro JO (PT.2 Bahwa terhadap LHPL di atas.4 Tentang Duduk Perkara tersebut di atas.1 Bahwa yang dimaksud dengan bersekongkol berdasarkan Pedoman Pasal 22 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 adalah kerjasama yang dilakukan oleh pelaku usaha dengan pihak lain atas inisiatif siapapun 42 .SALINAN Desember 2007.6.3 4.--------------------------------------------3 Menimbang bahwa Pasal 22 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 menyatakan: -----“Pelaku usaha dilarang bersekongkol dengan pihak lain untuk mengatur dan atau menentukan pemenang tender sehingga dapat mengakibatkan terjadinya persaingan usaha tidak sehat”. menyelenggarakan berbagai kegiatan usaha dalam bidang ekonomi.2 Bahwa dengan demikian unsur pelaku usaha telah terpenuhi. -------------------------------------------------------4. baik yang berbentuk badan hukum atau bukan badan hukum yang didirikan dan berkedudukan atau melakukan kegiatan dalam wilayah hukum negara Republik Indonesia. ------------ Unsur Bersekongkol dengan pihak lain untuk mengatur dan atau menentukan pemenang tender.1. ---------------------------4. Adhi Karya (Persero) Tbk.2. -----------------------------2.4 Bahwa dengan demikian.6. ---------------------------------------------2. --------------------------------------------------4.2. akan tetapi dokumen berupa Kontrak yang merupakan bukti adanya pekerjaan tersebut tidak dilampirkan.6.1. --------------------------2. Terlapor IV menyampaikan pendapat atau pembelaan sebagaimana tersebut dalam Butir 9.1. Majelis Komisi mempertimbangkan unsur-unsur Pasal 22 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 sebagai berikut: ---------4.2.1 Bahwa yang dimaksud pelaku usaha berdasarkan Pasal 1 angka 5 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 adalah orang perorangan atau badan usaha. PT Bahagia Bangunnusa dan PT Eka Praya Jaya.

1.2.2. ----Persekongkolan Vertikal ------------------------------------------Bahwa terdapat persekongkolan vertikal antara Terlapor I dengan Terlapor II dengan cara tidak mempertimbangkan surat Bank Jatim dan Surat Jawaban Sanggahan Banding Menteri Pekerjaan Umum RI sebagaimana butir 2.SALINAN dan dengan cara apapun dalam upaya memenangkan peserta tender tertentu.1 Bahwa berdasarkan Pedoman Pasal 22 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999.2 Bahwa yang dimaksud dengan Pihak Lain berdasarkan Pedoman Pasal 22 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 adalah para pihak yang terlibat dalam proses tender yang melakukan persekongkolan tender baik pelaku usaha sebagai peserta tender dan atau subjek hukum lainnya yang terkait dengan tender tersebut. b. gabungan dari persekongkolan horizontal dan vertikal adalah persekongkolan antara panitia tender atau panitia lelang atau pengguna barang dan jasa atau pemilik atau pemberi pekerjaan dengan sesama pelaku usaha atau penyedia barang dan jasa 4.2.1.2. persekongkolan vertikal adalah persekongkolan yang terjadi antara salah satu atau beberapa pelaku usaha atau penyedia barang dan jasa dengan panitia tender atau panitia lelang atau pengguna barang dan jasa atau pemilik atau pemberi pekerjaan. ----------------4. persekongkolan horizontal adalah persekongkolan yang terjadi antara pelaku usaha atau penyedia barang dan jasa dengan sesama pelaku usaha atau penyedia barang dan jasa pesaingnya. ------------------------------------------------4.12 Tentang Hukum merupakan perilaku untuk mengatur dan atau menentukan agar Terlapor II ditetapkan sebagai pemenang tender. persekongkolan dapat terjadi dalam tiga bentuk yaitu: -------------------------------------------------------------------a. ----------------------------------------------------------------------------4. c.5.1.4 4.2.6 Persekongkolan Horizontal----------------------------------------Bahwa terdapat persekongkolan horizontal antara Terlapor II dengan Terlapor IV dengan cara Terlapor IV secara sengaja 43 .5 Bahwa dengan demikian unsur pihak lain telah terpenuhi. ----------------------------------------------4.2.1.1.3 Bahwa yang dimaksud dengan pihak lain dalam perkara ini adalah Panitia Tender.1.

----------------------4.00 KM Tahun Anggaran 2008 telah terjadi pelanggaran terhadap ketentuan Pasal 22 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 yang dilakukan oleh Terlapor I.2 Bahwa tindakan Terlapor IV yang telah membaca Dokumen Tender dan Adenda tetapi tidak melampirkan kontrak dalam dokumen penawarannya mengakibatkan Terlapor IV telah melakukan persaingan semu dengan Terlapor II.1 Terlapor I menggugurkan PT.3.3. Terlapor II. dan Terlapor IV telah melakukan tindakan menghambat persaingan usaha tidak sehat dengan cara: --------4.2.3. ------------------------------4.2.1 Merekomendasikan kepada atasan langsung dari Terlapor I untuk menjatuhkan sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.- Unsur Mengakibatkan terjadinya persaingan usaha tidak sehat -------------4.00 KM Tahun Anggaran 2008 mengakibatkan PT. --------------- 44 .2.1.3 Bahwa dengan demikian. Nugroho Lestari yang telah menyampaikan dukungan keuangan melebihi 10% dari nilai Pagu Paket Pembangunan Jalan Sejorong-Tetar-Lunyuk sepanjang 17. ----------------4. dan Terlapor IV. ---------------------------------------------5 Menimbang bahwa berdasarkan penilaian terhadap fakta-fakta dan pemenuhan unsurunsur tersebut di atas. Terlapor II.3. -----------------------------------------------------4.3.7 4.3 Bahwa dengan demikian unsur bersekongkol telah terpenuhi.6.2 Bahwa Terlapor I.1 Tentang Hukum untuk mengatur Terlapor II sebagai pemenang tender. -----------------------------------------------------6 Menimbang bahwa sebagaimana tugas Komisi yang dimaksud dalam Pasal 35 huruf e Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 Majelis Komisi merekomendasikan kepada Komisi untuk memberikan saran dan pertimbangan kepada pemerintah dan pihak terkait sebagai berikut: --------------------------------------------------------------------------6. Majelis Komisi menyimpulkan.2. unsur mengakibatkan terjadinya persaingan usaha tidak sehat telah terpenuhi.SALINAN tidak menyerahkan bukti kontrak dalam dokumen penawaran sebagaimana butir 2.1 Bahwa yang dimaksud persaingan usaha tidak sehat berdasarkan Pasal 1 angka 6 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 adalah persaingan antar pelaku usaha dalam menjalankan kegiatan produksi dan atau pemasaran barang dan atau jasa yang dilakukan dengan cara tidak jujur atau melawan hukum atau menghambat persaingan usaha. Nugroho Lestari tidak dapat bersaing untuk menjadi pemenang tender. bahwa dalam proses pelaksanaan pengadaan pekerjaan Paket Peningkatan Jalan Sejorong-Tetar-Lunyuk sepanjang 17.

Didik Akhmadi.H... maka mengingat Pasal 43 ayat (3) Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999. Menyatakan bahwa Terlapor III tidak terbukti melanggar Pasal 22 Undangundang Nomor 5 Tahun 1999.----2. dan Yoyo Arifardhani. Comm. S. --------------------------------------------------------------------------------------- 45 . --------------------------------------------------------------------------------------------4..000. dan dibacakan di muka persidangan yang dinyatakan terbuka untuk umum pada hari Senin tanggal 18 Mei 2009 oleh Majelis Komisi yang terdiri dari Yoyo Arifardhani. M.. M. ---------------------------------------------------------------3. Sukarmi. ------------------------------------------------------------------------- Demikian putusan ini ditetapkan melalui musyawarah dalam Sidang Majelis Komisi pada hari Jumat. ----------------------------------------------------------------8 Menimbang bahwa berdasarkan pertimbangan-pertimbangan di atas.500. selaku Ketua Majelis Pengganti. Comm.E. Dedie S. M.M.. ------------------------------------------------------------7 Menimbang sebelum memutuskan Majelis Komisi mempertimbangkan bahwa selama proses pemeriksaan dan persidangan Terlapor I. LL.H. tanggal 15 Mei 2009 oleh Majelis Komisi yang terdiri dari Dr.E.. Melarang Terlapor IV untuk mengikuti tender di wilayah Propinsi Nusa Tenggara Barat selama 1 (satu) tahun terhitung sejak Putusan ini memiliki kekuatan hukum tetap. Didik Akhmadi. 1. masing-masing sebagai Anggota Majelis. Majelis Komisi: -------------MEMUTUSKAN 1. masing-masing sebagai Panitera. dan Terlapor IV berlaku kooperatif. dengan dibantu oleh Ananda Fajar Pratama.M selaku Anggota Majelis Pengganti.k. S. S. Memerintahkan Terlapor II untuk membayar denda sebesar Rp.H. Terlapor II. selaku Ketua Majelis.. M. A. LL.00 (Satu Milyar Lima Ratus Juta Rupiah) yang harus disetorkan ke Kas Negara sebagai Setoran Pendapatan Denda Pelanggaran di Bidang Persaingan Usaha.H. Terlapor III. M.SALINAN 6. Terlapor II dan Terlapor IV terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 22 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999. dan Devi Lucy Yanty Siadari.M.2 Memberikan saran kepada Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga untuk melaksanakan tender sesuai dengan prinsip-prinsip persaingan usaha yang sehat. S.H. S.. selaku Anggota Majelis dan Ir.M. Departemen Perdagangan Sekretariat Jenderal Satuan Kerja Komisi Pengawas Persaingan Usaha melalui bank Pemerintah dengan kode penerimaan 423755 (Pendapatan Denda Pelanggaran di Bidang Persaingan Usaha). A.000. S. Martadisatra. M.K. Menyatakan bahwa Terlapor I..M.

M. LL. M.M. S.. Panitera.SALINAN Ketua Majelis..H. Anggota Majelis.H. S. 46 . Sukarmi S. M.M Didik Akhmadi. S. Ananda Fajar Pratama. Devi Lucy Yanty Siadari.E.H. Dr. Anggota Majelis..H.K.. Comm Panitera. A. Yoyo Arifardhani.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful