BIOLOGI LAUT NEKTON

Disusun Oleh:

Dwi Ajeng P.

230210070027

Ogys Feryagi Salim 230210070037 Bayu Juliawan Yoga Gumilar Andi Catur 230210070040 230210070050 230210070052

PROGRAM STUDI ILMU KELAUTAN FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS PADJADJARAN JATINANGOR 2009

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr. Wb. Segala puji hanya bagi Allah SWT. karena dengan rahmat dan izin-Nya makalah ini dapat terselesaikan. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan para sahabatnya. Semoga curahan rahmatnya akan sampai kepada kita sekalian. Amin. Begitu banyak makhluk hidup yang diciptakan oleh Allah di muka bumi ini, ada yang hidup di daratan, perairan, maupun udara. Di antara banyaknya makhluk hidup di perairan, salah satunya adalah Nakton. Nekton merupakan hewan yang bebas berenang di lautan. Nekton banyak sekali jenisnya juga beragam adaptasi terhadap lingkungannya. Dengan alasan itulah maka penulis berupaya sebaik mungkin untuk menyelesaikan laporan ini, agar informasi yang ada menganai perhitungan hematokrit pada ikan mas Penulis sadar bahwa makalah ini masih jauh dari segala kesempurnaan. Oleh sebab itu, penulis memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila dalam penulisan makalah ini terdapat berbagai kesalahan dan kekurangan. Akhir kata, semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi penulis khususnya, dan pembaca pada umumnya. Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Jatinangor, Maret 2009

Penulis

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL....................................................................................................... i KATA PENGANTAR..................................................................................................... ii DAFTAR ISI.................................................................................................................... iii BAB I PENDAHULUAN.............................................................................................. 1 1.1 Latar Belakang............................................................................................. 1 1.2 Tujuan Penulisan.......................................................................................... 1 1.3 Manfaat Penulisan........................................................................................ 1 BAB II TINJAUAN PUSTAKA.................................................................................... 2 2.1 Nekton.......................................................................................................... 2 2.2 Sifat Nekton................................................................................................. 4 2.3 Komposisi Nekton........................................................................................ 4 2.4 Kondisi Lingkungan..................................................................................... 6 2.5 Adaptasi Nekton............................................................................................ 7 2.6 Indria............................................................................................................. 15 2.7 Ekolokasi....................................................................................................... 15 2.8 Reproduksi dan daur hidup........................................................................... 18 2.9 Migrasi.......................................................................................................... 21 2.10 Adaptasi Khusus pada Burung dan Mamlia Bahari.................................... 23 BAB III PENUTUP ........................................................................................................ 27 DAFTAR PUSTAKA ..................................................................................................... 28

Pengelompokkan ini tidak adakaitannya dengan jenis menurut klasifikasi ilmiah.2 Tujuan Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas. ukuran atau apakah mereka temasuk tumbuh-tumbuhan atau hewan.1 Latar belakang Di laut terdapat makhluk-makhluk mulai dari yang berupa jasad-jasad hidup bersel satu yang sangat kecil sampai yang berupa jasad-jasad hidup yang berukuran sangat besar seperti ikan paus yang panjangnya lebih dari sepuluh meter. Kelompok hewan yang termasuk nekton sangat beragam adanya. Dengan dasar ingin mengetahui lebih lanjut kehidupan nekton di laut maka makalah ini disusun. . pola hidup dan sebaran menurut ekologi. Meskipun dilaut terdapat kehidupan yang beraneka ragam. seperti gerak berjalan. ada pun tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk memberikan informasi mengenai organisme nekton yang berada di laut beserta adaptasi terhadap lingkungannya. Nekton merupakan organisme yang hidupnya bergerak sendiri kesana-kemari. tetapi lazimnya biota laut hanya dikelompokkan kedalam tiga kategori utama. tetapi hanya didasarkan kepada kebiasaan hidup mereka secara umum.BAB I PENDAHULUAN 1. Nekton merupakan salah satu kedalam ketiga kelompok tersebut. yakni plankton. nekton dan bentos. 1. Adaptasi terhadap lingkungan sekitarnya berbeda dengan jenis organism yang lainnya.

Sifat Nekton d.1. Definisi nekton b. Adaptasi nekton terhadap lingkungannya . maka diharapkan agar makalah ini dapat memberikan manfaat dalam menambah wawasan penulis khususnya dan pembaca pada umumnya mengenai: a. Kelompok nekton c.3 Manfaat Menilik tujuan dari penulisan makalah ini.

Sotong dan cumi-cumi yang termasuk Mollusca juga termasuk nekton. Kelompok ini kurang beraneka-ragam dibandingkan dengan dua kelompok lain. Mereka dapat bergerak di dalam air menurut kemauannya sendiri. (Romimohtarto. Nekton organisme untuk laut perbaikan ekonomi. ular. Tidak ada tumbuhtumbuhan yang mampu berenang. ikan bertulang keras. merupakan yang gizi sangat dan bermanfaat bagi manusia terutama peningkatan Tumpukan bangkai nekton merupakan bahan dasar bagi terbentuknya mineral laut seperti gas dan minyak bumi setelah mengalami proses panjang dalam jangka waktu ribuan bahkan jutaan tahun. jadi tidak ada tumnuh-tumbuhan yang tergolong nekton.BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. penyu.2007) Berbeda dengan plankton nekton terdiri dari organisme yang mempunyai kemampuan untuk bergerak sehingga mereka tidak bergantung pada arus laut yang kuat atau gerakan air yang disebabkan oleh angin.1 Nekton Hewan-hewan perenang di laut sudah lama menjadi perhatian manusia karena nilai ekonominya yang besar dan menjadi sumber makanan. . yakni plankton dan bentos. Nekton adalah hewanhewan laut yang dapat bergerak sendiri ke sana ke mari seperti ikan bertulang rawan. dan hewan menyusui laut yang kesemuannya termasuk Vertebrata.

2 Sifat Nekton • • • Organisme yang dapat bergerak atau berenang dengan keinginan sendiri. . tuna. dan lain-lain. Memiliki masa hidup lebih panjang daripada plankton (invertebrata : 1 tahun. setuhuk. ikan tuna migrasi dari feeding ground ke breeding ground (ribuan kilometer). ikan : 5 – 10 tahun).3 Komposisi Nekton Nekton bahari terdiri dari berbagai ikan bertulang belakang seperti cucut dan pari serta sejumlah kecil mamalia seperti reptil dan burung laut. ikan yang menghabiskan seluruh waktunya di daerah epipelagik. Pertama. Invertebrata yang dapat digolongkan nekton hanyalah jenis moluska sepalopoda. Ikan ini biasanya menghabiskan telur yang mengapung dan larva epipelagik. 2. ikan dayung. Beberapa kelompok ikan yang berbeda dijumpai dalam golongan nekton.2. Jumlahnya sangat berlimpah di permukaan perairan tropik dan subtropik. kebanyakan ikan terbang. hiu mackerel. cucut biru). lemuru. aktif berenang umumnya invertebrata. • Migrasi biasanya berkaitan dengan siklus reproduksi. Organisme konsumer di daerah pelagik. cucut gergaji. Ikan ini disebut holopipelagik mencangkup ikan-ikan hiu tertentu (cucut martil.

dan mosasaurus menjelajahi lautan-lautan hangat. plesiosaurus besar. reptil bahari jauh lebih umum dan beragam dibandingkan sekarang. seperti manatee dan duyung (ordo Sirenia). Reptil nektonik hampir semuanya merupakan penyu dan ular laut. geger lintang jinak. Kelompok ini lebih beragam dan mencakup ikan menghabiskan masa dewasanya di epipelagik tetapi mememijah di perairan pantai (Haring. Iguana bahari terdapat di kepulauan Galapagos. Bentuk juvenil memegang peranan tetap dalam fauna epipelagik. Seperti ikan-ikan perairan-dalam semacam ikan lentera yang bermigrasi ke permukaan pada malam hari untuk mencari makan. serta berang-berang (ordo carnivora). Mamalia laut nektonik mencangkup ikan paus (ordo Cetacea). . iktiosaurus. karena kemampuannya geraknya terbatas. Mereka juga tidak akan dibahas dalam bab ini. Ada juga jenis lain yang memasuki daerah epipelagik hanya pada waktu-waktu tertentu. Tetapi hewan-hewan ini tidak pelagik karena mereka menghuni perairan pantai sepanjang waktu. Ikan ini hanya menghabiskan sebagian dari hidupnya di daerah epipelagik. anjing laut dan singa laut (ordo Pinnipeda). Kelompok terbesar kedua dari nekton bahari adalah mamalia laut. Tetapi hewan-hewan ini juga merupakan hewan litoral yang hanya sekali-kali pergi menjauhi daratan. tetapi masa dewasanya di daerah lain. Kebanyakan ikan menghabiskan awal daur hidupnya di epipelagik .Kelompok kedua ikan bahari dinamakan meroepipelagik. Pada waktu itu. tetapi disebut meroplankton. Terdapat juga mamalia bahari lain. kacang-kacang) atau diperairan tawar (salem). dan buaya air asin mendiami banyak daerah Kepulauan Indo-Pasifik. dolphin. Catatan fosil menunjukkan. bahwa selama periode Cretaceous sekitar 60 juta tahun yang lalu.

tidak ada substrat padat di mana pun. karena mereka terbang di atas laut lepas dan bukan menembusnya. Terakhir. serta untuk menghindari predator. Pertama. laut merupakan daerah “tiga dimensi” yang sangat besar. Tetapi cormorant dan burung laut yang lain. Tetapi mereka juga termasuk dalam ekonomi perairan ini dapat di bahas di sini. Kombinasi antara keadaan tiga dimensi dan kurangnya rintangan. Keadaan tersuspensi tubuh hewan . sehingga hewan-hewan ini selalu melayang dalam medium yang transparan tanpa perlindungan terhadap predator yang potensial. Kedua. mencari dan menangkap makanan. kebanyakan burung-burung laut tidaklah nektonik. memudahkan evolusi adaptasi untuk mobilitas yang besar. kepadatan. yang berarti tidak adanya pendukung yang kuat bagi hewan kebanyakan mempunyai daging yang lebih padat dari pada air laut di sekelilingnya. 2. Namun kepentingan relatif dari faktor-faktor yang berbeda dalam memilih adaptasi dan strategi hidup nekton dapat berbeda. Besarnya mobilitas dan kemampuan untuk menempuh jarak-jarak jauh pada gilirannya menyebabkan perkembangan sistem saraf dan indria (sensory) yang akan menangkap dan mengolah informasi yang diperlukan untuk menjelajahi daerah.4 Kondisi Lingkungan Faktor lingkungan pada zona epipelagik yang dihuni oleh nekton tentu saja sama dengan yang dibahas untuk plankton dan mencakup cahaya. Penting diperhatikan bahwa tanggapan lingkungan ini sangat berbeda untuk ikan atau mamalia besar dan perenang cepat dibandingkan dengan kopepoda kecil. Kurangnya perlindungan serta besarnya ukuran kebanyakan nekton. suhu. menyelam untuk mencari makan dan menghabiskan banyak waktunya sebagai perenang.Secara teknik. Mungkin satu-satunya kelompok burung yang benar-benar nektonik adalah penguin yang tidak dapat terbang dan terdapat di bagian bumi selatan. kurangnya substrat. Beberapa kondisi lingkungan perlu diperhatikan karena memberikan perbedaan yang jelas bagi nekton dan dimana adaptasi terjadi. tidak ada tempat perlindungan bagi hewan yang berpindah dari satu tempat ke tempat lain secara horizontal. dan arus. juga menyebabkan perkembangan kecepatan renang yang tinggi untuk menghindari predator dan sekaligus untuk mencari makan. Kamuflase juga merupakan usaha yang lain. Oleh sebab itu.

nektonik yang kerapatan tubuhnya lebih besar dari pada kerapatan air laut secara terus-menerus menyebabkan perkembangan progresif berbagai adaptasi agar dapat tetap terapung. Kebanyakan ikan mempunyai gas atau gelembung renang dalam tubuhnya. Kebanyakan hewan nektonik mempunyai kerapatan yang hampir sama dengan air laut. dalam mengatasi perbedaan tekanan osmosis melakukan osmoregulasi untuk memelihara keseimbangan air dalam tubuhnya melalui sistem ekskresi.5 Adaptasi Nekton Ekosistem air tawar dihuni oleh nekton. Hewan tingkat tinggi yang hidup di ekosistem air tawar. dan fisoklis tidak terdapat saluran. diperhatikan karena . Daya apung merupakan hal yang utama diperlukan untuk hidup di epipelagik. karena ada bagian tubuhnya yang mempunyai kerapatan lebih rendah yang dapat mengimbangi tingginya kerapatan kebanyakan jaringan. Nekton merupakan hewan yang bergerak aktif dengan menggunakan otot yang kuat. Ini berlaku juga bagi plankton. 2. Daya Apung Mungkin adaptasi yang paling jelas pada hewan nektonic adalah kemampuannya melayang dan bergerak dengan kecepatan tinggi dalam air. Kebanyakan ikan dapat mengatur jumlah gas dalam gelembung renangnya dan mengubah tingkat apungnya. Ikan-ikan fisoklis juga mensekresi gas ke dalam gelembung renang melalui kelenjar gas dan sistem rete mirabile. insang. seperti yang telah diketahui. Struktur yang mengisi sekitar 5-10 persen dari volume tubuhnya ini berfungsi mengimbangi daging yang lebih padat sehingga menyebabkan daya apung menjadi netral. Diketahui dua macam gelembung gas : fisostoma di mana ada saluran terbuka antara gelembung gas dan esophagus. 1. Tetapi pengisian gelembung gas biasanya melalui kelenjar gas dan sistem rete mirabile adalah sekumpulan pembuluh-pembuluh darah kecil yang bercabang dari pembuluh darah besar. Ikan-ikan fisostoma memasukkan dan mengeluarkan gas dari gelembung melalui saluran dengan cara mengisap udara dari permukaan. tetapi ternyata hewan besar ini mempunyai daya apung secara alamiah. misalnya ikan. Walupun jaringan-jaringan hidup biasanya lebih rapat dari pada air laut. Hal initulah yang merupakan ciri khas hewan nektonik. dan pencernaan.

gelembung gas tidak dapat cukup cepat disesuaikan untuk mengimbangi perubahan tekanan dan mencapai daya apung netral. . dan anjing laut juga menggunakan udara yang terperangkap pada lapisan bawah rambutnya yang lebat sebagai daya apung. berang-berang. kerapatan cairan tubuh akan lebih kecil dari pada kerapatan air laut pada volume yang sama. Oleh karena itu.tetapi untuk membuang gaharus melalui organ khusus yang dapat mengabsorpsi gas yang dinamakan oval. Burung juga memiliki kantung udara tambahan. Mamalia bahari. Hal ini kita dapatkan juga pada plankton. Denton dan Marshall (1958) menemukan bahwa ikan-ikan tercepat cendrung tidak memiliki gelembung gas dan mencapai daya apung dengan cara lain. sehingga jelas mengurangi kemampuan bergerak cepat. Peningkatan daya apung dengan mengurangi jumlah tulang atau bagian yang keras lainnya bukan merupakan pilihan yang baik bagi hewan ini. udara yang terperangkap di bawah bulu memberikan daya apung terbesar. Pada kebanyakan burung laut penyelam (kecuali penguin). Ini merupakan perbedaan yang nyata dengan plankton. Walaupun ini merupakan mekanisme yang banyak terdapat pada plankton. jumlah cairan dengan kadar amonium tinggi haruslah banyak. Cumi-cumi cendrung mempunyai rongga tubuh di mana ion natrium yang berat digantikan dengan ammonium yang lebih ringan. Mekanisme lain untuk mencapai daya apung netral adalah dengan mengganti ion kimia berat dalam cairan tubuh dengan yang lebih ringan. Satusatunya hewan nektonik yang mengalami hal ini adalah cumi-cumi. Akibatnya. Rongga-rongga berisi gas dalam bentuk paru-paru juga membantu tercapainya daya apung netral untuk semua hewan nektonik yang bernafas dari udara. sebab supaya efektif. Dalam kasus ini. Scomber) yang juga bergerak secara vertikal pada badan air. karena kerangka yang kuat dan kaku diperlukan agar sistem otot bekerja dengan efektif sehingga hewan dapat bergerak di dalam air. Beberapa mamalia air mempunyai kantung udara tambahan. mereka dapat mengatur daya apungnya melalui sejumlah udara yang terkandung di dalam paru-parunya. Pada ikan perenang cepat (Sarda. tetapi jarang terdapat pada nekton. Rongga yang besar dan berisi air memberikan bentuk bulat-gemuk bagi hewan dan akan mengurangi rongga mantel.

lipida terkumpul pada hati yang ukurannya bertambah besar. Pada beberapa jenis pengangkatan. Pada ekor heteroserkal. dan jika dimiringkan pada sudut positif yang tepat. Secara umum. Perkembangan daya apung dinamik yang paling baik terjadi dalam bentuk daya apung negatif. cuping atas lebih besar dan berkembang. Ini disebabkan karena diperlukan energi yang lebih sedikit untuk mencapai daya apung . paling tidak sebagian. dibantu oleh seluruh bagian anterior tubuh. yang dilakukan oleh sirip dan flipper. gerakannya juga menghasilkan hentakan ke atas. Fungsinya bukan saja untuk menjaga daya apung. sementara ekornya melakukan gerakan mendorong. Selain usaha statik dalam mencapai atau menambah daya apung ini. Agaknya lipida. Pada sistem ini. Jumlah lipida yang besar banyak terdapat dalam ikan nektonik. Contohnya pada ikan hiu pelagik. lambat laun dalam pertumbuhannya mempunyai daya apung netral atau positif. lipida biasanya terdapat sebagai lapisan lemak tepat di bawah kulitnya. Lipida dapat di simpan pada berbagai bagian tubuh seperti otot. Jika ekornya eriserkal. menggantikan fungsi gelembung renang. pembentukan lemak dalam hati merupakan proses dalam perkembangannya. akan menyebabkan hewan itu naik di dalam badan air. ikan biru (Pomatomus). Pada mamalia bahari. yang juga dapay dicondongkan pada satu sudut untuk memberikan daya angkat. beberapa hewan nektonik tertentu juga menunjukan mekanisme hidrodinamik untuk menghasilkan daya apung tambahan selama pergerakan. Mungkin yang paling umum adalah membentuk formasi untuk mengangkat permukaan bagian anterior yang biasanya dilakukan oleh sirip dada atau flipper. terutama yang tidak mempunyai gelembung renang seperti ikan hiu. sirip atau flipper berfungsi sebagai kemudi guling seperti pada pesawat terbang.Mekanisme lain untuk meningkatkan daya apung adalah dengan menyimpan lipida (lemak atau minyak) di dalam tubuh. sedangkan pada jenis yang lebih maju nampaknya membentuk alat statik atau pasif untuk mendapatkan daya apung netral. dan bonito (Sarda). Kerapatan lipida lebih kecil dari pada kerapatan air laut sehingga dapat turut mengatur daya apung. Jadi beberapa ikan hiu muda yang pada awalnya tidak mempunyai daya apung. tetapi juga sebagai isolasi untuk mencegah kehilangan panas. atau terpusat pada satu organ. organ internal. serta adanya ekor yang heteroserkal. sementara lemak menumpuk dihatinya. ada kecendrungan pada ikan-ikan yang lebih primitif untuk mempunyai adaptasi hidrodinamik (pergerakan air) untuk melakukan pengangkatan. rongga tubuh. mackerel (Scomber). Pada banyak spesies ikan hiu.

Serangkaian yang serupa digunakan oleh paus. Karena paruparu berisi udara. . Jika daya yang timbul dari pergerakan dalam air seperti ini kita analisi. dihasilkan oleh beberapa bagian dari tubuhnya. Hasilnya berupa pergerakan maju yang sama. Secara umum. yaitu: yang diperlukan untuk menciptakan daya pendorong. akan dijumpai bahwa komponen bagian depan adalah yang terkuat sehingga hewan bergerak ke arah itu. Cara ini akan melemparkan tubuh ke dalam suatu rangkaian belokan-belokan pendek berawal dari kepala bergerak turun ke ujung tubuh. Pergerakan dari sisi ke sisi ini diakibatkan oleh kontraksi otototot tubuh yang bergantian dari satu sisi ke sisi yang lain. tetapi anjing laut tidak bertelinga (eraless seals) menggunakan kaki belakang yang berselaput renang. tetapi pergerakan fleksural-nya pergerakan dari atas ke bawah bagian dan bukan dari sisi ke sisi. Anjing laut dan singa laut tidak mampu berenang secepat paus. Semakin pendek dan bulat tubuh ikan. semakin kecil kelenturan otot-otot posterior tubuh. merentang secara vertikal seperti sirip ekor ganda pada ikan. Daya yang diperlukan untuk mendorong hewan nektonik melalui air yang rapat. dan maju dengan cepat de sepanjang tubuh. dan juga bergantung pada aspek-aspek lain dari bentuk tubuh . mamalia yang bernafas di udara cendrung mempunyai daya apung netral. Anjing laut bertelinga (eared seal) berenang dengan menggunakan sirip depannya sebagai dayung. Adaptasi ini dapat dibagi dalam dua kelompok. Pada mekanisme mengombak. 2. Daya Penggerak Jenis adaptasi kedua pada hewan nektonik adalah yang berhubungan dengan pergerakan hewan di dalam air.netral dari pada harus bergerak terus menerus agar tubuh tetap melayang dalam air. Cara yang paling umum untuk menghasilkan pergerakan maju adalah dengan melakukan gerakan mengombak dari tubuh atau sirip. ikan yang pendek dan bulat lebih cepat dari pada ikan-ikan yang panjang pipih. dan yang mengurangi hambatan yang dialami oleh tubuh ketika bergerak dalam air. Sebenarnya semua ikan nektonik menunjukkan tipe pergerakan ini. Pergerakan dari atas ke bawah bagian depan tubuh merupakan pengganti bagi pergerakan mengombak yang dilakukan oleh ekor berbentuk pipih yang terletak secara lateral. Kecepatan ikan bergantung pada kecepatan dimana gelombang kontraksi otot merambat sepanjang tubuh. hewan bergerak maju dengan mengayunkan bagian posterior tubuh dan sirip dari sisi ke sisi.

belakang. kecepatannya lambat. Tetapi energi dapat lebih dihemat jika benda itu mempunyai bentuk yang dapat mengurangi hambatan. Namuan pada kebanyakan ikan. dan sing laut. serta penguin semua termodifikasi menjadi anggota yang pipih berbentuk seperti dayung. maka sukar untuk bergerak di dalamnya. Bentuk dorongan ini dikuasai oleh cumi-cumi bahari. apalagi dengan kecepatan tinggi. gerakan mengombak benarbenar ditekan. seperti penyu. bentuk umum tenaga pendorong pada vertebrata bahari yang bernafas di udara adalah melalui pergerakan mendayung . Pada ikan-ikan ini. sirip lateral digunakan untuk bergerak atau mengangkat. seperti penguin yang dapat mencapai 200 dayungan per menit seperti yang pernah dicatat oleh brooks(1917) pada Pygoscelis papua – laju pergerakan dapat sangat cepat (10m/detik untuk 200 dayungan/menit). Bentuk pergerakan ini lebih lambat dari pada yang terdahulu. Sirip ini digerakan dengan cepat dari sisi ke sisi oleh kontraksi otot-otot tubuh yang kuat secara bergantian melalui tendon. Pada organisme yang hanya dapat melakukan beberapa dayungan. seperti pada ikan hiu dengan ekor heteroseksual.Namun pada ikan-ikan nektonic tercepat seperti tuna dan allies. yang digunakan oleh hewan untuk bergerak dalam air seperti kalau kita menggunakan dayung bergantung pada frekuensi dayung. Jenis tenaga pendorong yang terakhir adalah “daya dorong pancar” dengan menggunakan air. tendon ini berjalan seperti katrol melalui tulang-tulang dari caudal peduncle pipih untuk menyusup di dasar sirip ekor. Tungkai penyu. Contoh tipe ini dijumpai pada ikan pari seperti pari Manta (Manta hamiltoni). daya dorong digerakan hanya oleh sirip caudal lunate. cumu-cumi tertentu (Todapordes). Pada model pergerakan seperti ini. Mereka mampu menghasilkan gerakan yang sangat cepat. anjing laut. 3. Karena . Hambatan Permukaan dan Bentuk Tubuh Karena air merupakan medium yang sangat rapat. Untuk menggerakan badan dalam air diperlukan energi yang lebih banyak dari pada di udara. Kecuali setasea dan ular laut. Jenis lain tenaga pendorong/penggerak adalah dengan melakukan pergerakan mengombak pada sirip. Pda organism lain. tubuh tetap diam dan sirip melakukan pergerakan maju. atau keduanya. baik yang dilakukan oleh tungkai depan. Permukaan dalam air sampai batas minimum. dan ikan matahari bahari (mola-mola).

. Ada beberapa macam tahanan atau hambatan terhadap pergerakan yang perlu diperlukan hambatan friksional sebanding dengan dengan luas daerah permukaan yang bersentuhan dengan air. Jadi pada ikan-ikan perenang cepat. rambut menjadi lebih pendek atau tidak ada. objek berbentuk bulat mempunyai daerah melintang yang sangat luas sehingga bentuk ini tidak sesuai bagi hewanhewan nektonik. sebab rambut lebih menghambat dari pada kulit telanjang. Spesies yang bergerak cepat seperti tuna. Bentuk ini juga terbaik untuk meminimumkan hambatan friksional dan juga hambatan bentuk.hewan nektonik harus bergerak dan karena sumber energi mereka terbatas. dimana hambatan sebanding dengan luas melintang objek yang bersentuhan dengan air. Adaptasi ini adalah pelurusan permukaan luar tubuh sehingga tidak ada tonjolan yang dapat menyebabkan turbulensi dan mengurangi hambatan. Hambatan ini adalah hambatan bentuk. dan alat genital jantan tidak menonjol kecuali jika sedang berfungsi. Selain bentuk tubuh. Jenis hambatan yang terakhir perlu diperhatikan adalah turbulensi. hewan nektonik mempunyai adaptasi lain untuk mengurangi hambatan. agak tumpul di depan dan mengecil sampai titk di bagian belakang. yang dapat ditinggikan hanya bila dibutuhkan. hamper semua struktur tubuhnya yang biasanya menonjol menjadi tertekan sampai menjadi pipih atau berlekuk. bentuk harus relatif panjang dan tipis. Untuk meminimumkan hambatan bentuk. Siri-sirip dada dan perut masuk ke dalam lekukan kecuali bila dibutuhkan. yang akibatnya menambah hambatan. dan sisik tubuhnya kurang atau tidak ada. Sama halnya pada mamalia laut. Hambatan semacam ini berkurang pada tubuh yang bentuknya seperti tetesan air. Dalam kasus ini. maka diperlukan suatu adaptasi untuk mengurangi hambatan permukaan. suatu macam hambatan tehadap pergerakan merupakan suatu masalah penting. Kelenjar susu rata. Jika suatu objek nektonik bergerak dalam air. seperti silinder atau kawat yang tipis. Hambatan friksional terkecil dihasilkan oleh benda berbentuk bola yang dibentuk geometriknya mempunyai daerah permukaan minimum untuk suatu volume tertentu. tetapi tidak menonjol melampaui sisi tubuh. Turbulensi terjadi ketika lapisan aliran yang halus dari suatu cairan pada permukaan tubuh terganggu dan terlempar sebagai pusaran. walupun matanya besar. Oleh karena itu hewan nektonik perenang cepat banyak dijumpai mempunyai bentuk tubuh seperti ini.

Terutama jika terdapat banyak otot untuk pergerakan. sehingga mekanisme penyamaran dapat terjadi dalam tiga bentuk yaitu: tubuh yang transparan. tetapi intensitasnya jauh lebih kecil daripada cahaya yang langsung jatuh di permukaan. Hewan nektonik terbesar (paus) hampir tidak mempunyai predator selain manusia dan paus pembunuh. Pada waktu yang sama. Jika seekor hewan melayang di dalam kolam air. Pertahanan Diri dan Penyamaran Sejauh ini. kebutuhan akan mekanisme pertahanan diri yang rumit juga berkurang. semakin sulit untuk membut tubuh tetap transparan. Tetapi hal ini tidak dijumpai pada nekton . adaptasi yang paling menonjol pada hewan nektonik adalah yang berhubungan dengan kemampuannya bergerak dengan cepat dalam badan air. Karema . Selain itu. Adaptasi ini sangat penting sehingga diutamakan dari adaptasi lain yang berhubungan dengan pertahanan diri tehadap predator jika adaptasi seperti itu dapat menurunkan kemampuannya untuk bergerak cepat. Cahaya yang dibaurkan ini dapat menyinari benda-benda dalam air pada berbagai jurusan. dimungkinkan juga mekanisme pertahanan diri tertentu dan yang paling umum dan banyak terdapat adalah kamuflase (penyamaran). yang paling umum adalah membentuk lunas ventral pada tubuh untuk menghilangkan bayangan yang mencolok pada perut hewan bila dilihat dari bawah. Penyamaran bentuk tubuh pada nekton mungkin saja dapat dilakukan selama bentuk itu tidak menghambat pergerakan yang cepat. Transparansi seperti ini merupakan adaptasi pertahanan diri yang umumnya kebanyakan spesies plankton. paling banyak ia disinari dari atas. karena semakin besar dan tebal hewan tersebut. hewan tersebut tidak akan terlihat dalam air. penyamaran secara transparan tidak berlaku untuk nekton. Dalam pergerakan cepat. alurnya menembus ke bawah meruncing seperti panah. Oleh karena itu. sebagian cahaya dipantukan atau dibaurkan ke segala arah oleh partikel dalam air. Jika cahaya masuk ke dalam air. kebanyakan hewan nektonik mempunyai badan yang sangat besar sehingga mempunyai sedikit predator yang potensial. Jika tubuh organisme transparan dan melayang di bagian permukaan air laut yang transparan. Oleh karena itu. warna yang tidak jelas.4. Kita mengetahui bahwa pada lingkungan yang dibahas disini tidak terdapat tempat untuk bersembunyi dan dapat terlihat secara tiga dimensi. dan perubahan bentuk tubuh. sedangkan cahaya yang dibaurkan menerangi dari sisi dan bawah. Diantara hewan nektonik.

meskipun ada lunas untuk menghilangkan bayangan. Penghilangan bayangan ini akan lebih baik lagi jika permukaan lunas memantulkan cahaya dengan menggunakan pigmen dan atau sisik putih. Perwarnaan kriptik juga merupakan karakteristik kebanyakan hewan nektonik. warna spektral yang dominan adalah biru dan hijau. hewan yang terlihat dari bawah menjadi benar-benar tidak kelihatan dibawah cahaya yang menyinari dari atas sehingga terhindar dari predator yang menyelam lebih dalam. maka bayangannya akan terhapus jika dilihat dari bawah. hewan-hewan ini sulit dibedakan bila dilihat dari samping. Oleh karena itu.intensitas cahaya dari sisi dan bawah snagat kecil. akan tampak kehijauan atau kebiruan. Pada bagian atas perairan yang terang. . Tanpa bayangan yang mencolok itu. Jika air dilihat dari permukaan atau dari atas permukaan. Hal ini disebabkan seluruh permukaan tubuh telah terpusat sehingga tidak ada yang hanya tersinari oleh cahaya baur yang tersebar. dengan garis-garis terang dan gelap yang tidak rata yang menyerupai pola gelombang perairan permukaan tempat hidupnya. tetapi paling tidak oleh beberapa komponen dari cahaya permukaan yang besar. Sekarang jika tubuh melebar ke arah ventral seperti lunas yang membentuk ujung ventral yang runcing tidak membulat. hijau tua atau biru tua di bagian atas dan putih atau perak di bagian bawah. Beberapa lumba-lumba yang hidup diantara gerombolan ikan tuna. kita mendapatkan bahwa banyak hewan nekton mempunyai dua warna. berwarna abu-abu di bagian atas dan putih di bagian bawah dengan bercak-bercak putih di bagian abu-abu dan bercak-bercak hitam di bagian putih. timbul bayangan di bawah hewan dimana tubuhnya menghalangi cahaya yang datang dari atas. diantara gerombolan. Pada hewan vertebrata tertentu yang berenang tepat di permukaan seperti lumbalumba. Pada waktu yang bersamaan. Dengan warna yang demikian. Tetapi hewan ini akan cenderung tidak tampak bila bagian perutnya berwarna putih atau perak untuk memaksimumkan pemantulan cahaya atau membaur dengan cahaya yang menembus ke bawah. pola warnanya lebih kompleks. dalam air. jika dilihat dari bawah air tampak berwarna putih atau lebih cerah. Tidak mengherankan kalau banyak hewan nektonik berwarna biru atau hijau tua pada bagian permukaan punggungnya sehingga predator potensial akan sulit melihatnya dari atas pada latar belakang yang umumnya kehijauan atau kebiruan. Organisme berwarna gelap yang berenang di daerah ini akan terlihat mencolok dari bawah.

Peranan suara penting bagi mamalia nekton karena suara merambat dalam air lima kali lebih cepat daripada di udara dan mempunyai kisaran komunikasi yang lebih luas dari pada penglihatan. 2. bergerak cepat. Kebanyakan adaptasi tersebut berupa perkembangan berbagai duri dan cangkang yang menghambat pergerakan cepat karena menambah hambatan. kecuali pinipeda. indria tidak berbeda dengan yang dimiliki oleh vertebrata lain pada habitat yang berbeda. jadi sangat bervariasi. yang terbuka terhadap air. Mata biasanya terletak disamping kepala sehingga lapang pandang dari setiap mata tidak bertemu. Namun. tetapi meliputi daerah yang luas pada setiap sisi ini berarti bahwa kebanyakan nekton tidak dapat memandang secara meneropong. .7 Ekolokasi (Penentuan Jarak dengan Gema) Diantara nekton mamalia. hal ini tidak terlalu berpengaruh karena nekton besar merupakan predator utama dalam sistem dan tidak ada atau sedikit nekton lain yang memaksanya. Gurat sisi merupakan sederetan pembuluh kecil. dan biasanya predator dapat diduga bila indria berkembang dengan baik. Mata cenderung berkembang baik dan kompleks. 2. Akibatnya. ada beberapa perkembangan struktur morfologi khusus untuk mempertahankan diri terhadap predator. mengandung lubang-lubang saraf yang peka terhadap perubahan tekanan dalam air. Biasanya memang demikian tetapi dengan berbagai beberapa pengecualian seperti gurat sisi pada ikan.6 Indria Karena hewan nekton sangat besar. Ikanikan ini lolos dari predator dengan cara mendorong dirinya keluar dari air dan meluncur menggunakan sirip-sirip yang seperti sayap ini dalam jarak yang jauh. Kebanyakan informasi yang berhubungan dengan indria diterima oleh nekton melalui penglihatan atau pendengaran. sejumlah adaptasi khusus biasanya dimulai dengan indria pendengar yang sangat berpengaruh bagi hewan ini.Pada sejumlah besar ikan terbang terdapat adaptasi yang berupa sirip-sirip yang besar. Selain adaptasi seperti di atas. tetapi ukurannya bergantung pada ukuran tubuh. banyak hewan nektonik yang mempunyai struktur penerima suara yang berkembang baik.

waktu eko (echo) kembali juga berubah. hewan tersebut dapat menjauhinya (predator ) atau mendekatinya (sumber makanan). Oleh karena itu. Jika sampai membentur membentur benda. benda padat. Interval waktu antara saat suara pertama kali dikeluarkan dan pergerakannya menuju sasaran serta kembalinya setelah terpantul merupakan ukuran jarak antara sumber dan benda. Pada ekolokasi atau sonar. Untuk mendapatkan informasi ini. Norris et al. Dengan berubahnya jarak. bahwa lumba-lumba mampu membadakan dua jenis spesies ikan dengan ukuran dan bentuk yang hamper serupa. maka gelombang itu akan terpantul dan kembali ke sumbernya.Di lingkungan daratan. ada kecenderungan berkembangnya struktur lain di kepala pada mamalia air untuk menerima gelombang suara. gelombang suara dikeluarkan dari Gelombang suara ini bergerak lancar dalam air sumber ke arah tertentu. Namun bagi vertebrata air. . Ini merupakan hal yang menakjubkan. struktur ini akan sangat menghambat pergerakan oleh karena itu vertebrata air tidak memiliki telinga. penerima suara pada mamalia yang telah berkembang dengan baik biasa ditandai secara morfologi luar dengan daun telinga (pinna) yang besar. Namun suara dengan frekuensi rendah tidak memberikan informasi mengenai bentuk benda itu. (1961) melaporkan bahwa lumba-lumba dapat membedakan benda yang hamper sama yang hanya berbeda ketebalannya. Sebagai gantinya. Dengan mengetahui jarak benda itu. Contoh yang telah dilaporkan oleh Kellogg (1958). kebanyakan hewan nekton yang mempunyai kemampuan ekalokasi yang berkembang baik juga mempunyai kemampuan mengubah frekuensi suara yang dihasilkan. Pengeluaran gelombang suara secara terus-menerus dan evaluasi sensorik dari gelombang yang terpantul selagi berenang merupakan cara hewan nektonik untuk memeriksa benda yang ada disekitarnya. diperlukan suara dengan frekuensi lebih tinggi yang memantul dari benda dan memberikan perincian lebih lanjut. Suara dengan frekuensi menempatkan rendah digunakan hewan yang berekolokasi untuk dirinya dalam badan air sesuai dengan benda-benda yang ada di sekitarnya. sama seperti jika kita menggunakan sonar untuk menduga kedalaman. Alat penerima dan penghasil suara setasea yang digunakan untuk ekoloasi sudah sangat berkembang.

Organ berlemak ini berkembang dengan baik pada koteklema (paus sperma). dan besarnya sekitar 40 persen dari jumlah seluruh panjang hewan. suatu seri kantung udara yang kompleks berhubungan dengan saluran nasal mulai dari lubang udara sampai ke paru-paru. Otot-otot khusus pada saluran nasal dan kantung udara mebuat saluran ini dapat berubah-ubah bentuk dan volumenya sehingga dapat menguabah frekuensi suara. Suara dihasilkan oleh paus bergerigi melalui pergerakan udara yang melewati seluruh nasal dan kantung udara yang berhubungan. Hewan ini memiliki modifikasi morfologi yang rumit pada system kepala dan pernapasan yang membuatnya mampu mengirim dan menerima gelombang suara yang bervariasi pada kisaran frekuensi yang luas. sehingga hewan ini dapat mengenali benda dengan frekuensi suara yang tinggi. terdapat lubang naskal eksternal atau lubang udara di bagian punggung. Pembidikan juga didunakan oleh tulang-tulang pada tengkorak yang berbentuk khas pada paus bergerigi ini. Otak ini menduduki urutan kedua setelah manusia dalam . dan dinamakan organ spermaseti. Penerimaan gelombang yang terpantul pada tulang dan lemak yang terletak di rahang bawah dan telinga bagian dalam. Melon yang berlemak agaknya digunakan sebagai lensa akustik untuk memfokus. Walaupun Kita tidak mengerti sepenuhnya bagaimana system rumit ini digunakan dalam menerima dan menghasilkan suara. Berhubungan dengan hal ini.Ekolokasi berkembang paling baik pada paus bergerigi. Paus bergerigi mempunyai dahi bulat dan menonjol yang aneh. tetapi cukup dimengerti bagaimana alat ini berfungsi. Di bagian dalam. Pergerakan udara dapat terjadi melalui pernapasan di udara. Paus bergigi juga memiliki otak yang relative sangat besar jika dibandingkan dengan dengan ukuran tubuhnya. tetapi suara juga ditimbulkan dengan mengalirakan kemabali udara internal ketika menyealam. Hubungan dari struktur ini diperlihatkan dalam bentuk diagram pada. dan sebaliknya membuat hewan itu mampu berenang tanpa terbentur sesuatu dan mencari organisme makanan yang potensial. Dahi yang bulat sisebabkan oleh suatu struktur besar yang berisi lemak terletak sebelah dalam yang dinamakan melon. Jadi modifikasi morfologi yang rumit di bagian kepala paus bergigi terutama bertujuan untuk menghasilkan dan menerima frekuensi suara dalam kisaran yang luas. Berbeda dengan kebanyakan mamalia yang teling dalamnya terletak pada ruling yang menempel di tengkorak. pada paus bergigi telinga dalamnya menempel dengan longgar di tengkorak oleh sendi dan dilengkapi dengan rongga-rongga khusus berisi udara dan lemak.

Beberapa bahkan mempunyai struktur seperti benang yang berasosiasi dengannya sehingga dapat menempel pada berbagai potongan-potongan tumbuhan yang terapung.8 Reproduksi dan Daur Hidup Pada ikan ikan epelagik. Burung-burung laut dan penyu mempunyai cirri-ciri reproduktif seperti familinya yang ada di darat. Sebagai contog. kesempatanyya untuk menghindari pemangsaan sangat kecil. Sebaliknya hiu pelagic dapat hidup sampai 20-30 tahun. ukurannya lebih besar dan lebih tahan terhadap predator yang potensial. Parin (1970) menyatakan bahwa cucut martil (Alopias) menghasilan dua embrio sedangkan cucut biru (Prionace glauca) lebih dari lima puluh empat. 2. Hanya relative sedikit yang kita ketahui mengenai pertumbuhan ikan pelagic. Burung-burung laut sering juga berkumpul dalam kelompok-kelompok yang besar jika membuat sarang di pulau- . tuna kelihatannya beratnyabertambah sekitar 2-6 kg pertahun dan panjangnya 20-40 cm. tidak ada mekanisme khusus yang kana memisahkanya dari sesama jenisnya yang bentik atau hidup di perairan dangkal.perkembangan bagian serebral. tetapi dapat diduga bahwa laju pertumbuhan sangat cepat. Karena telur yang teapung itu bersifat planktonik. maka banyak sekali hilang akibat pemangsaan. ikan-ikan menghasilakn telur dalam jumlah yang sangat banyak untuk cangkang dan albakora (madidihang) menghasilkan telur sebanyak 2. Mereka semua menghasilkan telur yang diletakkan di darat. hamper semua ikan nektonic kelihatannya berumur pendek. Tampaknya otak yang besar ibi penting untuk mengolah secara cepat informasi akustik yang diterimanya. Jadi hiu ini memperbesar kesempatan hidup bagi keturunannya dengan menahan telur dalam tubuh betina lebih lama sehingga ketika terlahir atau menetas. dan ikan matahari bahari 300 juta. sedangkan marlin bergaris memijah lebih dari 13 juta. Tetapi ikan-ikan bertulang keras holonektonik seperti tuna dan marlin memijahkan telur yang terapung dan mengalami perkembangan di perairan laut terbuka. Bila dihubungkan dengan peryumbuhan yang cepat ini. Pada hiu pelagik. Akibatnya. Pemijahan ada kalanya terjadi hanya sejenak dan ada kalanya sampai berbulan-bulan. terjadi cara reproduksi yang berbeda.6 juta butir. tuna yang besar hanya hidup selama 5 sampai 10 tahun. Jelas kalau bibit ini harus melewati perkembangannya sebagai plankton. Ikan-ikan ini hanya menghasilkan beberapa telur atau embrio.

Sepeti pada burung. Hanya pada waktu ini saja hewan-hewan ini biasanya kembali kedarat. penyu-penyu muda secara naluri akan berjalan kea rah laut. penyu penyu cenderung bermigrasi ribuan mil jauhnya dan berkumpul dipantai tertentu untuk bertelur. sarang-sarang burung albatross Laysan di Pulau Midway. seperti singa laut Steller dan anjing laut gajah yang poligami dan mempunyai wilayah untuk . Begitu selesai menetas. Akan tetapi. singa laut. dimana terdapat instalasi lapangan terbang angkatan laut. Beberapa ular laut bertelur dalam air. Dalam hal reproduksi. Anjing laut. keadaan ini juga membuat burung-burung itu mudah diserang oleh manusia atau pencemaran. Keadaan ini dapat menjamin anak-anak burung yang lemah (altical) agar tetap hidup sampai besar untuk dapat terbang. sehingga sebagian besar dari populasi spesies yang ada di suatu daerah yang kecil. Semua penyu laut membenamkan telurnya ke dalam pasir pantai di atas tingkat air pasang tertinggi pada berbagai tempat di daerah tropik. Kita banyak mengetahui tentang reproduksi mamalia yang berkembang baik di darat karena mudah diamati oleh manusia pada waktu itu.pulau atau celah-celah batu. dank arena baik telur maupun penyu dewasa merupakan makanan yang enak bagi manusia. penyu-penyu laut itu berkurang secara derastis dalam jumlah yang banyak pada tahun-tahun terakhir ini di semua daerah di dunia. terdapat dua kelompok mamalia bahari: yang melahirkan di darat dan yang melahirkan di air. dan walrus berkembang biak di darat atau di atas es yang terapung. Pengetahuan tentang pola reproduksi mamalia yang berkembang baik di air sangat terbatas pada pengamatan terhadap hewan yang ditangkap dan dipelihara di akuarium. Anak-anaknya biasanya tidak dapat berenang dan memerlukan waktu sebelum mereka mampu menjelajahi perairan. Banyak burung albatross yang mati karena bertabrakan dengan kapal terbang. dimana perkembangan selanjutnya ini kita tidak mengetahui secara mendalam. sedangkan yang lainnya meletakkan telur di pantai-pantai. bayi-bayi ini tumbuh dengan cepat dan memperoleh tenaga serta lapisan pelindung dari lemak dan bulu-bulu halus yang diperlukan supaya dapat tetap hidup di perairan dingin yang terbuka. Banyaknya singa laut dan anjing laut. Selama periode di darat. Penyu betina merangkak ke luar hanya berkumpul pada pantai tertentu untuk meletakkan telurnya. sehingga tidak dapat dicapai oleh predator darat. dapat punah dengan mudah. Hampir semua burung laut mempeunyai musim tertentu untuk beekembang baik dan dapat bermigrasi sampai beribu-ribu mil jauhnya dari daerah tempat mencari makan ke daerah untuk berkembang biak. Contohnya.

Sedangkan pada singa laut. singa laut muda ditinggalkan di daerah pemijahan selama beberapa hari sementara betinanya mengumpulkan makanan di laut terbuka. Paus muda harus dapat berenang pada saat dilahirkan dan secara naluri tahu cara untuk mengambil udara si permukaan. setasea melahirkan di dalam air. tetapi banyak yang bermigrasi kembali setiap musim panas ke dua pulau kecil di Pribilofs di Laut Bering untuk berkembang biak. misalnya anjing laut berbulu pels dari utara (Callorhinus urisinus) merupakan pelagic di seluruh Lautan Pasifik utara. Metode pembiakan ini juga dapat berarti bahwa beberapa jantan secara relative merupakan harem master.Seperti paus pinipeda.untuk berlindung dari predator yang potensial. Beberbeda dengan pinipeda. atau menguasai wilayah yang ditempatibull dan haremnya.tempat berkembang biak.Pada anjing laut dan singa laut dimana terjadi kebiasaan menguasai wilayah. Paus juvenile selalu berada dekat induknya. ruang pembiakan terbatas karena ruang itu merupakan ruang yang sangat kecil. sedangkan yang lainnya dilarang. Jika ada jantan lain yang mencoba untuk mencuri betinanya. Tingkah laku penguasaan wilayah dan keagresifan di daerah pembiakan tidak dilanjutkan bila telah berada di luar daerahitu. Mereka juga berbeda dekat dan bergabung dengan induknya. Hal ini menunjukkan bahwa bila makanan dan ruang pelagic tidak terbatas. yang menempati suatu daerah kecil di pantai di mana mereka berlindung dari jantan bull lainnya. Seperti pada burung-burung laut. Alasan perpindahan ke perairan yang hangat untuk melahirkan paus muda ialah bahwa paus muda yang baru lahir tidak mempunyai lapisan lemak sebagai isolasi seperti pada yang dewasa dan akan mempunyai ketahanan hidup yang lebih baik di peraaairan hangat sampai suatu ketika telah mempunyai lapisan isolasi tersebut.setasea tertentu dapat juga bermigrasi untuk tujuan pembiakan. Peperangan ini sangat rebut dan banayak gertakan Peperangan yang serius ini terjadi sampai salah satu jantan mendapat luka yang seriusatau terbunuh. . biasanya jantan-jantannya lebih besar dari pada betinanya. maka jantan besar (harem master) yang mendiami dan menguasai tempat tersebut akan memerangi pendatang baru tersebut. semua pinipeda ini bermigrasi ke tempat yang amat jauh ke daerah pembiakannya.sering kali migrasi ini beribu-ribu mil jauhnya dari daerah makanan diperairan dingin kedaerah-daerah gua diperairan yang lebih hangat. merampas harem. dan melakukan pembiakan. Jantan yang paling besar dan paling agresif (harem bull) cenderung berkumpul bersama dengan sejumlah besar betina dalam haremnya.

bertambah beberapa kilogram setiap hari.paus biru. burung. Migrasi untuk keperluan perkembangbiakan ini meripakan cirri-ciri umum dari vertebrata laut yang bernafas di udara. dan beberapa paus). tetapi baru . banyak mamalia laut.Pinipeda muda dan paus muda tumbuh dengan cepat. Anjing laut berbulu pels jantan.Pada akhir musim.7 bulan kemudian. Pengasuhan berlangsung selama 15 bulan untuk koteklema dan 18 bulan untuk paus pandu.Dihubungkan dengan panjangnya jangka waktu hidup ialah lambatnya dewasa seksual dan reproduksi. misalnya belum menjadi barem master sampai 9 atau 10 tahun dan koteklema tidak berkembang baiok sampai berumur 20 tahun.9 Migrasi Seperti yang telah dituliskan pada bagian sebelumnya. Hal ini berarti bahwa cadangan hewan ini dapat dengan mudah berkurang dan memerlukan waktu yang lama untuk mengumbalikan jumlahnya. Anjing laut abu-abu hidup selama 46 tahun dan anjing laut 36 tahun. biasanya hanya diproduksi satu anak dalam satu wilayah. sedangkan paus-paus kecik seperti lumba-lumba berhidung potong selama 32 tahun dan paus yang besar seperti koteklema dan paus sirip sampai 77 dan 80 tahun.mereka biasanya ditinggalkan oleh induknya danharus dapat memelihara diri sendiri dilaut terbuka. Setahun sebelum disapih.misalnya. dan reptil melakukan migrasi yanh jauh untuk berkembang baik. Karena banyak energi yang harus dikluarkan untuk memproduksi susu oleh mamalia laut ini.hal yang dapat menybabkan pesatnyapertumbuhan adalah susupinipeda dan satesea yang kaya akan lemak (10xlebih banyak dari pada lemak sapi) dan diproduksi dalam jumlah besar.dapat tumbuh dari 3 ton ketika dilahirkan sampai 23 toon pada saaaat disapih. Migrasi ini sangat penting. pada beberapa spesies. Hampir semua mamalia berumur panjang. Anak pinipeda diasuh selama mereka berada ditempat pemijahan. 2. maka untuk melestarikan satu keturunan. Siklusreproduktifnya juga sedemikian rupa hingga setiap tahun hanya diproduksi satu anak (kebanyakan pada pinipeda) atau pada interval waktu yang lebih panjang (walrus. Ikan-ikan nektonik juga melakukan migrasi horizontal yang luas yang jaraknya sama dengan yang dilakukan oleh hewan bernafas di udara itu.

Urutan ingatan inilah yang menyebabkan mereka dapat menemukan kembali aliran yang sama Migrasi lain yang juga menarik adalah yang dilakukan penyu hijau. Karena itu. hal itu tidak sulit untuk dimengerti. Salem. yang menghabiskan seluruh hidupnya untuk menyebar di laut terbuka. banyak penyu disepanjang pesisir Atlantik Amerika Selatan secara berkala bersarang di pulau kecil yaitu Pulau Ascension. yaitu dengan menggunakan informasi dari benda-benda angkasa! Jika hal ini benar. jadi ikanikan ini mengikuti berbagai bau-bauan dalam air untuk mencari aliran rumah mereka. Dari penelitian yang dilakukan baru-baru ini. sampai sekarang kita belum mengetahui bagaimana caranya. penyu dapat bergerak di sepanjang pesisir sampai di ujung tonjolan itu.sedikit yang berhasil dianalisis. kelihatannya kunci kemampuan melacak ini terletak pada daya penciuman ikan. Keadaan ini . yaitu seekor penyu dengan mudah dapat menyusuri garis pantai sampai di pantai yang mempunyai bau yang tepat. lalu bergerak tepat ke timur. Salem mempunyaikemampuan untuk kembalimemijah di sungai yang sama di mana mereka ditetaskan.menentukan penyimpangannya dengan menggunakan ketinggian matahari di siang hari. Caranya. maka dugaan yang paling mendekati adalah bahwa mereka berenang seperti yang dilakukan oleh manusia. Ikan-ikan holonektonik yang bermigrasi mencakup berbagai jenis tuna dan sauri. Pulau ascension terletak di sebelah timur pada bagian yang menonjol di Brasil. mereka sama dengan vertebrata laut yang bernafas di udara. Akan tetapi.mereka mengingat bau-bauan berbagai aliran yang dilaluinya. hewan-hewan ini bermigrasi dari tempat mencari makan yang jauh untuk berkumpul di satu atau beberapa pantai dan bertelur disitu. Salah satu cara yang mungkin digunakan ialah menggunakan ketinggian matahari untuk menentukan letak garis lintangnya.Hal ini membutuhkan kemampuan melacak yang menjadi bagian dari ikan. kira-kira 1400 mil dari pertengahan laut Atlantik. Bagaimana mereka dapat menemukan satu s0asaran yang kecil itu? Karena penyu itu harus berenang sedemikian jauhnya untuk menemukan satu titik di pulau tersebut yang tidak terlihat dan tidak mempunyai tanda atau petunjuk didalam laut. Mekanismenya adalah bahwa ketika salem muda bermigrasi turun dari sungai untuk memasuki laut. Seperti pada salem. Dalam hal ini. Bagaimana mereka menemukan pantai ini? Jika pantai itu berada di sepanjang pesisir benua. bermigrasi kembali ke aliran air tawar di mana mereka memijah dan bereproduksi.

Air mempunyai daya hantar panas yang yang lebih tinggi dari pada udara. tuna tidak akan datang ke situ. mereka merasa biasa. Tuna selalu kembali ke perairan tropic untuk memijah dan untuk menghabiskan awal hidupnya. Akan tetapi. Di sekitar California. Migrasi yang luas dan kompleks lainnya adalah yang dilakukan oleh tuna dan familinya.10 Adaptasi Khusus pada Burung dan Mamlia Bahari Mamalia bahari yang berdarah panas dan burung membutuhkan beberapa adaptasi khusus agar dapat bertahan di perairan bahari. di udara pada suhu yang sama. Belum begitu jelas mengapa ikan-ikan ini harus melakukan perjalanan yang sangat jauh. Beberapa migrasi dilakukan ikan pereenang cepat ini untuk mengambil keuntungan dari daerah yang kaya akan makanan di daerah beriklim sedang. Jika sepanjang tahun dingin dan suhu di permukaan tidak naik sampai titik tadi. 2. Adaptasi khusus ini terutama berhubungan dengan pengaturan suhu. tuna Atlantik sirip biru decara teratur pergi ke sekiar Newfoundland pada musim panas dengan suhu 200 C. penyelaman. tetapi mungkin beberapa migrasi dilakukan untuk mendapatkan sumber-sumber makanan yang lebih lengkap lagi dan mengurangi kemungkinan kerusakan atau kehabisan makanan di setiap daerah. air dingin yang berangkat ke atas kaya akan organisme makanan. dan tuna Pasifik yang diberi tanda di sekitar California tertangkap di perairan Jepang. tuna msuk keperairan yang beriklim sedang ketika suhu air naik menjadi 20 0C.membawa mereka ke wilayah pulau. Tuna yang diberi tanda di Florida sudah melintasi laut Atlantik di Teluk Biscay. jadi tidak semua tuna terbatas pada perairan hangat. berarti bahwa air lebih cepat menyerap panas dari tubuh yang hangat. tatapi biasanya tuna memasuki perairan ini pada musim panas ketika suhu permukaan mencapai 20-21 0C.Tuna merupakan ikan tropic utama yang melakukan migrasi luas melintasi laut di daerah tropic dan juga bergerak ke perairan yang beriklim sedang selama musim panas. mereka menjadi kedinginan setelah berada tidak begitu lama dalam air walaupun bersuhu 800F. dan pengaturan osmotic. Satu dari beberapa faktor penting yang menyebabkan migrasi ini adalah suhu perairan. seperti pada perenang. yang terlihat di cakrawala atu dapt dikenali dengan merasakan beberapa rasa bahan kimia di dalam air. Karena . Sebagai ikantropik yang utama. Percobaan yang dilakukan pada manusia.

Lapisan lemak merupakan konduktor panas yang lemah dan melindungi hewan dari kehilangan panas dalam tubuh. tetapi hewan-hewan ini tidak pernah berada sepenuhnya di air. Semakin besar tubuh. Mamalia bahari yang hidup di perairan kutub mempunyai lapisan yang tebal dari pada spesies yang hidup di daerah beriklim sedang dan tropis. Hanya satu bagian dari tubuhnya yang berhubungan dengan air setiap saat (kecuali selama menyelam). Bagian tubuh mamalia bahari yang mempunyai luas permukaan yang bersentuhan dengan air terbesar dan juga kurang akan lapisan lipida pelindung. panas darah di arteri dapat diserap oleh darah yang lebih dingin yang kembali melalui fena sebelum hilang ke air eksternal melalui jarinagn tipis di bagian luar ekstrenitas ini. semakin kecil panas yang hilang. adalah siripdan flipper . Adaptasi kedua untuk melindungi atau mengurangi kehilangan panas adalah lapisan tebal sebagai isolasi berupa gajih atau lemak yang berada tepat dibawah kulit. Lapisan ini paling tebal terdapat pada paus. . Satu hal yang dapat memperlambat laju kehilangan panas tubuh adalah dengan mempunyai tubuh yang besar Seperti yang dapat dilihat pada plankton. Dengan susunan ini. dapat mencapai 2 kaki tebalnya. perbandingan antara luas permukaan dengan volume tubuh lebih rendah untuk tubuh yang besar dari pada yang kecil. dan dapat dikatakan tidak ada mamalia bahari yang kecilyang dapat mati kedinginan. jawabannya adalah bahwa arteri yang membawa darah panas kedaerah ekstremitas ini dikelilingi oleh sejumlah fena kecil yang membawa darah kembali ke jantung mamalia. Memang terdapat burung-burung laut kecil (petrel. Semua mamalia bahari nektonic mempunyai ukuran tubuh yang besar. yang menyesuaikan tingkat suhu tubuh dengan air sekitarnya. Pada pingipeda seperti warus dan anjing laut gajah. Semakin tebal lapisan lemak. adaptasi apa yang dapat melindunginya dari kehilangan panas pasif ekstremitas ini? Pada setasea. lemak yang merupakan lapisan kulit ini dapat mencapai 33% dari berat tubuh. Ini merupakan system sirkulasi arus balik yang dibuat untuk menyelamatkan panas.auket). Adaptasi yang berakhir adalah system sirkulasi. semakin kecil pula luas permukaan yang berhubungan dengan lingkungan dimana panas dapat hilang. harus mempunyai adaptasi untuk melindungi panas tubuh agar tidak turun.itu mamalia laut.

Jika mereka meminum air laut maka akan . dalam beberapa hari akan menyebabkan stress. termasuk otot. Tursiops truncates. Hamper semua mamalia nektonik lautan. Mamalia dan burung-burung lautan umumnya mempunyai konsentrasi garam internal dalam darah dan cairan tubuh yang lebih rendah daripada konsentrasi air laut yang mengelilinginya. Untuk mengurangi panas diatasi dengan menggerakkan flipper-nya di udara sehingga meningkatkan aliran darah keluar ekstremitas dan menahan aliran balik menuju ke jantung ysng melalui vena. Hal ini berarti bahwa mereka menghadapi masalah potensial osmoregulasi di mana air cenderung keluar dari tubung untuk menyamakan konsentrasi garam di dalam dan di luar tubuh hewan. Misalnya. sampai kedalaman yang lebih besar daripada yang bisa dilakukan manusia.Karena hampir semua adaptasi dibuat untuk mempertahankan panas tubuh. sehingga dapat terhindar dari bends. dalam keadaan tertentu dapat menjadi terlalu panas. khususnya pinipeda dan paus. Anjing laut dan singa laut juga membuka mulutnya dan terengahengah seperti anjing. Hasilnya ialah terbentuknya sejumlah besar asam laktat di dalam otot selama menyelam. Pada mamalia bahari tidak perlu menghirup gas bertekanan seperti pada tangki scuba tetapi cukup bergantung kepada yang diisap dipermukaan pada tekanan atmosfer biasa. detak jantungnya menurun dari 90 setak/menit di permukaan menjadi 20 detak/menit selama menyelam lima menit. Mamalia dan burung lautan harus mengatasi kehilangan air ini baik dengan meminum air lau atau mendapatkan dari makananya. selama penyelaman system sirkulasi menghentikan suplai darah ke bagian organ dan system organ. Penurunan detak jantung sungguh dramatis. Panas. Hasilnya adalah hilangnya sejumlah besar panas dan menyusul terjadi pendinginan. secara teratur menyelam. Penghentian ini mempunyai efek penghematan suplai oksigen yang terbatas di dalam darah untuk digunakan oleh jaringan yang lebih sensitive dan vital seperti otak dan system saraf pusat. yaitu bahwa sisttem otot dan organ lainnya sangat tolean pada kondisi anaerobic dan tetap berfungsi saat aliran darah dihentikan. system pencernaan dan ginjal. Adaptasi kedua berhubungan dengan yang pertama. Adaptasi tambahan ialah melambatnya detak jantung selama menyelam (bradikardia). di pasifik pada lumba-lumba berhidung botol. mamalia bahari (khususnya pinipeda). Adaptasi lain yang lebih penting yaitu pertama.

terjadi pertukaran CO2 dan O2 yang sangat cepat.mendapat garam yang tidak diinginkan dan harus dihindari dengan beberapa cara. dan otot dapat mentolerir sedikitnya oksigen yang lebih besar daripada hewan disekelilingnya. sphincters di arteries menutup beberapa bagian tubuh sehingga darah hanya berjalan di tempat yang diperlukan. Lapisan Fatty insulating dapat berperan dalam penyimpanan air. Ketika hewan berada dipermukaan dan bernafas. dan otot yang kaya dengan myoglobin (pigmen pernafasan lain pada otot). Selama penyelaman yang dalam. Kemampuan khusus mamalia laut Tubuh besar – mengurangi panas tubuh lapisan tebal sebagai isolasi berupa gajih atau lemak yang berada tepat dibawah kulit siripd an flipper adaptasi apa yang dapat melindunginya dari kehilangan panas pasif ekstremitas Memiliki kemampuan untuk menahan nafas untuk perpanjangan masa waktu melakukan penyelaman hingga sedalam mungkin. Banyaknya air yang diambil dari ikan yang mereka makan Suhu Modifikasi pernafasan untuk penyelaman Adaptasi osmotik BAB III . Memperlambat jantung. Ginjal menyerap air dan kemudiam memproduksi urin yang sangat terkonsentrasi. Organ satusatunya untuk menghilangkan garam adalah ginjal. Mereka bisa menyelam dengan paru-paru kosong menghindari masalah daya apung dan bends (gelembung nitrogen di dalam darah) Darah mereka adalah darah yang kaya hemoglobin dan Pigmen pernafasan lainnya.

serta pertahanan diri dan penyamaran. hambatan permukaan dan bentuk tubuh. banyak hewan nektonik yang mempunyai struktur penerima suara yang berkembang baik. Akibatnya. Kebanyakan informasi yang berhubungan dengan indria diterima oleh nekton melalui penglihatan atau pendengaran. Tetapi wakil dari tiap kelas vertebrata. ikan merupakan jumlah terbanyak. Mereka dapat bergerak di dalam air menurut kemauannya sendiri. Kebanyakan merupakan hewan-hewan invertebrata. Pengkajian mengenai organisme ini dangat perlu baki kelangsungan kehidupan perairan. daya penggerak. baik dalam spesies maupun individu.PENUTUP Nekton terdiri dari organisme yang mempunyai kemampuan untuk bergerak sehingga mereka tidak bergantung pada arus laut yang kuat atau gerakan air yang disebabkan oleh angin. Masih banyak hal-hal yang dapat dikaji dari organisme ini DAFTAR PUSTAKA . nekton terutama merupakan hewan vertebrata. Banyak sekali yang dapat dipelajari dari sebuah kumpulan organisme seperti nekton ini. Peranan suara penting bagi mamalia nekton karena suara merambat dalam air lima kali lebih cepat daripada di udara dan mempunyai kisaran komunikasi yang lebih luas dari pada penglihatan. Di antaranya. kecuali amfibi. Adaptasi nekton meliputi daya apung.

http://3gplus. Jakarta : Djambatan .Kasijan dan Sri Juwana. Biologi Laut. G.W. Biologi Laut. S.blogspot. Hutomo. Koesoebiono. 1988. Jakarta. J. Dukarjo.edu pada tanggal 24 Februari 2009 Nybakken. Bengen. Romimohtarto.com pada tanggal 22 Februari 2009 http://tarleton. M. 2007. M. dari Marine Biology. Diterjemahkan oleh : Eiman. PT Gramedia. D.com pada tanggal 22 Februari 2009 http://irshadi-bagas-4all.wordpress.