P. 1
Ultra Struktur

Ultra Struktur

|Views: 6,333|Likes:
Published by AnangAria

More info:

Published by: AnangAria on May 25, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/31/2013

pdf

text

original

Sections

  • A.Struktur Dan Fungsi Kloroplas
  • B.Membran Kloroplas
  • E. Reaksi Fotosintesis
  • F. Stroma dan Inklusinya
  • G. Komposisi Kimia Membran Kloroplas
  • H. Struktur dan Sifat Genom Kloroplas
  • I. Replikasi dan Diferensiasi Kloroplas
  • II. PROSES FOTOSINTESIS

Ultra struktur

Plastida merupakan organel utama yang hanya ditemukan pada tumbuhan dan alga.plastid berfungsi untuk fotosintesis, dan juga untuk sintesis asam lemak dan terpen yang diperlukan untuk pertumbuhan sel tumbuhan. Tergantung pada fungsi dan morfologinya, plastida biasanya diklasifikasikan menjadi kloroplas, leukoplas (termaduk amiloplas dan elaioplas), atau kromopas. Plastid merupakan derivat dari proplastid, yang dibentuk pada bagian meristematik tumbuhan. Plastida pada tumbuhan Pada tumbuhan, plastida dibedakan kedalam beberapa bentuk, tergantung fungsinya dalam sel. Plastida yang belum teriferensiasi akan berkembang menjadi: Amiloplas : untuk menyimpan cairan Kloroplas : untuk fotosintesis Etioplas : kloroplas yang belum terkena cahaya Elaioplas : untuk menyimpan lemak Kromoplas : untuk sintesis dan menyimpan pigmen Leukoplas : untuk mensistesis monoterpen Setiap plastid berisi berbagai kopi plastid gen pada lingkar 75-250 kb. Gen plastid berisi kurang lebih 100 gen yang mengkode rRNAs dan tRNAs. Kebakaan Plastida Kebanyakan tumbuhan mewarisi plastida hanya dari induknya. Angiosperm umumnya mewarisi plastida dari induk betina, sedangkan beberapa gimnospermae mewarisi plastida dari induk jantan. Alga juga mewaisi plastida dari salah satu induknya. Plastida pada alga Pada alga, istilah leukoplas digunakan untuk semua jenis plastid yang belum terpigmentasi. Fungsinya berbeda dari leukoplas pada tumbuhan. Etioplas, amiloplas dan kromoplas hanya ada pada tumbuhan dan bukan pada alga. Plastida pada alga mungkin juga berbeda dengan plastida pada tumbuhan yang mana pada alga berisi pirenoid. Asal plastida

Plastida berasal dari endosimbiosis sianobakteri. Pada alga hijau dan tumbuhan disebut kloroplas, rhodoplas pada alga merah dan sianelles. Plastida dibedakan atas pigmennya, namun juga ultrastruktur.

ULTRA STRUKTUR KLOROPLAS Kloroplas merupakan salah satu organel yang terdapat pada sel tumbuhan, kloroplas adalah plastida yang mengandung klorofil.® Pada sel tumbuhan tingkat tinggi umumnya berisi 50 – 200 buah kloroplas, ukurannya sekitar 46 mikro meter.® Bagian-bagian kloroplas :® Membran luarϖ Ruang antar membranϖ Membran dalamϖ Sistem membran internal yang terdiri dari: Grana, Stroma, Tilakoid.ϖ ϖ Membran luar, membran luar permukaannya rata dan berfungsi mengatur keluar masuknya zat. Antara membran luar dan membran dalam dipisahkan oleh ruang antar membran yang tebalnya 10 nm. Membran ini permeabel terhadap senyawa-senyawa dengan berat molekul rendah seperti : nukleotida, fosfat inorganik, derivat yang mengandung fosfat, asam karboksilat, dan sukrosa. Jadi ruang antar membran dapat dengan bebas menggunakan segala macam molekul nutrien dari sitosol. Ruang antar membran, adalah ruangan yang memisahkan antara membran luar dengan membran dalam, tebalnya kira-kira 10 nm. ϖ Membran dalam, membran dalam kloroplas merupakan barier/ penghalang antara sitosol dan stroma kloroplas. Membran dalam permeabel terhadap sukrosa, sorbitol, dan macam-macam anion. Meskipun membran dalam impermeabel terhadap sejumlah persenyawaan, namun

membran dalam permeabel terhadap karbon dioksida dan asam monokarboksilat tertentu seperti asam asetat,asam gliserat, dan asam glikolat, serta kurang permeabel terhadap asam amino. Sistem membran internal® Tilakoidϖ adalah membran dalam kloroplas yang melipat ke arah dalam dan berbentuk seperti lembaranlembaran. Pada permukaan dalam tilakoid terdapat kumpulan partikel yang tersusun berderet yang disebut kuantosom. Dikuantosom inilah terdapat zat klorofil yang berperan dalam proses fotosintesis. Klorofil ini berfungsi menangkap energi cahaya matahari, energi yang ditangkap itu digunakan untuk memecah molekul air, yang kemudian direaksikan dengan karbondioksida menjadi gula dan oksigen. Stromaϖ adalah membran dalam yang membungkus cairan kloroplas, stroma merupakan tempat untuk berlangsungnya reaksi gelap fotosintesis. Granaϖ adalah kumpulan tilakoid yang bertumpuk-tumpuk membentuk badan seperti tumpukan uang logam. Peranan kloroplas dalam proses FS I dan FS II 1. Fotosistem I (FS I) fotosistem I berisi klorofil b, klorofil a 670, klorofil a 695, dan sejumlah kecil klorofil a khusus yang mengabsorpsi cahaya dengan panjang gelombang 700 nm, disebut P.700. P700 merupakan pusat reaksi.jika cahaya mengenai PS I klorofil akan mengalami eksitasi, dan eksitasi ini menjalar diantara klorofil ke P.700. pengaktifan P.700menyebabkan terjadinya transfer sebuah elektron ke akseptor elektron X. dari akseptor X melalui ferridoksin 540 dipakai untuk mereduksi NADP+ dan H+, menjadi NADPH (non siklik). Jika terjadi eksistasi NADPH elektron akan kembali melalui Fd.590 dan sitokrom b6 ke P.700 (siklik). Pada waktu P.700 melepaskan elektronnya (foto oksidasi) akan segera kembali ke bentuk semula, dengan menerima elektron dari plastosianin (PC). PC dengan sitokrom f berdekatan dengan P.700 berfungsi untuk transfor elektron yang berasal dari PS II. Fotosistem II fotosistem II berisi klorofil b, klorofil a 670, kloroil a 680. sebagai pusat reaksinya adalah klorofil a yang mengabsorpsi cahaya dengan panjang gelombang 680 nm, disebut P.680. pada PS II ini terdapat akseptor elektron yang diberi nama Q. akseptor ini dapat menghilangkan fluoresensi klorofil a pada PS II. Pembentukkan Amilum dalam proses reaksi gelap fotosintesis. Reaksi gelap merupakan reaksi lanjutan dari reaksi terang dalam fotosintesis. Reaksi ini tidak membutuhkan cahaya. Reaksi gelap terjadi pada bagian kloroplas yang disebut stroma. Bahan reaksi gelap adalah ATP dan NADPH, yang dihasilkan dari reaksi terang, dan CO2, yang berasal dari udara bebas. Dari reaksi gelap ini, dihasilkan glukosa (C6H12O6), yang sangat diperlukan bagi reaksi katabolisme. Salah satu substansi penting dalam proses ini ialah senyawa gula beratom karbon lima yang terfosforilasi yaitu ribulosa fosfat. Jika diberikan gugus fosfat kedua dari ATP maka dihasilkan ribulosa difosfat (RDP). Ribulosa difosfat ini yang nantinya akan mengikat CO2 dalam reaksi gelap. Secara umum, reaksi gelap dapat dibagi menjadi tiga tahapan (fase), yaitu fiksasi, reduksi, dan regenerasi. Pada fase fiksasi, 6 molekul ribulosa difosfatϖ mengikat 6 molekul CO2 dari udara dan membentuk 6 molekul beratom C6 yang tidak stabil yang kemudian pecah menjadi 12 molekul beratom C3 yang dikenal dengan 3-asam fosfogliserat (APG/PGA). Selanjutnya, 3-asam fosfogliserat ini mendapat tambahan 12 gugus fosfat, dan membentuk 1,3-bifosfogliserat.

10 molekul fosfogliseraldehid yang tersisa kemudian masuk ke dalam fase regenerasi. dan glukosa (C6H12O6). selain mempunyai selaput plasma masih ada satu struktur lagi yang letaknya di luar selaput plasma yang disebut Dinding Sel (Cell Wall). yang kemudian kembali mengikat CO2 dan menjalani siklus reaksi gelap Reaksi gelap ini menghasilkan APGϖ (asam fosfogliserat). setelah ia mengamati sayatan gabus dengan mikroskop. dan terbentuklah 12 molekul fosfogliseraldehid (PGAL) yang beratom 3C.3-bifosfogliserat masuk ke dalam fase reduksi  Fase reduksi.Lipid . Anatomi.dimana senyawa ini direduksi oleh H+ dari NADPH. Selanjutnya. Fungsi dari selaput plasma ini adalah menyelenggarakan Transportasi zat dari sel yang satu ke sel yang lain.Rudolf Virchow mengemukakan sel itu berasal dari sel (Omnis Cellula E Cellula). 10 molekul fosfogliseraldehid berubah menjadi 6 molekul ribulosa fosfat. Pada fase ini. yang kemudian berubah menjadi NADP+. di antara kedua lapisan selulosa tadi terdapat rongga yang dinamakan Lamel Tengah (Middle Lamel) yang dapat terisi oleh zat- . maka ribulosa fosfat akan berubah menjadi ribulosa difosfat (RDP). Sitoplasma dan Organel Sel. Jika mendapat tambahan gugus fosfat. oleh karena itu selaput plasma bersifat Selektif Permeabel atau Semi Permeabel (teori dari Overton). Selaput Plasma (Membran Plasma atau Plasmalemma).Kemudian. 1. Inti Sel (Nukleus). ALPG (fosfogliseraldehid). 2 molekul fosfogliseraldehid melepaskan diri dan menyatukan diri menjadi 1 molekul glukosa yang beratom 6C (C6H12O6).Protein ⇒ Trilaminer Layer Lemak bersifat Hidrofebik (tidak larut dalam air) sedangkan protein bersifat Hidrofilik (larut dalam air). Khusus pada sel tumbahan. 2. 1. Fisiologi Dan Reproduksi Sel Penelitian menunjukkan bahwa satuan unit terkecil dari kehidupan adalah Sel. Kata "sel" itu sendiri dikemukakan oleh Robert Hooke yang berarti "kotak-kotak kosong". 3. Selektif permeabel berarti hanya dapat memasukkan /di lewati molekul tertentu saja. ϖ fase regenerasi. ANATOMI DAN FISIOLOGI SEL Secara anatomis sel dibagi menjadi 3 bagian. menurut Johannes Purkinje protoplasma dibagi menjadi dua bagian yaitu Sitoplasma dan Nukleoplasma Robert Brown mengemukakan bahwa Nukleus (inti sel) adalah bagian yang memegang peranan penting dalam sel. yaitu: 1. Lipoprotein ini tersusun atas 3 lapisan yang jika ditinjau dari luar ke dalam urutannya adalah: Protein . Istilah protoplasma pertama kali dipakai oleh Johannes Purkinje. yaitu pembentukan kembali ribulosa difosfat. Selaput Plasma (Plasmalemma) Yaitu selaput atau membran sel yang terletak paling luar yang tersusun dari senyawa kimia Lipoprotein (gabungan dari senyawa lemak atau Lipid dan senyawa Protein). Selanjutnya disimpulkan bahwa sel terdiri dari kesatuan zat yang dinamakan Protoplasma. RDP (ribulosa difosfat). Dinding sel tersusun dari dua lapis senyawa Selulosa.

ada yang melekat sepanjang R. adalah : sebagai alat transportasi zat-zat di dalam sel itu sendiri. b. Retikulum Endoplasma (RE.zat penguat seperti Lignin. Ribosom merupakan organel sel terkecil yang tersuspensi di dalam sel. Sitoplasma dan Organel Sel Bagian yang cair dalam sel dinamakan Sitoplasma khusus untuk cairan yang berada dalam inti sel dinamakan Nukleoplasma). sedang bagian yang padat dan memiliki fungsi tertentu digunakan Organel Sel. Struktur R. Dikenal dua jenis RE yaitu : • RE. Gbr. Chitine.E. Suberine dan lain-lain Selain itu pada dinding sel tumbuhan kadang-kadang terdapat celah yang disebut Noktah. Ultrastruktur Sel Tumbuhan Organel Sel tersebut antara lain : a. 2. berfungsi sebagai pelarut zat-zat kimia serta sebagai media terjadinya reaksi kirnia sel. Organel sel adalah benda-benda solid yang terdapat di dalam sitoplasma dan bersifat hidup(menjalankan fungsi-fungsi kehidupan).E. dan ada pula yang soliter. .R) • RE. Penyusun utama dari sitoplasma adalah air (90%). a. Agranuler (Smooth E. hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron. Pektin.) Yaitu struktur berbentuk benang-benang yang bermuara di inti sel. Granuler (Rough E.E.R) Fungsi R. Ribosom (Ergastoplasma) Struktur ini berbentuk bulat terdiri dari dua partikel besar dan kecil. Pada Noktah/Pit sering terdapat penjuluran Sitoplasma yang disebut Plasmodesma yang fungsinya hampir sama dengan fungsi saraf pada hewan. Ultrastruktur Sel Hewan. b.

Salah satu enzi nnya itu bernama Lisozym. Sentrosom (Sentriol) Struktur berbentuk bintang yang berfungsi dalam pembelahan sel (Mitosis maupun Meiosis). Lapisan dalamnya berlekuk-lekuk dan dinamakan Krista Fungsi mitokondria adalah sebagai pusat respirasi seluler yang menghasilkan banyak ATP (energi) . e. Sentrosom bertindak sebagai benda kutub dalam mitosis dan meiosis. Kromoplas yaitu plastida yang mengandung pigmen.Fungsi dari ribosom adalah : tempat sintesis protein. dan struktur ini dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya biasa. Lekoplas (plastida berwarna putih berfungsi sebagai penyimpan makanan). Plastida ini berfungsi menghasilkan klorofil dan sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis. Badan Golgi (Apparatus Golgi = Diktiosom) Organel ini dihubungkan dengan fungsi ekskresi sel. Organel ini banyak dijumpai pada organ tubuh yang melaksanakan fungsi ekskresi. 3. c. 2. terdiri dari: • Amiloplas (untak menyimpan amilum) dan. J. Struktur ini hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop elektron. g. misalnya : • Karotin (kuning) . • Proteoplas (untuk menyimpan protein). Struktur ini hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron. Kloroplas yaitu plastida berwarna hijau. Lisosom Fungsi dari organel ini adalah sebagai penghasil dan penyimpan enzim pencernaan seluler. Plastida Dapat dilihat dengan mikroskop cahaya biasa. Dikenal tiga jenis plastida yaitu : 1. • Elaioplas (Lipidoplas) (untukmenyimpan lemak/minyak). Miitokondria (The Power House) Struktur berbentuk seperti cerutu ini mempunyai dua lapis membran. d. misalnya ginjal. karena itu mitokondria diberi julukan "The Power House".

misalnya dijumpai . Inti Sel (Nukleus) Inti sel terdiri dari bagian-bagian yaitu : • Selapue Inti (Karioteka) • Nukleoplasma (Kariolimfa) • Kromatin / Kromosom • Nukleolus(anak inti). Organel ini senantiasa berasosiasi dengan organel lain. Mikrotubulus Berbentuk benang silindris. Terbentuk dari komponen utamanya yaitu protein aktin dan miosin (seperti pada otot). Contoh organel ini antara lain benang-benang gelembung pembelahan Selain itu mikrotubulus berguna dalam pembentakan Sentriol. j. 3. i. Benda ini dapat dilihat dengan mikroskop cahaya biasa. Likopersin dan lain-lain) • enzim • butir-butir pati Pada boberapa spesies dikenal adanya vakuola kontraktil dan vaknola non kontraktil. Nikotin. Berdasarkan ada tidaknya selaput inti kita mengenal 2 penggolongan sel yaitu : • Sel Prokariotik (sel yang tidak memiliki selaput inti). Flagela dan Silia. Kinin. tetapi lebih lembut. dan banyak mengandung enzim oksidase dan katalase (banyak disimpan dalam sel-sel hati). Roseine pada mawar Zingiberine pada jahe) • alkaloid (misalnya Kafein. k. berfungsi untuk mempertahankan bentuk sel dan sebagai "rangka sel". Selaput pembatas antara vakuola dengan sitoplasma disebut Tonoplas Vakuola berisi : • garam-garam organik • glikosida • tanin (zat penyamak) • minyak eteris (misalnya Jasmine pada melati. kaku. Vakuola (RonggaSel) Beberapa ahli tidak memasukkan vakuola sebagai organel sel. Peroksisom (Badan Mikro) Ukurannya sama seperti Lisosom. Mikrofilamen berperan dalam pergerakan sel.• Fikodanin (biru) • Fikosantin (kuning) • Fikoeritrin (merah) h. Mikrofilamen Seperti Mikrotubulus.

which means "the one who forms". Contents [hide] • • • 1 Evolutionary origin 2 Structure 3 Transplastomic . which means green. The word chloroplast (χλωροπλάστης) is derived from the Greek words chloros (χλωρός). ganggang biru. search The simplified internal structure of a chloroplast Chloroplasts (English pronunciation: /ˈklɒrəplæsts/) are organelles found in plant cells and other eukaryotic organisms that conduct photosynthesis. • Sel Eukariotik (sel yang memiliki selaput inti). Fungsi dari inti sel adalah : mengatur semua aktivitas (kegiatan) sel. the free encyclopedia Jump to: navigation. and plastis (πλάστης). Chloroplast From Wikipedia. Chloroplasts are members of a class of organelles known as plastids. karena di dalam inti sel terdapat kromosom yang berisi ADN yang mengatur sintesis protein. Chloroplasts capture light energy to conserve free energy in the form of ATP and reduce NADP to NADPH through a complex set of processes called photosynthesis.pada bakteri.[1] Chloroplasts are green because they contain the pigment chlorophyll.

[3] All chloroplasts are thought to derive directly or indirectly from a single endosymbiotic event (in the Archaeplastida). they are considered to have originated from cyanobacteria through endosymbiosis. This was first suggested by Mereschkowsky in 1905[2] after an observation by Schimper in 1883 that chloroplasts closely resemble cyanobacteria.plants • • • • 4 See also 5 Notes 6 References 7 External links [edit] Evolutionary origin Chloroplasts visible in the cells of Plagiomnium affine — Many-fruited Thyme-moss A model chloroplast Chloroplasts are one of the many different types of organelles in the plant cell. except for Paulinella chromatophora. which has recently acquired a photosynthetic cyanobacterial endosymbiont which is not closely related to chloroplasts of other eukaryotes.[4] In that they derive from an . In general.

Between these two layers is the intermembrane space. chloroplasts seem to have evolved through a secondary event of endosymbiosis.[9] In some algae (such as the heterokonts and other protists such as Euglenozoa and Cercozoa). this is termed the plastome. 5 μm in diameter and 2. forming chloroplasts with three or four membrane layers. it has reticulations. A typical parenchyma cell contains about 10 to 100 chloroplasts. chloroplasts are similar to mitochondria. filling the inner spaces. inner membrane (1+2+3: envelope) . but the parts that are still present show clear similarities with the cyanobacterial genome. which is bell-shaped. in which a eukaryotic cell engulfed a second eukaryotic cell containing chloroplasts. The chloroplast has its own DNA. they are. outer membrane 2. Plastids may contain 60-100 genes whereas cyanobacteria often contain more than 1500 genes. The chloroplast is contained by an envelope that consists of an inner and an outer phospholipid membrane. The transfer of nuclear information has been estimated in tobacco plants at one gene for every 16000 pollen grains. in general.[6] In green plants. chloroplasts are separated from a captured alga or diatom and used temporarily. chloroplasts are surrounded by two lipid-bilayer membranes. but chloroplasts are found only in plants and protista. further. In some cases. thus forming tertiary endosymbionts. In land plants. there is only one chloroplast. Chloroplast ultrastructure: 1. They are believed to correspond to the outer and inner membranes of the ancestral cyanobacterium.[8] Many of the missing genes are encoded in the nuclear genome of the host.[5] which codes for redox proteins involved in electron transport in photosynthesis.[10] [edit] Structure Chloroplasts are observable as flat discs usually 2 to 10 micrometers in diameter and 1 micrometer thick. such secondary endosymbionts may have themselves been engulfed by still other eukaryotes. or many infoldings. The chloroplast is surrounded by a double-layered composite membrane with an intermembrane space.[7] Chloroplasts have their own genome.3 μm thick. In some groups of mixotrophic protists such as the dinoflagellates. These klepto chloroplasts may only have a lifetime of a few days and are then replaced. In the alga Chlorella. intermembrane space 3. which is considerably reduced compared to that of free-living cyanobacteria.endosymbiotic event.

Embedded in the thylakoid membrane are antenna complexes. starch 10. plastidial DNA 12. as in mitochondrial oxidative phosphorylation. thylakoid membrane 7. . as well as proteins that bind the pigments. granum (stack of thylakoids) 8. the sub-organelles. corresponding to the cytosol of the original bacterium. Two chlorophyll molecules are then ionised. each 0. and contains one or more molecules of small circular DNA.[1] A thylakoid has a flattened disk shape. ribosome 11. Photosynthesis takes place on the thylakoid membrane. thylakoid membranes appear as alternating light-and-dark bands. thylakoid lumen (inside of thylakoid) 6. In the electron microscope. which are the site of photosynthesis. producing an excited electron. The thylakoids are arranged in stacks called grana (singular: granum). thylakoid (lamella) 9. and allows capture of photons with a wider range of wavelengths. The energy of the incident photons is absorbed by the pigments and funneled to the reaction centre of this complex through resonance energy transfer. TEM image of a chloroplast Within the stroma are stacks of thylakoids. This complex both increases the surface area for light capture. with the protein products transported to the chloroplast. including chlorophyll and carotenoids. It also contains ribosomes. each of which consists of the light-absorbing pigments.4. however most of its proteins are encoded by genes contained in the host cell nucleus. which then passes onto the photochemical reaction centre.01 μm thick. it involves the coupling of cross-membrane fluxes with biosynthesis via the dissipation of a proton electrochemical gradient. Inside it is an empty area called the thylakoid space or lumen. stroma (aqueous fluid) 5. plastoglobule (drop of lipids) The material within the chloroplast is called the stroma.

Recent studies have shown that chloroplasts can be interconnected by tubular bridges called stromules. thus posing significantly lower environmental risks. dan jenis pertama dari sel untuk berevolusi. yang terdiri dari . chloroplasts are inherited from males. Bakteri adalah yang paling dikenal dan paling banyak dipelajari bentuk organisme prokariotik. chloroplasts have caught attention by developers of genetically modified plants. This biological containment strategy is therefore suitable for establishing the coexistence of conventional and organic agriculture. telah memberikan bukti domain selular ketiga kehidupan dan wawasan baru ke dalam asal usul kehidupan itu sendiri. disebut archaea. While the reliability of this mechanism has not yet been studied for all relevant crop species. Beberapa organisme. Yang paling sederhana sel. [edit] Transplastomic plants Recently. meskipun penemuan baru dari kelompok kedua prokariota.[13] and thus function as a network. In most flowering plants. Sel adalah unit struktural dan fungsional dari semua organisme hidup. merupakan uniseluler. membran yang mengelilingi inti sel. This makes plastid transformation a valuable tool for the creation and cultivation of genetically modified plants that are biologically contained. adalah prokariotik sel-organisme yang tidak memiliki membran nuklir. showing a failed containment rate of transplastomic plants at 3 in 1. PENDAHULUAN 1.[11][12] Chloroplasts appear to be able to exchange proteins via stromules.1 Latar Belakang Tampaknya bahwa kehidupan muncul di bumi sekitar 4 milyar tahun yang lalu.[16] Where chloroplasts are inherited only from the female.000. formed as extensions of their outer membranes. seperti bakteri.000.[15] KLOROPLAS I.[14][15] although in plants such as pines. chloroplasts are not inherited from the male parent. transgenes in these plastids cannot be disseminated by pollen. recent results in tobacco plants are promising.

Bagaimana struktur dari kloroplas 3.000.000.2 Tujuan Dalam makalah ini yang berjudul “KLOROPLAS” memiliki tujuan sebagai berikut: 1. 1. sel hewan dan sel tumbuhan memiliki organel khusus yang bila dimiliki oleh sel hewan maka sel tumbuhan tak memilikinya. Sel hewan dan sel tumbuhan memiliki berbagai macam organel. Bahkan lebih menakjubkan adalah bahwa setiap sel menyimpan seperangkat instruksi sendiri untuk melaksanakan masing-masing kegiatan. seperti manusia. Bagaimana asal mula terbentuknya kloroplas 2. organisme lain. adalah multiseluler. untuk mengetahui tentang asal mula kloroplas 2. atau memiliki banyak sel-sel diperkirakan 100. dan bereproduksi jika diperlukan.000. untuk mengetahui struktur dari kloroplas 3.3 Rumusan Masalah Dalam makalah ini yang berjudul “KLOROPLAS” memiliki rumusan masalah sebagai berikut: 1.satu sel. menjalankan fungsi-fungsi khusus. untuk mengetahui fungsi dan peranan kloroplas di dalam tubuh tumbuhan 1. Apa saja fungsi dan peranan kloroplas dalam tubuh tumbuhan . ia dapat mengambil nutrisi. mengkonversi nutrisi menjadi energi. begitu juga sebaliknya jika sel tumbuhan memilikinya maka sel hewan tak memilikinya salah satunya adalah kloroplas yang terdapat di dalam plastida sel tumbuhan. Setiap sel adalah dunia yang menakjubkan.000!!.

setelah pengamatan dengan Schimper pada tahun 1883 yang sangat mirip kloroplas cyanobacteria. PEMBAHASAN 2. dan plastis (πλάστης). Secara umum. .II. yang berarti "orang yang bentuk". Kloroplas adalah salah satu dari berbagai jenis organel dalam sel tumbuhan. yang berarti hijau.1 Asal Mula Kloroplas Kata kloroplas (χλωροπλάστης) berasal dari kata Yunani chloros (χλωρός). mereka dianggap berasal dari cyanobacteria melalui endosimbiosis Ini pertama kali diusulkan oleh Mereschkowsky pada 1905 . Kloroplas adalah anggota dari kelas yang dikenal sebagai organel plastida .

telah reticulations. 4. Didalam kloroplas terdapat DNA yang juga dijumpai pada bakteri fotosintetik. bahwa: 1. Mereka diyakini sesuai dengan dan dalam membran luar cyanobacterium leluhur. yang mirip dengan tilakoid pada kloroplas. kloroplas ini dikelilingi oleh membran komposit berlapis ganda dengan ruang antarmembran. kloroplas dikelilingi oleh dua -bilayer membran lipid . 2. Kloroplas dapat bertambah banyak melalui pembelahan. 3. kecuali untuk Paulinella chromatophora.yang kode untuk protein redoks yang terlibat dalam transpor elektron dalam fotosintesis. Ada beberapa fotosintetik (cyanobakteria) yang memiliki membrane fotosintetik. . lebih lanjut. Bahwa mereka berasal dari sebuah acara endosymbiotic. Kloroplas memiliki membran rangkap dan membran luarnya mirip dengan struktur membran sel. atau infoldings banyak. Semua kloroplas diperkirakan berasal langsung atau tidak langsung dari aktivitas endosymbiotic tunggal (dalam Archaeplastida ). seperti halnya bakteri. yang baru-baru ini mengakuisisi endosymbiont cyanobacterial fotosintesis yang tidak berkaitan erat dengan kloroplas dari eukariota lainnya. kloroplas memiliki sendiri DNA . tapi kloroplas hanya ditemukan di tanaman dan Protista. ini disebut sebagai plastome Pada tumbuhan hijau. kloroplas mirip dengan mitokondria . mengisi ruang batin.Hipotesis endosimbiosis kloroplas ini dikemukakan berdasarkan kenyatan pada saat ini.

sehingga membentuk endosymbionts tersier. Dalam beberapa kasus. Garis tengah lensa . Pada beberapa ganggang (seperti heterokonts dan protista lain seperti Euglenozoa dan Cercozoa ).Kloroplas memiliki genom mereka sendiri. di mana sel eukariotik sel eukariotik menelan kedua yang berisi kloroplas. Ini kloroplas Klepto mungkin hanya memiliki masa pakai beberapa hari dan kemudian diganti. Plastida mungkin berisi 60-100 gen sedangkan cyanobacteria sering mengandung lebih dari 1500 gen. hanya ada satu kloroplas. Dalam alga Chlorella . Struktur 2. Banyak dari gen yang hilang dikodekan dalam genom nuklir dari tuan rumah. kloroplas tampaknya telah berevolusi melalui peristiwa sekunder endosimbiosis. Pemindahan informasi nuklir telah diperkirakan dalam tembakau tanaman pada satu gen untuk setiap 16000 serbuk sari. tetapi bagian yang masih ada menunjukkan kesamaan jelas dengan cyanobacterial genom. sekunder seperti endosymbionts mungkin sendiri telah ditelan oleh eukariota lainnya masih. yang jauh berkurang dibandingkan dengan cyanobacteria hidup bebas. yang berbentuk lonceng. Dalam beberapa kelompok mixotrophic protista seperti dinoflagellata .2 Struktur Kloroplas Kloroplas adalah plastida yang berwarna hijau. kloroplas dipisahkan dari alga ditangkap atau diatom dan digunakan sementara. membentuk kloroplas dengan tiga atau empat membran lapisan. paku-pakuan (Pterydophyta) dan tumbuhan berbiji (Spermatophyta). umumnya berbentuk lensa. terdapat dalam sel tumbuhan lumut (Bryophyta).

ribosom 11. membran luar 2. maka tiap sel dapat memiliki satu sampai banyak plastida . antarmembran ruang 3. pati 10. plastidial DNA 12. Plastida adalah organel bermembran rangkap yang bentuk dan fungsinya bermacam-macam.0 milimikron. tilakoid (lamella) 9. Bila ada. proplastida berdiferensiasi menjadi plastida yang berbeda.5-1. tergantung pada macam jaringan dan macam lingkungan yang berpengaruh. bagian dalam membran (1 +2 +3: amplop) 4. sedangkan tebalnya 0. Kloroplas terdapat pada hampir seluruh tumbuhan. plastoglobule (setetes lipid) . tetapi tidak umum dalam semua sel. stroma (cairan air) 5. Proplastida merupakan prekursor berbagai macam plastida dalam jaringan tanaman. granum (tumpukan thylakoids) 8.tersebut 2-6 milimikron. membran tilakoid 7. lumen tilakoid (dalam tilakoid) 6. Kloroplas ultrastruktur: 1.

yang dipisahkan oleh ruang antar membran. Kloroplast bernbentuk pita spiral ditemukan pada Spirogyra. bintang menyerupai jaring. Klorofil terdapat pada membran tilakoid dan perubahan energi cahaya menjadi energi kimia berlangsung dalam tilakoid. Pada ganggang. seringkali disertai pirenoid. kloroplast terlihat berbentuk butir. Seperti halnya mitokondria. bahkan juga pada batang dan ranting yang berwarna hijau. kloroplas dikelilingi oleh membran luar dan membran dalam. sedangkan kloroplast berbentuk pita ditemukan pada Zygnema. Pada tumbuhan tingkat tinggi umumnya plastida berbentuk cakram (kira-kira 2 x 5 mm. dengan pembesaran yang paling kuat. Disamping klorofil a ( pigmen berwarna hijau ) dikenal pula klorofil b yang mempunyai struktur mirip klorofil a. yaitu pigmen yang berwarna kuning sampai jingga yang disebut karoten. sedangkan pembentukan glukosa sebagai produk akhir fotosintesis berlangsung di stroma. sedangkan yang berbentuk jala ditemukan pada Cladophora. Kloroplas matang pada beberapa ganggang. Bentuk kloroplast yang beraneka ragam ditemukan pada alga. kadang-kadang lebih besar). Kesinambungan kloroplas terjadi melalui pertumbuhan dan pembelahan proplastid di daerah meristem.Pengamatan dengan mikroskop cahaya. Hal ini disebabkan karena dalam kloroplas terdapat pigmen yang berwarna hijau disebut klorofil. tersusun dalam lapisan tunggal dalam sitoplasma tetapi bentuk dan posisinya berubah-ubah sesuai dengan intensitas cahaya. Membran luar . spiral. yang sering disebut pula daging daun. Kloroplas dijumpai terutama pada bagian daun yang disebut mesofil. Kloroplas juga dijumpai di bagian-bagian lain. bryophyta dan lycopodium dapat memperbanyak diri dengan pembelahan. Pigmen ini dapat menyerap energi cahaya. bentuknya dapat seperti mangkuk.

stroma kloroplas mengandung molekul DNA sirkuler dan ribosom. Sebaliknya membran dalam relatif lebih impermeabel sejumlah persenyawaan namun membran dalam permeable terhadap CO2. Membran dalam bersambungan dengan kompleks membran di bagian dalamnya. Kloroplas pada tanaman tingkat tinggi merupakan evolusi dari bakteri fotosintetik menjadi organel sel tanaman. dan sukrosa. Tilakoid yang menghubungkan antar grana disebut fret atau lamella grana. Membran luar kloroplas mengandung porin seperti halnya pada mitokondria yang menyebabkan membran ini permeable terhadap molekul seperti nukleotida. Seperti pada matriks mitokondria. Reaksi terang dari fotosintesis terjadi di tilakoid. Dan bagian dalam tilakoid disebut lokulus. serta kurang permeable terhadap asam amino. dan stroma. Tilakoid merupakan tempat berlangsungnya reaksi terang fotosintesis. Dengan adanya kompleks membran pada kloroplas terdapat kompartemen yang terpisah. dan asam glikolat. dan asam monokarboksilat tertentu seperti asam asetat. Genom kloroplas terdiri dari 121 . Satu tilakoid dari granum disebut tilakoid granum. lokulus. asam gliserat. sedangkan stroma merupakan tempat berlangsungnya reaksi gelap fotosintesis. asam karboksilat. Membran dalam membentuk struktur seperti tumpukan piringan yang saling berhubungan yang disebut tilakoid yang tersusun membentuk grana. yang mengandung enzim untuk reaksi terang pada proses fotosintesis. yaitu ruang antar membran. Membran tilakoid yang mengelilingi ruang interior tilakoid yang berisi cairan mengandung klorofil dan pigmen fotosintesis lain serta rantai transport elektron. Sebuah tilakoid yang melebar kedalam stroma disebut tilakoid stroma.kloroplas menutupi ruang intermembran antara membran dalam dan membran luar kloroplas. fosfat inorganic. derivate yang mengandung fosfat. Disela-sela kompleks membran berisi matriks yang amorf disebut stroma. Dari kebanyakan hasil ekspeimen membuktikan bahwa lokulus merupakan ruangan yang terpisah dari ruangan antar membran.

3 Fungsi dan Peran Kloroplas a. gula (glukosa) dan . Proses ini berlangsung melalui respirasi seluler yang terjadi baik pada hewan maupun tumbuhan. Genom kloroplas mempunyai subunit yang besar yaitu penyandi ribulosa biphosphate carboxylase.. 2. 2/3nya diekspresikan oleh gen yang terdapat di inti sel sementara 1/3nya diekspresikan dari genom kloroplas. dihasilkan di sitoplasma dan selanjutnya dikirim ke kloroplas. Studi terbaru menunjukkan bahwa kloroplas dapat saling dihubungkan dengan jembatan berbentuk tabung yang disebut stromules . Secara umum reaksi yang terjadi pada respirasi seluler berkebalikan dengan persamaan di atas. Setengah diantaranya dikode oleh DNA kloroplas. dibentuk sebagai perluasan dari membran luar mereka. sehingga fungsi dan sebagai jaringan.024 pasang nukleotida serta mempunyai inverted repeats (2 kopi) yang mengandung gen-gen rRNA (16S dan 23S rRNAs) untuk pembentukan ribosom. Autotrof artinya dapat mensintesis makanan langsung dari senyawa anorganik. Diperkirakan pula terdapat sekitar 60 macam polipeptida pada membran tilakoid. Kloroplas tampaknya dapat protein pertukaran melalui stromules. Energi untuk menjalankan proses ini berasal dari fotosintesis.Fotosintesis Pada Tumbuhan Tumbuhan bersifat autotrof. Perhatikan persamaan reaksi yang menghasilkan glukosa berikut ini: 6H2O + 6CO2 + cahaya → C6H12O6 (glukosa) + 6O2 Glukosa dapat digunakan untuk membentuk senyawa organik lain seperti selulosa dan dapat pula digunakan sebagai bahan bakar. Tumbuhan menggunakan karbon dioksida dan air untuk menghasilkan gula dan oksigen yang diperlukan sebagai makanannya. Protein yang terlibat di dalam kloroplas sebanyak 60 protein. Pada respirasi. Sebagian besar protein dalam kloroplas dikode oleh gen nuklear.

air. namun sebagian besar energi dihasilkan di daun. tepatnya pada bagian stroma. Di dalam daun terdapat lapisan sel yang disebut mesofil yang mengandung setengah juta kloroplas setiap milimeter perseginya. organ utama tempat berlangsungnya fotosintesis adalah daun. rangkaian reaksi fotosintesis dapat dibagi menjadi dua bagian utama: reaksi terang (karena memerlukan cahaya) dan reaksi gelap (tidak memerlukan cahaya tetapi memerlukan karbon dioksida). Pada tumbuhan. klorofil menyerap cahaya yang akan digunakan dalam fotosintesis. Energi yang digunakan dalam reaksi . dan energi kimia. sedangkan reaksi gelap terjadi di dalam stroma. Meskipun seluruh bagian tubuh tumbuhan yang berwarna hijau mengandung kloroplas. Dalam reaksi terang. terjadi konversi energi cahaya menjadi energi kimia dan menghasilkan oksigen (O2). semua sel yang memiliki kloroplas berpotensi untuk melangsungkan reaksi ini. Tumbuhan menangkap cahaya menggunakan pigmen yang disebut klorofil. Namun secara umum. Hasil fotosintesis (disebut fotosintat) biasanya dikirim ke jaringan-jaringan terdekat terlebih dahulu. Klorofil terdapat dalam organel yang disebut kloroplas.senyawa lain akan bereaksi dengan oksigen untuk menghasilkan karbon dioksida. Di organel inilah tempat berlangsungnya fotosintesis. Sedangkan dalam reaksi gelap terjadi seri reaksi siklik yang membentuk gula dari bahan dasar CO2 dan energi (ATP dan NADPH). Pada dasarnya. menuju mesofil. tempat terjadinya sebagian besar proses fotosintesis. Permukaan daun biasanya dilapisi oleh kutikula dari lilin yang bersifat anti air untuk mencegah terjadinya penyerapan sinar matahari ataupun penguapan air yang berlebihan. Pigmen inilah yang memberi warna hijau pada tumbuhan. Reaksi terang terjadi pada grana (tunggal: granum). Cahaya akan melewati lapisan epidermis tanpa warna dan yang transparan.

hanya panjang gelombang tertentu yang dimanfaatkan tumbuhan untuk proses fotosintesis. Penelitian menunjukkan bahwa laju fotosintesis jauh lebih tinggi pada tumbuhan yang sedang berkecambah ketimbang tumbuhan dewasa. Hal ini terkait pada sifat pigmen penangkap cahaya yang bekerja dalam fotosintesis. Hal ini mungkin dikarenakan tumbuhan berkecambah memerlukan lebih banyak energi dan makanan untuk tumbuh.600 nm). Pada proses reaksi gelap tidak dibutuhkan cahaya matahari. Pigmen yang berbeda menyerap cahaya pada panjang gelombang yang berbeda.gelap ini diperoleh dari reaksi terang. Klorofil a berperan langsung dalam reaksi terang. hijau kuning (510 . Proses ini merupakan awal dari rangkaian panjang reaksi fotosintesis. Pigmen yang terdapat pada membran grana menyerap cahaya yang memiliki panjang gelombang tertentu. sedangkan klorofil b tidak secara langsung berperan dalam reaksi terang. yaitu panjang gelombang yang berada pada kisaran cahaya tampak (380-700 nm). Reaksi gelap bertujuan untuk mengubah senyawa yang mengandung atom karbon menjadi molekul gula. Cahaya tampak terbagi atas cahaya merah (610 . Sebagai contoh. klorofil a terutama menyerap cahaya biru-violet dan merah. Klorofil b menyerap cahaya biru dan oranye dan memantulkan cahaya kuning-hijau. Masing-masing jenis cahaya berbeda pengaruhnya terhadap fotosintesis.500 nm) dan violet (< 400 nm).Fotosintesis Pada Alga dan Bakteri . Dari semua radiasi matahari yang dipancarkan. biru (410 .700 nm). Proses absorpsi energi cahaya menyebabkan lepasnya elektron berenergi tinggi dari klorofil a yang selanjutnya akan disalurkan dan ditangkap oleh akseptor elektron.. b. Kloroplas mengandung beberapa pigmen.

c. Hal ini membuat transformasi plastid alat yang berharga untuk penciptaan dan budidaya tanaman dimodifikasi secara genetis yang terkandung biologis.. Di mana kloroplas diwariskan hanya dari betina. Hanya saja karena alga memiliki berbagai jenis pigmen dalam kloroplasnya. hasil terakhir pada tanaman tembakau menjanjikan. Mengenal Kloroplas di 02:34 Diposkan oleh agus_wazza 4 komentar . meskipun dalam tanaman seperti pinus. maka panjang gelombang cahaya yang diserapnya pun lebih bervariasi. Ini kontainmen biologis strategi oleh karena itu cocok untuk mendirikan koeksistensi dan organik pertanian konvensional . transgen dalam plastida tidak dapat disebarluaskan oleh serbuk sari .000.Alga terdiri dari alga multiseluler seperti ganggang hingga alga mikroskopik yang hanya terdiri dari satu sel. kloroplas diwariskan dari laki-laki. Sementara keandalan mekanisme ini belum dipelajari untuk semua jenis tanaman yang relevan. kloroplas tidak diwariskan dari induk jantan. sehingga berpose lingkungan risiko yang lebih rendah secara signifikan.Transplastomic Tanaman Pada tumbuhan berbunga kebanyakan.000. fotosintesis pada keduanya terjadi dengan cara yang sama. Semua alga menghasilkan oksigen dan kebanyakan bersifat autotrof. Hanya sebagian kecil saja yang bersifat heterotrof yang berarti bergantung pada materi yang dihasilkan oleh organisme lain. menunjukkan tingkat penahanan gagal tanaman transplastomic jam 3 1. Meskipun alga tidak memiliki struktur sekompleks tumbuhan darat.

derifat yang mengandung fosfat. Dari banyak penelitian menunjukkan bahwa lokulus merupakan ruangan yang terpisah dari ruang atar membran. Membran luar Membran luar kloroplas tumbuhan tinggi dipisahkan dari membran dalam dengan ruang antarmembran sejauh 10nm. Tilakoid yang menghubungkan antar grana disebut “fret”. euglena gracillis memiliki 10 buah kloroplas setiap sel. Membran ini permeabel terhadap persenyawaan yang berat molekulnya rrendah seperti nukleotida. pada chlamidomonas hanya sebuah berbentuk mangkuk. Jadi ruang antarmembran merupakan jalan masuk bebas untuk segala macam molekul makanan dari sitosol. sel tumbuhan tinggi berisi 50-200 kloroplas. bagian dalam tilakoid disebut lokulus. Panjang antara 5 – 10 µm. Pada beberapa literatur tidak ditemukan istilah tilakoid grana. Membran dalam dan membran luar dipisahkan oleh ruang antarmembran. Membran dalam memiliki hubungan dengan kompleks membran dalam kloroplas. Kloroplas dapat dilihat dengan mikroskop biasa. asam karboksilat dan sukrosa. pada tumbuhan rendah bentuknya sangat bervariasi. fosfat organik. . spirogyra mempunyai kloroplas seperti pita yang letaknya spiral sepanjang sel. Susunan /tumpukan tilakoid disebut granum. Sebagian tilakoid melebar kedalam stroma disebut tilakoid stroma. Dengan adanya kompleks membran pada kloroplas terdapat tiga kompartemen yang terpisah yaitu ruang antarmembran lokulus dan stroma.Struktur dan ultrastruktur kloroplas Kloroplas terdapat pada sel-sel tumbuhan eukariotik. Tata nama dan kompartemen dalam kloroplas Kloroplas memilki membran rangkap seperti pada mitokondria. Dilihat dari permeabilitasnya fungsi dari membran luar kloroplas dan mitokondria mempunyai persamaan. Kompleks membran (membran internal) sebagian besar memiliki bentuk seperti kantung pipih yang disebut tilakoid. satu tilakoid dari granum disebut tilakoid granum. Fret umumnya disebut lamela grana.

dikarboksilat. fosfogliseerat. nature has devised a unique mechanism by means of which it replenishes the organic food materials in excess and this is achieved by harnessing the solar energy by plants. . fosfat. Meskipun impermeabel terhadap berbagai persenyawaan. dan ATP. Seperti membran dalam mitokondria. sorbitol dan berbagai anion (misalnya di dalam trikarboksilat. dehidroaseton fosfat. If organisms are allowed to utilize the existing food materials on this planet. asam glikolat) dan kurang permeabel pada asam amino. membran dalam kloroplas memiliki “carrier” spesifik untuk mentranslokasi berbagai bahan metabolik yang penting seperti fosfat. Selain itu pada membran tilakoid terdapat “carrier” elektron dan faktor penggandeng (coupling facttors) transpor elektron pada waktu fosforilasi. However.Membran dalam Membran dalam mempunyai sebagai “barrier” antara sitosol dan stroma kloroplas yang bersifat impermeabel terhadap sukrosa. Disinilah letaknya klorofil pada organel kloroplas. dan persenyawaan seperti nukleotida dan gula fosfat). Tapi bagaimanapun bentuk fisik yang sebenaranya. Gambar-gambar mikroskop elektron dari sistem membran internal menunjukkan adanya struktur yang serupa dengan F1 pada mitokondria yang berisi faktor penggandeng dengan ATPase PHOTOSYNTHESIS The free chemical energy required for life processes is derived from organic food materials by a process called biological oxidation. it will be exhausted in no time. membran dalam permeable terhadap CO2 dan asm mono karboksilat tertentu (misalnya asam asetat. Sistem membran interenal Membran internal merupakan jaringan membran yang kompleks pada stroma dan sukar digambarkan seperti keadaan sebenarnya. telah diketahui bahwa membran tilakoid berisi kelengkapan enzim yang komplit untuk melakukan reaksi terang pada fotosintesis. asam gliserat.

converted and conserved in the form of radiation by chemical energy Biochemically this process can also be defined “as light sensitized Red-Ox process” for it involves light induced Oxidation-Reduction processes. is captured. .Definition: magnetic Photosynthesis can be defined as a “ series of processes in which solar electro energy green (SEMR) plants”.

Cals. Historical Account Though Aristotle observed the effect of light on greening of the plants. light with shorter wavelength has more energy than the light with longer wave length (Blue light has more energy than the red light). . cal. it was Jean Senebier. SEMR Spectrum: The SEMR spectrum is quite large. plants use only blue and red parts of the visible for photosynthesis. consisting of cosmic rays at one extremity and radio waves at the other. (by liberating O2) only in the presence of light. of chemical energy. dust and H2O present in outer atmosphere of the earth. plants and animals behave similarly by However. Out of this only 1% is used by land plants which form about 15% of total plant population. of which. releasing CO2 and phlogisticating the air (impurifying the air). CO2. Light travels in waves. Einstein of Red light (700 nm) has 80 K. O3. For example.Solar Energy Sun emits light in the form of solar electro magnetic radiation (SEMR) of which only 40% reaches the surface of earth and rest is absorbed by O2. per mole-1. But Jan Ingen Houze demonstrated that plants can dephlogistication the air In dark. in the form of discrete energy packets called photons.8-13 x 1012 K. The energy content of each photo varies and depends upon the frequency and speed of the light. it was Joseph Priestley who discovered that the plants are capable of purifying the air and called this process as dephlogistication. and oceanic plants (about 85%) in fixing a total of 35-146 billion tones of carbon every year which is equivalent to 1.

(CH2O) n plant plants Robert Mayer. clearly elucidated that the plants capture solar energy and store it in the form of chemical energy. Light light H2O + CO2 ------------. Plants – O2 (Priestley) Light Plants --. “that energy can neither be created nor destroyed”. This was an important step in understanding photosynthesis. who was responsible for the theory. Nicholas Theodore de Saussure postulated that H2O is used up in fixing the CO2 into organic compounds.C + O2 C + H2O ---. .Organic carbon + O2 (Jean Senebier) At this juncture.O2 (Jan Ingen Houze) Light Plants + CO2 --.who postulated that plants fix the atmospheric CO2 (fixed air) into organic compound and the oxygen that is liberated comes from CO2.

are the notables among the stalwarts who have made significant contributions in understanding the structure and functional aspects of Photosynthesis. radio active isotopes demonstrated that the oxygen that is liberated comes from the H2O and not from CO2 as it was believed earlier. 4H2O ----------. Calvin. Emerson. Govindjee.Meanwhile the importance of chloroplast and chlorophyll in fixing CO2 in the presence of light was made clear. . Arnon. Park.2H2 + 2O2 Since then numerous workers have contributed their part in understanding various aspects of photosynthesis. Blackman. But people still believed that the oxygen that is liberated during photosynthesis However it was Robert Hill and Van Neil using comes from the splitting of CO2 into C and O2. Ellis. Parker. Photosynthetic Organelles: Chloroplasts Plastids are the unique organelles found exclusively in plants (with the exception of fungi). Sanpeitro.

a fluid or a matrix called stroma is found. Each Granum is made up 10-100 circular flat membranous discs called thylakoids.A fully developed chloroplast is bounded by a double membrane system within which.190 for the details associated pigments are organized into photosynthetic units. In these thylakoids the photosynthetic pigments and their Refer page No. . of chloroplast structure. These are called Grana. In this liquid 30-40 highly organized circular membranous structures are found.

granular structures.If thylakoids are cut open by freeze fracture method and observed under an electron microscope. These surfaces are studded with numerous Those structures found in the inner core of the membranes are called Quantasomes which act as photosynthetic units. four surfaces can be made out as shown in the (fig). .

protein curried in thylakoid membranes.S-I particles. .S-II by sonication and This has led to the study of chemical analysis and differential ultra centrifugation methods.S-I.Photosynthetic units: associated with the Park and Branton discovered the presence of array crystalline particles. function of each of these units. Such particles are called Quantasomes. The inter-granal lamellae or But the granal thylakoid membranes are associated stromal lamellae have just P.S-II and the Park and Sane have succeeded in isolating P-S-I and P. Photosynthetic Unit I: It is smaller of the two photo-systems. The larger particle is P. which are nothing but photosynthetic units which are capable of absorbing solar energy as well as performing photo-chemical reactions. smaller is P.

S-I is made up of 230-250 chlorophyll-a molecules. which exists in the form of a dimmer. 25 K.S-I but it is another form of P. electrons to P. Transfer of energy: These two photo systems with their respective pigments and light harvesting proteins are oriented in the membrane in such a way.S-II system.D. Photosynthetic Unit II: granal membranes. chlorophyll-a 700. exclusively found or restricted to It is made up of a number of chlorophyll-a (more). Carotenoids. This system is also associated with Fe-S containing Ferrodoxin (a reducing substance).S-I system. chlorophyll-b.S-I is totally absent in granal membranes but it is found only in stromal lamellae. a non heme-iron protein called Ferrodoxin (FRS). and Plastocyanin and ATP dependent NADP reductase. All the molecules in each of these photo-synthetic units are spaced and . specific Mn2* associated Z-protein complex (32 KD). Only time will tell the reality of its structure and function. Chlorophyll-a 680 Its major function is to liberate O2 and donate However Arnon feels that the originally believed P.D light harvesting proteins and unique Along with the molecule called Carotenoids. Plasto Quinone and Cytochrome-b 559. are also present. they can capture the fleeting photons randomly. It also has a unique.with P. chlorophyll-b. harvesting Pheophytin. but in granal membranes the reduction of NADP to NADPH2 occurs. P.S-I involved in the reduction of NADP is not P. Recently Arnon came out with a view that P. In inter-granal lamellae cyclic photo-phosphorylation occurs. 25 K. proteins.S-II system. light It is the larger photosynthetic unit. Cytochrome-b 6. molecule which exists in the form of a dimmer.

captured photons are transferred from molecule to molecule by a phenomenon called inductive resonance. Chlorophyll-a --.Chlorophyll-a 680 Carotenoids --- Chlorophyll-b --.oriented in such a way. The transfer of captured light energy is ultimately drawn to active centers. Here the unit of energy that is transferred to as exciton.Chlorophyll-a 700 .

.

chlorophyll-a acts as the organisms. Similarly absorption chlorophyll-b has absorption spectrum at 453 nm to 642 nm and carotinoids have an absorption band between 430 nm – 490 nm. All other pigments act as secondary pigments. . chlorophyll-a and at 430 nm (blue light) and 662 nm (red light).Photosynthetic pigments Pigment analysis of photosynthetic organelles. Absorption Spectrum: shows maximum The absorption spectrum of these pigments indicates that. with the exception of photosynthetic photosynthetic bacteria where the primary pigment is Bacteriochlorophyll. primary pigment and it is present in all Among chlorophylls. shows that chloroplasts contain green pigments (chlorophylls) and yellow pigments (carotinoids).

Action spectrum and Enhancement effects Though individual pigments absorb light at different wave lengths. oxygen liberation would be inefficient on the other hand if both the lights are given simultaneously the photosynthesis. . they transfer the energy to other pigments like chlorophyll-b and chlorophyll-a for effective function. Though carotinoids absorb light at green and orange regions. not all the wave lengths are efficient in photosynthetic process either in terms of oxygen liberation or carbon fixation. instead of direct action. If red light or blue light is provided alone.

Mechanism of Photosynthesis The process of light capturing and carbon dioxide fixation are separated by time and space. Basic principles involved in photosynthesis is capturing of solar electromagnetic radiations at a particular wave length by pigment/protein complexes. However light induced photochemical reactions are extremely fast reactions The are relatively slow and take place later as they depend upon the products of light reactions. it is considered as a temperature dependent process. it was first demonstrated by Robert Hill. Light Reactions As the first phase of photosynthesis is light dependent. This is also involved in the In this primary process. it is referred to as light reaction. Hill’s reaction for. liberation of O2. The pigments act as antennas for capturing . converting and conserving the solar energy in the form of chemical bonds in ATP and NADPH + H*. As this process is controlled by a number of enzymes. light rays in the form of photons in terms of quantums. Structurally Grana perform the photochemical act by capturing. however this is also called. entire process can be simplified in the following equation and in the scheme. though certain steps are temperature dependent. Stromatic fluid is the site for the utilization of light dependent granal products in carbon fixation. others are light dependent and temperature independent reactions.

then it falls back to its original orbit (ground state). . is translocated among the atoms of pigment. where at a particular site an electron accepting the light energy jumps to a higher orbit. say -10^ 14 sec and then drops to down to the next lower orbit where it stays only for a very short time. provides. The orbit to which it jumps depends upon the amount of energy a captured photon In the orbit the excited (higher energy electron) electron stays for a very short period of time. with photons containing specific quantum of energy.The light captured.

the captured energy is released either in the form of fluorescence or heat Photoionization: them excited. To begin with.Chlorophyll - (Ground state) . explanation of light harvesting process.During downward fall the energy rich electron can be transferred to another compound. the absorption of photons of SEMR by pigment systems makes Chlorophyll + Protein complex + light --.protein complex (CPC) (excited) . light energy accepted by the electron is transferred to another substance. Thus the This is a simple If the energy rich electron is not used.

The excited chlorophyll-protein complex reacts with water and splits the water into hydrogen ion (OH-).S-II. This phenomenon is called photoionization. Chlorophyll-protein complex (Excited) + H2O ------. .S-I and P. found in granal membranes.S-I is directly involved in the reduction of NADP.Chlorophyll – Protein complex + H* _ OH – (Ground state) The photocopied products like H* + OH – ions are simultaneously accepted by the photosystem I and photosytem II respectively. where P. Production of reducing power: It is now certain that the synthesis of NADPH + H* is the co- ordinate function of P.

P. an electron at a particular site gets the energy and it is boosted to the next higher orbit or higher stage of energy. chlorophyll-a 680 molecules also boost up the electrons to higher state of energy. 2 accepted by photo system II. As the electrons from chlorophyll-a 700 are lost to NADP. photons of the SEMR are trapped by a number of antenna like chlorophyll-protein complexes.D. This is a powerful reducing agent required for carbon fixation and it is released into the stromatic fluid as it is synthesized. As chlorophyll-a exists in dimmers. P.S.S. the larger photosynthetic unit of the two. utilizing 2 Quanta of light.S. which acts as the reaction centre or energy trap. these molecules become active and However the electrons for chlorophyll a 700 come from this condition is called photo-bleaching. Z protein complexed with manganese ions as .When the light strikes the photosystem I units.II which is also moved in the act of electron transport. If electrons are not provided.II units also capture photons and transfer the excitons to the active centre called chlorophyll-a 680 which exists in the form of a dimer. This energy is transferred from molecule to molecule towards the special molecule called chlrophyll-a 700.I. When a Quantum of light energy is conveyed a chlorophyll-a 700. Similar to chlorophyll-a 700. the chlorophyll-700 molecules are rendered electrically positive. Liberation of oxygen: Along with P. chlorophyll-680 molecules also boost up the chlorophyll-a 700. In this process the energy that is responsible for boosting the electrons is now stored in NADPH + H*. has 32 K.

As a result. When 4 such OH. an electron is supplied by “Z” protein Mn2+ complex and thus this protein complex gets activated with every photon absorbed. PS –II Z –Mn2* Complex + 4 OH –4 photons PS II – Z Mn2* + 2H2O + O2 Non-Cyclic Photophosphorylation The electrons that are boosted to higher state of energy from PS-II Chl a 680 – are immediately accepted by pheophytin.Z protein complex readily reacts with negatively charged OH ions in water.ions are brought on to the two Mn-Z protein complexes. With the loss of every electron from the terminal chlorophyll a 680 molecule. the positively charged Mn2*. . This may result in reorientation and reaction to produce 2H2O and a molecule of O2.active centre. the OH orbitals may overlap on each other. This leaves Z – Mn2* complex free to receive another set of OH ions. One more boosting of a pair of electrons are to be released from Z-Mn complex to receive two more OH – ions. in such a way.

Then the electrons are shuttled to a labile molecule called plastoquinones (PQ).

The molecule

simultaneously accepts 2H* ions and 2 electrons and gets reduced to PQH2, which in turn releases the H* protons into inner thylakoid space and simultaneously transfer the electrons to

Cytochrome 559.

This is accompanied with the loss of small amount of energy is released.

This

energy is utilized and stored in the terminal bond of ATP molecule.

This phenomenon is referred

to as non-cyclic photophosphorylation. From Cytochrome f, the electrons reach Chl a 700 through copper containing neutral and now they are ready for another cycle of electron boosting process. Meanwhile, as the electrons are lost from chlorophyll a 680 to chlorophyll a 700 the former molecule becomes positively charged. ions. The electrons that neutralize Chl a 680 come from (OH)

Cyclic photo phosphorylation:

Photosynthetic unit-I that is found exclusively in inter granal During the down hill journey of electrons, energy is

lamellae is involved in a cyclic electron flow.

liberated and the same is utilized in the phosphorylation of ADP + Pi to ATP.

P.S-I absorb photons and energy is conveyed to the terminal Chl a 700 which exists in dimer form. The electrons are boosted to higher orbital, which is accepted by FRS. Then electrons are channeled through a series of electron accepters back to Chl a 700 molecule. When the electrons are transferred from FD to cytochrome b 6and form Cyt b 6 to Cytochrome 1, sufficient amount

of energy is released. The energy that is released during this shuttle is due to the difference in the Red-O potential between the oxidant and reductant. This energy is captured and utilized in

the formation of a high energy terminal bond of ATP molecule.

Light reaction and its products During light reaction solar energy is absorbed by chlorophyll light harnessing complex and utilize water for photochemical reaction to produce 3 ATP, 1 NADPH + H*, 2H2O, 1 O2 per cycle of reactions.

Calvin et al. . have elucidated Calvin is probably the one and the only biochemist. Oxygen either escapes or it Dark reaction or Calvin Cycle Stromatic fluid consists of all the enzymes required for carbon dioxide fixation. is utilized by respiratory process.Particularly ATP and NADPH + H* are released into stromatic fluid. all the biochemical steps involved in this process. who has been awarded the Nobel Prize for this kind of work.

further it is these 3 carbon components that play an important role in the synthesis of Glucose. This process takes place in 3 steps: 1) Carbon oxidation 2) Reduction 3) Regeneration. . for the first stable intermediate product produced is a 3 Carbon organic acid.This pathway is also called C 3 pathway.

1 The RUDP (5C) acts as an acceptor of CO2 found dissolved in the stromatic fluid. formed. when a highly stable 6C compound. RUDP carboxylase is responsible for the addition of CO2 to RUDP. RUDP + CO2 – 2 PGA 2 (5C) (1C) (3C) . by an enzyme Ribulose kinase and a molecule of Ribulose di phosphate is RUMP + ATP – RUDP + ADP. break up into two 3 Carbon compounds called 3-Phosphoglyceric acid (PGA).Carbon Fixation Ribulose monophosphate (5C) an intermediate component of carbohydrate metabolism first gets phosphorylated synthesized.

in the process.Reduction Before the 3-PGA gets reduced. Di phosphoglycerate (Di PGA). A molecule of ATP is consumed . the 3-PGA is primed up by phosphorylation by phosphoglycerokinase to produce.

one molecule of RUMP. The enzyme involved is glyceraldehydes dehydrogenase. 3 – DiPGA + ADP (3C) (3C) The DiPGA gets reduced by NADPH + 1H*to Phospho glyceraldehydes (2 PGALD). 6 CO2 + 6 RMP + 18 ATP + 12 NADPH + H* = 12 PGALD + NADP + 18 ADP + 12 Pi . DiPGA + NADPH + H = PGALD + NADP + Pi (3C) (3C) For the fixation of one molecule of CO2 into 2 molecules of PGALD.3-PGA + ATP = 1. The sum of Carboxylation and reduction process to produce one molecule of Glucose has been given in the following equation. 3 molecules of ATP and 2 molecules of NADPH + H* are required.

12 PGALD are subjected to a regeneration process in which 6 RUMPs initially consumed are regenerated. 5 PGALD = 5 Di HAP 6 .Regeneration In this process. At the same time one molecule of glucose is produced. five are converted into Dihydroxy Acetone Phosphate (DiHAP) by an isomerase enzyme. Out of 12 PGALD.

1 Fructose 6-p -----.I Glucose 6-p (6c) (6c) The remaining 2 Fructose-6 phosphates combine with 2 molecules of phosphoglyceraldehyde. 3 PGALD + 3 Di HAP --.In the next step. 6 di phosphates are subjected to phosphate action in which one phosphate is removed to produce Fructose-6 phosphates. to undergo a rearrangement process in which 2 molecules of Xylulose phosphates are produced. 6-diphosphate --. 6-Di P (3c) (3c) (6c) These Fructose-1. The .3 Fructose-6-phosphate.3 Fructose-1. 3 molecules of PGALD combine with 3 molecules of Di HAP to form 3 molecules of Fructose-1. one is converted into Glucose 6-phosphate by phosphogluco isomerase. The enzyme is Aldolase. 3 Fructose-1. enzyme is transketolase. 6-Di Phosphate. Out of the 3 Fructose 6-phosphates.

7-diphosphate.2 Fructose6-p + 2 PGALD (6c) (6c) = 2 Erythorose-4-p + 2 Xylulose-5-p Then 2 Erythrose 4-P combine with 2 Dihydroxy acetone-P by another Transketolase enzyme to form a carbon Sedoheptulose-1. . 2 Erythrose-P + 2 Di HAP (4c) (3c) = 2 Sedoheptulose-1. which immediately undergoes phosphotase action to produce sedopheptulose7. 7-di P. The enzyme involved is Aldolase. 7-di P 2 Sedoheptulose-1.phosphate.2 Sedoheptulose-7-p The two sedoheptulose 7-phosphates thus produced combine with the rest of 2 molecules of phosphoglyceraldehyde to produce 2 molecules of Ribose-5-phosphate and 2 molecules of xylulose 5-phosphate.

The results of the 7 PGALD + 5 Di HAP = 1 Glucose + 6 RUMP .2) Sedoheptulose-7 – P + 2 PGALD (7c) (3c) = 2 Ribose-5 – P + 2 xylulose-5 – P (5c) (5c) The two ribose-5 – phosphates and four xylulose-5 – phosphates (reaction 9 &12) are converted to Ribulose monophosphate by the isomerase and epimerase respectively. pathway can be summed up as. 2 Ribose – 5 – P = 2 Ribulose 5 – P (5c) (5c) 4 Xylulose 5 – P = 4 Ribulose 5 – P (5c) (5c) The RUMPs thus produced are again used up in another cycle of CO2 fixation.

The uniqueness of this process In is that C4 pathway and C3 pathway operate in the same plant. This is also called C4 pathway because the first This intermediate compound synthesized. (This is named after the discoverers). but in different structures. during carbon fixation is a four carbon organic acid. which in turn are surrounded by mesophyll .Hetch & Slack pathway or C4 pathway Though Calvin cycle or C3 pathway is prevalent in the majority of Dicot plants some tropical Graminae or Grasses operate carbon fixation by another pathway called Hatch and Slack pathway. Graminae members like Sorghum and Sugarcane the vascular bundles found in the vines are surrounded by a single layer of bundles heath cells. method is considered as an efficient method of carbon fixation.

again the rate increases to point. Among green pigments. maximum and reaches If the intensity of light is increased. For example. if carbon dioxide is deficient. say light.cells. when photosynthesis is operating under optimal condition. may act as a limiting factor. but reaches saturation point at which condition. another factor. Even though Chl-a 700 and Chl-a 680 act as active centers. particularly Chl-a 700 and Chl-a 680 are directly involved in the primary process of photochemical reactions. other pigments absorb light at specific wave . Factors that control photosynthesis Photosynthesis being a photo biochemical process. Thus in living systems various factors and their concentration readily affect the efficiency of photosynthesis. under controlled conditions shows minimal or optimal or maximal quantities. Under optimal conditions if any one of the factors is deficient the rate of If such a factor is increased the rate also increases. it is controlled by various factors to achieve maximum yield. chlorophyll-a. Chl-a & Chl-b are invariable present. the rate of reaction increases. Pigments: Green chloroplasts contain green as well as yellow pigments. This may be further increased on increasing the saturation concentration of enzymes. Chloroplasts found in mesophyll cells and bundle cells show different structure as well as functions. All other pigments act as secondary pigments. Thus the rate photosynthesis suffers. among yellow pigments carotenes and xanthophylls are present.

S-I.S-I). . During the electron flow from P.S-II are found in thylakoid membranes. sometimes the effect may be lethal too. If there is any deficiency in any of the pigments and required factors for their organization.S-I is In thylakoid membranes.S I and P.S-II) and NADP reduction to NADPh2 (P.S-I and P. energy is transferred by inductive resonance in the form of excitons. the These pigments get organized in the thylakoid membranes in the form of photosynthetic units called P. at high intensity of light.lengths and they are conveyed from molecule to molecule towards active centers. but carotinoids that are present.S-II are exclusively found in the inter granal lamellae. but P. it affects the process drastically.S-I and P. protect the chlorophyll molecules from photo-oxidation. Both P. Here. uniquely oriented towards each other. in such a way. their function is co-coordinated and they are responsible for oxygen liberation (P. chlorophyll molecules get bleached by photo-oxidation. P. the light energy is converted to chemical bond energy (ATP) by NonCyclic photo-phosphorylation. Generally.S-II.

This is called the absorption spectrum. Quantity of light Chlorophyll a. Even though these pigments absorb light at shorter wave lengths. (white light) has longer wave length and lesser energy when compared to the shorter wave length of the blue light which has higher amount of energy. greater is the energy of longer the wave For example. length lesser is the energy of the photon. which differ in their wave lengths.Light: In photosynthesis light provides energy. chl. the photons are transferred to the active centers which have an absorption spectrum at longer wave lengths. Basically this process is controlled by the quality and the quantity of light that is received. B-carotene & xanthophylls). the red light of the visible spectrum wave length of the radiation. which mainly depends upon the Shorter the wave length. Chl. These radiations travel in the form of discrete energy packets called photons. B. At the same time it stimulates the entire process. This energy relationship between photon and wave length is shown in the figure 87. The amount of energy in each photon is called Quantum. .B B-carotenes and Xanthophylls absorb different wave lengths of visible light (Cal a. The solar electro-magnetic radiation consists of a wide spectrum of individual rays.

Quantitative measurement of red light required for the liberation of one molecule of O2 is found to be about 4 quanta and another four are required for the production of two molecules of NADPH*. on the other hand. bleached and the process suffers. totally 8 quanta are required.Chlorophyll molecules. The efficiency of light is measured in terms of number quanta required for either the liberation of a molecule of O2 or for the fixation of a molecule CO2 into Glucose. and it is measured in terms of foot-candles. This effect is called Emerson’s enhancement effect. if both the lights are given simultaneously. At higher intensities. If blue or red light is given singly photosynthesis will be never efficient. During this process 2 molecules of ATPs are also synthesized. pigments get The inhibition of photosynthesis by photo-oxidation at higher Quantum requirement / efficiency Light is measured either in terms of quanta or intensity of light. Quantity and intensity of lights: The intensity of the light depends upon the distance of the It has been found that at low intensity. That means photosynthesis requires both red and blue lights for its efficient function. . intensities is called ‘Solarization’. because of heterogeneity in their structure absorb white light at Blue as well as Red wave lengths. the process becomes efficient in releasing O2. source. however. photosynthesis is at its minimum but with the increase in intensity the rate increases and reaches saturation at about 2000 to 2500 foot candles.

cal. But the amount of total energy that is actually stored in a molecule of Glucose is about 696 or 700 K. Thus the efficiency or photosynthesis in terms of energy required and stored. Today.C6 H12 O6 + 12 NADP + 18 ADP + 18 Pi.03%. This is 6 CO2 + 6 RUMP + 18 ATP + 12 NADPH + H ---------. approximately equivalent to 60 quanta. Carbon dioxide (CO2) It has been estimated that about 300 million years ago the percentage of CO2 in the atmosphere was about 20%. gives the value of 60%. “What has happened to the rest of the CO2?” Nature has fixed this CO2 in the form of organic fuels by photosynthetic process and the same is stored as the organic fuel in the inner depth of . 2 ATP 6 molecules of CO2. Probably the other 70% of the energy that is not fixed may be released in the form of heat which may be utilized for enzymatic and other cellular activities.In Cylic photophosphorylation 2 molecules of ATP are synthesized per 2 quanta of light. cyclic 2 quanta. with burning of all kinds of fuels (including biological oxidation) the Naturally one will be tempted to ask concentration of CO2 in the atmosphere is just 0. 18 molecules of ATP and 12 molecules of NADPH2 are required.

the rate of C4 photosynthesis increases.cals. Nevertheless. Different plants have different optimal temperature. so also its yield. Internal and Genetic factors . plants growing on land and in ocean fix about 146 billion tons of carbon annually which is approximately equivalent to the fixation of 13x 1012 K.earth. Generally. of solar energy. By increasing the concentrate of CO2. photosynthesis. requires enzymes for its various biochemical activities temperature has a significant effect on controlling the rate of photosynthesis. its supply is very important in But under water deficit conditions. in a vast landscape full of green plants. which is a photo-chemical reaction. CO2 becomes deficient by about mid-day. Desert plants have higher optimal temperature of 35-400 C. and photosynthesis and its yield suffers. plants are considered as highly efficient plants than C2 plants with respect to carbon fixation. Temperature: Photosynthesis. Different plants have different optima for CO2. if higher concentration of H2O does not show any enhancing effect. Water: Water being sole source for electrons and protons. other mesophytic and water plants function efficiently at 25-300C. On the other hand. the rate of photosynthesis falls drastically.

2 .4 Sitokhrom f 0.5 0.7 Manganese 0.0 3. karotenoid. and their synthesis things is of utmost importance in the proper functioning of photosynthesis which ultimately controls the photo-synthetic yield.Even under optimal environmental conditions. co-enzymes. The synthesis of various cellular factors ultimately depends upon the genetic potential and its expression.6 b. Lipida yang khas bagi klorofil yaitu galaktolipida dan sulfolipida yang terdiri adas masing-masing 45 % dan 4% dari total lipida.5 0. All enzymes. no metabolic activity can function efficiently. 1983) Tilakoid Stroma Tilakoid Grana Total klorofil Klorofil a Klorofil b 278* 238 40 401 281 130 P700 2.karoten 21 17 Lutein 10 29 Violaxanthin 15 20 Neoxanthin 8 16 Fosfolipida 76 66 Monogalaktosil digliserida 231 214 Digalaktosil digliserida 172 185 Sulfolipida 65 59 Sitochrom b ( total) 1. Plants with superior genetic potential can function very efficiently when compared to inferior ones.1 Komponen utama tilakoid grana dan tilakoid stroma (Sheeler dan Bianchii. Selain itu juga terdapat molekul-molekul lipida seperti klorofil kira-kira 20% dari total membran tilakoid. KOMPOSISI KIMIA KLOROPLAS Membran tilakoid terdiri atas lipida kurang lebih 50%. pigments. without the proper cellular machinery. light harvesting proteins. Kurang lebih 10% lipida terdiri atas fosfolipida. dan plastokuinon Tabel 12.3 3.

panjang gelombang yang diserap terlihat sebagai pita-pita gelap dan dinamakan pita-pita serapan. Bagian dari spectrum cahaya yang diserap oleh klorofil selama proses fotosintesa dapat ditentukan dengan menempatkan suatu larutan klorofil di dalam alkohol diantara suatu sumber cahaya dan suatu prisma kaca. Proses fotosintesis berlangsung dalam plastida dari organisme sel yang disebut kloroplas. Spektrum cahaya yang melewati larutan klorofil. bakterioklorofil a. sedang cahaya hijau. Posisi pita-pita gelap dalam spektrum klorofil menunjukkan panjang gelombng mana yang diserap. Seperti halnya dengan klorofil. Hal inilah yang menyebabkan mengapa klorofil tampak berwarna hijau. bitu dan violet yang diserap yang merupakan panjang gelombang yang banyak digunakan dalam fotosintesis. Sebagian merah dan sebagian besar kuning. Karotenoid alami dapat berupa likopene berwarna merah . orange dan merah dipantulkan. Klorofil pada tanaman pembuluh dan briophyta terdapat di dalam kloroplas. yaitu klorofil a. Apabila kita bandingkan pengaruh berbagai panjang gelombang terhadap laju fotosintesis. klorobium klorofil 650 dan klorobium. dijumpai di dalam kloroplas dan kromatofor lain. Di dalam kloroplas mengandung pigmen klorofil yang berwarna hijau sebagai pigmen utama penyerap cahaya dan karotenoid sebagai pigmen pelengkap. 1982). bakterioklorofil b. yaitu di dalam membran tilakoid. beberapa karotenoid mengirim energi eksitasinya ke pusat reaksi. c.*Nilai dalam mikromol pergram komponen protein membran. Karotenoid adalah senyawa hidrokarbon yang terdistribusi dalam tanaman dengan kisaran warna kuning. b. sedang karotenoid yang paling banyak terdapat dalam tumbuhan adalah b karoten dan lutein. Di alam dikenal ada sembilan jenis klorofil. Pigmen karotenoid (b karoten dan lutein) hanya mengabsorbsi cahaya biru dan ungu. Tumbuhan tinggi mengandung dua macam klorofil yaitu klorofil a dan b. kuning. Terlihat bahwa banyak dari cahaya merah. Karotenoid bagi tanaman juga berperan untuk melindungi 7 klorofil dari kerusakan akibat oksidasi pada intensitas cahaya tinggi. Spektrum yang terbentuk berbeda dengan spektrum cahaya putih yang tidak melewati klorofil. e. Klorofil merupakan pigmen fotosintesis yang sangat penting. Klorofil tidak efektif mengabsorbsi cahaya hijau sehingga lebih banyak direfleksikan (dipantulkan) dan ditransmisikan (diteruskan). d. jingga dan hijau tidak diserap sama sekali (Arbaya dan Sasmitamihardja. maka akan diperoleh spektrum Action pada kisaran panjang gelombang daerah cahaya tampak (visible light).

dengan ukuran 2 .pada tomat dan ß-karoten. Kloroplas mengandung banyak pigmen yang membuat buah dan bunga mempunyai corak jingga dan kuning. Sebagai contoh: 1. Membran dalam dihubungkan dengan suatu kompleks membran yaitu membran bagian dalam yang melintasi bagian dalam kloroplas. Spyrogira : satu kloroplas/sel. alga. berbentuk mangkuk 3. Pada tumbuhan rendah dan terutama pada beberapa mikroorganisme. stroma dan lokulus. Sel sebagian besar tumbuhan tinggi umumnya mengandung antara 50 A. selain itu grana juga berfungsi sebagai mesin fotosintesis. B. Kloroplas terdapat dalam daun dan organ tumbuhan hijau lainnya dan dalam algae eukariotik. datar atau cembung. Chlamydomonas : satu kloroplas/sel. yaitu serial reaksi yang dikendali kan oleh cahaya kemudian menghasilkan molekul organik dari CO2 atmosferik. yang dipisahkan ruang antar membran. dilihat dari atas nampak seperti elips.Membran Kloroplas Membran-membran pada kloroplas membatasi tiga kompartemen yang terpisah yaitu ruang antar membran. KLOROPLAS K loroplas merupakan anggota khusus dari keluarga organel tumbuhan yang berkerabat dekat. Bagian dalam tilakoid disebut lokulus.000 Da. Bentuk membran bagian dalam yang paling umum adalah satu kantung yang dipipihkan yang disebut tilakoid. Euglena gracilis : kurang dari 10 kloroplas/sel 2. Membran dalam impermeable pergerakan molekul melalui transporter. Karotenoid pada tanaman berfungsi untuk melindungi klorofil dari fotooksidasi dan dapat menyerap serta memindahkan energi cahaya ke klorofil a. berwarna kuning. Dengan demikian organel itu adalah suatu sistem tiga membran. merupakan salah satu fungsi dari grana. Tumbuhan.Struktur Dan Fungsi Kloroplas Kloroplas berbentuk lensa dengan satu sisi/permukaan cembung dan permukaan lain cekung. Membran luar kloroplas mengandung porin permeable terhadap senyawa dengan ukuran BM 10. Tilakoid yang memanjang ke stroma disebut tilakoid stroma. Membran dalam membentuk tilakoid. yang disebut plastid. Tilakoid itu disebut stroma. bentuknya sangat berbeda dari yang terlihat pada tumbuhan tinggi dan sering jumlahnya terdapat sedikit. Tumpukan berupa tilakoid disebut grana. Fungsi utama kloroplas adalah sebagai mesin fotosintesis. berbentuk pita yang memanjang di seluruh inti Pada dasarnya. kloroplas dibatasi oleh dua sistem membran yaitu membran luar dan membran dalam. Kloroplas mengandung klorofil pigmen hijau bersama-sama dengan enzim dan molekul lain yang berfungsi dalam produksi makanan dengan cara fotosintesis.Reaksi-reaksi fotosintesis bergantung cahaya berlangsung .4 µm x 5 – 10 µm. serta cyanobacteria menggunakan elektron dari air dan energi dari cahaya matahari untuk mengubah CO2 menjadi senyawa organik dan dari proses ini akan dihasilkan O2 ke atmosfere (proses autotrof). sehingga masing-masing tilakoidnya disebut tilakoid grana.

fosfat organik. Namun pada beberapa alga dan cyanobacteria bentuk kloroplas bervariasi. ada juga yang berbentuk seperti cangkir. Selain itu terdapat molekul-molekul lipida seperti klorofil. zignema memiliki bentuk kloroplas seperti bintang. Sistem membran bagian dalam Sistem membran bagian dalam yang terdapat dalam stroma membuat suatu jalinan yang sangat kompleks. Membran dalam tidak fermeabel bagi sukrosa dan berbagai anion. fosfogliserat. Stroma juga mengandung ribosom dan DNA. fosfat dan senyawa-senyawa seperti nukleotida dan gula fosfat. dihidroksiaseton fosfat. Ulothrix memiliki bentuk kloroplas berbentuk panjang dan bergerombol. E. 2.dalam tilakoid sedang reaksi asimilasi (fiksasi) CO2 terjasi dalam stroma. Membran tilakoid mengandung enzim lengkap untuk melaksanakan reaksireaksi fotosintesis yang bergantung cahaya. Membran dalam. H. kurang lebih 10% dari padanya adalah fosfolipid. Beberapa macam partikel juga terdapat seperti butir pati. dan asam glikolat.Secara umum membran pada kloroplas dibagi menjadi: 1. derivat-derivat fosfat. asam gliserat. Membran luar. C. misal asam asetat. seperti pita. Dengan genom itu sejumlah protein khas kloroplas . Jumlah klorofil kira-kira 20% dari lipida total membran tilakoid. Struktur dan Sifat Genom Kloroplas. yang masingmasing 45% dan 4% dari total lipida. dan sebagainya. plastoglobulin. D. Dengan demikian ruang antar membran mengandung molekul-molekul nutrien sitosol. dikarboksilat dan ATP. Membran dalam kurang fermeabel bagi asam amino. Membran tilakoid merupakan tempat klorofil. Komposisi Kimia Membran Kloroplas Membran tilakoid kira-kira 50% terdiri ats lipida. Membran tersebut permeabel bagi bermacam-macam senyawa dengan berat molekul rendah seperti nukleotida. Membran luar kloroplas tumbuhan tinggi dipisahkan dari membran dalam oleh ruang kira-kira 10 nm. Dalam stroma terdapat DNA.Membran dalam fermeabel bagi CO2 dan asam-asam monokarboksilat tertentu. pembawa-pembawa elektron dan faktor-faktor yang menggabungkan transpor elektron dengan fosforilasi. Membran dalam mengandung protein pembawa tertentu untuk mengangkut fosfat. Seperti pada spirogyra memiliki bentuk kloroplas yang spiral (berupa pilin). Kloroplas mempunyai tingkat otonomi di dalam sel yang dalam banyak hal sama dengan mitokondria. Reaksi Fotosintesis Fotosintesis dibagi menjadi 2 yaitu: F. Stroma dan Inklusinya Stroma mengandung enzim-enzim yang penting untuk melaksanakan asimilasi CO2 dan mengubahnya menjadi karbohidrat. plastokinon dan tokoforilkinon. asam karboksilat dan sukrosa. misal didan triarboksilat. Lipida yang khas bagi klorofil adalah galaktolipida dan sulfolipida. datar atau cembung. yaitu tempat penyimpanan lipida. karotenoid dan plastokinon. Membran dalam bekerja sebagai pembatas fungsional antara sitosol dan stroma. Bentuk-bentuk kloroplas Pada tumbuhan tinggi bentuk kloroplas berupa lensa dengan satu sisi/permukaan cembung dan permukaan lain cekung. G.

sel eukariotik memiliki struktur yang lebih kompleks. ganggang hijau-biru. Dinding sel bakteri berfungsi untuk menahan tekanan osmotic sitoplasma. dan hewan. misalnya protista. Penggolongan ini didasarkan atas ukuran dan struktur intemal atau kandungan organel selnya. Penyempitan terjadi dekat tengah-tengah plastida dan kedua turunan dihasilkan dari pemisahan membran-membran di daerah itu. ribosom dan materi inti (DNA dan RNA). Ukuran sel prokariotik berkisar antara 0. Replikasi dan Diferensiasi Kloroplas Kloroplas berasal dari kloroplas yang sudah ada selama daur hidup tumbuhan tinggi dan diteruskan ke sel-sel turunannya selama pembelahan sel. mikoplasma dan alga hijau-biru. dinding sel bakteri tersusun atas peptidoglikan atau mukopepetida yang dapat dipergunakan sebagai dasar penggolongan bakteri menjadi dua golongan . Sejumlah faktor-faktor lingkungan mempengaruhi replikasi dan diferensiasi. para ahli menggolongkan sel menjadi dua kelompok. mesosom. Tipe pembelahan sama seperti pada mitokondria. . Kloroplas juga melakukan replikasi. Sedangkan. Umumnya pembelahan kloroplas tidak serempak di dalam jaringan atau sel tumbuhan.. misalnya bakteri. I. dan mikoplasma.dibuat dengan menggunakan ribosom yang juga terdapat dalam stroma.5 -3 mm. fungi. STRUKTUR SEL PROKARIOTIK DAN EUKARIOTIK Sejak ditemukannya mikroskop elektron para ahli biologi mulai berhasil mengidentifikasi struktur internal dari berbagai macam sel. yaitu bakteri gram positif dan bakteri gram negative. yaitu sel prokariotik dan sel eukariotik. karena itu puncak replikasi akan terlihat apabila keadaan lingkungan optimal. hamper 90% komponen dinding selnya tersusun atas peptidoglikan. sitoplasma. sehingga sel tidak mudah pecah akibat masuknya air kedalam sel. Struktur umum sel prokariotik yang diwakili oleh bakteri berturut-turut mulai dari luar ke dalam adalah dinding sel. Struktur Sel Prokariotik Prokariotik meliputi archaebakteria (bakteri purba) dan eubakteria (bakteri modern/bakteri sejati) yang beranggotakan bakteri. membran sel. Pada bajteri gram positif. tumbuhan. Berdasarkan hasil pengamatannya. 1. Sel prokariotik memiliki struktur yang sederhana. sedangkan pada bakteri gram negative berkisar antara 5 – 20%.

Materi genetik sel prokariotik membentuk suatu struktur yang dinamakan nukleoid. Sel prokariotik mengandung sejumlah kecil DNA dengan total panjang antara 0. Sedangkan pada sianobakteri. Ribosom merupakan tempat sintesis protein. Membran sel bakteri dan sianobakteri membentuk lipatan ke dalam yang dinamakan mesosom. berperan dalam transfer elektron dan fosforilasi oksidatil. polimer dinding sel dan lipid selaput. Ribosom prokariotik tersusun atas sub unit kecil dan sub unit besar yang berukuran 30 S dan 50 S (Svedberg). mesosom berperan dalam pembelahan sel. Komponen utama membran sel tersusun atas lipid dan protein atau lipoprotein.000 ribosom yang tersusun atas RNA dan protein. sebagai tempat enzim dan molekul pembawa yang berfungsi dalam biosintesis DNA. Bakteri juga menyimpan cadangan makanan di sitoplasma dalam bentuk granula-granula tidak larut air. 2. Struktur Sel Eukariotik . Di dalam sitoplasma terdapat kurang lebih 20. Pada beberapa bakteri. pada bakteri aerob berperan dalam pengeluaran enzim hidrolitik. mesosom berfungsi sebagai kompleks fotosintetik yang mengadung pigmen fotosintesis. merupakan kromosom tunggal.Selaput sitoplasma atau membran sel bakteri berfungsi dalam seleksi dan pengangkutan larutan ke dalam sel. kedua sub unit ini bersatu untuk menjalankan fungsinya.25 mm sampai 3 mm yang mampu mengkode 2000 – 3000 protein. Pada saat proses transaksi.000 .30. Antara materi inti dengan sitoplasma tidak terdapat pembatas atau tidak memiliki membrane inti. Di dalam sitoplasma juga terdapat molekul protein dan enzim yang digunakan dalam setiap reaksi kimia di dalam sitoplasma.

misalnya retikulum endoplasma. 5) Untuk interaksi interseluler. Beberapa reaksi kimia dikatalisis oleh protein integral membran yang berfungsi sebagai katalisator. Organelorganel di dalam sel memiliki peran yang sangat penting bagi kelangsungan hidup sel tersebut. Membran plasma ini memiliki ketebalan antara 5 sampai 10 nm (nanometer). Membran Sel Sel memiliki struktur khusus yang berfungsi untuk memisahkan isi sel dengan lingkungan luarnya. Membran sel berfungsi dalam membantu memasukkan dan mengeluarkan senyawa – senyawa tertentu dari dan ke dalam sel. sitoplasma. aparatus Golgi. oleh karena itu hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron. Membran sel memiliki beberapa fungsi. struktur ini dinamakan membrane plasma atau membran sel. 2) Menyediakan selaput atau penghalang yang bersifat selektif permeabel. 4) Merespons terhadap sinyal dari luar.protein membran sel dan glikoprotein sebagai perantara sel untuk berinteraksi dengan sel lain atau dengan lingkungan luarnya. Membran dalam (inner membrane) kloroplas berfungsi untuk mengubah energi cahaya menjadi energi kimia dalam proses fotosintesis. nukleus.beda. lisosom. badan mikro. ribosom. mikrotubulus dan mikro filamen. mitrokondria. Setiap organel di dalam sel memiliki fungsi yang berbeda . sentriol. Sel eukariotik tersusun atas membrane sel. Protein . 6) Tempat aktivitas biokimiawi. komplek golgi. Membran sel berfungsi untuk menyaring masuknya zat-zat ke dalam sel sehingga tidak semua zat dapat menembus membran sel. retikulum endoplasma. . 7) Untuk transduksi energi. 3) Sebagai sarana transpor larutan dari dan ke dalam sel.Sel eukariotik biasanya merupakan penyusun struktur makhluk hidup multi seluler. antara lain yaitu: 1) Sebagai pembungkus isi sel dan membentuk sistem endomembran di dalam sel. dan lisosom. Pada membran sel terdapat protein integral yang berfungsi sebagai reseptor untuk menerima sinyal dari lingkungan sel. Berikut ini akan diuraikan tentang struktur dan fungsi : a.

Lembaran tersebut tersusun atas dua lapisan lemak yang dinamakan lipid bilayer. yaitu lemak (lipid) dan protein yang terikat secara non kovalen dan tersusun dalam suatu struktur yang menyerupai lembaran.Semua membran sel terdiri atas dua komponen utama. tergantung dari jenis membran sel. yaitu: 1) Protein integral Protein ini menembus lipid bilayer sehingga memiliki dua permukaan. jenis organisme. 3) Protein yang terikat lipid membran . | enis-jenis tersebut terletak dengan orientasi tertentu pada lipid bilayer. Protein yang menyusun membran plasma tersusun atas lebih dari 50 jenis protein yang berbeda. tergantung dari tipe sel dun spesies. antara lemak dan protein bervariasi. Ikatan antara protein perifer dengan lipid bilayer adalah non kovalen. misalnya membran sel tulang berbeda dengan sel hati. Protein membran dikelompokkan menjadi tiga jenis. sedangkan yang terikat dengan protein dinamakan glikoprotein. sekitar 2 . misalnya membran retikulum endoplasma berbeda dengan membran Golgi. Fungsi kolesterol pada membrane berhubungan dengan rigiditas atau kekakuan membran. Fungsi glikolipid masih belum banyak diketahui. yaitu permukaan yang mengarah ke lingkungan luar sel dan yang menghadap ke dalam sitoplasma 2) Protein perifer Protein ini terdapat pada permukaan luar lipid bilayer atau pada permukaan dalam-lipid bilayer. sedangkan protein terletak di antara lemak atau di permukaan lapisan lipid bilayer.10 ppersen glikolrotein membangun membran plasma. Baik glikolipid maupun glikoprotein berfungsi sebagai media interaksi dengan sel lainnya. Karbohidrat yang terikat dengan lemak dinamakan glikolipid. Perbandingan jumlah. baik dengan lemak maupun protein. misalnya membran sel tumbuhan berbeda dengan membran sel hewan dan jenis sel. Kolesterol pada membran plasma hanya dijumpai pada sel hewan dan sekitar 50% dari lemak membran terdiri atas kolesterol. Karbohidrat terikat secara kovalen. tetapi diduga berhubungan dengan tempat melekatnya beberapa mikroorganisme infektif.

asam amino. Membran mitokondria ada dua yaitu membran luar dan membran dalam. retikulum endoplasma.4 mikrometer. Di dalam sitoplasma terdapat membran intrasel yang membungkus organel sel. bentuk mitokondrianya bulat atau oval. c. misalnya di sekitar gelendong pembelahan. sedangkan pada sel-sel lain bentuknya seperti gelendong dan ada juga yang berbentuk pipa. Karena ukurannya yang relatif besat mitokondria dapat terlihat cukup jelas di bawah mikroskop cahaya. peroksisom. sitoplasma mengandung gula. spesies organisme. Selsel yang metabolismenya aktif banyak mengandung mitokondria dibandingkan sel-sel yang tidak aktif. Bagian-bagian utama mitokondria dibedakan menjadi dua.0. Ukuran mitokondria ini hampir sama dengan ukuran bakteri yang menunjukkan salah satu bukti evolusi bahwa mitokondria merupakan bakteri yang bersimbiosis dengan sel eukoriotik. mitokondria tersebar secara acak di dalam sel dan cenderung berkumpul pada bagian sel yang banyak memerlukan energi. lemak. tetapi rata-rata ukuran diameternya antara 0. Di dalam sitosol juga terdapat protein dan enzim-enzim untuk reaksi kimia. kloroplas.ion-ion dan senyawa kimia lain yang digunakan untuk metabolisme sel. Bentuk mitokondria bervariasi. b. Sitoplasma Sitoplasma merupakan cairan sel yang dibungkus oleh membrane plasma. misalnya membran yang membungkus mitokrondria. lisosom.2 . misalnya pada sel-sel awal embrio. Volume sitosol lebih kurang 50% dari volume sel. dan badan Golgi. tergantung dari jenis selnya.Protein ini terikat secara kovalen dengan lipid bilayer dan terletak pada permukaan luar dari lipid bilayer. Mitokondria Ukuran mitokondria bervariasi. yaitu bagian selaput atau membran dan bagian matriks. Jumlah mitokondria di dalam sel bervariasi tergantung dari jenis sel.7 mikrometer (pm) dan panjangnya antara 1 . Bagian sitoplasma yang berada di antara organel dinamakan sitosol. dan keadaan fisiologi sel. Pada umumnya. . Mitokondria memiliki kelenturan yang tinggi sehingga bentuknya dapat berubah-ubah dari waktu ke waktu. mitokondria mampu bergerak atau berpindah dari satu tempat ke tempat lain dalam sitoplasma. Selain itu. atau di sekitar memmbran yang melakukan endositosis.

misalnva kontraksi otot. Matriks mitokondria merupakan bagian mitokondria yang menyerupai gel. Retikulum Endoplasma Retikulum Endoplasma (RE) merupakan bentukan membran yang sangat berlipat-lipat membatasi suatu ruangan yang disebut lumen (sisterna). dan granul.Antara membran dalam dan membran luar terdapat ruang antarmembran yang berisi berbagai macam enzim. dan kelenjar lainnya. Berdasarkan ada tidaknya ribosom yang menempel pada permukaan luar membran. Protein yang dihasilkan dari RER antara lain adalah protein yang disekresikan keluar sel. Aparatus Golgi atau Kompleks Golgi. • Melepaskan glukosa dari glukosa-6-fosfat di dalam sel-sel hati. sehingga jumlahnya dapat bertambah sesuai dengan kebutuhan energi sel. Pada membran dalam (inner membrane) mitokondria terdapat beberapa jenis protein yang terlibat dalam proses pembentukan ATP. • Sebagai tempat melekatnya granul-granul yang berisi glikogen pada sel-sel hati. seperti protein di dalam Golgi. RNA dan beberapa protein yang larut dalam air serta filamen. dan vakuola. protein integral membran. protein-protein khusus di dalam organel. sedangkan membran dalam berukuran antara 6 . RE dibedakan menjadi dua. Ion-ion ini disimpan dalam suatu badan khusus yang dinamakan granul. Di dalam sel. ATP merupakan molekul berenergi tinggi yang akan digunakan untuk metobolisme sel. lisosom. endosom. mitokondria juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan ion kalsium di dalam sel. Membran dalam mitokondria membentuk juluran-juluran ke arah matrik sehingga memperluas permukaan dalamnva. DNA. Iuluran membran ke arah matriks ini dinamakan tristae. yaitu: • Sintesis hormon steroid pada sel-sel kelenjar endokrin pada gonad dan adrenal. Pada RER permukaan luar membrannya banyak ditempeli oleh ribosom. Membran luar mitokondria lebih tipis dari pada membrane dalam yaitu kurang dari 6 nanometer. AG dijumpai hampir pada semua sel tumbuhan dan sel . dan kelenjar endokrin yang mensekresikan hormon steroid. • Detoksifikasi di dalam hati yang melibatkan beberapa molekul penting di dalam sel hati. Antara lumen RE dengan sitosol hanya dipisahkan oleh selapis membran sehingga memudahkan terjadinya pertukaran zat antara lumen RE dengan sitosol. SER mempunyai beberapa fungsi. Mitokondria di dalam sel mampu menggandakan diri. e.sebaliknya pada SER permukaan luar membrannya tidak ditempeli oleh ribosom. SER banyak ditemukan pada otot rangka. kelenjar ludah. yaitu Retikulum Endoplasma Halus (Smooth Endoplasmic Reticulumi /SER) dan Retikulum Endoplasma Kasar(Rough Endoplasmic Reticulum / RER). tubulus ginjal. Aparatus Golgi (AG) atau Kompleks Golgi pertama kali ditemukan oleh Camilio Golgi tahun 1898 di dalam sitoplasma sel saraf. Di dalam matriks mitokondria terdapat ribosom. makanan pada sel tumbuhan. Selain berfungsi menghasilkan energi dalam bentuk ATP. d. RER banyak dijumpai pada sel-sel yang aktif mensekresikan protein misalnya sel – sel pancreas.8 nanometer. • Tempat menyimpan ion-ion kalsium di dalam sisterna yang akan dikeluarkan jika ada rangsangan yang menyebabkan pengeluaran ion kalsium.

yaitu satu macam lisosom primer dan tiga macam lisosom sekunder. fungsi vesikel adalah membawa protein dan lipid dari RE ke AG dan dari sakulus satu ke sakulus lainnya. kedua proses ini sering dinamakan glikosilasi. membran plasma dan protein membran organel 2) protein sekretori yang disimpan dalam bentuk vesikel 3) protein enzim yang disimpan dalam vesikel (lisosom) f. lipase. di dalam lumen AG terjadi proses sintesis proteoglikan yang merupakan komponen matriks ekstra sel. yaitu: 1) kantung-kantung pipih yang disebut sisterna atau sakulus. kantung – kantung pipih tersebut tersusun bertumpuk membentuk diktiosom. Enzim-enzim tersebut meliputi protease. Selama masih terbungkus membran. tampak bahwa AG tersusun atas tiga bentukan membran. enzim hidrolitik bersifat stabil.membran lisosom mengandung protein transfer untuk membawa hasil pencernaan ke sitosol. Molekul-molekul protein dan lipid yang telah mengalami modifikasi kimiawi di dalam lumen AG akan di packing oleh membran Golgi dan ditransfer dalam bentuk vesikel. Membran lisosom tidak akan tercerna oleh enzim yang dikandungnya sendiri karena kandungan karbohidrat yang tinggi pada membrannva. ' Ada tiga macam protein yang dihasilkan oleh Golgi. Enzim – enzim tersebut hanya akan dapat bekerja optimal pada pH sekitar 5.glikoprotein dan glikolipid yang dikatalisis oleh enzim glikosil transferase. Beberapa penelitian membuktikan bahwa AG tidak hanya berfungsi sebagai alai transport materi ke luar sel. Seiain itu. Lisosom tergolong organel yang polimorfik karena memiliki bentuk dan ukuran yang bervariasi. vesikel ini dinamakan vesikel tiansisi atau vesikel peralihan. Organel ini terdiri atas setumpuk saku-saku pipih yang masing-masing dibatasi oleh selapis membian. Pada sel tumbuhan yang sedang membelah. glikosidase. fosfolipase. 2) vesikel-vesikel kecil berdiameter kurang lebih 50 mikrometer yang terletak pada sisi yang berbatasan dengan RE. fosfatase dan sulfatase. Akan tetapi banyak reaksi yang berlangsung di dalam lumen AG. Dengan menggunakan mikroskop elektron.hewan.vesikel sekretori adalah membawa protein atau lipid yang telah mengalami Pemrosesan di dalam lumen sakulus. vesikel ini dinamakan vesikel sekretori. antara lain proses biosintesis. antara lain: 1) protein membran inti. AG berperanan dalam pembentukan komponen dinding sel yang baru. Di dalam AG juga terjadi proses penambaKan gugus sulfat pada karbohidrat yang dikatalisis oleh enzim sulfat tansferase. Lisosom primer adalah lisosom yang baru terbentuk dari AG dan belum berfusi . Terdapat lebih kurang 40 macam enzim hidrolitik yang ditemukan di dalam lisosom. Organel ini berbentuk semacam kantung yang berisi enzim hidrolitik. Lisosom Lisosom pertama kali ditemukan pada tahun 1949 oleh De Duve di dalam serpihan sel-sel hati. 3) vesikel besar yang terletak pada sisi yang berhadapan dengan membrane plasma. Ada empat macam bentuk lisosom.nuklease.

yaiitu: (1) heterofagosom. (2) Sitolisosom merupakan gabungan antara lisosom primer dengan autosom. sel tumbuhan tertentu maupun sel ragi. Materi dari luar sel masuk ke dalam sitoplasma melalui pinositosis dan fagositosis. hidorolitik tidak pernah keluar dari dalam lisosom sehinggan pencernaan berlangsung optimal. seperti asam amino. jika membran lisosom pecah. Peroksisom . misalnya menyusutnya ekor pada berudu karena dicerna oleh enzim katepsin di dalam lisosom 3) pemulihan ukuran uterus setelah kehamilan 4) proses fertiliasi. dimana bagian kepala sperma yang dinamakan akrosom mengandung enzim hialuronidase untuk mencerna zona pelusida pada sel telur. Hasil pencernaan lisosom. maka enzim hidrolitik pada lisosom akan keluar dan mencerna sel itu sendiri. Badan golgi g. pencernaan bagian . Beberapa peran lisosom antara lain adalah: 1) perombakan organel sel yang telah tua 2) proses metamoifosis pada katak.(bergabung) dengan materi yang akan dicerna. enzim. Lisosom sekunder ada tiga macam. Akan tetapi. adalah vakuola yang berisi sisa materi yang tidak tercerna Fungsi utama lisosom adalah untuk pencernaan intra sel. ( 3) badan residu. glukosa dan nukleotida mampu menembus membran lisosom menuju sitosol.bagian sel yang telah tua dinamakan autofagi. G. Badan Mikro 1) Peroksisom Organel ini ditemukan pada sel hewan. merupakan gabungan antara lisosom primer dengan fagosom. Materi yang dicerna oleh lisosom dapat berasal dari luar sel atau dari dalam sel itu sendiri. Pencernaan intra sel selalu terjadi di dalam lisosom. Membran lisosom selanjutnya akan dikembalikan menuju membran plasma melalui proses eksositosis.

Glioksisom banyak ditemukan pada biji-bijian yang berperan sebagai tempat menyimpan asam lemak untuk pembentukan energi dalam Proses perkecambahan. Di dalam sel. Asam sitrat yang terbentuk akan diubah menjadi glukosa melalui serangkaian reaksi enzimatis yang terdapat di dalam glioksisom.0. peroksisom berbentuk bulat telur dengan diameter kurang lebih antara 0.7 mikrometer. Selain berfungsi untuk pembentukan dan perombakan H2O. Sitoskeleton .Pada sel tumbuhan. menjadi karbohidrat atau disebut glukoneogenesis. hanya dibungkus oleh selapis membran.enzim ini berperan dalam pembentukan dan pembongkaran hidrogen peroksida(H2O2) . h.0 mikrometer.5 . 2) Glioksisom Glioksisom merupakan badan mikro yang hanya ditemukan pada sel tumbuhan. maka organel tersebut dinamakan peroksisom. peroksisom juga berfungsi untuk merombak asam lemak yang tersimpan dalam biji menjadi glukosa untuk proses perkecambahan. Di dalam peroksisom ditemukan beberapa macam enzim oksidase dan enzim katalase. Penguraian asam lemak menjadi asetil ko-A selanjutnya berubah menjadi oksaloasetat untuk membentuk sitrat.5 sampai 1.Ribosom i. Diameter glioksisom antara 0.pertama kali ditemukan oleh De Duve dan kawan-kawannya pada tahun 1965 di dalam sel-sel hati. Sedangkan peroksisom merupakan badan mikro yang ditemukan baik pada sel hewan maupun sel tumbuhan. Jumlah peroksisom untuk tiap sel bervariasi antara 70-700. Oleh karena enzim . menjadi substrat organik dan H2O. Protein dan lipid yang diperlukan ditransfer dari sitosol.enzim ini berperan dalam pembentukan katalase. Salah satu proses utama pada biji yang sedang mengalami perkecambahan adalah perubahan dari asam lemak dalam glioksisom. Peroksisom memiliki kemampuan untuk membelah diri sehingga dapat membentuk peroksisom anak. fungsi organel ini berkaitan dengan siklus glioksilat sehingga dinamakan glioksisom. oleh karena enzim .

Filamen lntermediet Filamen intermediet memiliki diameter antara 8-10 pm. Kedua jenis protein ini berperan untuk pergerakan. j. misalnya aliran sitoplasma cii clalanr sel tumbuhan dan gerak amoeboid pada leukosit. yaitu tubulin α dan tubulin β. dan keratin. stabil. Letak filamen inibiasanya terpusat disekitar inti. Sitoskeleton berfungsi untuk menyokong bentuk sel dan memungkin terjadinya gerakan-gerakan organel di dalam sitoplasma. Contoh mikrotulus stabil adalah pembentuk silia dan flagela. neurofilamen. dengan diameter lebih kurang 7 µm. tersusun atas 4-5 protofilamen yang tersusun melingkar. flagela. 3. Mikrofilamen Mikrofilamen biasanya banyak terdistribusi dibawah permukaan membrane plasma. terutama aktin dan miosin. Beberapa organel yang tersusun dari mikrotubulus adalah sentriol. dengan komposisi miosin yang lebih sedikit dibandingkan aktin. sepe'rti silia. berbentuk pembuluh. Hampir semua jenis sel hewan mengandung aktin. lamina nuclear. Mikrotubulus Mikrotubulus tersusun atas molekul protein tubulin. Ada dua jenis protein tubulin penyusun tubulin. vimentin. Panjang mikrofilamen bervariasi. Mikrofilamen merupakan protein konEaktil yang berfr-rngsi untuk pergerakan di dalam sitoplasma. misalnya aliran sitoplasma pada sel tumbuhan (siklosis). bersifat liat. mikrofilamen dan filamen intermediat. Ada dua macam mikrotubulus di dalam sel yang dibedakan atas stabilitasnya. filamen intermediet membentuk anyaman yang berfungsi untuk menahan tekanan dari luar. Mikrotubulus sitoplasmik didalam sel berfungsi sebagi keranga dalam yang menetukan bentuk sel dan untuk transfer molekul di dalam sel. silia dan flagella. Mikrotubulus ini berbentuk serabut tunggal dengan diameter lebih kurang 25 nanometer. Sedangkan mikrotubulus labil contohnva mikrotubulus pembentuk gelendong pembelahan. Inti Sel (Nucleus) . Aktin dan miosin banyak ditemukan terutama pada sel otot. Sebagaian besar filamen intermediet berfungsi untuk menyokong sel dan inti sel. 2. dan sentriol. yaitu mikrotubulus stabil dan mikrotubulus labil. Mikrotubulus ada yang Ietaknya terbenam di dalam sitosol. dinamakan mikrotubulus sitoplasmik dan ada juga yang berfungsi sebagai penyusun organel . Setiap mikrotubulus tersusun atas 13 protofilamen yang tersusun paralel mengelilingi suatu sumbu. 1. Contoh filamen entermediet antara lain adalah kertin. dan gerak amoeboid pada Protozoa. dan tersusun atas protein fibrosa. Pada sel epitel. Mikrofilamen tersusun atas protein.Di dalam sitosol juga ditemukan adanya sitoskeleton yang tersusun atas mikrotubulus.

tetapi ada juga yang bentuknya seperti gelendong. pori membran.matriks inti sel (matriks). dan anak inti (nukleolus).15 nm.100 nm.Pada sel eukariotik. Pada umumnya. misalnya . dan glukosa-6-fosfatase. yaitu membran luar (membran sitosolik) dan membran dalam (membran nukleo-plasmik). Berikut ini uraian tentang bagian-bagian penyusun inti sel. Membran luar inti bertautan dengan membran ER. tetapi ada juga beberapa jenis sel yang memiliki inti lebih dari satu. inti sel berbentuk bulat. 1) Membran inti Membran inti terdiri atas dua lapis. Diameter pori berkisar antara 40 . transferase. 2) Pori Membran Inti Pada membran inti terbentuk pori-pori sebagai akibat pertautan antara membran luar dan membran dalam inti. materi intinya telah diselubungi oleh suatu membran dan membentuk struktur inti sel atau nukleus. misalnya sitokrom. kromatin atau kromosom. Fungsi pori membrane inti ini. Pada membran inti juga terdapat enzim-enzim seperti yang terdapat pada membran ER. Jumlah pori membran inti bervariasi tergantung dari jenis sel dan kondisi fisiologi sel. Permukaan luar membran inti juga berikatan dengan filamen intermediet yang menghubungkannya dengan membran plasma sehingga inti terpancang pada suatu tempat di dalam sel. antara lain sebagai jalan keluar atau masuknya senyawa – senyawa dari inti dan menuju inti. Bagian –bagian yang menyusun inti sel antara lain adalah membran inti. Di antara kedua membran tersebut terdapat ruangan antar membran (perinuklear space) selebar 10 . Sel eukariotik umumnya memiliki satu inti sel.

Pada waktu interfase. Pada bagian tengah pori terdapat sumbat tengah (central plug). Selain itu. dan kelenjar. oosit. i. Benang benang kromatin ini akan mengalami pemampatan (kondensasi) pada saat sel akan membelah. Sentriol Sentriol merupakan organel sel berbentuk silindris dengan diameter lebih kurang 2 pm (mikrometer) dan panjang lebih kurang 4 ptm. protein histon dan protein nonhiston. dan proses –proses lainva di dalam inti. Di dalam setiap sel mengandun sepasang sentriol yang letaknya saling tegak lurus dekat inti sel. sentriol berfungsi sebagai bahan pembentuk sillia dan flagella . persis dengan sentriol. Pori membran inti dikelilingi oleh bentukan semacam cincin (anulus) yang bersama-sama dengan pori membentuk kompleks pori. sentriol berfungsi sebagai tubuh basalis. 5) Anak Inti (Nukleolus) Nukleolus banyak ditemukan pada sel-sel yang aktivitas .tempat keluarnya ARN – duta dan protein ribosom. misalnya transkripsi. nukleolus tampak sebagai suatu struktur yang merupakan tempat pembentukan dan penyimpanan prekusor ribosom dan pembentukan sub unit ribosom. materi genetik dinamakan kromatin. Semua aktivitas di dalam sel dikendalikan oleh materi genetik. misalnya pada neuron. Di dalam inti. RNA. Hasil analisis kimia menunjukkau. 3) Matriks Inti (nukleoplasma) Komponen utama dari matriks inti adalah protein vang kebanyakan berupa enzim dan sebagian adalah protein structural inti. Matriks inti diduga ikut berperan dalam proses – proses pada materi inti. replikasi DNA. Silia dan Flagela . Kromatin yang mengalami kondensasi ini dinamakan kromosom. Jadi. k. bahwa kromatin tersusun atas DNA. sintesis proteinnya tinggi. Bagian dalam cincin membentuk tonjolan-tonjolan ke arah lumen pori. selain sebagai komponen penyusun sentrosom. 4) Materi Genetik Bagian utama dari sebuah inti sel adalah materi genetik. struktur ini merupakan tempat terjadinya proses transkripsi gen ARN ribosom (ARN-r).

eutoriot . dan seringkali muncul kepermukaan apabila air surut. Jumlah silia pada umumnya banyak. Habitat Chrysophyta biasanya hidup di air tawar. dan ada yang intraseluler pada binatang rendah. pigmen korofil terdapat dalam jumlah terbanyak sehingga ganggang ini berwarna hijau. silia dan flagella dibungkus oleh membran. epitel saluran sperma (epididimis) pada lakilaki.uni sel dan filamen. Silia berukuran lebih halus dan lebih pendek dari pada flagela. yaitu memiliki sumbu yang dinamakan aksonem. Sebagian yang hidup di laut merupakan .ada yang koloni. Struktur aksonem sangat kompleks karetra tersusun atas mikrotubulus dan protein. Berbeda dengan sentriol. Baik silia maupun flagella memiliki struktur yang sama. air payau tanah – tanah yang basah . Pigmen lain yang dimiliki adalah Karoten dan Xantofil KLASIFIKASI Chlorophyta (Green Algae) Chlorophyta (Alga Hijau) Kingdom Divisio Class Ordo Genus Species : Plantae : Chlorophyta : Chlorophyceae : Halimedales : Caulerpa : Caulepra racesmosa CIRI-CIRI UMUM CHLOROPHYTA Bewarna hijau terang. sedangkan jumlah flagela hanya satu atau dua. Membran silia dan flagela merupakan perluasan dari membran sel. Sedangkan flagela dapat ditemukan pada spermatazoa dan beberapa organisme eukariotik uni seluler misalnya Euglena viridis dan lain-lain. Pada umumnya melekat pada batuan.meiliki banyak anggota. TUGAS PLANKTONOLOGI CHLOROPHYTA Chlorophyceae (Ganggang hijau) adalah salah satu kelas dari ganggang yang sel-selnya bersifat eukariotin (materi inti dibungkus oleh membran inti). Sebagian lainnya hidup bersimbiosis dengan lichenes.Kedua organel ini berfungsi sebagai alat pergerakan sel yang letaknya berada pada permukaan luar membran sel. ada pula yang hidup di tempat – tempat kering. pada organisme eukariotik uniseluler misalnya Paramaecium caudatum. air laut. Contoh sel-sel bersilia adalah lapisan epitel saluran telur (oviduct) pada wanita.

Tiap flagella terdiri dari axonema yang tersusun oleh 9 dupklet mikrotubula mengelilingi bagian tengah terdapat dua singlet . Beberapa jenis ada yang hidup melekat pada tumbuhan atau hewan. tersusun oleh amilosa (rantai glukosa tidak bercabang) dan amilopektin (rantai glukosa yang bercabang). tetapi jenis anggotayang tergolong dalam bangsa shiponales memiliki inti lebih dari satu. maka alga hijau dapat dikelompokkan sebagai berikut: • • Sel tunggal (uniseluler) dan motil (ex:Chlamydomonas) Sel tunggal uniseluler dan non motil (ex:Chlorella) Sel senobium (koloni yanh mempunyai jumlah sel tertentu sehingga mempunyai bentuk yang relatif tetap) Koloni tak baraturan (ex:tetraspora) Filamen (ada yang bercabang dan tidak bercabang) Heterotrikus (filamen barcabang bentuknya terbagi menjadi prostate dan erect) Foliaceus atau parenkimatis (filamen yang pembelahan sel vegetatif terjadi lebih dari satu bidang). bentuk maupun susunanya. Inti umumya tunggal. Fototaksis dan bentuk mata Pada chlorophyta terdapat dua tipe pergerakan fototaksis. sungai atau selokan. Untuk mencakup sejumlah besar variasi tersebut.ex:muogotia). Cadangan makanan Cadangan makanan pada chlorophyta seperti pada tumbuhan tingkat tinggi yaitu berupa amilum. Chlorophyta yang hidup di air tawar memiliki sifat kosmopolit. melainkan tersusun oleh glikoprotein. Inti Chlorophyceae mempunyai inti seperti pada tumbuhan tingkat tinggi yaitu diselubungi oleh membrane inti dan terdapat nukleus serta kromstin.makroalga seperti Ulvales dan siphonales. Flagella pada kelas chlorophyceae selalu bertipe whiplash (akronomatik) dan sama panjang (isokon) kecuali pada bangsa oedogoniales memiliki tipe stefanokon. violaxanthin. yaitu • Pergerakan dengan flagella Pada umunya sel alga hijau baik sel vegetatife maupun sel generatife ditemukan adanya alat gerak. Kloroplas terbungkus oleh sistem membran rangkap. Pigmen yang terdapat dalam kloroplas yaitu klorofil a dan klorofil b. terutama yang hidup di tempat yang terkena cahaya matahari langsung seperti kolam. merupakan granula pada pangkal dari tiap flagella disebut blepharoplas. zeaxanthin) kloroplas dalam sel letaknya mengikuti bentuk dinding sel ( parietal. Tubular (talus yang memiliki banyak inti tanpa sekat melintang) • • • • • • SUSUNAN SEL Dinding sel Dinding sel tersusun atas 2 lapisan. danau dan genangan air hujan. SUSUNAN TUBUH Struktur tubuh bervariasi baik dalam ukuran. Flagella dihubungkan dengan struktur yang sangat halus disebut aparatus neuromotor. lapisan dalam yang tersusun atas selulosa dan lapisan luar tersusun atas pektin tetapi beberapa bangsa Volvocales dindingnya tidak mengandung selulosa.ex: ulotrix atau ditengah lumen sel ( axial. beta karoten serta berbagai macam xantifil (lutein.

Perkembangbiakan Secara vegetatif Secara vegetatif perkembangbiakan dilakukan dengan cara fragmentasi tubuhnya dan pembelahan sel. Homotalik. autospora. Konjugasi. Contoh: spyrogira. Contoh: gonium. Anisogami : gamet yang bentuk dan ukurannya tidak sama (gamet yang bentuk dan ukurannya tidak sama). aplanospora. Contoh: volvox dan oedogonium. dan konjugasi. Contoh: codium. Struktur semacam ini dikenal sebagai susunan 9+2. Contoh: zygnema Konjugasi silang yaitu perkawinan antara 2 protoplas yang tanpa saluran konjugasi. ditunjukkan terjadi pergerakan pada desmid di permukaan lumpur. yaitu perkawinan antara 2 protoplas yang saling berlekatan yang berasal dari satu filament. yaitu perkembangbiakan yang berasal dari dua talus yang berbeda. Berdasarkan sel gamet. oogami. ulva. yaitu spora yang tidak dapat bergerak. bryopsis. yaitu sel protoplas tumbuhan I ke tumbuhan II. yaitu spora yang dapat bergerak Secara aseksual secara aseksual: yaitu dengan pembentukan zoospora. Anisogami. Contoh: spyrogira. • Pergerakan dengan sekresi lender Dalam monografi tentang desmid. Contoh: mougeotia dan zygnema Konjugasi ada 3 yaitu: • • • Secara seksual secara seksual: isogami. Pergerakan tersebut disebabkan oleh adanya stimulus cahaya yang diduga oleh adanya sekresi lendir melalui porus dinding sel pada bagian apikal dari sel. Konjugasi bentuk tangga (skalariform). dan gametangium spermatid). perkembangbiakan dibedakan menjadi: • • Heterotalik. Selama pergerakan kedepan bagian kutub berayun dari satu sisi ke sisi lain sehingga lendir bagian belakang seperti berkelokkelok. contoh: chlamydomonas Planospora. serta pembentukan sporik yaitu dengan membentuk: • • • Aplanospora. yaitu pertemuan 2 protoplas di saluran konjugasi. Konjugasi bentuk lateral. Isogami yaitu: gamet yang bentuk dan ukurannya sama (belum dapat dibedakan mana jantan dan betina). Contoh: zygnema . Oogami yaitu jenis anisogami dengan gamet jantan yang aktif (gametangium oogonium.mikrotubula. hipnospora. Contoh: spyrogira. Flagella tersebut dikelilingi oleh selubung plasma. aplanogami. yaitu perkembangbiakan yang berasal dari satu talus.

Sedangkan reproduksi generatif dengan konjugasi • Chlorophyta berbentuk koloni dapat bergerak Volvox ditemukan di air tawar. Hydrodictyon banyak ditemukan di dalam air tawar dan koloninya berbentuk seperti jala. terdapat 1 vacuola. Fragmentasi dilakukan dengan cara melepas sebagian koloninya dan membentuk koloni baru. • Chlorophyta berbentuk lembaran . memiliki 2 flagel sebagai alat gerak. • Chlorophyta berbentuk koloni tidak bergerak Hydrodictyon.sumber gambar www. Pada kloroplas yang bentuknya seperti mangkuk terdapat stigma (bintik mata) dan pirenoid sebagai tempat pembentukan zat tepung.uic. Ukuran cukup besar sehingga dapat dilihat dengan mata telanjang. Bentuk sel bulat telur. Reproduksi vegetatif dengan zoospora dan fragmentasi. Reproduksi aseksual dengan fragmentasi dan seksual dengan konjugasi sel-sel gamet.edu MACAM-MACAM CHLOROPHYTA • Chlorophyta bersel tunggal dapat bergerak Chlamidomonas. satu nukleus dan kloroplas. koloni berbentuk bola jumlah antara 500 sampai 5000 buah. Tiap sel memiliki 2 flagel dan sebuah bintik mata.

dimana tiap sel dalam filamen menghasilkan satu gamet tidak memiliki flagel.Dari Suku Volvocaceae dan Marga Volvox. Bentuk talus seperti tumbuhan tinggi. atau dengan spora yang tiddak mempunyai bulu cambuk yang dinamakan aplanospora.Volvocales 1. Tetraporales 3. Pada ruasnya terdapat nukula dan globula. Di dalam globula terdapat anteridium yang memproduksi spermatozoid. bentuk seperti lembaran daun. Spermatozoid akan membuahi ovum dan menghasilkan zigospora yang berdinding sel. Pertemuan gamet jantan dan gamet betina akan menghasilkan zigot (Z2n).Tetrasporales .dan uniselular. berukuran kecil. Perkembanganbiakan dengan zoospora yang mempunyai dua bulu cambuk. Mereka merupakan satu koloni yang bentuknya bermacam-macam. Ulva haploid disebut gametofit haploid. Selanjutnya sporofit membentuk spora yang haploid setelah mengalami meiosis. Sedangkan pada Zygnema memiliki dua kloroplas bentuk bintang. merupakan sel vegetatif berflagel dua dapat bergerak. yang beruas-ruas dan bercabang-cabang. 4. Kemudian secara generatif menghasilkan gamet jantan dan gamet betina. Chlorococcales Sel-sel vegetatif tidak mempunyai bulu cambuk jadi tidak bergerak. Mempunyai satu inti dan satu kloroplas.Chlorococcales . merupakan sel : . menyerupai batang. dan tidak lagi melakukan pembelahan sel yang vegetatif. Zygnematales Dari suku Zygnemataceae serta marga Zygnema dan Spirogyra.Ulva. Pembikan seksual terjadi dengan peleburan sel vegetatif dan aseksual dengan pembelahan sel. kadang-kadang juga pada kulit pohonpohon dan tembok-tembok yang basah. Ganggang ini ditemukan di dasar perairan laut dan menempel di dasar. Zigot berkembang menjadi Ulva yang diploid disebut sporofit. misalnya Chlorella Vulgaris dam infusoria dan Hydra 2. Pada Spyrogyra memiliki piranoid yang banyak dan kloroplas bentuk spiral. Volvocales Dari kelas Chalmydomonadaceae. Perkembanganbiakan dengan isogami antara lain pada marga Pediastrum. Chlorococcales hidup sebagai plankton dalam air tawar. Kedua marga ini tidakmembentuk spora aseksual. Ada yang hidup bersimbiosis dengan fungsi sebagai lichenes bahkan ada yang hidup dalam plasma binatang rendah. Pada reproduksi secara vegetatif dilakukan dengan cara fragmentasi. Berkembangbiak secara vegetatif dengan menghasilkan spora dan spora tumbuh menjadi Ulva yang haploid (n). Chara hidup di air tawar terutama melekat pada batu-batuan. bangsa Chalmydomonas.Zygnematales .Perkembangan seksual melalui konyugasi. Klasifikasi Terdiri atas satu kelas:Clorophyceae Terdiri atas 4 ordo . Selanjutnya mengalami mitosis dan menghasilkan gametofit haploid Chara. Di dalam nukula terdapat arkegonium dan menghasilkan ovum.

Pembiakan seksual dengan cara oogami. Dalam koloni besar terdapat sel vegetatif yang besar.Konjugasi sel gamet Volvox PERANAN CHLOROPHYTA Chlorophyta mempunyai peranan penting dalam kehidupan sehari-hari. yaitu: • • • • • • Produsen dari ekosistem air Sebagai alternatif bahan pangan bagi astronot. Chloropyta juga mempunyai efek negatif yaitu: • • • • Reaksi Gelap Posted by dek Ubaid pada 30 Juli 2009 .vegetaif berflagel dua. terutama spesies chlorella (karena kandungan chlorelinnya banyak mengandung vitamin E) Sbagai sumber protein sel tunggal contoh chlorela Sebagai bahan makan contoh volvox sebagai sayuran Sebagai plankton. sel-sel ini adalah Gonidiayang merupakan sel pemula dari koloni anak. hidup berkoloni (senobium) setiap sel dalam senobium dihubungkan dengan benang-benang sitoplasma. merupakan salah satu komponen yang penting dalam rantai makanan di perairan tawar Menghasilkan O2 (oksigen) dan hasil fotositensis yang diperlukan oleh hewan lain untuk bernafas Dapat mengganggu jika perairan terlalu subur Membuat air berubah warna dan menjadi bau Menjadi masalah dalam proses penjernihan air Menyebabkan penyumbatan pada saringan pengolahan air.

Dari reaksi gelap ini. Reaksi ini ditemukan oleh Melvin Calvin dan Andrew Benson. dan regenerasi. karena itu reaksi gelap disebut juga reaksi Calvin-Benson. Salah satu substansi penting dalam proses ini ialah senyawa gula beratom karbon lima yang terfosforilasi yaitu ribulosa fosfat. Secara umum. reduksi. reaksi gelap dapat dibagi menjadi tiga tahapan (fase). yang dihasilkan dari reaksi terang. 6 molekul ribulosa difosfat mengikat 6 molekul CO2 dari udara dan membentuk 6 molekul beratom C6 yang tidak stabil yang kemudian pecah menjadi 12 molekul beratom C3 yang dikenal dengan 3asam fosfogliserat (APG/PGA). Ribulosa difosfat ini yang nantinya akan mengikat CO2 dalam reaksi gelap. yang sangat diperlukan bagi reaksi katabolisme. klik disini untuk bagan yang lebih besarPada fase fiksasi. dihasilkan glukosa (C6H12O6). Reaksi ini tidak membutuhkan cahaya. Reaksi gelap terjadi pada bagian kloroplas yang disebut stroma. Bahan reaksi gelap adalah ATP dan NADPH.Reaksi gelap merupakan reaksi lanjutan dari reaksi terang dalam fotosintesis. yang berasal dari udara bebas. Jika diberikan gugus fosfat kedua dari ATP maka dihasilkan ribulosa difosfat (RDP). yaitu fiksasi. 3-asam fosfogliserat ini mendapat tambahan 12 . dan CO2. Bagan Reaksi Gelap. Selanjutnya.

Di dalam kloroplas. 1. Sebagian besar .gugus fosfat. dan membentuk 1. yaitu pembentukan kembali ribulosa difosfat. dan terbentuklah 12 molekul fosfogliseraldehid (PGAL) yang beratom 3C. (Lihat Bagan) Baca entri selengkapnya » Fotosintesis Kehidupan di bumi sangat bergantung pada energi matahari. maka ribulosa fosfat akan berubah menjadi ribulosa difosfat (RDP). Proses-proses sintesis ini berlangsung di dalam stroma kloroplas. Kedua tahap fotosintesis ini dikenal sebagai reaksi terang (bagian foto dari fotosintesis) dan reaksi karbon (bagian sintesis). Pada fase ini. 10 molekul fosfogliseraldehid berubah menjadi 6 molekul ribulosa fosfat. 2 molekul fosfogliseraldehid melepaskan diri dan menyatukan diri menjadi 1 molekul glukosa yang beratom 6C (C6H12O6). organisasi perlengkapan fotosintesis dan sifat cahaya maupun peranan pigmen fotosintesis. Fotosintesis pada Tumbuhan Tinggi Semua bagian yang berwarna hijau pada tumbuhan. energi cahaya diubah menjadi energi kimiawi melalui dua satuan fungsional yang berbeda yang disebut fotosistem. Bagian ini menampilkan konsep-konsep dasar dari fotosintesis. pigmen berwarna hijau yang terdapat di dalam kloroplas sel mesofil. Reaksi terang fotosintesis berlangsung di dalam membran internal kloroplas yang sudah terspesialisasi yang disebut tilakoid. Energi cahaya yang diserap klorofil inilah yang menggerakkan sintesis molekul makanan dalam kloroplas. yang kemudian kembali mengikat CO2 dan menjalani siklus reaksi gelap. Selanjutnya. Akan tetapi. yang kemudian berubah menjadi NADP+. Produk akhir dari reaksi terang adalah senyawa berenergitinggi ATP dan NADPH yang digunakan untuk sintesis gula pada reaksi karbon. Jika mendapat tambahan gugus fosfat. daun merupakan tempat utama berlangsungnya fotosintesis pada sebagian besar tumbuhan.3-bifosfogliserat masuk ke dalam fase reduksi. memiliki kloroplas. termasuk batang hijau dan buah yang belum matang. kloroplas tumbuhan mengubah energi matahari menjadi energi kimiawi dalam bentuk gula dan molekul organik lainnya. Dalam suatu proses yang disebut fotosintesis. Energi cahaya yang terserap digunakan untuk menggerakkan transfer elektron melalui serangkaian senyawa-senyawa pemberi elektron dan penerima elektron. Konsep-konsep tersebut termasuk di dalamnya gambaran umum fotosintesis pada tumbuhan tinggi. wilayah cair yang mengelilingi tilakoid. Energi fotosintesis digunakan untuk proses seluler tumbuhan dan menjadi sumber energi bagi seluruh kehidupan. 10 molekul fosfogliseraldehid yang tersisa kemudian masuk ke dalam fase regenerasi. dimana senyawa ini direduksi oleh H+ dari NADPH. Fotosintesis Terdiri dari Dua Tahapan Utama Secara umum.3-bifosfogliserat. Warna daun berasal dari klorofil. Kemudian. fotosintesis terdiri dari dua proses yang masing-masing terdiri dari banyak langkah.

Susunan membran seperti itu dikenal sebagai grana. Frekuensi merupakan jumlah puncak gelombang yang melewati pengamat pada waktu tertentu. Cahaya Memiliki Karakteristik-karakteristik Baik Sebagai Partikel Maupun Gelombang Salah satu keberhasilan bidang fisika pada awal abad ke dua puluh adalah adanya kenyataan bahwa cahaya memiliki sifat baik sebagai partikel maupun gelombang. Sebagian besar protein kloroplas merupakan produk dari transkripsi dan translasi yang terjadi di dalam kloroplas itu sendiri.elektron pada akhirnya mereduksi NADP+ menjadi NADPH dan mengoksidasi H2O menjadi O2. Cahaya dari frekuensi tinggi (atau panjang gelombang lebih pendek) berada di dalam wilayah spektrum ultraviolet. Sebagian besar tilakoid terlihat memiliki hubungan yang sangat berdekatan satu sama lainnya. Klorofil dan pigmen-pigmen aksesoris pengumpul cahaya di dalam tilakoid selalu terhubung dengan ikatan protein secara nonkovalen. Jumlah energi berbanding terbalik dengan panjang gelombang cahayanya. Setiap foton mengandung sejumlah energi yang disebut kuantum (jamak: kuanta). Kloroplas merupakan organel bermembran ganda yang mengandung berbagai sistem transportasi membran. Energi cahaya juga digunakan untuk membangkitkan gaya gerak proton yang melintasi membran tilakoid untuk mensintesis ATP. semakin tinggi energi setiap foton cahaya tersebut. dan frekuensi. Keseluruhan kisaran radiasi ini terkenal sebagai spektrum elektromagnetik. sambil meminimalkan proses yang tidak berguna pada saat yang bersamaan. fotosintesis berlangsung pada organel subseluler berentuk seperti semangka yang disebut kloroplas. Sifat Cahaya dan Peranan Pigmen Energi dari cahaya matahari menggerakkan fotosintesis. Cahaya juga bersifat partikel dimana kita menyebutnya sebagai foton. dan cahaya dari frekuensi rendah (atau panjang gelombang yang lebih panjang) di dalam wilayah spektrum infra merah. Pigmen fotosintesis yang terdapat di dalam tilakoid berperan dalam menyerap cahaya dan mengawali reaksi fotosintesis. RNA dan ribosom tersendiri. rumusan reaksi fotosintesis adalah: Organisasi Perlengkapan Fotosintesis Daun tumbuhan memiliki perlengkapan khusus yang terspesialisasi untuk fotosintesis. sementara protein-protein lainnya merupakan hasil pengkodean oleh DNA inti. Jaringan fotosintesis yang paling aktif pada tumbuhan tinggi adalah mesofil daun. Secara umum.. Sel-sel mesofil memiliki banyak kloroplas yang mengandung klorofil. . Panjang gelombang merupakan jarak antara puncak gelombang yang berturut-turut. Kloroplas juga mengandung DNA. Dengan demikin. Di dalam lamella grana terdapat ruang internal yang disebut sebagai lumen. sementara wilayah di luarnya dikenal sebagai stroma. Kandungan energi cahaya tidak bersifat kontinu melainkan dihantarkan pada paket-paket diskrit berupa kuanta. Kloroplas Merupakan Tempat Berlangsungnya Fotosintesis Pada tumbuhan. Pada umumnya sel mesofil memiliki kira-kira 30-40 kloroplas yang berukuran kira-kira 2-4 µm kali 4-7 µm. semakin pendek panjang gelombangnya. pusat reaksi dan enzim transpor elektron. disintesis pada ribosom sitoplasma dan kemudian diimpor ke dalam kloroplas. Aspek yang paling menonjol dari struktur kloroplas adalah terdapatnya perluasan sistem membran internal yang dikenal sebagai tilakoid. Cahaya sebagai gelombang dikarakteristikkan oleh adanya panjang gelombang. Mata kita hanya sensitif terhadap frekuensi lemah –wilayah cahaya-tampak dari spektrum elektromagnetik. Baik pigmen antena maupun klorofil pusat reaksi terhubung dengan protein-protein untuk mengoptimalkan transfer energi di dalam kompleks pigmen antena dan transfer elektron di dalam pusat reaksi. Cahaya matahari seolah seperti hujan foton dari berbagai frekuensi yang berbeda-beda. Panjang gelombang berkisar antara kurang dari satu nanometer (untuk sinar gamma) hingga lebih dari satu kilometer (untuk gelombang radio). foton cahaya ungu (violet) berisi hampir dua kali energi foton cahaya merah. Tilakoid mengandung protein-protein membrane integral yang membentuk fungsi sebagai kompleks pigmen antenna. Cahaya matahari memiliki sifat baik sebagai gelombang maupun sebagai partikel.

2. setiap pigmen memiliki spektrum penyerapan. Cahaya yang diserap ditransferkan ke klorofil untuk fotosintesis. tanpa pancaran foton. energi dari foton diubah menjadi energi potensial elektron yang dinaikkan dari keadaan dasar ke keadaan tereksitasi. Seluruh organisme mengandung campuran lebih dari satu jenis pigmen dan setiap pigmen memerankan fungsi khusus. Proses yang dikenal sebagai fluoresensi.Pigmen-pigmen Berperan dalam Penyerapan Cahaya Ketika cahaya mengenai materi. Fotoeksitasi Klorofil Mengawali Reaksi Fotosintesis Ketika molekul menyerap suatu foton. senyawa ini malah menyerap dan melepaskan energi cahaya yang berlebihan. Reaksi-reaksi fotokimiawi fotosintesis merupakan reaksi tercepat diantara reaksi-reaksi kimiawi yang ada. Fotosintesis adalah proses pembuatan makanan tanaman hijau. Minggu. klorofil yang tereksitasi mentransferkan energinya ke molekul lain. Namun demikian. sebagian besar karotenoid tampaknya berfungsi terutama dalam fotoproteksi: Bukannya meneruskan energi ke klorofil. karena peran inilah karotenoid-krotenoid disebut sebagai pigmen aksesoris. Dengan demikian. yang jika tidak dilepas akan merusak klorofil. pada keadaan tereksitasi klorofil memiliki empat jalur pelepasan energi. klorofil a berwarna biru-hijau sementara klorofil b berwarna kuning-hijau. Oleh karena itu. Selama transfer energi. Proses keempat adalah fotokimia. 3. . klorofil b berperan sebagai pigmen aksesoris. Kecepatan reaksi yang luar biasa ini diperlukan untuk fotokimia agar dapat bersaing dengan tiga reaksi keadaan tereksitasi lain yang mungkin terjadi. diteruskan atau diserap. dimana di dalamnya energi dari keadaan tereksitasi menyebabkan terjadinya reaksi-reaksi kimiawi. Klorofil nampak berwarna hijau karena klorofil menyerap cahaya merah dan biru sambil memantulkan cahaya hijau. Keadaan teraksitasi bersifat tidak stabil sehingga prosesnya berlangsung sangat cepat. Pigmen yang berbeda akan menyerap cahaya dengan panjang gelombang yang berbeda dan panjang gelombang yang diserap akan menghilang. Klorofil dapat berpartisipasi dalam transfer energi. 1. Energi cahaya pertama kali diserap oleh pigmen-pigmen yang terdapat di dalam kloroplas. 5 September 2010 .Fotosintesis terjadi di kloroplas daun dan batang yang berwarna hijau. Klorofil yang tereksitasi dapat memancarkan-ulang foton dan dengan demikian kembali ke keadaan dasarnya. 4. Klorofil a dan b memiliki spektrum penyerapan yang berbeda. cahaya dapat dipantulkan. Klorofil yang tereksitasi dapat kembali ke keadaan dasarnya melalui perubahan energi eksitasinya secara langsung menjadi panas. Karotenoid merupakan konstituen integral dari membran tilakoid dan biasanya terhubung erat dengan protein-protein pigmen antena dan pusat reaksi. Foton cahaya matahari diserap terlebih dahulu oleh klorofil b dan energinya disalurkan ke klorofil a. Klorofil a dan klorofil b serta karotenoid banyak ditemukan di dalam tumbuhan hijau. Dengan demikian.

ditambahkan pada karbon dioksida untuk membentuk satuan gula. Di selaput tilakoid. Peristiwa penting saat fotosintesis adalah pengubahan energi cahaya menjadi energi kimia. yang pada akhirnya disimpan dalam molekul gula. Sebagai contoh. sintesis gula dari karbon dioksida adalah reduksi karbon dioksisa. Hidrogen yang diperoleh dengan membelah molekul air. klorofil dan pigmen aksesoris disusun menjadi kelompok-kelompok fungsi yang disebut fotosistem. Bahan baku fotosintesis adalah karbon dioksida dan air. zat lainnya akan mengalami oksidasi. Struktur kloroplas . Persamaan kimia total fotosintesis adalah sebagai berikut: Reaksi Reduksi – Oksidasi (Redoks) Reduksi adalah penambahan sebuah elektron (e) ke sebuah molekul penerima. Kloroplas memiliki struktur halus di dalamnya – kantung-kantung selaput lempeng yang disebut tilakoid. Proses fotosintesis Fotosintesis terjadi di dalam kloroplas (gambar 1). Kapanpun suatu zat mengalami reduksi. pembuangan atau penambahan elektron yang diturunkan dari hidrogen adalah mekanisme reaksi reduksi oksidasi yang paling sering. Masing-masing fotosistem mengandung sekitar 300 molekul pigmen yang terlibat langsung atau tidak langsung dalam proses fotosintesis. Dalam sistem biologi. Pembuangan elektron (oksidasi) melepaskan energi. Oksidasi adalah pembuangan sebuah elektrin dari sebuah molekul. Reaksi redoks berperan penting dalam fotosintesis. Gambar 1. Penambahan elektron (reduksi) menyimpan energi dalam senyawa.Fotosintesis menjadi mungkin karena kemampuan pigmen klorofil menjebak cahaya. struktur selaput didalam sel mesofil daun.

Masing-masing tilakoid bertumpu di stroma atau zat lantai di kloroplas. molekul klorofil a nya dinamakan P700 karena ia menyerap energi cahaya dari panjang gelombang 700 nanometer. Sebuah elektron di molekul pusat reaksinya. Dari molekul penerima X. Energi dari NADPH2 akan menjadi sumber energi saat karbon dioksida tereduksi untuk membentuk gula. Di Fotosistem I. elektron yang terangsang dapat melewati jalur yang berbeda dari yang menyusun ATP. transpor elektron. Energi elektron yang bertambah ini menyebabkannya lepas dari molekul P700 (klorofil a) dan menempel sementara di sebuah molekul penerima yang disebut X. Sesungguhnya ada dua molekul P700 yang melepaskan elektron saat peristiwa ini secara serempak. NADP menerima kedua elektron (2e) tersebut dan menjadi NADPH2. Fotosintesis melibatkan empat peristiwa biokimia: peristiwa fotokimia. Fosforilasi Nonsiklik Energi cahaya kembali menghantam sebuah molekul klorofil a. Ion ini disimpan di wadah penyimpan di tilakoid. Tingkat energi sebuah elektron di P700 naik ke tingkat yang lebih tinggi. Fd melewatkan elektron ke senyawa transisi dan kemudian ke Nikotamida Adenin Dinukleotida Phosfat (NADP). Klorofil bertindak sebagai donor elektron dan kemudian menjadi penerima (akseptor) elektron. Energi yang dilepaskan saat elektron melewati rantai transpor ini dipakai untuk mensintesis ATP (Adenosin Tri Posfat). Dengan mendapatkan dua elektron tambahan. elektron di lewatkan ke ferridoksin (Fd). Fotosintesis memerlukan energi dari ATP untuk mensintesis karbohidrat. NADPH2 juga menarik sebuah proton H. Terjadi sederetan peristiwa reaksi redoks. dimana elektron diteruskan dari satu molekul penerima ke molekul penerima lainnya. atau fiksasi karbon. Fosfat inorganik dari cairan stroma disertakan dalam molekul ATP saat fosforilasi sintetik. molekul X tereduksi. Reaksi fotokimia dan transpor elektron terjadi di selaput tilakoid. dimana re berarti tereduksi. Molekul klorofil di Fotosistem II diberi nama P680 karena molekul pigmen ini (klorofil a) menyerap cahaya pada panjang gelombang 680 nanometer. Pada peristiwa Fotosistem I. Selaput oval tilakoid mengelilingi sebuah vakuola atau wadah penyimpan dimana ion hidrogen disimpan hingga diperlukan dalam siklus Calvin. kemiosmosis dan fiksasi karbon. Peristiwa Fotosistem I Fosforilasi Siklik – Transpor Elektron Energi cahaya menghantam sebuah fotosistem. Molekul pigmennya menyerap energi ini dan meneruskannya ke molekul pusat reaksi. P700. Ada dua jenis fotosistem:Fotosistem I dan Fotosistem II. NADPH2 menyimpan kedua elektron dan tidak meneruskannya lagi. Molekul X melewatkan elektron ke molekul penerima lainnya dan mengalami oksidasi dalam proses ini. Ia menyumbangkan elektron terangsang yang kaya energi dan menerima balik elektron yang lemah (miskin energi).Masing-masing fotosistem ini memiliki pusat reaksi atau penjebak cahaya dimana molekul klorofil a yang spesial menjebak energi cahaya. Stroma adalah lokasi terjadinya fiksasi karbon. Dalam menerima eletron. Elektron ini lepas dari P700 dan diterima X. Pada akhirnya ia kembali ke P700. Ion hidrogen berlebih dilepaskan saat ATP terbentuk. menjadi terangkat ke tingkat energi tinggi. Karenanya ia berubah nama menjadi NADPre. sebuah senyawa yang mengandung besi. . Tiap langkah reaksi reduksi-oksidasi ini dipercepat (katalis) oleh sebuah enzim khusus.

yaitu jalur siklis atau nonsiklis. Jalur nonsiklis: 2e dari P700 ke X ke Fd ke NADP lalu NADP menjadi NADPre Peristiwa Fotosistem II Fotosistem II melibatkan sekitar 200 molekul di pusat reaksi klorofil a. dan ganggang merah klorofil d. Foton cahaya menghantam sebuah molekul klorofil a. Pada ganggang hijau biru dan pada lumut (bryofita). sebuah elektron di pusat reaksi. Saat elektron bergerak sepanjang rantai transpor. P680. pigmen penjebak cahayanya adalah klorofil b. Jalur yang diikuti oleh elektron ini ada dua kemungkinan. Molekul pusat reaksi (P700) menyerap cahaya tersebut 3. Salah satu elektronnya terangkat ke tingkat energi tinggi 4.Tinjauan : Fotosistem I 1. tereksitasi. Saat cahaya menyerang klorofil di Fotosistem II. Jalur siklis : e dari P700 ke X ke akseptor ke ATP. Jalur fotosintesis melibatkan banyak langkah dan banyak produk serta katalis perantara. 2. Molekul Q melewatkan elektron lagi dalam sederetan molekul penerima yang melewatkan elektron terus menuju ke lubang di Fotosistem I yang terbentuk saat sintesis nonsiklis NADPre. pada ganggang coklat klorofil c. termasuk flavoprotein dan sitokrom (cyt) . Elektron energi tinggi ini lewat menuju sebuah molekul penerima elektron yang dilambangkan Q. pigmen penjebak cahaya tanaman hijau. Sebagian energi membentuk ATP. mereka kehilangan energi perlahan-lahan. menyisakan elektron bebas dan molekul oksigen: Protonnya berhubungan dengan NADPre. Gambar 2. Diyakini kalau P680 menarik elektron pengganti dari air.

Lalu. NADPre dan ATP yang dihasilkan saat peristiwa Photosistem I dan Photosistem II sekarang dipakai untuk menempelkan karbon dioksida ke sebuah molekul organik. Enzim yang mempercepat siklus Calvin ada di stroma. Siklus Calvin. Aktivitas biokimia yang mengikutinya sudah dijelaskan dalam siklus Calvin. oksidasi ribulosa bifosfat terjadi. Sebagian PGAL ini dipakai untuk memperbaiki penyimpanan ribulosa bifosfat. membentuk sebuah senyawa karbon-6 yang tidak stabil. enzim karboksilase ribulosa bifosfat (RuBP) menyatu dengan sebuah kelompok karboksil menuju ribulosa bifosfat. Pada saat fotorespirasi. Siklus Calvin Siklus Calvin adalah sederetan peristiwa fotosintesis dimana fiksasi karbon dioksida terjadi di stroma kloroplas. Senyawa ini pecah menjadi dua molekul senyawa karbon-3. Karbon dioksida bergabung dengan gula karbon-5 ribulosa bifosfat (RuBp). asam fosfogliserik (PGA).Rangkuman jalur elektron di Fotosistem I dan Fotosistem II sebagai berikut: Air menyerahkan 2e ke Fotosistem I menuju X menuju rantai transpor menuju Fotosistem II menuju Q menuju rantai transpor menuju NADPre menuju siklus Calvin. Gambar 2 menunjukkan jalur fotosintesis. yang mengikat dengan karboksilase RuBP. Kedua molekul PGA mengalami reduksi menjadi dua molekul fosfogliseraldehida (PGAL) dalam dua langkah berurutan. Dalam peristiwa biasa. menunjukkan langkah rumit yang membawa dari ribulosa difosfat (bifosfat) menuju glukosa. kedua molekul PGAL menyatu menghasilkan pembentukan gula karbon-6. oksigen. Saat karboksilase RuBP mendapatkan oksigen. Satu . bukannya karbon dioksida. diganti dengan sebuah atom hidrogen dari NADPH. Ikatan energi tinggi putus dan fosfat dilepaskan. Gambar 3. titik awal siklus Calvin (Gambar 3). sebuah gula karbon-6. Fotorespirasi Fotorespirasi adalah sederetan peristiwa aneh yang terjadi di sel tanaman hijau saat ada sinar matahari.

Fotorespirasi mengoksidasi senyawa organik memakai oksigen dan hasilnya adalah pembuangan karbon dioksida. Namun. juga melakukan fotosintesis C4. tebu. membentuk sebuah senyawa karbon-4. Gambar 4. Senyawa karbon-4 ini memberikan karbon dioksida. Tanaman di daerah tropis dan gurun dengan tingkat fotosintesis sangat tinggi adalah tanaman C4. Hingga kini ilmuan belum tahu apa manfaat dari fotorespirasi bagi sel saat fotosintesis. Susunan khusus ini disebut anatomi Kranz. Tanaman yang melakukan fotosintesis C4 memiliki susunan khusus di jaringan daunnya. Pada dasarnya inilah yang terjadi. Anatomi Kranz. millet dan sorgum. yang disebut C4 atau jalur fotosintesis Hatch-Slack. Sel mesofil menyusun bagian interior daun lainnya. Sel-sel lapisan buntalan diposisikan dalam bentuk lingkaran mengelilingi buntalan pembuluh (terdiri dari tabung-tabung xilem dan floem). Hatch dan Slack) menemukan jalur fotosintesis baru.molekul PGA dan sebuah molekul karbon-2 dilepaskan. Menariknya. malat. Sebagian karbon dioksida yang dihasilkan dalam reaksi ini dilepaskan. karenanya tampak tidak berguna. namun molekul karbon-2 meninggalkan kloroplas dan memasuki reaksi kimia di peroksisom dan metokondrion. Sel lapisan buntalan mengelilingi buntalan pembuluh. sebuah tanaman iklim sedang. yang memasuki C3 atau siklus Calvin di sel lapisan buntalan fotosintetik. Malat ditransfer ke sel-sel lapisan buntalan di daun. jagung. ia justru memakai energi. PGA tetap berada dalam siklus C3. Proses ini tidak menggunakan sistem transpor elektron dan karenanya tidak menghasilkan energi. Jalur Fotosintesis Hatch-Slack atau C4 Di akhir tahun 1960an. . sisanya dikembalikan ke kloroplas untuk ikut serta dalam fotosintesis. Ruang udaranya sangat kecil (Gambar 4). diantaranya rumput kepiting. tiga ahli botani (Kortschak. Karbon dioksida menyatu dengan sebuah senyawa yang disebut PEP (Phosfoenolpiruvat).

[4] Pada respirasi. B. . gula (glukosa) dan senyawa lain akan bereaksi dengan oksigen untuk menghasilkan karbon dioksida. Klorofil terdapat dalam organel yang disebut kloroplas. Hampir semua makhluk hidup bergantung dari energi yang dihasilkan dalam fotosintesis. Tumbuhan menggunakan karbondioksida dan air untuk menghasilkan gula dan oksigen yang diperlukan sebagai makanannya. Autotrof artinya dapat mensintesis makanan langsung dari senyawa anorganik. air. Energi untuk menjalankan proses ini berasal dari fotosintesis. Organisme yang menghasilkan energi melalui fotosintesis (photos berarti cahaya) disebut sebagai fototrof. karbondioksida. Secara umum reaksi yang terjadi pada respirasi seluler berkebalikan dengan persamaan di atas. Fotosintesis pada tumbuhan Tumbuhan bersifat autotrof. dan beberapa jenis bakteri dengan menggunakan zat hara. Fotosintesis juga berjasa menghasilkan sebagian besar oksigen yang terdapat di atmosfer bumi.MATERI A. Cara lain yang ditempuh organisme untuk mengasimilasi karbon adalah melalui kemosintesis. Perhatikan persamaan reaksi yang menghasilkan glukosa berikut ini: 6H 2 O + 6CO 2 + cahaya → C 6 H 12 O 6 (glukosa) + 6O 2 Glukosa dapat digunakan untuk membentuk senyawa organik lain seperti selulosa dan dapat pula digunakan sebagai bahan bakar. Proses ini berlangsung melalui respirasi seluler yang terjadi baik pada hewan maupun tumbuhan. PENGERTIAN FOTOSINTESIS Fotosintesis adalah suatu proses biokimia pembentukan zat makanan atau energi yaitu glukosa yang dilakukan tumbuhan. Fotosintesis merupakan salah satu cara asimilasi karbon karena dalam fotosintesis karbon bebas dari CO2 diikat (difiksasi) menjadi gula sebagai molekul penyimpan energi. Tumbuhan menangkap cahaya menggunakan pigmen yang disebut klorofil. yang dilakukan oleh sejumlah bakteri belerang. Pigmen inilah yang memberi warna hijau pada tumbuhan. dan energi kimia. PROSES FOTOSINTESIS 1. alga. dan air serta dibutuhkan bantuan energi cahaya matahari. Akibatnya fotosintesis menjadi sangat penting bagi kehidupan di bumi.

sedangkan fotosistem II (PS II) berisi pusat reaksi P680 dan optimal menyerap cahaya pada panjang gelombang 680 nm. Plastokuinon ini akan mengirimkan elektron dari PS II ke suatu pompa H + yang disebut sitokrom b6-f kompleks. maka panjang gelombang cahaya yang diserapnya pun lebih bervariasi. Meskipun alga tidak memiliki struktur sekompleks tumbuhan darat. Plastokuinon merupakan molekul kuinon yang terdapat pada membran lipid bilayer tilakoid. Meskipun seluruh bagian tubuh tumbuhan yang berwarna hijau mengandung kloroplas. fotosintesis pada keduanya terjadi dengan cara yang sama. Hanya saja karena alga memiliki berbagai jenis pigmen dalam kloroplasnya. Reaksi ini memerlukan molekul air dan cahaya matahari. Mekanisme reaksi terang diawali dengan tahap dimana fotosistem II menyerap cahaya matahari sehingga elektron klorofil pada PS II tereksitasi dan menyebabkan muatan menjadi tidak stabil. 2. Fotosintesis pada Alga dan bakteri Alga terdiri dari alga multiseluler seperti ganggang hingga alga mikroskopik yang hanya terdiri dari satu sel. Cahaya akan melewati lapisan epidermis tanpa warna dan yang transparan. Permukaan daun biasanya dilapisi oleh kutikula dari lilin yang bersifat anti air untuk mencegah terjadinya penyerapan sinar matahari ataupun penguapan air yang berlebihan. REAKSI 1. PS II akan mengambil elektron dari molekul H2O yang ada disekitarnya. Fotosistem I (PS I) berisi pusat reaksi P700. Hanya sebagian kecil saja yang bersifat heterotrof yang berarti bergantung pada materi yang dihasilkan oleh organisme lain. Molekul air akan dipecahkan oleh ion mangan (Mn) yang bertindak sebagai enzim. yang berarti bahwa fotosistem ini optimal menyerap cahaya pada panjang gelombang 700 nm. Hal ini akan mengakibatkan pelepasan H+ di lumen tilakoid. Untuk menstabilkan kembali. selanjutnya PS II akan mereduksi plastokuinon (PQ) membentuk PQH2. Proses diawali dengan penangkapan foton oleh pigmen sebagai antena. Dengan menggunakan elektron dari air. tempat terjadinya sebagian besar proses fotosintesis.klorofil menyerap cahaya yang akan digunakan dalam fotosintesis. Reaksi terang melibatkan dua fotosistem yang saling bekerja sama. Reaksi keseluruhan yang terjadi di PS II adalah: . Semua alga menghasilkan oksigen dan kebanyakan bersifat autotrof. Reaksi Terang Reaksi terang dari fotosintesis pada membran tilakoid Reaksi terang adalah proses untuk menghasilkan ATP dan reduksi NADPH2. Di dalam daun terdapat lapisan sel yang disebut mesofil yang mengandung setengah juta kloroplas setiap milimeter perseginya. menuju mesofil. C. yaitu fotosistem I dan II. namun sebagian besar energi dihasilkan di daun.

Penambatan CO2 sebagai sumber karbon pada tumbuhan ini dibantu oleh enzim . yang menerima elektron yang berasal dari H2O melalui kompleks inti PS II lebih dahulu.Reaksinya adalah: 4Fd (Fe 2+ ) + 2NADP + + 2H + → 4Fd (Fe 3+ ) + 2NADPH Ion H+ yang telah dipompa ke dalam membran tilakoid akan masuk ke dalam ATP sintase.5 bisfosfat menjadi senyawa dengan jumlah atom karbon tiga yaitu senyawa 3-phosphogliserat.→ 4H + + O 2 + 2PQH 2 Sitokrom b6-f kompleks berfungsi untuk membawa elektron dari PS II ke PS I dengan mengoksidasi PQH2 dan mereduksi protein kecil yang sangat mudah bergerak dan mengandung tembaga. Sebagai sistem yang bergantung pada cahaya. Fotosistem ini menyerap energi cahaya terpisah dari PS II. tapi mengandung kompleks inti terpisahkan. Pada siklus Calvin-Benson tumbuhan mengubah senyawa ribulosa 1. Kejadian ini juga menyebabkan terjadinya pompa H+ dari stroma ke membran tilakoid. Reaksi keseluruhan yang terjadi pada reaksi terang adalah sebagai berikut: Sinar + ADP + Pi + NADP + + 2H 2 O → ATP + NADPH + 3H + + O 2 2. yang dinamakan plastosianin (PC). ATP sintase akan menggandengkan pembentukan ATP dengan pengangkutan elektron dan H+ melintasi membran tilakoid. Reaksi yang terjadi pada sitokrom b6-f kompleks adalah: 2PQH 2 + 4PC(Cu 2+ ) → 2PQ + 4PC(Cu + ) + 4 H + (lumen) Elektron dari sitokrom b6-f kompleks akan diterima oleh fotosistem I. yaitu siklus Calvin-Benson dan siklus Hatch-Slack. Reaksi Gelap Reaksi gelap pada tumbuhan dapat terjadi melalui dua jalur. Reaksi ini dikatalisis dalam stroma oleh enzim feredoksin-NADP+ reduktase. Oleh karena itulah tumbuhan yang menjalankan reaksi gelap melalui jalur ini dinamakan tumbuhan C-3. PS I berfungsi mengoksidasi plastosianin tereduksi dan memindahkan elektron ke protein Fe-S larut yang disebut feredoksin.2H 2 O + 4 foton + 2PQ + 4H . Masuknya H+ pada ATP sintase akan membuat ATP sintase bekerja mengubah ADP dan fosfat anorganik (Pi) menjadi ATP. Reaksi keseluruhan pada PS I adalah: Cahaya + 4PC(Cu + ) + 4Fd(Fe 3+ ) → 4PC(Cu 2+ ) + 4Fd(Fe 2+ ) Selanjutnya elektron dari feredoksin digunakan dalam tahap akhir pengangkutan elektron untuk mereduksi NADP+ dan membentuk NADPH.

ATP ini timbul dari fotofosforilasi dan ADP yang dilepas ketika 1. Triosa fosfat digunakan sitosol untuk membentuk sukrosa. Hal ini dapat terjadi jika ada fotoresfirasi. 2. Karboksilasi melibatkan penambahan CO2 dan H2O ke RuBP membentuk dua molekul 3-fosfogliserat(3-PGA). Tumbuhan ini menghasilkan glukosa dengan pengolahan CO2 melalui siklus Calvin.3-bisPGA terbentuk. tumbuhan dapat dibedakan menjadi tumbuhan C3 dan C4.rebisco. di mana enzim Rubisco tidak menambat CO2 tetapi menambat O2. Sebagian digunakan kloroplas untuk membentuk pati. Pertama. yang diregenerasi adalah RuBP yang diperlukan untuk bereaksi dengan CO2 tambahan yang berdifusi secara konstan ke dalam dan melalui stomata. reaksi dari enzim ini distimulasi oleh peningkatan pH. tapi gugus karboksil dari 3-PGA pertama-tama diubah menjadi ester jenis anhidrida asam pada asam 1. dan regenerasi. Bahan pereduksi yang sebenarnya adalah NADPH. Jika kloroplas dibericahaya. Pada akhir reaksi Calvin. Enzim yang berperan adalah phosphoenolpyruvate carboxilase. Fiksasi CO2 ini merupakan reaksi gelap yang distimulasi oleh pencahayaan kloroplas. yang menyumbang 2 elektron. Ketiga. Secara bersamaan. Tumbuhan C4 adalah tumbuhan yang umumnya ditemukan di daerah tropis. terletak di permukaan luar membran tilakoid. Tumbuhan ini melibatkan dua enzim di dalam pengolahan CO2 menjadi glukosa. digunakan untuk mengubah ribulosa-5-fosfat menjadi RuBP. Reduksi ini tidak terjadi secara langsung. tetapi menyebabkan munculnya triosafosfat di sitosol. reduksi. Enzim phosphophenol pyruvat carboxilase (PEPco) adalah enzim yang akan mengikat CO2 dari udara dan kemudian akan . sebagian lainnya dibawa keluar. ATP ketiga yang diperlukan bagi tiap molekul CO2 yang ditambat. jika kloroplas diberi cahaya. ATP ini dapat terpakai sia-sia tanpa dihasilkannya glukosa. gugus karboksil dalam 3-PGA direduksi menjadi 1 gugus aldehida dalam 3fosforgliseradehida (3-Pgaldehida). Sistem ini membuat jumlah total fosfat menjadi konstan di kloroplas. Fikasasi CO2 melewati proses karboksilasi. 2. ion H+ ditranspor dari stoma ke dalam trilakoid menghasilkan peningkatan pH stroma yang menstimulasi enzim karboksilase. Tumbuhan yang reaksi gelapnya mengikuti jalur Hatch-Slack disebut tumbuhan C-4 karena senyawa yang terbentuk setelah penambatan CO2 adalah oksaloesetat yang memiliki empat atom karbon. Siklus Hatch-Slack Berdasarkan cara memproduksi glukosa. RuBP merupakan enzim alosentrik yang distimulasi oleh tiga jenis perubahan yang dihasilkan dari pencahayaan kloroplas. Tiga putaran daur akan menambatkan 3 molekul CO2 dan produk akhirnya adalah 1.3-bisPGA) dengan penambahan gugus fosfat terakhir dari ATP. Tumbuhan C3 merupakan tumbuhan yang berasal dari daerah subtropis. Siklus Calvin-Benson Mekanisme siklus Calvin-Benson dimulai dengan fiksasi CO2 oleh ribulosa difosfat karboksilase (RuBP) membentuk 3-fosfogliserat.2. Pi dilepas dan digunakan kembali untuk mengubah ADP menjadi ATP.3bifosfogliserat (1. Namun. reaksi ini distimulasi oleh Mg2+. yang melibatkan enzim Rubisco sebagai penambat CO2. Kedua. yang dihasilkan oleh fotosistem I selama pemberian cahaya. yang memasuki stroma daun sebagai ion H+. reaksi ini distimulasi oleh NADPH. Pada fase regenerasi. Kemudian pada fase reduksi.1. yang diubah kembali dengan cepat menjadi ATP oleh reaksi fotofosforilasi tambahan. Tumbuhan C3 memerlukan 3 ATP untuk menghasilkan molekul glukosa. kemudian daur dimulai lagi.3Pgaldehida.

Peristiwa fotosintesis. yang terjadi di sel mesofel. Piruvat akan kembali menjadi PEPco. Oksaloasetat akan diubah menjadi malat. Membuktikan bahwa fotosintesis menghasilkan amilum Menjelaskan tahapan reaksi fotosintesis.menjadi oksaloasetet. Proses ini dinamakan siklus Hatch Slack. melibatkan cahaya matahari. . Malat akan terkarboksilasi menjadi piruvat dan CO2. Dalam keseluruhan proses ini. reaksi terang dan reaksi gelap Menjelaskan proses reaksi terang dan reaksi gelap dan hasilnya. sedangkan CO2 akan masuk ke dalam siklus Calvin yang berlangsung di sel bundle sheath dan melibatkan enzim RuBP. pigmen fotosintesis dan membutuhkan bahan baku CO2 dan H2O Cahaya matahari. digunakan 5 FOTOSINTESIS Untuk anak-anakku SMAN 81 Indikator: Menemukan faktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan fotosintesis dan hasilnya.

Cahaya adalah bentuk radiasi elektromagnetik dari matahari cahaya yang tampak (visible light) adalah sebagian kecil dari total radiasi elektromagnetik yang mencapai bumi. Cahaya putih adalah gabungan dari seluruh panjang gelombang cahaya. Region merah dan biru dari spektrum cahaya yang tampak (visible light) adalah yang digunakan tumbuhan untuk fotosintesis

Pigmen Fotosintesis

1. Pigmen fotosintesis umumnya adalah klorofil dan karotenoid 2. klorofil a adalah pigmen yang jumlahnya banyak di tumbuhan. Klorofil a menyerap cahaya biru-ungu (430 nm) dan merah (662 nm) 3. Molekul klorofil mengandung hydrophobic phytol chain yang tertanam pada fosfolipid membran tilakoid dan cincin porphyrin ,yang mengandung magnesium sebagai pusat, berada diluar membran

Klorofil a Berwarna hijau kebiruan Rumus empiris C55H72O5N4Mg Mempunyai gugus samping metil (-CH3) pada organisme fotosintetik, kecuali bakteri

Klorofil b Hijau kekuningan Rumus empiris C55H70O6N4Mg Mempunyai aldehyde gugus samping (-CHO) Pada tumbuhan hijau dan alga hijau

Pigmen fotosintesis terdapat di daun(1), di Sel mesofil daun(2), jika kita ambil sebuah sel palisade (3), didalam kloroplas (4), dalam kloroplas terddapat granum (5,6)di membrane tilakoid (7) di fotosistem

Sumber: Brum and Mc. Kane, 1983

700. ialah klorofil a yang terdiri dari P. merupakan pusat reaksi. Pigmen aksesori : pigmen yang dapat mengabsorpsi cahaya selain P680 dan P700 Contoh karotene. xantofil. Yaitu klorofil a yang dapat mengabsorpsi cahaya dengan panjang gelombang 680 nm dan 700 nm.Pigmen fotosintesis dibagi menjadi pigmen primer dan pigmen aksesori Pigmen primer : terdapat di pusat reaksi. klorofil b .680 dan P.

kemudian energi berpindah. yang mengakibatkan pigmen primer melepaskan energinya II.Sumber: L. menjadi tereksitasi dan menghasilkan energi. Hartanto. Setiap molekul pigmen dapat mengabsorpsi foton dari cahaya. terakhir diterima oleh pusat reaksi/pigmen primer/ klorofil a. 2004. PROSES FOTOSINTESIS . Biologi dasar.

proton digunakan membentuk ATP menjadi ADP yang disebut fotofosforilasi. akibatnya pusat reaksi mengeluarkan elektronnya. seperti di fotosistem II. memompa proton ke ruang tilakoid. Pelangi. dari sini electron dapat digunakan untuk siklik maupun non siklik . sehingga peristiwa ini disebut reaksi non siklik fotofosforilasi Elektron yang kembali ke fotosistem II berasal dari air (fotolisis air) 2. Fotoaktivasi fotosistem I (P700) cahaya diabsorpsi oleh pigmen-pigmen di fotosistem I.2003 Fotoaktivasi fotosistem II Elektron dari fotosistem II (P. elektron diterima reseptor ferredoxin. menjadi tereksitasi dan energinya berpindah ke pusat reaksi.Sumber: Foo Yuen Kooi. b6-f kompleks bertindak sebagai pompa proton. STPM Biology.680) ditransfer ke reseptor Plastoquinone dan kemudian mentransfernya ke sistem transport elektron yang disebut b6-f kompleks. elektron tidak kembali ke pusat reaksi fotosistem 2 tetapi melewati plastocyanin ke pusat reaksi fotosistem 1.

Pelangi.Jika terjadi reaksi siklik elektron dari ferredoxin ke sistem transfer electron.bergabumg dengan NADP+ dan H+ diluar membrane tilakoid membentuk NADPH Sumber: Foo Yuen Kooi. feredoxin terdapat di permukaan membrane tilakoid (terdapat enzim NADP reduktase) dan ketika melaluinya 2 e. dari ferredoxin. energi membentuk ATP.2003 SIKLUS CALVIN/ Reaksi Gelap NADPH dan ATP dari reaksi terang digunakan untuk reaksi gelap . b6-f compleks. elektron menuju Fotosistem II ini merupakan tahap siklik Sedangkan jika terjadi reaksi non siklik. STPM Biology.

PGA kemudian mengalami fosforilasi. Fiksasi ( pengikatan ) Pengikatan CO2 oleh RuBP /RDP ( Ribulosa Bi Phosphat ) 2. Reaksi ini jika di sistematikkan ada 4 tahap yaitu : 1. Reaksi gelap merupakan reaksi lanjutan dari reaksi terang dalam fotosintesis. ATP. PGA adalah asam organic berkarbon 3. Hasil reaksi tersebut adalah persenyawaan diphosphoglyceraldehyde (PGAL) yang mengandung atom C 3. Reduksi ( Pengurangan) Pembentukan PGA menjadi PGAL dengan mengurangi H pada NADPH menjadi NADP dan PhosphaDP . sumber fosfat adalah ATP 4.Sumber: Foo Yuen Kooi. 5Cmembentuk senyawa sementara yang terdiri dari 6 C 2. 3. STPM Biology. 2 molekul PGAL akan membentuk satu molekul glukosa (6C) 6. Langkah berikutnya proses reduksi karena senyawa tersebut berikatan dengan H2 yang berasal dari NADPH2. PGAL mengalami fosforilasi menjadi RUBP kembali. 5. Pelangi 1 Reaksi pengikatan/ fiksasi CO2 oleh molekul ribulose biphosphate (RuBP) . menambah satu ikatan fosfat. menjadi asam difosfogliserat (DPG). kemudian dipecah menjadi 2 molekul phosphoglycerate acid (PGA).

3. Regenerasi (pembentukan kembali) terjadi regenerasi senyawa RuBP dari sebagian besar PGAL yang telah dibentuk dari PGA 4. Sintesa ( pembentukan ) Glukosa dari PGAL, perlu diketahui satu molekul Glukosa dibentuk dari 2 PGAL. OK

Reaksi Gelap Calvin Benson • • • • • • • Reaksi ini tidak membutuhkan cahaya. Reaksi gelap terjadi pada bagian kloroplas yang disebut stroma. membutuhkan enzim Rubisco untuk Fiksasi Bahan reaksi gelap adalah ATP dan NADPH, yang dihasilkan dari reaksi terang, dan CO2, yang berasal dari udara bebas. Dari reaksi gelap ini, dihasilkan glukosa (C6H12O6), yang sangat diperlukan bagi reaksi katabolisme. Reaksi ini ditemukan oleh Melvin Calvin dan Andrew Benson, karena itu reaksi gelap disebut juga reaksi Calvin-Benson. Salah satu substansi penting dalam proses ini ialah senyawa gula beratom karbon lima yang terfosforilasi yaitu ribulosa fosfat. Jika diberikan gugus fosfat kedua dari ATP maka dihasilkan ribulosa difosfat (RDP). Ribulosa difosfat ini yang nantinya akan mengikat CO2 dalam reaksi gelap. Secara umum, reaksi gelap dapat dibagi menjadi tiga tahapan (fase), yaitu fiksasi, reduksi, dan regenerasi.

• •

Pada fase fiksasi, 6 molekul ribulosa difosfat mengikat 6 molekul CO2 dari udara dan membentuk 6 molekul beratom C6 yang tidak stabil 6 molekul beratom C6 yang tidak stabil itu kemudian pecah menjadi 12 molekul beratom C3 yang dikenal dengan 3-asam fosfogliserat (APG/PGA). Selanjutnya, 3-asam fosfogliserat ini mendapat tambahan 12 gugus fosfat, dan membentuk 1,3-bifosfogliserat (PGA 1.3 biphosphat). Kemudian, 1,3-bifosfogliserat masuk ke dalam fase reduksi, dimana senyawa ini direduksi oleh H+ dari NADPH, yang kemudian berubah menjadi NADP+, dan terbentuklah 12 molekul fosfogliseraldehid (PGAL) yang beratom 3C. Selanjutnya terjadi sintesa , 2 molekul fosfogliseraldehid melepaskan diri dan menyatukan diri menjadi 1 molekul glukosa yang beratom 6C (C6H12O6). 10 molekul fosfogliseraldehid yang tersisa kemudian masuk ke dalam fase regenerasi, yaitu pembentukan kembali ribulosa difosfat.(RDP/RuBP)

• •

• •

Pada fase ini, 10 molekul fosfogliseraldehid berubah menjadi 6 molekul ribulosa fosfat. Jika mendapat tambahan gugus fosfat, maka ribulosa fosfat akan berubah menjadi ribulosa difosfat (RDP),

REAKSI TERANG DAN REAKSI GELAP
di 05:27 Diposkan oleh erfan baeh... 0 komentar

Oksigen yang dikeluarkan dari tumbuhan berasal dari air dan bukan CO2. Kloroplas menguraikan air menjadi hidrogen dan oksigen. Fotosintesis terdiri dari dua proses. Tahap tersebut adalah reaksi terang dan reaksi gelap.
Reaksi terang

Reaksi terang merupakan tahap fotosintesis yang mengubah energi matahari menjadi energi kimia. Kloroplas menyerap cahaya dan cahaya menggerakkan transfer elektron dan hidrogen ke penerima yaitu NADP+ (nikotinamida adenine dinukleotida fosfat). Pada proses ini, air terurai. Reaksi terang pada fotosintesis ini melepaskan O2. Pada reaksi terang, tenaga matahari mereduksi NADP+ menjadi NADPH dengan menambahkan sepasang electron bersama dengan nukleus hidrogen. Pada reaksi terang juga terjadi fosforilasi yang mengubah ADP menjadi ATP. Jadi energy cahaya diubah menjadi energi kimia dengan pembentukan NADPH: sumber dari elektron berenergi, dan ATP; energy sel yang serba guna. Reaksi Gelap

Bahan reaksi gelap adalah ATP dan NADPH. Kemudian. dan regenerasi.3-bifosfogliserat masuk ke dalam fase reduksi. yang kemudian berubah menjadi NADP+. 10 molekul fosfogliseraldehid berubah menjadi 6 molekul ribulosa fosfat. Secara umum. yaitu fiksasi. 10 molekul fosfogliseraldehid yang tersisa kemudian masuk ke dalam fase regenerasi. Selanjutnya.3-bifosfogliserat. dan terbentuklah 12 molekul fosfogliseraldehid (PGAL) yang beratom 3C. Pada fase fiksasi. dihasilkan glukosa (C6H12O6). reaksi gelap dapat dibagi menjadi tiga tahapan (fase). Selanjutnya. Reaksi ini ditemukan oleh Melvin Calvin dan Andrew Benson. Reaksi gelap terjadi pada bagian kloroplas yang disebut stroma. Jika mendapat tambahan gugus fosfat. Pada fase ini. maka ribulosa fosfat akan berubah menjadi ribulosa difosfat . 1. dan membentuk 1. reduksi. 3-asam fosfogliserat ini mendapat tambahan 12 gugus fosfat. Ribulosa difosfat ini yang nantinya akan mengikat CO2 dalam reaksi gelap. dan CO2. karena itu reaksi gelap disebut juga reaksi Calvin-Benson. yang sangat diperlukan bagi reaksi katabolisme. yang dihasilkan dari reaksi terang.Reaksi gelap merupakan reaksi lanjutan dari reaksi terang dalam fotosintesis. dimana senyawa ini direduksi oleh H+ dari NADPH. yaitu pembentukan kembali ribulosa difosfat. Jika diberikan gugus fosfat kedua dari ATP maka dihasilkan ribulosa difosfat (RDP). Dari reaksi gelap ini. 2 molekul fosfogliseraldehid melepaskan diri dan menyatukan diri menjadi 1 molekul glukosa yang beratom 6C (C6H12O6). Reaksi ini tidak membutuhkan cahaya. yang berasal dari udara bebas. Salah satu substansi penting dalam proses ini ialah senyawa gula beratom karbon lima yang terfosforilasi yaitu ribulosa fosfat. 6 molekul ribulosa difosfat mengikat 6 molekul CO2 dari udara dan membentuk 6 molekul beratom C6 yang tidak stabil yang kemudian pecah menjadi 12 molekul beratom C3 yang dikenal dengan 3-asam fosfogliserat (APG/PGA).

unila. Fotosintesis merupakan salah satu cara asimilasi karbon karena dalam fotosintesis karbon bebas dari CO2 diikat (difiksasi) menjadi gula sebagai molekul penyimpan energi. menemukan bahwa ketika ia menutup sebuah lilin menyala dengan sebuah toples . dan beberapa jenis bakteri untuk memproduksi energi terpakai (nutrisi) dengan memanfaatkan energi cahaya. seorang ahli kimia dan pendeta. Stephen Hales berhipotesis bahwa pasti ada faktor lain selain air yang berperan. Hampir semua makhluk hidup bergantung dari energi yang dihasilkan dalam fotosintesis. begitu setrusnya. seorang dokter dan ahli kimia. ALPG (fosfogliseraldehid). Fotosintesis Fotosintesis adalah suatu proses biokimia yang dilakukan tumbuhan.ac. alga. seorang Flandria (sekarang bagian dari Belgia). Cara lain yang ditempuh organisme untuk mengasimilasi karbon adalah melalui kemosintesis. Akibatnya fotosintesis menjadi sangat penting bagi kehidupan di bumi. yang dilakukan oleh sejumlah bakteri belerang. Jan van Helmont. melakukan percobaan untuk mengetahui faktor apa yang menyebabkan massa tumbuhan bertambah dari waktu ke waktu. Tapi pada tahun 1720. RDP (ribulosa difosfat).(RDP). persamaan umum fotosintesis telah diketahui sejak tahun 1800-an. Organisme yang menghasilkan energi melalui fotosintesis (photos berarti cahaya) disebut sebagai fototrof.id/suryantoro/2010/06/02/reaksi-terang-dan-reaksi-gelap/ You might also like: • RDP/RuBP kemudian kembali akan mengikat CO2 lagi . dan glukosa (C6H12O6). Helmont menyimpulkan bahwa massa tumbuhan bertambah hanya karena pemberian air. Dari penelitiannya. Sejarah Perkembangan Fotosintesis Meskipun masih ada langkah-langkah dalam fotosintesis yang belum dipahami. Ia berpendapat faktor itu adalah udara. Joseph Priestley. Reaksi gelap ini menghasilkan APG (asam fosfogliserat). Fotosintesis juga berjasa menghasilkan sebagian besar oksigen yang terdapat di atmosfer bumi. yang kemudian kembali mengikat CO2 dan menjalani siklus reaksi gelap. http://blog. ahli botani Inggris. Pada awal tahun 1600-an.

Akhirnya di tahun 1796. Yang sedang menunggu ialah karbondioksida dalam senyawa penerima. menunjukkan bahwa udara yang “dipulihkan” dan “merusak” itu adalah karbon dioksida yang diserap oleh tumbuhan dalam fotosintesis. Dari kedua percobaan itu. Perhatikan persamaan reaksi yang menghasilkan glukosa berikut ini: 12H2O + 6CO2 + cahaya → C6H12O6 (glukosa) + 6O2 + 6H2O Glukosa dapat digunakan untuk membentuk senyawa organik lain seperti selulosa dan dapat pula digunakan sebagai bahan bakar. Ia kemudian menunjukkan bahwa udara yang telah “dirusak” oleh lilin tersebut dapat “dipulihkan” oleh tumbuhan. nyalanya akan mati sebelum lilinnya habis terbakar. Karbohidrat yang dihasilkannya menjadi gula. sedang O2 tetap dalam keadaan bebas. Fotosintesis pada tumbuhan Tumbuhan bersifat autotrof. Menurut Blackman (1905) akan terjadi penyusutan CO2 oleh H2 yang dibawa oleh NADP tanpa menggunakan cahaya. 3. Pada respirasi. gula (glukosa) dan senyawa lain akan bereaksi dengan oksigen untuk menghasilkan karbon dioksida. dokter kerajaan Austria. Energi untuk menjalankan proses ini berasal dari fotosintesis. dan energi kimia. Ia menemukan bahwa cahaya matahari berpengaruh pada tumbuhan sehingga dapat “memulihkan” udara yang “rusak”. Tumbuhan menggunakan karbon dioksida dan air untuk menghasilkan gula dan oksigen yang diperlukan sebagai makanannya. yang satu dengan energi kimia dan yang lain dengan hydrogen 2. Secara umum reaksi yang terjadi pada respirasi seluler berkebalikan dengan persamaan di atas. Autotrof artinya dapat mensintesis makanan langsung. Reaksi ini mengeluarkan oksigen. Jan Ingenhousz. Pada tahun 1778.terbalik. Anak panah menggambarkan gerakan koenzim yang bermuatan ini. H2 yang terlepas akan diikat oleh NADP dan terbentuklah NADPH2. Jean Senebier. tikus itu akan mati lemas. Peristiwa ini disebut reaksi gelap NADPH2 akan bereaksi dengan CO2 dalam bentuk H+ menjadi CH20. hasil dasar fotosintesis . Ia kemudian menemukan bila ia meletakkan tikus dalam toples terbalik bersama lilin. Theodore de Saussure berhasil menunjukkan hubungan antara hipotesis Stephen Hale dengan percobaan-percobaan “pemulihan” udara. dan yang jauh lebih penting ialah bahwa reasi ini “memuati” dua koenzim. air. Proses ini berlangsung melalui respirasi seluler yang terjadi baik pada hewan maupun tumbuhan. seorang pastor Perancis. dan memecah air menjadi komponen dasarnya. Ia menemukan bahwa peningkatan massa tumbuhan bukan hanya karena penyerapan karbon dioksida Pada tabun 1937 : Robin Hill mengemukakan bahwa cahaya matahari yang ditangkap oleh klorofil digunakan untak memecahkan air menjadi hidrogen dan oksigen. Tidak lama kemudian. Cahaya matahari bereaksi dengan klorofil. mengulangi eksperimen Priestley. Peristiwa ini disebut fotolisis (reaksi terang). Priestley menyimpulkan bahwa nyala lilin telah “merusak” udara dalam toples itu dan menyebabkan matinya tikus. Ia juga menunjukkan bahwa tikus dapat tetap hidup dalam toples tertutup asalkan di dalamnya juga terdapat tumbuhan. proses matahari membuat gula 1. dari senyawa anorganik. Di sini ada satu koenzim yang bermuatan melepaskan muatan energinya untuk menggerakkan penyatuan penting antara muatan hidrogen koenzim yang satu dengan karbon yang menunggu.

Kedua koenzim yang muatannya dibongkar itu kemudian kembali untuk dimuati lagi dan mengulang daur tadi. organ utama tempat berlangsungnya fotosintesis adalah daun. Namun secara umum. Hasil fotosintesis (disebut fotosintat) biasanya dikirim ke jaringan-jaringan terdekat terlebih dahulu.4. Di organel inilah tempat berlangsungnya fotosintesis. tepatnya pada bagian stroma. rangkaian reaksi fotosintesis dapat dibagi menjadi dua bagian utama: reaksi terang (karena memerlukan cahaya) dan reaksi gelap (tidak memerlukan cahaya tetapi memerlukan karbon dioksida). . Pada dasarnya. semua sel yang memiliki kloroplas berpotensi untuk melangsungkan reaksi ini. Proses fotosintesis Pada tumbuhan.

1. namun sebagian besar energi dihasilkan di daun. Reaksi ini memerlukan molekul air. Pigmen klorofil menyerap lebih banyak cahaya terlihat pada warna biru (400-450 nanometer) dan merah (650-700 nanometer) dibandingkan hijau (500-600 nanometer). Pada tumbuhan dan alga. Fotosintesis akan menghasilkan lebih banyak energi pada gelombang cahaya dengan . Pigmen inilah yang memberi warna hijau pada tumbuhan. Energi dari elektron ini digunakan untuk fotofosforilasi yang menghasilkan ATP. Klorofil terdapat dalam organel yang disebut kloroplas. Proses ini berlangsung di grana Fotosintesis dimulai ketika cahaya mengionisasi molekul klorofil pada fotosistem II. Hasil ionisasi air ini adalah elektron dan oksigen. Cahaya akan melewati lapisan epidermis tanpa warna dan yang transparan. Reaksi terang Reaksi terang adalah proses untuk menghasilkan ATP dan reduksi NADPH2. Proses diawali dengan penangkapan foton oleh pigmen sebagai antena. tempat terjadinya sebagian besar proses fotosintesis. menuju mesofil. klorofil menyerap cahaya yang akan digunakan dalam fotosintesis. Reaksi ini menyebabkan fotosistem II mengalami defisit atau kekurangan elektron yang harus segera diganti. Meskipun seluruh bagian tubuh tumbuhan yang berwarna hijau mengandung kloroplas. kekurangan elektron ini dipenuhi oleh elektron dari hasil ionisasi air yang terjadi bersamaan dengan ionisasi klorofil. Di dalam daun terdapat lapisan sel yang disebut mesofil yang mengandung setengah juta kloroplas setiap milimeter perseginya. Permukaan daun biasanya dilapisi oleh kutikula dari lilin yang bersifat anti air untuk mencegah terjadinya penyerapan sinar matahari ataupun penguapan air yang berlebihan. satuan pertukaran energi dalam sel. Cahaya hijau ini akan dipantulkan dan ditangkap oleh mata kita sehingga menimbulkan sensasi bahwa daun berwarna hijau. membuatnya melepaskan elektron yang akan ditransfer sepanjang rantai transpor elektron. Tumbuhan menangkap cahaya menggunakan pigmen yang disebut klorofil.

cahaya akan diserap oleh molekul klorofil untuk dikumpulkan pada pusat-pusat reaksi. cahaya juga mengionisasi fotosistem I. Bakteri fotosintetik. Fotosistem II terdiri dari molekul klorofil yang menyerap cahaya dengan panjang gelombang 680 nanometer. van Neil yang mempelajari bakteri fotosintetik pada tahun 1930-an. Pada saat yang sama dengan ionisasi fotosistem II. 2 H20 ——> 2 NADPH2 + O2 . selain sianobakteri. bukan dari karbon dioksida. Di dalam daun. melepaskan elektron yang ditransfer sepanjang rantai transpor elektron yang akhirnya mereduksi NADP menjadi NADPH. seperti dua baterai dalam senter yang bekerja saling memperkuat. Hal ini karena panjang gelombang yang pendek menyimpan lebih banyak energi. menggunakan tidak menghasilkan oksigen karena menggunakan ionisasi sulfida atau hidrogen. Pendapat ini pertama kali diungkapkan oleh C. Kedua fotosistem ini akan bekerja secara simultan dalam fotosintesis. sedangkan fotosistem I 700 nanometer.panjang tertentu. Oksigen dari proses fotosintesis hanya dihasilkan dari air.B. Tumbuhan memiliki dua jenis pigmen yang berfungsi aktif sebagai pusat reaksi atau fotosistem yaitu fotosistem II dan fotosistem I.

2. . Pada tumbuhan proses biokimia yang terpicu adalah siklus Calvin yang mengikat karbon dioksida untuk membentuk ribulosa (dan kemudian menjadi gula seperti glukosa). Reaksi ini disebut reaksi gelap karena tidak bergantung pada ada tidaknya cahaya sehingga dapat terjadi meskipun dalam keadaan gelap (tanpa cahaya) dan berlangsung di stroma. Reaksi gelap ATP dan NADPH yang dihasilkan dalam proses fotosintesis memicu berbagai proses biokimia..

CO2 + 2 NADPH2 + O2——>NADP + H2 + CO + O + H2 +O2 2 H2O + CO2 ——> CH2O + O2 atau 12 H2O + 6 CO2 ——> C6H12O6 + 6 O2 Faktor penentu laju fotosintesis atau Berikut adalah beberapa faktor utama yang menentukan laju fotosintesis: 1. Kadar fotosintat (hasil fotosintesis) Jika kadar fotosintat seperti karbohidrat berkurang. laju fotosintesis akan naik. menghambat penyerapan karbon dioksida sehingga mengurangi laju fotosintesis. 5. Suhu Enzim-enzim yang bekerja dalam proses fotosintesis hanya dapat bekerja pada suhu optimalnya. Umumnya laju fotosintensis meningkat seiring dengan meningkatnya suhu hingga batas toleransi enzim. laju fotosintesis akan berkurang. 3. . Intensitas cahaya Laju fotosintesis maksimum ketika banyak cahaya. Bila kadar fotosintat bertambah atau bahkan sampai jenuh. Kadar air Kekurangan air atau kekeringan menyebabkan stomata menutup. 4. Konsentrasi karbon dioksida Semakin banyak karbon dioksida di udara. 2. makin banyak jumlah bahan yang dapt digunakan tumbuhan untuk melangsungkan fotosintesis.

tinja dan daun-daun yang gugur. Fotosintesis menyediakan makanan bagi hampir seluruh kehidupan di dunia baik secara langsung atau tidak langsung. Sebagian besar fungi dan banyak . satu-satunya sumber molekul bahan bakar yang menjadi tempat bergantung seluruh kehidupan ialah fotosintesis (Kimball. Autotrof membuat molekul organik mereka sendiri dari bahan mentah anorganik yang diperoleh dari lingkuannya. Heterotrof ini dikenak sebagai pengurai. heteritrif merupakan komponen biosfer. sumber energi ini tersimpan dalam molekulmolekul organik seperti karbohidrat. Untuk tujuan praktis. Oleh karena alasan inilah.1999). Organisme memperoleh senyawa organik yang digunakan untuk dan rangka karbon dengan satu atau dua cara utama: nutrisi autotrofik atau heterotrofik. Organisme heterotrofik seperti ragi dan kita sendiri.6. Organisme heterotrof memperoleh materi organik melalui cara pemenuhan nutrisi kedua. Ketidakmampuan dalam membuat makanan mereka sendiri. Hal ini mungkin dikarenakan tumbuhan berkecambah memerlukan lebih banyak energi dan makanan untuk tumbuh JALUR POTOSINTESIS FOTOSINTESIS Pengertian Fotosintesis Organisme dan fungsi suatu sel hidup bergantung pada persediaan energi yang tak henti-hentinya. Sebagian autotrof mengkonsumsi sisa-sisa organisme mati.2002). menyebabkan hererotrof ini hidup tergantung pada senyawa yang dihasilkan oleh organisme lain. para ahli biologi menyebut autotrof sebagai produsen biosfer (Campbell. hidup dan tumbuh dengan memasukkan molekul-molekul organik ke dalam sel-selnya. menguraikan dan memekan sampah seperti bangkai. Autotro dapat diartikan bahwa dapat menyediakan makanan bagi diri sendiri hanya dalam pengertian bahwa autotrof dapat mempertahankan dirinya sendiri tanpa memakan dan menguraikan organisme lain. Tahap pertumbuhan Penelitian menunjukkan bahwa laju fotosintesis jauh lebih tinggi pada tumbuhan yang sedang berkecambah ketimbang tumbuhan dewasa.

sebagai pengganti H2O dipakai zat pereduksi yang lebih kuat seperti H2.1985) Bakteri menggunakan H2R dan menggunakan hidrogen untuk membuat gula.2002) Karbohidrat C6H12O6 ialah glukosa. tetapi sumber itu bermacammacam (Campbell.2002). Persamaan reaksinya adalah: 2CO2 + 2H2R -----> 2C2O + O2 +2R karbohidrat (Wirahadikusumah.jenis bakteri memperoleh makana dengan cara seperti ini. Hampir seluruh heterotrof. persamaan kimia fotosintesis adalah: 6CO2 + 12 H2O + energi cahaya -----> C6H12O6 + 6O2 + 6H2O (Campbell. Dengan menggunakan rumus molekul. H2S dan H2R (R adalah gugus organik). Jalur Fotosintesis Dengan keberadaan cahaya. Air muncul pada kedua sisi persamaan itu karena 12 molekul dikonsumsi dan 6 molekul terbentuk lagi selama fotosintesis. bagian-bagian tumbuhan yang berwarna hijau menghasilkan bahan organik dan oksigen dari karbon dioksida dan air. Tempat Berlangsung Fotosintesis . Persamaan itu dapat disederhanakan dengan memperlihatkan selisih konsumsi air: 6CO2 + 6H2O + energi cahaya ----> C6H12O6 + 6O2 (Campbell. Dari reaksi kimia tersebut dapat dikatakan bahwa semua organisme fotosintetik membutuhkan sumber hidrogen. termrasuk manusia. benar-benar tergantung pada fotoautotrof untuk mrndapatkan makanan dan juga untuk mendapatkan oksigen.2002) Dalam bakteri berfotosintesis. yang merupakan produk samping fotosintesis (Campbell.2002).

Terdapat ± setengah juta kloroplas tiap milimeter persegi permukaan daun.1985). Plastid mengandung senyawa. proses fotosintesis pada umumnya berlangsung dalam organel khusus yang disebut plastid. 2011) Peranan Cahaya pada Perkecambahan Biji Sebagian besar spesies tumbuhan. tetapi daun merupakan tempat utama berlangsungnya fotosintesis pada sebagian besar tumbuhan. terpacu pertumbuhan dan perkecambahan dalam keadaan terang. pigmen warna hijau yang terdapat dalam kloroplas. Semua bagian yang berwarna hijau pada tumbuhan. termasuk batang hijau dan buah yang belum matang. Panjang gelombang merah jauh dari sinar . Namun biji juga dapat terhambat perkecambahanyya oleh cahaya. Energi cahaya yang diserap klorofil inilah yang menggunakan sintesis molekul makanan dalam kloroplas (Campbell. Warna daun berasal dari klorofil. yaitu klorofil (Wirahadikusumah. Siklus Karbon (Anonim2.2002).Di dalam tumbuhan. memiliki kloroplas. Gambar.

pengukuran cahaya yang digunakan dalam fotosintesis seringkali berdasarkan densitas aliran foton. Reaksi cahaya dalam fotosintesis merupakan bagian akibat langsung penyerapan foton oleh molekul pigmen seperti klorofil. Karena penggiatan pigmen merupakan akibat langsung interaksi antara foton dan pigmen. Faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah radiasi yang diterima pada suatu hari : . Karena panjang gelombang antara 400 dan 700 nm itu paling efisien digunakan dalam fotosintesis. Cahaya biru juga kadang menghambat. pengukuran cahaya untuk fotosintesis biasanya didasarkan pada densitas aliran foton dalam panjang gelombang 400 dan 700 nm tersebut (Michael. Di atas 760 nm foton tidak memiliki cukup energi dan di bawah 390 nm foton memiliki terlalu banyak energi. Biji yang biasa berkecambah dalam gelap akan mengalami dormansi atau fase istirahat saat terkena cahaya dalam tingkat intensitas tertentu (Salisbury.Panjang hari . Ciri Cahaya yang Digunakan dalam Fotosintesis Cahaya tampak sebagai sumber energi yang digunakan tumbuhan untuk fotosintesis merupakan bagian spektrum energi radiasi. Tidak seluruh foton mempunyai tingkat energi yang cocok untuk menggiatkan pigmen daun. dan bukan berdasarkan energi. Biji yang biasanya berkecambah dalam gelap akan terhambat oleh cahaya.1995).Sudut yang dibentuk matahari yang menuju titik tersebut .1994). Hanya foton dengan panjang gelombang antara 390 dan 760 nm memiliki tingkat energi yang cocok untuk fotosintesis. Biji yang membutuhkan cahaya untuk berkecambah disebut fotodorman. Densitas aliran foton ialah jumlah foton yang menumbuk suatu luas permukaan tertentu per satuan waktu.matahari hampir selalu merupakan panjang gelombang yang paling menghambat. menyebabkan ionisasi dan kerusakan pigmen.

Faktor lain seperti fluktuasi pancaran matahari. Tanaman C3 dan C4 dibedakan oleh cara mereka mengikat CO2 dari atmosfir dan produk awal yang dihasilkan dari proses assimilasi. Pada tanaman C4. tumbuhan dibagi ke dalam tiga kelompok besar.Jumlah partikel di dalam atmosfer . Pengantar Berdasarkan tipe fotosintesis. dan CAM (crassulacean acid metabolism). enzim yang menyatukan CO2 dengan RuBP (RuBP merupakan substrat untuk pembentukan karbohidrat dalam proses fotosintesis) dalam proses awal assimilasi. Jika konsentrasi CO2 di atmosfir ditingkatkan. sehingga fotorespirasi terhambat dan assimilasi akan bertambah besar.1994). Tumbuhan C4 dan CAM lebih adaptif di daerah panas dan kering dibandingkan dengan tumbuhan C3. hasil dari kompetisi antara CO2 dan O2 akan lebih menguntungkan CO2. dan kapas merupakan tanaman dari kelompok C3.. Pada tanaman C3. Lokasi terjadinya assosiasi awal ini adalah di sel-sel mesofil (sekelompok sel-sel yang mempunyai klorofil yang terletak di bawah sel-sel epidermis daun). kentang.proses pembongkaran karbohidrat untuk menghasilkan energi dan hasil samping. CO2 diikat oleh PEP (enzym pengikat CO2 pada tanaman C4) yang tidak dapat mengikat O2 sehingga tidak terjadi kompetisi antara CO2 dan O2. Namun tanaman C3 lebih adaptif pada kondisi kandungan CO2 atmosfer tinggi.Jumlah atmosfer yang dilewati radiasi sebagai fungsi dari sudut datang sinar matahari . seperti gandum. yang terjadi pada siang hari) . Sebagian besar tanaman pertanian. CO2 yang sudah terikat oleh PEP kemudian ditransfer ke . jarak antara bumi dan matahari dan kemampuan bumi untuk memantulkan cahaya (Michael. Tanaman C3 dan C4 A. C4. kacang-kacangan. yaitu C3. juga dapat mengikat O2 pada saat yang bersamaan untuk proses fotorespirasi (fotorespirasi adalah respirasi. kedelai.

Struktur kloroplas pada tanaman C3 homogen. Tanaman C3 Fotosintesis C3 berbeda dengan C4. Contoh tanaman C3 antara lain : kedele. Tanaman C3 dapat kehilangan . PEP mempunyai daya ikat yang tinggi terhadap CO2. sorgum dan tebu Gambar tanaman C4 (Anonim1.sel-sel "bundle sheath" (sekelompok sel-sel di sekitar xylem dan phloem) dimana kemudian pengikatan dengan RuBP terjadi. 2011) B. dll Gambar tanaman C3 Contoh tanaman C4 adalah jagung. Tanaman C3 mempunyai suatu peran penting dalam metabolisme. kentang. kacang tanah. sehingga fotorespirasi sangat kecil dan G sangat rendah. tanaman C3 mempunyai kemampuan fotorespirasi yang rendah karena mereka tidak memerlukan energi untuk fiksasi sebelumnya. Karena tingginya konsentasi CO2 pada sel-sel bundle sheath ini. . laju assimilasi tanaman C4 hanya bertambah sedikit dengan meningkatnya CO2 Sehingga. pada C3 karbon dioxida masuk ke siklus calvin secara langsung. sehingga reaksi fotosintesis terhadap CO2 di bawah 100 m mol m-2 s-1 sangat tinggi. tanaman C3 akan lebih beruntung dari tanaman C4 dalam hal pemanfaatan CO2 yang berlebihan. dengan meningkatnya CO2 di atmosfir. maka O2 tidak mendapat kesempatan untuk bereaksi dengan RuBP.

bersih dari gulma terutama rumputan • Semakin jauh dari penaung. semua jenis tanaman tidak tahan IC penuh. tanaman ini termasuk salah satu group phylogenik.20 % carbon dalam siklus calvin karena radiasi. Naungan: • Merupakan salah satu alternatif untuk mengatasi intensitas cahaya yang terlalu tinggi. hasil fotosintesis cukup untuk respirasi dan sisanya untuk pertumbuhan Dampak pemberian naungan terhadap iklim mikro • Mengurangi IC di sekitar sebesar 30-40% . Untuk menghasilkan satu molekul glukosa diperlukan 6 siklus C3 (Anonim1. • Pemberian naungan dilakukan pada budidaya tanaman yang umumnya termasuk kelompok C3 maupun dalam fase pembibitan • Pada fase bibit. Konsep dasar reaksi gelap fotosintesis siklus Calvin (C3) adalah sebagai berikut : CO2 diikat oleh RUDP untuk selanjutnya dirubah menjadi senyawa organik C6 yang tidak stabil yang pada akhirnya dirubah menjadi glukosa dengan menggunakan 18ATP dan 12 NADPH. naungan tidak hanya diperlukan pada fase bibit saja.Siklus ini terjadi dalam kloroplas pada bagian stroma. gulma mulai tumbuh semakin cepat • Titik kompensasi gulma rumputan dapat ditentukan sama dengan IC pada batas mulai ada pertumbuhan gulma • Tumbuhan tumbuh ditempat dg IC lebih tinggi dari titik kompensasi (sebelum tercapai titik jenuh). 2011). tetapi sepanjang siklus hidup tanaman • Meskipun dengan semakin dewasa umur tanaman. diatasi dengan naungan • Pada tanaman kelompok C3. juga dimanfaatkan sebagai salah satu metode pengendalian gulma • Di bawah penaung. butuh 3040%. intensitas naungan semakin dikurangi • Naungan selain diperlukan untuk mengurangi intensitas cahaya yang sampai ke tanaman pokok.

seperti material pupuk yang lengkap bagi tumbuhan. Tanaman C4 Tebu (Saccharum officinarum). Dengan adanya air hujan diperkirakan sekitar 150 ton pupuk jatuh ke bumi setiap tahunnya. Pada tumbuhan ini senyawa pertama yang terbentuk setelah jangka waktu pelaksanaan fotosintesis yang sangat pendek. bukanlah senyawa 3-C asam fosfogliserat (PGA). melainkan senyawa 4-C asam oksaloasetat (OAA). atau-pun propinsi yang mengacu pada standar WMO (World Metrological Organitation). jagung (Zea mays). maka mungkin saat ini jumlah jenis tanaman tidak akan sebanyak yang kita ketahui. kecamatan. Dengan adanya alat pengukur curah hujan ini kita dapat mengetahui banyaknya curah hujan yang terjadi setiap waktu. Butiran hujan selain membawa molekul air juga membawa banyak materi yang penting bagi kehidupan. 2011). Tumbuhan yang menggunakan jalur ini disebut tumbuhan C4 atau tumbuhan 4 karbon (Anonim1. Bagian besar bumi dan makhluk hidup juga terdiri atas air. OMBROMETER Mekanisme kompleks kehidupan tidak mungkin berfungsi tanpa kehadiran cairan yang berupa air. Tanpa adanya mekanisme seperti itu. Alat pengukur curah hujan (Ombrometer) adalah alat untuk mengukur curah hujan yang terjadi pada suatu daerah baik pedesaan.• Mengurangi aliran udara disekitar tajuk • Kelembaban udara disekitar tajuk lebih stabil (60-70%) • Mengurangi laju evapotranspirasi • Terjadi keseimbangan antara ketersediaan air dengan tingkat transpirasi tanaman C. Air yang berasal dari hujan merupakan fenomena alam yang paling penting bagi terjadinya kehidupan di bumi. dan tumbuhan tertentu lain tidak mengikat karbon dioksida secara langsung. Data curah . Metode alternatif fiksasi karbon dioksida untuk fotosintesis ini disebut jalur Hatch-Slack.

Database curah hujan di setiap daerah dapat diakses secara online dan setiap saat sehingga dapat memprediksi terjadinya banjir di suatu daerah. Gambar alat pengukur curah hujan Keunggulan 1.lipi.id. 2. SAM REAKSI GELAPFotosintesis . 6. Memudahkan BMG dalam mengamati curah hujan pada suatu daerah.go.hujan yang dihasilkan secara otomatis dari alat pengukur curah hujan ini dapat dikirimkan secara online melalui internet dengan operating sistem IGOS dan disimpan dalam suatu database yang dapat diakses oleh siapa saja melalui internet. Memberikan data hidrologi untuk kepentingan depertemendepartemen yang terkait.kim. 5. 3. Software aplikasi dapat dikembangkan menjadi Sistim Informasi Monitoring banjir. dan sebagainya. Mengukur curah hujan secara otomatis. temperatur. Pencatatan waktu dalam data curah hujan menggunakan waktu yang tertelusur ke time server ntp. kelembaban udara. 4.

Proses fotosintesis sangat kompleks karena melibatkan semua cabang ilmu pengetahuan alam utama. Cara lain yang ditempuh organisme untuk mengasimilasi karbon adalah melalui kemosintesis. Reaksi terang terja di pada grana (tunggal: granum). Akibatnya fotosintesis menjadi sangat penting bagi kehidupan di bumi. terjadi konversi energi cahaya menjadi energi kimia dan menghasilkan oksigen (O2). dan beberapa jenis bakteri dengan menggunakan zat hara. semua sel yang memiliki kloroplas berpotensi untuk melangsungkan reaksi ini. tepatnya pada bagian stroma. Organisme yang menghasilkan energi melalui fotosintesis (photos berarti cahaya) disebut sebagai fototrof. kimia. Pada tumbuhan. Fotosintesis juga berjasa menghasilkan sebagian besar oksigen yang terdapat di atmosfer bumi. Hampir semua makhluk hidup bergantung dari energi yang dihasilkan dalam fotosintesis. dan air serta dibutuhkan bantuan energi cahaya matahari. alga. karbondioksida. Pada dasarnya. Hasil fotosintesis (disebut fotosintat) biasanya dikirim ke jaringan-jaringan terdekat terlebih dahulu. yang dilakukan oleh sejumlah bakteri belerang.> Fotosintesis merupakan salah satu cara asimilasi karbon karena dalam fotosintesis karbon bebas dari CO2 diikat (difiksasi) menjadi gula sebagai molekul penyimpan energi. maupun biologi sendiri. Di organel inilah tempat berlangsungnya fotosintesis. Dalam reaksi terang. meskipun sudah sangat banyak yang diketahui tentang proses vital ini.Fotosintesis ada lah suatu proses biokimia pembentukan zat makanan atau energi yaitu glukosa yang dilakukan tumbuhan. Sedangkan dalam reaksi gelap terjadi seri reaksi . organ utama tempat berlangsungnya fotosintesis adalah daun. seperti fisika. Namun secara umum. Hingga sekarang fotosintesis masih terus dipelajari karena masih ada sejumlah tahap yang belum bisa dijelaskan. sedangkan reaksi gelap terjadi di dalam stroma. rangkaian reaksi fotosintesis dapat dibagi menjadi dua bagian utama: reaksi terang (karena memerlukan cahaya) dan reaksi gelap (tidak memerlukan cahaya tetapi memerlukan karbon dioksida).

hanya panjang gelombang tertentu yang dimanfaatkan tumbuhan untuk proses fotosintesis. Berasal dari zat makanan yang tidak dioksidasi. Klorofil b menyerap cahaya biru dan oranye dan memantulkan cahaya kuning-hijau. sat glukosa.700 nm). Hal ini terkait pada sifat pigmen penangkap cahaya yang bekerja dalam fotosintesis. Membantu arus energy.. sedangkan klorofil b tidak secara langsung berperan dalam reaksi terang. Kloroplas mengandung beberapa pigmen. buah dan biji. Pigmen yang berbeda menyerap cahaya pada panjang gelombang yang berbeda. protein dan lipid. yaitu panjang gelombang yang berada pada kisaran cahaya tampak (380-700 nm). Serta dapat disimpan dalam akar. April 30. fotosintesis memberikan manfaat yang besar bagi keadan suhu atau udara di bumi. Energi yang digunakan dalam reaksi gelap ini diperoleh dari reaksi terang. semakin banyak tanaman semakin besar oksigen yang dihasilkan. science 2 comments: Faizin_heem said. Proses ini merupakan awal dari rangkaian panjang reaksi fotosintesis.500 nm) dan violet (< 400 nm). Cahaya tampak terbagi atas cahaya merah (610 . Masing-masing jenis cahaya berbeda pengaruhnya terhadap fotosintesis. Download animasi Mini-lab fotosintesis disini Posted by zhy's blog at 9:27 PM Labels: khusus. Sebagai contoh. 2011 6:49 AM Dian Sulist Science said. manfaat fotosintesis antara lain Membantu metabolisme tubuh. hijau kuning (510 ..siklik yang membentuk gula dari bahan dasar CO2 dan energi (ATP dan NADPH). Dari semua radiasi matahari yang dipancarkan. Pada proses reaksi gelap tidak dibutuhkan cahaya matahari. Proses absorpsi energi cahaya menyebabkan lepasnya elektron berenergi tinggi dari klorofil a yang selanjutnya akan disalurkan dan ditangkap oleh akseptor elektron.600 nm).. Pigmen yang terdapat pada membran grana menyerap cahaya yang memiliki panjang gelombang tertentu.. daun. klorofil a terutama menyerap cahaya biru-violet dan merah. Reaksi gelap bertujuan untuk mengubah senyawa yang mengandung atom karbon menjadi molekul gula. batang. Disimpan dalam bentuk cadangan makanan yang berupa : zat amilum. dan akan dapat mengurangi efek dari global worming May 5. Klorofil a berperan langsung dalam reaksi terang. 2011 7:54 AM . biru (410 .

Post a Comment Links to this post Create a Link Newer Post » « Older Post Home Subscribe to: Post Comments (Atom) Kalender .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->