Ultra struktur

Plastida merupakan organel utama yang hanya ditemukan pada tumbuhan dan alga.plastid berfungsi untuk fotosintesis, dan juga untuk sintesis asam lemak dan terpen yang diperlukan untuk pertumbuhan sel tumbuhan. Tergantung pada fungsi dan morfologinya, plastida biasanya diklasifikasikan menjadi kloroplas, leukoplas (termaduk amiloplas dan elaioplas), atau kromopas. Plastid merupakan derivat dari proplastid, yang dibentuk pada bagian meristematik tumbuhan. Plastida pada tumbuhan Pada tumbuhan, plastida dibedakan kedalam beberapa bentuk, tergantung fungsinya dalam sel. Plastida yang belum teriferensiasi akan berkembang menjadi: Amiloplas : untuk menyimpan cairan Kloroplas : untuk fotosintesis Etioplas : kloroplas yang belum terkena cahaya Elaioplas : untuk menyimpan lemak Kromoplas : untuk sintesis dan menyimpan pigmen Leukoplas : untuk mensistesis monoterpen Setiap plastid berisi berbagai kopi plastid gen pada lingkar 75-250 kb. Gen plastid berisi kurang lebih 100 gen yang mengkode rRNAs dan tRNAs. Kebakaan Plastida Kebanyakan tumbuhan mewarisi plastida hanya dari induknya. Angiosperm umumnya mewarisi plastida dari induk betina, sedangkan beberapa gimnospermae mewarisi plastida dari induk jantan. Alga juga mewaisi plastida dari salah satu induknya. Plastida pada alga Pada alga, istilah leukoplas digunakan untuk semua jenis plastid yang belum terpigmentasi. Fungsinya berbeda dari leukoplas pada tumbuhan. Etioplas, amiloplas dan kromoplas hanya ada pada tumbuhan dan bukan pada alga. Plastida pada alga mungkin juga berbeda dengan plastida pada tumbuhan yang mana pada alga berisi pirenoid. Asal plastida

Plastida berasal dari endosimbiosis sianobakteri. Pada alga hijau dan tumbuhan disebut kloroplas, rhodoplas pada alga merah dan sianelles. Plastida dibedakan atas pigmennya, namun juga ultrastruktur.

ULTRA STRUKTUR KLOROPLAS Kloroplas merupakan salah satu organel yang terdapat pada sel tumbuhan, kloroplas adalah plastida yang mengandung klorofil.® Pada sel tumbuhan tingkat tinggi umumnya berisi 50 – 200 buah kloroplas, ukurannya sekitar 46 mikro meter.® Bagian-bagian kloroplas :® Membran luarϖ Ruang antar membranϖ Membran dalamϖ Sistem membran internal yang terdiri dari: Grana, Stroma, Tilakoid.ϖ ϖ Membran luar, membran luar permukaannya rata dan berfungsi mengatur keluar masuknya zat. Antara membran luar dan membran dalam dipisahkan oleh ruang antar membran yang tebalnya 10 nm. Membran ini permeabel terhadap senyawa-senyawa dengan berat molekul rendah seperti : nukleotida, fosfat inorganik, derivat yang mengandung fosfat, asam karboksilat, dan sukrosa. Jadi ruang antar membran dapat dengan bebas menggunakan segala macam molekul nutrien dari sitosol. Ruang antar membran, adalah ruangan yang memisahkan antara membran luar dengan membran dalam, tebalnya kira-kira 10 nm. ϖ Membran dalam, membran dalam kloroplas merupakan barier/ penghalang antara sitosol dan stroma kloroplas. Membran dalam permeabel terhadap sukrosa, sorbitol, dan macam-macam anion. Meskipun membran dalam impermeabel terhadap sejumlah persenyawaan, namun

membran dalam permeabel terhadap karbon dioksida dan asam monokarboksilat tertentu seperti asam asetat,asam gliserat, dan asam glikolat, serta kurang permeabel terhadap asam amino. Sistem membran internal® Tilakoidϖ adalah membran dalam kloroplas yang melipat ke arah dalam dan berbentuk seperti lembaranlembaran. Pada permukaan dalam tilakoid terdapat kumpulan partikel yang tersusun berderet yang disebut kuantosom. Dikuantosom inilah terdapat zat klorofil yang berperan dalam proses fotosintesis. Klorofil ini berfungsi menangkap energi cahaya matahari, energi yang ditangkap itu digunakan untuk memecah molekul air, yang kemudian direaksikan dengan karbondioksida menjadi gula dan oksigen. Stromaϖ adalah membran dalam yang membungkus cairan kloroplas, stroma merupakan tempat untuk berlangsungnya reaksi gelap fotosintesis. Granaϖ adalah kumpulan tilakoid yang bertumpuk-tumpuk membentuk badan seperti tumpukan uang logam. Peranan kloroplas dalam proses FS I dan FS II 1. Fotosistem I (FS I) fotosistem I berisi klorofil b, klorofil a 670, klorofil a 695, dan sejumlah kecil klorofil a khusus yang mengabsorpsi cahaya dengan panjang gelombang 700 nm, disebut P.700. P700 merupakan pusat reaksi.jika cahaya mengenai PS I klorofil akan mengalami eksitasi, dan eksitasi ini menjalar diantara klorofil ke P.700. pengaktifan P.700menyebabkan terjadinya transfer sebuah elektron ke akseptor elektron X. dari akseptor X melalui ferridoksin 540 dipakai untuk mereduksi NADP+ dan H+, menjadi NADPH (non siklik). Jika terjadi eksistasi NADPH elektron akan kembali melalui Fd.590 dan sitokrom b6 ke P.700 (siklik). Pada waktu P.700 melepaskan elektronnya (foto oksidasi) akan segera kembali ke bentuk semula, dengan menerima elektron dari plastosianin (PC). PC dengan sitokrom f berdekatan dengan P.700 berfungsi untuk transfor elektron yang berasal dari PS II. Fotosistem II fotosistem II berisi klorofil b, klorofil a 670, kloroil a 680. sebagai pusat reaksinya adalah klorofil a yang mengabsorpsi cahaya dengan panjang gelombang 680 nm, disebut P.680. pada PS II ini terdapat akseptor elektron yang diberi nama Q. akseptor ini dapat menghilangkan fluoresensi klorofil a pada PS II. Pembentukkan Amilum dalam proses reaksi gelap fotosintesis. Reaksi gelap merupakan reaksi lanjutan dari reaksi terang dalam fotosintesis. Reaksi ini tidak membutuhkan cahaya. Reaksi gelap terjadi pada bagian kloroplas yang disebut stroma. Bahan reaksi gelap adalah ATP dan NADPH, yang dihasilkan dari reaksi terang, dan CO2, yang berasal dari udara bebas. Dari reaksi gelap ini, dihasilkan glukosa (C6H12O6), yang sangat diperlukan bagi reaksi katabolisme. Salah satu substansi penting dalam proses ini ialah senyawa gula beratom karbon lima yang terfosforilasi yaitu ribulosa fosfat. Jika diberikan gugus fosfat kedua dari ATP maka dihasilkan ribulosa difosfat (RDP). Ribulosa difosfat ini yang nantinya akan mengikat CO2 dalam reaksi gelap. Secara umum, reaksi gelap dapat dibagi menjadi tiga tahapan (fase), yaitu fiksasi, reduksi, dan regenerasi. Pada fase fiksasi, 6 molekul ribulosa difosfatϖ mengikat 6 molekul CO2 dari udara dan membentuk 6 molekul beratom C6 yang tidak stabil yang kemudian pecah menjadi 12 molekul beratom C3 yang dikenal dengan 3-asam fosfogliserat (APG/PGA). Selanjutnya, 3-asam fosfogliserat ini mendapat tambahan 12 gugus fosfat, dan membentuk 1,3-bifosfogliserat.

Inti Sel (Nukleus). 1. 10 molekul fosfogliseraldehid berubah menjadi 6 molekul ribulosa fosfat.Rudolf Virchow mengemukakan sel itu berasal dari sel (Omnis Cellula E Cellula).Kemudian.dimana senyawa ini direduksi oleh H+ dari NADPH. Anatomi. di antara kedua lapisan selulosa tadi terdapat rongga yang dinamakan Lamel Tengah (Middle Lamel) yang dapat terisi oleh zat- . dan terbentuklah 12 molekul fosfogliseraldehid (PGAL) yang beratom 3C.Lipid . Selanjutnya disimpulkan bahwa sel terdiri dari kesatuan zat yang dinamakan Protoplasma. ALPG (fosfogliseraldehid). Fungsi dari selaput plasma ini adalah menyelenggarakan Transportasi zat dari sel yang satu ke sel yang lain. Jika mendapat tambahan gugus fosfat. dan glukosa (C6H12O6). Fisiologi Dan Reproduksi Sel Penelitian menunjukkan bahwa satuan unit terkecil dari kehidupan adalah Sel. yaitu: 1. Sitoplasma dan Organel Sel. oleh karena itu selaput plasma bersifat Selektif Permeabel atau Semi Permeabel (teori dari Overton). yaitu pembentukan kembali ribulosa difosfat. 2 molekul fosfogliseraldehid melepaskan diri dan menyatukan diri menjadi 1 molekul glukosa yang beratom 6C (C6H12O6). Selanjutnya. yang kemudian berubah menjadi NADP+. 10 molekul fosfogliseraldehid yang tersisa kemudian masuk ke dalam fase regenerasi.3-bifosfogliserat masuk ke dalam fase reduksi  Fase reduksi. Khusus pada sel tumbahan. Lipoprotein ini tersusun atas 3 lapisan yang jika ditinjau dari luar ke dalam urutannya adalah: Protein . ANATOMI DAN FISIOLOGI SEL Secara anatomis sel dibagi menjadi 3 bagian. maka ribulosa fosfat akan berubah menjadi ribulosa difosfat (RDP). ϖ fase regenerasi. 2. setelah ia mengamati sayatan gabus dengan mikroskop. RDP (ribulosa difosfat). Selaput Plasma (Membran Plasma atau Plasmalemma).Protein ⇒ Trilaminer Layer Lemak bersifat Hidrofebik (tidak larut dalam air) sedangkan protein bersifat Hidrofilik (larut dalam air). yang kemudian kembali mengikat CO2 dan menjalani siklus reaksi gelap Reaksi gelap ini menghasilkan APGϖ (asam fosfogliserat). Pada fase ini. Selaput Plasma (Plasmalemma) Yaitu selaput atau membran sel yang terletak paling luar yang tersusun dari senyawa kimia Lipoprotein (gabungan dari senyawa lemak atau Lipid dan senyawa Protein). menurut Johannes Purkinje protoplasma dibagi menjadi dua bagian yaitu Sitoplasma dan Nukleoplasma Robert Brown mengemukakan bahwa Nukleus (inti sel) adalah bagian yang memegang peranan penting dalam sel. 1. 3. Dinding sel tersusun dari dua lapis senyawa Selulosa. Kata "sel" itu sendiri dikemukakan oleh Robert Hooke yang berarti "kotak-kotak kosong". selain mempunyai selaput plasma masih ada satu struktur lagi yang letaknya di luar selaput plasma yang disebut Dinding Sel (Cell Wall). Istilah protoplasma pertama kali dipakai oleh Johannes Purkinje. Selektif permeabel berarti hanya dapat memasukkan /di lewati molekul tertentu saja.

Chitine. Retikulum Endoplasma (RE. berfungsi sebagai pelarut zat-zat kimia serta sebagai media terjadinya reaksi kirnia sel. b. Struktur R. Ultrastruktur Sel Hewan. ada yang melekat sepanjang R. Ribosom merupakan organel sel terkecil yang tersuspensi di dalam sel. Dikenal dua jenis RE yaitu : • RE.) Yaitu struktur berbentuk benang-benang yang bermuara di inti sel. dan ada pula yang soliter. Ribosom (Ergastoplasma) Struktur ini berbentuk bulat terdiri dari dua partikel besar dan kecil. Ultrastruktur Sel Tumbuhan Organel Sel tersebut antara lain : a. Penyusun utama dari sitoplasma adalah air (90%).zat penguat seperti Lignin. Pektin. Granuler (Rough E. hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron. Sitoplasma dan Organel Sel Bagian yang cair dalam sel dinamakan Sitoplasma khusus untuk cairan yang berada dalam inti sel dinamakan Nukleoplasma). adalah : sebagai alat transportasi zat-zat di dalam sel itu sendiri. Pada Noktah/Pit sering terdapat penjuluran Sitoplasma yang disebut Plasmodesma yang fungsinya hampir sama dengan fungsi saraf pada hewan.E. sedang bagian yang padat dan memiliki fungsi tertentu digunakan Organel Sel.E.E. b.R) Fungsi R. Organel sel adalah benda-benda solid yang terdapat di dalam sitoplasma dan bersifat hidup(menjalankan fungsi-fungsi kehidupan). Gbr.R) • RE. 2. a. Agranuler (Smooth E. . Suberine dan lain-lain Selain itu pada dinding sel tumbuhan kadang-kadang terdapat celah yang disebut Noktah.

Sentrosom bertindak sebagai benda kutub dalam mitosis dan meiosis. Plastida ini berfungsi menghasilkan klorofil dan sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis. misalnya ginjal. Struktur ini hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron. e. 3. c.Fungsi dari ribosom adalah : tempat sintesis protein. Struktur ini hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop elektron. Kromoplas yaitu plastida yang mengandung pigmen. Lekoplas (plastida berwarna putih berfungsi sebagai penyimpan makanan). Miitokondria (The Power House) Struktur berbentuk seperti cerutu ini mempunyai dua lapis membran. Plastida Dapat dilihat dengan mikroskop cahaya biasa. Organel ini banyak dijumpai pada organ tubuh yang melaksanakan fungsi ekskresi. Salah satu enzi nnya itu bernama Lisozym. J. karena itu mitokondria diberi julukan "The Power House". misalnya : • Karotin (kuning) . d. terdiri dari: • Amiloplas (untak menyimpan amilum) dan. dan struktur ini dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya biasa. Kloroplas yaitu plastida berwarna hijau. • Elaioplas (Lipidoplas) (untukmenyimpan lemak/minyak). Sentrosom (Sentriol) Struktur berbentuk bintang yang berfungsi dalam pembelahan sel (Mitosis maupun Meiosis). Lapisan dalamnya berlekuk-lekuk dan dinamakan Krista Fungsi mitokondria adalah sebagai pusat respirasi seluler yang menghasilkan banyak ATP (energi) . g. 2. Badan Golgi (Apparatus Golgi = Diktiosom) Organel ini dihubungkan dengan fungsi ekskresi sel. Dikenal tiga jenis plastida yaitu : 1. • Proteoplas (untuk menyimpan protein). Lisosom Fungsi dari organel ini adalah sebagai penghasil dan penyimpan enzim pencernaan seluler.

Mikrofilamen Seperti Mikrotubulus. dan banyak mengandung enzim oksidase dan katalase (banyak disimpan dalam sel-sel hati). Terbentuk dari komponen utamanya yaitu protein aktin dan miosin (seperti pada otot).• Fikodanin (biru) • Fikosantin (kuning) • Fikoeritrin (merah) h. Flagela dan Silia. i. Vakuola (RonggaSel) Beberapa ahli tidak memasukkan vakuola sebagai organel sel. Kinin. Nikotin. Roseine pada mawar Zingiberine pada jahe) • alkaloid (misalnya Kafein. Contoh organel ini antara lain benang-benang gelembung pembelahan Selain itu mikrotubulus berguna dalam pembentakan Sentriol. 3. Inti Sel (Nukleus) Inti sel terdiri dari bagian-bagian yaitu : • Selapue Inti (Karioteka) • Nukleoplasma (Kariolimfa) • Kromatin / Kromosom • Nukleolus(anak inti). Organel ini senantiasa berasosiasi dengan organel lain. Peroksisom (Badan Mikro) Ukurannya sama seperti Lisosom. k. kaku. Berdasarkan ada tidaknya selaput inti kita mengenal 2 penggolongan sel yaitu : • Sel Prokariotik (sel yang tidak memiliki selaput inti). Mikrofilamen berperan dalam pergerakan sel. tetapi lebih lembut. j. Benda ini dapat dilihat dengan mikroskop cahaya biasa. misalnya dijumpai . berfungsi untuk mempertahankan bentuk sel dan sebagai "rangka sel". Selaput pembatas antara vakuola dengan sitoplasma disebut Tonoplas Vakuola berisi : • garam-garam organik • glikosida • tanin (zat penyamak) • minyak eteris (misalnya Jasmine pada melati. Mikrotubulus Berbentuk benang silindris. Likopersin dan lain-lain) • enzim • butir-butir pati Pada boberapa spesies dikenal adanya vakuola kontraktil dan vaknola non kontraktil.

ganggang biru. Contents [hide] • • • 1 Evolutionary origin 2 Structure 3 Transplastomic . Chloroplasts are members of a class of organelles known as plastids. the free encyclopedia Jump to: navigation.[1] Chloroplasts are green because they contain the pigment chlorophyll.pada bakteri. Chloroplasts capture light energy to conserve free energy in the form of ATP and reduce NADP to NADPH through a complex set of processes called photosynthesis. search The simplified internal structure of a chloroplast Chloroplasts (English pronunciation: /ˈklɒrəplæsts/) are organelles found in plant cells and other eukaryotic organisms that conduct photosynthesis. karena di dalam inti sel terdapat kromosom yang berisi ADN yang mengatur sintesis protein. which means green. and plastis (πλάστης). • Sel Eukariotik (sel yang memiliki selaput inti). The word chloroplast (χλωροπλάστης) is derived from the Greek words chloros (χλωρός). which means "the one who forms". Chloroplast From Wikipedia. Fungsi dari inti sel adalah : mengatur semua aktivitas (kegiatan) sel.

In general.[4] In that they derive from an . This was first suggested by Mereschkowsky in 1905[2] after an observation by Schimper in 1883 that chloroplasts closely resemble cyanobacteria.[3] All chloroplasts are thought to derive directly or indirectly from a single endosymbiotic event (in the Archaeplastida). except for Paulinella chromatophora. they are considered to have originated from cyanobacteria through endosymbiosis. which has recently acquired a photosynthetic cyanobacterial endosymbiont which is not closely related to chloroplasts of other eukaryotes.plants • • • • 4 See also 5 Notes 6 References 7 External links [edit] Evolutionary origin Chloroplasts visible in the cells of Plagiomnium affine — Many-fruited Thyme-moss A model chloroplast Chloroplasts are one of the many different types of organelles in the plant cell.

The chloroplast is contained by an envelope that consists of an inner and an outer phospholipid membrane. or many infoldings. but chloroplasts are found only in plants and protista. In some cases. In some groups of mixotrophic protists such as the dinoflagellates.[5] which codes for redox proteins involved in electron transport in photosynthesis. this is termed the plastome. The chloroplast is surrounded by a double-layered composite membrane with an intermembrane space. in general. They are believed to correspond to the outer and inner membranes of the ancestral cyanobacterium.[10] [edit] Structure Chloroplasts are observable as flat discs usually 2 to 10 micrometers in diameter and 1 micrometer thick. such secondary endosymbionts may have themselves been engulfed by still other eukaryotes. but the parts that are still present show clear similarities with the cyanobacterial genome. 5 μm in diameter and 2.[7] Chloroplasts have their own genome.[6] In green plants.[9] In some algae (such as the heterokonts and other protists such as Euglenozoa and Cercozoa). forming chloroplasts with three or four membrane layers.[8] Many of the missing genes are encoded in the nuclear genome of the host. In the alga Chlorella. intermembrane space 3. Between these two layers is the intermembrane space. thus forming tertiary endosymbionts. The transfer of nuclear information has been estimated in tobacco plants at one gene for every 16000 pollen grains.3 μm thick. which is bell-shaped. there is only one chloroplast. filling the inner spaces. chloroplasts are similar to mitochondria. which is considerably reduced compared to that of free-living cyanobacteria. Chloroplast ultrastructure: 1. A typical parenchyma cell contains about 10 to 100 chloroplasts. further.endosymbiotic event. chloroplasts are surrounded by two lipid-bilayer membranes. chloroplasts are separated from a captured alga or diatom and used temporarily. In land plants. The chloroplast has its own DNA. they are. chloroplasts seem to have evolved through a secondary event of endosymbiosis. inner membrane (1+2+3: envelope) . These klepto chloroplasts may only have a lifetime of a few days and are then replaced. it has reticulations. outer membrane 2. in which a eukaryotic cell engulfed a second eukaryotic cell containing chloroplasts. Plastids may contain 60-100 genes whereas cyanobacteria often contain more than 1500 genes.

however most of its proteins are encoded by genes contained in the host cell nucleus. including chlorophyll and carotenoids.01 μm thick. each of which consists of the light-absorbing pigments. plastoglobule (drop of lipids) The material within the chloroplast is called the stroma. It also contains ribosomes. which are the site of photosynthesis. Embedded in the thylakoid membrane are antenna complexes. stroma (aqueous fluid) 5. each 0. thylakoid lumen (inside of thylakoid) 6. TEM image of a chloroplast Within the stroma are stacks of thylakoids. which then passes onto the photochemical reaction centre. The energy of the incident photons is absorbed by the pigments and funneled to the reaction centre of this complex through resonance energy transfer. it involves the coupling of cross-membrane fluxes with biosynthesis via the dissipation of a proton electrochemical gradient. Inside it is an empty area called the thylakoid space or lumen. . granum (stack of thylakoids) 8. thylakoid (lamella) 9. ribosome 11. and contains one or more molecules of small circular DNA. This complex both increases the surface area for light capture. In the electron microscope. plastidial DNA 12. corresponding to the cytosol of the original bacterium. with the protein products transported to the chloroplast. Two chlorophyll molecules are then ionised. and allows capture of photons with a wider range of wavelengths. as in mitochondrial oxidative phosphorylation.4. thylakoid membranes appear as alternating light-and-dark bands.[1] A thylakoid has a flattened disk shape. Photosynthesis takes place on the thylakoid membrane. as well as proteins that bind the pigments. producing an excited electron. thylakoid membrane 7. The thylakoids are arranged in stacks called grana (singular: granum). starch 10. the sub-organelles.

recent results in tobacco plants are promising. adalah prokariotik sel-organisme yang tidak memiliki membran nuklir. chloroplasts have caught attention by developers of genetically modified plants. showing a failed containment rate of transplastomic plants at 3 in 1.000.[13] and thus function as a network. PENDAHULUAN 1. thus posing significantly lower environmental risks. This makes plastid transformation a valuable tool for the creation and cultivation of genetically modified plants that are biologically contained.[14][15] although in plants such as pines. yang terdiri dari . Bakteri adalah yang paling dikenal dan paling banyak dipelajari bentuk organisme prokariotik. seperti bakteri. chloroplasts are inherited from males. dan jenis pertama dari sel untuk berevolusi.Recent studies have shown that chloroplasts can be interconnected by tubular bridges called stromules.000. merupakan uniseluler. meskipun penemuan baru dari kelompok kedua prokariota. In most flowering plants. formed as extensions of their outer membranes. transgenes in these plastids cannot be disseminated by pollen. Yang paling sederhana sel.[16] Where chloroplasts are inherited only from the female. disebut archaea. chloroplasts are not inherited from the male parent. Sel adalah unit struktural dan fungsional dari semua organisme hidup. Beberapa organisme.[11][12] Chloroplasts appear to be able to exchange proteins via stromules. [edit] Transplastomic plants Recently. membran yang mengelilingi inti sel. While the reliability of this mechanism has not yet been studied for all relevant crop species.[15] KLOROPLAS I.1 Latar Belakang Tampaknya bahwa kehidupan muncul di bumi sekitar 4 milyar tahun yang lalu. telah memberikan bukti domain selular ketiga kehidupan dan wawasan baru ke dalam asal usul kehidupan itu sendiri. This biological containment strategy is therefore suitable for establishing the coexistence of conventional and organic agriculture.

Sel hewan dan sel tumbuhan memiliki berbagai macam organel. Bagaimana asal mula terbentuknya kloroplas 2. untuk mengetahui tentang asal mula kloroplas 2. organisme lain. Bahkan lebih menakjubkan adalah bahwa setiap sel menyimpan seperangkat instruksi sendiri untuk melaksanakan masing-masing kegiatan. dan bereproduksi jika diperlukan. 1. Setiap sel adalah dunia yang menakjubkan.satu sel.2 Tujuan Dalam makalah ini yang berjudul “KLOROPLAS” memiliki tujuan sebagai berikut: 1. atau memiliki banyak sel-sel diperkirakan 100. untuk mengetahui struktur dari kloroplas 3.000. begitu juga sebaliknya jika sel tumbuhan memilikinya maka sel hewan tak memilikinya salah satunya adalah kloroplas yang terdapat di dalam plastida sel tumbuhan. seperti manusia. adalah multiseluler. menjalankan fungsi-fungsi khusus. mengkonversi nutrisi menjadi energi.000.000. sel hewan dan sel tumbuhan memiliki organel khusus yang bila dimiliki oleh sel hewan maka sel tumbuhan tak memilikinya. untuk mengetahui fungsi dan peranan kloroplas di dalam tubuh tumbuhan 1. Bagaimana struktur dari kloroplas 3.3 Rumusan Masalah Dalam makalah ini yang berjudul “KLOROPLAS” memiliki rumusan masalah sebagai berikut: 1. Apa saja fungsi dan peranan kloroplas dalam tubuh tumbuhan . ia dapat mengambil nutrisi.000!!.

mereka dianggap berasal dari cyanobacteria melalui endosimbiosis Ini pertama kali diusulkan oleh Mereschkowsky pada 1905 . Secara umum. Kloroplas adalah salah satu dari berbagai jenis organel dalam sel tumbuhan.II. . dan plastis (πλάστης).1 Asal Mula Kloroplas Kata kloroplas (χλωροπλάστης) berasal dari kata Yunani chloros (χλωρός). Kloroplas adalah anggota dari kelas yang dikenal sebagai organel plastida . PEMBAHASAN 2. setelah pengamatan dengan Schimper pada tahun 1883 yang sangat mirip kloroplas cyanobacteria. yang berarti hijau. yang berarti "orang yang bentuk".

Ada beberapa fotosintetik (cyanobakteria) yang memiliki membrane fotosintetik. Bahwa mereka berasal dari sebuah acara endosymbiotic. tapi kloroplas hanya ditemukan di tanaman dan Protista. kloroplas ini dikelilingi oleh membran komposit berlapis ganda dengan ruang antarmembran. 3. yang mirip dengan tilakoid pada kloroplas. yang baru-baru ini mengakuisisi endosymbiont cyanobacterial fotosintesis yang tidak berkaitan erat dengan kloroplas dari eukariota lainnya. kecuali untuk Paulinella chromatophora. ini disebut sebagai plastome Pada tumbuhan hijau. 4. Mereka diyakini sesuai dengan dan dalam membran luar cyanobacterium leluhur.Hipotesis endosimbiosis kloroplas ini dikemukakan berdasarkan kenyatan pada saat ini. mengisi ruang batin. telah reticulations. atau infoldings banyak. lebih lanjut. Kloroplas memiliki membran rangkap dan membran luarnya mirip dengan struktur membran sel. kloroplas dikelilingi oleh dua -bilayer membran lipid . seperti halnya bakteri. Semua kloroplas diperkirakan berasal langsung atau tidak langsung dari aktivitas endosymbiotic tunggal (dalam Archaeplastida ).yang kode untuk protein redoks yang terlibat dalam transpor elektron dalam fotosintesis. bahwa: 1. 2. Kloroplas dapat bertambah banyak melalui pembelahan. kloroplas mirip dengan mitokondria . kloroplas memiliki sendiri DNA . . Didalam kloroplas terdapat DNA yang juga dijumpai pada bakteri fotosintetik.

Kloroplas memiliki genom mereka sendiri. yang jauh berkurang dibandingkan dengan cyanobacteria hidup bebas.2 Struktur Kloroplas Kloroplas adalah plastida yang berwarna hijau. Dalam beberapa kasus. Struktur 2. kloroplas dipisahkan dari alga ditangkap atau diatom dan digunakan sementara. tetapi bagian yang masih ada menunjukkan kesamaan jelas dengan cyanobacterial genom. Pemindahan informasi nuklir telah diperkirakan dalam tembakau tanaman pada satu gen untuk setiap 16000 serbuk sari. Plastida mungkin berisi 60-100 gen sedangkan cyanobacteria sering mengandung lebih dari 1500 gen. sehingga membentuk endosymbionts tersier. Dalam beberapa kelompok mixotrophic protista seperti dinoflagellata . Banyak dari gen yang hilang dikodekan dalam genom nuklir dari tuan rumah. sekunder seperti endosymbionts mungkin sendiri telah ditelan oleh eukariota lainnya masih. yang berbentuk lonceng. hanya ada satu kloroplas. kloroplas tampaknya telah berevolusi melalui peristiwa sekunder endosimbiosis. Pada beberapa ganggang (seperti heterokonts dan protista lain seperti Euglenozoa dan Cercozoa ). membentuk kloroplas dengan tiga atau empat membran lapisan. Ini kloroplas Klepto mungkin hanya memiliki masa pakai beberapa hari dan kemudian diganti. paku-pakuan (Pterydophyta) dan tumbuhan berbiji (Spermatophyta). di mana sel eukariotik sel eukariotik menelan kedua yang berisi kloroplas. terdapat dalam sel tumbuhan lumut (Bryophyta). umumnya berbentuk lensa. Dalam alga Chlorella . Garis tengah lensa .

5-1.tersebut 2-6 milimikron. tilakoid (lamella) 9. ribosom 11. Proplastida merupakan prekursor berbagai macam plastida dalam jaringan tanaman. antarmembran ruang 3. proplastida berdiferensiasi menjadi plastida yang berbeda. pati 10. membran tilakoid 7. membran luar 2. granum (tumpukan thylakoids) 8. bagian dalam membran (1 +2 +3: amplop) 4. plastidial DNA 12. plastoglobule (setetes lipid) . tetapi tidak umum dalam semua sel. stroma (cairan air) 5. lumen tilakoid (dalam tilakoid) 6. Bila ada. sedangkan tebalnya 0. Kloroplas ultrastruktur: 1. Kloroplas terdapat pada hampir seluruh tumbuhan. Plastida adalah organel bermembran rangkap yang bentuk dan fungsinya bermacam-macam.0 milimikron. tergantung pada macam jaringan dan macam lingkungan yang berpengaruh. maka tiap sel dapat memiliki satu sampai banyak plastida .

Pada tumbuhan tingkat tinggi umumnya plastida berbentuk cakram (kira-kira 2 x 5 mm. Kloroplas matang pada beberapa ganggang. bintang menyerupai jaring. sedangkan kloroplast berbentuk pita ditemukan pada Zygnema. Bentuk kloroplast yang beraneka ragam ditemukan pada alga. spiral. sedangkan yang berbentuk jala ditemukan pada Cladophora. Pigmen ini dapat menyerap energi cahaya. Membran luar . bentuknya dapat seperti mangkuk. Kloroplas juga dijumpai di bagian-bagian lain. bryophyta dan lycopodium dapat memperbanyak diri dengan pembelahan. yang sering disebut pula daging daun.Pengamatan dengan mikroskop cahaya. Pada ganggang. yaitu pigmen yang berwarna kuning sampai jingga yang disebut karoten. dengan pembesaran yang paling kuat. sedangkan pembentukan glukosa sebagai produk akhir fotosintesis berlangsung di stroma. yang dipisahkan oleh ruang antar membran. bahkan juga pada batang dan ranting yang berwarna hijau. Kloroplas dijumpai terutama pada bagian daun yang disebut mesofil. Kloroplast bernbentuk pita spiral ditemukan pada Spirogyra. Klorofil terdapat pada membran tilakoid dan perubahan energi cahaya menjadi energi kimia berlangsung dalam tilakoid. Seperti halnya mitokondria. Disamping klorofil a ( pigmen berwarna hijau ) dikenal pula klorofil b yang mempunyai struktur mirip klorofil a. kadang-kadang lebih besar). Kesinambungan kloroplas terjadi melalui pertumbuhan dan pembelahan proplastid di daerah meristem. kloroplast terlihat berbentuk butir. tersusun dalam lapisan tunggal dalam sitoplasma tetapi bentuk dan posisinya berubah-ubah sesuai dengan intensitas cahaya. Hal ini disebabkan karena dalam kloroplas terdapat pigmen yang berwarna hijau disebut klorofil. seringkali disertai pirenoid. kloroplas dikelilingi oleh membran luar dan membran dalam.

derivate yang mengandung fosfat. Tilakoid yang menghubungkan antar grana disebut fret atau lamella grana. Membran luar kloroplas mengandung porin seperti halnya pada mitokondria yang menyebabkan membran ini permeable terhadap molekul seperti nukleotida. dan asam glikolat. Satu tilakoid dari granum disebut tilakoid granum. dan stroma. Dan bagian dalam tilakoid disebut lokulus. fosfat inorganic. sedangkan stroma merupakan tempat berlangsungnya reaksi gelap fotosintesis. dan asam monokarboksilat tertentu seperti asam asetat. Kloroplas pada tanaman tingkat tinggi merupakan evolusi dari bakteri fotosintetik menjadi organel sel tanaman. Membran dalam membentuk struktur seperti tumpukan piringan yang saling berhubungan yang disebut tilakoid yang tersusun membentuk grana. Seperti pada matriks mitokondria. asam gliserat. Sebuah tilakoid yang melebar kedalam stroma disebut tilakoid stroma. yang mengandung enzim untuk reaksi terang pada proses fotosintesis. Membran tilakoid yang mengelilingi ruang interior tilakoid yang berisi cairan mengandung klorofil dan pigmen fotosintesis lain serta rantai transport elektron. dan sukrosa. Reaksi terang dari fotosintesis terjadi di tilakoid.kloroplas menutupi ruang intermembran antara membran dalam dan membran luar kloroplas. Tilakoid merupakan tempat berlangsungnya reaksi terang fotosintesis. Dari kebanyakan hasil ekspeimen membuktikan bahwa lokulus merupakan ruangan yang terpisah dari ruangan antar membran. asam karboksilat. yaitu ruang antar membran. Dengan adanya kompleks membran pada kloroplas terdapat kompartemen yang terpisah. Sebaliknya membran dalam relatif lebih impermeabel sejumlah persenyawaan namun membran dalam permeable terhadap CO2. Disela-sela kompleks membran berisi matriks yang amorf disebut stroma. Membran dalam bersambungan dengan kompleks membran di bagian dalamnya. lokulus. serta kurang permeable terhadap asam amino. stroma kloroplas mengandung molekul DNA sirkuler dan ribosom. Genom kloroplas terdiri dari 121 .

024 pasang nukleotida serta mempunyai inverted repeats (2 kopi) yang mengandung gen-gen rRNA (16S dan 23S rRNAs) untuk pembentukan ribosom. dibentuk sebagai perluasan dari membran luar mereka. Perhatikan persamaan reaksi yang menghasilkan glukosa berikut ini: 6H2O + 6CO2 + cahaya → C6H12O6 (glukosa) + 6O2 Glukosa dapat digunakan untuk membentuk senyawa organik lain seperti selulosa dan dapat pula digunakan sebagai bahan bakar. Proses ini berlangsung melalui respirasi seluler yang terjadi baik pada hewan maupun tumbuhan. Pada respirasi. Autotrof artinya dapat mensintesis makanan langsung dari senyawa anorganik. Sebagian besar protein dalam kloroplas dikode oleh gen nuklear.. Protein yang terlibat di dalam kloroplas sebanyak 60 protein.Fotosintesis Pada Tumbuhan Tumbuhan bersifat autotrof. gula (glukosa) dan . Secara umum reaksi yang terjadi pada respirasi seluler berkebalikan dengan persamaan di atas. 2. Kloroplas tampaknya dapat protein pertukaran melalui stromules.3 Fungsi dan Peran Kloroplas a. sehingga fungsi dan sebagai jaringan. Diperkirakan pula terdapat sekitar 60 macam polipeptida pada membran tilakoid. Setengah diantaranya dikode oleh DNA kloroplas. Studi terbaru menunjukkan bahwa kloroplas dapat saling dihubungkan dengan jembatan berbentuk tabung yang disebut stromules . 2/3nya diekspresikan oleh gen yang terdapat di inti sel sementara 1/3nya diekspresikan dari genom kloroplas. dihasilkan di sitoplasma dan selanjutnya dikirim ke kloroplas. Tumbuhan menggunakan karbon dioksida dan air untuk menghasilkan gula dan oksigen yang diperlukan sebagai makanannya. Energi untuk menjalankan proses ini berasal dari fotosintesis. Genom kloroplas mempunyai subunit yang besar yaitu penyandi ribulosa biphosphate carboxylase.

senyawa lain akan bereaksi dengan oksigen untuk menghasilkan karbon dioksida. sedangkan reaksi gelap terjadi di dalam stroma. Pigmen inilah yang memberi warna hijau pada tumbuhan. terjadi konversi energi cahaya menjadi energi kimia dan menghasilkan oksigen (O2). rangkaian reaksi fotosintesis dapat dibagi menjadi dua bagian utama: reaksi terang (karena memerlukan cahaya) dan reaksi gelap (tidak memerlukan cahaya tetapi memerlukan karbon dioksida). Permukaan daun biasanya dilapisi oleh kutikula dari lilin yang bersifat anti air untuk mencegah terjadinya penyerapan sinar matahari ataupun penguapan air yang berlebihan. Hasil fotosintesis (disebut fotosintat) biasanya dikirim ke jaringan-jaringan terdekat terlebih dahulu. Energi yang digunakan dalam reaksi . dan energi kimia. tempat terjadinya sebagian besar proses fotosintesis. Di organel inilah tempat berlangsungnya fotosintesis. Pada dasarnya. tepatnya pada bagian stroma. menuju mesofil. Klorofil terdapat dalam organel yang disebut kloroplas. semua sel yang memiliki kloroplas berpotensi untuk melangsungkan reaksi ini. Pada tumbuhan. Sedangkan dalam reaksi gelap terjadi seri reaksi siklik yang membentuk gula dari bahan dasar CO2 dan energi (ATP dan NADPH). Di dalam daun terdapat lapisan sel yang disebut mesofil yang mengandung setengah juta kloroplas setiap milimeter perseginya. Reaksi terang terjadi pada grana (tunggal: granum). air. Dalam reaksi terang. klorofil menyerap cahaya yang akan digunakan dalam fotosintesis. organ utama tempat berlangsungnya fotosintesis adalah daun. Tumbuhan menangkap cahaya menggunakan pigmen yang disebut klorofil. namun sebagian besar energi dihasilkan di daun. Meskipun seluruh bagian tubuh tumbuhan yang berwarna hijau mengandung kloroplas. Namun secara umum. Cahaya akan melewati lapisan epidermis tanpa warna dan yang transparan.

b. hanya panjang gelombang tertentu yang dimanfaatkan tumbuhan untuk proses fotosintesis.700 nm). Pigmen yang berbeda menyerap cahaya pada panjang gelombang yang berbeda. biru (410 . Proses absorpsi energi cahaya menyebabkan lepasnya elektron berenergi tinggi dari klorofil a yang selanjutnya akan disalurkan dan ditangkap oleh akseptor elektron. klorofil a terutama menyerap cahaya biru-violet dan merah. Penelitian menunjukkan bahwa laju fotosintesis jauh lebih tinggi pada tumbuhan yang sedang berkecambah ketimbang tumbuhan dewasa. Klorofil b menyerap cahaya biru dan oranye dan memantulkan cahaya kuning-hijau. Reaksi gelap bertujuan untuk mengubah senyawa yang mengandung atom karbon menjadi molekul gula. Pada proses reaksi gelap tidak dibutuhkan cahaya matahari. sedangkan klorofil b tidak secara langsung berperan dalam reaksi terang. Dari semua radiasi matahari yang dipancarkan. Kloroplas mengandung beberapa pigmen. hijau kuning (510 .. Hal ini terkait pada sifat pigmen penangkap cahaya yang bekerja dalam fotosintesis.gelap ini diperoleh dari reaksi terang.600 nm). Masing-masing jenis cahaya berbeda pengaruhnya terhadap fotosintesis. Cahaya tampak terbagi atas cahaya merah (610 . Klorofil a berperan langsung dalam reaksi terang. Sebagai contoh.Fotosintesis Pada Alga dan Bakteri . Proses ini merupakan awal dari rangkaian panjang reaksi fotosintesis. Pigmen yang terdapat pada membran grana menyerap cahaya yang memiliki panjang gelombang tertentu. Hal ini mungkin dikarenakan tumbuhan berkecambah memerlukan lebih banyak energi dan makanan untuk tumbuh. yaitu panjang gelombang yang berada pada kisaran cahaya tampak (380-700 nm).500 nm) dan violet (< 400 nm).

.Transplastomic Tanaman Pada tumbuhan berbunga kebanyakan. meskipun dalam tanaman seperti pinus. Sementara keandalan mekanisme ini belum dipelajari untuk semua jenis tanaman yang relevan. Di mana kloroplas diwariskan hanya dari betina.000. Hal ini membuat transformasi plastid alat yang berharga untuk penciptaan dan budidaya tanaman dimodifikasi secara genetis yang terkandung biologis. kloroplas diwariskan dari laki-laki. menunjukkan tingkat penahanan gagal tanaman transplastomic jam 3 1. Ini kontainmen biologis strategi oleh karena itu cocok untuk mendirikan koeksistensi dan organik pertanian konvensional . maka panjang gelombang cahaya yang diserapnya pun lebih bervariasi. c. Meskipun alga tidak memiliki struktur sekompleks tumbuhan darat. Semua alga menghasilkan oksigen dan kebanyakan bersifat autotrof. kloroplas tidak diwariskan dari induk jantan. Hanya sebagian kecil saja yang bersifat heterotrof yang berarti bergantung pada materi yang dihasilkan oleh organisme lain.Alga terdiri dari alga multiseluler seperti ganggang hingga alga mikroskopik yang hanya terdiri dari satu sel. sehingga berpose lingkungan risiko yang lebih rendah secara signifikan. transgen dalam plastida tidak dapat disebarluaskan oleh serbuk sari .000. Hanya saja karena alga memiliki berbagai jenis pigmen dalam kloroplasnya. Mengenal Kloroplas di 02:34 Diposkan oleh agus_wazza 4 komentar . fotosintesis pada keduanya terjadi dengan cara yang sama. hasil terakhir pada tanaman tembakau menjanjikan.

Jadi ruang antarmembran merupakan jalan masuk bebas untuk segala macam molekul makanan dari sitosol. satu tilakoid dari granum disebut tilakoid granum. bagian dalam tilakoid disebut lokulus. sel tumbuhan tinggi berisi 50-200 kloroplas. Kompleks membran (membran internal) sebagian besar memiliki bentuk seperti kantung pipih yang disebut tilakoid. Dengan adanya kompleks membran pada kloroplas terdapat tiga kompartemen yang terpisah yaitu ruang antarmembran lokulus dan stroma. derifat yang mengandung fosfat. Tata nama dan kompartemen dalam kloroplas Kloroplas memilki membran rangkap seperti pada mitokondria. spirogyra mempunyai kloroplas seperti pita yang letaknya spiral sepanjang sel. pada chlamidomonas hanya sebuah berbentuk mangkuk. Membran luar Membran luar kloroplas tumbuhan tinggi dipisahkan dari membran dalam dengan ruang antarmembran sejauh 10nm. . Membran dalam memiliki hubungan dengan kompleks membran dalam kloroplas. Membran dalam dan membran luar dipisahkan oleh ruang antarmembran. Tilakoid yang menghubungkan antar grana disebut “fret”. fosfat organik. euglena gracillis memiliki 10 buah kloroplas setiap sel. Membran ini permeabel terhadap persenyawaan yang berat molekulnya rrendah seperti nukleotida. Sebagian tilakoid melebar kedalam stroma disebut tilakoid stroma. Dari banyak penelitian menunjukkan bahwa lokulus merupakan ruangan yang terpisah dari ruang atar membran. asam karboksilat dan sukrosa. Pada beberapa literatur tidak ditemukan istilah tilakoid grana. Dilihat dari permeabilitasnya fungsi dari membran luar kloroplas dan mitokondria mempunyai persamaan. Susunan /tumpukan tilakoid disebut granum. Fret umumnya disebut lamela grana. Panjang antara 5 – 10 µm. Kloroplas dapat dilihat dengan mikroskop biasa.Struktur dan ultrastruktur kloroplas Kloroplas terdapat pada sel-sel tumbuhan eukariotik. pada tumbuhan rendah bentuknya sangat bervariasi.

Meskipun impermeabel terhadap berbagai persenyawaan. dehidroaseton fosfat. membran dalam permeable terhadap CO2 dan asm mono karboksilat tertentu (misalnya asam asetat. Disinilah letaknya klorofil pada organel kloroplas. Selain itu pada membran tilakoid terdapat “carrier” elektron dan faktor penggandeng (coupling facttors) transpor elektron pada waktu fosforilasi. However. dan persenyawaan seperti nukleotida dan gula fosfat). If organisms are allowed to utilize the existing food materials on this planet. asam gliserat. . fosfat. telah diketahui bahwa membran tilakoid berisi kelengkapan enzim yang komplit untuk melakukan reaksi terang pada fotosintesis. fosfogliseerat. asam glikolat) dan kurang permeabel pada asam amino. dikarboksilat. it will be exhausted in no time. sorbitol dan berbagai anion (misalnya di dalam trikarboksilat.Membran dalam Membran dalam mempunyai sebagai “barrier” antara sitosol dan stroma kloroplas yang bersifat impermeabel terhadap sukrosa. Seperti membran dalam mitokondria. nature has devised a unique mechanism by means of which it replenishes the organic food materials in excess and this is achieved by harnessing the solar energy by plants. membran dalam kloroplas memiliki “carrier” spesifik untuk mentranslokasi berbagai bahan metabolik yang penting seperti fosfat. dan ATP. Sistem membran interenal Membran internal merupakan jaringan membran yang kompleks pada stroma dan sukar digambarkan seperti keadaan sebenarnya. Tapi bagaimanapun bentuk fisik yang sebenaranya. Gambar-gambar mikroskop elektron dari sistem membran internal menunjukkan adanya struktur yang serupa dengan F1 pada mitokondria yang berisi faktor penggandeng dengan ATPase PHOTOSYNTHESIS The free chemical energy required for life processes is derived from organic food materials by a process called biological oxidation.

Definition: magnetic Photosynthesis can be defined as a “ series of processes in which solar electro energy green (SEMR) plants”. is captured. . converted and conserved in the form of radiation by chemical energy Biochemically this process can also be defined “as light sensitized Red-Ox process” for it involves light induced Oxidation-Reduction processes.

O3. Einstein of Red light (700 nm) has 80 K. of which. SEMR Spectrum: The SEMR spectrum is quite large.8-13 x 1012 K. it was Joseph Priestley who discovered that the plants are capable of purifying the air and called this process as dephlogistication. and oceanic plants (about 85%) in fixing a total of 35-146 billion tones of carbon every year which is equivalent to 1. consisting of cosmic rays at one extremity and radio waves at the other. per mole-1. in the form of discrete energy packets called photons. Out of this only 1% is used by land plants which form about 15% of total plant population. plants use only blue and red parts of the visible for photosynthesis. (by liberating O2) only in the presence of light. cal. For example. plants and animals behave similarly by However.Solar Energy Sun emits light in the form of solar electro magnetic radiation (SEMR) of which only 40% reaches the surface of earth and rest is absorbed by O2. Historical Account Though Aristotle observed the effect of light on greening of the plants. . of chemical energy. CO2. The energy content of each photo varies and depends upon the frequency and speed of the light. it was Jean Senebier. Light travels in waves. light with shorter wavelength has more energy than the light with longer wave length (Blue light has more energy than the red light). But Jan Ingen Houze demonstrated that plants can dephlogistication the air In dark.Cals. releasing CO2 and phlogisticating the air (impurifying the air). dust and H2O present in outer atmosphere of the earth.

who postulated that plants fix the atmospheric CO2 (fixed air) into organic compound and the oxygen that is liberated comes from CO2.(CH2O) n plant plants Robert Mayer.C + O2 C + H2O ---. clearly elucidated that the plants capture solar energy and store it in the form of chemical energy.Organic carbon + O2 (Jean Senebier) At this juncture. “that energy can neither be created nor destroyed”. Light light H2O + CO2 ------------.O2 (Jan Ingen Houze) Light Plants + CO2 --. who was responsible for the theory. Plants – O2 (Priestley) Light Plants --. . Nicholas Theodore de Saussure postulated that H2O is used up in fixing the CO2 into organic compounds. This was an important step in understanding photosynthesis.

Ellis. radio active isotopes demonstrated that the oxygen that is liberated comes from the H2O and not from CO2 as it was believed earlier. . are the notables among the stalwarts who have made significant contributions in understanding the structure and functional aspects of Photosynthesis. Parker.Meanwhile the importance of chloroplast and chlorophyll in fixing CO2 in the presence of light was made clear. Arnon.2H2 + 2O2 Since then numerous workers have contributed their part in understanding various aspects of photosynthesis. 4H2O ----------. Emerson. Sanpeitro. Calvin. Govindjee. Blackman. Photosynthetic Organelles: Chloroplasts Plastids are the unique organelles found exclusively in plants (with the exception of fungi). But people still believed that the oxygen that is liberated during photosynthesis However it was Robert Hill and Van Neil using comes from the splitting of CO2 into C and O2. Park.

of chloroplast structure. These are called Grana. Each Granum is made up 10-100 circular flat membranous discs called thylakoids.A fully developed chloroplast is bounded by a double membrane system within which.190 for the details associated pigments are organized into photosynthetic units. . In this liquid 30-40 highly organized circular membranous structures are found. In these thylakoids the photosynthetic pigments and their Refer page No. a fluid or a matrix called stroma is found.

granular structures. These surfaces are studded with numerous Those structures found in the inner core of the membranes are called Quantasomes which act as photosynthetic units.If thylakoids are cut open by freeze fracture method and observed under an electron microscope. four surfaces can be made out as shown in the (fig). .

S-II and the Park and Sane have succeeded in isolating P-S-I and P. smaller is P. which are nothing but photosynthetic units which are capable of absorbing solar energy as well as performing photo-chemical reactions.S-I.S-II by sonication and This has led to the study of chemical analysis and differential ultra centrifugation methods. protein curried in thylakoid membranes.Photosynthetic units: associated with the Park and Branton discovered the presence of array crystalline particles. function of each of these units. Such particles are called Quantasomes.S-I particles. . The larger particle is P. The inter-granal lamellae or But the granal thylakoid membranes are associated stromal lamellae have just P. Photosynthetic Unit I: It is smaller of the two photo-systems.

Plasto Quinone and Cytochrome-b 559.S-II system. proteins. light It is the larger photosynthetic unit. Carotenoids.S-II system. Transfer of energy: These two photo systems with their respective pigments and light harvesting proteins are oriented in the membrane in such a way.S-I involved in the reduction of NADP is not P.D light harvesting proteins and unique Along with the molecule called Carotenoids.S-I is totally absent in granal membranes but it is found only in stromal lamellae.S-I system. Only time will tell the reality of its structure and function. It also has a unique. chlorophyll-b. Chlorophyll-a 680 Its major function is to liberate O2 and donate However Arnon feels that the originally believed P. In inter-granal lamellae cyclic photo-phosphorylation occurs. they can capture the fleeting photons randomly. but in granal membranes the reduction of NADP to NADPH2 occurs. are also present. and Plastocyanin and ATP dependent NADP reductase. chlorophyll-b. exclusively found or restricted to It is made up of a number of chlorophyll-a (more). which exists in the form of a dimmer. harvesting Pheophytin. Recently Arnon came out with a view that P. All the molecules in each of these photo-synthetic units are spaced and . chlorophyll-a 700. Cytochrome-b 6. molecule which exists in the form of a dimmer. 25 K. specific Mn2* associated Z-protein complex (32 KD). This system is also associated with Fe-S containing Ferrodoxin (a reducing substance). 25 K. a non heme-iron protein called Ferrodoxin (FRS). Photosynthetic Unit II: granal membranes. P.with P. electrons to P.S-I is made up of 230-250 chlorophyll-a molecules.D.S-I but it is another form of P.

Chlorophyll-a 700 . The transfer of captured light energy is ultimately drawn to active centers. Chlorophyll-a --.Chlorophyll-a 680 Carotenoids --- Chlorophyll-b --.oriented in such a way. captured photons are transferred from molecule to molecule by a phenomenon called inductive resonance. Here the unit of energy that is transferred to as exciton.

.

. Similarly absorption chlorophyll-b has absorption spectrum at 453 nm to 642 nm and carotinoids have an absorption band between 430 nm – 490 nm. shows that chloroplasts contain green pigments (chlorophylls) and yellow pigments (carotinoids). chlorophyll-a acts as the organisms. Absorption Spectrum: shows maximum The absorption spectrum of these pigments indicates that. All other pigments act as secondary pigments. with the exception of photosynthetic photosynthetic bacteria where the primary pigment is Bacteriochlorophyll. primary pigment and it is present in all Among chlorophylls.Photosynthetic pigments Pigment analysis of photosynthetic organelles. chlorophyll-a and at 430 nm (blue light) and 662 nm (red light).

If red light or blue light is provided alone. .Action spectrum and Enhancement effects Though individual pigments absorb light at different wave lengths. they transfer the energy to other pigments like chlorophyll-b and chlorophyll-a for effective function. instead of direct action. oxygen liberation would be inefficient on the other hand if both the lights are given simultaneously the photosynthesis. not all the wave lengths are efficient in photosynthetic process either in terms of oxygen liberation or carbon fixation. Though carotinoids absorb light at green and orange regions.

entire process can be simplified in the following equation and in the scheme. others are light dependent and temperature independent reactions. Stromatic fluid is the site for the utilization of light dependent granal products in carbon fixation. As this process is controlled by a number of enzymes.Mechanism of Photosynthesis The process of light capturing and carbon dioxide fixation are separated by time and space. However light induced photochemical reactions are extremely fast reactions The are relatively slow and take place later as they depend upon the products of light reactions. Light Reactions As the first phase of photosynthesis is light dependent. converting and conserving the solar energy in the form of chemical bonds in ATP and NADPH + H*. Basic principles involved in photosynthesis is capturing of solar electromagnetic radiations at a particular wave length by pigment/protein complexes. Hill’s reaction for. however this is also called. liberation of O2. it was first demonstrated by Robert Hill. though certain steps are temperature dependent. Structurally Grana perform the photochemical act by capturing. light rays in the form of photons in terms of quantums. The pigments act as antennas for capturing . it is considered as a temperature dependent process. it is referred to as light reaction. This is also involved in the In this primary process.

then it falls back to its original orbit (ground state).The light captured. with photons containing specific quantum of energy. The orbit to which it jumps depends upon the amount of energy a captured photon In the orbit the excited (higher energy electron) electron stays for a very short period of time. provides. is translocated among the atoms of pigment. say -10^ 14 sec and then drops to down to the next lower orbit where it stays only for a very short time. where at a particular site an electron accepting the light energy jumps to a higher orbit. .

light energy accepted by the electron is transferred to another substance.Chlorophyll - (Ground state) .During downward fall the energy rich electron can be transferred to another compound.protein complex (CPC) (excited) . the absorption of photons of SEMR by pigment systems makes Chlorophyll + Protein complex + light --. Thus the This is a simple If the energy rich electron is not used. To begin with. the captured energy is released either in the form of fluorescence or heat Photoionization: them excited. explanation of light harvesting process.

Chlorophyll – Protein complex + H* _ OH – (Ground state) The photocopied products like H* + OH – ions are simultaneously accepted by the photosystem I and photosytem II respectively. found in granal membranes.S-I is directly involved in the reduction of NADP. . Production of reducing power: It is now certain that the synthesis of NADPH + H* is the co- ordinate function of P. where P.The excited chlorophyll-protein complex reacts with water and splits the water into hydrogen ion (OH-). This phenomenon is called photoionization. Chlorophyll-protein complex (Excited) + H2O ------.S-II.S-I and P.

When a Quantum of light energy is conveyed a chlorophyll-a 700. As chlorophyll-a exists in dimmers. these molecules become active and However the electrons for chlorophyll a 700 come from this condition is called photo-bleaching.II which is also moved in the act of electron transport. This energy is transferred from molecule to molecule towards the special molecule called chlrophyll-a 700. 2 accepted by photo system II. utilizing 2 Quanta of light. P.S. has 32 K. the larger photosynthetic unit of the two. the chlorophyll-700 molecules are rendered electrically positive. which acts as the reaction centre or energy trap.II units also capture photons and transfer the excitons to the active centre called chlorophyll-a 680 which exists in the form of a dimer. Z protein complexed with manganese ions as . This is a powerful reducing agent required for carbon fixation and it is released into the stromatic fluid as it is synthesized. Liberation of oxygen: Along with P. If electrons are not provided. photons of the SEMR are trapped by a number of antenna like chlorophyll-protein complexes.I.S.D.When the light strikes the photosystem I units.S. In this process the energy that is responsible for boosting the electrons is now stored in NADPH + H*. Similar to chlorophyll-a 700. chlorophyll-680 molecules also boost up the chlorophyll-a 700. an electron at a particular site gets the energy and it is boosted to the next higher orbit or higher stage of energy. P. chlorophyll-a 680 molecules also boost up the electrons to higher state of energy. As the electrons from chlorophyll-a 700 are lost to NADP.

When 4 such OH. an electron is supplied by “Z” protein Mn2+ complex and thus this protein complex gets activated with every photon absorbed. PS –II Z –Mn2* Complex + 4 OH –4 photons PS II – Z Mn2* + 2H2O + O2 Non-Cyclic Photophosphorylation The electrons that are boosted to higher state of energy from PS-II Chl a 680 – are immediately accepted by pheophytin. in such a way. the positively charged Mn2*. This may result in reorientation and reaction to produce 2H2O and a molecule of O2. the OH orbitals may overlap on each other. . As a result. One more boosting of a pair of electrons are to be released from Z-Mn complex to receive two more OH – ions. With the loss of every electron from the terminal chlorophyll a 680 molecule.Z protein complex readily reacts with negatively charged OH ions in water.ions are brought on to the two Mn-Z protein complexes.active centre. This leaves Z – Mn2* complex free to receive another set of OH ions.

Then the electrons are shuttled to a labile molecule called plastoquinones (PQ).

The molecule

simultaneously accepts 2H* ions and 2 electrons and gets reduced to PQH2, which in turn releases the H* protons into inner thylakoid space and simultaneously transfer the electrons to

Cytochrome 559.

This is accompanied with the loss of small amount of energy is released.

This

energy is utilized and stored in the terminal bond of ATP molecule.

This phenomenon is referred

to as non-cyclic photophosphorylation. From Cytochrome f, the electrons reach Chl a 700 through copper containing neutral and now they are ready for another cycle of electron boosting process. Meanwhile, as the electrons are lost from chlorophyll a 680 to chlorophyll a 700 the former molecule becomes positively charged. ions. The electrons that neutralize Chl a 680 come from (OH)

Cyclic photo phosphorylation:

Photosynthetic unit-I that is found exclusively in inter granal During the down hill journey of electrons, energy is

lamellae is involved in a cyclic electron flow.

liberated and the same is utilized in the phosphorylation of ADP + Pi to ATP.

P.S-I absorb photons and energy is conveyed to the terminal Chl a 700 which exists in dimer form. The electrons are boosted to higher orbital, which is accepted by FRS. Then electrons are channeled through a series of electron accepters back to Chl a 700 molecule. When the electrons are transferred from FD to cytochrome b 6and form Cyt b 6 to Cytochrome 1, sufficient amount

of energy is released. The energy that is released during this shuttle is due to the difference in the Red-O potential between the oxidant and reductant. This energy is captured and utilized in

the formation of a high energy terminal bond of ATP molecule.

Light reaction and its products During light reaction solar energy is absorbed by chlorophyll light harnessing complex and utilize water for photochemical reaction to produce 3 ATP, 1 NADPH + H*, 2H2O, 1 O2 per cycle of reactions.

Calvin et al.Particularly ATP and NADPH + H* are released into stromatic fluid. . have elucidated Calvin is probably the one and the only biochemist. is utilized by respiratory process. Oxygen either escapes or it Dark reaction or Calvin Cycle Stromatic fluid consists of all the enzymes required for carbon dioxide fixation. all the biochemical steps involved in this process. who has been awarded the Nobel Prize for this kind of work.

This process takes place in 3 steps: 1) Carbon oxidation 2) Reduction 3) Regeneration.This pathway is also called C 3 pathway. further it is these 3 carbon components that play an important role in the synthesis of Glucose. for the first stable intermediate product produced is a 3 Carbon organic acid. .

RUDP carboxylase is responsible for the addition of CO2 to RUDP.Carbon Fixation Ribulose monophosphate (5C) an intermediate component of carbohydrate metabolism first gets phosphorylated synthesized. by an enzyme Ribulose kinase and a molecule of Ribulose di phosphate is RUMP + ATP – RUDP + ADP. when a highly stable 6C compound. break up into two 3 Carbon compounds called 3-Phosphoglyceric acid (PGA). 1 The RUDP (5C) acts as an acceptor of CO2 found dissolved in the stromatic fluid. formed. RUDP + CO2 – 2 PGA 2 (5C) (1C) (3C) .

the 3-PGA is primed up by phosphorylation by phosphoglycerokinase to produce. A molecule of ATP is consumed .Reduction Before the 3-PGA gets reduced. in the process. Di phosphoglycerate (Di PGA).

The sum of Carboxylation and reduction process to produce one molecule of Glucose has been given in the following equation. The enzyme involved is glyceraldehydes dehydrogenase. one molecule of RUMP. 3 molecules of ATP and 2 molecules of NADPH + H* are required. 6 CO2 + 6 RMP + 18 ATP + 12 NADPH + H* = 12 PGALD + NADP + 18 ADP + 12 Pi . 3 – DiPGA + ADP (3C) (3C) The DiPGA gets reduced by NADPH + 1H*to Phospho glyceraldehydes (2 PGALD).3-PGA + ATP = 1. DiPGA + NADPH + H = PGALD + NADP + Pi (3C) (3C) For the fixation of one molecule of CO2 into 2 molecules of PGALD.

At the same time one molecule of glucose is produced. 5 PGALD = 5 Di HAP 6 . 12 PGALD are subjected to a regeneration process in which 6 RUMPs initially consumed are regenerated. five are converted into Dihydroxy Acetone Phosphate (DiHAP) by an isomerase enzyme.Regeneration In this process. Out of 12 PGALD.

to undergo a rearrangement process in which 2 molecules of Xylulose phosphates are produced. 1 Fructose 6-p -----. one is converted into Glucose 6-phosphate by phosphogluco isomerase. 3 PGALD + 3 Di HAP --.3 Fructose-6-phosphate.I Glucose 6-p (6c) (6c) The remaining 2 Fructose-6 phosphates combine with 2 molecules of phosphoglyceraldehyde.3 Fructose-1. 3 molecules of PGALD combine with 3 molecules of Di HAP to form 3 molecules of Fructose-1.In the next step. 6-Di Phosphate. The enzyme is Aldolase. 6 di phosphates are subjected to phosphate action in which one phosphate is removed to produce Fructose-6 phosphates. Out of the 3 Fructose 6-phosphates. 6-diphosphate --. 3 Fructose-1. The . enzyme is transketolase. 6-Di P (3c) (3c) (6c) These Fructose-1.

phosphate. .2 Fructose6-p + 2 PGALD (6c) (6c) = 2 Erythorose-4-p + 2 Xylulose-5-p Then 2 Erythrose 4-P combine with 2 Dihydroxy acetone-P by another Transketolase enzyme to form a carbon Sedoheptulose-1. 7-di P 2 Sedoheptulose-1. 7-diphosphate. which immediately undergoes phosphotase action to produce sedopheptulose7. 2 Erythrose-P + 2 Di HAP (4c) (3c) = 2 Sedoheptulose-1. The enzyme involved is Aldolase. 7-di P.2 Sedoheptulose-7-p The two sedoheptulose 7-phosphates thus produced combine with the rest of 2 molecules of phosphoglyceraldehyde to produce 2 molecules of Ribose-5-phosphate and 2 molecules of xylulose 5-phosphate.

The results of the 7 PGALD + 5 Di HAP = 1 Glucose + 6 RUMP . pathway can be summed up as. 2 Ribose – 5 – P = 2 Ribulose 5 – P (5c) (5c) 4 Xylulose 5 – P = 4 Ribulose 5 – P (5c) (5c) The RUMPs thus produced are again used up in another cycle of CO2 fixation.2) Sedoheptulose-7 – P + 2 PGALD (7c) (3c) = 2 Ribose-5 – P + 2 xylulose-5 – P (5c) (5c) The two ribose-5 – phosphates and four xylulose-5 – phosphates (reaction 9 &12) are converted to Ribulose monophosphate by the isomerase and epimerase respectively.

Graminae members like Sorghum and Sugarcane the vascular bundles found in the vines are surrounded by a single layer of bundles heath cells. which in turn are surrounded by mesophyll . during carbon fixation is a four carbon organic acid.Hetch & Slack pathway or C4 pathway Though Calvin cycle or C3 pathway is prevalent in the majority of Dicot plants some tropical Graminae or Grasses operate carbon fixation by another pathway called Hatch and Slack pathway. This is also called C4 pathway because the first This intermediate compound synthesized. but in different structures. method is considered as an efficient method of carbon fixation. The uniqueness of this process In is that C4 pathway and C3 pathway operate in the same plant. (This is named after the discoverers).

Factors that control photosynthesis Photosynthesis being a photo biochemical process. say light. chlorophyll-a. Chloroplasts found in mesophyll cells and bundle cells show different structure as well as functions. again the rate increases to point. Under optimal conditions if any one of the factors is deficient the rate of If such a factor is increased the rate also increases. another factor. Even though Chl-a 700 and Chl-a 680 act as active centers. among yellow pigments carotenes and xanthophylls are present. may act as a limiting factor. particularly Chl-a 700 and Chl-a 680 are directly involved in the primary process of photochemical reactions. other pigments absorb light at specific wave . when photosynthesis is operating under optimal condition. All other pigments act as secondary pigments. This may be further increased on increasing the saturation concentration of enzymes. maximum and reaches If the intensity of light is increased. the rate of reaction increases. if carbon dioxide is deficient. Thus the rate photosynthesis suffers. For example. under controlled conditions shows minimal or optimal or maximal quantities.cells. Pigments: Green chloroplasts contain green as well as yellow pigments. Among green pigments. Chl-a & Chl-b are invariable present. it is controlled by various factors to achieve maximum yield. but reaches saturation point at which condition. Thus in living systems various factors and their concentration readily affect the efficiency of photosynthesis.

sometimes the effect may be lethal too.S-I.S-II are exclusively found in the inter granal lamellae. protect the chlorophyll molecules from photo-oxidation. but P. . energy is transferred by inductive resonance in the form of excitons.S I and P. Both P. Generally.S-II. the These pigments get organized in the thylakoid membranes in the form of photosynthetic units called P. at high intensity of light.S-I and P. Here.lengths and they are conveyed from molecule to molecule towards active centers. chlorophyll molecules get bleached by photo-oxidation. During the electron flow from P. their function is co-coordinated and they are responsible for oxygen liberation (P. it affects the process drastically. the light energy is converted to chemical bond energy (ATP) by NonCyclic photo-phosphorylation.S-II are found in thylakoid membranes. P.S-I). uniquely oriented towards each other.S-II) and NADP reduction to NADPh2 (P. but carotinoids that are present.S-I is In thylakoid membranes.S-I and P. in such a way. If there is any deficiency in any of the pigments and required factors for their organization.

the photons are transferred to the active centers which have an absorption spectrum at longer wave lengths. The solar electro-magnetic radiation consists of a wide spectrum of individual rays. Basically this process is controlled by the quality and the quantity of light that is received. Even though these pigments absorb light at shorter wave lengths. chl. which differ in their wave lengths. This is called the absorption spectrum. which mainly depends upon the Shorter the wave length. Quantity of light Chlorophyll a. At the same time it stimulates the entire process. . length lesser is the energy of the photon. greater is the energy of longer the wave For example.B B-carotenes and Xanthophylls absorb different wave lengths of visible light (Cal a. the red light of the visible spectrum wave length of the radiation. B-carotene & xanthophylls). Chl. B. This energy relationship between photon and wave length is shown in the figure 87. These radiations travel in the form of discrete energy packets called photons. (white light) has longer wave length and lesser energy when compared to the shorter wave length of the blue light which has higher amount of energy. The amount of energy in each photon is called Quantum.Light: In photosynthesis light provides energy.

The efficiency of light is measured in terms of number quanta required for either the liberation of a molecule of O2 or for the fixation of a molecule CO2 into Glucose. on the other hand. totally 8 quanta are required. however. because of heterogeneity in their structure absorb white light at Blue as well as Red wave lengths. and it is measured in terms of foot-candles. That means photosynthesis requires both red and blue lights for its efficient function. the process becomes efficient in releasing O2. This effect is called Emerson’s enhancement effect. Quantity and intensity of lights: The intensity of the light depends upon the distance of the It has been found that at low intensity. photosynthesis is at its minimum but with the increase in intensity the rate increases and reaches saturation at about 2000 to 2500 foot candles. During this process 2 molecules of ATPs are also synthesized. Quantitative measurement of red light required for the liberation of one molecule of O2 is found to be about 4 quanta and another four are required for the production of two molecules of NADPH*. . intensities is called ‘Solarization’. pigments get The inhibition of photosynthesis by photo-oxidation at higher Quantum requirement / efficiency Light is measured either in terms of quanta or intensity of light. if both the lights are given simultaneously. At higher intensities. If blue or red light is given singly photosynthesis will be never efficient. source.Chlorophyll molecules. bleached and the process suffers.

03%.In Cylic photophosphorylation 2 molecules of ATP are synthesized per 2 quanta of light. with burning of all kinds of fuels (including biological oxidation) the Naturally one will be tempted to ask concentration of CO2 in the atmosphere is just 0. 2 ATP 6 molecules of CO2. 18 molecules of ATP and 12 molecules of NADPH2 are required. Thus the efficiency or photosynthesis in terms of energy required and stored. This is 6 CO2 + 6 RUMP + 18 ATP + 12 NADPH + H ---------. cal. But the amount of total energy that is actually stored in a molecule of Glucose is about 696 or 700 K. Today. approximately equivalent to 60 quanta. Carbon dioxide (CO2) It has been estimated that about 300 million years ago the percentage of CO2 in the atmosphere was about 20%.C6 H12 O6 + 12 NADP + 18 ADP + 18 Pi. cyclic 2 quanta. Probably the other 70% of the energy that is not fixed may be released in the form of heat which may be utilized for enzymatic and other cellular activities. “What has happened to the rest of the CO2?” Nature has fixed this CO2 in the form of organic fuels by photosynthetic process and the same is stored as the organic fuel in the inner depth of . gives the value of 60%.

Different plants have different optimal temperature. which is a photo-chemical reaction. Generally. On the other hand.earth. in a vast landscape full of green plants. other mesophytic and water plants function efficiently at 25-300C. plants growing on land and in ocean fix about 146 billion tons of carbon annually which is approximately equivalent to the fixation of 13x 1012 K. CO2 becomes deficient by about mid-day. the rate of photosynthesis falls drastically. Water: Water being sole source for electrons and protons. Internal and Genetic factors . plants are considered as highly efficient plants than C2 plants with respect to carbon fixation. and photosynthesis and its yield suffers. if higher concentration of H2O does not show any enhancing effect. requires enzymes for its various biochemical activities temperature has a significant effect on controlling the rate of photosynthesis. Desert plants have higher optimal temperature of 35-400 C. the rate of C4 photosynthesis increases. Temperature: Photosynthesis. Different plants have different optima for CO2. of solar energy. Nevertheless. its supply is very important in But under water deficit conditions. so also its yield. By increasing the concentrate of CO2.cals. photosynthesis.

5 0. Plants with superior genetic potential can function very efficiently when compared to inferior ones. KOMPOSISI KIMIA KLOROPLAS Membran tilakoid terdiri atas lipida kurang lebih 50%.karoten 21 17 Lutein 10 29 Violaxanthin 15 20 Neoxanthin 8 16 Fosfolipida 76 66 Monogalaktosil digliserida 231 214 Digalaktosil digliserida 172 185 Sulfolipida 65 59 Sitochrom b ( total) 1.6 b.2 .4 Sitokhrom f 0.1 Komponen utama tilakoid grana dan tilakoid stroma (Sheeler dan Bianchii. co-enzymes.0 3. dan plastokuinon Tabel 12. without the proper cellular machinery.7 Manganese 0. The synthesis of various cellular factors ultimately depends upon the genetic potential and its expression. Lipida yang khas bagi klorofil yaitu galaktolipida dan sulfolipida yang terdiri adas masing-masing 45 % dan 4% dari total lipida.5 0. Selain itu juga terdapat molekul-molekul lipida seperti klorofil kira-kira 20% dari total membran tilakoid. no metabolic activity can function efficiently. Kurang lebih 10% lipida terdiri atas fosfolipida. 1983) Tilakoid Stroma Tilakoid Grana Total klorofil Klorofil a Klorofil b 278* 238 40 401 281 130 P700 2.Even under optimal environmental conditions. karotenoid. All enzymes. and their synthesis things is of utmost importance in the proper functioning of photosynthesis which ultimately controls the photo-synthetic yield. pigments.3 3. light harvesting proteins.

c. kuning. Klorofil merupakan pigmen fotosintesis yang sangat penting. 1982). bakterioklorofil a. Posisi pita-pita gelap dalam spektrum klorofil menunjukkan panjang gelombng mana yang diserap. d. bitu dan violet yang diserap yang merupakan panjang gelombang yang banyak digunakan dalam fotosintesis. Spektrum cahaya yang melewati larutan klorofil. dijumpai di dalam kloroplas dan kromatofor lain. orange dan merah dipantulkan. sedang cahaya hijau. Sebagian merah dan sebagian besar kuning. yaitu klorofil a. Seperti halnya dengan klorofil. Tumbuhan tinggi mengandung dua macam klorofil yaitu klorofil a dan b. maka akan diperoleh spektrum Action pada kisaran panjang gelombang daerah cahaya tampak (visible light). Bagian dari spectrum cahaya yang diserap oleh klorofil selama proses fotosintesa dapat ditentukan dengan menempatkan suatu larutan klorofil di dalam alkohol diantara suatu sumber cahaya dan suatu prisma kaca. Di alam dikenal ada sembilan jenis klorofil. Karotenoid adalah senyawa hidrokarbon yang terdistribusi dalam tanaman dengan kisaran warna kuning. Klorofil tidak efektif mengabsorbsi cahaya hijau sehingga lebih banyak direfleksikan (dipantulkan) dan ditransmisikan (diteruskan). Terlihat bahwa banyak dari cahaya merah. Spektrum yang terbentuk berbeda dengan spektrum cahaya putih yang tidak melewati klorofil. Hal inilah yang menyebabkan mengapa klorofil tampak berwarna hijau. Apabila kita bandingkan pengaruh berbagai panjang gelombang terhadap laju fotosintesis. Pigmen karotenoid (b karoten dan lutein) hanya mengabsorbsi cahaya biru dan ungu. b. jingga dan hijau tidak diserap sama sekali (Arbaya dan Sasmitamihardja. yaitu di dalam membran tilakoid. klorobium klorofil 650 dan klorobium. Proses fotosintesis berlangsung dalam plastida dari organisme sel yang disebut kloroplas. panjang gelombang yang diserap terlihat sebagai pita-pita gelap dan dinamakan pita-pita serapan. Klorofil pada tanaman pembuluh dan briophyta terdapat di dalam kloroplas. beberapa karotenoid mengirim energi eksitasinya ke pusat reaksi. Karotenoid bagi tanaman juga berperan untuk melindungi 7 klorofil dari kerusakan akibat oksidasi pada intensitas cahaya tinggi. Karotenoid alami dapat berupa likopene berwarna merah . Di dalam kloroplas mengandung pigmen klorofil yang berwarna hijau sebagai pigmen utama penyerap cahaya dan karotenoid sebagai pigmen pelengkap.*Nilai dalam mikromol pergram komponen protein membran. e. bakterioklorofil b. sedang karotenoid yang paling banyak terdapat dalam tumbuhan adalah b karoten dan lutein.

datar atau cembung. alga. Pada tumbuhan rendah dan terutama pada beberapa mikroorganisme. Tumbuhan. Membran dalam membentuk tilakoid. Tumpukan berupa tilakoid disebut grana. Dengan demikian organel itu adalah suatu sistem tiga membran. Sel sebagian besar tumbuhan tinggi umumnya mengandung antara 50 A. sehingga masing-masing tilakoidnya disebut tilakoid grana. kloroplas dibatasi oleh dua sistem membran yaitu membran luar dan membran dalam. yang disebut plastid. dilihat dari atas nampak seperti elips.Struktur Dan Fungsi Kloroplas Kloroplas berbentuk lensa dengan satu sisi/permukaan cembung dan permukaan lain cekung.Reaksi-reaksi fotosintesis bergantung cahaya berlangsung . yaitu serial reaksi yang dikendali kan oleh cahaya kemudian menghasilkan molekul organik dari CO2 atmosferik.000 Da. Euglena gracilis : kurang dari 10 kloroplas/sel 2.4 µm x 5 – 10 µm. Sebagai contoh: 1. Chlamydomonas : satu kloroplas/sel. Bentuk membran bagian dalam yang paling umum adalah satu kantung yang dipipihkan yang disebut tilakoid. Membran dalam dihubungkan dengan suatu kompleks membran yaitu membran bagian dalam yang melintasi bagian dalam kloroplas. Membran dalam impermeable pergerakan molekul melalui transporter. Tilakoid yang memanjang ke stroma disebut tilakoid stroma. Kloroplas terdapat dalam daun dan organ tumbuhan hijau lainnya dan dalam algae eukariotik. bentuknya sangat berbeda dari yang terlihat pada tumbuhan tinggi dan sering jumlahnya terdapat sedikit. berbentuk pita yang memanjang di seluruh inti Pada dasarnya. Membran luar kloroplas mengandung porin permeable terhadap senyawa dengan ukuran BM 10. Bagian dalam tilakoid disebut lokulus. berwarna kuning. B.pada tomat dan ß-karoten. Kloroplas mengandung klorofil pigmen hijau bersama-sama dengan enzim dan molekul lain yang berfungsi dalam produksi makanan dengan cara fotosintesis. Spyrogira : satu kloroplas/sel. dengan ukuran 2 . Fungsi utama kloroplas adalah sebagai mesin fotosintesis. merupakan salah satu fungsi dari grana. selain itu grana juga berfungsi sebagai mesin fotosintesis. Kloroplas mengandung banyak pigmen yang membuat buah dan bunga mempunyai corak jingga dan kuning. Karotenoid pada tanaman berfungsi untuk melindungi klorofil dari fotooksidasi dan dapat menyerap serta memindahkan energi cahaya ke klorofil a. Tilakoid itu disebut stroma. yang dipisahkan ruang antar membran. serta cyanobacteria menggunakan elektron dari air dan energi dari cahaya matahari untuk mengubah CO2 menjadi senyawa organik dan dari proses ini akan dihasilkan O2 ke atmosfere (proses autotrof). KLOROPLAS K loroplas merupakan anggota khusus dari keluarga organel tumbuhan yang berkerabat dekat. berbentuk mangkuk 3.Membran Kloroplas Membran-membran pada kloroplas membatasi tiga kompartemen yang terpisah yaitu ruang antar membran. stroma dan lokulus.

seperti pita. Kloroplas mempunyai tingkat otonomi di dalam sel yang dalam banyak hal sama dengan mitokondria. Dengan genom itu sejumlah protein khas kloroplas . Selain itu terdapat molekul-molekul lipida seperti klorofil. Beberapa macam partikel juga terdapat seperti butir pati. Membran luar kloroplas tumbuhan tinggi dipisahkan dari membran dalam oleh ruang kira-kira 10 nm. asam karboksilat dan sukrosa. yang masingmasing 45% dan 4% dari total lipida. plastoglobulin.dalam tilakoid sedang reaksi asimilasi (fiksasi) CO2 terjasi dalam stroma. G. Lipida yang khas bagi klorofil adalah galaktolipida dan sulfolipida. Dalam stroma terdapat DNA. Stroma juga mengandung ribosom dan DNA. Membran dalam. dan sebagainya. kurang lebih 10% dari padanya adalah fosfolipid. derivat-derivat fosfat. Seperti pada spirogyra memiliki bentuk kloroplas yang spiral (berupa pilin). Membran tersebut permeabel bagi bermacam-macam senyawa dengan berat molekul rendah seperti nukleotida. plastokinon dan tokoforilkinon.Secara umum membran pada kloroplas dibagi menjadi: 1. zignema memiliki bentuk kloroplas seperti bintang. Membran luar. fosfat organik. Membran dalam tidak fermeabel bagi sukrosa dan berbagai anion. Sistem membran bagian dalam Sistem membran bagian dalam yang terdapat dalam stroma membuat suatu jalinan yang sangat kompleks. Membran dalam kurang fermeabel bagi asam amino. asam gliserat. dikarboksilat dan ATP. ada juga yang berbentuk seperti cangkir. Namun pada beberapa alga dan cyanobacteria bentuk kloroplas bervariasi. Membran tilakoid merupakan tempat klorofil. karotenoid dan plastokinon. D. Komposisi Kimia Membran Kloroplas Membran tilakoid kira-kira 50% terdiri ats lipida. misal asam asetat.Membran dalam fermeabel bagi CO2 dan asam-asam monokarboksilat tertentu. Reaksi Fotosintesis Fotosintesis dibagi menjadi 2 yaitu: F. fosfat dan senyawa-senyawa seperti nukleotida dan gula fosfat. C. Ulothrix memiliki bentuk kloroplas berbentuk panjang dan bergerombol. Stroma dan Inklusinya Stroma mengandung enzim-enzim yang penting untuk melaksanakan asimilasi CO2 dan mengubahnya menjadi karbohidrat. Dengan demikian ruang antar membran mengandung molekul-molekul nutrien sitosol. Bentuk-bentuk kloroplas Pada tumbuhan tinggi bentuk kloroplas berupa lensa dengan satu sisi/permukaan cembung dan permukaan lain cekung. Jumlah klorofil kira-kira 20% dari lipida total membran tilakoid. fosfogliserat. Membran dalam bekerja sebagai pembatas fungsional antara sitosol dan stroma. datar atau cembung. misal didan triarboksilat. H. Struktur dan Sifat Genom Kloroplas. Membran dalam mengandung protein pembawa tertentu untuk mengangkut fosfat. Membran tilakoid mengandung enzim lengkap untuk melaksanakan reaksireaksi fotosintesis yang bergantung cahaya. dan asam glikolat. E. yaitu tempat penyimpanan lipida. 2. dihidroksiaseton fosfat. pembawa-pembawa elektron dan faktor-faktor yang menggabungkan transpor elektron dengan fosforilasi.

yaitu sel prokariotik dan sel eukariotik. fungi. Struktur umum sel prokariotik yang diwakili oleh bakteri berturut-turut mulai dari luar ke dalam adalah dinding sel. Berdasarkan hasil pengamatannya. misalnya bakteri. Struktur Sel Prokariotik Prokariotik meliputi archaebakteria (bakteri purba) dan eubakteria (bakteri modern/bakteri sejati) yang beranggotakan bakteri. mesosom. yaitu bakteri gram positif dan bakteri gram negative. misalnya protista. Replikasi dan Diferensiasi Kloroplas Kloroplas berasal dari kloroplas yang sudah ada selama daur hidup tumbuhan tinggi dan diteruskan ke sel-sel turunannya selama pembelahan sel. Penggolongan ini didasarkan atas ukuran dan struktur intemal atau kandungan organel selnya. Pada bajteri gram positif. tumbuhan. Ukuran sel prokariotik berkisar antara 0. dan mikoplasma. Sejumlah faktor-faktor lingkungan mempengaruhi replikasi dan diferensiasi. STRUKTUR SEL PROKARIOTIK DAN EUKARIOTIK Sejak ditemukannya mikroskop elektron para ahli biologi mulai berhasil mengidentifikasi struktur internal dari berbagai macam sel. dinding sel bakteri tersusun atas peptidoglikan atau mukopepetida yang dapat dipergunakan sebagai dasar penggolongan bakteri menjadi dua golongan . Dinding sel bakteri berfungsi untuk menahan tekanan osmotic sitoplasma. Sedangkan. hamper 90% komponen dinding selnya tersusun atas peptidoglikan. Penyempitan terjadi dekat tengah-tengah plastida dan kedua turunan dihasilkan dari pemisahan membran-membran di daerah itu. sedangkan pada bakteri gram negative berkisar antara 5 – 20%. ganggang hijau-biru. mikoplasma dan alga hijau-biru. I.. Sel prokariotik memiliki struktur yang sederhana. sitoplasma. para ahli menggolongkan sel menjadi dua kelompok. dan hewan. . ribosom dan materi inti (DNA dan RNA). Kloroplas juga melakukan replikasi. sehingga sel tidak mudah pecah akibat masuknya air kedalam sel. karena itu puncak replikasi akan terlihat apabila keadaan lingkungan optimal.5 -3 mm.dibuat dengan menggunakan ribosom yang juga terdapat dalam stroma. sel eukariotik memiliki struktur yang lebih kompleks. membran sel. 1. Umumnya pembelahan kloroplas tidak serempak di dalam jaringan atau sel tumbuhan. Tipe pembelahan sama seperti pada mitokondria.

Pada beberapa bakteri.000 . Antara materi inti dengan sitoplasma tidak terdapat pembatas atau tidak memiliki membrane inti.Selaput sitoplasma atau membran sel bakteri berfungsi dalam seleksi dan pengangkutan larutan ke dalam sel. Ribosom merupakan tempat sintesis protein. 2. sebagai tempat enzim dan molekul pembawa yang berfungsi dalam biosintesis DNA.25 mm sampai 3 mm yang mampu mengkode 2000 – 3000 protein. mesosom berperan dalam pembelahan sel. Materi genetik sel prokariotik membentuk suatu struktur yang dinamakan nukleoid. polimer dinding sel dan lipid selaput. Di dalam sitoplasma juga terdapat molekul protein dan enzim yang digunakan dalam setiap reaksi kimia di dalam sitoplasma. merupakan kromosom tunggal. berperan dalam transfer elektron dan fosforilasi oksidatil. Struktur Sel Eukariotik .30. Ribosom prokariotik tersusun atas sub unit kecil dan sub unit besar yang berukuran 30 S dan 50 S (Svedberg). Membran sel bakteri dan sianobakteri membentuk lipatan ke dalam yang dinamakan mesosom. kedua sub unit ini bersatu untuk menjalankan fungsinya. Di dalam sitoplasma terdapat kurang lebih 20. Sel prokariotik mengandung sejumlah kecil DNA dengan total panjang antara 0. Komponen utama membran sel tersusun atas lipid dan protein atau lipoprotein. Bakteri juga menyimpan cadangan makanan di sitoplasma dalam bentuk granula-granula tidak larut air. Pada saat proses transaksi. pada bakteri aerob berperan dalam pengeluaran enzim hidrolitik.000 ribosom yang tersusun atas RNA dan protein. Sedangkan pada sianobakteri. mesosom berfungsi sebagai kompleks fotosintetik yang mengadung pigmen fotosintesis.

. mikrotubulus dan mikro filamen. Protein . retikulum endoplasma. 3) Sebagai sarana transpor larutan dari dan ke dalam sel. lisosom. 2) Menyediakan selaput atau penghalang yang bersifat selektif permeabel. ribosom. badan mikro. Membran Sel Sel memiliki struktur khusus yang berfungsi untuk memisahkan isi sel dengan lingkungan luarnya. Setiap organel di dalam sel memiliki fungsi yang berbeda . 4) Merespons terhadap sinyal dari luar. 6) Tempat aktivitas biokimiawi. komplek golgi. sentriol. Berikut ini akan diuraikan tentang struktur dan fungsi : a. Membran sel memiliki beberapa fungsi.protein membran sel dan glikoprotein sebagai perantara sel untuk berinteraksi dengan sel lain atau dengan lingkungan luarnya. dan lisosom. mitrokondria. Membran plasma ini memiliki ketebalan antara 5 sampai 10 nm (nanometer). Beberapa reaksi kimia dikatalisis oleh protein integral membran yang berfungsi sebagai katalisator. 7) Untuk transduksi energi.Sel eukariotik biasanya merupakan penyusun struktur makhluk hidup multi seluler. aparatus Golgi. sitoplasma. antara lain yaitu: 1) Sebagai pembungkus isi sel dan membentuk sistem endomembran di dalam sel. oleh karena itu hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron. Sel eukariotik tersusun atas membrane sel. 5) Untuk interaksi interseluler. Membran dalam (inner membrane) kloroplas berfungsi untuk mengubah energi cahaya menjadi energi kimia dalam proses fotosintesis. struktur ini dinamakan membrane plasma atau membran sel. Organelorganel di dalam sel memiliki peran yang sangat penting bagi kelangsungan hidup sel tersebut. nukleus. Membran sel berfungsi dalam membantu memasukkan dan mengeluarkan senyawa – senyawa tertentu dari dan ke dalam sel. Pada membran sel terdapat protein integral yang berfungsi sebagai reseptor untuk menerima sinyal dari lingkungan sel. misalnya retikulum endoplasma. Membran sel berfungsi untuk menyaring masuknya zat-zat ke dalam sel sehingga tidak semua zat dapat menembus membran sel.beda.

Semua membran sel terdiri atas dua komponen utama. yaitu permukaan yang mengarah ke lingkungan luar sel dan yang menghadap ke dalam sitoplasma 2) Protein perifer Protein ini terdapat pada permukaan luar lipid bilayer atau pada permukaan dalam-lipid bilayer. Karbohidrat terikat secara kovalen. sekitar 2 . jenis organisme. Lembaran tersebut tersusun atas dua lapisan lemak yang dinamakan lipid bilayer. Baik glikolipid maupun glikoprotein berfungsi sebagai media interaksi dengan sel lainnya. misalnya membran sel tumbuhan berbeda dengan membran sel hewan dan jenis sel. tergantung dari jenis membran sel. antara lemak dan protein bervariasi. sedangkan protein terletak di antara lemak atau di permukaan lapisan lipid bilayer. baik dengan lemak maupun protein. misalnya membran sel tulang berbeda dengan sel hati. Fungsi glikolipid masih belum banyak diketahui. misalnya membran retikulum endoplasma berbeda dengan membran Golgi. yaitu lemak (lipid) dan protein yang terikat secara non kovalen dan tersusun dalam suatu struktur yang menyerupai lembaran. Perbandingan jumlah. Protein membran dikelompokkan menjadi tiga jenis. 3) Protein yang terikat lipid membran . Protein yang menyusun membran plasma tersusun atas lebih dari 50 jenis protein yang berbeda. sedangkan yang terikat dengan protein dinamakan glikoprotein. tetapi diduga berhubungan dengan tempat melekatnya beberapa mikroorganisme infektif. Ikatan antara protein perifer dengan lipid bilayer adalah non kovalen. yaitu: 1) Protein integral Protein ini menembus lipid bilayer sehingga memiliki dua permukaan.10 ppersen glikolrotein membangun membran plasma. tergantung dari tipe sel dun spesies. | enis-jenis tersebut terletak dengan orientasi tertentu pada lipid bilayer. Kolesterol pada membran plasma hanya dijumpai pada sel hewan dan sekitar 50% dari lemak membran terdiri atas kolesterol. Karbohidrat yang terikat dengan lemak dinamakan glikolipid. Fungsi kolesterol pada membrane berhubungan dengan rigiditas atau kekakuan membran.

atau di sekitar memmbran yang melakukan endositosis. sedangkan pada sel-sel lain bentuknya seperti gelendong dan ada juga yang berbentuk pipa. Selsel yang metabolismenya aktif banyak mengandung mitokondria dibandingkan sel-sel yang tidak aktif. kloroplas. Bentuk mitokondria bervariasi. asam amino. misalnya di sekitar gelendong pembelahan. dan keadaan fisiologi sel. Bagian sitoplasma yang berada di antara organel dinamakan sitosol.4 mikrometer. Karena ukurannya yang relatif besat mitokondria dapat terlihat cukup jelas di bawah mikroskop cahaya. yaitu bagian selaput atau membran dan bagian matriks. peroksisom. Pada umumnya. b. misalnya membran yang membungkus mitokrondria. Di dalam sitosol juga terdapat protein dan enzim-enzim untuk reaksi kimia. . sitoplasma mengandung gula. retikulum endoplasma. lisosom. mitokondria tersebar secara acak di dalam sel dan cenderung berkumpul pada bagian sel yang banyak memerlukan energi. dan badan Golgi.Protein ini terikat secara kovalen dengan lipid bilayer dan terletak pada permukaan luar dari lipid bilayer.ion-ion dan senyawa kimia lain yang digunakan untuk metabolisme sel. Bagian-bagian utama mitokondria dibedakan menjadi dua. Membran mitokondria ada dua yaitu membran luar dan membran dalam. mitokondria mampu bergerak atau berpindah dari satu tempat ke tempat lain dalam sitoplasma. Volume sitosol lebih kurang 50% dari volume sel. Jumlah mitokondria di dalam sel bervariasi tergantung dari jenis sel. spesies organisme.7 mikrometer (pm) dan panjangnya antara 1 . tergantung dari jenis selnya.0. Di dalam sitoplasma terdapat membran intrasel yang membungkus organel sel. lemak. misalnya pada sel-sel awal embrio. bentuk mitokondrianya bulat atau oval.2 . c. Sitoplasma Sitoplasma merupakan cairan sel yang dibungkus oleh membrane plasma. Ukuran mitokondria ini hampir sama dengan ukuran bakteri yang menunjukkan salah satu bukti evolusi bahwa mitokondria merupakan bakteri yang bersimbiosis dengan sel eukoriotik. tetapi rata-rata ukuran diameternya antara 0. Selain itu. Mitokondria memiliki kelenturan yang tinggi sehingga bentuknya dapat berubah-ubah dari waktu ke waktu. Mitokondria Ukuran mitokondria bervariasi.

sebaliknya pada SER permukaan luar membrannya tidak ditempeli oleh ribosom. seperti protein di dalam Golgi.Antara membran dalam dan membran luar terdapat ruang antarmembran yang berisi berbagai macam enzim. • Sebagai tempat melekatnya granul-granul yang berisi glikogen pada sel-sel hati. Iuluran membran ke arah matriks ini dinamakan tristae. tubulus ginjal. Antara lumen RE dengan sitosol hanya dipisahkan oleh selapis membran sehingga memudahkan terjadinya pertukaran zat antara lumen RE dengan sitosol. RER banyak dijumpai pada sel-sel yang aktif mensekresikan protein misalnya sel – sel pancreas. SER banyak ditemukan pada otot rangka. protein integral membran. protein-protein khusus di dalam organel. ATP merupakan molekul berenergi tinggi yang akan digunakan untuk metobolisme sel. Pada membran dalam (inner membrane) mitokondria terdapat beberapa jenis protein yang terlibat dalam proses pembentukan ATP. Mitokondria di dalam sel mampu menggandakan diri. makanan pada sel tumbuhan. dan kelenjar lainnya. Ion-ion ini disimpan dalam suatu badan khusus yang dinamakan granul. Aparatus Golgi (AG) atau Kompleks Golgi pertama kali ditemukan oleh Camilio Golgi tahun 1898 di dalam sitoplasma sel saraf.8 nanometer. Matriks mitokondria merupakan bagian mitokondria yang menyerupai gel. misalnva kontraksi otot. DNA. SER mempunyai beberapa fungsi. lisosom. • Melepaskan glukosa dari glukosa-6-fosfat di dalam sel-sel hati. dan granul. Membran luar mitokondria lebih tipis dari pada membrane dalam yaitu kurang dari 6 nanometer. sedangkan membran dalam berukuran antara 6 . d. Aparatus Golgi atau Kompleks Golgi. Di dalam matriks mitokondria terdapat ribosom. e. Berdasarkan ada tidaknya ribosom yang menempel pada permukaan luar membran. dan vakuola. • Tempat menyimpan ion-ion kalsium di dalam sisterna yang akan dikeluarkan jika ada rangsangan yang menyebabkan pengeluaran ion kalsium. sehingga jumlahnya dapat bertambah sesuai dengan kebutuhan energi sel. • Detoksifikasi di dalam hati yang melibatkan beberapa molekul penting di dalam sel hati. Selain berfungsi menghasilkan energi dalam bentuk ATP. RNA dan beberapa protein yang larut dalam air serta filamen. AG dijumpai hampir pada semua sel tumbuhan dan sel . dan kelenjar endokrin yang mensekresikan hormon steroid. Di dalam sel. RE dibedakan menjadi dua. yaitu Retikulum Endoplasma Halus (Smooth Endoplasmic Reticulumi /SER) dan Retikulum Endoplasma Kasar(Rough Endoplasmic Reticulum / RER). kelenjar ludah. Retikulum Endoplasma Retikulum Endoplasma (RE) merupakan bentukan membran yang sangat berlipat-lipat membatasi suatu ruangan yang disebut lumen (sisterna). yaitu: • Sintesis hormon steroid pada sel-sel kelenjar endokrin pada gonad dan adrenal. Protein yang dihasilkan dari RER antara lain adalah protein yang disekresikan keluar sel. Pada RER permukaan luar membrannya banyak ditempeli oleh ribosom. endosom. mitokondria juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan ion kalsium di dalam sel. Membran dalam mitokondria membentuk juluran-juluran ke arah matrik sehingga memperluas permukaan dalamnva.

fungsi vesikel adalah membawa protein dan lipid dari RE ke AG dan dari sakulus satu ke sakulus lainnya. Beberapa penelitian membuktikan bahwa AG tidak hanya berfungsi sebagai alai transport materi ke luar sel. Pada sel tumbuhan yang sedang membelah. kantung – kantung pipih tersebut tersusun bertumpuk membentuk diktiosom. lipase. Enzim-enzim tersebut meliputi protease. antara lain proses biosintesis. Lisosom tergolong organel yang polimorfik karena memiliki bentuk dan ukuran yang bervariasi. Lisosom Lisosom pertama kali ditemukan pada tahun 1949 oleh De Duve di dalam serpihan sel-sel hati. Ada empat macam bentuk lisosom. Enzim – enzim tersebut hanya akan dapat bekerja optimal pada pH sekitar 5. AG berperanan dalam pembentukan komponen dinding sel yang baru. Seiain itu. Molekul-molekul protein dan lipid yang telah mengalami modifikasi kimiawi di dalam lumen AG akan di packing oleh membran Golgi dan ditransfer dalam bentuk vesikel. 3) vesikel besar yang terletak pada sisi yang berhadapan dengan membrane plasma. Organel ini berbentuk semacam kantung yang berisi enzim hidrolitik. enzim hidrolitik bersifat stabil.glikoprotein dan glikolipid yang dikatalisis oleh enzim glikosil transferase. Dengan menggunakan mikroskop elektron.hewan. kedua proses ini sering dinamakan glikosilasi. Di dalam AG juga terjadi proses penambaKan gugus sulfat pada karbohidrat yang dikatalisis oleh enzim sulfat tansferase. Akan tetapi banyak reaksi yang berlangsung di dalam lumen AG. fosfolipase. antara lain: 1) protein membran inti. Membran lisosom tidak akan tercerna oleh enzim yang dikandungnya sendiri karena kandungan karbohidrat yang tinggi pada membrannva. yaitu: 1) kantung-kantung pipih yang disebut sisterna atau sakulus. ' Ada tiga macam protein yang dihasilkan oleh Golgi. 2) vesikel-vesikel kecil berdiameter kurang lebih 50 mikrometer yang terletak pada sisi yang berbatasan dengan RE. vesikel ini dinamakan vesikel tiansisi atau vesikel peralihan. Terdapat lebih kurang 40 macam enzim hidrolitik yang ditemukan di dalam lisosom. membran plasma dan protein membran organel 2) protein sekretori yang disimpan dalam bentuk vesikel 3) protein enzim yang disimpan dalam vesikel (lisosom) f. fosfatase dan sulfatase. Selama masih terbungkus membran. Organel ini terdiri atas setumpuk saku-saku pipih yang masing-masing dibatasi oleh selapis membian. vesikel ini dinamakan vesikel sekretori. di dalam lumen AG terjadi proses sintesis proteoglikan yang merupakan komponen matriks ekstra sel.vesikel sekretori adalah membawa protein atau lipid yang telah mengalami Pemrosesan di dalam lumen sakulus. Lisosom primer adalah lisosom yang baru terbentuk dari AG dan belum berfusi . tampak bahwa AG tersusun atas tiga bentukan membran. glikosidase.nuklease. yaitu satu macam lisosom primer dan tiga macam lisosom sekunder.membran lisosom mengandung protein transfer untuk membawa hasil pencernaan ke sitosol.

maka enzim hidrolitik pada lisosom akan keluar dan mencerna sel itu sendiri. Materi yang dicerna oleh lisosom dapat berasal dari luar sel atau dari dalam sel itu sendiri. Materi dari luar sel masuk ke dalam sitoplasma melalui pinositosis dan fagositosis. jika membran lisosom pecah. glukosa dan nukleotida mampu menembus membran lisosom menuju sitosol. enzim.(bergabung) dengan materi yang akan dicerna. G. (2) Sitolisosom merupakan gabungan antara lisosom primer dengan autosom.bagian sel yang telah tua dinamakan autofagi. seperti asam amino. Membran lisosom selanjutnya akan dikembalikan menuju membran plasma melalui proses eksositosis. Lisosom sekunder ada tiga macam. pencernaan bagian . ( 3) badan residu. Pencernaan intra sel selalu terjadi di dalam lisosom. merupakan gabungan antara lisosom primer dengan fagosom. Hasil pencernaan lisosom. misalnya menyusutnya ekor pada berudu karena dicerna oleh enzim katepsin di dalam lisosom 3) pemulihan ukuran uterus setelah kehamilan 4) proses fertiliasi. sel tumbuhan tertentu maupun sel ragi. Badan Mikro 1) Peroksisom Organel ini ditemukan pada sel hewan. Peroksisom . Beberapa peran lisosom antara lain adalah: 1) perombakan organel sel yang telah tua 2) proses metamoifosis pada katak. dimana bagian kepala sperma yang dinamakan akrosom mengandung enzim hialuronidase untuk mencerna zona pelusida pada sel telur.yaiitu: (1) heterofagosom. adalah vakuola yang berisi sisa materi yang tidak tercerna Fungsi utama lisosom adalah untuk pencernaan intra sel. Akan tetapi. hidorolitik tidak pernah keluar dari dalam lisosom sehinggan pencernaan berlangsung optimal. Badan golgi g.

enzim ini berperan dalam pembentukan katalase. Glioksisom banyak ditemukan pada biji-bijian yang berperan sebagai tempat menyimpan asam lemak untuk pembentukan energi dalam Proses perkecambahan. Oleh karena enzim . 2) Glioksisom Glioksisom merupakan badan mikro yang hanya ditemukan pada sel tumbuhan. Diameter glioksisom antara 0. menjadi karbohidrat atau disebut glukoneogenesis. Protein dan lipid yang diperlukan ditransfer dari sitosol. Penguraian asam lemak menjadi asetil ko-A selanjutnya berubah menjadi oksaloasetat untuk membentuk sitrat. Peroksisom memiliki kemampuan untuk membelah diri sehingga dapat membentuk peroksisom anak. Salah satu proses utama pada biji yang sedang mengalami perkecambahan adalah perubahan dari asam lemak dalam glioksisom. peroksisom juga berfungsi untuk merombak asam lemak yang tersimpan dalam biji menjadi glukosa untuk proses perkecambahan. h.5 .enzim ini berperan dalam pembentukan dan pembongkaran hidrogen peroksida(H2O2) . Selain berfungsi untuk pembentukan dan perombakan H2O. Jumlah peroksisom untuk tiap sel bervariasi antara 70-700.0 mikrometer. Sedangkan peroksisom merupakan badan mikro yang ditemukan baik pada sel hewan maupun sel tumbuhan. Di dalam sel.pertama kali ditemukan oleh De Duve dan kawan-kawannya pada tahun 1965 di dalam sel-sel hati.7 mikrometer. Sitoskeleton . oleh karena enzim . maka organel tersebut dinamakan peroksisom.5 sampai 1. fungsi organel ini berkaitan dengan siklus glioksilat sehingga dinamakan glioksisom. peroksisom berbentuk bulat telur dengan diameter kurang lebih antara 0. Asam sitrat yang terbentuk akan diubah menjadi glukosa melalui serangkaian reaksi enzimatis yang terdapat di dalam glioksisom. menjadi substrat organik dan H2O.Pada sel tumbuhan.0. hanya dibungkus oleh selapis membran. Di dalam peroksisom ditemukan beberapa macam enzim oksidase dan enzim katalase.Ribosom i.

Pada sel epitel. Ada dua jenis protein tubulin penyusun tubulin. Inti Sel (Nucleus) . Mikrotubulus Mikrotubulus tersusun atas molekul protein tubulin. Sebagaian besar filamen intermediet berfungsi untuk menyokong sel dan inti sel. Mikrofilamen merupakan protein konEaktil yang berfr-rngsi untuk pergerakan di dalam sitoplasma. filamen intermediet membentuk anyaman yang berfungsi untuk menahan tekanan dari luar. 1. Filamen lntermediet Filamen intermediet memiliki diameter antara 8-10 pm. tersusun atas 4-5 protofilamen yang tersusun melingkar. Setiap mikrotubulus tersusun atas 13 protofilamen yang tersusun paralel mengelilingi suatu sumbu. dengan diameter lebih kurang 7 µm. Sedangkan mikrotubulus labil contohnva mikrotubulus pembentuk gelendong pembelahan. berbentuk pembuluh. neurofilamen. Contoh mikrotulus stabil adalah pembentuk silia dan flagela. vimentin. dan gerak amoeboid pada Protozoa. Letak filamen inibiasanya terpusat disekitar inti. bersifat liat. misalnya aliran sitoplasma cii clalanr sel tumbuhan dan gerak amoeboid pada leukosit. Mikrotubulus ini berbentuk serabut tunggal dengan diameter lebih kurang 25 nanometer. misalnya aliran sitoplasma pada sel tumbuhan (siklosis). lamina nuclear. dengan komposisi miosin yang lebih sedikit dibandingkan aktin. Hampir semua jenis sel hewan mengandung aktin. yaitu mikrotubulus stabil dan mikrotubulus labil. silia dan flagella. Mikrotubulus sitoplasmik didalam sel berfungsi sebagi keranga dalam yang menetukan bentuk sel dan untuk transfer molekul di dalam sel. flagela. Aktin dan miosin banyak ditemukan terutama pada sel otot. dan keratin. Kedua jenis protein ini berperan untuk pergerakan. 3. Contoh filamen entermediet antara lain adalah kertin. 2. Mikrotubulus ada yang Ietaknya terbenam di dalam sitosol. Sitoskeleton berfungsi untuk menyokong bentuk sel dan memungkin terjadinya gerakan-gerakan organel di dalam sitoplasma. dinamakan mikrotubulus sitoplasmik dan ada juga yang berfungsi sebagai penyusun organel . Panjang mikrofilamen bervariasi. yaitu tubulin α dan tubulin β. Mikrofilamen tersusun atas protein. terutama aktin dan miosin. sepe'rti silia. mikrofilamen dan filamen intermediat. Mikrofilamen Mikrofilamen biasanya banyak terdistribusi dibawah permukaan membrane plasma. Ada dua macam mikrotubulus di dalam sel yang dibedakan atas stabilitasnya. j. dan tersusun atas protein fibrosa. dan sentriol.Di dalam sitosol juga ditemukan adanya sitoskeleton yang tersusun atas mikrotubulus. stabil. Beberapa organel yang tersusun dari mikrotubulus adalah sentriol.

Sel eukariotik umumnya memiliki satu inti sel. dan anak inti (nukleolus).matriks inti sel (matriks). pori membran. transferase. 1) Membran inti Membran inti terdiri atas dua lapis.100 nm. Di antara kedua membran tersebut terdapat ruangan antar membran (perinuklear space) selebar 10 . yaitu membran luar (membran sitosolik) dan membran dalam (membran nukleo-plasmik). kromatin atau kromosom. Fungsi pori membrane inti ini. Jumlah pori membran inti bervariasi tergantung dari jenis sel dan kondisi fisiologi sel. Membran luar inti bertautan dengan membran ER. 2) Pori Membran Inti Pada membran inti terbentuk pori-pori sebagai akibat pertautan antara membran luar dan membran dalam inti. Pada umumnya. dan glukosa-6-fosfatase.15 nm. Diameter pori berkisar antara 40 . misalnya sitokrom. Pada membran inti juga terdapat enzim-enzim seperti yang terdapat pada membran ER. inti sel berbentuk bulat. tetapi ada juga yang bentuknya seperti gelendong. tetapi ada juga beberapa jenis sel yang memiliki inti lebih dari satu. antara lain sebagai jalan keluar atau masuknya senyawa – senyawa dari inti dan menuju inti. materi intinya telah diselubungi oleh suatu membran dan membentuk struktur inti sel atau nukleus. misalnya . Berikut ini uraian tentang bagian-bagian penyusun inti sel. Bagian –bagian yang menyusun inti sel antara lain adalah membran inti. Permukaan luar membran inti juga berikatan dengan filamen intermediet yang menghubungkannya dengan membran plasma sehingga inti terpancang pada suatu tempat di dalam sel.Pada sel eukariotik.

Di dalam inti.tempat keluarnya ARN – duta dan protein ribosom. sentriol berfungsi sebagai bahan pembentuk sillia dan flagella . materi genetik dinamakan kromatin. misalnya pada neuron. bahwa kromatin tersusun atas DNA. Matriks inti diduga ikut berperan dalam proses – proses pada materi inti. Di dalam setiap sel mengandun sepasang sentriol yang letaknya saling tegak lurus dekat inti sel. Pada waktu interfase. sintesis proteinnya tinggi. protein histon dan protein nonhiston. oosit. 4) Materi Genetik Bagian utama dari sebuah inti sel adalah materi genetik. RNA. 3) Matriks Inti (nukleoplasma) Komponen utama dari matriks inti adalah protein vang kebanyakan berupa enzim dan sebagian adalah protein structural inti. k. Bagian dalam cincin membentuk tonjolan-tonjolan ke arah lumen pori. Pori membran inti dikelilingi oleh bentukan semacam cincin (anulus) yang bersama-sama dengan pori membentuk kompleks pori. Pada bagian tengah pori terdapat sumbat tengah (central plug). Hasil analisis kimia menunjukkau. nukleolus tampak sebagai suatu struktur yang merupakan tempat pembentukan dan penyimpanan prekusor ribosom dan pembentukan sub unit ribosom. Silia dan Flagela . sentriol berfungsi sebagai tubuh basalis. Jadi. selain sebagai komponen penyusun sentrosom. dan proses –proses lainva di dalam inti. struktur ini merupakan tempat terjadinya proses transkripsi gen ARN ribosom (ARN-r). misalnya transkripsi. Kromatin yang mengalami kondensasi ini dinamakan kromosom. Selain itu. dan kelenjar. replikasi DNA. Sentriol Sentriol merupakan organel sel berbentuk silindris dengan diameter lebih kurang 2 pm (mikrometer) dan panjang lebih kurang 4 ptm. i. persis dengan sentriol. Benang benang kromatin ini akan mengalami pemampatan (kondensasi) pada saat sel akan membelah. Semua aktivitas di dalam sel dikendalikan oleh materi genetik. 5) Anak Inti (Nukleolus) Nukleolus banyak ditemukan pada sel-sel yang aktivitas .

air laut.ada yang koloni.Kedua organel ini berfungsi sebagai alat pergerakan sel yang letaknya berada pada permukaan luar membran sel. Jumlah silia pada umumnya banyak. pigmen korofil terdapat dalam jumlah terbanyak sehingga ganggang ini berwarna hijau. Pigmen lain yang dimiliki adalah Karoten dan Xantofil KLASIFIKASI Chlorophyta (Green Algae) Chlorophyta (Alga Hijau) Kingdom Divisio Class Ordo Genus Species : Plantae : Chlorophyta : Chlorophyceae : Halimedales : Caulerpa : Caulepra racesmosa CIRI-CIRI UMUM CHLOROPHYTA Bewarna hijau terang. TUGAS PLANKTONOLOGI CHLOROPHYTA Chlorophyceae (Ganggang hijau) adalah salah satu kelas dari ganggang yang sel-selnya bersifat eukariotin (materi inti dibungkus oleh membran inti). Contoh sel-sel bersilia adalah lapisan epitel saluran telur (oviduct) pada wanita. sedangkan jumlah flagela hanya satu atau dua. pada organisme eukariotik uniseluler misalnya Paramaecium caudatum. dan seringkali muncul kepermukaan apabila air surut. Pada umumnya melekat pada batuan. Habitat Chrysophyta biasanya hidup di air tawar. Berbeda dengan sentriol. dan ada yang intraseluler pada binatang rendah. Sedangkan flagela dapat ditemukan pada spermatazoa dan beberapa organisme eukariotik uni seluler misalnya Euglena viridis dan lain-lain. epitel saluran sperma (epididimis) pada lakilaki. Baik silia maupun flagella memiliki struktur yang sama. yaitu memiliki sumbu yang dinamakan aksonem.uni sel dan filamen. Struktur aksonem sangat kompleks karetra tersusun atas mikrotubulus dan protein.meiliki banyak anggota. Membran silia dan flagela merupakan perluasan dari membran sel. Silia berukuran lebih halus dan lebih pendek dari pada flagela. Sebagian lainnya hidup bersimbiosis dengan lichenes. air payau tanah – tanah yang basah . Sebagian yang hidup di laut merupakan . ada pula yang hidup di tempat – tempat kering. silia dan flagella dibungkus oleh membran.eutoriot .

zeaxanthin) kloroplas dalam sel letaknya mengikuti bentuk dinding sel ( parietal. yaitu • Pergerakan dengan flagella Pada umunya sel alga hijau baik sel vegetatife maupun sel generatife ditemukan adanya alat gerak. merupakan granula pada pangkal dari tiap flagella disebut blepharoplas. Cadangan makanan Cadangan makanan pada chlorophyta seperti pada tumbuhan tingkat tinggi yaitu berupa amilum.ex:muogotia). beta karoten serta berbagai macam xantifil (lutein. terutama yang hidup di tempat yang terkena cahaya matahari langsung seperti kolam.makroalga seperti Ulvales dan siphonales. Inti umumya tunggal.ex: ulotrix atau ditengah lumen sel ( axial. sungai atau selokan. tetapi jenis anggotayang tergolong dalam bangsa shiponales memiliki inti lebih dari satu. Fototaksis dan bentuk mata Pada chlorophyta terdapat dua tipe pergerakan fototaksis. violaxanthin. lapisan dalam yang tersusun atas selulosa dan lapisan luar tersusun atas pektin tetapi beberapa bangsa Volvocales dindingnya tidak mengandung selulosa. Beberapa jenis ada yang hidup melekat pada tumbuhan atau hewan. Inti Chlorophyceae mempunyai inti seperti pada tumbuhan tingkat tinggi yaitu diselubungi oleh membrane inti dan terdapat nukleus serta kromstin. danau dan genangan air hujan. Flagella pada kelas chlorophyceae selalu bertipe whiplash (akronomatik) dan sama panjang (isokon) kecuali pada bangsa oedogoniales memiliki tipe stefanokon. bentuk maupun susunanya. melainkan tersusun oleh glikoprotein. Tiap flagella terdiri dari axonema yang tersusun oleh 9 dupklet mikrotubula mengelilingi bagian tengah terdapat dua singlet . Flagella dihubungkan dengan struktur yang sangat halus disebut aparatus neuromotor. maka alga hijau dapat dikelompokkan sebagai berikut: • • Sel tunggal (uniseluler) dan motil (ex:Chlamydomonas) Sel tunggal uniseluler dan non motil (ex:Chlorella) Sel senobium (koloni yanh mempunyai jumlah sel tertentu sehingga mempunyai bentuk yang relatif tetap) Koloni tak baraturan (ex:tetraspora) Filamen (ada yang bercabang dan tidak bercabang) Heterotrikus (filamen barcabang bentuknya terbagi menjadi prostate dan erect) Foliaceus atau parenkimatis (filamen yang pembelahan sel vegetatif terjadi lebih dari satu bidang). Tubular (talus yang memiliki banyak inti tanpa sekat melintang) • • • • • • SUSUNAN SEL Dinding sel Dinding sel tersusun atas 2 lapisan. Kloroplas terbungkus oleh sistem membran rangkap. Pigmen yang terdapat dalam kloroplas yaitu klorofil a dan klorofil b. SUSUNAN TUBUH Struktur tubuh bervariasi baik dalam ukuran. Untuk mencakup sejumlah besar variasi tersebut. tersusun oleh amilosa (rantai glukosa tidak bercabang) dan amilopektin (rantai glukosa yang bercabang). Chlorophyta yang hidup di air tawar memiliki sifat kosmopolit.

yaitu spora yang dapat bergerak Secara aseksual secara aseksual: yaitu dengan pembentukan zoospora. perkembangbiakan dibedakan menjadi: • • Heterotalik. Contoh: zygnema Konjugasi silang yaitu perkawinan antara 2 protoplas yang tanpa saluran konjugasi. Struktur semacam ini dikenal sebagai susunan 9+2. oogami. Contoh: spyrogira. Anisogami. dan gametangium spermatid). Konjugasi bentuk lateral. Flagella tersebut dikelilingi oleh selubung plasma. serta pembentukan sporik yaitu dengan membentuk: • • • Aplanospora. Contoh: mougeotia dan zygnema Konjugasi ada 3 yaitu: • • • Secara seksual secara seksual: isogami. Perkembangbiakan Secara vegetatif Secara vegetatif perkembangbiakan dilakukan dengan cara fragmentasi tubuhnya dan pembelahan sel. Berdasarkan sel gamet. Konjugasi bentuk tangga (skalariform). • Pergerakan dengan sekresi lender Dalam monografi tentang desmid. yaitu perkembangbiakan yang berasal dari satu talus. yaitu sel protoplas tumbuhan I ke tumbuhan II. Contoh: spyrogira. Isogami yaitu: gamet yang bentuk dan ukurannya sama (belum dapat dibedakan mana jantan dan betina). ulva. Contoh: gonium. contoh: chlamydomonas Planospora. autospora. Konjugasi. Contoh: codium. yaitu spora yang tidak dapat bergerak. Selama pergerakan kedepan bagian kutub berayun dari satu sisi ke sisi lain sehingga lendir bagian belakang seperti berkelokkelok. Contoh: volvox dan oedogonium. dan konjugasi. Pergerakan tersebut disebabkan oleh adanya stimulus cahaya yang diduga oleh adanya sekresi lendir melalui porus dinding sel pada bagian apikal dari sel. hipnospora. Oogami yaitu jenis anisogami dengan gamet jantan yang aktif (gametangium oogonium. yaitu perkembangbiakan yang berasal dari dua talus yang berbeda. yaitu perkawinan antara 2 protoplas yang saling berlekatan yang berasal dari satu filament. aplanospora. ditunjukkan terjadi pergerakan pada desmid di permukaan lumpur.mikrotubula. Anisogami : gamet yang bentuk dan ukurannya tidak sama (gamet yang bentuk dan ukurannya tidak sama). aplanogami. Contoh: zygnema . Contoh: spyrogira. yaitu pertemuan 2 protoplas di saluran konjugasi. Homotalik. bryopsis.

koloni berbentuk bola jumlah antara 500 sampai 5000 buah. • Chlorophyta berbentuk lembaran . Sedangkan reproduksi generatif dengan konjugasi • Chlorophyta berbentuk koloni dapat bergerak Volvox ditemukan di air tawar. Reproduksi vegetatif dengan zoospora dan fragmentasi. Fragmentasi dilakukan dengan cara melepas sebagian koloninya dan membentuk koloni baru. Hydrodictyon banyak ditemukan di dalam air tawar dan koloninya berbentuk seperti jala. Tiap sel memiliki 2 flagel dan sebuah bintik mata. Ukuran cukup besar sehingga dapat dilihat dengan mata telanjang. Pada kloroplas yang bentuknya seperti mangkuk terdapat stigma (bintik mata) dan pirenoid sebagai tempat pembentukan zat tepung.sumber gambar www.edu MACAM-MACAM CHLOROPHYTA • Chlorophyta bersel tunggal dapat bergerak Chlamidomonas.uic. • Chlorophyta berbentuk koloni tidak bergerak Hydrodictyon. memiliki 2 flagel sebagai alat gerak. Bentuk sel bulat telur. terdapat 1 vacuola. Reproduksi aseksual dengan fragmentasi dan seksual dengan konjugasi sel-sel gamet. satu nukleus dan kloroplas.

Di dalam globula terdapat anteridium yang memproduksi spermatozoid.Volvocales 1. Berkembangbiak secara vegetatif dengan menghasilkan spora dan spora tumbuh menjadi Ulva yang haploid (n). berukuran kecil. Volvocales Dari kelas Chalmydomonadaceae. bentuk seperti lembaran daun. Kedua marga ini tidakmembentuk spora aseksual. Spermatozoid akan membuahi ovum dan menghasilkan zigospora yang berdinding sel. dan tidak lagi melakukan pembelahan sel yang vegetatif. Mempunyai satu inti dan satu kloroplas. Pertemuan gamet jantan dan gamet betina akan menghasilkan zigot (Z2n). Mereka merupakan satu koloni yang bentuknya bermacam-macam. Klasifikasi Terdiri atas satu kelas:Clorophyceae Terdiri atas 4 ordo . Pada ruasnya terdapat nukula dan globula. Pada reproduksi secara vegetatif dilakukan dengan cara fragmentasi. Tetraporales 3.Perkembangan seksual melalui konyugasi.dan uniselular.Ulva. Chara hidup di air tawar terutama melekat pada batu-batuan. bangsa Chalmydomonas. Bentuk talus seperti tumbuhan tinggi. yang beruas-ruas dan bercabang-cabang. Chlorococcales hidup sebagai plankton dalam air tawar. Kemudian secara generatif menghasilkan gamet jantan dan gamet betina. atau dengan spora yang tiddak mempunyai bulu cambuk yang dinamakan aplanospora. Zigot berkembang menjadi Ulva yang diploid disebut sporofit. Ulva haploid disebut gametofit haploid. kadang-kadang juga pada kulit pohonpohon dan tembok-tembok yang basah. Pada Spyrogyra memiliki piranoid yang banyak dan kloroplas bentuk spiral.Tetrasporales . Perkembanganbiakan dengan zoospora yang mempunyai dua bulu cambuk. Zygnematales Dari suku Zygnemataceae serta marga Zygnema dan Spirogyra. Pembikan seksual terjadi dengan peleburan sel vegetatif dan aseksual dengan pembelahan sel. Selanjutnya mengalami mitosis dan menghasilkan gametofit haploid Chara. Di dalam nukula terdapat arkegonium dan menghasilkan ovum. menyerupai batang.Dari Suku Volvocaceae dan Marga Volvox. merupakan sel vegetatif berflagel dua dapat bergerak. merupakan sel : .Chlorococcales . Ada yang hidup bersimbiosis dengan fungsi sebagai lichenes bahkan ada yang hidup dalam plasma binatang rendah. Perkembanganbiakan dengan isogami antara lain pada marga Pediastrum. Ganggang ini ditemukan di dasar perairan laut dan menempel di dasar. misalnya Chlorella Vulgaris dam infusoria dan Hydra 2.Zygnematales . dimana tiap sel dalam filamen menghasilkan satu gamet tidak memiliki flagel. Chlorococcales Sel-sel vegetatif tidak mempunyai bulu cambuk jadi tidak bergerak. 4. Selanjutnya sporofit membentuk spora yang haploid setelah mengalami meiosis. Sedangkan pada Zygnema memiliki dua kloroplas bentuk bintang.

Pembiakan seksual dengan cara oogami. merupakan salah satu komponen yang penting dalam rantai makanan di perairan tawar Menghasilkan O2 (oksigen) dan hasil fotositensis yang diperlukan oleh hewan lain untuk bernafas Dapat mengganggu jika perairan terlalu subur Membuat air berubah warna dan menjadi bau Menjadi masalah dalam proses penjernihan air Menyebabkan penyumbatan pada saringan pengolahan air. Chloropyta juga mempunyai efek negatif yaitu: • • • • Reaksi Gelap Posted by dek Ubaid pada 30 Juli 2009 . sel-sel ini adalah Gonidiayang merupakan sel pemula dari koloni anak. hidup berkoloni (senobium) setiap sel dalam senobium dihubungkan dengan benang-benang sitoplasma. Dalam koloni besar terdapat sel vegetatif yang besar. yaitu: • • • • • • Produsen dari ekosistem air Sebagai alternatif bahan pangan bagi astronot. terutama spesies chlorella (karena kandungan chlorelinnya banyak mengandung vitamin E) Sbagai sumber protein sel tunggal contoh chlorela Sebagai bahan makan contoh volvox sebagai sayuran Sebagai plankton.vegetaif berflagel dua.Konjugasi sel gamet Volvox PERANAN CHLOROPHYTA Chlorophyta mempunyai peranan penting dalam kehidupan sehari-hari.

dan CO2. dan regenerasi. Bagan Reaksi Gelap. Secara umum. yaitu fiksasi.Reaksi gelap merupakan reaksi lanjutan dari reaksi terang dalam fotosintesis. dihasilkan glukosa (C6H12O6). klik disini untuk bagan yang lebih besarPada fase fiksasi. Bahan reaksi gelap adalah ATP dan NADPH. yang sangat diperlukan bagi reaksi katabolisme. Ribulosa difosfat ini yang nantinya akan mengikat CO2 dalam reaksi gelap. reduksi. Salah satu substansi penting dalam proses ini ialah senyawa gula beratom karbon lima yang terfosforilasi yaitu ribulosa fosfat. Reaksi gelap terjadi pada bagian kloroplas yang disebut stroma. Reaksi ini ditemukan oleh Melvin Calvin dan Andrew Benson. yang berasal dari udara bebas. Dari reaksi gelap ini. karena itu reaksi gelap disebut juga reaksi Calvin-Benson. yang dihasilkan dari reaksi terang. 3-asam fosfogliserat ini mendapat tambahan 12 . Selanjutnya. Reaksi ini tidak membutuhkan cahaya. 6 molekul ribulosa difosfat mengikat 6 molekul CO2 dari udara dan membentuk 6 molekul beratom C6 yang tidak stabil yang kemudian pecah menjadi 12 molekul beratom C3 yang dikenal dengan 3asam fosfogliserat (APG/PGA). Jika diberikan gugus fosfat kedua dari ATP maka dihasilkan ribulosa difosfat (RDP). reaksi gelap dapat dibagi menjadi tiga tahapan (fase).

10 molekul fosfogliseraldehid yang tersisa kemudian masuk ke dalam fase regenerasi. yaitu pembentukan kembali ribulosa difosfat. Reaksi terang fotosintesis berlangsung di dalam membran internal kloroplas yang sudah terspesialisasi yang disebut tilakoid. Akan tetapi. Kedua tahap fotosintesis ini dikenal sebagai reaksi terang (bagian foto dari fotosintesis) dan reaksi karbon (bagian sintesis). kloroplas tumbuhan mengubah energi matahari menjadi energi kimiawi dalam bentuk gula dan molekul organik lainnya. pigmen berwarna hijau yang terdapat di dalam kloroplas sel mesofil. organisasi perlengkapan fotosintesis dan sifat cahaya maupun peranan pigmen fotosintesis. yang kemudian kembali mengikat CO2 dan menjalani siklus reaksi gelap. 2 molekul fosfogliseraldehid melepaskan diri dan menyatukan diri menjadi 1 molekul glukosa yang beratom 6C (C6H12O6). 1. Energi cahaya yang diserap klorofil inilah yang menggerakkan sintesis molekul makanan dalam kloroplas. Energi cahaya yang terserap digunakan untuk menggerakkan transfer elektron melalui serangkaian senyawa-senyawa pemberi elektron dan penerima elektron. Proses-proses sintesis ini berlangsung di dalam stroma kloroplas. memiliki kloroplas. Warna daun berasal dari klorofil. dimana senyawa ini direduksi oleh H+ dari NADPH. yang kemudian berubah menjadi NADP+. Dalam suatu proses yang disebut fotosintesis. Fotosintesis pada Tumbuhan Tinggi Semua bagian yang berwarna hijau pada tumbuhan.gugus fosfat. fotosintesis terdiri dari dua proses yang masing-masing terdiri dari banyak langkah. Fotosintesis Terdiri dari Dua Tahapan Utama Secara umum. Produk akhir dari reaksi terang adalah senyawa berenergitinggi ATP dan NADPH yang digunakan untuk sintesis gula pada reaksi karbon. Di dalam kloroplas. Selanjutnya. maka ribulosa fosfat akan berubah menjadi ribulosa difosfat (RDP). dan membentuk 1. Energi fotosintesis digunakan untuk proses seluler tumbuhan dan menjadi sumber energi bagi seluruh kehidupan. Kemudian. Jika mendapat tambahan gugus fosfat. Bagian ini menampilkan konsep-konsep dasar dari fotosintesis. dan terbentuklah 12 molekul fosfogliseraldehid (PGAL) yang beratom 3C. Pada fase ini. wilayah cair yang mengelilingi tilakoid. 10 molekul fosfogliseraldehid berubah menjadi 6 molekul ribulosa fosfat. termasuk batang hijau dan buah yang belum matang. energi cahaya diubah menjadi energi kimiawi melalui dua satuan fungsional yang berbeda yang disebut fotosistem. daun merupakan tempat utama berlangsungnya fotosintesis pada sebagian besar tumbuhan.3-bifosfogliserat.3-bifosfogliserat masuk ke dalam fase reduksi. (Lihat Bagan) Baca entri selengkapnya » Fotosintesis Kehidupan di bumi sangat bergantung pada energi matahari. Konsep-konsep tersebut termasuk di dalamnya gambaran umum fotosintesis pada tumbuhan tinggi. Sebagian besar .

Keseluruhan kisaran radiasi ini terkenal sebagai spektrum elektromagnetik. Cahaya Memiliki Karakteristik-karakteristik Baik Sebagai Partikel Maupun Gelombang Salah satu keberhasilan bidang fisika pada awal abad ke dua puluh adalah adanya kenyataan bahwa cahaya memiliki sifat baik sebagai partikel maupun gelombang. Di dalam lamella grana terdapat ruang internal yang disebut sebagai lumen. Pada umumnya sel mesofil memiliki kira-kira 30-40 kloroplas yang berukuran kira-kira 2-4 µm kali 4-7 µm. sementara wilayah di luarnya dikenal sebagai stroma. Dengan demikin. sambil meminimalkan proses yang tidak berguna pada saat yang bersamaan. Cahaya matahari seolah seperti hujan foton dari berbagai frekuensi yang berbeda-beda. fotosintesis berlangsung pada organel subseluler berentuk seperti semangka yang disebut kloroplas. semakin pendek panjang gelombangnya. Sebagian besar tilakoid terlihat memiliki hubungan yang sangat berdekatan satu sama lainnya. dan cahaya dari frekuensi rendah (atau panjang gelombang yang lebih panjang) di dalam wilayah spektrum infra merah. Kloroplas Merupakan Tempat Berlangsungnya Fotosintesis Pada tumbuhan. Secara umum. Cahaya juga bersifat partikel dimana kita menyebutnya sebagai foton. Setiap foton mengandung sejumlah energi yang disebut kuantum (jamak: kuanta). Jumlah energi berbanding terbalik dengan panjang gelombang cahayanya. Cahaya dari frekuensi tinggi (atau panjang gelombang lebih pendek) berada di dalam wilayah spektrum ultraviolet. Baik pigmen antena maupun klorofil pusat reaksi terhubung dengan protein-protein untuk mengoptimalkan transfer energi di dalam kompleks pigmen antena dan transfer elektron di dalam pusat reaksi. Kloroplas juga mengandung DNA. Pigmen fotosintesis yang terdapat di dalam tilakoid berperan dalam menyerap cahaya dan mengawali reaksi fotosintesis. Panjang gelombang berkisar antara kurang dari satu nanometer (untuk sinar gamma) hingga lebih dari satu kilometer (untuk gelombang radio). Panjang gelombang merupakan jarak antara puncak gelombang yang berturut-turut. RNA dan ribosom tersendiri. Susunan membran seperti itu dikenal sebagai grana.elektron pada akhirnya mereduksi NADP+ menjadi NADPH dan mengoksidasi H2O menjadi O2. Aspek yang paling menonjol dari struktur kloroplas adalah terdapatnya perluasan sistem membran internal yang dikenal sebagai tilakoid. Cahaya matahari memiliki sifat baik sebagai gelombang maupun sebagai partikel. semakin tinggi energi setiap foton cahaya tersebut. foton cahaya ungu (violet) berisi hampir dua kali energi foton cahaya merah. sementara protein-protein lainnya merupakan hasil pengkodean oleh DNA inti. Tilakoid mengandung protein-protein membrane integral yang membentuk fungsi sebagai kompleks pigmen antenna. disintesis pada ribosom sitoplasma dan kemudian diimpor ke dalam kloroplas. Sel-sel mesofil memiliki banyak kloroplas yang mengandung klorofil. . Klorofil dan pigmen-pigmen aksesoris pengumpul cahaya di dalam tilakoid selalu terhubung dengan ikatan protein secara nonkovalen. Cahaya sebagai gelombang dikarakteristikkan oleh adanya panjang gelombang. Jaringan fotosintesis yang paling aktif pada tumbuhan tinggi adalah mesofil daun. Kloroplas merupakan organel bermembran ganda yang mengandung berbagai sistem transportasi membran. Energi cahaya juga digunakan untuk membangkitkan gaya gerak proton yang melintasi membran tilakoid untuk mensintesis ATP. Sifat Cahaya dan Peranan Pigmen Energi dari cahaya matahari menggerakkan fotosintesis. rumusan reaksi fotosintesis adalah: Organisasi Perlengkapan Fotosintesis Daun tumbuhan memiliki perlengkapan khusus yang terspesialisasi untuk fotosintesis. Frekuensi merupakan jumlah puncak gelombang yang melewati pengamat pada waktu tertentu.. dan frekuensi. Kandungan energi cahaya tidak bersifat kontinu melainkan dihantarkan pada paket-paket diskrit berupa kuanta. Mata kita hanya sensitif terhadap frekuensi lemah –wilayah cahaya-tampak dari spektrum elektromagnetik. pusat reaksi dan enzim transpor elektron. Sebagian besar protein kloroplas merupakan produk dari transkripsi dan translasi yang terjadi di dalam kloroplas itu sendiri.

. Dengan demikian. Selama transfer energi. 3. Cahaya yang diserap ditransferkan ke klorofil untuk fotosintesis. karena peran inilah karotenoid-krotenoid disebut sebagai pigmen aksesoris. Reaksi-reaksi fotokimiawi fotosintesis merupakan reaksi tercepat diantara reaksi-reaksi kimiawi yang ada. Klorofil yang tereksitasi dapat kembali ke keadaan dasarnya melalui perubahan energi eksitasinya secara langsung menjadi panas. Klorofil a dan b memiliki spektrum penyerapan yang berbeda. klorofil b berperan sebagai pigmen aksesoris. 2. Kecepatan reaksi yang luar biasa ini diperlukan untuk fotokimia agar dapat bersaing dengan tiga reaksi keadaan tereksitasi lain yang mungkin terjadi. Energi cahaya pertama kali diserap oleh pigmen-pigmen yang terdapat di dalam kloroplas. Pigmen yang berbeda akan menyerap cahaya dengan panjang gelombang yang berbeda dan panjang gelombang yang diserap akan menghilang. senyawa ini malah menyerap dan melepaskan energi cahaya yang berlebihan. Klorofil a dan klorofil b serta karotenoid banyak ditemukan di dalam tumbuhan hijau. Proses keempat adalah fotokimia. Karotenoid merupakan konstituen integral dari membran tilakoid dan biasanya terhubung erat dengan protein-protein pigmen antena dan pusat reaksi. tanpa pancaran foton. Klorofil nampak berwarna hijau karena klorofil menyerap cahaya merah dan biru sambil memantulkan cahaya hijau. setiap pigmen memiliki spektrum penyerapan. 4. energi dari foton diubah menjadi energi potensial elektron yang dinaikkan dari keadaan dasar ke keadaan tereksitasi. 1.Fotosintesis terjadi di kloroplas daun dan batang yang berwarna hijau. Keadaan teraksitasi bersifat tidak stabil sehingga prosesnya berlangsung sangat cepat. diteruskan atau diserap. Fotosintesis adalah proses pembuatan makanan tanaman hijau. Klorofil dapat berpartisipasi dalam transfer energi. Proses yang dikenal sebagai fluoresensi. Dengan demikian. dimana di dalamnya energi dari keadaan tereksitasi menyebabkan terjadinya reaksi-reaksi kimiawi. pada keadaan tereksitasi klorofil memiliki empat jalur pelepasan energi. Klorofil yang tereksitasi dapat memancarkan-ulang foton dan dengan demikian kembali ke keadaan dasarnya. yang jika tidak dilepas akan merusak klorofil. klorofil yang tereksitasi mentransferkan energinya ke molekul lain. 5 September 2010 . klorofil a berwarna biru-hijau sementara klorofil b berwarna kuning-hijau. Seluruh organisme mengandung campuran lebih dari satu jenis pigmen dan setiap pigmen memerankan fungsi khusus. Oleh karena itu. Foton cahaya matahari diserap terlebih dahulu oleh klorofil b dan energinya disalurkan ke klorofil a. Minggu. Namun demikian.Pigmen-pigmen Berperan dalam Penyerapan Cahaya Ketika cahaya mengenai materi. Fotoeksitasi Klorofil Mengawali Reaksi Fotosintesis Ketika molekul menyerap suatu foton. cahaya dapat dipantulkan. sebagian besar karotenoid tampaknya berfungsi terutama dalam fotoproteksi: Bukannya meneruskan energi ke klorofil.

Masing-masing fotosistem mengandung sekitar 300 molekul pigmen yang terlibat langsung atau tidak langsung dalam proses fotosintesis. yang pada akhirnya disimpan dalam molekul gula. sintesis gula dari karbon dioksida adalah reduksi karbon dioksisa. Proses fotosintesis Fotosintesis terjadi di dalam kloroplas (gambar 1). Penambahan elektron (reduksi) menyimpan energi dalam senyawa. Dalam sistem biologi. pembuangan atau penambahan elektron yang diturunkan dari hidrogen adalah mekanisme reaksi reduksi oksidasi yang paling sering. Kapanpun suatu zat mengalami reduksi. Oksidasi adalah pembuangan sebuah elektrin dari sebuah molekul. Peristiwa penting saat fotosintesis adalah pengubahan energi cahaya menjadi energi kimia. Bahan baku fotosintesis adalah karbon dioksida dan air. Kloroplas memiliki struktur halus di dalamnya – kantung-kantung selaput lempeng yang disebut tilakoid. Persamaan kimia total fotosintesis adalah sebagai berikut: Reaksi Reduksi – Oksidasi (Redoks) Reduksi adalah penambahan sebuah elektron (e) ke sebuah molekul penerima. Hidrogen yang diperoleh dengan membelah molekul air. Struktur kloroplas . zat lainnya akan mengalami oksidasi. Sebagai contoh.Fotosintesis menjadi mungkin karena kemampuan pigmen klorofil menjebak cahaya. Pembuangan elektron (oksidasi) melepaskan energi. Di selaput tilakoid. struktur selaput didalam sel mesofil daun. ditambahkan pada karbon dioksida untuk membentuk satuan gula. klorofil dan pigmen aksesoris disusun menjadi kelompok-kelompok fungsi yang disebut fotosistem. Reaksi redoks berperan penting dalam fotosintesis. Gambar 1.

Terjadi sederetan peristiwa reaksi redoks. Karenanya ia berubah nama menjadi NADPre. Elektron ini lepas dari P700 dan diterima X. P700. Di Fotosistem I. Dalam menerima eletron. Fd melewatkan elektron ke senyawa transisi dan kemudian ke Nikotamida Adenin Dinukleotida Phosfat (NADP). Peristiwa Fotosistem I Fosforilasi Siklik – Transpor Elektron Energi cahaya menghantam sebuah fotosistem.Masing-masing fotosistem ini memiliki pusat reaksi atau penjebak cahaya dimana molekul klorofil a yang spesial menjebak energi cahaya. Reaksi fotokimia dan transpor elektron terjadi di selaput tilakoid. Sesungguhnya ada dua molekul P700 yang melepaskan elektron saat peristiwa ini secara serempak. Selaput oval tilakoid mengelilingi sebuah vakuola atau wadah penyimpan dimana ion hidrogen disimpan hingga diperlukan dalam siklus Calvin. . NADP menerima kedua elektron (2e) tersebut dan menjadi NADPH2. NADPH2 menyimpan kedua elektron dan tidak meneruskannya lagi. Fotosintesis memerlukan energi dari ATP untuk mensintesis karbohidrat. Dengan mendapatkan dua elektron tambahan. Dari molekul penerima X. Molekul X melewatkan elektron ke molekul penerima lainnya dan mengalami oksidasi dalam proses ini. Ia menyumbangkan elektron terangsang yang kaya energi dan menerima balik elektron yang lemah (miskin energi). Energi dari NADPH2 akan menjadi sumber energi saat karbon dioksida tereduksi untuk membentuk gula. kemiosmosis dan fiksasi karbon. Fosforilasi Nonsiklik Energi cahaya kembali menghantam sebuah molekul klorofil a. Klorofil bertindak sebagai donor elektron dan kemudian menjadi penerima (akseptor) elektron. dimana re berarti tereduksi. NADPH2 juga menarik sebuah proton H. Stroma adalah lokasi terjadinya fiksasi karbon. atau fiksasi karbon. Sebuah elektron di molekul pusat reaksinya. Tingkat energi sebuah elektron di P700 naik ke tingkat yang lebih tinggi. Tiap langkah reaksi reduksi-oksidasi ini dipercepat (katalis) oleh sebuah enzim khusus. Fosfat inorganik dari cairan stroma disertakan dalam molekul ATP saat fosforilasi sintetik. Pada peristiwa Fotosistem I. Masing-masing tilakoid bertumpu di stroma atau zat lantai di kloroplas. Energi yang dilepaskan saat elektron melewati rantai transpor ini dipakai untuk mensintesis ATP (Adenosin Tri Posfat). Ion ini disimpan di wadah penyimpan di tilakoid. Pada akhirnya ia kembali ke P700. molekul X tereduksi. Ion hidrogen berlebih dilepaskan saat ATP terbentuk. menjadi terangkat ke tingkat energi tinggi. Molekul klorofil di Fotosistem II diberi nama P680 karena molekul pigmen ini (klorofil a) menyerap cahaya pada panjang gelombang 680 nanometer. elektron di lewatkan ke ferridoksin (Fd). dimana elektron diteruskan dari satu molekul penerima ke molekul penerima lainnya. Fotosintesis melibatkan empat peristiwa biokimia: peristiwa fotokimia. sebuah senyawa yang mengandung besi. Molekul pigmennya menyerap energi ini dan meneruskannya ke molekul pusat reaksi. Ada dua jenis fotosistem:Fotosistem I dan Fotosistem II. transpor elektron. elektron yang terangsang dapat melewati jalur yang berbeda dari yang menyusun ATP. molekul klorofil a nya dinamakan P700 karena ia menyerap energi cahaya dari panjang gelombang 700 nanometer. Energi elektron yang bertambah ini menyebabkannya lepas dari molekul P700 (klorofil a) dan menempel sementara di sebuah molekul penerima yang disebut X.

sebuah elektron di pusat reaksi. Pada ganggang hijau biru dan pada lumut (bryofita). pada ganggang coklat klorofil c. P680. tereksitasi. termasuk flavoprotein dan sitokrom (cyt) . Molekul pusat reaksi (P700) menyerap cahaya tersebut 3. Salah satu elektronnya terangkat ke tingkat energi tinggi 4. Diyakini kalau P680 menarik elektron pengganti dari air. Jalur yang diikuti oleh elektron ini ada dua kemungkinan. menyisakan elektron bebas dan molekul oksigen: Protonnya berhubungan dengan NADPre. Molekul Q melewatkan elektron lagi dalam sederetan molekul penerima yang melewatkan elektron terus menuju ke lubang di Fotosistem I yang terbentuk saat sintesis nonsiklis NADPre. mereka kehilangan energi perlahan-lahan. Gambar 2. Sebagian energi membentuk ATP. pigmen penjebak cahaya tanaman hijau. Saat cahaya menyerang klorofil di Fotosistem II. Foton cahaya menghantam sebuah molekul klorofil a. yaitu jalur siklis atau nonsiklis. Elektron energi tinggi ini lewat menuju sebuah molekul penerima elektron yang dilambangkan Q.Tinjauan : Fotosistem I 1. 2. Jalur nonsiklis: 2e dari P700 ke X ke Fd ke NADP lalu NADP menjadi NADPre Peristiwa Fotosistem II Fotosistem II melibatkan sekitar 200 molekul di pusat reaksi klorofil a. Jalur fotosintesis melibatkan banyak langkah dan banyak produk serta katalis perantara. dan ganggang merah klorofil d. Saat elektron bergerak sepanjang rantai transpor. pigmen penjebak cahayanya adalah klorofil b. Jalur siklis : e dari P700 ke X ke akseptor ke ATP.

Siklus Calvin Siklus Calvin adalah sederetan peristiwa fotosintesis dimana fiksasi karbon dioksida terjadi di stroma kloroplas. Fotorespirasi Fotorespirasi adalah sederetan peristiwa aneh yang terjadi di sel tanaman hijau saat ada sinar matahari. oksigen. Senyawa ini pecah menjadi dua molekul senyawa karbon-3. Sebagian PGAL ini dipakai untuk memperbaiki penyimpanan ribulosa bifosfat. Gambar 2 menunjukkan jalur fotosintesis. diganti dengan sebuah atom hidrogen dari NADPH. Dalam peristiwa biasa. kedua molekul PGAL menyatu menghasilkan pembentukan gula karbon-6. yang mengikat dengan karboksilase RuBP. Pada saat fotorespirasi. Enzim yang mempercepat siklus Calvin ada di stroma. Ikatan energi tinggi putus dan fosfat dilepaskan. bukannya karbon dioksida. NADPre dan ATP yang dihasilkan saat peristiwa Photosistem I dan Photosistem II sekarang dipakai untuk menempelkan karbon dioksida ke sebuah molekul organik. menunjukkan langkah rumit yang membawa dari ribulosa difosfat (bifosfat) menuju glukosa. titik awal siklus Calvin (Gambar 3). Satu . Karbon dioksida bergabung dengan gula karbon-5 ribulosa bifosfat (RuBp). Gambar 3. Lalu. membentuk sebuah senyawa karbon-6 yang tidak stabil. Siklus Calvin.Rangkuman jalur elektron di Fotosistem I dan Fotosistem II sebagai berikut: Air menyerahkan 2e ke Fotosistem I menuju X menuju rantai transpor menuju Fotosistem II menuju Q menuju rantai transpor menuju NADPre menuju siklus Calvin. oksidasi ribulosa bifosfat terjadi. sebuah gula karbon-6. enzim karboksilase ribulosa bifosfat (RuBP) menyatu dengan sebuah kelompok karboksil menuju ribulosa bifosfat. asam fosfogliserik (PGA). Aktivitas biokimia yang mengikutinya sudah dijelaskan dalam siklus Calvin. Saat karboksilase RuBP mendapatkan oksigen. Kedua molekul PGA mengalami reduksi menjadi dua molekul fosfogliseraldehida (PGAL) dalam dua langkah berurutan.

Karbon dioksida menyatu dengan sebuah senyawa yang disebut PEP (Phosfoenolpiruvat). Jalur Fotosintesis Hatch-Slack atau C4 Di akhir tahun 1960an. sisanya dikembalikan ke kloroplas untuk ikut serta dalam fotosintesis.molekul PGA dan sebuah molekul karbon-2 dilepaskan. yang disebut C4 atau jalur fotosintesis Hatch-Slack. Tanaman yang melakukan fotosintesis C4 memiliki susunan khusus di jaringan daunnya. membentuk sebuah senyawa karbon-4. Namun. Hatch dan Slack) menemukan jalur fotosintesis baru. Sebagian karbon dioksida yang dihasilkan dalam reaksi ini dilepaskan. Susunan khusus ini disebut anatomi Kranz. Proses ini tidak menggunakan sistem transpor elektron dan karenanya tidak menghasilkan energi. Anatomi Kranz. jagung. . millet dan sorgum. Sel-sel lapisan buntalan diposisikan dalam bentuk lingkaran mengelilingi buntalan pembuluh (terdiri dari tabung-tabung xilem dan floem). Sel lapisan buntalan mengelilingi buntalan pembuluh. Malat ditransfer ke sel-sel lapisan buntalan di daun. Hingga kini ilmuan belum tahu apa manfaat dari fotorespirasi bagi sel saat fotosintesis. Ruang udaranya sangat kecil (Gambar 4). juga melakukan fotosintesis C4. ia justru memakai energi. PGA tetap berada dalam siklus C3. sebuah tanaman iklim sedang. Pada dasarnya inilah yang terjadi. Gambar 4. Senyawa karbon-4 ini memberikan karbon dioksida. malat. diantaranya rumput kepiting. Sel mesofil menyusun bagian interior daun lainnya. tebu. Menariknya. Fotorespirasi mengoksidasi senyawa organik memakai oksigen dan hasilnya adalah pembuangan karbon dioksida. tiga ahli botani (Kortschak. yang memasuki C3 atau siklus Calvin di sel lapisan buntalan fotosintetik. karenanya tampak tidak berguna. Tanaman di daerah tropis dan gurun dengan tingkat fotosintesis sangat tinggi adalah tanaman C4. namun molekul karbon-2 meninggalkan kloroplas dan memasuki reaksi kimia di peroksisom dan metokondrion.

Proses ini berlangsung melalui respirasi seluler yang terjadi baik pada hewan maupun tumbuhan. PENGERTIAN FOTOSINTESIS Fotosintesis adalah suatu proses biokimia pembentukan zat makanan atau energi yaitu glukosa yang dilakukan tumbuhan. Perhatikan persamaan reaksi yang menghasilkan glukosa berikut ini: 6H 2 O + 6CO 2 + cahaya → C 6 H 12 O 6 (glukosa) + 6O 2 Glukosa dapat digunakan untuk membentuk senyawa organik lain seperti selulosa dan dapat pula digunakan sebagai bahan bakar. Energi untuk menjalankan proses ini berasal dari fotosintesis. Tumbuhan menangkap cahaya menggunakan pigmen yang disebut klorofil.[4] Pada respirasi. Cara lain yang ditempuh organisme untuk mengasimilasi karbon adalah melalui kemosintesis. Tumbuhan menggunakan karbondioksida dan air untuk menghasilkan gula dan oksigen yang diperlukan sebagai makanannya. gula (glukosa) dan senyawa lain akan bereaksi dengan oksigen untuk menghasilkan karbon dioksida. Fotosintesis merupakan salah satu cara asimilasi karbon karena dalam fotosintesis karbon bebas dari CO2 diikat (difiksasi) menjadi gula sebagai molekul penyimpan energi. Secara umum reaksi yang terjadi pada respirasi seluler berkebalikan dengan persamaan di atas. air. Hampir semua makhluk hidup bergantung dari energi yang dihasilkan dalam fotosintesis. PROSES FOTOSINTESIS 1. Akibatnya fotosintesis menjadi sangat penting bagi kehidupan di bumi. . Fotosintesis juga berjasa menghasilkan sebagian besar oksigen yang terdapat di atmosfer bumi. dan energi kimia. karbondioksida. dan air serta dibutuhkan bantuan energi cahaya matahari. alga. yang dilakukan oleh sejumlah bakteri belerang. dan beberapa jenis bakteri dengan menggunakan zat hara. Pigmen inilah yang memberi warna hijau pada tumbuhan.MATERI A. Organisme yang menghasilkan energi melalui fotosintesis (photos berarti cahaya) disebut sebagai fototrof. Autotrof artinya dapat mensintesis makanan langsung dari senyawa anorganik. Fotosintesis pada tumbuhan Tumbuhan bersifat autotrof. Klorofil terdapat dalam organel yang disebut kloroplas. B.

maka panjang gelombang cahaya yang diserapnya pun lebih bervariasi. Molekul air akan dipecahkan oleh ion mangan (Mn) yang bertindak sebagai enzim. namun sebagian besar energi dihasilkan di daun. Reaksi terang melibatkan dua fotosistem yang saling bekerja sama. Meskipun seluruh bagian tubuh tumbuhan yang berwarna hijau mengandung kloroplas. 2. tempat terjadinya sebagian besar proses fotosintesis. Hanya saja karena alga memiliki berbagai jenis pigmen dalam kloroplasnya. sedangkan fotosistem II (PS II) berisi pusat reaksi P680 dan optimal menyerap cahaya pada panjang gelombang 680 nm. Fotosistem I (PS I) berisi pusat reaksi P700. Reaksi Terang Reaksi terang dari fotosintesis pada membran tilakoid Reaksi terang adalah proses untuk menghasilkan ATP dan reduksi NADPH2. Untuk menstabilkan kembali. Hal ini akan mengakibatkan pelepasan H+ di lumen tilakoid. Plastokuinon merupakan molekul kuinon yang terdapat pada membran lipid bilayer tilakoid.klorofil menyerap cahaya yang akan digunakan dalam fotosintesis. Proses diawali dengan penangkapan foton oleh pigmen sebagai antena. fotosintesis pada keduanya terjadi dengan cara yang sama. Cahaya akan melewati lapisan epidermis tanpa warna dan yang transparan. Meskipun alga tidak memiliki struktur sekompleks tumbuhan darat. REAKSI 1. Fotosintesis pada Alga dan bakteri Alga terdiri dari alga multiseluler seperti ganggang hingga alga mikroskopik yang hanya terdiri dari satu sel. Plastokuinon ini akan mengirimkan elektron dari PS II ke suatu pompa H + yang disebut sitokrom b6-f kompleks. Hanya sebagian kecil saja yang bersifat heterotrof yang berarti bergantung pada materi yang dihasilkan oleh organisme lain. Dengan menggunakan elektron dari air. yang berarti bahwa fotosistem ini optimal menyerap cahaya pada panjang gelombang 700 nm. yaitu fotosistem I dan II. Permukaan daun biasanya dilapisi oleh kutikula dari lilin yang bersifat anti air untuk mencegah terjadinya penyerapan sinar matahari ataupun penguapan air yang berlebihan. menuju mesofil. Reaksi ini memerlukan molekul air dan cahaya matahari. PS II akan mengambil elektron dari molekul H2O yang ada disekitarnya. C. Reaksi keseluruhan yang terjadi di PS II adalah: . Semua alga menghasilkan oksigen dan kebanyakan bersifat autotrof. Mekanisme reaksi terang diawali dengan tahap dimana fotosistem II menyerap cahaya matahari sehingga elektron klorofil pada PS II tereksitasi dan menyebabkan muatan menjadi tidak stabil. selanjutnya PS II akan mereduksi plastokuinon (PQ) membentuk PQH2. Di dalam daun terdapat lapisan sel yang disebut mesofil yang mengandung setengah juta kloroplas setiap milimeter perseginya.

Sebagai sistem yang bergantung pada cahaya.→ 4H + + O 2 + 2PQH 2 Sitokrom b6-f kompleks berfungsi untuk membawa elektron dari PS II ke PS I dengan mengoksidasi PQH2 dan mereduksi protein kecil yang sangat mudah bergerak dan mengandung tembaga. Reaksi yang terjadi pada sitokrom b6-f kompleks adalah: 2PQH 2 + 4PC(Cu 2+ ) → 2PQ + 4PC(Cu + ) + 4 H + (lumen) Elektron dari sitokrom b6-f kompleks akan diterima oleh fotosistem I. Pada siklus Calvin-Benson tumbuhan mengubah senyawa ribulosa 1. Reaksi keseluruhan yang terjadi pada reaksi terang adalah sebagai berikut: Sinar + ADP + Pi + NADP + + 2H 2 O → ATP + NADPH + 3H + + O 2 2. Reaksi keseluruhan pada PS I adalah: Cahaya + 4PC(Cu + ) + 4Fd(Fe 3+ ) → 4PC(Cu 2+ ) + 4Fd(Fe 2+ ) Selanjutnya elektron dari feredoksin digunakan dalam tahap akhir pengangkutan elektron untuk mereduksi NADP+ dan membentuk NADPH. Reaksi Gelap Reaksi gelap pada tumbuhan dapat terjadi melalui dua jalur. Kejadian ini juga menyebabkan terjadinya pompa H+ dari stroma ke membran tilakoid. yang dinamakan plastosianin (PC). Reaksi ini dikatalisis dalam stroma oleh enzim feredoksin-NADP+ reduktase. PS I berfungsi mengoksidasi plastosianin tereduksi dan memindahkan elektron ke protein Fe-S larut yang disebut feredoksin. tapi mengandung kompleks inti terpisahkan.5 bisfosfat menjadi senyawa dengan jumlah atom karbon tiga yaitu senyawa 3-phosphogliserat. yang menerima elektron yang berasal dari H2O melalui kompleks inti PS II lebih dahulu. Penambatan CO2 sebagai sumber karbon pada tumbuhan ini dibantu oleh enzim . yaitu siklus Calvin-Benson dan siklus Hatch-Slack. ATP sintase akan menggandengkan pembentukan ATP dengan pengangkutan elektron dan H+ melintasi membran tilakoid. Masuknya H+ pada ATP sintase akan membuat ATP sintase bekerja mengubah ADP dan fosfat anorganik (Pi) menjadi ATP.Reaksinya adalah: 4Fd (Fe 2+ ) + 2NADP + + 2H + → 4Fd (Fe 3+ ) + 2NADPH Ion H+ yang telah dipompa ke dalam membran tilakoid akan masuk ke dalam ATP sintase. Oleh karena itulah tumbuhan yang menjalankan reaksi gelap melalui jalur ini dinamakan tumbuhan C-3. Fotosistem ini menyerap energi cahaya terpisah dari PS II.2H 2 O + 4 foton + 2PQ + 4H .

ATP ini timbul dari fotofosforilasi dan ADP yang dilepas ketika 1. RuBP merupakan enzim alosentrik yang distimulasi oleh tiga jenis perubahan yang dihasilkan dari pencahayaan kloroplas. ATP ini dapat terpakai sia-sia tanpa dihasilkannya glukosa. yang diregenerasi adalah RuBP yang diperlukan untuk bereaksi dengan CO2 tambahan yang berdifusi secara konstan ke dalam dan melalui stomata. di mana enzim Rubisco tidak menambat CO2 tetapi menambat O2. Jika kloroplas dibericahaya. reaksi ini distimulasi oleh Mg2+. tumbuhan dapat dibedakan menjadi tumbuhan C3 dan C4. Fiksasi CO2 ini merupakan reaksi gelap yang distimulasi oleh pencahayaan kloroplas. Tumbuhan ini melibatkan dua enzim di dalam pengolahan CO2 menjadi glukosa. Tumbuhan C3 merupakan tumbuhan yang berasal dari daerah subtropis.rebisco. tetapi menyebabkan munculnya triosafosfat di sitosol. Kedua. Pada fase regenerasi. Sebagian digunakan kloroplas untuk membentuk pati. Enzim yang berperan adalah phosphoenolpyruvate carboxilase. Pada akhir reaksi Calvin.3-bisPGA) dengan penambahan gugus fosfat terakhir dari ATP.1. Tiga putaran daur akan menambatkan 3 molekul CO2 dan produk akhirnya adalah 1. Bahan pereduksi yang sebenarnya adalah NADPH. 2. Enzim phosphophenol pyruvat carboxilase (PEPco) adalah enzim yang akan mengikat CO2 dari udara dan kemudian akan . reaksi ini distimulasi oleh NADPH. Secara bersamaan. Fikasasi CO2 melewati proses karboksilasi. Kemudian pada fase reduksi. yang memasuki stroma daun sebagai ion H+. tapi gugus karboksil dari 3-PGA pertama-tama diubah menjadi ester jenis anhidrida asam pada asam 1. Ketiga. yang melibatkan enzim Rubisco sebagai penambat CO2. kemudian daur dimulai lagi. Hal ini dapat terjadi jika ada fotoresfirasi. reduksi. Pi dilepas dan digunakan kembali untuk mengubah ADP menjadi ATP. reaksi dari enzim ini distimulasi oleh peningkatan pH. sebagian lainnya dibawa keluar. Sistem ini membuat jumlah total fosfat menjadi konstan di kloroplas. Tumbuhan C4 adalah tumbuhan yang umumnya ditemukan di daerah tropis. terletak di permukaan luar membran tilakoid. Siklus Calvin-Benson Mekanisme siklus Calvin-Benson dimulai dengan fiksasi CO2 oleh ribulosa difosfat karboksilase (RuBP) membentuk 3-fosfogliserat. yang dihasilkan oleh fotosistem I selama pemberian cahaya. Namun. 2.3bifosfogliserat (1. Pertama. yang diubah kembali dengan cepat menjadi ATP oleh reaksi fotofosforilasi tambahan. Siklus Hatch-Slack Berdasarkan cara memproduksi glukosa. Reduksi ini tidak terjadi secara langsung. Tumbuhan ini menghasilkan glukosa dengan pengolahan CO2 melalui siklus Calvin. Triosa fosfat digunakan sitosol untuk membentuk sukrosa.3Pgaldehida. Karboksilasi melibatkan penambahan CO2 dan H2O ke RuBP membentuk dua molekul 3-fosfogliserat(3-PGA). gugus karboksil dalam 3-PGA direduksi menjadi 1 gugus aldehida dalam 3fosforgliseradehida (3-Pgaldehida). yang menyumbang 2 elektron. digunakan untuk mengubah ribulosa-5-fosfat menjadi RuBP. ion H+ ditranspor dari stoma ke dalam trilakoid menghasilkan peningkatan pH stroma yang menstimulasi enzim karboksilase. dan regenerasi. ATP ketiga yang diperlukan bagi tiap molekul CO2 yang ditambat.2. jika kloroplas diberi cahaya.3-bisPGA terbentuk. Tumbuhan C3 memerlukan 3 ATP untuk menghasilkan molekul glukosa. Tumbuhan yang reaksi gelapnya mengikuti jalur Hatch-Slack disebut tumbuhan C-4 karena senyawa yang terbentuk setelah penambatan CO2 adalah oksaloesetat yang memiliki empat atom karbon.

. Malat akan terkarboksilasi menjadi piruvat dan CO2. yang terjadi di sel mesofel. Oksaloasetat akan diubah menjadi malat.menjadi oksaloasetet. Piruvat akan kembali menjadi PEPco. Peristiwa fotosintesis. Dalam keseluruhan proses ini. sedangkan CO2 akan masuk ke dalam siklus Calvin yang berlangsung di sel bundle sheath dan melibatkan enzim RuBP. Proses ini dinamakan siklus Hatch Slack. Membuktikan bahwa fotosintesis menghasilkan amilum Menjelaskan tahapan reaksi fotosintesis. reaksi terang dan reaksi gelap Menjelaskan proses reaksi terang dan reaksi gelap dan hasilnya. digunakan 5 FOTOSINTESIS Untuk anak-anakku SMAN 81 Indikator: Menemukan faktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan fotosintesis dan hasilnya. pigmen fotosintesis dan membutuhkan bahan baku CO2 dan H2O Cahaya matahari. melibatkan cahaya matahari.

Cahaya adalah bentuk radiasi elektromagnetik dari matahari cahaya yang tampak (visible light) adalah sebagian kecil dari total radiasi elektromagnetik yang mencapai bumi. Cahaya putih adalah gabungan dari seluruh panjang gelombang cahaya. Region merah dan biru dari spektrum cahaya yang tampak (visible light) adalah yang digunakan tumbuhan untuk fotosintesis

Pigmen Fotosintesis

1. Pigmen fotosintesis umumnya adalah klorofil dan karotenoid 2. klorofil a adalah pigmen yang jumlahnya banyak di tumbuhan. Klorofil a menyerap cahaya biru-ungu (430 nm) dan merah (662 nm) 3. Molekul klorofil mengandung hydrophobic phytol chain yang tertanam pada fosfolipid membran tilakoid dan cincin porphyrin ,yang mengandung magnesium sebagai pusat, berada diluar membran

Klorofil a Berwarna hijau kebiruan Rumus empiris C55H72O5N4Mg Mempunyai gugus samping metil (-CH3) pada organisme fotosintetik, kecuali bakteri

Klorofil b Hijau kekuningan Rumus empiris C55H70O6N4Mg Mempunyai aldehyde gugus samping (-CHO) Pada tumbuhan hijau dan alga hijau

Pigmen fotosintesis terdapat di daun(1), di Sel mesofil daun(2), jika kita ambil sebuah sel palisade (3), didalam kloroplas (4), dalam kloroplas terddapat granum (5,6)di membrane tilakoid (7) di fotosistem

Sumber: Brum and Mc. Kane, 1983

700. merupakan pusat reaksi. ialah klorofil a yang terdiri dari P. Pigmen aksesori : pigmen yang dapat mengabsorpsi cahaya selain P680 dan P700 Contoh karotene.680 dan P.Pigmen fotosintesis dibagi menjadi pigmen primer dan pigmen aksesori Pigmen primer : terdapat di pusat reaksi. Yaitu klorofil a yang dapat mengabsorpsi cahaya dengan panjang gelombang 680 nm dan 700 nm. klorofil b . xantofil.

Sumber: L. kemudian energi berpindah. terakhir diterima oleh pusat reaksi/pigmen primer/ klorofil a. 2004. PROSES FOTOSINTESIS . yang mengakibatkan pigmen primer melepaskan energinya II. menjadi tereksitasi dan menghasilkan energi. Biologi dasar. Hartanto. Setiap molekul pigmen dapat mengabsorpsi foton dari cahaya.

b6-f kompleks bertindak sebagai pompa proton. akibatnya pusat reaksi mengeluarkan elektronnya.Sumber: Foo Yuen Kooi.680) ditransfer ke reseptor Plastoquinone dan kemudian mentransfernya ke sistem transport elektron yang disebut b6-f kompleks.2003 Fotoaktivasi fotosistem II Elektron dari fotosistem II (P. memompa proton ke ruang tilakoid. Fotoaktivasi fotosistem I (P700) cahaya diabsorpsi oleh pigmen-pigmen di fotosistem I. elektron tidak kembali ke pusat reaksi fotosistem 2 tetapi melewati plastocyanin ke pusat reaksi fotosistem 1. seperti di fotosistem II. dari sini electron dapat digunakan untuk siklik maupun non siklik . elektron diterima reseptor ferredoxin. sehingga peristiwa ini disebut reaksi non siklik fotofosforilasi Elektron yang kembali ke fotosistem II berasal dari air (fotolisis air) 2. STPM Biology. proton digunakan membentuk ATP menjadi ADP yang disebut fotofosforilasi. menjadi tereksitasi dan energinya berpindah ke pusat reaksi. Pelangi.

feredoxin terdapat di permukaan membrane tilakoid (terdapat enzim NADP reduktase) dan ketika melaluinya 2 e.Jika terjadi reaksi siklik elektron dari ferredoxin ke sistem transfer electron.2003 SIKLUS CALVIN/ Reaksi Gelap NADPH dan ATP dari reaksi terang digunakan untuk reaksi gelap .bergabumg dengan NADP+ dan H+ diluar membrane tilakoid membentuk NADPH Sumber: Foo Yuen Kooi. STPM Biology. Pelangi. energi membentuk ATP. b6-f compleks. elektron menuju Fotosistem II ini merupakan tahap siklik Sedangkan jika terjadi reaksi non siklik. dari ferredoxin.

ATP. STPM Biology. PGA adalah asam organic berkarbon 3. Langkah berikutnya proses reduksi karena senyawa tersebut berikatan dengan H2 yang berasal dari NADPH2. PGA kemudian mengalami fosforilasi. Fiksasi ( pengikatan ) Pengikatan CO2 oleh RuBP /RDP ( Ribulosa Bi Phosphat ) 2. sumber fosfat adalah ATP 4. 3. 5Cmembentuk senyawa sementara yang terdiri dari 6 C 2. Reaksi ini jika di sistematikkan ada 4 tahap yaitu : 1. Pelangi 1 Reaksi pengikatan/ fiksasi CO2 oleh molekul ribulose biphosphate (RuBP) . Reaksi gelap merupakan reaksi lanjutan dari reaksi terang dalam fotosintesis. 2 molekul PGAL akan membentuk satu molekul glukosa (6C) 6. Reduksi ( Pengurangan) Pembentukan PGA menjadi PGAL dengan mengurangi H pada NADPH menjadi NADP dan PhosphaDP . PGAL mengalami fosforilasi menjadi RUBP kembali. menambah satu ikatan fosfat. Hasil reaksi tersebut adalah persenyawaan diphosphoglyceraldehyde (PGAL) yang mengandung atom C 3. 5.Sumber: Foo Yuen Kooi. kemudian dipecah menjadi 2 molekul phosphoglycerate acid (PGA). menjadi asam difosfogliserat (DPG).

3. Regenerasi (pembentukan kembali) terjadi regenerasi senyawa RuBP dari sebagian besar PGAL yang telah dibentuk dari PGA 4. Sintesa ( pembentukan ) Glukosa dari PGAL, perlu diketahui satu molekul Glukosa dibentuk dari 2 PGAL. OK

Reaksi Gelap Calvin Benson • • • • • • • Reaksi ini tidak membutuhkan cahaya. Reaksi gelap terjadi pada bagian kloroplas yang disebut stroma. membutuhkan enzim Rubisco untuk Fiksasi Bahan reaksi gelap adalah ATP dan NADPH, yang dihasilkan dari reaksi terang, dan CO2, yang berasal dari udara bebas. Dari reaksi gelap ini, dihasilkan glukosa (C6H12O6), yang sangat diperlukan bagi reaksi katabolisme. Reaksi ini ditemukan oleh Melvin Calvin dan Andrew Benson, karena itu reaksi gelap disebut juga reaksi Calvin-Benson. Salah satu substansi penting dalam proses ini ialah senyawa gula beratom karbon lima yang terfosforilasi yaitu ribulosa fosfat. Jika diberikan gugus fosfat kedua dari ATP maka dihasilkan ribulosa difosfat (RDP). Ribulosa difosfat ini yang nantinya akan mengikat CO2 dalam reaksi gelap. Secara umum, reaksi gelap dapat dibagi menjadi tiga tahapan (fase), yaitu fiksasi, reduksi, dan regenerasi.

• •

Pada fase fiksasi, 6 molekul ribulosa difosfat mengikat 6 molekul CO2 dari udara dan membentuk 6 molekul beratom C6 yang tidak stabil 6 molekul beratom C6 yang tidak stabil itu kemudian pecah menjadi 12 molekul beratom C3 yang dikenal dengan 3-asam fosfogliserat (APG/PGA). Selanjutnya, 3-asam fosfogliserat ini mendapat tambahan 12 gugus fosfat, dan membentuk 1,3-bifosfogliserat (PGA 1.3 biphosphat). Kemudian, 1,3-bifosfogliserat masuk ke dalam fase reduksi, dimana senyawa ini direduksi oleh H+ dari NADPH, yang kemudian berubah menjadi NADP+, dan terbentuklah 12 molekul fosfogliseraldehid (PGAL) yang beratom 3C. Selanjutnya terjadi sintesa , 2 molekul fosfogliseraldehid melepaskan diri dan menyatukan diri menjadi 1 molekul glukosa yang beratom 6C (C6H12O6). 10 molekul fosfogliseraldehid yang tersisa kemudian masuk ke dalam fase regenerasi, yaitu pembentukan kembali ribulosa difosfat.(RDP/RuBP)

• •

• •

Pada fase ini, 10 molekul fosfogliseraldehid berubah menjadi 6 molekul ribulosa fosfat. Jika mendapat tambahan gugus fosfat, maka ribulosa fosfat akan berubah menjadi ribulosa difosfat (RDP),

REAKSI TERANG DAN REAKSI GELAP
di 05:27 Diposkan oleh erfan baeh... 0 komentar

Oksigen yang dikeluarkan dari tumbuhan berasal dari air dan bukan CO2. Kloroplas menguraikan air menjadi hidrogen dan oksigen. Fotosintesis terdiri dari dua proses. Tahap tersebut adalah reaksi terang dan reaksi gelap.
Reaksi terang

Reaksi terang merupakan tahap fotosintesis yang mengubah energi matahari menjadi energi kimia. Kloroplas menyerap cahaya dan cahaya menggerakkan transfer elektron dan hidrogen ke penerima yaitu NADP+ (nikotinamida adenine dinukleotida fosfat). Pada proses ini, air terurai. Reaksi terang pada fotosintesis ini melepaskan O2. Pada reaksi terang, tenaga matahari mereduksi NADP+ menjadi NADPH dengan menambahkan sepasang electron bersama dengan nukleus hidrogen. Pada reaksi terang juga terjadi fosforilasi yang mengubah ADP menjadi ATP. Jadi energy cahaya diubah menjadi energi kimia dengan pembentukan NADPH: sumber dari elektron berenergi, dan ATP; energy sel yang serba guna. Reaksi Gelap

dimana senyawa ini direduksi oleh H+ dari NADPH. yang dihasilkan dari reaksi terang. karena itu reaksi gelap disebut juga reaksi Calvin-Benson. 6 molekul ribulosa difosfat mengikat 6 molekul CO2 dari udara dan membentuk 6 molekul beratom C6 yang tidak stabil yang kemudian pecah menjadi 12 molekul beratom C3 yang dikenal dengan 3-asam fosfogliserat (APG/PGA). Ribulosa difosfat ini yang nantinya akan mengikat CO2 dalam reaksi gelap.3-bifosfogliserat masuk ke dalam fase reduksi. Secara umum. 10 molekul fosfogliseraldehid yang tersisa kemudian masuk ke dalam fase regenerasi. yaitu pembentukan kembali ribulosa difosfat. Reaksi ini tidak membutuhkan cahaya. yang kemudian berubah menjadi NADP+. dan CO2. yang berasal dari udara bebas. Selanjutnya. Reaksi gelap terjadi pada bagian kloroplas yang disebut stroma. reaksi gelap dapat dibagi menjadi tiga tahapan (fase). dan membentuk 1. dan terbentuklah 12 molekul fosfogliseraldehid (PGAL) yang beratom 3C. Pada fase ini. 1. Dari reaksi gelap ini. Selanjutnya. yaitu fiksasi. dihasilkan glukosa (C6H12O6). Pada fase fiksasi. reduksi. 2 molekul fosfogliseraldehid melepaskan diri dan menyatukan diri menjadi 1 molekul glukosa yang beratom 6C (C6H12O6). 3-asam fosfogliserat ini mendapat tambahan 12 gugus fosfat. dan regenerasi.3-bifosfogliserat. Jika mendapat tambahan gugus fosfat. yang sangat diperlukan bagi reaksi katabolisme. Jika diberikan gugus fosfat kedua dari ATP maka dihasilkan ribulosa difosfat (RDP). Salah satu substansi penting dalam proses ini ialah senyawa gula beratom karbon lima yang terfosforilasi yaitu ribulosa fosfat. Reaksi ini ditemukan oleh Melvin Calvin dan Andrew Benson. Bahan reaksi gelap adalah ATP dan NADPH. 10 molekul fosfogliseraldehid berubah menjadi 6 molekul ribulosa fosfat. maka ribulosa fosfat akan berubah menjadi ribulosa difosfat . Kemudian.Reaksi gelap merupakan reaksi lanjutan dari reaksi terang dalam fotosintesis.

Fotosintesis juga berjasa menghasilkan sebagian besar oksigen yang terdapat di atmosfer bumi. Jan van Helmont. Dari penelitiannya. yang kemudian kembali mengikat CO2 dan menjalani siklus reaksi gelap. RDP (ribulosa difosfat). Akibatnya fotosintesis menjadi sangat penting bagi kehidupan di bumi. seorang ahli kimia dan pendeta. Stephen Hales berhipotesis bahwa pasti ada faktor lain selain air yang berperan. http://blog. Tapi pada tahun 1720. Fotosintesis merupakan salah satu cara asimilasi karbon karena dalam fotosintesis karbon bebas dari CO2 diikat (difiksasi) menjadi gula sebagai molekul penyimpan energi. Cara lain yang ditempuh organisme untuk mengasimilasi karbon adalah melalui kemosintesis. Ia berpendapat faktor itu adalah udara. Helmont menyimpulkan bahwa massa tumbuhan bertambah hanya karena pemberian air.unila. menemukan bahwa ketika ia menutup sebuah lilin menyala dengan sebuah toples .(RDP). Joseph Priestley. ALPG (fosfogliseraldehid). alga. Pada awal tahun 1600-an. Fotosintesis Fotosintesis adalah suatu proses biokimia yang dilakukan tumbuhan.id/suryantoro/2010/06/02/reaksi-terang-dan-reaksi-gelap/ You might also like: • RDP/RuBP kemudian kembali akan mengikat CO2 lagi . begitu setrusnya. persamaan umum fotosintesis telah diketahui sejak tahun 1800-an. Sejarah Perkembangan Fotosintesis Meskipun masih ada langkah-langkah dalam fotosintesis yang belum dipahami. dan glukosa (C6H12O6). Organisme yang menghasilkan energi melalui fotosintesis (photos berarti cahaya) disebut sebagai fototrof. seorang Flandria (sekarang bagian dari Belgia). seorang dokter dan ahli kimia. ahli botani Inggris. melakukan percobaan untuk mengetahui faktor apa yang menyebabkan massa tumbuhan bertambah dari waktu ke waktu. Reaksi gelap ini menghasilkan APG (asam fosfogliserat). yang dilakukan oleh sejumlah bakteri belerang. Hampir semua makhluk hidup bergantung dari energi yang dihasilkan dalam fotosintesis. dan beberapa jenis bakteri untuk memproduksi energi terpakai (nutrisi) dengan memanfaatkan energi cahaya.ac.

Fotosintesis pada tumbuhan Tumbuhan bersifat autotrof. Anak panah menggambarkan gerakan koenzim yang bermuatan ini. Tumbuhan menggunakan karbon dioksida dan air untuk menghasilkan gula dan oksigen yang diperlukan sebagai makanannya. dan yang jauh lebih penting ialah bahwa reasi ini “memuati” dua koenzim. Di sini ada satu koenzim yang bermuatan melepaskan muatan energinya untuk menggerakkan penyatuan penting antara muatan hidrogen koenzim yang satu dengan karbon yang menunggu. Secara umum reaksi yang terjadi pada respirasi seluler berkebalikan dengan persamaan di atas. Energi untuk menjalankan proses ini berasal dari fotosintesis. yang satu dengan energi kimia dan yang lain dengan hydrogen 2. hasil dasar fotosintesis . Menurut Blackman (1905) akan terjadi penyusutan CO2 oleh H2 yang dibawa oleh NADP tanpa menggunakan cahaya. Priestley menyimpulkan bahwa nyala lilin telah “merusak” udara dalam toples itu dan menyebabkan matinya tikus. gula (glukosa) dan senyawa lain akan bereaksi dengan oksigen untuk menghasilkan karbon dioksida. Perhatikan persamaan reaksi yang menghasilkan glukosa berikut ini: 12H2O + 6CO2 + cahaya → C6H12O6 (glukosa) + 6O2 + 6H2O Glukosa dapat digunakan untuk membentuk senyawa organik lain seperti selulosa dan dapat pula digunakan sebagai bahan bakar. Peristiwa ini disebut fotolisis (reaksi terang). Ia menemukan bahwa peningkatan massa tumbuhan bukan hanya karena penyerapan karbon dioksida Pada tabun 1937 : Robin Hill mengemukakan bahwa cahaya matahari yang ditangkap oleh klorofil digunakan untak memecahkan air menjadi hidrogen dan oksigen. 3. Dari kedua percobaan itu. tikus itu akan mati lemas. Autotrof artinya dapat mensintesis makanan langsung. dan memecah air menjadi komponen dasarnya. seorang pastor Perancis. air. Ia menemukan bahwa cahaya matahari berpengaruh pada tumbuhan sehingga dapat “memulihkan” udara yang “rusak”. Pada tahun 1778. Ia kemudian menunjukkan bahwa udara yang telah “dirusak” oleh lilin tersebut dapat “dipulihkan” oleh tumbuhan. Theodore de Saussure berhasil menunjukkan hubungan antara hipotesis Stephen Hale dengan percobaan-percobaan “pemulihan” udara. menunjukkan bahwa udara yang “dipulihkan” dan “merusak” itu adalah karbon dioksida yang diserap oleh tumbuhan dalam fotosintesis. Reaksi ini mengeluarkan oksigen. nyalanya akan mati sebelum lilinnya habis terbakar. Pada respirasi. Peristiwa ini disebut reaksi gelap NADPH2 akan bereaksi dengan CO2 dalam bentuk H+ menjadi CH20. Yang sedang menunggu ialah karbondioksida dalam senyawa penerima. H2 yang terlepas akan diikat oleh NADP dan terbentuklah NADPH2. Tidak lama kemudian. Karbohidrat yang dihasilkannya menjadi gula. Cahaya matahari bereaksi dengan klorofil. Ia juga menunjukkan bahwa tikus dapat tetap hidup dalam toples tertutup asalkan di dalamnya juga terdapat tumbuhan.terbalik. Jan Ingenhousz. mengulangi eksperimen Priestley. dari senyawa anorganik. Jean Senebier. Ia kemudian menemukan bila ia meletakkan tikus dalam toples terbalik bersama lilin. Proses ini berlangsung melalui respirasi seluler yang terjadi baik pada hewan maupun tumbuhan. proses matahari membuat gula 1. dokter kerajaan Austria. Akhirnya di tahun 1796. sedang O2 tetap dalam keadaan bebas. dan energi kimia.

Hasil fotosintesis (disebut fotosintat) biasanya dikirim ke jaringan-jaringan terdekat terlebih dahulu. semua sel yang memiliki kloroplas berpotensi untuk melangsungkan reaksi ini. Di organel inilah tempat berlangsungnya fotosintesis.4. Pada dasarnya. rangkaian reaksi fotosintesis dapat dibagi menjadi dua bagian utama: reaksi terang (karena memerlukan cahaya) dan reaksi gelap (tidak memerlukan cahaya tetapi memerlukan karbon dioksida). Kedua koenzim yang muatannya dibongkar itu kemudian kembali untuk dimuati lagi dan mengulang daur tadi. organ utama tempat berlangsungnya fotosintesis adalah daun. Namun secara umum. tepatnya pada bagian stroma. . Proses fotosintesis Pada tumbuhan.

membuatnya melepaskan elektron yang akan ditransfer sepanjang rantai transpor elektron. namun sebagian besar energi dihasilkan di daun. Permukaan daun biasanya dilapisi oleh kutikula dari lilin yang bersifat anti air untuk mencegah terjadinya penyerapan sinar matahari ataupun penguapan air yang berlebihan. kekurangan elektron ini dipenuhi oleh elektron dari hasil ionisasi air yang terjadi bersamaan dengan ionisasi klorofil. Tumbuhan menangkap cahaya menggunakan pigmen yang disebut klorofil. Reaksi ini menyebabkan fotosistem II mengalami defisit atau kekurangan elektron yang harus segera diganti. Pigmen inilah yang memberi warna hijau pada tumbuhan. Proses diawali dengan penangkapan foton oleh pigmen sebagai antena. menuju mesofil. Reaksi terang Reaksi terang adalah proses untuk menghasilkan ATP dan reduksi NADPH2. Di dalam daun terdapat lapisan sel yang disebut mesofil yang mengandung setengah juta kloroplas setiap milimeter perseginya. Reaksi ini memerlukan molekul air. Cahaya akan melewati lapisan epidermis tanpa warna dan yang transparan. Pada tumbuhan dan alga. klorofil menyerap cahaya yang akan digunakan dalam fotosintesis. Hasil ionisasi air ini adalah elektron dan oksigen. satuan pertukaran energi dalam sel. Cahaya hijau ini akan dipantulkan dan ditangkap oleh mata kita sehingga menimbulkan sensasi bahwa daun berwarna hijau. Meskipun seluruh bagian tubuh tumbuhan yang berwarna hijau mengandung kloroplas. Fotosintesis akan menghasilkan lebih banyak energi pada gelombang cahaya dengan .1. tempat terjadinya sebagian besar proses fotosintesis. Klorofil terdapat dalam organel yang disebut kloroplas. Energi dari elektron ini digunakan untuk fotofosforilasi yang menghasilkan ATP. Proses ini berlangsung di grana Fotosintesis dimulai ketika cahaya mengionisasi molekul klorofil pada fotosistem II. Pigmen klorofil menyerap lebih banyak cahaya terlihat pada warna biru (400-450 nanometer) dan merah (650-700 nanometer) dibandingkan hijau (500-600 nanometer).

Pendapat ini pertama kali diungkapkan oleh C. menggunakan tidak menghasilkan oksigen karena menggunakan ionisasi sulfida atau hidrogen. Oksigen dari proses fotosintesis hanya dihasilkan dari air.B. cahaya akan diserap oleh molekul klorofil untuk dikumpulkan pada pusat-pusat reaksi. bukan dari karbon dioksida. Fotosistem II terdiri dari molekul klorofil yang menyerap cahaya dengan panjang gelombang 680 nanometer. Bakteri fotosintetik. Hal ini karena panjang gelombang yang pendek menyimpan lebih banyak energi.panjang tertentu. sedangkan fotosistem I 700 nanometer. Kedua fotosistem ini akan bekerja secara simultan dalam fotosintesis. van Neil yang mempelajari bakteri fotosintetik pada tahun 1930-an. 2 H20 ——> 2 NADPH2 + O2 . seperti dua baterai dalam senter yang bekerja saling memperkuat. melepaskan elektron yang ditransfer sepanjang rantai transpor elektron yang akhirnya mereduksi NADP menjadi NADPH. Pada saat yang sama dengan ionisasi fotosistem II. Di dalam daun. selain sianobakteri. cahaya juga mengionisasi fotosistem I. Tumbuhan memiliki dua jenis pigmen yang berfungsi aktif sebagai pusat reaksi atau fotosistem yaitu fotosistem II dan fotosistem I.

. Reaksi ini disebut reaksi gelap karena tidak bergantung pada ada tidaknya cahaya sehingga dapat terjadi meskipun dalam keadaan gelap (tanpa cahaya) dan berlangsung di stroma.. Pada tumbuhan proses biokimia yang terpicu adalah siklus Calvin yang mengikat karbon dioksida untuk membentuk ribulosa (dan kemudian menjadi gula seperti glukosa).2. Reaksi gelap ATP dan NADPH yang dihasilkan dalam proses fotosintesis memicu berbagai proses biokimia.

Kadar fotosintat (hasil fotosintesis) Jika kadar fotosintat seperti karbohidrat berkurang. Suhu Enzim-enzim yang bekerja dalam proses fotosintesis hanya dapat bekerja pada suhu optimalnya. 2. Kadar air Kekurangan air atau kekeringan menyebabkan stomata menutup. Bila kadar fotosintat bertambah atau bahkan sampai jenuh. 5. laju fotosintesis akan berkurang. 4. . Umumnya laju fotosintensis meningkat seiring dengan meningkatnya suhu hingga batas toleransi enzim. Konsentrasi karbon dioksida Semakin banyak karbon dioksida di udara.CO2 + 2 NADPH2 + O2——>NADP + H2 + CO + O + H2 +O2 2 H2O + CO2 ——> CH2O + O2 atau 12 H2O + 6 CO2 ——> C6H12O6 + 6 O2 Faktor penentu laju fotosintesis atau Berikut adalah beberapa faktor utama yang menentukan laju fotosintesis: 1. menghambat penyerapan karbon dioksida sehingga mengurangi laju fotosintesis. makin banyak jumlah bahan yang dapt digunakan tumbuhan untuk melangsungkan fotosintesis. Intensitas cahaya Laju fotosintesis maksimum ketika banyak cahaya. 3. laju fotosintesis akan naik.

Tahap pertumbuhan Penelitian menunjukkan bahwa laju fotosintesis jauh lebih tinggi pada tumbuhan yang sedang berkecambah ketimbang tumbuhan dewasa.6. Hal ini mungkin dikarenakan tumbuhan berkecambah memerlukan lebih banyak energi dan makanan untuk tumbuh JALUR POTOSINTESIS FOTOSINTESIS Pengertian Fotosintesis Organisme dan fungsi suatu sel hidup bergantung pada persediaan energi yang tak henti-hentinya. hidup dan tumbuh dengan memasukkan molekul-molekul organik ke dalam sel-selnya.1999). Fotosintesis menyediakan makanan bagi hampir seluruh kehidupan di dunia baik secara langsung atau tidak langsung. Ketidakmampuan dalam membuat makanan mereka sendiri. sumber energi ini tersimpan dalam molekulmolekul organik seperti karbohidrat. menguraikan dan memekan sampah seperti bangkai. Organisme heterotrof memperoleh materi organik melalui cara pemenuhan nutrisi kedua. tinja dan daun-daun yang gugur. menyebabkan hererotrof ini hidup tergantung pada senyawa yang dihasilkan oleh organisme lain. Autotrof membuat molekul organik mereka sendiri dari bahan mentah anorganik yang diperoleh dari lingkuannya. Heterotrof ini dikenak sebagai pengurai. para ahli biologi menyebut autotrof sebagai produsen biosfer (Campbell. satu-satunya sumber molekul bahan bakar yang menjadi tempat bergantung seluruh kehidupan ialah fotosintesis (Kimball. Organisme heterotrofik seperti ragi dan kita sendiri. Sebagian besar fungi dan banyak . Sebagian autotrof mengkonsumsi sisa-sisa organisme mati. heteritrif merupakan komponen biosfer. Autotro dapat diartikan bahwa dapat menyediakan makanan bagi diri sendiri hanya dalam pengertian bahwa autotrof dapat mempertahankan dirinya sendiri tanpa memakan dan menguraikan organisme lain. Organisme memperoleh senyawa organik yang digunakan untuk dan rangka karbon dengan satu atau dua cara utama: nutrisi autotrofik atau heterotrofik.2002). Untuk tujuan praktis. Oleh karena alasan inilah.

Persamaan itu dapat disederhanakan dengan memperlihatkan selisih konsumsi air: 6CO2 + 6H2O + energi cahaya ----> C6H12O6 + 6O2 (Campbell. Dengan menggunakan rumus molekul.1985) Bakteri menggunakan H2R dan menggunakan hidrogen untuk membuat gula.jenis bakteri memperoleh makana dengan cara seperti ini. Hampir seluruh heterotrof. Jalur Fotosintesis Dengan keberadaan cahaya. Tempat Berlangsung Fotosintesis . termrasuk manusia. yang merupakan produk samping fotosintesis (Campbell.2002).2002) Karbohidrat C6H12O6 ialah glukosa. tetapi sumber itu bermacammacam (Campbell.2002). H2S dan H2R (R adalah gugus organik). sebagai pengganti H2O dipakai zat pereduksi yang lebih kuat seperti H2. bagian-bagian tumbuhan yang berwarna hijau menghasilkan bahan organik dan oksigen dari karbon dioksida dan air.2002) Dalam bakteri berfotosintesis. Dari reaksi kimia tersebut dapat dikatakan bahwa semua organisme fotosintetik membutuhkan sumber hidrogen. Persamaan reaksinya adalah: 2CO2 + 2H2R -----> 2C2O + O2 +2R karbohidrat (Wirahadikusumah. persamaan kimia fotosintesis adalah: 6CO2 + 12 H2O + energi cahaya -----> C6H12O6 + 6O2 + 6H2O (Campbell. Air muncul pada kedua sisi persamaan itu karena 12 molekul dikonsumsi dan 6 molekul terbentuk lagi selama fotosintesis. benar-benar tergantung pada fotoautotrof untuk mrndapatkan makanan dan juga untuk mendapatkan oksigen.

1985). Siklus Karbon (Anonim2. Terdapat ± setengah juta kloroplas tiap milimeter persegi permukaan daun. Warna daun berasal dari klorofil. tetapi daun merupakan tempat utama berlangsungnya fotosintesis pada sebagian besar tumbuhan. Panjang gelombang merah jauh dari sinar .Di dalam tumbuhan. terpacu pertumbuhan dan perkecambahan dalam keadaan terang. Plastid mengandung senyawa. proses fotosintesis pada umumnya berlangsung dalam organel khusus yang disebut plastid. Gambar. pigmen warna hijau yang terdapat dalam kloroplas. Energi cahaya yang diserap klorofil inilah yang menggunakan sintesis molekul makanan dalam kloroplas (Campbell. Namun biji juga dapat terhambat perkecambahanyya oleh cahaya. memiliki kloroplas. termasuk batang hijau dan buah yang belum matang.2002). Semua bagian yang berwarna hijau pada tumbuhan. yaitu klorofil (Wirahadikusumah. 2011) Peranan Cahaya pada Perkecambahan Biji Sebagian besar spesies tumbuhan.

Karena panjang gelombang antara 400 dan 700 nm itu paling efisien digunakan dalam fotosintesis. Biji yang membutuhkan cahaya untuk berkecambah disebut fotodorman. dan bukan berdasarkan energi. Karena penggiatan pigmen merupakan akibat langsung interaksi antara foton dan pigmen. Biji yang biasanya berkecambah dalam gelap akan terhambat oleh cahaya. menyebabkan ionisasi dan kerusakan pigmen. Faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah radiasi yang diterima pada suatu hari : . pengukuran cahaya yang digunakan dalam fotosintesis seringkali berdasarkan densitas aliran foton. Tidak seluruh foton mempunyai tingkat energi yang cocok untuk menggiatkan pigmen daun.Sudut yang dibentuk matahari yang menuju titik tersebut . Biji yang biasa berkecambah dalam gelap akan mengalami dormansi atau fase istirahat saat terkena cahaya dalam tingkat intensitas tertentu (Salisbury. Ciri Cahaya yang Digunakan dalam Fotosintesis Cahaya tampak sebagai sumber energi yang digunakan tumbuhan untuk fotosintesis merupakan bagian spektrum energi radiasi. Di atas 760 nm foton tidak memiliki cukup energi dan di bawah 390 nm foton memiliki terlalu banyak energi.1994).matahari hampir selalu merupakan panjang gelombang yang paling menghambat. Cahaya biru juga kadang menghambat.Panjang hari . Reaksi cahaya dalam fotosintesis merupakan bagian akibat langsung penyerapan foton oleh molekul pigmen seperti klorofil. pengukuran cahaya untuk fotosintesis biasanya didasarkan pada densitas aliran foton dalam panjang gelombang 400 dan 700 nm tersebut (Michael. Densitas aliran foton ialah jumlah foton yang menumbuk suatu luas permukaan tertentu per satuan waktu. Hanya foton dengan panjang gelombang antara 390 dan 760 nm memiliki tingkat energi yang cocok untuk fotosintesis.1995).

enzim yang menyatukan CO2 dengan RuBP (RuBP merupakan substrat untuk pembentukan karbohidrat dalam proses fotosintesis) dalam proses awal assimilasi.proses pembongkaran karbohidrat untuk menghasilkan energi dan hasil samping. juga dapat mengikat O2 pada saat yang bersamaan untuk proses fotorespirasi (fotorespirasi adalah respirasi. CO2 diikat oleh PEP (enzym pengikat CO2 pada tanaman C4) yang tidak dapat mengikat O2 sehingga tidak terjadi kompetisi antara CO2 dan O2. hasil dari kompetisi antara CO2 dan O2 akan lebih menguntungkan CO2. C4. CO2 yang sudah terikat oleh PEP kemudian ditransfer ke . sehingga fotorespirasi terhambat dan assimilasi akan bertambah besar.Jumlah partikel di dalam atmosfer . Tumbuhan C4 dan CAM lebih adaptif di daerah panas dan kering dibandingkan dengan tumbuhan C3.1994). tumbuhan dibagi ke dalam tiga kelompok besar. Sebagian besar tanaman pertanian. Lokasi terjadinya assosiasi awal ini adalah di sel-sel mesofil (sekelompok sel-sel yang mempunyai klorofil yang terletak di bawah sel-sel epidermis daun).Jumlah atmosfer yang dilewati radiasi sebagai fungsi dari sudut datang sinar matahari . kacang-kacangan. Tanaman C3 dan C4 dibedakan oleh cara mereka mengikat CO2 dari atmosfir dan produk awal yang dihasilkan dari proses assimilasi.Faktor lain seperti fluktuasi pancaran matahari. Tanaman C3 dan C4 A. dan kapas merupakan tanaman dari kelompok C3. yaitu C3. yang terjadi pada siang hari) . seperti gandum. Pengantar Berdasarkan tipe fotosintesis. jarak antara bumi dan matahari dan kemampuan bumi untuk memantulkan cahaya (Michael. kedelai. Jika konsentrasi CO2 di atmosfir ditingkatkan. Namun tanaman C3 lebih adaptif pada kondisi kandungan CO2 atmosfer tinggi.. kentang. dan CAM (crassulacean acid metabolism). Pada tanaman C4. Pada tanaman C3.

tanaman C3 mempunyai kemampuan fotorespirasi yang rendah karena mereka tidak memerlukan energi untuk fiksasi sebelumnya. dengan meningkatnya CO2 di atmosfir. Karena tingginya konsentasi CO2 pada sel-sel bundle sheath ini. Tanaman C3 mempunyai suatu peran penting dalam metabolisme. PEP mempunyai daya ikat yang tinggi terhadap CO2. dll Gambar tanaman C3 Contoh tanaman C4 adalah jagung. sorgum dan tebu Gambar tanaman C4 (Anonim1. laju assimilasi tanaman C4 hanya bertambah sedikit dengan meningkatnya CO2 Sehingga. 2011) B.sel-sel "bundle sheath" (sekelompok sel-sel di sekitar xylem dan phloem) dimana kemudian pengikatan dengan RuBP terjadi. Tanaman C3 Fotosintesis C3 berbeda dengan C4. pada C3 karbon dioxida masuk ke siklus calvin secara langsung. Struktur kloroplas pada tanaman C3 homogen. maka O2 tidak mendapat kesempatan untuk bereaksi dengan RuBP. . tanaman C3 akan lebih beruntung dari tanaman C4 dalam hal pemanfaatan CO2 yang berlebihan. sehingga fotorespirasi sangat kecil dan G sangat rendah. Contoh tanaman C3 antara lain : kedele. sehingga reaksi fotosintesis terhadap CO2 di bawah 100 m mol m-2 s-1 sangat tinggi. kentang. Tanaman C3 dapat kehilangan . kacang tanah.

butuh 3040%. 2011). semua jenis tanaman tidak tahan IC penuh. Untuk menghasilkan satu molekul glukosa diperlukan 6 siklus C3 (Anonim1. intensitas naungan semakin dikurangi • Naungan selain diperlukan untuk mengurangi intensitas cahaya yang sampai ke tanaman pokok. • Pemberian naungan dilakukan pada budidaya tanaman yang umumnya termasuk kelompok C3 maupun dalam fase pembibitan • Pada fase bibit. tanaman ini termasuk salah satu group phylogenik.20 % carbon dalam siklus calvin karena radiasi. juga dimanfaatkan sebagai salah satu metode pengendalian gulma • Di bawah penaung. Naungan: • Merupakan salah satu alternatif untuk mengatasi intensitas cahaya yang terlalu tinggi. gulma mulai tumbuh semakin cepat • Titik kompensasi gulma rumputan dapat ditentukan sama dengan IC pada batas mulai ada pertumbuhan gulma • Tumbuhan tumbuh ditempat dg IC lebih tinggi dari titik kompensasi (sebelum tercapai titik jenuh). naungan tidak hanya diperlukan pada fase bibit saja. Konsep dasar reaksi gelap fotosintesis siklus Calvin (C3) adalah sebagai berikut : CO2 diikat oleh RUDP untuk selanjutnya dirubah menjadi senyawa organik C6 yang tidak stabil yang pada akhirnya dirubah menjadi glukosa dengan menggunakan 18ATP dan 12 NADPH. tetapi sepanjang siklus hidup tanaman • Meskipun dengan semakin dewasa umur tanaman.Siklus ini terjadi dalam kloroplas pada bagian stroma. diatasi dengan naungan • Pada tanaman kelompok C3. bersih dari gulma terutama rumputan • Semakin jauh dari penaung. hasil fotosintesis cukup untuk respirasi dan sisanya untuk pertumbuhan Dampak pemberian naungan terhadap iklim mikro • Mengurangi IC di sekitar sebesar 30-40% .

atau-pun propinsi yang mengacu pada standar WMO (World Metrological Organitation). Tanaman C4 Tebu (Saccharum officinarum). OMBROMETER Mekanisme kompleks kehidupan tidak mungkin berfungsi tanpa kehadiran cairan yang berupa air. dan tumbuhan tertentu lain tidak mengikat karbon dioksida secara langsung. Tumbuhan yang menggunakan jalur ini disebut tumbuhan C4 atau tumbuhan 4 karbon (Anonim1. jagung (Zea mays). Metode alternatif fiksasi karbon dioksida untuk fotosintesis ini disebut jalur Hatch-Slack. 2011). Tanpa adanya mekanisme seperti itu. bukanlah senyawa 3-C asam fosfogliserat (PGA). Butiran hujan selain membawa molekul air juga membawa banyak materi yang penting bagi kehidupan. Bagian besar bumi dan makhluk hidup juga terdiri atas air. maka mungkin saat ini jumlah jenis tanaman tidak akan sebanyak yang kita ketahui. melainkan senyawa 4-C asam oksaloasetat (OAA). Air yang berasal dari hujan merupakan fenomena alam yang paling penting bagi terjadinya kehidupan di bumi. seperti material pupuk yang lengkap bagi tumbuhan.• Mengurangi aliran udara disekitar tajuk • Kelembaban udara disekitar tajuk lebih stabil (60-70%) • Mengurangi laju evapotranspirasi • Terjadi keseimbangan antara ketersediaan air dengan tingkat transpirasi tanaman C. Dengan adanya air hujan diperkirakan sekitar 150 ton pupuk jatuh ke bumi setiap tahunnya. Alat pengukur curah hujan (Ombrometer) adalah alat untuk mengukur curah hujan yang terjadi pada suatu daerah baik pedesaan. Pada tumbuhan ini senyawa pertama yang terbentuk setelah jangka waktu pelaksanaan fotosintesis yang sangat pendek. Data curah . kecamatan. Dengan adanya alat pengukur curah hujan ini kita dapat mengetahui banyaknya curah hujan yang terjadi setiap waktu.

Software aplikasi dapat dikembangkan menjadi Sistim Informasi Monitoring banjir.lipi.hujan yang dihasilkan secara otomatis dari alat pengukur curah hujan ini dapat dikirimkan secara online melalui internet dengan operating sistem IGOS dan disimpan dalam suatu database yang dapat diakses oleh siapa saja melalui internet. Mengukur curah hujan secara otomatis. 2.kim. 3. Database curah hujan di setiap daerah dapat diakses secara online dan setiap saat sehingga dapat memprediksi terjadinya banjir di suatu daerah. 4. SAM REAKSI GELAPFotosintesis . Memberikan data hidrologi untuk kepentingan depertemendepartemen yang terkait. kelembaban udara. Gambar alat pengukur curah hujan Keunggulan 1. 6. temperatur.go. Memudahkan BMG dalam mengamati curah hujan pada suatu daerah. Pencatatan waktu dalam data curah hujan menggunakan waktu yang tertelusur ke time server ntp. 5.id. dan sebagainya.

kimia. sedangkan reaksi gelap terjadi di dalam stroma. dan air serta dibutuhkan bantuan energi cahaya matahari. organ utama tempat berlangsungnya fotosintesis adalah daun. terjadi konversi energi cahaya menjadi energi kimia dan menghasilkan oksigen (O2). Reaksi terang terja di pada grana (tunggal: granum). Sedangkan dalam reaksi gelap terjadi seri reaksi . dan beberapa jenis bakteri dengan menggunakan zat hara. Hasil fotosintesis (disebut fotosintat) biasanya dikirim ke jaringan-jaringan terdekat terlebih dahulu. Organisme yang menghasilkan energi melalui fotosintesis (photos berarti cahaya) disebut sebagai fototrof. semua sel yang memiliki kloroplas berpotensi untuk melangsungkan reaksi ini. karbondioksida. Proses fotosintesis sangat kompleks karena melibatkan semua cabang ilmu pengetahuan alam utama. tepatnya pada bagian stroma. alga. Pada dasarnya. Akibatnya fotosintesis menjadi sangat penting bagi kehidupan di bumi.> Fotosintesis merupakan salah satu cara asimilasi karbon karena dalam fotosintesis karbon bebas dari CO2 diikat (difiksasi) menjadi gula sebagai molekul penyimpan energi. Namun secara umum. Dalam reaksi terang. Fotosintesis juga berjasa menghasilkan sebagian besar oksigen yang terdapat di atmosfer bumi. yang dilakukan oleh sejumlah bakteri belerang. Cara lain yang ditempuh organisme untuk mengasimilasi karbon adalah melalui kemosintesis. Pada tumbuhan. rangkaian reaksi fotosintesis dapat dibagi menjadi dua bagian utama: reaksi terang (karena memerlukan cahaya) dan reaksi gelap (tidak memerlukan cahaya tetapi memerlukan karbon dioksida). Di organel inilah tempat berlangsungnya fotosintesis. meskipun sudah sangat banyak yang diketahui tentang proses vital ini. seperti fisika. maupun biologi sendiri.Fotosintesis ada lah suatu proses biokimia pembentukan zat makanan atau energi yaitu glukosa yang dilakukan tumbuhan. Hingga sekarang fotosintesis masih terus dipelajari karena masih ada sejumlah tahap yang belum bisa dijelaskan. Hampir semua makhluk hidup bergantung dari energi yang dihasilkan dalam fotosintesis.

2011 7:54 AM . yaitu panjang gelombang yang berada pada kisaran cahaya tampak (380-700 nm). klorofil a terutama menyerap cahaya biru-violet dan merah.500 nm) dan violet (< 400 nm). buah dan biji. Pigmen yang berbeda menyerap cahaya pada panjang gelombang yang berbeda. hijau kuning (510 . science 2 comments: Faizin_heem said. Disimpan dalam bentuk cadangan makanan yang berupa : zat amilum. semakin banyak tanaman semakin besar oksigen yang dihasilkan. Klorofil a berperan langsung dalam reaksi terang. biru (410 . fotosintesis memberikan manfaat yang besar bagi keadan suhu atau udara di bumi. Download animasi Mini-lab fotosintesis disini Posted by zhy's blog at 9:27 PM Labels: khusus. April 30. Pada proses reaksi gelap tidak dibutuhkan cahaya matahari..siklik yang membentuk gula dari bahan dasar CO2 dan energi (ATP dan NADPH).. sat glukosa. Serta dapat disimpan dalam akar. Masing-masing jenis cahaya berbeda pengaruhnya terhadap fotosintesis. Cahaya tampak terbagi atas cahaya merah (610 . Dari semua radiasi matahari yang dipancarkan. Reaksi gelap bertujuan untuk mengubah senyawa yang mengandung atom karbon menjadi molekul gula. Hal ini terkait pada sifat pigmen penangkap cahaya yang bekerja dalam fotosintesis. protein dan lipid. 2011 6:49 AM Dian Sulist Science said. sedangkan klorofil b tidak secara langsung berperan dalam reaksi terang. Klorofil b menyerap cahaya biru dan oranye dan memantulkan cahaya kuning-hijau. daun.700 nm). Proses ini merupakan awal dari rangkaian panjang reaksi fotosintesis. Berasal dari zat makanan yang tidak dioksidasi. batang. Energi yang digunakan dalam reaksi gelap ini diperoleh dari reaksi terang. Sebagai contoh.600 nm). Proses absorpsi energi cahaya menyebabkan lepasnya elektron berenergi tinggi dari klorofil a yang selanjutnya akan disalurkan dan ditangkap oleh akseptor elektron. Kloroplas mengandung beberapa pigmen.. hanya panjang gelombang tertentu yang dimanfaatkan tumbuhan untuk proses fotosintesis. Membantu arus energy. Pigmen yang terdapat pada membran grana menyerap cahaya yang memiliki panjang gelombang tertentu. manfaat fotosintesis antara lain Membantu metabolisme tubuh. dan akan dapat mengurangi efek dari global worming May 5..

Post a Comment Links to this post Create a Link Newer Post » « Older Post Home Subscribe to: Post Comments (Atom) Kalender .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful