PEMETAAN DAN PENGELOMPOKKAN PRODUK SUPLEMEN MULTIVITAMIN ANAK BERDASARKAN SUBSTANSI MIKRONUTRIENT DAN TINGKAT HARGA

Arisman Wijaya1) , Sony Sunaryo2) Mahasiswa S1 Statistika FMIPA-ITS (1306 100 042) 2) Dosen Jurusan Statistika FMIPA-ITS email : 1) arin_mathlover@yahoo.co.id ; 2) sonny_s@statistika.its.ac.id Abstrak
Suplemen multivitamin anak adalah multivitamin tambahan pada anak sebagai pelengkap multivitamin pokok yang berasal dari makanan utama untuk menjaga vitalitas dan tumbuh kembang optimal anak. Mikronutrient merupakan nutrisi yang diperlukan tubuh dalam jumlah sangat sedikit (dalam ukuran miligram sampai mikrogram), seperti vitamin dan mineral. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kandungan mikronutrient esensial yang terkandung dalam tiap kemasan maupun karakteristik banyak mikronutrient dan tingkat harga antar produk suplemen multivitamin anak serta untuk mengetahui kecenderungan dan pengelompokkan produk suplemen multivitamin anak sehingga dapat diketahui variabel-variabel yang membedakan antar kelompok. Kecenderungan pada masing-masing suplemen multivitamin anak dianalisis melalui pemetaan analisis biplot sedangkan pengelompokkan dengan analisis diskriminan yang sebelumnya dianalisis dengan MANOVA. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa ada kecenderungan yang berbeda antar suplemen multivitamin anak dan terbentuk empat kelompok yang sesuai dengan variabel pembeda yaitu variabel vitamin A, vitamin B2 dan C serta harga. Kata Kunci : Suplemen multivitamin anak, pemetaan, pengelompokkan, analisis biplot, MANOVA , analisis diskriminan
1)

1. Pendahuluan Perkembangan ilmu dan teknologi bidang kesehatan saat ini sangat berkembang pesat. Perkembangan ini merambah hampir di semua aspek kesehatan, baik sarana prasarana maupun produk kesehatan seperti obat-obatan dan lain sebagainya. Produkproduk tersebut tentu sangat penting dan bermanfaat bagi kita dalam menjaga kesehatan. Di samping itu, produk kesehatan yang tak kalah pentingnya adalah produk suplemen multivitamin, terutama suplemen multivitamin untuk anak yang telah banyak beredar di pasaran ataupun apotek-apotek sekitar kita dan sangat bervariasi. Suplemen multivitamin anak adalah multivitamin tambahan pada anak sebagai pelengkap multivitamin pokok yang berasal dari makanan utama untuk menjaga vitalitas dan tumbuh kembang optimal anak. Suplemen multivitamin bagi anak ini sangatlah penting manfaatnya untuk anak-anak maupun balita sebagai pelengkap gizi dan mikronutrient bagi anak. Mikronutrient merupakan nutrisi yang diperlukan tubuh dalam jumlah sangat sedikit (dalam ukuran miligram sampai mikrogram), seperti vitamin dan mineral (Sandjaja et al., 2009).Terdapat beberapa gangguan yang timbul akibat asupan gizi yang kurang baik seperti keterbelakangan mental, pertumbuhan tidak optimal, kecerdasan di bawah rata-rata. Berdasarkan data BPS 1998-2005, status gizi anak di Indonesia (gizi buruk dan kurang) masih mengkhawatirkan, yakni berada dalam kisaran 26,95%. Untuk mengatasi kasus gizi

1

banyaknya mikronutrient dan harga jual.. n. Analisis biplot ini merupakan pengembangan dari PCA (Principal Components Analysis) yang digunakan untuk mengidentifikasi peubah baru dengan mengurangi banyaknya dimensi peubah asal pada data multivariat (peubah ganda). Penyajian data secara deskriptif dapat berupa tabel. 2. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh melalui observasi. Tinjauan Pustaka Pada tinjauan statistika dijelaskan mengenai tinjauan statistika maupun non statistika yang dipakai dalam penelitian. Misalkan suatu pangkat (rank) matriks X ( n p ) lebih atau sama dengan dua (r 2) maka dapat diuraikan sebagai berikut.  . 2. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat membantu para orang tua untuk memilih produk suplemen multivitamin anak secara bijak.buruk pada anak perlu ada peran serta para orang tua untuk memberikan suplemen multivitamin bagi anak-anak mereka..... baik dari varian merek.. Terdapat 37 merek suplemen multivitamin anak dengan sepuluh variabel penelitian yang akan dianalisis baik secara deskriptif kemudian dilakukan pemetaan dengan pendekatan analisis biplot untuk mengetahui kecenderungan suplemen multivitamin anak yang selanjutnya dilakukan klasifikasi pengelompokkan dengan analisis diskriminan untuk mengetahui klasifikasi pengelompokkan dan variabel pembeda antar kelompok.. diagram. Produk suplemen multivitamin anak saat ini sangat bervariasi bahkan setiap produsen mengeluarkan lebih dari satu jenis suplemen multivitamin anak yang berbeda.1 Statistika Deskriptif Statistika deskriptif adalah metode-metode yang berkaitan dengan pengumpulan dan penyajian suatu gugus data sehingga memberikan informasi yang berguna. ..  .. (2) Untuk mengetahui kecenderungan suplemen multivitamin anak terhadap kandungan gizi mikronutrient esensial.. Statistika deskriptif memberikan informasi hanya mengenai data yang bersangkutan dan sama sekali tidak menarik kesimpulan apapun yang lebih luas. perlu dilakukan penelitian ini dengan tujuan: (1) Untuk mengetahui karakteristik substansi mikronutrient esensial.  . maupun substansi mikronutrient yang berbeda dengan berbagai tingkat harga. r) H (' r x1i  x ki  x ni p) atau xij x1 p  g i' h j (1) x11  X (n p) ... . rasa. 2. p. yaitu menyajikan matriks data yang berisi baris dan kolom ke dalam suatu plot yang berdimensi dua.2 Analisis Biplot Gabriel (1971) mengembangkan metode biplot sebagai suatu alat analisis data yang dapat meringkas informasi dari suatu matriks data yang besar.. 2. Oleh karena itu. grafik serta besaran-besaran lainnya (Walpole.. (3) Untuk mengetahui pengelompokkan produk suplemen multivitamin anak. x k1  x n1 x kp . 1995).  x np i 1. banyak mikronutrient (esensial dan non esensial) dan tingkat harga. 2 . Selain menyajikan posisi relatif objek beserta peubahnya juga menyajikan ragam dan korelasi antar peubah.. 2.... Namun.  . X (n di mana : p) G( n . j 1. yang sebelumnya dianalisis dengan MANOVA. jenis suplemen. .

2. p (6) Besar dari koefisien korelasi antara kedua vektor dapat diketahui dengan menghitung nilai cosinus dari sudut yang dibentuk oleh kedua vektor tersebut. . (2) X (*n Di mana matrik U 1 1 p) 1 U (n r) 2 (r r ) V('r p) r diag 1 r . Di mana J merupakan matriks satu yang berukuran n p) n n . ˆ e2 . menurut teorema Eckart-Young sehingga matriks ˆ e1 ˆ e2 X * (n p) menjadi. . d ( x1 y1 ) 2 ( x2 y2 ) 2 (5) Hubungan antara koefisien korelasi ( r ) dengan sudut ( ) yaitu. h11 h12 h1' g11 g12 g1'       G g i1  g n1 gi2  g n2 g 'j  ' gn H h j1  h p1 h j2  hp2 h 'j  ' hp keterangan : g i' g i1 ' g i 2 representasi dari xi xi1  xij  xip x1 j  xij  xnj p) h 'j X (*n h j1 h j 2 representasi dari x 'j Berdasarkan penguraian konsep SVD diperoleh penguraian matriks X ( n p) menjadi X JX . . misal P( x1 . p k 1.Adapun matrik G dah H pada biplot adalah sebagai berikut. 0. ˆ ep dan ˆ X *e1. Selanjutnya dilakukan penguraian nilai singular terhadap matriks X (*n yang baru sehingga diperoleh. . Dalam analisis biplot. y 2 ) dapat diperoleh dengan menghitung jarak Euclidean antara dua titik koordinat berikut. Jarak antara dua vektor. . Titik variabel yang mempunyai sudut paling kecil dengan titik obyek maka jarak antara obyek dengan variabel tersebut paling dekat 3 . . Sedangkan untuk mengetahui jarak antara dua titik dapat dihitung besarnya sudut-sudut antara dua titik tersebut dengan rumus (Johnson dan Wichern. Lx L y i 1. 2002). * 1 2 ˆ X *e2 . Matriks 2 X (*n p) diperoleh dengan mengganti matrik menjadi diag 1 . 0 . cos ( ) x1 y1 x 2 y 2 Lx L y maka arc cos x1 y1 x 2 y 2 Lx L y (4) di mana: L x = panjang vektor X dan L y = panjang vektor Y. Tingkat keragaman variabel ditunjukkan pada panjang vektor. kedekatan antar obyek dapat digunakan sebagai dasar untuk pengelompokan. ˆ X *er . . rik L x L y cos ( ik ) maka rik sik sii s kk atau rik x1 y1 x 2 y 2 . y1 ) dan Q( x2 . 2. X (*n p) U * V' ˆ x1 ˆ x2 (3) di mana : ˆ x1 : vektor berukuran n 1 dari komponen utama pertama ˆ x2 : vektor berukuran n 1 dari komponen utama kedua. V ˆ e1 . . .

.2. x p ) 1 (2 ) p / 2 1/ 2 e 1 (X 2 )' 1 (X ) (7) Pengujian hipotesis asumsi distribusi normal multivariat sebagai berikut. Statistik Wilk’s Lambda ini mendekati statistik uji F. Dalam analisis MANOVA terdapat asumsi-asumsi yang harus dipenuhi yaitu data harus berdistribusi normal multivariat dan matrik varians-kovarians harus homogen. 2. H1 : Data tidak berdistribusi normal multivariat. …..3 Uji Asumsi Normal Multivariat Analisis data dengan menggunakan analisis multivariat haruslah memenuhi asumsi berdistribusi normal multivariat. x 2 . = dan untuk (8) ≤ .. = µg H1 : Minimal ada satu µi yang tidak sama. xp) berdistribusi multinormal dengan parameter dan ∑ jika mempunyai probability density function atau fungsi kepadatan peluang berikut. …. H0 : µ1 = µ2 = . Dengan uji hipotesis sebagai berikut. i = 1.. 1 * * lebih besar dari Ftabel maka H0 ditolak yang berarti terdapat perbedaan g 1 rata-rata antar kelompok. n di mana : = invers matriks kovarian dengan elemen matriks. g Statistik uji yang digunakan adalah Wilk’s Lambda (Λ*). f ( x1 ... H0 : Data berdistribusi normal multivariat. 2.. (Λ*) = D A D g (9) dimana A dan D masing-masing adalah matrik jumlah kuadrat dan cross product antar kelompok dan dalam kelompok dengan derajat bebas g-1 dan g ni nI I 1 g.. 3. dengan rumus sebagai berikut. . 2002). Variabel random x1.4 MANOVA Analisis MANOVA (Multivariate Analyze of Variance) merupakan metode yang bertujuan untuk menguji perbedaan beberapa vektor rata-rata. sehingga perlu dilakukan pengujian distribusi normal multivariat untuk menguji dugaan bahwa distribusi data yang akan dianalisis telah berdistribusi normal multivariat. jika g nI I 1 g 1 . i = 1. (10) (11) D= I 1 i 1 ( x Ii g x I )( x Ii xI ) A= I 1 n I ( x Ii x I )( x Ii xI ) di mana : x Ii : vektor pengamatan ke-i pada kelompok l x I : vektor rata-rata kelompok ke-l nl : jumlah individu kelompok pada kelompok ke-l x : vektor rata-rata semua kelompok Penolakan H0 jika (Λ*) sangat kecil. x2. Pada nilai dan yang diestimasi dengan nilai (Johnson and Winchern.. . 4 . 3.. Data akan berdistribusi normal multivariat jika statistik lebih dari 50% jarak 2.

2. Vitamin Menurut Almatsier (2001). s. Makronutrisi terdiri dari protein. b.2. 2. D. yaitu uji kemultinormalan data dan pengujian kehomogenan matrik varians-kovarians dengan uji Box’s M. Uji asumsi data multivariat. Vitamin dibagi menjadi 2 kelompok yaitu vitamin yang larut dalam air (vitamin B dan C) dan vitamin yang tidak larut dalam air (vitamin A. yaitu untuk dua kelompok dan lebih dari dua kelompok.U (International Unit). 5 . di mana: i= 1. g B= I 1 g nI ( x i ( ni I 1 x)( x i x) (12) (13) W= di mana: i 1)S i = vektor rata-rata kelompok ke-i = vektor rata-rata keseluruhan Si = Matriks varian-kovarian kelompok ke-i 1. dapat diketahui ketepatan klasifikasi pengelompokkan (pengelompokkan obyek yang sebenarnya maupun kesalahan pengelompokkan) serta variabel pembeda antar kelompok. Di mana ei merupakan eigen vektor dari W-1B. Matriks varian kovarians antar kelompok homogen. Sedangkan yang larut dalam air maka berbagai vitamin dapat diukur dengan satuan milligram atau mikrogram. a. Menurut Soerdarmo dan Sediaoetama (1977). karbohidrat dan beberapa mineral yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah yang besar. Sedangkan matriks B dan W adalah sebagai berikut. Dalam analisis diskriminan terdapat dua macam pengelompokkan. Dengan demikian. E dan K). dalam analisis diskriminan dengan p variabel yang diukur terdapat asumsi-asumsi yang harus dipenuhi adalah sebagai berikut. lemak. vitamin adalah zat-zat organik kompleks yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah sangat kecil. Pengujian vektor rata-rata antar kelompok. sedemikian hingga setiap objek menjadi anggota dari salah satu kelompok. nutrisi atau yang lebih dikenal dengan zat gizi dibagi menjadi 2 macam.5 Analisis Diskriminan Analisis Diskriminan merupakan salah satu metode analisis multivariat yang digunakan untuk mengetahui variabel-variabel ciri yang membedakan tiap-tiap kelompok yang terbentuk dan bertujuan untuk mengklasifikasikan beberapa kelompok data. 3.. Menurut Dillon (1984).I) atau I.6 Definisi Mikronutrient Pada dasarnya dalam ilmu gizi. 2009). 3. 2. seperti vitamin dan mineral (Sandjaja et al. Fungsi diskriminan untuk lebih dari dua kelompok (g kelompok) memiliki bentuk fungsi umum yi = . Adapun langkah-langkah dalam analisis diskriminan dalam penelitian ini adalah. yaitu makronutrisi dan mikronutrisi. satuan untuk vitamin yang larut dalam lemak dikenal dengan Satuan Internasional (S. Namun dalam penelitian ini yang digunakan hanya pengelompokkan untuk lebih dari dua kelompok. Sedangkan mikronutrisi (mikronutrient) adalah nutrisi yang diperlukan tubuh dalam jumlah sangat sedikit (dalam ukuran miligram sampai mikrogram). Analisis lanjutan untuk klasifikasi dan pengelompokkan. Data berdistribusi normal multivariat. ….

baik pada tingkat sel. Vitamin D Vitamin D merupakan vitamin larut dalam lemak yang memiliki aktivitas mirip hormon dan erat kaitannya dalam pembentukan dan pemeliharaan tulang bersama vitamin A dan C (Almatsier. Manfaat vitamin ini berhubungan dengan kesehatan mata. 2001). Manfaatnya membantu pembentukan sel darah merah. berperan dalam penyembuhan luka. terutama sebagai kofaktor dalam aktivitas enzim-enzim (Almatsier. Manfaat vitamin B6 adalah membantu metabolisme protein. Vitamin B1 (Tiamin) Vitamin B1 atau disebut juga dengan tiamin merupakan bagian terpenting vitamin B kompleks yang memiliki peranan esensial dalam transformasi energi. lemak. Satuan yang digunakan Satuan Internasional (SI) atau International Unit (IU) dan Retinol Ekivalen (RE). melindungi tubuh dari radikal bebas dan daya tahan tubuh. jaringan. membantu pembentukan antibodi dan saraf. 2001). 2001). karbohidrat. otot dan kulit. 2. piridoksal dan piridoksamin. proses penyerapan zat besi. mengatur penggunaan protein. Vitamin C (Asam Askorbat) Vitamin C atau asam askorbat merupakan vitamin yang larut dalam air dan mudah teroksidasi (Winarno.7 Definisi Suplemen Multivitamin Anak Suplemen multivitamin anak adalah multivitamin tambahan pada anak sebagai pelengkap multivitamin pokok yang berasal dari makanan utama untuk menjaga vitalitas dan tumbuh kembang optimal anak. organ maupun fungsi tubuh secara keseluruhan. 6 .025 µg dan IU identik dengan USP unit (Winarno. Adapun konversi satuan vitamin A adalah 1 RE = 1 µg retinol (3. di mana 1 IU vitamin D sama dengan 0. Manfaat vitamin C adalah membantu pembentukan tulang. metabolisme protein. vitamin B6 terdapat di alam dalam tiga bentuk yaitu piridoksin. Vitamin A Vitamin A merupakan vitamin larut lemak yang pertama ditemukan (Almatsier. konduksi membran dan saraf serta sintesis protein dan bentuk koenzim tereduksi dari niasin (Almatsier.8 Kandungan Mikronutrient Suplemen Multivitamin Anak Adapun kandungan mikronutrient baik esensial maupun non esensial yang terdapat pada kemasan produk suplemen multivitamin anak adalah sebagai berikut. regenerasi sel darah merah.33 IU) = 6 µg β-karoten (10 IU) = 12 µg karotenoid (10 IU). vitamin B12 atau kobalamin terdapat dalam jumlah sedikit dalam makanan dan jaringan. berperan dalam berbagai tahap metabolisme. sintesa DNA. 2. 2004). Satuan yang digunakan adalah IU atau SI. 2001). Vitamin B12 (Kobalamin) Menurut Almatsier (2001). mengatur sistem saraf. Vitamin B6 (Piridoksin) Menurut Almatsier (2001). 2004). Vitamin B2 (Riboflavin) Nama lain dari vitamin B2 adalah Riboflavin yang berperan sebagai komponen koenzim flavoprotein dalam reaksi metabolisme dan respirasi sel (Almatsier. 2001).Mineral Mineral merupakan bagian dari tubuh dan memegang peranan penting dalam pemeliharaan fungsi tubuh.

inspiredkidsmagazine.id. Melakukan uji Box’s M dan Uji MANOVA (uji Wilk’s Lambda). Vitamin B1 (X2).com).mims. Vitamin D (X7). Banyak Mikronutrient (X9) dan Harga (X10). 1.3 0.5 10 10 10 10 10 10 Lysine* (g) 1 .com. Untuk menjawab permasalahan pertama langkah yang dilakukan adalah. X7.7 1.wikipedia.1. X3.6 1 1.5 0. Melakukan analisis statistik deskriptif dengan tabel pada variabel X1.5 Sumber : Widya Karya Pangan dan gizi (1998) Catatan : *Rata-rata antara usia 0 -12 tahun. Metodologi Penelitian Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh melalui observasi. X9 dan X10. b. Melakukan klasifikasi pengelompokkan untuk mengetahui ketepatan klasifikasi dan variabel-variabel penciri yang membedakan antar kelompok dengan analisis diskriminan. X7. Vitamin B2 (X3). 1 RE Vitamin A = 3. fosfor. retina mata maupun proses metabolisme sel-sel syaraf dalam otak (www.3 0.5 0.3 0. Angka Kecukupan Gizi Mikronutrient Golongan umur 0-6 bln 7-12 bln 1-3 th 4-6 th 7-9 th pria10-12th wanita10-12th Vit A (RE) 350 350 350 360 400 500 500 Vit B1 (mg) 0. X3.1. Mikronutrisi lainnya Mikronutrient lainnya yang terkandung dalam suplemen multivitamin anak antara lain nicotinamidin. X8. X2. c. X9 dan X10. X4. Untuk menjawab permasalahan ketiga langkah yang dilakukan adalah.4 0. DHA (Asam Dokosaheksaenoat) DHA lebih dikenal dengan asam dokosaheksaenoat sangat berperan penting dalam mengoptimalkan fungsi membran sel otak. Lysine sangat berperan dalam meningkatkan nafsu makan anak. X2. yaitu data substansi mikronutrient esensial.6 1 1 1 1 Vit B6 (mg) 0.9 Kebutuhan Mikronutrient Tabel 1. Melakukan analisis biplot untuk mengetahui pemetaan dan kecenderungan suplemen multivitamin anak terhadap substansi mikronutrient esensial. X4. biotin yang secara keseluruhan memiliki fungsi masing-masing dalam membantu pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal. 2. a. Lysine (X8). 2.5 g (www. Vitamin B6 (X4). 3.9 1 1 Vit C (mg) 30 35 40 45 45 50 50 Vit D (mcg) 7. X6. banyaknya mikronutrient serta harga.5 0. X5. Vitamin D = 40 IU 3. X5.1 0. Untuk menjawab permasalahan kedua langkah yang dilakukan adalah. Vitamin C (X6).org/lisin).4 Vit B12 (mcg) 0. X6. Vitamin B12 (X5). kolin. Dari observasi diperoleh 37 produk suplemen multivitamin anak. Melakukan uji distribusi normal multivariat pada vabiabel X1. X8.4 1. IU1 mcg .33 . banyak mikronutrient dan harga suplemen multivitamin anak.1 0.Lisin (Lysine) Lisin atau lisina (lysine) merupakan asam amino tergolong esensial bagi manusia dan kebutuhan rata-rata per hari adalah 1. Untuk variabel harga diperoleh melalui www.7 0. Adapun secara rinci langkah-langkah penelitian adalah sebagai berikut.8 1 1 1 Vit B2 (mg) 0. Variabel penelitian terdiri dari Vitamin A (X1).1 1. kalsium. 7 .

202 0.5 1 5 50 400 200 12 11000 St. Nilai rata-rata. Fortelysin.202.848. standar deviasi sebesar 1.4 mg per 5 ml yaitu merek Solvita. substansi vitamin B1 paling sedikit adalah 0. Sedangkan vitamin B2 memiliki substansi paling sedikit 0.1 1 3 50 200 100 10.645 4. standar deviasi sebesar 4.25 5 55 400 200 13 15700 Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa substansi vitamin A paling sedikit 1000 IU per 5 ml yaitu suplemen merek Vicalcin dan Mulsanol. hal ini sesuai dengan AKG yang dianjurkan. Merek Fitkom dengan substansi terbanyak yaitu 5 mg per 5 ml. Sedangkan substansi terbanyak adalah 60 mg per 5 ml yaitu merek Cavital. B1 (mg) Vit. Lysmin.4. 8 . 1. A (IU) Vit. hal ini sesuai dengan AKG yang dianjurkan. median sebesar 1 mg per 5 ml. standar deviasi 2.2 58.7 9 6000 Nilai Maks. Suplemen merek Apialys memiliki substansi terbanyak yaitu 6 mg per 5 ml. (mcm) Harga (Rp) Nilai Min.592 1. C (mg) Vit.275 1. Apialys.874 mcg per 5 ml.4 mg per 5 ml yaitu merek Solvita. Karakteristik Variabel Suplemen Multivitamin Anak Variabel Vit. Lyvit. Substansi minimum vitamin B6 adalah 0.141 5817 Kuartil 1 2000 1. Nilai rata-rata 1. Supralysin. Analisis dan Pembahasan 4. Selain itu.082. nilai rata-rata sebesar 4.88 1.5 8900 Kuartil 3 5000 3 2 2. Nilai rata-ratanya sebesar 2.848 1. Substansi terbanyak adalah 13 mg per 5 ml yaitu merek Lisovit. B2 (mg) Vit.874 48.645 mg per 5 ml. Lisovit dan Erpha Livita dengan substansi vitamin A terbanyak yaitu 5000 IU per 5 ml. Selain itu. Sedangkan merek Kunavit. Merek tersebut mampu mencukupi kebutuhan vitamin B1 harian anak usia 0-12 bulan.027 12970 Median 2500 3 1. merek-merek tersebut mampu mencukupi kebutuhan vitamin A harian anak usia 0-12 tahun. median dan standar deviasi sebesar 1.275 mg per 5 ml dan 3 mg per 5 ml.082 13. B12 (mcg) Vit.211 4. median dan standar deviasi masing-masing sebesar 2983 IU per 5 ml.4 0. Berdasarkan nilai minimum dan maksimum merek-merek tersebut mampu mencukupi kebutuhan vitamin B12 harian anak usia 0-12 tahun.5 mg per 5 ml dan 0.4 mg per 5 ml yaitu merek Solvita. Solvita Plus. median 3 mg per 5 ml. Kuartil 1 (25% pertama) dan kuartil 3 (75% pertama) data adalah 1.02 374.25 mg per 5 ml.88 mg per 5 ml. Substansi vitamin C paling sedikit adalah 10 mg per 5 ml tepatnya merek Truvit dan Muveron.52 2. Banyak Mikronutrient dan Harga Suplemen Multivitamin Anak Tabel 2.5 157. karena sesuai dengan AKG yang dianjurkan. Selain itu. 5000 13 5 6 25 60 1000 250 19 28435 Ratarata 2983 2. D (IU) Lysine (mg) Byk Mikro. Nilai kuartil 1 atau 25% pertama data sebesar 1 mg per 5 ml dan kuartil 3 atau 75% pertama data vitamin B6 adalah 2. Kuartil 1 menunjukkan bahwa 25% pertama data adalah 2000 IU per 5 ml dan kuartil 3 atau 75% pertama data adalah 5000 IU per 5 ml. Suplemen merek Seltifort Gold memiliki substansi terbanyak yaitu 25 mcg per 5 ml. nilai rata-rata. Nilai kuartil 1 (25% pertama data) dan kuartil 3 (75% pertama) adalah 3 mcg per 5 ml dan 5 mcg per 5 ml.4 1 10 200 16. 2500 IU per 5 ml dan 1375. 1000 0. Picavit.1 mg per 5 ml dan kuartil 3 (75% pertama) adalah 2 mg per 5 ml.592 mg per 5 ml. Kuartil 1 (25% pertama data) adalah 1. Berdasarkan substansi minimum dan maksimum. B6 (mg) Vit. Merek tersebut mampu mencukupi kebutuhan vitamin B6 harian anak usia 0-6 bulan. Merek tersebut mampu mencukupi kebutuhan vitamin B2 harian anak usia 0-6 bulan. median 5 mcg per 5 ml. 1375 2. Dev.34 12.1 Karakteristik Substansi Mikronutrient Esensial.4 0.211. Vitamin B12 memiliki substansi paling sedikit 1 mcg per 5 ml tepatnya merek Truvit dan Muveron.45 184.

08 97. Seltifort Gold. Nilai kuartil 1 atau 25% pertama data vitamin D adalah 200 IU per 5 ml dan kuartil 3 atau 75% pertama adalah 400 IU per 5 ml. Fitkom. Nilai rata-ratanya sebesar 374.21 79.141. Selain itu. Mulsanol. median dan standar deviasi masing-masing sebesar 157. 50 mg per 5 ml dan 13. D Lisin Bnyk Mikro.28 95.41 93. Lysmin Plus.C Vit. Berdasarkan nilai minimum dan maksimum merek-merek tersebut mampu mencukupi kebutuhan lysine harian anak usia 0-12 tahun. Berdasarkan nilai minimum dan maksimum merek-merek tersebut mampu mencukupi kebutuhan vitamin D harian anak usia 0-12 tahun. Selain itu nilai kuartil 1 (25% pertama data) dan kuartil 3 (75% pertama) masing-masing adalah 10.34 mg per 5 ml.12 85.49 101 0 85.027 macam median adalah 12 macam dengan standar deviasi 2.7 mg per 5 ml yaitu suplemen merek Solvita. Selain itu.12 110. Nilai rata-rata. B1 0 61.19 75. Osimax dan Vialyn.1 61. Substansi terbanyak adalah merek Fortelysin dan Lyvit yaitu sebanyak 1000 IU per 5 ml.3 87.5 IU per 5 ml. Sebelumnya jarak antar variabel tersebut dapat diperoleh dari nilai sudut cosinus. Kolivit. Vialyn. nilai rata-ratanya adalah 12.57 84. Variabel vitamin D memiliki substansi paling sedikit 200 IU per 5 ml tepatnya merek Vicalcin. Picavit.41 64.2 Pemetaan Suplemen Multivitamin Anak dengan Biplot Untuk mengetahui pemetaan dan posisi relatif produk suplemen multivitamin anak maka dilakukan analisis data dengan menggunakan pendekatan analisis biplot. Sedangkan terbanyak adalah merek Apialys yaitu 250 mg per 5 ml.7 73.09 59.02 mg per 5 ml. maka dilakukan perhitungan nilai sudut antara variabel ke-i dan ke-j berdasarkan matrik korelasi dengan menggunakan sifat trigonometri yaitu arcus cosinus.Elkana.45.71 78. Matrik Sudut Antar Variabel (Derajat) Variabel Vit.53 79.52. Harga Vit. Harga 0 60. median dan standar deviasi masing-masing sebesar 48. median sebesar 400 IU per 5 ml.87 103. Lytadex. harga suplemen multivitamin anak termurah adalah Rp 6000 yaitu merek Fitkom dan harga paling mahal adalah Rp 28435 yaitu merek Vidaylin. 4. B6 Vit. B12 Vit. Berdasarkan nilai minimum dan maksimum merek-merek tersebut mampu mencukupi kebutuhan vitamin C harian anak usia 0-12 tahun. Supralysin.2 97.D Lisin BnykMikro. C Vit. B2 Vit. Lisovit dan Erpha Livita. A 0 72. Sedangkan maksimum sebanyak 19 macam mikronutrient yaitu merek Asedas.79 70.57 102.3 108 0 65. Sedangkan nilai ratarata dan median masing-masing adalah Rp 12970 dan Rp 11000 dengan standar deviasi 5817.16 91.87 78. standar deviasi sebesar 184.76 Vit.B2 Vit.6 0 68.77 76.42 70. nilai kuartil 1 atau 25% pertama data adalah Rp 8900 dan kuartil 3 atau 75% pertama data harga adalah Rp 15700. Nilai kuartil 1 (25% pertama data) dan kuartil 3 (75% pertama) adalah 100 mg per 5 ml dan 200 mg per 5 ml. Di samping itu.39 102.01 0 92.62 68.38 93. Fortepaed.5 91.66 83.38 94.61 78. Growee.35 64. Nilai rata-rata.7 Vit. Untuk variabel lisin atau lysine memiliki substansi paling sedikit 16.63 103.B1 Vit. hal ini sesuai dengan AKG yang dianjurkan.B12 Vit.2. Nilai kuartil 1 atau 25% pertama data vitamin C adalah 50 mg per 5 ml dan kuartil 3 atau 75% pertama data adalah 55 mg per 5 ml.48 82 89. Sedangkan untuk variabel banyak mikronutrient yang tertera pada setiap kemasan dari 37 merek suplemen multivitamin anak paling sedikit mengandung 9 macam mikronutrient tepatnya merek Lysmin. Fitkom. 200 mg per 5 ml dan 58.43 0 79. Asedas.A Vit.5 dan 13 macam.B6 Vit. Tabel 3. Asedas. Vidaylin dan Lisovit.6 0 93.52 0 9 .

4. yaitu kelompok 1 (kotak warna kuning). Biplot Berdasarkan pemetaan dan posisi relatif produk suplemen multivitamin anak dapat diketahui bahwa suplemen multivitamin anak merek KLM (Kalysmon). CVL (Cavital). MVN (Muveron) dan KVT (Kolivit) cenderung memiliki kemiripan ciri terhadap variabel Harga. yang akan dijelaskan pada subbab 4. PCT (Picavit). Di samping itu.3 Pengelompokkan Suplemen Multivitamin Anak Berdasarkan kecenderungan dan posisi relatif suplemen multivitamin anak dalam masing-masing kuadran dari analisis biplot. akan dicari pengelompokkan suplemen multivitamin anak yang sesuai dengan pengujian lebih lanjut. VDP (Vidoran Plus). LSN (Lysmin). Gambar 1. MSL (Mulsanol). KNT (Kunavit). LCT (Lycalvit) dan SRN (Supralysin) cenderung memiliki kemiripan ciri terhadap variabel Vitamin A. BLN (Biolysin). Selain itu. Kelompok 4 (kotak warna coklat) Namun. APS (Apialys). Selain itu. BLS (Biolysin Smart). Suplemen yang cenderung mempunyai kemiripan ciri terhadap variabel Vitamin B6 maupun Vitamin B1. Pengelompokkan pada biplot tersebut hanya berdasarkan pada kecenderungan dan posisi relatif suplemen dalam masing-masing kuadran. sehingga pengelompokkan tersebut masih belum dapat dipastikan benar dan tepat. Sedangkan suplemen multivitamin anak yang cenderung mempunyai kemiripan ciri terhadap variabel Vitamin D adalah merek FTN (Fortelysin) dan LVT (Lyvit). suplemen merek CRT (Corovit). SVT (Solvita) dan BKD (Biokid). FTM (Fitkom). LSP (Lysmin Plus). SVP (Solvita Plus). 10 . merek OSX (Osimax). merek SLG (Seltifort Gold). Oleh karena itu.3. kelompok 3 (kotak warna merah). LST (Lisovit). perlu dilakukan pengujian lebih lanjut. ELN (Elkana). TRT (Truvit). FTD (Fortepaed) dan GRE (Growee) cenderung memiliki kemiripan ciri pada variabel Vitamin B12. VDL (Vidaylin). VCN (Vicalcin). Suplemen yang cenderung memiliki kemiripan ciri terhadap variabel Banyak Mikronutrient adalah merek ASS (Asedas). B2 dan Vitamin C adalah merek VAN (Vialyn) dan MCT (Mecovita). LTX (Lytadex) dan EPA (Erpha Livita) cenderung mempunyai kemiripan ciri terhadap variabel Lysine.Tabel di atas menunjukkan bahwa sudut antara variabel yang menunjukkan jarak vektor antar variabel dalam biplot. Berdasarkan biplot tersebut juga dapat diketahui bahwa pengelompokkan merek suplemen multivitamin anak berdasarkan kecenderungan dan posisi relatif produk dalam masing-masing kuadran. kelompok 2 (kotak warna hijau). CAL (Calcidol).

Bersamaan dengan fungsi diskriminan.1 Uji Asumsi Normal Multivariat Sebelum melakukan analisis selanjutnya yaitu MANOVA dan analisis diskriminan. K=5 maupun K=6 memiliki nilai Wilk’s Lambda yang relatif kecil.023 0.3.000 0.86% dari jumlah data.05. sedangkan nilai signifikansi untuk K=4. Oleh karena itu. Setelah diketahui ketepatan klasifikasi pengelompokkan maka perlu diketahui pula fungsi diskriminannya. Ketepatan Klasifikasi Kategori Pengelompokkan Kategori K=4 K=5 K=6 Prosentase Klasifikasi 78. Atas dasar inilah pengelompokkan suplemen multivitamin anak adalah K=4 atau terbentuk empat kelompok.3. Tabel 5. sehingga matriks varians-kovarians tidak homogen maka tidak digunakan sebagai alternatif dalam analisis selanjutnya.3 Klasifikasi dengan Analisis Diskriminan Langkah selanjutnya adalah menganalisis klasifikasi pengelompokkan dan variabel pembeda antar kelompok dengan analisis diskriminan.2% 62. maka perlu dilakukan analisis lebih lanjut dengan analisis diskriminan.2 MANOVA Selanjutnya adalah uji Box’s M dan uji Wilk’s Lambda untuk mengetahui kehomogenan matrik varians-kovarians dan nilai Wilk’s Lambda pada masing-masing kategori kelompok.103 Keterangan Tidak Homogen Tidak Homogen Homogen Homogen Homogen Kategori K=4 K=5 K=6 Wilk’s Lambda 0.108 0.005 Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa nilai signifikansi dari K=2 dan K=3 kurang dari α=0.4% 62.4. Namun dalam pemilihan kategori klasifikasi pengelompokkan yang sesuai dan terbaik masih perlu dilihat lagi ketepatan klasifikasinya. Hal ini diketahui dari yang kurang dari p dengan lebih besar dari 50% yaitu sebanyak 0. 4. Hasil Uji Box’s M dan Wilk’s Lambda antar Kategori Pengelompokkan Kategori K=2 K=3 K=4 K=5 K=6 Sig.4% sedangkan untuk K=5 dan K=6 memiliki prosentase yang relatif kecil yaitu 62.036 0. maka ditentukan pula nilai angka kritis 11 .2% Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa ketepatan klasifikasi untuk K=4 cenderung lebih baik yaitu mencapai 78. Berdasarkan pengklasifikasian K=4 ini juga dapat diketahui bahwa terdapat kesalahan pengelompokkan 8 suplemen multivitamin anak. Tabel 4. Selanjutnya. maka perlu diuji terlebih dahulu kemultinormalan data. Kegunaan dari funsi diskriminan adalah untuk mengetahui apakah suatu merek suplemen multivitamin anak masuk dalam kelompok yang satu atau kelompok yang lainnya. berdasarkan tabel hasil pengujian Wilk’s Lambda di atas dapat diketahui bahwa untuk kategori pengelompokkan K=4.000 0.3. Berdasarkan output macro minitab dapat diketahui bahwa data suplemen multivitamin anak telah mengikuti distribusi normal 2 multivariat.108 0.2%. 0.648649 atau sebanyak 64. 4. kategori pengelompokkan terbaik yang sesuai adalah K=4. K=5 maupun K=6 menunjukkan dapat disimpulkan matrik varians-kovarians untuk tiga kategori pengelompokkan sudah homogen.

LTX (Lytadex). LCT (Lycalvit). Z cu = dimana: Z cu = Angka kritis . OSX (Osimax).0. CVL (Cavital). Pengelompokkan Suplemen Multivitamin Anak Nama Kelompok Kelompok 1 Anggota FTM (Fitkom). yang berfungsi sebagai pembatas Na.013 Vitamin B2 + 0. MCT (Mecovita) VCN (Vicalcin). ASS (Asedas).49 Vitamin C Zcu = -0.033 Vitamin C Zcu = -0.062 Vitamin C Zcu = 0. LST (Lisovit).382  Fungsi Diskriminan 2 Fungsi 2 = -1. APS (Apialys). KNT (Kunavit). BKD (Biokid). CRT (Corovit).(cut of score) yang berguna sebagai pembatas antara kelompok yang satu dengan kelompok yang lainnya. SLG (Seltifort Gold). 12 . LVT (Lyvit).  Fungsi Diskriminan 1 Fungsi 1 = -3. KVT (Kolivit).188 + 0. BLN (Biolysin). VDL (Vidaylin). KLM Kelompok 2 (Kalysmon). VDP (Vidoran Plus) Kelompok 3 TRT (Truvit).Nb = Banyak anggota pada kelompok ke-a dan kelompok ke-b Za.539 + 0. SVP (Solvita Plus). PCT (Picavit). GRE (Growee). Setelah diketahui ketepatan klasifikasi dan pengelompokkan maka perlu diketahui pula variabel-variabel ciri yang membedakan antar kelompok. SRN (Supralysin).855  Fungsi Diskriminan 3 Fungsi 3 = 0.001 Vitamin A . LSN Na Zb + Nb Za Na + Nb Kelompok 4 (Lysmin). Tabel 6. BLS (Biolysin Smart). MVN (Muveron). yaitu terdapat 8 suplemen yang salah dalam penempatan kelompok. SVT (Solvita) CAL (Calcidol). Persamaan untuk menentukan angka kritis adalah sebagai berikut. FTD (Fortepaed).218 + 1.196 Vitamin B2 – 0. FTN (Fortelysin). MSL (Mulsanol). EPA (Erpha Livita) Berdasarkan tabel di atas dapat diketahui bahwa anggota kelompok yang diperoleh setelah pengujian dan klasifikasi pengelompokkan yang sesuai dengan analisis diskriminan sedikit berbeda dengan pengelompokkan pada biplot.938 Vitamin B2 + 0. LSP (Lysmin Plus).442 Dengan demikian juga dapat diketahui pengelompokkan suplemen multivitamin anak yang tepat pada masing-masing kelompok. Zb = Angka centroids pada kelompok ke-a dan kelompok ke-b Fungsi diskriminan dan nilai angka kritis (Zcu atau cut of score) dari masing-masing kelompok adalah sebagai berikut. ELN (Elkana). VAN (Vialyn).

Kunavit. 5. Merek Fortelysin dan Lyvit cenderung memiliki kemiripan ciri terhadap vitamin D. Serta suplemen yang paling murah harganya adalah merek Fitkom. Lytadex dan Erpha Livita cenderung mirip terhadap substansi lysine. Sedangkan untuk vitamin B2 dan vitamin C dapat mengonsumsi merek FTM (Fitkom). SLG (Seltifort Gold). APS (Apialys). KNT (Kunavit).830. MVN (Muveron). Elkana. variabel Vitamin B2 adalah pada kelompok 1 yaitu sebesar 2. LTX (Lytadex). LST (Lisovit) dan EPA (Erpha Livita). Apialys. GRE (Growee) dan MCT (Mecovita).Tabel 7. B2 dan vitamin C. dapat diketahui variabel yang membedakan antar kelompok yaitu variabel Vitamin A. Untuk suplemen yang cenderung memliki kemiripan terhadap banyak mikronutrient 13 . Picavit.583 1. Bagi seorang anak yang membutuhkan mikronutrient lain seperti vitamin B1.147. Nilai rata-rata variabel vitamin A tertinggi berasal dari kelompok 4 yaitu 4. MSL (Mulsanol). LSN (Lysmin). Asedas. Lysmin. Apialys.750 2. vitamin D dan lysine maupun banyak mikronutrient dapat mengkonsumsi suplemen dengan merek apapun dari 37 merek dalam penelitian ini karena kandungan hampir homogen.79 27 19. Suplemen merek Osimax. Lytadex. Supralysin. FTN (Fortelysin). Substansi Vitamin B2 terbanyak adalah merek Fitkom.583 55 11. Suplemen merek Vialyn dan Mecovita cenderung mempunyai kemiripan ciri terhadap vitamin B6 maupun vitamin B1. B12. PCT (Picavit). Substansi vitamin C terbanyak adalah merek Cavital. Suplemen merek Seltifort Gold. a. Vitamin C dan Harga.5 Nilai Rata-rata Kelompok 2 1.75 Kelompok 3 2. Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan didapatkan kesimpulan sebagai berikut. SVP (Solvita Plus).350 IU. untuk banyak mikronutrient terbanyak dalam tiap kemasannya adalah merek Asedas. LCT (Lycalvit).312. CRT (Corovit). Lyvit. Lysmin. FTD (Fortepaed). Supralysin. Begitu pula jika ingin membeli suplemen dengan harga yang murah. kelompok 1 dicirikan oleh variabel Vitamin B2 dan Vitamin C sedangkan variabel Harga sebagai penciri kelompok 3.389 Kelompok 4 4. Solvita Plus. VAN (Vialyn). SRN (Supralysin). Di samping itu.237 Berdasarkan tabel di atas. Sedangkan suplemen dengan substansi vitamin D paling banyak adalah merek Fortelysin dan Lyvit. Solvita Plus. Osimax dan Vialyn. b.200 0.853 52. LSP (Lysmin Plus). Picavit. LVT (Lyvit). Lisovit dan Erpha Livita.350 1. Substansi lysine terbanyak adalah merek Apialys. Lisovit. Suplemen multivitamin anak yang memiliki substansi vitamin A paling banyak adalah suplemen merek Kunavit. Fortepaed dan Growee cenderung mempunyai kemiripan ciri terhadap vitamin B12. VDL (Vidaylin) dan SVT (Solvita) karena harganya tergolong mahal. Lycalvit dan Supralysin cenderung memiliki kemiripan ciri terhadap vitamin A. Fitkom.389. Variabel Pembeda dan Rata-Rata Antar Kelompok Variabel Pembeda Vitamin A Vitamin C Harga (IU) (mg) (Rp) Vitamin B2 (mg) Kelompok 1 2. maka harus menghindari suplemen merek TRT (Truvit). Fortelysin. Selain itu. sedangkan variabel Harga nilai rata-rata tertinggi atau paling mahal adalah pada kelompok 3 yaitu Rp 19. variabel Vitamin C adalah pada kelompok 1 yaitu sebesar 55 mg. Dari uraian di atas dapat pula dijelaskan bahwa seorang anak yang membutuhkan gizi vitamin A disarankan untuk mengonsumsi suplemen multivitamin anak merek CAL (Calcidol).475 13. Fitkom. B6. Seltifort Gold. Sehingga dapat diketahui bahwa kelompok 4 dicirikan oleh variabel Vitamin A. Suplemen dengan substansi vitamin B1 terbanyak adalah merek Lisovit.125 48. suplemen dengan substansi vitamin B12 terbanyak adalah merek Seltifort Gold. Vitamin B2.143 11. Suplemen multivitamin anak merek Kalysmon. Suplemen merek Apialys memiliki substansi vitamin B6 terbanyak.583 mg.

Perdana. A. Statistika FMIPA ITS.mims. PT. Kamus Gizi. Pengantar Statistika. J. Lysmin Plus.15 WIB http://www. (2009).php?tabel=1&daftar=1&id_subyek=30&notab=40. Vidaylin.48 WIB http://www. D.com. http://www. dan Wichern. (2005). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. diakses pada tanggal 16 Februari 2010. Johnson. John Willey & Sons: Canada. Soerdarmo. Vidoran Plus.4% dan empat variabel pembeda yaitu variabel vitamin A. Hasil klasifikasi pengelompokkan dengan analisis diskriminan terbentuk empat kelompok suplemen multivitamin anak dengan ketepatan klasifikasi 78. R. and Goldstein. jam 21. “Analisis Statistika Terhadap Kandungan Gizi pada Makanan Ringan”. Third Edition. Rineka Cipta: Jakarta. Kompas : Jakarta. Dian Rakyat : Jakarta. (1977). diakses pada tanggal 21 Februari 2010.php?artikelID=322. Statistika FMIPA ITS. Tugas Akhir. Supranto. dan Sediaoetama. D. A. Gramedia Pustaka Utama: Jakarta. Muveron dan Kolivit. diakses pada tanggal 18 Februari 2010. (2004). Serta merek suplemen yang cenderung memiliki kemiripan ciri terhadap harga adalah Corovit. Multivariate Analysis Methods and Application. Vicalcin. Solvita dan Biokid. PT. PT. “Analisis Pengelompokkan Susu Balita berdasarkan komposisi Gizi dan Harga Jual Studi Kasus Alfa”. vitamin B2. P. kelompok 1 dicirikan oleh variabel Vitamin B2 dan Vitamin C sedangkan kelompok 3 dicirikan oleh variabel Harga. Ilmu Gizi. diakses pada tanggal 9 April 2010.adalah merek Asedas. Daftar Pustaka Almatsier. Biolysin Smart. (2001).G.go. (1995).id.org/lisin. M. jam 11. The Biplot Graphics Display with Applications for Principal Component Analysis. Dillon. c.43 WIB 14 .inspiredkidsmagazine. (2004). Kimia Pangan dan Gizi. K. et al. (2003).P. (1984). Mulsanol. Sandjaja. jam 18.. Tugas Akhir. (2002). Truvit. PT Gramedia Pustaka Utama: Jakarta Winarno.R. W. Skripsi. Cavital. Walpole.S. Hanie. Edisi Ketiga. Calcidol. Rahayu. R.467. Analisis Multivariat Arti dan Interpretasi. vitamin C dan harga.E.A. 3.05 WIB http://www. Gramedia Pustaka Utama: Jakarta.W. Statistika FMIPA ITS. page 453. Biolysin.bps. jam 20. Biometrika 58. Gabriel. Elkana. F. “Analisis Multivariat terhadap kandungan Gizi pada Kemasan Mie Instant”. (1971). Kelompok 4 dicirikan oleh variabel Vitamin A. (2007). Prentice Hall Inc: New Jersey.com/ArtikelFeatures.wikipedia. S. U. Applied Multivariate Analysis.D.id/tab_sub/view. R. 6.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful