skip to main | skip to sidebar

MANAJEMEN LINGKUNGAN
Kliping Internet 0175

Jumat, 13 November 2009
Perkembangan Program SML ISO 14001 di Indonesia

Seiring dengan perumusan Standar Internasional ISO seri 14000 untuk bidang manajemen lingkungan sejak 1993, maka Indonesia sebagai salah satu negara yang aktif mengikuti perkembangan ISO seri 14000 telah melakukan antisipasi terhadap diberlakukannya standar tersebut. Dalam mengantisipasi diberlakukannya standar ISO seri 14000, Indonesia sudah aktif memberikan tanggapan terhadap draf standar ISO sebelum ditetapkan menjadi Standar Internasional. Hal ini dilakukan dengan pembentukan Kelompok Kerja Nasional ISO 14000 oleh Bapedal pada tahun 1995 untuk membahas draf standar ISO tersebut sejak tahun 1995. Anggota Kelompok Kerja tersebut berasal dari berbagai kalangan, baik Pemerintah, Swasta, Lembaga Swadaya Masyarakat, maupun pakar pengelolaan lingkungan. Kementerian Lingkungan Hidup (Bapedal pada waktu itu) dan Badan Standardisasi Nasional (BSN) bekerjasama dengan Kelompok Kerja Nasional ISO 14000 dan berbagai stakeholders sejak tahun 1995 mengkaji, menyebarkan informasi, dan melakukan serangkaian kegiatan penelitian dan pengembangan penerapan Sistem Manajemen Lingkungan. Berdasarkan hasil pembahasan dengan “stakeholders” di Indonesia, Kementerian Lingkungan Hidup menyadari potensi penerapan Sistem Manajemen Lingkungan bagi peningkatan kualitas pengelolaan lingkungan, peningkatan peran aktif pihak swasta dan promosi penerapan perangkat pengelolaan lingkungan secara proaktif dan sukarela di Indonesia. Pada tahun 1996-1998, serangkaian seminar, lokakarya, penelitian dan proyek percontohan

Sistem Manajemen Lingkungan telah diprakarsai oleh Kementerian Lingkungan Hidup, bekerjasama dengan BSN dan berbagai pihak. Rangkaian kegiatan tersebut dimaksudkan untuk menjadi investasi awal bagi penerapan ISO 14001 di Indonesia dalam menumbuhkan sisi “demand” maupun “supply” menuju mekanisme pasar yang wajar. Setelah itu, muncullah beberapa penyelenggara pelatihan, jasa konsultasi, jasa sertifikasi dan perusahaan-perusahaan yang menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan. Seiring dengan tumbuhnya populasi para pemain dalam pasar penerapan ISO 14001 di Indonesia, Kementerian LH selanjutnya lebih menfokuskan diri pada peran fasilitator dan pembina kepada semua pihak dalam penerapan ISO 14001 di Indonesia. Peran motor penggerak diharapkan dapat dilanjutkan oleh dunia usaha itu sendiri, sesuai dengan jiwa penerapan Sistem Manajemen Lingkungan yang bersifat proaktif dan sukarela. Dengan perannya sebagai fasilitator dalam pengembangan ISO 14000 di Indonesia, Kementerian LH menyediakan media bagi semua pihak yang berkepentingan untuk aktif dalam program pengembangan standar ISO 14000, yaitu melalui Kelompok Kerja Nasional ISO 14000 (Pokjanas ISO 14000). Kelompok kerja tersebut sampai saat ini masih aktif dalam melaksanakan diskusi-diskusi membahas penerapan standar ISO 14000. Sekretariat Pokjanas ISO 14000 tersebut difasilitasi oleh Kementerian LH cq. Asisten Deputi Urusan Standarisasi dan Teknologi. Untuk menfasilitasi penerapan standar ISO 14001 di Indonesia dan mempermudah penerapan dilapangan serta untuk menyamakan persepsi mengenai pelaksanaannya, maka Kementerian LH bekerjasama dengan BSN telah melakukan adopsi terhadap beberapa Standar Internasional ISO 14000 menjadi Standar Nasional Indonesia (SNI). Standar yang telah diadopsi tersebut diantaranya : 1.Sistem Manajemen Lingkungan-Spesifikasi dengan Panduan Penggunaan (SNI 19-140011997) 2.Sistem Manajemen Lingkungan-Pedoman Umum Prinsip Sistem dan Teknik Pendukung (SNI 19-14004-1997) 3.Pedoman Audit Lingkungan-Prinsip Umum (SNI 19-1410-1997) 4.Pedoman Untuk Pengauditan Lingkungan - Prosedur Audit - Pengauditan Sistem Manajemen Lingkungan (SNI 19-14011-1997) 5.Pedoman Audit untuk Lingkungan – Kriteria Kualifikasi untuk Auditor Lingkungan (SNI 1914012-1997) Standar ISO 14001 ternyata mendapat sambutan positif dari kalangan industri di Indonesia. Sejak ditetapkannya ISO 14001 menjadi standar internasional dan diadopsi menjadi SNI 1914001-1997 sampai saat ini tercatat lebih dari 248 (dua ratus empat puluh delapan[1]) sertifikat ISO 14001 untuk berbagai unit organisasi perusahaan di Indonesia yang dengan sukarela menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001. Kecenderungan peningkatan penerapan Standar ISO 14001 dapat menjadi salah satu indikator peningkatan kesadaran industri terhadap pengelolaan lingkungan. Faktor pendorong yang lain adalah antisipasi industri terhadap potensi adanya persyaratan dagang dan industri yang diwajibkan oleh “buyer” untuk menerapkan ISO 14001. Selain kedua hal di atas, penerapan ISO 14001 juga di pacu oleh adanya program internal dari beberapa “holding company” untuk menerapkan ISO 14001 pada anak perusahaannya.

Sumber : http://www.menlh.go.id/ekolabel-sml/sml/index.php? option=content&task=view&id=20&Itemid= 22 Mei 2006 Sumber Gambar: http://www.dqschile.com/futuretense_cs/dqs/files/Grafiken/UMS_Baum_Eng.gif Diposkan oleh aa kumis di 16:45 0 komentar

Manajemen Lingkungan, ISO 14000 dan AMDAL
Konsep Umum Banyak pendekatan yang dibuat untuk mengelola lingkungan baik di tingkat perusahaan maupun pemerintah, diantaranya adalah Environmental Management System (EMS). EMS adalah siklus berkelanjutan dari kegiatan perencanaan, implementasi, evaluasi dan peningkatan proses, yang diorganisasi sedemikian sehingga tujuan bisnis perusahaan/pemerintah dan tujuan lingkungan padu dan bersinergi. • Perencanaan, meliputi identifikasi aspek lingkungan dan penetapan tujuan (goal) • Implementasi, termasuk pelatihan dan pengendalian operasi; • Pemeriksaan, termasuk monitoring dan pemeriksaan hasil kerja; • Evaluasi, termasuk evaluasi kemajuan kerja dan perbaikan sistem. Penerapan EMS EMS yang efektif, dibangun pada konsep TQM (Total Quality Management), misalnya pada ISO 9000. Untuk meningkatkan pengelolaan lingkungan, organisasi tidak hanya tahu apa yang terjadi, tetapi juga harus tahu mengapa terjadi. Kebanyakan penerapan EMS (termasuk didalamnya ISO 14001), akan sukses jika : • didukung oleh manajemen puncak • fokus pada peningkatan berkelanjutan • sederhana, fleksibel dan dinamis mengikuti perubahan lingkungan • cocok dengan budaya organisasi • kepedulian dan keterlibatan semua pihak Manfaat EMS Walaupun penerapan EMS memerlukan biaya dan waktu, namun manfaat yang bisa dipetik diantaranya : • meningkatkan kinerja lingkungan • mengurangi/menghilangkan keluhan masyarakat terhadap dampak lingkungan • mencegah polusi dan melindungi sumber daya alam • mengurangi resiko • menarik pelanggan dan pasar baru (yang mensyaratkan EMS) • menaikkan efisiensi/mengurangi biaya • meningkatkan moral karyawan • meningkatkan kesan baik di masyarakat, pemerintah dan investor

ISO 9000 mengenai pengelolaan kualitas (quality management). dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Aktivitas yang menggunakan standar ISO 14000 menghendaki aktivitas pengurangan dampak merugikan terhadap lingkungan dan peningkatan menerus terhadap kinerja lingkungan. Sumber : http://www. Switzerland.kitada. pelaporan. pengawasan dan manajemen dan partisipasi publik. flora. Sebelum membuang limbah ke sungai. termasuk di dalamnya ISO 14001. budaya dan sosial. Kami menyadari bahwa masalah yang berkaitan dengan lingkungan. memprediksi dan menganalisis dampak nyata dari sebuah proposal (rencana pembangungan) terhadap lingkungan serta untuk menyediakan informasi yang bisa digunakan dalam proses pengambilan keputusan apakah proposal tersebut akan disetujui atau tidak. kami mengembangkan suatu sistem komprehensif yang mengacu pada standar internasional. ISO memperkenalkan dan mengembangkan standar internasional. AMDAL AMDAL atau Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Environmental Impact Assessment) merupakan perangkat analisis untuk menilai suatu kegiatan (proposal kegiatan) tidak berdampak merugikan lingkungan. Ini berarti. tata guna lahan. peninjauan. fauna. Proses AMDAL terdiri dari penyaringan. .jp/pub/member/asep/plo/manajemen. scoping.eco.html 22 Mei 2008 Diposkan oleh aa kumis di 16:40 0 komentar Komintmen Pada Lingkungan (PT Coca-Cola Bottling Indonesia) Bisnis kami tak lain adalah menghadirkan saat-saat menyegarkan yang unik dan memuaskan konsumen. sedangkan ISO 14000 mengenai pengelolaan lingkungan (environmental management). merupakan organisasi non pemerintah.tut. pengambilan keputusan . pengkajian. mitigasi . kesehatan dan keselamatan kerja senantiasa mengalami perubahan sejalan dengan pengertian kami terhadap masalahmasalah tersebut yang juga berkembang dari waktu ke waktu.• meningkatkan tanggung jawab dan kepedulian karyawan terhadap lingkungan ISO 14000 ISO (International Organization for Standardization). seperti seri ISO 9000 dan ISO 14000. Kami sangat terpacu untuk melahirkan semangat serupa terhadap usaha-usaha kami yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan. Oleh sebab itu. upaya berkesinambungan untuk menggali cara-cara baru dan lebih baik untuk meningkatakan kinerja kami di bidang pelestarian lingkungan. seperti pada kesehatan. kesehatan dan keselamatan kerja.ac. Amdal juga merupakan sebuah proses perencanaan yang digunakan untuk menghitung. ekonomi. kesehatan dan keselamatan kerja. yang berlokasi di Geneva. kami mengolah limbah sehingga tidak merusak biota sungai.

kesehatan dan keselamatan kerja .mulai dari pengelolaan dan pemanfaatan kembali limbah produksi hingga berbagai program kesehatan dan keselamatan kerja. menggunakan kembali dan mengolah semua limbah yang ditimbulkan di dalam area kita sendiri. bahan kimia. Sumber : http://www. Mengembangkan dan menerapkan cara-cara meningkatkan efisiensi pemakaian sumber daya. 3. Senantiasa memasukkan pertimbangan-pertimbangan lingkungan dalam menyusun Business Plan (Perencanaan Bisnis) untuk memastikan bahwa pengelolaan masalah lingkungan selalu menjadi bagian yang integral dari Operasi Perusahaan. mencegah dan memperkecil setiap dampak buruk terhadap lingkungan sehubungan dengan kegiatan produksi minuman ringan. Medapat mungkin mencegah. mengurangi. kemasan dan bahan baku lainnya.coca-colabottling. bersama-sama memainkan peranan penting dalam menerapkan kebijakan Perusahaan di bidang perlindungan lingkungan ini. Meminta para pemasok dan rekanan bisnis agar memenuhi standar pengelolaan lingkungan yang setara dengan yang kita anut. 5. 1. Kami akan: berusaha sebaik mungkin mencapai kinerja di bidang perlindungan lingkungan dengan memenuhi persyaratan dari The Coca-Cola Company dan Peraturan Perundangan yang berlaku. termasuk energi. Tanggung jawab tersebut meliputi komitmen dalam menjalankan usaha dengan cara-cara yang menjaga kelestarian lingkungan dan menunjang kesehatan dan keselamatan kerja karyawankaryawan kami di tempat kerja. 2. Mendorong dan membekali karyawan agar mampu mengenali. tanggungjawab kami juga tertuju pada masyarakat Indonesia yang kehidupannya kami sentuh setiap hari.id/ina/ourcompany/index. dan 6. Selain senantiasa berupaya meraih kepuasan dengan melakukan hal-hal yang terbaik.Semua pabrik melaksanakan audit secara berkala dan menjalankan praktek-praktek terbaik di bidang perlindungan lingkungan. serta semua mitra kerjanya. Kita yakin bahwa seluruh karyawan PT Coca-Cola Botting Indonesia dan setiap orang yang tergabung di dalam perusahaan. KEBIJAKAN LINGKUNGAN PT Coca-Cola Bottling Indonesia memiliki komitmen untuk senantiasa memahami. Menerapkan dan mempertahankan sistem manajemen lingkungan terprogram. Untuk itulah maka kita berupaya membekali para karyawan agar mampu melibatkan diri mereka sepenuhnya.php?act=environmental . air. serta menjamin prosedur pembuangan limbah tersebut dengan cara yang aman dan berdampak yang seminimal mungkin. serta terus menerus menyempurnakan dan meninjaunya agar senantiasa sejalan dengan operasi perusahaan. serta terus berupaya memberikan pelayanan dan produk berkualitas yang diharapkan konsumen maupun pelanggan.co. dan menciptakan lingkungan kerja yang aman bagi seluruh karyawan. memahami dan bertindak pada setiap peluang yang ada untuk mencegah dan memperkecil setiap dampak negatif yang berpotensi menimbulkan masalah lingkungan. 4.

Dalam hal aspek fisik kimia. pengembangan industri nasional yang kita anut adalah pengembangan industri yang berwawasan lingkungan. berbagai strategi telah ditetapkan guna mengintensifkan pengelolaan lingkungan melalui pendekatan yaitu pendelatan teknologi. UNIDO mengusulkan definisi Pembanguna Industri yang berwawasan lingkungan sebagai "Ecologically Sound and Sustainable Industrial Development" (ESSID) yaitu pola industrialisasi untuk meningkatkan kemakmuran generasi sekarang dan generasi yang akan datang tanpa merusak proses dasar ekologi. Mengambil contoh pengendalian limbah pabrik. Di dalam melaksanakan kebijaksanaan perusahaan tersebut. PT Pusri juga telah mengadopsi Sistem Manajemen Lingkungan ISO-14001 dengan melibatkan seluruh karyawan untuk berperan aktif dalam melakukan penyempurnaan mutu lingkungan. yaitu: pengurangan dari sumber (reduce). Perusahaan telah menerapkan pengurangan jumlah limbah yang dibuang ke media lingkungan berdasarkan empat prinsip. Pengertian mnggunakan dan mengelola sumberdaya alam secara bijaksana berarti senantiasa memperhitungkan dampak kegiatan tersebut terhadap lingkungan serta kemampuan sumber daya untuk menoopang pembangunan secara berkesinambungan. Adalah merupakan kebijakan PT Pusri untuk selalu memberikan prioritas terhadap pengelolaan lingkungan hidup dalam semua kegiatan operasi perusahaan. Dalam hal pembangunan industri tentunya tidak terlepas dari pengertian dan batasan seperti di atas. sistem daur ulang (recycle). Sesuai dengan pasal 21 UU No. pengambilan (recovery) dan pemanfaatan kembali (reuse) secara berkelanjutan menuju produksi bersih. pendekatan institusional dan pendekatan sosial ekonomi dan budaya. Selain itu adanya kebijaksanaan untuk selalu memelihara hubungan yang sehat dan harmonis dengan masyarakat sekitarnya dan membantu pemerintah setempat dalam pelaksanaan PROKASIH sungai Musi.1982 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup.4 th.Diposkan oleh aa kumis di 16:11 0 komentar Pengelolaan Lingkungan Hidup (PT Pusri) Komitmen untuk melaksanakan kegiatan industri berwawasan lingkungan dan berkelanjutan diwujudkan melalui pengelolaan sumber daya secara efektif dan efisien.5 th. Tentang Perindustrian.1984. . pengertian pembangunan berwawasan lingkungan dijelaskan sebagai upaya sadar dan berencana menggunakan dan mengelola sumber daya secara bijaksana dalam pembangunan yang berkesinambungan untuk meningkatkan mutu hidup. Di dalam UU No. PUSRI dengan segala kemampuannya akan terus menekan jumlah limbah dan meningkatkan mutu pengolahan limbah serta pengawasannya sampai pada tingkat yang lebih baik dan sesuai dengan peraturan dan baku mutu yang ditetapkan pemerintah. guna mendukung prinsip-prinsip pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Untuk mencapai sasaran tersebut.

Acara sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran dari pihak industri bahwa mengelola lingkungan tidak hanya merupakan sumber pengeluaran. Sumatera Barat (semen) PT.pusri. Sumber : http://www. namun juga dapat menghasilkan keuntungan. serta bekerjasama dengan unit kerja terkait melaksanakan usaha pengendalian terhadap dam[ak yang itmbul dengan prinsip meminimalkan dampak negatif dan memaksimalkan dampak positif. Socfindo.php Diposkan oleh aa kumis di 16:03 0 komentar Sosialisasi Program Manajemen Lingkungan Berorientasi Keuntungan (MeLOK) di Pekanbaru Sosialisasi program Manajemen Lingkungan Berorientasi Keuntungan (MeLOK) telah diadakan di kantor PPLH Regional Sumatera. DI. Pupuk Iskandar Muda. Kegiatan ini pula pada dasarnya lebih mengarah kepada peningkatan dan pengembangan dampak positif dari adanya kegiatan PT Pusri.Aceh (pupuk) PT. Salim Ivomas Pratama. Pekanbaru Riau pada tanggal 13 Mei 2009. Sumatera Utara (kelapa sawit) .co. Riau (kelapa sawit) PT. Peraturan Pemerintah) tentang keselamatan lingkungan untuk mendapatkan jaminan keamanan lingkungan. Sumatera Selatan (pupuk) PT.id/index0603. Pendekatan Institusional Guna meningkatkan mekanisme pengelolaan lingkungan. Kegiatan yang diselenggarakan oleh PPBN bekerjasama dengan PPLH Regional Sumatera ini dihadiri oleh peserta dari beberapa industri besar di wilayah Sumatera antara lain: PT. maka upaya pengendalian limbah terus disempurnakan melalui penerapan "best practice technology" berdasarkan prinsip : Mengatasi limbah dari sumbernya Mengupayakan proses daur ulang yang maksimal Pemanfaatan limbah untuk proses lain Sunstitusi bahan dengan bahan yang non B3 Mengolah limbah sebelum dibuang ke lingkungan. Code.Pendekatan Teknologi Sejalan dengan meningkatnya pengetahuan dan pengalaman Pusri yang didukung oleh perkembangan teknologi pengendalian limbah. Pendekatan Sosekbud Usaha pembinaan wilayah dan aspek sosekbud dilakukan melalui pendekatan yang diwujudkan dalam bentuk kegiatan Bina Lingkungan khususnya terhadap warga sekitar kompleks Industri PT Pusri. Semen Padang. Pupuk Sriwijaya. maka di dalam organisasi PT Pusri telah dibentuk Dinas Teknik Lingkungan yang berada di bawah Departemen Teknik Produksi yang mengintegrasikan penerapan aspek lingkungan ke dalam teknologi proses dan menangani permasalahan pengelolaan lingkungan dengan menerapkan ISO-14000. serta melakukan pengawasan pelaksanaan aturan (Standard.

pengeringan. penggilingan akhir. . tanah liat. Pabrik Cirebon yang dioperasikan oleh Indocement.id/site/index. Pabrik Citeureup memenuhi komitmen pengembangan pengawasan dan manajemen lingkungan sesuai dengan penilaian terhadap dampak lingkungan pada dokumen Rencana Kelola Lingkungan (RKL) dan Rencana Pengawasan Lingkungan (RPL). Termasuk juga manajemen respon terhadap perubahan yang berhubungan dengan proyek Mekanisme Pembangunan Bersih. tekstil. Riau (kelapa sawit) PT. pasir silika dan pasir besi. Acara tersebut mendapatkan antusias dari peserta industri untuk meminta informasi lebih lanjut dan konsultasi dari PPBN mengenai penerapan MeLOK di industrinya. pendinginan. pengantongan dan pengiriman. plastik. RAPP. Riau (kelapa sawit & karet) MeLOK merupakan salah satu perangkat produksi bersih yang diperkenalkan PPBN kepada industri agar mampu mengelola lingkungan sekaligus mendapatkan keuntungan finansial dan organisasi pada perusahaan secara berkelanjutan. Bahan baku utama adalah batu kapur. Perkebunan Nusantara 5. Beberapa bahan bakar alternatif yang dipertimbangkan seperti Biomas. dan penggunaan bahan bakar alternatif. Rencana Kelola Lingkungan terdiri atas beberapa program manajemen lingkungan dan masyarakat yang diterapkan di Pabrik Citeureup. Proses produksi semen terdiri atas penambangan bahan baku. dan lainnya. penggilingan. terdiri atas 2 (dua) tanur dan menempati lahan seluas 470 hektar termasuk lahan tambang. Pabrik ini berlokasi sekitar 20km barat Cirebon untuk mensuplai kebutuhan semen di daerah Jawa Barat dan sekitarnya. yang keduanya digagas oleh pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kondisi lingkungan di Indonesia. Perusahaan turut berpartisipasi dalam Program Langit Biru dan Program Proper.PT. Bridgestone Sumatera Rubber Estate. oli bekas. Riau (pulp & paper) PT. Asian Agri Group. tanur pembakaran.or. Sumatera Utara (karet) PT.php?modul=detail&catID=6&key=166 19 Mei 2009 Diposkan oleh aa kumis di 15:59 0 komentar Manajemen Lingkungan Pabrik Cirebon (Indocement) Ringkasan Eksekutif: Pabrik Cirebon (Palimanan) mempertahankan akreditasi ISO 14000:1996 Sistem Manajemen Lingkungan untuk mengelola dampak buruk terhadap lingkungan sekitar dan masyarakat yang disebabkan oleh produksi semen. kertas. Intercallin yang merupakan salah satu industri yang telah sukses menerapkan MeLOK. ban bekas. Sumber : http://ppbn. Proyek Mekanisme Pembangunan Bersih (MPB) terdiri termasuk atas pengenalan bahan aditif untuk penggilingan akhir. Acara yang dilaksanakan selama 1 hari tersebut diisi oleh narasumber dari PPBN dan PT. Penggunaan beberapa jenis bahan bakar ini dimaksudkan untuk keperluan penelitian dan perijinan dari pemerintah.

mengandung sejuta makna yang sangat erat kaitannya dengan kehidupan dan keberlangsungan hidup umat manusia.asp 13 November 2009 Diposkan oleh aa kumis di 15:57 0 komentar Rusaknya Manajemen Lingkungan Kita RUSAKNYA manajemen lingkungan kita! Itulah kalimat yang terlintas dalam benak saya. Banten. di wilayah Tangerang. dan melihat kata. pelayanan kesehatan dan genetik. beberapa media menayangkan banjir yang ada di Kota Jakarta. Sumber : http://www. Rencana itu terdiri atas: Udara. seperti kata lingkungan. perilaku..Emisi gas dan debu diakui sebagai dampak utama terhadap lingkungan pada industri semen. Garis besar Rencana Kelola Lingkungan adalah serangkaian Rencana Pengawasan dan Mitigasi Dampak yang ditujukan pada lingkungan dan tantangan sosial. . Perubahan proses yang disebabkan proyek MPB mungkin akan dirasakan buruk dan merusak lingkungan. begitu juga dengan kebutuhan akan sumber daya manusia dan finansial. Tantangan sosial muncul dari suatu kebutuhan sejumlah karyawan dan kebutuhan dari area penambangan.indocement. bising dan getaran Air Permukaan dan Air Tanah Tanah dan Topografi Flora dan Fauna Material Berbahaya/Bekas Keselamatan dan Kesehatan Pekerja Konsultasi masyarakat dan Partisipasi Program Pengembangan Masyarakat: Pendidikan Sosial Budaya Infrastruktur Ekonomi Kesehatan Masyarakat Implementasi dari Rencana Kelola Lingkungan termasuk dalam ISO 14000 yang berakreditasi Sistem Manajemen Lingkungan Garis besar Sistem Manajemen Lingkungan adalah bertujuan dan berwawasan lingkungan. derajat kesehatan terdiri dari empat faktor yakni lingkungan. Dewasa ini. Semarang dan tragedi yang tidak diinginkan yang terjadi di Situ Gintung.co. kewajiban dan tanggung jawab. Namun di balik kata lingkungan itu. kebutuhan institusional. Bahkan menurut Bloom. Tampaknya kita sepele mendengar.id/new_id/env-emp-crb. Segala sesuatunya sangat erat kaitannya dengan lingkungan. Penanganan material menyebabkan peningkatan tekanan pada infrastruktur transportasi setempat. Jadi semua tindak dan tanduk manusia berawal dari lingkungan. Betapa sedihnya melihat saudara kita yang terkena musibah ini.

Dengan keadaan pencemaran lingkungan ini. pembakaran (perapian. Pencemaran udara sering dari kita mungkin sudah dan atau sering terpapar dengan gas pencemar udara yang mungkin ada di sekitar tempat tinggal kita. supaya kesehatan lingkungan menjadi optimal. insenerator dengan berbagai jenis bahan bakar). Semoga saja pesta demokrasi nanti. rakyat harus paham dengan siapa yang dipilihnya. Namun di Situ Gintung. merupakan hasil dari pencemaran lingkungan. Klasifikasi Pencemaran Lingkungan Dengan musibah banjir yang dirasakan saudara kita yang ada di Jakarta dan di Semarang. sulfur dioksida (SO2). baiklah pemerintah yang harus menolong dan memberi subsidi kepada rakyat yang terkena musibah. maka kualitas yang ada di lingkungan kita menjadi menurun. Seolah–olah pemerintah yang harus menjaga kebersihan dan harus memadai dan membenahi lingkungan mereka. gas buang pabrik yang menghasilkan gas berbahaya seperti (CFC= Clour Flour Carbon). baik yang tidak berbahaya maupun yang membahayakan kesehatan tubuh manusia. merekalah yang harus menjaga dan melestarikannya. Pencemaran udara adalah suatu kondisi di mana kualitas udara menjadi rusak dan terkontaminasi oleh zat–zat. hanya menjawab dan meminta pertanggungjawaban pemerintah. Setelah kejadian di Situ Gintung banyaknya partai politik yang menawarkan bantuan untuk rakyat. Lagi dan lagi rakyat selalu kena tipu dengan muslihat pejabat yang seyogianya dipilih oleh rakyat.Mereka yang ditanyai komentar. furnace. beberapa warga mengaku sudah melaporkan kejadian ini kepada pemerintah daerah mengenai Tanggul yang mereka minta segera diperbaiki. industri. nitrogen monoksida (NO). . Seperti sekarang ini. sulfur monoksida (SO). banyaknya janji–janji partai politik yang membawakan thema “perubahan” untuk rakyat. pembangkit listrik. Dari segi bantuan. Antara lain pencemaran udara. dan pengalaman ini mungkin sudah pernah atau sering kita jumpai di lingkungan kita sendiri. Tetapi lagi-lagi kesiapan pejabat berwenang kurang sigap dalam menanggapi keluhan warga dan tidak dapat merealisasikannya. Pencemaran Udara Sebelum kita memulai tahapan pencemaran lingkungan yang terklasifikasi. karbon diosida (CO2). nitrogen dioksida (NO2). Gas–gas pencemar udara utama adalah karbon monoksida (CO). Pencemaran lingkungan sendiri terbagi menjadi beberapa klasifikasi. Pencemaran udara yang dihasilkan melalui kegiatan manusia adalah transportasi. dan dapat membunuh kehidupan anak dan cucu kita nantinya. Sejatinya pencemaran lingkungan ini akan mempercepat kita untuk mengakhiri hidup kita di bumi ini. kompor. pencemaran air dan pencemaran tanah. yang pertama pencemaran udara. Kalau kita sadari lingkungan harus erat kaitannya dengan individu itu sendiri karena.

pada air comberan dapat menyebabkan peningkatan kebutuhan oksigen pada air yang menerimanya yang mengarah pada berkurangnya oksigen yang dapat berdampak buruk pada seluruh ekosistem yang ada di air. lautan. Penanganan dari pencemaran air dapat kita lakukan yakni bagi rumah tangga menggunakan deterjen secukupnya. Penanganan dari pencemaran tanah dapat kita lakukan penanganan remediasi dan bioremediasi. minyak. Remediasi adalah kegiatan untuk membersihkan permukaan tanah yang tercemar. Jadi marilah kita jaga kelestarian lingkungan kita dengan sebaik-baiknya. air tanah akibat aktivitas dan ulah manusia. Pencemaran air sering di jumpai di wilayah industri yang membuang limbahnya dengan berbagai macam polutan seperti logam berat. Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) . marilah kita menjaga kebersihan lingkungan kita. air. serta peran serta masyarakat dan instansi pemerintah terkait. Dan jangan pilih caleg yang merusak lingkungan. nutrien dan padatan. mengurangi emisi kendaraan dan industri. Kita dapat mencegah serta dapat meminimalisir supaya tidak terjadi pencemaran lingkungan baik udara. bahkan kita mengabaikan kesehatan kualitas air yang ada di lingkungan kita. Penutup Pencemaran lingkungan yang kita bahas yakni pencemaran udara. dan tanah. setiap pabrik dan kegiatan industri sebaiknya memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Supaya kita warisi kehidupan kita kepada anak dan cucu kita kelak. Sumber : M Iqbal Rizky Lbs AmKep Penulis adalah mahasiswa ekstension S-1. Bioremediasi adalah proses pembersihan pencemaran tanah dengan menggunakan mikroorganisme (jamur. toksin organik. penggunaan energi yang efisien. Penanganan untuk pencemaran udara dapat kita lakukan yakni dengan penghijauan. bakteri). Contoh dari pencemaran air. sungai. pencemaran air dan pencemaran tanah. Pencemaran air adalah suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air seperti danau. dan memilah sampah organik dari sampah anorganik.Pencemaran Air Setelah pencemaran udara. Sebagai warga negara dan umat manusia yang baik. kita juga dapat menjumpai pencemaran air yang terjadi di lingkungan sekitar kita. Pencemaran tanah ini merupakan hasil kegiatan manusia yang mencemari tanah yakni dari tempat penimbunan sampah. Pencemaran tanah merupakan keadaan di mana bahan kimia buatan manusia masuk dan merubah lingkungan tanah alami. Dan pencemaran air sangat sering tejadi di lingkungan kita sendiri. Pencemaran Tanah Yang terakhir mengenai pencemaran tanah. serta limbah industri yang dibuang langsung ke tanah secara tidak memenuhi syarat (illegal dumping).

State of Rhode Island Env Mng .http://www.com/2009/04/06/rusaknya-manajemen-lingkungan-kita/ 6 April 2009 Diposkan oleh aa kumis di 15:51 0 komentar Posting Lama Beranda Langgan: Entri (Atom) Free Music Manajemen Lingkungan • • • • • • • • • • • • Bapedal DKI Dept of Env Mng .medanbisnisonline.KLH NAEM About Me aa kumis .AAU GEMI GIS for Env Mng Inst of Env Mng & Ass ISO 14000 ISO 14000 / ISO 14001 Env Mng Guide Meneg LH Mining Env Mng Mnj Lingk .

. Audit Sistem Manajemen Lingkungan Dokumentasi Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 Analisa Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14000 dan .... Identifikasi Dorongan Manajemen Lingkungan dan Man.. Penerapan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 Di.Lihat profil lengkapku Blog Archive • ▼ 2009 (17) ○ ▼ November (17)                  Perkembangan Program SML ISO 14001 di Indonesia Manajemen Lingkungan..... Manajemen Lingkungan ISO 14001:2004 Sistem Manajemen Lingkungan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 dan Proper K... ISO 14000 dan AMDAL Komintmen Pada Lingkungan (PT Coca-Cola Bottling I... Pengelolaan Lingkungan Hidup (PT Pusri) Sosialisasi Program Manajemen Lingkungan Berorient. Design by: FinalSense .. Manajemen Lingkungan Pabrik Cirebon (Indocement) Rusaknya Manajemen Lingkungan Kita Pelatihan Sistem Manajemen Lingkungan (Environment.

dan pengendalian lingkungan hidup. Mutu Lingkungan Hidup adalah ukuran batas atau kadar makhluk hidup. Daya Dukung Lingkungan Hidup adalah kemampuan lingkungan hidup untuk mendu-kung perikehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. daya. Pencemaran Lingkungan Hidup adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup. atau komponen yang ada dan/atau unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya dalam suatu sumber daya tertentu sebagai unsur lingkungan hidup. Sumber Daya adalah unsur lingkungan hidup yang terdiri atas sumber daya manusia. yang memadukan lingkungan hidup. termasuk sumber daya. zat. keadaan. Pelestarian Daya Dukung Lingkungan Hidup adalah rangkaian upaya untuk melindungi kemampuan lingkungan hidup terhadap tekanan perubahan dan/atau dampak negatif yang ditimbulkan oleh suatu kegiatan agar tetap mampu mendukung perikehidupan manusia dan makhluk hidup lain. pemulihan. Pelestarian Daya Tampung Lingkungan Hidup adalah rangkaian upaya untuk melindungi kemampuan lingkungan hidup untuk menyerap zat. dan mutu hidup generasi masa kini dan generasi masa depan. dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan ling-kungan hidup tidak bisa berfungsi lkagi dalam menunjang pembangunan berkelanjutan. stabilitas. pengawasan. Dampak Lingkungan Hidup adalah pengaruh perubahan pada lingkungan hidup yang diakibatkan oleh suatu usaha dan/atau kegiatan. energi. dan sumber daya buatan.Lingkungan Hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda. sumber daya alam. kesejahteraan. termasuk manusia dan perilakunya. energi. Pelestarian Fungsi Lingkungan Hidup adalah rangkaian untuk memelihara kelangsungan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup. dan/atau komponen lain yang dibuang ke dalamnya. Daya Tampung Lingkungan Hidup adalah kemampuan lingkungan hidup untuk menyerap zat. pemeliharaan. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup adalah kajian mengenai dampak . dan atau komponen lain yang masuk atau dimasukkan ke dalamnya. yang mempengaruhi kelang-sungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain. zat. Pembangunan Berkelanjutan yang Berwa-wasan Lingkungan Hidup adalah upaya sadar dan terencana. baik hayati maupun non hayati. energi. pemanfaatan. Pengelolaan Lingkungan Hidup adalah upaya terpadu untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup yang meliputi kebijaksanaan penataan. dan produktivitas lingkungan hidup. pengembangan. ke dalam proses pembangunan untuk menjamin kemampuan. energi. dan makhluk hidup. Ekosistem adalah tatanan unsure lingkungan hidup yang merupakan kesatuan utuk menyeluruh dan saling mempengaruhi dalam membentuk keseimbangan.

besar dan penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan. .

dan/atau komponen lain yang dibuang ke dalamnya. atau komponen yang ada dan/atau unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya dalam suatu sumber daya tertentu sebagai unsur lingkungan hidup. pemanfaatan. Mutu Lingkungan Hidup adalah ukuran batas atau kadar makhluk hidup. dan sumber daya buatan. pengembangan. zat. Pengelolaan Lingkungan Hidup adalah upaya terpadu untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup yang meliputi kebijaksanaan penataan. Pelestarian Daya Tampung Lingkungan Hidup adalah rangkaian upaya untuk melindungi kemampuan lingkungan hidup untuk menyerap zat. sumber daya alam. ringkasringkas Jan 26th Posted by industri16victor in ringkasan modul . energi. termasuk sumber daya. dan mutu hidup generasi masa kini dan generasi masa depan. pemeliharaan. energi. Dampak Lingkungan Hidup adalah pengaruh perubahan pada lingkungan hidup yang diakibatkan oleh suatu usaha dan/atau kegiatan. baik hayati maupun non hayati. kesejahteraan. yang mempengaruhi kelang-sungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain. termasuk manusia dan perilakunya. Pembangunan Berkelanjutan yang Berwa-wasan Lingkungan Hidup adalah upaya sadar dan terencana. Pencemaran Lingkungan Hidup adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup. dan produktivitas lingkungan hidup. stabilitas. Sumber Daya adalah unsur lingkungan hidup yang terdiri atas sumber daya manusia. energi. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup adalah kajian mengenai dampak besar dan penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan. pengawasan. Pelestarian Daya Dukung Lingkungan Hidup adalah rangkaian upaya untuk melindungi kemampuan lingkungan hidup terhadap tekanan perubahan dan/atau dampak negatif yang ditimbulkan oleh suatu kegiatan agar tetap mampu mendukung perikehidupan manusia dan makhluk hidup lain. Pelestarian Fungsi Lingkungan Hidup adalah rangkaian untuk memelihara kelang-sungan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup. dan atau komponen lain yang masuk atau dimasukkan ke dalamnya.Lingkungan Hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda. zat. Daya Tampung Lingkungan Hidup adalah kemampuan lingkungan hidup untuk menyerap zat. pemulihan. Daya Dukung Lingkungan Hidup adalah kemampuan lingkungan hidup untuk mendu-kung perikehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. energi. dan pengendalian lingkungan hidup. dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan ling-kungan hidup tidak bisa berfungsi lkagi dalam menunjang pembangunan berkelanjutan. Ekosistem adalah tatanan unsure lingkungan hidup yang merupakan kesatuan utuk menyeluruh dan saling mempengaruhi dalam membentuk keseimbangan. dan makhluk hidup. keadaan. daya. ke dalam proses pembangunan untuk menjamin kemampuan. yang memadukan lingkungan hidup.

SPM dan CO yang tinggi. ringkasringkas Jan 26th Posted by industri16victor in ringkasan modul No comments Dampak Polusi Udara Dampak memberikan pengaruh yang merugikan bagi kesehatan manusia. intensitas dan lamanya pemaparan. pembuangan limbah padat. dalam musim dingin yang berat. tetapi juga dengan cara-cara pemaparan lainnya seperti: meminum air yang terkontaminasi dan melalui kulit. Beijing. arah angin.sebagai parameter adalah . Emisi asap mobil diestimasi sampai 1200 ton/tahun. Pengaruh-pengaruh langsung dari polusi udara terhadap kesehatan manusia tergantung pada.Banyak kota-kota besar didunia kualitas udaranya memburuk karenatercemar oleh: zatzat pencemar yang sumbernya berasal dari pabrik-pabrik industri. persarafan. kendaraan bermotor. pabrik semen dan lainnya. dengan penduduknya yang sangat padat (27000/km2 ditahun 1990) sebagai bahan bakar utama adalah arang batubara yang mempunyai konsentrasi SO2. intensitas dan pemaparan. Faktor-faktor yang mempengaruhi distribusi dan transport zat polutan ini adalah: letak topografi daerah. O3 dan CO.testil dan plastik. gelas. pembuluh darah. Dampak yang paling utama adalah terhadap kesehatan manusia terutama pada sistem pernapasan. hati dan ginjal.Pb menghambat sistem pembentukan Hb dalam darah merah. SPM. curah hujan hanya 22mm rata-rata pertahunnya GMS memantau TSP(500-1100 ug/m3) dan SPM. merusak fungsi hati dan ginjal dan penyebab kerusakan syaraf. bukan saja dengan terhisap langsung. Beberapa Kasus Yang Telah dimonitor : .HS. dengan iklim gurun dan panas tinggi.NO2. Emisi berasal dari proses pembakaran. sumsumtulang. Ozon dapat mengiritasi mata. .SO2. . Umumnya sebagian besar zat-zat polutan udara ini langsung mempengaruhi sistem pernafasan dan pembuluh darah. Kairo. Zat-zat pencemar yang paling sering dijumpai adalah: SO2. proses pembakaran. dan O3 yang berasal dari daerah – daerah industri.industri. Pb. dimana sumber polusi udara berasal dari pemanasan rumah-rumah. debu yang terkira banyaknya. SPM. keramik. Dijumpai lebih dari 450 pabrik industri metal. NO dan NO2. Pemantauan kualitas udara di India yang dipantau oleh jaringan NEER (National Environmental Engineering Research Institute). hidung dan tenggorokan dan penyebab sakit kepala. CO beraffianitas tinggi terhadap Hb sehingga mampu mengganti O2 dalam darah yang menuju ke sistem pembuluh darah dan jantung serta persarafan. juga status kesehatan penduduk yang terpapar.No comments Pemantau Kualitas Udara Sebagai kunci dari prioritas pemantauan zat polutan adalah resikonya terhadap kesehatan manusia. ringkasringkas Jan 26th Posted by industri16victor in ringkasan modul No comments manajemen lingkungan Sistem manajemen lingkungan memberikan mekanisme untuk mencapai dan menunjukkan . suhu dan cuaca.

Implementasi : mencakup struktur organisasi. Pemeriksaan reguler dan Tindakan perbaikan : mencakup pemantauan.. ringkasringkas Jan 26th Posted by industri16victor in ringkasan modul No comments ISO Untuk menfasilitasi penerapan standar ISO 14001 di Indonesia dan mempermudah penerapan dilapangan serta untuk menyamakan persepsi mengenai pelaksanaannya. Sistem tersebut juga dapat digunakan untuk mengantisipasi perkembangan tuntutan dan peningkatan performasi lingkungan dari konsumen.Agar dapat dilaksanakan secara efektif.. produk dan jasa. 1996). Perencanaan : mencakup identifikasi aspek lingkungan dan persyaratan peraturan lingkungan hidup yang bersesuaian. melalui upaya pengendalian dampak lingkungan dari kegiatan. . kontrol dan tanggap darurat. . pengukuran dan audit. Kebijakan Lingkungan : pernyataan tentang maksud kegiatan manajemen lingkungan dan prinsip-prinsip yang digunakan untuk mencapainya. . wewenang dan tanggung jawab.performasi lingkungan yang baik.Pedoman Untuk Pengauditan Lingkungan – Prosedur Audit – Pengauditan Sistem Manajemen Lingkungan (SNI 19-14011-1997) 5. Kajian manajemen : kajian tentang kesesuaian daan efektivitas sistem untuk mencapai tujuan dan perubahan yang terjadi diluar organisasi (Bratasida.Pedoman Audit untuk Lingkungan – Kriteria Kualifikasi untuk Auditor Lingkungan (SNI 1914012-1997) 12345»10. komunikasi. penentuan tujuan pencapaian dan program pengelolaan lingkungan. maka Kementerian LH bekerjasama dengan BSN telah melakukan adopsi terhadap beberapa Standar Internasional ISO 14000 menjadi Standar Nasional Indonesia (SNI). serta untuk memenuhi persyaratan peraturan lingkungan hidup dari Pemerintah.Sistem Manajemen Lingkungan-Pedoman Umum Prinsip Sistem dan Teknik Pendukung (SNI 19-14004-1997) 3.Pedoman Audit Lingkungan-Prinsip Umum (SNI 19-1410-1997) 4. Standar yang telah diadopsi tersebut diantaranya : 1.Sistem Manajemen Lingkungan-Spesifikasi dengan Panduan Penggunaan (SNI 19-140011997) 2. sistem manajemen lingkungan harus mencakup beberapa unsur utama sebagai berikut : .Last » • Top of Form Search Bottom of Form . training. . dokumentasi.

.maaf kalau hanya ini yang baru bisa saya buat.. (0) ○ dampak pencemaran lingkungan (0) ○ polusi udara (0) ○ prosedural amdal (0) ○ kegunaan amdal (0) ○ analisis dampak lingkungan (0) ○ reaksi pihak pelaku industri (0) ○ sampah (0) ○ bumi yang semakin ditinggalkan (0) ○ industri16victor: terimakasih sbelumnya.sekalilagi terimakasih • My latest tweets .• ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ Recent comments Popular posts Archives Tags Categories kumpulan artikel (12) pemahaman jurnal (6) pertanyaan dan catatan (50) presentasi (4) ringkasan modul (51) Uncategorized (4) ○ February 2011 (6) ○ January 2011 (93) ○ December 2010 (26) ○ November 2010 (1) ○ October 2010 (1) ○ manusia dan lingkungan (1) ○ Dampak Pertanian Industrial..

it's on @wordpressdotcom.about 1 week ago Follow me on Twitter! • User Login Top of Form User Password Login Remember me http://industri16vi Bottom of Form ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ Register Lost your password? Documentation Plugins Suggest Ideas Support Forum Themes Universitas Mercu Buana WordPress Blog WordPress Planet • Blogroll . @wordpress is the open source project. @wordpress is the open source project.me/p6aDv-kvabout 1 week ago @joshbetz Patches welcome.WordPress 97164 followers ○ ○ ○ ○ Elance declares WordPress "The Undisputed Champ of Content" http://wp. if you have the skills!about 1 week ago @pricelessjunk For future reference. that's @wordpressdotcom.about 1 week ago @mrsdexter FYI.

Belum lagi dampak runtuhnya batuan kapur pada areal pertambangan. dikelompokkan menjadi tiga rangkaian pegunungan kapur. Foto yang terpampang di atas adalah bagian kecil dari rangkaian pegunungan Kidul. Dalam melakukan penambangan kapur. ganco.00 sampai senja hari (sekitar pukul 17. Daerah kapur sebagai batuan sedimen. Walau dengan menggunakan alat sederhana dan seadanya. Solum tanah yang relatif tipis (5cm-10cm) akan semakin mudah terkoyak dan yang tersisa adalah pemandangan yang gersang. Batuan kapur tergolong batuan sedimen yang dalam pembentukannya dipengaruhi oleh peranan organisme. Peralatan yang digunakannya hanya peralatan-peralatan sederhana.Penambangan Batu Kapur Penambangan Batu Kapur Pegunungan kapur merupakan gejala khas di daerah Karst. di samping kalau kualitas kapurnya bagus biasanya . bukit kapur berketinggian lebih dari 750m di atas permukaan laut ini roboh dan hancur. dan beberapa peralatan bantu lainnya. linggis. namun mereka mampu dan berani merobohkan batuan kapur yang terjal nan kokoh ini. dan pegunungan Kidul (pegunungan Kapur Selatan). Gambar tersebut merupakan wujud pemanfaatan batuan kapur sebagai bahan galian. masyarakat setempat bekerja secara berkelompok antara tiga sampai sepuluh orang. Biasanya mereka bekerja mulai dari pagi. Pegunungan kapur tersebut adalah pegunungan Kapur Utara. Daerah kapur ini tersusun dari batuan kapur (lime stone) dengan mineral penyusun utamanya adalah kalsium karbonat (CaCO3). yakni binatang karang. yakni cangkul. Di pulau Jawa.00). Organisme yang dimaksud adalah organisme laut. Menurut Undang-undang Nomor 11 Tahun 1976 tentang Pertambangan. batu kapur sebagai bahan galian termasuk dalam bahan galian golongan C. Pelan tetapi pasti. tepatnya di daerah Malang Selatan. khusunya di Jawa Timur. pegunungan Kapur Tengah yang sering disebut pegunungan Kendeng. Apakah ada dampak ekologis? Jelas ada tentunya. Berdasarkan yang mengusahakan penambangan batuan kapur ini diusahakan oleh rakyat. Sebenarnya yang mereka cari adalah bongkahan-bongkahan batu kapur yang biasanya untuk pondasi bangunan atau untuk pengeras jalan. sekitar pukul 8. Dengan demikian daerah kapur itu sebelumnya merupakan laut. biasanya kaya akan fosil.

sampai Rp 75.akan menjadi bahan mentah dalam industri gamping.000. Hasilnya tidak seberapa.- ..000. Pendapatan mereka setiap hari berkisar sekitar Rp 30.

menjadi pengalaman baru bagi warga setempat. Karst Tuban Hilang by SAGA KBR68H on Thursday. Kalau yang itu. ia hendak membangun kandang ternak.. lele. Lahan pertanian kerontang. ). tombro gurame. 2010 at 9:49am Tuban di Jawa Timur adalah wilayah yang kaya karst. hilang sudah semua. nila. Warga mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.. Kontributor KBR68H Didi Syahputra berbincang dengan warga sudah merasakan akibat menghilangnya karst dari Tuban. Salah satunya Marsudi. Aktivitas pertanian di Kecamatan Merakurak dan Kerek pun mandek.. Rumah dia. alias pegunungan kapur. justru sebaliknya. jadi ya saya membuat tenda di belakang rumah. Jawa Timur tergenang. Ratusan hektar lahan pertanian rusak dan usaha kolam ikan yang dikelola warga musnah. amblas sedoyo punan. Sebagai gantinya. dari terpal. juga 60 perusahaan penambangan batu kapur. tombro. utara datang jadi satu. amblas punan.(dari apa?). tepatnya di Desa Margorejo. Rumah mereka digenangi lumpur setinggi setengah meter. Total menawi nggih 18 juta. Total mungkin sekitar 18 juta hilang. [( Hujan deres toyo saking etan. dibasahi keringat. March 11.. Kolam Nila.. dampak buruk penambangan karst mulai muncul.. ( Nggak berani di rumah..tempat air itu untuk persediaan) Sekitar 30 kilomter dari desa mereka.anu. Namun izin pendirian pabrik semen terus dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Tuban demi menggenjot pemasukan daerah. memutuskan kolam belakang rumah. Tapi puluhan ribu hektar diantaranya sudah habis dikeruk. untuk bahan baku semen.. [Suara air] Banjir yang terjadi akhir Januari lalu menyebabkan 3 desa di Kabupaten Tuban. Ia akan membongkar kolam ikannya yang hancur akibat terjangan banjir. Kolam Lele. Di musim . Banjir. Kekeringan. ler tempuk dados setunggal terus ambleg niku terus medotne blumbang wingking griyo. terpal satu wong hanya untuk 2 keluarga. BLOK 1 [Suara orang mencangkul] Lengan Marsudi yang kurus tampak berkilat. Satu per satu. juga rumah ratusan warga lainnya. Di sana berdiri Pabrik Semen Gresik. gurame. Mata air yang selama puluhan tahun jadi andalan warga. rusak akibat banjir. warga Desa Mliwang. : Hujan deras air dari timur.] Sementara Saniyah. kekeringan serta menjangkitnya penyakit karena nyamuk. warga Desa Birbin. kidul.Pabrik Semen Datang. kehilangan puluhan hektar lahan taninya. Lantas runtuh. Ia mengayunkan cangkulnya berkali-kali di lantai kolam ikan yang dindingnya sudah runtuh. mati.

di tempat bekas penambangan batu kapur.hujan seperti sekarang ini. Dari aspek hidrologi. makannya dari mana gitu lo. kalaupun toh harus membuat sumur. warga di Tuban bagian barat kebanyakan bekerja sebagai pesanggem atau buruh tani. kini menjadi nelayan. Artinya eksploitasi tambang Semen Gresik mengubah morfologi permukaan dari tanah kapur yang semula dataran memanjang menjadi cekungan-cekungan besar. Di sebuah penelitian di tahun 2002. kata Santoso. Semula banyak tanaman tumbuh di sana. kata Edy Toyibi. Muryono. sekaligus mengamankan hutan dari penjarahan. Banjir terjadi di mana-mana. Kerek dan Jenu kering dan tandus. Kini. Jadi bisa dibayangkan kalau itu tereksploitasi terus menerus oleh penambangan kecil maupun skala besar. wedus) Kekeringan dan banjir jadi pengalaman baru bagi warga Kabupaten Tuban bagian barat. Kecamatan Merakurak. tata simpan hidrologi sangat berpengaruh. Kini buruh tani jadi profesi langka. air semua susah. Penyebabnya. (Kawasan Karst sangat penting bagi kehidupan. Hamparan tanah milik Perhutani ini dulunya hijau kini tampak putih. Yang semula petani. daerah ini dikenal sebagai pemasok padi dan palawija terbesar untuk wilayah barat Jawa Timur. dan bangunan pabrik semen. Puluhan tahun lalu. eksploitasi besar-besaran tanah gamping sebagai bahan baku semen. (Karena ada gusuran itu jadi nggak bisa tani. warga malah kesulitan air. Sungai sungai yang saat ini ada itu dimanfaatkan untuk keperluan rumah tangga. Di sana itu kan tanahnya itu kan cuma pas pasan gitu. Kepengennya kan kita ini boleh bercocok tanam di tanah milik Perhutani. karena dalam artian secara material eksploitasi bahan tambang Semen Gresik tersebut juga mengambil batuan batuan kapur ) Sebelum PT Semen Gresik beroperasi. kadang kadang kalau pemerintah itu anu gini nanam ini saya ikut gitu aja. warga Desa Birbin. tukang becak atau buruh bangunan. Tanah di Kecamatan Merakurak. tak bisa lagi menyandarkan hidup keluarganya pada tanah. Speleologi adalah ilmu tentang gua dan lingkungan sekitarnya. kawasan Karst mampu menyimpan air untuk kehidupan masyarakat yang tinggal di kawasan Karst atau kawasan kapur. untuk minum. Cara menyambung hidup kan sulit kalau nggak tani. di samping itu kan untuk menyambung hidup awake . Mereka bercocok tanam di sekitar hutan. warga Desa Margorejo. batuan kapur atau kawasan Karst itu mampu menyimpan air dalam 1 meter kubik itu 190 liter. Lahan pertanian milik Perhutani telah beralih fungsi jadi area penambangan batu gamping. Ketua Bidang Sains dan Konservasi. Terus tata simpan dibawah permukaan. air tak bisa lagi diserap tanah. Trus disuruh ini ikut gitu aja. kata Edy. Air hujan menyisakan kubangan raksasa. minimal kedalamannya harus 40 meter. Kini kondisi telah berubah. Setiap hujan turun. lembu. menggenangi desa dan lahan pertanian. ini akan mengurangi cadangan air di kawasan Karst ) Tergerusnya kawasan karst menyisakan tanah tandus. ( Dulu tidak seperti ini. hanya tanah gamping sisa penambangan kapur. Himpunan Kegiatan Speleologi Indonesia. (Saat ini warga nggak tahu lagi mas. Jadi kerjanya awak awak dewe ini cuma mengabdi disitu. Bahkan kami harus mandi bersama sapi. pedagang.

Pemerintah Kabupaten Tuban justru terus mengeluarkan izinizin baru penambangan kapur di sana. Dalam siklus alam. Dokter Subagyo dari RSUD Tuban mengatakan. Untuk kecamatan. alat pengeruk hidrolik dan truk) Karst atau batuan gamping adalah bentang alam yang unik. stalagmit itu sudah mengering semua dan coklat. setara dengan Gua Mamoth di Amerika Serikat. jadi sifatnya yang tahun ini ada kemudian tahun depan nggak ada. UNESCO. Namun sebagian besar telah dihancurkan untuk bahan baku semen. Alhasil begitu kelelawar hilang. Setiap hari. Tapi juga kehilangan puluhan gua yang indah. di atas lapisan tanah yang tipis bisa tumbuh aneka tanaman.dewe sak keluarga gitu ) Tuban tak hanya kehilangan bentangan tanah karst. Pada 2000 lalu. bergerak menuju pabrik Semen Gresik di Kecamatan Kerek. ratusan truk berisi batuan gamping yang telah dikeruk dari perbukitan kapur. jumlah pasien dua penyakit ini bertambah dari tahun ke tahun. Mengapa begitu? (Suara mesin diesel. (Suara mesin diesel. alat pengeruk hidrolik dan truk pengangkut batuan gamping terdengar hampir di semua sudut Desa Mliwang. Yang sporadis. (Keadaan hidrologi gua itu sekarang sudah menjadi semacam lorong fosil mas. ( Desa endemis dari 344 desa yang ada. dari 24 kecamatan itu 17 kecamatan yang sudah terkena ) Meski warga sudah kena getahnya. Kata mereka. kata Ketua LSM Cagar Tuban. Begitu pula jumlah wilayah endemis demam berdarah. maka penyakit bersumber nyamuk mulai merebak. Puluhan desa di Tuban kini dinyatakan sebagai daerah endemis demam berdarah dan chikungunya. Dengan bentuk yang keras. Kini tinggal tiga gua yang tersisa. alat pengeruk hidrolik dan truk) BLOK 2 (Suara mesin diesel. kelelawar berperan untuk memakan nyamuk. maka kelelawar yang semula tinggal di dalamnya kehilangan rumah. kelompok penjelajah gua dari 6 negara Eropa mendapati belasan gua di Tuban mempunyai stalagmit dan stalaktit yang indah. . Adi Waluyo. tahun depannya lagi ada itu 217. Sementara di bawahnya. dan vegetasi diatasnya sudah terekploitasi juga ke ujung lorong semua itu. alat pengeruk hidrolik dan truk) Suara mesin diesel. warisan dunia versi Badan PBB. ada gua dan sungai bawah tanah. Jadi intinya kalau secara hidrologi sudah mengering ) Karena gua tak lagi ada. ada 50 yang endemis. Desa inilah yang selama puluhan tahun menjadi area penambangan batu gamping untuk bahan baku semen. Batu batu stalagtit.

alat pengeruk hidrolik dan truk) Analisis dampak lingkungan sudah ada. alias menjadi 163 juta ton. Pemkab mengklaim tak ada potensi kerusakan lingkungan akibat penambangan karst di daerah mereka. Apapun hasil dari kajian itu adalah sesuatu yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Jadi . BPLHD Tuban. Kepala Bidang Mineral dan Pengawasan Air Bawah Tanah.Keunikan lain dari karst adalah kemampuannya menyimpan air. Laju kebutuhannya mencapai 19 persen per tahun. Bambang Irawan. 1 meter kubik karst diperkirakan sanggup menampung air sampai hampir 200 liter. Karena amdal yang disusun saat tambang batu kapur seluas 700 hektar di Mliwang. (Suara air) Selain sebagai sumber air. Apalagi setiap tahun juga dilakukan penelitian soal ada tidaknya kerusakan lingkungan akibat penambangan kapur. membentang sepanjang 1. Single Continuos Bank itu ditambang seluruhnya baru direklamasi.500 kilometer persegi. Dari penambangan kapur inilah.. tanah karst menjadi sumber kapur yang dibutuhkan pabrik semen. Penguasanya adalah pabrik semen PT Semen Gresik yang berdiri sejak 18 tahun lalu. seperti batu kapur. kebutuhan air masyarakat di 3 kecamatan di Kabupaten Tuban bergantung sepenuhnya pada mata air alami pada tanah karst. ( Untuk SG itu kan kita minta batu atau bahan tambang yang dibutuhkan itu berapa. tanah liat itu sekitar 18 milyar 250 juta rupiah itu tagetnya SG. Ternyata dari target SG sendiri dengan realisasi itu memang kebanyakan lebih besar realisasinya. kata Badan Lingkungan Hidup Tuban. Air itu lantas keluar lewat retakan-retakan celah gua.. Penyusunnya itu seorang ahli dan penelitinya adalah seorang pakar. semua beramairamai mendukung rencana perluasan area penambangan batu kapur oleh PT Semen Gresik seluas 800 hektar. Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Tuban. pemakaian kapur naik lebih dari 100 persen. 5 tahun belakangan.. Walaupun pandangan kita itu sangat panas. untuk keseluruhan untuk produksi semen. Holcim dan Garuda. Darno. Tahun 2009. Pemkab Tuban juga sudah meneken izin pembangunan 2 pabrik semen baru. meski tengah musim kemarau. Kalau Semen Gresik pada posisi sekarang masih taat pada posisi amdal yang disusun. tapi pandangan seorang ahli itu memang dibuat seperti itu untuk mengurangi limpasan air ) . Mata air di sana berkualitas tinggi karena mengandung mineral yang terdapat pada karst. (Suara mesin diesel. Pemerintah Tuban sadar betul akan potensi kapur di daerah mereka. Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian. 40 juta ton semen dibutuhkan untuk industri nasional. Karenanya. Tapi realisasinya lebih ) Pembangunan ikut menggenjot makin tingginya kebutuhan akan semen.contoh ya .. Kabupaten Tuban memiliki 123 ribu hektar karst berupa pegunungan kapur. Debitnya pun stabil. ( Amdal itu pada hakekatnya adalah kajian ilmiah bukan kajian orang awam. itu amdal disusun dengan Single Continuos Bank. Tuban mendulang pendapatan daerah sampai 100 miliar rupiah per tahun. Tak heran..

Ketua Bidang Sains dan Konservasi. tambang kapur menyumbang 100-an milyar rupiah untuk pendapatan Tuban. Dan malah berkurangnya air tanah itu disebabkan karena untuk pengairan irigasi masyarakat yang disedot beberapa titik yang debitnya terlalu besar.. mengelak. maka cadangan air bawah tanah juga akan terkurangi ) PT Semen Gresik tak mau disalahkan. kondisi bakal makin parah jika penambangan kapur terus dilakukan secara besar-besaran. BPLHD Tuban. Kalau proses Semen Gresik sendiri prosesnya adalah proses kering mas. yang menyedot air tanah berlebihan. Cukup untuk kebutuhan ribuan keluarga dan ratusan hektar tanah pertanian di Tuban bagian barat. puluhan sumber air itu masih ada.500 liter air per detik. ( Sampai saat ini kita nambang yang hampir 20 tahun masyarakat tidak ada yang mempermasalahkan masalah itu. berkurangnya debit air di Tuban bukan karena penambangan kapur yang dilakukan perusahaannya. khawatir. sebenarnya debit air tidak banyak berkurang kok. Tri Martoyo menekankan. Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian.. ( Kalau berdasarkan pemantauan kami dan semen. diharapkan bisa ikut menggenjot program Inpres Desa Tertinggal IDT yang sejak tahun lalu digalakkan di 300-an desa. Kalau pakai air justru malah boros. mengakibatkan turunnya debit mata air di sana. Jika 1 meter kubik kapur bisa menyimpan hingga hampir 200 liter air. Apalagi jika kelak areal penambangan diperluas 800 hektar. debitnya tetep di sumur pantaunya semen itu. Kata dia... Kandungan air didalam tanah itu juga tidak ada masalah. Di sana kan ada sumur pantaunya ada 4 kalau tidak salah. Bambang Irawan. Juru Bicara Pemkab Tuban. Himpunan Kegiatan Speleologi Indonesia. Kalau kita dekatkan secara ilmiah bahwa kawasan batuan kapur itu mampu menyimpan air. Juru Bicara PT Semen Gresik Syaifuddin Zuhri mengatakan. kelangkaan air adalah efek pemanasan global. bukan karena penambangan kapur. Saat kemarau panjang sekalipun. Artinya kondisinya dimanapun di dunia ini air sulit tidak hanya di Kerek. Tapi kalau secara global air dimanapun ini berkurang secara otomatis dengan adanya Global Warming dan lain sebagainya ) Setiap tahun.tidak pakai air. Padahal gua itu sangat penting bagi keberadaan sumber mata air. mengeluarkan 1. Tapi berdasarkan pemantauan kami di lokasi. Potensi kapur yang sangat besar di Tuban itu. tidak berkurang. lainnya surut. ( Kalau Semen Gresik terus memaksakan perluasan diri 800 hektar jelas akan mempengaruhi krisis air. Tapi ulah petani. kajian Badan Lingkungan Hidup maupun . karena harus dikeringkan dulu. Rusaknya Gua Bulan misalnya. Kini lebih dari 30 sumber air mati. Tri Martoyo meminta polemik soal ini dihentikan saja. Jadi kita tidak pakai air untuk industri ) Penambangan karst telah membuat gua-gua kapur di Tuban hancur. penambangan kapur akan diteruskan karena belum ada bukti kerusakan kawasan karst di Tuban bagian barat. di karst Tuban terdapat 150-an mata air yang terus mengalir konstan di segala musim. Ketika simpanan itu terkurangi.Himpunan Kegiatan Speleologi 2 tahun lalu mencatat. Edy Toyibi. maka serta merta penggerusan kapur ikut menghilangkan sumber air warga setempat. ( Jadi perlu saya sampaikan dan perlu saya jelaskan. Eksploitasi kapur serta pembabatan hutan mengubah segalanya.

kebutuhan akan semen tidak pernah surut. Tanah tak lagi mampu menyerap air hujan. Tinggal warga dan pegiat lingkungan yang khawatir. dibawah tegakaannya itu ditanami oleh rakyat itu mereka menanami palaija. Jadi Perhutani terima itu sudah berupa keberhasilan reboisasi. Kepala Pengelolaan Sumber Daya Hutan Perhutani. . menyebabkan banjir terjadi di tempat lain. (Suara orang mencangkul) (Suara air) Demikian SAGA yang disusun Kontributor KBR68H Didi Saputra. (Suara mesin diesel. kesejahteraan masyarakat sekitar pabrik akan mendapat perhatian khusus. Kelelawar yang biasanya tinggal dalam gua-gua pegunungan kapur kehilangan rumah. Setelah penambangan oleh PT Semen Gresik selesai. 20 tahun lagi warga bisa kembali menjadi buruh tani di atas lahan milik Perhutani tersebut. Perluasan wilayah endemis demam berdarah di Tuban sudah jadi bukti. Perhutani ngambil dari tanaman Perhutaninya ) Atas nama pembangunan. Hilangnya puluhan mata air juga jadi bukti. alat pengeruk hidrolik dan truk) Pegunungan kapur yang hilang berarti menghilangnya sumber mata air warga. data yang ada di sana sudah barang tentu sudah dapat dipertanggungjawabkan ) Pemkab menjanjikan. sehingga tak ada lagi hewan yang memangsa nyamuk. terima kasih sudah mendengarkan. Saya Vitri Angreni. Ini yang tak disadari Pemerintah Kabupaten Tuban. Jadi disaat penanaman kita kan menggunakan sistem tumpangsari. Lingkungan juga punya dampak sistemik. Kajianya pun sangat sangat ilmiah sekali. Begitu janji Bambang Suharto. ( Tanah yang sudah selesai dikelola oleh pabrik Semen Gresik tetap reboisasi. Tuban. mereka ngambil hasil dari palawija itu. serta menyebabkan kekeringan di beberapa tempat.Dinas Pertambangan dan Energi itu sudah sesuai dengan keadaan yang ada di Kabupaten Tuban.

Akibat banjir di Desa Mliwang .

Bukit karst di Tuban .

Eksploitasi batu kapur .

Karst yang rusak di Tuban .

Kekeringan di Desa Margorejo .

Banjir di Desa Mliwang .

Kontributor KBR68H Didi Syahputra di depan karst yang rusak di Tuban .

Pemerintah sendiri bukannya hanya berpangku tangan saja dalam hal ini. 19/1994 Jo. PP No.. 18/1999 Jo.. sebagai revisi dari PP RI No. 12/1995 tentang Pengelolaan Limbah B3. * Kepdal 05/BAPEDAL/09/1995 tentang Simbol dan Label.. * PP RI No. * Kepdal 03/BAPEDAL/01/1998 tentang Program Kendali B3. * Kepdal 04/BAPEDAL/09/1995 tentang Persyaratan teknis pengelolaan limbah B3.Dewasa ini. * Kepdal 255/BAPEDAL/08/1996 tentang Tata Cara dan Persyaratan Penyimpanan dan Pengumpulan Minyak Pelumas Bekas. * Kepdal 02/BAPEDAL/01/1998 tentang Tata Laksana Pengawasan Pengelolaan Limbah B3.terbukti dengan dikeluarkannya peraturan perundangan tentang pembuangan limbah diantaranya: * Undang RI No. * Kepdal 01/ BAPEDAL/09/1995 Tata Cara & Persyaratan Teknis Penyimpanan & Pengumpulan Limbah B3.sehingga mereka kurang memperhatikan dampaknya bagi lingkungan. * Kepdal 68/BAPEDAL/05/1994 tentang Tata Cara Memperoleh Izin Pengelolaan Limbah B3. * Kepdal 02/BAPEDAL/09/1995 tentang Dokumen Limbah B3.kita dituntut untuk turut menjaga dan melestarikan lingkungan yang ada ini.2010 | Kategori:berita | . 23/1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup.Sebagai manusia yang sudah mengenal peadaban dan mengikuti semua perkembangan zaman. Persyaratan Lokasi Bekas Pengolahan dan Lokasi Penimbunan Limbah B3. PP No. 85/1999 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbaha & Beracun. * Kepdal 04/BAPEDAL/09/1995 tentang Tata Cara Penimbunan Hasil Pengolahan.Nov .Bidang industri sedemikian rupa mengolah dan mengeksplorasi semua kekayaan alam. Artikel Rencana Pembangunan Pabrik Semen Gresik di Sukolilo dan Dampaknya Bagi Masyarakat 3 .*** MANUSIA DAN LINGKUNGAN *** Manusia sebagai makhluk yang diciptakanNya paling sempurna diantara makhluk lainnya memiliki ruang lingkup kehidupan yang begitu luasnya.ruang lingkup inilah yang disediakan olehNya agar diolah sedemikian rupa bagi kelangsungan hidup kita.perkembangan yang begitu pesatnya justru mengesampingkan dampak dan akibat nya bagi lingkungan. fokus mereka hanya bagaimana memperoleh hasil industri(barang komoditas).

Menurut penjelasan pihak PT Semen Gresik dalam sosialisasi di Kecamatan Kayen pada tanggal 16 Nopember 2008.873. Semen Gresik membutuhkan beberapa hal penting untuk menjalankan operasinya.000 jiwa. tanah liat dan bangunan pabrik. dan menyerap air dengan baik di musim hujan.5 juta ton/tahun yang memerlukan sekitar 2000 ha lahan yang akan digunakan untuk penambangan batu kapur. Kedua. Pertama. Faktanya tidak demikian. sepintas areal seperti ini terkesan kering dan memiliki kemanfaatan yang rendah bagi penduduk sekitar. PT. Temuan ASC. melalui sistem pompanisasi (mengambil air irigasi dari dalam tanah). . Pegunungan ini berdekatan dengan Kecamatan Sukolilo. Semen Gresik akan membangun pabrik semen dengan kapasitas 2. fungsi karst pegunungan Kendeng telah mengairi 15. Total tenaga kerja yang terserap ke dalam lahan pertanian di sekitar pegunungan ini mencapai lebih dari 300.Summary Report Tidak banyak yang tahu bahwa pegunungan kapur (karst) yang membentang dari desa Taban (Kudus) sampai Tuban bernama Pegunungan Kendeng Utara. Pegunungan kapur yang dikenal sebagai karst.9 ha lahan pertanian di sekitarnya. Pada tahun 2008 PT. Keberadaan pegunungan Kendeng terancam dengan adanya rencana Semen Gresik yang ingin melakukan penambangan (eksploitasi) batu kapur yang ada di pegunungan Kendeng. Dari sumber mata air ini. pegunungan karst memiliki fungsi menyimpan air di musim kering. tim ahli geologi dan lingkungan dari Yogyakarta bersama warga setempat menemukan lebih dari 60 situs sumber mata air. Sebagai pegunungan berkapur. lahan di pegunungan ini juga menjadi lahan pekerjaan bagi ribuan peladang yang menanam berbagai palawija di sela-sela pepohonan jati milik Perhutani. memiliki fungsi ekologi yang tak tergantikan.

Konon draft ini sudah disetujui DPRD tingkat propinsi untuk dijadikan peraturan RTRW terbaru. dan juga Pusat Studi Lingkungan Hidup UGM tentang kajian potensi Kars Kawasan Sukolilo. Namun demikian. Rikky Raimon. Pati. Tambakromo. Acintyacunyata Speleological Club (ASC). Sementara pihak pemerintah. Tayu. 1456/K/20/MEM/2000 pasal 12. rencana pembangunan Semen Gresik tidak berdasarkan pada Peraturan Daerah Kabupaten Pati tentang Rencana Tata Ruang dan Tata Wilayah (RTRW) karena Rancangan Perda RTRW 2008. Cluwak. Maka antara Pasal 65 dan pasal 83a/84g dalam praktiknya jelas akan bertabrakan. II. 84g). hasil penelitian tersebut tidak menyebutkan golongan karst dari pegunungan Kendeng. ataupun III belum memiliki dasar hukum. AB Rodialfallah. Semen Gresik hanya mengacu pada hasil penelitian yang dilakukan oleh Direktorat Tata Lingkungan Geologi dan Kawasan Pertambangan. maka didapat informasi tentang beberapa pelanggaran berkaitan dengan rencana pendirin pabrik semen ini. Beberapa pelanggaran Setelah mempelajari sejumlah data dari beragam sumber. Jumlah ini termasuk pekerja internal dari PT.5 trilyun. adanya pabrik semen ini juga dapat menjadi sumber untuk meningkatkan pedapatan daerah. Semen Gresik. pemerintah propinsi berhasil merumuskan draft terbaru Peraturan Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) propinsi Jawa Tengah (2009-2029).2009 Kabupaten Pati masih dalam proses persetujuan Pemerintah Pusat. Batangan. Juwana. Pati. tetapi yang menjadi ganjil adalah ketika Bupati Pati mengeluarkan Surat Bupati Pati No. Yogyakarta (Dikky Mesah. Kayen. Selain itu perbukitan kawasan Kars Sukolilo berfungsi sebagai daerah resapan dan penyimpan air untuk mata air-mata air yang . Dalam Surat Bupati Pati tersebut dinyatakan bahwa lokasi kawasan pertambangan golongan C terdapat di Kecamatan Sukolilo.000 orang. Kawasan peruntukan industri besar dan sedang terdapat di Kecamatan Margorejo. di dalam KA ANDAL tersebut. Gembong. Departemen ESDM bekerjasama dengan Semen Gresik tentang kawasan karst Sukolilo tahun 2005. Sukolilo. Belakangan ini (2010). Gabus. Dalam peraturan RTRW propinsi ini. sedangkan rencana lokasi pabrik semen di Kecamatan Sukolilo sudah sesuai dengan butir kedua. Kondisi ini pastinya dipahami oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pati. dkk). khususnya Pemda kabupaten Pati dan Propinsi Jawa Tengah. Pertama. dengan rincian 2.000 orang dipekerjakan dalam tahap konstruksi dan 1. disebutkan bahwa pegunungan Karst Kendeng di Pati Selatan adalah kawasan lindung Karst (pasal 65). Kedua. Sementara hasil penelitian dari Pusat Studi Manajemen Bencana UPN Veteran Yogyakarta (Bapak Eko Teguh Paripurno). seluruh proses pendirian pabrik semen memerlukan tenaga kerja sebanyak 3. Tlogowungu. Dukuhseti. akan tetapi di pasal lain digunakan bagi peruntukan industri pertambangan (pasal 83a. 131/1814/2008 tanggal 17 April 2008 untuk dijadikan rujukan dalam menilai kesesuaian rencana kegiatan dengan tata ruang kabupaten dan membuat Semen Gresik dapat merealisasikan rencananya untuk membangun Semen Gresik di Kecamatan Sukolilo.000 orang dipekerjakan untuk tahap operasional.Dengan investasi yang ditanam sebesar 3. Berdasarkan hal tersebut maka lokasi rencana kegiatan penambangan bahan baku di Kecamatan Sukolilo sudah sesuai dengan butir satu. dan Gunungwungkal. Perda RTRW Kabupaten Pati periode 2006-2007 telah kadaluarsa. dan Gabus. penetapan pegunungan Kendeng sebagai kawasan Karst jenis I. beranggapan bahwa rencana pembangunan Pabrik semen di Pati selain untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik yang terus meningkat. Pucakwangi. Pati menyimpulkan bahwa kawasan Kars Pati–kawasan kars Grobogan masuk dalam klasifikasi kars I menurut Kepmen ESDM no. Kayen.

sehingga Pemerintah di dua kabupaten . baik di bagian Utara maupun bagian Selatan kawasan ini yang meliputi Pati dan Grobogan.mengalir di pemukiman.

Harga tambang kapur di daerah ini cukup murah karena biaya transportasinya kecil. semua Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati Bandung tetap berlaku dan dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Bandung Barat. izin Kecamatan Cipatat. jenis bahan galian yang diperbolehkan hanya untuk bahan galian pasir (di luar sungai). antara pertambangan dengan industri pengolah tambang kapur (yang tidak punya lahan SIPD/KP ini saling membutuhkan. jumlah SIPD/ KP 15 perusahaan (sebagian warisan dari Kabupaten Bandung/induk). tanah urug. bukan untuk usaha pertambangan skala menengah. harga dan jumlah penambang. Untuk kegiatan pertambangan yang berizin camat. terutama di Desa Gunungmasigit dan Desa Citatah. Memang industri pengolahan bahan tambang kapur. semua jadi tidak terkendali. dan masyarakat sekitar karena sebagian menggunakan alat berat dan peledakkan. memang ada dasar hukumnya. Industri pengolah tambang kapur di bagian hilir yang terpisah dari kegiatan pertambangan di bagian hulu. sebetulnya ruh peraturan ini adalah "pertambangan rakyat". dari pengamatan di lapangan diperkirakan jumlah pertambangan tanpa izin ini melebihi 8 usaha. Industri pengolah tambang kapur di sini sangat diuntungkan. dengan harga murah dan dari sumber penambang yang bervariasi dari segi kualitas. Secara mata rantai kegiatan. dan tanah liat. Kondisi ini disebabkan oleh mudahnya mendapatkan bahan baku kapur secara kontinu. kalau dipahami dengan benar dan teliti. yang notabenenya "rakyat".Usaha pertambangan yang beroperasi di kawasan karst Citatah-Rajamandala. tanpa menggunakan alat berat dan bahan peledak. Peti di sini. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2007 tentang Pembentukan Kabupaten Bandung Barat. terutama untuk kapur. Tetapi yang terjadi di lapangan. Semakin maraknya kegitan pertambangan di daerah ini. diperuntukkan bagi masyarakat setempat.000 M3. besar dengan peralatan berat dan peledakan. Izin Camat Cipatat 15 perusahaan. Pelimpahan kewenangan dari bupati ke camat tersebut meliputi 25 bidang. kegiatan peti ini sudah sangat mengkhawatirkan bagi kelangsungan lingkungan hidup. sehingga cukup pesat perkembangannya. Kecamatan Cipatat. Berdasarkan data Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung Barat tahun 2008. sebetulnya sangat riskan dalam manajemen pengelolaan pertambangan di daerah. Dilihat secara praktik pertambangan yang baik dan benar (good mining practice). sebagian dari hasil penambangan yang tidak melakukan reklamasi dan tidak membayar kewajiban pajak maupun iuran pertambangan. selain karena adanya kemudahan transportasi. yang tidak punya lahan SIPD/KP ini sangat tergantung dari hasil tambang yang . jarak ke penjual dekat. meliputi yang beroperasi tanpa izin maupun yang menambang atas izin atau sepengetahuan kepala desa setempat. cukup banyak. dan peti 8 usaha. juga sangat dipengaruhi oleh banyaknya industri pengolah tambang kapur yang sebagian merupakan penadah/penampung hasil tambang peti. Pelimpahan sebagian kewenangan kegiatan pertambangan dan energi. dan lainnya berupa peti (pertambangan tanpa izin). yaitu Peraturan Bupati Bandung No. 8 Tahun 2004 tentang Pelimpahan Sebagian Kewenangan Bupati kepada Camat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung. termasuk bidang pertambangan dan energi. Namun. sesuai Pasal 20 ayat (1) menyebutkan bahwa. Dalam lampiran peraturan tersebut secara tegas disebutkan bahwa kegiatan pertambangan tersebut dengan luas maksimal 1. di luar kemampuan dan kapasitas sebuah kecamatan untuk menangani permasalahan pertambangan. sebelum Kabupaten Bandung Barat menetapkan Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati sebagai pelaksanaan Undang-Undang ini. Kabupaten Bandung Barat meliputi pertambangan yang berizin bupati berupa surat izin pertambangan daerah (SIPD) atau kuasa pertambangan (KP).

berasal dari usaha peti. Namun, penambang pun tidak bisa lepas dari mereka, karena industri pengolah tambang kapur ini dapat memainkan harga tambang semaunya. Hal ini dipengaruhi oleh banyaknya jumlah penambang yang ingin menjual hasil tambangnya. Akibatnya, mudah ditebak, agar mampu bersaing di harga, penambang pun berusaha menekan biaya operasi, dengan cara mengabaikan kewajiban pajak dan iuran pertambangan serta tanpa melakukan reklamasi bekas tambang. Pada akhirnya, kegiatan pengolahan bahan tambang ini secara tidak langsung semakin memperparah kerusakan lingkungan, karena kegiatan pertambangan semakin tidak terkendali, asas konservasi radikal pertambangan diberlakukan di sini. Gali terus selagi laku dijual, masalah kerusakan lingkungan tidak mau tahu. Kebijakan tata ruang UU RI No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, Pasal 1 menjelaskan bahwa, yang dimaksud penataan ruang adalah suatu sistem proses perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang, dan pengendalian pemanfaatan ruang. Dalam perencanaan tata ruang tersebut ditempuh suatu proses untuk menentukan struktur ruang dan pola ruang yang meliputi penyusunan dan penetapan rencana tata ruang. Sedangkan, di dalam pemanfaatan ruang tersebut dilakukan upaya untuk mewujudkan struktur ruang dan pola ruang sesuai dengan rencana tata ruang melalui penyusunan dan pelaksanaan program beserta pembiayaannya. Agar dapat memahami persoalan mengenai pemanfaatan ruang kawasan karst CitatahRajamandala telah menyimpang, maka perlu dijelaskan di sini mengenai asas dan tujuan dari penataan ruang itu sendiri. Dalam pasal 2 UU RI No. 26 Tahun 2007 disebutkan, bahwa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia, penataan ruang diselenggarakan berdasarkan asas (1) keterpaduan; (2) keserasian, keselarasan, dan keseimbangan; (3) keberlanjutan; keberdayagunaan dan keberhasilgunaan; (4) keterbukaan; (5) kebersamaan dan kemitraan; (6) pelindungan kepentingan umum; (7) kepastian hukum dan keadilan; dan (8) akuntabilitas. Sedangkan, Pasal 3 menyebutkan, bahwa penyelenggaraan penataan ruang bertujuan untuk mewujudkan ruang wilayah nasional yang aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan berlandaskan Wawasan Nusantara dan Ketahanan Nasional dengan (1) terwujudnya keharmonisan antara lingkungan alam dan lingkungan buatan; (2) terwujudnya keterpaduan dalam penggunaan sumber daya alam dan sumber daya buatan dengan memerhatikan sumber daya manusia; dan (3) terwujudnya perlindungan fungsi ruang dan pencegahan dampak negatif terhadap lingkungan akibat pemanfaatan ruang. Berdasarkan asas dan tujuan dari kegiatan penataan ruang tersebut, sudah terlihat ada yang "aneh" dalam pemanfaatan ruang kawasan karst Citatah-Rajamandala untuk kegiatan pertambangan. Keanehan tersebut ditunjukkan oleh diabaikannya kawasan karst yang seharusnya dilindungi sehingga beberapa asas penataan ruang telah diabaikan, dan terdapat dua tujuan penataan ruang yang tidak tercapai, yaitu nomor 2 dan nomor 3. Kenyataan ini akan lebih jelas, kalau dilihat dari produk hukum daerah mengenai tata ruang, baik yang dikeluarkan Provinsi Jawa Barat maupun Kabupaten Bandung. Tata ruang di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, kewenangan dalam penyelenggaraan dan pelaksanaan penataan ruang wilayah diatur dalam Pasal 10 ayat (1, 2) dan Pasal 11 ayat (1, 2) UU RI No. 26 Tahun 2007. Pada Pasal 10 dan Pasal 11 tersebut, selain diatur mengenai kewenangan penyelenggaraan dan pelaksanaan penataan ruang baik yang lingkupnya intern provinsi maupun kabupaten/ kota juga diatur kewenangan penyelenggaraan dan pelaksanaan penataan ruang antar provinsi maupun antar kabupaten/kota.

Di tingkat provinsi, Perda Provinsi Jawa Barat No. 2 Tahun 2003 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah sedang dalam proses revisi, sedangkan perda tata ruang untuk Kabupaten Bandung Barat masih dalam proses kajian dan penyusunan, dan hingga kini belum selesai. Memang cukup susah melihat permasalahan ini, tetapi terdapat produk hukum di tingkat provinsi yang dapat dijadikan dasar dalam memahami permasalahan ini. Seperti, Perda Provinsi Jawa Barat No. 1 Tahun 2008 tentang Pengendalian Pemanfaatan Ruang Kawasan Bandung Utara, memang kawasan kasrt Citatah–Rajamandala tidak mendapat perhatian. Tetapi di dalam Perda Provinsi Jawa Barat No. 2 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Kawasan Lindung, minimal terdapat 3 hal yang menetapkan kawasan karst Citatah-Rajamandala tersebut harus dilindungi dan dikelola karena ditetapkan sebagai kawasan lindung. Pertama, dalam Bab VI Penetapan Kawasan Lindung sesuai dengan pasal 55 perda tersebut disebutkan, bahwa kawasan yang memberikan perlindungan terhadap kawasan bawahannya sebagaimana dimaksud pada Pasal 5 sampai dengan Pasal 10, huruf b. Kawasan berfungsi lindung di luar kawasan hutan lindung, tersebar di kabupaten/kota, dan huruf (c). Kawasan resapan air, tersebar di kabupaten/kota. Kedua, dalam Pasal 56 disebutkan bahwa, kawasan perlindungan setempat sebagaimana dimaksud pada Pasal 11 sampai dengan Pasal 20, huruf (c). Kawasan sekitar waduk dan situ, (untuk nomor 2) Situ, tersebar di kabupaten/kota, dan huruf d. Kawasan sekitar mata air, tersebar di kabupaten/kota. Perlu diketahui bahwa, pada sekitar kawasan karst CitatahRajamandala tersebut dekat Situ Ciburuy dan di sekitarnya terdapat beberapa mata air. Ketiga, dalam Pasal 62 disebutkan bahwa, kawasan konservasi geologi sebagaimana dimaksud pada Pasal 41 sampai dengan Pasal 44, huruf (a). Kawasan cagar alam geologi, yaitu nomor (1) Cagar Alam Geologi Gua Pawon, terletak di Kabupaten Bandung, dan huruf (b) Kawasan karst, (yaitu nomor 1) Citatah-Tagog Apu, terletak di Kabupaten Bandung. Berarti berdasarkan perda tersebut cukup jelas kalau kawasan karst Citatah- Rajamandala termasuk kawasan lindung yang harus dilindungi dan dijaga kelestariannya. Perlu diketahui terlebih dulu mengenai perlindungan lingkungan geologi dan kawasan karst. Menurut, Perda Provinsi Jawa Barat No. No. 2 Tahun 2002 tentang Perlindungan Lingkungan Geologi, pasal 1 menjelaskan yang dimaksud dengan lingkungan geologi adalah bentang alam bagian paling atas dari kulit bumi, bahan galian dan air tanah yang terkandung di dalamnya serta proses alam yang terdapat di dalamnya yang memengaruhi kehidupan manusia. (Bambang Yunianto, peneliti pada Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral dan Batubara [Puslitbang tekMIRA], Bandung)***
ingkasan Eksekutif: Pabrik Cirebon (Palimanan) mempertahankan akreditasi ISO 14000:1996 Sistem Manajemen Lingkungan untuk mengelola dampak buruk terhadap lingkungan sekitar dan masyarakat yang disebabkan oleh produksi semen. Perusahaan turut berpartisipasi dalam Program Langit Biru dan Program Proper, yang keduanya digagas oleh pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kondisi lingkungan di Indonesia. Pabrik Citeureup memenuhi komitmen pengembangan pengawasan dan manajemen lingkungan sesuai dengan penilaian terhadap dampak lingkungan pada dokumen Rencana Kelola Lingkungan (RKL) dan Rencana Pengawasan Lingkungan (RPL).

Rencana Kelola Lingkungan terdiri atas beberapa program manajemen lingkungan dan masyarakat yang diterapkan di Pabrik Citeureup. Termasuk juga manajemen respon terhadap perubahan yang berhubungan dengan proyek Mekanisme Pembangunan Bersih. Pabrik Cirebon yang dioperasikan oleh Indocement, terdiri atas 2 (dua) tanur dan menempati lahan seluas 470 hektar termasuk lahan tambang. Pabrik ini berlokasi sekitar 20km barat Cirebon untuk mensuplai kebutuhan semen di daerah Jawa Barat dan sekitarnya. Proses produksi semen terdiri atas penambangan bahan baku, penggilingan, pengeringan, tanur pembakaran, pendinginan, penggilingan akhir, pengantongan dan pengiriman. Bahan baku utama adalah batu kapur, tanah liat, pasir silika dan pasir besi. Proyek Mekanisme Pembangunan Bersih (MPB) terdiri termasuk atas pengenalan bahan aditif untuk penggilingan akhir, dan penggunaan bahan bakar alternatif. Beberapa bahan bakar alternatif yang dipertimbangkan seperti Biomas, ban bekas, oli bekas, plastik, kertas, tekstil, dan lainnya. Penggunaan beberapa jenis bahan bakar ini dimaksudkan untuk keperluan penelitian dan perijinan dari pemerintah. Emisi gas dan debu diakui sebagai dampak utama terhadap lingkungan pada industri semen. Tantangan sosial muncul dari suatu kebutuhan sejumlah karyawan dan kebutuhan dari area penambangan. Penanganan material menyebabkan peningkatan tekanan pada infrastruktur transportasi setempat. Perubahan proses yang disebabkan proyek MPB mungkin akan dirasakan buruk dan merusak lingkungan. Garis besar Rencana Kelola Lingkungan adalah serangkaian Rencana Pengawasan dan Mitigasi Dampak yang ditujukan pada lingkungan dan tantangan sosial. Rencana itu terdiri atas: Udara, bising dan getaran Air Permukaan dan Air Tanah Tanah dan Topografi Flora dan Fauna Material Berbahaya/Bekas Keselamatan dan Kesehatan Pekerja Konsultasi masyarakat dan Partisipasi Program Pengembangan Masyarakat: Pendidikan Sosial Budaya Infrastruktur Ekonomi Kesehatan Masyarakat

begitu juga dengan kebutuhan akan sumber daya manusia dan finansial. kewajiban dan tanggung jawab. kebutuhan institusional.Implementasi dari Rencana Kelola Lingkungan termasuk dalam ISO 14000 yang berakreditasi Sistem Manajemen Lingkungan Garis besar Sistem Manajemen Lingkungan adalah bertujuan dan berwawasan lingkungan. .

bekerjasama dengan BSN dan berbagai pihak. serangkaian seminar.Perkembangan Program SML ISO 14001 di Indonesia Seiring dengan perumusan Standar Internasional ISO seri 14000 untuk bidang manajemen lingkungan sejak 1993. muncullah beberapa penyelenggara pelatihan. Rangkaian kegiatan tersebut dimaksudkan untuk menjadi investasi awal bagi penerapan ISO 14001 di Indonesia dalam menumbuhkan sisi “demand” maupun “supply” menuju mekanisme pasar yang wajar. dan melakukan serangkaian kegiatan penelitian dan pengembangan penerapan Sistem Manajemen Lingkungan. Kementerian Lingkungan Hidup (Bapedal pada waktu itu) dan Badan Standardisasi Nasional (BSN) bekerjasama dengan Kelompok Kerja Nasional ISO 14000 dan berbagai stakeholders sejak tahun 1995 mengkaji. Indonesia sudah aktif memberikan tanggapan terhadap draf standar ISO sebelum ditetapkan menjadi Standar Internasional. Swasta. Pada tahun 1996-1998. jasa konsultasi. Berdasarkan hasil pembahasan dengan “stakeholders” di Indonesia. maupun pakar pengelolaan lingkungan. penelitian dan proyek percontohan Sistem Manajemen Lingkungan telah diprakarsai oleh Kementerian Lingkungan Hidup. lokakarya. baik Pemerintah. maka Indonesia sebagai salah satu negara yang aktif mengikuti perkembangan ISO seri 14000 telah melakukan antisipasi terhadap diberlakukannya standar tersebut. jasa sertifikasi dan perusahaan-perusahaan . Dalam mengantisipasi diberlakukannya standar ISO seri 14000. Lembaga Swadaya Masyarakat. peningkatan peran aktif pihak swasta dan promosi penerapan perangkat pengelolaan lingkungan secara proaktif dan sukarela di Indonesia. Setelah itu. Kementerian Lingkungan Hidup menyadari potensi penerapan Sistem Manajemen Lingkungan bagi peningkatan kualitas pengelolaan lingkungan. Anggota Kelompok Kerja tersebut berasal dari berbagai kalangan. menyebarkan informasi. Hal ini dilakukan dengan pembentukan Kelompok Kerja Nasional ISO 14000 oleh Bapedal pada tahun 1995 untuk membahas draf standar ISO tersebut sejak tahun 1995.

Dengan perannya sebagai fasilitator dalam pengembangan ISO 14000 di Indonesia. Seiring dengan tumbuhnya populasi para pemain dalam pasar penerapan ISO 14001 di Indonesia. sesuai dengan jiwa penerapan Sistem Manajemen Lingkungan yang bersifat proaktif dan sukarela.Prosedur Audit . penerapan ISO 14001 juga di pacu oleh adanya program internal dari beberapa “holding company” untuk menerapkan ISO 14001 pada anak perusahaannya. Peran motor penggerak diharapkan dapat dilanjutkan oleh dunia usaha itu sendiri. maka Kementerian LH bekerjasama dengan BSN telah melakukan adopsi terhadap beberapa Standar Internasional ISO 14000 menjadi Standar Nasional Indonesia (SNI). Selain kedua hal di atas. Sejak ditetapkannya ISO 14001 menjadi standar internasional dan diadopsi menjadi SNI 1914001-1997 sampai saat ini tercatat lebih dari 248 (dua ratus empat puluh delapan[1]) sertifikat ISO 14001 untuk berbagai unit organisasi perusahaan di Indonesia yang dengan sukarela menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001.Pedoman Audit Lingkungan-Prinsip Umum (SNI 19-1410-1997) 4. . Kementerian LH selanjutnya lebih menfokuskan diri pada peran fasilitator dan pembina kepada semua pihak dalam penerapan ISO 14001 di Indonesia. Kementerian LH menyediakan media bagi semua pihak yang berkepentingan untuk aktif dalam program pengembangan standar ISO 14000. Standar yang telah diadopsi tersebut diantaranya : 1. yaitu melalui Kelompok Kerja Nasional ISO 14000 (Pokjanas ISO 14000).Sistem Manajemen Lingkungan-Spesifikasi dengan Panduan Penggunaan (SNI 19-140011997) 2. Kelompok kerja tersebut sampai saat ini masih aktif dalam melaksanakan diskusi-diskusi membahas penerapan standar ISO 14000. Untuk menfasilitasi penerapan standar ISO 14001 di Indonesia dan mempermudah penerapan dilapangan serta untuk menyamakan persepsi mengenai pelaksanaannya. Faktor pendorong yang lain adalah antisipasi industri terhadap potensi adanya persyaratan dagang dan industri yang diwajibkan oleh “buyer” untuk menerapkan ISO 14001.Pedoman Untuk Pengauditan Lingkungan .Pengauditan Sistem Manajemen Lingkungan (SNI 19-14011-1997) 5. Kecenderungan peningkatan penerapan Standar ISO 14001 dapat menjadi salah satu indikator peningkatan kesadaran industri terhadap pengelolaan lingkungan. Sekretariat Pokjanas ISO 14000 tersebut difasilitasi oleh Kementerian LH cq.Sistem Manajemen Lingkungan-Pedoman Umum Prinsip Sistem dan Teknik Pendukung (SNI 19-14004-1997) 3. Asisten Deputi Urusan Standarisasi dan Teknologi.yang menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan.Pedoman Audit untuk Lingkungan – Kriteria Kualifikasi untuk Auditor Lingkungan (SNI 1914012-1997) Standar ISO 14001 ternyata mendapat sambutan positif dari kalangan industri di Indonesia.

bahan baku tersebut dibakar sampai meleleh. tanpa memandang proses pembuatannya. • Batugamping dijumpai pada Formasi Berai. Formasi Tanjung diperkirakan berumur Eosen Akhir. Untuk menghasilkan semen. Formasi Berai terdiri dari batugamping. Pada lapisan KAJIAN TERHADAP SEMEN SEBAGAI CALON BARANG KENA CUKAI DALAM RANGKA EKSTENSIFIKASI OBYEK BKC I.GEOLOGI DAN POTENSI ENDAPAN BAHAN BAKU SEMEN Menurut Nazly Bahar dkk. lempung dan pasirkuarsa. sedangkan lempung/tanah liat adalah bahan alam yang mengandung senyawa : Silika Oksida (SiO2). yang mana sebarannya membentang dari arah utara ke selatan. terendapkan di lingkungan neritik. sebagian untuk membentuk clinkernya. yang mengeras atau membatu pada pencampuran dengan air. batugamping dan napal dengan sisipan tipis batubara. yang kemudian dihancurkan dan ditambah dengan gips (gypsum) dalam . batulempung. terendapkan dalam lingkungan paralas-neritik. Pengertian Semen Semen (cement) adalah hasil industri dari paduan bahan baku : batu kapur/gamping sebagai bahan utama dan lempung / tanah liat atau bahan pengganti lainnya dengan hasil akhir berupa padatan berbentuk bubuk/bulk. (2000) serta Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi (1994). Besi Oksida (Fe2O3 ) dan Magnesium Oksida (MgO). konglomerat. di daerah Batusopang dan sekitarnya terdapat bahan baku semen berupa : batugamping. diduga berumur Oligosen-Miosen Awal. napal dan serpih. Napal dan serpih menempati bagian bawah dari formasi. Formasi Tanjung menindih tak selaras Formasi Pitap dan ditutupi secara tidak selaras oleh Formasi Berai. Alumunium Oksida (Al2O3). yang mana sebarannya juga membentang dari arah utara ke selatan. • Lempung dijumpai pada Formasi Tanjung. terdiri dari perselingan batupasir. sedangkan bagian atas dan tengah disusun oleh batugamping. Batu kapur/gamping adalah bahan alam yang mengandung senyawa Calcium Oksida (CaO).

• . besi oksida dan oksida lainnya dalam berbagai variasi jumlah. baik di darat maupun di lepas pantai. Semen ini berdasarkan prosentase kandungan penyusunannya terdiri dari 5 (lima) tipe. Pozzolan buatan (fly ash) merupakan hasil sampingan dari pembakaran batubara yang mengandung amorphous silika. Semen jenis ini dibuat dari bahan utama kalsit (calcite) limestone murni. dihancurkan dan diuapkan kemudian dibakar dengan menggunakan bahan bakar minyak. Semen ini biasa digunakan sebagai perekat untuk memplester. sehingga menjadi lebih keras. aluminium oksida. seperti sebagai filler atau pengisi. dibentuk dari bahan utama batu kapur/gamping berkadar kalsium tinggi yang diolah dalam tanur yang bersuhu dan bertekanan tinggi.5 (lemah) hingga >1/2 (keras sekali). dengan angka-angka hidrolitas yang dapat dihitung dengan rumus : (% SiO2 + % Al2O3 + Fe2O3) : (%CaO + %MgO) Angka hidrolitas ini berkisar antara <1/1.jumlah yang sesuai. - - - Semakin baik mutu semen maka semakin lama mengeras atau membatunya jika dicampur dengan air. mixed & fly ash cement adalah campuran semen abu dengan Pozzolan buatan (fly ash). Proses ini meliputi lima tahap pengelolaan yaitu : proses pengeringan dan penggilingan bahan baku di rotary dryer dan roller meal. Jenis-jenis semen menurut BPS adalah : semen abu atau semen portland adalah bubuk/bulk berwarna abu kebirubiruan.9 dan 1/2. Proses kering : menggunakan teknik penggilingan dan blending kemudian dibakar dengan bahan bakar batubara. Proses pembuatan semen dapat dibedakan menurut : • Proses basah : semua bahan baku yang ada dicampur dengan air. yaitu tipe I sd. Hasil akhir dari proses produksi dikemas dalam kantong/zak dengan berat rata-rata 40 kg atau 50 kg. Namun demikian dalam industri semen angka hidrolitas ini harus dijaga secara teliti untuk mendapatkan mutu yang baik dan tetap.15. Semen ini digunakan sebagai campuran untuk membuat beton. V. bakar (bunker crude oil). oil well cement atau semen sumur minyak adalah semen khusus yang digunakan dalam proses pengeboran minyak bumi atau gas alam. yaitu antara 1/1. Proses ini jarang digunakan karena masalah keterbatasan energi BBM. semen putih (gray cement) adalah semen yang lebih murni dari semen abu dan digunakan untuk pekerjaan penyelesaian (finishing).

080 -0. fosfor. kalsium. sulfur trioksida.464 -0.- proses pencampuran (homogenizing raw meal) untuk mendapatkan campuran yang homogen. Tabel Jumlah Produksi Semen (dalam ton) Tahun 1988 1989 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 Jumlah Pabrik 11 11 11 11 11 12 12 12 11 11 Jumlah produksi 13719049 14145048 13822102 15836894 15802349 19686066 18111104 17108774 25039672 20879018 0. silika yang larut. proses pendinginan terak. Skenario I : Cukai Terhadap Produksi Semen Dalam Negeri Tujuan utama dari ekstensifikasi obyek barang kena cukai (BKC) adalah untuk mengoptimalkan penerimaan negara dengan tidak mengesampingkan segi karakteristik barang tertentu untuk dikenakan cukai. proses pembakaran raw meal untuk menghasilkan terak (clinker : bahan setengah jadi yang dibutuhkan untuk pembuatan semen). II. alkali.031 -0.002 0. proses penggilingan akhir di mana clinker dan gypsum digiling dengan cement mill. oksida besi.146 -0. besi dan alumunium oksida. Optimalisasi Penerimaan 2.023 0. magnesium. Untuk mengetahui tingkat pertumbuhan permintaan semen selama kurun waktu tertentu berikut ini disajikan tabel jumlah produksi : Tabel 1.055 0. Dari proses pembuatan semen di atas akan terjadi penguapan karena pembakaran dengan suhu mencapai 900 derajat Celcius sehingga menghasilkan : residu (sisa) yang tak larut. dan kapur bebas.1.166 Perubaha n .246 -0.

Perkiraan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Berdasarkan Data Nilai Produksi Berdasarkan analisa statistik data dari BPS mengenai tingkat harga dan jumlah produksi semen selama periode tahun 1988 – 1997 dapat diramalkan penerimaan cukai dari semen untuk masa yang akan datang. Dengan melihat besarnya rata-rata tingkat pertumbuhan jumlah produksi tersebut.2% per tahun.1. Hal ini disebabkan karena : 1.062 Berdasarkan tabel jumlah produksi semen selama periode tahun 1988-1997 dapat diketahui bahwa rata-rata tingkat pertumbuhan jumlah produksi semen adalah 6. 2. 2. Tabel Peramalan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Tarif 0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 NP kena cukai satu tahun 3540288699 3398677151 3257065603 3115454055 2973842507 2832230959 2690619411 2549007863 2407396315 2265784767 NP kena cukai (9 bl) 2655216524 2549007863 2442799202 2336590541 2230381880 2124173219 2017964558 1911755897 1805547236 1699338576 Penerimaan satu tahun 0 169933858 325706560 467318108 594768501 708057740 807185823 892152752 962958526 1019603145 Penerimaan (9 bl) 0 127450393 244279920 350488581 446076376 531043305 605389368 669114564 722218895 764702359 . Tabel 2a. Berikut ini disajikan tabel peramalannya dengan metode perhitungan regresi. Berdasarkan trend produksi semen dapat diketahui ada peningkatan jumlah produksi semen meskipun dalam jumlah yang relatif sedikit. maka diharapkan akan ada peningkatan penerimaan negara di sektor cukai apabila produksi semen dikenakan cukai.1. Semen merupakan barang inelastis yang artinya berapapun tingkat harga semen tidak terlalu mempengaruhi jumlah produksi semen sehingga diharapkan penerimaan negara akan meningkat.Ratarata Sumber : Data BPS 17415008 0.

00.0266 (artinya rata-rata nilai produksi pada time t adalah 1.288. Sedangkan nilai produksi tahun 2000 dihitung dari perkalian angka koefisien dengan nilai produksi tahun 1999.0266 nilai produksi pada time t-1) yang digunakan untuk memprediksikan nilai produksi tahun 2000 yaitu sebesar Rp. Oleh karena tahun anggaran 2000 hanya berlangsung selama 9 (sembilan) bulan yaitu dari bulan April s/d Desember 2000.540.8 x tarif x Rp.000.11 tahun 1995 tentang Cukai bahwa besarnya tarif cukai yang didasarkan pada harga pabrik dikenakan cukai setinggi-tingginya 250%.699. Meskipun demikian.250% (dengan kelipatan 5) yaitu sesuai dengan ketentuan UU no. Besarnya tarif cukai yang digunakan dalam analisa ini adalah dari 0% . sehingga produksi semen tahun 1997 digunakan sebagai acuan untuk memperhitungkan produksi semen tahun 2000.699.540. Nilai produksi setelah dikenakan cukai dapat dihitung dari nilai produksi tahun 2000 sebelum dikenakan cukai.00-(0.00)/100). nilai produksi . produksi semen tahun 2000 diprediksikan sama dengan produksi semen tahun 1997 (pertumbuhan ekonomi tahun 1999 adalah 2% dan prediksi pertumbuhan ekonomi tahun 2000 adalah 3%) dengan asumsi bahwa selama periode tahun 1998-1999 dianggap tidak ada kenaikan produksi semen bahkan produksi semen ada kecenderungan mengalami penurunan. 3.000. Nilai produksi tahun 1999 diperoleh dengan cara mengalikan angka koefisien dengan nilai produksi tahun 1998. Untuk analisa prediksi penerimaan cukai.540. dikurangi angka elastisitas permintaan yang dikalikan tarif dan nilai produksi tahun 2000 sebelum dikenakan cukai (= Rp.000.699. Penerimaan cukai cukai dapat dihitung dengan cara mengalikan besarnya tarif cukai dengan nilai produksi setelah dikenakan cukai.288. maka prediksi penerimaan cukai hanya dihitung selama sembilan bulan saja.50 55 60 65 70 75 2124173219 1982561671 1840950123 1699338576 1557727028 1416115480 1593129915 1486921254 1380712593 1274503932 1168295271 1062086610 1062086610 1090408919 1104570074 1104570074 1090408919 1062086610 796564957 817806689 828427556 828427556 817806689 796564957 Sumber : Data BPS Dengan menggunakan historical data (perhitungan time series analysis) nilai produksi selama periode tahun 1988 – 1997diperoleh angka koefisien sebesar 1. Dengan menggunakan instrumen tarif maka dapat dihitung nilai produksi setelah dikenakan cukai. 3. Prediksi nilai produksi tahun 2000 dihitung dengan cara interpolasi berdasarkan angka koefisien yang dikalikan dengan nilai produksi mulai tahun 1997 akan menghasilkan nilai produksi tahun 1998. 3.288.

penyerapan tenaga kerja. Penerimaan negara tersebut bukanlah jumlah sebenarnya.604.294.00 diperoleh dari prediksi nilai produksi tahun 2000 di bagi dengan jumlah produksi semen per zak tahun 2000. penurunan produksi mencapai sekitar 48%. Disamping itu perhitungan tarif cukai harus juga memperhatikan kandungan lokal dan kandungan impor.00 per kg).500. 546. Prediksi penerimaan cukai tersebut di atas mengasumsikan income per capita tetap. sehingga perlu dibuat prediksi nilai produksi tahun 2000. Berdasarkan bukti empiris pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) tahun1999 mencapai sebesar 2% dan pertumbuhan PDB tahun 2000 (menurut analisis Badan Analisa Keuangan dan Moneter) diprediksikan sebesar ± 3%.00 per zak (@ 50 kg).500. Angka sebesar Rp. maka tarif cukai yang ideal adalah sebesar Rp.00. yaitu sebesar Rp. 43.000. 12.974.000.1. Hal ini akan mengakibatkan dampak negatif baik pada sektor sosial maupun ekonomi yang tidak diharapkan.tahun 2000 akan mengalami perubahan karena terjadinya inflasi.708. 8. Sehingga penerimaan cukai seharusnya adalah Rp. dengan memperhitungkan pertumbuhan ekonomi. sosial dan ekonomi. maka tarif ad valorum yang ideal adalah 25% dengan penurunan produksi sekitar 20% (dengan asumsi kondisi yang lain tidak berubah/ceteris paribus). yang akan memberikan penerimaan negara yang paling optimal. Berdasarkan tabel tersebut di atas. Pertumbuhan PDB sebesar 5% tersebut diperkirakan akan mengakibatkan pertumbuhan industri semen sebesar 3%.000. 531. karena berdasarkan data BPS yang dikonversikan ke dalam harga pabrik sebelum dikenakan cukai diperoleh harga semen sebesar Rp.00 per zak (@ 50 kg).195.305. kualitas jenis semen dan lain-lain. Sehingga dengan memperhitungkan aspek penerimaan. karena batas maksimal pengenaan tarif berdasarkan pasal 5 ayat (1) huruf b UU No. Sehingga penurunan nilai produksi semen setelah dikenakan cukai dengan tarif 25%.00. pengecer.200.00 dengan . Pertimbangan lain pengenaan tarif sebesar 25% adalah karena harga pabrik akan dikonversikan ke dalam HJE.00 per zak (@ 50 kg) atau 60% dari HJE. 749. 531.500.00 per kg (harga pabrik sebesar Rp. Sementara harga jual eceran semen di pasaran ratarata sebesar Rp.000.00 per zak. Angka ini diperoleh dari metode deduksi dengan memperhitungkan : keuntungan distributor. 2.00 x 103% = Rp. 8. 11 Tahun 1995 tentang Cukai adalah 55%.043. Jadi harga pabrik seharusnya Rp. Sehingga apabila dikenakan tarif sebesar 60% selain terlalu besar juga tidak mungkin.043. sehingga diperoleh prediksi penerimaan cukai untuk Tahun Anggaran 2000 (9 bulan) sebesar Rp. 170. Perkiraan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Berdasarkan Data Jumlah Produksi Prediksi penerimaan cukai tahun 2000 adalah 103% atau (100% + 3%).3%). penerimaan optimal tercapai pada tingkat tarif cukai sebesar 60%. dan biaya angkut dan distribusi) sebesar ± 40%.2. Namun demikian pada tingkat tarif tersebut. 8. akan menjadi 17% (20% . agen. 20. Bila tarif spesifik yang digunakan pada harga pabrik Rp. dampak negatif yang dihasilkan.305.

412.00. 663.300. Menganalisa tabel 2b tersebut. 884. pembebanan cukai sebesar 25% mengakibatkan penurunan produksi sekitar 20% sehingga jumlah produksi setelah dikenakan cukai menjadi 16.199.703. 2000 Berdasarkan Jumlah Produksi Harga Pabrik (Rp) 169400 177870 186340 194810 203280 211750 220220 228690 237160 245630 254100 262570 271040 Prosentase Jumlah produksi Penurunan Jumlah (ton) produksi 0 4 8 12 16 20 24 28 32 36 40 44 48 20879018 20043857 19208697 18373536 17538375 16703214 Penerimaan Cukai 0 178260044720 357934851699 536902277549 713040178879 884226412300 Tarif 0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 50 55 60 15868054 1048338834423 15032893 1203255301858 14197732 1346853671215 13362572 1477011799106 12527411 1591607542140 11692250 1688518756928 10857089 1765623300081 . Tabel 2b.750.00 (dengan asumsi pendapatan perkapita konstan). Prediksi penerimaan cukai di atas berdasarkan nilai produksi.225.223. Tabel 2b. 772.441.000.asumsi harga pabrik sebelum kena cukai Rp.00 maka prediksi penerimaan cukai untuk Tahun Anggaran 2000 adalah Rp. untuk mendapatkan prediksi jumlah penerimaan cukai.500. Apabila harga pabrik diasumsikan sebesar Rp.00 per ton dengan penerimaan cukai untuk tahun 2000 sebesar Rp. 12.214 ton dan harga pabrik setelah kena cukai Rp.00. 8.226.809.50. menggambarkan pengaruh pembebanan cukai terhadap tingkat produksi maupun penerimaan cukainya.169. Untuk tahun anggaran 2000 yang berlangsung hanya sembilan bulan diperoleh penerimaan cukai sebesar Rp. Untuk menguji keabsahan dari analisa tersebut perlu dilakukan sensitivity analysis dengan menggunakan pengaruh pembebanan cukai terhadap penurunan produksi (dalam ton). 211. Tabel Prediksi Penerimaan Cukai Th.

Skenario II : Cukai Dikenakan Terhadap Semen Yang Dikonsumsi di Daerah Pabean 2. Tabel Prediksi Penerimaan Cukai Th.00 x 97.2.288. Dengan demikian nilai produksi semen yang dapat dikenakan cukai adalah sebesar 97.00 sehingga dapat disajikan tabel seperti di bawah ini : Tabel 2c.03% = Rp. 1. 3. Semen yang dikonsumsi di Daerah Pabean Produksi DN Impor Ekspor Potensi Semen Kena Cukai 100% 0.03% dari produksi dalam negeri atau Rp. 3.2.540.125.11 Tahun 1995 tentang Cukai.142.1.000. maka cukai hanya dikenakan terhadap semen yang dikonsumsi di daerah pabean. 2.03% 97. Perkiraan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Berdasarkan Data Nilai Produksi No.699.06% 3.435. 3. 2000 (konsumsi daerah Pabean) Tarif NP kena cukai Satu tahun 0 5 10 15 20 3435142125 3297736440 3160330755 3022925070 2885519385 NP kena cukai Penerimaa n satu (9 bl) tahun 2576356594 0 Penerimaan 9 bl 0 123665117 237024807 340079070 432827908 2473302330 164886822 2370248066 316033076 2267193803 453438761 2164139539 577103877 .65 70 75 80 85 279510 287980 296450 304920 313390 52 56 60 64 68 10021929 1820799028208 9186768 1851923797921 8351607 1856875465830 7516446 1833531888545 6681286 1779770922677 2.000. 03% dari produksi DN Apabila pengenaan cukai mengacu pada ketentuan UU no.

142. 2.271.25 30 35 40 45 50 55 60 65 70 75 2748113700 2610708015 2473302330 2335896645 2198490960 2061085275 1923679590 1786273905 1648868220 1511462535 1374056850 2061085275 687028425 1958031011 783212405 1854976748 865655816 1751922484 934358658 1648868220 989320932 1545813956 103054263 8 1442759693 105802377 5 1339705429 107176434 3 1236651165 107176434 3 1133596901 105802377 5 1030542638 103054263 8 515271319 587409303 649241862 700768994 741990699 772906978 793517831 803823257 803823257 793517831 772906978 Sebagaimana halnya pada skenario pertama. pada skenario kedua apabila nilai produksi kena cukai hanya sebesar Rp. Tabel 2d.570. untuk mendapatkan prediksi jumlah penerimaan cukai.319.271.2. . Menganalisa tabel 2d tersebut.435.000.00 (= Rp.319. 3.000. Perkiraan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Berdasarkan Data Jumlah Produksi Prediksi penerimaan cukai di atas berdasarkan nilai produksi.729.000. 530.214 ton dan harga pabrik setelah kena cukai Rp.458.00 (dengan asumsi income per capita tetap).00 maka apabila semen dikenakan cukai dengan tarif 25% akan diperoleh prediksi penerimaan cukai adalah sebesar Rp.125.00 x 103%).2. maka diperoleh prediksi penerimaan cukai sebesar Rp. Untuk menguji keabsahan dari analisa tersebut perlu dilakukan sensitivity analysis dengan menggunakan pengaruh pembebanan cukai terhadap penurunan produksi (dalam ton). Apabila pertumbuhan income per capita diprediksikan sebesar 5% untuk tahun 1999 dan 2000. 515. menggambarkan pengaruh pembebanan cukai terhadap tingkat produksi maupun penerimaan Cukainya. pembebanan cukai sebesar 25% mengakibatkan penurunan produksi sekitar 20% sehingga jumlah produksi setelah dikenakan cukai menjadi 16. 515.703.

880.964. (dengan asumsi pertumbuhan income per capita tetap).964. 2000 Berdasarkan Jumlah Produksi Untuk Konsumsi Semen Di Daerah Pabean Tarif (%) 0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 50 55 60 65 70 75 80 85 Harga Pabrik (Rp) 169400 177870 186340 194810 203280 211750 220220 228690 237160 245630 254100 262570 271040 279510 287980 296450 304920 313390 Prosentase Penurunan Jumlah produksi 0 4 8 12 16 20 24 28 32 36 40 44 48 52 56 60 64 68 Jumlah produksi (ton) Penerimaan Cukai 20258911 0 19448555 172965719979 18638198 347304183768 17827842 520956275652 17017485 691862879917 16207129 857964880850 15396772 1017203162736 14586416 1167518609861 13776059 1306852106511 12965703 1433144536972 12155347 1544336785530 11344990 1638369736471 10534634 1713184274081 9724277 1766721282646 8913921 1796921646452 8103564 1801726249785 7293208 1779075976931 6482852 1726911712175 Apabila diprediksikan pertumbuhan income percapita sebesar 5% sebagaimana telah dijelaskan di atas.703.00. 883.850.211.275. maka prediksi penerimaan cukai tahun anggaran 2000 (9 bulan) adalah sebesar Rp.827. Elastisitas Permintaan .850.750.00 per ton dengan penerimaan cukai untuk tahun 2000 sebesar Rp.00 (=857. 857. III. Tabel Prediksi Penerimaan Cukai Th.00 x 103%).880. Tabel 2d.

Kelayakan Administrasi Salah satu pertimbangan dalam pemungutan pajak di suatu negara. Oleh karena itu industri semen merupakan industri yang bersifat ekonomi skala besar (economies of scale) yang artinya semakin besar volume produksinya. Weight loosing process industry. Selain padat modal industri semen juga padat energi. temasuk dalam hal ini adalah cukai. karena untuk membuat satu ton semen diperlukan bahan-bahan baku seperti yang telah disebutkan di atas yang berat totalnya hampir dua kali lipat dari produk akhir yang dihasilkannya. dengan mempertimbangkan kelayakan administrasi dari pemungutannya. sehingga industri semen hanya dapat dilakukan oleh industri besar saja (bukan berbentuk industri rakyat/home industry).270 (ceteris paribus diasumsikan income percapita tetap). Sebagaimana kita ketahui. 2. industri semen dapat dikelompokkan dalam : 1. Proses produksi dalam industri semen dilakukan dengan menggunakan high technology (teknologi canggih). Sistem distribusi barang jadi hasil produksi semen adalah sederhana. sederhana dan mudah difahami oleh anggota masyarakat. 4. Hal ini menunjukkan bahwa setiap kenaikan harga sebesar 10% akan mengakibatkan penurunan jumlah produksi semen sebesar 8. energi yang dibutuhkan bisa mencapai 110 – 120 Kwh energi listrik . Proses produksi semen adalah proses produksi yang terpadu (berada pada satu lokasi dan tidak terpisah-pisah). yaitu melalui Asosiasi Semen Nasional.80673 dengan t-statistik -2. yaitu produk semen saja dan sangat sulit untuk memproduksi barang lain selain semen. Untuk menghasilkan satu ton semen.Berdasarkan analisa statistik terhadap data produksi dan nilai produksi industri semen di Indonesia yang diperoleh dari BPS melalui uji regresi dengan harga konstan. semakin kecil biaya rata-rata (average cost) per ton semen. tangki atau kontainer. industri semen menghasilkan single product. Kelayakan administrasi suatu barang untuk dikenakan cukai dimaksudkan bahwa administrasi barang kena cukai tersebut dapat dilakukan secara tertib. Energi yang dipakai pada umumnya adalah listrik dan bahan bakar. . 3. sehingga kemungkinan melakukan mutasi barang setengah jadi sangatlah sulit. sehingga industri semen adalah industri yang padat modal. Selain itu. energi yang dibutuhkan adalah antara 800 – 900 Kkal energi bahan bakar. sedangkan untuk menghasilkan satu ton clinker.0673%. semen mempunyai sifat permintaan inelastis yang artinya berapapun peningkatan harga semen tidak akan terlalu mempengaruhi permintaan masyarakat terhadap semen. Oleh karena itu. 5. IV. maka penurunan jumlah produksi tersebut tidak akan mempengaruhi permintaan semen di dalam negeri. diperoleh hasil –0. Selain itu. melalui truk. Dengan demikian semen mepunyai potensi yang cukup besar untuk meningkatkan penerimaan negara di sektor cukai apabila semen tersebut dikenakan cukai. Rentang biaya produksi semen per tonnya adalah antara US $ 26 – US $ 38. terkendali.

jumlah pabrik semen tidak terlalu banyak (sekitar sepuluh sampai dengan dua puluh pabrik) dengan jaringan pemasaran yang meliputi 27 (dua puluh tujuh) propinsi di Indonesia. Pelunasan cukai dapat dilakukan pada saat semen selesai dibuat di Indonesia. Oleh karena itu. sehingga mudah untuk melakukan pengawasan fisik.tempat penimbunan barang jadi hasil industri semen juga sederhana. karena semen sulit untuk dipalsukan (proses produksinya rumit dan barang jadi / hasil akhirnya jelas dan sudah dikenal luas oleh masyarakat). maka semen mudah diawasi/dikontrol karena pabriknya jelas. Hasil akhir industri semen adalah bubuk/bulk yang dapat langsung dikeluarkan dalam bentuk bulk truk/tangki yang berupa semen curah dengan ukuran tertentu dan melalui proses pengantongan dengan kemasan berupa zak (berukuran 40 atau 50 Kg). Untuk semen curah. industri semen bukanlah industri tradisional melainkan industri yang modern yang padat modal. karena industri semen pabriknya jelas dan produk hasil akhirnya mudah dikenal luas oleh masyarakat. Namun demikian jumlah pegawai yang dibutuhkan tidaklah terlalu banyak. Untuk semen impor pelunasan . sehingga mudah untuk menetapkan berapa besarnya tarif cukai untuk masing-masing jenis semen. - Dengan administrasi yang baik dan adanya kemudahan-kemudahan dalam pengawasan fisik. sehingga mengharuskan memiliki sistem administrasi yang baik. sehingga mudah untuk diawasi. yaitu pada saat diperlukan oleh pabrik semen. Hal ini adalah untuk mengantisipasi kesulitan pegawai yang mau ditempatkan di pabrik semen. dimana pegawai Bea dan Cukai dapat dipanggil sewaktu-waktu. On Call Service yang dikaitkan dengan self assesment dalam administrasi cukai. Selain itu. Selain itu. Oleh karena itu. berskala besar. mengingat dampak negatif terhadap kesehatan pegawai yang ditimbulkan oleh industri semen. yaitu : Penempatan pegawai Bea dan Cukai untuk mengawasi pabrik semen. Semen juga memiliki jenis tertentu dan ada standar mutunya. kemungkinan untuk pelarian hak-hak negara juga sangat kecil. pengawasan terhadap jumlah produksi maupun penjualan semen dalam rangka perhitungan cukainya tidaklah terlalu sulit. baik dari segi jumlah produksi maupun penjualannya. Pengawasan fisik tersebut dapat dilakaukan dengan dua cara. Berdasarkan hal-hal yang telah disebutkan di atas. berdasarkan halhal yang telah disebutkan di atas maka mudah untuk menerapkan aturan-aturan yang ada dalam UU Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai. proses produksinya terpadu dan barang jadinya (hasil akhirnya) spesifik dan terukur. pelunasannya dapat dilakukan pada saat keluar dari truk/tangki curahnya. sebagai implementasi dari karakteristik cukai cukai. Sedangkan untuk semen yang telah dikemas dalam kantong/zak. pada saat dikeluarkan dari pabrik.

Ada kendala dalam melaksanakan administrasi di bidang cukai semen. Pelunasan sukai semen dapat dilakukan dengan pembayaran. Antara lain penggunaan semen abu/portland jenis II dan V banyak digunakan untuk pembangunan Rumah Sangat Sederhana (RSS). Pajak yang dapat dipertimbangkan untuk diganti dengan cukai adalah PPN. tempat penimbunan dan tempat penjualan eceran semen serta importir semen diberikan oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai a. . Di samping itu pengenaan cukai dapat dibebankan kepada konsumen (forward shifting) dan bukan kepada pengusaha pabrik.cukainya dilakukan pada saat semen diimpor untuk dipakai. maka diharapkan salah satu beban pajak tersebut digantikan dengan cukai. maka akan banyak masyarakat kecil yang memprotesnya. Sistem pengawasan dengan menggunakan dokumen cukai. V. Memang ada kendala dalam administrasi cukai semen. maka semen mempunyai potensi untuk dikenakan cukai. akan tetapi karena potensi penerimaan dari cukai adalah cukup besar dan administrasi pemungutan cukainya murah serta kelayakan administrasinya memadai. dan setelah mendapatkan NPPBKC. wajib diberitahukan kepada kepala kantor Bea Cukai setempat dengan dilindungi oleh dokumen cukai dan/atau dokumen pelengkap cukai. 11/1995 tentang Cukai. sehingga jika dikenakan cukai. Hal ini disebabkan karena penerimaan negara diperkirakan akan lebih besar dan lebih sederhana bila semen dikenakan cukai dibanding bila dikenakan PPN. Jalan keluar untuk permasalahan tersebut adalah dengan mengatur agar pengenaan cukai terhadap semen tipe tersebut akan.n. Pemasukan/pengeluaran semen ke/dari pabrik atau tempat penyimpanan. yaitu dikenakan cukai dengan tarif yang relatif rendah. Perizinan berupa BKC untuk mendirikan pabrik. 11/1995 berkenaan dengan kewajiban pengusaha pabrik untuk membuat buku catatan mengenai semen untuk dilaporkan kepada pejabat Bea dan Cukai. maka pengusaha pabrik dan importir semen wajib memenuhi kewajiban-kewajibannya sesuai dengan UU No. antara lain ketentuan pasal 16 UU No. Pajak Lainnya Selama ini industri diantaranya adalah : semen telah dikenakan beberapa macam pajak − Pajak Penghasilan (PPh) Badan − Pajak Penghasilan (PPh) Perorangan untuk Karyawan − Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) − Pajak pertambahan Nilai (PPN) − Pajak Daerah dan Distribusi Daerah Dengan melihat beban pajak yang telah dikenakan pada barang produksi semen pada saat ini. Menteri Keuangan Republik Indonesia.

dampak yang bersifat merugikan adalah : • Penurunan kualitas dari segi kesuburan tanah akibat penambangan tanah liat. dapat menimbulkan pencemaran udara yang sangat . UDARA. Mengingat semen adalah barang yang mempunyai sifat permintaan inelastis yaitu permintaan yang tidak peka terhadap perubahan harga. • Debu yang dihasilkan selama pengangkutan bahan baku ke pabrik dan bahan jadi ke luar pabrik. Perubahan dari segi tata guna tanah akibat kegiatan penebangan dan penyerapan lahan serta pembangunan fasilitas lainnya. Perubahan ini dari segi waktu akan meluas ke arah menurunnya kapasitas penampungan air yang pada akhirnya akan berpengaruh juga terhadap kuantitas air sungai. b) Debu yang secara visual terlihat di kawasan pabrik dalam bentuk kabut dan kepulan debu tersebut.Pengenaan cukai terhadap semen akan mengakibatkan kenaikan harga semen. akibatnya persediaan ait tanah menjadi makin sedikit. dampak yang bersifat merugikan adalah : • Kualitas air bertambah buruk akibat limbah cair dari pabrik dalam bentuk minyak dan sisa air dari kegiatan penambangan. Sedangkan dari segi ruang akan mempengaruhi keseimbangan atau keselarasan lingkungan setempat. b) • Kuantitas air atau debit air menjadi berkurang karena hilangnya vegetasi pada suatu lahan akan mengakibatkan penyerapan air hujan oleh tanah di tempat itu menjadi berkurang. yang akan mengakibatkan pendangkalan dasar sungai. yang menimbulkan lahan kritis yang mudah terkena erosi. yang pada akhirnya akan menimbulkan masalah banjir pada musim hujan. sehingga persediaan air tanah menjadi menipis. AIR. Dampak Lingkungan dan Sosial Berdasarkan bahan baku dan bahan bakar yang digunakannya serta proses produksi yang dilaluinya. Akibat lanjutan adalah sungai menjadi kering pada musim kemarau dan sebaliknya sungai akan banjir (debit air menjadi sangat tinggi) karena tanah tidak mampu lagi menyerap air yang mengalir terlalu cepat. VI. maka semen mempunyai dampak penting untuk komponen-komponen lingkungan seperti diuraikan di bawah ini : a) • LAHAN. 3. dampak yang bersifat merugikan adalah : a) Debu yang dihasilkan oleh kegiatan pabrik terdiri dari : • Debu yang dihasilkan pada waktu pengadaan bahan baku dan selama proses pembakaran. maka pengenaan cukai terhadap semen diharapkan tidak mempengaruhi penerimaan negara di sektor pajak yang lain. termasuk pengantongannya.

berdebar-debar (yang dalam istilah kedokteran dinamakan gastritis. sulit tidur. d) Kebisingan yang terdiri dari tiga jenis sumber bunyi : • Mesin-mesin yang digunakan dalam pabrik. tetapi penyakit yang disebabkan oleh gangguan kejiwaan yang sulit diterangkan secara fisis maupun biologis. CO2 dan SO2 yang mengandung hidrokarbon dan belerang. hewan tanah dan hewan langka). • Alat-alat besar seperti traktor yang dipakai pada waktu pengambilan bahan baku. seperti penyakit perut (diarhea). Berkurangnya keanekaragaman fauna (burung. c) Gas yang dihasilkan oleh pembakaran bahan bakar minyak bumi dan batu bara. berubahnya pola vegetasi dan jenis endemik. Sayang sekali tidak ada informasi tentang berapa besarnya (magnitude) dampak-dampak negatif ini . neurosis anxiety). Penyakit gangguan kejiwaan (psiko-sosial) adalah penyakit yang bukan disebabkan oleh adanya sebab-sebab fisik. Sedangkan dampak negatif yang diakibatkan semen terhadap lingkungan sosial atau kehidupan masyarakat adalah sebagai berikut : ∗ ∗ Status gizi kadar hemoglobin darah dimana semakin rendah status gizi seseorang. berubahnya pembentukkan klorofil dan proses fotosintesa. Dampak lingkungan terhadap pola penyakit. malaria kulit dan sebagainya. cephagia. • Dentuman dinamit yang digunakan pada waktu pengambilan kapur. khususnya penyakit saluran pernafasan. misalnya sakit kepala yang tidak jelas penyebabnya. antara lain dapat mengakibatkan naiknya temperatur udara di sekitar pabrik. Penyakit-penyakit lain yang disebabkan oleh rendahnya mutu lingkungan. seperti bronchitis. Beberapa penyakit yang diperkirakan akan meningkat intensitasnya antara lain penyakit yang saluran nafas. Berubahnya habitat air dan habitat tanah tempat hidup hewan-hewan tersebut. Penyakit akibat kecelakaan kerja. penyakit yang berhubungan dengan gangguan kejiwaan (psycho-social) dan penyakit lainnya yang berhubungan dengan kondisi lingkungan yang kurang sehat. penyakit saluran pencernaan dan gangguan pada kulit. gelisah. semakin rendah kadar hemoglobin darahnya.mengganggu. pharingtis dan tbc paru serta silicosis (pneumocosis). Morbidity rate (angka kesakitan) dari penyakit-penyakit tertentu untuk dapat menggambarkan besarnya dari dampak penyakit-penyakit tersebut di atas terhadap kesehatan. nyeri ulu hati. ternyata semen memang menimbulkan dampak yang kurang menguntungkan bagi linkungan. ∗ ∗ ∗ ∗ Seperti telah dikemukakan di atas. bahkan dapat menimbulkan penyakit. demam berdarah. berupa gas CO. e) f) Berkurangnya keanekaragaman flora.

01621 32721627 0.253 orang.197300 6 31 1237 1208 1198 1181 -0.183337 88 489 -0. Berdasarkan data BPS yang berkaitan dengan penyerapan tenaga kerja.112861 52 732 -0. Sebagaimana data tabel 3 untuk periode tahun 1992-1993. Hal ini dapat dilihat dari perbandingan antara jumlah produksi dengan penyerapan tenaga kerja.” VII. Menyusutnya jumlah tenaga kerja pada saat jumlah produksi meningkat adalah karena pengerjaan produksi semen cenderung menggunakan tenaga mesin.04713 94016964 0. karena dampak-dampak negatif tersebut seringkali “berada di atas nilai ambang batas yang wajar.0087 12814464 0.0289 11125379 0. nilai produksi mengalami peningkatan sebesar 33.330683 04 885 1226 0.02473 23010927 0. Padahal hal ini sangat penting untuk menjadi alasan bahwa semen memang harus dikenai cukai.0243 12381009 0.253457 .03684 20810015 0. Tenaga Kerja Rata-rata penyerapan tenaga kerja pada industri semen di Indonesia adalah sebesar 14.150 orang dengan rata-rata penyerapan tenaga kerja tiap pabrik sebesar 1. Tabel Penyerapan Tenaga Kerja Tahun Jumla Jumlah Rata-rata h Tenaga Kerja TenagaKe Pabrik per Pabrik rja 11 11 11 11 11 12 12 12 11 11 13345 14005 13611 13288 13173 14169 14711 15084 14932 15178 1213 Perubah an Produksi Perubaha n 1988 1989 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 78524129 5 1273 0.0142 17052001 0.074 26105097 0.(khususnya dalam kasus Indonesia).01%.07% sedangkan jumlah tenaga kerja justru mengalami penurunan sebesar 0.134465 60 251 1380 0.035009 23 642 -0.105762 46 127 1357 0. dapat disajikan tabel sebagai berikut : Tabel 3. Industri Semen adalah termasuk industri yang padat modal.220385 92 565 1257 0.

Berdasarkan Tabel Peramalan Penerimaan Cukai .577.8 246.036 orang.6 180.7 226.699.00) dengan tenaga kerja tahun 1997 (sebesar 15178 orang).000. Kemudian dengan membagi penurunan nilai produksi jika dikenakan cukai 25% (sebesar Rp. dapat dihitung dengan cara membagi nilai produksi tahun 2000 (sebesar Rp.540.70 Ratarata Sumber : Data BPS 398 14150 1253 17327463 28 Untuk memprediksikan dampak pengenaan cukai penyerapan tenaga kerja.3 164.4 9674929 9411210 8397389 8783635 8352193 9478125 7985496 6929435 9542558 7165071 725 672 617 661 634 669 543 459 639 472 Untuk mengetahui rasio tenaga kerja industri semen.4 291.740. maka didapat angka 3.251. Namun demikian.3 189. Tabel Analisa Tenaga Kerja Tahu Jumlah Nilai n Tenaga kerja Produksi (ribu Rp.8 150. penerimaan cukai tahun 2000 diharapkan dapat mengkompensasikan angka tenaga kerja yang kemungkinan tidak dipekerjakan pada industri semen tersebut.9 262.7. sehingga menghasilkan angka rasio sebesar 233.2 207. dapat disajikan tabel sebagai berikut : semen terhadap Tabel 4. 3.00) dibagi dengan angka rasio di atas.) (L) CPI Y =(Nilai Prod/CPI)x100 Y/L (output) 1988 1989 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 1998 1999 2000 13345 14005 13611 13288 13173 14169 14711 15084 14932 15178 785241295 940169646 1112537988 1238100952 1281446423 1705200104 2081001592 2301092746 2610509760 3272162770 3359202300 3448557081 3540288699 141.288.080.

52055 Perubahan .8786 0.915. maka kemungkinan tenaga kerja yang tidak dipekerjakan pada industri semen menjadi sebesar 2.581).19 13.).Tahun 2000 (Tabel 2. 531.45323 -0.974. Prosentase kandungan impor dari tabel tersebut dapat diketahui sangat kecil yaitu rata-rata 16.450. akan tetapi pada kasus tertentu seperti pada tahun 1995 dan 1997 terjadi peningkatan kandungan impor yaitu masing-masing sebesar 45.00 per orang. 546. diketahui bahwa industri semen bersifat capital intensive sehingga diharapkan pengenaan cukai terhadap semen tidak akan terlalu mempengaruhi penyerapan tenaga kerja. Dengan melihat analisa di atas. yang berarti kandungan lokalnya sebesar 83.923. Optimalisasi Penerimaan di atas.00 / 2.18 7.306 orang).04689 -1. Tabel Kandungan Impor Tahun 1988 1989 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 Bahan Baku 162048584 177095855 189517327 237854152 249050706 265604044 280676289 372405929 433687927 785659700 Nilai Impor 55135913 54085779 45189650 57423790 15698560 12145330 11978428 58660189 46044842 71756181 Kandungan Impor 35. sehingga angka kompensasi menjadi sebesar Rp.043.6 -0.35 7. 174. 211.1365 -0.15 7 14.520.06 21. dapat diketahui bahwa jumlah penerimaan cukai tahun 2000 dengan tarif 25% adalah sebesar Rp. Jika angka tersebut dibagi dengan tenaga kerja yang tidak dipekerjakan pada industri semen (3.00. VIII.200. Kandungan Impor dan Impor Semen Bahan baku yang masih diimpor adalah bahan baku berupa gypsum. maka diperoleh angka kompensasi sebesar Rp.00 per orang (Rp. Perubahan nilai impor dari tahun ke tahun cenderung mengalami penurunan.8327 -0. Berdasarkan data dari BPS yang berkaitan dengan kandungan impor bahan baku semen dapat disajikan tabel sebagai berikut : Tabel 5.83 7.0223 0.604.06%.000.4693 0.14 22.581 orang (17/20 x 3.0653 -0. Dengan memperhitungkan PDB sebagaimana yang telah dianalisa pada point B.68% pertahun.036 orang).305. sedangkan bahan baku yang lain telah menggunakan kandungan lokal.3 31.32% dan 52.32%.

066 2. Mengingat hal tersebut maka untuk meningkatkan pemanfaatan bahan baku lokal dan menurunkan bahan baku impor perlu dibedakan sistem pentarifannya yaitu bahan baku impor diberikan tarif lebih tinggi dari pada semen dengan bahan baku lokal.732 94. Jumlah impor barang jadi berupa semen berdasarkan data impor tahun 1998 dapat disajikan tabel sebagai berikut : Tabel 6. Ketentuan WTO mengatur bahwa pengenaan segala jenis pajak.608.Ratarata 315360051 42811866 16. Jenis Semen White Cement Semen Tipe I Semen Portland Semen Fondu Semen hidraulik Jumlah Sumber : data BPS Jumlah Impor (kg) 224.120.469 10.216 2.008.06%. Nusantara pada tahun 1995 dan tahun 1997.68 Sumber : Data BPS Beberapa perusahaan pada tahun-tahun tertentu ada yang menggunakan bahan baku murni kandungan lokal seperti PT. 2.963. dalam hal ini adalah cukai terhadap barang kena cukai (BKC) impor (semen) diperkenankan sepanjang pengenaan tersebut tidak bersifat diskriminatif dalam arti cukai dikenakan terhadap BKC impor maupun BKC dalam negeri.385 Rata-rata Produksi DN (kg) 17.003.368 117. 4. Orientasi Ekspor Berdasarkan data dari BPS yang berkaitan ekspor hasil produksi semen dapat disajikan tabel sebagai berikut : Tabel 7. 1. 3. Tabel Impor Semen Tahun 1998 No. IX. Tabel Orientasi Ekspor Tahun Produksi Nilai Ekspor Prosentase Ekspor Perubahan .000 Berdasarkan data tabel tersebut di atas dapat diketahui besarnya persentase impor semen yaitu 0. 5.415.

Berarti sisanya.60667 Berdasarkan data di atas.09 4.4819 -0.17327463 rata 28 Sumber : Data BPS 0 0 130310463 29044403 56752602 14766624 18226915 3452393 55175195 217541230 52526982. dapat dilihat bahwa utilisasi kapasitas pada industri semen mencapai 91%.50847 0.42 0.83 0.18 3 3.2569 0.58 1.5 0 0 9 1. dapat dilihat bahwa kecenderungan hasil produksi industri semen untuk diekspor sangatlah kecil.55 0. Memperhatikan rasio kapasitas terpasang dan produksi yang dihasilkan.1988 78524129 5 1989 94016964 6 1990 11125379 88 1991 12381009 52 1992 12814464 23 1993 17052001 04 1994 20810015 92 1995 23010927 46 1996 26105097 60 1997 32721627 70 Rata. Mengingat hal tersebut maka pengenaan cukai terhadap semen diprediksikan dapat meningkatkan penerimaan dan tidak perlu dikhawatirkan pengenaan cukai terhadap semen akan memberikan perubahan kecenderungan untuk melakukan ekspor karena sifat permintaan semen adalah inelastis. Dengan demikian pangsa pasar semen dalam negeri setelah pembebanan cukai tetap besar. yaitu sebesar 96.03 1 -7.9762 0.97% adalah untuk konsumsi di dalam negeri.76044 -4. yaitu rata-rata 3. sehingga pembebanan cukai tidak akan menyebabkan pengurangan permintaan yang signifikan. Dengan demikian industri semen telah berproduksi dengan full capacity atau sangat efisien.27586 0. .03% pertahun.

31370883 9 0. karena industri dimaksud dengan mudah akan dapat membuat penyesuaian terhadap adanya peraturan perpajakan (cukai) yang baru.Pengenaan cukai pada industri yang sudah efisien diharapkan akan memberikan dampak negatif yang sangat kecil. sehingga dampaknya terhadap produksi maupun tenaga kerja lambat laun akan sangat kecil. Asset Perusahaan Berdasarkan data dari BPS yang berkaitan dengan aset perusahaan semen di Indonesia dapat disajikan tabel sebagai berikut : Tabel 8. maka dimungkinkan beban pengenaan cukai dilakukan dengan forward shifting.19644430 7 0. sehingga beban cukai sebagian dapat dibebankan kepada konsumen. Backward / Forward Shifting Dengan melihat berbagai analisa yang telah disebutkan di atas. Hal ini disebabkan karena permintaan semen bersifat inelastis.000) 1501436095 1713568135 1693772243 0. yaitu pengenaan cukai dibebankan kepada konsumen. Tabel Aset Perusahaan Semen di Indonesia Tahun 1988 1989 1990 11 11 11 Jumlah Pabrik Jumlah Aset ( Rp.00164064 1 0.03479122 Delta 1991 1992 1993 1994 11 11 12 12 2100295335 3060356090 3808517715 3802279540 1995 12 3674441216 .19355520 4 0.12379550 9 0. I. II.01168745 8 0.

efisiensi pemakaian sumber alam serta untuk mengoptimalkan penggalian alternatif sumber pajak dalam negeri.9 1996 1997 11 11 4324810536 3352373810 0. Jadi. maka tarif ad valorum yang ideal sekitar 25% dengan penurunan produksi sekitar 20% (dengan asumsi kondisi yang lain tidak berubah/ceteris paribus) atau bila dipakai tarif spesifik adalah Rp.29007407 3 0. Disamping itu. Dengan mengetahui besarnya aset perusahaan tersebut dapat disimpulkan bahwa Perusahaan semen di Indonesia merupakan perusahaan besar yang bersifat capital intensive sehingga dampak sosial pengenaan cukai terhadap produksi semen akan relatif kecil. kualitas jenis semen dan lain-lain.385. pembebanan cukai semen di Indonesia bukan merupakan hal yang baru. Negara-negara Yang Mengenakan Cukai Atas Semen Semen telah dikenakan cukai di 27 (dua puluh tujuh) negara. 43.00 per kg (berdasarkan harga yang berlaku). Oleh karena itu. Pembebanan cukai semen di Indonesia terutama ditujukan untuk mengkompensasikan dampak negatif terhadap lingkungan. kandungan lokal. sosial maupun kesehatan masyarakat. Di Indonesia pembebanan cukai semen terutama ditujukan untuk mengkompensasikan dampak negatif terhadap lingkungan.15038099 7 0. dampak negatif yang dihasilkan oleh industri semen bagi lingkungan. X. 290. XI. sosial maupun kesehatan masyarakat. pangsa pasar semen dalam negeri setelah pembebanan cukai tetap besar. berarti 96. efisiensi pemakaian sumber alam serta dalam rangka mengoptimalkan penggalian alternatif sumber-sumber pajak dalam negeri. antara lain di Malaysia.97% adalah untuk konsumsi di dalam negeri. yaitu rata-rata 3.000. sosial dan kesehatan masyarakat. Sifat permintaan semen adalah inelastis.03% pertahun. Korea dan India. .072. Pengenaan cukai terhadap semen dilakukan dengan memperhitungkan aspek-aspek tersebut. sehingga hal tersebut bukanlah merupakan hal yang baru. Kecenderungan hasil produksi industri semen untuk diekspor sangatlah kecil.00. sehingga pembebanan cukai tidak akan menyebabkan pengurangan permintaan yang signifikan.06396914 6 Rata-rata 2903185072 Sumber : Data BPS Rata-rata jumlah aset perusahaan semen di Indonesia adalah sebesar Rp. Penutup Pengenaan Cukai terhadap semen telah diterapkan di 27 negara. kandungan impor dan impor semen. perhitungan tarif cukai harus juga memperhatikan penyerapan tenaga kerja dan kemungkinan tenaga kerja tidak dipekerjakan pada industri semen tersebut.

00 dan prediksi optimisnya sebesar Rp. prediksi pesimis penerimaan cukai pada income berubah adalah sebesar Rp. Sedangkan pada pertumbuhan income percapita 5%. Pertumbuhan PDB sebesar 5% tersebut akan mengakibatkan pertumbuhan industri semen sebesar 3%.00 dan prediksi optimisnya sebesar Rp. Berdasarkan bukti empiris pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) tahun1999 sebesar 2%dan tahun 2000 diprediksikan sebesar ± 3%. 530.271.) Jumlah Produksi (ton) Income Tetap (Dalam Rp. Prediksi penerimaan ini diperkirakan dicapai dengan tarif cukai ad valorum 25 % atau tarif cukai spesifik Rp.703. dengan memperhitungkan pertumbuhan ekonomi.00.000 857.000. Dengan demikian industri semen telah berproduksi dengan full capacity atau sangat efisien.275 Berdasarkan tabel di atas.319.964. 857. Tabel Prediksi Penerimaan Cukai Tahun Anggaran 2000 untuk konsumsi Di Daerah pabean (97.850 Income Berubah (Dalam Rp.319.703. dapat dilihat bahwa utilisasi kapasitas pada industri semen mencapai 91%. 1.) 515.00.458. akan menjadi 17% (20% . 43. .570 883.) 530. Hal ini ditambah dengan administrasi yang baik dan adanya kemudahan-kemudahan dalam pengawasan fisik. sehingga jika mempertimbangkan segi administrasinya layak untuk dikenakan cukai. Dasar Perhitungan Nilai Produksi (Rp. 515. baik dari segi jumlah produksi maupun penjualannya.3%).729. 2.271. dapat dilihat prediksi pesimis penerimaan cukai pada income tetap adalah sebesar Rp.275. Berdasarkan analisa tersebut di atas diperoleh prediksi penerimaan cukai dari masing-masing dasar perhitungan pertumbuhan income percapita.00 per kg.03%) No. Sehingga penurunan nilai produksi semen setelah dikenakan cukai dengan tarif 25%.827.729. Hal ini dapat di lihat pada tabel di bawah ini : Tabel 9.880.827.880.850.570. 883.Dengan memperhatikan rasio kapasitas terpasang dan produksi yang dihasilkan.964. Dengan demikian prediksi penerimaan cukai tahun 2000 adalah 103% atau (100% + 3%) dari prediksi penerimaan denagn asumsi income tetap.458.

............I................2.................................................. 2..........2............ PAJAK LAINNYA..... IV.......................................... Perkiraan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Berdasarkan Data Nilai Produksi............ IX........1............................................................................... 2....... DAMPAK LINGKUNGAN DAN SOSIAL.................................. KANDUNGAN IMPOR DAN IMPOR SEMEN..... Perkiraan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Berdasarkan Data Jumlah Produksi.......1..................... ELASTISITAS PERMINTAAN. VI...................................... TENAGA KERJA....................2............... 2..........1............................... Skenario II : Cukai Dikenakan Terhadap Semen Yang Dikonsumsi di Daerah Pabean 2............................ Perkiraan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Berdasarkan Data Nilai Produksi.........2... Perkiraan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Berdasarkan Data Jumlah Produksi................... OPTIMALISASI PENERIMAAN........................................................................... II............ X.................... ORIENTASI EKSPOR.............................. Error: Reference source not found ..................................................... V...........................2...... Skenario I : Cukai Terhadap Produksi Semen Dalam Negeri........... PENGERTIAN SEMEN..1. NEGARA-NEGARA YANG MENGENAKAN CUKAI ATAS SEMEN................... 2............ 2.....................................................1................... XI........................................ KELAYAKAN ADMINISTRASI.................. III.............. VIII........................ PENUTUP............ VII....

Komposisi fly ash dan bottom ash yang terbentuk dalam perbandingan berat adalah : (15-25%) berbanding (75-25%). Dari suatu penelitian empiric untuk campuran batako. Ash yang terbentuk terutama bottom ash masih memiliki kandungan kalori sekitar 3000 kkal/kg. Sistem ini kurang efisien karena batubara yang terbakar kurang sempurna atau dengan perkataan lain masih ada karbon yang tersisa. Setelah temperatur pasir mencapai temperature bakar batubara (300oC) maka diumpankanlah batubara. campuran beton (concerete) dan dicetak menjadi paving block/batako. sedangkan bottom ash berukuran 20-50 mesh. Teknologi Fixed bed system banyak digunakan pada industri tekstil sebagai pembangkit uap (steam generator). Fly ash dan bottom ash dalam konteks ini adalah abu yang dihasilkan dari pembakaran batubara. Fluidized bed system adalah sistem dimana udara ditiup dari bawah menggunakan blower sehingga benda padat di atasnya berkelakuan mirip fluida. Teknik fluidisasi dalam pembakaran batubara adalah teknik yang paling efisien dalam menghasilkan energi. Persoalan di Sekitar Fly ash dan Bottom ash Fly ash/bottom ash yang dihasilkan oleh fluidized bed system berukuran 100-200 mesh (1 mesh = 1 lubang/inch2). Teknologi fluidized bed biasanya digunakan di PLTU (Pembangkit Listruk Tenaga Uap). Ukuran ini relative kecil dan ringan. Komposisi fly ash dan bottom ash yang terbentuk dalam perbandingan berat adalah : (80-90%) berbanding (10-20%). Sistem ini menghasilkan abu terbang dan abu yang turun di bawah alat. Disamping dimanfaatkan di industri semen. Fixed bed system atau Grate system adalah teknik pembakaran dimana batubara berada di atas conveyor yang berjalan atau grate. bottom ash digunakan sebagai bahan bakar untuk kerajinan besi (pandai besi). Disamping itu terdapat system ke-3 yakni spouted bed system atau yang dikenal dengan unggun pancar.PEMANFAATAN FLY ASH DAN BOTTOM ASH PEMANFAATAN FLY ASH DAN BOTTOM ASH Fly ash dan bottom ash adalah terminology umum untuk abu terbang yang ringan dan abu relatif berat yang timbul dari suatu proses pembakaran suatu bahan yang lazimnya menghasilkan abu. Pemanasan biasanya dilakukan dengan minyak bakar. Pasir atau corundum yang berlaku sebagai medium pemanas dipanaskan terlebih dahulu. komposisi yang baik adalah sbb : . Secara umum ukuran fly ash/bottom ash dapat langsung dimanfaatkan di pabrik semen sebagai substitusi batuan trass dengan memasukkannya pada cement mill menggunakan udara tekan (pneumatic system). Sistem pembakaran batubara umumnya terbagi 2 yakni sistem unggun terfluidakan (fluidized bed system) dan unggun tetap (fixed bed system atau grate system). fly/bottom ash dapat juga dimanfaatkan menjadi campuran asphalt (ready mix). Abuabu tersebut disebut dengan fly ash dan bottom ash. Di China.

Campuran semen tahan asam b. Umumnya komposisi kimia fly ash dapat ditunjukkan seperti di bawah ini : • • • SiO2 : 52.00% Al2O3 : 31. 1b dan 1c. Kecenderungan dewasa ini akibat naiknya harga minyak diesel industri.89% CaO : 2. PEMANFAATAN FLY ASH Batubara sebagai bahan bakar banyak digunakan di PLTU.86% Fe2O3 : 4. Fly ash yang berasal dari fixed bed system dapat langsung digunakan seperti point 1. Campuran paving block/batako 1. sehingga pabrik semen tidak tertarik untuk memanfaatkan bottom ash tsb.• • • • Kapur : 40% Fly ash : 10% Pasir : 40% Semen : 10% Persoalan lingkungan muncul dari bottom ash yang menggunakan fixed bed atau grate system. Campuran asphalt (ready mix) dan beton c. Persentase abu (fly ash dan bottom ash) yang dihasilkan adalah fly ash (8090%) dan bottom ash (10-20% ) : [Sumber PJB Paiton]. Di sisi yang lain. Jika bottom ash ini langsung dibuang ke lingkungan maka lambat laun akan terbentuk gas Metana (CH4) yang sewaktu-waktu dapat terbakar atau meledak dengan sendirinya ( self burning dan self exploding).68% • . Solusi Persoalan Fly ash dan Bottom ash Dari situasi dan keadaan di atas maka dapat dikatakan bahwa solusi terhadap munculnya fly/bottom ash serta pemanfaatan yang dikaitkan dengan keamanan terhadap lingkungan adalah sbb : 1. Seperti yang telah disinggung di atas bahwa bottom ash ini masih mengandung fixed carbon (catatan : fixed carbon dalam batubara dengan nilai kalori 6500-6800 kkal/kg sekitar 41-42%). Bentuknya berupa bongkahan-bongkahan besar. jika akan dimanfaatkan di pabrik semen maka akan merubah desain feeder. Fly ash/bottom ash yang berasal dari sistem pembakaran fluidized bed dapat digunakan untuk : a. maka banyak perusahaan yang beralih menggunakan batubara sebagai bahan bakar dalam menghasilkan steam (uap). Sisa hasil pembakaran dengan batubara menghasilkan abu yang disebut dengan fly ash dan bottom ash (5-10%). Sedangkan untuk bottom ash yang masih dalam bentuk bongkahan maka harus mengalami perlakukan pengecilan ukuran (size reduction treatment) sebelum dimanfaatkan lebih lanjut.a.

d V. Mereka menggunakan material yang diambil dari lembah Napples (Italia) tepatnya di daerah Pozzoalu yang merupakan asal-usul penamaan Pozzolano terhadap bahan tersebut. lihat Lampiran). Silika. Posisi pemasukan fly ash di pabrik semen ditunjukkan pada skema berikut : Semen sebagai bahan pengikat telah dikenal sejak zaman Mesir kuno yang merupakan kalsinasi gypsum yang tidak murni. Dengan penambahan fly ash akan mengakibatkan pada struktur beton halhal sebagai berikut : .d 40% massa semen Portland pozzolan. Secara umum komposisi bahan pembentuk semen PPC adalah sbb : ? Clinker : 86% ? Gypsum : 4% ? Trass : 6% ? Fly ash : 4% Berdasarkan definisi SNI 15-0302-1994 : PPC adalah semen hidrolis yang terdiri dari campuran homogen antara semen Portland dengan pozzolan halus yang diproduksi dengan cara menggiling clinker semen Portland dan pozzolan bersama-sama atau mencampur secara rata bubuk semen Portland dengan bubuk pozzolan atau gabungan antara menggiling dan mencampur dimana kadar pozzolan 15 s. Setiap jenis semen Portland berbeda-beda dalam racikannya (sesuai dengan standard ASTM dan SII. Berdasarkan 2 (dua) definisi di atas maka yang membedakan PPC dengan semen Portland biasa (I s. Semen Portland terbagi menjadi 5 jenis yaitu Semen Portland I s. kuat tekan. Aluminium dan Ferrum (besi) sebagai unsur pembentuk utama semen dan perbedaan fisika misalnya loss of ignition.d V) adalah banyaknya trass atau fly ash yang ditambahkan pada proses akhir (finish mill).66% Manfaat Fly ash Pabrik semen memerlukan fly ash yang digunakan sebagai pengganti (substitusi) batuan trass yang bersifat pozzolanic untuk pembuatan semen tahan asam (PPC). Berdasarkan definisi ASTM C 219 : PPC adalah semen hidrolis yang terdiri dari campuran semen Portland. Sedangkan kalsinasi batu kapur baru dimulai oleh bangsa Romawi.• MgO : 4. Perbedaan kimia yaitu berapa percent jumlah Kalsium. Maksud racikan disini adalah perbedaan komposisi kimia dan sifat fisika semen yang akan terbentuk. panas hidrasi dsb. blast furnace slag dan pozzolan yang dihasilkan dari penggilingan klinker semen Portland dan pozzolan dengan mencampur semen Portland atau semen Portland blast furnace slag dan pozzolan yang dihaluskan secara terpisah atau kombinasi penggilingan dan pencampuran dimana jumlah pozzolan adalah sesuai batas yang dipersyaratkan. Penggunaan fly ash di salah satu pabrik semen berkisar antara 4-6 % berat raw mill.

id/3r/article.menlh.php?article_id=6 [Translate] Artikel Sejenis: • • • • • • • • • • PESTISIDA ALAMI: DAUN TOMAT.! AIR DAUR ULANG UNTUK MENGAIRI TANAMAN URIN SEBAGAI PUPUK CAIR DAN FUNGISIDA ALAMI Alat Pelindung Telinga MOL HIJAU ADALAH PUPUK ORGANIK CAIR (POC) PESTISIDA ALAMI: BAWANG PUTIH DAN CABAI Penyajian Makanan (Prinsip Food Hygiene) Penyimpanan Bahan makanan (Prinsip Food Hygiene) HAMBATAN GASIFIER BIOMASA PEMANFAATAN FLY ASH BATUBARA Artikel yang berhubungan : • • • • Pengertian LEGGING’S PRODUSEN JUAL LEGGING PRODUSEN LEGGING-JUAL-GROSIR LEGGING PALING MURAH! PEMANFAATAN FLY ASH BATUBARA Informasi yang berhungan: .5 ton Bottom ash = 10 -12 ton Total ash = 10. Contoh Pemanfaatan Empiris fly ash/bottom ash di Ind. BAGUS TAPI HATI-HATI. Textile Jumlah Batubara (6300 kkal/kg) yg dibakar = 70 ton Fly ash = 0.? Curing time (umur 90 hari) laju reaksi pozzolanic (pengikatan Ca) meningkat sehingga jumlah Ca(OH)2 yang akan berinteraksi dengan CO2 berkurang karenanya karbonasi terhambat ? Menurunkan alkalinitas beton yang merupakan penyebab terjadinya korosi pada besi beton Kriteria ini akan meningkatkan ketahanan concrete (beton) terhadap oksidasi akibat lingkungan yang bersifat asam (utamanya daerah rawa).go. nilai kalorinya = 3000 kkal/kg Perbandingan bottom ash dgn BB asli = 2 : 5 Sumber : http://b3. 5 -12 ton (15-17% dari total BB yang dibakar) Bottom ash dapat digunakan kembali.

asap.Pemanfaatan fly ash batubara sebagai mineral filler pada campuran aspal beton Fly ash batubara adalah limbah industri yang dihasilkan dari pembakaran • Limbah Gas dan Partikel • dikutib dari : http://www.. Untuk beberapa bahan tertentu zat pencemar ini berbentuk padat dan cair. CO. Limbah gas atau asap yang diproduksi pabrik keluar bersamaan dengan udara.Abu terbang (fly ash) dan abu dasar (bottom ash) merupakan limbah padat yang dihasilkan dari pembakaran batubara pada pembangkit tenaga listrik. Baik partikel maupun gas membawa akibat terutama bagi kesehatan. hidrokarbon dan lain-lain.] promolaris promosi gratis pasti laris halaman 123 .. debu. Zat pencemar melalui udara diklasifikasikan menjadi dua bagian yaitu partikel dan gas. CO2.PEMANFAATAN FLY ASH DAN BOTTOM ASH Fly ash dan bottom ash adalah terminology umum untuk abu terbang yang ringan dan abu relatif berat yang timbul dari suatu [Baca Selengkapnya. khusus untuk limbah bottom ash dan fly ash (abu pembakaran batubara) Kegiatan kami [Baca Selengkapnya.kabut dan fume-Sedangkan pencemaran berbentuk gas tanya aapat dirasakan melalui penciuman (untuk gas tertentu) ataupun akibat langsung. Penambahan gas ke dalam udara melampaui kandungan alami akibat kegiatan manusia akan menurunkan kualitas udara. Gas-gas ini antara lain SO2. NO2. Karena suatu kondisi temperatur ataupun tekanan tertentu bahan padat/cair itu dapat berubah menjadi gas.CO2.chem-is-try.] • • • • pemanfaatan fly ash batubara limbah b3 dan non b3 solusi .org/materi_kimia/kimia-industri/limbahindustri/limbah-gas-dan-partikel/ diposting oleh : wahyu (040) • • • Udara adalah media pencemar untuk limbah gas. Partikel adalah butiran halus dan masih rnungkin terlihat dengan mata telanjang seperti uap air. N2. H2 dan Jain-lain. NOx.JASA PENGOLAHAN LIMBAH B3 BOTTOM ASH DAN FLY ASH (ABU PEMBAKARAN BATUBARA) khusus untuk limbah bottom ash dan fly ash (abu pembakaran batubara) Kegiatan [Baca Selengkapnya..manusia seperti • .Kami bekerjasama dengan PT.] toksisitas abu terbang dan abu dasar limbah pltu main page .• pemanfaatan fly ash dan bottom ash limbah b3 dan non b3 . SPS bergerak dalam bidang mengelola limbah B3.. Secara alamiah udara mengandung unsur kimia seperti O2. [Baca Selengkapnya.] jasa pengolahan limbah b3 bottom ash dan fly ash abu .

uap amoniak. belerang. gas sulfida. Jenis industri yang menjadi sumber pencemaran melalui udara di antaranya: -industri besi dan baja -industri semen -industri kendaraan bermotor -industri pupuk -industri aluminium -industri pembangkit tenaga listrik -industri kertas -industri kilang minyak -industri pertamban Jenis industri semacam ini akumulasinya di udara dipengaruhi arah angin. Pencemaran yang ditimbulkannya tergantung pada jenis limbah.• • • • • • debu batubara. semen. Kenaikan konsentrasi partikel dan gas dalam udara di beberapa kota besar dan daerah industri banyak menimbulkan pengaruh. volume yang lepas di udara bebas dan lamanya berada dalam udara. . tetapi karena sumbernya bersifat stationer maka lingkungan sekitar menerima resiko yang sangat tinggi dampak pencemaran.uap air. Arah angin mempengaruhi daerah pencemaran karena sifat gas dan partikel yang ringan mudah terbawa. misalnya gangguan jarak pandang oleh asap kendaraan bermotor. asap pembakaran. gangguan pernafasan dan timbulnya beberapa jenis penyakit tertentu. Kadang-kadang terjadi hujan masam. Berdasarkan ini maka konsentrasi bahan pencemar dalam udara perlu ditetapkan sehingga tidak menimbulkan gangguan terhadap manusia dan makhluk lain sekitarnya.Pada malam hari zat yang berada dalam udara turun kembali ke bumi bersamaan dengan embun. Jenis industri yang menghasilkan partikel dan gas adalah sebagai tertera dalam tabel 6. di permukaan daun pada pagi hari menunjukkan udara mengandung partikel. dan lain-lain. Jangkauan pencemaran melalui udara dapat berakibat luas karena faktor cuaca dan iklim turut mempengaruhi. Adanya partikel kecil secara terus menerus jatuh di atap rumah. asbes.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful