skip to main | skip to sidebar

MANAJEMEN LINGKUNGAN
Kliping Internet 0175

Jumat, 13 November 2009
Perkembangan Program SML ISO 14001 di Indonesia

Seiring dengan perumusan Standar Internasional ISO seri 14000 untuk bidang manajemen lingkungan sejak 1993, maka Indonesia sebagai salah satu negara yang aktif mengikuti perkembangan ISO seri 14000 telah melakukan antisipasi terhadap diberlakukannya standar tersebut. Dalam mengantisipasi diberlakukannya standar ISO seri 14000, Indonesia sudah aktif memberikan tanggapan terhadap draf standar ISO sebelum ditetapkan menjadi Standar Internasional. Hal ini dilakukan dengan pembentukan Kelompok Kerja Nasional ISO 14000 oleh Bapedal pada tahun 1995 untuk membahas draf standar ISO tersebut sejak tahun 1995. Anggota Kelompok Kerja tersebut berasal dari berbagai kalangan, baik Pemerintah, Swasta, Lembaga Swadaya Masyarakat, maupun pakar pengelolaan lingkungan. Kementerian Lingkungan Hidup (Bapedal pada waktu itu) dan Badan Standardisasi Nasional (BSN) bekerjasama dengan Kelompok Kerja Nasional ISO 14000 dan berbagai stakeholders sejak tahun 1995 mengkaji, menyebarkan informasi, dan melakukan serangkaian kegiatan penelitian dan pengembangan penerapan Sistem Manajemen Lingkungan. Berdasarkan hasil pembahasan dengan “stakeholders” di Indonesia, Kementerian Lingkungan Hidup menyadari potensi penerapan Sistem Manajemen Lingkungan bagi peningkatan kualitas pengelolaan lingkungan, peningkatan peran aktif pihak swasta dan promosi penerapan perangkat pengelolaan lingkungan secara proaktif dan sukarela di Indonesia. Pada tahun 1996-1998, serangkaian seminar, lokakarya, penelitian dan proyek percontohan

Sistem Manajemen Lingkungan telah diprakarsai oleh Kementerian Lingkungan Hidup, bekerjasama dengan BSN dan berbagai pihak. Rangkaian kegiatan tersebut dimaksudkan untuk menjadi investasi awal bagi penerapan ISO 14001 di Indonesia dalam menumbuhkan sisi “demand” maupun “supply” menuju mekanisme pasar yang wajar. Setelah itu, muncullah beberapa penyelenggara pelatihan, jasa konsultasi, jasa sertifikasi dan perusahaan-perusahaan yang menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan. Seiring dengan tumbuhnya populasi para pemain dalam pasar penerapan ISO 14001 di Indonesia, Kementerian LH selanjutnya lebih menfokuskan diri pada peran fasilitator dan pembina kepada semua pihak dalam penerapan ISO 14001 di Indonesia. Peran motor penggerak diharapkan dapat dilanjutkan oleh dunia usaha itu sendiri, sesuai dengan jiwa penerapan Sistem Manajemen Lingkungan yang bersifat proaktif dan sukarela. Dengan perannya sebagai fasilitator dalam pengembangan ISO 14000 di Indonesia, Kementerian LH menyediakan media bagi semua pihak yang berkepentingan untuk aktif dalam program pengembangan standar ISO 14000, yaitu melalui Kelompok Kerja Nasional ISO 14000 (Pokjanas ISO 14000). Kelompok kerja tersebut sampai saat ini masih aktif dalam melaksanakan diskusi-diskusi membahas penerapan standar ISO 14000. Sekretariat Pokjanas ISO 14000 tersebut difasilitasi oleh Kementerian LH cq. Asisten Deputi Urusan Standarisasi dan Teknologi. Untuk menfasilitasi penerapan standar ISO 14001 di Indonesia dan mempermudah penerapan dilapangan serta untuk menyamakan persepsi mengenai pelaksanaannya, maka Kementerian LH bekerjasama dengan BSN telah melakukan adopsi terhadap beberapa Standar Internasional ISO 14000 menjadi Standar Nasional Indonesia (SNI). Standar yang telah diadopsi tersebut diantaranya : 1.Sistem Manajemen Lingkungan-Spesifikasi dengan Panduan Penggunaan (SNI 19-140011997) 2.Sistem Manajemen Lingkungan-Pedoman Umum Prinsip Sistem dan Teknik Pendukung (SNI 19-14004-1997) 3.Pedoman Audit Lingkungan-Prinsip Umum (SNI 19-1410-1997) 4.Pedoman Untuk Pengauditan Lingkungan - Prosedur Audit - Pengauditan Sistem Manajemen Lingkungan (SNI 19-14011-1997) 5.Pedoman Audit untuk Lingkungan – Kriteria Kualifikasi untuk Auditor Lingkungan (SNI 1914012-1997) Standar ISO 14001 ternyata mendapat sambutan positif dari kalangan industri di Indonesia. Sejak ditetapkannya ISO 14001 menjadi standar internasional dan diadopsi menjadi SNI 1914001-1997 sampai saat ini tercatat lebih dari 248 (dua ratus empat puluh delapan[1]) sertifikat ISO 14001 untuk berbagai unit organisasi perusahaan di Indonesia yang dengan sukarela menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001. Kecenderungan peningkatan penerapan Standar ISO 14001 dapat menjadi salah satu indikator peningkatan kesadaran industri terhadap pengelolaan lingkungan. Faktor pendorong yang lain adalah antisipasi industri terhadap potensi adanya persyaratan dagang dan industri yang diwajibkan oleh “buyer” untuk menerapkan ISO 14001. Selain kedua hal di atas, penerapan ISO 14001 juga di pacu oleh adanya program internal dari beberapa “holding company” untuk menerapkan ISO 14001 pada anak perusahaannya.

Sumber : http://www.menlh.go.id/ekolabel-sml/sml/index.php? option=content&task=view&id=20&Itemid= 22 Mei 2006 Sumber Gambar: http://www.dqschile.com/futuretense_cs/dqs/files/Grafiken/UMS_Baum_Eng.gif Diposkan oleh aa kumis di 16:45 0 komentar

Manajemen Lingkungan, ISO 14000 dan AMDAL
Konsep Umum Banyak pendekatan yang dibuat untuk mengelola lingkungan baik di tingkat perusahaan maupun pemerintah, diantaranya adalah Environmental Management System (EMS). EMS adalah siklus berkelanjutan dari kegiatan perencanaan, implementasi, evaluasi dan peningkatan proses, yang diorganisasi sedemikian sehingga tujuan bisnis perusahaan/pemerintah dan tujuan lingkungan padu dan bersinergi. • Perencanaan, meliputi identifikasi aspek lingkungan dan penetapan tujuan (goal) • Implementasi, termasuk pelatihan dan pengendalian operasi; • Pemeriksaan, termasuk monitoring dan pemeriksaan hasil kerja; • Evaluasi, termasuk evaluasi kemajuan kerja dan perbaikan sistem. Penerapan EMS EMS yang efektif, dibangun pada konsep TQM (Total Quality Management), misalnya pada ISO 9000. Untuk meningkatkan pengelolaan lingkungan, organisasi tidak hanya tahu apa yang terjadi, tetapi juga harus tahu mengapa terjadi. Kebanyakan penerapan EMS (termasuk didalamnya ISO 14001), akan sukses jika : • didukung oleh manajemen puncak • fokus pada peningkatan berkelanjutan • sederhana, fleksibel dan dinamis mengikuti perubahan lingkungan • cocok dengan budaya organisasi • kepedulian dan keterlibatan semua pihak Manfaat EMS Walaupun penerapan EMS memerlukan biaya dan waktu, namun manfaat yang bisa dipetik diantaranya : • meningkatkan kinerja lingkungan • mengurangi/menghilangkan keluhan masyarakat terhadap dampak lingkungan • mencegah polusi dan melindungi sumber daya alam • mengurangi resiko • menarik pelanggan dan pasar baru (yang mensyaratkan EMS) • menaikkan efisiensi/mengurangi biaya • meningkatkan moral karyawan • meningkatkan kesan baik di masyarakat, pemerintah dan investor

flora. Oleh sebab itu. pelaporan. seperti pada kesehatan. termasuk di dalamnya ISO 14001. seperti seri ISO 9000 dan ISO 14000. scoping. tata guna lahan. sedangkan ISO 14000 mengenai pengelolaan lingkungan (environmental management). ISO 9000 mengenai pengelolaan kualitas (quality management). ISO memperkenalkan dan mengembangkan standar internasional. merupakan organisasi non pemerintah. kami mengembangkan suatu sistem komprehensif yang mengacu pada standar internasional. fauna. AMDAL AMDAL atau Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Environmental Impact Assessment) merupakan perangkat analisis untuk menilai suatu kegiatan (proposal kegiatan) tidak berdampak merugikan lingkungan.jp/pub/member/asep/plo/manajemen. memprediksi dan menganalisis dampak nyata dari sebuah proposal (rencana pembangungan) terhadap lingkungan serta untuk menyediakan informasi yang bisa digunakan dalam proses pengambilan keputusan apakah proposal tersebut akan disetujui atau tidak. Switzerland. peninjauan. Amdal juga merupakan sebuah proses perencanaan yang digunakan untuk menghitung. pengambilan keputusan . kami mengolah limbah sehingga tidak merusak biota sungai. upaya berkesinambungan untuk menggali cara-cara baru dan lebih baik untuk meningkatakan kinerja kami di bidang pelestarian lingkungan. Kami sangat terpacu untuk melahirkan semangat serupa terhadap usaha-usaha kami yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan. mitigasi .• meningkatkan tanggung jawab dan kepedulian karyawan terhadap lingkungan ISO 14000 ISO (International Organization for Standardization). Sumber : http://www. Aktivitas yang menggunakan standar ISO 14000 menghendaki aktivitas pengurangan dampak merugikan terhadap lingkungan dan peningkatan menerus terhadap kinerja lingkungan. ekonomi. Sebelum membuang limbah ke sungai. Ini berarti. budaya dan sosial. .eco. Kami menyadari bahwa masalah yang berkaitan dengan lingkungan.kitada.tut. Proses AMDAL terdiri dari penyaringan. yang berlokasi di Geneva. dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.html 22 Mei 2008 Diposkan oleh aa kumis di 16:40 0 komentar Komintmen Pada Lingkungan (PT Coca-Cola Bottling Indonesia) Bisnis kami tak lain adalah menghadirkan saat-saat menyegarkan yang unik dan memuaskan konsumen. pengkajian. kesehatan dan keselamatan kerja.ac. kesehatan dan keselamatan kerja. kesehatan dan keselamatan kerja senantiasa mengalami perubahan sejalan dengan pengertian kami terhadap masalahmasalah tersebut yang juga berkembang dari waktu ke waktu. pengawasan dan manajemen dan partisipasi publik.

serta terus menerus menyempurnakan dan meninjaunya agar senantiasa sejalan dengan operasi perusahaan. Selain senantiasa berupaya meraih kepuasan dengan melakukan hal-hal yang terbaik. bahan kimia. air. kemasan dan bahan baku lainnya.id/ina/ourcompany/index. serta menjamin prosedur pembuangan limbah tersebut dengan cara yang aman dan berdampak yang seminimal mungkin. Meminta para pemasok dan rekanan bisnis agar memenuhi standar pengelolaan lingkungan yang setara dengan yang kita anut. mengurangi. dan menciptakan lingkungan kerja yang aman bagi seluruh karyawan. menggunakan kembali dan mengolah semua limbah yang ditimbulkan di dalam area kita sendiri. dan 6.mulai dari pengelolaan dan pemanfaatan kembali limbah produksi hingga berbagai program kesehatan dan keselamatan kerja. 5. tanggungjawab kami juga tertuju pada masyarakat Indonesia yang kehidupannya kami sentuh setiap hari. memahami dan bertindak pada setiap peluang yang ada untuk mencegah dan memperkecil setiap dampak negatif yang berpotensi menimbulkan masalah lingkungan. serta semua mitra kerjanya. serta terus berupaya memberikan pelayanan dan produk berkualitas yang diharapkan konsumen maupun pelanggan. Mengembangkan dan menerapkan cara-cara meningkatkan efisiensi pemakaian sumber daya.co.php?act=environmental . bersama-sama memainkan peranan penting dalam menerapkan kebijakan Perusahaan di bidang perlindungan lingkungan ini. Untuk itulah maka kita berupaya membekali para karyawan agar mampu melibatkan diri mereka sepenuhnya. 4. Menerapkan dan mempertahankan sistem manajemen lingkungan terprogram. kesehatan dan keselamatan kerja . Senantiasa memasukkan pertimbangan-pertimbangan lingkungan dalam menyusun Business Plan (Perencanaan Bisnis) untuk memastikan bahwa pengelolaan masalah lingkungan selalu menjadi bagian yang integral dari Operasi Perusahaan.Semua pabrik melaksanakan audit secara berkala dan menjalankan praktek-praktek terbaik di bidang perlindungan lingkungan.coca-colabottling. Mendorong dan membekali karyawan agar mampu mengenali. 1. 3. Medapat mungkin mencegah. 2. mencegah dan memperkecil setiap dampak buruk terhadap lingkungan sehubungan dengan kegiatan produksi minuman ringan. Sumber : http://www. Kami akan: berusaha sebaik mungkin mencapai kinerja di bidang perlindungan lingkungan dengan memenuhi persyaratan dari The Coca-Cola Company dan Peraturan Perundangan yang berlaku. Tanggung jawab tersebut meliputi komitmen dalam menjalankan usaha dengan cara-cara yang menjaga kelestarian lingkungan dan menunjang kesehatan dan keselamatan kerja karyawankaryawan kami di tempat kerja. KEBIJAKAN LINGKUNGAN PT Coca-Cola Bottling Indonesia memiliki komitmen untuk senantiasa memahami. termasuk energi. Kita yakin bahwa seluruh karyawan PT Coca-Cola Botting Indonesia dan setiap orang yang tergabung di dalam perusahaan.

4 th. Di dalam melaksanakan kebijaksanaan perusahaan tersebut. Dalam hal aspek fisik kimia. Pengertian mnggunakan dan mengelola sumberdaya alam secara bijaksana berarti senantiasa memperhitungkan dampak kegiatan tersebut terhadap lingkungan serta kemampuan sumber daya untuk menoopang pembangunan secara berkesinambungan. Perusahaan telah menerapkan pengurangan jumlah limbah yang dibuang ke media lingkungan berdasarkan empat prinsip. Dalam hal pembangunan industri tentunya tidak terlepas dari pengertian dan batasan seperti di atas. PT Pusri juga telah mengadopsi Sistem Manajemen Lingkungan ISO-14001 dengan melibatkan seluruh karyawan untuk berperan aktif dalam melakukan penyempurnaan mutu lingkungan.Diposkan oleh aa kumis di 16:11 0 komentar Pengelolaan Lingkungan Hidup (PT Pusri) Komitmen untuk melaksanakan kegiatan industri berwawasan lingkungan dan berkelanjutan diwujudkan melalui pengelolaan sumber daya secara efektif dan efisien. PUSRI dengan segala kemampuannya akan terus menekan jumlah limbah dan meningkatkan mutu pengolahan limbah serta pengawasannya sampai pada tingkat yang lebih baik dan sesuai dengan peraturan dan baku mutu yang ditetapkan pemerintah. . pendekatan institusional dan pendekatan sosial ekonomi dan budaya.1982 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup. Sesuai dengan pasal 21 UU No.5 th. Selain itu adanya kebijaksanaan untuk selalu memelihara hubungan yang sehat dan harmonis dengan masyarakat sekitarnya dan membantu pemerintah setempat dalam pelaksanaan PROKASIH sungai Musi. Di dalam UU No. pengertian pembangunan berwawasan lingkungan dijelaskan sebagai upaya sadar dan berencana menggunakan dan mengelola sumber daya secara bijaksana dalam pembangunan yang berkesinambungan untuk meningkatkan mutu hidup. berbagai strategi telah ditetapkan guna mengintensifkan pengelolaan lingkungan melalui pendekatan yaitu pendelatan teknologi. pengembangan industri nasional yang kita anut adalah pengembangan industri yang berwawasan lingkungan. sistem daur ulang (recycle). Adalah merupakan kebijakan PT Pusri untuk selalu memberikan prioritas terhadap pengelolaan lingkungan hidup dalam semua kegiatan operasi perusahaan.1984. pengambilan (recovery) dan pemanfaatan kembali (reuse) secara berkelanjutan menuju produksi bersih. Untuk mencapai sasaran tersebut. UNIDO mengusulkan definisi Pembanguna Industri yang berwawasan lingkungan sebagai "Ecologically Sound and Sustainable Industrial Development" (ESSID) yaitu pola industrialisasi untuk meningkatkan kemakmuran generasi sekarang dan generasi yang akan datang tanpa merusak proses dasar ekologi. yaitu: pengurangan dari sumber (reduce). Mengambil contoh pengendalian limbah pabrik. guna mendukung prinsip-prinsip pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Tentang Perindustrian.

Pupuk Iskandar Muda. Peraturan Pemerintah) tentang keselamatan lingkungan untuk mendapatkan jaminan keamanan lingkungan. Sumatera Selatan (pupuk) PT. Kegiatan yang diselenggarakan oleh PPBN bekerjasama dengan PPLH Regional Sumatera ini dihadiri oleh peserta dari beberapa industri besar di wilayah Sumatera antara lain: PT. serta bekerjasama dengan unit kerja terkait melaksanakan usaha pengendalian terhadap dam[ak yang itmbul dengan prinsip meminimalkan dampak negatif dan memaksimalkan dampak positif. Pekanbaru Riau pada tanggal 13 Mei 2009. serta melakukan pengawasan pelaksanaan aturan (Standard. namun juga dapat menghasilkan keuntungan.pusri. Pendekatan Institusional Guna meningkatkan mekanisme pengelolaan lingkungan. Riau (kelapa sawit) PT.co.php Diposkan oleh aa kumis di 16:03 0 komentar Sosialisasi Program Manajemen Lingkungan Berorientasi Keuntungan (MeLOK) di Pekanbaru Sosialisasi program Manajemen Lingkungan Berorientasi Keuntungan (MeLOK) telah diadakan di kantor PPLH Regional Sumatera.Pendekatan Teknologi Sejalan dengan meningkatnya pengetahuan dan pengalaman Pusri yang didukung oleh perkembangan teknologi pengendalian limbah.id/index0603. Code. Salim Ivomas Pratama. Pupuk Sriwijaya. Pendekatan Sosekbud Usaha pembinaan wilayah dan aspek sosekbud dilakukan melalui pendekatan yang diwujudkan dalam bentuk kegiatan Bina Lingkungan khususnya terhadap warga sekitar kompleks Industri PT Pusri. Sumber : http://www. Sumatera Barat (semen) PT. maka upaya pengendalian limbah terus disempurnakan melalui penerapan "best practice technology" berdasarkan prinsip : Mengatasi limbah dari sumbernya Mengupayakan proses daur ulang yang maksimal Pemanfaatan limbah untuk proses lain Sunstitusi bahan dengan bahan yang non B3 Mengolah limbah sebelum dibuang ke lingkungan. Semen Padang. maka di dalam organisasi PT Pusri telah dibentuk Dinas Teknik Lingkungan yang berada di bawah Departemen Teknik Produksi yang mengintegrasikan penerapan aspek lingkungan ke dalam teknologi proses dan menangani permasalahan pengelolaan lingkungan dengan menerapkan ISO-14000. DI. Socfindo. Kegiatan ini pula pada dasarnya lebih mengarah kepada peningkatan dan pengembangan dampak positif dari adanya kegiatan PT Pusri. Acara sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran dari pihak industri bahwa mengelola lingkungan tidak hanya merupakan sumber pengeluaran. Sumatera Utara (kelapa sawit) .Aceh (pupuk) PT.

or. ban bekas. RAPP. Perusahaan turut berpartisipasi dalam Program Langit Biru dan Program Proper. tanur pembakaran. pengantongan dan pengiriman. Riau (kelapa sawit) PT. penggilingan akhir. Termasuk juga manajemen respon terhadap perubahan yang berhubungan dengan proyek Mekanisme Pembangunan Bersih. kertas. Pabrik Citeureup memenuhi komitmen pengembangan pengawasan dan manajemen lingkungan sesuai dengan penilaian terhadap dampak lingkungan pada dokumen Rencana Kelola Lingkungan (RKL) dan Rencana Pengawasan Lingkungan (RPL). dan lainnya.id/site/index. penggilingan. Pabrik Cirebon yang dioperasikan oleh Indocement. Acara yang dilaksanakan selama 1 hari tersebut diisi oleh narasumber dari PPBN dan PT. terdiri atas 2 (dua) tanur dan menempati lahan seluas 470 hektar termasuk lahan tambang. Beberapa bahan bakar alternatif yang dipertimbangkan seperti Biomas. Sumber : http://ppbn. tekstil. Proses produksi semen terdiri atas penambangan bahan baku. plastik. Bahan baku utama adalah batu kapur. pasir silika dan pasir besi. Pabrik ini berlokasi sekitar 20km barat Cirebon untuk mensuplai kebutuhan semen di daerah Jawa Barat dan sekitarnya. Intercallin yang merupakan salah satu industri yang telah sukses menerapkan MeLOK. Acara tersebut mendapatkan antusias dari peserta industri untuk meminta informasi lebih lanjut dan konsultasi dari PPBN mengenai penerapan MeLOK di industrinya. yang keduanya digagas oleh pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kondisi lingkungan di Indonesia. Riau (kelapa sawit & karet) MeLOK merupakan salah satu perangkat produksi bersih yang diperkenalkan PPBN kepada industri agar mampu mengelola lingkungan sekaligus mendapatkan keuntungan finansial dan organisasi pada perusahaan secara berkelanjutan. oli bekas. Proyek Mekanisme Pembangunan Bersih (MPB) terdiri termasuk atas pengenalan bahan aditif untuk penggilingan akhir. pengeringan. Rencana Kelola Lingkungan terdiri atas beberapa program manajemen lingkungan dan masyarakat yang diterapkan di Pabrik Citeureup. Perkebunan Nusantara 5.php?modul=detail&catID=6&key=166 19 Mei 2009 Diposkan oleh aa kumis di 15:59 0 komentar Manajemen Lingkungan Pabrik Cirebon (Indocement) Ringkasan Eksekutif: Pabrik Cirebon (Palimanan) mempertahankan akreditasi ISO 14000:1996 Sistem Manajemen Lingkungan untuk mengelola dampak buruk terhadap lingkungan sekitar dan masyarakat yang disebabkan oleh produksi semen. Asian Agri Group. dan penggunaan bahan bakar alternatif. tanah liat. Sumatera Utara (karet) PT. Bridgestone Sumatera Rubber Estate. pendinginan. Penggunaan beberapa jenis bahan bakar ini dimaksudkan untuk keperluan penelitian dan perijinan dari pemerintah. . Riau (pulp & paper) PT.PT.

perilaku. mengandung sejuta makna yang sangat erat kaitannya dengan kehidupan dan keberlangsungan hidup umat manusia. Betapa sedihnya melihat saudara kita yang terkena musibah ini. Garis besar Rencana Kelola Lingkungan adalah serangkaian Rencana Pengawasan dan Mitigasi Dampak yang ditujukan pada lingkungan dan tantangan sosial. Namun di balik kata lingkungan itu. Jadi semua tindak dan tanduk manusia berawal dari lingkungan. Semarang dan tragedi yang tidak diinginkan yang terjadi di Situ Gintung. Tampaknya kita sepele mendengar. Banten. . begitu juga dengan kebutuhan akan sumber daya manusia dan finansial. Penanganan material menyebabkan peningkatan tekanan pada infrastruktur transportasi setempat. Tantangan sosial muncul dari suatu kebutuhan sejumlah karyawan dan kebutuhan dari area penambangan. seperti kata lingkungan. pelayanan kesehatan dan genetik. Bahkan menurut Bloom. derajat kesehatan terdiri dari empat faktor yakni lingkungan.asp 13 November 2009 Diposkan oleh aa kumis di 15:57 0 komentar Rusaknya Manajemen Lingkungan Kita RUSAKNYA manajemen lingkungan kita! Itulah kalimat yang terlintas dalam benak saya. kebutuhan institusional. bising dan getaran Air Permukaan dan Air Tanah Tanah dan Topografi Flora dan Fauna Material Berbahaya/Bekas Keselamatan dan Kesehatan Pekerja Konsultasi masyarakat dan Partisipasi Program Pengembangan Masyarakat: Pendidikan Sosial Budaya Infrastruktur Ekonomi Kesehatan Masyarakat Implementasi dari Rencana Kelola Lingkungan termasuk dalam ISO 14000 yang berakreditasi Sistem Manajemen Lingkungan Garis besar Sistem Manajemen Lingkungan adalah bertujuan dan berwawasan lingkungan. di wilayah Tangerang. beberapa media menayangkan banjir yang ada di Kota Jakarta.. Sumber : http://www.id/new_id/env-emp-crb. kewajiban dan tanggung jawab. Dewasa ini.Emisi gas dan debu diakui sebagai dampak utama terhadap lingkungan pada industri semen. Perubahan proses yang disebabkan proyek MPB mungkin akan dirasakan buruk dan merusak lingkungan. dan melihat kata.co. Rencana itu terdiri atas: Udara.indocement. Segala sesuatunya sangat erat kaitannya dengan lingkungan.

industri. merekalah yang harus menjaga dan melestarikannya. sulfur monoksida (SO).Mereka yang ditanyai komentar. Semoga saja pesta demokrasi nanti. Klasifikasi Pencemaran Lingkungan Dengan musibah banjir yang dirasakan saudara kita yang ada di Jakarta dan di Semarang. Pencemaran Udara Sebelum kita memulai tahapan pencemaran lingkungan yang terklasifikasi. Kalau kita sadari lingkungan harus erat kaitannya dengan individu itu sendiri karena. hanya menjawab dan meminta pertanggungjawaban pemerintah. baiklah pemerintah yang harus menolong dan memberi subsidi kepada rakyat yang terkena musibah. kompor. Tetapi lagi-lagi kesiapan pejabat berwenang kurang sigap dalam menanggapi keluhan warga dan tidak dapat merealisasikannya. furnace. nitrogen monoksida (NO). yang pertama pencemaran udara. nitrogen dioksida (NO2). supaya kesehatan lingkungan menjadi optimal. dan dapat membunuh kehidupan anak dan cucu kita nantinya. baik yang tidak berbahaya maupun yang membahayakan kesehatan tubuh manusia. Pencemaran udara sering dari kita mungkin sudah dan atau sering terpapar dengan gas pencemar udara yang mungkin ada di sekitar tempat tinggal kita. gas buang pabrik yang menghasilkan gas berbahaya seperti (CFC= Clour Flour Carbon). pembakaran (perapian. Gas–gas pencemar udara utama adalah karbon monoksida (CO). banyaknya janji–janji partai politik yang membawakan thema “perubahan” untuk rakyat. sulfur dioksida (SO2). maka kualitas yang ada di lingkungan kita menjadi menurun. pembangkit listrik. pencemaran air dan pencemaran tanah. Pencemaran udara adalah suatu kondisi di mana kualitas udara menjadi rusak dan terkontaminasi oleh zat–zat. Antara lain pencemaran udara. Seperti sekarang ini. beberapa warga mengaku sudah melaporkan kejadian ini kepada pemerintah daerah mengenai Tanggul yang mereka minta segera diperbaiki. Pencemaran udara yang dihasilkan melalui kegiatan manusia adalah transportasi. . Setelah kejadian di Situ Gintung banyaknya partai politik yang menawarkan bantuan untuk rakyat. rakyat harus paham dengan siapa yang dipilihnya. Seolah–olah pemerintah yang harus menjaga kebersihan dan harus memadai dan membenahi lingkungan mereka. Lagi dan lagi rakyat selalu kena tipu dengan muslihat pejabat yang seyogianya dipilih oleh rakyat. Pencemaran lingkungan sendiri terbagi menjadi beberapa klasifikasi. karbon diosida (CO2). insenerator dengan berbagai jenis bahan bakar). Sejatinya pencemaran lingkungan ini akan mempercepat kita untuk mengakhiri hidup kita di bumi ini. Dengan keadaan pencemaran lingkungan ini. Namun di Situ Gintung. Dari segi bantuan. merupakan hasil dari pencemaran lingkungan. dan pengalaman ini mungkin sudah pernah atau sering kita jumpai di lingkungan kita sendiri.

Pencemaran tanah merupakan keadaan di mana bahan kimia buatan manusia masuk dan merubah lingkungan tanah alami. Sebagai warga negara dan umat manusia yang baik. dan memilah sampah organik dari sampah anorganik. air tanah akibat aktivitas dan ulah manusia. penggunaan energi yang efisien. dan tanah. nutrien dan padatan.Pencemaran Air Setelah pencemaran udara. pada air comberan dapat menyebabkan peningkatan kebutuhan oksigen pada air yang menerimanya yang mengarah pada berkurangnya oksigen yang dapat berdampak buruk pada seluruh ekosistem yang ada di air. Penutup Pencemaran lingkungan yang kita bahas yakni pencemaran udara. Bioremediasi adalah proses pembersihan pencemaran tanah dengan menggunakan mikroorganisme (jamur. Penanganan untuk pencemaran udara dapat kita lakukan yakni dengan penghijauan. sungai. Pencemaran air adalah suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air seperti danau. lautan. Pencemaran Tanah Yang terakhir mengenai pencemaran tanah. Pencemaran tanah ini merupakan hasil kegiatan manusia yang mencemari tanah yakni dari tempat penimbunan sampah. setiap pabrik dan kegiatan industri sebaiknya memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Supaya kita warisi kehidupan kita kepada anak dan cucu kita kelak. bakteri). Kita dapat mencegah serta dapat meminimalisir supaya tidak terjadi pencemaran lingkungan baik udara. Remediasi adalah kegiatan untuk membersihkan permukaan tanah yang tercemar. Penanganan dari pencemaran air dapat kita lakukan yakni bagi rumah tangga menggunakan deterjen secukupnya. marilah kita menjaga kebersihan lingkungan kita. kita juga dapat menjumpai pencemaran air yang terjadi di lingkungan sekitar kita. Penanganan dari pencemaran tanah dapat kita lakukan penanganan remediasi dan bioremediasi. pencemaran air dan pencemaran tanah. air. minyak. Sumber : M Iqbal Rizky Lbs AmKep Penulis adalah mahasiswa ekstension S-1. Pencemaran air sering di jumpai di wilayah industri yang membuang limbahnya dengan berbagai macam polutan seperti logam berat. serta limbah industri yang dibuang langsung ke tanah secara tidak memenuhi syarat (illegal dumping). Dan pencemaran air sangat sering tejadi di lingkungan kita sendiri. serta peran serta masyarakat dan instansi pemerintah terkait. Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) . mengurangi emisi kendaraan dan industri. Dan jangan pilih caleg yang merusak lingkungan. Jadi marilah kita jaga kelestarian lingkungan kita dengan sebaik-baiknya. toksin organik. bahkan kita mengabaikan kesehatan kualitas air yang ada di lingkungan kita. Contoh dari pencemaran air.

http://www.KLH NAEM About Me aa kumis .medanbisnisonline.AAU GEMI GIS for Env Mng Inst of Env Mng & Ass ISO 14000 ISO 14000 / ISO 14001 Env Mng Guide Meneg LH Mining Env Mng Mnj Lingk .State of Rhode Island Env Mng .com/2009/04/06/rusaknya-manajemen-lingkungan-kita/ 6 April 2009 Diposkan oleh aa kumis di 15:51 0 komentar Posting Lama Beranda Langgan: Entri (Atom) Free Music Manajemen Lingkungan • • • • • • • • • • • • Bapedal DKI Dept of Env Mng .

. Identifikasi Dorongan Manajemen Lingkungan dan Man......Lihat profil lengkapku Blog Archive • ▼ 2009 (17) ○ ▼ November (17)                  Perkembangan Program SML ISO 14001 di Indonesia Manajemen Lingkungan. Penerapan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 Di..... Manajemen Lingkungan ISO 14001:2004 Sistem Manajemen Lingkungan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 dan Proper K. ISO 14000 dan AMDAL Komintmen Pada Lingkungan (PT Coca-Cola Bottling I. Design by: FinalSense ... Manajemen Lingkungan Pabrik Cirebon (Indocement) Rusaknya Manajemen Lingkungan Kita Pelatihan Sistem Manajemen Lingkungan (Environment... Pengelolaan Lingkungan Hidup (PT Pusri) Sosialisasi Program Manajemen Lingkungan Berorient. Audit Sistem Manajemen Lingkungan Dokumentasi Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 Analisa Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14000 dan .

Pengelolaan Lingkungan Hidup adalah upaya terpadu untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup yang meliputi kebijaksanaan penataan. sumber daya alam. Pencemaran Lingkungan Hidup adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup. Sumber Daya adalah unsur lingkungan hidup yang terdiri atas sumber daya manusia. pemulihan. energi. dan makhluk hidup. energi.Lingkungan Hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda. termasuk sumber daya. pemeliharaan. ke dalam proses pembangunan untuk menjamin kemampuan. dan produktivitas lingkungan hidup. kesejahteraan. dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan ling-kungan hidup tidak bisa berfungsi lkagi dalam menunjang pembangunan berkelanjutan. Mutu Lingkungan Hidup adalah ukuran batas atau kadar makhluk hidup. keadaan. energi. zat. Daya Dukung Lingkungan Hidup adalah kemampuan lingkungan hidup untuk mendu-kung perikehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Pelestarian Daya Tampung Lingkungan Hidup adalah rangkaian upaya untuk melindungi kemampuan lingkungan hidup untuk menyerap zat. Ekosistem adalah tatanan unsure lingkungan hidup yang merupakan kesatuan utuk menyeluruh dan saling mempengaruhi dalam membentuk keseimbangan. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup adalah kajian mengenai dampak . dan pengendalian lingkungan hidup. termasuk manusia dan perilakunya. baik hayati maupun non hayati. stabilitas. Daya Tampung Lingkungan Hidup adalah kemampuan lingkungan hidup untuk menyerap zat. pengembangan. atau komponen yang ada dan/atau unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya dalam suatu sumber daya tertentu sebagai unsur lingkungan hidup. dan/atau komponen lain yang dibuang ke dalamnya. Pelestarian Daya Dukung Lingkungan Hidup adalah rangkaian upaya untuk melindungi kemampuan lingkungan hidup terhadap tekanan perubahan dan/atau dampak negatif yang ditimbulkan oleh suatu kegiatan agar tetap mampu mendukung perikehidupan manusia dan makhluk hidup lain. Pelestarian Fungsi Lingkungan Hidup adalah rangkaian untuk memelihara kelangsungan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup. daya. dan mutu hidup generasi masa kini dan generasi masa depan. Pembangunan Berkelanjutan yang Berwa-wasan Lingkungan Hidup adalah upaya sadar dan terencana. pengawasan. zat. yang mempengaruhi kelang-sungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain. yang memadukan lingkungan hidup. Dampak Lingkungan Hidup adalah pengaruh perubahan pada lingkungan hidup yang diakibatkan oleh suatu usaha dan/atau kegiatan. pemanfaatan. dan sumber daya buatan. dan atau komponen lain yang masuk atau dimasukkan ke dalamnya. energi.

besar dan penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan. .

stabilitas. atau komponen yang ada dan/atau unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya dalam suatu sumber daya tertentu sebagai unsur lingkungan hidup. yang memadukan lingkungan hidup. Pencemaran Lingkungan Hidup adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup. baik hayati maupun non hayati. dan sumber daya buatan. dan mutu hidup generasi masa kini dan generasi masa depan. energi. dan pengendalian lingkungan hidup. pemulihan. energi. daya. pengawasan. ke dalam proses pembangunan untuk menjamin kemampuan. Ekosistem adalah tatanan unsure lingkungan hidup yang merupakan kesatuan utuk menyeluruh dan saling mempengaruhi dalam membentuk keseimbangan. termasuk sumber daya. pemanfaatan. pemeliharaan. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup adalah kajian mengenai dampak besar dan penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan. Pelestarian Daya Dukung Lingkungan Hidup adalah rangkaian upaya untuk melindungi kemampuan lingkungan hidup terhadap tekanan perubahan dan/atau dampak negatif yang ditimbulkan oleh suatu kegiatan agar tetap mampu mendukung perikehidupan manusia dan makhluk hidup lain. dan produktivitas lingkungan hidup. energi. zat. energi. yang mempengaruhi kelang-sungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain. keadaan. Daya Dukung Lingkungan Hidup adalah kemampuan lingkungan hidup untuk mendu-kung perikehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Pelestarian Daya Tampung Lingkungan Hidup adalah rangkaian upaya untuk melindungi kemampuan lingkungan hidup untuk menyerap zat. dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan ling-kungan hidup tidak bisa berfungsi lkagi dalam menunjang pembangunan berkelanjutan. ringkasringkas Jan 26th Posted by industri16victor in ringkasan modul . termasuk manusia dan perilakunya. pengembangan. Mutu Lingkungan Hidup adalah ukuran batas atau kadar makhluk hidup. Daya Tampung Lingkungan Hidup adalah kemampuan lingkungan hidup untuk menyerap zat. Dampak Lingkungan Hidup adalah pengaruh perubahan pada lingkungan hidup yang diakibatkan oleh suatu usaha dan/atau kegiatan. dan makhluk hidup. Sumber Daya adalah unsur lingkungan hidup yang terdiri atas sumber daya manusia. zat. kesejahteraan. dan/atau komponen lain yang dibuang ke dalamnya. Pengelolaan Lingkungan Hidup adalah upaya terpadu untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup yang meliputi kebijaksanaan penataan. Pelestarian Fungsi Lingkungan Hidup adalah rangkaian untuk memelihara kelang-sungan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup. Pembangunan Berkelanjutan yang Berwa-wasan Lingkungan Hidup adalah upaya sadar dan terencana. sumber daya alam.Lingkungan Hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda. dan atau komponen lain yang masuk atau dimasukkan ke dalamnya.

dalam musim dingin yang berat. Ozon dapat mengiritasi mata. pembuangan limbah padat. keramik.sebagai parameter adalah . O3 dan CO.No comments Pemantau Kualitas Udara Sebagai kunci dari prioritas pemantauan zat polutan adalah resikonya terhadap kesehatan manusia. bukan saja dengan terhisap langsung. curah hujan hanya 22mm rata-rata pertahunnya GMS memantau TSP(500-1100 ug/m3) dan SPM. dengan penduduknya yang sangat padat (27000/km2 ditahun 1990) sebagai bahan bakar utama adalah arang batubara yang mempunyai konsentrasi SO2.Banyak kota-kota besar didunia kualitas udaranya memburuk karenatercemar oleh: zatzat pencemar yang sumbernya berasal dari pabrik-pabrik industri. Pb. hati dan ginjal.HS. SPM. Beijing.industri. CO beraffianitas tinggi terhadap Hb sehingga mampu mengganti O2 dalam darah yang menuju ke sistem pembuluh darah dan jantung serta persarafan. NO dan NO2. Beberapa Kasus Yang Telah dimonitor : . Pengaruh-pengaruh langsung dari polusi udara terhadap kesehatan manusia tergantung pada. Pemantauan kualitas udara di India yang dipantau oleh jaringan NEER (National Environmental Engineering Research Institute). suhu dan cuaca. merusak fungsi hati dan ginjal dan penyebab kerusakan syaraf. dan O3 yang berasal dari daerah – daerah industri. dengan iklim gurun dan panas tinggi. Dijumpai lebih dari 450 pabrik industri metal. ringkasringkas Jan 26th Posted by industri16victor in ringkasan modul No comments manajemen lingkungan Sistem manajemen lingkungan memberikan mekanisme untuk mencapai dan menunjukkan . hidung dan tenggorokan dan penyebab sakit kepala. Kairo. sumsumtulang. dimana sumber polusi udara berasal dari pemanasan rumah-rumah.SPM dan CO yang tinggi. arah angin. intensitas dan lamanya pemaparan. Emisi asap mobil diestimasi sampai 1200 ton/tahun. proses pembakaran. Faktor-faktor yang mempengaruhi distribusi dan transport zat polutan ini adalah: letak topografi daerah. Umumnya sebagian besar zat-zat polutan udara ini langsung mempengaruhi sistem pernafasan dan pembuluh darah. . intensitas dan pemaparan.NO2.SO2. pembuluh darah. ringkasringkas Jan 26th Posted by industri16victor in ringkasan modul No comments Dampak Polusi Udara Dampak memberikan pengaruh yang merugikan bagi kesehatan manusia.Pb menghambat sistem pembentukan Hb dalam darah merah. persarafan.testil dan plastik. debu yang terkira banyaknya. Dampak yang paling utama adalah terhadap kesehatan manusia terutama pada sistem pernapasan. pabrik semen dan lainnya. Zat-zat pencemar yang paling sering dijumpai adalah: SO2. SPM. tetapi juga dengan cara-cara pemaparan lainnya seperti: meminum air yang terkontaminasi dan melalui kulit. juga status kesehatan penduduk yang terpapar. Emisi berasal dari proses pembakaran. kendaraan bermotor. . gelas.

Implementasi : mencakup struktur organisasi.Agar dapat dilaksanakan secara efektif. sistem manajemen lingkungan harus mencakup beberapa unsur utama sebagai berikut : . Sistem tersebut juga dapat digunakan untuk mengantisipasi perkembangan tuntutan dan peningkatan performasi lingkungan dari konsumen. Perencanaan : mencakup identifikasi aspek lingkungan dan persyaratan peraturan lingkungan hidup yang bersesuaian. Kajian manajemen : kajian tentang kesesuaian daan efektivitas sistem untuk mencapai tujuan dan perubahan yang terjadi diluar organisasi (Bratasida.Pedoman Audit untuk Lingkungan – Kriteria Kualifikasi untuk Auditor Lingkungan (SNI 1914012-1997) 12345»10.performasi lingkungan yang baik. dokumentasi. Standar yang telah diadopsi tersebut diantaranya : 1..Pedoman Untuk Pengauditan Lingkungan – Prosedur Audit – Pengauditan Sistem Manajemen Lingkungan (SNI 19-14011-1997) 5. penentuan tujuan pencapaian dan program pengelolaan lingkungan. wewenang dan tanggung jawab. . pengukuran dan audit. 1996). kontrol dan tanggap darurat. . serta untuk memenuhi persyaratan peraturan lingkungan hidup dari Pemerintah. .Sistem Manajemen Lingkungan-Spesifikasi dengan Panduan Penggunaan (SNI 19-140011997) 2. . training. Kebijakan Lingkungan : pernyataan tentang maksud kegiatan manajemen lingkungan dan prinsip-prinsip yang digunakan untuk mencapainya. melalui upaya pengendalian dampak lingkungan dari kegiatan.Last » • Top of Form Search Bottom of Form . komunikasi.Pedoman Audit Lingkungan-Prinsip Umum (SNI 19-1410-1997) 4. maka Kementerian LH bekerjasama dengan BSN telah melakukan adopsi terhadap beberapa Standar Internasional ISO 14000 menjadi Standar Nasional Indonesia (SNI).Sistem Manajemen Lingkungan-Pedoman Umum Prinsip Sistem dan Teknik Pendukung (SNI 19-14004-1997) 3. Pemeriksaan reguler dan Tindakan perbaikan : mencakup pemantauan.. ringkasringkas Jan 26th Posted by industri16victor in ringkasan modul No comments ISO Untuk menfasilitasi penerapan standar ISO 14001 di Indonesia dan mempermudah penerapan dilapangan serta untuk menyamakan persepsi mengenai pelaksanaannya. produk dan jasa.

(0) ○ dampak pencemaran lingkungan (0) ○ polusi udara (0) ○ prosedural amdal (0) ○ kegunaan amdal (0) ○ analisis dampak lingkungan (0) ○ reaksi pihak pelaku industri (0) ○ sampah (0) ○ bumi yang semakin ditinggalkan (0) ○ industri16victor: terimakasih sbelumnya..sekalilagi terimakasih • My latest tweets .maaf kalau hanya ini yang baru bisa saya buat.• ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ Recent comments Popular posts Archives Tags Categories kumpulan artikel (12) pemahaman jurnal (6) pertanyaan dan catatan (50) presentasi (4) ringkasan modul (51) Uncategorized (4) ○ February 2011 (6) ○ January 2011 (93) ○ December 2010 (26) ○ November 2010 (1) ○ October 2010 (1) ○ manusia dan lingkungan (1) ○ Dampak Pertanian Industrial...

about 1 week ago Follow me on Twitter! • User Login Top of Form User Password Login Remember me http://industri16vi Bottom of Form ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ Register Lost your password? Documentation Plugins Suggest Ideas Support Forum Themes Universitas Mercu Buana WordPress Blog WordPress Planet • Blogroll . @wordpress is the open source project.about 1 week ago @mrsdexter FYI. it's on @wordpressdotcom.me/p6aDv-kvabout 1 week ago @joshbetz Patches welcome. @wordpress is the open source project. if you have the skills!about 1 week ago @pricelessjunk For future reference.WordPress 97164 followers ○ ○ ○ ○ Elance declares WordPress "The Undisputed Champ of Content" http://wp. that's @wordpressdotcom.

Belum lagi dampak runtuhnya batuan kapur pada areal pertambangan. yakni cangkul. Menurut Undang-undang Nomor 11 Tahun 1976 tentang Pertambangan. Di pulau Jawa. dan beberapa peralatan bantu lainnya. Apakah ada dampak ekologis? Jelas ada tentunya. linggis.Penambangan Batu Kapur Penambangan Batu Kapur Pegunungan kapur merupakan gejala khas di daerah Karst. Biasanya mereka bekerja mulai dari pagi. Dalam melakukan penambangan kapur. ganco. dan pegunungan Kidul (pegunungan Kapur Selatan). Gambar tersebut merupakan wujud pemanfaatan batuan kapur sebagai bahan galian. Foto yang terpampang di atas adalah bagian kecil dari rangkaian pegunungan Kidul. sekitar pukul 8.00 sampai senja hari (sekitar pukul 17. Pelan tetapi pasti.00). dikelompokkan menjadi tiga rangkaian pegunungan kapur. Batuan kapur tergolong batuan sedimen yang dalam pembentukannya dipengaruhi oleh peranan organisme. pegunungan Kapur Tengah yang sering disebut pegunungan Kendeng. batu kapur sebagai bahan galian termasuk dalam bahan galian golongan C. khusunya di Jawa Timur. Organisme yang dimaksud adalah organisme laut. Peralatan yang digunakannya hanya peralatan-peralatan sederhana. Berdasarkan yang mengusahakan penambangan batuan kapur ini diusahakan oleh rakyat. namun mereka mampu dan berani merobohkan batuan kapur yang terjal nan kokoh ini. biasanya kaya akan fosil. bukit kapur berketinggian lebih dari 750m di atas permukaan laut ini roboh dan hancur. Dengan demikian daerah kapur itu sebelumnya merupakan laut. di samping kalau kualitas kapurnya bagus biasanya . Sebenarnya yang mereka cari adalah bongkahan-bongkahan batu kapur yang biasanya untuk pondasi bangunan atau untuk pengeras jalan. Walau dengan menggunakan alat sederhana dan seadanya. Daerah kapur ini tersusun dari batuan kapur (lime stone) dengan mineral penyusun utamanya adalah kalsium karbonat (CaCO3). masyarakat setempat bekerja secara berkelompok antara tiga sampai sepuluh orang. Pegunungan kapur tersebut adalah pegunungan Kapur Utara. Solum tanah yang relatif tipis (5cm-10cm) akan semakin mudah terkoyak dan yang tersisa adalah pemandangan yang gersang. yakni binatang karang. tepatnya di daerah Malang Selatan. Daerah kapur sebagai batuan sedimen.

.sampai Rp 75.akan menjadi bahan mentah dalam industri gamping. Hasilnya tidak seberapa. Pendapatan mereka setiap hari berkisar sekitar Rp 30.000.- .000.

warga Desa Mliwang. tepatnya di Desa Margorejo. tombro gurame. Aktivitas pertanian di Kecamatan Merakurak dan Kerek pun mandek. Total menawi nggih 18 juta.. Kolam Lele. Lahan pertanian kerontang. Ia akan membongkar kolam ikannya yang hancur akibat terjangan banjir.] Sementara Saniyah. kekeringan serta menjangkitnya penyakit karena nyamuk. Kekeringan. menjadi pengalaman baru bagi warga setempat. nila.tempat air itu untuk persediaan) Sekitar 30 kilomter dari desa mereka. Tapi puluhan ribu hektar diantaranya sudah habis dikeruk. Ratusan hektar lahan pertanian rusak dan usaha kolam ikan yang dikelola warga musnah. Rumah mereka digenangi lumpur setinggi setengah meter. ). mati.Pabrik Semen Datang. justru sebaliknya. kidul. Di sana berdiri Pabrik Semen Gresik. Warga mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. dari terpal. Total mungkin sekitar 18 juta hilang. alias pegunungan kapur.. Sebagai gantinya. rusak akibat banjir. Mata air yang selama puluhan tahun jadi andalan warga. Namun izin pendirian pabrik semen terus dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Tuban demi menggenjot pemasukan daerah. juga rumah ratusan warga lainnya. lele. Kalau yang itu. Satu per satu. Karst Tuban Hilang by SAGA KBR68H on Thursday. warga Desa Birbin. March 11. tombro.. Banjir.. Kolam Nila. memutuskan kolam belakang rumah. amblas punan. : Hujan deras air dari timur. ( Nggak berani di rumah..anu. Jawa Timur tergenang. Lantas runtuh. Salah satunya Marsudi. kehilangan puluhan hektar lahan taninya. BLOK 1 [Suara orang mencangkul] Lengan Marsudi yang kurus tampak berkilat. Ia mengayunkan cangkulnya berkali-kali di lantai kolam ikan yang dindingnya sudah runtuh. untuk bahan baku semen. amblas sedoyo punan.(dari apa?). [Suara air] Banjir yang terjadi akhir Januari lalu menyebabkan 3 desa di Kabupaten Tuban.. juga 60 perusahaan penambangan batu kapur. ler tempuk dados setunggal terus ambleg niku terus medotne blumbang wingking griyo. Di musim . Rumah dia. utara datang jadi satu. gurame. jadi ya saya membuat tenda di belakang rumah. [( Hujan deres toyo saking etan. Kontributor KBR68H Didi Syahputra berbincang dengan warga sudah merasakan akibat menghilangnya karst dari Tuban. terpal satu wong hanya untuk 2 keluarga.. hilang sudah semua. dampak buruk penambangan karst mulai muncul. ia hendak membangun kandang ternak.. dibasahi keringat. 2010 at 9:49am Tuban di Jawa Timur adalah wilayah yang kaya karst.

Jadi bisa dibayangkan kalau itu tereksploitasi terus menerus oleh penambangan kecil maupun skala besar. Trus disuruh ini ikut gitu aja. dan bangunan pabrik semen. kata Edy. Ketua Bidang Sains dan Konservasi. air tak bisa lagi diserap tanah. kata Edy Toyibi. Kini buruh tani jadi profesi langka. Kepengennya kan kita ini boleh bercocok tanam di tanah milik Perhutani. Hamparan tanah milik Perhutani ini dulunya hijau kini tampak putih. lembu. Kini kondisi telah berubah. kadang kadang kalau pemerintah itu anu gini nanam ini saya ikut gitu aja. Penyebabnya. (Karena ada gusuran itu jadi nggak bisa tani. warga di Tuban bagian barat kebanyakan bekerja sebagai pesanggem atau buruh tani. air semua susah. Setiap hujan turun. Kecamatan Merakurak. kata Santoso. Terus tata simpan dibawah permukaan. tata simpan hidrologi sangat berpengaruh. Di sana itu kan tanahnya itu kan cuma pas pasan gitu. makannya dari mana gitu lo. kini menjadi nelayan. untuk minum. di tempat bekas penambangan batu kapur. Himpunan Kegiatan Speleologi Indonesia. pedagang. (Kawasan Karst sangat penting bagi kehidupan. Mereka bercocok tanam di sekitar hutan. kalaupun toh harus membuat sumur. Di sebuah penelitian di tahun 2002. batuan kapur atau kawasan Karst itu mampu menyimpan air dalam 1 meter kubik itu 190 liter. di samping itu kan untuk menyambung hidup awake . Banjir terjadi di mana-mana. wedus) Kekeringan dan banjir jadi pengalaman baru bagi warga Kabupaten Tuban bagian barat. tukang becak atau buruh bangunan. Yang semula petani. Puluhan tahun lalu. kawasan Karst mampu menyimpan air untuk kehidupan masyarakat yang tinggal di kawasan Karst atau kawasan kapur. ini akan mengurangi cadangan air di kawasan Karst ) Tergerusnya kawasan karst menyisakan tanah tandus.hujan seperti sekarang ini. Kini. Kerek dan Jenu kering dan tandus. warga Desa Birbin. Artinya eksploitasi tambang Semen Gresik mengubah morfologi permukaan dari tanah kapur yang semula dataran memanjang menjadi cekungan-cekungan besar. Lahan pertanian milik Perhutani telah beralih fungsi jadi area penambangan batu gamping. Dari aspek hidrologi. hanya tanah gamping sisa penambangan kapur. karena dalam artian secara material eksploitasi bahan tambang Semen Gresik tersebut juga mengambil batuan batuan kapur ) Sebelum PT Semen Gresik beroperasi. Bahkan kami harus mandi bersama sapi. eksploitasi besar-besaran tanah gamping sebagai bahan baku semen. (Saat ini warga nggak tahu lagi mas. Semula banyak tanaman tumbuh di sana. sekaligus mengamankan hutan dari penjarahan. Cara menyambung hidup kan sulit kalau nggak tani. minimal kedalamannya harus 40 meter. daerah ini dikenal sebagai pemasok padi dan palawija terbesar untuk wilayah barat Jawa Timur. Tanah di Kecamatan Merakurak. Muryono. warga malah kesulitan air. tak bisa lagi menyandarkan hidup keluarganya pada tanah. Jadi kerjanya awak awak dewe ini cuma mengabdi disitu. Sungai sungai yang saat ini ada itu dimanfaatkan untuk keperluan rumah tangga. Speleologi adalah ilmu tentang gua dan lingkungan sekitarnya. menggenangi desa dan lahan pertanian. ( Dulu tidak seperti ini. Air hujan menyisakan kubangan raksasa. warga Desa Margorejo.

Setiap hari. ada 50 yang endemis. Alhasil begitu kelelawar hilang. alat pengeruk hidrolik dan truk) Suara mesin diesel. kata Ketua LSM Cagar Tuban. Mengapa begitu? (Suara mesin diesel. ( Desa endemis dari 344 desa yang ada. Pada 2000 lalu. kelompok penjelajah gua dari 6 negara Eropa mendapati belasan gua di Tuban mempunyai stalagmit dan stalaktit yang indah. . Pemerintah Kabupaten Tuban justru terus mengeluarkan izinizin baru penambangan kapur di sana. alat pengeruk hidrolik dan truk) Karst atau batuan gamping adalah bentang alam yang unik. Batu batu stalagtit. ratusan truk berisi batuan gamping yang telah dikeruk dari perbukitan kapur. Desa inilah yang selama puluhan tahun menjadi area penambangan batu gamping untuk bahan baku semen. Namun sebagian besar telah dihancurkan untuk bahan baku semen. maka kelelawar yang semula tinggal di dalamnya kehilangan rumah. jadi sifatnya yang tahun ini ada kemudian tahun depan nggak ada. warisan dunia versi Badan PBB. Puluhan desa di Tuban kini dinyatakan sebagai daerah endemis demam berdarah dan chikungunya. jumlah pasien dua penyakit ini bertambah dari tahun ke tahun. Untuk kecamatan. stalagmit itu sudah mengering semua dan coklat. maka penyakit bersumber nyamuk mulai merebak. UNESCO.dewe sak keluarga gitu ) Tuban tak hanya kehilangan bentangan tanah karst. tahun depannya lagi ada itu 217. (Suara mesin diesel. Kata mereka. (Keadaan hidrologi gua itu sekarang sudah menjadi semacam lorong fosil mas. Adi Waluyo. dan vegetasi diatasnya sudah terekploitasi juga ke ujung lorong semua itu. ada gua dan sungai bawah tanah. Tapi juga kehilangan puluhan gua yang indah. dari 24 kecamatan itu 17 kecamatan yang sudah terkena ) Meski warga sudah kena getahnya. alat pengeruk hidrolik dan truk pengangkut batuan gamping terdengar hampir di semua sudut Desa Mliwang. Begitu pula jumlah wilayah endemis demam berdarah. Dalam siklus alam. Dokter Subagyo dari RSUD Tuban mengatakan. Jadi intinya kalau secara hidrologi sudah mengering ) Karena gua tak lagi ada. bergerak menuju pabrik Semen Gresik di Kecamatan Kerek. Yang sporadis. Kini tinggal tiga gua yang tersisa. Sementara di bawahnya. setara dengan Gua Mamoth di Amerika Serikat. alat pengeruk hidrolik dan truk) BLOK 2 (Suara mesin diesel. kelelawar berperan untuk memakan nyamuk. Dengan bentuk yang keras. di atas lapisan tanah yang tipis bisa tumbuh aneka tanaman.

tapi pandangan seorang ahli itu memang dibuat seperti itu untuk mengurangi limpasan air ) . Pemerintah Tuban sadar betul akan potensi kapur di daerah mereka. Mata air di sana berkualitas tinggi karena mengandung mineral yang terdapat pada karst. kata Badan Lingkungan Hidup Tuban. untuk keseluruhan untuk produksi semen. tanah karst menjadi sumber kapur yang dibutuhkan pabrik semen. Apapun hasil dari kajian itu adalah sesuatu yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Kalau Semen Gresik pada posisi sekarang masih taat pada posisi amdal yang disusun. Pemkab Tuban juga sudah meneken izin pembangunan 2 pabrik semen baru. Bambang Irawan. alat pengeruk hidrolik dan truk) Analisis dampak lingkungan sudah ada. Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian. Karena amdal yang disusun saat tambang batu kapur seluas 700 hektar di Mliwang. 40 juta ton semen dibutuhkan untuk industri nasional. Tak heran. 5 tahun belakangan. itu amdal disusun dengan Single Continuos Bank. 1 meter kubik karst diperkirakan sanggup menampung air sampai hampir 200 liter. Ternyata dari target SG sendiri dengan realisasi itu memang kebanyakan lebih besar realisasinya. BPLHD Tuban. pemakaian kapur naik lebih dari 100 persen. Darno. Tahun 2009. Debitnya pun stabil.. meski tengah musim kemarau. Kepala Bidang Mineral dan Pengawasan Air Bawah Tanah.. Single Continuos Bank itu ditambang seluruhnya baru direklamasi. alias menjadi 163 juta ton. Air itu lantas keluar lewat retakan-retakan celah gua. Penyusunnya itu seorang ahli dan penelitinya adalah seorang pakar. (Suara air) Selain sebagai sumber air. tanah liat itu sekitar 18 milyar 250 juta rupiah itu tagetnya SG. ( Amdal itu pada hakekatnya adalah kajian ilmiah bukan kajian orang awam. (Suara mesin diesel. semua beramairamai mendukung rencana perluasan area penambangan batu kapur oleh PT Semen Gresik seluas 800 hektar. membentang sepanjang 1. Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Tuban. Karenanya.Keunikan lain dari karst adalah kemampuannya menyimpan air. Tapi realisasinya lebih ) Pembangunan ikut menggenjot makin tingginya kebutuhan akan semen. ( Untuk SG itu kan kita minta batu atau bahan tambang yang dibutuhkan itu berapa. seperti batu kapur. Walaupun pandangan kita itu sangat panas. Laju kebutuhannya mencapai 19 persen per tahun. Apalagi setiap tahun juga dilakukan penelitian soal ada tidaknya kerusakan lingkungan akibat penambangan kapur. Kabupaten Tuban memiliki 123 ribu hektar karst berupa pegunungan kapur. Pemkab mengklaim tak ada potensi kerusakan lingkungan akibat penambangan karst di daerah mereka. Tuban mendulang pendapatan daerah sampai 100 miliar rupiah per tahun.contoh ya .. Dari penambangan kapur inilah.. Jadi . Penguasanya adalah pabrik semen PT Semen Gresik yang berdiri sejak 18 tahun lalu.500 kilometer persegi. Holcim dan Garuda.. kebutuhan air masyarakat di 3 kecamatan di Kabupaten Tuban bergantung sepenuhnya pada mata air alami pada tanah karst.

Tri Martoyo menekankan. puluhan sumber air itu masih ada.tidak pakai air. khawatir. Tri Martoyo meminta polemik soal ini dihentikan saja. bukan karena penambangan kapur. Kalau proses Semen Gresik sendiri prosesnya adalah proses kering mas. Di sana kan ada sumur pantaunya ada 4 kalau tidak salah.Himpunan Kegiatan Speleologi 2 tahun lalu mencatat. maka cadangan air bawah tanah juga akan terkurangi ) PT Semen Gresik tak mau disalahkan. di karst Tuban terdapat 150-an mata air yang terus mengalir konstan di segala musim. Juru Bicara PT Semen Gresik Syaifuddin Zuhri mengatakan. yang menyedot air tanah berlebihan. Padahal gua itu sangat penting bagi keberadaan sumber mata air. ( Sampai saat ini kita nambang yang hampir 20 tahun masyarakat tidak ada yang mempermasalahkan masalah itu. ( Kalau Semen Gresik terus memaksakan perluasan diri 800 hektar jelas akan mempengaruhi krisis air. Cukup untuk kebutuhan ribuan keluarga dan ratusan hektar tanah pertanian di Tuban bagian barat. Rusaknya Gua Bulan misalnya. penambangan kapur akan diteruskan karena belum ada bukti kerusakan kawasan karst di Tuban bagian barat. Tapi ulah petani. sebenarnya debit air tidak banyak berkurang kok. Eksploitasi kapur serta pembabatan hutan mengubah segalanya. diharapkan bisa ikut menggenjot program Inpres Desa Tertinggal IDT yang sejak tahun lalu digalakkan di 300-an desa. Jadi kita tidak pakai air untuk industri ) Penambangan karst telah membuat gua-gua kapur di Tuban hancur.. kelangkaan air adalah efek pemanasan global. Kandungan air didalam tanah itu juga tidak ada masalah.. Tapi berdasarkan pemantauan kami di lokasi. Ketika simpanan itu terkurangi. Dan malah berkurangnya air tanah itu disebabkan karena untuk pengairan irigasi masyarakat yang disedot beberapa titik yang debitnya terlalu besar. berkurangnya debit air di Tuban bukan karena penambangan kapur yang dilakukan perusahaannya. Himpunan Kegiatan Speleologi Indonesia.500 liter air per detik. kajian Badan Lingkungan Hidup maupun . ( Jadi perlu saya sampaikan dan perlu saya jelaskan. Kata dia. Kalau kita dekatkan secara ilmiah bahwa kawasan batuan kapur itu mampu menyimpan air. mengakibatkan turunnya debit mata air di sana. Jika 1 meter kubik kapur bisa menyimpan hingga hampir 200 liter air. tambang kapur menyumbang 100-an milyar rupiah untuk pendapatan Tuban. BPLHD Tuban. kondisi bakal makin parah jika penambangan kapur terus dilakukan secara besar-besaran. Juru Bicara Pemkab Tuban. Potensi kapur yang sangat besar di Tuban itu. Kalau pakai air justru malah boros. Saat kemarau panjang sekalipun.. Apalagi jika kelak areal penambangan diperluas 800 hektar. lainnya surut. Kini lebih dari 30 sumber air mati. Edy Toyibi. mengeluarkan 1. ( Kalau berdasarkan pemantauan kami dan semen. tidak berkurang. Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian. karena harus dikeringkan dulu. Tapi kalau secara global air dimanapun ini berkurang secara otomatis dengan adanya Global Warming dan lain sebagainya ) Setiap tahun. mengelak. maka serta merta penggerusan kapur ikut menghilangkan sumber air warga setempat. debitnya tetep di sumur pantaunya semen itu. Ketua Bidang Sains dan Konservasi. Artinya kondisinya dimanapun di dunia ini air sulit tidak hanya di Kerek.. Bambang Irawan.

menyebabkan banjir terjadi di tempat lain. Kelelawar yang biasanya tinggal dalam gua-gua pegunungan kapur kehilangan rumah. mereka ngambil hasil dari palawija itu. (Suara orang mencangkul) (Suara air) Demikian SAGA yang disusun Kontributor KBR68H Didi Saputra. sehingga tak ada lagi hewan yang memangsa nyamuk. kebutuhan akan semen tidak pernah surut. Setelah penambangan oleh PT Semen Gresik selesai. . Kajianya pun sangat sangat ilmiah sekali. (Suara mesin diesel. Perhutani ngambil dari tanaman Perhutaninya ) Atas nama pembangunan. data yang ada di sana sudah barang tentu sudah dapat dipertanggungjawabkan ) Pemkab menjanjikan. Perluasan wilayah endemis demam berdarah di Tuban sudah jadi bukti. Lingkungan juga punya dampak sistemik. Kepala Pengelolaan Sumber Daya Hutan Perhutani. Jadi disaat penanaman kita kan menggunakan sistem tumpangsari. Hilangnya puluhan mata air juga jadi bukti. Ini yang tak disadari Pemerintah Kabupaten Tuban. kesejahteraan masyarakat sekitar pabrik akan mendapat perhatian khusus. 20 tahun lagi warga bisa kembali menjadi buruh tani di atas lahan milik Perhutani tersebut.Dinas Pertambangan dan Energi itu sudah sesuai dengan keadaan yang ada di Kabupaten Tuban. serta menyebabkan kekeringan di beberapa tempat. terima kasih sudah mendengarkan. dibawah tegakaannya itu ditanami oleh rakyat itu mereka menanami palaija. Tinggal warga dan pegiat lingkungan yang khawatir. Saya Vitri Angreni. Tuban. Begitu janji Bambang Suharto. Jadi Perhutani terima itu sudah berupa keberhasilan reboisasi. alat pengeruk hidrolik dan truk) Pegunungan kapur yang hilang berarti menghilangnya sumber mata air warga. Tanah tak lagi mampu menyerap air hujan. ( Tanah yang sudah selesai dikelola oleh pabrik Semen Gresik tetap reboisasi.

Akibat banjir di Desa Mliwang .

Bukit karst di Tuban .

Eksploitasi batu kapur .

Karst yang rusak di Tuban .

Kekeringan di Desa Margorejo .

Banjir di Desa Mliwang .

Kontributor KBR68H Didi Syahputra di depan karst yang rusak di Tuban .

* Kepdal 02/BAPEDAL/09/1995 tentang Dokumen Limbah B3. * Kepdal 04/BAPEDAL/09/1995 tentang Persyaratan teknis pengelolaan limbah B3.Sebagai manusia yang sudah mengenal peadaban dan mengikuti semua perkembangan zaman. * Kepdal 02/BAPEDAL/01/1998 tentang Tata Laksana Pengawasan Pengelolaan Limbah B3. PP No. 19/1994 Jo. 12/1995 tentang Pengelolaan Limbah B3.Bidang industri sedemikian rupa mengolah dan mengeksplorasi semua kekayaan alam.kita dituntut untuk turut menjaga dan melestarikan lingkungan yang ada ini. Artikel Rencana Pembangunan Pabrik Semen Gresik di Sukolilo dan Dampaknya Bagi Masyarakat 3 .Dewasa ini. PP No. * PP RI No. 23/1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup. sebagai revisi dari PP RI No.perkembangan yang begitu pesatnya justru mengesampingkan dampak dan akibat nya bagi lingkungan.2010 | Kategori:berita | . * Kepdal 255/BAPEDAL/08/1996 tentang Tata Cara dan Persyaratan Penyimpanan dan Pengumpulan Minyak Pelumas Bekas. * Kepdal 04/BAPEDAL/09/1995 tentang Tata Cara Penimbunan Hasil Pengolahan. Persyaratan Lokasi Bekas Pengolahan dan Lokasi Penimbunan Limbah B3.ruang lingkup inilah yang disediakan olehNya agar diolah sedemikian rupa bagi kelangsungan hidup kita..*** MANUSIA DAN LINGKUNGAN *** Manusia sebagai makhluk yang diciptakanNya paling sempurna diantara makhluk lainnya memiliki ruang lingkup kehidupan yang begitu luasnya. * Kepdal 05/BAPEDAL/09/1995 tentang Simbol dan Label. fokus mereka hanya bagaimana memperoleh hasil industri(barang komoditas). 18/1999 Jo.sehingga mereka kurang memperhatikan dampaknya bagi lingkungan.Nov .. * Kepdal 03/BAPEDAL/01/1998 tentang Program Kendali B3. * Kepdal 68/BAPEDAL/05/1994 tentang Tata Cara Memperoleh Izin Pengelolaan Limbah B3.terbukti dengan dikeluarkannya peraturan perundangan tentang pembuangan limbah diantaranya: * Undang RI No..Pemerintah sendiri bukannya hanya berpangku tangan saja dalam hal ini. * Kepdal 01/ BAPEDAL/09/1995 Tata Cara & Persyaratan Teknis Penyimpanan & Pengumpulan Limbah B3. 85/1999 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbaha & Beracun.

Summary Report Tidak banyak yang tahu bahwa pegunungan kapur (karst) yang membentang dari desa Taban (Kudus) sampai Tuban bernama Pegunungan Kendeng Utara. sepintas areal seperti ini terkesan kering dan memiliki kemanfaatan yang rendah bagi penduduk sekitar. fungsi karst pegunungan Kendeng telah mengairi 15. Dari sumber mata air ini.9 ha lahan pertanian di sekitarnya. melalui sistem pompanisasi (mengambil air irigasi dari dalam tanah). PT. Pertama. Temuan ASC.873. Pegunungan ini berdekatan dengan Kecamatan Sukolilo. Faktanya tidak demikian. Pada tahun 2008 PT. dan menyerap air dengan baik di musim hujan. Pegunungan kapur yang dikenal sebagai karst.5 juta ton/tahun yang memerlukan sekitar 2000 ha lahan yang akan digunakan untuk penambangan batu kapur. tanah liat dan bangunan pabrik. Keberadaan pegunungan Kendeng terancam dengan adanya rencana Semen Gresik yang ingin melakukan penambangan (eksploitasi) batu kapur yang ada di pegunungan Kendeng. Semen Gresik membutuhkan beberapa hal penting untuk menjalankan operasinya. Semen Gresik akan membangun pabrik semen dengan kapasitas 2. . pegunungan karst memiliki fungsi menyimpan air di musim kering. Total tenaga kerja yang terserap ke dalam lahan pertanian di sekitar pegunungan ini mencapai lebih dari 300. memiliki fungsi ekologi yang tak tergantikan.000 jiwa. Kedua. lahan di pegunungan ini juga menjadi lahan pekerjaan bagi ribuan peladang yang menanam berbagai palawija di sela-sela pepohonan jati milik Perhutani. Menurut penjelasan pihak PT Semen Gresik dalam sosialisasi di Kecamatan Kayen pada tanggal 16 Nopember 2008. Sebagai pegunungan berkapur. tim ahli geologi dan lingkungan dari Yogyakarta bersama warga setempat menemukan lebih dari 60 situs sumber mata air.

seluruh proses pendirian pabrik semen memerlukan tenaga kerja sebanyak 3. Pertama. Gabus. disebutkan bahwa pegunungan Karst Kendeng di Pati Selatan adalah kawasan lindung Karst (pasal 65). 131/1814/2008 tanggal 17 April 2008 untuk dijadikan rujukan dalam menilai kesesuaian rencana kegiatan dengan tata ruang kabupaten dan membuat Semen Gresik dapat merealisasikan rencananya untuk membangun Semen Gresik di Kecamatan Sukolilo. 1456/K/20/MEM/2000 pasal 12. Sukolilo. Perda RTRW Kabupaten Pati periode 2006-2007 telah kadaluarsa. Kawasan peruntukan industri besar dan sedang terdapat di Kecamatan Margorejo. hasil penelitian tersebut tidak menyebutkan golongan karst dari pegunungan Kendeng. Sementara hasil penelitian dari Pusat Studi Manajemen Bencana UPN Veteran Yogyakarta (Bapak Eko Teguh Paripurno). Kedua. Cluwak. Belakangan ini (2010). Pati menyimpulkan bahwa kawasan Kars Pati–kawasan kars Grobogan masuk dalam klasifikasi kars I menurut Kepmen ESDM no. pemerintah propinsi berhasil merumuskan draft terbaru Peraturan Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) propinsi Jawa Tengah (2009-2029). dan juga Pusat Studi Lingkungan Hidup UGM tentang kajian potensi Kars Kawasan Sukolilo. dkk). Namun demikian. Juwana. sedangkan rencana lokasi pabrik semen di Kecamatan Sukolilo sudah sesuai dengan butir kedua. dan Gabus. Beberapa pelanggaran Setelah mempelajari sejumlah data dari beragam sumber. Yogyakarta (Dikky Mesah. Dalam Surat Bupati Pati tersebut dinyatakan bahwa lokasi kawasan pertambangan golongan C terdapat di Kecamatan Sukolilo. ataupun III belum memiliki dasar hukum. 84g). dengan rincian 2. adanya pabrik semen ini juga dapat menjadi sumber untuk meningkatkan pedapatan daerah. Sementara pihak pemerintah. maka didapat informasi tentang beberapa pelanggaran berkaitan dengan rencana pendirin pabrik semen ini. Konon draft ini sudah disetujui DPRD tingkat propinsi untuk dijadikan peraturan RTRW terbaru. Semen Gresik hanya mengacu pada hasil penelitian yang dilakukan oleh Direktorat Tata Lingkungan Geologi dan Kawasan Pertambangan. AB Rodialfallah. Departemen ESDM bekerjasama dengan Semen Gresik tentang kawasan karst Sukolilo tahun 2005. Rikky Raimon. Semen Gresik.000 orang dipekerjakan dalam tahap konstruksi dan 1. Maka antara Pasal 65 dan pasal 83a/84g dalam praktiknya jelas akan bertabrakan. khususnya Pemda kabupaten Pati dan Propinsi Jawa Tengah. Batangan.000 orang dipekerjakan untuk tahap operasional. dan Gunungwungkal.000 orang. akan tetapi di pasal lain digunakan bagi peruntukan industri pertambangan (pasal 83a. Berdasarkan hal tersebut maka lokasi rencana kegiatan penambangan bahan baku di Kecamatan Sukolilo sudah sesuai dengan butir satu. Pati. Kondisi ini pastinya dipahami oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pati. beranggapan bahwa rencana pembangunan Pabrik semen di Pati selain untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik yang terus meningkat. Jumlah ini termasuk pekerja internal dari PT. Dukuhseti.5 trilyun. penetapan pegunungan Kendeng sebagai kawasan Karst jenis I.2009 Kabupaten Pati masih dalam proses persetujuan Pemerintah Pusat. Pati. Tayu. II. tetapi yang menjadi ganjil adalah ketika Bupati Pati mengeluarkan Surat Bupati Pati No. Tambakromo. Kayen. Dalam peraturan RTRW propinsi ini. Selain itu perbukitan kawasan Kars Sukolilo berfungsi sebagai daerah resapan dan penyimpan air untuk mata air-mata air yang . di dalam KA ANDAL tersebut. Acintyacunyata Speleological Club (ASC). Pucakwangi. rencana pembangunan Semen Gresik tidak berdasarkan pada Peraturan Daerah Kabupaten Pati tentang Rencana Tata Ruang dan Tata Wilayah (RTRW) karena Rancangan Perda RTRW 2008. Gembong. Tlogowungu.Dengan investasi yang ditanam sebesar 3. Kayen.

sehingga Pemerintah di dua kabupaten . baik di bagian Utara maupun bagian Selatan kawasan ini yang meliputi Pati dan Grobogan.mengalir di pemukiman.

Dilihat secara praktik pertambangan yang baik dan benar (good mining practice). 8 Tahun 2004 tentang Pelimpahan Sebagian Kewenangan Bupati kepada Camat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung. Peti di sini. Pelimpahan kewenangan dari bupati ke camat tersebut meliputi 25 bidang.000 M3. yang tidak punya lahan SIPD/KP ini sangat tergantung dari hasil tambang yang . semua jadi tidak terkendali. Izin Camat Cipatat 15 perusahaan. dan masyarakat sekitar karena sebagian menggunakan alat berat dan peledakkan. kegiatan peti ini sudah sangat mengkhawatirkan bagi kelangsungan lingkungan hidup. juga sangat dipengaruhi oleh banyaknya industri pengolah tambang kapur yang sebagian merupakan penadah/penampung hasil tambang peti. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2007 tentang Pembentukan Kabupaten Bandung Barat. dengan harga murah dan dari sumber penambang yang bervariasi dari segi kualitas. Kabupaten Bandung Barat meliputi pertambangan yang berizin bupati berupa surat izin pertambangan daerah (SIPD) atau kuasa pertambangan (KP). Dalam lampiran peraturan tersebut secara tegas disebutkan bahwa kegiatan pertambangan tersebut dengan luas maksimal 1. dan tanah liat. tanah urug. jumlah SIPD/ KP 15 perusahaan (sebagian warisan dari Kabupaten Bandung/induk). Harga tambang kapur di daerah ini cukup murah karena biaya transportasinya kecil. besar dengan peralatan berat dan peledakan. Industri pengolah tambang kapur di sini sangat diuntungkan. tanpa menggunakan alat berat dan bahan peledak. Untuk kegiatan pertambangan yang berizin camat. Memang industri pengolahan bahan tambang kapur. semua Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati Bandung tetap berlaku dan dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Bandung Barat. selain karena adanya kemudahan transportasi. termasuk bidang pertambangan dan energi. bukan untuk usaha pertambangan skala menengah. kalau dipahami dengan benar dan teliti. cukup banyak. Pelimpahan sebagian kewenangan kegiatan pertambangan dan energi. sebagian dari hasil penambangan yang tidak melakukan reklamasi dan tidak membayar kewajiban pajak maupun iuran pertambangan. sesuai Pasal 20 ayat (1) menyebutkan bahwa. antara pertambangan dengan industri pengolah tambang kapur (yang tidak punya lahan SIPD/KP ini saling membutuhkan. Berdasarkan data Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung Barat tahun 2008. Namun. Semakin maraknya kegitan pertambangan di daerah ini. dari pengamatan di lapangan diperkirakan jumlah pertambangan tanpa izin ini melebihi 8 usaha. Industri pengolah tambang kapur di bagian hilir yang terpisah dari kegiatan pertambangan di bagian hulu. sehingga cukup pesat perkembangannya. yaitu Peraturan Bupati Bandung No. dan peti 8 usaha. memang ada dasar hukumnya. Kondisi ini disebabkan oleh mudahnya mendapatkan bahan baku kapur secara kontinu. di luar kemampuan dan kapasitas sebuah kecamatan untuk menangani permasalahan pertambangan. sebelum Kabupaten Bandung Barat menetapkan Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati sebagai pelaksanaan Undang-Undang ini. jenis bahan galian yang diperbolehkan hanya untuk bahan galian pasir (di luar sungai). dan lainnya berupa peti (pertambangan tanpa izin). Kecamatan Cipatat. sebetulnya sangat riskan dalam manajemen pengelolaan pertambangan di daerah. Secara mata rantai kegiatan. izin Kecamatan Cipatat. jarak ke penjual dekat. sebetulnya ruh peraturan ini adalah "pertambangan rakyat". Tetapi yang terjadi di lapangan. terutama di Desa Gunungmasigit dan Desa Citatah. meliputi yang beroperasi tanpa izin maupun yang menambang atas izin atau sepengetahuan kepala desa setempat. diperuntukkan bagi masyarakat setempat. harga dan jumlah penambang. terutama untuk kapur. yang notabenenya "rakyat".Usaha pertambangan yang beroperasi di kawasan karst Citatah-Rajamandala.

berasal dari usaha peti. Namun, penambang pun tidak bisa lepas dari mereka, karena industri pengolah tambang kapur ini dapat memainkan harga tambang semaunya. Hal ini dipengaruhi oleh banyaknya jumlah penambang yang ingin menjual hasil tambangnya. Akibatnya, mudah ditebak, agar mampu bersaing di harga, penambang pun berusaha menekan biaya operasi, dengan cara mengabaikan kewajiban pajak dan iuran pertambangan serta tanpa melakukan reklamasi bekas tambang. Pada akhirnya, kegiatan pengolahan bahan tambang ini secara tidak langsung semakin memperparah kerusakan lingkungan, karena kegiatan pertambangan semakin tidak terkendali, asas konservasi radikal pertambangan diberlakukan di sini. Gali terus selagi laku dijual, masalah kerusakan lingkungan tidak mau tahu. Kebijakan tata ruang UU RI No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, Pasal 1 menjelaskan bahwa, yang dimaksud penataan ruang adalah suatu sistem proses perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang, dan pengendalian pemanfaatan ruang. Dalam perencanaan tata ruang tersebut ditempuh suatu proses untuk menentukan struktur ruang dan pola ruang yang meliputi penyusunan dan penetapan rencana tata ruang. Sedangkan, di dalam pemanfaatan ruang tersebut dilakukan upaya untuk mewujudkan struktur ruang dan pola ruang sesuai dengan rencana tata ruang melalui penyusunan dan pelaksanaan program beserta pembiayaannya. Agar dapat memahami persoalan mengenai pemanfaatan ruang kawasan karst CitatahRajamandala telah menyimpang, maka perlu dijelaskan di sini mengenai asas dan tujuan dari penataan ruang itu sendiri. Dalam pasal 2 UU RI No. 26 Tahun 2007 disebutkan, bahwa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia, penataan ruang diselenggarakan berdasarkan asas (1) keterpaduan; (2) keserasian, keselarasan, dan keseimbangan; (3) keberlanjutan; keberdayagunaan dan keberhasilgunaan; (4) keterbukaan; (5) kebersamaan dan kemitraan; (6) pelindungan kepentingan umum; (7) kepastian hukum dan keadilan; dan (8) akuntabilitas. Sedangkan, Pasal 3 menyebutkan, bahwa penyelenggaraan penataan ruang bertujuan untuk mewujudkan ruang wilayah nasional yang aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan berlandaskan Wawasan Nusantara dan Ketahanan Nasional dengan (1) terwujudnya keharmonisan antara lingkungan alam dan lingkungan buatan; (2) terwujudnya keterpaduan dalam penggunaan sumber daya alam dan sumber daya buatan dengan memerhatikan sumber daya manusia; dan (3) terwujudnya perlindungan fungsi ruang dan pencegahan dampak negatif terhadap lingkungan akibat pemanfaatan ruang. Berdasarkan asas dan tujuan dari kegiatan penataan ruang tersebut, sudah terlihat ada yang "aneh" dalam pemanfaatan ruang kawasan karst Citatah-Rajamandala untuk kegiatan pertambangan. Keanehan tersebut ditunjukkan oleh diabaikannya kawasan karst yang seharusnya dilindungi sehingga beberapa asas penataan ruang telah diabaikan, dan terdapat dua tujuan penataan ruang yang tidak tercapai, yaitu nomor 2 dan nomor 3. Kenyataan ini akan lebih jelas, kalau dilihat dari produk hukum daerah mengenai tata ruang, baik yang dikeluarkan Provinsi Jawa Barat maupun Kabupaten Bandung. Tata ruang di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, kewenangan dalam penyelenggaraan dan pelaksanaan penataan ruang wilayah diatur dalam Pasal 10 ayat (1, 2) dan Pasal 11 ayat (1, 2) UU RI No. 26 Tahun 2007. Pada Pasal 10 dan Pasal 11 tersebut, selain diatur mengenai kewenangan penyelenggaraan dan pelaksanaan penataan ruang baik yang lingkupnya intern provinsi maupun kabupaten/ kota juga diatur kewenangan penyelenggaraan dan pelaksanaan penataan ruang antar provinsi maupun antar kabupaten/kota.

Di tingkat provinsi, Perda Provinsi Jawa Barat No. 2 Tahun 2003 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah sedang dalam proses revisi, sedangkan perda tata ruang untuk Kabupaten Bandung Barat masih dalam proses kajian dan penyusunan, dan hingga kini belum selesai. Memang cukup susah melihat permasalahan ini, tetapi terdapat produk hukum di tingkat provinsi yang dapat dijadikan dasar dalam memahami permasalahan ini. Seperti, Perda Provinsi Jawa Barat No. 1 Tahun 2008 tentang Pengendalian Pemanfaatan Ruang Kawasan Bandung Utara, memang kawasan kasrt Citatah–Rajamandala tidak mendapat perhatian. Tetapi di dalam Perda Provinsi Jawa Barat No. 2 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Kawasan Lindung, minimal terdapat 3 hal yang menetapkan kawasan karst Citatah-Rajamandala tersebut harus dilindungi dan dikelola karena ditetapkan sebagai kawasan lindung. Pertama, dalam Bab VI Penetapan Kawasan Lindung sesuai dengan pasal 55 perda tersebut disebutkan, bahwa kawasan yang memberikan perlindungan terhadap kawasan bawahannya sebagaimana dimaksud pada Pasal 5 sampai dengan Pasal 10, huruf b. Kawasan berfungsi lindung di luar kawasan hutan lindung, tersebar di kabupaten/kota, dan huruf (c). Kawasan resapan air, tersebar di kabupaten/kota. Kedua, dalam Pasal 56 disebutkan bahwa, kawasan perlindungan setempat sebagaimana dimaksud pada Pasal 11 sampai dengan Pasal 20, huruf (c). Kawasan sekitar waduk dan situ, (untuk nomor 2) Situ, tersebar di kabupaten/kota, dan huruf d. Kawasan sekitar mata air, tersebar di kabupaten/kota. Perlu diketahui bahwa, pada sekitar kawasan karst CitatahRajamandala tersebut dekat Situ Ciburuy dan di sekitarnya terdapat beberapa mata air. Ketiga, dalam Pasal 62 disebutkan bahwa, kawasan konservasi geologi sebagaimana dimaksud pada Pasal 41 sampai dengan Pasal 44, huruf (a). Kawasan cagar alam geologi, yaitu nomor (1) Cagar Alam Geologi Gua Pawon, terletak di Kabupaten Bandung, dan huruf (b) Kawasan karst, (yaitu nomor 1) Citatah-Tagog Apu, terletak di Kabupaten Bandung. Berarti berdasarkan perda tersebut cukup jelas kalau kawasan karst Citatah- Rajamandala termasuk kawasan lindung yang harus dilindungi dan dijaga kelestariannya. Perlu diketahui terlebih dulu mengenai perlindungan lingkungan geologi dan kawasan karst. Menurut, Perda Provinsi Jawa Barat No. No. 2 Tahun 2002 tentang Perlindungan Lingkungan Geologi, pasal 1 menjelaskan yang dimaksud dengan lingkungan geologi adalah bentang alam bagian paling atas dari kulit bumi, bahan galian dan air tanah yang terkandung di dalamnya serta proses alam yang terdapat di dalamnya yang memengaruhi kehidupan manusia. (Bambang Yunianto, peneliti pada Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral dan Batubara [Puslitbang tekMIRA], Bandung)***
ingkasan Eksekutif: Pabrik Cirebon (Palimanan) mempertahankan akreditasi ISO 14000:1996 Sistem Manajemen Lingkungan untuk mengelola dampak buruk terhadap lingkungan sekitar dan masyarakat yang disebabkan oleh produksi semen. Perusahaan turut berpartisipasi dalam Program Langit Biru dan Program Proper, yang keduanya digagas oleh pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kondisi lingkungan di Indonesia. Pabrik Citeureup memenuhi komitmen pengembangan pengawasan dan manajemen lingkungan sesuai dengan penilaian terhadap dampak lingkungan pada dokumen Rencana Kelola Lingkungan (RKL) dan Rencana Pengawasan Lingkungan (RPL).

Rencana Kelola Lingkungan terdiri atas beberapa program manajemen lingkungan dan masyarakat yang diterapkan di Pabrik Citeureup. Termasuk juga manajemen respon terhadap perubahan yang berhubungan dengan proyek Mekanisme Pembangunan Bersih. Pabrik Cirebon yang dioperasikan oleh Indocement, terdiri atas 2 (dua) tanur dan menempati lahan seluas 470 hektar termasuk lahan tambang. Pabrik ini berlokasi sekitar 20km barat Cirebon untuk mensuplai kebutuhan semen di daerah Jawa Barat dan sekitarnya. Proses produksi semen terdiri atas penambangan bahan baku, penggilingan, pengeringan, tanur pembakaran, pendinginan, penggilingan akhir, pengantongan dan pengiriman. Bahan baku utama adalah batu kapur, tanah liat, pasir silika dan pasir besi. Proyek Mekanisme Pembangunan Bersih (MPB) terdiri termasuk atas pengenalan bahan aditif untuk penggilingan akhir, dan penggunaan bahan bakar alternatif. Beberapa bahan bakar alternatif yang dipertimbangkan seperti Biomas, ban bekas, oli bekas, plastik, kertas, tekstil, dan lainnya. Penggunaan beberapa jenis bahan bakar ini dimaksudkan untuk keperluan penelitian dan perijinan dari pemerintah. Emisi gas dan debu diakui sebagai dampak utama terhadap lingkungan pada industri semen. Tantangan sosial muncul dari suatu kebutuhan sejumlah karyawan dan kebutuhan dari area penambangan. Penanganan material menyebabkan peningkatan tekanan pada infrastruktur transportasi setempat. Perubahan proses yang disebabkan proyek MPB mungkin akan dirasakan buruk dan merusak lingkungan. Garis besar Rencana Kelola Lingkungan adalah serangkaian Rencana Pengawasan dan Mitigasi Dampak yang ditujukan pada lingkungan dan tantangan sosial. Rencana itu terdiri atas: Udara, bising dan getaran Air Permukaan dan Air Tanah Tanah dan Topografi Flora dan Fauna Material Berbahaya/Bekas Keselamatan dan Kesehatan Pekerja Konsultasi masyarakat dan Partisipasi Program Pengembangan Masyarakat: Pendidikan Sosial Budaya Infrastruktur Ekonomi Kesehatan Masyarakat

kewajiban dan tanggung jawab.Implementasi dari Rencana Kelola Lingkungan termasuk dalam ISO 14000 yang berakreditasi Sistem Manajemen Lingkungan Garis besar Sistem Manajemen Lingkungan adalah bertujuan dan berwawasan lingkungan. . begitu juga dengan kebutuhan akan sumber daya manusia dan finansial. kebutuhan institusional.

dan melakukan serangkaian kegiatan penelitian dan pengembangan penerapan Sistem Manajemen Lingkungan. lokakarya. jasa konsultasi. menyebarkan informasi. Anggota Kelompok Kerja tersebut berasal dari berbagai kalangan. Rangkaian kegiatan tersebut dimaksudkan untuk menjadi investasi awal bagi penerapan ISO 14001 di Indonesia dalam menumbuhkan sisi “demand” maupun “supply” menuju mekanisme pasar yang wajar. serangkaian seminar. Setelah itu.Perkembangan Program SML ISO 14001 di Indonesia Seiring dengan perumusan Standar Internasional ISO seri 14000 untuk bidang manajemen lingkungan sejak 1993. maka Indonesia sebagai salah satu negara yang aktif mengikuti perkembangan ISO seri 14000 telah melakukan antisipasi terhadap diberlakukannya standar tersebut. muncullah beberapa penyelenggara pelatihan. Lembaga Swadaya Masyarakat. baik Pemerintah. bekerjasama dengan BSN dan berbagai pihak. Hal ini dilakukan dengan pembentukan Kelompok Kerja Nasional ISO 14000 oleh Bapedal pada tahun 1995 untuk membahas draf standar ISO tersebut sejak tahun 1995. Dalam mengantisipasi diberlakukannya standar ISO seri 14000. jasa sertifikasi dan perusahaan-perusahaan . peningkatan peran aktif pihak swasta dan promosi penerapan perangkat pengelolaan lingkungan secara proaktif dan sukarela di Indonesia. Kementerian Lingkungan Hidup (Bapedal pada waktu itu) dan Badan Standardisasi Nasional (BSN) bekerjasama dengan Kelompok Kerja Nasional ISO 14000 dan berbagai stakeholders sejak tahun 1995 mengkaji. Pada tahun 1996-1998. penelitian dan proyek percontohan Sistem Manajemen Lingkungan telah diprakarsai oleh Kementerian Lingkungan Hidup. maupun pakar pengelolaan lingkungan. Berdasarkan hasil pembahasan dengan “stakeholders” di Indonesia. Swasta. Indonesia sudah aktif memberikan tanggapan terhadap draf standar ISO sebelum ditetapkan menjadi Standar Internasional. Kementerian Lingkungan Hidup menyadari potensi penerapan Sistem Manajemen Lingkungan bagi peningkatan kualitas pengelolaan lingkungan.

Untuk menfasilitasi penerapan standar ISO 14001 di Indonesia dan mempermudah penerapan dilapangan serta untuk menyamakan persepsi mengenai pelaksanaannya.Pedoman Untuk Pengauditan Lingkungan . Kecenderungan peningkatan penerapan Standar ISO 14001 dapat menjadi salah satu indikator peningkatan kesadaran industri terhadap pengelolaan lingkungan.yang menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan. Standar yang telah diadopsi tersebut diantaranya : 1.Pedoman Audit Lingkungan-Prinsip Umum (SNI 19-1410-1997) 4. penerapan ISO 14001 juga di pacu oleh adanya program internal dari beberapa “holding company” untuk menerapkan ISO 14001 pada anak perusahaannya. yaitu melalui Kelompok Kerja Nasional ISO 14000 (Pokjanas ISO 14000). Sejak ditetapkannya ISO 14001 menjadi standar internasional dan diadopsi menjadi SNI 1914001-1997 sampai saat ini tercatat lebih dari 248 (dua ratus empat puluh delapan[1]) sertifikat ISO 14001 untuk berbagai unit organisasi perusahaan di Indonesia yang dengan sukarela menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001. maka Kementerian LH bekerjasama dengan BSN telah melakukan adopsi terhadap beberapa Standar Internasional ISO 14000 menjadi Standar Nasional Indonesia (SNI). Dengan perannya sebagai fasilitator dalam pengembangan ISO 14000 di Indonesia. Asisten Deputi Urusan Standarisasi dan Teknologi. Kementerian LH selanjutnya lebih menfokuskan diri pada peran fasilitator dan pembina kepada semua pihak dalam penerapan ISO 14001 di Indonesia.Pengauditan Sistem Manajemen Lingkungan (SNI 19-14011-1997) 5. Kelompok kerja tersebut sampai saat ini masih aktif dalam melaksanakan diskusi-diskusi membahas penerapan standar ISO 14000. . Faktor pendorong yang lain adalah antisipasi industri terhadap potensi adanya persyaratan dagang dan industri yang diwajibkan oleh “buyer” untuk menerapkan ISO 14001. Peran motor penggerak diharapkan dapat dilanjutkan oleh dunia usaha itu sendiri.Sistem Manajemen Lingkungan-Pedoman Umum Prinsip Sistem dan Teknik Pendukung (SNI 19-14004-1997) 3. Kementerian LH menyediakan media bagi semua pihak yang berkepentingan untuk aktif dalam program pengembangan standar ISO 14000.Pedoman Audit untuk Lingkungan – Kriteria Kualifikasi untuk Auditor Lingkungan (SNI 1914012-1997) Standar ISO 14001 ternyata mendapat sambutan positif dari kalangan industri di Indonesia. Selain kedua hal di atas. Sekretariat Pokjanas ISO 14000 tersebut difasilitasi oleh Kementerian LH cq.Prosedur Audit . Seiring dengan tumbuhnya populasi para pemain dalam pasar penerapan ISO 14001 di Indonesia.Sistem Manajemen Lingkungan-Spesifikasi dengan Panduan Penggunaan (SNI 19-140011997) 2. sesuai dengan jiwa penerapan Sistem Manajemen Lingkungan yang bersifat proaktif dan sukarela.

yang kemudian dihancurkan dan ditambah dengan gips (gypsum) dalam . napal dan serpih. • Lempung dijumpai pada Formasi Tanjung. yang mengeras atau membatu pada pencampuran dengan air. Formasi Tanjung menindih tak selaras Formasi Pitap dan ditutupi secara tidak selaras oleh Formasi Berai. sebagian untuk membentuk clinkernya. yang mana sebarannya membentang dari arah utara ke selatan. Pengertian Semen Semen (cement) adalah hasil industri dari paduan bahan baku : batu kapur/gamping sebagai bahan utama dan lempung / tanah liat atau bahan pengganti lainnya dengan hasil akhir berupa padatan berbentuk bubuk/bulk. Formasi Berai terdiri dari batugamping. (2000) serta Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi (1994). konglomerat. Pada lapisan KAJIAN TERHADAP SEMEN SEBAGAI CALON BARANG KENA CUKAI DALAM RANGKA EKSTENSIFIKASI OBYEK BKC I. terendapkan di lingkungan neritik. batugamping dan napal dengan sisipan tipis batubara. bahan baku tersebut dibakar sampai meleleh. Untuk menghasilkan semen. • Batugamping dijumpai pada Formasi Berai. Besi Oksida (Fe2O3 ) dan Magnesium Oksida (MgO). batulempung. terdiri dari perselingan batupasir. diduga berumur Oligosen-Miosen Awal. Batu kapur/gamping adalah bahan alam yang mengandung senyawa Calcium Oksida (CaO). tanpa memandang proses pembuatannya. terendapkan dalam lingkungan paralas-neritik.GEOLOGI DAN POTENSI ENDAPAN BAHAN BAKU SEMEN Menurut Nazly Bahar dkk. sedangkan bagian atas dan tengah disusun oleh batugamping. Alumunium Oksida (Al2O3). Napal dan serpih menempati bagian bawah dari formasi. di daerah Batusopang dan sekitarnya terdapat bahan baku semen berupa : batugamping. yang mana sebarannya juga membentang dari arah utara ke selatan. sedangkan lempung/tanah liat adalah bahan alam yang mengandung senyawa : Silika Oksida (SiO2). Formasi Tanjung diperkirakan berumur Eosen Akhir. lempung dan pasirkuarsa.

9 dan 1/2. - - - Semakin baik mutu semen maka semakin lama mengeras atau membatunya jika dicampur dengan air. semen putih (gray cement) adalah semen yang lebih murni dari semen abu dan digunakan untuk pekerjaan penyelesaian (finishing). yaitu antara 1/1.5 (lemah) hingga >1/2 (keras sekali). oil well cement atau semen sumur minyak adalah semen khusus yang digunakan dalam proses pengeboran minyak bumi atau gas alam. Proses ini jarang digunakan karena masalah keterbatasan energi BBM.15.jumlah yang sesuai. dibentuk dari bahan utama batu kapur/gamping berkadar kalsium tinggi yang diolah dalam tanur yang bersuhu dan bertekanan tinggi. Semen ini berdasarkan prosentase kandungan penyusunannya terdiri dari 5 (lima) tipe. baik di darat maupun di lepas pantai. Semen jenis ini dibuat dari bahan utama kalsit (calcite) limestone murni. • . aluminium oksida. Proses ini meliputi lima tahap pengelolaan yaitu : proses pengeringan dan penggilingan bahan baku di rotary dryer dan roller meal. Semen ini digunakan sebagai campuran untuk membuat beton. seperti sebagai filler atau pengisi. Semen ini biasa digunakan sebagai perekat untuk memplester. sehingga menjadi lebih keras. Hasil akhir dari proses produksi dikemas dalam kantong/zak dengan berat rata-rata 40 kg atau 50 kg. V. Proses pembuatan semen dapat dibedakan menurut : • Proses basah : semua bahan baku yang ada dicampur dengan air. dengan angka-angka hidrolitas yang dapat dihitung dengan rumus : (% SiO2 + % Al2O3 + Fe2O3) : (%CaO + %MgO) Angka hidrolitas ini berkisar antara <1/1. yaitu tipe I sd. mixed & fly ash cement adalah campuran semen abu dengan Pozzolan buatan (fly ash). Namun demikian dalam industri semen angka hidrolitas ini harus dijaga secara teliti untuk mendapatkan mutu yang baik dan tetap. dihancurkan dan diuapkan kemudian dibakar dengan menggunakan bahan bakar minyak. Jenis-jenis semen menurut BPS adalah : semen abu atau semen portland adalah bubuk/bulk berwarna abu kebirubiruan. Pozzolan buatan (fly ash) merupakan hasil sampingan dari pembakaran batubara yang mengandung amorphous silika. bakar (bunker crude oil). Proses kering : menggunakan teknik penggilingan dan blending kemudian dibakar dengan bahan bakar batubara. besi oksida dan oksida lainnya dalam berbagai variasi jumlah.

II. Optimalisasi Penerimaan 2.1.055 0.- proses pencampuran (homogenizing raw meal) untuk mendapatkan campuran yang homogen.146 -0. oksida besi. silika yang larut. Tabel Jumlah Produksi Semen (dalam ton) Tahun 1988 1989 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 Jumlah Pabrik 11 11 11 11 11 12 12 12 11 11 Jumlah produksi 13719049 14145048 13822102 15836894 15802349 19686066 18111104 17108774 25039672 20879018 0.246 -0. alkali. kalsium.002 0. fosfor. besi dan alumunium oksida. proses pembakaran raw meal untuk menghasilkan terak (clinker : bahan setengah jadi yang dibutuhkan untuk pembuatan semen). proses penggilingan akhir di mana clinker dan gypsum digiling dengan cement mill. dan kapur bebas. Untuk mengetahui tingkat pertumbuhan permintaan semen selama kurun waktu tertentu berikut ini disajikan tabel jumlah produksi : Tabel 1.023 0. proses pendinginan terak.166 Perubaha n . sulfur trioksida. Dari proses pembuatan semen di atas akan terjadi penguapan karena pembakaran dengan suhu mencapai 900 derajat Celcius sehingga menghasilkan : residu (sisa) yang tak larut.031 -0.080 -0. Skenario I : Cukai Terhadap Produksi Semen Dalam Negeri Tujuan utama dari ekstensifikasi obyek barang kena cukai (BKC) adalah untuk mengoptimalkan penerimaan negara dengan tidak mengesampingkan segi karakteristik barang tertentu untuk dikenakan cukai. magnesium.464 -0.

2. Dengan melihat besarnya rata-rata tingkat pertumbuhan jumlah produksi tersebut.1. Hal ini disebabkan karena : 1. maka diharapkan akan ada peningkatan penerimaan negara di sektor cukai apabila produksi semen dikenakan cukai. Berikut ini disajikan tabel peramalannya dengan metode perhitungan regresi. Perkiraan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Berdasarkan Data Nilai Produksi Berdasarkan analisa statistik data dari BPS mengenai tingkat harga dan jumlah produksi semen selama periode tahun 1988 – 1997 dapat diramalkan penerimaan cukai dari semen untuk masa yang akan datang. 2.1.062 Berdasarkan tabel jumlah produksi semen selama periode tahun 1988-1997 dapat diketahui bahwa rata-rata tingkat pertumbuhan jumlah produksi semen adalah 6.2% per tahun. Tabel Peramalan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Tarif 0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 NP kena cukai satu tahun 3540288699 3398677151 3257065603 3115454055 2973842507 2832230959 2690619411 2549007863 2407396315 2265784767 NP kena cukai (9 bl) 2655216524 2549007863 2442799202 2336590541 2230381880 2124173219 2017964558 1911755897 1805547236 1699338576 Penerimaan satu tahun 0 169933858 325706560 467318108 594768501 708057740 807185823 892152752 962958526 1019603145 Penerimaan (9 bl) 0 127450393 244279920 350488581 446076376 531043305 605389368 669114564 722218895 764702359 . Tabel 2a. Semen merupakan barang inelastis yang artinya berapapun tingkat harga semen tidak terlalu mempengaruhi jumlah produksi semen sehingga diharapkan penerimaan negara akan meningkat.Ratarata Sumber : Data BPS 17415008 0. Berdasarkan trend produksi semen dapat diketahui ada peningkatan jumlah produksi semen meskipun dalam jumlah yang relatif sedikit.

Oleh karena tahun anggaran 2000 hanya berlangsung selama 9 (sembilan) bulan yaitu dari bulan April s/d Desember 2000. Penerimaan cukai cukai dapat dihitung dengan cara mengalikan besarnya tarif cukai dengan nilai produksi setelah dikenakan cukai.8 x tarif x Rp.540. maka prediksi penerimaan cukai hanya dihitung selama sembilan bulan saja.699.540.000.00.288.000. Besarnya tarif cukai yang digunakan dalam analisa ini adalah dari 0% . 3.699.11 tahun 1995 tentang Cukai bahwa besarnya tarif cukai yang didasarkan pada harga pabrik dikenakan cukai setinggi-tingginya 250%. Nilai produksi tahun 1999 diperoleh dengan cara mengalikan angka koefisien dengan nilai produksi tahun 1998. Untuk analisa prediksi penerimaan cukai. produksi semen tahun 2000 diprediksikan sama dengan produksi semen tahun 1997 (pertumbuhan ekonomi tahun 1999 adalah 2% dan prediksi pertumbuhan ekonomi tahun 2000 adalah 3%) dengan asumsi bahwa selama periode tahun 1998-1999 dianggap tidak ada kenaikan produksi semen bahkan produksi semen ada kecenderungan mengalami penurunan. Prediksi nilai produksi tahun 2000 dihitung dengan cara interpolasi berdasarkan angka koefisien yang dikalikan dengan nilai produksi mulai tahun 1997 akan menghasilkan nilai produksi tahun 1998. Dengan menggunakan instrumen tarif maka dapat dihitung nilai produksi setelah dikenakan cukai. Meskipun demikian.00-(0.288.0266 nilai produksi pada time t-1) yang digunakan untuk memprediksikan nilai produksi tahun 2000 yaitu sebesar Rp. dikurangi angka elastisitas permintaan yang dikalikan tarif dan nilai produksi tahun 2000 sebelum dikenakan cukai (= Rp.000.250% (dengan kelipatan 5) yaitu sesuai dengan ketentuan UU no.540. Nilai produksi setelah dikenakan cukai dapat dihitung dari nilai produksi tahun 2000 sebelum dikenakan cukai. 3. Sedangkan nilai produksi tahun 2000 dihitung dari perkalian angka koefisien dengan nilai produksi tahun 1999.0266 (artinya rata-rata nilai produksi pada time t adalah 1. 3.50 55 60 65 70 75 2124173219 1982561671 1840950123 1699338576 1557727028 1416115480 1593129915 1486921254 1380712593 1274503932 1168295271 1062086610 1062086610 1090408919 1104570074 1104570074 1090408919 1062086610 796564957 817806689 828427556 828427556 817806689 796564957 Sumber : Data BPS Dengan menggunakan historical data (perhitungan time series analysis) nilai produksi selama periode tahun 1988 – 1997diperoleh angka koefisien sebesar 1.00)/100). sehingga produksi semen tahun 1997 digunakan sebagai acuan untuk memperhitungkan produksi semen tahun 2000. nilai produksi .699.288.

00 per zak (@ 50 kg) atau 60% dari HJE.00.00 dengan .305.195. Disamping itu perhitungan tarif cukai harus juga memperhatikan kandungan lokal dan kandungan impor. karena berdasarkan data BPS yang dikonversikan ke dalam harga pabrik sebelum dikenakan cukai diperoleh harga semen sebesar Rp.000. sehingga diperoleh prediksi penerimaan cukai untuk Tahun Anggaran 2000 (9 bulan) sebesar Rp. 8. 170. Sementara harga jual eceran semen di pasaran ratarata sebesar Rp. dampak negatif yang dihasilkan. maka tarif cukai yang ideal adalah sebesar Rp. Penerimaan negara tersebut bukanlah jumlah sebenarnya.00 per kg).500.000.00 x 103% = Rp.305. Prediksi penerimaan cukai tersebut di atas mengasumsikan income per capita tetap. Perkiraan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Berdasarkan Data Jumlah Produksi Prediksi penerimaan cukai tahun 2000 adalah 103% atau (100% + 3%).200. Sehingga penurunan nilai produksi semen setelah dikenakan cukai dengan tarif 25%. Sehingga dengan memperhitungkan aspek penerimaan. kualitas jenis semen dan lain-lain. yaitu sebesar Rp. Sehingga apabila dikenakan tarif sebesar 60% selain terlalu besar juga tidak mungkin. Jadi harga pabrik seharusnya Rp.708.2.1. penerimaan optimal tercapai pada tingkat tarif cukai sebesar 60%. dengan memperhitungkan pertumbuhan ekonomi. pengecer.00 per zak.294.00 diperoleh dari prediksi nilai produksi tahun 2000 di bagi dengan jumlah produksi semen per zak tahun 2000.tahun 2000 akan mengalami perubahan karena terjadinya inflasi. dan biaya angkut dan distribusi) sebesar ± 40%. Angka ini diperoleh dari metode deduksi dengan memperhitungkan : keuntungan distributor. Namun demikian pada tingkat tarif tersebut. Berdasarkan tabel tersebut di atas. Berdasarkan bukti empiris pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) tahun1999 mencapai sebesar 2% dan pertumbuhan PDB tahun 2000 (menurut analisis Badan Analisa Keuangan dan Moneter) diprediksikan sebesar ± 3%. 2. sehingga perlu dibuat prediksi nilai produksi tahun 2000.3%). akan menjadi 17% (20% .000. 546.974.000. 11 Tahun 1995 tentang Cukai adalah 55%. karena batas maksimal pengenaan tarif berdasarkan pasal 5 ayat (1) huruf b UU No. Hal ini akan mengakibatkan dampak negatif baik pada sektor sosial maupun ekonomi yang tidak diharapkan. Sehingga penerimaan cukai seharusnya adalah Rp. penurunan produksi mencapai sekitar 48%. Pertimbangan lain pengenaan tarif sebesar 25% adalah karena harga pabrik akan dikonversikan ke dalam HJE. penyerapan tenaga kerja. 20. Pertumbuhan PDB sebesar 5% tersebut diperkirakan akan mengakibatkan pertumbuhan industri semen sebesar 3%. sosial dan ekonomi.00. 43.043.604. Angka sebesar Rp.00 per zak (@ 50 kg).043. 531. 531.500. Bila tarif spesifik yang digunakan pada harga pabrik Rp.00 per kg (harga pabrik sebesar Rp.500. maka tarif ad valorum yang ideal adalah 25% dengan penurunan produksi sekitar 20% (dengan asumsi kondisi yang lain tidak berubah/ceteris paribus). 749. agen. 8.00 per zak (@ 50 kg). 8. 12. yang akan memberikan penerimaan negara yang paling optimal.

214 ton dan harga pabrik setelah kena cukai Rp. 2000 Berdasarkan Jumlah Produksi Harga Pabrik (Rp) 169400 177870 186340 194810 203280 211750 220220 228690 237160 245630 254100 262570 271040 Prosentase Jumlah produksi Penurunan Jumlah (ton) produksi 0 4 8 12 16 20 24 28 32 36 40 44 48 20879018 20043857 19208697 18373536 17538375 16703214 Penerimaan Cukai 0 178260044720 357934851699 536902277549 713040178879 884226412300 Tarif 0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 50 55 60 15868054 1048338834423 15032893 1203255301858 14197732 1346853671215 13362572 1477011799106 12527411 1591607542140 11692250 1688518756928 10857089 1765623300081 .750.223. Menganalisa tabel 2b tersebut.412.441. menggambarkan pengaruh pembebanan cukai terhadap tingkat produksi maupun penerimaan cukainya.00 (dengan asumsi pendapatan perkapita konstan). Untuk tahun anggaran 2000 yang berlangsung hanya sembilan bulan diperoleh penerimaan cukai sebesar Rp.00.00 maka prediksi penerimaan cukai untuk Tahun Anggaran 2000 adalah Rp. Untuk menguji keabsahan dari analisa tersebut perlu dilakukan sensitivity analysis dengan menggunakan pengaruh pembebanan cukai terhadap penurunan produksi (dalam ton).500.703. Tabel 2b. 884.809.226. 8.000.300.169. Tabel Prediksi Penerimaan Cukai Th. Apabila harga pabrik diasumsikan sebesar Rp. 663.asumsi harga pabrik sebelum kena cukai Rp. 211.50.225. Prediksi penerimaan cukai di atas berdasarkan nilai produksi.00.199. 12. Tabel 2b.00 per ton dengan penerimaan cukai untuk tahun 2000 sebesar Rp. 772. untuk mendapatkan prediksi jumlah penerimaan cukai. pembebanan cukai sebesar 25% mengakibatkan penurunan produksi sekitar 20% sehingga jumlah produksi setelah dikenakan cukai menjadi 16.

maka cukai hanya dikenakan terhadap semen yang dikonsumsi di daerah pabean.142. 03% dari produksi DN Apabila pengenaan cukai mengacu pada ketentuan UU no. 1.2. Skenario II : Cukai Dikenakan Terhadap Semen Yang Dikonsumsi di Daerah Pabean 2. Dengan demikian nilai produksi semen yang dapat dikenakan cukai adalah sebesar 97. 3.2.03% = Rp.65 70 75 80 85 279510 287980 296450 304920 313390 52 56 60 64 68 10021929 1820799028208 9186768 1851923797921 8351607 1856875465830 7516446 1833531888545 6681286 1779770922677 2.00 sehingga dapat disajikan tabel seperti di bawah ini : Tabel 2c. Tabel Prediksi Penerimaan Cukai Th. 2.000. 3.288.000. Semen yang dikonsumsi di Daerah Pabean Produksi DN Impor Ekspor Potensi Semen Kena Cukai 100% 0.435. 2000 (konsumsi daerah Pabean) Tarif NP kena cukai Satu tahun 0 5 10 15 20 3435142125 3297736440 3160330755 3022925070 2885519385 NP kena cukai Penerimaa n satu (9 bl) tahun 2576356594 0 Penerimaan 9 bl 0 123665117 237024807 340079070 432827908 2473302330 164886822 2370248066 316033076 2267193803 453438761 2164139539 577103877 . 3.540.03% 97.00 x 97.699.11 Tahun 1995 tentang Cukai.03% dari produksi dalam negeri atau Rp.06% 3. Perkiraan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Berdasarkan Data Nilai Produksi No.125.1.

729. 515.142.2.458. pada skenario kedua apabila nilai produksi kena cukai hanya sebesar Rp. Untuk menguji keabsahan dari analisa tersebut perlu dilakukan sensitivity analysis dengan menggunakan pengaruh pembebanan cukai terhadap penurunan produksi (dalam ton).703.000.319.2. Menganalisa tabel 2d tersebut.435. 3. Apabila pertumbuhan income per capita diprediksikan sebesar 5% untuk tahun 1999 dan 2000.271.271. Tabel 2d.00 x 103%).214 ton dan harga pabrik setelah kena cukai Rp. 2. . Perkiraan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Berdasarkan Data Jumlah Produksi Prediksi penerimaan cukai di atas berdasarkan nilai produksi. 515. 530.25 30 35 40 45 50 55 60 65 70 75 2748113700 2610708015 2473302330 2335896645 2198490960 2061085275 1923679590 1786273905 1648868220 1511462535 1374056850 2061085275 687028425 1958031011 783212405 1854976748 865655816 1751922484 934358658 1648868220 989320932 1545813956 103054263 8 1442759693 105802377 5 1339705429 107176434 3 1236651165 107176434 3 1133596901 105802377 5 1030542638 103054263 8 515271319 587409303 649241862 700768994 741990699 772906978 793517831 803823257 803823257 793517831 772906978 Sebagaimana halnya pada skenario pertama.570.000. menggambarkan pengaruh pembebanan cukai terhadap tingkat produksi maupun penerimaan Cukainya.125.319.00 maka apabila semen dikenakan cukai dengan tarif 25% akan diperoleh prediksi penerimaan cukai adalah sebesar Rp.00 (dengan asumsi income per capita tetap).000. untuk mendapatkan prediksi jumlah penerimaan cukai. maka diperoleh prediksi penerimaan cukai sebesar Rp.00 (= Rp. pembebanan cukai sebesar 25% mengakibatkan penurunan produksi sekitar 20% sehingga jumlah produksi setelah dikenakan cukai menjadi 16.

00 (=857.703.00.275.750.880.211. Tabel 2d. 2000 Berdasarkan Jumlah Produksi Untuk Konsumsi Semen Di Daerah Pabean Tarif (%) 0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 50 55 60 65 70 75 80 85 Harga Pabrik (Rp) 169400 177870 186340 194810 203280 211750 220220 228690 237160 245630 254100 262570 271040 279510 287980 296450 304920 313390 Prosentase Penurunan Jumlah produksi 0 4 8 12 16 20 24 28 32 36 40 44 48 52 56 60 64 68 Jumlah produksi (ton) Penerimaan Cukai 20258911 0 19448555 172965719979 18638198 347304183768 17827842 520956275652 17017485 691862879917 16207129 857964880850 15396772 1017203162736 14586416 1167518609861 13776059 1306852106511 12965703 1433144536972 12155347 1544336785530 11344990 1638369736471 10534634 1713184274081 9724277 1766721282646 8913921 1796921646452 8103564 1801726249785 7293208 1779075976931 6482852 1726911712175 Apabila diprediksikan pertumbuhan income percapita sebesar 5% sebagaimana telah dijelaskan di atas.964.850. Elastisitas Permintaan .00 per ton dengan penerimaan cukai untuk tahun 2000 sebesar Rp.00 x 103%). 857.880. Tabel Prediksi Penerimaan Cukai Th.964. (dengan asumsi pertumbuhan income per capita tetap).827. 883.850. maka prediksi penerimaan cukai tahun anggaran 2000 (9 bulan) adalah sebesar Rp. III.

sedangkan untuk menghasilkan satu ton clinker. . Selain itu.80673 dengan t-statistik -2. Oleh karena itu industri semen merupakan industri yang bersifat ekonomi skala besar (economies of scale) yang artinya semakin besar volume produksinya. sehingga kemungkinan melakukan mutasi barang setengah jadi sangatlah sulit. Selain padat modal industri semen juga padat energi. 3.270 (ceteris paribus diasumsikan income percapita tetap). industri semen dapat dikelompokkan dalam : 1.0673%. tangki atau kontainer. Untuk menghasilkan satu ton semen. semen mempunyai sifat permintaan inelastis yang artinya berapapun peningkatan harga semen tidak akan terlalu mempengaruhi permintaan masyarakat terhadap semen. energi yang dibutuhkan bisa mencapai 110 – 120 Kwh energi listrik . semakin kecil biaya rata-rata (average cost) per ton semen. Dengan demikian semen mepunyai potensi yang cukup besar untuk meningkatkan penerimaan negara di sektor cukai apabila semen tersebut dikenakan cukai. Sebagaimana kita ketahui. energi yang dibutuhkan adalah antara 800 – 900 Kkal energi bahan bakar. Energi yang dipakai pada umumnya adalah listrik dan bahan bakar. Oleh karena itu. melalui truk. 2. 4. sederhana dan mudah difahami oleh anggota masyarakat. IV. sehingga industri semen adalah industri yang padat modal. dengan mempertimbangkan kelayakan administrasi dari pemungutannya. Kelayakan Administrasi Salah satu pertimbangan dalam pemungutan pajak di suatu negara. Sistem distribusi barang jadi hasil produksi semen adalah sederhana. Weight loosing process industry. Kelayakan administrasi suatu barang untuk dikenakan cukai dimaksudkan bahwa administrasi barang kena cukai tersebut dapat dilakukan secara tertib. terkendali. diperoleh hasil –0. yaitu produk semen saja dan sangat sulit untuk memproduksi barang lain selain semen. Hal ini menunjukkan bahwa setiap kenaikan harga sebesar 10% akan mengakibatkan penurunan jumlah produksi semen sebesar 8. sehingga industri semen hanya dapat dilakukan oleh industri besar saja (bukan berbentuk industri rakyat/home industry). Rentang biaya produksi semen per tonnya adalah antara US $ 26 – US $ 38. 5. Proses produksi semen adalah proses produksi yang terpadu (berada pada satu lokasi dan tidak terpisah-pisah).Berdasarkan analisa statistik terhadap data produksi dan nilai produksi industri semen di Indonesia yang diperoleh dari BPS melalui uji regresi dengan harga konstan. Selain itu. temasuk dalam hal ini adalah cukai. industri semen menghasilkan single product. yaitu melalui Asosiasi Semen Nasional. maka penurunan jumlah produksi tersebut tidak akan mempengaruhi permintaan semen di dalam negeri. Proses produksi dalam industri semen dilakukan dengan menggunakan high technology (teknologi canggih). karena untuk membuat satu ton semen diperlukan bahan-bahan baku seperti yang telah disebutkan di atas yang berat totalnya hampir dua kali lipat dari produk akhir yang dihasilkannya.

Semen juga memiliki jenis tertentu dan ada standar mutunya.tempat penimbunan barang jadi hasil industri semen juga sederhana. sebagai implementasi dari karakteristik cukai cukai. Selain itu. yaitu pada saat diperlukan oleh pabrik semen. yaitu : Penempatan pegawai Bea dan Cukai untuk mengawasi pabrik semen. sehingga mudah untuk melakukan pengawasan fisik. On Call Service yang dikaitkan dengan self assesment dalam administrasi cukai. kemungkinan untuk pelarian hak-hak negara juga sangat kecil. Pelunasan cukai dapat dilakukan pada saat semen selesai dibuat di Indonesia. maka semen mudah diawasi/dikontrol karena pabriknya jelas. industri semen bukanlah industri tradisional melainkan industri yang modern yang padat modal. pelunasannya dapat dilakukan pada saat keluar dari truk/tangki curahnya. Sedangkan untuk semen yang telah dikemas dalam kantong/zak. - Dengan administrasi yang baik dan adanya kemudahan-kemudahan dalam pengawasan fisik. pengawasan terhadap jumlah produksi maupun penjualan semen dalam rangka perhitungan cukainya tidaklah terlalu sulit. karena semen sulit untuk dipalsukan (proses produksinya rumit dan barang jadi / hasil akhirnya jelas dan sudah dikenal luas oleh masyarakat). Selain itu. proses produksinya terpadu dan barang jadinya (hasil akhirnya) spesifik dan terukur. Hasil akhir industri semen adalah bubuk/bulk yang dapat langsung dikeluarkan dalam bentuk bulk truk/tangki yang berupa semen curah dengan ukuran tertentu dan melalui proses pengantongan dengan kemasan berupa zak (berukuran 40 atau 50 Kg). karena industri semen pabriknya jelas dan produk hasil akhirnya mudah dikenal luas oleh masyarakat. Namun demikian jumlah pegawai yang dibutuhkan tidaklah terlalu banyak. Untuk semen curah. Berdasarkan hal-hal yang telah disebutkan di atas. sehingga mengharuskan memiliki sistem administrasi yang baik. jumlah pabrik semen tidak terlalu banyak (sekitar sepuluh sampai dengan dua puluh pabrik) dengan jaringan pemasaran yang meliputi 27 (dua puluh tujuh) propinsi di Indonesia. dimana pegawai Bea dan Cukai dapat dipanggil sewaktu-waktu. pada saat dikeluarkan dari pabrik. Pengawasan fisik tersebut dapat dilakaukan dengan dua cara. sehingga mudah untuk diawasi. sehingga mudah untuk menetapkan berapa besarnya tarif cukai untuk masing-masing jenis semen. Oleh karena itu. berdasarkan halhal yang telah disebutkan di atas maka mudah untuk menerapkan aturan-aturan yang ada dalam UU Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai. Oleh karena itu. mengingat dampak negatif terhadap kesehatan pegawai yang ditimbulkan oleh industri semen. Hal ini adalah untuk mengantisipasi kesulitan pegawai yang mau ditempatkan di pabrik semen. berskala besar. baik dari segi jumlah produksi maupun penjualannya. Untuk semen impor pelunasan .

n. Ada kendala dalam melaksanakan administrasi di bidang cukai semen. Memang ada kendala dalam administrasi cukai semen. wajib diberitahukan kepada kepala kantor Bea Cukai setempat dengan dilindungi oleh dokumen cukai dan/atau dokumen pelengkap cukai. Pajak Lainnya Selama ini industri diantaranya adalah : semen telah dikenakan beberapa macam pajak − Pajak Penghasilan (PPh) Badan − Pajak Penghasilan (PPh) Perorangan untuk Karyawan − Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) − Pajak pertambahan Nilai (PPN) − Pajak Daerah dan Distribusi Daerah Dengan melihat beban pajak yang telah dikenakan pada barang produksi semen pada saat ini.cukainya dilakukan pada saat semen diimpor untuk dipakai. Perizinan berupa BKC untuk mendirikan pabrik. Pemasukan/pengeluaran semen ke/dari pabrik atau tempat penyimpanan. maka pengusaha pabrik dan importir semen wajib memenuhi kewajiban-kewajibannya sesuai dengan UU No. Pajak yang dapat dipertimbangkan untuk diganti dengan cukai adalah PPN. V. maka semen mempunyai potensi untuk dikenakan cukai. antara lain ketentuan pasal 16 UU No. . dan setelah mendapatkan NPPBKC. Sistem pengawasan dengan menggunakan dokumen cukai. akan tetapi karena potensi penerimaan dari cukai adalah cukup besar dan administrasi pemungutan cukainya murah serta kelayakan administrasinya memadai. Pelunasan sukai semen dapat dilakukan dengan pembayaran. sehingga jika dikenakan cukai. Jalan keluar untuk permasalahan tersebut adalah dengan mengatur agar pengenaan cukai terhadap semen tipe tersebut akan. 11/1995 berkenaan dengan kewajiban pengusaha pabrik untuk membuat buku catatan mengenai semen untuk dilaporkan kepada pejabat Bea dan Cukai. maka diharapkan salah satu beban pajak tersebut digantikan dengan cukai. tempat penimbunan dan tempat penjualan eceran semen serta importir semen diberikan oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai a. Hal ini disebabkan karena penerimaan negara diperkirakan akan lebih besar dan lebih sederhana bila semen dikenakan cukai dibanding bila dikenakan PPN. Menteri Keuangan Republik Indonesia. Di samping itu pengenaan cukai dapat dibebankan kepada konsumen (forward shifting) dan bukan kepada pengusaha pabrik. 11/1995 tentang Cukai. Antara lain penggunaan semen abu/portland jenis II dan V banyak digunakan untuk pembangunan Rumah Sangat Sederhana (RSS). maka akan banyak masyarakat kecil yang memprotesnya. yaitu dikenakan cukai dengan tarif yang relatif rendah.

• Debu yang dihasilkan selama pengangkutan bahan baku ke pabrik dan bahan jadi ke luar pabrik. Sedangkan dari segi ruang akan mempengaruhi keseimbangan atau keselarasan lingkungan setempat. dampak yang bersifat merugikan adalah : a) Debu yang dihasilkan oleh kegiatan pabrik terdiri dari : • Debu yang dihasilkan pada waktu pengadaan bahan baku dan selama proses pembakaran. maka pengenaan cukai terhadap semen diharapkan tidak mempengaruhi penerimaan negara di sektor pajak yang lain. yang pada akhirnya akan menimbulkan masalah banjir pada musim hujan. dapat menimbulkan pencemaran udara yang sangat . akibatnya persediaan ait tanah menjadi makin sedikit. sehingga persediaan air tanah menjadi menipis. termasuk pengantongannya. dampak yang bersifat merugikan adalah : • Penurunan kualitas dari segi kesuburan tanah akibat penambangan tanah liat. yang menimbulkan lahan kritis yang mudah terkena erosi. yang akan mengakibatkan pendangkalan dasar sungai. Dampak Lingkungan dan Sosial Berdasarkan bahan baku dan bahan bakar yang digunakannya serta proses produksi yang dilaluinya.Pengenaan cukai terhadap semen akan mengakibatkan kenaikan harga semen. dampak yang bersifat merugikan adalah : • Kualitas air bertambah buruk akibat limbah cair dari pabrik dalam bentuk minyak dan sisa air dari kegiatan penambangan. VI. Perubahan dari segi tata guna tanah akibat kegiatan penebangan dan penyerapan lahan serta pembangunan fasilitas lainnya. b) • Kuantitas air atau debit air menjadi berkurang karena hilangnya vegetasi pada suatu lahan akan mengakibatkan penyerapan air hujan oleh tanah di tempat itu menjadi berkurang. UDARA. b) Debu yang secara visual terlihat di kawasan pabrik dalam bentuk kabut dan kepulan debu tersebut. Akibat lanjutan adalah sungai menjadi kering pada musim kemarau dan sebaliknya sungai akan banjir (debit air menjadi sangat tinggi) karena tanah tidak mampu lagi menyerap air yang mengalir terlalu cepat. Perubahan ini dari segi waktu akan meluas ke arah menurunnya kapasitas penampungan air yang pada akhirnya akan berpengaruh juga terhadap kuantitas air sungai. maka semen mempunyai dampak penting untuk komponen-komponen lingkungan seperti diuraikan di bawah ini : a) • LAHAN. AIR. Mengingat semen adalah barang yang mempunyai sifat permintaan inelastis yaitu permintaan yang tidak peka terhadap perubahan harga. 3.

khususnya penyakit saluran pernafasan. penyakit yang berhubungan dengan gangguan kejiwaan (psycho-social) dan penyakit lainnya yang berhubungan dengan kondisi lingkungan yang kurang sehat. • Dentuman dinamit yang digunakan pada waktu pengambilan kapur. berubahnya pembentukkan klorofil dan proses fotosintesa. cephagia. Morbidity rate (angka kesakitan) dari penyakit-penyakit tertentu untuk dapat menggambarkan besarnya dari dampak penyakit-penyakit tersebut di atas terhadap kesehatan. d) Kebisingan yang terdiri dari tiga jenis sumber bunyi : • Mesin-mesin yang digunakan dalam pabrik. penyakit saluran pencernaan dan gangguan pada kulit.mengganggu. berupa gas CO. misalnya sakit kepala yang tidak jelas penyebabnya. Berubahnya habitat air dan habitat tanah tempat hidup hewan-hewan tersebut. pharingtis dan tbc paru serta silicosis (pneumocosis). seperti bronchitis. Penyakit-penyakit lain yang disebabkan oleh rendahnya mutu lingkungan. CO2 dan SO2 yang mengandung hidrokarbon dan belerang. semakin rendah kadar hemoglobin darahnya. seperti penyakit perut (diarhea). bahkan dapat menimbulkan penyakit. gelisah. Penyakit gangguan kejiwaan (psiko-sosial) adalah penyakit yang bukan disebabkan oleh adanya sebab-sebab fisik. berubahnya pola vegetasi dan jenis endemik. antara lain dapat mengakibatkan naiknya temperatur udara di sekitar pabrik. Sedangkan dampak negatif yang diakibatkan semen terhadap lingkungan sosial atau kehidupan masyarakat adalah sebagai berikut : ∗ ∗ Status gizi kadar hemoglobin darah dimana semakin rendah status gizi seseorang. Beberapa penyakit yang diperkirakan akan meningkat intensitasnya antara lain penyakit yang saluran nafas. Dampak lingkungan terhadap pola penyakit. berdebar-debar (yang dalam istilah kedokteran dinamakan gastritis. sulit tidur. neurosis anxiety). ∗ ∗ ∗ ∗ Seperti telah dikemukakan di atas. hewan tanah dan hewan langka). c) Gas yang dihasilkan oleh pembakaran bahan bakar minyak bumi dan batu bara. ternyata semen memang menimbulkan dampak yang kurang menguntungkan bagi linkungan. Berkurangnya keanekaragaman fauna (burung. nyeri ulu hati. malaria kulit dan sebagainya. Sayang sekali tidak ada informasi tentang berapa besarnya (magnitude) dampak-dampak negatif ini . • Alat-alat besar seperti traktor yang dipakai pada waktu pengambilan bahan baku. e) f) Berkurangnya keanekaragaman flora. demam berdarah. tetapi penyakit yang disebabkan oleh gangguan kejiwaan yang sulit diterangkan secara fisis maupun biologis. Penyakit akibat kecelakaan kerja.

253457 . karena dampak-dampak negatif tersebut seringkali “berada di atas nilai ambang batas yang wajar.01%.0087 12814464 0. Industri Semen adalah termasuk industri yang padat modal. Sebagaimana data tabel 3 untuk periode tahun 1992-1993. dapat disajikan tabel sebagai berikut : Tabel 3.(khususnya dalam kasus Indonesia).01621 32721627 0.0289 11125379 0. Tenaga Kerja Rata-rata penyerapan tenaga kerja pada industri semen di Indonesia adalah sebesar 14.07% sedangkan jumlah tenaga kerja justru mengalami penurunan sebesar 0.150 orang dengan rata-rata penyerapan tenaga kerja tiap pabrik sebesar 1.197300 6 31 1237 1208 1198 1181 -0.105762 46 127 1357 0.330683 04 885 1226 0.04713 94016964 0.112861 52 732 -0.253 orang.220385 92 565 1257 0. Hal ini dapat dilihat dari perbandingan antara jumlah produksi dengan penyerapan tenaga kerja. Padahal hal ini sangat penting untuk menjadi alasan bahwa semen memang harus dikenai cukai. Berdasarkan data BPS yang berkaitan dengan penyerapan tenaga kerja.03684 20810015 0.” VII.134465 60 251 1380 0. Tabel Penyerapan Tenaga Kerja Tahun Jumla Jumlah Rata-rata h Tenaga Kerja TenagaKe Pabrik per Pabrik rja 11 11 11 11 11 12 12 12 11 11 13345 14005 13611 13288 13173 14169 14711 15084 14932 15178 1213 Perubah an Produksi Perubaha n 1988 1989 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 78524129 5 1273 0.0243 12381009 0.02473 23010927 0.0142 17052001 0.035009 23 642 -0. Menyusutnya jumlah tenaga kerja pada saat jumlah produksi meningkat adalah karena pengerjaan produksi semen cenderung menggunakan tenaga mesin. nilai produksi mengalami peningkatan sebesar 33.074 26105097 0.183337 88 489 -0.

8 246.740.) (L) CPI Y =(Nilai Prod/CPI)x100 Y/L (output) 1988 1989 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 1998 1999 2000 13345 14005 13611 13288 13173 14169 14711 15084 14932 15178 785241295 940169646 1112537988 1238100952 1281446423 1705200104 2081001592 2301092746 2610509760 3272162770 3359202300 3448557081 3540288699 141. 3.9 262.577. penerimaan cukai tahun 2000 diharapkan dapat mengkompensasikan angka tenaga kerja yang kemungkinan tidak dipekerjakan pada industri semen tersebut.000.2 207. maka didapat angka 3.00) dengan tenaga kerja tahun 1997 (sebesar 15178 orang). Kemudian dengan membagi penurunan nilai produksi jika dikenakan cukai 25% (sebesar Rp. Berdasarkan Tabel Peramalan Penerimaan Cukai .4 291.7 226.00) dibagi dengan angka rasio di atas.288.251. Namun demikian. sehingga menghasilkan angka rasio sebesar 233.540.8 150. Tabel Analisa Tenaga Kerja Tahu Jumlah Nilai n Tenaga kerja Produksi (ribu Rp.7.6 180.699.70 Ratarata Sumber : Data BPS 398 14150 1253 17327463 28 Untuk memprediksikan dampak pengenaan cukai penyerapan tenaga kerja.080. dapat disajikan tabel sebagai berikut : semen terhadap Tabel 4. dapat dihitung dengan cara membagi nilai produksi tahun 2000 (sebesar Rp.4 9674929 9411210 8397389 8783635 8352193 9478125 7985496 6929435 9542558 7165071 725 672 617 661 634 669 543 459 639 472 Untuk mengetahui rasio tenaga kerja industri semen.3 189.3 164.036 orang.

35 7.04689 -1.83 7.581).581 orang (17/20 x 3. dapat diketahui bahwa jumlah penerimaan cukai tahun 2000 dengan tarif 25% adalah sebesar Rp.19 13. Perubahan nilai impor dari tahun ke tahun cenderung mengalami penurunan.15 7 14. Berdasarkan data dari BPS yang berkaitan dengan kandungan impor bahan baku semen dapat disajikan tabel sebagai berikut : Tabel 5.4693 0. Dengan memperhitungkan PDB sebagaimana yang telah dianalisa pada point B.6 -0.8327 -0.00 per orang (Rp.450. 174. Prosentase kandungan impor dari tabel tersebut dapat diketahui sangat kecil yaitu rata-rata 16.043.45323 -0. Dengan melihat analisa di atas.32%. sedangkan bahan baku yang lain telah menggunakan kandungan lokal.06%.604. yang berarti kandungan lokalnya sebesar 83.0653 -0.974.06 21. Optimalisasi Penerimaan di atas.8786 0. 211. akan tetapi pada kasus tertentu seperti pada tahun 1995 dan 1997 terjadi peningkatan kandungan impor yaitu masing-masing sebesar 45. VIII.0223 0. Kandungan Impor dan Impor Semen Bahan baku yang masih diimpor adalah bahan baku berupa gypsum. maka diperoleh angka kompensasi sebesar Rp.1365 -0.305.915. Jika angka tersebut dibagi dengan tenaga kerja yang tidak dipekerjakan pada industri semen (3.68% pertahun.306 orang).32% dan 52. sehingga angka kompensasi menjadi sebesar Rp.923. Tabel Kandungan Impor Tahun 1988 1989 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 Bahan Baku 162048584 177095855 189517327 237854152 249050706 265604044 280676289 372405929 433687927 785659700 Nilai Impor 55135913 54085779 45189650 57423790 15698560 12145330 11978428 58660189 46044842 71756181 Kandungan Impor 35.520.Tahun 2000 (Tabel 2.00 per orang.). 546. 531.18 7.036 orang).200.00. diketahui bahwa industri semen bersifat capital intensive sehingga diharapkan pengenaan cukai terhadap semen tidak akan terlalu mempengaruhi penyerapan tenaga kerja.52055 Perubahan .3 31. maka kemungkinan tenaga kerja yang tidak dipekerjakan pada industri semen menjadi sebesar 2.14 22.000.00 / 2.

000 Berdasarkan data tabel tersebut di atas dapat diketahui besarnya persentase impor semen yaitu 0.385 Rata-rata Produksi DN (kg) 17.368 117. Tabel Impor Semen Tahun 1998 No.216 2. 3.68 Sumber : Data BPS Beberapa perusahaan pada tahun-tahun tertentu ada yang menggunakan bahan baku murni kandungan lokal seperti PT.066 2. 1.06%.469 10. Nusantara pada tahun 1995 dan tahun 1997. 2. Ketentuan WTO mengatur bahwa pengenaan segala jenis pajak. IX. Orientasi Ekspor Berdasarkan data dari BPS yang berkaitan ekspor hasil produksi semen dapat disajikan tabel sebagai berikut : Tabel 7. Jumlah impor barang jadi berupa semen berdasarkan data impor tahun 1998 dapat disajikan tabel sebagai berikut : Tabel 6. Mengingat hal tersebut maka untuk meningkatkan pemanfaatan bahan baku lokal dan menurunkan bahan baku impor perlu dibedakan sistem pentarifannya yaitu bahan baku impor diberikan tarif lebih tinggi dari pada semen dengan bahan baku lokal. dalam hal ini adalah cukai terhadap barang kena cukai (BKC) impor (semen) diperkenankan sepanjang pengenaan tersebut tidak bersifat diskriminatif dalam arti cukai dikenakan terhadap BKC impor maupun BKC dalam negeri.963.003. Jenis Semen White Cement Semen Tipe I Semen Portland Semen Fondu Semen hidraulik Jumlah Sumber : data BPS Jumlah Impor (kg) 224. Tabel Orientasi Ekspor Tahun Produksi Nilai Ekspor Prosentase Ekspor Perubahan .415. 5.Ratarata 315360051 42811866 16.608.732 94. 4.120.008.

sehingga pembebanan cukai tidak akan menyebabkan pengurangan permintaan yang signifikan. yaitu rata-rata 3.58 1.4819 -0.18 3 3. yaitu sebesar 96.55 0.17327463 rata 28 Sumber : Data BPS 0 0 130310463 29044403 56752602 14766624 18226915 3452393 55175195 217541230 52526982.27586 0.09 4.42 0.1988 78524129 5 1989 94016964 6 1990 11125379 88 1991 12381009 52 1992 12814464 23 1993 17052001 04 1994 20810015 92 1995 23010927 46 1996 26105097 60 1997 32721627 70 Rata. Dengan demikian pangsa pasar semen dalam negeri setelah pembebanan cukai tetap besar.50847 0. Berarti sisanya.5 0 0 9 1.76044 -4.60667 Berdasarkan data di atas. dapat dilihat bahwa kecenderungan hasil produksi industri semen untuk diekspor sangatlah kecil.83 0. Mengingat hal tersebut maka pengenaan cukai terhadap semen diprediksikan dapat meningkatkan penerimaan dan tidak perlu dikhawatirkan pengenaan cukai terhadap semen akan memberikan perubahan kecenderungan untuk melakukan ekspor karena sifat permintaan semen adalah inelastis.97% adalah untuk konsumsi di dalam negeri.2569 0. Memperhatikan rasio kapasitas terpasang dan produksi yang dihasilkan.03 1 -7. dapat dilihat bahwa utilisasi kapasitas pada industri semen mencapai 91%. .03% pertahun. Dengan demikian industri semen telah berproduksi dengan full capacity atau sangat efisien.9762 0.

sehingga beban cukai sebagian dapat dibebankan kepada konsumen.12379550 9 0. Tabel Aset Perusahaan Semen di Indonesia Tahun 1988 1989 1990 11 11 11 Jumlah Pabrik Jumlah Aset ( Rp.19355520 4 0. II. maka dimungkinkan beban pengenaan cukai dilakukan dengan forward shifting. Asset Perusahaan Berdasarkan data dari BPS yang berkaitan dengan aset perusahaan semen di Indonesia dapat disajikan tabel sebagai berikut : Tabel 8.31370883 9 0.00164064 1 0.19644430 7 0. sehingga dampaknya terhadap produksi maupun tenaga kerja lambat laun akan sangat kecil.01168745 8 0.03479122 Delta 1991 1992 1993 1994 11 11 12 12 2100295335 3060356090 3808517715 3802279540 1995 12 3674441216 . Backward / Forward Shifting Dengan melihat berbagai analisa yang telah disebutkan di atas. yaitu pengenaan cukai dibebankan kepada konsumen. karena industri dimaksud dengan mudah akan dapat membuat penyesuaian terhadap adanya peraturan perpajakan (cukai) yang baru. I. Hal ini disebabkan karena permintaan semen bersifat inelastis.Pengenaan cukai pada industri yang sudah efisien diharapkan akan memberikan dampak negatif yang sangat kecil.000) 1501436095 1713568135 1693772243 0.

efisiensi pemakaian sumber alam serta dalam rangka mengoptimalkan penggalian alternatif sumber-sumber pajak dalam negeri. X. Dengan mengetahui besarnya aset perusahaan tersebut dapat disimpulkan bahwa Perusahaan semen di Indonesia merupakan perusahaan besar yang bersifat capital intensive sehingga dampak sosial pengenaan cukai terhadap produksi semen akan relatif kecil. Pembebanan cukai semen di Indonesia terutama ditujukan untuk mengkompensasikan dampak negatif terhadap lingkungan. Jadi. pembebanan cukai semen di Indonesia bukan merupakan hal yang baru.06396914 6 Rata-rata 2903185072 Sumber : Data BPS Rata-rata jumlah aset perusahaan semen di Indonesia adalah sebesar Rp.97% adalah untuk konsumsi di dalam negeri. Di Indonesia pembebanan cukai semen terutama ditujukan untuk mengkompensasikan dampak negatif terhadap lingkungan.000. sosial dan kesehatan masyarakat. Korea dan India. pangsa pasar semen dalam negeri setelah pembebanan cukai tetap besar. 43. kandungan impor dan impor semen. efisiensi pemakaian sumber alam serta untuk mengoptimalkan penggalian alternatif sumber pajak dalam negeri.00. dampak negatif yang dihasilkan oleh industri semen bagi lingkungan. kandungan lokal.15038099 7 0. kualitas jenis semen dan lain-lain. sehingga pembebanan cukai tidak akan menyebabkan pengurangan permintaan yang signifikan. Disamping itu.00 per kg (berdasarkan harga yang berlaku). yaitu rata-rata 3. Penutup Pengenaan Cukai terhadap semen telah diterapkan di 27 negara.29007407 3 0. Oleh karena itu. berarti 96. perhitungan tarif cukai harus juga memperhatikan penyerapan tenaga kerja dan kemungkinan tenaga kerja tidak dipekerjakan pada industri semen tersebut. Sifat permintaan semen adalah inelastis. sehingga hal tersebut bukanlah merupakan hal yang baru.03% pertahun. Kecenderungan hasil produksi industri semen untuk diekspor sangatlah kecil.385. maka tarif ad valorum yang ideal sekitar 25% dengan penurunan produksi sekitar 20% (dengan asumsi kondisi yang lain tidak berubah/ceteris paribus) atau bila dipakai tarif spesifik adalah Rp. antara lain di Malaysia.072. XI.9 1996 1997 11 11 4324810536 3352373810 0. 290. sosial maupun kesehatan masyarakat. . sosial maupun kesehatan masyarakat. Negara-negara Yang Mengenakan Cukai Atas Semen Semen telah dikenakan cukai di 27 (dua puluh tujuh) negara. Pengenaan cukai terhadap semen dilakukan dengan memperhitungkan aspek-aspek tersebut.

515. 857.729. .00 per kg.271.880. 43.275 Berdasarkan tabel di atas.319.271.03%) No.850 Income Berubah (Dalam Rp.964.458. akan menjadi 17% (20% . prediksi pesimis penerimaan cukai pada income berubah adalah sebesar Rp. Tabel Prediksi Penerimaan Cukai Tahun Anggaran 2000 untuk konsumsi Di Daerah pabean (97.458. dapat dilihat prediksi pesimis penerimaan cukai pada income tetap adalah sebesar Rp. 883. dapat dilihat bahwa utilisasi kapasitas pada industri semen mencapai 91%. Dasar Perhitungan Nilai Produksi (Rp.3%).) 515. Sedangkan pada pertumbuhan income percapita 5%. 1.00 dan prediksi optimisnya sebesar Rp. Berdasarkan bukti empiris pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) tahun1999 sebesar 2%dan tahun 2000 diprediksikan sebesar ± 3%.000 857.703.703. sehingga jika mempertimbangkan segi administrasinya layak untuk dikenakan cukai.319.964.275.000. 530.00.570. dengan memperhitungkan pertumbuhan ekonomi.) 530. Dengan demikian industri semen telah berproduksi dengan full capacity atau sangat efisien.570 883. Berdasarkan analisa tersebut di atas diperoleh prediksi penerimaan cukai dari masing-masing dasar perhitungan pertumbuhan income percapita. Pertumbuhan PDB sebesar 5% tersebut akan mengakibatkan pertumbuhan industri semen sebesar 3%.729.827. baik dari segi jumlah produksi maupun penjualannya.850.00 dan prediksi optimisnya sebesar Rp. Sehingga penurunan nilai produksi semen setelah dikenakan cukai dengan tarif 25%.827.880. Dengan demikian prediksi penerimaan cukai tahun 2000 adalah 103% atau (100% + 3%) dari prediksi penerimaan denagn asumsi income tetap.Dengan memperhatikan rasio kapasitas terpasang dan produksi yang dihasilkan. Prediksi penerimaan ini diperkirakan dicapai dengan tarif cukai ad valorum 25 % atau tarif cukai spesifik Rp. Hal ini ditambah dengan administrasi yang baik dan adanya kemudahan-kemudahan dalam pengawasan fisik. Hal ini dapat di lihat pada tabel di bawah ini : Tabel 9.00.) Jumlah Produksi (ton) Income Tetap (Dalam Rp. 2.

.....2.....................1.............. Perkiraan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Berdasarkan Data Jumlah Produksi.................................................... VII.................. II.................... KELAYAKAN ADMINISTRASI......................2.....2............................................................ III.......... Perkiraan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Berdasarkan Data Nilai Produksi.............................. KANDUNGAN IMPOR DAN IMPOR SEMEN. ORIENTASI EKSPOR........................................... TENAGA KERJA........... 2................................ X......... VI....... Skenario I : Cukai Terhadap Produksi Semen Dalam Negeri............ IX...... PENGERTIAN SEMEN............. Skenario II : Cukai Dikenakan Terhadap Semen Yang Dikonsumsi di Daerah Pabean 2.......... VIII........................................ PENUTUP.................................... 2......................................................................... Perkiraan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Berdasarkan Data Jumlah Produksi............. NEGARA-NEGARA YANG MENGENAKAN CUKAI ATAS SEMEN... DAMPAK LINGKUNGAN DAN SOSIAL.........1........2.... PAJAK LAINNYA............... 2.............. XI...........................................................................1..................................1................................ Error: Reference source not found .. Perkiraan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Berdasarkan Data Nilai Produksi............ V.................... ELASTISITAS PERMINTAAN............. IV... 2........................................ 2........................................I...............1....... OPTIMALISASI PENERIMAAN............2.........................

Komposisi fly ash dan bottom ash yang terbentuk dalam perbandingan berat adalah : (15-25%) berbanding (75-25%). bottom ash digunakan sebagai bahan bakar untuk kerajinan besi (pandai besi). Persoalan di Sekitar Fly ash dan Bottom ash Fly ash/bottom ash yang dihasilkan oleh fluidized bed system berukuran 100-200 mesh (1 mesh = 1 lubang/inch2). Disamping dimanfaatkan di industri semen. campuran beton (concerete) dan dicetak menjadi paving block/batako. Sistem ini menghasilkan abu terbang dan abu yang turun di bawah alat. Fixed bed system atau Grate system adalah teknik pembakaran dimana batubara berada di atas conveyor yang berjalan atau grate. Ukuran ini relative kecil dan ringan. Dari suatu penelitian empiric untuk campuran batako. Abuabu tersebut disebut dengan fly ash dan bottom ash. Pemanasan biasanya dilakukan dengan minyak bakar. Komposisi fly ash dan bottom ash yang terbentuk dalam perbandingan berat adalah : (80-90%) berbanding (10-20%). Di China. Sistem ini kurang efisien karena batubara yang terbakar kurang sempurna atau dengan perkataan lain masih ada karbon yang tersisa. Disamping itu terdapat system ke-3 yakni spouted bed system atau yang dikenal dengan unggun pancar. Teknologi Fixed bed system banyak digunakan pada industri tekstil sebagai pembangkit uap (steam generator). Fly ash dan bottom ash dalam konteks ini adalah abu yang dihasilkan dari pembakaran batubara.PEMANFAATAN FLY ASH DAN BOTTOM ASH PEMANFAATAN FLY ASH DAN BOTTOM ASH Fly ash dan bottom ash adalah terminology umum untuk abu terbang yang ringan dan abu relatif berat yang timbul dari suatu proses pembakaran suatu bahan yang lazimnya menghasilkan abu. Fluidized bed system adalah sistem dimana udara ditiup dari bawah menggunakan blower sehingga benda padat di atasnya berkelakuan mirip fluida. Secara umum ukuran fly ash/bottom ash dapat langsung dimanfaatkan di pabrik semen sebagai substitusi batuan trass dengan memasukkannya pada cement mill menggunakan udara tekan (pneumatic system). Pasir atau corundum yang berlaku sebagai medium pemanas dipanaskan terlebih dahulu. komposisi yang baik adalah sbb : . Ash yang terbentuk terutama bottom ash masih memiliki kandungan kalori sekitar 3000 kkal/kg. Sistem pembakaran batubara umumnya terbagi 2 yakni sistem unggun terfluidakan (fluidized bed system) dan unggun tetap (fixed bed system atau grate system). Teknik fluidisasi dalam pembakaran batubara adalah teknik yang paling efisien dalam menghasilkan energi. sedangkan bottom ash berukuran 20-50 mesh. fly/bottom ash dapat juga dimanfaatkan menjadi campuran asphalt (ready mix). Teknologi fluidized bed biasanya digunakan di PLTU (Pembangkit Listruk Tenaga Uap). Setelah temperatur pasir mencapai temperature bakar batubara (300oC) maka diumpankanlah batubara.

maka banyak perusahaan yang beralih menggunakan batubara sebagai bahan bakar dalam menghasilkan steam (uap). Jika bottom ash ini langsung dibuang ke lingkungan maka lambat laun akan terbentuk gas Metana (CH4) yang sewaktu-waktu dapat terbakar atau meledak dengan sendirinya ( self burning dan self exploding). sehingga pabrik semen tidak tertarik untuk memanfaatkan bottom ash tsb.86% Fe2O3 : 4. Campuran asphalt (ready mix) dan beton c.• • • • Kapur : 40% Fly ash : 10% Pasir : 40% Semen : 10% Persoalan lingkungan muncul dari bottom ash yang menggunakan fixed bed atau grate system. Solusi Persoalan Fly ash dan Bottom ash Dari situasi dan keadaan di atas maka dapat dikatakan bahwa solusi terhadap munculnya fly/bottom ash serta pemanfaatan yang dikaitkan dengan keamanan terhadap lingkungan adalah sbb : 1. PEMANFAATAN FLY ASH Batubara sebagai bahan bakar banyak digunakan di PLTU. Seperti yang telah disinggung di atas bahwa bottom ash ini masih mengandung fixed carbon (catatan : fixed carbon dalam batubara dengan nilai kalori 6500-6800 kkal/kg sekitar 41-42%). Fly ash/bottom ash yang berasal dari sistem pembakaran fluidized bed dapat digunakan untuk : a. Umumnya komposisi kimia fly ash dapat ditunjukkan seperti di bawah ini : • • • SiO2 : 52. Fly ash yang berasal dari fixed bed system dapat langsung digunakan seperti point 1. 1b dan 1c.a. Sedangkan untuk bottom ash yang masih dalam bentuk bongkahan maka harus mengalami perlakukan pengecilan ukuran (size reduction treatment) sebelum dimanfaatkan lebih lanjut.00% Al2O3 : 31. Persentase abu (fly ash dan bottom ash) yang dihasilkan adalah fly ash (8090%) dan bottom ash (10-20% ) : [Sumber PJB Paiton]. Kecenderungan dewasa ini akibat naiknya harga minyak diesel industri. jika akan dimanfaatkan di pabrik semen maka akan merubah desain feeder. Campuran paving block/batako 1. Campuran semen tahan asam b. Sisa hasil pembakaran dengan batubara menghasilkan abu yang disebut dengan fly ash dan bottom ash (5-10%). Bentuknya berupa bongkahan-bongkahan besar. Di sisi yang lain.89% CaO : 2.68% • .

• MgO : 4. lihat Lampiran). Setiap jenis semen Portland berbeda-beda dalam racikannya (sesuai dengan standard ASTM dan SII. panas hidrasi dsb. Mereka menggunakan material yang diambil dari lembah Napples (Italia) tepatnya di daerah Pozzoalu yang merupakan asal-usul penamaan Pozzolano terhadap bahan tersebut. Penggunaan fly ash di salah satu pabrik semen berkisar antara 4-6 % berat raw mill. kuat tekan. Secara umum komposisi bahan pembentuk semen PPC adalah sbb : ? Clinker : 86% ? Gypsum : 4% ? Trass : 6% ? Fly ash : 4% Berdasarkan definisi SNI 15-0302-1994 : PPC adalah semen hidrolis yang terdiri dari campuran homogen antara semen Portland dengan pozzolan halus yang diproduksi dengan cara menggiling clinker semen Portland dan pozzolan bersama-sama atau mencampur secara rata bubuk semen Portland dengan bubuk pozzolan atau gabungan antara menggiling dan mencampur dimana kadar pozzolan 15 s.d V. Perbedaan kimia yaitu berapa percent jumlah Kalsium. Berdasarkan definisi ASTM C 219 : PPC adalah semen hidrolis yang terdiri dari campuran semen Portland. Berdasarkan 2 (dua) definisi di atas maka yang membedakan PPC dengan semen Portland biasa (I s. Sedangkan kalsinasi batu kapur baru dimulai oleh bangsa Romawi. Aluminium dan Ferrum (besi) sebagai unsur pembentuk utama semen dan perbedaan fisika misalnya loss of ignition. Semen Portland terbagi menjadi 5 jenis yaitu Semen Portland I s.d V) adalah banyaknya trass atau fly ash yang ditambahkan pada proses akhir (finish mill). Maksud racikan disini adalah perbedaan komposisi kimia dan sifat fisika semen yang akan terbentuk. blast furnace slag dan pozzolan yang dihasilkan dari penggilingan klinker semen Portland dan pozzolan dengan mencampur semen Portland atau semen Portland blast furnace slag dan pozzolan yang dihaluskan secara terpisah atau kombinasi penggilingan dan pencampuran dimana jumlah pozzolan adalah sesuai batas yang dipersyaratkan. Silika.d 40% massa semen Portland pozzolan.66% Manfaat Fly ash Pabrik semen memerlukan fly ash yang digunakan sebagai pengganti (substitusi) batuan trass yang bersifat pozzolanic untuk pembuatan semen tahan asam (PPC). Posisi pemasukan fly ash di pabrik semen ditunjukkan pada skema berikut : Semen sebagai bahan pengikat telah dikenal sejak zaman Mesir kuno yang merupakan kalsinasi gypsum yang tidak murni. Dengan penambahan fly ash akan mengakibatkan pada struktur beton halhal sebagai berikut : .

? Curing time (umur 90 hari) laju reaksi pozzolanic (pengikatan Ca) meningkat sehingga jumlah Ca(OH)2 yang akan berinteraksi dengan CO2 berkurang karenanya karbonasi terhambat ? Menurunkan alkalinitas beton yang merupakan penyebab terjadinya korosi pada besi beton Kriteria ini akan meningkatkan ketahanan concrete (beton) terhadap oksidasi akibat lingkungan yang bersifat asam (utamanya daerah rawa).go.5 ton Bottom ash = 10 -12 ton Total ash = 10.menlh.id/3r/article. BAGUS TAPI HATI-HATI.! AIR DAUR ULANG UNTUK MENGAIRI TANAMAN URIN SEBAGAI PUPUK CAIR DAN FUNGISIDA ALAMI Alat Pelindung Telinga MOL HIJAU ADALAH PUPUK ORGANIK CAIR (POC) PESTISIDA ALAMI: BAWANG PUTIH DAN CABAI Penyajian Makanan (Prinsip Food Hygiene) Penyimpanan Bahan makanan (Prinsip Food Hygiene) HAMBATAN GASIFIER BIOMASA PEMANFAATAN FLY ASH BATUBARA Artikel yang berhubungan : • • • • Pengertian LEGGING’S PRODUSEN JUAL LEGGING PRODUSEN LEGGING-JUAL-GROSIR LEGGING PALING MURAH! PEMANFAATAN FLY ASH BATUBARA Informasi yang berhungan: . nilai kalorinya = 3000 kkal/kg Perbandingan bottom ash dgn BB asli = 2 : 5 Sumber : http://b3. Textile Jumlah Batubara (6300 kkal/kg) yg dibakar = 70 ton Fly ash = 0. Contoh Pemanfaatan Empiris fly ash/bottom ash di Ind.php?article_id=6 [Translate] Artikel Sejenis: • • • • • • • • • • PESTISIDA ALAMI: DAUN TOMAT. 5 -12 ton (15-17% dari total BB yang dibakar) Bottom ash dapat digunakan kembali.

PEMANFAATAN FLY ASH DAN BOTTOM ASH Fly ash dan bottom ash adalah terminology umum untuk abu terbang yang ringan dan abu relatif berat yang timbul dari suatu [Baca Selengkapnya.. khusus untuk limbah bottom ash dan fly ash (abu pembakaran batubara) Kegiatan kami [Baca Selengkapnya.] promolaris promosi gratis pasti laris halaman 123 . N2. [Baca Selengkapnya. asap. CO2.• pemanfaatan fly ash dan bottom ash limbah b3 dan non b3 .kabut dan fume-Sedangkan pencemaran berbentuk gas tanya aapat dirasakan melalui penciuman (untuk gas tertentu) ataupun akibat langsung. NO2.org/materi_kimia/kimia-industri/limbahindustri/limbah-gas-dan-partikel/ diposting oleh : wahyu (040) • • • Udara adalah media pencemar untuk limbah gas. SPS bergerak dalam bidang mengelola limbah B3. Secara alamiah udara mengandung unsur kimia seperti O2.] toksisitas abu terbang dan abu dasar limbah pltu main page . hidrokarbon dan lain-lain. Karena suatu kondisi temperatur ataupun tekanan tertentu bahan padat/cair itu dapat berubah menjadi gas. CO. NOx. debu.] jasa pengolahan limbah b3 bottom ash dan fly ash abu ..Pemanfaatan fly ash batubara sebagai mineral filler pada campuran aspal beton Fly ash batubara adalah limbah industri yang dihasilkan dari pembakaran • Limbah Gas dan Partikel • dikutib dari : http://www.manusia seperti • .] • • • • pemanfaatan fly ash batubara limbah b3 dan non b3 solusi . Zat pencemar melalui udara diklasifikasikan menjadi dua bagian yaitu partikel dan gas.chem-is-try.CO2.JASA PENGOLAHAN LIMBAH B3 BOTTOM ASH DAN FLY ASH (ABU PEMBAKARAN BATUBARA) khusus untuk limbah bottom ash dan fly ash (abu pembakaran batubara) Kegiatan [Baca Selengkapnya. Gas-gas ini antara lain SO2.. Partikel adalah butiran halus dan masih rnungkin terlihat dengan mata telanjang seperti uap air.Abu terbang (fly ash) dan abu dasar (bottom ash) merupakan limbah padat yang dihasilkan dari pembakaran batubara pada pembangkit tenaga listrik. Limbah gas atau asap yang diproduksi pabrik keluar bersamaan dengan udara.Kami bekerjasama dengan PT. Untuk beberapa bahan tertentu zat pencemar ini berbentuk padat dan cair. Penambahan gas ke dalam udara melampaui kandungan alami akibat kegiatan manusia akan menurunkan kualitas udara.. Baik partikel maupun gas membawa akibat terutama bagi kesehatan. H2 dan Jain-lain.

uap air. dan lain-lain. gangguan pernafasan dan timbulnya beberapa jenis penyakit tertentu. . tetapi karena sumbernya bersifat stationer maka lingkungan sekitar menerima resiko yang sangat tinggi dampak pencemaran. Adanya partikel kecil secara terus menerus jatuh di atap rumah. asap pembakaran.Pada malam hari zat yang berada dalam udara turun kembali ke bumi bersamaan dengan embun. Jenis industri yang menghasilkan partikel dan gas adalah sebagai tertera dalam tabel 6. Arah angin mempengaruhi daerah pencemaran karena sifat gas dan partikel yang ringan mudah terbawa. uap amoniak. volume yang lepas di udara bebas dan lamanya berada dalam udara. Pencemaran yang ditimbulkannya tergantung pada jenis limbah. gas sulfida. belerang. Jangkauan pencemaran melalui udara dapat berakibat luas karena faktor cuaca dan iklim turut mempengaruhi. misalnya gangguan jarak pandang oleh asap kendaraan bermotor. Jenis industri yang menjadi sumber pencemaran melalui udara di antaranya: -industri besi dan baja -industri semen -industri kendaraan bermotor -industri pupuk -industri aluminium -industri pembangkit tenaga listrik -industri kertas -industri kilang minyak -industri pertamban Jenis industri semacam ini akumulasinya di udara dipengaruhi arah angin. Kenaikan konsentrasi partikel dan gas dalam udara di beberapa kota besar dan daerah industri banyak menimbulkan pengaruh. semen. Kadang-kadang terjadi hujan masam. asbes. di permukaan daun pada pagi hari menunjukkan udara mengandung partikel. Berdasarkan ini maka konsentrasi bahan pencemar dalam udara perlu ditetapkan sehingga tidak menimbulkan gangguan terhadap manusia dan makhluk lain sekitarnya.• • • • • • debu batubara.