skip to main | skip to sidebar

MANAJEMEN LINGKUNGAN
Kliping Internet 0175

Jumat, 13 November 2009
Perkembangan Program SML ISO 14001 di Indonesia

Seiring dengan perumusan Standar Internasional ISO seri 14000 untuk bidang manajemen lingkungan sejak 1993, maka Indonesia sebagai salah satu negara yang aktif mengikuti perkembangan ISO seri 14000 telah melakukan antisipasi terhadap diberlakukannya standar tersebut. Dalam mengantisipasi diberlakukannya standar ISO seri 14000, Indonesia sudah aktif memberikan tanggapan terhadap draf standar ISO sebelum ditetapkan menjadi Standar Internasional. Hal ini dilakukan dengan pembentukan Kelompok Kerja Nasional ISO 14000 oleh Bapedal pada tahun 1995 untuk membahas draf standar ISO tersebut sejak tahun 1995. Anggota Kelompok Kerja tersebut berasal dari berbagai kalangan, baik Pemerintah, Swasta, Lembaga Swadaya Masyarakat, maupun pakar pengelolaan lingkungan. Kementerian Lingkungan Hidup (Bapedal pada waktu itu) dan Badan Standardisasi Nasional (BSN) bekerjasama dengan Kelompok Kerja Nasional ISO 14000 dan berbagai stakeholders sejak tahun 1995 mengkaji, menyebarkan informasi, dan melakukan serangkaian kegiatan penelitian dan pengembangan penerapan Sistem Manajemen Lingkungan. Berdasarkan hasil pembahasan dengan “stakeholders” di Indonesia, Kementerian Lingkungan Hidup menyadari potensi penerapan Sistem Manajemen Lingkungan bagi peningkatan kualitas pengelolaan lingkungan, peningkatan peran aktif pihak swasta dan promosi penerapan perangkat pengelolaan lingkungan secara proaktif dan sukarela di Indonesia. Pada tahun 1996-1998, serangkaian seminar, lokakarya, penelitian dan proyek percontohan

Sistem Manajemen Lingkungan telah diprakarsai oleh Kementerian Lingkungan Hidup, bekerjasama dengan BSN dan berbagai pihak. Rangkaian kegiatan tersebut dimaksudkan untuk menjadi investasi awal bagi penerapan ISO 14001 di Indonesia dalam menumbuhkan sisi “demand” maupun “supply” menuju mekanisme pasar yang wajar. Setelah itu, muncullah beberapa penyelenggara pelatihan, jasa konsultasi, jasa sertifikasi dan perusahaan-perusahaan yang menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan. Seiring dengan tumbuhnya populasi para pemain dalam pasar penerapan ISO 14001 di Indonesia, Kementerian LH selanjutnya lebih menfokuskan diri pada peran fasilitator dan pembina kepada semua pihak dalam penerapan ISO 14001 di Indonesia. Peran motor penggerak diharapkan dapat dilanjutkan oleh dunia usaha itu sendiri, sesuai dengan jiwa penerapan Sistem Manajemen Lingkungan yang bersifat proaktif dan sukarela. Dengan perannya sebagai fasilitator dalam pengembangan ISO 14000 di Indonesia, Kementerian LH menyediakan media bagi semua pihak yang berkepentingan untuk aktif dalam program pengembangan standar ISO 14000, yaitu melalui Kelompok Kerja Nasional ISO 14000 (Pokjanas ISO 14000). Kelompok kerja tersebut sampai saat ini masih aktif dalam melaksanakan diskusi-diskusi membahas penerapan standar ISO 14000. Sekretariat Pokjanas ISO 14000 tersebut difasilitasi oleh Kementerian LH cq. Asisten Deputi Urusan Standarisasi dan Teknologi. Untuk menfasilitasi penerapan standar ISO 14001 di Indonesia dan mempermudah penerapan dilapangan serta untuk menyamakan persepsi mengenai pelaksanaannya, maka Kementerian LH bekerjasama dengan BSN telah melakukan adopsi terhadap beberapa Standar Internasional ISO 14000 menjadi Standar Nasional Indonesia (SNI). Standar yang telah diadopsi tersebut diantaranya : 1.Sistem Manajemen Lingkungan-Spesifikasi dengan Panduan Penggunaan (SNI 19-140011997) 2.Sistem Manajemen Lingkungan-Pedoman Umum Prinsip Sistem dan Teknik Pendukung (SNI 19-14004-1997) 3.Pedoman Audit Lingkungan-Prinsip Umum (SNI 19-1410-1997) 4.Pedoman Untuk Pengauditan Lingkungan - Prosedur Audit - Pengauditan Sistem Manajemen Lingkungan (SNI 19-14011-1997) 5.Pedoman Audit untuk Lingkungan – Kriteria Kualifikasi untuk Auditor Lingkungan (SNI 1914012-1997) Standar ISO 14001 ternyata mendapat sambutan positif dari kalangan industri di Indonesia. Sejak ditetapkannya ISO 14001 menjadi standar internasional dan diadopsi menjadi SNI 1914001-1997 sampai saat ini tercatat lebih dari 248 (dua ratus empat puluh delapan[1]) sertifikat ISO 14001 untuk berbagai unit organisasi perusahaan di Indonesia yang dengan sukarela menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001. Kecenderungan peningkatan penerapan Standar ISO 14001 dapat menjadi salah satu indikator peningkatan kesadaran industri terhadap pengelolaan lingkungan. Faktor pendorong yang lain adalah antisipasi industri terhadap potensi adanya persyaratan dagang dan industri yang diwajibkan oleh “buyer” untuk menerapkan ISO 14001. Selain kedua hal di atas, penerapan ISO 14001 juga di pacu oleh adanya program internal dari beberapa “holding company” untuk menerapkan ISO 14001 pada anak perusahaannya.

Sumber : http://www.menlh.go.id/ekolabel-sml/sml/index.php? option=content&task=view&id=20&Itemid= 22 Mei 2006 Sumber Gambar: http://www.dqschile.com/futuretense_cs/dqs/files/Grafiken/UMS_Baum_Eng.gif Diposkan oleh aa kumis di 16:45 0 komentar

Manajemen Lingkungan, ISO 14000 dan AMDAL
Konsep Umum Banyak pendekatan yang dibuat untuk mengelola lingkungan baik di tingkat perusahaan maupun pemerintah, diantaranya adalah Environmental Management System (EMS). EMS adalah siklus berkelanjutan dari kegiatan perencanaan, implementasi, evaluasi dan peningkatan proses, yang diorganisasi sedemikian sehingga tujuan bisnis perusahaan/pemerintah dan tujuan lingkungan padu dan bersinergi. • Perencanaan, meliputi identifikasi aspek lingkungan dan penetapan tujuan (goal) • Implementasi, termasuk pelatihan dan pengendalian operasi; • Pemeriksaan, termasuk monitoring dan pemeriksaan hasil kerja; • Evaluasi, termasuk evaluasi kemajuan kerja dan perbaikan sistem. Penerapan EMS EMS yang efektif, dibangun pada konsep TQM (Total Quality Management), misalnya pada ISO 9000. Untuk meningkatkan pengelolaan lingkungan, organisasi tidak hanya tahu apa yang terjadi, tetapi juga harus tahu mengapa terjadi. Kebanyakan penerapan EMS (termasuk didalamnya ISO 14001), akan sukses jika : • didukung oleh manajemen puncak • fokus pada peningkatan berkelanjutan • sederhana, fleksibel dan dinamis mengikuti perubahan lingkungan • cocok dengan budaya organisasi • kepedulian dan keterlibatan semua pihak Manfaat EMS Walaupun penerapan EMS memerlukan biaya dan waktu, namun manfaat yang bisa dipetik diantaranya : • meningkatkan kinerja lingkungan • mengurangi/menghilangkan keluhan masyarakat terhadap dampak lingkungan • mencegah polusi dan melindungi sumber daya alam • mengurangi resiko • menarik pelanggan dan pasar baru (yang mensyaratkan EMS) • menaikkan efisiensi/mengurangi biaya • meningkatkan moral karyawan • meningkatkan kesan baik di masyarakat, pemerintah dan investor

Ini berarti.• meningkatkan tanggung jawab dan kepedulian karyawan terhadap lingkungan ISO 14000 ISO (International Organization for Standardization). pengkajian. fauna. memprediksi dan menganalisis dampak nyata dari sebuah proposal (rencana pembangungan) terhadap lingkungan serta untuk menyediakan informasi yang bisa digunakan dalam proses pengambilan keputusan apakah proposal tersebut akan disetujui atau tidak.eco.kitada. kesehatan dan keselamatan kerja. seperti pada kesehatan. AMDAL AMDAL atau Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Environmental Impact Assessment) merupakan perangkat analisis untuk menilai suatu kegiatan (proposal kegiatan) tidak berdampak merugikan lingkungan. merupakan organisasi non pemerintah. Sumber : http://www. upaya berkesinambungan untuk menggali cara-cara baru dan lebih baik untuk meningkatakan kinerja kami di bidang pelestarian lingkungan. ekonomi. . Proses AMDAL terdiri dari penyaringan. termasuk di dalamnya ISO 14001.ac. scoping. tata guna lahan. Switzerland. seperti seri ISO 9000 dan ISO 14000. pengambilan keputusan . peninjauan. dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Oleh sebab itu. kami mengembangkan suatu sistem komprehensif yang mengacu pada standar internasional. pelaporan. ISO 9000 mengenai pengelolaan kualitas (quality management). kami mengolah limbah sehingga tidak merusak biota sungai. budaya dan sosial. pengawasan dan manajemen dan partisipasi publik. mitigasi . Sebelum membuang limbah ke sungai. ISO memperkenalkan dan mengembangkan standar internasional. sedangkan ISO 14000 mengenai pengelolaan lingkungan (environmental management). Kami menyadari bahwa masalah yang berkaitan dengan lingkungan. Kami sangat terpacu untuk melahirkan semangat serupa terhadap usaha-usaha kami yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan. kesehatan dan keselamatan kerja. yang berlokasi di Geneva.html 22 Mei 2008 Diposkan oleh aa kumis di 16:40 0 komentar Komintmen Pada Lingkungan (PT Coca-Cola Bottling Indonesia) Bisnis kami tak lain adalah menghadirkan saat-saat menyegarkan yang unik dan memuaskan konsumen.tut. flora. Aktivitas yang menggunakan standar ISO 14000 menghendaki aktivitas pengurangan dampak merugikan terhadap lingkungan dan peningkatan menerus terhadap kinerja lingkungan. Amdal juga merupakan sebuah proses perencanaan yang digunakan untuk menghitung.jp/pub/member/asep/plo/manajemen. kesehatan dan keselamatan kerja senantiasa mengalami perubahan sejalan dengan pengertian kami terhadap masalahmasalah tersebut yang juga berkembang dari waktu ke waktu.

Semua pabrik melaksanakan audit secara berkala dan menjalankan praktek-praktek terbaik di bidang perlindungan lingkungan. 3. menggunakan kembali dan mengolah semua limbah yang ditimbulkan di dalam area kita sendiri. bersama-sama memainkan peranan penting dalam menerapkan kebijakan Perusahaan di bidang perlindungan lingkungan ini. kemasan dan bahan baku lainnya. Meminta para pemasok dan rekanan bisnis agar memenuhi standar pengelolaan lingkungan yang setara dengan yang kita anut. 5. Mengembangkan dan menerapkan cara-cara meningkatkan efisiensi pemakaian sumber daya. air. termasuk energi. Sumber : http://www. Kita yakin bahwa seluruh karyawan PT Coca-Cola Botting Indonesia dan setiap orang yang tergabung di dalam perusahaan. memahami dan bertindak pada setiap peluang yang ada untuk mencegah dan memperkecil setiap dampak negatif yang berpotensi menimbulkan masalah lingkungan. mencegah dan memperkecil setiap dampak buruk terhadap lingkungan sehubungan dengan kegiatan produksi minuman ringan. serta menjamin prosedur pembuangan limbah tersebut dengan cara yang aman dan berdampak yang seminimal mungkin. KEBIJAKAN LINGKUNGAN PT Coca-Cola Bottling Indonesia memiliki komitmen untuk senantiasa memahami. Menerapkan dan mempertahankan sistem manajemen lingkungan terprogram. 1.mulai dari pengelolaan dan pemanfaatan kembali limbah produksi hingga berbagai program kesehatan dan keselamatan kerja.co. Selain senantiasa berupaya meraih kepuasan dengan melakukan hal-hal yang terbaik. 2. dan 6.coca-colabottling.id/ina/ourcompany/index. Senantiasa memasukkan pertimbangan-pertimbangan lingkungan dalam menyusun Business Plan (Perencanaan Bisnis) untuk memastikan bahwa pengelolaan masalah lingkungan selalu menjadi bagian yang integral dari Operasi Perusahaan. serta terus berupaya memberikan pelayanan dan produk berkualitas yang diharapkan konsumen maupun pelanggan. Medapat mungkin mencegah. Untuk itulah maka kita berupaya membekali para karyawan agar mampu melibatkan diri mereka sepenuhnya. Kami akan: berusaha sebaik mungkin mencapai kinerja di bidang perlindungan lingkungan dengan memenuhi persyaratan dari The Coca-Cola Company dan Peraturan Perundangan yang berlaku. mengurangi. tanggungjawab kami juga tertuju pada masyarakat Indonesia yang kehidupannya kami sentuh setiap hari. Mendorong dan membekali karyawan agar mampu mengenali. serta terus menerus menyempurnakan dan meninjaunya agar senantiasa sejalan dengan operasi perusahaan.php?act=environmental . dan menciptakan lingkungan kerja yang aman bagi seluruh karyawan. bahan kimia. serta semua mitra kerjanya. kesehatan dan keselamatan kerja . 4. Tanggung jawab tersebut meliputi komitmen dalam menjalankan usaha dengan cara-cara yang menjaga kelestarian lingkungan dan menunjang kesehatan dan keselamatan kerja karyawankaryawan kami di tempat kerja.

Di dalam UU No. guna mendukung prinsip-prinsip pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Dalam hal pembangunan industri tentunya tidak terlepas dari pengertian dan batasan seperti di atas. pengertian pembangunan berwawasan lingkungan dijelaskan sebagai upaya sadar dan berencana menggunakan dan mengelola sumber daya secara bijaksana dalam pembangunan yang berkesinambungan untuk meningkatkan mutu hidup. . Dalam hal aspek fisik kimia.5 th. Sesuai dengan pasal 21 UU No. yaitu: pengurangan dari sumber (reduce). Mengambil contoh pengendalian limbah pabrik. Selain itu adanya kebijaksanaan untuk selalu memelihara hubungan yang sehat dan harmonis dengan masyarakat sekitarnya dan membantu pemerintah setempat dalam pelaksanaan PROKASIH sungai Musi. Untuk mencapai sasaran tersebut. Pengertian mnggunakan dan mengelola sumberdaya alam secara bijaksana berarti senantiasa memperhitungkan dampak kegiatan tersebut terhadap lingkungan serta kemampuan sumber daya untuk menoopang pembangunan secara berkesinambungan.1982 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup. Perusahaan telah menerapkan pengurangan jumlah limbah yang dibuang ke media lingkungan berdasarkan empat prinsip. berbagai strategi telah ditetapkan guna mengintensifkan pengelolaan lingkungan melalui pendekatan yaitu pendelatan teknologi.4 th. pendekatan institusional dan pendekatan sosial ekonomi dan budaya. pengembangan industri nasional yang kita anut adalah pengembangan industri yang berwawasan lingkungan. Adalah merupakan kebijakan PT Pusri untuk selalu memberikan prioritas terhadap pengelolaan lingkungan hidup dalam semua kegiatan operasi perusahaan.1984. sistem daur ulang (recycle). UNIDO mengusulkan definisi Pembanguna Industri yang berwawasan lingkungan sebagai "Ecologically Sound and Sustainable Industrial Development" (ESSID) yaitu pola industrialisasi untuk meningkatkan kemakmuran generasi sekarang dan generasi yang akan datang tanpa merusak proses dasar ekologi. Tentang Perindustrian.Diposkan oleh aa kumis di 16:11 0 komentar Pengelolaan Lingkungan Hidup (PT Pusri) Komitmen untuk melaksanakan kegiatan industri berwawasan lingkungan dan berkelanjutan diwujudkan melalui pengelolaan sumber daya secara efektif dan efisien. PUSRI dengan segala kemampuannya akan terus menekan jumlah limbah dan meningkatkan mutu pengolahan limbah serta pengawasannya sampai pada tingkat yang lebih baik dan sesuai dengan peraturan dan baku mutu yang ditetapkan pemerintah. PT Pusri juga telah mengadopsi Sistem Manajemen Lingkungan ISO-14001 dengan melibatkan seluruh karyawan untuk berperan aktif dalam melakukan penyempurnaan mutu lingkungan. pengambilan (recovery) dan pemanfaatan kembali (reuse) secara berkelanjutan menuju produksi bersih. Di dalam melaksanakan kebijaksanaan perusahaan tersebut.

pusri. namun juga dapat menghasilkan keuntungan. Salim Ivomas Pratama. Sumatera Selatan (pupuk) PT. maka upaya pengendalian limbah terus disempurnakan melalui penerapan "best practice technology" berdasarkan prinsip : Mengatasi limbah dari sumbernya Mengupayakan proses daur ulang yang maksimal Pemanfaatan limbah untuk proses lain Sunstitusi bahan dengan bahan yang non B3 Mengolah limbah sebelum dibuang ke lingkungan. Kegiatan ini pula pada dasarnya lebih mengarah kepada peningkatan dan pengembangan dampak positif dari adanya kegiatan PT Pusri. Pekanbaru Riau pada tanggal 13 Mei 2009.co. Pupuk Sriwijaya. DI. Code. Sumatera Barat (semen) PT.Pendekatan Teknologi Sejalan dengan meningkatnya pengetahuan dan pengalaman Pusri yang didukung oleh perkembangan teknologi pengendalian limbah. Pendekatan Sosekbud Usaha pembinaan wilayah dan aspek sosekbud dilakukan melalui pendekatan yang diwujudkan dalam bentuk kegiatan Bina Lingkungan khususnya terhadap warga sekitar kompleks Industri PT Pusri. Pupuk Iskandar Muda. Sumatera Utara (kelapa sawit) . serta melakukan pengawasan pelaksanaan aturan (Standard. Pendekatan Institusional Guna meningkatkan mekanisme pengelolaan lingkungan.id/index0603. serta bekerjasama dengan unit kerja terkait melaksanakan usaha pengendalian terhadap dam[ak yang itmbul dengan prinsip meminimalkan dampak negatif dan memaksimalkan dampak positif.Aceh (pupuk) PT. Riau (kelapa sawit) PT. Acara sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran dari pihak industri bahwa mengelola lingkungan tidak hanya merupakan sumber pengeluaran. Semen Padang. Socfindo. Peraturan Pemerintah) tentang keselamatan lingkungan untuk mendapatkan jaminan keamanan lingkungan.php Diposkan oleh aa kumis di 16:03 0 komentar Sosialisasi Program Manajemen Lingkungan Berorientasi Keuntungan (MeLOK) di Pekanbaru Sosialisasi program Manajemen Lingkungan Berorientasi Keuntungan (MeLOK) telah diadakan di kantor PPLH Regional Sumatera. maka di dalam organisasi PT Pusri telah dibentuk Dinas Teknik Lingkungan yang berada di bawah Departemen Teknik Produksi yang mengintegrasikan penerapan aspek lingkungan ke dalam teknologi proses dan menangani permasalahan pengelolaan lingkungan dengan menerapkan ISO-14000. Kegiatan yang diselenggarakan oleh PPBN bekerjasama dengan PPLH Regional Sumatera ini dihadiri oleh peserta dari beberapa industri besar di wilayah Sumatera antara lain: PT. Sumber : http://www.

pasir silika dan pasir besi. Bahan baku utama adalah batu kapur. dan lainnya. Intercallin yang merupakan salah satu industri yang telah sukses menerapkan MeLOK. Sumber : http://ppbn.php?modul=detail&catID=6&key=166 19 Mei 2009 Diposkan oleh aa kumis di 15:59 0 komentar Manajemen Lingkungan Pabrik Cirebon (Indocement) Ringkasan Eksekutif: Pabrik Cirebon (Palimanan) mempertahankan akreditasi ISO 14000:1996 Sistem Manajemen Lingkungan untuk mengelola dampak buruk terhadap lingkungan sekitar dan masyarakat yang disebabkan oleh produksi semen. Acara yang dilaksanakan selama 1 hari tersebut diisi oleh narasumber dari PPBN dan PT. RAPP. Beberapa bahan bakar alternatif yang dipertimbangkan seperti Biomas. plastik. dan penggunaan bahan bakar alternatif. Riau (pulp & paper) PT. ban bekas. Termasuk juga manajemen respon terhadap perubahan yang berhubungan dengan proyek Mekanisme Pembangunan Bersih. Bridgestone Sumatera Rubber Estate. tekstil.or. yang keduanya digagas oleh pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kondisi lingkungan di Indonesia. Rencana Kelola Lingkungan terdiri atas beberapa program manajemen lingkungan dan masyarakat yang diterapkan di Pabrik Citeureup. . pendinginan. Penggunaan beberapa jenis bahan bakar ini dimaksudkan untuk keperluan penelitian dan perijinan dari pemerintah. pengeringan. Pabrik Cirebon yang dioperasikan oleh Indocement. Proses produksi semen terdiri atas penambangan bahan baku. oli bekas. Pabrik ini berlokasi sekitar 20km barat Cirebon untuk mensuplai kebutuhan semen di daerah Jawa Barat dan sekitarnya. Perkebunan Nusantara 5. Perusahaan turut berpartisipasi dalam Program Langit Biru dan Program Proper. Pabrik Citeureup memenuhi komitmen pengembangan pengawasan dan manajemen lingkungan sesuai dengan penilaian terhadap dampak lingkungan pada dokumen Rencana Kelola Lingkungan (RKL) dan Rencana Pengawasan Lingkungan (RPL). tanur pembakaran. kertas. tanah liat. Sumatera Utara (karet) PT. penggilingan. Riau (kelapa sawit) PT. pengantongan dan pengiriman. Proyek Mekanisme Pembangunan Bersih (MPB) terdiri termasuk atas pengenalan bahan aditif untuk penggilingan akhir. penggilingan akhir.PT.id/site/index. Riau (kelapa sawit & karet) MeLOK merupakan salah satu perangkat produksi bersih yang diperkenalkan PPBN kepada industri agar mampu mengelola lingkungan sekaligus mendapatkan keuntungan finansial dan organisasi pada perusahaan secara berkelanjutan. terdiri atas 2 (dua) tanur dan menempati lahan seluas 470 hektar termasuk lahan tambang. Acara tersebut mendapatkan antusias dari peserta industri untuk meminta informasi lebih lanjut dan konsultasi dari PPBN mengenai penerapan MeLOK di industrinya. Asian Agri Group.

Garis besar Rencana Kelola Lingkungan adalah serangkaian Rencana Pengawasan dan Mitigasi Dampak yang ditujukan pada lingkungan dan tantangan sosial. Betapa sedihnya melihat saudara kita yang terkena musibah ini. pelayanan kesehatan dan genetik. kewajiban dan tanggung jawab.asp 13 November 2009 Diposkan oleh aa kumis di 15:57 0 komentar Rusaknya Manajemen Lingkungan Kita RUSAKNYA manajemen lingkungan kita! Itulah kalimat yang terlintas dalam benak saya. Rencana itu terdiri atas: Udara. bising dan getaran Air Permukaan dan Air Tanah Tanah dan Topografi Flora dan Fauna Material Berbahaya/Bekas Keselamatan dan Kesehatan Pekerja Konsultasi masyarakat dan Partisipasi Program Pengembangan Masyarakat: Pendidikan Sosial Budaya Infrastruktur Ekonomi Kesehatan Masyarakat Implementasi dari Rencana Kelola Lingkungan termasuk dalam ISO 14000 yang berakreditasi Sistem Manajemen Lingkungan Garis besar Sistem Manajemen Lingkungan adalah bertujuan dan berwawasan lingkungan. Banten. Perubahan proses yang disebabkan proyek MPB mungkin akan dirasakan buruk dan merusak lingkungan. Namun di balik kata lingkungan itu. Penanganan material menyebabkan peningkatan tekanan pada infrastruktur transportasi setempat. Bahkan menurut Bloom. dan melihat kata.. Tampaknya kita sepele mendengar. Dewasa ini. beberapa media menayangkan banjir yang ada di Kota Jakarta. Sumber : http://www.Emisi gas dan debu diakui sebagai dampak utama terhadap lingkungan pada industri semen. mengandung sejuta makna yang sangat erat kaitannya dengan kehidupan dan keberlangsungan hidup umat manusia. derajat kesehatan terdiri dari empat faktor yakni lingkungan.id/new_id/env-emp-crb.co.indocement. Semarang dan tragedi yang tidak diinginkan yang terjadi di Situ Gintung. di wilayah Tangerang. seperti kata lingkungan. begitu juga dengan kebutuhan akan sumber daya manusia dan finansial. kebutuhan institusional. . Segala sesuatunya sangat erat kaitannya dengan lingkungan. Jadi semua tindak dan tanduk manusia berawal dari lingkungan. perilaku. Tantangan sosial muncul dari suatu kebutuhan sejumlah karyawan dan kebutuhan dari area penambangan.

Mereka yang ditanyai komentar. supaya kesehatan lingkungan menjadi optimal. rakyat harus paham dengan siapa yang dipilihnya. Kalau kita sadari lingkungan harus erat kaitannya dengan individu itu sendiri karena. furnace. Antara lain pencemaran udara. merekalah yang harus menjaga dan melestarikannya. . Dari segi bantuan. Gas–gas pencemar udara utama adalah karbon monoksida (CO). Pencemaran udara sering dari kita mungkin sudah dan atau sering terpapar dengan gas pencemar udara yang mungkin ada di sekitar tempat tinggal kita. yang pertama pencemaran udara. Namun di Situ Gintung. pembangkit listrik. dan pengalaman ini mungkin sudah pernah atau sering kita jumpai di lingkungan kita sendiri. Semoga saja pesta demokrasi nanti. sulfur monoksida (SO). Seperti sekarang ini. dan dapat membunuh kehidupan anak dan cucu kita nantinya. pembakaran (perapian. Sejatinya pencemaran lingkungan ini akan mempercepat kita untuk mengakhiri hidup kita di bumi ini. baiklah pemerintah yang harus menolong dan memberi subsidi kepada rakyat yang terkena musibah. gas buang pabrik yang menghasilkan gas berbahaya seperti (CFC= Clour Flour Carbon). Dengan keadaan pencemaran lingkungan ini. industri. Lagi dan lagi rakyat selalu kena tipu dengan muslihat pejabat yang seyogianya dipilih oleh rakyat. nitrogen dioksida (NO2). merupakan hasil dari pencemaran lingkungan. Seolah–olah pemerintah yang harus menjaga kebersihan dan harus memadai dan membenahi lingkungan mereka. maka kualitas yang ada di lingkungan kita menjadi menurun. Tetapi lagi-lagi kesiapan pejabat berwenang kurang sigap dalam menanggapi keluhan warga dan tidak dapat merealisasikannya. Pencemaran lingkungan sendiri terbagi menjadi beberapa klasifikasi. hanya menjawab dan meminta pertanggungjawaban pemerintah. banyaknya janji–janji partai politik yang membawakan thema “perubahan” untuk rakyat. Pencemaran Udara Sebelum kita memulai tahapan pencemaran lingkungan yang terklasifikasi. Setelah kejadian di Situ Gintung banyaknya partai politik yang menawarkan bantuan untuk rakyat. Pencemaran udara adalah suatu kondisi di mana kualitas udara menjadi rusak dan terkontaminasi oleh zat–zat. insenerator dengan berbagai jenis bahan bakar). Klasifikasi Pencemaran Lingkungan Dengan musibah banjir yang dirasakan saudara kita yang ada di Jakarta dan di Semarang. sulfur dioksida (SO2). baik yang tidak berbahaya maupun yang membahayakan kesehatan tubuh manusia. beberapa warga mengaku sudah melaporkan kejadian ini kepada pemerintah daerah mengenai Tanggul yang mereka minta segera diperbaiki. nitrogen monoksida (NO). pencemaran air dan pencemaran tanah. Pencemaran udara yang dihasilkan melalui kegiatan manusia adalah transportasi. kompor. karbon diosida (CO2).

toksin organik. Sebagai warga negara dan umat manusia yang baik. setiap pabrik dan kegiatan industri sebaiknya memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). bahkan kita mengabaikan kesehatan kualitas air yang ada di lingkungan kita. serta limbah industri yang dibuang langsung ke tanah secara tidak memenuhi syarat (illegal dumping). Jadi marilah kita jaga kelestarian lingkungan kita dengan sebaik-baiknya. Kita dapat mencegah serta dapat meminimalisir supaya tidak terjadi pencemaran lingkungan baik udara. Pencemaran tanah ini merupakan hasil kegiatan manusia yang mencemari tanah yakni dari tempat penimbunan sampah. dan tanah. Remediasi adalah kegiatan untuk membersihkan permukaan tanah yang tercemar. Penanganan dari pencemaran tanah dapat kita lakukan penanganan remediasi dan bioremediasi. Pencemaran air adalah suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air seperti danau. bakteri). Contoh dari pencemaran air. lautan. Supaya kita warisi kehidupan kita kepada anak dan cucu kita kelak. kita juga dapat menjumpai pencemaran air yang terjadi di lingkungan sekitar kita. Pencemaran air sering di jumpai di wilayah industri yang membuang limbahnya dengan berbagai macam polutan seperti logam berat. air tanah akibat aktivitas dan ulah manusia. Pencemaran Tanah Yang terakhir mengenai pencemaran tanah. Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) . dan memilah sampah organik dari sampah anorganik. Dan jangan pilih caleg yang merusak lingkungan. nutrien dan padatan.Pencemaran Air Setelah pencemaran udara. Penanganan untuk pencemaran udara dapat kita lakukan yakni dengan penghijauan. Bioremediasi adalah proses pembersihan pencemaran tanah dengan menggunakan mikroorganisme (jamur. Sumber : M Iqbal Rizky Lbs AmKep Penulis adalah mahasiswa ekstension S-1. marilah kita menjaga kebersihan lingkungan kita. Pencemaran tanah merupakan keadaan di mana bahan kimia buatan manusia masuk dan merubah lingkungan tanah alami. sungai. serta peran serta masyarakat dan instansi pemerintah terkait. pencemaran air dan pencemaran tanah. Dan pencemaran air sangat sering tejadi di lingkungan kita sendiri. mengurangi emisi kendaraan dan industri. Penutup Pencemaran lingkungan yang kita bahas yakni pencemaran udara. pada air comberan dapat menyebabkan peningkatan kebutuhan oksigen pada air yang menerimanya yang mengarah pada berkurangnya oksigen yang dapat berdampak buruk pada seluruh ekosistem yang ada di air. air. minyak. Penanganan dari pencemaran air dapat kita lakukan yakni bagi rumah tangga menggunakan deterjen secukupnya. penggunaan energi yang efisien.

AAU GEMI GIS for Env Mng Inst of Env Mng & Ass ISO 14000 ISO 14000 / ISO 14001 Env Mng Guide Meneg LH Mining Env Mng Mnj Lingk .KLH NAEM About Me aa kumis .com/2009/04/06/rusaknya-manajemen-lingkungan-kita/ 6 April 2009 Diposkan oleh aa kumis di 15:51 0 komentar Posting Lama Beranda Langgan: Entri (Atom) Free Music Manajemen Lingkungan • • • • • • • • • • • • Bapedal DKI Dept of Env Mng .http://www.State of Rhode Island Env Mng .medanbisnisonline.

. Manajemen Lingkungan ISO 14001:2004 Sistem Manajemen Lingkungan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 dan Proper K. Design by: FinalSense ...Lihat profil lengkapku Blog Archive • ▼ 2009 (17) ○ ▼ November (17)                  Perkembangan Program SML ISO 14001 di Indonesia Manajemen Lingkungan.. ISO 14000 dan AMDAL Komintmen Pada Lingkungan (PT Coca-Cola Bottling I.... Pengelolaan Lingkungan Hidup (PT Pusri) Sosialisasi Program Manajemen Lingkungan Berorient. Audit Sistem Manajemen Lingkungan Dokumentasi Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 Analisa Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14000 dan .. Identifikasi Dorongan Manajemen Lingkungan dan Man.. Manajemen Lingkungan Pabrik Cirebon (Indocement) Rusaknya Manajemen Lingkungan Kita Pelatihan Sistem Manajemen Lingkungan (Environment.... Penerapan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 Di...

pemulihan. energi. pengawasan. Pelestarian Fungsi Lingkungan Hidup adalah rangkaian untuk memelihara kelangsungan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup. dan makhluk hidup. Ekosistem adalah tatanan unsure lingkungan hidup yang merupakan kesatuan utuk menyeluruh dan saling mempengaruhi dalam membentuk keseimbangan. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup adalah kajian mengenai dampak . Pelestarian Daya Tampung Lingkungan Hidup adalah rangkaian upaya untuk melindungi kemampuan lingkungan hidup untuk menyerap zat. dan mutu hidup generasi masa kini dan generasi masa depan. baik hayati maupun non hayati. Dampak Lingkungan Hidup adalah pengaruh perubahan pada lingkungan hidup yang diakibatkan oleh suatu usaha dan/atau kegiatan. Pelestarian Daya Dukung Lingkungan Hidup adalah rangkaian upaya untuk melindungi kemampuan lingkungan hidup terhadap tekanan perubahan dan/atau dampak negatif yang ditimbulkan oleh suatu kegiatan agar tetap mampu mendukung perikehidupan manusia dan makhluk hidup lain. dan sumber daya buatan. dan produktivitas lingkungan hidup.Lingkungan Hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda. yang memadukan lingkungan hidup. zat. Sumber Daya adalah unsur lingkungan hidup yang terdiri atas sumber daya manusia. energi. daya. pengembangan. Pembangunan Berkelanjutan yang Berwa-wasan Lingkungan Hidup adalah upaya sadar dan terencana. yang mempengaruhi kelang-sungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain. termasuk sumber daya. atau komponen yang ada dan/atau unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya dalam suatu sumber daya tertentu sebagai unsur lingkungan hidup. dan/atau komponen lain yang dibuang ke dalamnya. Daya Dukung Lingkungan Hidup adalah kemampuan lingkungan hidup untuk mendu-kung perikehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan ling-kungan hidup tidak bisa berfungsi lkagi dalam menunjang pembangunan berkelanjutan. energi. Mutu Lingkungan Hidup adalah ukuran batas atau kadar makhluk hidup. sumber daya alam. Daya Tampung Lingkungan Hidup adalah kemampuan lingkungan hidup untuk menyerap zat. energi. dan pengendalian lingkungan hidup. pemanfaatan. Pengelolaan Lingkungan Hidup adalah upaya terpadu untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup yang meliputi kebijaksanaan penataan. ke dalam proses pembangunan untuk menjamin kemampuan. zat. pemeliharaan. stabilitas. Pencemaran Lingkungan Hidup adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup. kesejahteraan. keadaan. dan atau komponen lain yang masuk atau dimasukkan ke dalamnya. termasuk manusia dan perilakunya.

besar dan penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan. .

Pelestarian Daya Dukung Lingkungan Hidup adalah rangkaian upaya untuk melindungi kemampuan lingkungan hidup terhadap tekanan perubahan dan/atau dampak negatif yang ditimbulkan oleh suatu kegiatan agar tetap mampu mendukung perikehidupan manusia dan makhluk hidup lain. dan sumber daya buatan. zat. keadaan. daya. zat. ringkasringkas Jan 26th Posted by industri16victor in ringkasan modul . Ekosistem adalah tatanan unsure lingkungan hidup yang merupakan kesatuan utuk menyeluruh dan saling mempengaruhi dalam membentuk keseimbangan. Pengelolaan Lingkungan Hidup adalah upaya terpadu untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup yang meliputi kebijaksanaan penataan. sumber daya alam. energi. kesejahteraan. energi. atau komponen yang ada dan/atau unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya dalam suatu sumber daya tertentu sebagai unsur lingkungan hidup. Daya Dukung Lingkungan Hidup adalah kemampuan lingkungan hidup untuk mendu-kung perikehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Daya Tampung Lingkungan Hidup adalah kemampuan lingkungan hidup untuk menyerap zat. baik hayati maupun non hayati. dan makhluk hidup. Sumber Daya adalah unsur lingkungan hidup yang terdiri atas sumber daya manusia. pemanfaatan. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup adalah kajian mengenai dampak besar dan penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan. Pelestarian Fungsi Lingkungan Hidup adalah rangkaian untuk memelihara kelang-sungan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup. pemulihan. dan/atau komponen lain yang dibuang ke dalamnya. Pelestarian Daya Tampung Lingkungan Hidup adalah rangkaian upaya untuk melindungi kemampuan lingkungan hidup untuk menyerap zat. Pencemaran Lingkungan Hidup adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup. dan pengendalian lingkungan hidup. dan produktivitas lingkungan hidup. dan mutu hidup generasi masa kini dan generasi masa depan. dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan ling-kungan hidup tidak bisa berfungsi lkagi dalam menunjang pembangunan berkelanjutan. stabilitas. Pembangunan Berkelanjutan yang Berwa-wasan Lingkungan Hidup adalah upaya sadar dan terencana. pengawasan. ke dalam proses pembangunan untuk menjamin kemampuan. yang memadukan lingkungan hidup. Dampak Lingkungan Hidup adalah pengaruh perubahan pada lingkungan hidup yang diakibatkan oleh suatu usaha dan/atau kegiatan. pemeliharaan. pengembangan. dan atau komponen lain yang masuk atau dimasukkan ke dalamnya. termasuk manusia dan perilakunya. energi. energi. termasuk sumber daya.Lingkungan Hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda. Mutu Lingkungan Hidup adalah ukuran batas atau kadar makhluk hidup. yang mempengaruhi kelang-sungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain.

Pb. bukan saja dengan terhisap langsung. kendaraan bermotor. keramik. Faktor-faktor yang mempengaruhi distribusi dan transport zat polutan ini adalah: letak topografi daerah. tetapi juga dengan cara-cara pemaparan lainnya seperti: meminum air yang terkontaminasi dan melalui kulit. pabrik semen dan lainnya. juga status kesehatan penduduk yang terpapar. hati dan ginjal. Emisi berasal dari proses pembakaran. Emisi asap mobil diestimasi sampai 1200 ton/tahun.Pb menghambat sistem pembentukan Hb dalam darah merah. dimana sumber polusi udara berasal dari pemanasan rumah-rumah. NO dan NO2. SPM. dan O3 yang berasal dari daerah – daerah industri. Beberapa Kasus Yang Telah dimonitor : . intensitas dan pemaparan. intensitas dan lamanya pemaparan. Pemantauan kualitas udara di India yang dipantau oleh jaringan NEER (National Environmental Engineering Research Institute). Umumnya sebagian besar zat-zat polutan udara ini langsung mempengaruhi sistem pernafasan dan pembuluh darah. . proses pembakaran. arah angin.HS. pembuluh darah. dengan penduduknya yang sangat padat (27000/km2 ditahun 1990) sebagai bahan bakar utama adalah arang batubara yang mempunyai konsentrasi SO2. sumsumtulang.Banyak kota-kota besar didunia kualitas udaranya memburuk karenatercemar oleh: zatzat pencemar yang sumbernya berasal dari pabrik-pabrik industri. ringkasringkas Jan 26th Posted by industri16victor in ringkasan modul No comments manajemen lingkungan Sistem manajemen lingkungan memberikan mekanisme untuk mencapai dan menunjukkan .NO2. suhu dan cuaca. Dampak yang paling utama adalah terhadap kesehatan manusia terutama pada sistem pernapasan. persarafan.sebagai parameter adalah .industri. Dijumpai lebih dari 450 pabrik industri metal.SO2. Pengaruh-pengaruh langsung dari polusi udara terhadap kesehatan manusia tergantung pada.No comments Pemantau Kualitas Udara Sebagai kunci dari prioritas pemantauan zat polutan adalah resikonya terhadap kesehatan manusia. Beijing. Zat-zat pencemar yang paling sering dijumpai adalah: SO2. SPM. Kairo. merusak fungsi hati dan ginjal dan penyebab kerusakan syaraf. dalam musim dingin yang berat. . Ozon dapat mengiritasi mata.SPM dan CO yang tinggi. debu yang terkira banyaknya. O3 dan CO. CO beraffianitas tinggi terhadap Hb sehingga mampu mengganti O2 dalam darah yang menuju ke sistem pembuluh darah dan jantung serta persarafan.testil dan plastik. ringkasringkas Jan 26th Posted by industri16victor in ringkasan modul No comments Dampak Polusi Udara Dampak memberikan pengaruh yang merugikan bagi kesehatan manusia. pembuangan limbah padat. curah hujan hanya 22mm rata-rata pertahunnya GMS memantau TSP(500-1100 ug/m3) dan SPM. dengan iklim gurun dan panas tinggi. gelas. hidung dan tenggorokan dan penyebab sakit kepala.

komunikasi. 1996).Agar dapat dilaksanakan secara efektif.Pedoman Audit untuk Lingkungan – Kriteria Kualifikasi untuk Auditor Lingkungan (SNI 1914012-1997) 12345»10. Standar yang telah diadopsi tersebut diantaranya : 1. sistem manajemen lingkungan harus mencakup beberapa unsur utama sebagai berikut : . maka Kementerian LH bekerjasama dengan BSN telah melakukan adopsi terhadap beberapa Standar Internasional ISO 14000 menjadi Standar Nasional Indonesia (SNI).Last » • Top of Form Search Bottom of Form . serta untuk memenuhi persyaratan peraturan lingkungan hidup dari Pemerintah. Implementasi : mencakup struktur organisasi.Sistem Manajemen Lingkungan-Pedoman Umum Prinsip Sistem dan Teknik Pendukung (SNI 19-14004-1997) 3..Pedoman Audit Lingkungan-Prinsip Umum (SNI 19-1410-1997) 4. ringkasringkas Jan 26th Posted by industri16victor in ringkasan modul No comments ISO Untuk menfasilitasi penerapan standar ISO 14001 di Indonesia dan mempermudah penerapan dilapangan serta untuk menyamakan persepsi mengenai pelaksanaannya. melalui upaya pengendalian dampak lingkungan dari kegiatan. . Sistem tersebut juga dapat digunakan untuk mengantisipasi perkembangan tuntutan dan peningkatan performasi lingkungan dari konsumen. pengukuran dan audit.performasi lingkungan yang baik. . produk dan jasa.Pedoman Untuk Pengauditan Lingkungan – Prosedur Audit – Pengauditan Sistem Manajemen Lingkungan (SNI 19-14011-1997) 5. training. . wewenang dan tanggung jawab. Pemeriksaan reguler dan Tindakan perbaikan : mencakup pemantauan. kontrol dan tanggap darurat. Kebijakan Lingkungan : pernyataan tentang maksud kegiatan manajemen lingkungan dan prinsip-prinsip yang digunakan untuk mencapainya. penentuan tujuan pencapaian dan program pengelolaan lingkungan. Kajian manajemen : kajian tentang kesesuaian daan efektivitas sistem untuk mencapai tujuan dan perubahan yang terjadi diluar organisasi (Bratasida..Sistem Manajemen Lingkungan-Spesifikasi dengan Panduan Penggunaan (SNI 19-140011997) 2. Perencanaan : mencakup identifikasi aspek lingkungan dan persyaratan peraturan lingkungan hidup yang bersesuaian. . dokumentasi.

sekalilagi terimakasih • My latest tweets .... (0) ○ dampak pencemaran lingkungan (0) ○ polusi udara (0) ○ prosedural amdal (0) ○ kegunaan amdal (0) ○ analisis dampak lingkungan (0) ○ reaksi pihak pelaku industri (0) ○ sampah (0) ○ bumi yang semakin ditinggalkan (0) ○ industri16victor: terimakasih sbelumnya.• ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ Recent comments Popular posts Archives Tags Categories kumpulan artikel (12) pemahaman jurnal (6) pertanyaan dan catatan (50) presentasi (4) ringkasan modul (51) Uncategorized (4) ○ February 2011 (6) ○ January 2011 (93) ○ December 2010 (26) ○ November 2010 (1) ○ October 2010 (1) ○ manusia dan lingkungan (1) ○ Dampak Pertanian Industrial.maaf kalau hanya ini yang baru bisa saya buat.

about 1 week ago @mrsdexter FYI.me/p6aDv-kvabout 1 week ago @joshbetz Patches welcome. it's on @wordpressdotcom. @wordpress is the open source project. that's @wordpressdotcom.about 1 week ago Follow me on Twitter! • User Login Top of Form User Password Login Remember me http://industri16vi Bottom of Form ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ Register Lost your password? Documentation Plugins Suggest Ideas Support Forum Themes Universitas Mercu Buana WordPress Blog WordPress Planet • Blogroll .WordPress 97164 followers ○ ○ ○ ○ Elance declares WordPress "The Undisputed Champ of Content" http://wp. @wordpress is the open source project. if you have the skills!about 1 week ago @pricelessjunk For future reference.

linggis. sekitar pukul 8. Pelan tetapi pasti. Dalam melakukan penambangan kapur. namun mereka mampu dan berani merobohkan batuan kapur yang terjal nan kokoh ini.Penambangan Batu Kapur Penambangan Batu Kapur Pegunungan kapur merupakan gejala khas di daerah Karst. bukit kapur berketinggian lebih dari 750m di atas permukaan laut ini roboh dan hancur. masyarakat setempat bekerja secara berkelompok antara tiga sampai sepuluh orang. Di pulau Jawa. Sebenarnya yang mereka cari adalah bongkahan-bongkahan batu kapur yang biasanya untuk pondasi bangunan atau untuk pengeras jalan. Gambar tersebut merupakan wujud pemanfaatan batuan kapur sebagai bahan galian. Solum tanah yang relatif tipis (5cm-10cm) akan semakin mudah terkoyak dan yang tersisa adalah pemandangan yang gersang.00). dan pegunungan Kidul (pegunungan Kapur Selatan). dikelompokkan menjadi tiga rangkaian pegunungan kapur. Dengan demikian daerah kapur itu sebelumnya merupakan laut. khusunya di Jawa Timur. Apakah ada dampak ekologis? Jelas ada tentunya. Menurut Undang-undang Nomor 11 Tahun 1976 tentang Pertambangan. batu kapur sebagai bahan galian termasuk dalam bahan galian golongan C. Biasanya mereka bekerja mulai dari pagi. Walau dengan menggunakan alat sederhana dan seadanya. Organisme yang dimaksud adalah organisme laut. Peralatan yang digunakannya hanya peralatan-peralatan sederhana. Foto yang terpampang di atas adalah bagian kecil dari rangkaian pegunungan Kidul. dan beberapa peralatan bantu lainnya. Daerah kapur ini tersusun dari batuan kapur (lime stone) dengan mineral penyusun utamanya adalah kalsium karbonat (CaCO3). Batuan kapur tergolong batuan sedimen yang dalam pembentukannya dipengaruhi oleh peranan organisme. Belum lagi dampak runtuhnya batuan kapur pada areal pertambangan. pegunungan Kapur Tengah yang sering disebut pegunungan Kendeng. Pegunungan kapur tersebut adalah pegunungan Kapur Utara. Berdasarkan yang mengusahakan penambangan batuan kapur ini diusahakan oleh rakyat. yakni binatang karang. biasanya kaya akan fosil. tepatnya di daerah Malang Selatan. yakni cangkul.00 sampai senja hari (sekitar pukul 17. di samping kalau kualitas kapurnya bagus biasanya . Daerah kapur sebagai batuan sedimen. ganco.

Hasilnya tidak seberapa..000.000.- .sampai Rp 75.akan menjadi bahan mentah dalam industri gamping. Pendapatan mereka setiap hari berkisar sekitar Rp 30.

. [( Hujan deres toyo saking etan.tempat air itu untuk persediaan) Sekitar 30 kilomter dari desa mereka. Banjir. dampak buruk penambangan karst mulai muncul. Di sana berdiri Pabrik Semen Gresik. Mata air yang selama puluhan tahun jadi andalan warga. kekeringan serta menjangkitnya penyakit karena nyamuk. Rumah mereka digenangi lumpur setinggi setengah meter. ( Nggak berani di rumah. Lahan pertanian kerontang. Aktivitas pertanian di Kecamatan Merakurak dan Kerek pun mandek.Pabrik Semen Datang. Total mungkin sekitar 18 juta hilang. Namun izin pendirian pabrik semen terus dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Tuban demi menggenjot pemasukan daerah. Kolam Lele. memutuskan kolam belakang rumah.. warga Desa Mliwang. justru sebaliknya.. rusak akibat banjir. 2010 at 9:49am Tuban di Jawa Timur adalah wilayah yang kaya karst. Ia akan membongkar kolam ikannya yang hancur akibat terjangan banjir.. tombro.. nila. dari terpal. Kalau yang itu. tepatnya di Desa Margorejo. [Suara air] Banjir yang terjadi akhir Januari lalu menyebabkan 3 desa di Kabupaten Tuban. Kontributor KBR68H Didi Syahputra berbincang dengan warga sudah merasakan akibat menghilangnya karst dari Tuban. Ratusan hektar lahan pertanian rusak dan usaha kolam ikan yang dikelola warga musnah. ler tempuk dados setunggal terus ambleg niku terus medotne blumbang wingking griyo. Kolam Nila.. jadi ya saya membuat tenda di belakang rumah. Karst Tuban Hilang by SAGA KBR68H on Thursday. warga Desa Birbin. : Hujan deras air dari timur. utara datang jadi satu. menjadi pengalaman baru bagi warga setempat. Warga mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. kidul. Sebagai gantinya.. Jawa Timur tergenang. alias pegunungan kapur.(dari apa?). gurame. juga rumah ratusan warga lainnya.anu.. juga 60 perusahaan penambangan batu kapur. Satu per satu. Kekeringan. kehilangan puluhan hektar lahan taninya. BLOK 1 [Suara orang mencangkul] Lengan Marsudi yang kurus tampak berkilat. tombro gurame. lele. Salah satunya Marsudi. amblas punan. Ia mengayunkan cangkulnya berkali-kali di lantai kolam ikan yang dindingnya sudah runtuh. untuk bahan baku semen. March 11. mati.] Sementara Saniyah. Total menawi nggih 18 juta. terpal satu wong hanya untuk 2 keluarga. Tapi puluhan ribu hektar diantaranya sudah habis dikeruk. ia hendak membangun kandang ternak. ). Rumah dia. Lantas runtuh. hilang sudah semua. dibasahi keringat. amblas sedoyo punan. Di musim .

di samping itu kan untuk menyambung hidup awake . Terus tata simpan dibawah permukaan. kalaupun toh harus membuat sumur. Kepengennya kan kita ini boleh bercocok tanam di tanah milik Perhutani. ini akan mengurangi cadangan air di kawasan Karst ) Tergerusnya kawasan karst menyisakan tanah tandus. kata Santoso. batuan kapur atau kawasan Karst itu mampu menyimpan air dalam 1 meter kubik itu 190 liter. (Saat ini warga nggak tahu lagi mas. Di sana itu kan tanahnya itu kan cuma pas pasan gitu. Himpunan Kegiatan Speleologi Indonesia. Banjir terjadi di mana-mana. Penyebabnya. minimal kedalamannya harus 40 meter. Muryono. warga Desa Margorejo. Semula banyak tanaman tumbuh di sana. warga malah kesulitan air. tukang becak atau buruh bangunan. Setiap hujan turun. karena dalam artian secara material eksploitasi bahan tambang Semen Gresik tersebut juga mengambil batuan batuan kapur ) Sebelum PT Semen Gresik beroperasi. Kini kondisi telah berubah. hanya tanah gamping sisa penambangan kapur. Kerek dan Jenu kering dan tandus. Hamparan tanah milik Perhutani ini dulunya hijau kini tampak putih. Speleologi adalah ilmu tentang gua dan lingkungan sekitarnya. (Kawasan Karst sangat penting bagi kehidupan. eksploitasi besar-besaran tanah gamping sebagai bahan baku semen. air semua susah. Di sebuah penelitian di tahun 2002. Ketua Bidang Sains dan Konservasi. untuk minum. makannya dari mana gitu lo. menggenangi desa dan lahan pertanian. Jadi kerjanya awak awak dewe ini cuma mengabdi disitu. Tanah di Kecamatan Merakurak. Kecamatan Merakurak. Kini buruh tani jadi profesi langka.hujan seperti sekarang ini. kata Edy. Kini. Jadi bisa dibayangkan kalau itu tereksploitasi terus menerus oleh penambangan kecil maupun skala besar. di tempat bekas penambangan batu kapur. Lahan pertanian milik Perhutani telah beralih fungsi jadi area penambangan batu gamping. Air hujan menyisakan kubangan raksasa. wedus) Kekeringan dan banjir jadi pengalaman baru bagi warga Kabupaten Tuban bagian barat. Trus disuruh ini ikut gitu aja. kata Edy Toyibi. warga Desa Birbin. Puluhan tahun lalu. Mereka bercocok tanam di sekitar hutan. pedagang. kadang kadang kalau pemerintah itu anu gini nanam ini saya ikut gitu aja. air tak bisa lagi diserap tanah. daerah ini dikenal sebagai pemasok padi dan palawija terbesar untuk wilayah barat Jawa Timur. Sungai sungai yang saat ini ada itu dimanfaatkan untuk keperluan rumah tangga. sekaligus mengamankan hutan dari penjarahan. Cara menyambung hidup kan sulit kalau nggak tani. ( Dulu tidak seperti ini. tak bisa lagi menyandarkan hidup keluarganya pada tanah. (Karena ada gusuran itu jadi nggak bisa tani. Yang semula petani. kini menjadi nelayan. lembu. Artinya eksploitasi tambang Semen Gresik mengubah morfologi permukaan dari tanah kapur yang semula dataran memanjang menjadi cekungan-cekungan besar. warga di Tuban bagian barat kebanyakan bekerja sebagai pesanggem atau buruh tani. kawasan Karst mampu menyimpan air untuk kehidupan masyarakat yang tinggal di kawasan Karst atau kawasan kapur. dan bangunan pabrik semen. tata simpan hidrologi sangat berpengaruh. Dari aspek hidrologi. Bahkan kami harus mandi bersama sapi.

dewe sak keluarga gitu ) Tuban tak hanya kehilangan bentangan tanah karst. Dengan bentuk yang keras. Jadi intinya kalau secara hidrologi sudah mengering ) Karena gua tak lagi ada. setara dengan Gua Mamoth di Amerika Serikat. UNESCO. stalagmit itu sudah mengering semua dan coklat. ada gua dan sungai bawah tanah. alat pengeruk hidrolik dan truk) BLOK 2 (Suara mesin diesel. (Keadaan hidrologi gua itu sekarang sudah menjadi semacam lorong fosil mas. (Suara mesin diesel. maka kelelawar yang semula tinggal di dalamnya kehilangan rumah. Pemerintah Kabupaten Tuban justru terus mengeluarkan izinizin baru penambangan kapur di sana. Batu batu stalagtit. maka penyakit bersumber nyamuk mulai merebak. Namun sebagian besar telah dihancurkan untuk bahan baku semen. jadi sifatnya yang tahun ini ada kemudian tahun depan nggak ada. Setiap hari. Desa inilah yang selama puluhan tahun menjadi area penambangan batu gamping untuk bahan baku semen. Sementara di bawahnya. ( Desa endemis dari 344 desa yang ada. Pada 2000 lalu. Alhasil begitu kelelawar hilang. warisan dunia versi Badan PBB. Adi Waluyo. Tapi juga kehilangan puluhan gua yang indah. jumlah pasien dua penyakit ini bertambah dari tahun ke tahun. alat pengeruk hidrolik dan truk) Suara mesin diesel. Dalam siklus alam. dan vegetasi diatasnya sudah terekploitasi juga ke ujung lorong semua itu. Puluhan desa di Tuban kini dinyatakan sebagai daerah endemis demam berdarah dan chikungunya. di atas lapisan tanah yang tipis bisa tumbuh aneka tanaman. dari 24 kecamatan itu 17 kecamatan yang sudah terkena ) Meski warga sudah kena getahnya. ratusan truk berisi batuan gamping yang telah dikeruk dari perbukitan kapur. alat pengeruk hidrolik dan truk) Karst atau batuan gamping adalah bentang alam yang unik. Untuk kecamatan. Yang sporadis. . Kini tinggal tiga gua yang tersisa. kelompok penjelajah gua dari 6 negara Eropa mendapati belasan gua di Tuban mempunyai stalagmit dan stalaktit yang indah. ada 50 yang endemis. alat pengeruk hidrolik dan truk pengangkut batuan gamping terdengar hampir di semua sudut Desa Mliwang. Mengapa begitu? (Suara mesin diesel. bergerak menuju pabrik Semen Gresik di Kecamatan Kerek. Dokter Subagyo dari RSUD Tuban mengatakan. kata Ketua LSM Cagar Tuban. Begitu pula jumlah wilayah endemis demam berdarah. Kata mereka. kelelawar berperan untuk memakan nyamuk. tahun depannya lagi ada itu 217.

Pemerintah Tuban sadar betul akan potensi kapur di daerah mereka. kata Badan Lingkungan Hidup Tuban. tapi pandangan seorang ahli itu memang dibuat seperti itu untuk mengurangi limpasan air ) . Dari penambangan kapur inilah. Penyusunnya itu seorang ahli dan penelitinya adalah seorang pakar. alias menjadi 163 juta ton. Darno. Bambang Irawan. pemakaian kapur naik lebih dari 100 persen. Debitnya pun stabil. Tuban mendulang pendapatan daerah sampai 100 miliar rupiah per tahun. Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian. Laju kebutuhannya mencapai 19 persen per tahun. (Suara air) Selain sebagai sumber air. Pemkab mengklaim tak ada potensi kerusakan lingkungan akibat penambangan karst di daerah mereka. untuk keseluruhan untuk produksi semen. Tapi realisasinya lebih ) Pembangunan ikut menggenjot makin tingginya kebutuhan akan semen. BPLHD Tuban. meski tengah musim kemarau. Karena amdal yang disusun saat tambang batu kapur seluas 700 hektar di Mliwang. tanah liat itu sekitar 18 milyar 250 juta rupiah itu tagetnya SG. Apapun hasil dari kajian itu adalah sesuatu yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Tuban. Kalau Semen Gresik pada posisi sekarang masih taat pada posisi amdal yang disusun. ( Amdal itu pada hakekatnya adalah kajian ilmiah bukan kajian orang awam. Jadi . Tak heran.. Holcim dan Garuda. Single Continuos Bank itu ditambang seluruhnya baru direklamasi. 40 juta ton semen dibutuhkan untuk industri nasional. 5 tahun belakangan. tanah karst menjadi sumber kapur yang dibutuhkan pabrik semen. Kabupaten Tuban memiliki 123 ribu hektar karst berupa pegunungan kapur. Walaupun pandangan kita itu sangat panas. membentang sepanjang 1. Penguasanya adalah pabrik semen PT Semen Gresik yang berdiri sejak 18 tahun lalu.. semua beramairamai mendukung rencana perluasan area penambangan batu kapur oleh PT Semen Gresik seluas 800 hektar. Apalagi setiap tahun juga dilakukan penelitian soal ada tidaknya kerusakan lingkungan akibat penambangan kapur. Ternyata dari target SG sendiri dengan realisasi itu memang kebanyakan lebih besar realisasinya.contoh ya . seperti batu kapur. alat pengeruk hidrolik dan truk) Analisis dampak lingkungan sudah ada. kebutuhan air masyarakat di 3 kecamatan di Kabupaten Tuban bergantung sepenuhnya pada mata air alami pada tanah karst. Karenanya. Pemkab Tuban juga sudah meneken izin pembangunan 2 pabrik semen baru. (Suara mesin diesel. ( Untuk SG itu kan kita minta batu atau bahan tambang yang dibutuhkan itu berapa. Kepala Bidang Mineral dan Pengawasan Air Bawah Tanah. 1 meter kubik karst diperkirakan sanggup menampung air sampai hampir 200 liter.500 kilometer persegi.Keunikan lain dari karst adalah kemampuannya menyimpan air.. itu amdal disusun dengan Single Continuos Bank. Air itu lantas keluar lewat retakan-retakan celah gua. Mata air di sana berkualitas tinggi karena mengandung mineral yang terdapat pada karst. Tahun 2009...

Artinya kondisinya dimanapun di dunia ini air sulit tidak hanya di Kerek. Kata dia. Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian. Juru Bicara Pemkab Tuban. Ketika simpanan itu terkurangi. kelangkaan air adalah efek pemanasan global. Cukup untuk kebutuhan ribuan keluarga dan ratusan hektar tanah pertanian di Tuban bagian barat. Ketua Bidang Sains dan Konservasi. Kini lebih dari 30 sumber air mati. penambangan kapur akan diteruskan karena belum ada bukti kerusakan kawasan karst di Tuban bagian barat. maka cadangan air bawah tanah juga akan terkurangi ) PT Semen Gresik tak mau disalahkan. diharapkan bisa ikut menggenjot program Inpres Desa Tertinggal IDT yang sejak tahun lalu digalakkan di 300-an desa.. Jadi kita tidak pakai air untuk industri ) Penambangan karst telah membuat gua-gua kapur di Tuban hancur.. Himpunan Kegiatan Speleologi Indonesia. Tri Martoyo menekankan. Saat kemarau panjang sekalipun. mengakibatkan turunnya debit mata air di sana. mengelak. Kalau kita dekatkan secara ilmiah bahwa kawasan batuan kapur itu mampu menyimpan air.Himpunan Kegiatan Speleologi 2 tahun lalu mencatat. karena harus dikeringkan dulu. tambang kapur menyumbang 100-an milyar rupiah untuk pendapatan Tuban. debitnya tetep di sumur pantaunya semen itu. ( Kalau Semen Gresik terus memaksakan perluasan diri 800 hektar jelas akan mempengaruhi krisis air. Potensi kapur yang sangat besar di Tuban itu. Edy Toyibi. Dan malah berkurangnya air tanah itu disebabkan karena untuk pengairan irigasi masyarakat yang disedot beberapa titik yang debitnya terlalu besar. Tapi berdasarkan pemantauan kami di lokasi. khawatir. ( Sampai saat ini kita nambang yang hampir 20 tahun masyarakat tidak ada yang mempermasalahkan masalah itu. mengeluarkan 1. Tapi kalau secara global air dimanapun ini berkurang secara otomatis dengan adanya Global Warming dan lain sebagainya ) Setiap tahun. Rusaknya Gua Bulan misalnya. Padahal gua itu sangat penting bagi keberadaan sumber mata air. Kalau proses Semen Gresik sendiri prosesnya adalah proses kering mas.500 liter air per detik. Di sana kan ada sumur pantaunya ada 4 kalau tidak salah. Jika 1 meter kubik kapur bisa menyimpan hingga hampir 200 liter air. Tri Martoyo meminta polemik soal ini dihentikan saja.. lainnya surut. maka serta merta penggerusan kapur ikut menghilangkan sumber air warga setempat. Bambang Irawan.tidak pakai air. berkurangnya debit air di Tuban bukan karena penambangan kapur yang dilakukan perusahaannya. Eksploitasi kapur serta pembabatan hutan mengubah segalanya. kondisi bakal makin parah jika penambangan kapur terus dilakukan secara besar-besaran. BPLHD Tuban. yang menyedot air tanah berlebihan. puluhan sumber air itu masih ada. ( Kalau berdasarkan pemantauan kami dan semen. ( Jadi perlu saya sampaikan dan perlu saya jelaskan. bukan karena penambangan kapur. Kandungan air didalam tanah itu juga tidak ada masalah. Apalagi jika kelak areal penambangan diperluas 800 hektar. sebenarnya debit air tidak banyak berkurang kok. kajian Badan Lingkungan Hidup maupun . Juru Bicara PT Semen Gresik Syaifuddin Zuhri mengatakan. di karst Tuban terdapat 150-an mata air yang terus mengalir konstan di segala musim. Tapi ulah petani. Kalau pakai air justru malah boros.. tidak berkurang.

Setelah penambangan oleh PT Semen Gresik selesai. Tuban. dibawah tegakaannya itu ditanami oleh rakyat itu mereka menanami palaija. kebutuhan akan semen tidak pernah surut. Begitu janji Bambang Suharto. Hilangnya puluhan mata air juga jadi bukti. alat pengeruk hidrolik dan truk) Pegunungan kapur yang hilang berarti menghilangnya sumber mata air warga. terima kasih sudah mendengarkan. data yang ada di sana sudah barang tentu sudah dapat dipertanggungjawabkan ) Pemkab menjanjikan. . ( Tanah yang sudah selesai dikelola oleh pabrik Semen Gresik tetap reboisasi. (Suara orang mencangkul) (Suara air) Demikian SAGA yang disusun Kontributor KBR68H Didi Saputra. Tanah tak lagi mampu menyerap air hujan. 20 tahun lagi warga bisa kembali menjadi buruh tani di atas lahan milik Perhutani tersebut. Jadi Perhutani terima itu sudah berupa keberhasilan reboisasi. Kelelawar yang biasanya tinggal dalam gua-gua pegunungan kapur kehilangan rumah. kesejahteraan masyarakat sekitar pabrik akan mendapat perhatian khusus. Tinggal warga dan pegiat lingkungan yang khawatir. serta menyebabkan kekeringan di beberapa tempat. Kajianya pun sangat sangat ilmiah sekali. Lingkungan juga punya dampak sistemik. Perhutani ngambil dari tanaman Perhutaninya ) Atas nama pembangunan. Perluasan wilayah endemis demam berdarah di Tuban sudah jadi bukti. Kepala Pengelolaan Sumber Daya Hutan Perhutani. menyebabkan banjir terjadi di tempat lain. mereka ngambil hasil dari palawija itu. Ini yang tak disadari Pemerintah Kabupaten Tuban. Jadi disaat penanaman kita kan menggunakan sistem tumpangsari. (Suara mesin diesel. Saya Vitri Angreni. sehingga tak ada lagi hewan yang memangsa nyamuk.Dinas Pertambangan dan Energi itu sudah sesuai dengan keadaan yang ada di Kabupaten Tuban.

Akibat banjir di Desa Mliwang .

Bukit karst di Tuban .

Eksploitasi batu kapur .

Karst yang rusak di Tuban .

Kekeringan di Desa Margorejo .

Banjir di Desa Mliwang .

Kontributor KBR68H Didi Syahputra di depan karst yang rusak di Tuban .

* Kepdal 04/BAPEDAL/09/1995 tentang Tata Cara Penimbunan Hasil Pengolahan.Sebagai manusia yang sudah mengenal peadaban dan mengikuti semua perkembangan zaman.*** MANUSIA DAN LINGKUNGAN *** Manusia sebagai makhluk yang diciptakanNya paling sempurna diantara makhluk lainnya memiliki ruang lingkup kehidupan yang begitu luasnya.Bidang industri sedemikian rupa mengolah dan mengeksplorasi semua kekayaan alam.sehingga mereka kurang memperhatikan dampaknya bagi lingkungan. * Kepdal 68/BAPEDAL/05/1994 tentang Tata Cara Memperoleh Izin Pengelolaan Limbah B3.Nov .Pemerintah sendiri bukannya hanya berpangku tangan saja dalam hal ini. * Kepdal 01/ BAPEDAL/09/1995 Tata Cara & Persyaratan Teknis Penyimpanan & Pengumpulan Limbah B3. * PP RI No.Dewasa ini. sebagai revisi dari PP RI No. PP No. 18/1999 Jo. 12/1995 tentang Pengelolaan Limbah B3.terbukti dengan dikeluarkannya peraturan perundangan tentang pembuangan limbah diantaranya: * Undang RI No. * Kepdal 255/BAPEDAL/08/1996 tentang Tata Cara dan Persyaratan Penyimpanan dan Pengumpulan Minyak Pelumas Bekas.ruang lingkup inilah yang disediakan olehNya agar diolah sedemikian rupa bagi kelangsungan hidup kita. * Kepdal 04/BAPEDAL/09/1995 tentang Persyaratan teknis pengelolaan limbah B3. Artikel Rencana Pembangunan Pabrik Semen Gresik di Sukolilo dan Dampaknya Bagi Masyarakat 3 .perkembangan yang begitu pesatnya justru mengesampingkan dampak dan akibat nya bagi lingkungan. * Kepdal 02/BAPEDAL/09/1995 tentang Dokumen Limbah B3. 19/1994 Jo. * Kepdal 03/BAPEDAL/01/1998 tentang Program Kendali B3. * Kepdal 05/BAPEDAL/09/1995 tentang Simbol dan Label.. 85/1999 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbaha & Beracun. Persyaratan Lokasi Bekas Pengolahan dan Lokasi Penimbunan Limbah B3.. 23/1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup. * Kepdal 02/BAPEDAL/01/1998 tentang Tata Laksana Pengawasan Pengelolaan Limbah B3.kita dituntut untuk turut menjaga dan melestarikan lingkungan yang ada ini.2010 | Kategori:berita | . PP No.. fokus mereka hanya bagaimana memperoleh hasil industri(barang komoditas).

melalui sistem pompanisasi (mengambil air irigasi dari dalam tanah). Pada tahun 2008 PT. Semen Gresik membutuhkan beberapa hal penting untuk menjalankan operasinya.Summary Report Tidak banyak yang tahu bahwa pegunungan kapur (karst) yang membentang dari desa Taban (Kudus) sampai Tuban bernama Pegunungan Kendeng Utara. tim ahli geologi dan lingkungan dari Yogyakarta bersama warga setempat menemukan lebih dari 60 situs sumber mata air.873. Pertama. pegunungan karst memiliki fungsi menyimpan air di musim kering. Pegunungan ini berdekatan dengan Kecamatan Sukolilo.9 ha lahan pertanian di sekitarnya. Temuan ASC. dan menyerap air dengan baik di musim hujan. Dari sumber mata air ini. Total tenaga kerja yang terserap ke dalam lahan pertanian di sekitar pegunungan ini mencapai lebih dari 300. memiliki fungsi ekologi yang tak tergantikan. sepintas areal seperti ini terkesan kering dan memiliki kemanfaatan yang rendah bagi penduduk sekitar. PT. Pegunungan kapur yang dikenal sebagai karst. tanah liat dan bangunan pabrik. lahan di pegunungan ini juga menjadi lahan pekerjaan bagi ribuan peladang yang menanam berbagai palawija di sela-sela pepohonan jati milik Perhutani. Faktanya tidak demikian.5 juta ton/tahun yang memerlukan sekitar 2000 ha lahan yang akan digunakan untuk penambangan batu kapur. Keberadaan pegunungan Kendeng terancam dengan adanya rencana Semen Gresik yang ingin melakukan penambangan (eksploitasi) batu kapur yang ada di pegunungan Kendeng. Kedua. fungsi karst pegunungan Kendeng telah mengairi 15. . Menurut penjelasan pihak PT Semen Gresik dalam sosialisasi di Kecamatan Kayen pada tanggal 16 Nopember 2008.000 jiwa. Semen Gresik akan membangun pabrik semen dengan kapasitas 2. Sebagai pegunungan berkapur.

Gembong. Batangan. Semen Gresik hanya mengacu pada hasil penelitian yang dilakukan oleh Direktorat Tata Lingkungan Geologi dan Kawasan Pertambangan. di dalam KA ANDAL tersebut. Pati menyimpulkan bahwa kawasan Kars Pati–kawasan kars Grobogan masuk dalam klasifikasi kars I menurut Kepmen ESDM no. Cluwak.5 trilyun. AB Rodialfallah. 131/1814/2008 tanggal 17 April 2008 untuk dijadikan rujukan dalam menilai kesesuaian rencana kegiatan dengan tata ruang kabupaten dan membuat Semen Gresik dapat merealisasikan rencananya untuk membangun Semen Gresik di Kecamatan Sukolilo. Sementara hasil penelitian dari Pusat Studi Manajemen Bencana UPN Veteran Yogyakarta (Bapak Eko Teguh Paripurno). Departemen ESDM bekerjasama dengan Semen Gresik tentang kawasan karst Sukolilo tahun 2005. Sukolilo. Pati. Pertama. dan Gabus. Acintyacunyata Speleological Club (ASC). maka didapat informasi tentang beberapa pelanggaran berkaitan dengan rencana pendirin pabrik semen ini. Dalam Surat Bupati Pati tersebut dinyatakan bahwa lokasi kawasan pertambangan golongan C terdapat di Kecamatan Sukolilo. ataupun III belum memiliki dasar hukum. khususnya Pemda kabupaten Pati dan Propinsi Jawa Tengah. akan tetapi di pasal lain digunakan bagi peruntukan industri pertambangan (pasal 83a. sedangkan rencana lokasi pabrik semen di Kecamatan Sukolilo sudah sesuai dengan butir kedua. Yogyakarta (Dikky Mesah. Beberapa pelanggaran Setelah mempelajari sejumlah data dari beragam sumber. dengan rincian 2. Tlogowungu. rencana pembangunan Semen Gresik tidak berdasarkan pada Peraturan Daerah Kabupaten Pati tentang Rencana Tata Ruang dan Tata Wilayah (RTRW) karena Rancangan Perda RTRW 2008. 84g). Pucakwangi. Jumlah ini termasuk pekerja internal dari PT. Namun demikian. Konon draft ini sudah disetujui DPRD tingkat propinsi untuk dijadikan peraturan RTRW terbaru. Tambakromo. Perda RTRW Kabupaten Pati periode 2006-2007 telah kadaluarsa. Rikky Raimon. Kawasan peruntukan industri besar dan sedang terdapat di Kecamatan Margorejo. dan Gunungwungkal. dan juga Pusat Studi Lingkungan Hidup UGM tentang kajian potensi Kars Kawasan Sukolilo.2009 Kabupaten Pati masih dalam proses persetujuan Pemerintah Pusat. pemerintah propinsi berhasil merumuskan draft terbaru Peraturan Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) propinsi Jawa Tengah (2009-2029). disebutkan bahwa pegunungan Karst Kendeng di Pati Selatan adalah kawasan lindung Karst (pasal 65). adanya pabrik semen ini juga dapat menjadi sumber untuk meningkatkan pedapatan daerah. Berdasarkan hal tersebut maka lokasi rencana kegiatan penambangan bahan baku di Kecamatan Sukolilo sudah sesuai dengan butir satu. beranggapan bahwa rencana pembangunan Pabrik semen di Pati selain untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik yang terus meningkat. Belakangan ini (2010). Gabus. hasil penelitian tersebut tidak menyebutkan golongan karst dari pegunungan Kendeng. Pati.Dengan investasi yang ditanam sebesar 3. Kedua. Semen Gresik.000 orang. II. tetapi yang menjadi ganjil adalah ketika Bupati Pati mengeluarkan Surat Bupati Pati No. 1456/K/20/MEM/2000 pasal 12. Dalam peraturan RTRW propinsi ini. Sementara pihak pemerintah.000 orang dipekerjakan dalam tahap konstruksi dan 1. Maka antara Pasal 65 dan pasal 83a/84g dalam praktiknya jelas akan bertabrakan. dkk). Juwana. Kayen. Tayu. Kondisi ini pastinya dipahami oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pati. Kayen. seluruh proses pendirian pabrik semen memerlukan tenaga kerja sebanyak 3. Selain itu perbukitan kawasan Kars Sukolilo berfungsi sebagai daerah resapan dan penyimpan air untuk mata air-mata air yang .000 orang dipekerjakan untuk tahap operasional. Dukuhseti. penetapan pegunungan Kendeng sebagai kawasan Karst jenis I.

baik di bagian Utara maupun bagian Selatan kawasan ini yang meliputi Pati dan Grobogan. sehingga Pemerintah di dua kabupaten .mengalir di pemukiman.

yang notabenenya "rakyat". Untuk kegiatan pertambangan yang berizin camat. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2007 tentang Pembentukan Kabupaten Bandung Barat. Harga tambang kapur di daerah ini cukup murah karena biaya transportasinya kecil. cukup banyak. 8 Tahun 2004 tentang Pelimpahan Sebagian Kewenangan Bupati kepada Camat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung. dan tanah liat. Kondisi ini disebabkan oleh mudahnya mendapatkan bahan baku kapur secara kontinu. terutama untuk kapur. yang tidak punya lahan SIPD/KP ini sangat tergantung dari hasil tambang yang . dengan harga murah dan dari sumber penambang yang bervariasi dari segi kualitas. sehingga cukup pesat perkembangannya. diperuntukkan bagi masyarakat setempat. harga dan jumlah penambang. sebagian dari hasil penambangan yang tidak melakukan reklamasi dan tidak membayar kewajiban pajak maupun iuran pertambangan. Berdasarkan data Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung Barat tahun 2008. dan peti 8 usaha. antara pertambangan dengan industri pengolah tambang kapur (yang tidak punya lahan SIPD/KP ini saling membutuhkan. dan masyarakat sekitar karena sebagian menggunakan alat berat dan peledakkan. tanpa menggunakan alat berat dan bahan peledak. Pelimpahan sebagian kewenangan kegiatan pertambangan dan energi. Industri pengolah tambang kapur di bagian hilir yang terpisah dari kegiatan pertambangan di bagian hulu. Tetapi yang terjadi di lapangan. bukan untuk usaha pertambangan skala menengah. Semakin maraknya kegitan pertambangan di daerah ini. jenis bahan galian yang diperbolehkan hanya untuk bahan galian pasir (di luar sungai). memang ada dasar hukumnya. izin Kecamatan Cipatat. sesuai Pasal 20 ayat (1) menyebutkan bahwa. Peti di sini. di luar kemampuan dan kapasitas sebuah kecamatan untuk menangani permasalahan pertambangan. Kabupaten Bandung Barat meliputi pertambangan yang berizin bupati berupa surat izin pertambangan daerah (SIPD) atau kuasa pertambangan (KP). Kecamatan Cipatat. tanah urug. besar dengan peralatan berat dan peledakan. dan lainnya berupa peti (pertambangan tanpa izin). Industri pengolah tambang kapur di sini sangat diuntungkan. sebetulnya sangat riskan dalam manajemen pengelolaan pertambangan di daerah. Pelimpahan kewenangan dari bupati ke camat tersebut meliputi 25 bidang. juga sangat dipengaruhi oleh banyaknya industri pengolah tambang kapur yang sebagian merupakan penadah/penampung hasil tambang peti. meliputi yang beroperasi tanpa izin maupun yang menambang atas izin atau sepengetahuan kepala desa setempat. Izin Camat Cipatat 15 perusahaan. yaitu Peraturan Bupati Bandung No.Usaha pertambangan yang beroperasi di kawasan karst Citatah-Rajamandala. sebelum Kabupaten Bandung Barat menetapkan Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati sebagai pelaksanaan Undang-Undang ini.000 M3. Memang industri pengolahan bahan tambang kapur. Namun. jarak ke penjual dekat. terutama di Desa Gunungmasigit dan Desa Citatah. Dalam lampiran peraturan tersebut secara tegas disebutkan bahwa kegiatan pertambangan tersebut dengan luas maksimal 1. kalau dipahami dengan benar dan teliti. semua Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati Bandung tetap berlaku dan dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Bandung Barat. Secara mata rantai kegiatan. Dilihat secara praktik pertambangan yang baik dan benar (good mining practice). semua jadi tidak terkendali. selain karena adanya kemudahan transportasi. termasuk bidang pertambangan dan energi. sebetulnya ruh peraturan ini adalah "pertambangan rakyat". jumlah SIPD/ KP 15 perusahaan (sebagian warisan dari Kabupaten Bandung/induk). dari pengamatan di lapangan diperkirakan jumlah pertambangan tanpa izin ini melebihi 8 usaha. kegiatan peti ini sudah sangat mengkhawatirkan bagi kelangsungan lingkungan hidup.

berasal dari usaha peti. Namun, penambang pun tidak bisa lepas dari mereka, karena industri pengolah tambang kapur ini dapat memainkan harga tambang semaunya. Hal ini dipengaruhi oleh banyaknya jumlah penambang yang ingin menjual hasil tambangnya. Akibatnya, mudah ditebak, agar mampu bersaing di harga, penambang pun berusaha menekan biaya operasi, dengan cara mengabaikan kewajiban pajak dan iuran pertambangan serta tanpa melakukan reklamasi bekas tambang. Pada akhirnya, kegiatan pengolahan bahan tambang ini secara tidak langsung semakin memperparah kerusakan lingkungan, karena kegiatan pertambangan semakin tidak terkendali, asas konservasi radikal pertambangan diberlakukan di sini. Gali terus selagi laku dijual, masalah kerusakan lingkungan tidak mau tahu. Kebijakan tata ruang UU RI No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, Pasal 1 menjelaskan bahwa, yang dimaksud penataan ruang adalah suatu sistem proses perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang, dan pengendalian pemanfaatan ruang. Dalam perencanaan tata ruang tersebut ditempuh suatu proses untuk menentukan struktur ruang dan pola ruang yang meliputi penyusunan dan penetapan rencana tata ruang. Sedangkan, di dalam pemanfaatan ruang tersebut dilakukan upaya untuk mewujudkan struktur ruang dan pola ruang sesuai dengan rencana tata ruang melalui penyusunan dan pelaksanaan program beserta pembiayaannya. Agar dapat memahami persoalan mengenai pemanfaatan ruang kawasan karst CitatahRajamandala telah menyimpang, maka perlu dijelaskan di sini mengenai asas dan tujuan dari penataan ruang itu sendiri. Dalam pasal 2 UU RI No. 26 Tahun 2007 disebutkan, bahwa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia, penataan ruang diselenggarakan berdasarkan asas (1) keterpaduan; (2) keserasian, keselarasan, dan keseimbangan; (3) keberlanjutan; keberdayagunaan dan keberhasilgunaan; (4) keterbukaan; (5) kebersamaan dan kemitraan; (6) pelindungan kepentingan umum; (7) kepastian hukum dan keadilan; dan (8) akuntabilitas. Sedangkan, Pasal 3 menyebutkan, bahwa penyelenggaraan penataan ruang bertujuan untuk mewujudkan ruang wilayah nasional yang aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan berlandaskan Wawasan Nusantara dan Ketahanan Nasional dengan (1) terwujudnya keharmonisan antara lingkungan alam dan lingkungan buatan; (2) terwujudnya keterpaduan dalam penggunaan sumber daya alam dan sumber daya buatan dengan memerhatikan sumber daya manusia; dan (3) terwujudnya perlindungan fungsi ruang dan pencegahan dampak negatif terhadap lingkungan akibat pemanfaatan ruang. Berdasarkan asas dan tujuan dari kegiatan penataan ruang tersebut, sudah terlihat ada yang "aneh" dalam pemanfaatan ruang kawasan karst Citatah-Rajamandala untuk kegiatan pertambangan. Keanehan tersebut ditunjukkan oleh diabaikannya kawasan karst yang seharusnya dilindungi sehingga beberapa asas penataan ruang telah diabaikan, dan terdapat dua tujuan penataan ruang yang tidak tercapai, yaitu nomor 2 dan nomor 3. Kenyataan ini akan lebih jelas, kalau dilihat dari produk hukum daerah mengenai tata ruang, baik yang dikeluarkan Provinsi Jawa Barat maupun Kabupaten Bandung. Tata ruang di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, kewenangan dalam penyelenggaraan dan pelaksanaan penataan ruang wilayah diatur dalam Pasal 10 ayat (1, 2) dan Pasal 11 ayat (1, 2) UU RI No. 26 Tahun 2007. Pada Pasal 10 dan Pasal 11 tersebut, selain diatur mengenai kewenangan penyelenggaraan dan pelaksanaan penataan ruang baik yang lingkupnya intern provinsi maupun kabupaten/ kota juga diatur kewenangan penyelenggaraan dan pelaksanaan penataan ruang antar provinsi maupun antar kabupaten/kota.

Di tingkat provinsi, Perda Provinsi Jawa Barat No. 2 Tahun 2003 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah sedang dalam proses revisi, sedangkan perda tata ruang untuk Kabupaten Bandung Barat masih dalam proses kajian dan penyusunan, dan hingga kini belum selesai. Memang cukup susah melihat permasalahan ini, tetapi terdapat produk hukum di tingkat provinsi yang dapat dijadikan dasar dalam memahami permasalahan ini. Seperti, Perda Provinsi Jawa Barat No. 1 Tahun 2008 tentang Pengendalian Pemanfaatan Ruang Kawasan Bandung Utara, memang kawasan kasrt Citatah–Rajamandala tidak mendapat perhatian. Tetapi di dalam Perda Provinsi Jawa Barat No. 2 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Kawasan Lindung, minimal terdapat 3 hal yang menetapkan kawasan karst Citatah-Rajamandala tersebut harus dilindungi dan dikelola karena ditetapkan sebagai kawasan lindung. Pertama, dalam Bab VI Penetapan Kawasan Lindung sesuai dengan pasal 55 perda tersebut disebutkan, bahwa kawasan yang memberikan perlindungan terhadap kawasan bawahannya sebagaimana dimaksud pada Pasal 5 sampai dengan Pasal 10, huruf b. Kawasan berfungsi lindung di luar kawasan hutan lindung, tersebar di kabupaten/kota, dan huruf (c). Kawasan resapan air, tersebar di kabupaten/kota. Kedua, dalam Pasal 56 disebutkan bahwa, kawasan perlindungan setempat sebagaimana dimaksud pada Pasal 11 sampai dengan Pasal 20, huruf (c). Kawasan sekitar waduk dan situ, (untuk nomor 2) Situ, tersebar di kabupaten/kota, dan huruf d. Kawasan sekitar mata air, tersebar di kabupaten/kota. Perlu diketahui bahwa, pada sekitar kawasan karst CitatahRajamandala tersebut dekat Situ Ciburuy dan di sekitarnya terdapat beberapa mata air. Ketiga, dalam Pasal 62 disebutkan bahwa, kawasan konservasi geologi sebagaimana dimaksud pada Pasal 41 sampai dengan Pasal 44, huruf (a). Kawasan cagar alam geologi, yaitu nomor (1) Cagar Alam Geologi Gua Pawon, terletak di Kabupaten Bandung, dan huruf (b) Kawasan karst, (yaitu nomor 1) Citatah-Tagog Apu, terletak di Kabupaten Bandung. Berarti berdasarkan perda tersebut cukup jelas kalau kawasan karst Citatah- Rajamandala termasuk kawasan lindung yang harus dilindungi dan dijaga kelestariannya. Perlu diketahui terlebih dulu mengenai perlindungan lingkungan geologi dan kawasan karst. Menurut, Perda Provinsi Jawa Barat No. No. 2 Tahun 2002 tentang Perlindungan Lingkungan Geologi, pasal 1 menjelaskan yang dimaksud dengan lingkungan geologi adalah bentang alam bagian paling atas dari kulit bumi, bahan galian dan air tanah yang terkandung di dalamnya serta proses alam yang terdapat di dalamnya yang memengaruhi kehidupan manusia. (Bambang Yunianto, peneliti pada Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral dan Batubara [Puslitbang tekMIRA], Bandung)***
ingkasan Eksekutif: Pabrik Cirebon (Palimanan) mempertahankan akreditasi ISO 14000:1996 Sistem Manajemen Lingkungan untuk mengelola dampak buruk terhadap lingkungan sekitar dan masyarakat yang disebabkan oleh produksi semen. Perusahaan turut berpartisipasi dalam Program Langit Biru dan Program Proper, yang keduanya digagas oleh pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kondisi lingkungan di Indonesia. Pabrik Citeureup memenuhi komitmen pengembangan pengawasan dan manajemen lingkungan sesuai dengan penilaian terhadap dampak lingkungan pada dokumen Rencana Kelola Lingkungan (RKL) dan Rencana Pengawasan Lingkungan (RPL).

Rencana Kelola Lingkungan terdiri atas beberapa program manajemen lingkungan dan masyarakat yang diterapkan di Pabrik Citeureup. Termasuk juga manajemen respon terhadap perubahan yang berhubungan dengan proyek Mekanisme Pembangunan Bersih. Pabrik Cirebon yang dioperasikan oleh Indocement, terdiri atas 2 (dua) tanur dan menempati lahan seluas 470 hektar termasuk lahan tambang. Pabrik ini berlokasi sekitar 20km barat Cirebon untuk mensuplai kebutuhan semen di daerah Jawa Barat dan sekitarnya. Proses produksi semen terdiri atas penambangan bahan baku, penggilingan, pengeringan, tanur pembakaran, pendinginan, penggilingan akhir, pengantongan dan pengiriman. Bahan baku utama adalah batu kapur, tanah liat, pasir silika dan pasir besi. Proyek Mekanisme Pembangunan Bersih (MPB) terdiri termasuk atas pengenalan bahan aditif untuk penggilingan akhir, dan penggunaan bahan bakar alternatif. Beberapa bahan bakar alternatif yang dipertimbangkan seperti Biomas, ban bekas, oli bekas, plastik, kertas, tekstil, dan lainnya. Penggunaan beberapa jenis bahan bakar ini dimaksudkan untuk keperluan penelitian dan perijinan dari pemerintah. Emisi gas dan debu diakui sebagai dampak utama terhadap lingkungan pada industri semen. Tantangan sosial muncul dari suatu kebutuhan sejumlah karyawan dan kebutuhan dari area penambangan. Penanganan material menyebabkan peningkatan tekanan pada infrastruktur transportasi setempat. Perubahan proses yang disebabkan proyek MPB mungkin akan dirasakan buruk dan merusak lingkungan. Garis besar Rencana Kelola Lingkungan adalah serangkaian Rencana Pengawasan dan Mitigasi Dampak yang ditujukan pada lingkungan dan tantangan sosial. Rencana itu terdiri atas: Udara, bising dan getaran Air Permukaan dan Air Tanah Tanah dan Topografi Flora dan Fauna Material Berbahaya/Bekas Keselamatan dan Kesehatan Pekerja Konsultasi masyarakat dan Partisipasi Program Pengembangan Masyarakat: Pendidikan Sosial Budaya Infrastruktur Ekonomi Kesehatan Masyarakat

begitu juga dengan kebutuhan akan sumber daya manusia dan finansial.Implementasi dari Rencana Kelola Lingkungan termasuk dalam ISO 14000 yang berakreditasi Sistem Manajemen Lingkungan Garis besar Sistem Manajemen Lingkungan adalah bertujuan dan berwawasan lingkungan. . kebutuhan institusional. kewajiban dan tanggung jawab.

lokakarya. Indonesia sudah aktif memberikan tanggapan terhadap draf standar ISO sebelum ditetapkan menjadi Standar Internasional. Lembaga Swadaya Masyarakat. baik Pemerintah. Hal ini dilakukan dengan pembentukan Kelompok Kerja Nasional ISO 14000 oleh Bapedal pada tahun 1995 untuk membahas draf standar ISO tersebut sejak tahun 1995. maupun pakar pengelolaan lingkungan. penelitian dan proyek percontohan Sistem Manajemen Lingkungan telah diprakarsai oleh Kementerian Lingkungan Hidup. Berdasarkan hasil pembahasan dengan “stakeholders” di Indonesia. Rangkaian kegiatan tersebut dimaksudkan untuk menjadi investasi awal bagi penerapan ISO 14001 di Indonesia dalam menumbuhkan sisi “demand” maupun “supply” menuju mekanisme pasar yang wajar. jasa sertifikasi dan perusahaan-perusahaan .Perkembangan Program SML ISO 14001 di Indonesia Seiring dengan perumusan Standar Internasional ISO seri 14000 untuk bidang manajemen lingkungan sejak 1993. peningkatan peran aktif pihak swasta dan promosi penerapan perangkat pengelolaan lingkungan secara proaktif dan sukarela di Indonesia. Pada tahun 1996-1998. serangkaian seminar. Kementerian Lingkungan Hidup menyadari potensi penerapan Sistem Manajemen Lingkungan bagi peningkatan kualitas pengelolaan lingkungan. jasa konsultasi. Setelah itu. bekerjasama dengan BSN dan berbagai pihak. Anggota Kelompok Kerja tersebut berasal dari berbagai kalangan. maka Indonesia sebagai salah satu negara yang aktif mengikuti perkembangan ISO seri 14000 telah melakukan antisipasi terhadap diberlakukannya standar tersebut. Kementerian Lingkungan Hidup (Bapedal pada waktu itu) dan Badan Standardisasi Nasional (BSN) bekerjasama dengan Kelompok Kerja Nasional ISO 14000 dan berbagai stakeholders sejak tahun 1995 mengkaji. Dalam mengantisipasi diberlakukannya standar ISO seri 14000. menyebarkan informasi. dan melakukan serangkaian kegiatan penelitian dan pengembangan penerapan Sistem Manajemen Lingkungan. Swasta. muncullah beberapa penyelenggara pelatihan.

Prosedur Audit . penerapan ISO 14001 juga di pacu oleh adanya program internal dari beberapa “holding company” untuk menerapkan ISO 14001 pada anak perusahaannya.Pedoman Untuk Pengauditan Lingkungan . Faktor pendorong yang lain adalah antisipasi industri terhadap potensi adanya persyaratan dagang dan industri yang diwajibkan oleh “buyer” untuk menerapkan ISO 14001.Sistem Manajemen Lingkungan-Pedoman Umum Prinsip Sistem dan Teknik Pendukung (SNI 19-14004-1997) 3. Kementerian LH menyediakan media bagi semua pihak yang berkepentingan untuk aktif dalam program pengembangan standar ISO 14000. yaitu melalui Kelompok Kerja Nasional ISO 14000 (Pokjanas ISO 14000). maka Kementerian LH bekerjasama dengan BSN telah melakukan adopsi terhadap beberapa Standar Internasional ISO 14000 menjadi Standar Nasional Indonesia (SNI).Pedoman Audit untuk Lingkungan – Kriteria Kualifikasi untuk Auditor Lingkungan (SNI 1914012-1997) Standar ISO 14001 ternyata mendapat sambutan positif dari kalangan industri di Indonesia. Seiring dengan tumbuhnya populasi para pemain dalam pasar penerapan ISO 14001 di Indonesia. . Standar yang telah diadopsi tersebut diantaranya : 1. Peran motor penggerak diharapkan dapat dilanjutkan oleh dunia usaha itu sendiri. Kecenderungan peningkatan penerapan Standar ISO 14001 dapat menjadi salah satu indikator peningkatan kesadaran industri terhadap pengelolaan lingkungan. Sekretariat Pokjanas ISO 14000 tersebut difasilitasi oleh Kementerian LH cq.Pedoman Audit Lingkungan-Prinsip Umum (SNI 19-1410-1997) 4. Kementerian LH selanjutnya lebih menfokuskan diri pada peran fasilitator dan pembina kepada semua pihak dalam penerapan ISO 14001 di Indonesia. Untuk menfasilitasi penerapan standar ISO 14001 di Indonesia dan mempermudah penerapan dilapangan serta untuk menyamakan persepsi mengenai pelaksanaannya.Pengauditan Sistem Manajemen Lingkungan (SNI 19-14011-1997) 5.yang menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan. sesuai dengan jiwa penerapan Sistem Manajemen Lingkungan yang bersifat proaktif dan sukarela. Sejak ditetapkannya ISO 14001 menjadi standar internasional dan diadopsi menjadi SNI 1914001-1997 sampai saat ini tercatat lebih dari 248 (dua ratus empat puluh delapan[1]) sertifikat ISO 14001 untuk berbagai unit organisasi perusahaan di Indonesia yang dengan sukarela menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001. Kelompok kerja tersebut sampai saat ini masih aktif dalam melaksanakan diskusi-diskusi membahas penerapan standar ISO 14000.Sistem Manajemen Lingkungan-Spesifikasi dengan Panduan Penggunaan (SNI 19-140011997) 2. Dengan perannya sebagai fasilitator dalam pengembangan ISO 14000 di Indonesia. Selain kedua hal di atas. Asisten Deputi Urusan Standarisasi dan Teknologi.

Untuk menghasilkan semen. tanpa memandang proses pembuatannya. Pengertian Semen Semen (cement) adalah hasil industri dari paduan bahan baku : batu kapur/gamping sebagai bahan utama dan lempung / tanah liat atau bahan pengganti lainnya dengan hasil akhir berupa padatan berbentuk bubuk/bulk. konglomerat. batugamping dan napal dengan sisipan tipis batubara. Besi Oksida (Fe2O3 ) dan Magnesium Oksida (MgO). Formasi Berai terdiri dari batugamping.GEOLOGI DAN POTENSI ENDAPAN BAHAN BAKU SEMEN Menurut Nazly Bahar dkk. lempung dan pasirkuarsa. Formasi Tanjung diperkirakan berumur Eosen Akhir. di daerah Batusopang dan sekitarnya terdapat bahan baku semen berupa : batugamping. Pada lapisan KAJIAN TERHADAP SEMEN SEBAGAI CALON BARANG KENA CUKAI DALAM RANGKA EKSTENSIFIKASI OBYEK BKC I. Alumunium Oksida (Al2O3). sebagian untuk membentuk clinkernya. terendapkan dalam lingkungan paralas-neritik. diduga berumur Oligosen-Miosen Awal. batulempung. bahan baku tersebut dibakar sampai meleleh. yang mana sebarannya juga membentang dari arah utara ke selatan. sedangkan bagian atas dan tengah disusun oleh batugamping. • Lempung dijumpai pada Formasi Tanjung. yang mengeras atau membatu pada pencampuran dengan air. sedangkan lempung/tanah liat adalah bahan alam yang mengandung senyawa : Silika Oksida (SiO2). napal dan serpih. Batu kapur/gamping adalah bahan alam yang mengandung senyawa Calcium Oksida (CaO). terdiri dari perselingan batupasir. Napal dan serpih menempati bagian bawah dari formasi. (2000) serta Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi (1994). Formasi Tanjung menindih tak selaras Formasi Pitap dan ditutupi secara tidak selaras oleh Formasi Berai. yang mana sebarannya membentang dari arah utara ke selatan. • Batugamping dijumpai pada Formasi Berai. terendapkan di lingkungan neritik. yang kemudian dihancurkan dan ditambah dengan gips (gypsum) dalam .

Semen ini biasa digunakan sebagai perekat untuk memplester. semen putih (gray cement) adalah semen yang lebih murni dari semen abu dan digunakan untuk pekerjaan penyelesaian (finishing). aluminium oksida. Namun demikian dalam industri semen angka hidrolitas ini harus dijaga secara teliti untuk mendapatkan mutu yang baik dan tetap. V. Semen jenis ini dibuat dari bahan utama kalsit (calcite) limestone murni. baik di darat maupun di lepas pantai. oil well cement atau semen sumur minyak adalah semen khusus yang digunakan dalam proses pengeboran minyak bumi atau gas alam. Proses kering : menggunakan teknik penggilingan dan blending kemudian dibakar dengan bahan bakar batubara.5 (lemah) hingga >1/2 (keras sekali). Proses ini jarang digunakan karena masalah keterbatasan energi BBM. Jenis-jenis semen menurut BPS adalah : semen abu atau semen portland adalah bubuk/bulk berwarna abu kebirubiruan. yaitu tipe I sd. - - - Semakin baik mutu semen maka semakin lama mengeras atau membatunya jika dicampur dengan air. dibentuk dari bahan utama batu kapur/gamping berkadar kalsium tinggi yang diolah dalam tanur yang bersuhu dan bertekanan tinggi. yaitu antara 1/1. bakar (bunker crude oil). Semen ini berdasarkan prosentase kandungan penyusunannya terdiri dari 5 (lima) tipe.15. Pozzolan buatan (fly ash) merupakan hasil sampingan dari pembakaran batubara yang mengandung amorphous silika. Proses ini meliputi lima tahap pengelolaan yaitu : proses pengeringan dan penggilingan bahan baku di rotary dryer dan roller meal. Proses pembuatan semen dapat dibedakan menurut : • Proses basah : semua bahan baku yang ada dicampur dengan air. besi oksida dan oksida lainnya dalam berbagai variasi jumlah. mixed & fly ash cement adalah campuran semen abu dengan Pozzolan buatan (fly ash). seperti sebagai filler atau pengisi. dihancurkan dan diuapkan kemudian dibakar dengan menggunakan bahan bakar minyak. • . Hasil akhir dari proses produksi dikemas dalam kantong/zak dengan berat rata-rata 40 kg atau 50 kg.9 dan 1/2. Semen ini digunakan sebagai campuran untuk membuat beton.jumlah yang sesuai. dengan angka-angka hidrolitas yang dapat dihitung dengan rumus : (% SiO2 + % Al2O3 + Fe2O3) : (%CaO + %MgO) Angka hidrolitas ini berkisar antara <1/1. sehingga menjadi lebih keras.

- proses pencampuran (homogenizing raw meal) untuk mendapatkan campuran yang homogen.002 0. alkali.464 -0. proses pembakaran raw meal untuk menghasilkan terak (clinker : bahan setengah jadi yang dibutuhkan untuk pembuatan semen). Skenario I : Cukai Terhadap Produksi Semen Dalam Negeri Tujuan utama dari ekstensifikasi obyek barang kena cukai (BKC) adalah untuk mengoptimalkan penerimaan negara dengan tidak mengesampingkan segi karakteristik barang tertentu untuk dikenakan cukai. Tabel Jumlah Produksi Semen (dalam ton) Tahun 1988 1989 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 Jumlah Pabrik 11 11 11 11 11 12 12 12 11 11 Jumlah produksi 13719049 14145048 13822102 15836894 15802349 19686066 18111104 17108774 25039672 20879018 0. sulfur trioksida. silika yang larut. dan kapur bebas.146 -0. besi dan alumunium oksida.166 Perubaha n . proses penggilingan akhir di mana clinker dan gypsum digiling dengan cement mill.246 -0.023 0. Dari proses pembuatan semen di atas akan terjadi penguapan karena pembakaran dengan suhu mencapai 900 derajat Celcius sehingga menghasilkan : residu (sisa) yang tak larut.080 -0. magnesium. proses pendinginan terak. Optimalisasi Penerimaan 2. fosfor.031 -0.055 0. oksida besi. kalsium.1. II. Untuk mengetahui tingkat pertumbuhan permintaan semen selama kurun waktu tertentu berikut ini disajikan tabel jumlah produksi : Tabel 1.

Berikut ini disajikan tabel peramalannya dengan metode perhitungan regresi. Semen merupakan barang inelastis yang artinya berapapun tingkat harga semen tidak terlalu mempengaruhi jumlah produksi semen sehingga diharapkan penerimaan negara akan meningkat.Ratarata Sumber : Data BPS 17415008 0.1.1. Perkiraan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Berdasarkan Data Nilai Produksi Berdasarkan analisa statistik data dari BPS mengenai tingkat harga dan jumlah produksi semen selama periode tahun 1988 – 1997 dapat diramalkan penerimaan cukai dari semen untuk masa yang akan datang. Berdasarkan trend produksi semen dapat diketahui ada peningkatan jumlah produksi semen meskipun dalam jumlah yang relatif sedikit. Tabel 2a.2% per tahun.062 Berdasarkan tabel jumlah produksi semen selama periode tahun 1988-1997 dapat diketahui bahwa rata-rata tingkat pertumbuhan jumlah produksi semen adalah 6. Hal ini disebabkan karena : 1. Dengan melihat besarnya rata-rata tingkat pertumbuhan jumlah produksi tersebut. 2. 2. Tabel Peramalan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Tarif 0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 NP kena cukai satu tahun 3540288699 3398677151 3257065603 3115454055 2973842507 2832230959 2690619411 2549007863 2407396315 2265784767 NP kena cukai (9 bl) 2655216524 2549007863 2442799202 2336590541 2230381880 2124173219 2017964558 1911755897 1805547236 1699338576 Penerimaan satu tahun 0 169933858 325706560 467318108 594768501 708057740 807185823 892152752 962958526 1019603145 Penerimaan (9 bl) 0 127450393 244279920 350488581 446076376 531043305 605389368 669114564 722218895 764702359 . maka diharapkan akan ada peningkatan penerimaan negara di sektor cukai apabila produksi semen dikenakan cukai.

Nilai produksi tahun 1999 diperoleh dengan cara mengalikan angka koefisien dengan nilai produksi tahun 1998.000. maka prediksi penerimaan cukai hanya dihitung selama sembilan bulan saja.50 55 60 65 70 75 2124173219 1982561671 1840950123 1699338576 1557727028 1416115480 1593129915 1486921254 1380712593 1274503932 1168295271 1062086610 1062086610 1090408919 1104570074 1104570074 1090408919 1062086610 796564957 817806689 828427556 828427556 817806689 796564957 Sumber : Data BPS Dengan menggunakan historical data (perhitungan time series analysis) nilai produksi selama periode tahun 1988 – 1997diperoleh angka koefisien sebesar 1.699.11 tahun 1995 tentang Cukai bahwa besarnya tarif cukai yang didasarkan pada harga pabrik dikenakan cukai setinggi-tingginya 250%.540. dikurangi angka elastisitas permintaan yang dikalikan tarif dan nilai produksi tahun 2000 sebelum dikenakan cukai (= Rp.0266 nilai produksi pada time t-1) yang digunakan untuk memprediksikan nilai produksi tahun 2000 yaitu sebesar Rp. 3.540. Nilai produksi setelah dikenakan cukai dapat dihitung dari nilai produksi tahun 2000 sebelum dikenakan cukai.288. Sedangkan nilai produksi tahun 2000 dihitung dari perkalian angka koefisien dengan nilai produksi tahun 1999.288.250% (dengan kelipatan 5) yaitu sesuai dengan ketentuan UU no.699. nilai produksi .00)/100). sehingga produksi semen tahun 1997 digunakan sebagai acuan untuk memperhitungkan produksi semen tahun 2000.699.288. Besarnya tarif cukai yang digunakan dalam analisa ini adalah dari 0% . Untuk analisa prediksi penerimaan cukai.000.00-(0. 3.540.0266 (artinya rata-rata nilai produksi pada time t adalah 1. produksi semen tahun 2000 diprediksikan sama dengan produksi semen tahun 1997 (pertumbuhan ekonomi tahun 1999 adalah 2% dan prediksi pertumbuhan ekonomi tahun 2000 adalah 3%) dengan asumsi bahwa selama periode tahun 1998-1999 dianggap tidak ada kenaikan produksi semen bahkan produksi semen ada kecenderungan mengalami penurunan.00. Dengan menggunakan instrumen tarif maka dapat dihitung nilai produksi setelah dikenakan cukai. Oleh karena tahun anggaran 2000 hanya berlangsung selama 9 (sembilan) bulan yaitu dari bulan April s/d Desember 2000. Prediksi nilai produksi tahun 2000 dihitung dengan cara interpolasi berdasarkan angka koefisien yang dikalikan dengan nilai produksi mulai tahun 1997 akan menghasilkan nilai produksi tahun 1998.8 x tarif x Rp.000. Penerimaan cukai cukai dapat dihitung dengan cara mengalikan besarnya tarif cukai dengan nilai produksi setelah dikenakan cukai. Meskipun demikian. 3.

749. Berdasarkan tabel tersebut di atas.604.00 per zak (@ 50 kg) atau 60% dari HJE. akan menjadi 17% (20% . Disamping itu perhitungan tarif cukai harus juga memperhatikan kandungan lokal dan kandungan impor. 546.708.00.974.00 per zak (@ 50 kg). pengecer.00 dengan . 8. dengan memperhitungkan pertumbuhan ekonomi. agen. Sehingga apabila dikenakan tarif sebesar 60% selain terlalu besar juga tidak mungkin. Bila tarif spesifik yang digunakan pada harga pabrik Rp.2. 11 Tahun 1995 tentang Cukai adalah 55%.000. sehingga diperoleh prediksi penerimaan cukai untuk Tahun Anggaran 2000 (9 bulan) sebesar Rp.00 per zak (@ 50 kg). Namun demikian pada tingkat tarif tersebut.tahun 2000 akan mengalami perubahan karena terjadinya inflasi. dan biaya angkut dan distribusi) sebesar ± 40%. 8. 20. 2. penyerapan tenaga kerja.294. 43.000. Sementara harga jual eceran semen di pasaran ratarata sebesar Rp. Angka ini diperoleh dari metode deduksi dengan memperhitungkan : keuntungan distributor.000. penerimaan optimal tercapai pada tingkat tarif cukai sebesar 60%.00 diperoleh dari prediksi nilai produksi tahun 2000 di bagi dengan jumlah produksi semen per zak tahun 2000. Jadi harga pabrik seharusnya Rp. sosial dan ekonomi. Perkiraan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Berdasarkan Data Jumlah Produksi Prediksi penerimaan cukai tahun 2000 adalah 103% atau (100% + 3%). Hal ini akan mengakibatkan dampak negatif baik pada sektor sosial maupun ekonomi yang tidak diharapkan. karena batas maksimal pengenaan tarif berdasarkan pasal 5 ayat (1) huruf b UU No. 531. yaitu sebesar Rp. Berdasarkan bukti empiris pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) tahun1999 mencapai sebesar 2% dan pertumbuhan PDB tahun 2000 (menurut analisis Badan Analisa Keuangan dan Moneter) diprediksikan sebesar ± 3%. 531. Penerimaan negara tersebut bukanlah jumlah sebenarnya. dampak negatif yang dihasilkan.00 per kg). Prediksi penerimaan cukai tersebut di atas mengasumsikan income per capita tetap.043. Pertumbuhan PDB sebesar 5% tersebut diperkirakan akan mengakibatkan pertumbuhan industri semen sebesar 3%.500.00 per zak. Sehingga penurunan nilai produksi semen setelah dikenakan cukai dengan tarif 25%. Pertimbangan lain pengenaan tarif sebesar 25% adalah karena harga pabrik akan dikonversikan ke dalam HJE. kualitas jenis semen dan lain-lain. penurunan produksi mencapai sekitar 48%.1. karena berdasarkan data BPS yang dikonversikan ke dalam harga pabrik sebelum dikenakan cukai diperoleh harga semen sebesar Rp. maka tarif cukai yang ideal adalah sebesar Rp. 170.00.305. yang akan memberikan penerimaan negara yang paling optimal. maka tarif ad valorum yang ideal adalah 25% dengan penurunan produksi sekitar 20% (dengan asumsi kondisi yang lain tidak berubah/ceteris paribus). 12.043. 8.00 x 103% = Rp. Sehingga penerimaan cukai seharusnya adalah Rp.195.00 per kg (harga pabrik sebesar Rp. sehingga perlu dibuat prediksi nilai produksi tahun 2000.500.200.500.305. Sehingga dengan memperhitungkan aspek penerimaan. Angka sebesar Rp.000.3%).

00 maka prediksi penerimaan cukai untuk Tahun Anggaran 2000 adalah Rp. Prediksi penerimaan cukai di atas berdasarkan nilai produksi.300. 2000 Berdasarkan Jumlah Produksi Harga Pabrik (Rp) 169400 177870 186340 194810 203280 211750 220220 228690 237160 245630 254100 262570 271040 Prosentase Jumlah produksi Penurunan Jumlah (ton) produksi 0 4 8 12 16 20 24 28 32 36 40 44 48 20879018 20043857 19208697 18373536 17538375 16703214 Penerimaan Cukai 0 178260044720 357934851699 536902277549 713040178879 884226412300 Tarif 0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 50 55 60 15868054 1048338834423 15032893 1203255301858 14197732 1346853671215 13362572 1477011799106 12527411 1591607542140 11692250 1688518756928 10857089 1765623300081 . Tabel Prediksi Penerimaan Cukai Th.00 (dengan asumsi pendapatan perkapita konstan). 884. Tabel 2b.000.412.441. Apabila harga pabrik diasumsikan sebesar Rp.750.500. pembebanan cukai sebesar 25% mengakibatkan penurunan produksi sekitar 20% sehingga jumlah produksi setelah dikenakan cukai menjadi 16.00. Menganalisa tabel 2b tersebut.asumsi harga pabrik sebelum kena cukai Rp.199. Tabel 2b.00 per ton dengan penerimaan cukai untuk tahun 2000 sebesar Rp.50.809. 772. menggambarkan pengaruh pembebanan cukai terhadap tingkat produksi maupun penerimaan cukainya.226.225.703.214 ton dan harga pabrik setelah kena cukai Rp. untuk mendapatkan prediksi jumlah penerimaan cukai. Untuk menguji keabsahan dari analisa tersebut perlu dilakukan sensitivity analysis dengan menggunakan pengaruh pembebanan cukai terhadap penurunan produksi (dalam ton). 211.169. 663. 8. 12.223. Untuk tahun anggaran 2000 yang berlangsung hanya sembilan bulan diperoleh penerimaan cukai sebesar Rp.00.

125. 1.142. Perkiraan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Berdasarkan Data Nilai Produksi No.000. 3.03% 97. 3. 2000 (konsumsi daerah Pabean) Tarif NP kena cukai Satu tahun 0 5 10 15 20 3435142125 3297736440 3160330755 3022925070 2885519385 NP kena cukai Penerimaa n satu (9 bl) tahun 2576356594 0 Penerimaan 9 bl 0 123665117 237024807 340079070 432827908 2473302330 164886822 2370248066 316033076 2267193803 453438761 2164139539 577103877 . Tabel Prediksi Penerimaan Cukai Th.435.00 x 97.699.2. maka cukai hanya dikenakan terhadap semen yang dikonsumsi di daerah pabean.00 sehingga dapat disajikan tabel seperti di bawah ini : Tabel 2c.2.03% dari produksi dalam negeri atau Rp. 3.65 70 75 80 85 279510 287980 296450 304920 313390 52 56 60 64 68 10021929 1820799028208 9186768 1851923797921 8351607 1856875465830 7516446 1833531888545 6681286 1779770922677 2.1. Semen yang dikonsumsi di Daerah Pabean Produksi DN Impor Ekspor Potensi Semen Kena Cukai 100% 0.000.03% = Rp.540. Dengan demikian nilai produksi semen yang dapat dikenakan cukai adalah sebesar 97. 2.06% 3.11 Tahun 1995 tentang Cukai. Skenario II : Cukai Dikenakan Terhadap Semen Yang Dikonsumsi di Daerah Pabean 2.288. 03% dari produksi DN Apabila pengenaan cukai mengacu pada ketentuan UU no.

Untuk menguji keabsahan dari analisa tersebut perlu dilakukan sensitivity analysis dengan menggunakan pengaruh pembebanan cukai terhadap penurunan produksi (dalam ton).00 (= Rp.125.271.00 x 103%).729.214 ton dan harga pabrik setelah kena cukai Rp. . 515.000. 530.570.435. 3. Perkiraan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Berdasarkan Data Jumlah Produksi Prediksi penerimaan cukai di atas berdasarkan nilai produksi. pada skenario kedua apabila nilai produksi kena cukai hanya sebesar Rp. 515.00 (dengan asumsi income per capita tetap).00 maka apabila semen dikenakan cukai dengan tarif 25% akan diperoleh prediksi penerimaan cukai adalah sebesar Rp. Tabel 2d.458. pembebanan cukai sebesar 25% mengakibatkan penurunan produksi sekitar 20% sehingga jumlah produksi setelah dikenakan cukai menjadi 16. Apabila pertumbuhan income per capita diprediksikan sebesar 5% untuk tahun 1999 dan 2000. untuk mendapatkan prediksi jumlah penerimaan cukai.25 30 35 40 45 50 55 60 65 70 75 2748113700 2610708015 2473302330 2335896645 2198490960 2061085275 1923679590 1786273905 1648868220 1511462535 1374056850 2061085275 687028425 1958031011 783212405 1854976748 865655816 1751922484 934358658 1648868220 989320932 1545813956 103054263 8 1442759693 105802377 5 1339705429 107176434 3 1236651165 107176434 3 1133596901 105802377 5 1030542638 103054263 8 515271319 587409303 649241862 700768994 741990699 772906978 793517831 803823257 803823257 793517831 772906978 Sebagaimana halnya pada skenario pertama.703.000.142.271. 2.319.319.000. maka diperoleh prediksi penerimaan cukai sebesar Rp.2. Menganalisa tabel 2d tersebut. menggambarkan pengaruh pembebanan cukai terhadap tingkat produksi maupun penerimaan Cukainya.2.

00 x 103%).850. (dengan asumsi pertumbuhan income per capita tetap). Tabel 2d.211. Tabel Prediksi Penerimaan Cukai Th. III. 2000 Berdasarkan Jumlah Produksi Untuk Konsumsi Semen Di Daerah Pabean Tarif (%) 0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 50 55 60 65 70 75 80 85 Harga Pabrik (Rp) 169400 177870 186340 194810 203280 211750 220220 228690 237160 245630 254100 262570 271040 279510 287980 296450 304920 313390 Prosentase Penurunan Jumlah produksi 0 4 8 12 16 20 24 28 32 36 40 44 48 52 56 60 64 68 Jumlah produksi (ton) Penerimaan Cukai 20258911 0 19448555 172965719979 18638198 347304183768 17827842 520956275652 17017485 691862879917 16207129 857964880850 15396772 1017203162736 14586416 1167518609861 13776059 1306852106511 12965703 1433144536972 12155347 1544336785530 11344990 1638369736471 10534634 1713184274081 9724277 1766721282646 8913921 1796921646452 8103564 1801726249785 7293208 1779075976931 6482852 1726911712175 Apabila diprediksikan pertumbuhan income percapita sebesar 5% sebagaimana telah dijelaskan di atas. Elastisitas Permintaan . 883.750.00 per ton dengan penerimaan cukai untuk tahun 2000 sebesar Rp.880. maka prediksi penerimaan cukai tahun anggaran 2000 (9 bulan) adalah sebesar Rp. 857.964.880.827.00 (=857.964.850.703.00.275.

2. Kelayakan administrasi suatu barang untuk dikenakan cukai dimaksudkan bahwa administrasi barang kena cukai tersebut dapat dilakukan secara tertib. Sistem distribusi barang jadi hasil produksi semen adalah sederhana. IV. sehingga kemungkinan melakukan mutasi barang setengah jadi sangatlah sulit. Energi yang dipakai pada umumnya adalah listrik dan bahan bakar. energi yang dibutuhkan adalah antara 800 – 900 Kkal energi bahan bakar. Selain itu. sedangkan untuk menghasilkan satu ton clinker. Selain itu. Hal ini menunjukkan bahwa setiap kenaikan harga sebesar 10% akan mengakibatkan penurunan jumlah produksi semen sebesar 8. Dengan demikian semen mepunyai potensi yang cukup besar untuk meningkatkan penerimaan negara di sektor cukai apabila semen tersebut dikenakan cukai. . 5. semen mempunyai sifat permintaan inelastis yang artinya berapapun peningkatan harga semen tidak akan terlalu mempengaruhi permintaan masyarakat terhadap semen. diperoleh hasil –0. sederhana dan mudah difahami oleh anggota masyarakat. yaitu produk semen saja dan sangat sulit untuk memproduksi barang lain selain semen. Oleh karena itu industri semen merupakan industri yang bersifat ekonomi skala besar (economies of scale) yang artinya semakin besar volume produksinya. karena untuk membuat satu ton semen diperlukan bahan-bahan baku seperti yang telah disebutkan di atas yang berat totalnya hampir dua kali lipat dari produk akhir yang dihasilkannya. semakin kecil biaya rata-rata (average cost) per ton semen. dengan mempertimbangkan kelayakan administrasi dari pemungutannya. Oleh karena itu. maka penurunan jumlah produksi tersebut tidak akan mempengaruhi permintaan semen di dalam negeri.Berdasarkan analisa statistik terhadap data produksi dan nilai produksi industri semen di Indonesia yang diperoleh dari BPS melalui uji regresi dengan harga konstan. 4.270 (ceteris paribus diasumsikan income percapita tetap). Selain padat modal industri semen juga padat energi. energi yang dibutuhkan bisa mencapai 110 – 120 Kwh energi listrik . sehingga industri semen adalah industri yang padat modal. Untuk menghasilkan satu ton semen. Kelayakan Administrasi Salah satu pertimbangan dalam pemungutan pajak di suatu negara. Weight loosing process industry. Proses produksi dalam industri semen dilakukan dengan menggunakan high technology (teknologi canggih). sehingga industri semen hanya dapat dilakukan oleh industri besar saja (bukan berbentuk industri rakyat/home industry). Rentang biaya produksi semen per tonnya adalah antara US $ 26 – US $ 38. yaitu melalui Asosiasi Semen Nasional. tangki atau kontainer.80673 dengan t-statistik -2. terkendali. 3. Proses produksi semen adalah proses produksi yang terpadu (berada pada satu lokasi dan tidak terpisah-pisah). Sebagaimana kita ketahui. melalui truk. temasuk dalam hal ini adalah cukai. industri semen dapat dikelompokkan dalam : 1.0673%. industri semen menghasilkan single product.

baik dari segi jumlah produksi maupun penjualannya. sehingga mudah untuk melakukan pengawasan fisik. Oleh karena itu. berdasarkan halhal yang telah disebutkan di atas maka mudah untuk menerapkan aturan-aturan yang ada dalam UU Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai. sehingga mudah untuk diawasi. yaitu : Penempatan pegawai Bea dan Cukai untuk mengawasi pabrik semen. On Call Service yang dikaitkan dengan self assesment dalam administrasi cukai. kemungkinan untuk pelarian hak-hak negara juga sangat kecil. pada saat dikeluarkan dari pabrik. Namun demikian jumlah pegawai yang dibutuhkan tidaklah terlalu banyak. Selain itu. industri semen bukanlah industri tradisional melainkan industri yang modern yang padat modal. sebagai implementasi dari karakteristik cukai cukai. berskala besar. pengawasan terhadap jumlah produksi maupun penjualan semen dalam rangka perhitungan cukainya tidaklah terlalu sulit. yaitu pada saat diperlukan oleh pabrik semen. karena industri semen pabriknya jelas dan produk hasil akhirnya mudah dikenal luas oleh masyarakat. Sedangkan untuk semen yang telah dikemas dalam kantong/zak. sehingga mengharuskan memiliki sistem administrasi yang baik. Oleh karena itu. Hasil akhir industri semen adalah bubuk/bulk yang dapat langsung dikeluarkan dalam bentuk bulk truk/tangki yang berupa semen curah dengan ukuran tertentu dan melalui proses pengantongan dengan kemasan berupa zak (berukuran 40 atau 50 Kg). maka semen mudah diawasi/dikontrol karena pabriknya jelas. - Dengan administrasi yang baik dan adanya kemudahan-kemudahan dalam pengawasan fisik. Selain itu. jumlah pabrik semen tidak terlalu banyak (sekitar sepuluh sampai dengan dua puluh pabrik) dengan jaringan pemasaran yang meliputi 27 (dua puluh tujuh) propinsi di Indonesia. Untuk semen curah. Untuk semen impor pelunasan . pelunasannya dapat dilakukan pada saat keluar dari truk/tangki curahnya. karena semen sulit untuk dipalsukan (proses produksinya rumit dan barang jadi / hasil akhirnya jelas dan sudah dikenal luas oleh masyarakat). Pengawasan fisik tersebut dapat dilakaukan dengan dua cara. dimana pegawai Bea dan Cukai dapat dipanggil sewaktu-waktu. proses produksinya terpadu dan barang jadinya (hasil akhirnya) spesifik dan terukur. Semen juga memiliki jenis tertentu dan ada standar mutunya. Berdasarkan hal-hal yang telah disebutkan di atas. sehingga mudah untuk menetapkan berapa besarnya tarif cukai untuk masing-masing jenis semen. Hal ini adalah untuk mengantisipasi kesulitan pegawai yang mau ditempatkan di pabrik semen.tempat penimbunan barang jadi hasil industri semen juga sederhana. Pelunasan cukai dapat dilakukan pada saat semen selesai dibuat di Indonesia. mengingat dampak negatif terhadap kesehatan pegawai yang ditimbulkan oleh industri semen.

Pajak Lainnya Selama ini industri diantaranya adalah : semen telah dikenakan beberapa macam pajak − Pajak Penghasilan (PPh) Badan − Pajak Penghasilan (PPh) Perorangan untuk Karyawan − Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) − Pajak pertambahan Nilai (PPN) − Pajak Daerah dan Distribusi Daerah Dengan melihat beban pajak yang telah dikenakan pada barang produksi semen pada saat ini. 11/1995 tentang Cukai.n. Pelunasan sukai semen dapat dilakukan dengan pembayaran. antara lain ketentuan pasal 16 UU No. Di samping itu pengenaan cukai dapat dibebankan kepada konsumen (forward shifting) dan bukan kepada pengusaha pabrik. dan setelah mendapatkan NPPBKC. wajib diberitahukan kepada kepala kantor Bea Cukai setempat dengan dilindungi oleh dokumen cukai dan/atau dokumen pelengkap cukai. sehingga jika dikenakan cukai. maka semen mempunyai potensi untuk dikenakan cukai. 11/1995 berkenaan dengan kewajiban pengusaha pabrik untuk membuat buku catatan mengenai semen untuk dilaporkan kepada pejabat Bea dan Cukai. Pemasukan/pengeluaran semen ke/dari pabrik atau tempat penyimpanan. yaitu dikenakan cukai dengan tarif yang relatif rendah. Memang ada kendala dalam administrasi cukai semen. Jalan keluar untuk permasalahan tersebut adalah dengan mengatur agar pengenaan cukai terhadap semen tipe tersebut akan. maka diharapkan salah satu beban pajak tersebut digantikan dengan cukai. Antara lain penggunaan semen abu/portland jenis II dan V banyak digunakan untuk pembangunan Rumah Sangat Sederhana (RSS). Perizinan berupa BKC untuk mendirikan pabrik. tempat penimbunan dan tempat penjualan eceran semen serta importir semen diberikan oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai a. Hal ini disebabkan karena penerimaan negara diperkirakan akan lebih besar dan lebih sederhana bila semen dikenakan cukai dibanding bila dikenakan PPN. . maka akan banyak masyarakat kecil yang memprotesnya. Ada kendala dalam melaksanakan administrasi di bidang cukai semen. Pajak yang dapat dipertimbangkan untuk diganti dengan cukai adalah PPN. V. akan tetapi karena potensi penerimaan dari cukai adalah cukup besar dan administrasi pemungutan cukainya murah serta kelayakan administrasinya memadai. maka pengusaha pabrik dan importir semen wajib memenuhi kewajiban-kewajibannya sesuai dengan UU No. Menteri Keuangan Republik Indonesia. Sistem pengawasan dengan menggunakan dokumen cukai.cukainya dilakukan pada saat semen diimpor untuk dipakai.

Sedangkan dari segi ruang akan mempengaruhi keseimbangan atau keselarasan lingkungan setempat. b) Debu yang secara visual terlihat di kawasan pabrik dalam bentuk kabut dan kepulan debu tersebut. termasuk pengantongannya. b) • Kuantitas air atau debit air menjadi berkurang karena hilangnya vegetasi pada suatu lahan akan mengakibatkan penyerapan air hujan oleh tanah di tempat itu menjadi berkurang. 3. Perubahan dari segi tata guna tanah akibat kegiatan penebangan dan penyerapan lahan serta pembangunan fasilitas lainnya. UDARA. yang pada akhirnya akan menimbulkan masalah banjir pada musim hujan. dapat menimbulkan pencemaran udara yang sangat . dampak yang bersifat merugikan adalah : a) Debu yang dihasilkan oleh kegiatan pabrik terdiri dari : • Debu yang dihasilkan pada waktu pengadaan bahan baku dan selama proses pembakaran. maka semen mempunyai dampak penting untuk komponen-komponen lingkungan seperti diuraikan di bawah ini : a) • LAHAN.Pengenaan cukai terhadap semen akan mengakibatkan kenaikan harga semen. maka pengenaan cukai terhadap semen diharapkan tidak mempengaruhi penerimaan negara di sektor pajak yang lain. • Debu yang dihasilkan selama pengangkutan bahan baku ke pabrik dan bahan jadi ke luar pabrik. sehingga persediaan air tanah menjadi menipis. AIR. yang akan mengakibatkan pendangkalan dasar sungai. VI. Mengingat semen adalah barang yang mempunyai sifat permintaan inelastis yaitu permintaan yang tidak peka terhadap perubahan harga. akibatnya persediaan ait tanah menjadi makin sedikit. yang menimbulkan lahan kritis yang mudah terkena erosi. dampak yang bersifat merugikan adalah : • Kualitas air bertambah buruk akibat limbah cair dari pabrik dalam bentuk minyak dan sisa air dari kegiatan penambangan. dampak yang bersifat merugikan adalah : • Penurunan kualitas dari segi kesuburan tanah akibat penambangan tanah liat. Perubahan ini dari segi waktu akan meluas ke arah menurunnya kapasitas penampungan air yang pada akhirnya akan berpengaruh juga terhadap kuantitas air sungai. Dampak Lingkungan dan Sosial Berdasarkan bahan baku dan bahan bakar yang digunakannya serta proses produksi yang dilaluinya. Akibat lanjutan adalah sungai menjadi kering pada musim kemarau dan sebaliknya sungai akan banjir (debit air menjadi sangat tinggi) karena tanah tidak mampu lagi menyerap air yang mengalir terlalu cepat.

misalnya sakit kepala yang tidak jelas penyebabnya. Berkurangnya keanekaragaman fauna (burung. penyakit yang berhubungan dengan gangguan kejiwaan (psycho-social) dan penyakit lainnya yang berhubungan dengan kondisi lingkungan yang kurang sehat. berupa gas CO. antara lain dapat mengakibatkan naiknya temperatur udara di sekitar pabrik. penyakit saluran pencernaan dan gangguan pada kulit. sulit tidur. hewan tanah dan hewan langka). • Alat-alat besar seperti traktor yang dipakai pada waktu pengambilan bahan baku. Sedangkan dampak negatif yang diakibatkan semen terhadap lingkungan sosial atau kehidupan masyarakat adalah sebagai berikut : ∗ ∗ Status gizi kadar hemoglobin darah dimana semakin rendah status gizi seseorang. cephagia. Penyakit akibat kecelakaan kerja.mengganggu. pharingtis dan tbc paru serta silicosis (pneumocosis). Morbidity rate (angka kesakitan) dari penyakit-penyakit tertentu untuk dapat menggambarkan besarnya dari dampak penyakit-penyakit tersebut di atas terhadap kesehatan. Dampak lingkungan terhadap pola penyakit. demam berdarah. Penyakit gangguan kejiwaan (psiko-sosial) adalah penyakit yang bukan disebabkan oleh adanya sebab-sebab fisik. • Dentuman dinamit yang digunakan pada waktu pengambilan kapur. malaria kulit dan sebagainya. berubahnya pembentukkan klorofil dan proses fotosintesa. Berubahnya habitat air dan habitat tanah tempat hidup hewan-hewan tersebut. ternyata semen memang menimbulkan dampak yang kurang menguntungkan bagi linkungan. berubahnya pola vegetasi dan jenis endemik. seperti penyakit perut (diarhea). e) f) Berkurangnya keanekaragaman flora. Sayang sekali tidak ada informasi tentang berapa besarnya (magnitude) dampak-dampak negatif ini . nyeri ulu hati. CO2 dan SO2 yang mengandung hidrokarbon dan belerang. semakin rendah kadar hemoglobin darahnya. tetapi penyakit yang disebabkan oleh gangguan kejiwaan yang sulit diterangkan secara fisis maupun biologis. Penyakit-penyakit lain yang disebabkan oleh rendahnya mutu lingkungan. ∗ ∗ ∗ ∗ Seperti telah dikemukakan di atas. neurosis anxiety). Beberapa penyakit yang diperkirakan akan meningkat intensitasnya antara lain penyakit yang saluran nafas. berdebar-debar (yang dalam istilah kedokteran dinamakan gastritis. khususnya penyakit saluran pernafasan. d) Kebisingan yang terdiri dari tiga jenis sumber bunyi : • Mesin-mesin yang digunakan dalam pabrik. seperti bronchitis. bahkan dapat menimbulkan penyakit. gelisah. c) Gas yang dihasilkan oleh pembakaran bahan bakar minyak bumi dan batu bara.

” VII.074 26105097 0.(khususnya dalam kasus Indonesia). Hal ini dapat dilihat dari perbandingan antara jumlah produksi dengan penyerapan tenaga kerja.183337 88 489 -0.253 orang.0142 17052001 0. nilai produksi mengalami peningkatan sebesar 33.0289 11125379 0.04713 94016964 0.197300 6 31 1237 1208 1198 1181 -0. Sebagaimana data tabel 3 untuk periode tahun 1992-1993.105762 46 127 1357 0. Padahal hal ini sangat penting untuk menjadi alasan bahwa semen memang harus dikenai cukai.150 orang dengan rata-rata penyerapan tenaga kerja tiap pabrik sebesar 1.02473 23010927 0.07% sedangkan jumlah tenaga kerja justru mengalami penurunan sebesar 0.035009 23 642 -0.01%. dapat disajikan tabel sebagai berikut : Tabel 3. karena dampak-dampak negatif tersebut seringkali “berada di atas nilai ambang batas yang wajar.03684 20810015 0.134465 60 251 1380 0. Menyusutnya jumlah tenaga kerja pada saat jumlah produksi meningkat adalah karena pengerjaan produksi semen cenderung menggunakan tenaga mesin.220385 92 565 1257 0.01621 32721627 0.0087 12814464 0.330683 04 885 1226 0. Industri Semen adalah termasuk industri yang padat modal. Berdasarkan data BPS yang berkaitan dengan penyerapan tenaga kerja. Tenaga Kerja Rata-rata penyerapan tenaga kerja pada industri semen di Indonesia adalah sebesar 14.112861 52 732 -0.0243 12381009 0.253457 . Tabel Penyerapan Tenaga Kerja Tahun Jumla Jumlah Rata-rata h Tenaga Kerja TenagaKe Pabrik per Pabrik rja 11 11 11 11 11 12 12 12 11 11 13345 14005 13611 13288 13173 14169 14711 15084 14932 15178 1213 Perubah an Produksi Perubaha n 1988 1989 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 78524129 5 1273 0.

000.70 Ratarata Sumber : Data BPS 398 14150 1253 17327463 28 Untuk memprediksikan dampak pengenaan cukai penyerapan tenaga kerja.080. sehingga menghasilkan angka rasio sebesar 233. 3. Kemudian dengan membagi penurunan nilai produksi jika dikenakan cukai 25% (sebesar Rp. Berdasarkan Tabel Peramalan Penerimaan Cukai .540. maka didapat angka 3.288.036 orang.4 9674929 9411210 8397389 8783635 8352193 9478125 7985496 6929435 9542558 7165071 725 672 617 661 634 669 543 459 639 472 Untuk mengetahui rasio tenaga kerja industri semen.) (L) CPI Y =(Nilai Prod/CPI)x100 Y/L (output) 1988 1989 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 1998 1999 2000 13345 14005 13611 13288 13173 14169 14711 15084 14932 15178 785241295 940169646 1112537988 1238100952 1281446423 1705200104 2081001592 2301092746 2610509760 3272162770 3359202300 3448557081 3540288699 141.3 189.00) dibagi dengan angka rasio di atas.7.3 164. Tabel Analisa Tenaga Kerja Tahu Jumlah Nilai n Tenaga kerja Produksi (ribu Rp. Namun demikian.4 291.2 207.6 180. dapat dihitung dengan cara membagi nilai produksi tahun 2000 (sebesar Rp.9 262.7 226.00) dengan tenaga kerja tahun 1997 (sebesar 15178 orang).577.699. dapat disajikan tabel sebagai berikut : semen terhadap Tabel 4.740. penerimaan cukai tahun 2000 diharapkan dapat mengkompensasikan angka tenaga kerja yang kemungkinan tidak dipekerjakan pada industri semen tersebut.8 150.8 246.251.

Jika angka tersebut dibagi dengan tenaga kerja yang tidak dipekerjakan pada industri semen (3.35 7.3 31.305. 531.32% dan 52. Optimalisasi Penerimaan di atas. Prosentase kandungan impor dari tabel tersebut dapat diketahui sangat kecil yaitu rata-rata 16.974. sehingga angka kompensasi menjadi sebesar Rp.00 per orang.18 7. Perubahan nilai impor dari tahun ke tahun cenderung mengalami penurunan. VIII.1365 -0.8786 0.45323 -0.83 7.00 per orang (Rp. Dengan melihat analisa di atas.581). diketahui bahwa industri semen bersifat capital intensive sehingga diharapkan pengenaan cukai terhadap semen tidak akan terlalu mempengaruhi penyerapan tenaga kerja. maka kemungkinan tenaga kerja yang tidak dipekerjakan pada industri semen menjadi sebesar 2. Berdasarkan data dari BPS yang berkaitan dengan kandungan impor bahan baku semen dapat disajikan tabel sebagai berikut : Tabel 5.450.0223 0.923.Tahun 2000 (Tabel 2.52055 Perubahan .306 orang).06%.4693 0.604.0653 -0.14 22.036 orang).043. yang berarti kandungan lokalnya sebesar 83.200.19 13. 211. dapat diketahui bahwa jumlah penerimaan cukai tahun 2000 dengan tarif 25% adalah sebesar Rp.32%.68% pertahun. 546.).04689 -1.8327 -0.06 21. Tabel Kandungan Impor Tahun 1988 1989 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 Bahan Baku 162048584 177095855 189517327 237854152 249050706 265604044 280676289 372405929 433687927 785659700 Nilai Impor 55135913 54085779 45189650 57423790 15698560 12145330 11978428 58660189 46044842 71756181 Kandungan Impor 35.00 / 2. sedangkan bahan baku yang lain telah menggunakan kandungan lokal.15 7 14.520.915. akan tetapi pada kasus tertentu seperti pada tahun 1995 dan 1997 terjadi peningkatan kandungan impor yaitu masing-masing sebesar 45. Kandungan Impor dan Impor Semen Bahan baku yang masih diimpor adalah bahan baku berupa gypsum.00.000. 174.6 -0.581 orang (17/20 x 3. Dengan memperhitungkan PDB sebagaimana yang telah dianalisa pada point B. maka diperoleh angka kompensasi sebesar Rp.

4.120.06%.008. dalam hal ini adalah cukai terhadap barang kena cukai (BKC) impor (semen) diperkenankan sepanjang pengenaan tersebut tidak bersifat diskriminatif dalam arti cukai dikenakan terhadap BKC impor maupun BKC dalam negeri. 3.469 10. Mengingat hal tersebut maka untuk meningkatkan pemanfaatan bahan baku lokal dan menurunkan bahan baku impor perlu dibedakan sistem pentarifannya yaitu bahan baku impor diberikan tarif lebih tinggi dari pada semen dengan bahan baku lokal.963. Tabel Impor Semen Tahun 1998 No. Tabel Orientasi Ekspor Tahun Produksi Nilai Ekspor Prosentase Ekspor Perubahan .732 94. IX. 5.216 2.000 Berdasarkan data tabel tersebut di atas dapat diketahui besarnya persentase impor semen yaitu 0.415.066 2.003. Ketentuan WTO mengatur bahwa pengenaan segala jenis pajak.68 Sumber : Data BPS Beberapa perusahaan pada tahun-tahun tertentu ada yang menggunakan bahan baku murni kandungan lokal seperti PT. Nusantara pada tahun 1995 dan tahun 1997. 1. Jenis Semen White Cement Semen Tipe I Semen Portland Semen Fondu Semen hidraulik Jumlah Sumber : data BPS Jumlah Impor (kg) 224.368 117.608. Jumlah impor barang jadi berupa semen berdasarkan data impor tahun 1998 dapat disajikan tabel sebagai berikut : Tabel 6. Orientasi Ekspor Berdasarkan data dari BPS yang berkaitan ekspor hasil produksi semen dapat disajikan tabel sebagai berikut : Tabel 7.385 Rata-rata Produksi DN (kg) 17.Ratarata 315360051 42811866 16. 2.

9762 0. Dengan demikian industri semen telah berproduksi dengan full capacity atau sangat efisien.1988 78524129 5 1989 94016964 6 1990 11125379 88 1991 12381009 52 1992 12814464 23 1993 17052001 04 1994 20810015 92 1995 23010927 46 1996 26105097 60 1997 32721627 70 Rata.97% adalah untuk konsumsi di dalam negeri. Berarti sisanya. Dengan demikian pangsa pasar semen dalam negeri setelah pembebanan cukai tetap besar.50847 0.09 4.5 0 0 9 1.42 0.2569 0.27586 0.18 3 3.03% pertahun. . dapat dilihat bahwa utilisasi kapasitas pada industri semen mencapai 91%.76044 -4. sehingga pembebanan cukai tidak akan menyebabkan pengurangan permintaan yang signifikan. yaitu rata-rata 3.4819 -0.03 1 -7. yaitu sebesar 96. dapat dilihat bahwa kecenderungan hasil produksi industri semen untuk diekspor sangatlah kecil.55 0.17327463 rata 28 Sumber : Data BPS 0 0 130310463 29044403 56752602 14766624 18226915 3452393 55175195 217541230 52526982.58 1. Mengingat hal tersebut maka pengenaan cukai terhadap semen diprediksikan dapat meningkatkan penerimaan dan tidak perlu dikhawatirkan pengenaan cukai terhadap semen akan memberikan perubahan kecenderungan untuk melakukan ekspor karena sifat permintaan semen adalah inelastis.83 0. Memperhatikan rasio kapasitas terpasang dan produksi yang dihasilkan.60667 Berdasarkan data di atas.

I. sehingga dampaknya terhadap produksi maupun tenaga kerja lambat laun akan sangat kecil.19644430 7 0.01168745 8 0.00164064 1 0. sehingga beban cukai sebagian dapat dibebankan kepada konsumen.19355520 4 0. karena industri dimaksud dengan mudah akan dapat membuat penyesuaian terhadap adanya peraturan perpajakan (cukai) yang baru. maka dimungkinkan beban pengenaan cukai dilakukan dengan forward shifting. II.31370883 9 0. Asset Perusahaan Berdasarkan data dari BPS yang berkaitan dengan aset perusahaan semen di Indonesia dapat disajikan tabel sebagai berikut : Tabel 8.12379550 9 0.Pengenaan cukai pada industri yang sudah efisien diharapkan akan memberikan dampak negatif yang sangat kecil.000) 1501436095 1713568135 1693772243 0. yaitu pengenaan cukai dibebankan kepada konsumen. Backward / Forward Shifting Dengan melihat berbagai analisa yang telah disebutkan di atas. Tabel Aset Perusahaan Semen di Indonesia Tahun 1988 1989 1990 11 11 11 Jumlah Pabrik Jumlah Aset ( Rp. Hal ini disebabkan karena permintaan semen bersifat inelastis.03479122 Delta 1991 1992 1993 1994 11 11 12 12 2100295335 3060356090 3808517715 3802279540 1995 12 3674441216 .

Dengan mengetahui besarnya aset perusahaan tersebut dapat disimpulkan bahwa Perusahaan semen di Indonesia merupakan perusahaan besar yang bersifat capital intensive sehingga dampak sosial pengenaan cukai terhadap produksi semen akan relatif kecil. Pembebanan cukai semen di Indonesia terutama ditujukan untuk mengkompensasikan dampak negatif terhadap lingkungan. sehingga hal tersebut bukanlah merupakan hal yang baru. Penutup Pengenaan Cukai terhadap semen telah diterapkan di 27 negara.00. pangsa pasar semen dalam negeri setelah pembebanan cukai tetap besar. . 43.072. kandungan impor dan impor semen. Disamping itu. Jadi.385.97% adalah untuk konsumsi di dalam negeri. berarti 96. efisiensi pemakaian sumber alam serta untuk mengoptimalkan penggalian alternatif sumber pajak dalam negeri. sosial maupun kesehatan masyarakat.15038099 7 0. Oleh karena itu. efisiensi pemakaian sumber alam serta dalam rangka mengoptimalkan penggalian alternatif sumber-sumber pajak dalam negeri. Sifat permintaan semen adalah inelastis. sosial maupun kesehatan masyarakat. X. kandungan lokal. Korea dan India.29007407 3 0. perhitungan tarif cukai harus juga memperhatikan penyerapan tenaga kerja dan kemungkinan tenaga kerja tidak dipekerjakan pada industri semen tersebut. yaitu rata-rata 3. Pengenaan cukai terhadap semen dilakukan dengan memperhitungkan aspek-aspek tersebut.03% pertahun. maka tarif ad valorum yang ideal sekitar 25% dengan penurunan produksi sekitar 20% (dengan asumsi kondisi yang lain tidak berubah/ceteris paribus) atau bila dipakai tarif spesifik adalah Rp. XI. Negara-negara Yang Mengenakan Cukai Atas Semen Semen telah dikenakan cukai di 27 (dua puluh tujuh) negara. sehingga pembebanan cukai tidak akan menyebabkan pengurangan permintaan yang signifikan. Kecenderungan hasil produksi industri semen untuk diekspor sangatlah kecil. pembebanan cukai semen di Indonesia bukan merupakan hal yang baru. kualitas jenis semen dan lain-lain.06396914 6 Rata-rata 2903185072 Sumber : Data BPS Rata-rata jumlah aset perusahaan semen di Indonesia adalah sebesar Rp.9 1996 1997 11 11 4324810536 3352373810 0.000. dampak negatif yang dihasilkan oleh industri semen bagi lingkungan. Di Indonesia pembebanan cukai semen terutama ditujukan untuk mengkompensasikan dampak negatif terhadap lingkungan. antara lain di Malaysia. 290.00 per kg (berdasarkan harga yang berlaku). sosial dan kesehatan masyarakat.

Sehingga penurunan nilai produksi semen setelah dikenakan cukai dengan tarif 25%.458.275. Dengan demikian prediksi penerimaan cukai tahun 2000 adalah 103% atau (100% + 3%) dari prediksi penerimaan denagn asumsi income tetap. 857.964. Hal ini ditambah dengan administrasi yang baik dan adanya kemudahan-kemudahan dalam pengawasan fisik.00 dan prediksi optimisnya sebesar Rp.00.880.570 883. Berdasarkan bukti empiris pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) tahun1999 sebesar 2%dan tahun 2000 diprediksikan sebesar ± 3%.850.319. Sedangkan pada pertumbuhan income percapita 5%. prediksi pesimis penerimaan cukai pada income berubah adalah sebesar Rp. 1. Tabel Prediksi Penerimaan Cukai Tahun Anggaran 2000 untuk konsumsi Di Daerah pabean (97.3%). akan menjadi 17% (20% . Pertumbuhan PDB sebesar 5% tersebut akan mengakibatkan pertumbuhan industri semen sebesar 3%.Dengan memperhatikan rasio kapasitas terpasang dan produksi yang dihasilkan.271.703. Dasar Perhitungan Nilai Produksi (Rp. Berdasarkan analisa tersebut di atas diperoleh prediksi penerimaan cukai dari masing-masing dasar perhitungan pertumbuhan income percapita.729. 883. 2. Hal ini dapat di lihat pada tabel di bawah ini : Tabel 9. 530.000.000 857. 515.827. dapat dilihat bahwa utilisasi kapasitas pada industri semen mencapai 91%. Dengan demikian industri semen telah berproduksi dengan full capacity atau sangat efisien.850 Income Berubah (Dalam Rp. 43.00.570.964. dengan memperhitungkan pertumbuhan ekonomi. sehingga jika mempertimbangkan segi administrasinya layak untuk dikenakan cukai.880.00 per kg.729.03%) No.271.) 530.00 dan prediksi optimisnya sebesar Rp.319. baik dari segi jumlah produksi maupun penjualannya.703.) 515. dapat dilihat prediksi pesimis penerimaan cukai pada income tetap adalah sebesar Rp. Prediksi penerimaan ini diperkirakan dicapai dengan tarif cukai ad valorum 25 % atau tarif cukai spesifik Rp.275 Berdasarkan tabel di atas.) Jumlah Produksi (ton) Income Tetap (Dalam Rp. .827.458.

......... V.. IX..................... III...1....... VI...................................................... ORIENTASI EKSPOR.............................................. Perkiraan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Berdasarkan Data Nilai Produksi....... XI.........2.......... Error: Reference source not found ............................................................................ Perkiraan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Berdasarkan Data Nilai Produksi................. PENGERTIAN SEMEN....................... TENAGA KERJA....2........... 2............2......................................... VII........................ Perkiraan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Berdasarkan Data Jumlah Produksi............................ II...................... PAJAK LAINNYA.. PENUTUP... DAMPAK LINGKUNGAN DAN SOSIAL......................... Skenario II : Cukai Dikenakan Terhadap Semen Yang Dikonsumsi di Daerah Pabean 2... KANDUNGAN IMPOR DAN IMPOR SEMEN......1.....................................1.............................................................................. ELASTISITAS PERMINTAAN......I............................. VIII..................................................2.............. Perkiraan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Berdasarkan Data Jumlah Produksi...............1.. OPTIMALISASI PENERIMAAN................................................. 2. KELAYAKAN ADMINISTRASI.......................................... Skenario I : Cukai Terhadap Produksi Semen Dalam Negeri................. IV....... 2................ X................... NEGARA-NEGARA YANG MENGENAKAN CUKAI ATAS SEMEN............................ 2................1......... 2..............................2................

Pemanasan biasanya dilakukan dengan minyak bakar. sedangkan bottom ash berukuran 20-50 mesh. Komposisi fly ash dan bottom ash yang terbentuk dalam perbandingan berat adalah : (80-90%) berbanding (10-20%). Abuabu tersebut disebut dengan fly ash dan bottom ash. Pasir atau corundum yang berlaku sebagai medium pemanas dipanaskan terlebih dahulu. Fly ash dan bottom ash dalam konteks ini adalah abu yang dihasilkan dari pembakaran batubara. Fixed bed system atau Grate system adalah teknik pembakaran dimana batubara berada di atas conveyor yang berjalan atau grate. fly/bottom ash dapat juga dimanfaatkan menjadi campuran asphalt (ready mix). Teknologi fluidized bed biasanya digunakan di PLTU (Pembangkit Listruk Tenaga Uap). Dari suatu penelitian empiric untuk campuran batako. Fluidized bed system adalah sistem dimana udara ditiup dari bawah menggunakan blower sehingga benda padat di atasnya berkelakuan mirip fluida. Teknologi Fixed bed system banyak digunakan pada industri tekstil sebagai pembangkit uap (steam generator). Sistem pembakaran batubara umumnya terbagi 2 yakni sistem unggun terfluidakan (fluidized bed system) dan unggun tetap (fixed bed system atau grate system). Sistem ini menghasilkan abu terbang dan abu yang turun di bawah alat. Secara umum ukuran fly ash/bottom ash dapat langsung dimanfaatkan di pabrik semen sebagai substitusi batuan trass dengan memasukkannya pada cement mill menggunakan udara tekan (pneumatic system). campuran beton (concerete) dan dicetak menjadi paving block/batako. Di China. Persoalan di Sekitar Fly ash dan Bottom ash Fly ash/bottom ash yang dihasilkan oleh fluidized bed system berukuran 100-200 mesh (1 mesh = 1 lubang/inch2). komposisi yang baik adalah sbb : . Teknik fluidisasi dalam pembakaran batubara adalah teknik yang paling efisien dalam menghasilkan energi. bottom ash digunakan sebagai bahan bakar untuk kerajinan besi (pandai besi). Disamping itu terdapat system ke-3 yakni spouted bed system atau yang dikenal dengan unggun pancar. Disamping dimanfaatkan di industri semen. Ash yang terbentuk terutama bottom ash masih memiliki kandungan kalori sekitar 3000 kkal/kg. Setelah temperatur pasir mencapai temperature bakar batubara (300oC) maka diumpankanlah batubara.PEMANFAATAN FLY ASH DAN BOTTOM ASH PEMANFAATAN FLY ASH DAN BOTTOM ASH Fly ash dan bottom ash adalah terminology umum untuk abu terbang yang ringan dan abu relatif berat yang timbul dari suatu proses pembakaran suatu bahan yang lazimnya menghasilkan abu. Ukuran ini relative kecil dan ringan. Komposisi fly ash dan bottom ash yang terbentuk dalam perbandingan berat adalah : (15-25%) berbanding (75-25%). Sistem ini kurang efisien karena batubara yang terbakar kurang sempurna atau dengan perkataan lain masih ada karbon yang tersisa.

Di sisi yang lain. Persentase abu (fly ash dan bottom ash) yang dihasilkan adalah fly ash (8090%) dan bottom ash (10-20% ) : [Sumber PJB Paiton]. Campuran paving block/batako 1. 1b dan 1c. jika akan dimanfaatkan di pabrik semen maka akan merubah desain feeder. sehingga pabrik semen tidak tertarik untuk memanfaatkan bottom ash tsb. Umumnya komposisi kimia fly ash dapat ditunjukkan seperti di bawah ini : • • • SiO2 : 52. Campuran semen tahan asam b.86% Fe2O3 : 4. Fly ash/bottom ash yang berasal dari sistem pembakaran fluidized bed dapat digunakan untuk : a. Solusi Persoalan Fly ash dan Bottom ash Dari situasi dan keadaan di atas maka dapat dikatakan bahwa solusi terhadap munculnya fly/bottom ash serta pemanfaatan yang dikaitkan dengan keamanan terhadap lingkungan adalah sbb : 1. Fly ash yang berasal dari fixed bed system dapat langsung digunakan seperti point 1. Seperti yang telah disinggung di atas bahwa bottom ash ini masih mengandung fixed carbon (catatan : fixed carbon dalam batubara dengan nilai kalori 6500-6800 kkal/kg sekitar 41-42%). Sisa hasil pembakaran dengan batubara menghasilkan abu yang disebut dengan fly ash dan bottom ash (5-10%). maka banyak perusahaan yang beralih menggunakan batubara sebagai bahan bakar dalam menghasilkan steam (uap). PEMANFAATAN FLY ASH Batubara sebagai bahan bakar banyak digunakan di PLTU. Bentuknya berupa bongkahan-bongkahan besar. Sedangkan untuk bottom ash yang masih dalam bentuk bongkahan maka harus mengalami perlakukan pengecilan ukuran (size reduction treatment) sebelum dimanfaatkan lebih lanjut.00% Al2O3 : 31. Kecenderungan dewasa ini akibat naiknya harga minyak diesel industri.a.89% CaO : 2. Campuran asphalt (ready mix) dan beton c.68% • .• • • • Kapur : 40% Fly ash : 10% Pasir : 40% Semen : 10% Persoalan lingkungan muncul dari bottom ash yang menggunakan fixed bed atau grate system. Jika bottom ash ini langsung dibuang ke lingkungan maka lambat laun akan terbentuk gas Metana (CH4) yang sewaktu-waktu dapat terbakar atau meledak dengan sendirinya ( self burning dan self exploding).

Maksud racikan disini adalah perbedaan komposisi kimia dan sifat fisika semen yang akan terbentuk.• MgO : 4. Mereka menggunakan material yang diambil dari lembah Napples (Italia) tepatnya di daerah Pozzoalu yang merupakan asal-usul penamaan Pozzolano terhadap bahan tersebut. Sedangkan kalsinasi batu kapur baru dimulai oleh bangsa Romawi. lihat Lampiran). panas hidrasi dsb. Silika. Semen Portland terbagi menjadi 5 jenis yaitu Semen Portland I s. Aluminium dan Ferrum (besi) sebagai unsur pembentuk utama semen dan perbedaan fisika misalnya loss of ignition. Dengan penambahan fly ash akan mengakibatkan pada struktur beton halhal sebagai berikut : . Secara umum komposisi bahan pembentuk semen PPC adalah sbb : ? Clinker : 86% ? Gypsum : 4% ? Trass : 6% ? Fly ash : 4% Berdasarkan definisi SNI 15-0302-1994 : PPC adalah semen hidrolis yang terdiri dari campuran homogen antara semen Portland dengan pozzolan halus yang diproduksi dengan cara menggiling clinker semen Portland dan pozzolan bersama-sama atau mencampur secara rata bubuk semen Portland dengan bubuk pozzolan atau gabungan antara menggiling dan mencampur dimana kadar pozzolan 15 s. blast furnace slag dan pozzolan yang dihasilkan dari penggilingan klinker semen Portland dan pozzolan dengan mencampur semen Portland atau semen Portland blast furnace slag dan pozzolan yang dihaluskan secara terpisah atau kombinasi penggilingan dan pencampuran dimana jumlah pozzolan adalah sesuai batas yang dipersyaratkan. Berdasarkan definisi ASTM C 219 : PPC adalah semen hidrolis yang terdiri dari campuran semen Portland. Berdasarkan 2 (dua) definisi di atas maka yang membedakan PPC dengan semen Portland biasa (I s. Posisi pemasukan fly ash di pabrik semen ditunjukkan pada skema berikut : Semen sebagai bahan pengikat telah dikenal sejak zaman Mesir kuno yang merupakan kalsinasi gypsum yang tidak murni. kuat tekan.66% Manfaat Fly ash Pabrik semen memerlukan fly ash yang digunakan sebagai pengganti (substitusi) batuan trass yang bersifat pozzolanic untuk pembuatan semen tahan asam (PPC). Perbedaan kimia yaitu berapa percent jumlah Kalsium. Setiap jenis semen Portland berbeda-beda dalam racikannya (sesuai dengan standard ASTM dan SII.d 40% massa semen Portland pozzolan. Penggunaan fly ash di salah satu pabrik semen berkisar antara 4-6 % berat raw mill.d V) adalah banyaknya trass atau fly ash yang ditambahkan pada proses akhir (finish mill).d V.

Textile Jumlah Batubara (6300 kkal/kg) yg dibakar = 70 ton Fly ash = 0. 5 -12 ton (15-17% dari total BB yang dibakar) Bottom ash dapat digunakan kembali.go. BAGUS TAPI HATI-HATI.php?article_id=6 [Translate] Artikel Sejenis: • • • • • • • • • • PESTISIDA ALAMI: DAUN TOMAT.5 ton Bottom ash = 10 -12 ton Total ash = 10. Contoh Pemanfaatan Empiris fly ash/bottom ash di Ind.menlh.id/3r/article.! AIR DAUR ULANG UNTUK MENGAIRI TANAMAN URIN SEBAGAI PUPUK CAIR DAN FUNGISIDA ALAMI Alat Pelindung Telinga MOL HIJAU ADALAH PUPUK ORGANIK CAIR (POC) PESTISIDA ALAMI: BAWANG PUTIH DAN CABAI Penyajian Makanan (Prinsip Food Hygiene) Penyimpanan Bahan makanan (Prinsip Food Hygiene) HAMBATAN GASIFIER BIOMASA PEMANFAATAN FLY ASH BATUBARA Artikel yang berhubungan : • • • • Pengertian LEGGING’S PRODUSEN JUAL LEGGING PRODUSEN LEGGING-JUAL-GROSIR LEGGING PALING MURAH! PEMANFAATAN FLY ASH BATUBARA Informasi yang berhungan: . nilai kalorinya = 3000 kkal/kg Perbandingan bottom ash dgn BB asli = 2 : 5 Sumber : http://b3.? Curing time (umur 90 hari) laju reaksi pozzolanic (pengikatan Ca) meningkat sehingga jumlah Ca(OH)2 yang akan berinteraksi dengan CO2 berkurang karenanya karbonasi terhambat ? Menurunkan alkalinitas beton yang merupakan penyebab terjadinya korosi pada besi beton Kriteria ini akan meningkatkan ketahanan concrete (beton) terhadap oksidasi akibat lingkungan yang bersifat asam (utamanya daerah rawa).

.] promolaris promosi gratis pasti laris halaman 123 . Secara alamiah udara mengandung unsur kimia seperti O2. NOx. N2..CO2. hidrokarbon dan lain-lain. khusus untuk limbah bottom ash dan fly ash (abu pembakaran batubara) Kegiatan kami [Baca Selengkapnya. H2 dan Jain-lain. debu. Zat pencemar melalui udara diklasifikasikan menjadi dua bagian yaitu partikel dan gas. Untuk beberapa bahan tertentu zat pencemar ini berbentuk padat dan cair. asap. Limbah gas atau asap yang diproduksi pabrik keluar bersamaan dengan udara.chem-is-try. Gas-gas ini antara lain SO2. [Baca Selengkapnya. NO2.PEMANFAATAN FLY ASH DAN BOTTOM ASH Fly ash dan bottom ash adalah terminology umum untuk abu terbang yang ringan dan abu relatif berat yang timbul dari suatu [Baca Selengkapnya.] • • • • pemanfaatan fly ash batubara limbah b3 dan non b3 solusi . SPS bergerak dalam bidang mengelola limbah B3. Karena suatu kondisi temperatur ataupun tekanan tertentu bahan padat/cair itu dapat berubah menjadi gas. Partikel adalah butiran halus dan masih rnungkin terlihat dengan mata telanjang seperti uap air. Baik partikel maupun gas membawa akibat terutama bagi kesehatan.manusia seperti • ... Penambahan gas ke dalam udara melampaui kandungan alami akibat kegiatan manusia akan menurunkan kualitas udara.org/materi_kimia/kimia-industri/limbahindustri/limbah-gas-dan-partikel/ diposting oleh : wahyu (040) • • • Udara adalah media pencemar untuk limbah gas.kabut dan fume-Sedangkan pencemaran berbentuk gas tanya aapat dirasakan melalui penciuman (untuk gas tertentu) ataupun akibat langsung. CO.• pemanfaatan fly ash dan bottom ash limbah b3 dan non b3 .Pemanfaatan fly ash batubara sebagai mineral filler pada campuran aspal beton Fly ash batubara adalah limbah industri yang dihasilkan dari pembakaran • Limbah Gas dan Partikel • dikutib dari : http://www.] toksisitas abu terbang dan abu dasar limbah pltu main page .JASA PENGOLAHAN LIMBAH B3 BOTTOM ASH DAN FLY ASH (ABU PEMBAKARAN BATUBARA) khusus untuk limbah bottom ash dan fly ash (abu pembakaran batubara) Kegiatan [Baca Selengkapnya.Kami bekerjasama dengan PT.Abu terbang (fly ash) dan abu dasar (bottom ash) merupakan limbah padat yang dihasilkan dari pembakaran batubara pada pembangkit tenaga listrik.] jasa pengolahan limbah b3 bottom ash dan fly ash abu . CO2.

Jenis industri yang menghasilkan partikel dan gas adalah sebagai tertera dalam tabel 6. Pencemaran yang ditimbulkannya tergantung pada jenis limbah.uap air. Jangkauan pencemaran melalui udara dapat berakibat luas karena faktor cuaca dan iklim turut mempengaruhi. Kenaikan konsentrasi partikel dan gas dalam udara di beberapa kota besar dan daerah industri banyak menimbulkan pengaruh. . gas sulfida. di permukaan daun pada pagi hari menunjukkan udara mengandung partikel. Adanya partikel kecil secara terus menerus jatuh di atap rumah. volume yang lepas di udara bebas dan lamanya berada dalam udara.• • • • • • debu batubara. gangguan pernafasan dan timbulnya beberapa jenis penyakit tertentu. dan lain-lain. misalnya gangguan jarak pandang oleh asap kendaraan bermotor. belerang. Berdasarkan ini maka konsentrasi bahan pencemar dalam udara perlu ditetapkan sehingga tidak menimbulkan gangguan terhadap manusia dan makhluk lain sekitarnya. tetapi karena sumbernya bersifat stationer maka lingkungan sekitar menerima resiko yang sangat tinggi dampak pencemaran. uap amoniak. Jenis industri yang menjadi sumber pencemaran melalui udara di antaranya: -industri besi dan baja -industri semen -industri kendaraan bermotor -industri pupuk -industri aluminium -industri pembangkit tenaga listrik -industri kertas -industri kilang minyak -industri pertamban Jenis industri semacam ini akumulasinya di udara dipengaruhi arah angin.Pada malam hari zat yang berada dalam udara turun kembali ke bumi bersamaan dengan embun. asbes. Kadang-kadang terjadi hujan masam. Arah angin mempengaruhi daerah pencemaran karena sifat gas dan partikel yang ringan mudah terbawa. semen. asap pembakaran.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful