skip to main | skip to sidebar

MANAJEMEN LINGKUNGAN
Kliping Internet 0175

Jumat, 13 November 2009
Perkembangan Program SML ISO 14001 di Indonesia

Seiring dengan perumusan Standar Internasional ISO seri 14000 untuk bidang manajemen lingkungan sejak 1993, maka Indonesia sebagai salah satu negara yang aktif mengikuti perkembangan ISO seri 14000 telah melakukan antisipasi terhadap diberlakukannya standar tersebut. Dalam mengantisipasi diberlakukannya standar ISO seri 14000, Indonesia sudah aktif memberikan tanggapan terhadap draf standar ISO sebelum ditetapkan menjadi Standar Internasional. Hal ini dilakukan dengan pembentukan Kelompok Kerja Nasional ISO 14000 oleh Bapedal pada tahun 1995 untuk membahas draf standar ISO tersebut sejak tahun 1995. Anggota Kelompok Kerja tersebut berasal dari berbagai kalangan, baik Pemerintah, Swasta, Lembaga Swadaya Masyarakat, maupun pakar pengelolaan lingkungan. Kementerian Lingkungan Hidup (Bapedal pada waktu itu) dan Badan Standardisasi Nasional (BSN) bekerjasama dengan Kelompok Kerja Nasional ISO 14000 dan berbagai stakeholders sejak tahun 1995 mengkaji, menyebarkan informasi, dan melakukan serangkaian kegiatan penelitian dan pengembangan penerapan Sistem Manajemen Lingkungan. Berdasarkan hasil pembahasan dengan “stakeholders” di Indonesia, Kementerian Lingkungan Hidup menyadari potensi penerapan Sistem Manajemen Lingkungan bagi peningkatan kualitas pengelolaan lingkungan, peningkatan peran aktif pihak swasta dan promosi penerapan perangkat pengelolaan lingkungan secara proaktif dan sukarela di Indonesia. Pada tahun 1996-1998, serangkaian seminar, lokakarya, penelitian dan proyek percontohan

Sistem Manajemen Lingkungan telah diprakarsai oleh Kementerian Lingkungan Hidup, bekerjasama dengan BSN dan berbagai pihak. Rangkaian kegiatan tersebut dimaksudkan untuk menjadi investasi awal bagi penerapan ISO 14001 di Indonesia dalam menumbuhkan sisi “demand” maupun “supply” menuju mekanisme pasar yang wajar. Setelah itu, muncullah beberapa penyelenggara pelatihan, jasa konsultasi, jasa sertifikasi dan perusahaan-perusahaan yang menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan. Seiring dengan tumbuhnya populasi para pemain dalam pasar penerapan ISO 14001 di Indonesia, Kementerian LH selanjutnya lebih menfokuskan diri pada peran fasilitator dan pembina kepada semua pihak dalam penerapan ISO 14001 di Indonesia. Peran motor penggerak diharapkan dapat dilanjutkan oleh dunia usaha itu sendiri, sesuai dengan jiwa penerapan Sistem Manajemen Lingkungan yang bersifat proaktif dan sukarela. Dengan perannya sebagai fasilitator dalam pengembangan ISO 14000 di Indonesia, Kementerian LH menyediakan media bagi semua pihak yang berkepentingan untuk aktif dalam program pengembangan standar ISO 14000, yaitu melalui Kelompok Kerja Nasional ISO 14000 (Pokjanas ISO 14000). Kelompok kerja tersebut sampai saat ini masih aktif dalam melaksanakan diskusi-diskusi membahas penerapan standar ISO 14000. Sekretariat Pokjanas ISO 14000 tersebut difasilitasi oleh Kementerian LH cq. Asisten Deputi Urusan Standarisasi dan Teknologi. Untuk menfasilitasi penerapan standar ISO 14001 di Indonesia dan mempermudah penerapan dilapangan serta untuk menyamakan persepsi mengenai pelaksanaannya, maka Kementerian LH bekerjasama dengan BSN telah melakukan adopsi terhadap beberapa Standar Internasional ISO 14000 menjadi Standar Nasional Indonesia (SNI). Standar yang telah diadopsi tersebut diantaranya : 1.Sistem Manajemen Lingkungan-Spesifikasi dengan Panduan Penggunaan (SNI 19-140011997) 2.Sistem Manajemen Lingkungan-Pedoman Umum Prinsip Sistem dan Teknik Pendukung (SNI 19-14004-1997) 3.Pedoman Audit Lingkungan-Prinsip Umum (SNI 19-1410-1997) 4.Pedoman Untuk Pengauditan Lingkungan - Prosedur Audit - Pengauditan Sistem Manajemen Lingkungan (SNI 19-14011-1997) 5.Pedoman Audit untuk Lingkungan – Kriteria Kualifikasi untuk Auditor Lingkungan (SNI 1914012-1997) Standar ISO 14001 ternyata mendapat sambutan positif dari kalangan industri di Indonesia. Sejak ditetapkannya ISO 14001 menjadi standar internasional dan diadopsi menjadi SNI 1914001-1997 sampai saat ini tercatat lebih dari 248 (dua ratus empat puluh delapan[1]) sertifikat ISO 14001 untuk berbagai unit organisasi perusahaan di Indonesia yang dengan sukarela menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001. Kecenderungan peningkatan penerapan Standar ISO 14001 dapat menjadi salah satu indikator peningkatan kesadaran industri terhadap pengelolaan lingkungan. Faktor pendorong yang lain adalah antisipasi industri terhadap potensi adanya persyaratan dagang dan industri yang diwajibkan oleh “buyer” untuk menerapkan ISO 14001. Selain kedua hal di atas, penerapan ISO 14001 juga di pacu oleh adanya program internal dari beberapa “holding company” untuk menerapkan ISO 14001 pada anak perusahaannya.

Sumber : http://www.menlh.go.id/ekolabel-sml/sml/index.php? option=content&task=view&id=20&Itemid= 22 Mei 2006 Sumber Gambar: http://www.dqschile.com/futuretense_cs/dqs/files/Grafiken/UMS_Baum_Eng.gif Diposkan oleh aa kumis di 16:45 0 komentar

Manajemen Lingkungan, ISO 14000 dan AMDAL
Konsep Umum Banyak pendekatan yang dibuat untuk mengelola lingkungan baik di tingkat perusahaan maupun pemerintah, diantaranya adalah Environmental Management System (EMS). EMS adalah siklus berkelanjutan dari kegiatan perencanaan, implementasi, evaluasi dan peningkatan proses, yang diorganisasi sedemikian sehingga tujuan bisnis perusahaan/pemerintah dan tujuan lingkungan padu dan bersinergi. • Perencanaan, meliputi identifikasi aspek lingkungan dan penetapan tujuan (goal) • Implementasi, termasuk pelatihan dan pengendalian operasi; • Pemeriksaan, termasuk monitoring dan pemeriksaan hasil kerja; • Evaluasi, termasuk evaluasi kemajuan kerja dan perbaikan sistem. Penerapan EMS EMS yang efektif, dibangun pada konsep TQM (Total Quality Management), misalnya pada ISO 9000. Untuk meningkatkan pengelolaan lingkungan, organisasi tidak hanya tahu apa yang terjadi, tetapi juga harus tahu mengapa terjadi. Kebanyakan penerapan EMS (termasuk didalamnya ISO 14001), akan sukses jika : • didukung oleh manajemen puncak • fokus pada peningkatan berkelanjutan • sederhana, fleksibel dan dinamis mengikuti perubahan lingkungan • cocok dengan budaya organisasi • kepedulian dan keterlibatan semua pihak Manfaat EMS Walaupun penerapan EMS memerlukan biaya dan waktu, namun manfaat yang bisa dipetik diantaranya : • meningkatkan kinerja lingkungan • mengurangi/menghilangkan keluhan masyarakat terhadap dampak lingkungan • mencegah polusi dan melindungi sumber daya alam • mengurangi resiko • menarik pelanggan dan pasar baru (yang mensyaratkan EMS) • menaikkan efisiensi/mengurangi biaya • meningkatkan moral karyawan • meningkatkan kesan baik di masyarakat, pemerintah dan investor

ekonomi. Switzerland. merupakan organisasi non pemerintah. Sumber : http://www. kami mengembangkan suatu sistem komprehensif yang mengacu pada standar internasional. mitigasi . pengambilan keputusan . Oleh sebab itu. Ini berarti. kesehatan dan keselamatan kerja.jp/pub/member/asep/plo/manajemen.• meningkatkan tanggung jawab dan kepedulian karyawan terhadap lingkungan ISO 14000 ISO (International Organization for Standardization). seperti pada kesehatan. fauna. Sebelum membuang limbah ke sungai. upaya berkesinambungan untuk menggali cara-cara baru dan lebih baik untuk meningkatakan kinerja kami di bidang pelestarian lingkungan. peninjauan. Aktivitas yang menggunakan standar ISO 14000 menghendaki aktivitas pengurangan dampak merugikan terhadap lingkungan dan peningkatan menerus terhadap kinerja lingkungan. Proses AMDAL terdiri dari penyaringan. flora.tut. pengkajian.kitada. sedangkan ISO 14000 mengenai pengelolaan lingkungan (environmental management). kesehatan dan keselamatan kerja. seperti seri ISO 9000 dan ISO 14000. pelaporan. yang berlokasi di Geneva. . ISO 9000 mengenai pengelolaan kualitas (quality management). dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. scoping. Amdal juga merupakan sebuah proses perencanaan yang digunakan untuk menghitung.eco. Kami menyadari bahwa masalah yang berkaitan dengan lingkungan. ISO memperkenalkan dan mengembangkan standar internasional. memprediksi dan menganalisis dampak nyata dari sebuah proposal (rencana pembangungan) terhadap lingkungan serta untuk menyediakan informasi yang bisa digunakan dalam proses pengambilan keputusan apakah proposal tersebut akan disetujui atau tidak. pengawasan dan manajemen dan partisipasi publik. AMDAL AMDAL atau Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Environmental Impact Assessment) merupakan perangkat analisis untuk menilai suatu kegiatan (proposal kegiatan) tidak berdampak merugikan lingkungan. kami mengolah limbah sehingga tidak merusak biota sungai. budaya dan sosial. termasuk di dalamnya ISO 14001. Kami sangat terpacu untuk melahirkan semangat serupa terhadap usaha-usaha kami yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan. tata guna lahan. kesehatan dan keselamatan kerja senantiasa mengalami perubahan sejalan dengan pengertian kami terhadap masalahmasalah tersebut yang juga berkembang dari waktu ke waktu.html 22 Mei 2008 Diposkan oleh aa kumis di 16:40 0 komentar Komintmen Pada Lingkungan (PT Coca-Cola Bottling Indonesia) Bisnis kami tak lain adalah menghadirkan saat-saat menyegarkan yang unik dan memuaskan konsumen.ac.

Senantiasa memasukkan pertimbangan-pertimbangan lingkungan dalam menyusun Business Plan (Perencanaan Bisnis) untuk memastikan bahwa pengelolaan masalah lingkungan selalu menjadi bagian yang integral dari Operasi Perusahaan. mencegah dan memperkecil setiap dampak buruk terhadap lingkungan sehubungan dengan kegiatan produksi minuman ringan.co. Tanggung jawab tersebut meliputi komitmen dalam menjalankan usaha dengan cara-cara yang menjaga kelestarian lingkungan dan menunjang kesehatan dan keselamatan kerja karyawankaryawan kami di tempat kerja. Mendorong dan membekali karyawan agar mampu mengenali. menggunakan kembali dan mengolah semua limbah yang ditimbulkan di dalam area kita sendiri. 4. dan menciptakan lingkungan kerja yang aman bagi seluruh karyawan.coca-colabottling. mengurangi.Semua pabrik melaksanakan audit secara berkala dan menjalankan praktek-praktek terbaik di bidang perlindungan lingkungan. 3.php?act=environmental . 1. Meminta para pemasok dan rekanan bisnis agar memenuhi standar pengelolaan lingkungan yang setara dengan yang kita anut. air. kesehatan dan keselamatan kerja . 5. serta semua mitra kerjanya. serta terus menerus menyempurnakan dan meninjaunya agar senantiasa sejalan dengan operasi perusahaan. Untuk itulah maka kita berupaya membekali para karyawan agar mampu melibatkan diri mereka sepenuhnya. Sumber : http://www. Mengembangkan dan menerapkan cara-cara meningkatkan efisiensi pemakaian sumber daya. kemasan dan bahan baku lainnya. Selain senantiasa berupaya meraih kepuasan dengan melakukan hal-hal yang terbaik. tanggungjawab kami juga tertuju pada masyarakat Indonesia yang kehidupannya kami sentuh setiap hari. dan 6. Menerapkan dan mempertahankan sistem manajemen lingkungan terprogram. serta terus berupaya memberikan pelayanan dan produk berkualitas yang diharapkan konsumen maupun pelanggan.mulai dari pengelolaan dan pemanfaatan kembali limbah produksi hingga berbagai program kesehatan dan keselamatan kerja. Medapat mungkin mencegah. termasuk energi. bersama-sama memainkan peranan penting dalam menerapkan kebijakan Perusahaan di bidang perlindungan lingkungan ini. bahan kimia. 2. memahami dan bertindak pada setiap peluang yang ada untuk mencegah dan memperkecil setiap dampak negatif yang berpotensi menimbulkan masalah lingkungan. KEBIJAKAN LINGKUNGAN PT Coca-Cola Bottling Indonesia memiliki komitmen untuk senantiasa memahami. serta menjamin prosedur pembuangan limbah tersebut dengan cara yang aman dan berdampak yang seminimal mungkin. Kita yakin bahwa seluruh karyawan PT Coca-Cola Botting Indonesia dan setiap orang yang tergabung di dalam perusahaan. Kami akan: berusaha sebaik mungkin mencapai kinerja di bidang perlindungan lingkungan dengan memenuhi persyaratan dari The Coca-Cola Company dan Peraturan Perundangan yang berlaku.id/ina/ourcompany/index.

Mengambil contoh pengendalian limbah pabrik. sistem daur ulang (recycle).1984. Tentang Perindustrian.4 th. Di dalam melaksanakan kebijaksanaan perusahaan tersebut. Adalah merupakan kebijakan PT Pusri untuk selalu memberikan prioritas terhadap pengelolaan lingkungan hidup dalam semua kegiatan operasi perusahaan. PUSRI dengan segala kemampuannya akan terus menekan jumlah limbah dan meningkatkan mutu pengolahan limbah serta pengawasannya sampai pada tingkat yang lebih baik dan sesuai dengan peraturan dan baku mutu yang ditetapkan pemerintah. yaitu: pengurangan dari sumber (reduce). Dalam hal aspek fisik kimia. Pengertian mnggunakan dan mengelola sumberdaya alam secara bijaksana berarti senantiasa memperhitungkan dampak kegiatan tersebut terhadap lingkungan serta kemampuan sumber daya untuk menoopang pembangunan secara berkesinambungan. Dalam hal pembangunan industri tentunya tidak terlepas dari pengertian dan batasan seperti di atas. berbagai strategi telah ditetapkan guna mengintensifkan pengelolaan lingkungan melalui pendekatan yaitu pendelatan teknologi. Perusahaan telah menerapkan pengurangan jumlah limbah yang dibuang ke media lingkungan berdasarkan empat prinsip. UNIDO mengusulkan definisi Pembanguna Industri yang berwawasan lingkungan sebagai "Ecologically Sound and Sustainable Industrial Development" (ESSID) yaitu pola industrialisasi untuk meningkatkan kemakmuran generasi sekarang dan generasi yang akan datang tanpa merusak proses dasar ekologi. .1982 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup. pengambilan (recovery) dan pemanfaatan kembali (reuse) secara berkelanjutan menuju produksi bersih. PT Pusri juga telah mengadopsi Sistem Manajemen Lingkungan ISO-14001 dengan melibatkan seluruh karyawan untuk berperan aktif dalam melakukan penyempurnaan mutu lingkungan. pengertian pembangunan berwawasan lingkungan dijelaskan sebagai upaya sadar dan berencana menggunakan dan mengelola sumber daya secara bijaksana dalam pembangunan yang berkesinambungan untuk meningkatkan mutu hidup.Diposkan oleh aa kumis di 16:11 0 komentar Pengelolaan Lingkungan Hidup (PT Pusri) Komitmen untuk melaksanakan kegiatan industri berwawasan lingkungan dan berkelanjutan diwujudkan melalui pengelolaan sumber daya secara efektif dan efisien. Untuk mencapai sasaran tersebut. Selain itu adanya kebijaksanaan untuk selalu memelihara hubungan yang sehat dan harmonis dengan masyarakat sekitarnya dan membantu pemerintah setempat dalam pelaksanaan PROKASIH sungai Musi. pendekatan institusional dan pendekatan sosial ekonomi dan budaya.5 th. Di dalam UU No. guna mendukung prinsip-prinsip pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Sesuai dengan pasal 21 UU No. pengembangan industri nasional yang kita anut adalah pengembangan industri yang berwawasan lingkungan.

Kegiatan ini pula pada dasarnya lebih mengarah kepada peningkatan dan pengembangan dampak positif dari adanya kegiatan PT Pusri. Sumatera Selatan (pupuk) PT. Sumber : http://www. Pendekatan Sosekbud Usaha pembinaan wilayah dan aspek sosekbud dilakukan melalui pendekatan yang diwujudkan dalam bentuk kegiatan Bina Lingkungan khususnya terhadap warga sekitar kompleks Industri PT Pusri. serta bekerjasama dengan unit kerja terkait melaksanakan usaha pengendalian terhadap dam[ak yang itmbul dengan prinsip meminimalkan dampak negatif dan memaksimalkan dampak positif.php Diposkan oleh aa kumis di 16:03 0 komentar Sosialisasi Program Manajemen Lingkungan Berorientasi Keuntungan (MeLOK) di Pekanbaru Sosialisasi program Manajemen Lingkungan Berorientasi Keuntungan (MeLOK) telah diadakan di kantor PPLH Regional Sumatera. Sumatera Utara (kelapa sawit) . Pekanbaru Riau pada tanggal 13 Mei 2009. Pupuk Sriwijaya.Pendekatan Teknologi Sejalan dengan meningkatnya pengetahuan dan pengalaman Pusri yang didukung oleh perkembangan teknologi pengendalian limbah. Pupuk Iskandar Muda. maka di dalam organisasi PT Pusri telah dibentuk Dinas Teknik Lingkungan yang berada di bawah Departemen Teknik Produksi yang mengintegrasikan penerapan aspek lingkungan ke dalam teknologi proses dan menangani permasalahan pengelolaan lingkungan dengan menerapkan ISO-14000. Salim Ivomas Pratama. Sumatera Barat (semen) PT. Pendekatan Institusional Guna meningkatkan mekanisme pengelolaan lingkungan. Riau (kelapa sawit) PT. serta melakukan pengawasan pelaksanaan aturan (Standard.pusri. Peraturan Pemerintah) tentang keselamatan lingkungan untuk mendapatkan jaminan keamanan lingkungan.co. Socfindo. Acara sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran dari pihak industri bahwa mengelola lingkungan tidak hanya merupakan sumber pengeluaran. maka upaya pengendalian limbah terus disempurnakan melalui penerapan "best practice technology" berdasarkan prinsip : Mengatasi limbah dari sumbernya Mengupayakan proses daur ulang yang maksimal Pemanfaatan limbah untuk proses lain Sunstitusi bahan dengan bahan yang non B3 Mengolah limbah sebelum dibuang ke lingkungan. DI.id/index0603. Code. Semen Padang. Kegiatan yang diselenggarakan oleh PPBN bekerjasama dengan PPLH Regional Sumatera ini dihadiri oleh peserta dari beberapa industri besar di wilayah Sumatera antara lain: PT. namun juga dapat menghasilkan keuntungan.Aceh (pupuk) PT.

Bridgestone Sumatera Rubber Estate. penggilingan akhir. penggilingan. Riau (kelapa sawit & karet) MeLOK merupakan salah satu perangkat produksi bersih yang diperkenalkan PPBN kepada industri agar mampu mengelola lingkungan sekaligus mendapatkan keuntungan finansial dan organisasi pada perusahaan secara berkelanjutan. Rencana Kelola Lingkungan terdiri atas beberapa program manajemen lingkungan dan masyarakat yang diterapkan di Pabrik Citeureup. Sumber : http://ppbn. kertas. plastik.id/site/index. Acara tersebut mendapatkan antusias dari peserta industri untuk meminta informasi lebih lanjut dan konsultasi dari PPBN mengenai penerapan MeLOK di industrinya. yang keduanya digagas oleh pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kondisi lingkungan di Indonesia. Pabrik ini berlokasi sekitar 20km barat Cirebon untuk mensuplai kebutuhan semen di daerah Jawa Barat dan sekitarnya. Perusahaan turut berpartisipasi dalam Program Langit Biru dan Program Proper. oli bekas. dan lainnya. Termasuk juga manajemen respon terhadap perubahan yang berhubungan dengan proyek Mekanisme Pembangunan Bersih. Riau (kelapa sawit) PT. Perkebunan Nusantara 5. pendinginan. Proses produksi semen terdiri atas penambangan bahan baku.PT. Riau (pulp & paper) PT. Beberapa bahan bakar alternatif yang dipertimbangkan seperti Biomas. Pabrik Cirebon yang dioperasikan oleh Indocement. terdiri atas 2 (dua) tanur dan menempati lahan seluas 470 hektar termasuk lahan tambang. Intercallin yang merupakan salah satu industri yang telah sukses menerapkan MeLOK. dan penggunaan bahan bakar alternatif. tekstil. Penggunaan beberapa jenis bahan bakar ini dimaksudkan untuk keperluan penelitian dan perijinan dari pemerintah. pengantongan dan pengiriman. pengeringan. Proyek Mekanisme Pembangunan Bersih (MPB) terdiri termasuk atas pengenalan bahan aditif untuk penggilingan akhir. Pabrik Citeureup memenuhi komitmen pengembangan pengawasan dan manajemen lingkungan sesuai dengan penilaian terhadap dampak lingkungan pada dokumen Rencana Kelola Lingkungan (RKL) dan Rencana Pengawasan Lingkungan (RPL). Asian Agri Group. ban bekas.php?modul=detail&catID=6&key=166 19 Mei 2009 Diposkan oleh aa kumis di 15:59 0 komentar Manajemen Lingkungan Pabrik Cirebon (Indocement) Ringkasan Eksekutif: Pabrik Cirebon (Palimanan) mempertahankan akreditasi ISO 14000:1996 Sistem Manajemen Lingkungan untuk mengelola dampak buruk terhadap lingkungan sekitar dan masyarakat yang disebabkan oleh produksi semen. pasir silika dan pasir besi.or. Sumatera Utara (karet) PT. Acara yang dilaksanakan selama 1 hari tersebut diisi oleh narasumber dari PPBN dan PT. tanur pembakaran. RAPP. Bahan baku utama adalah batu kapur. tanah liat. .

asp 13 November 2009 Diposkan oleh aa kumis di 15:57 0 komentar Rusaknya Manajemen Lingkungan Kita RUSAKNYA manajemen lingkungan kita! Itulah kalimat yang terlintas dalam benak saya.Emisi gas dan debu diakui sebagai dampak utama terhadap lingkungan pada industri semen. Tampaknya kita sepele mendengar. perilaku. mengandung sejuta makna yang sangat erat kaitannya dengan kehidupan dan keberlangsungan hidup umat manusia. dan melihat kata. Rencana itu terdiri atas: Udara.id/new_id/env-emp-crb. Jadi semua tindak dan tanduk manusia berawal dari lingkungan. begitu juga dengan kebutuhan akan sumber daya manusia dan finansial. Betapa sedihnya melihat saudara kita yang terkena musibah ini. Tantangan sosial muncul dari suatu kebutuhan sejumlah karyawan dan kebutuhan dari area penambangan. Bahkan menurut Bloom. .co. Segala sesuatunya sangat erat kaitannya dengan lingkungan. beberapa media menayangkan banjir yang ada di Kota Jakarta. pelayanan kesehatan dan genetik.. Penanganan material menyebabkan peningkatan tekanan pada infrastruktur transportasi setempat. di wilayah Tangerang. bising dan getaran Air Permukaan dan Air Tanah Tanah dan Topografi Flora dan Fauna Material Berbahaya/Bekas Keselamatan dan Kesehatan Pekerja Konsultasi masyarakat dan Partisipasi Program Pengembangan Masyarakat: Pendidikan Sosial Budaya Infrastruktur Ekonomi Kesehatan Masyarakat Implementasi dari Rencana Kelola Lingkungan termasuk dalam ISO 14000 yang berakreditasi Sistem Manajemen Lingkungan Garis besar Sistem Manajemen Lingkungan adalah bertujuan dan berwawasan lingkungan.indocement. derajat kesehatan terdiri dari empat faktor yakni lingkungan. Perubahan proses yang disebabkan proyek MPB mungkin akan dirasakan buruk dan merusak lingkungan. seperti kata lingkungan. kewajiban dan tanggung jawab. Garis besar Rencana Kelola Lingkungan adalah serangkaian Rencana Pengawasan dan Mitigasi Dampak yang ditujukan pada lingkungan dan tantangan sosial. Banten. Semarang dan tragedi yang tidak diinginkan yang terjadi di Situ Gintung. Dewasa ini. Namun di balik kata lingkungan itu. Sumber : http://www. kebutuhan institusional.

Pencemaran udara yang dihasilkan melalui kegiatan manusia adalah transportasi. furnace. insenerator dengan berbagai jenis bahan bakar). pencemaran air dan pencemaran tanah. pembakaran (perapian. Antara lain pencemaran udara. yang pertama pencemaran udara. Seolah–olah pemerintah yang harus menjaga kebersihan dan harus memadai dan membenahi lingkungan mereka. banyaknya janji–janji partai politik yang membawakan thema “perubahan” untuk rakyat. gas buang pabrik yang menghasilkan gas berbahaya seperti (CFC= Clour Flour Carbon). Pencemaran lingkungan sendiri terbagi menjadi beberapa klasifikasi. Seperti sekarang ini. Tetapi lagi-lagi kesiapan pejabat berwenang kurang sigap dalam menanggapi keluhan warga dan tidak dapat merealisasikannya. maka kualitas yang ada di lingkungan kita menjadi menurun. dan pengalaman ini mungkin sudah pernah atau sering kita jumpai di lingkungan kita sendiri. nitrogen dioksida (NO2). pembangkit listrik. . Klasifikasi Pencemaran Lingkungan Dengan musibah banjir yang dirasakan saudara kita yang ada di Jakarta dan di Semarang. kompor. supaya kesehatan lingkungan menjadi optimal. nitrogen monoksida (NO). Pencemaran Udara Sebelum kita memulai tahapan pencemaran lingkungan yang terklasifikasi.Mereka yang ditanyai komentar. beberapa warga mengaku sudah melaporkan kejadian ini kepada pemerintah daerah mengenai Tanggul yang mereka minta segera diperbaiki. dan dapat membunuh kehidupan anak dan cucu kita nantinya. merekalah yang harus menjaga dan melestarikannya. Dari segi bantuan. Semoga saja pesta demokrasi nanti. hanya menjawab dan meminta pertanggungjawaban pemerintah. Sejatinya pencemaran lingkungan ini akan mempercepat kita untuk mengakhiri hidup kita di bumi ini. Namun di Situ Gintung. karbon diosida (CO2). Dengan keadaan pencemaran lingkungan ini. rakyat harus paham dengan siapa yang dipilihnya. baik yang tidak berbahaya maupun yang membahayakan kesehatan tubuh manusia. merupakan hasil dari pencemaran lingkungan. sulfur dioksida (SO2). Pencemaran udara sering dari kita mungkin sudah dan atau sering terpapar dengan gas pencemar udara yang mungkin ada di sekitar tempat tinggal kita. Pencemaran udara adalah suatu kondisi di mana kualitas udara menjadi rusak dan terkontaminasi oleh zat–zat. Setelah kejadian di Situ Gintung banyaknya partai politik yang menawarkan bantuan untuk rakyat. Kalau kita sadari lingkungan harus erat kaitannya dengan individu itu sendiri karena. Lagi dan lagi rakyat selalu kena tipu dengan muslihat pejabat yang seyogianya dipilih oleh rakyat. sulfur monoksida (SO). Gas–gas pencemar udara utama adalah karbon monoksida (CO). industri. baiklah pemerintah yang harus menolong dan memberi subsidi kepada rakyat yang terkena musibah.

Jadi marilah kita jaga kelestarian lingkungan kita dengan sebaik-baiknya. bahkan kita mengabaikan kesehatan kualitas air yang ada di lingkungan kita. marilah kita menjaga kebersihan lingkungan kita. air tanah akibat aktivitas dan ulah manusia. Pencemaran tanah merupakan keadaan di mana bahan kimia buatan manusia masuk dan merubah lingkungan tanah alami. Penanganan dari pencemaran tanah dapat kita lakukan penanganan remediasi dan bioremediasi. mengurangi emisi kendaraan dan industri. lautan. Pencemaran Tanah Yang terakhir mengenai pencemaran tanah. pada air comberan dapat menyebabkan peningkatan kebutuhan oksigen pada air yang menerimanya yang mengarah pada berkurangnya oksigen yang dapat berdampak buruk pada seluruh ekosistem yang ada di air. air. Dan pencemaran air sangat sering tejadi di lingkungan kita sendiri. Supaya kita warisi kehidupan kita kepada anak dan cucu kita kelak. Sebagai warga negara dan umat manusia yang baik. Kita dapat mencegah serta dapat meminimalisir supaya tidak terjadi pencemaran lingkungan baik udara. Sumber : M Iqbal Rizky Lbs AmKep Penulis adalah mahasiswa ekstension S-1. Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) . Penanganan untuk pencemaran udara dapat kita lakukan yakni dengan penghijauan. nutrien dan padatan. Bioremediasi adalah proses pembersihan pencemaran tanah dengan menggunakan mikroorganisme (jamur. minyak. dan tanah. serta limbah industri yang dibuang langsung ke tanah secara tidak memenuhi syarat (illegal dumping). kita juga dapat menjumpai pencemaran air yang terjadi di lingkungan sekitar kita. toksin organik. pencemaran air dan pencemaran tanah. Penutup Pencemaran lingkungan yang kita bahas yakni pencemaran udara. Pencemaran air sering di jumpai di wilayah industri yang membuang limbahnya dengan berbagai macam polutan seperti logam berat. Pencemaran air adalah suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air seperti danau.Pencemaran Air Setelah pencemaran udara. Dan jangan pilih caleg yang merusak lingkungan. bakteri). penggunaan energi yang efisien. sungai. Contoh dari pencemaran air. dan memilah sampah organik dari sampah anorganik. Penanganan dari pencemaran air dapat kita lakukan yakni bagi rumah tangga menggunakan deterjen secukupnya. setiap pabrik dan kegiatan industri sebaiknya memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). serta peran serta masyarakat dan instansi pemerintah terkait. Pencemaran tanah ini merupakan hasil kegiatan manusia yang mencemari tanah yakni dari tempat penimbunan sampah. Remediasi adalah kegiatan untuk membersihkan permukaan tanah yang tercemar.

http://www.com/2009/04/06/rusaknya-manajemen-lingkungan-kita/ 6 April 2009 Diposkan oleh aa kumis di 15:51 0 komentar Posting Lama Beranda Langgan: Entri (Atom) Free Music Manajemen Lingkungan • • • • • • • • • • • • Bapedal DKI Dept of Env Mng .medanbisnisonline.AAU GEMI GIS for Env Mng Inst of Env Mng & Ass ISO 14000 ISO 14000 / ISO 14001 Env Mng Guide Meneg LH Mining Env Mng Mnj Lingk .KLH NAEM About Me aa kumis .State of Rhode Island Env Mng .

Penerapan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 Di.... Design by: FinalSense ..Lihat profil lengkapku Blog Archive • ▼ 2009 (17) ○ ▼ November (17)                  Perkembangan Program SML ISO 14001 di Indonesia Manajemen Lingkungan.. Identifikasi Dorongan Manajemen Lingkungan dan Man. ISO 14000 dan AMDAL Komintmen Pada Lingkungan (PT Coca-Cola Bottling I... Manajemen Lingkungan Pabrik Cirebon (Indocement) Rusaknya Manajemen Lingkungan Kita Pelatihan Sistem Manajemen Lingkungan (Environment.... Audit Sistem Manajemen Lingkungan Dokumentasi Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 Analisa Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14000 dan . Manajemen Lingkungan ISO 14001:2004 Sistem Manajemen Lingkungan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 dan Proper K. Pengelolaan Lingkungan Hidup (PT Pusri) Sosialisasi Program Manajemen Lingkungan Berorient.....

sumber daya alam. Pelestarian Daya Tampung Lingkungan Hidup adalah rangkaian upaya untuk melindungi kemampuan lingkungan hidup untuk menyerap zat. daya. yang mempengaruhi kelang-sungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain. Dampak Lingkungan Hidup adalah pengaruh perubahan pada lingkungan hidup yang diakibatkan oleh suatu usaha dan/atau kegiatan. yang memadukan lingkungan hidup. dan mutu hidup generasi masa kini dan generasi masa depan. Pencemaran Lingkungan Hidup adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup. energi. atau komponen yang ada dan/atau unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya dalam suatu sumber daya tertentu sebagai unsur lingkungan hidup. baik hayati maupun non hayati. Daya Tampung Lingkungan Hidup adalah kemampuan lingkungan hidup untuk menyerap zat. Pelestarian Fungsi Lingkungan Hidup adalah rangkaian untuk memelihara kelangsungan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup. dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan ling-kungan hidup tidak bisa berfungsi lkagi dalam menunjang pembangunan berkelanjutan. dan makhluk hidup. dan/atau komponen lain yang dibuang ke dalamnya. energi. ke dalam proses pembangunan untuk menjamin kemampuan. Pelestarian Daya Dukung Lingkungan Hidup adalah rangkaian upaya untuk melindungi kemampuan lingkungan hidup terhadap tekanan perubahan dan/atau dampak negatif yang ditimbulkan oleh suatu kegiatan agar tetap mampu mendukung perikehidupan manusia dan makhluk hidup lain. stabilitas. Pengelolaan Lingkungan Hidup adalah upaya terpadu untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup yang meliputi kebijaksanaan penataan. Pembangunan Berkelanjutan yang Berwa-wasan Lingkungan Hidup adalah upaya sadar dan terencana. Mutu Lingkungan Hidup adalah ukuran batas atau kadar makhluk hidup. Sumber Daya adalah unsur lingkungan hidup yang terdiri atas sumber daya manusia.Lingkungan Hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda. dan pengendalian lingkungan hidup. keadaan. termasuk manusia dan perilakunya. zat. termasuk sumber daya. kesejahteraan. pengembangan. pemulihan. zat. dan produktivitas lingkungan hidup. pengawasan. Ekosistem adalah tatanan unsure lingkungan hidup yang merupakan kesatuan utuk menyeluruh dan saling mempengaruhi dalam membentuk keseimbangan. pemanfaatan. energi. energi. pemeliharaan. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup adalah kajian mengenai dampak . dan atau komponen lain yang masuk atau dimasukkan ke dalamnya. dan sumber daya buatan. Daya Dukung Lingkungan Hidup adalah kemampuan lingkungan hidup untuk mendu-kung perikehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya.

.besar dan penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan.

Pelestarian Fungsi Lingkungan Hidup adalah rangkaian untuk memelihara kelang-sungan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup. atau komponen yang ada dan/atau unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya dalam suatu sumber daya tertentu sebagai unsur lingkungan hidup. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup adalah kajian mengenai dampak besar dan penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan. dan produktivitas lingkungan hidup. Pelestarian Daya Tampung Lingkungan Hidup adalah rangkaian upaya untuk melindungi kemampuan lingkungan hidup untuk menyerap zat. pemulihan. Dampak Lingkungan Hidup adalah pengaruh perubahan pada lingkungan hidup yang diakibatkan oleh suatu usaha dan/atau kegiatan. pemeliharaan. energi. dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan ling-kungan hidup tidak bisa berfungsi lkagi dalam menunjang pembangunan berkelanjutan. keadaan. Pencemaran Lingkungan Hidup adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup. Daya Dukung Lingkungan Hidup adalah kemampuan lingkungan hidup untuk mendu-kung perikehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. energi. dan pengendalian lingkungan hidup. pemanfaatan. stabilitas. pengembangan. dan atau komponen lain yang masuk atau dimasukkan ke dalamnya. termasuk manusia dan perilakunya. baik hayati maupun non hayati. termasuk sumber daya. daya. zat. dan/atau komponen lain yang dibuang ke dalamnya. dan makhluk hidup. pengawasan. energi. kesejahteraan. yang mempengaruhi kelang-sungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain. Sumber Daya adalah unsur lingkungan hidup yang terdiri atas sumber daya manusia.Lingkungan Hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda. Pengelolaan Lingkungan Hidup adalah upaya terpadu untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup yang meliputi kebijaksanaan penataan. Pembangunan Berkelanjutan yang Berwa-wasan Lingkungan Hidup adalah upaya sadar dan terencana. dan mutu hidup generasi masa kini dan generasi masa depan. ringkasringkas Jan 26th Posted by industri16victor in ringkasan modul . dan sumber daya buatan. yang memadukan lingkungan hidup. energi. zat. Pelestarian Daya Dukung Lingkungan Hidup adalah rangkaian upaya untuk melindungi kemampuan lingkungan hidup terhadap tekanan perubahan dan/atau dampak negatif yang ditimbulkan oleh suatu kegiatan agar tetap mampu mendukung perikehidupan manusia dan makhluk hidup lain. Daya Tampung Lingkungan Hidup adalah kemampuan lingkungan hidup untuk menyerap zat. Mutu Lingkungan Hidup adalah ukuran batas atau kadar makhluk hidup. Ekosistem adalah tatanan unsure lingkungan hidup yang merupakan kesatuan utuk menyeluruh dan saling mempengaruhi dalam membentuk keseimbangan. ke dalam proses pembangunan untuk menjamin kemampuan. sumber daya alam.

Emisi berasal dari proses pembakaran. Pb.SPM dan CO yang tinggi. NO dan NO2.HS. pembuluh darah. bukan saja dengan terhisap langsung. pembuangan limbah padat. kendaraan bermotor. ringkasringkas Jan 26th Posted by industri16victor in ringkasan modul No comments manajemen lingkungan Sistem manajemen lingkungan memberikan mekanisme untuk mencapai dan menunjukkan . merusak fungsi hati dan ginjal dan penyebab kerusakan syaraf. gelas. persarafan. proses pembakaran. Zat-zat pencemar yang paling sering dijumpai adalah: SO2. Beberapa Kasus Yang Telah dimonitor : . intensitas dan lamanya pemaparan. SPM. Kairo. suhu dan cuaca. dengan penduduknya yang sangat padat (27000/km2 ditahun 1990) sebagai bahan bakar utama adalah arang batubara yang mempunyai konsentrasi SO2. CO beraffianitas tinggi terhadap Hb sehingga mampu mengganti O2 dalam darah yang menuju ke sistem pembuluh darah dan jantung serta persarafan. debu yang terkira banyaknya. Pengaruh-pengaruh langsung dari polusi udara terhadap kesehatan manusia tergantung pada. curah hujan hanya 22mm rata-rata pertahunnya GMS memantau TSP(500-1100 ug/m3) dan SPM. SPM.NO2.industri. . dalam musim dingin yang berat.SO2. Emisi asap mobil diestimasi sampai 1200 ton/tahun.testil dan plastik. Beijing. Pemantauan kualitas udara di India yang dipantau oleh jaringan NEER (National Environmental Engineering Research Institute). Dijumpai lebih dari 450 pabrik industri metal. Ozon dapat mengiritasi mata. sumsumtulang. dimana sumber polusi udara berasal dari pemanasan rumah-rumah. hidung dan tenggorokan dan penyebab sakit kepala.Pb menghambat sistem pembentukan Hb dalam darah merah. . dan O3 yang berasal dari daerah – daerah industri. hati dan ginjal. Dampak yang paling utama adalah terhadap kesehatan manusia terutama pada sistem pernapasan. dengan iklim gurun dan panas tinggi. ringkasringkas Jan 26th Posted by industri16victor in ringkasan modul No comments Dampak Polusi Udara Dampak memberikan pengaruh yang merugikan bagi kesehatan manusia. arah angin.No comments Pemantau Kualitas Udara Sebagai kunci dari prioritas pemantauan zat polutan adalah resikonya terhadap kesehatan manusia.Banyak kota-kota besar didunia kualitas udaranya memburuk karenatercemar oleh: zatzat pencemar yang sumbernya berasal dari pabrik-pabrik industri. Faktor-faktor yang mempengaruhi distribusi dan transport zat polutan ini adalah: letak topografi daerah. keramik.sebagai parameter adalah . Umumnya sebagian besar zat-zat polutan udara ini langsung mempengaruhi sistem pernafasan dan pembuluh darah. tetapi juga dengan cara-cara pemaparan lainnya seperti: meminum air yang terkontaminasi dan melalui kulit. pabrik semen dan lainnya. intensitas dan pemaparan. juga status kesehatan penduduk yang terpapar. O3 dan CO.

produk dan jasa. . kontrol dan tanggap darurat.Last » • Top of Form Search Bottom of Form . .Sistem Manajemen Lingkungan-Spesifikasi dengan Panduan Penggunaan (SNI 19-140011997) 2. penentuan tujuan pencapaian dan program pengelolaan lingkungan.. 1996). Perencanaan : mencakup identifikasi aspek lingkungan dan persyaratan peraturan lingkungan hidup yang bersesuaian.Agar dapat dilaksanakan secara efektif. . ringkasringkas Jan 26th Posted by industri16victor in ringkasan modul No comments ISO Untuk menfasilitasi penerapan standar ISO 14001 di Indonesia dan mempermudah penerapan dilapangan serta untuk menyamakan persepsi mengenai pelaksanaannya. pengukuran dan audit. . melalui upaya pengendalian dampak lingkungan dari kegiatan. serta untuk memenuhi persyaratan peraturan lingkungan hidup dari Pemerintah.Pedoman Untuk Pengauditan Lingkungan – Prosedur Audit – Pengauditan Sistem Manajemen Lingkungan (SNI 19-14011-1997) 5. maka Kementerian LH bekerjasama dengan BSN telah melakukan adopsi terhadap beberapa Standar Internasional ISO 14000 menjadi Standar Nasional Indonesia (SNI).Sistem Manajemen Lingkungan-Pedoman Umum Prinsip Sistem dan Teknik Pendukung (SNI 19-14004-1997) 3. komunikasi. Kebijakan Lingkungan : pernyataan tentang maksud kegiatan manajemen lingkungan dan prinsip-prinsip yang digunakan untuk mencapainya. dokumentasi. sistem manajemen lingkungan harus mencakup beberapa unsur utama sebagai berikut : .Pedoman Audit untuk Lingkungan – Kriteria Kualifikasi untuk Auditor Lingkungan (SNI 1914012-1997) 12345»10.. Pemeriksaan reguler dan Tindakan perbaikan : mencakup pemantauan. Implementasi : mencakup struktur organisasi. wewenang dan tanggung jawab. Sistem tersebut juga dapat digunakan untuk mengantisipasi perkembangan tuntutan dan peningkatan performasi lingkungan dari konsumen. Kajian manajemen : kajian tentang kesesuaian daan efektivitas sistem untuk mencapai tujuan dan perubahan yang terjadi diluar organisasi (Bratasida.performasi lingkungan yang baik. training. Standar yang telah diadopsi tersebut diantaranya : 1.Pedoman Audit Lingkungan-Prinsip Umum (SNI 19-1410-1997) 4.

.• ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ Recent comments Popular posts Archives Tags Categories kumpulan artikel (12) pemahaman jurnal (6) pertanyaan dan catatan (50) presentasi (4) ringkasan modul (51) Uncategorized (4) ○ February 2011 (6) ○ January 2011 (93) ○ December 2010 (26) ○ November 2010 (1) ○ October 2010 (1) ○ manusia dan lingkungan (1) ○ Dampak Pertanian Industrial.sekalilagi terimakasih • My latest tweets ..maaf kalau hanya ini yang baru bisa saya buat.. (0) ○ dampak pencemaran lingkungan (0) ○ polusi udara (0) ○ prosedural amdal (0) ○ kegunaan amdal (0) ○ analisis dampak lingkungan (0) ○ reaksi pihak pelaku industri (0) ○ sampah (0) ○ bumi yang semakin ditinggalkan (0) ○ industri16victor: terimakasih sbelumnya.

it's on @wordpressdotcom. if you have the skills!about 1 week ago @pricelessjunk For future reference.about 1 week ago Follow me on Twitter! • User Login Top of Form User Password Login Remember me http://industri16vi Bottom of Form ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ Register Lost your password? Documentation Plugins Suggest Ideas Support Forum Themes Universitas Mercu Buana WordPress Blog WordPress Planet • Blogroll . @wordpress is the open source project.me/p6aDv-kvabout 1 week ago @joshbetz Patches welcome. @wordpress is the open source project.about 1 week ago @mrsdexter FYI.WordPress 97164 followers ○ ○ ○ ○ Elance declares WordPress "The Undisputed Champ of Content" http://wp. that's @wordpressdotcom.

biasanya kaya akan fosil. Dalam melakukan penambangan kapur.00). Batuan kapur tergolong batuan sedimen yang dalam pembentukannya dipengaruhi oleh peranan organisme. Pegunungan kapur tersebut adalah pegunungan Kapur Utara. dikelompokkan menjadi tiga rangkaian pegunungan kapur. tepatnya di daerah Malang Selatan. dan pegunungan Kidul (pegunungan Kapur Selatan). Solum tanah yang relatif tipis (5cm-10cm) akan semakin mudah terkoyak dan yang tersisa adalah pemandangan yang gersang. masyarakat setempat bekerja secara berkelompok antara tiga sampai sepuluh orang. batu kapur sebagai bahan galian termasuk dalam bahan galian golongan C. Sebenarnya yang mereka cari adalah bongkahan-bongkahan batu kapur yang biasanya untuk pondasi bangunan atau untuk pengeras jalan.00 sampai senja hari (sekitar pukul 17. sekitar pukul 8. bukit kapur berketinggian lebih dari 750m di atas permukaan laut ini roboh dan hancur. Peralatan yang digunakannya hanya peralatan-peralatan sederhana. Di pulau Jawa. di samping kalau kualitas kapurnya bagus biasanya . dan beberapa peralatan bantu lainnya. Organisme yang dimaksud adalah organisme laut. Belum lagi dampak runtuhnya batuan kapur pada areal pertambangan. Apakah ada dampak ekologis? Jelas ada tentunya. Biasanya mereka bekerja mulai dari pagi. pegunungan Kapur Tengah yang sering disebut pegunungan Kendeng. Daerah kapur sebagai batuan sedimen. Menurut Undang-undang Nomor 11 Tahun 1976 tentang Pertambangan. linggis. Gambar tersebut merupakan wujud pemanfaatan batuan kapur sebagai bahan galian. Pelan tetapi pasti. namun mereka mampu dan berani merobohkan batuan kapur yang terjal nan kokoh ini. Foto yang terpampang di atas adalah bagian kecil dari rangkaian pegunungan Kidul.Penambangan Batu Kapur Penambangan Batu Kapur Pegunungan kapur merupakan gejala khas di daerah Karst. yakni binatang karang. yakni cangkul. Daerah kapur ini tersusun dari batuan kapur (lime stone) dengan mineral penyusun utamanya adalah kalsium karbonat (CaCO3). ganco. Dengan demikian daerah kapur itu sebelumnya merupakan laut. Berdasarkan yang mengusahakan penambangan batuan kapur ini diusahakan oleh rakyat. khusunya di Jawa Timur. Walau dengan menggunakan alat sederhana dan seadanya.

000.sampai Rp 75.000..akan menjadi bahan mentah dalam industri gamping.- . Pendapatan mereka setiap hari berkisar sekitar Rp 30. Hasilnya tidak seberapa.

Pabrik Semen Datang.tempat air itu untuk persediaan) Sekitar 30 kilomter dari desa mereka. Ratusan hektar lahan pertanian rusak dan usaha kolam ikan yang dikelola warga musnah. dampak buruk penambangan karst mulai muncul. ( Nggak berani di rumah.. [( Hujan deres toyo saking etan. jadi ya saya membuat tenda di belakang rumah. amblas punan. alias pegunungan kapur. hilang sudah semua. : Hujan deras air dari timur. dari terpal... kidul. Karst Tuban Hilang by SAGA KBR68H on Thursday. untuk bahan baku semen. Aktivitas pertanian di Kecamatan Merakurak dan Kerek pun mandek. Lahan pertanian kerontang.. [Suara air] Banjir yang terjadi akhir Januari lalu menyebabkan 3 desa di Kabupaten Tuban. warga Desa Birbin. Banjir.. Warga mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.. amblas sedoyo punan. Kalau yang itu.] Sementara Saniyah. ler tempuk dados setunggal terus ambleg niku terus medotne blumbang wingking griyo.. gurame.(dari apa?). lele. Salah satunya Marsudi. Lantas runtuh. kekeringan serta menjangkitnya penyakit karena nyamuk. nila. justru sebaliknya. Sebagai gantinya. mati. Tapi puluhan ribu hektar diantaranya sudah habis dikeruk. Satu per satu. Kolam Lele. terpal satu wong hanya untuk 2 keluarga. Kontributor KBR68H Didi Syahputra berbincang dengan warga sudah merasakan akibat menghilangnya karst dari Tuban. juga rumah ratusan warga lainnya. Total menawi nggih 18 juta. Ia akan membongkar kolam ikannya yang hancur akibat terjangan banjir. ia hendak membangun kandang ternak. warga Desa Mliwang. Mata air yang selama puluhan tahun jadi andalan warga. Ia mengayunkan cangkulnya berkali-kali di lantai kolam ikan yang dindingnya sudah runtuh. juga 60 perusahaan penambangan batu kapur. 2010 at 9:49am Tuban di Jawa Timur adalah wilayah yang kaya karst. utara datang jadi satu. ). Rumah mereka digenangi lumpur setinggi setengah meter. dibasahi keringat. tombro.anu. Rumah dia. Total mungkin sekitar 18 juta hilang. memutuskan kolam belakang rumah. March 11. kehilangan puluhan hektar lahan taninya. BLOK 1 [Suara orang mencangkul] Lengan Marsudi yang kurus tampak berkilat.. Kekeringan. Namun izin pendirian pabrik semen terus dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Tuban demi menggenjot pemasukan daerah. Jawa Timur tergenang. Di sana berdiri Pabrik Semen Gresik. tepatnya di Desa Margorejo. menjadi pengalaman baru bagi warga setempat. tombro gurame. rusak akibat banjir. Di musim . Kolam Nila.

hujan seperti sekarang ini. Di sebuah penelitian di tahun 2002. Hamparan tanah milik Perhutani ini dulunya hijau kini tampak putih. eksploitasi besar-besaran tanah gamping sebagai bahan baku semen. karena dalam artian secara material eksploitasi bahan tambang Semen Gresik tersebut juga mengambil batuan batuan kapur ) Sebelum PT Semen Gresik beroperasi. wedus) Kekeringan dan banjir jadi pengalaman baru bagi warga Kabupaten Tuban bagian barat. Kecamatan Merakurak. Bahkan kami harus mandi bersama sapi. Sungai sungai yang saat ini ada itu dimanfaatkan untuk keperluan rumah tangga. di tempat bekas penambangan batu kapur. Muryono. air tak bisa lagi diserap tanah. air semua susah. Di sana itu kan tanahnya itu kan cuma pas pasan gitu. Setiap hujan turun. Dari aspek hidrologi. Artinya eksploitasi tambang Semen Gresik mengubah morfologi permukaan dari tanah kapur yang semula dataran memanjang menjadi cekungan-cekungan besar. Speleologi adalah ilmu tentang gua dan lingkungan sekitarnya. tak bisa lagi menyandarkan hidup keluarganya pada tanah. Puluhan tahun lalu. (Karena ada gusuran itu jadi nggak bisa tani. kadang kadang kalau pemerintah itu anu gini nanam ini saya ikut gitu aja. Semula banyak tanaman tumbuh di sana. ini akan mengurangi cadangan air di kawasan Karst ) Tergerusnya kawasan karst menyisakan tanah tandus. kata Edy Toyibi. Kini. Mereka bercocok tanam di sekitar hutan. Trus disuruh ini ikut gitu aja. Yang semula petani. lembu. Terus tata simpan dibawah permukaan. Kepengennya kan kita ini boleh bercocok tanam di tanah milik Perhutani. Cara menyambung hidup kan sulit kalau nggak tani. Ketua Bidang Sains dan Konservasi. batuan kapur atau kawasan Karst itu mampu menyimpan air dalam 1 meter kubik itu 190 liter. Kini kondisi telah berubah. minimal kedalamannya harus 40 meter. kalaupun toh harus membuat sumur. di samping itu kan untuk menyambung hidup awake . ( Dulu tidak seperti ini. hanya tanah gamping sisa penambangan kapur. menggenangi desa dan lahan pertanian. warga Desa Birbin. daerah ini dikenal sebagai pemasok padi dan palawija terbesar untuk wilayah barat Jawa Timur. (Kawasan Karst sangat penting bagi kehidupan. dan bangunan pabrik semen. warga malah kesulitan air. Jadi kerjanya awak awak dewe ini cuma mengabdi disitu. kata Santoso. sekaligus mengamankan hutan dari penjarahan. warga Desa Margorejo. Penyebabnya. kini menjadi nelayan. Kini buruh tani jadi profesi langka. makannya dari mana gitu lo. (Saat ini warga nggak tahu lagi mas. Jadi bisa dibayangkan kalau itu tereksploitasi terus menerus oleh penambangan kecil maupun skala besar. untuk minum. Kerek dan Jenu kering dan tandus. kawasan Karst mampu menyimpan air untuk kehidupan masyarakat yang tinggal di kawasan Karst atau kawasan kapur. Air hujan menyisakan kubangan raksasa. warga di Tuban bagian barat kebanyakan bekerja sebagai pesanggem atau buruh tani. kata Edy. Himpunan Kegiatan Speleologi Indonesia. pedagang. tukang becak atau buruh bangunan. Banjir terjadi di mana-mana. Lahan pertanian milik Perhutani telah beralih fungsi jadi area penambangan batu gamping. tata simpan hidrologi sangat berpengaruh. Tanah di Kecamatan Merakurak.

Puluhan desa di Tuban kini dinyatakan sebagai daerah endemis demam berdarah dan chikungunya. dari 24 kecamatan itu 17 kecamatan yang sudah terkena ) Meski warga sudah kena getahnya. setara dengan Gua Mamoth di Amerika Serikat. kelompok penjelajah gua dari 6 negara Eropa mendapati belasan gua di Tuban mempunyai stalagmit dan stalaktit yang indah. stalagmit itu sudah mengering semua dan coklat. Begitu pula jumlah wilayah endemis demam berdarah. di atas lapisan tanah yang tipis bisa tumbuh aneka tanaman. Pada 2000 lalu. tahun depannya lagi ada itu 217. jumlah pasien dua penyakit ini bertambah dari tahun ke tahun. maka kelelawar yang semula tinggal di dalamnya kehilangan rumah. Setiap hari. Sementara di bawahnya. Yang sporadis. (Keadaan hidrologi gua itu sekarang sudah menjadi semacam lorong fosil mas. Adi Waluyo. Kini tinggal tiga gua yang tersisa. Dengan bentuk yang keras. Untuk kecamatan. kelelawar berperan untuk memakan nyamuk. kata Ketua LSM Cagar Tuban. alat pengeruk hidrolik dan truk) Karst atau batuan gamping adalah bentang alam yang unik. Namun sebagian besar telah dihancurkan untuk bahan baku semen. (Suara mesin diesel. ada gua dan sungai bawah tanah. Batu batu stalagtit. UNESCO. Dalam siklus alam. alat pengeruk hidrolik dan truk pengangkut batuan gamping terdengar hampir di semua sudut Desa Mliwang. Desa inilah yang selama puluhan tahun menjadi area penambangan batu gamping untuk bahan baku semen. Alhasil begitu kelelawar hilang. Pemerintah Kabupaten Tuban justru terus mengeluarkan izinizin baru penambangan kapur di sana. Jadi intinya kalau secara hidrologi sudah mengering ) Karena gua tak lagi ada. dan vegetasi diatasnya sudah terekploitasi juga ke ujung lorong semua itu. . bergerak menuju pabrik Semen Gresik di Kecamatan Kerek. Kata mereka. ratusan truk berisi batuan gamping yang telah dikeruk dari perbukitan kapur.dewe sak keluarga gitu ) Tuban tak hanya kehilangan bentangan tanah karst. alat pengeruk hidrolik dan truk) Suara mesin diesel. ada 50 yang endemis. ( Desa endemis dari 344 desa yang ada. Dokter Subagyo dari RSUD Tuban mengatakan. alat pengeruk hidrolik dan truk) BLOK 2 (Suara mesin diesel. Mengapa begitu? (Suara mesin diesel. maka penyakit bersumber nyamuk mulai merebak. warisan dunia versi Badan PBB. jadi sifatnya yang tahun ini ada kemudian tahun depan nggak ada. Tapi juga kehilangan puluhan gua yang indah.

Keunikan lain dari karst adalah kemampuannya menyimpan air. semua beramairamai mendukung rencana perluasan area penambangan batu kapur oleh PT Semen Gresik seluas 800 hektar. Tahun 2009. Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Tuban. Pemkab mengklaim tak ada potensi kerusakan lingkungan akibat penambangan karst di daerah mereka. (Suara mesin diesel. Pemerintah Tuban sadar betul akan potensi kapur di daerah mereka. (Suara air) Selain sebagai sumber air. Karenanya. Tuban mendulang pendapatan daerah sampai 100 miliar rupiah per tahun. Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian. BPLHD Tuban. Kabupaten Tuban memiliki 123 ribu hektar karst berupa pegunungan kapur.contoh ya . itu amdal disusun dengan Single Continuos Bank. Air itu lantas keluar lewat retakan-retakan celah gua. seperti batu kapur. 1 meter kubik karst diperkirakan sanggup menampung air sampai hampir 200 liter.. alat pengeruk hidrolik dan truk) Analisis dampak lingkungan sudah ada. membentang sepanjang 1. alias menjadi 163 juta ton... Mata air di sana berkualitas tinggi karena mengandung mineral yang terdapat pada karst. Karena amdal yang disusun saat tambang batu kapur seluas 700 hektar di Mliwang. kata Badan Lingkungan Hidup Tuban. Kepala Bidang Mineral dan Pengawasan Air Bawah Tanah. untuk keseluruhan untuk produksi semen. meski tengah musim kemarau.. Tak heran. Apalagi setiap tahun juga dilakukan penelitian soal ada tidaknya kerusakan lingkungan akibat penambangan kapur. kebutuhan air masyarakat di 3 kecamatan di Kabupaten Tuban bergantung sepenuhnya pada mata air alami pada tanah karst. ( Amdal itu pada hakekatnya adalah kajian ilmiah bukan kajian orang awam. Penguasanya adalah pabrik semen PT Semen Gresik yang berdiri sejak 18 tahun lalu. Single Continuos Bank itu ditambang seluruhnya baru direklamasi. Walaupun pandangan kita itu sangat panas. Dari penambangan kapur inilah. tanah liat itu sekitar 18 milyar 250 juta rupiah itu tagetnya SG. tanah karst menjadi sumber kapur yang dibutuhkan pabrik semen. tapi pandangan seorang ahli itu memang dibuat seperti itu untuk mengurangi limpasan air ) . Holcim dan Garuda. ( Untuk SG itu kan kita minta batu atau bahan tambang yang dibutuhkan itu berapa. 40 juta ton semen dibutuhkan untuk industri nasional. Bambang Irawan.. Laju kebutuhannya mencapai 19 persen per tahun. Ternyata dari target SG sendiri dengan realisasi itu memang kebanyakan lebih besar realisasinya.500 kilometer persegi. Pemkab Tuban juga sudah meneken izin pembangunan 2 pabrik semen baru. Jadi . Debitnya pun stabil. Darno. Kalau Semen Gresik pada posisi sekarang masih taat pada posisi amdal yang disusun. Apapun hasil dari kajian itu adalah sesuatu yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. 5 tahun belakangan. Tapi realisasinya lebih ) Pembangunan ikut menggenjot makin tingginya kebutuhan akan semen. Penyusunnya itu seorang ahli dan penelitinya adalah seorang pakar. pemakaian kapur naik lebih dari 100 persen.

di karst Tuban terdapat 150-an mata air yang terus mengalir konstan di segala musim. Juru Bicara Pemkab Tuban. Dan malah berkurangnya air tanah itu disebabkan karena untuk pengairan irigasi masyarakat yang disedot beberapa titik yang debitnya terlalu besar. mengeluarkan 1. penambangan kapur akan diteruskan karena belum ada bukti kerusakan kawasan karst di Tuban bagian barat. Ketika simpanan itu terkurangi. kajian Badan Lingkungan Hidup maupun . Saat kemarau panjang sekalipun. puluhan sumber air itu masih ada. berkurangnya debit air di Tuban bukan karena penambangan kapur yang dilakukan perusahaannya. tidak berkurang.. BPLHD Tuban. Tri Martoyo menekankan. ( Kalau berdasarkan pemantauan kami dan semen. maka serta merta penggerusan kapur ikut menghilangkan sumber air warga setempat.500 liter air per detik. tambang kapur menyumbang 100-an milyar rupiah untuk pendapatan Tuban.Himpunan Kegiatan Speleologi 2 tahun lalu mencatat. Di sana kan ada sumur pantaunya ada 4 kalau tidak salah. lainnya surut. debitnya tetep di sumur pantaunya semen itu. ( Sampai saat ini kita nambang yang hampir 20 tahun masyarakat tidak ada yang mempermasalahkan masalah itu. sebenarnya debit air tidak banyak berkurang kok. Bambang Irawan. Kalau pakai air justru malah boros. ( Kalau Semen Gresik terus memaksakan perluasan diri 800 hektar jelas akan mempengaruhi krisis air. Tapi berdasarkan pemantauan kami di lokasi. Eksploitasi kapur serta pembabatan hutan mengubah segalanya. ( Jadi perlu saya sampaikan dan perlu saya jelaskan. Tapi ulah petani. Potensi kapur yang sangat besar di Tuban itu. Tapi kalau secara global air dimanapun ini berkurang secara otomatis dengan adanya Global Warming dan lain sebagainya ) Setiap tahun. diharapkan bisa ikut menggenjot program Inpres Desa Tertinggal IDT yang sejak tahun lalu digalakkan di 300-an desa. Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian. Kini lebih dari 30 sumber air mati.. Juru Bicara PT Semen Gresik Syaifuddin Zuhri mengatakan. Artinya kondisinya dimanapun di dunia ini air sulit tidak hanya di Kerek. Apalagi jika kelak areal penambangan diperluas 800 hektar. Kalau proses Semen Gresik sendiri prosesnya adalah proses kering mas. Cukup untuk kebutuhan ribuan keluarga dan ratusan hektar tanah pertanian di Tuban bagian barat. Kandungan air didalam tanah itu juga tidak ada masalah. karena harus dikeringkan dulu. mengelak.tidak pakai air. Padahal gua itu sangat penting bagi keberadaan sumber mata air. Ketua Bidang Sains dan Konservasi.. yang menyedot air tanah berlebihan. Edy Toyibi. maka cadangan air bawah tanah juga akan terkurangi ) PT Semen Gresik tak mau disalahkan. khawatir. bukan karena penambangan kapur. Himpunan Kegiatan Speleologi Indonesia. kelangkaan air adalah efek pemanasan global. Kalau kita dekatkan secara ilmiah bahwa kawasan batuan kapur itu mampu menyimpan air. Kata dia.. Rusaknya Gua Bulan misalnya. mengakibatkan turunnya debit mata air di sana. Jadi kita tidak pakai air untuk industri ) Penambangan karst telah membuat gua-gua kapur di Tuban hancur. Tri Martoyo meminta polemik soal ini dihentikan saja. kondisi bakal makin parah jika penambangan kapur terus dilakukan secara besar-besaran. Jika 1 meter kubik kapur bisa menyimpan hingga hampir 200 liter air.

Saya Vitri Angreni. alat pengeruk hidrolik dan truk) Pegunungan kapur yang hilang berarti menghilangnya sumber mata air warga. Ini yang tak disadari Pemerintah Kabupaten Tuban. sehingga tak ada lagi hewan yang memangsa nyamuk. ( Tanah yang sudah selesai dikelola oleh pabrik Semen Gresik tetap reboisasi. Lingkungan juga punya dampak sistemik. Tuban. Perluasan wilayah endemis demam berdarah di Tuban sudah jadi bukti. mereka ngambil hasil dari palawija itu. menyebabkan banjir terjadi di tempat lain. Setelah penambangan oleh PT Semen Gresik selesai. Begitu janji Bambang Suharto. . data yang ada di sana sudah barang tentu sudah dapat dipertanggungjawabkan ) Pemkab menjanjikan. terima kasih sudah mendengarkan. Tanah tak lagi mampu menyerap air hujan. dibawah tegakaannya itu ditanami oleh rakyat itu mereka menanami palaija. (Suara mesin diesel. (Suara orang mencangkul) (Suara air) Demikian SAGA yang disusun Kontributor KBR68H Didi Saputra. Kepala Pengelolaan Sumber Daya Hutan Perhutani. Perhutani ngambil dari tanaman Perhutaninya ) Atas nama pembangunan. serta menyebabkan kekeringan di beberapa tempat.Dinas Pertambangan dan Energi itu sudah sesuai dengan keadaan yang ada di Kabupaten Tuban. kesejahteraan masyarakat sekitar pabrik akan mendapat perhatian khusus. Hilangnya puluhan mata air juga jadi bukti. Tinggal warga dan pegiat lingkungan yang khawatir. 20 tahun lagi warga bisa kembali menjadi buruh tani di atas lahan milik Perhutani tersebut. Kajianya pun sangat sangat ilmiah sekali. Kelelawar yang biasanya tinggal dalam gua-gua pegunungan kapur kehilangan rumah. Jadi disaat penanaman kita kan menggunakan sistem tumpangsari. Jadi Perhutani terima itu sudah berupa keberhasilan reboisasi. kebutuhan akan semen tidak pernah surut.

Akibat banjir di Desa Mliwang .

Bukit karst di Tuban .

Eksploitasi batu kapur .

Karst yang rusak di Tuban .

Kekeringan di Desa Margorejo .

Banjir di Desa Mliwang .

Kontributor KBR68H Didi Syahputra di depan karst yang rusak di Tuban .

kita dituntut untuk turut menjaga dan melestarikan lingkungan yang ada ini. PP No. sebagai revisi dari PP RI No. Persyaratan Lokasi Bekas Pengolahan dan Lokasi Penimbunan Limbah B3.Bidang industri sedemikian rupa mengolah dan mengeksplorasi semua kekayaan alam. * Kepdal 03/BAPEDAL/01/1998 tentang Program Kendali B3.Nov . 12/1995 tentang Pengelolaan Limbah B3. * Kepdal 04/BAPEDAL/09/1995 tentang Persyaratan teknis pengelolaan limbah B3.Dewasa ini.. 18/1999 Jo.ruang lingkup inilah yang disediakan olehNya agar diolah sedemikian rupa bagi kelangsungan hidup kita. PP No. * Kepdal 05/BAPEDAL/09/1995 tentang Simbol dan Label. * Kepdal 02/BAPEDAL/01/1998 tentang Tata Laksana Pengawasan Pengelolaan Limbah B3. 85/1999 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbaha & Beracun.Sebagai manusia yang sudah mengenal peadaban dan mengikuti semua perkembangan zaman.2010 | Kategori:berita | . * Kepdal 01/ BAPEDAL/09/1995 Tata Cara & Persyaratan Teknis Penyimpanan & Pengumpulan Limbah B3. * Kepdal 255/BAPEDAL/08/1996 tentang Tata Cara dan Persyaratan Penyimpanan dan Pengumpulan Minyak Pelumas Bekas. * Kepdal 68/BAPEDAL/05/1994 tentang Tata Cara Memperoleh Izin Pengelolaan Limbah B3. Artikel Rencana Pembangunan Pabrik Semen Gresik di Sukolilo dan Dampaknya Bagi Masyarakat 3 . * Kepdal 04/BAPEDAL/09/1995 tentang Tata Cara Penimbunan Hasil Pengolahan.*** MANUSIA DAN LINGKUNGAN *** Manusia sebagai makhluk yang diciptakanNya paling sempurna diantara makhluk lainnya memiliki ruang lingkup kehidupan yang begitu luasnya..sehingga mereka kurang memperhatikan dampaknya bagi lingkungan. 19/1994 Jo. 23/1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup.perkembangan yang begitu pesatnya justru mengesampingkan dampak dan akibat nya bagi lingkungan. * PP RI No.terbukti dengan dikeluarkannya peraturan perundangan tentang pembuangan limbah diantaranya: * Undang RI No.Pemerintah sendiri bukannya hanya berpangku tangan saja dalam hal ini. * Kepdal 02/BAPEDAL/09/1995 tentang Dokumen Limbah B3. fokus mereka hanya bagaimana memperoleh hasil industri(barang komoditas)..

pegunungan karst memiliki fungsi menyimpan air di musim kering. melalui sistem pompanisasi (mengambil air irigasi dari dalam tanah). Dari sumber mata air ini. Sebagai pegunungan berkapur. Total tenaga kerja yang terserap ke dalam lahan pertanian di sekitar pegunungan ini mencapai lebih dari 300. . Pegunungan kapur yang dikenal sebagai karst. sepintas areal seperti ini terkesan kering dan memiliki kemanfaatan yang rendah bagi penduduk sekitar.Summary Report Tidak banyak yang tahu bahwa pegunungan kapur (karst) yang membentang dari desa Taban (Kudus) sampai Tuban bernama Pegunungan Kendeng Utara. fungsi karst pegunungan Kendeng telah mengairi 15. Pertama. Faktanya tidak demikian. tim ahli geologi dan lingkungan dari Yogyakarta bersama warga setempat menemukan lebih dari 60 situs sumber mata air. PT. Temuan ASC. Pegunungan ini berdekatan dengan Kecamatan Sukolilo. Semen Gresik akan membangun pabrik semen dengan kapasitas 2.5 juta ton/tahun yang memerlukan sekitar 2000 ha lahan yang akan digunakan untuk penambangan batu kapur. Pada tahun 2008 PT. lahan di pegunungan ini juga menjadi lahan pekerjaan bagi ribuan peladang yang menanam berbagai palawija di sela-sela pepohonan jati milik Perhutani.9 ha lahan pertanian di sekitarnya. dan menyerap air dengan baik di musim hujan.000 jiwa. memiliki fungsi ekologi yang tak tergantikan.873. Kedua. Keberadaan pegunungan Kendeng terancam dengan adanya rencana Semen Gresik yang ingin melakukan penambangan (eksploitasi) batu kapur yang ada di pegunungan Kendeng. Menurut penjelasan pihak PT Semen Gresik dalam sosialisasi di Kecamatan Kayen pada tanggal 16 Nopember 2008. Semen Gresik membutuhkan beberapa hal penting untuk menjalankan operasinya. tanah liat dan bangunan pabrik.

Selain itu perbukitan kawasan Kars Sukolilo berfungsi sebagai daerah resapan dan penyimpan air untuk mata air-mata air yang . disebutkan bahwa pegunungan Karst Kendeng di Pati Selatan adalah kawasan lindung Karst (pasal 65). AB Rodialfallah. dkk). Dukuhseti.000 orang dipekerjakan untuk tahap operasional. Pati menyimpulkan bahwa kawasan Kars Pati–kawasan kars Grobogan masuk dalam klasifikasi kars I menurut Kepmen ESDM no. Tayu. Sementara pihak pemerintah. Cluwak. Berdasarkan hal tersebut maka lokasi rencana kegiatan penambangan bahan baku di Kecamatan Sukolilo sudah sesuai dengan butir satu. akan tetapi di pasal lain digunakan bagi peruntukan industri pertambangan (pasal 83a. hasil penelitian tersebut tidak menyebutkan golongan karst dari pegunungan Kendeng. Pati. Kondisi ini pastinya dipahami oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pati. Acintyacunyata Speleological Club (ASC). Sementara hasil penelitian dari Pusat Studi Manajemen Bencana UPN Veteran Yogyakarta (Bapak Eko Teguh Paripurno). Konon draft ini sudah disetujui DPRD tingkat propinsi untuk dijadikan peraturan RTRW terbaru. dengan rincian 2.2009 Kabupaten Pati masih dalam proses persetujuan Pemerintah Pusat. Kayen. II. rencana pembangunan Semen Gresik tidak berdasarkan pada Peraturan Daerah Kabupaten Pati tentang Rencana Tata Ruang dan Tata Wilayah (RTRW) karena Rancangan Perda RTRW 2008. khususnya Pemda kabupaten Pati dan Propinsi Jawa Tengah. Jumlah ini termasuk pekerja internal dari PT. Sukolilo.5 trilyun. Dalam peraturan RTRW propinsi ini. tetapi yang menjadi ganjil adalah ketika Bupati Pati mengeluarkan Surat Bupati Pati No. Kayen.Dengan investasi yang ditanam sebesar 3. Maka antara Pasal 65 dan pasal 83a/84g dalam praktiknya jelas akan bertabrakan. 1456/K/20/MEM/2000 pasal 12. Tlogowungu. Dalam Surat Bupati Pati tersebut dinyatakan bahwa lokasi kawasan pertambangan golongan C terdapat di Kecamatan Sukolilo. Juwana. seluruh proses pendirian pabrik semen memerlukan tenaga kerja sebanyak 3. di dalam KA ANDAL tersebut. maka didapat informasi tentang beberapa pelanggaran berkaitan dengan rencana pendirin pabrik semen ini. sedangkan rencana lokasi pabrik semen di Kecamatan Sukolilo sudah sesuai dengan butir kedua. Pertama.000 orang. Gembong. Semen Gresik hanya mengacu pada hasil penelitian yang dilakukan oleh Direktorat Tata Lingkungan Geologi dan Kawasan Pertambangan. Pucakwangi. pemerintah propinsi berhasil merumuskan draft terbaru Peraturan Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) propinsi Jawa Tengah (2009-2029). 84g). Perda RTRW Kabupaten Pati periode 2006-2007 telah kadaluarsa. penetapan pegunungan Kendeng sebagai kawasan Karst jenis I. Kawasan peruntukan industri besar dan sedang terdapat di Kecamatan Margorejo. Rikky Raimon. ataupun III belum memiliki dasar hukum. Departemen ESDM bekerjasama dengan Semen Gresik tentang kawasan karst Sukolilo tahun 2005. beranggapan bahwa rencana pembangunan Pabrik semen di Pati selain untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik yang terus meningkat. Batangan. Belakangan ini (2010). Beberapa pelanggaran Setelah mempelajari sejumlah data dari beragam sumber. Semen Gresik. Pati. Gabus. Yogyakarta (Dikky Mesah. Kedua. 131/1814/2008 tanggal 17 April 2008 untuk dijadikan rujukan dalam menilai kesesuaian rencana kegiatan dengan tata ruang kabupaten dan membuat Semen Gresik dapat merealisasikan rencananya untuk membangun Semen Gresik di Kecamatan Sukolilo. Tambakromo. Namun demikian. dan Gunungwungkal. dan Gabus.000 orang dipekerjakan dalam tahap konstruksi dan 1. adanya pabrik semen ini juga dapat menjadi sumber untuk meningkatkan pedapatan daerah. dan juga Pusat Studi Lingkungan Hidup UGM tentang kajian potensi Kars Kawasan Sukolilo.

baik di bagian Utara maupun bagian Selatan kawasan ini yang meliputi Pati dan Grobogan. sehingga Pemerintah di dua kabupaten .mengalir di pemukiman.

cukup banyak.Usaha pertambangan yang beroperasi di kawasan karst Citatah-Rajamandala. yaitu Peraturan Bupati Bandung No. sebelum Kabupaten Bandung Barat menetapkan Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati sebagai pelaksanaan Undang-Undang ini. sebetulnya sangat riskan dalam manajemen pengelolaan pertambangan di daerah. Harga tambang kapur di daerah ini cukup murah karena biaya transportasinya kecil. Memang industri pengolahan bahan tambang kapur. jumlah SIPD/ KP 15 perusahaan (sebagian warisan dari Kabupaten Bandung/induk). tanah urug. Secara mata rantai kegiatan. Tetapi yang terjadi di lapangan. bukan untuk usaha pertambangan skala menengah. diperuntukkan bagi masyarakat setempat. selain karena adanya kemudahan transportasi. memang ada dasar hukumnya. dengan harga murah dan dari sumber penambang yang bervariasi dari segi kualitas. meliputi yang beroperasi tanpa izin maupun yang menambang atas izin atau sepengetahuan kepala desa setempat. dan tanah liat. di luar kemampuan dan kapasitas sebuah kecamatan untuk menangani permasalahan pertambangan. Dilihat secara praktik pertambangan yang baik dan benar (good mining practice). semua jadi tidak terkendali. Kecamatan Cipatat. terutama di Desa Gunungmasigit dan Desa Citatah. kegiatan peti ini sudah sangat mengkhawatirkan bagi kelangsungan lingkungan hidup. sebetulnya ruh peraturan ini adalah "pertambangan rakyat". Kondisi ini disebabkan oleh mudahnya mendapatkan bahan baku kapur secara kontinu. Industri pengolah tambang kapur di bagian hilir yang terpisah dari kegiatan pertambangan di bagian hulu. Dalam lampiran peraturan tersebut secara tegas disebutkan bahwa kegiatan pertambangan tersebut dengan luas maksimal 1. tanpa menggunakan alat berat dan bahan peledak. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2007 tentang Pembentukan Kabupaten Bandung Barat. harga dan jumlah penambang. juga sangat dipengaruhi oleh banyaknya industri pengolah tambang kapur yang sebagian merupakan penadah/penampung hasil tambang peti. Peti di sini. yang notabenenya "rakyat". dari pengamatan di lapangan diperkirakan jumlah pertambangan tanpa izin ini melebihi 8 usaha. yang tidak punya lahan SIPD/KP ini sangat tergantung dari hasil tambang yang . Semakin maraknya kegitan pertambangan di daerah ini. Kabupaten Bandung Barat meliputi pertambangan yang berizin bupati berupa surat izin pertambangan daerah (SIPD) atau kuasa pertambangan (KP). jenis bahan galian yang diperbolehkan hanya untuk bahan galian pasir (di luar sungai). sesuai Pasal 20 ayat (1) menyebutkan bahwa. sebagian dari hasil penambangan yang tidak melakukan reklamasi dan tidak membayar kewajiban pajak maupun iuran pertambangan. jarak ke penjual dekat. dan masyarakat sekitar karena sebagian menggunakan alat berat dan peledakkan. semua Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati Bandung tetap berlaku dan dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Bandung Barat. Namun. antara pertambangan dengan industri pengolah tambang kapur (yang tidak punya lahan SIPD/KP ini saling membutuhkan. Pelimpahan sebagian kewenangan kegiatan pertambangan dan energi. kalau dipahami dengan benar dan teliti. dan peti 8 usaha. besar dengan peralatan berat dan peledakan. Izin Camat Cipatat 15 perusahaan. dan lainnya berupa peti (pertambangan tanpa izin). Untuk kegiatan pertambangan yang berizin camat. Industri pengolah tambang kapur di sini sangat diuntungkan. terutama untuk kapur. Pelimpahan kewenangan dari bupati ke camat tersebut meliputi 25 bidang. Berdasarkan data Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung Barat tahun 2008.000 M3. termasuk bidang pertambangan dan energi. 8 Tahun 2004 tentang Pelimpahan Sebagian Kewenangan Bupati kepada Camat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung. sehingga cukup pesat perkembangannya. izin Kecamatan Cipatat.

berasal dari usaha peti. Namun, penambang pun tidak bisa lepas dari mereka, karena industri pengolah tambang kapur ini dapat memainkan harga tambang semaunya. Hal ini dipengaruhi oleh banyaknya jumlah penambang yang ingin menjual hasil tambangnya. Akibatnya, mudah ditebak, agar mampu bersaing di harga, penambang pun berusaha menekan biaya operasi, dengan cara mengabaikan kewajiban pajak dan iuran pertambangan serta tanpa melakukan reklamasi bekas tambang. Pada akhirnya, kegiatan pengolahan bahan tambang ini secara tidak langsung semakin memperparah kerusakan lingkungan, karena kegiatan pertambangan semakin tidak terkendali, asas konservasi radikal pertambangan diberlakukan di sini. Gali terus selagi laku dijual, masalah kerusakan lingkungan tidak mau tahu. Kebijakan tata ruang UU RI No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, Pasal 1 menjelaskan bahwa, yang dimaksud penataan ruang adalah suatu sistem proses perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang, dan pengendalian pemanfaatan ruang. Dalam perencanaan tata ruang tersebut ditempuh suatu proses untuk menentukan struktur ruang dan pola ruang yang meliputi penyusunan dan penetapan rencana tata ruang. Sedangkan, di dalam pemanfaatan ruang tersebut dilakukan upaya untuk mewujudkan struktur ruang dan pola ruang sesuai dengan rencana tata ruang melalui penyusunan dan pelaksanaan program beserta pembiayaannya. Agar dapat memahami persoalan mengenai pemanfaatan ruang kawasan karst CitatahRajamandala telah menyimpang, maka perlu dijelaskan di sini mengenai asas dan tujuan dari penataan ruang itu sendiri. Dalam pasal 2 UU RI No. 26 Tahun 2007 disebutkan, bahwa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia, penataan ruang diselenggarakan berdasarkan asas (1) keterpaduan; (2) keserasian, keselarasan, dan keseimbangan; (3) keberlanjutan; keberdayagunaan dan keberhasilgunaan; (4) keterbukaan; (5) kebersamaan dan kemitraan; (6) pelindungan kepentingan umum; (7) kepastian hukum dan keadilan; dan (8) akuntabilitas. Sedangkan, Pasal 3 menyebutkan, bahwa penyelenggaraan penataan ruang bertujuan untuk mewujudkan ruang wilayah nasional yang aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan berlandaskan Wawasan Nusantara dan Ketahanan Nasional dengan (1) terwujudnya keharmonisan antara lingkungan alam dan lingkungan buatan; (2) terwujudnya keterpaduan dalam penggunaan sumber daya alam dan sumber daya buatan dengan memerhatikan sumber daya manusia; dan (3) terwujudnya perlindungan fungsi ruang dan pencegahan dampak negatif terhadap lingkungan akibat pemanfaatan ruang. Berdasarkan asas dan tujuan dari kegiatan penataan ruang tersebut, sudah terlihat ada yang "aneh" dalam pemanfaatan ruang kawasan karst Citatah-Rajamandala untuk kegiatan pertambangan. Keanehan tersebut ditunjukkan oleh diabaikannya kawasan karst yang seharusnya dilindungi sehingga beberapa asas penataan ruang telah diabaikan, dan terdapat dua tujuan penataan ruang yang tidak tercapai, yaitu nomor 2 dan nomor 3. Kenyataan ini akan lebih jelas, kalau dilihat dari produk hukum daerah mengenai tata ruang, baik yang dikeluarkan Provinsi Jawa Barat maupun Kabupaten Bandung. Tata ruang di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, kewenangan dalam penyelenggaraan dan pelaksanaan penataan ruang wilayah diatur dalam Pasal 10 ayat (1, 2) dan Pasal 11 ayat (1, 2) UU RI No. 26 Tahun 2007. Pada Pasal 10 dan Pasal 11 tersebut, selain diatur mengenai kewenangan penyelenggaraan dan pelaksanaan penataan ruang baik yang lingkupnya intern provinsi maupun kabupaten/ kota juga diatur kewenangan penyelenggaraan dan pelaksanaan penataan ruang antar provinsi maupun antar kabupaten/kota.

Di tingkat provinsi, Perda Provinsi Jawa Barat No. 2 Tahun 2003 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah sedang dalam proses revisi, sedangkan perda tata ruang untuk Kabupaten Bandung Barat masih dalam proses kajian dan penyusunan, dan hingga kini belum selesai. Memang cukup susah melihat permasalahan ini, tetapi terdapat produk hukum di tingkat provinsi yang dapat dijadikan dasar dalam memahami permasalahan ini. Seperti, Perda Provinsi Jawa Barat No. 1 Tahun 2008 tentang Pengendalian Pemanfaatan Ruang Kawasan Bandung Utara, memang kawasan kasrt Citatah–Rajamandala tidak mendapat perhatian. Tetapi di dalam Perda Provinsi Jawa Barat No. 2 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Kawasan Lindung, minimal terdapat 3 hal yang menetapkan kawasan karst Citatah-Rajamandala tersebut harus dilindungi dan dikelola karena ditetapkan sebagai kawasan lindung. Pertama, dalam Bab VI Penetapan Kawasan Lindung sesuai dengan pasal 55 perda tersebut disebutkan, bahwa kawasan yang memberikan perlindungan terhadap kawasan bawahannya sebagaimana dimaksud pada Pasal 5 sampai dengan Pasal 10, huruf b. Kawasan berfungsi lindung di luar kawasan hutan lindung, tersebar di kabupaten/kota, dan huruf (c). Kawasan resapan air, tersebar di kabupaten/kota. Kedua, dalam Pasal 56 disebutkan bahwa, kawasan perlindungan setempat sebagaimana dimaksud pada Pasal 11 sampai dengan Pasal 20, huruf (c). Kawasan sekitar waduk dan situ, (untuk nomor 2) Situ, tersebar di kabupaten/kota, dan huruf d. Kawasan sekitar mata air, tersebar di kabupaten/kota. Perlu diketahui bahwa, pada sekitar kawasan karst CitatahRajamandala tersebut dekat Situ Ciburuy dan di sekitarnya terdapat beberapa mata air. Ketiga, dalam Pasal 62 disebutkan bahwa, kawasan konservasi geologi sebagaimana dimaksud pada Pasal 41 sampai dengan Pasal 44, huruf (a). Kawasan cagar alam geologi, yaitu nomor (1) Cagar Alam Geologi Gua Pawon, terletak di Kabupaten Bandung, dan huruf (b) Kawasan karst, (yaitu nomor 1) Citatah-Tagog Apu, terletak di Kabupaten Bandung. Berarti berdasarkan perda tersebut cukup jelas kalau kawasan karst Citatah- Rajamandala termasuk kawasan lindung yang harus dilindungi dan dijaga kelestariannya. Perlu diketahui terlebih dulu mengenai perlindungan lingkungan geologi dan kawasan karst. Menurut, Perda Provinsi Jawa Barat No. No. 2 Tahun 2002 tentang Perlindungan Lingkungan Geologi, pasal 1 menjelaskan yang dimaksud dengan lingkungan geologi adalah bentang alam bagian paling atas dari kulit bumi, bahan galian dan air tanah yang terkandung di dalamnya serta proses alam yang terdapat di dalamnya yang memengaruhi kehidupan manusia. (Bambang Yunianto, peneliti pada Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral dan Batubara [Puslitbang tekMIRA], Bandung)***
ingkasan Eksekutif: Pabrik Cirebon (Palimanan) mempertahankan akreditasi ISO 14000:1996 Sistem Manajemen Lingkungan untuk mengelola dampak buruk terhadap lingkungan sekitar dan masyarakat yang disebabkan oleh produksi semen. Perusahaan turut berpartisipasi dalam Program Langit Biru dan Program Proper, yang keduanya digagas oleh pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kondisi lingkungan di Indonesia. Pabrik Citeureup memenuhi komitmen pengembangan pengawasan dan manajemen lingkungan sesuai dengan penilaian terhadap dampak lingkungan pada dokumen Rencana Kelola Lingkungan (RKL) dan Rencana Pengawasan Lingkungan (RPL).

Rencana Kelola Lingkungan terdiri atas beberapa program manajemen lingkungan dan masyarakat yang diterapkan di Pabrik Citeureup. Termasuk juga manajemen respon terhadap perubahan yang berhubungan dengan proyek Mekanisme Pembangunan Bersih. Pabrik Cirebon yang dioperasikan oleh Indocement, terdiri atas 2 (dua) tanur dan menempati lahan seluas 470 hektar termasuk lahan tambang. Pabrik ini berlokasi sekitar 20km barat Cirebon untuk mensuplai kebutuhan semen di daerah Jawa Barat dan sekitarnya. Proses produksi semen terdiri atas penambangan bahan baku, penggilingan, pengeringan, tanur pembakaran, pendinginan, penggilingan akhir, pengantongan dan pengiriman. Bahan baku utama adalah batu kapur, tanah liat, pasir silika dan pasir besi. Proyek Mekanisme Pembangunan Bersih (MPB) terdiri termasuk atas pengenalan bahan aditif untuk penggilingan akhir, dan penggunaan bahan bakar alternatif. Beberapa bahan bakar alternatif yang dipertimbangkan seperti Biomas, ban bekas, oli bekas, plastik, kertas, tekstil, dan lainnya. Penggunaan beberapa jenis bahan bakar ini dimaksudkan untuk keperluan penelitian dan perijinan dari pemerintah. Emisi gas dan debu diakui sebagai dampak utama terhadap lingkungan pada industri semen. Tantangan sosial muncul dari suatu kebutuhan sejumlah karyawan dan kebutuhan dari area penambangan. Penanganan material menyebabkan peningkatan tekanan pada infrastruktur transportasi setempat. Perubahan proses yang disebabkan proyek MPB mungkin akan dirasakan buruk dan merusak lingkungan. Garis besar Rencana Kelola Lingkungan adalah serangkaian Rencana Pengawasan dan Mitigasi Dampak yang ditujukan pada lingkungan dan tantangan sosial. Rencana itu terdiri atas: Udara, bising dan getaran Air Permukaan dan Air Tanah Tanah dan Topografi Flora dan Fauna Material Berbahaya/Bekas Keselamatan dan Kesehatan Pekerja Konsultasi masyarakat dan Partisipasi Program Pengembangan Masyarakat: Pendidikan Sosial Budaya Infrastruktur Ekonomi Kesehatan Masyarakat

kebutuhan institusional.Implementasi dari Rencana Kelola Lingkungan termasuk dalam ISO 14000 yang berakreditasi Sistem Manajemen Lingkungan Garis besar Sistem Manajemen Lingkungan adalah bertujuan dan berwawasan lingkungan. begitu juga dengan kebutuhan akan sumber daya manusia dan finansial. . kewajiban dan tanggung jawab.

lokakarya. bekerjasama dengan BSN dan berbagai pihak. muncullah beberapa penyelenggara pelatihan. serangkaian seminar. peningkatan peran aktif pihak swasta dan promosi penerapan perangkat pengelolaan lingkungan secara proaktif dan sukarela di Indonesia. Indonesia sudah aktif memberikan tanggapan terhadap draf standar ISO sebelum ditetapkan menjadi Standar Internasional. jasa sertifikasi dan perusahaan-perusahaan . menyebarkan informasi. Lembaga Swadaya Masyarakat. maka Indonesia sebagai salah satu negara yang aktif mengikuti perkembangan ISO seri 14000 telah melakukan antisipasi terhadap diberlakukannya standar tersebut. Pada tahun 1996-1998. Setelah itu. Kementerian Lingkungan Hidup menyadari potensi penerapan Sistem Manajemen Lingkungan bagi peningkatan kualitas pengelolaan lingkungan. Dalam mengantisipasi diberlakukannya standar ISO seri 14000. maupun pakar pengelolaan lingkungan. Rangkaian kegiatan tersebut dimaksudkan untuk menjadi investasi awal bagi penerapan ISO 14001 di Indonesia dalam menumbuhkan sisi “demand” maupun “supply” menuju mekanisme pasar yang wajar. Anggota Kelompok Kerja tersebut berasal dari berbagai kalangan.Perkembangan Program SML ISO 14001 di Indonesia Seiring dengan perumusan Standar Internasional ISO seri 14000 untuk bidang manajemen lingkungan sejak 1993. Kementerian Lingkungan Hidup (Bapedal pada waktu itu) dan Badan Standardisasi Nasional (BSN) bekerjasama dengan Kelompok Kerja Nasional ISO 14000 dan berbagai stakeholders sejak tahun 1995 mengkaji. Berdasarkan hasil pembahasan dengan “stakeholders” di Indonesia. baik Pemerintah. penelitian dan proyek percontohan Sistem Manajemen Lingkungan telah diprakarsai oleh Kementerian Lingkungan Hidup. dan melakukan serangkaian kegiatan penelitian dan pengembangan penerapan Sistem Manajemen Lingkungan. jasa konsultasi. Hal ini dilakukan dengan pembentukan Kelompok Kerja Nasional ISO 14000 oleh Bapedal pada tahun 1995 untuk membahas draf standar ISO tersebut sejak tahun 1995. Swasta.

Selain kedua hal di atas. sesuai dengan jiwa penerapan Sistem Manajemen Lingkungan yang bersifat proaktif dan sukarela.Prosedur Audit .Sistem Manajemen Lingkungan-Spesifikasi dengan Panduan Penggunaan (SNI 19-140011997) 2.Sistem Manajemen Lingkungan-Pedoman Umum Prinsip Sistem dan Teknik Pendukung (SNI 19-14004-1997) 3. Faktor pendorong yang lain adalah antisipasi industri terhadap potensi adanya persyaratan dagang dan industri yang diwajibkan oleh “buyer” untuk menerapkan ISO 14001. yaitu melalui Kelompok Kerja Nasional ISO 14000 (Pokjanas ISO 14000).Pedoman Audit untuk Lingkungan – Kriteria Kualifikasi untuk Auditor Lingkungan (SNI 1914012-1997) Standar ISO 14001 ternyata mendapat sambutan positif dari kalangan industri di Indonesia. Sejak ditetapkannya ISO 14001 menjadi standar internasional dan diadopsi menjadi SNI 1914001-1997 sampai saat ini tercatat lebih dari 248 (dua ratus empat puluh delapan[1]) sertifikat ISO 14001 untuk berbagai unit organisasi perusahaan di Indonesia yang dengan sukarela menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001. Seiring dengan tumbuhnya populasi para pemain dalam pasar penerapan ISO 14001 di Indonesia. maka Kementerian LH bekerjasama dengan BSN telah melakukan adopsi terhadap beberapa Standar Internasional ISO 14000 menjadi Standar Nasional Indonesia (SNI). Peran motor penggerak diharapkan dapat dilanjutkan oleh dunia usaha itu sendiri.Pengauditan Sistem Manajemen Lingkungan (SNI 19-14011-1997) 5.Pedoman Audit Lingkungan-Prinsip Umum (SNI 19-1410-1997) 4. Kementerian LH selanjutnya lebih menfokuskan diri pada peran fasilitator dan pembina kepada semua pihak dalam penerapan ISO 14001 di Indonesia.Pedoman Untuk Pengauditan Lingkungan . Standar yang telah diadopsi tersebut diantaranya : 1. penerapan ISO 14001 juga di pacu oleh adanya program internal dari beberapa “holding company” untuk menerapkan ISO 14001 pada anak perusahaannya.yang menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan. Untuk menfasilitasi penerapan standar ISO 14001 di Indonesia dan mempermudah penerapan dilapangan serta untuk menyamakan persepsi mengenai pelaksanaannya. . Kecenderungan peningkatan penerapan Standar ISO 14001 dapat menjadi salah satu indikator peningkatan kesadaran industri terhadap pengelolaan lingkungan. Dengan perannya sebagai fasilitator dalam pengembangan ISO 14000 di Indonesia. Kementerian LH menyediakan media bagi semua pihak yang berkepentingan untuk aktif dalam program pengembangan standar ISO 14000. Asisten Deputi Urusan Standarisasi dan Teknologi. Sekretariat Pokjanas ISO 14000 tersebut difasilitasi oleh Kementerian LH cq. Kelompok kerja tersebut sampai saat ini masih aktif dalam melaksanakan diskusi-diskusi membahas penerapan standar ISO 14000.

Napal dan serpih menempati bagian bawah dari formasi. diduga berumur Oligosen-Miosen Awal. napal dan serpih. Formasi Berai terdiri dari batugamping. terendapkan dalam lingkungan paralas-neritik.GEOLOGI DAN POTENSI ENDAPAN BAHAN BAKU SEMEN Menurut Nazly Bahar dkk. yang mana sebarannya membentang dari arah utara ke selatan. tanpa memandang proses pembuatannya. di daerah Batusopang dan sekitarnya terdapat bahan baku semen berupa : batugamping. bahan baku tersebut dibakar sampai meleleh. Batu kapur/gamping adalah bahan alam yang mengandung senyawa Calcium Oksida (CaO). yang mana sebarannya juga membentang dari arah utara ke selatan. yang mengeras atau membatu pada pencampuran dengan air. Pada lapisan KAJIAN TERHADAP SEMEN SEBAGAI CALON BARANG KENA CUKAI DALAM RANGKA EKSTENSIFIKASI OBYEK BKC I. Alumunium Oksida (Al2O3). sedangkan bagian atas dan tengah disusun oleh batugamping. terendapkan di lingkungan neritik. lempung dan pasirkuarsa. batulempung. Formasi Tanjung diperkirakan berumur Eosen Akhir. Pengertian Semen Semen (cement) adalah hasil industri dari paduan bahan baku : batu kapur/gamping sebagai bahan utama dan lempung / tanah liat atau bahan pengganti lainnya dengan hasil akhir berupa padatan berbentuk bubuk/bulk. konglomerat. sebagian untuk membentuk clinkernya. sedangkan lempung/tanah liat adalah bahan alam yang mengandung senyawa : Silika Oksida (SiO2). yang kemudian dihancurkan dan ditambah dengan gips (gypsum) dalam . • Batugamping dijumpai pada Formasi Berai. terdiri dari perselingan batupasir. Besi Oksida (Fe2O3 ) dan Magnesium Oksida (MgO). Formasi Tanjung menindih tak selaras Formasi Pitap dan ditutupi secara tidak selaras oleh Formasi Berai. (2000) serta Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi (1994). batugamping dan napal dengan sisipan tipis batubara. Untuk menghasilkan semen. • Lempung dijumpai pada Formasi Tanjung.

Proses pembuatan semen dapat dibedakan menurut : • Proses basah : semua bahan baku yang ada dicampur dengan air. Semen ini biasa digunakan sebagai perekat untuk memplester. bakar (bunker crude oil). oil well cement atau semen sumur minyak adalah semen khusus yang digunakan dalam proses pengeboran minyak bumi atau gas alam.15. dihancurkan dan diuapkan kemudian dibakar dengan menggunakan bahan bakar minyak.5 (lemah) hingga >1/2 (keras sekali). semen putih (gray cement) adalah semen yang lebih murni dari semen abu dan digunakan untuk pekerjaan penyelesaian (finishing). • . mixed & fly ash cement adalah campuran semen abu dengan Pozzolan buatan (fly ash). Proses kering : menggunakan teknik penggilingan dan blending kemudian dibakar dengan bahan bakar batubara.9 dan 1/2. yaitu antara 1/1. Namun demikian dalam industri semen angka hidrolitas ini harus dijaga secara teliti untuk mendapatkan mutu yang baik dan tetap. baik di darat maupun di lepas pantai. sehingga menjadi lebih keras. - - - Semakin baik mutu semen maka semakin lama mengeras atau membatunya jika dicampur dengan air. besi oksida dan oksida lainnya dalam berbagai variasi jumlah. aluminium oksida. Pozzolan buatan (fly ash) merupakan hasil sampingan dari pembakaran batubara yang mengandung amorphous silika. dengan angka-angka hidrolitas yang dapat dihitung dengan rumus : (% SiO2 + % Al2O3 + Fe2O3) : (%CaO + %MgO) Angka hidrolitas ini berkisar antara <1/1. Hasil akhir dari proses produksi dikemas dalam kantong/zak dengan berat rata-rata 40 kg atau 50 kg. dibentuk dari bahan utama batu kapur/gamping berkadar kalsium tinggi yang diolah dalam tanur yang bersuhu dan bertekanan tinggi. Semen ini berdasarkan prosentase kandungan penyusunannya terdiri dari 5 (lima) tipe.jumlah yang sesuai. V. seperti sebagai filler atau pengisi. Proses ini meliputi lima tahap pengelolaan yaitu : proses pengeringan dan penggilingan bahan baku di rotary dryer dan roller meal. Proses ini jarang digunakan karena masalah keterbatasan energi BBM. Jenis-jenis semen menurut BPS adalah : semen abu atau semen portland adalah bubuk/bulk berwarna abu kebirubiruan. Semen jenis ini dibuat dari bahan utama kalsit (calcite) limestone murni. yaitu tipe I sd. Semen ini digunakan sebagai campuran untuk membuat beton.

proses penggilingan akhir di mana clinker dan gypsum digiling dengan cement mill. kalsium. Untuk mengetahui tingkat pertumbuhan permintaan semen selama kurun waktu tertentu berikut ini disajikan tabel jumlah produksi : Tabel 1.023 0.- proses pencampuran (homogenizing raw meal) untuk mendapatkan campuran yang homogen. Dari proses pembuatan semen di atas akan terjadi penguapan karena pembakaran dengan suhu mencapai 900 derajat Celcius sehingga menghasilkan : residu (sisa) yang tak larut. proses pembakaran raw meal untuk menghasilkan terak (clinker : bahan setengah jadi yang dibutuhkan untuk pembuatan semen). Tabel Jumlah Produksi Semen (dalam ton) Tahun 1988 1989 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 Jumlah Pabrik 11 11 11 11 11 12 12 12 11 11 Jumlah produksi 13719049 14145048 13822102 15836894 15802349 19686066 18111104 17108774 25039672 20879018 0. proses pendinginan terak.1. Skenario I : Cukai Terhadap Produksi Semen Dalam Negeri Tujuan utama dari ekstensifikasi obyek barang kena cukai (BKC) adalah untuk mengoptimalkan penerimaan negara dengan tidak mengesampingkan segi karakteristik barang tertentu untuk dikenakan cukai.002 0. oksida besi. silika yang larut. alkali. Optimalisasi Penerimaan 2.080 -0.146 -0. besi dan alumunium oksida. sulfur trioksida.166 Perubaha n . dan kapur bebas.464 -0. fosfor. magnesium.055 0. II.031 -0.246 -0.

2. Berikut ini disajikan tabel peramalannya dengan metode perhitungan regresi.1. Berdasarkan trend produksi semen dapat diketahui ada peningkatan jumlah produksi semen meskipun dalam jumlah yang relatif sedikit.Ratarata Sumber : Data BPS 17415008 0.2% per tahun.062 Berdasarkan tabel jumlah produksi semen selama periode tahun 1988-1997 dapat diketahui bahwa rata-rata tingkat pertumbuhan jumlah produksi semen adalah 6. Dengan melihat besarnya rata-rata tingkat pertumbuhan jumlah produksi tersebut. Perkiraan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Berdasarkan Data Nilai Produksi Berdasarkan analisa statistik data dari BPS mengenai tingkat harga dan jumlah produksi semen selama periode tahun 1988 – 1997 dapat diramalkan penerimaan cukai dari semen untuk masa yang akan datang. Hal ini disebabkan karena : 1. Tabel 2a. Tabel Peramalan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Tarif 0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 NP kena cukai satu tahun 3540288699 3398677151 3257065603 3115454055 2973842507 2832230959 2690619411 2549007863 2407396315 2265784767 NP kena cukai (9 bl) 2655216524 2549007863 2442799202 2336590541 2230381880 2124173219 2017964558 1911755897 1805547236 1699338576 Penerimaan satu tahun 0 169933858 325706560 467318108 594768501 708057740 807185823 892152752 962958526 1019603145 Penerimaan (9 bl) 0 127450393 244279920 350488581 446076376 531043305 605389368 669114564 722218895 764702359 . maka diharapkan akan ada peningkatan penerimaan negara di sektor cukai apabila produksi semen dikenakan cukai.1. 2. Semen merupakan barang inelastis yang artinya berapapun tingkat harga semen tidak terlalu mempengaruhi jumlah produksi semen sehingga diharapkan penerimaan negara akan meningkat.

540. 3.288.000. Penerimaan cukai cukai dapat dihitung dengan cara mengalikan besarnya tarif cukai dengan nilai produksi setelah dikenakan cukai.288. 3. Oleh karena tahun anggaran 2000 hanya berlangsung selama 9 (sembilan) bulan yaitu dari bulan April s/d Desember 2000. Meskipun demikian.540.288.00. nilai produksi . Dengan menggunakan instrumen tarif maka dapat dihitung nilai produksi setelah dikenakan cukai. dikurangi angka elastisitas permintaan yang dikalikan tarif dan nilai produksi tahun 2000 sebelum dikenakan cukai (= Rp. sehingga produksi semen tahun 1997 digunakan sebagai acuan untuk memperhitungkan produksi semen tahun 2000. Sedangkan nilai produksi tahun 2000 dihitung dari perkalian angka koefisien dengan nilai produksi tahun 1999. 3.00)/100). Prediksi nilai produksi tahun 2000 dihitung dengan cara interpolasi berdasarkan angka koefisien yang dikalikan dengan nilai produksi mulai tahun 1997 akan menghasilkan nilai produksi tahun 1998.0266 (artinya rata-rata nilai produksi pada time t adalah 1.000.00-(0. Nilai produksi tahun 1999 diperoleh dengan cara mengalikan angka koefisien dengan nilai produksi tahun 1998.699.699.11 tahun 1995 tentang Cukai bahwa besarnya tarif cukai yang didasarkan pada harga pabrik dikenakan cukai setinggi-tingginya 250%. Nilai produksi setelah dikenakan cukai dapat dihitung dari nilai produksi tahun 2000 sebelum dikenakan cukai.0266 nilai produksi pada time t-1) yang digunakan untuk memprediksikan nilai produksi tahun 2000 yaitu sebesar Rp.699.000. Besarnya tarif cukai yang digunakan dalam analisa ini adalah dari 0% .50 55 60 65 70 75 2124173219 1982561671 1840950123 1699338576 1557727028 1416115480 1593129915 1486921254 1380712593 1274503932 1168295271 1062086610 1062086610 1090408919 1104570074 1104570074 1090408919 1062086610 796564957 817806689 828427556 828427556 817806689 796564957 Sumber : Data BPS Dengan menggunakan historical data (perhitungan time series analysis) nilai produksi selama periode tahun 1988 – 1997diperoleh angka koefisien sebesar 1. Untuk analisa prediksi penerimaan cukai.250% (dengan kelipatan 5) yaitu sesuai dengan ketentuan UU no. maka prediksi penerimaan cukai hanya dihitung selama sembilan bulan saja.8 x tarif x Rp. produksi semen tahun 2000 diprediksikan sama dengan produksi semen tahun 1997 (pertumbuhan ekonomi tahun 1999 adalah 2% dan prediksi pertumbuhan ekonomi tahun 2000 adalah 3%) dengan asumsi bahwa selama periode tahun 1998-1999 dianggap tidak ada kenaikan produksi semen bahkan produksi semen ada kecenderungan mengalami penurunan.540.

500. Sementara harga jual eceran semen di pasaran ratarata sebesar Rp. 749. 2.500.00 per zak.000. Sehingga apabila dikenakan tarif sebesar 60% selain terlalu besar juga tidak mungkin.000. Pertimbangan lain pengenaan tarif sebesar 25% adalah karena harga pabrik akan dikonversikan ke dalam HJE. dampak negatif yang dihasilkan. 43. sehingga perlu dibuat prediksi nilai produksi tahun 2000. dengan memperhitungkan pertumbuhan ekonomi.00 diperoleh dari prediksi nilai produksi tahun 2000 di bagi dengan jumlah produksi semen per zak tahun 2000. karena batas maksimal pengenaan tarif berdasarkan pasal 5 ayat (1) huruf b UU No. 531. pengecer. dan biaya angkut dan distribusi) sebesar ± 40%. Namun demikian pada tingkat tarif tersebut.00 per kg).974. penyerapan tenaga kerja. Bila tarif spesifik yang digunakan pada harga pabrik Rp. Hal ini akan mengakibatkan dampak negatif baik pada sektor sosial maupun ekonomi yang tidak diharapkan. Berdasarkan bukti empiris pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) tahun1999 mencapai sebesar 2% dan pertumbuhan PDB tahun 2000 (menurut analisis Badan Analisa Keuangan dan Moneter) diprediksikan sebesar ± 3%.00.043. sosial dan ekonomi. 8.708.2.00 per zak (@ 50 kg).00 per kg (harga pabrik sebesar Rp. Disamping itu perhitungan tarif cukai harus juga memperhatikan kandungan lokal dan kandungan impor. Perkiraan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Berdasarkan Data Jumlah Produksi Prediksi penerimaan cukai tahun 2000 adalah 103% atau (100% + 3%). penerimaan optimal tercapai pada tingkat tarif cukai sebesar 60%.00 per zak (@ 50 kg). sehingga diperoleh prediksi penerimaan cukai untuk Tahun Anggaran 2000 (9 bulan) sebesar Rp.305.305. 8.00 dengan . yaitu sebesar Rp.000. karena berdasarkan data BPS yang dikonversikan ke dalam harga pabrik sebelum dikenakan cukai diperoleh harga semen sebesar Rp.043. agen. penurunan produksi mencapai sekitar 48%.00 x 103% = Rp.1. 546. Berdasarkan tabel tersebut di atas.195.tahun 2000 akan mengalami perubahan karena terjadinya inflasi. 531. 20. kualitas jenis semen dan lain-lain. Sehingga dengan memperhitungkan aspek penerimaan. Jadi harga pabrik seharusnya Rp.000. 8. Angka ini diperoleh dari metode deduksi dengan memperhitungkan : keuntungan distributor. yang akan memberikan penerimaan negara yang paling optimal.200.00. Sehingga penurunan nilai produksi semen setelah dikenakan cukai dengan tarif 25%.500. 170. maka tarif cukai yang ideal adalah sebesar Rp.3%).604. Pertumbuhan PDB sebesar 5% tersebut diperkirakan akan mengakibatkan pertumbuhan industri semen sebesar 3%. akan menjadi 17% (20% . 12. Angka sebesar Rp. Penerimaan negara tersebut bukanlah jumlah sebenarnya. maka tarif ad valorum yang ideal adalah 25% dengan penurunan produksi sekitar 20% (dengan asumsi kondisi yang lain tidak berubah/ceteris paribus). Sehingga penerimaan cukai seharusnya adalah Rp. Prediksi penerimaan cukai tersebut di atas mengasumsikan income per capita tetap.00 per zak (@ 50 kg) atau 60% dari HJE.294. 11 Tahun 1995 tentang Cukai adalah 55%.

884.199. pembebanan cukai sebesar 25% mengakibatkan penurunan produksi sekitar 20% sehingga jumlah produksi setelah dikenakan cukai menjadi 16. Apabila harga pabrik diasumsikan sebesar Rp.223.441.00.226. Tabel 2b. Untuk tahun anggaran 2000 yang berlangsung hanya sembilan bulan diperoleh penerimaan cukai sebesar Rp. 772. menggambarkan pengaruh pembebanan cukai terhadap tingkat produksi maupun penerimaan cukainya.703. 211. 12.809.00 (dengan asumsi pendapatan perkapita konstan). 2000 Berdasarkan Jumlah Produksi Harga Pabrik (Rp) 169400 177870 186340 194810 203280 211750 220220 228690 237160 245630 254100 262570 271040 Prosentase Jumlah produksi Penurunan Jumlah (ton) produksi 0 4 8 12 16 20 24 28 32 36 40 44 48 20879018 20043857 19208697 18373536 17538375 16703214 Penerimaan Cukai 0 178260044720 357934851699 536902277549 713040178879 884226412300 Tarif 0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 50 55 60 15868054 1048338834423 15032893 1203255301858 14197732 1346853671215 13362572 1477011799106 12527411 1591607542140 11692250 1688518756928 10857089 1765623300081 . untuk mendapatkan prediksi jumlah penerimaan cukai.750. 663.225. Prediksi penerimaan cukai di atas berdasarkan nilai produksi. 8.500.00 per ton dengan penerimaan cukai untuk tahun 2000 sebesar Rp.asumsi harga pabrik sebelum kena cukai Rp.00 maka prediksi penerimaan cukai untuk Tahun Anggaran 2000 adalah Rp. Tabel Prediksi Penerimaan Cukai Th. Untuk menguji keabsahan dari analisa tersebut perlu dilakukan sensitivity analysis dengan menggunakan pengaruh pembebanan cukai terhadap penurunan produksi (dalam ton).412.000.50. Menganalisa tabel 2b tersebut.300.169.214 ton dan harga pabrik setelah kena cukai Rp.00. Tabel 2b.

Semen yang dikonsumsi di Daerah Pabean Produksi DN Impor Ekspor Potensi Semen Kena Cukai 100% 0.2. 2000 (konsumsi daerah Pabean) Tarif NP kena cukai Satu tahun 0 5 10 15 20 3435142125 3297736440 3160330755 3022925070 2885519385 NP kena cukai Penerimaa n satu (9 bl) tahun 2576356594 0 Penerimaan 9 bl 0 123665117 237024807 340079070 432827908 2473302330 164886822 2370248066 316033076 2267193803 453438761 2164139539 577103877 . 2.000.2. Tabel Prediksi Penerimaan Cukai Th. maka cukai hanya dikenakan terhadap semen yang dikonsumsi di daerah pabean.00 x 97.11 Tahun 1995 tentang Cukai. 03% dari produksi DN Apabila pengenaan cukai mengacu pada ketentuan UU no.06% 3.00 sehingga dapat disajikan tabel seperti di bawah ini : Tabel 2c.000. Perkiraan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Berdasarkan Data Nilai Produksi No.699. 3. Dengan demikian nilai produksi semen yang dapat dikenakan cukai adalah sebesar 97. 3. Skenario II : Cukai Dikenakan Terhadap Semen Yang Dikonsumsi di Daerah Pabean 2.288.125. 3.03% = Rp.65 70 75 80 85 279510 287980 296450 304920 313390 52 56 60 64 68 10021929 1820799028208 9186768 1851923797921 8351607 1856875465830 7516446 1833531888545 6681286 1779770922677 2.540.03% 97.1.03% dari produksi dalam negeri atau Rp. 1.435.142.

2.319.142.00 maka apabila semen dikenakan cukai dengan tarif 25% akan diperoleh prediksi penerimaan cukai adalah sebesar Rp. . pembebanan cukai sebesar 25% mengakibatkan penurunan produksi sekitar 20% sehingga jumlah produksi setelah dikenakan cukai menjadi 16. maka diperoleh prediksi penerimaan cukai sebesar Rp.00 (dengan asumsi income per capita tetap). Untuk menguji keabsahan dari analisa tersebut perlu dilakukan sensitivity analysis dengan menggunakan pengaruh pembebanan cukai terhadap penurunan produksi (dalam ton). 3. 530.214 ton dan harga pabrik setelah kena cukai Rp.000.2. untuk mendapatkan prediksi jumlah penerimaan cukai. menggambarkan pengaruh pembebanan cukai terhadap tingkat produksi maupun penerimaan Cukainya.271. Perkiraan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Berdasarkan Data Jumlah Produksi Prediksi penerimaan cukai di atas berdasarkan nilai produksi.000.703. Apabila pertumbuhan income per capita diprediksikan sebesar 5% untuk tahun 1999 dan 2000. Menganalisa tabel 2d tersebut.271.319.2.00 x 103%).125. 515.25 30 35 40 45 50 55 60 65 70 75 2748113700 2610708015 2473302330 2335896645 2198490960 2061085275 1923679590 1786273905 1648868220 1511462535 1374056850 2061085275 687028425 1958031011 783212405 1854976748 865655816 1751922484 934358658 1648868220 989320932 1545813956 103054263 8 1442759693 105802377 5 1339705429 107176434 3 1236651165 107176434 3 1133596901 105802377 5 1030542638 103054263 8 515271319 587409303 649241862 700768994 741990699 772906978 793517831 803823257 803823257 793517831 772906978 Sebagaimana halnya pada skenario pertama. 515.729.570.000. Tabel 2d.458.435. pada skenario kedua apabila nilai produksi kena cukai hanya sebesar Rp.00 (= Rp.

857. III. Tabel Prediksi Penerimaan Cukai Th.211.00 per ton dengan penerimaan cukai untuk tahun 2000 sebesar Rp.00. 883.880.275.703.827. maka prediksi penerimaan cukai tahun anggaran 2000 (9 bulan) adalah sebesar Rp.00 x 103%). Elastisitas Permintaan .850. (dengan asumsi pertumbuhan income per capita tetap). 2000 Berdasarkan Jumlah Produksi Untuk Konsumsi Semen Di Daerah Pabean Tarif (%) 0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 50 55 60 65 70 75 80 85 Harga Pabrik (Rp) 169400 177870 186340 194810 203280 211750 220220 228690 237160 245630 254100 262570 271040 279510 287980 296450 304920 313390 Prosentase Penurunan Jumlah produksi 0 4 8 12 16 20 24 28 32 36 40 44 48 52 56 60 64 68 Jumlah produksi (ton) Penerimaan Cukai 20258911 0 19448555 172965719979 18638198 347304183768 17827842 520956275652 17017485 691862879917 16207129 857964880850 15396772 1017203162736 14586416 1167518609861 13776059 1306852106511 12965703 1433144536972 12155347 1544336785530 11344990 1638369736471 10534634 1713184274081 9724277 1766721282646 8913921 1796921646452 8103564 1801726249785 7293208 1779075976931 6482852 1726911712175 Apabila diprediksikan pertumbuhan income percapita sebesar 5% sebagaimana telah dijelaskan di atas.850. Tabel 2d.750.880.00 (=857.964.964.

Dengan demikian semen mepunyai potensi yang cukup besar untuk meningkatkan penerimaan negara di sektor cukai apabila semen tersebut dikenakan cukai.Berdasarkan analisa statistik terhadap data produksi dan nilai produksi industri semen di Indonesia yang diperoleh dari BPS melalui uji regresi dengan harga konstan. IV. semen mempunyai sifat permintaan inelastis yang artinya berapapun peningkatan harga semen tidak akan terlalu mempengaruhi permintaan masyarakat terhadap semen. karena untuk membuat satu ton semen diperlukan bahan-bahan baku seperti yang telah disebutkan di atas yang berat totalnya hampir dua kali lipat dari produk akhir yang dihasilkannya. Untuk menghasilkan satu ton semen. Weight loosing process industry. Rentang biaya produksi semen per tonnya adalah antara US $ 26 – US $ 38. tangki atau kontainer. sehingga industri semen hanya dapat dilakukan oleh industri besar saja (bukan berbentuk industri rakyat/home industry). diperoleh hasil –0. melalui truk. 5. Selain itu. . dengan mempertimbangkan kelayakan administrasi dari pemungutannya.270 (ceteris paribus diasumsikan income percapita tetap). Sistem distribusi barang jadi hasil produksi semen adalah sederhana. Kelayakan administrasi suatu barang untuk dikenakan cukai dimaksudkan bahwa administrasi barang kena cukai tersebut dapat dilakukan secara tertib. Proses produksi semen adalah proses produksi yang terpadu (berada pada satu lokasi dan tidak terpisah-pisah). industri semen dapat dikelompokkan dalam : 1.0673%. sederhana dan mudah difahami oleh anggota masyarakat. sehingga industri semen adalah industri yang padat modal. energi yang dibutuhkan adalah antara 800 – 900 Kkal energi bahan bakar. Oleh karena itu. 3. Sebagaimana kita ketahui. semakin kecil biaya rata-rata (average cost) per ton semen. Selain itu. yaitu melalui Asosiasi Semen Nasional. Kelayakan Administrasi Salah satu pertimbangan dalam pemungutan pajak di suatu negara. 4. yaitu produk semen saja dan sangat sulit untuk memproduksi barang lain selain semen. maka penurunan jumlah produksi tersebut tidak akan mempengaruhi permintaan semen di dalam negeri. sedangkan untuk menghasilkan satu ton clinker.80673 dengan t-statistik -2. temasuk dalam hal ini adalah cukai. Energi yang dipakai pada umumnya adalah listrik dan bahan bakar. Proses produksi dalam industri semen dilakukan dengan menggunakan high technology (teknologi canggih). Hal ini menunjukkan bahwa setiap kenaikan harga sebesar 10% akan mengakibatkan penurunan jumlah produksi semen sebesar 8. Oleh karena itu industri semen merupakan industri yang bersifat ekonomi skala besar (economies of scale) yang artinya semakin besar volume produksinya. Selain padat modal industri semen juga padat energi. energi yang dibutuhkan bisa mencapai 110 – 120 Kwh energi listrik . 2. industri semen menghasilkan single product. sehingga kemungkinan melakukan mutasi barang setengah jadi sangatlah sulit. terkendali.

jumlah pabrik semen tidak terlalu banyak (sekitar sepuluh sampai dengan dua puluh pabrik) dengan jaringan pemasaran yang meliputi 27 (dua puluh tujuh) propinsi di Indonesia. sehingga mengharuskan memiliki sistem administrasi yang baik. yaitu pada saat diperlukan oleh pabrik semen. sehingga mudah untuk diawasi. baik dari segi jumlah produksi maupun penjualannya. Selain itu. berskala besar. dimana pegawai Bea dan Cukai dapat dipanggil sewaktu-waktu.tempat penimbunan barang jadi hasil industri semen juga sederhana. Pelunasan cukai dapat dilakukan pada saat semen selesai dibuat di Indonesia. Pengawasan fisik tersebut dapat dilakaukan dengan dua cara. Hasil akhir industri semen adalah bubuk/bulk yang dapat langsung dikeluarkan dalam bentuk bulk truk/tangki yang berupa semen curah dengan ukuran tertentu dan melalui proses pengantongan dengan kemasan berupa zak (berukuran 40 atau 50 Kg). berdasarkan halhal yang telah disebutkan di atas maka mudah untuk menerapkan aturan-aturan yang ada dalam UU Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai. sehingga mudah untuk menetapkan berapa besarnya tarif cukai untuk masing-masing jenis semen. mengingat dampak negatif terhadap kesehatan pegawai yang ditimbulkan oleh industri semen. - Dengan administrasi yang baik dan adanya kemudahan-kemudahan dalam pengawasan fisik. Oleh karena itu. kemungkinan untuk pelarian hak-hak negara juga sangat kecil. pelunasannya dapat dilakukan pada saat keluar dari truk/tangki curahnya. pada saat dikeluarkan dari pabrik. Selain itu. yaitu : Penempatan pegawai Bea dan Cukai untuk mengawasi pabrik semen. industri semen bukanlah industri tradisional melainkan industri yang modern yang padat modal. sehingga mudah untuk melakukan pengawasan fisik. On Call Service yang dikaitkan dengan self assesment dalam administrasi cukai. Untuk semen impor pelunasan . Hal ini adalah untuk mengantisipasi kesulitan pegawai yang mau ditempatkan di pabrik semen. Untuk semen curah. karena industri semen pabriknya jelas dan produk hasil akhirnya mudah dikenal luas oleh masyarakat. sebagai implementasi dari karakteristik cukai cukai. karena semen sulit untuk dipalsukan (proses produksinya rumit dan barang jadi / hasil akhirnya jelas dan sudah dikenal luas oleh masyarakat). pengawasan terhadap jumlah produksi maupun penjualan semen dalam rangka perhitungan cukainya tidaklah terlalu sulit. Semen juga memiliki jenis tertentu dan ada standar mutunya. proses produksinya terpadu dan barang jadinya (hasil akhirnya) spesifik dan terukur. Oleh karena itu. Berdasarkan hal-hal yang telah disebutkan di atas. Namun demikian jumlah pegawai yang dibutuhkan tidaklah terlalu banyak. maka semen mudah diawasi/dikontrol karena pabriknya jelas. Sedangkan untuk semen yang telah dikemas dalam kantong/zak.

yaitu dikenakan cukai dengan tarif yang relatif rendah. wajib diberitahukan kepada kepala kantor Bea Cukai setempat dengan dilindungi oleh dokumen cukai dan/atau dokumen pelengkap cukai. maka diharapkan salah satu beban pajak tersebut digantikan dengan cukai. Hal ini disebabkan karena penerimaan negara diperkirakan akan lebih besar dan lebih sederhana bila semen dikenakan cukai dibanding bila dikenakan PPN. sehingga jika dikenakan cukai. Pemasukan/pengeluaran semen ke/dari pabrik atau tempat penyimpanan. antara lain ketentuan pasal 16 UU No. Ada kendala dalam melaksanakan administrasi di bidang cukai semen. Antara lain penggunaan semen abu/portland jenis II dan V banyak digunakan untuk pembangunan Rumah Sangat Sederhana (RSS). tempat penimbunan dan tempat penjualan eceran semen serta importir semen diberikan oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai a. V. maka pengusaha pabrik dan importir semen wajib memenuhi kewajiban-kewajibannya sesuai dengan UU No. Perizinan berupa BKC untuk mendirikan pabrik. Memang ada kendala dalam administrasi cukai semen. akan tetapi karena potensi penerimaan dari cukai adalah cukup besar dan administrasi pemungutan cukainya murah serta kelayakan administrasinya memadai.n. Jalan keluar untuk permasalahan tersebut adalah dengan mengatur agar pengenaan cukai terhadap semen tipe tersebut akan. Sistem pengawasan dengan menggunakan dokumen cukai. Di samping itu pengenaan cukai dapat dibebankan kepada konsumen (forward shifting) dan bukan kepada pengusaha pabrik. Pajak yang dapat dipertimbangkan untuk diganti dengan cukai adalah PPN. Pelunasan sukai semen dapat dilakukan dengan pembayaran. . dan setelah mendapatkan NPPBKC. Menteri Keuangan Republik Indonesia.cukainya dilakukan pada saat semen diimpor untuk dipakai. 11/1995 berkenaan dengan kewajiban pengusaha pabrik untuk membuat buku catatan mengenai semen untuk dilaporkan kepada pejabat Bea dan Cukai. maka akan banyak masyarakat kecil yang memprotesnya. Pajak Lainnya Selama ini industri diantaranya adalah : semen telah dikenakan beberapa macam pajak − Pajak Penghasilan (PPh) Badan − Pajak Penghasilan (PPh) Perorangan untuk Karyawan − Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) − Pajak pertambahan Nilai (PPN) − Pajak Daerah dan Distribusi Daerah Dengan melihat beban pajak yang telah dikenakan pada barang produksi semen pada saat ini. 11/1995 tentang Cukai. maka semen mempunyai potensi untuk dikenakan cukai.

Sedangkan dari segi ruang akan mempengaruhi keseimbangan atau keselarasan lingkungan setempat. dapat menimbulkan pencemaran udara yang sangat . yang pada akhirnya akan menimbulkan masalah banjir pada musim hujan. yang menimbulkan lahan kritis yang mudah terkena erosi. Akibat lanjutan adalah sungai menjadi kering pada musim kemarau dan sebaliknya sungai akan banjir (debit air menjadi sangat tinggi) karena tanah tidak mampu lagi menyerap air yang mengalir terlalu cepat. Dampak Lingkungan dan Sosial Berdasarkan bahan baku dan bahan bakar yang digunakannya serta proses produksi yang dilaluinya. Perubahan dari segi tata guna tanah akibat kegiatan penebangan dan penyerapan lahan serta pembangunan fasilitas lainnya. yang akan mengakibatkan pendangkalan dasar sungai. UDARA. • Debu yang dihasilkan selama pengangkutan bahan baku ke pabrik dan bahan jadi ke luar pabrik.Pengenaan cukai terhadap semen akan mengakibatkan kenaikan harga semen. b) Debu yang secara visual terlihat di kawasan pabrik dalam bentuk kabut dan kepulan debu tersebut. dampak yang bersifat merugikan adalah : • Penurunan kualitas dari segi kesuburan tanah akibat penambangan tanah liat. Perubahan ini dari segi waktu akan meluas ke arah menurunnya kapasitas penampungan air yang pada akhirnya akan berpengaruh juga terhadap kuantitas air sungai. akibatnya persediaan ait tanah menjadi makin sedikit. 3. maka semen mempunyai dampak penting untuk komponen-komponen lingkungan seperti diuraikan di bawah ini : a) • LAHAN. b) • Kuantitas air atau debit air menjadi berkurang karena hilangnya vegetasi pada suatu lahan akan mengakibatkan penyerapan air hujan oleh tanah di tempat itu menjadi berkurang. dampak yang bersifat merugikan adalah : a) Debu yang dihasilkan oleh kegiatan pabrik terdiri dari : • Debu yang dihasilkan pada waktu pengadaan bahan baku dan selama proses pembakaran. AIR. maka pengenaan cukai terhadap semen diharapkan tidak mempengaruhi penerimaan negara di sektor pajak yang lain. Mengingat semen adalah barang yang mempunyai sifat permintaan inelastis yaitu permintaan yang tidak peka terhadap perubahan harga. VI. sehingga persediaan air tanah menjadi menipis. dampak yang bersifat merugikan adalah : • Kualitas air bertambah buruk akibat limbah cair dari pabrik dalam bentuk minyak dan sisa air dari kegiatan penambangan. termasuk pengantongannya.

demam berdarah. Sayang sekali tidak ada informasi tentang berapa besarnya (magnitude) dampak-dampak negatif ini . Beberapa penyakit yang diperkirakan akan meningkat intensitasnya antara lain penyakit yang saluran nafas. ternyata semen memang menimbulkan dampak yang kurang menguntungkan bagi linkungan. berubahnya pola vegetasi dan jenis endemik. seperti bronchitis. hewan tanah dan hewan langka). berdebar-debar (yang dalam istilah kedokteran dinamakan gastritis. cephagia. misalnya sakit kepala yang tidak jelas penyebabnya. berubahnya pembentukkan klorofil dan proses fotosintesa. Penyakit akibat kecelakaan kerja.mengganggu. semakin rendah kadar hemoglobin darahnya. gelisah. antara lain dapat mengakibatkan naiknya temperatur udara di sekitar pabrik. ∗ ∗ ∗ ∗ Seperti telah dikemukakan di atas. sulit tidur. pharingtis dan tbc paru serta silicosis (pneumocosis). Penyakit gangguan kejiwaan (psiko-sosial) adalah penyakit yang bukan disebabkan oleh adanya sebab-sebab fisik. nyeri ulu hati. d) Kebisingan yang terdiri dari tiga jenis sumber bunyi : • Mesin-mesin yang digunakan dalam pabrik. Berkurangnya keanekaragaman fauna (burung. • Dentuman dinamit yang digunakan pada waktu pengambilan kapur. bahkan dapat menimbulkan penyakit. khususnya penyakit saluran pernafasan. e) f) Berkurangnya keanekaragaman flora. penyakit saluran pencernaan dan gangguan pada kulit. Sedangkan dampak negatif yang diakibatkan semen terhadap lingkungan sosial atau kehidupan masyarakat adalah sebagai berikut : ∗ ∗ Status gizi kadar hemoglobin darah dimana semakin rendah status gizi seseorang. • Alat-alat besar seperti traktor yang dipakai pada waktu pengambilan bahan baku. CO2 dan SO2 yang mengandung hidrokarbon dan belerang. Penyakit-penyakit lain yang disebabkan oleh rendahnya mutu lingkungan. Morbidity rate (angka kesakitan) dari penyakit-penyakit tertentu untuk dapat menggambarkan besarnya dari dampak penyakit-penyakit tersebut di atas terhadap kesehatan. c) Gas yang dihasilkan oleh pembakaran bahan bakar minyak bumi dan batu bara. neurosis anxiety). tetapi penyakit yang disebabkan oleh gangguan kejiwaan yang sulit diterangkan secara fisis maupun biologis. berupa gas CO. penyakit yang berhubungan dengan gangguan kejiwaan (psycho-social) dan penyakit lainnya yang berhubungan dengan kondisi lingkungan yang kurang sehat. Berubahnya habitat air dan habitat tanah tempat hidup hewan-hewan tersebut. Dampak lingkungan terhadap pola penyakit. seperti penyakit perut (diarhea). malaria kulit dan sebagainya.

Hal ini dapat dilihat dari perbandingan antara jumlah produksi dengan penyerapan tenaga kerja. karena dampak-dampak negatif tersebut seringkali “berada di atas nilai ambang batas yang wajar.0289 11125379 0.220385 92 565 1257 0.02473 23010927 0.(khususnya dalam kasus Indonesia). Tenaga Kerja Rata-rata penyerapan tenaga kerja pada industri semen di Indonesia adalah sebesar 14. Menyusutnya jumlah tenaga kerja pada saat jumlah produksi meningkat adalah karena pengerjaan produksi semen cenderung menggunakan tenaga mesin.07% sedangkan jumlah tenaga kerja justru mengalami penurunan sebesar 0.330683 04 885 1226 0.035009 23 642 -0. dapat disajikan tabel sebagai berikut : Tabel 3.074 26105097 0.0087 12814464 0.105762 46 127 1357 0.183337 88 489 -0. nilai produksi mengalami peningkatan sebesar 33.03684 20810015 0. Berdasarkan data BPS yang berkaitan dengan penyerapan tenaga kerja. Industri Semen adalah termasuk industri yang padat modal. Sebagaimana data tabel 3 untuk periode tahun 1992-1993.150 orang dengan rata-rata penyerapan tenaga kerja tiap pabrik sebesar 1. Padahal hal ini sangat penting untuk menjadi alasan bahwa semen memang harus dikenai cukai.01621 32721627 0. Tabel Penyerapan Tenaga Kerja Tahun Jumla Jumlah Rata-rata h Tenaga Kerja TenagaKe Pabrik per Pabrik rja 11 11 11 11 11 12 12 12 11 11 13345 14005 13611 13288 13173 14169 14711 15084 14932 15178 1213 Perubah an Produksi Perubaha n 1988 1989 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 78524129 5 1273 0.0243 12381009 0.253457 .0142 17052001 0.” VII.253 orang.04713 94016964 0.134465 60 251 1380 0.197300 6 31 1237 1208 1198 1181 -0.112861 52 732 -0.01%.

Tabel Analisa Tenaga Kerja Tahu Jumlah Nilai n Tenaga kerja Produksi (ribu Rp. penerimaan cukai tahun 2000 diharapkan dapat mengkompensasikan angka tenaga kerja yang kemungkinan tidak dipekerjakan pada industri semen tersebut.6 180. Namun demikian.577. 3.2 207.3 189.8 246.036 orang.540.251.8 150.70 Ratarata Sumber : Data BPS 398 14150 1253 17327463 28 Untuk memprediksikan dampak pengenaan cukai penyerapan tenaga kerja.3 164.699. dapat disajikan tabel sebagai berikut : semen terhadap Tabel 4. Kemudian dengan membagi penurunan nilai produksi jika dikenakan cukai 25% (sebesar Rp.) (L) CPI Y =(Nilai Prod/CPI)x100 Y/L (output) 1988 1989 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 1998 1999 2000 13345 14005 13611 13288 13173 14169 14711 15084 14932 15178 785241295 940169646 1112537988 1238100952 1281446423 1705200104 2081001592 2301092746 2610509760 3272162770 3359202300 3448557081 3540288699 141.9 262. dapat dihitung dengan cara membagi nilai produksi tahun 2000 (sebesar Rp. Berdasarkan Tabel Peramalan Penerimaan Cukai . maka didapat angka 3.080.740.4 9674929 9411210 8397389 8783635 8352193 9478125 7985496 6929435 9542558 7165071 725 672 617 661 634 669 543 459 639 472 Untuk mengetahui rasio tenaga kerja industri semen.00) dengan tenaga kerja tahun 1997 (sebesar 15178 orang).000.4 291.288.7.7 226. sehingga menghasilkan angka rasio sebesar 233.00) dibagi dengan angka rasio di atas.

Jika angka tersebut dibagi dengan tenaga kerja yang tidak dipekerjakan pada industri semen (3.915. Dengan melihat analisa di atas.000. Prosentase kandungan impor dari tabel tersebut dapat diketahui sangat kecil yaitu rata-rata 16.4693 0.0223 0.06 21.520. VIII. Optimalisasi Penerimaan di atas.604. sedangkan bahan baku yang lain telah menggunakan kandungan lokal.68% pertahun. yang berarti kandungan lokalnya sebesar 83.18 7.8327 -0.45323 -0.923.0653 -0.).305. Kandungan Impor dan Impor Semen Bahan baku yang masih diimpor adalah bahan baku berupa gypsum. Tabel Kandungan Impor Tahun 1988 1989 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 Bahan Baku 162048584 177095855 189517327 237854152 249050706 265604044 280676289 372405929 433687927 785659700 Nilai Impor 55135913 54085779 45189650 57423790 15698560 12145330 11978428 58660189 46044842 71756181 Kandungan Impor 35. 174.3 31.200.32% dan 52.00 / 2. 546.04689 -1.581 orang (17/20 x 3.450. maka kemungkinan tenaga kerja yang tidak dipekerjakan pada industri semen menjadi sebesar 2.581).06%.52055 Perubahan .043. maka diperoleh angka kompensasi sebesar Rp.83 7.00 per orang (Rp.8786 0.1365 -0. 531.306 orang).19 13. diketahui bahwa industri semen bersifat capital intensive sehingga diharapkan pengenaan cukai terhadap semen tidak akan terlalu mempengaruhi penyerapan tenaga kerja. Dengan memperhitungkan PDB sebagaimana yang telah dianalisa pada point B.32%.14 22. Berdasarkan data dari BPS yang berkaitan dengan kandungan impor bahan baku semen dapat disajikan tabel sebagai berikut : Tabel 5. sehingga angka kompensasi menjadi sebesar Rp.35 7. 211. dapat diketahui bahwa jumlah penerimaan cukai tahun 2000 dengan tarif 25% adalah sebesar Rp.00 per orang. akan tetapi pada kasus tertentu seperti pada tahun 1995 dan 1997 terjadi peningkatan kandungan impor yaitu masing-masing sebesar 45.6 -0.Tahun 2000 (Tabel 2.00.974.036 orang). Perubahan nilai impor dari tahun ke tahun cenderung mengalami penurunan.15 7 14.

216 2. IX. Jumlah impor barang jadi berupa semen berdasarkan data impor tahun 1998 dapat disajikan tabel sebagai berikut : Tabel 6.008.000 Berdasarkan data tabel tersebut di atas dapat diketahui besarnya persentase impor semen yaitu 0. Orientasi Ekspor Berdasarkan data dari BPS yang berkaitan ekspor hasil produksi semen dapat disajikan tabel sebagai berikut : Tabel 7. Tabel Orientasi Ekspor Tahun Produksi Nilai Ekspor Prosentase Ekspor Perubahan .732 94. 5.469 10. 3. Nusantara pada tahun 1995 dan tahun 1997.120.68 Sumber : Data BPS Beberapa perusahaan pada tahun-tahun tertentu ada yang menggunakan bahan baku murni kandungan lokal seperti PT. 2. 4.066 2.368 117.963. 1. Jenis Semen White Cement Semen Tipe I Semen Portland Semen Fondu Semen hidraulik Jumlah Sumber : data BPS Jumlah Impor (kg) 224.608. dalam hal ini adalah cukai terhadap barang kena cukai (BKC) impor (semen) diperkenankan sepanjang pengenaan tersebut tidak bersifat diskriminatif dalam arti cukai dikenakan terhadap BKC impor maupun BKC dalam negeri.415. Tabel Impor Semen Tahun 1998 No.003.06%.385 Rata-rata Produksi DN (kg) 17. Mengingat hal tersebut maka untuk meningkatkan pemanfaatan bahan baku lokal dan menurunkan bahan baku impor perlu dibedakan sistem pentarifannya yaitu bahan baku impor diberikan tarif lebih tinggi dari pada semen dengan bahan baku lokal. Ketentuan WTO mengatur bahwa pengenaan segala jenis pajak.Ratarata 315360051 42811866 16.

50847 0. Dengan demikian pangsa pasar semen dalam negeri setelah pembebanan cukai tetap besar.55 0. sehingga pembebanan cukai tidak akan menyebabkan pengurangan permintaan yang signifikan.9762 0. Berarti sisanya. .27586 0. Mengingat hal tersebut maka pengenaan cukai terhadap semen diprediksikan dapat meningkatkan penerimaan dan tidak perlu dikhawatirkan pengenaan cukai terhadap semen akan memberikan perubahan kecenderungan untuk melakukan ekspor karena sifat permintaan semen adalah inelastis. Dengan demikian industri semen telah berproduksi dengan full capacity atau sangat efisien. dapat dilihat bahwa kecenderungan hasil produksi industri semen untuk diekspor sangatlah kecil.03 1 -7.17327463 rata 28 Sumber : Data BPS 0 0 130310463 29044403 56752602 14766624 18226915 3452393 55175195 217541230 52526982. dapat dilihat bahwa utilisasi kapasitas pada industri semen mencapai 91%.5 0 0 9 1. yaitu rata-rata 3.18 3 3. yaitu sebesar 96.09 4.4819 -0.97% adalah untuk konsumsi di dalam negeri.42 0.83 0.58 1.2569 0.76044 -4. Memperhatikan rasio kapasitas terpasang dan produksi yang dihasilkan.1988 78524129 5 1989 94016964 6 1990 11125379 88 1991 12381009 52 1992 12814464 23 1993 17052001 04 1994 20810015 92 1995 23010927 46 1996 26105097 60 1997 32721627 70 Rata.03% pertahun.60667 Berdasarkan data di atas.

sehingga beban cukai sebagian dapat dibebankan kepada konsumen.00164064 1 0.12379550 9 0. yaitu pengenaan cukai dibebankan kepada konsumen. Asset Perusahaan Berdasarkan data dari BPS yang berkaitan dengan aset perusahaan semen di Indonesia dapat disajikan tabel sebagai berikut : Tabel 8.19644430 7 0. Tabel Aset Perusahaan Semen di Indonesia Tahun 1988 1989 1990 11 11 11 Jumlah Pabrik Jumlah Aset ( Rp.19355520 4 0. I. karena industri dimaksud dengan mudah akan dapat membuat penyesuaian terhadap adanya peraturan perpajakan (cukai) yang baru.Pengenaan cukai pada industri yang sudah efisien diharapkan akan memberikan dampak negatif yang sangat kecil.000) 1501436095 1713568135 1693772243 0. maka dimungkinkan beban pengenaan cukai dilakukan dengan forward shifting.01168745 8 0. Hal ini disebabkan karena permintaan semen bersifat inelastis. sehingga dampaknya terhadap produksi maupun tenaga kerja lambat laun akan sangat kecil. Backward / Forward Shifting Dengan melihat berbagai analisa yang telah disebutkan di atas.03479122 Delta 1991 1992 1993 1994 11 11 12 12 2100295335 3060356090 3808517715 3802279540 1995 12 3674441216 . II.31370883 9 0.

00.97% adalah untuk konsumsi di dalam negeri. . 43. Sifat permintaan semen adalah inelastis. sosial maupun kesehatan masyarakat. Di Indonesia pembebanan cukai semen terutama ditujukan untuk mengkompensasikan dampak negatif terhadap lingkungan. Jadi. Pembebanan cukai semen di Indonesia terutama ditujukan untuk mengkompensasikan dampak negatif terhadap lingkungan. sosial dan kesehatan masyarakat. efisiensi pemakaian sumber alam serta dalam rangka mengoptimalkan penggalian alternatif sumber-sumber pajak dalam negeri.385. yaitu rata-rata 3.29007407 3 0. kandungan impor dan impor semen.00 per kg (berdasarkan harga yang berlaku).03% pertahun. Kecenderungan hasil produksi industri semen untuk diekspor sangatlah kecil.072. Negara-negara Yang Mengenakan Cukai Atas Semen Semen telah dikenakan cukai di 27 (dua puluh tujuh) negara. sosial maupun kesehatan masyarakat. efisiensi pemakaian sumber alam serta untuk mengoptimalkan penggalian alternatif sumber pajak dalam negeri. sehingga hal tersebut bukanlah merupakan hal yang baru. XI. pangsa pasar semen dalam negeri setelah pembebanan cukai tetap besar. Korea dan India. X. 290. kandungan lokal. berarti 96. sehingga pembebanan cukai tidak akan menyebabkan pengurangan permintaan yang signifikan. maka tarif ad valorum yang ideal sekitar 25% dengan penurunan produksi sekitar 20% (dengan asumsi kondisi yang lain tidak berubah/ceteris paribus) atau bila dipakai tarif spesifik adalah Rp. Dengan mengetahui besarnya aset perusahaan tersebut dapat disimpulkan bahwa Perusahaan semen di Indonesia merupakan perusahaan besar yang bersifat capital intensive sehingga dampak sosial pengenaan cukai terhadap produksi semen akan relatif kecil.06396914 6 Rata-rata 2903185072 Sumber : Data BPS Rata-rata jumlah aset perusahaan semen di Indonesia adalah sebesar Rp.000. pembebanan cukai semen di Indonesia bukan merupakan hal yang baru. perhitungan tarif cukai harus juga memperhatikan penyerapan tenaga kerja dan kemungkinan tenaga kerja tidak dipekerjakan pada industri semen tersebut. Pengenaan cukai terhadap semen dilakukan dengan memperhitungkan aspek-aspek tersebut.15038099 7 0. kualitas jenis semen dan lain-lain. Penutup Pengenaan Cukai terhadap semen telah diterapkan di 27 negara. dampak negatif yang dihasilkan oleh industri semen bagi lingkungan. Oleh karena itu. Disamping itu.9 1996 1997 11 11 4324810536 3352373810 0. antara lain di Malaysia.

Hal ini dapat di lihat pada tabel di bawah ini : Tabel 9. Hal ini ditambah dengan administrasi yang baik dan adanya kemudahan-kemudahan dalam pengawasan fisik.00 dan prediksi optimisnya sebesar Rp. 43. baik dari segi jumlah produksi maupun penjualannya. 1. sehingga jika mempertimbangkan segi administrasinya layak untuk dikenakan cukai. dapat dilihat bahwa utilisasi kapasitas pada industri semen mencapai 91%.703. 883. 530.703.00 dan prediksi optimisnya sebesar Rp. Dengan demikian prediksi penerimaan cukai tahun 2000 adalah 103% atau (100% + 3%) dari prediksi penerimaan denagn asumsi income tetap.319.275 Berdasarkan tabel di atas.271.827.00.458. Berdasarkan analisa tersebut di atas diperoleh prediksi penerimaan cukai dari masing-masing dasar perhitungan pertumbuhan income percapita. Sehingga penurunan nilai produksi semen setelah dikenakan cukai dengan tarif 25%. dengan memperhitungkan pertumbuhan ekonomi.570 883. dapat dilihat prediksi pesimis penerimaan cukai pada income tetap adalah sebesar Rp.271.Dengan memperhatikan rasio kapasitas terpasang dan produksi yang dihasilkan. Dengan demikian industri semen telah berproduksi dengan full capacity atau sangat efisien.729.964.850 Income Berubah (Dalam Rp.458.00 per kg.000.570. prediksi pesimis penerimaan cukai pada income berubah adalah sebesar Rp.827. . Sedangkan pada pertumbuhan income percapita 5%.850.3%).319.03%) No. 2.00.729. Tabel Prediksi Penerimaan Cukai Tahun Anggaran 2000 untuk konsumsi Di Daerah pabean (97.) 530. Berdasarkan bukti empiris pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) tahun1999 sebesar 2%dan tahun 2000 diprediksikan sebesar ± 3%. 515. Dasar Perhitungan Nilai Produksi (Rp.) 515.880. Prediksi penerimaan ini diperkirakan dicapai dengan tarif cukai ad valorum 25 % atau tarif cukai spesifik Rp.) Jumlah Produksi (ton) Income Tetap (Dalam Rp. akan menjadi 17% (20% .964.880. 857. Pertumbuhan PDB sebesar 5% tersebut akan mengakibatkan pertumbuhan industri semen sebesar 3%.275.000 857.

................ III....................... DAMPAK LINGKUNGAN DAN SOSIAL.......................................... IX.. KELAYAKAN ADMINISTRASI................. OPTIMALISASI PENERIMAAN.....I............................................ VI.... 2................................. V.................1.................................. 2..... ORIENTASI EKSPOR................................................ Perkiraan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Berdasarkan Data Nilai Produksi.................................2................................................2............. PENGERTIAN SEMEN........................................................2...................................................................2.... PENUTUP....................... IV.1......... VII...........................1.............. II.. 2........... VIII........... Skenario I : Cukai Terhadap Produksi Semen Dalam Negeri..................................................... Error: Reference source not found ......... Perkiraan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Berdasarkan Data Jumlah Produksi............ 2........... Perkiraan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Berdasarkan Data Nilai Produksi............ Skenario II : Cukai Dikenakan Terhadap Semen Yang Dikonsumsi di Daerah Pabean 2.............................................1................................... 2......... X........................ PAJAK LAINNYA..... NEGARA-NEGARA YANG MENGENAKAN CUKAI ATAS SEMEN...................... ELASTISITAS PERMINTAAN...................2.............................. XI... Perkiraan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Berdasarkan Data Jumlah Produksi. TENAGA KERJA...... KANDUNGAN IMPOR DAN IMPOR SEMEN.......................................1..

Disamping dimanfaatkan di industri semen. Ukuran ini relative kecil dan ringan. Persoalan di Sekitar Fly ash dan Bottom ash Fly ash/bottom ash yang dihasilkan oleh fluidized bed system berukuran 100-200 mesh (1 mesh = 1 lubang/inch2). Teknologi fluidized bed biasanya digunakan di PLTU (Pembangkit Listruk Tenaga Uap). sedangkan bottom ash berukuran 20-50 mesh. Sistem ini menghasilkan abu terbang dan abu yang turun di bawah alat. Teknologi Fixed bed system banyak digunakan pada industri tekstil sebagai pembangkit uap (steam generator). Ash yang terbentuk terutama bottom ash masih memiliki kandungan kalori sekitar 3000 kkal/kg. Abuabu tersebut disebut dengan fly ash dan bottom ash. bottom ash digunakan sebagai bahan bakar untuk kerajinan besi (pandai besi). Fixed bed system atau Grate system adalah teknik pembakaran dimana batubara berada di atas conveyor yang berjalan atau grate. Setelah temperatur pasir mencapai temperature bakar batubara (300oC) maka diumpankanlah batubara. Komposisi fly ash dan bottom ash yang terbentuk dalam perbandingan berat adalah : (15-25%) berbanding (75-25%).PEMANFAATAN FLY ASH DAN BOTTOM ASH PEMANFAATAN FLY ASH DAN BOTTOM ASH Fly ash dan bottom ash adalah terminology umum untuk abu terbang yang ringan dan abu relatif berat yang timbul dari suatu proses pembakaran suatu bahan yang lazimnya menghasilkan abu. Secara umum ukuran fly ash/bottom ash dapat langsung dimanfaatkan di pabrik semen sebagai substitusi batuan trass dengan memasukkannya pada cement mill menggunakan udara tekan (pneumatic system). campuran beton (concerete) dan dicetak menjadi paving block/batako. komposisi yang baik adalah sbb : . Pemanasan biasanya dilakukan dengan minyak bakar. fly/bottom ash dapat juga dimanfaatkan menjadi campuran asphalt (ready mix). Sistem ini kurang efisien karena batubara yang terbakar kurang sempurna atau dengan perkataan lain masih ada karbon yang tersisa. Disamping itu terdapat system ke-3 yakni spouted bed system atau yang dikenal dengan unggun pancar. Sistem pembakaran batubara umumnya terbagi 2 yakni sistem unggun terfluidakan (fluidized bed system) dan unggun tetap (fixed bed system atau grate system). Pasir atau corundum yang berlaku sebagai medium pemanas dipanaskan terlebih dahulu. Teknik fluidisasi dalam pembakaran batubara adalah teknik yang paling efisien dalam menghasilkan energi. Dari suatu penelitian empiric untuk campuran batako. Di China. Fluidized bed system adalah sistem dimana udara ditiup dari bawah menggunakan blower sehingga benda padat di atasnya berkelakuan mirip fluida. Komposisi fly ash dan bottom ash yang terbentuk dalam perbandingan berat adalah : (80-90%) berbanding (10-20%). Fly ash dan bottom ash dalam konteks ini adalah abu yang dihasilkan dari pembakaran batubara.

sehingga pabrik semen tidak tertarik untuk memanfaatkan bottom ash tsb.00% Al2O3 : 31. Seperti yang telah disinggung di atas bahwa bottom ash ini masih mengandung fixed carbon (catatan : fixed carbon dalam batubara dengan nilai kalori 6500-6800 kkal/kg sekitar 41-42%).89% CaO : 2. Solusi Persoalan Fly ash dan Bottom ash Dari situasi dan keadaan di atas maka dapat dikatakan bahwa solusi terhadap munculnya fly/bottom ash serta pemanfaatan yang dikaitkan dengan keamanan terhadap lingkungan adalah sbb : 1. PEMANFAATAN FLY ASH Batubara sebagai bahan bakar banyak digunakan di PLTU. jika akan dimanfaatkan di pabrik semen maka akan merubah desain feeder. Campuran asphalt (ready mix) dan beton c.68% • . Kecenderungan dewasa ini akibat naiknya harga minyak diesel industri. Sedangkan untuk bottom ash yang masih dalam bentuk bongkahan maka harus mengalami perlakukan pengecilan ukuran (size reduction treatment) sebelum dimanfaatkan lebih lanjut. Di sisi yang lain. Fly ash yang berasal dari fixed bed system dapat langsung digunakan seperti point 1. Umumnya komposisi kimia fly ash dapat ditunjukkan seperti di bawah ini : • • • SiO2 : 52. Fly ash/bottom ash yang berasal dari sistem pembakaran fluidized bed dapat digunakan untuk : a.86% Fe2O3 : 4. Campuran semen tahan asam b.• • • • Kapur : 40% Fly ash : 10% Pasir : 40% Semen : 10% Persoalan lingkungan muncul dari bottom ash yang menggunakan fixed bed atau grate system. Campuran paving block/batako 1. Bentuknya berupa bongkahan-bongkahan besar. Sisa hasil pembakaran dengan batubara menghasilkan abu yang disebut dengan fly ash dan bottom ash (5-10%). Persentase abu (fly ash dan bottom ash) yang dihasilkan adalah fly ash (8090%) dan bottom ash (10-20% ) : [Sumber PJB Paiton]. Jika bottom ash ini langsung dibuang ke lingkungan maka lambat laun akan terbentuk gas Metana (CH4) yang sewaktu-waktu dapat terbakar atau meledak dengan sendirinya ( self burning dan self exploding).a. 1b dan 1c. maka banyak perusahaan yang beralih menggunakan batubara sebagai bahan bakar dalam menghasilkan steam (uap).

Posisi pemasukan fly ash di pabrik semen ditunjukkan pada skema berikut : Semen sebagai bahan pengikat telah dikenal sejak zaman Mesir kuno yang merupakan kalsinasi gypsum yang tidak murni. Sedangkan kalsinasi batu kapur baru dimulai oleh bangsa Romawi. blast furnace slag dan pozzolan yang dihasilkan dari penggilingan klinker semen Portland dan pozzolan dengan mencampur semen Portland atau semen Portland blast furnace slag dan pozzolan yang dihaluskan secara terpisah atau kombinasi penggilingan dan pencampuran dimana jumlah pozzolan adalah sesuai batas yang dipersyaratkan. Perbedaan kimia yaitu berapa percent jumlah Kalsium. Aluminium dan Ferrum (besi) sebagai unsur pembentuk utama semen dan perbedaan fisika misalnya loss of ignition.66% Manfaat Fly ash Pabrik semen memerlukan fly ash yang digunakan sebagai pengganti (substitusi) batuan trass yang bersifat pozzolanic untuk pembuatan semen tahan asam (PPC). kuat tekan. Berdasarkan definisi ASTM C 219 : PPC adalah semen hidrolis yang terdiri dari campuran semen Portland. Penggunaan fly ash di salah satu pabrik semen berkisar antara 4-6 % berat raw mill. panas hidrasi dsb. Semen Portland terbagi menjadi 5 jenis yaitu Semen Portland I s. Silika.d 40% massa semen Portland pozzolan. lihat Lampiran). Maksud racikan disini adalah perbedaan komposisi kimia dan sifat fisika semen yang akan terbentuk. Mereka menggunakan material yang diambil dari lembah Napples (Italia) tepatnya di daerah Pozzoalu yang merupakan asal-usul penamaan Pozzolano terhadap bahan tersebut.d V) adalah banyaknya trass atau fly ash yang ditambahkan pada proses akhir (finish mill).• MgO : 4. Secara umum komposisi bahan pembentuk semen PPC adalah sbb : ? Clinker : 86% ? Gypsum : 4% ? Trass : 6% ? Fly ash : 4% Berdasarkan definisi SNI 15-0302-1994 : PPC adalah semen hidrolis yang terdiri dari campuran homogen antara semen Portland dengan pozzolan halus yang diproduksi dengan cara menggiling clinker semen Portland dan pozzolan bersama-sama atau mencampur secara rata bubuk semen Portland dengan bubuk pozzolan atau gabungan antara menggiling dan mencampur dimana kadar pozzolan 15 s. Dengan penambahan fly ash akan mengakibatkan pada struktur beton halhal sebagai berikut : . Setiap jenis semen Portland berbeda-beda dalam racikannya (sesuai dengan standard ASTM dan SII.d V. Berdasarkan 2 (dua) definisi di atas maka yang membedakan PPC dengan semen Portland biasa (I s.

menlh.? Curing time (umur 90 hari) laju reaksi pozzolanic (pengikatan Ca) meningkat sehingga jumlah Ca(OH)2 yang akan berinteraksi dengan CO2 berkurang karenanya karbonasi terhambat ? Menurunkan alkalinitas beton yang merupakan penyebab terjadinya korosi pada besi beton Kriteria ini akan meningkatkan ketahanan concrete (beton) terhadap oksidasi akibat lingkungan yang bersifat asam (utamanya daerah rawa).5 ton Bottom ash = 10 -12 ton Total ash = 10. nilai kalorinya = 3000 kkal/kg Perbandingan bottom ash dgn BB asli = 2 : 5 Sumber : http://b3. Textile Jumlah Batubara (6300 kkal/kg) yg dibakar = 70 ton Fly ash = 0.go.php?article_id=6 [Translate] Artikel Sejenis: • • • • • • • • • • PESTISIDA ALAMI: DAUN TOMAT. Contoh Pemanfaatan Empiris fly ash/bottom ash di Ind.! AIR DAUR ULANG UNTUK MENGAIRI TANAMAN URIN SEBAGAI PUPUK CAIR DAN FUNGISIDA ALAMI Alat Pelindung Telinga MOL HIJAU ADALAH PUPUK ORGANIK CAIR (POC) PESTISIDA ALAMI: BAWANG PUTIH DAN CABAI Penyajian Makanan (Prinsip Food Hygiene) Penyimpanan Bahan makanan (Prinsip Food Hygiene) HAMBATAN GASIFIER BIOMASA PEMANFAATAN FLY ASH BATUBARA Artikel yang berhubungan : • • • • Pengertian LEGGING’S PRODUSEN JUAL LEGGING PRODUSEN LEGGING-JUAL-GROSIR LEGGING PALING MURAH! PEMANFAATAN FLY ASH BATUBARA Informasi yang berhungan: . BAGUS TAPI HATI-HATI. 5 -12 ton (15-17% dari total BB yang dibakar) Bottom ash dapat digunakan kembali.id/3r/article.

Untuk beberapa bahan tertentu zat pencemar ini berbentuk padat dan cair.chem-is-try.CO2. Penambahan gas ke dalam udara melampaui kandungan alami akibat kegiatan manusia akan menurunkan kualitas udara.org/materi_kimia/kimia-industri/limbahindustri/limbah-gas-dan-partikel/ diposting oleh : wahyu (040) • • • Udara adalah media pencemar untuk limbah gas. Partikel adalah butiran halus dan masih rnungkin terlihat dengan mata telanjang seperti uap air.Pemanfaatan fly ash batubara sebagai mineral filler pada campuran aspal beton Fly ash batubara adalah limbah industri yang dihasilkan dari pembakaran • Limbah Gas dan Partikel • dikutib dari : http://www.. asap. Baik partikel maupun gas membawa akibat terutama bagi kesehatan.] jasa pengolahan limbah b3 bottom ash dan fly ash abu .• pemanfaatan fly ash dan bottom ash limbah b3 dan non b3 . debu. H2 dan Jain-lain.Kami bekerjasama dengan PT.. NOx. CO2.] promolaris promosi gratis pasti laris halaman 123 . NO2..] • • • • pemanfaatan fly ash batubara limbah b3 dan non b3 solusi .PEMANFAATAN FLY ASH DAN BOTTOM ASH Fly ash dan bottom ash adalah terminology umum untuk abu terbang yang ringan dan abu relatif berat yang timbul dari suatu [Baca Selengkapnya. [Baca Selengkapnya.] toksisitas abu terbang dan abu dasar limbah pltu main page . Karena suatu kondisi temperatur ataupun tekanan tertentu bahan padat/cair itu dapat berubah menjadi gas. Zat pencemar melalui udara diklasifikasikan menjadi dua bagian yaitu partikel dan gas. N2.Abu terbang (fly ash) dan abu dasar (bottom ash) merupakan limbah padat yang dihasilkan dari pembakaran batubara pada pembangkit tenaga listrik.manusia seperti • . hidrokarbon dan lain-lain. Secara alamiah udara mengandung unsur kimia seperti O2. khusus untuk limbah bottom ash dan fly ash (abu pembakaran batubara) Kegiatan kami [Baca Selengkapnya. Gas-gas ini antara lain SO2. Limbah gas atau asap yang diproduksi pabrik keluar bersamaan dengan udara. SPS bergerak dalam bidang mengelola limbah B3. CO.JASA PENGOLAHAN LIMBAH B3 BOTTOM ASH DAN FLY ASH (ABU PEMBAKARAN BATUBARA) khusus untuk limbah bottom ash dan fly ash (abu pembakaran batubara) Kegiatan [Baca Selengkapnya.kabut dan fume-Sedangkan pencemaran berbentuk gas tanya aapat dirasakan melalui penciuman (untuk gas tertentu) ataupun akibat langsung..

gangguan pernafasan dan timbulnya beberapa jenis penyakit tertentu. Pencemaran yang ditimbulkannya tergantung pada jenis limbah.• • • • • • debu batubara. . Kenaikan konsentrasi partikel dan gas dalam udara di beberapa kota besar dan daerah industri banyak menimbulkan pengaruh. asap pembakaran. Adanya partikel kecil secara terus menerus jatuh di atap rumah. Arah angin mempengaruhi daerah pencemaran karena sifat gas dan partikel yang ringan mudah terbawa. misalnya gangguan jarak pandang oleh asap kendaraan bermotor. Jangkauan pencemaran melalui udara dapat berakibat luas karena faktor cuaca dan iklim turut mempengaruhi. tetapi karena sumbernya bersifat stationer maka lingkungan sekitar menerima resiko yang sangat tinggi dampak pencemaran.uap air. di permukaan daun pada pagi hari menunjukkan udara mengandung partikel. Jenis industri yang menjadi sumber pencemaran melalui udara di antaranya: -industri besi dan baja -industri semen -industri kendaraan bermotor -industri pupuk -industri aluminium -industri pembangkit tenaga listrik -industri kertas -industri kilang minyak -industri pertamban Jenis industri semacam ini akumulasinya di udara dipengaruhi arah angin. dan lain-lain. gas sulfida. semen. belerang.Pada malam hari zat yang berada dalam udara turun kembali ke bumi bersamaan dengan embun. uap amoniak. Jenis industri yang menghasilkan partikel dan gas adalah sebagai tertera dalam tabel 6. Kadang-kadang terjadi hujan masam. asbes. Berdasarkan ini maka konsentrasi bahan pencemar dalam udara perlu ditetapkan sehingga tidak menimbulkan gangguan terhadap manusia dan makhluk lain sekitarnya. volume yang lepas di udara bebas dan lamanya berada dalam udara.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful