skip to main | skip to sidebar

MANAJEMEN LINGKUNGAN
Kliping Internet 0175

Jumat, 13 November 2009
Perkembangan Program SML ISO 14001 di Indonesia

Seiring dengan perumusan Standar Internasional ISO seri 14000 untuk bidang manajemen lingkungan sejak 1993, maka Indonesia sebagai salah satu negara yang aktif mengikuti perkembangan ISO seri 14000 telah melakukan antisipasi terhadap diberlakukannya standar tersebut. Dalam mengantisipasi diberlakukannya standar ISO seri 14000, Indonesia sudah aktif memberikan tanggapan terhadap draf standar ISO sebelum ditetapkan menjadi Standar Internasional. Hal ini dilakukan dengan pembentukan Kelompok Kerja Nasional ISO 14000 oleh Bapedal pada tahun 1995 untuk membahas draf standar ISO tersebut sejak tahun 1995. Anggota Kelompok Kerja tersebut berasal dari berbagai kalangan, baik Pemerintah, Swasta, Lembaga Swadaya Masyarakat, maupun pakar pengelolaan lingkungan. Kementerian Lingkungan Hidup (Bapedal pada waktu itu) dan Badan Standardisasi Nasional (BSN) bekerjasama dengan Kelompok Kerja Nasional ISO 14000 dan berbagai stakeholders sejak tahun 1995 mengkaji, menyebarkan informasi, dan melakukan serangkaian kegiatan penelitian dan pengembangan penerapan Sistem Manajemen Lingkungan. Berdasarkan hasil pembahasan dengan “stakeholders” di Indonesia, Kementerian Lingkungan Hidup menyadari potensi penerapan Sistem Manajemen Lingkungan bagi peningkatan kualitas pengelolaan lingkungan, peningkatan peran aktif pihak swasta dan promosi penerapan perangkat pengelolaan lingkungan secara proaktif dan sukarela di Indonesia. Pada tahun 1996-1998, serangkaian seminar, lokakarya, penelitian dan proyek percontohan

Sistem Manajemen Lingkungan telah diprakarsai oleh Kementerian Lingkungan Hidup, bekerjasama dengan BSN dan berbagai pihak. Rangkaian kegiatan tersebut dimaksudkan untuk menjadi investasi awal bagi penerapan ISO 14001 di Indonesia dalam menumbuhkan sisi “demand” maupun “supply” menuju mekanisme pasar yang wajar. Setelah itu, muncullah beberapa penyelenggara pelatihan, jasa konsultasi, jasa sertifikasi dan perusahaan-perusahaan yang menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan. Seiring dengan tumbuhnya populasi para pemain dalam pasar penerapan ISO 14001 di Indonesia, Kementerian LH selanjutnya lebih menfokuskan diri pada peran fasilitator dan pembina kepada semua pihak dalam penerapan ISO 14001 di Indonesia. Peran motor penggerak diharapkan dapat dilanjutkan oleh dunia usaha itu sendiri, sesuai dengan jiwa penerapan Sistem Manajemen Lingkungan yang bersifat proaktif dan sukarela. Dengan perannya sebagai fasilitator dalam pengembangan ISO 14000 di Indonesia, Kementerian LH menyediakan media bagi semua pihak yang berkepentingan untuk aktif dalam program pengembangan standar ISO 14000, yaitu melalui Kelompok Kerja Nasional ISO 14000 (Pokjanas ISO 14000). Kelompok kerja tersebut sampai saat ini masih aktif dalam melaksanakan diskusi-diskusi membahas penerapan standar ISO 14000. Sekretariat Pokjanas ISO 14000 tersebut difasilitasi oleh Kementerian LH cq. Asisten Deputi Urusan Standarisasi dan Teknologi. Untuk menfasilitasi penerapan standar ISO 14001 di Indonesia dan mempermudah penerapan dilapangan serta untuk menyamakan persepsi mengenai pelaksanaannya, maka Kementerian LH bekerjasama dengan BSN telah melakukan adopsi terhadap beberapa Standar Internasional ISO 14000 menjadi Standar Nasional Indonesia (SNI). Standar yang telah diadopsi tersebut diantaranya : 1.Sistem Manajemen Lingkungan-Spesifikasi dengan Panduan Penggunaan (SNI 19-140011997) 2.Sistem Manajemen Lingkungan-Pedoman Umum Prinsip Sistem dan Teknik Pendukung (SNI 19-14004-1997) 3.Pedoman Audit Lingkungan-Prinsip Umum (SNI 19-1410-1997) 4.Pedoman Untuk Pengauditan Lingkungan - Prosedur Audit - Pengauditan Sistem Manajemen Lingkungan (SNI 19-14011-1997) 5.Pedoman Audit untuk Lingkungan – Kriteria Kualifikasi untuk Auditor Lingkungan (SNI 1914012-1997) Standar ISO 14001 ternyata mendapat sambutan positif dari kalangan industri di Indonesia. Sejak ditetapkannya ISO 14001 menjadi standar internasional dan diadopsi menjadi SNI 1914001-1997 sampai saat ini tercatat lebih dari 248 (dua ratus empat puluh delapan[1]) sertifikat ISO 14001 untuk berbagai unit organisasi perusahaan di Indonesia yang dengan sukarela menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001. Kecenderungan peningkatan penerapan Standar ISO 14001 dapat menjadi salah satu indikator peningkatan kesadaran industri terhadap pengelolaan lingkungan. Faktor pendorong yang lain adalah antisipasi industri terhadap potensi adanya persyaratan dagang dan industri yang diwajibkan oleh “buyer” untuk menerapkan ISO 14001. Selain kedua hal di atas, penerapan ISO 14001 juga di pacu oleh adanya program internal dari beberapa “holding company” untuk menerapkan ISO 14001 pada anak perusahaannya.

Sumber : http://www.menlh.go.id/ekolabel-sml/sml/index.php? option=content&task=view&id=20&Itemid= 22 Mei 2006 Sumber Gambar: http://www.dqschile.com/futuretense_cs/dqs/files/Grafiken/UMS_Baum_Eng.gif Diposkan oleh aa kumis di 16:45 0 komentar

Manajemen Lingkungan, ISO 14000 dan AMDAL
Konsep Umum Banyak pendekatan yang dibuat untuk mengelola lingkungan baik di tingkat perusahaan maupun pemerintah, diantaranya adalah Environmental Management System (EMS). EMS adalah siklus berkelanjutan dari kegiatan perencanaan, implementasi, evaluasi dan peningkatan proses, yang diorganisasi sedemikian sehingga tujuan bisnis perusahaan/pemerintah dan tujuan lingkungan padu dan bersinergi. • Perencanaan, meliputi identifikasi aspek lingkungan dan penetapan tujuan (goal) • Implementasi, termasuk pelatihan dan pengendalian operasi; • Pemeriksaan, termasuk monitoring dan pemeriksaan hasil kerja; • Evaluasi, termasuk evaluasi kemajuan kerja dan perbaikan sistem. Penerapan EMS EMS yang efektif, dibangun pada konsep TQM (Total Quality Management), misalnya pada ISO 9000. Untuk meningkatkan pengelolaan lingkungan, organisasi tidak hanya tahu apa yang terjadi, tetapi juga harus tahu mengapa terjadi. Kebanyakan penerapan EMS (termasuk didalamnya ISO 14001), akan sukses jika : • didukung oleh manajemen puncak • fokus pada peningkatan berkelanjutan • sederhana, fleksibel dan dinamis mengikuti perubahan lingkungan • cocok dengan budaya organisasi • kepedulian dan keterlibatan semua pihak Manfaat EMS Walaupun penerapan EMS memerlukan biaya dan waktu, namun manfaat yang bisa dipetik diantaranya : • meningkatkan kinerja lingkungan • mengurangi/menghilangkan keluhan masyarakat terhadap dampak lingkungan • mencegah polusi dan melindungi sumber daya alam • mengurangi resiko • menarik pelanggan dan pasar baru (yang mensyaratkan EMS) • menaikkan efisiensi/mengurangi biaya • meningkatkan moral karyawan • meningkatkan kesan baik di masyarakat, pemerintah dan investor

mitigasi . kami mengembangkan suatu sistem komprehensif yang mengacu pada standar internasional. Sebelum membuang limbah ke sungai. budaya dan sosial. pengambilan keputusan . ISO memperkenalkan dan mengembangkan standar internasional. upaya berkesinambungan untuk menggali cara-cara baru dan lebih baik untuk meningkatakan kinerja kami di bidang pelestarian lingkungan. Switzerland. fauna. pelaporan. dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.jp/pub/member/asep/plo/manajemen. kesehatan dan keselamatan kerja. Amdal juga merupakan sebuah proses perencanaan yang digunakan untuk menghitung. Ini berarti. . seperti pada kesehatan. tata guna lahan.html 22 Mei 2008 Diposkan oleh aa kumis di 16:40 0 komentar Komintmen Pada Lingkungan (PT Coca-Cola Bottling Indonesia) Bisnis kami tak lain adalah menghadirkan saat-saat menyegarkan yang unik dan memuaskan konsumen. flora. ekonomi. yang berlokasi di Geneva. Aktivitas yang menggunakan standar ISO 14000 menghendaki aktivitas pengurangan dampak merugikan terhadap lingkungan dan peningkatan menerus terhadap kinerja lingkungan. termasuk di dalamnya ISO 14001.eco. peninjauan.kitada. Oleh sebab itu. sedangkan ISO 14000 mengenai pengelolaan lingkungan (environmental management). pengawasan dan manajemen dan partisipasi publik.ac. Proses AMDAL terdiri dari penyaringan.tut. AMDAL AMDAL atau Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Environmental Impact Assessment) merupakan perangkat analisis untuk menilai suatu kegiatan (proposal kegiatan) tidak berdampak merugikan lingkungan. scoping. pengkajian. Sumber : http://www. Kami menyadari bahwa masalah yang berkaitan dengan lingkungan. kesehatan dan keselamatan kerja senantiasa mengalami perubahan sejalan dengan pengertian kami terhadap masalahmasalah tersebut yang juga berkembang dari waktu ke waktu. memprediksi dan menganalisis dampak nyata dari sebuah proposal (rencana pembangungan) terhadap lingkungan serta untuk menyediakan informasi yang bisa digunakan dalam proses pengambilan keputusan apakah proposal tersebut akan disetujui atau tidak. kesehatan dan keselamatan kerja. kami mengolah limbah sehingga tidak merusak biota sungai. ISO 9000 mengenai pengelolaan kualitas (quality management).• meningkatkan tanggung jawab dan kepedulian karyawan terhadap lingkungan ISO 14000 ISO (International Organization for Standardization). Kami sangat terpacu untuk melahirkan semangat serupa terhadap usaha-usaha kami yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan. merupakan organisasi non pemerintah. seperti seri ISO 9000 dan ISO 14000.

mencegah dan memperkecil setiap dampak buruk terhadap lingkungan sehubungan dengan kegiatan produksi minuman ringan. Kami akan: berusaha sebaik mungkin mencapai kinerja di bidang perlindungan lingkungan dengan memenuhi persyaratan dari The Coca-Cola Company dan Peraturan Perundangan yang berlaku. Menerapkan dan mempertahankan sistem manajemen lingkungan terprogram. Selain senantiasa berupaya meraih kepuasan dengan melakukan hal-hal yang terbaik.mulai dari pengelolaan dan pemanfaatan kembali limbah produksi hingga berbagai program kesehatan dan keselamatan kerja. serta menjamin prosedur pembuangan limbah tersebut dengan cara yang aman dan berdampak yang seminimal mungkin. serta terus berupaya memberikan pelayanan dan produk berkualitas yang diharapkan konsumen maupun pelanggan. Medapat mungkin mencegah. Meminta para pemasok dan rekanan bisnis agar memenuhi standar pengelolaan lingkungan yang setara dengan yang kita anut. kemasan dan bahan baku lainnya. memahami dan bertindak pada setiap peluang yang ada untuk mencegah dan memperkecil setiap dampak negatif yang berpotensi menimbulkan masalah lingkungan. 5. bahan kimia. 2. Kita yakin bahwa seluruh karyawan PT Coca-Cola Botting Indonesia dan setiap orang yang tergabung di dalam perusahaan. 1. mengurangi.id/ina/ourcompany/index. serta semua mitra kerjanya.Semua pabrik melaksanakan audit secara berkala dan menjalankan praktek-praktek terbaik di bidang perlindungan lingkungan. Untuk itulah maka kita berupaya membekali para karyawan agar mampu melibatkan diri mereka sepenuhnya. bersama-sama memainkan peranan penting dalam menerapkan kebijakan Perusahaan di bidang perlindungan lingkungan ini. tanggungjawab kami juga tertuju pada masyarakat Indonesia yang kehidupannya kami sentuh setiap hari. Mengembangkan dan menerapkan cara-cara meningkatkan efisiensi pemakaian sumber daya.coca-colabottling. kesehatan dan keselamatan kerja . dan 6. KEBIJAKAN LINGKUNGAN PT Coca-Cola Bottling Indonesia memiliki komitmen untuk senantiasa memahami. serta terus menerus menyempurnakan dan meninjaunya agar senantiasa sejalan dengan operasi perusahaan. 4. Senantiasa memasukkan pertimbangan-pertimbangan lingkungan dalam menyusun Business Plan (Perencanaan Bisnis) untuk memastikan bahwa pengelolaan masalah lingkungan selalu menjadi bagian yang integral dari Operasi Perusahaan. Tanggung jawab tersebut meliputi komitmen dalam menjalankan usaha dengan cara-cara yang menjaga kelestarian lingkungan dan menunjang kesehatan dan keselamatan kerja karyawankaryawan kami di tempat kerja. dan menciptakan lingkungan kerja yang aman bagi seluruh karyawan. Mendorong dan membekali karyawan agar mampu mengenali.co. 3. air. menggunakan kembali dan mengolah semua limbah yang ditimbulkan di dalam area kita sendiri.php?act=environmental . termasuk energi. Sumber : http://www.

pendekatan institusional dan pendekatan sosial ekonomi dan budaya. Dalam hal aspek fisik kimia. pengertian pembangunan berwawasan lingkungan dijelaskan sebagai upaya sadar dan berencana menggunakan dan mengelola sumber daya secara bijaksana dalam pembangunan yang berkesinambungan untuk meningkatkan mutu hidup.4 th. pengembangan industri nasional yang kita anut adalah pengembangan industri yang berwawasan lingkungan. Perusahaan telah menerapkan pengurangan jumlah limbah yang dibuang ke media lingkungan berdasarkan empat prinsip. Selain itu adanya kebijaksanaan untuk selalu memelihara hubungan yang sehat dan harmonis dengan masyarakat sekitarnya dan membantu pemerintah setempat dalam pelaksanaan PROKASIH sungai Musi. Di dalam melaksanakan kebijaksanaan perusahaan tersebut.5 th. pengambilan (recovery) dan pemanfaatan kembali (reuse) secara berkelanjutan menuju produksi bersih. PUSRI dengan segala kemampuannya akan terus menekan jumlah limbah dan meningkatkan mutu pengolahan limbah serta pengawasannya sampai pada tingkat yang lebih baik dan sesuai dengan peraturan dan baku mutu yang ditetapkan pemerintah. Adalah merupakan kebijakan PT Pusri untuk selalu memberikan prioritas terhadap pengelolaan lingkungan hidup dalam semua kegiatan operasi perusahaan. Tentang Perindustrian. Pengertian mnggunakan dan mengelola sumberdaya alam secara bijaksana berarti senantiasa memperhitungkan dampak kegiatan tersebut terhadap lingkungan serta kemampuan sumber daya untuk menoopang pembangunan secara berkesinambungan.Diposkan oleh aa kumis di 16:11 0 komentar Pengelolaan Lingkungan Hidup (PT Pusri) Komitmen untuk melaksanakan kegiatan industri berwawasan lingkungan dan berkelanjutan diwujudkan melalui pengelolaan sumber daya secara efektif dan efisien.1982 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup. Di dalam UU No. sistem daur ulang (recycle). guna mendukung prinsip-prinsip pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Mengambil contoh pengendalian limbah pabrik.1984. Dalam hal pembangunan industri tentunya tidak terlepas dari pengertian dan batasan seperti di atas. berbagai strategi telah ditetapkan guna mengintensifkan pengelolaan lingkungan melalui pendekatan yaitu pendelatan teknologi. yaitu: pengurangan dari sumber (reduce). UNIDO mengusulkan definisi Pembanguna Industri yang berwawasan lingkungan sebagai "Ecologically Sound and Sustainable Industrial Development" (ESSID) yaitu pola industrialisasi untuk meningkatkan kemakmuran generasi sekarang dan generasi yang akan datang tanpa merusak proses dasar ekologi. Sesuai dengan pasal 21 UU No. Untuk mencapai sasaran tersebut. . PT Pusri juga telah mengadopsi Sistem Manajemen Lingkungan ISO-14001 dengan melibatkan seluruh karyawan untuk berperan aktif dalam melakukan penyempurnaan mutu lingkungan.

Semen Padang. Acara sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran dari pihak industri bahwa mengelola lingkungan tidak hanya merupakan sumber pengeluaran. Sumatera Barat (semen) PT. Pekanbaru Riau pada tanggal 13 Mei 2009.php Diposkan oleh aa kumis di 16:03 0 komentar Sosialisasi Program Manajemen Lingkungan Berorientasi Keuntungan (MeLOK) di Pekanbaru Sosialisasi program Manajemen Lingkungan Berorientasi Keuntungan (MeLOK) telah diadakan di kantor PPLH Regional Sumatera. Pendekatan Institusional Guna meningkatkan mekanisme pengelolaan lingkungan. Kegiatan yang diselenggarakan oleh PPBN bekerjasama dengan PPLH Regional Sumatera ini dihadiri oleh peserta dari beberapa industri besar di wilayah Sumatera antara lain: PT.Aceh (pupuk) PT. Code. namun juga dapat menghasilkan keuntungan.Pendekatan Teknologi Sejalan dengan meningkatnya pengetahuan dan pengalaman Pusri yang didukung oleh perkembangan teknologi pengendalian limbah. Pupuk Sriwijaya. DI. Riau (kelapa sawit) PT. Sumatera Selatan (pupuk) PT. serta melakukan pengawasan pelaksanaan aturan (Standard. serta bekerjasama dengan unit kerja terkait melaksanakan usaha pengendalian terhadap dam[ak yang itmbul dengan prinsip meminimalkan dampak negatif dan memaksimalkan dampak positif. Sumatera Utara (kelapa sawit) . Socfindo. maka di dalam organisasi PT Pusri telah dibentuk Dinas Teknik Lingkungan yang berada di bawah Departemen Teknik Produksi yang mengintegrasikan penerapan aspek lingkungan ke dalam teknologi proses dan menangani permasalahan pengelolaan lingkungan dengan menerapkan ISO-14000. Pupuk Iskandar Muda.co. Salim Ivomas Pratama.id/index0603. Peraturan Pemerintah) tentang keselamatan lingkungan untuk mendapatkan jaminan keamanan lingkungan.pusri. Sumber : http://www. Pendekatan Sosekbud Usaha pembinaan wilayah dan aspek sosekbud dilakukan melalui pendekatan yang diwujudkan dalam bentuk kegiatan Bina Lingkungan khususnya terhadap warga sekitar kompleks Industri PT Pusri. maka upaya pengendalian limbah terus disempurnakan melalui penerapan "best practice technology" berdasarkan prinsip : Mengatasi limbah dari sumbernya Mengupayakan proses daur ulang yang maksimal Pemanfaatan limbah untuk proses lain Sunstitusi bahan dengan bahan yang non B3 Mengolah limbah sebelum dibuang ke lingkungan. Kegiatan ini pula pada dasarnya lebih mengarah kepada peningkatan dan pengembangan dampak positif dari adanya kegiatan PT Pusri.

.php?modul=detail&catID=6&key=166 19 Mei 2009 Diposkan oleh aa kumis di 15:59 0 komentar Manajemen Lingkungan Pabrik Cirebon (Indocement) Ringkasan Eksekutif: Pabrik Cirebon (Palimanan) mempertahankan akreditasi ISO 14000:1996 Sistem Manajemen Lingkungan untuk mengelola dampak buruk terhadap lingkungan sekitar dan masyarakat yang disebabkan oleh produksi semen. RAPP. pasir silika dan pasir besi. Perkebunan Nusantara 5. plastik. ban bekas. Pabrik Cirebon yang dioperasikan oleh Indocement. Acara yang dilaksanakan selama 1 hari tersebut diisi oleh narasumber dari PPBN dan PT.PT. yang keduanya digagas oleh pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kondisi lingkungan di Indonesia. Sumber : http://ppbn. Sumatera Utara (karet) PT. tanah liat. Proyek Mekanisme Pembangunan Bersih (MPB) terdiri termasuk atas pengenalan bahan aditif untuk penggilingan akhir. Rencana Kelola Lingkungan terdiri atas beberapa program manajemen lingkungan dan masyarakat yang diterapkan di Pabrik Citeureup. kertas. terdiri atas 2 (dua) tanur dan menempati lahan seluas 470 hektar termasuk lahan tambang. oli bekas. Proses produksi semen terdiri atas penambangan bahan baku. Riau (kelapa sawit & karet) MeLOK merupakan salah satu perangkat produksi bersih yang diperkenalkan PPBN kepada industri agar mampu mengelola lingkungan sekaligus mendapatkan keuntungan finansial dan organisasi pada perusahaan secara berkelanjutan.id/site/index. pendinginan. Riau (pulp & paper) PT. pengeringan. Pabrik ini berlokasi sekitar 20km barat Cirebon untuk mensuplai kebutuhan semen di daerah Jawa Barat dan sekitarnya.or. Asian Agri Group. Pabrik Citeureup memenuhi komitmen pengembangan pengawasan dan manajemen lingkungan sesuai dengan penilaian terhadap dampak lingkungan pada dokumen Rencana Kelola Lingkungan (RKL) dan Rencana Pengawasan Lingkungan (RPL). Acara tersebut mendapatkan antusias dari peserta industri untuk meminta informasi lebih lanjut dan konsultasi dari PPBN mengenai penerapan MeLOK di industrinya. pengantongan dan pengiriman. dan penggunaan bahan bakar alternatif. penggilingan. Termasuk juga manajemen respon terhadap perubahan yang berhubungan dengan proyek Mekanisme Pembangunan Bersih. Bridgestone Sumatera Rubber Estate. Intercallin yang merupakan salah satu industri yang telah sukses menerapkan MeLOK. dan lainnya. Perusahaan turut berpartisipasi dalam Program Langit Biru dan Program Proper. Beberapa bahan bakar alternatif yang dipertimbangkan seperti Biomas. tanur pembakaran. tekstil. Riau (kelapa sawit) PT. penggilingan akhir. Bahan baku utama adalah batu kapur. Penggunaan beberapa jenis bahan bakar ini dimaksudkan untuk keperluan penelitian dan perijinan dari pemerintah.

di wilayah Tangerang. Banten. Namun di balik kata lingkungan itu. kewajiban dan tanggung jawab. Betapa sedihnya melihat saudara kita yang terkena musibah ini.Emisi gas dan debu diakui sebagai dampak utama terhadap lingkungan pada industri semen.id/new_id/env-emp-crb.co. dan melihat kata. Jadi semua tindak dan tanduk manusia berawal dari lingkungan. Semarang dan tragedi yang tidak diinginkan yang terjadi di Situ Gintung.indocement. mengandung sejuta makna yang sangat erat kaitannya dengan kehidupan dan keberlangsungan hidup umat manusia. seperti kata lingkungan. Segala sesuatunya sangat erat kaitannya dengan lingkungan. bising dan getaran Air Permukaan dan Air Tanah Tanah dan Topografi Flora dan Fauna Material Berbahaya/Bekas Keselamatan dan Kesehatan Pekerja Konsultasi masyarakat dan Partisipasi Program Pengembangan Masyarakat: Pendidikan Sosial Budaya Infrastruktur Ekonomi Kesehatan Masyarakat Implementasi dari Rencana Kelola Lingkungan termasuk dalam ISO 14000 yang berakreditasi Sistem Manajemen Lingkungan Garis besar Sistem Manajemen Lingkungan adalah bertujuan dan berwawasan lingkungan. . Tantangan sosial muncul dari suatu kebutuhan sejumlah karyawan dan kebutuhan dari area penambangan. beberapa media menayangkan banjir yang ada di Kota Jakarta. begitu juga dengan kebutuhan akan sumber daya manusia dan finansial. Tampaknya kita sepele mendengar. perilaku. Perubahan proses yang disebabkan proyek MPB mungkin akan dirasakan buruk dan merusak lingkungan. Rencana itu terdiri atas: Udara. Bahkan menurut Bloom. Dewasa ini.asp 13 November 2009 Diposkan oleh aa kumis di 15:57 0 komentar Rusaknya Manajemen Lingkungan Kita RUSAKNYA manajemen lingkungan kita! Itulah kalimat yang terlintas dalam benak saya. Garis besar Rencana Kelola Lingkungan adalah serangkaian Rencana Pengawasan dan Mitigasi Dampak yang ditujukan pada lingkungan dan tantangan sosial. Penanganan material menyebabkan peningkatan tekanan pada infrastruktur transportasi setempat. derajat kesehatan terdiri dari empat faktor yakni lingkungan.. pelayanan kesehatan dan genetik. kebutuhan institusional. Sumber : http://www.

industri. dan dapat membunuh kehidupan anak dan cucu kita nantinya. baik yang tidak berbahaya maupun yang membahayakan kesehatan tubuh manusia. Semoga saja pesta demokrasi nanti. gas buang pabrik yang menghasilkan gas berbahaya seperti (CFC= Clour Flour Carbon). insenerator dengan berbagai jenis bahan bakar). maka kualitas yang ada di lingkungan kita menjadi menurun. Lagi dan lagi rakyat selalu kena tipu dengan muslihat pejabat yang seyogianya dipilih oleh rakyat. sulfur monoksida (SO). banyaknya janji–janji partai politik yang membawakan thema “perubahan” untuk rakyat. merupakan hasil dari pencemaran lingkungan. nitrogen dioksida (NO2). Pencemaran udara adalah suatu kondisi di mana kualitas udara menjadi rusak dan terkontaminasi oleh zat–zat. Dari segi bantuan. hanya menjawab dan meminta pertanggungjawaban pemerintah. Namun di Situ Gintung. Gas–gas pencemar udara utama adalah karbon monoksida (CO). rakyat harus paham dengan siapa yang dipilihnya. kompor. pembakaran (perapian. pencemaran air dan pencemaran tanah. beberapa warga mengaku sudah melaporkan kejadian ini kepada pemerintah daerah mengenai Tanggul yang mereka minta segera diperbaiki. Seolah–olah pemerintah yang harus menjaga kebersihan dan harus memadai dan membenahi lingkungan mereka. supaya kesehatan lingkungan menjadi optimal. merekalah yang harus menjaga dan melestarikannya.Mereka yang ditanyai komentar. baiklah pemerintah yang harus menolong dan memberi subsidi kepada rakyat yang terkena musibah. Antara lain pencemaran udara. sulfur dioksida (SO2). Dengan keadaan pencemaran lingkungan ini. Pencemaran udara yang dihasilkan melalui kegiatan manusia adalah transportasi. Tetapi lagi-lagi kesiapan pejabat berwenang kurang sigap dalam menanggapi keluhan warga dan tidak dapat merealisasikannya. Pencemaran udara sering dari kita mungkin sudah dan atau sering terpapar dengan gas pencemar udara yang mungkin ada di sekitar tempat tinggal kita. Pencemaran Udara Sebelum kita memulai tahapan pencemaran lingkungan yang terklasifikasi. yang pertama pencemaran udara. Seperti sekarang ini. dan pengalaman ini mungkin sudah pernah atau sering kita jumpai di lingkungan kita sendiri. Pencemaran lingkungan sendiri terbagi menjadi beberapa klasifikasi. karbon diosida (CO2). furnace. nitrogen monoksida (NO). pembangkit listrik. . Kalau kita sadari lingkungan harus erat kaitannya dengan individu itu sendiri karena. Setelah kejadian di Situ Gintung banyaknya partai politik yang menawarkan bantuan untuk rakyat. Sejatinya pencemaran lingkungan ini akan mempercepat kita untuk mengakhiri hidup kita di bumi ini. Klasifikasi Pencemaran Lingkungan Dengan musibah banjir yang dirasakan saudara kita yang ada di Jakarta dan di Semarang.

Sebagai warga negara dan umat manusia yang baik. bahkan kita mengabaikan kesehatan kualitas air yang ada di lingkungan kita. serta limbah industri yang dibuang langsung ke tanah secara tidak memenuhi syarat (illegal dumping). serta peran serta masyarakat dan instansi pemerintah terkait. penggunaan energi yang efisien. Pencemaran air adalah suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air seperti danau. Dan pencemaran air sangat sering tejadi di lingkungan kita sendiri. pada air comberan dapat menyebabkan peningkatan kebutuhan oksigen pada air yang menerimanya yang mengarah pada berkurangnya oksigen yang dapat berdampak buruk pada seluruh ekosistem yang ada di air. marilah kita menjaga kebersihan lingkungan kita. Penanganan dari pencemaran air dapat kita lakukan yakni bagi rumah tangga menggunakan deterjen secukupnya. mengurangi emisi kendaraan dan industri. Pencemaran air sering di jumpai di wilayah industri yang membuang limbahnya dengan berbagai macam polutan seperti logam berat. Dan jangan pilih caleg yang merusak lingkungan. Kita dapat mencegah serta dapat meminimalisir supaya tidak terjadi pencemaran lingkungan baik udara. nutrien dan padatan. Remediasi adalah kegiatan untuk membersihkan permukaan tanah yang tercemar. bakteri). setiap pabrik dan kegiatan industri sebaiknya memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). dan memilah sampah organik dari sampah anorganik. Penutup Pencemaran lingkungan yang kita bahas yakni pencemaran udara. Bioremediasi adalah proses pembersihan pencemaran tanah dengan menggunakan mikroorganisme (jamur. Penanganan dari pencemaran tanah dapat kita lakukan penanganan remediasi dan bioremediasi. kita juga dapat menjumpai pencemaran air yang terjadi di lingkungan sekitar kita. lautan. toksin organik. Pencemaran tanah ini merupakan hasil kegiatan manusia yang mencemari tanah yakni dari tempat penimbunan sampah. Contoh dari pencemaran air. dan tanah. Pencemaran tanah merupakan keadaan di mana bahan kimia buatan manusia masuk dan merubah lingkungan tanah alami. Sumber : M Iqbal Rizky Lbs AmKep Penulis adalah mahasiswa ekstension S-1. Supaya kita warisi kehidupan kita kepada anak dan cucu kita kelak. sungai.Pencemaran Air Setelah pencemaran udara. minyak. Penanganan untuk pencemaran udara dapat kita lakukan yakni dengan penghijauan. Jadi marilah kita jaga kelestarian lingkungan kita dengan sebaik-baiknya. air tanah akibat aktivitas dan ulah manusia. Pencemaran Tanah Yang terakhir mengenai pencemaran tanah. pencemaran air dan pencemaran tanah. Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) . air.

KLH NAEM About Me aa kumis .State of Rhode Island Env Mng .AAU GEMI GIS for Env Mng Inst of Env Mng & Ass ISO 14000 ISO 14000 / ISO 14001 Env Mng Guide Meneg LH Mining Env Mng Mnj Lingk .com/2009/04/06/rusaknya-manajemen-lingkungan-kita/ 6 April 2009 Diposkan oleh aa kumis di 15:51 0 komentar Posting Lama Beranda Langgan: Entri (Atom) Free Music Manajemen Lingkungan • • • • • • • • • • • • Bapedal DKI Dept of Env Mng .medanbisnisonline.http://www.

.. Penerapan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 Di... Manajemen Lingkungan ISO 14001:2004 Sistem Manajemen Lingkungan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 dan Proper K...Lihat profil lengkapku Blog Archive • ▼ 2009 (17) ○ ▼ November (17)                  Perkembangan Program SML ISO 14001 di Indonesia Manajemen Lingkungan.. Design by: FinalSense ... Audit Sistem Manajemen Lingkungan Dokumentasi Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001 Analisa Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14000 dan .... Identifikasi Dorongan Manajemen Lingkungan dan Man.. ISO 14000 dan AMDAL Komintmen Pada Lingkungan (PT Coca-Cola Bottling I. Manajemen Lingkungan Pabrik Cirebon (Indocement) Rusaknya Manajemen Lingkungan Kita Pelatihan Sistem Manajemen Lingkungan (Environment. Pengelolaan Lingkungan Hidup (PT Pusri) Sosialisasi Program Manajemen Lingkungan Berorient..

termasuk manusia dan perilakunya. dan produktivitas lingkungan hidup. stabilitas. zat. energi. Sumber Daya adalah unsur lingkungan hidup yang terdiri atas sumber daya manusia. ke dalam proses pembangunan untuk menjamin kemampuan. kesejahteraan. Mutu Lingkungan Hidup adalah ukuran batas atau kadar makhluk hidup. daya. dan mutu hidup generasi masa kini dan generasi masa depan. Ekosistem adalah tatanan unsure lingkungan hidup yang merupakan kesatuan utuk menyeluruh dan saling mempengaruhi dalam membentuk keseimbangan. pemeliharaan. energi. Pencemaran Lingkungan Hidup adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup. termasuk sumber daya. zat. Pelestarian Daya Tampung Lingkungan Hidup adalah rangkaian upaya untuk melindungi kemampuan lingkungan hidup untuk menyerap zat. energi. pengembangan. Pelestarian Daya Dukung Lingkungan Hidup adalah rangkaian upaya untuk melindungi kemampuan lingkungan hidup terhadap tekanan perubahan dan/atau dampak negatif yang ditimbulkan oleh suatu kegiatan agar tetap mampu mendukung perikehidupan manusia dan makhluk hidup lain. atau komponen yang ada dan/atau unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya dalam suatu sumber daya tertentu sebagai unsur lingkungan hidup. yang mempengaruhi kelang-sungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain. pemulihan. yang memadukan lingkungan hidup. dan sumber daya buatan. sumber daya alam. dan makhluk hidup. energi. Daya Tampung Lingkungan Hidup adalah kemampuan lingkungan hidup untuk menyerap zat. pemanfaatan. keadaan. dan/atau komponen lain yang dibuang ke dalamnya.Lingkungan Hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda. Pelestarian Fungsi Lingkungan Hidup adalah rangkaian untuk memelihara kelangsungan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup adalah kajian mengenai dampak . baik hayati maupun non hayati. pengawasan. Dampak Lingkungan Hidup adalah pengaruh perubahan pada lingkungan hidup yang diakibatkan oleh suatu usaha dan/atau kegiatan. Pembangunan Berkelanjutan yang Berwa-wasan Lingkungan Hidup adalah upaya sadar dan terencana. dan atau komponen lain yang masuk atau dimasukkan ke dalamnya. dan pengendalian lingkungan hidup. dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan ling-kungan hidup tidak bisa berfungsi lkagi dalam menunjang pembangunan berkelanjutan. Pengelolaan Lingkungan Hidup adalah upaya terpadu untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup yang meliputi kebijaksanaan penataan. Daya Dukung Lingkungan Hidup adalah kemampuan lingkungan hidup untuk mendu-kung perikehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya.

besar dan penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan. .

Pembangunan Berkelanjutan yang Berwa-wasan Lingkungan Hidup adalah upaya sadar dan terencana. Sumber Daya adalah unsur lingkungan hidup yang terdiri atas sumber daya manusia. stabilitas.Lingkungan Hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda. dan/atau komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan ling-kungan hidup tidak bisa berfungsi lkagi dalam menunjang pembangunan berkelanjutan. zat. termasuk sumber daya. energi. atau komponen yang ada dan/atau unsur pencemar yang ditenggang keberadaannya dalam suatu sumber daya tertentu sebagai unsur lingkungan hidup. Pengelolaan Lingkungan Hidup adalah upaya terpadu untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup yang meliputi kebijaksanaan penataan. Pelestarian Daya Dukung Lingkungan Hidup adalah rangkaian upaya untuk melindungi kemampuan lingkungan hidup terhadap tekanan perubahan dan/atau dampak negatif yang ditimbulkan oleh suatu kegiatan agar tetap mampu mendukung perikehidupan manusia dan makhluk hidup lain. dan makhluk hidup. keadaan. pengawasan. Daya Tampung Lingkungan Hidup adalah kemampuan lingkungan hidup untuk menyerap zat. ke dalam proses pembangunan untuk menjamin kemampuan. dan pengendalian lingkungan hidup. yang memadukan lingkungan hidup. pengembangan. dan atau komponen lain yang masuk atau dimasukkan ke dalamnya. Pelestarian Daya Tampung Lingkungan Hidup adalah rangkaian upaya untuk melindungi kemampuan lingkungan hidup untuk menyerap zat. pemulihan. energi. kesejahteraan. yang mempengaruhi kelang-sungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain. sumber daya alam. Pelestarian Fungsi Lingkungan Hidup adalah rangkaian untuk memelihara kelang-sungan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup adalah kajian mengenai dampak besar dan penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan. energi. dan sumber daya buatan. Mutu Lingkungan Hidup adalah ukuran batas atau kadar makhluk hidup. zat. baik hayati maupun non hayati. dan/atau komponen lain yang dibuang ke dalamnya. ringkasringkas Jan 26th Posted by industri16victor in ringkasan modul . pemeliharaan. dan produktivitas lingkungan hidup. energi. Pencemaran Lingkungan Hidup adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup. termasuk manusia dan perilakunya. pemanfaatan. daya. Dampak Lingkungan Hidup adalah pengaruh perubahan pada lingkungan hidup yang diakibatkan oleh suatu usaha dan/atau kegiatan. Daya Dukung Lingkungan Hidup adalah kemampuan lingkungan hidup untuk mendu-kung perikehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. dan mutu hidup generasi masa kini dan generasi masa depan. Ekosistem adalah tatanan unsure lingkungan hidup yang merupakan kesatuan utuk menyeluruh dan saling mempengaruhi dalam membentuk keseimbangan.

O3 dan CO. intensitas dan lamanya pemaparan. keramik.NO2. juga status kesehatan penduduk yang terpapar. intensitas dan pemaparan. CO beraffianitas tinggi terhadap Hb sehingga mampu mengganti O2 dalam darah yang menuju ke sistem pembuluh darah dan jantung serta persarafan. arah angin.SO2. hidung dan tenggorokan dan penyebab sakit kepala. proses pembakaran. dengan penduduknya yang sangat padat (27000/km2 ditahun 1990) sebagai bahan bakar utama adalah arang batubara yang mempunyai konsentrasi SO2. SPM.industri. persarafan. . Beijing. merusak fungsi hati dan ginjal dan penyebab kerusakan syaraf. dan O3 yang berasal dari daerah – daerah industri. suhu dan cuaca.HS. dalam musim dingin yang berat. Emisi asap mobil diestimasi sampai 1200 ton/tahun. dimana sumber polusi udara berasal dari pemanasan rumah-rumah. Pemantauan kualitas udara di India yang dipantau oleh jaringan NEER (National Environmental Engineering Research Institute). Kairo. pabrik semen dan lainnya. ringkasringkas Jan 26th Posted by industri16victor in ringkasan modul No comments manajemen lingkungan Sistem manajemen lingkungan memberikan mekanisme untuk mencapai dan menunjukkan . Zat-zat pencemar yang paling sering dijumpai adalah: SO2. curah hujan hanya 22mm rata-rata pertahunnya GMS memantau TSP(500-1100 ug/m3) dan SPM. SPM.testil dan plastik. gelas. . tetapi juga dengan cara-cara pemaparan lainnya seperti: meminum air yang terkontaminasi dan melalui kulit. pembuluh darah. Beberapa Kasus Yang Telah dimonitor : . Dampak yang paling utama adalah terhadap kesehatan manusia terutama pada sistem pernapasan. Emisi berasal dari proses pembakaran. debu yang terkira banyaknya. Dijumpai lebih dari 450 pabrik industri metal.sebagai parameter adalah .SPM dan CO yang tinggi.Pb menghambat sistem pembentukan Hb dalam darah merah. Pengaruh-pengaruh langsung dari polusi udara terhadap kesehatan manusia tergantung pada. Faktor-faktor yang mempengaruhi distribusi dan transport zat polutan ini adalah: letak topografi daerah. pembuangan limbah padat. ringkasringkas Jan 26th Posted by industri16victor in ringkasan modul No comments Dampak Polusi Udara Dampak memberikan pengaruh yang merugikan bagi kesehatan manusia. sumsumtulang.Banyak kota-kota besar didunia kualitas udaranya memburuk karenatercemar oleh: zatzat pencemar yang sumbernya berasal dari pabrik-pabrik industri. Ozon dapat mengiritasi mata. hati dan ginjal. Pb. dengan iklim gurun dan panas tinggi. bukan saja dengan terhisap langsung. Umumnya sebagian besar zat-zat polutan udara ini langsung mempengaruhi sistem pernafasan dan pembuluh darah. NO dan NO2. kendaraan bermotor.No comments Pemantau Kualitas Udara Sebagai kunci dari prioritas pemantauan zat polutan adalah resikonya terhadap kesehatan manusia.

Sistem tersebut juga dapat digunakan untuk mengantisipasi perkembangan tuntutan dan peningkatan performasi lingkungan dari konsumen.Agar dapat dilaksanakan secara efektif. . Standar yang telah diadopsi tersebut diantaranya : 1. Kebijakan Lingkungan : pernyataan tentang maksud kegiatan manajemen lingkungan dan prinsip-prinsip yang digunakan untuk mencapainya. pengukuran dan audit.. maka Kementerian LH bekerjasama dengan BSN telah melakukan adopsi terhadap beberapa Standar Internasional ISO 14000 menjadi Standar Nasional Indonesia (SNI). melalui upaya pengendalian dampak lingkungan dari kegiatan. komunikasi. sistem manajemen lingkungan harus mencakup beberapa unsur utama sebagai berikut : . .Sistem Manajemen Lingkungan-Spesifikasi dengan Panduan Penggunaan (SNI 19-140011997) 2.Last » • Top of Form Search Bottom of Form . .performasi lingkungan yang baik. produk dan jasa. training. Kajian manajemen : kajian tentang kesesuaian daan efektivitas sistem untuk mencapai tujuan dan perubahan yang terjadi diluar organisasi (Bratasida. ringkasringkas Jan 26th Posted by industri16victor in ringkasan modul No comments ISO Untuk menfasilitasi penerapan standar ISO 14001 di Indonesia dan mempermudah penerapan dilapangan serta untuk menyamakan persepsi mengenai pelaksanaannya. 1996).. wewenang dan tanggung jawab. dokumentasi.Pedoman Audit Lingkungan-Prinsip Umum (SNI 19-1410-1997) 4. Implementasi : mencakup struktur organisasi.Pedoman Audit untuk Lingkungan – Kriteria Kualifikasi untuk Auditor Lingkungan (SNI 1914012-1997) 12345»10. . Perencanaan : mencakup identifikasi aspek lingkungan dan persyaratan peraturan lingkungan hidup yang bersesuaian.Pedoman Untuk Pengauditan Lingkungan – Prosedur Audit – Pengauditan Sistem Manajemen Lingkungan (SNI 19-14011-1997) 5. Pemeriksaan reguler dan Tindakan perbaikan : mencakup pemantauan. penentuan tujuan pencapaian dan program pengelolaan lingkungan. kontrol dan tanggap darurat. serta untuk memenuhi persyaratan peraturan lingkungan hidup dari Pemerintah.Sistem Manajemen Lingkungan-Pedoman Umum Prinsip Sistem dan Teknik Pendukung (SNI 19-14004-1997) 3.

sekalilagi terimakasih • My latest tweets ... (0) ○ dampak pencemaran lingkungan (0) ○ polusi udara (0) ○ prosedural amdal (0) ○ kegunaan amdal (0) ○ analisis dampak lingkungan (0) ○ reaksi pihak pelaku industri (0) ○ sampah (0) ○ bumi yang semakin ditinggalkan (0) ○ industri16victor: terimakasih sbelumnya.maaf kalau hanya ini yang baru bisa saya buat..• ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ Recent comments Popular posts Archives Tags Categories kumpulan artikel (12) pemahaman jurnal (6) pertanyaan dan catatan (50) presentasi (4) ringkasan modul (51) Uncategorized (4) ○ February 2011 (6) ○ January 2011 (93) ○ December 2010 (26) ○ November 2010 (1) ○ October 2010 (1) ○ manusia dan lingkungan (1) ○ Dampak Pertanian Industrial.

me/p6aDv-kvabout 1 week ago @joshbetz Patches welcome.WordPress 97164 followers ○ ○ ○ ○ Elance declares WordPress "The Undisputed Champ of Content" http://wp.about 1 week ago Follow me on Twitter! • User Login Top of Form User Password Login Remember me http://industri16vi Bottom of Form ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ Register Lost your password? Documentation Plugins Suggest Ideas Support Forum Themes Universitas Mercu Buana WordPress Blog WordPress Planet • Blogroll . that's @wordpressdotcom. @wordpress is the open source project.about 1 week ago @mrsdexter FYI. it's on @wordpressdotcom. if you have the skills!about 1 week ago @pricelessjunk For future reference. @wordpress is the open source project.

biasanya kaya akan fosil. yakni binatang karang. Foto yang terpampang di atas adalah bagian kecil dari rangkaian pegunungan Kidul. Dengan demikian daerah kapur itu sebelumnya merupakan laut.Penambangan Batu Kapur Penambangan Batu Kapur Pegunungan kapur merupakan gejala khas di daerah Karst. Apakah ada dampak ekologis? Jelas ada tentunya. Organisme yang dimaksud adalah organisme laut. Daerah kapur sebagai batuan sedimen. khusunya di Jawa Timur. dan pegunungan Kidul (pegunungan Kapur Selatan). batu kapur sebagai bahan galian termasuk dalam bahan galian golongan C. Di pulau Jawa. yakni cangkul. linggis. bukit kapur berketinggian lebih dari 750m di atas permukaan laut ini roboh dan hancur. Menurut Undang-undang Nomor 11 Tahun 1976 tentang Pertambangan. Gambar tersebut merupakan wujud pemanfaatan batuan kapur sebagai bahan galian. di samping kalau kualitas kapurnya bagus biasanya . namun mereka mampu dan berani merobohkan batuan kapur yang terjal nan kokoh ini. Peralatan yang digunakannya hanya peralatan-peralatan sederhana. Sebenarnya yang mereka cari adalah bongkahan-bongkahan batu kapur yang biasanya untuk pondasi bangunan atau untuk pengeras jalan.00 sampai senja hari (sekitar pukul 17. Pelan tetapi pasti. Pegunungan kapur tersebut adalah pegunungan Kapur Utara. Berdasarkan yang mengusahakan penambangan batuan kapur ini diusahakan oleh rakyat.00). tepatnya di daerah Malang Selatan. Daerah kapur ini tersusun dari batuan kapur (lime stone) dengan mineral penyusun utamanya adalah kalsium karbonat (CaCO3). ganco. Belum lagi dampak runtuhnya batuan kapur pada areal pertambangan. Solum tanah yang relatif tipis (5cm-10cm) akan semakin mudah terkoyak dan yang tersisa adalah pemandangan yang gersang. sekitar pukul 8. Batuan kapur tergolong batuan sedimen yang dalam pembentukannya dipengaruhi oleh peranan organisme. dikelompokkan menjadi tiga rangkaian pegunungan kapur. pegunungan Kapur Tengah yang sering disebut pegunungan Kendeng. dan beberapa peralatan bantu lainnya. Dalam melakukan penambangan kapur. Biasanya mereka bekerja mulai dari pagi. masyarakat setempat bekerja secara berkelompok antara tiga sampai sepuluh orang. Walau dengan menggunakan alat sederhana dan seadanya.

000.000. Hasilnya tidak seberapa.- .. Pendapatan mereka setiap hari berkisar sekitar Rp 30.sampai Rp 75.akan menjadi bahan mentah dalam industri gamping.

: Hujan deras air dari timur. dampak buruk penambangan karst mulai muncul. Kekeringan. ia hendak membangun kandang ternak. Kolam Nila.Pabrik Semen Datang. kehilangan puluhan hektar lahan taninya. Rumah dia. Di sana berdiri Pabrik Semen Gresik. utara datang jadi satu. amblas punan. Tapi puluhan ribu hektar diantaranya sudah habis dikeruk. rusak akibat banjir. Salah satunya Marsudi. mati. gurame. Namun izin pendirian pabrik semen terus dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Tuban demi menggenjot pemasukan daerah. kidul. Kolam Lele.... untuk bahan baku semen. juga 60 perusahaan penambangan batu kapur. tombro. Di musim . terpal satu wong hanya untuk 2 keluarga. warga Desa Birbin. warga Desa Mliwang... memutuskan kolam belakang rumah. Total mungkin sekitar 18 juta hilang. Rumah mereka digenangi lumpur setinggi setengah meter. Total menawi nggih 18 juta. Satu per satu. nila. lele. [Suara air] Banjir yang terjadi akhir Januari lalu menyebabkan 3 desa di Kabupaten Tuban. Kontributor KBR68H Didi Syahputra berbincang dengan warga sudah merasakan akibat menghilangnya karst dari Tuban. Ia mengayunkan cangkulnya berkali-kali di lantai kolam ikan yang dindingnya sudah runtuh. ( Nggak berani di rumah. ). [( Hujan deres toyo saking etan. Ia akan membongkar kolam ikannya yang hancur akibat terjangan banjir. menjadi pengalaman baru bagi warga setempat.tempat air itu untuk persediaan) Sekitar 30 kilomter dari desa mereka. 2010 at 9:49am Tuban di Jawa Timur adalah wilayah yang kaya karst.(dari apa?). Aktivitas pertanian di Kecamatan Merakurak dan Kerek pun mandek. dibasahi keringat. BLOK 1 [Suara orang mencangkul] Lengan Marsudi yang kurus tampak berkilat. Banjir. tepatnya di Desa Margorejo.] Sementara Saniyah. ler tempuk dados setunggal terus ambleg niku terus medotne blumbang wingking griyo. juga rumah ratusan warga lainnya. Jawa Timur tergenang. Karst Tuban Hilang by SAGA KBR68H on Thursday.. Lantas runtuh. Warga mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.anu. kekeringan serta menjangkitnya penyakit karena nyamuk.. hilang sudah semua. tombro gurame. justru sebaliknya. Sebagai gantinya. alias pegunungan kapur. Mata air yang selama puluhan tahun jadi andalan warga. amblas sedoyo punan. dari terpal. jadi ya saya membuat tenda di belakang rumah. Kalau yang itu. Ratusan hektar lahan pertanian rusak dan usaha kolam ikan yang dikelola warga musnah. Lahan pertanian kerontang.. March 11.

Kecamatan Merakurak. warga Desa Birbin. Tanah di Kecamatan Merakurak. Hamparan tanah milik Perhutani ini dulunya hijau kini tampak putih. wedus) Kekeringan dan banjir jadi pengalaman baru bagi warga Kabupaten Tuban bagian barat. tak bisa lagi menyandarkan hidup keluarganya pada tanah. (Kawasan Karst sangat penting bagi kehidupan.hujan seperti sekarang ini. (Saat ini warga nggak tahu lagi mas. Di sebuah penelitian di tahun 2002. kata Edy Toyibi. Trus disuruh ini ikut gitu aja. kadang kadang kalau pemerintah itu anu gini nanam ini saya ikut gitu aja. (Karena ada gusuran itu jadi nggak bisa tani. kini menjadi nelayan. kata Edy. tata simpan hidrologi sangat berpengaruh. kata Santoso. sekaligus mengamankan hutan dari penjarahan. Kini kondisi telah berubah. di tempat bekas penambangan batu kapur. warga malah kesulitan air. Bahkan kami harus mandi bersama sapi. Sungai sungai yang saat ini ada itu dimanfaatkan untuk keperluan rumah tangga. Mereka bercocok tanam di sekitar hutan. eksploitasi besar-besaran tanah gamping sebagai bahan baku semen. Kerek dan Jenu kering dan tandus. Banjir terjadi di mana-mana. dan bangunan pabrik semen. makannya dari mana gitu lo. hanya tanah gamping sisa penambangan kapur. menggenangi desa dan lahan pertanian. Cara menyambung hidup kan sulit kalau nggak tani. Lahan pertanian milik Perhutani telah beralih fungsi jadi area penambangan batu gamping. batuan kapur atau kawasan Karst itu mampu menyimpan air dalam 1 meter kubik itu 190 liter. Himpunan Kegiatan Speleologi Indonesia. Air hujan menyisakan kubangan raksasa. warga Desa Margorejo. daerah ini dikenal sebagai pemasok padi dan palawija terbesar untuk wilayah barat Jawa Timur. Semula banyak tanaman tumbuh di sana. Di sana itu kan tanahnya itu kan cuma pas pasan gitu. lembu. kalaupun toh harus membuat sumur. untuk minum. ini akan mengurangi cadangan air di kawasan Karst ) Tergerusnya kawasan karst menyisakan tanah tandus. Setiap hujan turun. air semua susah. karena dalam artian secara material eksploitasi bahan tambang Semen Gresik tersebut juga mengambil batuan batuan kapur ) Sebelum PT Semen Gresik beroperasi. warga di Tuban bagian barat kebanyakan bekerja sebagai pesanggem atau buruh tani. tukang becak atau buruh bangunan. kawasan Karst mampu menyimpan air untuk kehidupan masyarakat yang tinggal di kawasan Karst atau kawasan kapur. Dari aspek hidrologi. Jadi bisa dibayangkan kalau itu tereksploitasi terus menerus oleh penambangan kecil maupun skala besar. Kini. Terus tata simpan dibawah permukaan. Ketua Bidang Sains dan Konservasi. di samping itu kan untuk menyambung hidup awake . Kepengennya kan kita ini boleh bercocok tanam di tanah milik Perhutani. Kini buruh tani jadi profesi langka. pedagang. air tak bisa lagi diserap tanah. Jadi kerjanya awak awak dewe ini cuma mengabdi disitu. Puluhan tahun lalu. Muryono. minimal kedalamannya harus 40 meter. Speleologi adalah ilmu tentang gua dan lingkungan sekitarnya. Yang semula petani. ( Dulu tidak seperti ini. Artinya eksploitasi tambang Semen Gresik mengubah morfologi permukaan dari tanah kapur yang semula dataran memanjang menjadi cekungan-cekungan besar. Penyebabnya.

Desa inilah yang selama puluhan tahun menjadi area penambangan batu gamping untuk bahan baku semen. Dalam siklus alam. Adi Waluyo. UNESCO. Dokter Subagyo dari RSUD Tuban mengatakan. maka kelelawar yang semula tinggal di dalamnya kehilangan rumah. ada 50 yang endemis. Puluhan desa di Tuban kini dinyatakan sebagai daerah endemis demam berdarah dan chikungunya. Pada 2000 lalu. Dengan bentuk yang keras. alat pengeruk hidrolik dan truk) BLOK 2 (Suara mesin diesel. ada gua dan sungai bawah tanah. Kata mereka. Untuk kecamatan. Namun sebagian besar telah dihancurkan untuk bahan baku semen. Mengapa begitu? (Suara mesin diesel. Kini tinggal tiga gua yang tersisa. Alhasil begitu kelelawar hilang. alat pengeruk hidrolik dan truk) Suara mesin diesel. kata Ketua LSM Cagar Tuban. ratusan truk berisi batuan gamping yang telah dikeruk dari perbukitan kapur. setara dengan Gua Mamoth di Amerika Serikat. kelelawar berperan untuk memakan nyamuk. (Keadaan hidrologi gua itu sekarang sudah menjadi semacam lorong fosil mas. Batu batu stalagtit. Begitu pula jumlah wilayah endemis demam berdarah. jadi sifatnya yang tahun ini ada kemudian tahun depan nggak ada. Setiap hari. jumlah pasien dua penyakit ini bertambah dari tahun ke tahun. alat pengeruk hidrolik dan truk pengangkut batuan gamping terdengar hampir di semua sudut Desa Mliwang. bergerak menuju pabrik Semen Gresik di Kecamatan Kerek. . warisan dunia versi Badan PBB. Yang sporadis. dari 24 kecamatan itu 17 kecamatan yang sudah terkena ) Meski warga sudah kena getahnya. di atas lapisan tanah yang tipis bisa tumbuh aneka tanaman. dan vegetasi diatasnya sudah terekploitasi juga ke ujung lorong semua itu. stalagmit itu sudah mengering semua dan coklat. Sementara di bawahnya. kelompok penjelajah gua dari 6 negara Eropa mendapati belasan gua di Tuban mempunyai stalagmit dan stalaktit yang indah. Pemerintah Kabupaten Tuban justru terus mengeluarkan izinizin baru penambangan kapur di sana. Jadi intinya kalau secara hidrologi sudah mengering ) Karena gua tak lagi ada. (Suara mesin diesel. tahun depannya lagi ada itu 217. alat pengeruk hidrolik dan truk) Karst atau batuan gamping adalah bentang alam yang unik. maka penyakit bersumber nyamuk mulai merebak.dewe sak keluarga gitu ) Tuban tak hanya kehilangan bentangan tanah karst. Tapi juga kehilangan puluhan gua yang indah. ( Desa endemis dari 344 desa yang ada.

Kabupaten Tuban memiliki 123 ribu hektar karst berupa pegunungan kapur. pemakaian kapur naik lebih dari 100 persen. Pemkab mengklaim tak ada potensi kerusakan lingkungan akibat penambangan karst di daerah mereka. Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Tuban. Single Continuos Bank itu ditambang seluruhnya baru direklamasi. ( Amdal itu pada hakekatnya adalah kajian ilmiah bukan kajian orang awam. Kepala Bidang Mineral dan Pengawasan Air Bawah Tanah. Bambang Irawan. Air itu lantas keluar lewat retakan-retakan celah gua. Tuban mendulang pendapatan daerah sampai 100 miliar rupiah per tahun. Penguasanya adalah pabrik semen PT Semen Gresik yang berdiri sejak 18 tahun lalu. (Suara air) Selain sebagai sumber air. alat pengeruk hidrolik dan truk) Analisis dampak lingkungan sudah ada.Keunikan lain dari karst adalah kemampuannya menyimpan air... kebutuhan air masyarakat di 3 kecamatan di Kabupaten Tuban bergantung sepenuhnya pada mata air alami pada tanah karst.. Debitnya pun stabil. Darno. Karenanya. itu amdal disusun dengan Single Continuos Bank. Penyusunnya itu seorang ahli dan penelitinya adalah seorang pakar. 40 juta ton semen dibutuhkan untuk industri nasional. meski tengah musim kemarau. seperti batu kapur. ( Untuk SG itu kan kita minta batu atau bahan tambang yang dibutuhkan itu berapa. tapi pandangan seorang ahli itu memang dibuat seperti itu untuk mengurangi limpasan air ) . 1 meter kubik karst diperkirakan sanggup menampung air sampai hampir 200 liter. Dari penambangan kapur inilah. semua beramairamai mendukung rencana perluasan area penambangan batu kapur oleh PT Semen Gresik seluas 800 hektar. Pemerintah Tuban sadar betul akan potensi kapur di daerah mereka. Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian. BPLHD Tuban. alias menjadi 163 juta ton. Kalau Semen Gresik pada posisi sekarang masih taat pada posisi amdal yang disusun. Apalagi setiap tahun juga dilakukan penelitian soal ada tidaknya kerusakan lingkungan akibat penambangan kapur. tanah karst menjadi sumber kapur yang dibutuhkan pabrik semen.contoh ya .500 kilometer persegi. Mata air di sana berkualitas tinggi karena mengandung mineral yang terdapat pada karst. Tahun 2009.. Tapi realisasinya lebih ) Pembangunan ikut menggenjot makin tingginya kebutuhan akan semen. membentang sepanjang 1. tanah liat itu sekitar 18 milyar 250 juta rupiah itu tagetnya SG. Holcim dan Garuda. Pemkab Tuban juga sudah meneken izin pembangunan 2 pabrik semen baru. Walaupun pandangan kita itu sangat panas. kata Badan Lingkungan Hidup Tuban. Karena amdal yang disusun saat tambang batu kapur seluas 700 hektar di Mliwang. Jadi . Tak heran. Laju kebutuhannya mencapai 19 persen per tahun. 5 tahun belakangan. Apapun hasil dari kajian itu adalah sesuatu yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Ternyata dari target SG sendiri dengan realisasi itu memang kebanyakan lebih besar realisasinya. (Suara mesin diesel. untuk keseluruhan untuk produksi semen..

Tri Martoyo meminta polemik soal ini dihentikan saja. Dan malah berkurangnya air tanah itu disebabkan karena untuk pengairan irigasi masyarakat yang disedot beberapa titik yang debitnya terlalu besar. sebenarnya debit air tidak banyak berkurang kok. Saat kemarau panjang sekalipun. Padahal gua itu sangat penting bagi keberadaan sumber mata air. kajian Badan Lingkungan Hidup maupun . Kalau pakai air justru malah boros. Rusaknya Gua Bulan misalnya. Kata dia. tidak berkurang. Tapi kalau secara global air dimanapun ini berkurang secara otomatis dengan adanya Global Warming dan lain sebagainya ) Setiap tahun. bukan karena penambangan kapur. ( Sampai saat ini kita nambang yang hampir 20 tahun masyarakat tidak ada yang mempermasalahkan masalah itu. ( Kalau Semen Gresik terus memaksakan perluasan diri 800 hektar jelas akan mempengaruhi krisis air. Kini lebih dari 30 sumber air mati. mengeluarkan 1. BPLHD Tuban. ( Jadi perlu saya sampaikan dan perlu saya jelaskan. Tapi ulah petani. maka serta merta penggerusan kapur ikut menghilangkan sumber air warga setempat. Bambang Irawan. ( Kalau berdasarkan pemantauan kami dan semen. diharapkan bisa ikut menggenjot program Inpres Desa Tertinggal IDT yang sejak tahun lalu digalakkan di 300-an desa. Potensi kapur yang sangat besar di Tuban itu. Kandungan air didalam tanah itu juga tidak ada masalah. debitnya tetep di sumur pantaunya semen itu. mengakibatkan turunnya debit mata air di sana. di karst Tuban terdapat 150-an mata air yang terus mengalir konstan di segala musim. Apalagi jika kelak areal penambangan diperluas 800 hektar. Kalau kita dekatkan secara ilmiah bahwa kawasan batuan kapur itu mampu menyimpan air. Juru Bicara Pemkab Tuban. yang menyedot air tanah berlebihan. karena harus dikeringkan dulu. Di sana kan ada sumur pantaunya ada 4 kalau tidak salah. penambangan kapur akan diteruskan karena belum ada bukti kerusakan kawasan karst di Tuban bagian barat.Himpunan Kegiatan Speleologi 2 tahun lalu mencatat. Artinya kondisinya dimanapun di dunia ini air sulit tidak hanya di Kerek. Edy Toyibi. Juru Bicara PT Semen Gresik Syaifuddin Zuhri mengatakan. puluhan sumber air itu masih ada.tidak pakai air. lainnya surut. berkurangnya debit air di Tuban bukan karena penambangan kapur yang dilakukan perusahaannya. tambang kapur menyumbang 100-an milyar rupiah untuk pendapatan Tuban. maka cadangan air bawah tanah juga akan terkurangi ) PT Semen Gresik tak mau disalahkan. Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian. Cukup untuk kebutuhan ribuan keluarga dan ratusan hektar tanah pertanian di Tuban bagian barat... Jika 1 meter kubik kapur bisa menyimpan hingga hampir 200 liter air.. Eksploitasi kapur serta pembabatan hutan mengubah segalanya. Ketua Bidang Sains dan Konservasi.500 liter air per detik. Himpunan Kegiatan Speleologi Indonesia. mengelak. kelangkaan air adalah efek pemanasan global. Tapi berdasarkan pemantauan kami di lokasi. Kalau proses Semen Gresik sendiri prosesnya adalah proses kering mas.. Tri Martoyo menekankan. Ketika simpanan itu terkurangi. khawatir. Jadi kita tidak pakai air untuk industri ) Penambangan karst telah membuat gua-gua kapur di Tuban hancur. kondisi bakal makin parah jika penambangan kapur terus dilakukan secara besar-besaran.

20 tahun lagi warga bisa kembali menjadi buruh tani di atas lahan milik Perhutani tersebut. alat pengeruk hidrolik dan truk) Pegunungan kapur yang hilang berarti menghilangnya sumber mata air warga. mereka ngambil hasil dari palawija itu. terima kasih sudah mendengarkan. Lingkungan juga punya dampak sistemik. . (Suara mesin diesel. (Suara orang mencangkul) (Suara air) Demikian SAGA yang disusun Kontributor KBR68H Didi Saputra. menyebabkan banjir terjadi di tempat lain.Dinas Pertambangan dan Energi itu sudah sesuai dengan keadaan yang ada di Kabupaten Tuban. serta menyebabkan kekeringan di beberapa tempat. kesejahteraan masyarakat sekitar pabrik akan mendapat perhatian khusus. data yang ada di sana sudah barang tentu sudah dapat dipertanggungjawabkan ) Pemkab menjanjikan. Tuban. sehingga tak ada lagi hewan yang memangsa nyamuk. Jadi disaat penanaman kita kan menggunakan sistem tumpangsari. Kepala Pengelolaan Sumber Daya Hutan Perhutani. Tanah tak lagi mampu menyerap air hujan. Tinggal warga dan pegiat lingkungan yang khawatir. Perluasan wilayah endemis demam berdarah di Tuban sudah jadi bukti. dibawah tegakaannya itu ditanami oleh rakyat itu mereka menanami palaija. Setelah penambangan oleh PT Semen Gresik selesai. Begitu janji Bambang Suharto. Perhutani ngambil dari tanaman Perhutaninya ) Atas nama pembangunan. kebutuhan akan semen tidak pernah surut. Kajianya pun sangat sangat ilmiah sekali. Saya Vitri Angreni. Ini yang tak disadari Pemerintah Kabupaten Tuban. Jadi Perhutani terima itu sudah berupa keberhasilan reboisasi. Hilangnya puluhan mata air juga jadi bukti. Kelelawar yang biasanya tinggal dalam gua-gua pegunungan kapur kehilangan rumah. ( Tanah yang sudah selesai dikelola oleh pabrik Semen Gresik tetap reboisasi.

Akibat banjir di Desa Mliwang .

Bukit karst di Tuban .

Eksploitasi batu kapur .

Karst yang rusak di Tuban .

Kekeringan di Desa Margorejo .

Banjir di Desa Mliwang .

Kontributor KBR68H Didi Syahputra di depan karst yang rusak di Tuban .

2010 | Kategori:berita | . * PP RI No..perkembangan yang begitu pesatnya justru mengesampingkan dampak dan akibat nya bagi lingkungan.Pemerintah sendiri bukannya hanya berpangku tangan saja dalam hal ini. 19/1994 Jo.ruang lingkup inilah yang disediakan olehNya agar diolah sedemikian rupa bagi kelangsungan hidup kita. Persyaratan Lokasi Bekas Pengolahan dan Lokasi Penimbunan Limbah B3. * Kepdal 255/BAPEDAL/08/1996 tentang Tata Cara dan Persyaratan Penyimpanan dan Pengumpulan Minyak Pelumas Bekas.sehingga mereka kurang memperhatikan dampaknya bagi lingkungan.kita dituntut untuk turut menjaga dan melestarikan lingkungan yang ada ini. * Kepdal 68/BAPEDAL/05/1994 tentang Tata Cara Memperoleh Izin Pengelolaan Limbah B3. 85/1999 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbaha & Beracun.Sebagai manusia yang sudah mengenal peadaban dan mengikuti semua perkembangan zaman. * Kepdal 01/ BAPEDAL/09/1995 Tata Cara & Persyaratan Teknis Penyimpanan & Pengumpulan Limbah B3. * Kepdal 02/BAPEDAL/09/1995 tentang Dokumen Limbah B3. PP No. * Kepdal 03/BAPEDAL/01/1998 tentang Program Kendali B3. * Kepdal 05/BAPEDAL/09/1995 tentang Simbol dan Label. 18/1999 Jo. fokus mereka hanya bagaimana memperoleh hasil industri(barang komoditas). * Kepdal 04/BAPEDAL/09/1995 tentang Tata Cara Penimbunan Hasil Pengolahan.terbukti dengan dikeluarkannya peraturan perundangan tentang pembuangan limbah diantaranya: * Undang RI No. sebagai revisi dari PP RI No.*** MANUSIA DAN LINGKUNGAN *** Manusia sebagai makhluk yang diciptakanNya paling sempurna diantara makhluk lainnya memiliki ruang lingkup kehidupan yang begitu luasnya. Artikel Rencana Pembangunan Pabrik Semen Gresik di Sukolilo dan Dampaknya Bagi Masyarakat 3 .Dewasa ini. * Kepdal 02/BAPEDAL/01/1998 tentang Tata Laksana Pengawasan Pengelolaan Limbah B3.Nov .. PP No. 12/1995 tentang Pengelolaan Limbah B3. 23/1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup.Bidang industri sedemikian rupa mengolah dan mengeksplorasi semua kekayaan alam. * Kepdal 04/BAPEDAL/09/1995 tentang Persyaratan teknis pengelolaan limbah B3..

Semen Gresik akan membangun pabrik semen dengan kapasitas 2.Summary Report Tidak banyak yang tahu bahwa pegunungan kapur (karst) yang membentang dari desa Taban (Kudus) sampai Tuban bernama Pegunungan Kendeng Utara. fungsi karst pegunungan Kendeng telah mengairi 15.000 jiwa. Dari sumber mata air ini.5 juta ton/tahun yang memerlukan sekitar 2000 ha lahan yang akan digunakan untuk penambangan batu kapur. Kedua.9 ha lahan pertanian di sekitarnya. Semen Gresik membutuhkan beberapa hal penting untuk menjalankan operasinya. tim ahli geologi dan lingkungan dari Yogyakarta bersama warga setempat menemukan lebih dari 60 situs sumber mata air. Pegunungan ini berdekatan dengan Kecamatan Sukolilo. sepintas areal seperti ini terkesan kering dan memiliki kemanfaatan yang rendah bagi penduduk sekitar. Keberadaan pegunungan Kendeng terancam dengan adanya rencana Semen Gresik yang ingin melakukan penambangan (eksploitasi) batu kapur yang ada di pegunungan Kendeng. Menurut penjelasan pihak PT Semen Gresik dalam sosialisasi di Kecamatan Kayen pada tanggal 16 Nopember 2008. Pertama. memiliki fungsi ekologi yang tak tergantikan. . Temuan ASC. PT. pegunungan karst memiliki fungsi menyimpan air di musim kering. Faktanya tidak demikian. melalui sistem pompanisasi (mengambil air irigasi dari dalam tanah). tanah liat dan bangunan pabrik. Sebagai pegunungan berkapur. dan menyerap air dengan baik di musim hujan. Pada tahun 2008 PT. Pegunungan kapur yang dikenal sebagai karst.873. lahan di pegunungan ini juga menjadi lahan pekerjaan bagi ribuan peladang yang menanam berbagai palawija di sela-sela pepohonan jati milik Perhutani. Total tenaga kerja yang terserap ke dalam lahan pertanian di sekitar pegunungan ini mencapai lebih dari 300.

rencana pembangunan Semen Gresik tidak berdasarkan pada Peraturan Daerah Kabupaten Pati tentang Rencana Tata Ruang dan Tata Wilayah (RTRW) karena Rancangan Perda RTRW 2008. Perda RTRW Kabupaten Pati periode 2006-2007 telah kadaluarsa. Semen Gresik hanya mengacu pada hasil penelitian yang dilakukan oleh Direktorat Tata Lingkungan Geologi dan Kawasan Pertambangan. Semen Gresik. dan juga Pusat Studi Lingkungan Hidup UGM tentang kajian potensi Kars Kawasan Sukolilo. Namun demikian. hasil penelitian tersebut tidak menyebutkan golongan karst dari pegunungan Kendeng.5 trilyun. adanya pabrik semen ini juga dapat menjadi sumber untuk meningkatkan pedapatan daerah. Sementara hasil penelitian dari Pusat Studi Manajemen Bencana UPN Veteran Yogyakarta (Bapak Eko Teguh Paripurno). Belakangan ini (2010). Gabus. Yogyakarta (Dikky Mesah. 131/1814/2008 tanggal 17 April 2008 untuk dijadikan rujukan dalam menilai kesesuaian rencana kegiatan dengan tata ruang kabupaten dan membuat Semen Gresik dapat merealisasikan rencananya untuk membangun Semen Gresik di Kecamatan Sukolilo. dan Gunungwungkal. Pati. pemerintah propinsi berhasil merumuskan draft terbaru Peraturan Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) propinsi Jawa Tengah (2009-2029).2009 Kabupaten Pati masih dalam proses persetujuan Pemerintah Pusat. Juwana. Tlogowungu. Acintyacunyata Speleological Club (ASC). Selain itu perbukitan kawasan Kars Sukolilo berfungsi sebagai daerah resapan dan penyimpan air untuk mata air-mata air yang . Kedua. Dukuhseti. khususnya Pemda kabupaten Pati dan Propinsi Jawa Tengah. maka didapat informasi tentang beberapa pelanggaran berkaitan dengan rencana pendirin pabrik semen ini. Rikky Raimon. Dalam Surat Bupati Pati tersebut dinyatakan bahwa lokasi kawasan pertambangan golongan C terdapat di Kecamatan Sukolilo. Sementara pihak pemerintah. Kayen. Cluwak. Batangan. seluruh proses pendirian pabrik semen memerlukan tenaga kerja sebanyak 3. Sukolilo. Pucakwangi. Kondisi ini pastinya dipahami oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pati. II. Kawasan peruntukan industri besar dan sedang terdapat di Kecamatan Margorejo. Berdasarkan hal tersebut maka lokasi rencana kegiatan penambangan bahan baku di Kecamatan Sukolilo sudah sesuai dengan butir satu. Pertama.000 orang dipekerjakan dalam tahap konstruksi dan 1. disebutkan bahwa pegunungan Karst Kendeng di Pati Selatan adalah kawasan lindung Karst (pasal 65). di dalam KA ANDAL tersebut. penetapan pegunungan Kendeng sebagai kawasan Karst jenis I. ataupun III belum memiliki dasar hukum. tetapi yang menjadi ganjil adalah ketika Bupati Pati mengeluarkan Surat Bupati Pati No. Maka antara Pasal 65 dan pasal 83a/84g dalam praktiknya jelas akan bertabrakan. dengan rincian 2. Beberapa pelanggaran Setelah mempelajari sejumlah data dari beragam sumber. Departemen ESDM bekerjasama dengan Semen Gresik tentang kawasan karst Sukolilo tahun 2005. Gembong. Dalam peraturan RTRW propinsi ini. akan tetapi di pasal lain digunakan bagi peruntukan industri pertambangan (pasal 83a. beranggapan bahwa rencana pembangunan Pabrik semen di Pati selain untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik yang terus meningkat. Jumlah ini termasuk pekerja internal dari PT. Pati menyimpulkan bahwa kawasan Kars Pati–kawasan kars Grobogan masuk dalam klasifikasi kars I menurut Kepmen ESDM no. Kayen.Dengan investasi yang ditanam sebesar 3. AB Rodialfallah. sedangkan rencana lokasi pabrik semen di Kecamatan Sukolilo sudah sesuai dengan butir kedua. dan Gabus. Konon draft ini sudah disetujui DPRD tingkat propinsi untuk dijadikan peraturan RTRW terbaru. Tayu. dkk). Pati.000 orang dipekerjakan untuk tahap operasional. 84g). 1456/K/20/MEM/2000 pasal 12. Tambakromo.000 orang.

mengalir di pemukiman. sehingga Pemerintah di dua kabupaten . baik di bagian Utara maupun bagian Selatan kawasan ini yang meliputi Pati dan Grobogan.

Industri pengolah tambang kapur di bagian hilir yang terpisah dari kegiatan pertambangan di bagian hulu. 8 Tahun 2004 tentang Pelimpahan Sebagian Kewenangan Bupati kepada Camat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung. Peti di sini. Untuk kegiatan pertambangan yang berizin camat. Kondisi ini disebabkan oleh mudahnya mendapatkan bahan baku kapur secara kontinu. Harga tambang kapur di daerah ini cukup murah karena biaya transportasinya kecil. Berdasarkan data Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung Barat tahun 2008. kegiatan peti ini sudah sangat mengkhawatirkan bagi kelangsungan lingkungan hidup. yang tidak punya lahan SIPD/KP ini sangat tergantung dari hasil tambang yang . terutama di Desa Gunungmasigit dan Desa Citatah. di luar kemampuan dan kapasitas sebuah kecamatan untuk menangani permasalahan pertambangan. sehingga cukup pesat perkembangannya. dari pengamatan di lapangan diperkirakan jumlah pertambangan tanpa izin ini melebihi 8 usaha. termasuk bidang pertambangan dan energi. dan peti 8 usaha. diperuntukkan bagi masyarakat setempat. dan tanah liat. semua Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati Bandung tetap berlaku dan dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Bandung Barat. Industri pengolah tambang kapur di sini sangat diuntungkan. tanah urug. selain karena adanya kemudahan transportasi. jenis bahan galian yang diperbolehkan hanya untuk bahan galian pasir (di luar sungai). dan masyarakat sekitar karena sebagian menggunakan alat berat dan peledakkan. bukan untuk usaha pertambangan skala menengah. Izin Camat Cipatat 15 perusahaan. Dalam lampiran peraturan tersebut secara tegas disebutkan bahwa kegiatan pertambangan tersebut dengan luas maksimal 1. sebelum Kabupaten Bandung Barat menetapkan Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati sebagai pelaksanaan Undang-Undang ini. Kabupaten Bandung Barat meliputi pertambangan yang berizin bupati berupa surat izin pertambangan daerah (SIPD) atau kuasa pertambangan (KP). memang ada dasar hukumnya. sebetulnya sangat riskan dalam manajemen pengelolaan pertambangan di daerah. Memang industri pengolahan bahan tambang kapur. Pelimpahan kewenangan dari bupati ke camat tersebut meliputi 25 bidang. sebetulnya ruh peraturan ini adalah "pertambangan rakyat". jarak ke penjual dekat. juga sangat dipengaruhi oleh banyaknya industri pengolah tambang kapur yang sebagian merupakan penadah/penampung hasil tambang peti. yaitu Peraturan Bupati Bandung No. Secara mata rantai kegiatan. kalau dipahami dengan benar dan teliti. antara pertambangan dengan industri pengolah tambang kapur (yang tidak punya lahan SIPD/KP ini saling membutuhkan. cukup banyak. yang notabenenya "rakyat". besar dengan peralatan berat dan peledakan. terutama untuk kapur. sebagian dari hasil penambangan yang tidak melakukan reklamasi dan tidak membayar kewajiban pajak maupun iuran pertambangan. Pelimpahan sebagian kewenangan kegiatan pertambangan dan energi. Semakin maraknya kegitan pertambangan di daerah ini. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2007 tentang Pembentukan Kabupaten Bandung Barat.000 M3. izin Kecamatan Cipatat. Namun. meliputi yang beroperasi tanpa izin maupun yang menambang atas izin atau sepengetahuan kepala desa setempat.Usaha pertambangan yang beroperasi di kawasan karst Citatah-Rajamandala. harga dan jumlah penambang. sesuai Pasal 20 ayat (1) menyebutkan bahwa. dengan harga murah dan dari sumber penambang yang bervariasi dari segi kualitas. tanpa menggunakan alat berat dan bahan peledak. Dilihat secara praktik pertambangan yang baik dan benar (good mining practice). jumlah SIPD/ KP 15 perusahaan (sebagian warisan dari Kabupaten Bandung/induk). semua jadi tidak terkendali. dan lainnya berupa peti (pertambangan tanpa izin). Tetapi yang terjadi di lapangan. Kecamatan Cipatat.

berasal dari usaha peti. Namun, penambang pun tidak bisa lepas dari mereka, karena industri pengolah tambang kapur ini dapat memainkan harga tambang semaunya. Hal ini dipengaruhi oleh banyaknya jumlah penambang yang ingin menjual hasil tambangnya. Akibatnya, mudah ditebak, agar mampu bersaing di harga, penambang pun berusaha menekan biaya operasi, dengan cara mengabaikan kewajiban pajak dan iuran pertambangan serta tanpa melakukan reklamasi bekas tambang. Pada akhirnya, kegiatan pengolahan bahan tambang ini secara tidak langsung semakin memperparah kerusakan lingkungan, karena kegiatan pertambangan semakin tidak terkendali, asas konservasi radikal pertambangan diberlakukan di sini. Gali terus selagi laku dijual, masalah kerusakan lingkungan tidak mau tahu. Kebijakan tata ruang UU RI No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, Pasal 1 menjelaskan bahwa, yang dimaksud penataan ruang adalah suatu sistem proses perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang, dan pengendalian pemanfaatan ruang. Dalam perencanaan tata ruang tersebut ditempuh suatu proses untuk menentukan struktur ruang dan pola ruang yang meliputi penyusunan dan penetapan rencana tata ruang. Sedangkan, di dalam pemanfaatan ruang tersebut dilakukan upaya untuk mewujudkan struktur ruang dan pola ruang sesuai dengan rencana tata ruang melalui penyusunan dan pelaksanaan program beserta pembiayaannya. Agar dapat memahami persoalan mengenai pemanfaatan ruang kawasan karst CitatahRajamandala telah menyimpang, maka perlu dijelaskan di sini mengenai asas dan tujuan dari penataan ruang itu sendiri. Dalam pasal 2 UU RI No. 26 Tahun 2007 disebutkan, bahwa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia, penataan ruang diselenggarakan berdasarkan asas (1) keterpaduan; (2) keserasian, keselarasan, dan keseimbangan; (3) keberlanjutan; keberdayagunaan dan keberhasilgunaan; (4) keterbukaan; (5) kebersamaan dan kemitraan; (6) pelindungan kepentingan umum; (7) kepastian hukum dan keadilan; dan (8) akuntabilitas. Sedangkan, Pasal 3 menyebutkan, bahwa penyelenggaraan penataan ruang bertujuan untuk mewujudkan ruang wilayah nasional yang aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan berlandaskan Wawasan Nusantara dan Ketahanan Nasional dengan (1) terwujudnya keharmonisan antara lingkungan alam dan lingkungan buatan; (2) terwujudnya keterpaduan dalam penggunaan sumber daya alam dan sumber daya buatan dengan memerhatikan sumber daya manusia; dan (3) terwujudnya perlindungan fungsi ruang dan pencegahan dampak negatif terhadap lingkungan akibat pemanfaatan ruang. Berdasarkan asas dan tujuan dari kegiatan penataan ruang tersebut, sudah terlihat ada yang "aneh" dalam pemanfaatan ruang kawasan karst Citatah-Rajamandala untuk kegiatan pertambangan. Keanehan tersebut ditunjukkan oleh diabaikannya kawasan karst yang seharusnya dilindungi sehingga beberapa asas penataan ruang telah diabaikan, dan terdapat dua tujuan penataan ruang yang tidak tercapai, yaitu nomor 2 dan nomor 3. Kenyataan ini akan lebih jelas, kalau dilihat dari produk hukum daerah mengenai tata ruang, baik yang dikeluarkan Provinsi Jawa Barat maupun Kabupaten Bandung. Tata ruang di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, kewenangan dalam penyelenggaraan dan pelaksanaan penataan ruang wilayah diatur dalam Pasal 10 ayat (1, 2) dan Pasal 11 ayat (1, 2) UU RI No. 26 Tahun 2007. Pada Pasal 10 dan Pasal 11 tersebut, selain diatur mengenai kewenangan penyelenggaraan dan pelaksanaan penataan ruang baik yang lingkupnya intern provinsi maupun kabupaten/ kota juga diatur kewenangan penyelenggaraan dan pelaksanaan penataan ruang antar provinsi maupun antar kabupaten/kota.

Di tingkat provinsi, Perda Provinsi Jawa Barat No. 2 Tahun 2003 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah sedang dalam proses revisi, sedangkan perda tata ruang untuk Kabupaten Bandung Barat masih dalam proses kajian dan penyusunan, dan hingga kini belum selesai. Memang cukup susah melihat permasalahan ini, tetapi terdapat produk hukum di tingkat provinsi yang dapat dijadikan dasar dalam memahami permasalahan ini. Seperti, Perda Provinsi Jawa Barat No. 1 Tahun 2008 tentang Pengendalian Pemanfaatan Ruang Kawasan Bandung Utara, memang kawasan kasrt Citatah–Rajamandala tidak mendapat perhatian. Tetapi di dalam Perda Provinsi Jawa Barat No. 2 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Kawasan Lindung, minimal terdapat 3 hal yang menetapkan kawasan karst Citatah-Rajamandala tersebut harus dilindungi dan dikelola karena ditetapkan sebagai kawasan lindung. Pertama, dalam Bab VI Penetapan Kawasan Lindung sesuai dengan pasal 55 perda tersebut disebutkan, bahwa kawasan yang memberikan perlindungan terhadap kawasan bawahannya sebagaimana dimaksud pada Pasal 5 sampai dengan Pasal 10, huruf b. Kawasan berfungsi lindung di luar kawasan hutan lindung, tersebar di kabupaten/kota, dan huruf (c). Kawasan resapan air, tersebar di kabupaten/kota. Kedua, dalam Pasal 56 disebutkan bahwa, kawasan perlindungan setempat sebagaimana dimaksud pada Pasal 11 sampai dengan Pasal 20, huruf (c). Kawasan sekitar waduk dan situ, (untuk nomor 2) Situ, tersebar di kabupaten/kota, dan huruf d. Kawasan sekitar mata air, tersebar di kabupaten/kota. Perlu diketahui bahwa, pada sekitar kawasan karst CitatahRajamandala tersebut dekat Situ Ciburuy dan di sekitarnya terdapat beberapa mata air. Ketiga, dalam Pasal 62 disebutkan bahwa, kawasan konservasi geologi sebagaimana dimaksud pada Pasal 41 sampai dengan Pasal 44, huruf (a). Kawasan cagar alam geologi, yaitu nomor (1) Cagar Alam Geologi Gua Pawon, terletak di Kabupaten Bandung, dan huruf (b) Kawasan karst, (yaitu nomor 1) Citatah-Tagog Apu, terletak di Kabupaten Bandung. Berarti berdasarkan perda tersebut cukup jelas kalau kawasan karst Citatah- Rajamandala termasuk kawasan lindung yang harus dilindungi dan dijaga kelestariannya. Perlu diketahui terlebih dulu mengenai perlindungan lingkungan geologi dan kawasan karst. Menurut, Perda Provinsi Jawa Barat No. No. 2 Tahun 2002 tentang Perlindungan Lingkungan Geologi, pasal 1 menjelaskan yang dimaksud dengan lingkungan geologi adalah bentang alam bagian paling atas dari kulit bumi, bahan galian dan air tanah yang terkandung di dalamnya serta proses alam yang terdapat di dalamnya yang memengaruhi kehidupan manusia. (Bambang Yunianto, peneliti pada Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral dan Batubara [Puslitbang tekMIRA], Bandung)***
ingkasan Eksekutif: Pabrik Cirebon (Palimanan) mempertahankan akreditasi ISO 14000:1996 Sistem Manajemen Lingkungan untuk mengelola dampak buruk terhadap lingkungan sekitar dan masyarakat yang disebabkan oleh produksi semen. Perusahaan turut berpartisipasi dalam Program Langit Biru dan Program Proper, yang keduanya digagas oleh pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kondisi lingkungan di Indonesia. Pabrik Citeureup memenuhi komitmen pengembangan pengawasan dan manajemen lingkungan sesuai dengan penilaian terhadap dampak lingkungan pada dokumen Rencana Kelola Lingkungan (RKL) dan Rencana Pengawasan Lingkungan (RPL).

Rencana Kelola Lingkungan terdiri atas beberapa program manajemen lingkungan dan masyarakat yang diterapkan di Pabrik Citeureup. Termasuk juga manajemen respon terhadap perubahan yang berhubungan dengan proyek Mekanisme Pembangunan Bersih. Pabrik Cirebon yang dioperasikan oleh Indocement, terdiri atas 2 (dua) tanur dan menempati lahan seluas 470 hektar termasuk lahan tambang. Pabrik ini berlokasi sekitar 20km barat Cirebon untuk mensuplai kebutuhan semen di daerah Jawa Barat dan sekitarnya. Proses produksi semen terdiri atas penambangan bahan baku, penggilingan, pengeringan, tanur pembakaran, pendinginan, penggilingan akhir, pengantongan dan pengiriman. Bahan baku utama adalah batu kapur, tanah liat, pasir silika dan pasir besi. Proyek Mekanisme Pembangunan Bersih (MPB) terdiri termasuk atas pengenalan bahan aditif untuk penggilingan akhir, dan penggunaan bahan bakar alternatif. Beberapa bahan bakar alternatif yang dipertimbangkan seperti Biomas, ban bekas, oli bekas, plastik, kertas, tekstil, dan lainnya. Penggunaan beberapa jenis bahan bakar ini dimaksudkan untuk keperluan penelitian dan perijinan dari pemerintah. Emisi gas dan debu diakui sebagai dampak utama terhadap lingkungan pada industri semen. Tantangan sosial muncul dari suatu kebutuhan sejumlah karyawan dan kebutuhan dari area penambangan. Penanganan material menyebabkan peningkatan tekanan pada infrastruktur transportasi setempat. Perubahan proses yang disebabkan proyek MPB mungkin akan dirasakan buruk dan merusak lingkungan. Garis besar Rencana Kelola Lingkungan adalah serangkaian Rencana Pengawasan dan Mitigasi Dampak yang ditujukan pada lingkungan dan tantangan sosial. Rencana itu terdiri atas: Udara, bising dan getaran Air Permukaan dan Air Tanah Tanah dan Topografi Flora dan Fauna Material Berbahaya/Bekas Keselamatan dan Kesehatan Pekerja Konsultasi masyarakat dan Partisipasi Program Pengembangan Masyarakat: Pendidikan Sosial Budaya Infrastruktur Ekonomi Kesehatan Masyarakat

. kebutuhan institusional.Implementasi dari Rencana Kelola Lingkungan termasuk dalam ISO 14000 yang berakreditasi Sistem Manajemen Lingkungan Garis besar Sistem Manajemen Lingkungan adalah bertujuan dan berwawasan lingkungan. kewajiban dan tanggung jawab. begitu juga dengan kebutuhan akan sumber daya manusia dan finansial.

penelitian dan proyek percontohan Sistem Manajemen Lingkungan telah diprakarsai oleh Kementerian Lingkungan Hidup. maka Indonesia sebagai salah satu negara yang aktif mengikuti perkembangan ISO seri 14000 telah melakukan antisipasi terhadap diberlakukannya standar tersebut. lokakarya. dan melakukan serangkaian kegiatan penelitian dan pengembangan penerapan Sistem Manajemen Lingkungan. Kementerian Lingkungan Hidup (Bapedal pada waktu itu) dan Badan Standardisasi Nasional (BSN) bekerjasama dengan Kelompok Kerja Nasional ISO 14000 dan berbagai stakeholders sejak tahun 1995 mengkaji. Dalam mengantisipasi diberlakukannya standar ISO seri 14000. Setelah itu.Perkembangan Program SML ISO 14001 di Indonesia Seiring dengan perumusan Standar Internasional ISO seri 14000 untuk bidang manajemen lingkungan sejak 1993. jasa konsultasi. Rangkaian kegiatan tersebut dimaksudkan untuk menjadi investasi awal bagi penerapan ISO 14001 di Indonesia dalam menumbuhkan sisi “demand” maupun “supply” menuju mekanisme pasar yang wajar. muncullah beberapa penyelenggara pelatihan. Swasta. Anggota Kelompok Kerja tersebut berasal dari berbagai kalangan. Lembaga Swadaya Masyarakat. peningkatan peran aktif pihak swasta dan promosi penerapan perangkat pengelolaan lingkungan secara proaktif dan sukarela di Indonesia. baik Pemerintah. menyebarkan informasi. Hal ini dilakukan dengan pembentukan Kelompok Kerja Nasional ISO 14000 oleh Bapedal pada tahun 1995 untuk membahas draf standar ISO tersebut sejak tahun 1995. bekerjasama dengan BSN dan berbagai pihak. Berdasarkan hasil pembahasan dengan “stakeholders” di Indonesia. maupun pakar pengelolaan lingkungan. serangkaian seminar. Indonesia sudah aktif memberikan tanggapan terhadap draf standar ISO sebelum ditetapkan menjadi Standar Internasional. jasa sertifikasi dan perusahaan-perusahaan . Kementerian Lingkungan Hidup menyadari potensi penerapan Sistem Manajemen Lingkungan bagi peningkatan kualitas pengelolaan lingkungan. Pada tahun 1996-1998.

.Prosedur Audit . Faktor pendorong yang lain adalah antisipasi industri terhadap potensi adanya persyaratan dagang dan industri yang diwajibkan oleh “buyer” untuk menerapkan ISO 14001. penerapan ISO 14001 juga di pacu oleh adanya program internal dari beberapa “holding company” untuk menerapkan ISO 14001 pada anak perusahaannya. Asisten Deputi Urusan Standarisasi dan Teknologi.Pedoman Untuk Pengauditan Lingkungan . maka Kementerian LH bekerjasama dengan BSN telah melakukan adopsi terhadap beberapa Standar Internasional ISO 14000 menjadi Standar Nasional Indonesia (SNI).Sistem Manajemen Lingkungan-Pedoman Umum Prinsip Sistem dan Teknik Pendukung (SNI 19-14004-1997) 3. Selain kedua hal di atas. Seiring dengan tumbuhnya populasi para pemain dalam pasar penerapan ISO 14001 di Indonesia. sesuai dengan jiwa penerapan Sistem Manajemen Lingkungan yang bersifat proaktif dan sukarela.yang menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan. Sekretariat Pokjanas ISO 14000 tersebut difasilitasi oleh Kementerian LH cq.Pengauditan Sistem Manajemen Lingkungan (SNI 19-14011-1997) 5. Sejak ditetapkannya ISO 14001 menjadi standar internasional dan diadopsi menjadi SNI 1914001-1997 sampai saat ini tercatat lebih dari 248 (dua ratus empat puluh delapan[1]) sertifikat ISO 14001 untuk berbagai unit organisasi perusahaan di Indonesia yang dengan sukarela menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001. Kementerian LH menyediakan media bagi semua pihak yang berkepentingan untuk aktif dalam program pengembangan standar ISO 14000. Kelompok kerja tersebut sampai saat ini masih aktif dalam melaksanakan diskusi-diskusi membahas penerapan standar ISO 14000. Peran motor penggerak diharapkan dapat dilanjutkan oleh dunia usaha itu sendiri. Dengan perannya sebagai fasilitator dalam pengembangan ISO 14000 di Indonesia. yaitu melalui Kelompok Kerja Nasional ISO 14000 (Pokjanas ISO 14000). Untuk menfasilitasi penerapan standar ISO 14001 di Indonesia dan mempermudah penerapan dilapangan serta untuk menyamakan persepsi mengenai pelaksanaannya.Pedoman Audit untuk Lingkungan – Kriteria Kualifikasi untuk Auditor Lingkungan (SNI 1914012-1997) Standar ISO 14001 ternyata mendapat sambutan positif dari kalangan industri di Indonesia. Standar yang telah diadopsi tersebut diantaranya : 1. Kecenderungan peningkatan penerapan Standar ISO 14001 dapat menjadi salah satu indikator peningkatan kesadaran industri terhadap pengelolaan lingkungan.Sistem Manajemen Lingkungan-Spesifikasi dengan Panduan Penggunaan (SNI 19-140011997) 2. Kementerian LH selanjutnya lebih menfokuskan diri pada peran fasilitator dan pembina kepada semua pihak dalam penerapan ISO 14001 di Indonesia.Pedoman Audit Lingkungan-Prinsip Umum (SNI 19-1410-1997) 4.

sedangkan lempung/tanah liat adalah bahan alam yang mengandung senyawa : Silika Oksida (SiO2). diduga berumur Oligosen-Miosen Awal. Napal dan serpih menempati bagian bawah dari formasi. napal dan serpih. (2000) serta Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi (1994). • Lempung dijumpai pada Formasi Tanjung. yang mana sebarannya membentang dari arah utara ke selatan. sebagian untuk membentuk clinkernya. Pengertian Semen Semen (cement) adalah hasil industri dari paduan bahan baku : batu kapur/gamping sebagai bahan utama dan lempung / tanah liat atau bahan pengganti lainnya dengan hasil akhir berupa padatan berbentuk bubuk/bulk. Untuk menghasilkan semen. sedangkan bagian atas dan tengah disusun oleh batugamping.GEOLOGI DAN POTENSI ENDAPAN BAHAN BAKU SEMEN Menurut Nazly Bahar dkk. Formasi Tanjung diperkirakan berumur Eosen Akhir. batugamping dan napal dengan sisipan tipis batubara. yang mana sebarannya juga membentang dari arah utara ke selatan. yang mengeras atau membatu pada pencampuran dengan air. batulempung. Formasi Tanjung menindih tak selaras Formasi Pitap dan ditutupi secara tidak selaras oleh Formasi Berai. terdiri dari perselingan batupasir. lempung dan pasirkuarsa. konglomerat. Pada lapisan KAJIAN TERHADAP SEMEN SEBAGAI CALON BARANG KENA CUKAI DALAM RANGKA EKSTENSIFIKASI OBYEK BKC I. bahan baku tersebut dibakar sampai meleleh. Formasi Berai terdiri dari batugamping. tanpa memandang proses pembuatannya. • Batugamping dijumpai pada Formasi Berai. terendapkan di lingkungan neritik. terendapkan dalam lingkungan paralas-neritik. Alumunium Oksida (Al2O3). yang kemudian dihancurkan dan ditambah dengan gips (gypsum) dalam . Batu kapur/gamping adalah bahan alam yang mengandung senyawa Calcium Oksida (CaO). di daerah Batusopang dan sekitarnya terdapat bahan baku semen berupa : batugamping. Besi Oksida (Fe2O3 ) dan Magnesium Oksida (MgO).

9 dan 1/2. Proses kering : menggunakan teknik penggilingan dan blending kemudian dibakar dengan bahan bakar batubara. yaitu tipe I sd. mixed & fly ash cement adalah campuran semen abu dengan Pozzolan buatan (fly ash). besi oksida dan oksida lainnya dalam berbagai variasi jumlah. Semen ini biasa digunakan sebagai perekat untuk memplester. Semen ini berdasarkan prosentase kandungan penyusunannya terdiri dari 5 (lima) tipe. V. aluminium oksida. dengan angka-angka hidrolitas yang dapat dihitung dengan rumus : (% SiO2 + % Al2O3 + Fe2O3) : (%CaO + %MgO) Angka hidrolitas ini berkisar antara <1/1. Pozzolan buatan (fly ash) merupakan hasil sampingan dari pembakaran batubara yang mengandung amorphous silika. oil well cement atau semen sumur minyak adalah semen khusus yang digunakan dalam proses pengeboran minyak bumi atau gas alam.15. - - - Semakin baik mutu semen maka semakin lama mengeras atau membatunya jika dicampur dengan air. dibentuk dari bahan utama batu kapur/gamping berkadar kalsium tinggi yang diolah dalam tanur yang bersuhu dan bertekanan tinggi. Jenis-jenis semen menurut BPS adalah : semen abu atau semen portland adalah bubuk/bulk berwarna abu kebirubiruan. yaitu antara 1/1. Hasil akhir dari proses produksi dikemas dalam kantong/zak dengan berat rata-rata 40 kg atau 50 kg.jumlah yang sesuai. Proses ini jarang digunakan karena masalah keterbatasan energi BBM. sehingga menjadi lebih keras. Semen jenis ini dibuat dari bahan utama kalsit (calcite) limestone murni. • . bakar (bunker crude oil). seperti sebagai filler atau pengisi. Proses pembuatan semen dapat dibedakan menurut : • Proses basah : semua bahan baku yang ada dicampur dengan air. Semen ini digunakan sebagai campuran untuk membuat beton. Namun demikian dalam industri semen angka hidrolitas ini harus dijaga secara teliti untuk mendapatkan mutu yang baik dan tetap.5 (lemah) hingga >1/2 (keras sekali). baik di darat maupun di lepas pantai. Proses ini meliputi lima tahap pengelolaan yaitu : proses pengeringan dan penggilingan bahan baku di rotary dryer dan roller meal. semen putih (gray cement) adalah semen yang lebih murni dari semen abu dan digunakan untuk pekerjaan penyelesaian (finishing). dihancurkan dan diuapkan kemudian dibakar dengan menggunakan bahan bakar minyak.

464 -0. fosfor. II.080 -0.031 -0. Optimalisasi Penerimaan 2.246 -0. proses pembakaran raw meal untuk menghasilkan terak (clinker : bahan setengah jadi yang dibutuhkan untuk pembuatan semen).1.002 0. sulfur trioksida. kalsium. alkali. proses penggilingan akhir di mana clinker dan gypsum digiling dengan cement mill. Skenario I : Cukai Terhadap Produksi Semen Dalam Negeri Tujuan utama dari ekstensifikasi obyek barang kena cukai (BKC) adalah untuk mengoptimalkan penerimaan negara dengan tidak mengesampingkan segi karakteristik barang tertentu untuk dikenakan cukai. besi dan alumunium oksida.166 Perubaha n . dan kapur bebas. Tabel Jumlah Produksi Semen (dalam ton) Tahun 1988 1989 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 Jumlah Pabrik 11 11 11 11 11 12 12 12 11 11 Jumlah produksi 13719049 14145048 13822102 15836894 15802349 19686066 18111104 17108774 25039672 20879018 0.- proses pencampuran (homogenizing raw meal) untuk mendapatkan campuran yang homogen. Untuk mengetahui tingkat pertumbuhan permintaan semen selama kurun waktu tertentu berikut ini disajikan tabel jumlah produksi : Tabel 1. magnesium.055 0. Dari proses pembuatan semen di atas akan terjadi penguapan karena pembakaran dengan suhu mencapai 900 derajat Celcius sehingga menghasilkan : residu (sisa) yang tak larut. oksida besi.146 -0. proses pendinginan terak.023 0. silika yang larut.

Tabel Peramalan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Tarif 0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 NP kena cukai satu tahun 3540288699 3398677151 3257065603 3115454055 2973842507 2832230959 2690619411 2549007863 2407396315 2265784767 NP kena cukai (9 bl) 2655216524 2549007863 2442799202 2336590541 2230381880 2124173219 2017964558 1911755897 1805547236 1699338576 Penerimaan satu tahun 0 169933858 325706560 467318108 594768501 708057740 807185823 892152752 962958526 1019603145 Penerimaan (9 bl) 0 127450393 244279920 350488581 446076376 531043305 605389368 669114564 722218895 764702359 . Hal ini disebabkan karena : 1. Perkiraan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Berdasarkan Data Nilai Produksi Berdasarkan analisa statistik data dari BPS mengenai tingkat harga dan jumlah produksi semen selama periode tahun 1988 – 1997 dapat diramalkan penerimaan cukai dari semen untuk masa yang akan datang.1.1. 2. Semen merupakan barang inelastis yang artinya berapapun tingkat harga semen tidak terlalu mempengaruhi jumlah produksi semen sehingga diharapkan penerimaan negara akan meningkat. Dengan melihat besarnya rata-rata tingkat pertumbuhan jumlah produksi tersebut.Ratarata Sumber : Data BPS 17415008 0. maka diharapkan akan ada peningkatan penerimaan negara di sektor cukai apabila produksi semen dikenakan cukai. Berikut ini disajikan tabel peramalannya dengan metode perhitungan regresi. 2. Berdasarkan trend produksi semen dapat diketahui ada peningkatan jumlah produksi semen meskipun dalam jumlah yang relatif sedikit.2% per tahun.062 Berdasarkan tabel jumlah produksi semen selama periode tahun 1988-1997 dapat diketahui bahwa rata-rata tingkat pertumbuhan jumlah produksi semen adalah 6. Tabel 2a.

00-(0.699.50 55 60 65 70 75 2124173219 1982561671 1840950123 1699338576 1557727028 1416115480 1593129915 1486921254 1380712593 1274503932 1168295271 1062086610 1062086610 1090408919 1104570074 1104570074 1090408919 1062086610 796564957 817806689 828427556 828427556 817806689 796564957 Sumber : Data BPS Dengan menggunakan historical data (perhitungan time series analysis) nilai produksi selama periode tahun 1988 – 1997diperoleh angka koefisien sebesar 1. 3. Meskipun demikian. sehingga produksi semen tahun 1997 digunakan sebagai acuan untuk memperhitungkan produksi semen tahun 2000. Nilai produksi setelah dikenakan cukai dapat dihitung dari nilai produksi tahun 2000 sebelum dikenakan cukai.0266 nilai produksi pada time t-1) yang digunakan untuk memprediksikan nilai produksi tahun 2000 yaitu sebesar Rp. Penerimaan cukai cukai dapat dihitung dengan cara mengalikan besarnya tarif cukai dengan nilai produksi setelah dikenakan cukai. 3. Dengan menggunakan instrumen tarif maka dapat dihitung nilai produksi setelah dikenakan cukai.540. nilai produksi .00.00)/100).000. Oleh karena tahun anggaran 2000 hanya berlangsung selama 9 (sembilan) bulan yaitu dari bulan April s/d Desember 2000.000. dikurangi angka elastisitas permintaan yang dikalikan tarif dan nilai produksi tahun 2000 sebelum dikenakan cukai (= Rp.288.699.288.250% (dengan kelipatan 5) yaitu sesuai dengan ketentuan UU no. Nilai produksi tahun 1999 diperoleh dengan cara mengalikan angka koefisien dengan nilai produksi tahun 1998. Sedangkan nilai produksi tahun 2000 dihitung dari perkalian angka koefisien dengan nilai produksi tahun 1999.8 x tarif x Rp. 3.699.0266 (artinya rata-rata nilai produksi pada time t adalah 1. produksi semen tahun 2000 diprediksikan sama dengan produksi semen tahun 1997 (pertumbuhan ekonomi tahun 1999 adalah 2% dan prediksi pertumbuhan ekonomi tahun 2000 adalah 3%) dengan asumsi bahwa selama periode tahun 1998-1999 dianggap tidak ada kenaikan produksi semen bahkan produksi semen ada kecenderungan mengalami penurunan. maka prediksi penerimaan cukai hanya dihitung selama sembilan bulan saja.288.000.540.540. Besarnya tarif cukai yang digunakan dalam analisa ini adalah dari 0% . Untuk analisa prediksi penerimaan cukai. Prediksi nilai produksi tahun 2000 dihitung dengan cara interpolasi berdasarkan angka koefisien yang dikalikan dengan nilai produksi mulai tahun 1997 akan menghasilkan nilai produksi tahun 1998.11 tahun 1995 tentang Cukai bahwa besarnya tarif cukai yang didasarkan pada harga pabrik dikenakan cukai setinggi-tingginya 250%.

8. pengecer.1. dengan memperhitungkan pertumbuhan ekonomi. Bila tarif spesifik yang digunakan pada harga pabrik Rp.00 per zak (@ 50 kg) atau 60% dari HJE. Angka ini diperoleh dari metode deduksi dengan memperhitungkan : keuntungan distributor.tahun 2000 akan mengalami perubahan karena terjadinya inflasi. karena batas maksimal pengenaan tarif berdasarkan pasal 5 ayat (1) huruf b UU No.3%). karena berdasarkan data BPS yang dikonversikan ke dalam harga pabrik sebelum dikenakan cukai diperoleh harga semen sebesar Rp. penerimaan optimal tercapai pada tingkat tarif cukai sebesar 60%. 546.000. Sementara harga jual eceran semen di pasaran ratarata sebesar Rp. Sehingga penurunan nilai produksi semen setelah dikenakan cukai dengan tarif 25%. 8. Angka sebesar Rp.500. Namun demikian pada tingkat tarif tersebut. akan menjadi 17% (20% .00 per zak (@ 50 kg). penurunan produksi mencapai sekitar 48%.00 diperoleh dari prediksi nilai produksi tahun 2000 di bagi dengan jumlah produksi semen per zak tahun 2000. sehingga diperoleh prediksi penerimaan cukai untuk Tahun Anggaran 2000 (9 bulan) sebesar Rp.200. sosial dan ekonomi. 170. agen.00 per zak. penyerapan tenaga kerja.294. Pertimbangan lain pengenaan tarif sebesar 25% adalah karena harga pabrik akan dikonversikan ke dalam HJE. Jadi harga pabrik seharusnya Rp.2. Prediksi penerimaan cukai tersebut di atas mengasumsikan income per capita tetap. 749.604.305.043. yang akan memberikan penerimaan negara yang paling optimal.305. 531.00 x 103% = Rp. 20. Sehingga apabila dikenakan tarif sebesar 60% selain terlalu besar juga tidak mungkin. 11 Tahun 1995 tentang Cukai adalah 55%.00. dampak negatif yang dihasilkan. 43. 12.043.195.00 per kg). Berdasarkan tabel tersebut di atas. dan biaya angkut dan distribusi) sebesar ± 40%. Berdasarkan bukti empiris pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) tahun1999 mencapai sebesar 2% dan pertumbuhan PDB tahun 2000 (menurut analisis Badan Analisa Keuangan dan Moneter) diprediksikan sebesar ± 3%. 2.00 per zak (@ 50 kg). Disamping itu perhitungan tarif cukai harus juga memperhatikan kandungan lokal dan kandungan impor.000. yaitu sebesar Rp. Perkiraan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Berdasarkan Data Jumlah Produksi Prediksi penerimaan cukai tahun 2000 adalah 103% atau (100% + 3%).974.500. kualitas jenis semen dan lain-lain.000.000. Pertumbuhan PDB sebesar 5% tersebut diperkirakan akan mengakibatkan pertumbuhan industri semen sebesar 3%.00. 8. Hal ini akan mengakibatkan dampak negatif baik pada sektor sosial maupun ekonomi yang tidak diharapkan. sehingga perlu dibuat prediksi nilai produksi tahun 2000. maka tarif ad valorum yang ideal adalah 25% dengan penurunan produksi sekitar 20% (dengan asumsi kondisi yang lain tidak berubah/ceteris paribus).00 dengan . Sehingga penerimaan cukai seharusnya adalah Rp. Penerimaan negara tersebut bukanlah jumlah sebenarnya. 531. Sehingga dengan memperhitungkan aspek penerimaan.00 per kg (harga pabrik sebesar Rp.500. maka tarif cukai yang ideal adalah sebesar Rp.708.

199. Menganalisa tabel 2b tersebut. 8. Tabel Prediksi Penerimaan Cukai Th.412.00.00 per ton dengan penerimaan cukai untuk tahun 2000 sebesar Rp. 211.50.750.300.500.00 (dengan asumsi pendapatan perkapita konstan). 12. 663. menggambarkan pengaruh pembebanan cukai terhadap tingkat produksi maupun penerimaan cukainya.809. Tabel 2b.169.214 ton dan harga pabrik setelah kena cukai Rp.223.000. 772. Apabila harga pabrik diasumsikan sebesar Rp. Untuk menguji keabsahan dari analisa tersebut perlu dilakukan sensitivity analysis dengan menggunakan pengaruh pembebanan cukai terhadap penurunan produksi (dalam ton).00.00 maka prediksi penerimaan cukai untuk Tahun Anggaran 2000 adalah Rp. Untuk tahun anggaran 2000 yang berlangsung hanya sembilan bulan diperoleh penerimaan cukai sebesar Rp. 2000 Berdasarkan Jumlah Produksi Harga Pabrik (Rp) 169400 177870 186340 194810 203280 211750 220220 228690 237160 245630 254100 262570 271040 Prosentase Jumlah produksi Penurunan Jumlah (ton) produksi 0 4 8 12 16 20 24 28 32 36 40 44 48 20879018 20043857 19208697 18373536 17538375 16703214 Penerimaan Cukai 0 178260044720 357934851699 536902277549 713040178879 884226412300 Tarif 0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 50 55 60 15868054 1048338834423 15032893 1203255301858 14197732 1346853671215 13362572 1477011799106 12527411 1591607542140 11692250 1688518756928 10857089 1765623300081 .226. Tabel 2b.703.225. Prediksi penerimaan cukai di atas berdasarkan nilai produksi. 884. pembebanan cukai sebesar 25% mengakibatkan penurunan produksi sekitar 20% sehingga jumlah produksi setelah dikenakan cukai menjadi 16. untuk mendapatkan prediksi jumlah penerimaan cukai.asumsi harga pabrik sebelum kena cukai Rp.441.

03% dari produksi DN Apabila pengenaan cukai mengacu pada ketentuan UU no.540.65 70 75 80 85 279510 287980 296450 304920 313390 52 56 60 64 68 10021929 1820799028208 9186768 1851923797921 8351607 1856875465830 7516446 1833531888545 6681286 1779770922677 2.699. 3.2. Semen yang dikonsumsi di Daerah Pabean Produksi DN Impor Ekspor Potensi Semen Kena Cukai 100% 0.03% 97. 2000 (konsumsi daerah Pabean) Tarif NP kena cukai Satu tahun 0 5 10 15 20 3435142125 3297736440 3160330755 3022925070 2885519385 NP kena cukai Penerimaa n satu (9 bl) tahun 2576356594 0 Penerimaan 9 bl 0 123665117 237024807 340079070 432827908 2473302330 164886822 2370248066 316033076 2267193803 453438761 2164139539 577103877 .435.000. maka cukai hanya dikenakan terhadap semen yang dikonsumsi di daerah pabean.142. Skenario II : Cukai Dikenakan Terhadap Semen Yang Dikonsumsi di Daerah Pabean 2.06% 3.00 x 97.288. 1. 3.1. Tabel Prediksi Penerimaan Cukai Th. Dengan demikian nilai produksi semen yang dapat dikenakan cukai adalah sebesar 97.2.125. Perkiraan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Berdasarkan Data Nilai Produksi No.000.11 Tahun 1995 tentang Cukai.03% = Rp.00 sehingga dapat disajikan tabel seperti di bawah ini : Tabel 2c.03% dari produksi dalam negeri atau Rp. 2. 3.

Untuk menguji keabsahan dari analisa tersebut perlu dilakukan sensitivity analysis dengan menggunakan pengaruh pembebanan cukai terhadap penurunan produksi (dalam ton). menggambarkan pengaruh pembebanan cukai terhadap tingkat produksi maupun penerimaan Cukainya.00 maka apabila semen dikenakan cukai dengan tarif 25% akan diperoleh prediksi penerimaan cukai adalah sebesar Rp. Perkiraan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Berdasarkan Data Jumlah Produksi Prediksi penerimaan cukai di atas berdasarkan nilai produksi.271.000.142. maka diperoleh prediksi penerimaan cukai sebesar Rp.458. 3.00 (dengan asumsi income per capita tetap). .00 (= Rp.00 x 103%).319.570. Apabila pertumbuhan income per capita diprediksikan sebesar 5% untuk tahun 1999 dan 2000. Menganalisa tabel 2d tersebut.2.435. Tabel 2d.319. 530.703.271. 2.000.214 ton dan harga pabrik setelah kena cukai Rp. pada skenario kedua apabila nilai produksi kena cukai hanya sebesar Rp.000.125. 515. 515.729.2.25 30 35 40 45 50 55 60 65 70 75 2748113700 2610708015 2473302330 2335896645 2198490960 2061085275 1923679590 1786273905 1648868220 1511462535 1374056850 2061085275 687028425 1958031011 783212405 1854976748 865655816 1751922484 934358658 1648868220 989320932 1545813956 103054263 8 1442759693 105802377 5 1339705429 107176434 3 1236651165 107176434 3 1133596901 105802377 5 1030542638 103054263 8 515271319 587409303 649241862 700768994 741990699 772906978 793517831 803823257 803823257 793517831 772906978 Sebagaimana halnya pada skenario pertama. untuk mendapatkan prediksi jumlah penerimaan cukai. pembebanan cukai sebesar 25% mengakibatkan penurunan produksi sekitar 20% sehingga jumlah produksi setelah dikenakan cukai menjadi 16.

964.703.211.964.00. III.00 per ton dengan penerimaan cukai untuk tahun 2000 sebesar Rp.850. maka prediksi penerimaan cukai tahun anggaran 2000 (9 bulan) adalah sebesar Rp. Elastisitas Permintaan . 883.850. Tabel 2d. Tabel Prediksi Penerimaan Cukai Th.00 x 103%).750.880.827. (dengan asumsi pertumbuhan income per capita tetap). 2000 Berdasarkan Jumlah Produksi Untuk Konsumsi Semen Di Daerah Pabean Tarif (%) 0 5 10 15 20 25 30 35 40 45 50 55 60 65 70 75 80 85 Harga Pabrik (Rp) 169400 177870 186340 194810 203280 211750 220220 228690 237160 245630 254100 262570 271040 279510 287980 296450 304920 313390 Prosentase Penurunan Jumlah produksi 0 4 8 12 16 20 24 28 32 36 40 44 48 52 56 60 64 68 Jumlah produksi (ton) Penerimaan Cukai 20258911 0 19448555 172965719979 18638198 347304183768 17827842 520956275652 17017485 691862879917 16207129 857964880850 15396772 1017203162736 14586416 1167518609861 13776059 1306852106511 12965703 1433144536972 12155347 1544336785530 11344990 1638369736471 10534634 1713184274081 9724277 1766721282646 8913921 1796921646452 8103564 1801726249785 7293208 1779075976931 6482852 1726911712175 Apabila diprediksikan pertumbuhan income percapita sebesar 5% sebagaimana telah dijelaskan di atas.275. 857.880.00 (=857.

. Rentang biaya produksi semen per tonnya adalah antara US $ 26 – US $ 38. Oleh karena itu industri semen merupakan industri yang bersifat ekonomi skala besar (economies of scale) yang artinya semakin besar volume produksinya. 4. tangki atau kontainer. energi yang dibutuhkan adalah antara 800 – 900 Kkal energi bahan bakar. temasuk dalam hal ini adalah cukai. Energi yang dipakai pada umumnya adalah listrik dan bahan bakar. Oleh karena itu. yaitu melalui Asosiasi Semen Nasional. sehingga industri semen adalah industri yang padat modal. 2. 5. Weight loosing process industry. sehingga industri semen hanya dapat dilakukan oleh industri besar saja (bukan berbentuk industri rakyat/home industry). IV. semakin kecil biaya rata-rata (average cost) per ton semen. semen mempunyai sifat permintaan inelastis yang artinya berapapun peningkatan harga semen tidak akan terlalu mempengaruhi permintaan masyarakat terhadap semen. Dengan demikian semen mepunyai potensi yang cukup besar untuk meningkatkan penerimaan negara di sektor cukai apabila semen tersebut dikenakan cukai. industri semen dapat dikelompokkan dalam : 1.Berdasarkan analisa statistik terhadap data produksi dan nilai produksi industri semen di Indonesia yang diperoleh dari BPS melalui uji regresi dengan harga konstan. Selain padat modal industri semen juga padat energi. maka penurunan jumlah produksi tersebut tidak akan mempengaruhi permintaan semen di dalam negeri. sederhana dan mudah difahami oleh anggota masyarakat. dengan mempertimbangkan kelayakan administrasi dari pemungutannya. Proses produksi semen adalah proses produksi yang terpadu (berada pada satu lokasi dan tidak terpisah-pisah). karena untuk membuat satu ton semen diperlukan bahan-bahan baku seperti yang telah disebutkan di atas yang berat totalnya hampir dua kali lipat dari produk akhir yang dihasilkannya. Kelayakan administrasi suatu barang untuk dikenakan cukai dimaksudkan bahwa administrasi barang kena cukai tersebut dapat dilakukan secara tertib. yaitu produk semen saja dan sangat sulit untuk memproduksi barang lain selain semen. Sebagaimana kita ketahui. Untuk menghasilkan satu ton semen. industri semen menghasilkan single product.270 (ceteris paribus diasumsikan income percapita tetap). Kelayakan Administrasi Salah satu pertimbangan dalam pemungutan pajak di suatu negara. diperoleh hasil –0. Proses produksi dalam industri semen dilakukan dengan menggunakan high technology (teknologi canggih). Selain itu. sedangkan untuk menghasilkan satu ton clinker. energi yang dibutuhkan bisa mencapai 110 – 120 Kwh energi listrik . Sistem distribusi barang jadi hasil produksi semen adalah sederhana. 3. melalui truk. Hal ini menunjukkan bahwa setiap kenaikan harga sebesar 10% akan mengakibatkan penurunan jumlah produksi semen sebesar 8. sehingga kemungkinan melakukan mutasi barang setengah jadi sangatlah sulit.80673 dengan t-statistik -2.0673%. terkendali. Selain itu.

karena semen sulit untuk dipalsukan (proses produksinya rumit dan barang jadi / hasil akhirnya jelas dan sudah dikenal luas oleh masyarakat). Selain itu. proses produksinya terpadu dan barang jadinya (hasil akhirnya) spesifik dan terukur. Oleh karena itu. Pelunasan cukai dapat dilakukan pada saat semen selesai dibuat di Indonesia. Berdasarkan hal-hal yang telah disebutkan di atas. maka semen mudah diawasi/dikontrol karena pabriknya jelas. sebagai implementasi dari karakteristik cukai cukai.tempat penimbunan barang jadi hasil industri semen juga sederhana. Pengawasan fisik tersebut dapat dilakaukan dengan dua cara. Hasil akhir industri semen adalah bubuk/bulk yang dapat langsung dikeluarkan dalam bentuk bulk truk/tangki yang berupa semen curah dengan ukuran tertentu dan melalui proses pengantongan dengan kemasan berupa zak (berukuran 40 atau 50 Kg). Namun demikian jumlah pegawai yang dibutuhkan tidaklah terlalu banyak. dimana pegawai Bea dan Cukai dapat dipanggil sewaktu-waktu. industri semen bukanlah industri tradisional melainkan industri yang modern yang padat modal. Semen juga memiliki jenis tertentu dan ada standar mutunya. Hal ini adalah untuk mengantisipasi kesulitan pegawai yang mau ditempatkan di pabrik semen. pelunasannya dapat dilakukan pada saat keluar dari truk/tangki curahnya. sehingga mudah untuk melakukan pengawasan fisik. On Call Service yang dikaitkan dengan self assesment dalam administrasi cukai. jumlah pabrik semen tidak terlalu banyak (sekitar sepuluh sampai dengan dua puluh pabrik) dengan jaringan pemasaran yang meliputi 27 (dua puluh tujuh) propinsi di Indonesia. yaitu pada saat diperlukan oleh pabrik semen. sehingga mudah untuk diawasi. sehingga mengharuskan memiliki sistem administrasi yang baik. Selain itu. baik dari segi jumlah produksi maupun penjualannya. - Dengan administrasi yang baik dan adanya kemudahan-kemudahan dalam pengawasan fisik. mengingat dampak negatif terhadap kesehatan pegawai yang ditimbulkan oleh industri semen. berskala besar. sehingga mudah untuk menetapkan berapa besarnya tarif cukai untuk masing-masing jenis semen. kemungkinan untuk pelarian hak-hak negara juga sangat kecil. yaitu : Penempatan pegawai Bea dan Cukai untuk mengawasi pabrik semen. pengawasan terhadap jumlah produksi maupun penjualan semen dalam rangka perhitungan cukainya tidaklah terlalu sulit. Untuk semen curah. Sedangkan untuk semen yang telah dikemas dalam kantong/zak. Untuk semen impor pelunasan . berdasarkan halhal yang telah disebutkan di atas maka mudah untuk menerapkan aturan-aturan yang ada dalam UU Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai. Oleh karena itu. pada saat dikeluarkan dari pabrik. karena industri semen pabriknya jelas dan produk hasil akhirnya mudah dikenal luas oleh masyarakat.

Ada kendala dalam melaksanakan administrasi di bidang cukai semen. Antara lain penggunaan semen abu/portland jenis II dan V banyak digunakan untuk pembangunan Rumah Sangat Sederhana (RSS). Pemasukan/pengeluaran semen ke/dari pabrik atau tempat penyimpanan. sehingga jika dikenakan cukai. Di samping itu pengenaan cukai dapat dibebankan kepada konsumen (forward shifting) dan bukan kepada pengusaha pabrik. . Perizinan berupa BKC untuk mendirikan pabrik. yaitu dikenakan cukai dengan tarif yang relatif rendah. Sistem pengawasan dengan menggunakan dokumen cukai. antara lain ketentuan pasal 16 UU No. maka akan banyak masyarakat kecil yang memprotesnya. Pajak Lainnya Selama ini industri diantaranya adalah : semen telah dikenakan beberapa macam pajak − Pajak Penghasilan (PPh) Badan − Pajak Penghasilan (PPh) Perorangan untuk Karyawan − Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) − Pajak pertambahan Nilai (PPN) − Pajak Daerah dan Distribusi Daerah Dengan melihat beban pajak yang telah dikenakan pada barang produksi semen pada saat ini. maka pengusaha pabrik dan importir semen wajib memenuhi kewajiban-kewajibannya sesuai dengan UU No. dan setelah mendapatkan NPPBKC. maka semen mempunyai potensi untuk dikenakan cukai.n. akan tetapi karena potensi penerimaan dari cukai adalah cukup besar dan administrasi pemungutan cukainya murah serta kelayakan administrasinya memadai. 11/1995 tentang Cukai. maka diharapkan salah satu beban pajak tersebut digantikan dengan cukai. Jalan keluar untuk permasalahan tersebut adalah dengan mengatur agar pengenaan cukai terhadap semen tipe tersebut akan.cukainya dilakukan pada saat semen diimpor untuk dipakai. Menteri Keuangan Republik Indonesia. wajib diberitahukan kepada kepala kantor Bea Cukai setempat dengan dilindungi oleh dokumen cukai dan/atau dokumen pelengkap cukai. Memang ada kendala dalam administrasi cukai semen. Pajak yang dapat dipertimbangkan untuk diganti dengan cukai adalah PPN. Hal ini disebabkan karena penerimaan negara diperkirakan akan lebih besar dan lebih sederhana bila semen dikenakan cukai dibanding bila dikenakan PPN. Pelunasan sukai semen dapat dilakukan dengan pembayaran. V. 11/1995 berkenaan dengan kewajiban pengusaha pabrik untuk membuat buku catatan mengenai semen untuk dilaporkan kepada pejabat Bea dan Cukai. tempat penimbunan dan tempat penjualan eceran semen serta importir semen diberikan oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai a.

Akibat lanjutan adalah sungai menjadi kering pada musim kemarau dan sebaliknya sungai akan banjir (debit air menjadi sangat tinggi) karena tanah tidak mampu lagi menyerap air yang mengalir terlalu cepat. yang pada akhirnya akan menimbulkan masalah banjir pada musim hujan. maka semen mempunyai dampak penting untuk komponen-komponen lingkungan seperti diuraikan di bawah ini : a) • LAHAN.Pengenaan cukai terhadap semen akan mengakibatkan kenaikan harga semen. yang menimbulkan lahan kritis yang mudah terkena erosi. Mengingat semen adalah barang yang mempunyai sifat permintaan inelastis yaitu permintaan yang tidak peka terhadap perubahan harga. maka pengenaan cukai terhadap semen diharapkan tidak mempengaruhi penerimaan negara di sektor pajak yang lain. VI. 3. Sedangkan dari segi ruang akan mempengaruhi keseimbangan atau keselarasan lingkungan setempat. dampak yang bersifat merugikan adalah : • Kualitas air bertambah buruk akibat limbah cair dari pabrik dalam bentuk minyak dan sisa air dari kegiatan penambangan. • Debu yang dihasilkan selama pengangkutan bahan baku ke pabrik dan bahan jadi ke luar pabrik. AIR. Dampak Lingkungan dan Sosial Berdasarkan bahan baku dan bahan bakar yang digunakannya serta proses produksi yang dilaluinya. akibatnya persediaan ait tanah menjadi makin sedikit. UDARA. Perubahan dari segi tata guna tanah akibat kegiatan penebangan dan penyerapan lahan serta pembangunan fasilitas lainnya. b) • Kuantitas air atau debit air menjadi berkurang karena hilangnya vegetasi pada suatu lahan akan mengakibatkan penyerapan air hujan oleh tanah di tempat itu menjadi berkurang. sehingga persediaan air tanah menjadi menipis. termasuk pengantongannya. Perubahan ini dari segi waktu akan meluas ke arah menurunnya kapasitas penampungan air yang pada akhirnya akan berpengaruh juga terhadap kuantitas air sungai. dampak yang bersifat merugikan adalah : • Penurunan kualitas dari segi kesuburan tanah akibat penambangan tanah liat. dampak yang bersifat merugikan adalah : a) Debu yang dihasilkan oleh kegiatan pabrik terdiri dari : • Debu yang dihasilkan pada waktu pengadaan bahan baku dan selama proses pembakaran. dapat menimbulkan pencemaran udara yang sangat . b) Debu yang secara visual terlihat di kawasan pabrik dalam bentuk kabut dan kepulan debu tersebut. yang akan mengakibatkan pendangkalan dasar sungai.

Dampak lingkungan terhadap pola penyakit. Penyakit gangguan kejiwaan (psiko-sosial) adalah penyakit yang bukan disebabkan oleh adanya sebab-sebab fisik. antara lain dapat mengakibatkan naiknya temperatur udara di sekitar pabrik. • Dentuman dinamit yang digunakan pada waktu pengambilan kapur. CO2 dan SO2 yang mengandung hidrokarbon dan belerang. demam berdarah. bahkan dapat menimbulkan penyakit. neurosis anxiety). Berubahnya habitat air dan habitat tanah tempat hidup hewan-hewan tersebut. berupa gas CO. Sayang sekali tidak ada informasi tentang berapa besarnya (magnitude) dampak-dampak negatif ini . ternyata semen memang menimbulkan dampak yang kurang menguntungkan bagi linkungan. d) Kebisingan yang terdiri dari tiga jenis sumber bunyi : • Mesin-mesin yang digunakan dalam pabrik. pharingtis dan tbc paru serta silicosis (pneumocosis). ∗ ∗ ∗ ∗ Seperti telah dikemukakan di atas. Morbidity rate (angka kesakitan) dari penyakit-penyakit tertentu untuk dapat menggambarkan besarnya dari dampak penyakit-penyakit tersebut di atas terhadap kesehatan. sulit tidur. Penyakit-penyakit lain yang disebabkan oleh rendahnya mutu lingkungan. penyakit saluran pencernaan dan gangguan pada kulit. Penyakit akibat kecelakaan kerja. e) f) Berkurangnya keanekaragaman flora. semakin rendah kadar hemoglobin darahnya. berubahnya pembentukkan klorofil dan proses fotosintesa. misalnya sakit kepala yang tidak jelas penyebabnya. seperti penyakit perut (diarhea). berubahnya pola vegetasi dan jenis endemik. seperti bronchitis. Beberapa penyakit yang diperkirakan akan meningkat intensitasnya antara lain penyakit yang saluran nafas. tetapi penyakit yang disebabkan oleh gangguan kejiwaan yang sulit diterangkan secara fisis maupun biologis. malaria kulit dan sebagainya. khususnya penyakit saluran pernafasan. cephagia. c) Gas yang dihasilkan oleh pembakaran bahan bakar minyak bumi dan batu bara. penyakit yang berhubungan dengan gangguan kejiwaan (psycho-social) dan penyakit lainnya yang berhubungan dengan kondisi lingkungan yang kurang sehat. hewan tanah dan hewan langka). Sedangkan dampak negatif yang diakibatkan semen terhadap lingkungan sosial atau kehidupan masyarakat adalah sebagai berikut : ∗ ∗ Status gizi kadar hemoglobin darah dimana semakin rendah status gizi seseorang.mengganggu. Berkurangnya keanekaragaman fauna (burung. nyeri ulu hati. gelisah. berdebar-debar (yang dalam istilah kedokteran dinamakan gastritis. • Alat-alat besar seperti traktor yang dipakai pada waktu pengambilan bahan baku.

0289 11125379 0.253 orang.04713 94016964 0.150 orang dengan rata-rata penyerapan tenaga kerja tiap pabrik sebesar 1.112861 52 732 -0. Industri Semen adalah termasuk industri yang padat modal. Sebagaimana data tabel 3 untuk periode tahun 1992-1993.253457 . Padahal hal ini sangat penting untuk menjadi alasan bahwa semen memang harus dikenai cukai.07% sedangkan jumlah tenaga kerja justru mengalami penurunan sebesar 0.” VII.074 26105097 0.0142 17052001 0.02473 23010927 0.0087 12814464 0. Tabel Penyerapan Tenaga Kerja Tahun Jumla Jumlah Rata-rata h Tenaga Kerja TenagaKe Pabrik per Pabrik rja 11 11 11 11 11 12 12 12 11 11 13345 14005 13611 13288 13173 14169 14711 15084 14932 15178 1213 Perubah an Produksi Perubaha n 1988 1989 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 78524129 5 1273 0.035009 23 642 -0. karena dampak-dampak negatif tersebut seringkali “berada di atas nilai ambang batas yang wajar. Tenaga Kerja Rata-rata penyerapan tenaga kerja pada industri semen di Indonesia adalah sebesar 14. nilai produksi mengalami peningkatan sebesar 33.01621 32721627 0.0243 12381009 0. Berdasarkan data BPS yang berkaitan dengan penyerapan tenaga kerja.01%.(khususnya dalam kasus Indonesia).134465 60 251 1380 0. dapat disajikan tabel sebagai berikut : Tabel 3. Hal ini dapat dilihat dari perbandingan antara jumlah produksi dengan penyerapan tenaga kerja.183337 88 489 -0.197300 6 31 1237 1208 1198 1181 -0.105762 46 127 1357 0.03684 20810015 0.330683 04 885 1226 0.220385 92 565 1257 0. Menyusutnya jumlah tenaga kerja pada saat jumlah produksi meningkat adalah karena pengerjaan produksi semen cenderung menggunakan tenaga mesin.

Namun demikian.288. Kemudian dengan membagi penurunan nilai produksi jika dikenakan cukai 25% (sebesar Rp.7. dapat dihitung dengan cara membagi nilai produksi tahun 2000 (sebesar Rp.740.4 9674929 9411210 8397389 8783635 8352193 9478125 7985496 6929435 9542558 7165071 725 672 617 661 634 669 543 459 639 472 Untuk mengetahui rasio tenaga kerja industri semen. Tabel Analisa Tenaga Kerja Tahu Jumlah Nilai n Tenaga kerja Produksi (ribu Rp. penerimaan cukai tahun 2000 diharapkan dapat mengkompensasikan angka tenaga kerja yang kemungkinan tidak dipekerjakan pada industri semen tersebut. 3.6 180.4 291.577. sehingga menghasilkan angka rasio sebesar 233.000.2 207.699.00) dengan tenaga kerja tahun 1997 (sebesar 15178 orang). Berdasarkan Tabel Peramalan Penerimaan Cukai .8 246.251.70 Ratarata Sumber : Data BPS 398 14150 1253 17327463 28 Untuk memprediksikan dampak pengenaan cukai penyerapan tenaga kerja.9 262.7 226.3 164.036 orang.3 189.8 150. maka didapat angka 3.00) dibagi dengan angka rasio di atas.080. dapat disajikan tabel sebagai berikut : semen terhadap Tabel 4.) (L) CPI Y =(Nilai Prod/CPI)x100 Y/L (output) 1988 1989 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 1998 1999 2000 13345 14005 13611 13288 13173 14169 14711 15084 14932 15178 785241295 940169646 1112537988 1238100952 1281446423 1705200104 2081001592 2301092746 2610509760 3272162770 3359202300 3448557081 3540288699 141.540.

915. akan tetapi pada kasus tertentu seperti pada tahun 1995 dan 1997 terjadi peningkatan kandungan impor yaitu masing-masing sebesar 45.00 / 2.06%. dapat diketahui bahwa jumlah penerimaan cukai tahun 2000 dengan tarif 25% adalah sebesar Rp. Dengan melihat analisa di atas.4693 0. 546.6 -0.35 7. yang berarti kandungan lokalnya sebesar 83.52055 Perubahan .306 orang).581 orang (17/20 x 3.04689 -1.32%. 174. Kandungan Impor dan Impor Semen Bahan baku yang masih diimpor adalah bahan baku berupa gypsum. Prosentase kandungan impor dari tabel tersebut dapat diketahui sangat kecil yaitu rata-rata 16.000.83 7.8327 -0.1365 -0.Tahun 2000 (Tabel 2. Dengan memperhitungkan PDB sebagaimana yang telah dianalisa pada point B.18 7.15 7 14.14 22.45323 -0.32% dan 52. Perubahan nilai impor dari tahun ke tahun cenderung mengalami penurunan.68% pertahun. diketahui bahwa industri semen bersifat capital intensive sehingga diharapkan pengenaan cukai terhadap semen tidak akan terlalu mempengaruhi penyerapan tenaga kerja. 211.0223 0.450. Jika angka tersebut dibagi dengan tenaga kerja yang tidak dipekerjakan pada industri semen (3.3 31.305.00. Tabel Kandungan Impor Tahun 1988 1989 1990 1991 1992 1993 1994 1995 1996 1997 Bahan Baku 162048584 177095855 189517327 237854152 249050706 265604044 280676289 372405929 433687927 785659700 Nilai Impor 55135913 54085779 45189650 57423790 15698560 12145330 11978428 58660189 46044842 71756181 Kandungan Impor 35.00 per orang.923. maka kemungkinan tenaga kerja yang tidak dipekerjakan pada industri semen menjadi sebesar 2.974.00 per orang (Rp.520.604. sedangkan bahan baku yang lain telah menggunakan kandungan lokal.036 orang).0653 -0.043. VIII.200.06 21. maka diperoleh angka kompensasi sebesar Rp. 531. sehingga angka kompensasi menjadi sebesar Rp.). Optimalisasi Penerimaan di atas.19 13.8786 0.581). Berdasarkan data dari BPS yang berkaitan dengan kandungan impor bahan baku semen dapat disajikan tabel sebagai berikut : Tabel 5.

732 94. Jumlah impor barang jadi berupa semen berdasarkan data impor tahun 1998 dapat disajikan tabel sebagai berikut : Tabel 6.008.608.003.963. 5. Ketentuan WTO mengatur bahwa pengenaan segala jenis pajak.469 10. 4.06%. 2.368 117. dalam hal ini adalah cukai terhadap barang kena cukai (BKC) impor (semen) diperkenankan sepanjang pengenaan tersebut tidak bersifat diskriminatif dalam arti cukai dikenakan terhadap BKC impor maupun BKC dalam negeri.415. Orientasi Ekspor Berdasarkan data dari BPS yang berkaitan ekspor hasil produksi semen dapat disajikan tabel sebagai berikut : Tabel 7.216 2. 3. Mengingat hal tersebut maka untuk meningkatkan pemanfaatan bahan baku lokal dan menurunkan bahan baku impor perlu dibedakan sistem pentarifannya yaitu bahan baku impor diberikan tarif lebih tinggi dari pada semen dengan bahan baku lokal. IX. Tabel Orientasi Ekspor Tahun Produksi Nilai Ekspor Prosentase Ekspor Perubahan .066 2.000 Berdasarkan data tabel tersebut di atas dapat diketahui besarnya persentase impor semen yaitu 0. Tabel Impor Semen Tahun 1998 No.385 Rata-rata Produksi DN (kg) 17.Ratarata 315360051 42811866 16.68 Sumber : Data BPS Beberapa perusahaan pada tahun-tahun tertentu ada yang menggunakan bahan baku murni kandungan lokal seperti PT. Jenis Semen White Cement Semen Tipe I Semen Portland Semen Fondu Semen hidraulik Jumlah Sumber : data BPS Jumlah Impor (kg) 224. Nusantara pada tahun 1995 dan tahun 1997. 1.120.

yaitu rata-rata 3. . yaitu sebesar 96.76044 -4.97% adalah untuk konsumsi di dalam negeri.03% pertahun.09 4.1988 78524129 5 1989 94016964 6 1990 11125379 88 1991 12381009 52 1992 12814464 23 1993 17052001 04 1994 20810015 92 1995 23010927 46 1996 26105097 60 1997 32721627 70 Rata.5 0 0 9 1. dapat dilihat bahwa kecenderungan hasil produksi industri semen untuk diekspor sangatlah kecil. Dengan demikian pangsa pasar semen dalam negeri setelah pembebanan cukai tetap besar.42 0. Dengan demikian industri semen telah berproduksi dengan full capacity atau sangat efisien. Memperhatikan rasio kapasitas terpasang dan produksi yang dihasilkan. Berarti sisanya.27586 0.83 0.03 1 -7. dapat dilihat bahwa utilisasi kapasitas pada industri semen mencapai 91%.60667 Berdasarkan data di atas.58 1.18 3 3.4819 -0.2569 0.9762 0. Mengingat hal tersebut maka pengenaan cukai terhadap semen diprediksikan dapat meningkatkan penerimaan dan tidak perlu dikhawatirkan pengenaan cukai terhadap semen akan memberikan perubahan kecenderungan untuk melakukan ekspor karena sifat permintaan semen adalah inelastis.55 0.50847 0.17327463 rata 28 Sumber : Data BPS 0 0 130310463 29044403 56752602 14766624 18226915 3452393 55175195 217541230 52526982. sehingga pembebanan cukai tidak akan menyebabkan pengurangan permintaan yang signifikan.

000) 1501436095 1713568135 1693772243 0.Pengenaan cukai pada industri yang sudah efisien diharapkan akan memberikan dampak negatif yang sangat kecil. karena industri dimaksud dengan mudah akan dapat membuat penyesuaian terhadap adanya peraturan perpajakan (cukai) yang baru.01168745 8 0. Tabel Aset Perusahaan Semen di Indonesia Tahun 1988 1989 1990 11 11 11 Jumlah Pabrik Jumlah Aset ( Rp.00164064 1 0. sehingga beban cukai sebagian dapat dibebankan kepada konsumen.19355520 4 0.19644430 7 0. I.03479122 Delta 1991 1992 1993 1994 11 11 12 12 2100295335 3060356090 3808517715 3802279540 1995 12 3674441216 . maka dimungkinkan beban pengenaan cukai dilakukan dengan forward shifting.31370883 9 0.12379550 9 0. sehingga dampaknya terhadap produksi maupun tenaga kerja lambat laun akan sangat kecil. Hal ini disebabkan karena permintaan semen bersifat inelastis. Backward / Forward Shifting Dengan melihat berbagai analisa yang telah disebutkan di atas. II. Asset Perusahaan Berdasarkan data dari BPS yang berkaitan dengan aset perusahaan semen di Indonesia dapat disajikan tabel sebagai berikut : Tabel 8. yaitu pengenaan cukai dibebankan kepada konsumen.

Negara-negara Yang Mengenakan Cukai Atas Semen Semen telah dikenakan cukai di 27 (dua puluh tujuh) negara. pangsa pasar semen dalam negeri setelah pembebanan cukai tetap besar. Pengenaan cukai terhadap semen dilakukan dengan memperhitungkan aspek-aspek tersebut. dampak negatif yang dihasilkan oleh industri semen bagi lingkungan.385. sosial maupun kesehatan masyarakat. efisiensi pemakaian sumber alam serta dalam rangka mengoptimalkan penggalian alternatif sumber-sumber pajak dalam negeri.29007407 3 0.15038099 7 0. kualitas jenis semen dan lain-lain.06396914 6 Rata-rata 2903185072 Sumber : Data BPS Rata-rata jumlah aset perusahaan semen di Indonesia adalah sebesar Rp. 290. 43. Oleh karena itu. yaitu rata-rata 3. antara lain di Malaysia. berarti 96. perhitungan tarif cukai harus juga memperhatikan penyerapan tenaga kerja dan kemungkinan tenaga kerja tidak dipekerjakan pada industri semen tersebut.00. Korea dan India. sehingga hal tersebut bukanlah merupakan hal yang baru. sehingga pembebanan cukai tidak akan menyebabkan pengurangan permintaan yang signifikan. pembebanan cukai semen di Indonesia bukan merupakan hal yang baru. X.03% pertahun. maka tarif ad valorum yang ideal sekitar 25% dengan penurunan produksi sekitar 20% (dengan asumsi kondisi yang lain tidak berubah/ceteris paribus) atau bila dipakai tarif spesifik adalah Rp. sosial maupun kesehatan masyarakat. Dengan mengetahui besarnya aset perusahaan tersebut dapat disimpulkan bahwa Perusahaan semen di Indonesia merupakan perusahaan besar yang bersifat capital intensive sehingga dampak sosial pengenaan cukai terhadap produksi semen akan relatif kecil. Kecenderungan hasil produksi industri semen untuk diekspor sangatlah kecil.072.000.97% adalah untuk konsumsi di dalam negeri. Sifat permintaan semen adalah inelastis. Jadi. Disamping itu. sosial dan kesehatan masyarakat.00 per kg (berdasarkan harga yang berlaku). efisiensi pemakaian sumber alam serta untuk mengoptimalkan penggalian alternatif sumber pajak dalam negeri. XI.9 1996 1997 11 11 4324810536 3352373810 0. Penutup Pengenaan Cukai terhadap semen telah diterapkan di 27 negara. kandungan lokal. Di Indonesia pembebanan cukai semen terutama ditujukan untuk mengkompensasikan dampak negatif terhadap lingkungan. Pembebanan cukai semen di Indonesia terutama ditujukan untuk mengkompensasikan dampak negatif terhadap lingkungan. . kandungan impor dan impor semen.

271.703.570 883.729.03%) No.964. baik dari segi jumlah produksi maupun penjualannya. 883. Pertumbuhan PDB sebesar 5% tersebut akan mengakibatkan pertumbuhan industri semen sebesar 3%.570.703. Tabel Prediksi Penerimaan Cukai Tahun Anggaran 2000 untuk konsumsi Di Daerah pabean (97. dapat dilihat prediksi pesimis penerimaan cukai pada income tetap adalah sebesar Rp.275.729. Dengan demikian prediksi penerimaan cukai tahun 2000 adalah 103% atau (100% + 3%) dari prediksi penerimaan denagn asumsi income tetap.880.Dengan memperhatikan rasio kapasitas terpasang dan produksi yang dihasilkan.458. prediksi pesimis penerimaan cukai pada income berubah adalah sebesar Rp.) Jumlah Produksi (ton) Income Tetap (Dalam Rp.827.964. . 857.000 857. 515. Dasar Perhitungan Nilai Produksi (Rp. Berdasarkan bukti empiris pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) tahun1999 sebesar 2%dan tahun 2000 diprediksikan sebesar ± 3%. sehingga jika mempertimbangkan segi administrasinya layak untuk dikenakan cukai.827.850 Income Berubah (Dalam Rp. Hal ini ditambah dengan administrasi yang baik dan adanya kemudahan-kemudahan dalam pengawasan fisik.3%). akan menjadi 17% (20% .00 dan prediksi optimisnya sebesar Rp. 43.00. Prediksi penerimaan ini diperkirakan dicapai dengan tarif cukai ad valorum 25 % atau tarif cukai spesifik Rp.319.850. Berdasarkan analisa tersebut di atas diperoleh prediksi penerimaan cukai dari masing-masing dasar perhitungan pertumbuhan income percapita. Hal ini dapat di lihat pada tabel di bawah ini : Tabel 9. 530.458.) 515.00 dan prediksi optimisnya sebesar Rp. dapat dilihat bahwa utilisasi kapasitas pada industri semen mencapai 91%. 2.00 per kg.319.) 530.000. Sehingga penurunan nilai produksi semen setelah dikenakan cukai dengan tarif 25%.880. 1. dengan memperhitungkan pertumbuhan ekonomi.271.00. Sedangkan pada pertumbuhan income percapita 5%. Dengan demikian industri semen telah berproduksi dengan full capacity atau sangat efisien.275 Berdasarkan tabel di atas.

.........2... 2.......................................................................... IX.................................... ELASTISITAS PERMINTAAN.................................................. PENGERTIAN SEMEN.....................2......................1... 2...................... KANDUNGAN IMPOR DAN IMPOR SEMEN.. XI....... NEGARA-NEGARA YANG MENGENAKAN CUKAI ATAS SEMEN................................................................................................................................................................... PENUTUP................ VII.. TENAGA KERJA.................. Perkiraan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Berdasarkan Data Jumlah Produksi............. V...... Perkiraan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Berdasarkan Data Nilai Produksi......................................................... II.... ORIENTASI EKSPOR....................... Error: Reference source not found . KELAYAKAN ADMINISTRASI........1........... OPTIMALISASI PENERIMAAN.....1...............1.................................. Skenario I : Cukai Terhadap Produksi Semen Dalam Negeri........................... 2... VI.........................2................ III.......................... 2.................... VIII................. X............................ PAJAK LAINNYA.1.... IV........ DAMPAK LINGKUNGAN DAN SOSIAL...................... Skenario II : Cukai Dikenakan Terhadap Semen Yang Dikonsumsi di Daerah Pabean 2..............I..........2.......................... 2...........2................................. Perkiraan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Berdasarkan Data Nilai Produksi..................... Perkiraan Penerimaan Cukai Tahun 2000 Berdasarkan Data Jumlah Produksi.........

bottom ash digunakan sebagai bahan bakar untuk kerajinan besi (pandai besi). Komposisi fly ash dan bottom ash yang terbentuk dalam perbandingan berat adalah : (80-90%) berbanding (10-20%). Secara umum ukuran fly ash/bottom ash dapat langsung dimanfaatkan di pabrik semen sebagai substitusi batuan trass dengan memasukkannya pada cement mill menggunakan udara tekan (pneumatic system). Ash yang terbentuk terutama bottom ash masih memiliki kandungan kalori sekitar 3000 kkal/kg. Di China. Teknologi Fixed bed system banyak digunakan pada industri tekstil sebagai pembangkit uap (steam generator). Dari suatu penelitian empiric untuk campuran batako. Komposisi fly ash dan bottom ash yang terbentuk dalam perbandingan berat adalah : (15-25%) berbanding (75-25%). Sistem ini menghasilkan abu terbang dan abu yang turun di bawah alat. campuran beton (concerete) dan dicetak menjadi paving block/batako. Ukuran ini relative kecil dan ringan. Sistem ini kurang efisien karena batubara yang terbakar kurang sempurna atau dengan perkataan lain masih ada karbon yang tersisa. Fluidized bed system adalah sistem dimana udara ditiup dari bawah menggunakan blower sehingga benda padat di atasnya berkelakuan mirip fluida. Teknologi fluidized bed biasanya digunakan di PLTU (Pembangkit Listruk Tenaga Uap). Persoalan di Sekitar Fly ash dan Bottom ash Fly ash/bottom ash yang dihasilkan oleh fluidized bed system berukuran 100-200 mesh (1 mesh = 1 lubang/inch2). Disamping itu terdapat system ke-3 yakni spouted bed system atau yang dikenal dengan unggun pancar.PEMANFAATAN FLY ASH DAN BOTTOM ASH PEMANFAATAN FLY ASH DAN BOTTOM ASH Fly ash dan bottom ash adalah terminology umum untuk abu terbang yang ringan dan abu relatif berat yang timbul dari suatu proses pembakaran suatu bahan yang lazimnya menghasilkan abu. Pasir atau corundum yang berlaku sebagai medium pemanas dipanaskan terlebih dahulu. Pemanasan biasanya dilakukan dengan minyak bakar. Teknik fluidisasi dalam pembakaran batubara adalah teknik yang paling efisien dalam menghasilkan energi. Disamping dimanfaatkan di industri semen. Sistem pembakaran batubara umumnya terbagi 2 yakni sistem unggun terfluidakan (fluidized bed system) dan unggun tetap (fixed bed system atau grate system). Fixed bed system atau Grate system adalah teknik pembakaran dimana batubara berada di atas conveyor yang berjalan atau grate. Abuabu tersebut disebut dengan fly ash dan bottom ash. sedangkan bottom ash berukuran 20-50 mesh. fly/bottom ash dapat juga dimanfaatkan menjadi campuran asphalt (ready mix). komposisi yang baik adalah sbb : . Fly ash dan bottom ash dalam konteks ini adalah abu yang dihasilkan dari pembakaran batubara. Setelah temperatur pasir mencapai temperature bakar batubara (300oC) maka diumpankanlah batubara.

Umumnya komposisi kimia fly ash dapat ditunjukkan seperti di bawah ini : • • • SiO2 : 52. 1b dan 1c. Persentase abu (fly ash dan bottom ash) yang dihasilkan adalah fly ash (8090%) dan bottom ash (10-20% ) : [Sumber PJB Paiton].• • • • Kapur : 40% Fly ash : 10% Pasir : 40% Semen : 10% Persoalan lingkungan muncul dari bottom ash yang menggunakan fixed bed atau grate system. maka banyak perusahaan yang beralih menggunakan batubara sebagai bahan bakar dalam menghasilkan steam (uap). Solusi Persoalan Fly ash dan Bottom ash Dari situasi dan keadaan di atas maka dapat dikatakan bahwa solusi terhadap munculnya fly/bottom ash serta pemanfaatan yang dikaitkan dengan keamanan terhadap lingkungan adalah sbb : 1. Campuran asphalt (ready mix) dan beton c. Jika bottom ash ini langsung dibuang ke lingkungan maka lambat laun akan terbentuk gas Metana (CH4) yang sewaktu-waktu dapat terbakar atau meledak dengan sendirinya ( self burning dan self exploding). jika akan dimanfaatkan di pabrik semen maka akan merubah desain feeder. Di sisi yang lain. Kecenderungan dewasa ini akibat naiknya harga minyak diesel industri. Campuran semen tahan asam b. PEMANFAATAN FLY ASH Batubara sebagai bahan bakar banyak digunakan di PLTU. Sisa hasil pembakaran dengan batubara menghasilkan abu yang disebut dengan fly ash dan bottom ash (5-10%). Seperti yang telah disinggung di atas bahwa bottom ash ini masih mengandung fixed carbon (catatan : fixed carbon dalam batubara dengan nilai kalori 6500-6800 kkal/kg sekitar 41-42%). Sedangkan untuk bottom ash yang masih dalam bentuk bongkahan maka harus mengalami perlakukan pengecilan ukuran (size reduction treatment) sebelum dimanfaatkan lebih lanjut.89% CaO : 2. sehingga pabrik semen tidak tertarik untuk memanfaatkan bottom ash tsb.86% Fe2O3 : 4.00% Al2O3 : 31.68% • . Fly ash/bottom ash yang berasal dari sistem pembakaran fluidized bed dapat digunakan untuk : a.a. Campuran paving block/batako 1. Bentuknya berupa bongkahan-bongkahan besar. Fly ash yang berasal dari fixed bed system dapat langsung digunakan seperti point 1.

66% Manfaat Fly ash Pabrik semen memerlukan fly ash yang digunakan sebagai pengganti (substitusi) batuan trass yang bersifat pozzolanic untuk pembuatan semen tahan asam (PPC).d 40% massa semen Portland pozzolan.• MgO : 4. blast furnace slag dan pozzolan yang dihasilkan dari penggilingan klinker semen Portland dan pozzolan dengan mencampur semen Portland atau semen Portland blast furnace slag dan pozzolan yang dihaluskan secara terpisah atau kombinasi penggilingan dan pencampuran dimana jumlah pozzolan adalah sesuai batas yang dipersyaratkan. Silika.d V. kuat tekan. Setiap jenis semen Portland berbeda-beda dalam racikannya (sesuai dengan standard ASTM dan SII. Berdasarkan definisi ASTM C 219 : PPC adalah semen hidrolis yang terdiri dari campuran semen Portland. Secara umum komposisi bahan pembentuk semen PPC adalah sbb : ? Clinker : 86% ? Gypsum : 4% ? Trass : 6% ? Fly ash : 4% Berdasarkan definisi SNI 15-0302-1994 : PPC adalah semen hidrolis yang terdiri dari campuran homogen antara semen Portland dengan pozzolan halus yang diproduksi dengan cara menggiling clinker semen Portland dan pozzolan bersama-sama atau mencampur secara rata bubuk semen Portland dengan bubuk pozzolan atau gabungan antara menggiling dan mencampur dimana kadar pozzolan 15 s. Semen Portland terbagi menjadi 5 jenis yaitu Semen Portland I s. Mereka menggunakan material yang diambil dari lembah Napples (Italia) tepatnya di daerah Pozzoalu yang merupakan asal-usul penamaan Pozzolano terhadap bahan tersebut. Berdasarkan 2 (dua) definisi di atas maka yang membedakan PPC dengan semen Portland biasa (I s. Maksud racikan disini adalah perbedaan komposisi kimia dan sifat fisika semen yang akan terbentuk. Posisi pemasukan fly ash di pabrik semen ditunjukkan pada skema berikut : Semen sebagai bahan pengikat telah dikenal sejak zaman Mesir kuno yang merupakan kalsinasi gypsum yang tidak murni. Aluminium dan Ferrum (besi) sebagai unsur pembentuk utama semen dan perbedaan fisika misalnya loss of ignition. panas hidrasi dsb. Sedangkan kalsinasi batu kapur baru dimulai oleh bangsa Romawi. Dengan penambahan fly ash akan mengakibatkan pada struktur beton halhal sebagai berikut : .d V) adalah banyaknya trass atau fly ash yang ditambahkan pada proses akhir (finish mill). lihat Lampiran). Penggunaan fly ash di salah satu pabrik semen berkisar antara 4-6 % berat raw mill. Perbedaan kimia yaitu berapa percent jumlah Kalsium.

Contoh Pemanfaatan Empiris fly ash/bottom ash di Ind. Textile Jumlah Batubara (6300 kkal/kg) yg dibakar = 70 ton Fly ash = 0. 5 -12 ton (15-17% dari total BB yang dibakar) Bottom ash dapat digunakan kembali.! AIR DAUR ULANG UNTUK MENGAIRI TANAMAN URIN SEBAGAI PUPUK CAIR DAN FUNGISIDA ALAMI Alat Pelindung Telinga MOL HIJAU ADALAH PUPUK ORGANIK CAIR (POC) PESTISIDA ALAMI: BAWANG PUTIH DAN CABAI Penyajian Makanan (Prinsip Food Hygiene) Penyimpanan Bahan makanan (Prinsip Food Hygiene) HAMBATAN GASIFIER BIOMASA PEMANFAATAN FLY ASH BATUBARA Artikel yang berhubungan : • • • • Pengertian LEGGING’S PRODUSEN JUAL LEGGING PRODUSEN LEGGING-JUAL-GROSIR LEGGING PALING MURAH! PEMANFAATAN FLY ASH BATUBARA Informasi yang berhungan: .go.menlh.? Curing time (umur 90 hari) laju reaksi pozzolanic (pengikatan Ca) meningkat sehingga jumlah Ca(OH)2 yang akan berinteraksi dengan CO2 berkurang karenanya karbonasi terhambat ? Menurunkan alkalinitas beton yang merupakan penyebab terjadinya korosi pada besi beton Kriteria ini akan meningkatkan ketahanan concrete (beton) terhadap oksidasi akibat lingkungan yang bersifat asam (utamanya daerah rawa).5 ton Bottom ash = 10 -12 ton Total ash = 10. BAGUS TAPI HATI-HATI. nilai kalorinya = 3000 kkal/kg Perbandingan bottom ash dgn BB asli = 2 : 5 Sumber : http://b3.php?article_id=6 [Translate] Artikel Sejenis: • • • • • • • • • • PESTISIDA ALAMI: DAUN TOMAT.id/3r/article.

Secara alamiah udara mengandung unsur kimia seperti O2. [Baca Selengkapnya.CO2. NO2. Limbah gas atau asap yang diproduksi pabrik keluar bersamaan dengan udara.. SPS bergerak dalam bidang mengelola limbah B3. CO2.. N2. debu.org/materi_kimia/kimia-industri/limbahindustri/limbah-gas-dan-partikel/ diposting oleh : wahyu (040) • • • Udara adalah media pencemar untuk limbah gas. NOx. CO. hidrokarbon dan lain-lain..Pemanfaatan fly ash batubara sebagai mineral filler pada campuran aspal beton Fly ash batubara adalah limbah industri yang dihasilkan dari pembakaran • Limbah Gas dan Partikel • dikutib dari : http://www.] • • • • pemanfaatan fly ash batubara limbah b3 dan non b3 solusi . Zat pencemar melalui udara diklasifikasikan menjadi dua bagian yaitu partikel dan gas.Kami bekerjasama dengan PT.Abu terbang (fly ash) dan abu dasar (bottom ash) merupakan limbah padat yang dihasilkan dari pembakaran batubara pada pembangkit tenaga listrik.• pemanfaatan fly ash dan bottom ash limbah b3 dan non b3 .] jasa pengolahan limbah b3 bottom ash dan fly ash abu ..] toksisitas abu terbang dan abu dasar limbah pltu main page . Untuk beberapa bahan tertentu zat pencemar ini berbentuk padat dan cair.kabut dan fume-Sedangkan pencemaran berbentuk gas tanya aapat dirasakan melalui penciuman (untuk gas tertentu) ataupun akibat langsung. H2 dan Jain-lain. Partikel adalah butiran halus dan masih rnungkin terlihat dengan mata telanjang seperti uap air. Penambahan gas ke dalam udara melampaui kandungan alami akibat kegiatan manusia akan menurunkan kualitas udara.JASA PENGOLAHAN LIMBAH B3 BOTTOM ASH DAN FLY ASH (ABU PEMBAKARAN BATUBARA) khusus untuk limbah bottom ash dan fly ash (abu pembakaran batubara) Kegiatan [Baca Selengkapnya. Gas-gas ini antara lain SO2. Baik partikel maupun gas membawa akibat terutama bagi kesehatan. khusus untuk limbah bottom ash dan fly ash (abu pembakaran batubara) Kegiatan kami [Baca Selengkapnya.] promolaris promosi gratis pasti laris halaman 123 .PEMANFAATAN FLY ASH DAN BOTTOM ASH Fly ash dan bottom ash adalah terminology umum untuk abu terbang yang ringan dan abu relatif berat yang timbul dari suatu [Baca Selengkapnya.chem-is-try.manusia seperti • . Karena suatu kondisi temperatur ataupun tekanan tertentu bahan padat/cair itu dapat berubah menjadi gas. asap.

dan lain-lain. Adanya partikel kecil secara terus menerus jatuh di atap rumah. uap amoniak. semen. tetapi karena sumbernya bersifat stationer maka lingkungan sekitar menerima resiko yang sangat tinggi dampak pencemaran.uap air. asbes. misalnya gangguan jarak pandang oleh asap kendaraan bermotor. Jenis industri yang menjadi sumber pencemaran melalui udara di antaranya: -industri besi dan baja -industri semen -industri kendaraan bermotor -industri pupuk -industri aluminium -industri pembangkit tenaga listrik -industri kertas -industri kilang minyak -industri pertamban Jenis industri semacam ini akumulasinya di udara dipengaruhi arah angin. Kadang-kadang terjadi hujan masam. gas sulfida. di permukaan daun pada pagi hari menunjukkan udara mengandung partikel. asap pembakaran. Arah angin mempengaruhi daerah pencemaran karena sifat gas dan partikel yang ringan mudah terbawa. Pencemaran yang ditimbulkannya tergantung pada jenis limbah. Jenis industri yang menghasilkan partikel dan gas adalah sebagai tertera dalam tabel 6. belerang. .• • • • • • debu batubara. gangguan pernafasan dan timbulnya beberapa jenis penyakit tertentu.Pada malam hari zat yang berada dalam udara turun kembali ke bumi bersamaan dengan embun. Berdasarkan ini maka konsentrasi bahan pencemar dalam udara perlu ditetapkan sehingga tidak menimbulkan gangguan terhadap manusia dan makhluk lain sekitarnya. volume yang lepas di udara bebas dan lamanya berada dalam udara. Jangkauan pencemaran melalui udara dapat berakibat luas karena faktor cuaca dan iklim turut mempengaruhi. Kenaikan konsentrasi partikel dan gas dalam udara di beberapa kota besar dan daerah industri banyak menimbulkan pengaruh.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful