P. 1
6. elemen laporan keuangan

6. elemen laporan keuangan

|Views: 3,488|Likes:

More info:

Published by: Mohammad Fahmi Rizka on May 27, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/07/2013

pdf

text

original

Elemen Laporan Keuangan

PENGANTAR

Laporan keuangan merupakan output dan hasil akhir dr proses akuntansi. Laporan keuangan inilah yang menjadi bahan informasi bagi para pemakainya sebagai salah satu bahan informasi bagi pemakainya sebagai salah satu bahan dalam proses pengambilan keputusan. Di samping sebagai informasi, laporan keuangan juga sebagai pertanggung jawaban atau accountability. Sekaligus menggambarkan indicator kesuksesan suatu perusahaan dalam mencapai tujuannya.

ELEMEN LAPORAN KEUANGAN Ada tiga hal penting yang harus diingat dalam mempertimbangkan apakah suatu transaksi dapat dianggap sebagai elemen laporan keuangan atau tidak, yaitu

1. Konsep income dalam istilah tadi harus dianggap lebih luas daripada istilah income menurut akintansi secara tradisional 2. Pengertian asset, liabilities, equity menyangkut pada jumlah kekayaan, klaim terhadap sumber-sumber tadi pada suatu waktu tertentu. Sedangkan pengertian revenues, expense, gains dan losses menyangkut pengaruh transaksi, kejadian selama periode tertentu (dari satu tanggal ke tanggal lain). 3. Nilai asset, liabilities, equity dianggap berubah akibat pengaruh revenue, expense, gain, loss. Dalam Statement of Financial Accounting Concepts (SFAC) No. 6 elemen akuntansi itu adalah : • • Asset Liabilities

24

Elemen Laporan Keuangan
• • • • • Owners’ Equity Revenues Gain Expenses Losses.

Dalam mengkaji elemen akuntansi dan hubungan laporan laba rugi dengan neraca dikenal dua pendekatan, yaitu

1. Articulated Approach, kedua laporan dianggap memiliki hubungan matematis, laba rugi hanya merupakan perubahan modal pada periode itu dengan asumsi tidak ada transaksi modal dan penyesuaian modal. 2. Non-Articulated Approach, kedua laporan tersebut tidak memiliki hubungan, minimal tidak otomatis dan masing-masing berdiri sendiri antara satu sama lain Dalam pendekatan articulated dikenal dua konsep, yaitu 1. Revenue – Expense Approach, menganggap bahwa laporan utama adalah laporan laba rugi. 2. Asset Liability Approach, menganggap bahwa langkah pertama bukan mengukur laba, tetapi mengukur harta dan kewajiban PENJELASAN ELEMEN LAPORAN KEUANGAN • ASET

Aset atau aktiva adalah sumber ekonomi yang diharapkan memberikan manfaat usaha di kemudian hari. Aset dimasukkan dalam neraca dengan saldo normal debit. Aset atau aktiva dipahami sebagai harta total. Namun biasanya untuk keperluan analisis dirinci menjadi beberapa kategori, seperti:

24

Elemen Laporan Keuangan 1. semakin besar penjualan yang diwujudkan. Dalam hal ini rasio dari tahun terakhir dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. sedang angka total aset berasal dari neraca. Investasi jangka panjang 3. nilai aset perlu dicermati karena menjadi dasar pengukuran prestasi keuangan perusahaan. Aset tidak berwujud 5. 1. Asumsinya. semakin efisien penggunaan aset seluruhnya.Aset lancar 24 . Aset lancar 2. Aset tetap 4. Optimalisasi laba Ukuran yang lain menyangkut profitabilitas. yaitu angka laba harta atau laba investasi. Penggunaan Bagi manajemen. yang berasal dari perbandingan angka laba (dipetik dari laporan laba rugi) dan total harta atau total aset. yang nilainya sama dengan istilah total investasi (dipetik dari neraca). mulai dari yang paling likuid hingga yang tidak likuid. Ukuran ini menjadi pembanding prestasi sesuatu perusahaan dengan prestasi perusahaan yang lain dalam hal yang sama. apakah lebih baik atau tidak. Aset lain Daftar aset atau aktiva di dalam neraca disusun menurut tingkat likuiditasnya. Efisiensi penggunaan aset Salah satu ukuran yang menyangkut aset atau aktiva adalah angka rasio penjualan/total aset. di dalam membaca neraca. Aset pajak tangguhan 6. Angka penjualan diambil dari laporan laba-rugi. yang dinyatakan sebagai persentase. sehingga dapat menjadi dasar keputusan manajemen untuk mempertahankan atau meningkatkannya.

biasanya satu tahun. Pada suatu neraca. Harga properti akan terus merangkak naik dari tahun ke tahun. 1 di atas 2. Ada tiga indikasi umum bagi manajemen mengenai efisiensi dan profitabilitas dalam penggunaan aset atau aktiva lancar. Berikut ini adalah beberapa contoh diantaranya: • Properti. Perputaran harta lancar. 24 . Ada banyak bentuk investasi jangka panjang.2 dibagi nilai no. Dinyatakan dalam persen. Bagi yang memiliki dana yang cukup besar. mulai dari yang paling likuid hingga yang tidak likuid. Properti merupakan salah satu investasi jangka panjang yang sangat menguntungkan. investasi jangka pendek. 3. Komponen aset lancar di dalam neraca disusun menurut tingkat likuiditasnya. Rasio laba dibanding perputaran harta lancar. piutang. Angka ini dinyatakan dalam kali. yaitu angka yang diperoleh dari jumlah harga pokok penjualan dan biaya operasi (keduanya dipetik dari laporan laba rugi) dibagi angka rata-rata aset lancar pada permulaan operasi (dipetik dari neraca tahun lalu) dan aset lancar pada akhir operasi (dipetik dari neraca terakhir). aset biasanya dikelompokkan menjadi aset lancar dan aset tidak lancar. Contoh aset lancar antara lain adalah kas. 2. Tingkat laba per perputaran. 1. Ini mengukur besarnya laba dalam sekian kali perputaran dalam satu masa operasi. dan beban dibayar di muka.Elemen Laporan Keuangan Aset lancar (Inggris: current asset) dalam akuntansi adalah jenis aset yang dapat digunakan dalam jangka waktu dekat.Investasi Jangka Panjang Investasi jangka panjang adalah investasi dimana dana yang dimasukkan akan diputar dan baru dapat dicairkan setelah jangka waktu minimal 1 tahun. Angka persentase yang diperoleh dari angka rasio laba dibanding perputaran harta lancar dibagi perputaran harta lancar. investasi ini patut menjadi pilihan. Nilai no. persediaan.

Elemen Laporan Keuangan Berbagai macam properti bisa Anda lirik. Reksadana adalah wadah dan pola pengelolaan dana/modal bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi dalam instrumen-instrumen investasi yang tersedia di Pasar dengan cara membeli unit penyertaan reksadana. • Saham. pasar uang ataupun efek/sekuriti lainnya. reksadana juga merupakan investasi jangka panjang yang 24 . Kondisi ekonomi dunia yang sering tidak stabil juga merupakan salah satu pemicu naiknya harga emas dan logam mulia. mulai dari tanah. ada pula yang memperdagangkan saham dalam jangka pendek. baik berupa saham. Yang paling penting di dalam mengambil investasi jangka panjang ini adalah kejelian dalam melihat kondisi masa depan dari daerah tempat properti tersebut berada. rumah. obligasi. Untuk menyimpan saham dalam jangka panjang. • Emas dan logam mulia. Oleh karena itu membeli dan menyimpan emas serta logam mulia untuk jangka panjang bisa menjadi alternatif yang bisa dipilih. Membeli saham-saham yang kondisi usahanya cukup stabil merupakan salah satu cara investasi jangka panjang yang bisa Anda pilih. Saham juga merupakan salah satu investasi jangka panjang. Tak berbeda jauh dengan saham. Dana ini kemudian dikelola oleh Manajer Investasi (MI) ke dalam portofolio investasi. Walau demikian. Selain properti. Harga emas dan logam mulia ini juga akan cenderung terus naik karena sifatnya yang berupa bahan tambang yang terbatas. Anda harus jeli melihat kondisi perusahaan yang sahamnya akan dibeli. ruko dan lain-lain. • Reksadana. investasi jangka panjang yang juga bisa diambil adalah membeli dan menyimpan emas dan berbagai logam mulia.

4. Untuk mengontrol atau mengendalikan perusahaan lain. Contoh aset tetap antara lain adalah properti. 3. untuk direntalkan kepada pihak lain. furnitur.Elemen Laporan Keuangan melibatkan pasar modal.ASET TETAP Aset tetap dalam akuntansi adalah aset berwujud yang dimiliki untuk digunakan dalam produksi atau penyediaan barang atau jasa. Untuk menjamin tersedianya bahan baku dan mendapatkan pasar untuk produk yang dihasilkan. perlengkapan kantor. Dari tulisan para ahli. antara lain seperti bunga. pabrik. bangunan. ada banyak pilihan kombinasi jenis investasi yang bisa Anda pilih. misalnya dana untuk kepentingan ekspansi. deviden. komputer. atau uang sewa dan lain-lainnya 2. mesin. Jenis aset tidak lancar ini biasanya dibeli untuk digunakan untuk operasi dan tidak dimaksudkan untuk dijual kembali. atau untuk tujuan administratif. dan diharapkan untuk digunakan selama lebih dari satu periode. Untuk membentuk suatu dana khusus. dan lain-lain. kendaraan bermotor. kepentingan sosial. royalti. Untuk memperoleh pendapatan yang tetap dalam setiap periode. melalui pemilikan sebagian ekuitas perusahaan. di reksadana. diperoleh informasi bahwa pada umumnya tujuan investasi adalah sebagai berikut: 1. Tujuan Investasi jangka panjang Suatu perusahaan melakukan investasi jangka panjang tentunya didasarkan pada tujuan tertentu yang kemungkinan berbeda dengan perusahaan lain. 3. Untuk mengurangi persaingan di antara perusahaan-perusahaan yang sejenis 6. Secara umum tujuan investasi memang mencari untung. 5. Bedanya. alat-alat produksi. tetapi bagi perusahaan tertentu kemungkinan ada tujuan utama yang lain selain untuk mencari untung. 24 . Untuk menjaga hubungan antar perusahaan.

Jumlah pajak penghasilan yang terpulihkan (recoverable) pada periode mendatang inilah yang disebut aset pajak tangguhan (deferred tax assets). nilai aktiva mobil yang bersangkutan adalah nol.ASET TAK BERWUJUD Aset takberwujud (Inggris: intangible asset) adalah aset nonmoneter teridentifikasi tanpa wujud fisik. merek dagang. semua bentuk aset tetap dikenai penyusutan atau depresiasi.ASET PAJAK TANGGUHAN Perbedaan temporer perlakuan akuntansi pada perusahaan dan perpajakan menimbulkan perbedaan temporer yang bisa berbentuk penambahan laba fiskal atau sebaliknya. Yaitu hak-hak istimewa. 4. Penggunaan Bagi manajemen perhatian pada pos aset tetap dalam neraca adalah terutama karena pengadaan bentuk-bentuk aset tetap benar-benar menyerap dana perusahaan dalam jumlah yang relatif besar ke dalam ikatan jangka panjang. tetapi yang paling lazim digunakan adalah metode garis lurus (straight-line method). dan goodwill. hak eksplorasi dan eksploatasi. berkurang seiring dengan realisasi masa umur pemanfaatannya.Elemen Laporan Keuangan Penyusutan nilai Kecuali tanah.Beberapa usaha pertambangan di Indonesia berdasarkan peraturan kontrak karya diharuskan menerapkan metode yang lain. 5. 24 . paten. Penambahan atau pengurangan laba berpengaruh pada besar pajak. Aset jenis ini mempunyai umur lebih dari satu tahun (aset tidak lancar) dan dapat diamortisasi selama periode pemanfaatannya. misalnya mobil. Artinya nilai aktiva tetap selain tanah. yang biasanya tidak lebih dari 40 tahun. Ada beberapa metode penetapan nilai penyusutan. sampai ketika masa guna itu habis. Jumlah aktiva tetap yang terlalu besar dan tidak produktif dapat mengurangi efisiensi dan profitabilitas. atau posisi yang menguntungkan guna menghasilkan pendapatan. rahasia dagang. Jenis utama aset tidak berwujud adalah hak cipta.

yang disebabkan oleh kewajiban-kewajiban di saat sekarang dari suatu badan usaha yang akan dipenuhi dengan mentransfer aktiva atau memberikan jasa kepada badan usaha lain di masa yang akan datang sebagai akibat dari transaksi-transaksi masa lalu. beban yang ditangguhkan dan aktiva lancar lainnya. • KEWAJIBAN (LIABILITIES) Utang adalah: Pengorbanan manfat ekonomis yang akan timbul di masa yang akan dating. Kewajiban Lancar/ Kewajiban Jangka Pendek 2. piutang kepada pemegang saham.Kewajiban Lancar (Current Liabilities) Kewajiban Lancar/ Kewajiban Jangka Pendek adalah: kewajiban yang pelunasannya dilakukan dalam waktu yang paling lama satu periode akuntansi yang akan datang.ASET LAIN Asset lain adalah suatu asset yang mana menempatkan pos-pos yang tidak dapat secara layak digolongkan dalam aktiva tetap. dan juga tidak dapat digolongkan dalam aktiva lancar. Kewajiban terbagi atas 3 yaitu : 1. Menurut PSAK NO. 6. aktiva pajak tangguhan berasal dari selisih temporer yang boleh dikurangkan dan kompensasi dari koreksi negatif yang menyebabkan penurunan jumlah laba sehingga berakibat turunnya jumlah pajak.1 suatu kewajiban diklasifikasikan sebagai kewajiban jangka pendek jika: 24 . seperti: aktiva tetap yang tidak digunakan. disajikan dalam kelompok aset lain-lain. Kewajiban Jangka Panjang 3.Elemen Laporan Keuangan Dengan kata lain.Oleh karena itu. Kewajiban-Kewajiban Lain 1. investasi/penyertaan maupun aktiva tak berwujud.

Jatuh tempo dalam jangka waktu 12 bulan dari tanggal neraca. • Beban yang masih Harus Dibayar  Adalah beban yang sudah jatuh tempo atau telah diterima manfaatnya tetapi belum dibayar perusahaan. Elemen-Elemen Kewajiban Lancar • Utang Dagang  Utang dagang adalah kewajiban yang timbul sebagai akibat dari perolehan barang dan jasa yang digunakan untuk opersai perusahaan. • Utang Dividen  Utang dividen diakui pada saat pembagian dividen diumumkan oleh perusahaan. • Utang Wesel  Utang wesel mirip dengan utang dagang namun mempunyai jangka waktu yang lebih lama. Utang dividen diakui sebesar jumlah dividen yang diumumkan.Elemen Laporan Keuangan 1. Bagian beban yang telah diakui sampai tanggal neraca namun jumlah beban secara keseluruhan belum jatuh tempo diakui sebagai beban yang masih harus dibayar. Diperkirakan akan diselesaikan dalam jangka waktu siklus normal operasi perusahaan 2. • Pendapatan Diterima Di Muka  Pendapatan diterima di muka adalah penerimaan kas dan setara kas dimana perusahaan belum memberikan manfaat ekonomis kepada pihak lain. 24 .

• Kewajiban Pajak Tangguhan  Seperti halnya aktiva lainnya dimana terdapat aktiva pajak tangguhan maka pada sisi kewajiban dapat muncul kewajiban pajak tangguhan.Elemen Laporan Keuangan Contoh: utang beban gaji. utang beban bunga.dan lain-lain.Kewajiban Lain Kewajiban Lain merupakan kewajiban yang bukan termasuk kewajiban jangka pendek dan kewajiban jangka panjang seperti kewajiban pajak tangguhan dan kewajiban kontinjen. 2. • Utang Pajak  Utang pajak adalah pajak yang terutang oleh perusahaan tetapi belum disetorkan ke kas Negara. Elemen-Elemen Kewajiban Jangka Panjang • • • Utang Obligasi Utang Wesel Jangka Panjang Utang Jangka Panjang Lainnya 3. • Kewajiban kontinjen 24 .Kewajiban Jangka Panjang Kewajiban jangka panjang adalah: kewajiban yang pelunasannya melebihi satu periode akuntansi dan tidak menggunakan sumber-sumber yang digolongkan dalam aktiva lancar.

dan Garansi Pinjaman. meskipun kewajiban tersebut tidak ada secara nyata pada saat tanggal neraca. setelah dikurangi dengan kewajibannya. • Ekuitas Kepentingan residu dalam aktiva sebuah entitas. Dalam sebuah entitas bisnis. Contohnya: Asuransi Sendiri. MODAL SETORAN MODAL PEMEGANG SAHAM LABA DITAHAN / MODAL OPERASI MODAL SAHAM/ MODAL YURIDIS PREMIUM MODAL SAHAM/ AGIO MODAL SAHAM Modal pemegang saham: Seluruh hak pemegang saham atas aktiva perusahaan Modal setoran : Modal pemegang saham yang berasal dari setoran pemegang saham Modal operasi=laba ditahan : Modal pemegang saham yang berasal dari operasi perusahaan Modal saham : kumpulan setoran dari pemilik PT (pemegang saham). • PERUBAHAN MODAL SETORAN : 24 . Ekuitas pemegang saham diklasifikasikan menjadi dua komponen penting yaitu modal setoran dan laba ditahan. Agio Saham : selisih lebih setoran pemegang saham diatas nilai nominalnya dalam hal saham dikeluarkan dengan nilai nominal. ekuitas merupakan kepentingan kepemilikan.Elemen Laporan Keuangan  Kewajiban kontinjen merupakan kegiatan masa lalu mungkin menghasilkan suatu kemungkinan kewajiban di masa mendatang.

pemesanan pembelian saham (capital stock subscriptions) b. 2.dapat dilakukan dengan menggunakan kupon saham. Kupon saham (stock warrants) : Penjualan hak beli saham kepada non pemegang saham. KENAIKAN modal setoran . obligasi berhak tukar (convertible bonds) : dapat ditukar dgn saham biasa atas inisyatif pemegang obligasi c.Elemen Laporan Keuangan 1. Perubahan laba ditahan disebabkan oleh : 1. Deviden saham dan pemecaham saham (stock deviden & stock splits) e. opsi saham (stock options) : kontrak yang memberi hak kepada karyawan perusahaan untuk membeli saham perusahaan dalam jangka waktu tertentu dengan harga tertentu g. Penyesuaian periode lalu (prior-period adjustments/catch up adjustment) 24 . disebabkan oleh : a. TREASURY STOCK (penarikan kembali sementara saham yang beredar oleh perusahaan) Konsep saham treasury : Konsep SATU TRANSAKSI : Pembelian saham treasury dan penjualan kembali dianggap satu transaksi. pembayaran deviden likuidasi b. Konsep DUA TRANSAKSI : Perolehan kembali saham treasury dianggap likuidasi modal pemegang saham. PENURUNAN modal setoran. disebabkan oleh : a. penjualan kembali saham treasury dianggap penerbitasn saham baru. Hak beli saham (stock rights) : Hak untuk membeli saham pada penerbitan saham baru kepada pemegang saham lama f. Saham prioritas berhak tukar (convertible prefered stock) d.

agar mudah dipindahtangankan dari satu investor ke investor lainnya. Saham dilihat dari cara peralihannya terbagi dalam : a. Perubahan kesatuan / subyek pelaporan : perubahan lingkup kesatuan usaha yang dilaporkan dalam laporan keuangan 4. yaitu saham yang menempatkan pemiliknya paling yunior terhadap pembagian dividen dan hak atas harta kekayaan perusahaan apabila perusahaan tersebut dilikuidasi. Saham preferen ( preferred stock ). Pengaruh perubahan akuntansi (accounting changes) Ada 3 macam : a. ditinjau dari segi kemampuan dalam hak tagih atau klaim. lebih senior dibanding dengan saham biasa. 2.Elemen Laporan Keuangan Perlakuan jumlah rupiah yang mempengaruhi operasi periode masa lalu (yang diketahui pada periode sekarang) sebagai penyesuai laba ditahan awal periode sekarang. misal : taksiran umur fasilitas fisik c. Saham ditinjau dari kinerja perdagangan : 24 . Kuasai Reorganisasi Mekanisme untuk menghilangkan defisit dan menjadikan perusahaan seakan-akan baru berdiri dengan modal yuridis baru Jenis-jenis saham 1. 2. saham biasa ( common stock ). Koreksi kesalahan dalam laporan keuangan periode 3. b. 3. b. perubahan prinsip / metode akuntansi b. Saham atas unjuk ( bearer stock ). Saham atas nama ( registered stock ). saham dapat dibedakan menjadi : a. merupakan saham yang tertulis dengan jelas siapa nama pemiliknya. artinya pada saham tersebut tidak tertulis nama pemiliknya. Perubahan taksiran akuntansi. sehingga cara peralihannya harus melalui prosedur tertentu.

d. yaitu pembagian keuntungan yang dihasilkan perusahaan. Counter cyclical stocks. Capital gain terbentuk dengan adanya aktivitas perdagangan saham di pasar sekunder. yaitu saham-saham dari Emiten yang memilikimpertumbuhan pendapatan tinggi. Contohnya : pada saat resesi ekonomi. yaitu saham suatu perusahaan yang tidak bisa secara konsisten memperoleh penghasilan dari tahun ke tahun. Dividen diberikan setelah mrndapat persetujuan dari pemegang saham dalam RUPS. Agio saham adalah selisih antara harga jual terhadap harga nominal saham pada saat perusahaan melakukan Penawaran Umum di Pasar Perdana. Capital gain ( orientasi jangka pendek ).chip stock. yaitu saham yang tidak terpengaruh oleh kondisi ekonomi makro maupunsituasi bisnis secara umum. Speculative stock. Growth stock ( well known ). Saham bonus ( jika ada ). memiliki pendapatan yang stabil dan konsisten dalam membayar dividen. sebagai leader di industri sejenisyang mempunyai reputasi tinggi. 24 . 3. yaitu saham-saham dari emiten yang tidak sabagai leader namunmemiliki ciri growth stock. meskipun belum pasti. Income stock. c. yaitu saham yang dibagikan perusahaan kepada para pemegang saham yang diambil dari agio saham. sebagai leader di industri sejenis. e. Keuntungan Membeli Saham 1. yaitu saham biasa dari suatu perusahaan yang memiliki reputasi tinggi. Growth stock ( lesser known ). Dividen ( orientasi jangka panjang ).Elemen Laporan Keuangan a.yaitu saham dari suatu Emiten yang memiliki kemampuan membayar dividen lebih tinggidari rata-rata dividen tahun sebelumnya. b. akan tetapi mempunyai kemungkinan penghasilan yang tinggi di masa mendatang. merupakan selisih antara harga beli dan harga jual. Blue. 2. harga saham ini tetap tinggi.

biasanya dihitung berdasarkan proporsi terhadap jumlah saham yang dimiliki. dibayarkan dalam bentuk aset. Selisih tersebut disebut capital loss. cukup umum dilakukan dan dibayarkan dalam bentuk saham tambahan. 2. Saham di delist dari Bursa ( delisting ) 7. Dividen saham. Pembagian ini akan mengurangi laba ditahan dan kas yang tersedia bagi perusahaan. Dividen adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Metode ini mirip dengan stock split karena dilakukan dengan cara menambah jumlah saham sambil mengurangi nilai tiap saham sehingga tidak mengubah kapitalisasi pasar. Dividen tunai. 3. 8. setiap 100 saham yang dimiliki. Perusahaan tidak dapat membagikan dividen jika perusahaan tersebut mengalami kerugian. dibagikan 5 saham tambahan. yaitu diberhentikan perdaganganyya oleh Otoritas Bursa Efek. tapi distribusi keuntungan kepada para pemilik memang adalah tujuan utama suatu bisnis. Saham yang telah di delist hanya bisa diperdagangkan di luar Bursa dengan konsekuensi tidak terdapat patokan harga yang jelas dan jika terjualbiasanya dengan harga yang jauh lebih rendah dari harga sebelumnya. Tidak mendapatkan dividen 2. 24 . Contohnya. Saham disuspend.Elemen Laporan Keuangan Resiko Investasi Pada Saham 1. metode paling umum untuk pembagian keuntungan. Jika suatu perusahaan bangkrut maka secara otomatis saham perusahaan tersebut akan dikeluarkan dari Bursa atau di Delist. Pembagian dividen dengan cara ini jarang dilakukan. 4. Dividen properti. Dibayarkan dalam bentuk tunai dan dikenai pajak pada tahun pengeluarannya. Capital loss Adakalanya pemodal harus menjual saham dengan harga jual lenih rendah dari pada harga beli. 6. 3. Dividen dapat dibagi menjadi 4 jenis: 1. Perusahaan bangkrut atau dilikuidasi 5.

dibagikan sebelum tahun buku Perseroan berakhir. dan keuntungan. • Distribusi kepada Pemilik Penurunan aktva bersih sebuah perusahaan yang diakibatkan oleh pemindahan aktiva. dan selain itu juga mencakup keuntungan dan kerugian yang tidak dimasukan dalam laba bersih tetapi mempengaruhi ekuitas pemegang saham. Aktiva adalah bentuk yang paling umum diterima sebagai investasi oleh pemilik. yang dilaporkan dalam laba bersih. penyediaan jasa. laba komprehensif meliputi semua pendapatan. Pos-pos yang melewati laporan laba-rugi disebut sebagai laba komprehensif lainnya (other comprehensive income). Karena itu.Elemen Laporan Keuangan 4. Dividen interim. • Laba Komprehensif Perubahan ekuitas (aktiva bersih) sebuah entitas selama suatu periode yang diakibatkan oleh transaksi dan kejadian lain yang bersumber dari pemilik. Laba komprehensif (comprehensive income) meliputi semua perubahan ekuitas selama satu periode kecuali perubahan akibat investasi oleh pemilik dan distribusi kepada pemilik. Distribusi kepada pemilik akan menurunkan kepentingan kepemilikan dalam perusahaan. Hal ini termasuk semua prubahan ekuitas selama suatu periode kecuali perubahan yang diakibatkan oleh investasi pemilik dan didistrinusi kepada pemilik. beban dan kerugian. • Investasi oleh Pemilik Kenaikan aktiva bersih sebuah perusahaan yang ditimbulkan oleh transfer sesuatu yang bernilai dari entitas lain kepada perusahaan tersebut untuk mendapatkan atau menaikkan kepentingan kepemilikan. tetapi investasi ini bisa juga meliputi jasa atau kepuasan atau konversi kewajiban perusahaan. atau penciptaan kewajiban oleh perusahaan kepada pemilik. 24 .

menyembunyikan laba bersih sebagai subtotal dalam laporan merupakan salah satu kelemahannya. Sebagian besar perusahaan menggunakan pendekatan laporan ekuitas pemegang saham untuk menyajikan informasi yang berhubungan dengan komponen laba komprehensif lainnya. Banyak perusahaan telah membuat laporan ekuitas pemegang saham. c. Di samping itu. mereka menambahkan kolomkolom baru untuk menampilkan informasi yang berkaitan dengan laba komprehensif tanpa biaya. 24 . Laporan laba-rugi kedua. hubungan antara laporan laba-rugi tradisional dengan laporan laba-rugi komprehensif terlihat jelas karena laba bersih merupakan titik awal dalam laporan laba-rugi komprehensif. Pelaporan laba komprehensif dalam laporan terpisah mengindikasikan bahwa keuntungan dan kerugian yang diidentifikasi sebagai laba komprehensif lainnya memiliki status yang sama dengan keuntungan dan kerugian tradisional. Laporan ekuitas pemegang saham biasanya disajikan dalam format berkolom untuk setiap akun dan total ekuitas pemegang saham. Bagian dari laporan ekuitas pemegang saham. Laporan gabungan ini memiliki keunggulan karena tidak perlu membuat laporan keuangan baru. Pendekatan kedua untuk melaporkan laba komprehensif lainnya adalah membuat laporan gabungan laba komprehensif (combined statement of comprehensive income). Akan tetapi. Pendekatan ketiga adalah melaporkan pos-pos laba komprehensif lainnya dalam laporan ekuitas pemegang saham (statement of stockholders’ equity). Laporan laba-rugi dan laba komprehensif gabungan. Laporan ini melaporkan perubahan dalam setiap akun ekuitas pemegang saham dan total sekuitas pemegang saham selama tahun berjalan. Komprehensif ditunjukan sebagai total akhir.Elemen Laporan Keuangan FASB memutuskan bahwa komponen laba komprehensif lainnya harus disajikan dengan salah satu dari tiga cara berikut a. b.

6 memberikan pemahaman pendapatan adalah Revenues are inflow or other enhancemant of assets of an entity or settlements of it’s liability (or combination of both) from delivery or producing goods. dibandingkan dengan perpektif pendapatan dan biaya yang diaplikasikan di laba tradisional. laba dari laba tradisional yang terlihat. Definisi di atas. rendering. pemberian jasa atau kegiatan-kegiatan lain yang merupakan operasi inti. laba komprehensifmengaplikasikan perpektif aset-liabilitis untuk mengakui laba. Ini terdiri dari dua bagian. 3.Elemen Laporan Keuangan Perbandingan laporan laba rugi konservatif dengan laba rugi komprehensif : 1. Laba komprehensif lebih menyeluruh. Laba komprehensif mencakup perubahan ekuitas pemilik dalam jangka waktu yang ditetapkan lebih lengkap dari pada hanya menambahkan investasi dari pemilik dan didistribusikan kepada pemilik. menekankan pengertian pendapatan pada arus masuk penambahan lain atas aktiva suatu entitas atau penyelesaian kewajiban-kewajibannya atau kombinasi keduanya yang berasal dari penyerahan atau produksi barang. Dasar perspektif dari laba komprehensif adalah aset dan kewajiban bukan pendapatan dan biaya. or other activities that constitute the entity’s on going major or central operations. Aspek pengukuran tidak sebatas hanya biaya historis saja. 24 . services. dan laba komprehensif lainnya yang tidak termasuk laba komprehensif tradisional. lababersih. namun harga pasar juga dapat digunakan sebagai optional • PENDAPATAN ( REVENUE ) FASB SFAC No. 2.

Pendapatan dari luar usaha / bukan kegiatan utama ( Non Operating Income ) Pendapatan ini bersifat sampingan. hadiah. Contoh perusahaan mendapatkan ganti rugi yang cukup besar karena menang dalam perkara pengadilan dalam kasus pelanggaran hak paten. 2. beban adalah penurunan manfaat ekonomi selama suatu periode akuntansi dalam bentuk arus kas keluar atau berkurangnya aktiva atau terjadinya kewajiban yang mengakibatkan penurunan ekuitas yang tidak menyangkut pembagian kepada penanam modal. dan sebagainya 3. Unsur penghasilan dikelompokkan menjadi 3 golongan yaitu : 1. Pos atau untung luar biasa Untung non operasi yang sifatnya luar biasa baik kejadiannya maupun jumlahnya biasanya dipisahkan dan disebut dengan pos luar biasa. berarti pendapatan utama perusahaan dagang adalah hasil penjualan barang dagangan. keuntungan nilai tukar uang. Pendapatan dari kegiatan utama perusahaan ( Operating Income ) Kegiatan utama perusahaan dagang adalah membeli dan menjual barang dagangan. maka pendapatan disebut PENDAPATAN JASA. pendapatan dividen. Kegiatan utama perusahaan jasa adalan menjual jasa yang menjadi bidang usaha perusahaan. berarti pendapatan utama perusahaan jasa penerimaan hasil penjualan jasa. terjadi sewaktu –waktu dan tidak berhubungan dengan kegiatan utama perusahaan.Elemen Laporan Keuangan Menurut PSAK. Contoh pendapatan bunga. pendapatan adalah kenaikan manfaat ekonomi selama suatu periode akuntansi dalam bentuk pemasukan atau penambahan aktiva atau penurunan kewajiban yang mengakibatkan kenaikan ekuitas yang tidak berasal dari kontribusi penanam modal.maka pendapatan disebut PENJUALAN ( SALES ). laba penjualan aktiva tetap. • BEBAN ( EXPENSES ) Menurut PSAK. 24 . jasa giro.

dll. dan beban umum lainnya. denda. pemberian jasa atau aktifitas lain yang merupakan operasi utama perusahaan. Beban penjualan variable adalah dipengaruhi oleh besar-kecilnya kegiatan penjualan.Elemen Laporan Keuangan FASB menerbitkan SFAC no. Bagi perusahan jasa. Beban administrasi dan umum adalah beban yang umumnya terjadi pada bagian personalian. bagian keuangan. 2) Beban diluar usaha ( Other Expenses ) Biaya-biaya yang terjadi yang tidak berhubungan dengan kegiatan usaha perusahaan. seperti biaya bunga. dan beban pernik penjualan. beban gaji pegawai tetap bagian penjualan. Beban penjualan ada yang bersifat tetap. Unsur beban dikelompokkan menjadi 2 bagian yaitu : 1) Beban usaha atau operasi ( Operating Expenses ) Bagi perusahaan dagang yang dimaksud adalah biaya yang dikeluarkan untuk membeli barang dagangan ( harga pokok ) dan biaya-biaya yang dikeluarkan berhubungan dengan kegiatan pemasaran dan kegiatan administrasi. beban penghapusan piutang. beban pemeliharaan kantor. rugi penjualan aktiva tetap dan sebagainya. yang dimaksud adalah biaya-biaya yang dikeluarkan berhubungan dengan kegiatan usaha dalam memberikan jasa. beban pernik kantor. dan bagian umum. Beban penjualan adalah beban yang terjadi untuk kepentingan penjualan produk utama. 24 .6 yang mendefinisikan beban adalah arus keluar atau penggunaan aset lainnya ATAU timbulnya kewajiban (ATAU kombinasi keduanya) selama satu periode mulai dari penyerahan atau produksi barang. seperti : beban gaji pimpinan dan staf. Contoh dari beban penjalan variable adalah komisi penjualan. tetapi ada juga yang bersifat variable. beban depresiasi peralatan kantor. Contoh dari beban penjualan tetap adalah beban depresiasi alat penjualan. Beban administrasi dan umum biasanya bersifat tetap.

Contoh. Keuntungan timbul dari transaksi atau peristiwa ekonomi yang tidak berakibat terhadap pendapatan pendapatan atau investasi pemilik Kerugian (losses) adalah penurunan ekuitas atau harta bersih yang timbul dari transaksi yang tidak biasa terjadi dari satu entitas. Konsekwensinya. Sebaliknya. satu keuntungan atas penjualan bangunan. yaitu : • Pertama. sementara keuntungan dan kerugian berhubungan dengan aktivitas yang tidak biasa terjadi. sementara keuntungan dan kerugian menghasilakan arus masuk dan keluar bersih (net). pendapatan dari penjualan adalah satu item pendapatan utama dari satu perusahaan dagang dan menghasilkan arus masuk kotor sumber-sumber yang berakibat dari aktivitas penjualan. pendapatan dan beban berhubungan dangan aktivitas utama suatu perusahaan. pendapatan dan beban menghasilkan arus masuk dan keluar kotor (gross). Untuk mengilustrasikannya. peralatan milik perusahaan berbeda antar nilai buku aktiva tetap dengan kas atau sumber-sumber yang dari penjualan itu. • 24 .Elemen Laporan Keuangan Pengakuan BEBAN : beban diakui dalam laporan laba rugi kalau penurunan manfaat ekonomi masa depan yang berkaitan dengan penurunan aktiva atau peningkatan kewajiban telah terjadi dan dapat diukur dengan andal. Kedua. para pengguna daftar keuangan akan mengakses dan meramal arus kas yang berhubungan dengan pendapatan dan membuat peramalan pedapatan di masa datang secara berbeda dengan arus kas sehubungan dengan keuntungan. pendapatan dan beban memberikan perbedaan sinyal arus kas dari yang diberikan oleh keuntungan dan kerugian. • KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN Keuntungan (gains) adalah pertambahan equitas atau harta bersih yang timbul dari transaksi yang tidak biasa terjadi pada suatu entitas. Kerugian timbul dari transaksi dan peristiwa ekonomi yang tidak berakibat pada beban atau pendistibusian pada pemilik ekuitas Ada beberapa perbedaan penting antara pendapatan dan keuntungan dan antara beban dan kerugian. disebabkan pendapatan terus berlangsung sehubungan dengan aktivitas operasi perusahaan.

Akan tetapi. Dengan demikian perlu batasan atau definisi mengenai transaksi apa saja yang dapat digolongkan yang sifatnya luar biasa. atau naik dengan jumlah yang cukup besar seperti adanya devaluasi Rupiah terhadap valuta asing. harus dipertimbangkan faktor lingkungan dari perusahaan yang bersangkutan. Hakikat dari pos luar biasa dan pertimbangan yang mendasari pengelompokan kejadian atau transaksi tersebut sebagai pos luar biasa harus diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan. Kenaikan atau penurunan selisih kurs valuta asing tidak dapat dijadikan sebangai keuntungan atau kerugian luar biasa. Dengan demikian kerugian akibat ini tidak biasa digolongkan sebagai peristiwa luar biasa. maka kejadian ini dapat digolongkan kedalam pos luar biasa (extraordinary item). seperti Jepang misalnya. bila kenaikan atau penurunan yang sagat tajam terjadi di negeri America selatan.Elemen Laporan Keuangan Keuntungan Keuntungan dan kerugian tersebut ditunjukkan secara terpisah dalam perhitungan laba-rugi disertai pengungkapan mengenai sifat dan jumlahnya. Dengan demikian. faktor geografis perusahaan. peristiwa ini sangat sering terjadi. Yang dimaksud dengan keuntungan dan kerugian luar biasa adalah pos yang memenuhi kedua kriteria sebagai berikut: • Bersifat tidak normal (tidak biasa) Kejadian atau transaksi yang bersangkutan memilih tingkat abnormalitas yang tinggi dan tidak berhubungan dengan aktifitas perusahaan sehari-hari. Peristiwa seperti gempa bumi dan apabila merugikan bank dapat digolongkan sebagai kerugian atau pos luar biasa. Disebut luar biasa karena peristiwa devaluasi bukan merupakan yang biasa. maka peristiwa ini tidak dapat dianggap sebagai peristiwa luar biasa. Pengakuan pendapatan yang bersifat luar biasa ini akan mengacu kepada prinsio Akuntansi Indonesia. Akan tetapi. Keuntungan yang timbul dari kenaikan selisih kurs akibat dari devaluasi merupakan keuntungan atau pendapatan yang timbul dari transaksi yang luar biasa. Sama halnya dengan keuntungan luar biasa. apabila terjadi selisih kurs yang naik secara tiba-tiba. yang terkenal dengan seringa adanya devaluasi dan tingkat inflasi yang hipper tinggi. Keuntungan dan kerugian terbagi atas biasa (ordinary) dan luar biasa (extraordinary). Jadi yang dalam menerapkan kedua kriteria tersebut. dan faktor lainnya seperti politis dan lain sebagainya. Kejadian yang selalu menjadi pertimbangan adalah perubahan kurs valuta asing terhadap mata uang Rupiah.. pengguna laporan keuangan tetap dapat melakukan 24 . • Tidak Sering Terjadi Kejadian atau transaksi yang bersangkutan tidak dihubungkan akan terulang lagi di masa yang akan datang. Pos luar biasa dalam laporan laba rugi disajikan setelah laba yang berasal dari kegiatan normal perusahaan. Tetapi apabila di satu Negara. Biaya luar biasa kejadiannya tidak normal dan tidak sering terjadi atau tidak terulang lagi di masa yang akan datang.

Elemen Laporan Keuangan evaluasi mengenai kinerja perusahaan yang berasal dari kegiatan normal selama periode tersebut sekaligus juga melihat pengaruh dari pos luar biasa terhadap perhitungan laba rugi perusahaan untuk periode yang bersangkutan.Laporan Laba Rugi PENDAPATAN USAHA BEBAN POKOK PENJUALAN LABA KOTOR BEBAN USAHA LABA USAHA PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN BEBAN (PENGHASILAN) PENGHASILAN Periode Berjalan Tangguhan LABA DARI AKTIVITAS NORMAL POS LUAR BIASA LABA BERSIH PAJAK xxxxxxx xxxxxxx xxxxxxx xxxxxxx xxxxxxx Xxxxxxxx (xxxxxxx) Xxxxxxx (xxxxxxx) Xxxxxxx Xxxxxxx LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN Xxxxxxx 24 . Ilustrasi penyajian Pos Luar Biasa dalam laporan laba rugi perusahan sebagai berikut : PT ABC .

Elemen Laporan Keuangan 24 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->