Alamat IP (Internet Protocol Address atau sering disingkat IP) adalah deretan angka biner antar 32-bit sampai 128

-bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet. Panjang dari angka ini adalah 32-bit (untuk IPv4 atau IP versi 4), dan 128-bit (untuk IPv6 atau IP versi 6) yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan Internet berbasis TCP/IP. Sistem pengalamatan IP ini terbagi menjadi dua, yakni: 
   

IP versi 4 (IPv4) IP versi 6 (IPv6) Perbandingan Alamat IPv6 dan IPv4 Tabel berikut menjelaskan perbandingan karakteristik antara alamat IP versi 4 dan alamat IP versi 6.

Kriteria

Alamat IP versi 4

Alamat IP versi 6

Panjang alamat

32 bit

128 bit

Jumlah total host (teoritis)

232=±4 miliar host

2128

Menggunakan kelas alamat

Ya, kelas A, B, C, D, dan E. Belakangan tidak digunakan lagi, mengingat telah Tidak tidak relevan dengan perkembangan jaringan Internet yang pesat.

Alamat multicast

Kelas D, yaitu 224.0.0.0/4

Alamat multicast IPv6, yaituFF00:/8

Alamat broadcast

Ada

Tidak ada

Alamat yang belum ditentukan

0.0.0.0

::

Alamat loopback

127.0.0.1

::1

Alamat IP publik

Alamat IP publik IPv4, yang ditetapkan oleh otoritas Internet (IANA)

Alamat IPv6 unicast global

Alamat IP pribadi

Alamat IP pribadi IPv4, yang ditetapkan oleh otoritas Internet

Alamat IPv6 unicast sitelocal(FEC0::/48)

Konfigurasi alamat otomatis

Ya (APIPA)

Alamat IPv6 unicast linklocal(FE80::/64)

Representasi tekstual

Dotted decimal format notation

Colon hexadecimal format notation

Fungsi Prefiks

Subnet mask atau panjang prefiks

Panjang prefiks

Resolusi alamat DNS A Resource Record (Single A)

AAAA Resource Record (Quad A)

Alamat IP versi 4 Alamat IP versi 4 (sering disebut dengan Alamat IPv4) adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 4. Panjang totalnya adalah 32-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 4 miliar host komputer atau lebih tepatnya 4.294.967.296 host di seluruh dunia, jumlah host tersebut didapatkan dari 256 (didapatkan dari 8 bit) dipangkat 4(karena terdapat 4 oktet) sehingga nilai maksimal dari alamt IP versi 4 tersebut adalah 255.255.255.255 dimana nilai dihitung dari nol sehingga nilai nilai host yang dapat ditampung adalah 256x256x256x256=4.294.967.296 host. sehingga bila host yang ada diseluruh dunia melebihi kuota tersebut maka dibuatlah IP versi 6 atau IPv6. Contoh alamat IP versi 4 adalah 192.168.0.3.

Representasi Alamat Alamat IP versi 4 umumnya diekspresikan dalam notasi desimal bertitik (dotted-decimal notation), yang dibagi ke dalam empat buah oktet berukuran 8-bit. Dalam beberapa buku referensi, format bentuknya

Alamat Broadcast. seperti terlihat pada tabel. Karena setiap oktet berukuran 8-bit.z. yakni:  Network Identifier/NetID atau Network Address (alamat jaringan) yang digunakan khusus untuk mengidentifikasikan alamat jaringan di mana host berada. alamat IP versi 4 dibagi ke dalam beberapa kelas. Alamat multicast digunakan dalam komunikasi oneto-many. Alamat broadcast digunakan dalam komunikasi one-to-everyone. Dalam banyak kasus. yakni sebagai berikut:  Alamat Unicast. merupakan alamat IPv4 yang didesain agar diproses oleh satu atau beberapa node dalam segmen jaringan yang sama atau berbeda. Semua sistem di dalam sebuah jaringan fisik yang sama harus memiliki alamat network identifier yang sama. Alamat Multicast. Sebenarnya yang menjadi pembeda kelas IP versi 4 adalah pola biner . sebuah alamat network identifier adalah sama dengan segmen jaringan fisik dengan batasan yang dibuat dan didefinisikan oleh router IP. terdapat beberapa pengecualian nilai). server atau sistem lainnya yang berbasis teknologi TCP/IP) di dalam jaringan. Nilai host identifier tidak boleh bernilai 0 atau 255 dan harus bersifat unik di dalam network identifier/segmen jaringan di mana ia berada.x. Alamat unicastdigunakan dalam komunikasi point-topoint atau one-to-one. Host Identifier/HostID atau Host address (alamat host) yang digunakan khusus untuk mengidentifikasikan alamat host (dapat berupa workstation. maka nilainya berkisar antara 0 hingga 255 (meskipun begitu. Jika semua node di dalam jaringan logis yang sama tidak dikonfigurasikan dengan menggunakan network identifier yang sama. Alamat network identifier tidak boleh bernilai 0 atau 255.     Kelas-kelas alamat Dalam RFC 791. Network identifier juga harus bersifat unik dalam sebuah Internetwork. Meskipun demikian. dilihat dari oktet pertamanya. merupakan alamat IPv4 yang didesain agar diproses oleh setiap node IP dalam segmen jaringan yang sama. maka terjadilah masalah yang disebut dengan routing error.adalah w.  Jenis-jenis alamat Alamat IPv4 terbagi menjadi beberapa jenis. Alamat IP yang dimiliki oleh sebuah host dapat dibagi dengan menggunakan subnet mask jaringan ke dalam dua buah bagian.y. merupakan alamat IPv4 yang ditentukan untuk sebuah antarmuka jaringan yang dihubungkan ke sebuah Internetwork IP. ada beberapa kasus di mana beberapa jaringan logis terdapat di dalam sebuah segmen jaringan fisik yang sama dengan menggunakan sebuah praktek yang disebut sebagai multinetting.

384 network. akan membuat sebuah network identifier. karena digunakan untuk mekanisme Interprocess Communication (IPC) di dalam mesin yang bersangkutan. Kelas B dapat memiliki 16.214 host tiap jaringannya.534 host untuk setiap network-nya. Alamat dengan oktet awal 127 tidak diizinkan. Dua bit pertama di dalam oktet pertama alamat IP kelas B selalu diset ke bilangan biner 10. dan 65.777. Oktet Kelas pertama Alamat IP (desimal) Oktet pertama (biner) Digunakan oleh Kelas A 1 126 0xxx xxxx Alamat unicast untuk jaringan skala besar Kelas B 128 191 10xx xxxx Alamat unicast untuk jaringan skala menengah hingga skala besar Kelas C 192 223 110x xxxx Alamat unicast untuk jaringan skala kecil Kelas D 224 239 1110 xxxx Alamat multicast (bukan alamat unicast) Kelas E 240 255 1111 xxxx Direservasikan. 16 bit sisanya (dua oktet terakhir) merepresentasikan host identifier. 14 bit berikutnya (untuk melengkapi dua oktet pertama).yang terdapat dalam oktet pertama (utamanya adalah bit-bit awal/high-order bit). tapi untuk lebih mudah mengingatnya. . 24 bit sisanya (atau tiga oktet terakhir) merepresentasikan host identifier.umumnya digunakan sebagai alamat percobaan (eksperimen). akan lebih cepat diingat dengan menggunakan representasi desimal. Nomor urut bit tertinggi di dalam alamat IP kelas A selalu diset dengan nilai 0 (nol). Tujuh bit berikutnya²untuk melengkapi oktet pertama²akan membuat sebuah network identifier. (bukan alamat unicast) Kelas A Alamat-alamat kelas A diberikan untuk jaringan skala besar. Kelas B Alamat-alamat kelas B dikhususkan untuk jaringan skala menengah hingga skala besar. Ini mengizinkan kelas A memiliki hingga 126 jaringan. dan 16.

Tiga bit pertama di dalam oktet pertama alamat kelas C selalu diset ke nilai biner 110.Z 126 16. Bagian Kelas Nilai oktet untuk Network Alamat pertama Identifier Bagian untuk Host Identifier Jumlah jaringan maksimum Jumlah host dalam satu jaringan maksimum Kelas A 1 126 W X. 28 bit sisanya digunakan sebagai alamat yang dapat digunakan untuk mengenali host. eksperimen Dicadangkan.777. eksperimen Dicadangkan. 8 bit sisanya (sebagai oktet terakhir) akan merepresentasikan host identifier.214 Kelas B 128 191 W. 28 bit sisanya digunakan sebagai alamat yang dapat digunakan untuk mengenali host. Untuk lebih jelas mengenal alamat ini. sehingga berbeda dengan tiga kelas di atas. 21 bit selanjutnya (untuk melengkapi tiga oktet pertama) akan membentuk sebuah network identifier. Ini memungkinkan pembuatan total 2. lihat pada bagian Alamat Multicast IPv4. Kelas E Alamat IP kelas E disediakan sebagai alamat yang bersifat "eksperimental" atau percobaan dan dicadangkan untuk digunakan pada masa depan.Y. eksperimen .152 buah network.097. dan 254 host untuk setiap network-nya.X.Z 16. Empat bit pertama di dalam IP kelas D selalu diset ke bilangan biner 1110.097.Y Z 2. Empat bit pertama selalu diset kepada bilangan biner 1111.Kelas C Alamat IP kelas C digunakan untuk jaringan berskala kecil.152 254 Kelas D 224-239 Multicast IP Address Multicast IP Address Multicast IP Address Multicast IP Address Kelas E 240-255 Dicadangkan.384 65. eksperimen Dicadangkan. ]Kelas D Alamat IP kelas D disediakan hanya untuk alamat-alamat IP multicast.534 Kelas C 192 223 W.X Y.

yang disebut dengan alamat unicast (unicast address). Di . Alamat yang dibuat tanpa memedulikan kelas disebut juga dengan classless address. Alamat unicast inilah yang harus digunakan oleh semua host TCP/IP agar dapat saling terhubung. Alamat Unicast Setiap antarmuka jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP harus diidentifikasikan dengan menggunakan sebuah alamat logis yang unik.y.y. Ketika beberapa alamat publik telah ditetapkan. di saat penggunaan Internet yang semakin meluas. Alamat IPv6 yang baru sekarang tidak menggunakan kelas-kelas seperti alamat IPv4. mengingat sekarang alamat IP sudah tidak menggunakan kelas alamat lagi. semua alamat IP dalam ruangan kelas alamat unicast dapat digunakan.z. yakni alamat host (host identifier) dan alamat jaringan (network identifier). maka ada dua jenis alamat yang dapat digunakan di dalam Internet. Alamat unicast disebut sebagai alamat logis karena alamat ini merupakan alamat yang diterapkan pada lapisan jaringan dalam DARPA Reference Model dan tidak memiliki relasi yang langsung dengan alamat yang digunakan pada lapisan antarmuka jaringan dalam DARPA Reference Model. yaitu public address (alamat publik) dan private address (alamat pribadi). Sebuah alamat unicast dibedakan dengan alamat lainnya dengan menggunakan skema subnet mask. Alamat publik alamat publik adalah alamat-alamat yang telah ditetapkan oleh InterNIC dan berisi beberapa buah network identifier yang telah dijamin unik (artinya. Komponen alamat ini terbagi menjadi dua jenis. Jenis-jenis alamat unicast Jika ada sebuah intranet tidak yang terkoneksi ke Internet.Catatan: Penggunaan kelas alamat IP sekarang tidak relevan lagi. Alamat unicast menggunakan kelas A.zhingga 223. yang memiliki alamat MACsepanjang 48-bit.x.x. sehingga ruang alamatnya adalah dari 1. alamat unicast dapat ditetapkan ke sebuah host dengan antarmuka jaringan dengan teknologi Ethernet. Sebagai contoh. Pengemban otoritas Internet telah melihat dengan jelas bahwa alamat yang dibagi ke dalam kelas-kelas seperti di atas sudah tidak mencukupi kebutuhan yang ada saat ini. Jika koneksi dilakukan secara langsung (dengan menggunakan teknik routing) atau secara tidak langsung (dengan menggunakan proxy server). maka beberapa rute dapat diprogram ke dalam sebuah router sehingga lalu lintas data yang menuju alamat publik tersebut dapat mencapai lokasinya. B. dan C dari kelas-kelas alamat IP yang telah disebutkan sebelumnya. tidak ada dua host yang menggunakan alamat yang sama) jika intranet tersebut telah terhubung ke Internet.

Alamat ilegal Intranet-intranet pribadi yang tidak memiliki kemauan untuk mengoneksikan intranetnya ke Internet dapat memilih alamat apapun yang mereka mau. lalu lintas ke sebuah alamat publik tujuan dapat dicapai. hal ini akan membutuhkan sebuah alamat publik yang unik secara global. Alamat-alamat tersebut dapat menjadi konflik antara satu dan lainnya. skema alamat yang digunakannya mungkin dapat mengandung alamat-alamat yang mungkin telah ditetapkan oleh InterNIC atau organisasi lainnya. seperti halnya akses terhadap web atau e-mail. Karena di antara ruangan alamat publik dan ruangan alamat pribadi tidak saling melakukan overlapping. yang tidak dapat dihubungi oleh host lainnya. Tentu saja. Jika sebuah organisasi selanjutnya memutuskan untuk menghubungkan intranetnya ke Internet. . dan tidak pula sebaliknya. Untuk mengatasi masalah pengalamatan ini. kebanyakan host di dalam intranet organisasi tersebut tidak harus terhubung secara langsung ke Internet. Alamat IP yang berada di dalam ruangan alamat pribadi dikenal juga dengan alamat pribadi atau Private Address. Karena perkembangan Internet yang sangat amat pesat. para desainer Internet mereservasikan sebagian ruangan alamat IP dan menyebut bagian tersebut sebagai ruangan alamat pribadi. Host-host yang membutuhkan sekumpulan layanan Internet. Ketika menganalisis kebutuhan pengalamatan yang dibutuhkan oleh sebuah organisasi. maka alamat pribadi tidak akan menduplikasi alamat publik. meskipun menggunakan alamat publik yang telah ditetapkan oleh InterNIC. biasanya mengakses layanan Internet tersebut melalui gateway yang berjalan di atas lapisan aplikasi seperti proxy server atau e-mail server. atau translator alamat jaringan) yang terhubung secara langsung ke Internet. Pada kasus Internet. setiap node di dalam sebuah jaringan yang terhubung ke Internet akan membutuhkan sebuah alamat yang unik secara global terhadap Internet. Alamat Privat Setiap node IP membutuhkan sebuah alamat IP yang secara global unik terhadap Internetwork IP. Hasilnya. kebanyakan organisasi hanya membutuhkan alamat publik dalam jumlah sedikit saja yang nantinya digunakan oleh node-node tersebut (hanya untuk proxy. selama masih terkoneksi dengan Internet. Sebuah alamat IP yang berada di dalam ruangan alamat pribadi tidak akan digunakan sebagai sebuah alamat publik. organisasi-organisasi yang menghubungkan intranet miliknya ke Internet membutuhkan sebuah alamat publik untuk setiap node di dalam intranet miliknya tersebut.Internet. para desainer Internet memiliki pemikiran yaitu bagi kebanyakan organisasi. Untuk host-host di dalam sebuah organisasi yang tidak membutuhkan akses langsung ke Internet. firewall. Sebuah jaringan yang menggunakan alamat IP privat disebut juga dengan jaringan privat atau private network. router. sehingga disebut juga dengan illegal address. alamatalamat IP yang bukan duplikat dari alamat publik yang telah ditetapkan mutlak dibutuhkan.

255.168.0.254.0/16 dapat mendukung alamat-alamat IP yang valid dari 192. Alamat jaringan privat 192. dengan alamat subnet mask 255.168.0.0/12 mengizinkan alamat-alamat IP yang valid dari 172.0.0.0/16 Sementara itu ada juga sebuah ruang alamat yang digunakan untuk alamat IP privat dalam beberapa sistem operasi:  169.254.0.0.0.168.0.0/8 merupakan sebuah network identifier kelas A yang mengizinkan alamat IP yang valid dari 10.168.0.1 hingga 169. 172. 192.0.168.1 hingga 172.16.254.0. Jaringan pribadi 10. yang dapat digunakan dengan menggunakan skema subnetting di dalam sebuah organisasi privat.0.Ruangan alamat pribadi yang ditentukan di dalam RFC 1918 didefinisikan di dalam tiga blok alamat berikut:    10.254.0. Alamat ini digunakan sebagai alamat IP privat otomatis (dalam Windows.0.0.1 hingga10.0.254. Alamat IP yang mungkin dalam ruang alamat ini adalah 169.16.1 hingga 192.0.0.0/8 172.254.168.0/8 Jaringan pribadi (private network) 10.255.255.31.0. Alamat jaringan privat 17.0.16. .0/8 memiliki 24 bit host yang dapat digunakan untuk skema subnetting di dalam sebuah organisasi privat.16.0/16 Alamat jaringan ini dapat digunakan sebagai alamat privat karena memang IANA mengalokasikan untuk tidak menggunakannya. disebut dengan Automatic Private Internet Protocol Addressing (APIPA)).0/12 192.254. 169.0.255.0/16 Jaringan pribadi 192.16.0.255.254.0/12 Jaringan pribadi 172.0/16 dapat diinterpretasikan sebagai sebuah block dari 256 network identifier kelas C atau sebagai sebuah ruangan alamat yang memiliki 16 bit yang dapat ditetapkan sebagai host identifier yang dapat digunakan dengan menggunakan skema subnetting apapun di dalam sebuah organisasi privat.255.0/12 dapat diinterpretasikan sebagai sebuah block dari 16 network identifier kelas B atau sebagai sebuah ruangan alamat yang memiliki 20 bit yang dapat ditetapkan sebagai host identifier.0.0/16 10.0.0.

semua lalu lintas dari sebuah host yang menggunakan sebuah alamat pribadi harus mengirim request tersebut ke sebuah gateway (seperti halnya proxy server).254.001 010. Alamat multicast didefinisikan dalam RFC 1112. Dalam sebuah intranet yang memiliki alamat multicast IPv4. Ruang alamat Dari alamat Sampai alamat Keterangan 010.254 Ruang alamat privat yang sangat besar (mereservaskan kelas A untuk digunakan) 172.255.016. Karena alamat-alamat IP di dalam ruangan alamat pribadi tidak akan ditetapkan oleh Internet Network Information Center (InterNIC) (atau badan lainnya yang memiliki otoritas) sebagai alamat publik.Hasil dari penggunaan alamat-alamat privat ini oleh banyak organisasi adalah menghindari kehabisan dari alamat publik.000/16 192.000.016.000. maka tidak akan pernah ada rute yang menuju ke alamat-alamat pribadi tersebut di dalam router Internet.255.000.255.000/12 172. Dengan cara ini.000/8 010.168. Kompensasinya.255.254.001 172.000.254 Ruang alamat privat yang cukup besar (digunakan untuk jaringan kecil hingga besar) Digunakan oleh fitur Automatic Private Internet 169.000. sebuah paket yang ditujukan ke sebuah alamat multicast akan diteruskan oleh router ke subjaringan di mana terdapat host-host yang sedang berada dalam kondisi "listening" terhadap lalu lintas jaringan yang dikirimkan ke alamat multicast tersebut.000.031.168. Oleh karena itu.255. mengingat pertumbuhan Internet yang sangat pesat.168. yang memiliki sebuah alamat publik yang valid.000.000/16 169.000.000.254. Alamat Multicast Alamat IP Multicast (Multicast IP Address) adalah alamat yang digunakan untuk menyampaikan satu paket kepada banyak penerima.000.001 169. atau memiliki alamat pribadi yang telah ditranslasikan ke dalam sebuah alamat IP publik yang valid dengan menggunakan Network Address Translator (NAT) sebelum dikirimkan ke Internet. alamat pribadi tidak dapat dijangkau dari Internet. . alamat multicast pun menjadi cara yang efisien untuk mengirimkan paket data dari satu sumber ke beberapa tujuan untuk beberapa jenis komunikasi.254 Protocol Addressing (APIPA) dalam beberapa sistem operasi.001 192.254 Ruang alamat privat yang besar (digunakan untuk jaringan menengah hingga besar) 192.

Jika sebuah host pengirim yang hendak mengirimkan paket data dengan tujuan alamat broadcast.255.0 hingga 224.0/4.107.0.255.107.Alamat-alamat multicast IPv4 didefinisikan dalam ruang alamat kelas D. dan Limited Broadcast. all-subnetsdirected broadcast.255. subnet broadcast.0/16.0. Alamat Broadcast Alamat broadcast untuk IP versi 4 digunakan untuk menyampaikan paket-paket data "satu-untuk-semua". Untuk setiap jenis alamat broadcast tersebut. dalam NetID 131. Ada empat buah jenis alamat IP broadcast.255.0. Sebagai contoh. alamat broadcast-nya adalah 131.0.26. paket IP broadcast akan dialamatkan kepada lapisan antarmuka jaringan dengan menggunakan alamat broadcast yang dimiliki oleh teknologi antarmuka jaringan yang digunakan.255.0. Router tidak dapat meneruskan paket-paket yang ditujukan dengan alamat network broadcast. yakni network broadcast. semua paket broadcast IP akan dikirimkan ke alamatbroadcast Ethernet dan Token Ring. yakni 0xFF-FF-FF-FF-FF-FF. Contohnya adalah. untuk jaringan Ethernet dan Token Ring.0. maka semua node yang terdapat di dalam segmen jaringan tersebut akan menerima paket tersebut dan memprosesnya. dalam NetID 131. Daftar alamat multicast yang ditetapkan oleh IANA dapat dilihat pada situs IANA. Network Broadcast Alamat network broadcast IPv4 adalah alamat yang dibentuk dengan cara mengeset semua bit host menjadi 1 dalam sebuah alamat yang menggunakan kelas (classful).0. alamat IP broadcast hanya dapat digunakan sebagai alamat tujuan saja. yang berkisar dari 224. Router tidak dapat meneruskan paket-paket yang ditujukan dengan alamat subnet broadcast. yakni 224.107. Alamat network broadcast digunakan untuk mengirimkan sebuah paket untuk semua host yang terdapat di dalam sebuah jaringan yang berbasis kelas. Alamat subnet broadcast digunakan untuk mengirimkan paket ke semua host dalam sebuah jaringan yang telah dibagi dengan cara subnetting. Prefiks alamat 224.107.0.0. sehingga tidak dapat digunakan sebagai alamat sumber.0/24. Berbeda dengan alamat IP unicast atau alamat IP multicast. alamat broadcast-nya adalah 131.0.0.255.0 hingga 224. Sebagai contoh.0/24 (dari alamat 224.26.255) tidak dapat digunakan karena dicadangkan untuk digunakan oleh lalu lintas multicast dalam subnet lokal. Subnet broadcast Alamat subnet broadcast adalah alamat yang dibentuk dengan cara mengeset semua bit host menjadi 1 dalam sebuah alamat yang tidak menggunakan kelas (classless). atau supernetting. .

RFC 922mengharuskan router IP untuk meneruskan paket yang dibroadcast ke alamat ini ke semua subnet dalam jaringan berkelas yang asli. hal ini belum banyak diimplementasikan. sebuah klien DHCP harus menggunakan alamat ini untuk semua lalu lintas yang dikirimkan hingga server DHCP memberikan sewaan alamat IP kepadanya. [sunting]Limited broadcast Alamat ini adalah alamat yang dibentuk dengan mengeset semua 32 bit alamat IP versi 4 menjadi 1 (11111111111111111111111111111111 atau 255.26. alamat ini adalah alamat jaringan broadcast dari network identifier alamat berbasis kelas yang asli. yang berbasis kelas atau tanpa kelas akan mendengarkan dan memproses paket jaringan yang dialamatkan ke alamat ini. alamat ini disebut sebagai limited broadcast.255). Semua host. Karenanya. dengan DHCP. maka alamat ini pun tidak relevan lagi dengan perkembangan jaringan. Dengan kata lain.255. Meskipun demikian. dan tidak akan pernah diteruskan oleh router IP.107.255. Dalam contoh di atas.107. alamat 131. Menurut RFC 1812. Meskipun kelihatannya dengan menggunakan alamat ini. Dengan banyaknya alamat network identifier yang tidak berkelas.26.107. mengingat paket data dibatasi saja hanya dalam segmen jaringan lokal saja. sementara itu. penggunaan alamat jenis ini telah ditinggalkan.255. yang secara default memiliki network identifer 16. Semua host dari sebuah jaringan dengan alamat tidak berkelas akan menengarkan dan memproses paketpaket yang dialamatkan ke alamat ini.0/24 yang merupakan alamat kelas B. alamat all-subnets-directed broadcast untuknya adalah 131. Contoh penggunaanya adalah ketika proses konfigurasi alamat secara otomatis dengan menggunakan Boot Protocol (BOOTP) atau Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP). paket jaringan akan dikirimkan ke semua node di dalam semua jaringan. maka alamatnya adalah 131.0/24. All-subnets-directed broadcast Alamat IP ini adalah alamat broadcast yang dibentuk dengan mengeset semua bit-bit network identifier yang asli yang berbasis kelas menjadi 1 untuk sebuah jaringan dengan alamat tak berkelas (classless). alamat network broadcast tidak terdapat di dalam sebuah jaringan yang tidak menggunakan kelas alamat IP.255. Sebagai contoh.107. .Alamat subnet broadcast tidak terdapat di dalam sebuah jaringan yang menggunakan kelas alamat IP. Sebuah paket jaringan yang dialamatkan ke alamat ini akan disampaikan ke semua host dalam semua subnetyang dibentuk dari network identifer yang berbasis kelas yang asli. ternyata hal ini hanya terjadi di dalam jaringan lokal saja. Contoh untuk alamat ini adalah untuk sebuah network identifier 131. Alamat ini digunakan ketika sebuah node IP harus melakukan penyampaian data secara one-to-everyone di dalam sebuah jaringan lokal tetapi ia belum mengetahui network identifier-nya.255.255.

3.Cara Melacak Alamat IP Address Dalam artikel ini akan dibahas hal-hal berikut: 1. Coba anda buka www.domainwhitepages.COM lalu tekan enter. Melacak alamat IP suatu situs Untuk mengetahui alamat IP suatu situs. sebenarnya kita bisa mengetahui alamat IP dari lawan chatting kita.com Tinggal masukkan IP address situs tadi atau masukkan alamat situsnya dan anda akan mendapatkan info lengkap tentang server dari situs tersebut diantaranya adalah lokasi negara dan kota. Melacak alamat IP suatu situs 2. Maka akan muncul alamat Ip situs tersebut. Caranya: Masuk ke command Prompt dan ketikan PING WWW. Melacak Real Adress server suatu situs 3. maka alamat IP lawan chatting anda (yang telah anda kirimi file tadi) akan muncul beserta port yang digunakan untuk pengiriman file. :: Untuk mengetahui lokasi lawan chatting anda (real address) seperti ia berada di kampus atau di warnet mana.domainwhitepages. Caranya: :: Kirimkan suatu file pada lawan chat kita.com dengan mempergunakan alamat IP yang anda dapatkan. Cara Mengetahui IP address lawan chatting kita 1. :: Lalu masuklah ke Command Prompt (MSDOS) dan ketikkan NETSTAT -N lalu tekan enter. Software Untuk MenySoftware Untuk Menyembunyikan Alama . Melacak IP address lawan chatting kita Saat kita menggunakan Yahoo messenger.SITUSYANG-DILACAK. tinggal anda chek di www. kita dapat melakukan PING terhadap situs tersebut. 2. Melacak Lokasi server (real address) suatu situs Kita dapat melacak lokasi server suatu situs hanya dengan mengetahui alamat situsnya saja.

komputer di dalam jaringan Internet akan menerima permintaan dan data kembali ke alamat IP komputer Anda saat ini. ISP mungkin menawarkan alamat IP yang bersifat dinamis atau statis. alamat IP yang dinamis secara otomatis ditetapkan pada saat proses login dan akan bertahan sampai koneksi berakhir atau selesai. sementara alamat IP dinamis mempunyai sifat yang berubah ubah pada saat terkoneksi dengan internet. .187. dan data online lainnya. dan informasi pribadi lainnya dari pelanggan yang telah menggunakan atau memberikan alamat IP tertentu yang terkait dengan aktivitas kriminal tersebut. Sebuah Website biasanya melacak pengunjung dari alamat IP untuk melihat halaman web apa yang menarik dikunjungi. mail. ISP bisa memberikan nama.> contoh. Contoh Sebuah domain. Alamat IP adalah link pertama dan terakhir kepada siapa si pengguna tersebut. --. Nomor IP disebut "alamat" karena sifatnya mempunyai tujuan yang sama seperti alamat rumah kita . "Cookie" bisa "memberitahu situs ini" siapa penggunanya.t ISebuah alamat IP mengacu pada nomor unik yang diberikan untuk setiap komputer di jaringan Internet. Kecuali seseorang mengatur untuk menggunakan alamat IP statis. meskipun alamat IP bisa berubah.com. Situs ini mungkin memiliki informasi yang benar atau salah. Kebanyakan orang lebih mengenal sebuah alamat IP (IP address) melalui Internet Service Provider (ISP). Banyak orang memilih untuk tidak memberikan info alamat IP (IP Address) mereka pada saat browsin di Internet dengan menggunakan website yang bisa mengganti alamat IP sendiri untuk pengguna. misalnya.lintasberita. Situs ini menyediakan fasilitas untuk berselancar di Internet dengan anonim sehingga menjaga Alamat IP pengguna tersembunyi dari Internet. seperti www. Identitas bisa dihubungkan ke alamat IP pada saat pendaftaran. Tapi situs web yang menyediakan layanan ini masih memiliki catatan alamat IP dari si penggunanya. Setiap ISP memiliki rangkaian alamat IP yang tersedia secara unik.hal ini membuat sebuah komputer di Internet dapat ditempatkan oleh skema numerik. alamat IP nya adalah: 69. Sebuah alamat IP dapat di lacak kembali ke pengguna tertentu dengan melihat record log catatan dari ISP. tergantung pada informasi apa yang disediakan oleh si pengunjung. memiliki alamat IP numerik yang unik. Meskipun Internet bukan merupakan lingkungan anonim (Tanpa Nama) secara default. Sebuah alamat IP statis adalah alamat tetap.57. alamat. sebuah alamat IP yang baru akan diberikan. Setelah log in lagi. Dalam kasus kejahatan cyber yang melanggar hukum. Alamat IP ini akan menjadi bagian dari "return address" pada saat browser meminta halaman web. Dalam setiap kasus.225. Dalam contoh ini.

bagaimana membagi-bagi alamat IP atau sering dikenal dengan SUBNETTING. Subnet² Porsi/blok IP yang merupakan bagian dari jaringan (network sharing). Berikut bagaimana ´octet binary´ dikonversi ke ´decimal´: Bit paling kanan dari sebuah octet memiliki nilai 20. nilai ´decimal´-nya menjadi 255 sebagai berikut : 1 1 1 1 128 64 32 16 8 4 2 1 (128+64+32+16+8+4+2+1=255) 1 1 1 1 Berikut contoh sederhana konversi sebuah octect jika tidak semua bit bernilai 1. Sebuah alamat IP adalah sebuah alamat yang digunakan untuk mengidentifikasi sebuah perangkat secara unik pada sebuah jaringan IP.81. Jadi jika semua bit bernilai 1. atau 00000000 . 1. Nilai dari masing-masing octet berkisar antara 0 sampai 255 dalam ³decimal´.100). 00001010.00010011 (binary) 19 (decimal) . berikut istilah-istilah yang akan sering digunakan y y y y Address²Nomor ID unik yang di set pada sebuah host atau interface pada sebuah jaringan.00010111. Bit disebelah kirinya memiliki nilai 21. Masing-masing octet dikonversi menjadi ´decimal´ dan dipisahkan dengan tanda titik (dot). Technology | Kita akan coba membahas cara mengkonfigurasi IP routing pada sebuah router. Alamat IP terdiri dari 32 bit binary yang terdiri dari porsi network dan porsi host dengan bantuan dari sebuah ³subnet mask´. Sebelum melanjutkan ke materi.00000001. 172. 32 bit binary terbagi dalam 4 octet (1 octet = 8 bit).P ALAMAT IP DAN SUBNETTING BAGI PEMULA March 17th.16. 2010 | | Cisco. sebuah alamat IP dinyatakan dalam format ´dotted decimal´ (contoh. dan bagaimana mengkonfigurasi alamat IP pada tiap-tiap interface router dengan sebuah subnet yang unik. digunakan untuk mengilustrasikan porsi dari sebuah alamat yang merefer pada subnet dan bagian/porsi yang merefer pada host. Subnet mask²Kombinasi 32-bit. 0 1 0 0 0 64 0 0 0 0 0 1 (0+64+0+0+0+0+0+1=65) 0 0 0 1 Dan berikut contoh sebuah alamat IP dengan ´binary´ dan ³decimal´-nya. 23. Routing. 10.11111111 dalam ³binary´. dan seterusnya sampai bit paling kiri yang miliki nilai 27. Dengan demikian. Interface²Sebuah koneksi jaringan (antarmuka).

Octet 2. 3. dan 4 (24 bit berikutnya) adalah untuk pengaturan dan pembagian jaringan ke dalam ³subnet dan host´. Pengalamatan Class B digunakan untuk jaringan yang memiliki jumlah host antara 256 dan 65534.0 .octect ini dibagi-dibagi untuk menyediakan sebuah skema pengalamatan yang dapat mengakomodasi jaringan kecil maupun besar.255. Octet 3 dan 4 (16 bit) adalah untuk lokal ³subnet´ dan ³host´. . jadi contoh Class A dalam Figure 1 mempunyai alamat jaringan utama 1.191. sedangkan class D dan E diluar ruang lingkup pembahasan. yaitu class A sampai class E.536 host (sebenarnya sampai 16777214 host!).255.Octet . jadi contoh Class B dalam Figure 1 mempunyai alamat jaringan utama 128.0.255. octet pertama adalah porsi jaringan/network. Terdapat 5 kelas/class jaringan yang berbeda. Dalam sebuah alamat Class B. Kita akan membahas hanya pengalamatan jaringan class A sampai C saja.0. Figure 1 Dalam sebuah alamat Class A. Pengalamatan Class A digunakan untuk jaringan yang memiliki lebih dari 65. Figure 1 menunjukkan class jaringan A sampai E dan range alamat IP dari masing-masing class.255.0.127.0 . octet kedua adalah porsi jaringan/network.0.255.255.

0.20. atau C network.15. Cocok untuk jaringan dengan jumlah host kurang dari 254.0.00000000.00001111. juga dikenal sebagai ´mask natural´.0.1 = 255.255.00001111. B.00000000. Bit-bit alamat untuk MASK yang di set 1 menyatakan Network ID.0.1 Pengertian Subnetting Anda bisa membuat multiple logical networks dalam suatu jaringan Class A.20. B.00000001 Jika anda sudah mendapatkan alamat dan mask dalam bentuk binary.15. .0 .1 255.0 255.255.00000001 255.1 = 00001000.0. octet ketiga adalah porsi jaringan/network.233. maka identifikasi jaringan/network dan host ID akan lebih mudah.0 = 11111111.00010100. Octet 4 (8 bit) adalah untuk lokal ³subnet´ dan ³host´.20.0 A: B: 255.0.255.0.00000000 ----------------------------------net id | host id netid = 00001000 = 8 hostid = 00010100.255. dan C mempunyai ³mask default´.255.00010100. konversikan alamat dan ³mask´ ke bilangan biner/binary. Jaringan class A. atau C.0. Jika anda tidak melakukan subnet.0 Sebuah alamat IP pada jaringan Class A yang belum di-´subnet´ akan memiliki sebuah pasangan alamat/mask seperti contoh : 8. seperti berikut: Class Class Class C: 255.00001111. 8. B.15. hal ini sangatlah tidak lazim.00000001 = 20.0. 8.0. NETWORK MASK Sebuah ´network mask´ membantu kita mengenal porsi mana dari alamat IP yang menunjukkan jaringan/network dan porsi mana yang menunjukkan node/host.0.0. Untuk melihat bagaimana ³mask´ membantu kita mengidentifikasi bagian/porsi jaringan dan node/host dari sebuah alamat.0 = 11111111.Dalam sebuah alamat Class C.00000000 00001000. contoh Class C dalam Figure 1 mempunyai alamat jaringan utama 192.15.00000000. dan yang di set 0 menyatakan Node ID. anda hanya bisa menggunakan satu jaringan/network Class A.00000000.255.

255.0 dengan natural/default mask: 255.255.96 255. and telah menambahkan 3 bit bernilai 1 (ditandai dengan ³sub´) pada porsi host yang digunakan untuk membentuk subnet. seperti diatas.224.17.192 255.17.64 255.5.0.224 host address range 33 to 62 204. maka anda bisa membuat interconnecting subnetworks (hubungan antar subnetwork dengan IP routing protocol).5.255.11111111. Berikut subnet-subnet yang telah kita buat: 204.17. masing-masing subnet memiliki 32 alamat host.5.255. karena host ID dengan seluruh bit nya bernilai 1 atau seluruhnya bernilai 0 tidak bisa diterapkan pada perangkat/device.32 255. Maka masing-masing data link pada jaringan ini memiliki network/subnetwork ID yang unik.255.5. Pertama. Dengan sisa 5 bit bernilai 0 untuk host ID.255.17.11100000 --------------------------|sub|---Dengan memperpanjang MASK menjadi 255.255.0 255.Tiap-tiap data link di jaringan harus memiliki Network ID yang unik.224 . atau C) menjadi subnetwork yang lebih kecil.255.255.5.255.224 host address range 129 to 158 204.255.224 host address range 65 to 94 204. perpanjang natural/default mask dengan bit-bit yang bernilai 1 pada porsi host ID untuk membuat sebuah subnetwork ID.128 255.255.224 dapat ditulis seperti: /27 karena terdapat 27 bit (bernilai .255.17.17.00000101.255. Contoh sebuah Class C network: 204.11111111.5.224 host address range 193 to 222 204.255.5.5.224 host address range 97 to 126 204. Jika anda membagi network utama (Class A.160 255.17.255. memungkinkan anda membuat 8 subnet.17.255. anda menggunakan 3 bit bernilai 1 lebih daripada ³natural/default´ MASK Class C.255.224 host address range 161 to 190 204.224 255.11111111. MASK : 255.5. Dengan 3 bit tersebut. anda bisa menyatakan alamat-alamat ini memiliki 3-bit subnet MASK. Kedua.255. dengan node/host pada link tersebut yang menjadi anggota dari Network tersebut (jaringan yang sama). Untuk melakukan subnetting alias men-subnet suatu jaringan.0 11001100.00000000 255.224 host address range 225 to 254 Note: Ada 2 cara untuk penulisan MASK.255.255.5.255.17.17. Anda bisa membuat subnet dengan cara sebagai berikut : 204. dan hanya 30 saja yang bisa diterapkan/diconfigurasi pada perangkat/device.255.255. B. (Ini sangat penting sekali untuk diingat).00010001.224 host address range 1 to 30 204.

dapat digambarkan sebagai berikut:: Figure 2 Masing-masing router pada Figure 2 terhubung ke 4 subnetwork.0.5.255.255. Masing-masing router juga memiliki sebuah alamat IP pada masing-masing subnetwork yang terhubung padanya. maka detilnya sebagai berikut: 204.32/27 sama dengan network 204.0 atau 172. Dengan CIDR.00000000 255.16.5.00000101.255. dikenal dengan nama Classless Interdomain Routing (CIDR)-pembahasan berikutnya .240 .255.0 . Jadi dalam hal ini anda dapat memiliki 16 subnet.5.0.0 berarti anda melakukan ³subnetting´.17. Masing-masing subnetwork bisa men-support sampai 30 alamat IP host.248.255.11110000 --------------------------|sub |--Karena anda memiliki 4 bit untuk membuat subnet. Jika anda menggunakan mask 255. masing-masing subnet memiliki 16 alamat host ( hanya 14 alamat IP host yang bisa dikonfigurasi pada perangkat/devices).11111111. satu diantara subnetwork terhubung pada kedua router tersebut.0. Anda dengan cepat bisa melihat bahwa anda bisa membuat lebih banyak subnet daripada Network Kelas C. Contoh Network kelas C 204. Skema network subnetting untuk 8 subnet.224.0 dan sebuah mask 255.17.255. Contoh.0 (/21). Lebih banyak subnets. satu network dapat ditulis dengan notasi prefix/length.0.255. Cara kedua tersebut. Jika anda menggunakan mask 255.16.255. 204.255.0 11001100.240 (/28).255. lebih sedikit alamat host yang tersedia per subnet. maka anda akan segera tahu ³natura´l mask-nya adalah 255. berapa jumlah subnet dan host per subnet? .224 (/27) akan menghasilkan 8 subnets.5.17. Kita akan coba liat cara mensubnet untuk Network Kelas B. Jika anda memiliki network 172.0/16. sehingga anda hanya memiliki 4 bit (sebelah kiri) untuk alamat host. masing-masing subnet memiliki 32 alamat host ( hanya 30 alamat IP host yang bisa dikonfigurasi pada perangkat/devices).00010001.255.11111111.1) yang telah di set pada MASK.11111111.32 255.17. Memperpanjang mask melebihi 255.

00000000 -----------------| sub|-----------subnet = 10101100. Sehingga anda bisa memiliki 2048 alamat host (211).16.16.17.00010001.00011110 255. Penentuan Subnet untuk Perangkat B: 172.240.00010000.0.16. terdapat keterbatasan penggunaan ³subnet 0 (semua bit subnet diset ke Nol/zero).0 Penentuan subnet dengan melakukan sebuah logika ³AND´ antara subnet mask dan alamat IP host. Dalam hal ini. Sebagai contoh. Anda dapat menggunakan alamat dan mask dari masing-masing perangkat untuk menentukan subnet dari kedua alamat IP host/perangkat tersebut.00010000.00000000. Sehingga anda bisa memiliki 32 subnet (25).00001111 . ditulisa dengan notasi ³prefix/length´ (length=jumlah bit yang bernilai 1).15/20 Penentuan Subnet untuk Perangkat A: 172.00011100. yang telah dikonfigurasi pada 2 perangkat/device. anda memiliki kombinasi 2 alamat IP /mask.255.00010000.16.11111111.28. tersisa 11 bit (nilai 0) untuk alamat host. Tugas anda adalah menentukan apakah kedua perangkat ini berapa pada subnet yang sama atau berbeda.00000000 = 172.16.00000000 255.10101100. Perangkat A: 172.11111111. Setelah anda menggunakan 5 bit (nilai 1) untuk ³subnetting´.10101100.00000000 -----------------| sub |----------Anda menggunakan 5 bit dari ³original´ bit host untuk subnet.0.11111111.00010000. mari kita terapkan ilmu ini.172. Note: Dulu.11110000.11111000.16.30/20 Perangkat B: 172.15 .248.00010000.30 . Beberapa perangkat tidak mensupport subnet zero ini.10101100.11111111. hanya 2046 alamat IP host yang bisa dikonfigurasi pada perangkat/devices.16. Perangkat A berada pada subnet 172.255. Perangkat Cisco Systems dapat menggunakan subnet zero ini dengan mengkonfigurasi perintah : ip subnet zero CONTOH: Sekarang anda sudah memahami apa itu ³subnetting´.0 .16.16.0 .28.0 .17.

.255.00010000.16.0.240.255.16.0 .11110000.16.11111111.11111111.00000000 = 172. yaitu 172.00010000. disimpulkan bahwa Perangkat A dan Perangkat B berada/memiliki subnet yang sama .16.0 Dari hasil diatas.00000000 -----------------| sub|-----------subnet = 10101100.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful