Peraturan Cuti

BAB I IZIN MENINGGALKAN PEKERJAAN A. UMUM 1 1.

Izin meninggalkan pekerjaan adalah waktu dimana Pegawai tidak berada di tempat kerja selama hari-hari kerja atau meninggalkan pekerjaan pada jam-jam kerja yang ditentukan. Perusahaan hanya akan memberikan izin apabila terdapat alasan yang cukup kuat, dengan ketentuan tidak mengganggu kelancaran dan kepentingan operasional Perusahaan. 2. Izin meninggalkan pekerjaan terdiri dari : a. Izin meninggalkan pekerjaan dengan gaji. b. Izin meninggalkan pekerjaan tanpa gaji. 3. Pegawai yang tidak hadir pada hari atau jam kerja tanpa izin dan alasan yang dapat diterima dan sah, akan diperhitungkan sebagai meninggalkan pekerjaan tanpa gaji. B. IZIN MENINGGALKAN PEKERJAAN DENGAN GAJI 1. Izin meninggalkan pekerjaan dengan gaji dapat diberikan untuk hal–hal sebagai berikut: a. Keperluan Negara. Karena menjalankan tugas negara tertentu, seperti: i. Pelaksanaan Pemilihan Umum. ii. Menjalani wajib militer / tugas kemiliteran. iii. Melaksanakan kewajiban sebagai anggota Lembaga Tertinggi / Tinggi Negara. iv. Memenuhi panggilan pihak yang berwajib. b. Keperluan Keluarga/ Pribadi Pegawai i. Pegawai melaksanakan pernikahan 7 hari ii. Pernikahan anak/ saudara kandung/ ipar pegawai 2 hari iii. Istri melahirkan 2 hari iv. Istri / suami, anak, orang tua atau mertua, saudara Kandung/tiri, ipar meninggal dunia 2 Hari v. Orang yang tinggal serumah dengan pegawai Meninggal 1 hari vi. Khitanan anak 1 hari Izin meninggalkan pekerjaan untuk keperluan keluarga/pribadi harus diambil pada waktu atau hari–hari kejadian yang bersangkutan dengan memberitahukan kepada atasannya langsung. c. Istirahat Sakit i. Pegawai yang tidak dapat bekerja / masuk kerja karena sakit selama 1 (satu) hari kerja harus menyerahkan Surat Pemberitahuan kepada atasannya dengan tembusan pada Unit Fungsional di bidang SDM. Tetapi apabila kejadian berulang lebih dua kali dalam selang waktu 10 (sepuluh) hari kerja, pegawai wajib menyerahkan surat keterangan dari dokter kepada atasannya dengan tembusan kepada Unit Fungsional di bidang SDM. ii. Pegawai yang tidak dapat bekerja / masuk kerja karena sakit selama lebih dari 1 (satu) hari kerja secara berturut-turut, harus menyerahkan Surat Keterangan dari Dokter kepada atasannya dengan tembusan kepada Unit Fungsional di bidang SDM.

Istirahat Melahirkan dan Gugur Kandungan i. kecuali ditetapkan lain berdasarkan keterangan dokter atas kondisi pegawai wanita yang bersangkutan. atau pembuatan skripsi. Keperluan Pendidikan. Istirahat karena melahirkan atau gugur kandungan tidak mempengaruhi hak cuti pegawai. d. e. i. Pegawai wanita yang mengalami gugur kandungan diberikan izin istirahat sesuai dengan rekomendasi dokter. Dalam hal pegawai setelah menjalani izin istirahat sakit yang diberikan sesuai butir 3 diatas. . dapat mengajukan permohonan izin untuk meninggalkan pekerjaan lebih awal dan tidak masuk kerja khusus untuk keperluan menempuh ujian berdasarkan jadwal tertulis yang dikeluarkan institusi pendidikan yang bersangkutan. ii. v. iv. i. Cuti melahirkan dapat dimulai paling cepat satu bulan sebelum saat melahirkan. Izin bagi pegawai yang mengikuti seminar / lokakarya dengan biaya sendiri atau atas undangan pihak lain dapat dipertimbangkan. vi. izin dapat diperpanjang lagi hingga paling lama 6 bulan. Dalam hal pegawai setelah menjalani izin istirahat sakit selama 12 (dua belas) bulan kemudian mendapat perpanjangan izin istirahat sakit 6 (enam) bulan. Apabila dirasa perlu. Ketentuan ini tidak berlaku untuk keperluan kuliah kerja nyata (KKN). Pegawai diberikan izin untuk menunaikan Ibadah Haji dan Umroh. ii. . iii.Bulan ke-16 sampai dengan bulan ke-18 diberikan 50% dari Gaji bulanan terakhir. tetap tidak sembuh dari penyakitnya atau masuk bekerja kembali tetapi tidak lebih dari 4 (empat) minggu kemudian sakit lagi. f. maka yang bersangkutan akan diberhentikan dengan hormat dan mendapatkan hak dan kewajiban sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Izin istirahat sakit yang berdasarkan surat keterangan dokter akan diberikan paling lama 12 bulan. iv. Pegawai Wanita yang akan melahirkan akan diberikan izin cuti melahirkan selama waktu 3 (tiga) bulan.Bulan ke-13 sampai dengan bulan ke-15 diberikan 75% dari Gaji bulanan terakhir. Istirahat karena melahirkan atau gugur kandungan diberikan pada semua kelahiran/ keguguran. Keperluan Beribadah. dengan ketentuan bahwa seminar / lokakarya yang diikuti tersebut berhubungan dengan keahlian dan pekerjaannya dan disetujui oleh Direksi atas dasar rekomendasi atasannya langsung. Namun dengan rekomendasi yang di keluarkan Dokter yang ditunjuk perusahaan. perusahaan dapat memerintahkan setiap pegawai yang berhalangan masuk kerja karena sakit untuk memeriksakan dirinya pada rumah sakit atau dokter tertentu yang ditunjuk perusahaan. riset/penelitian. Pegawai yang mengikuti pendidikan / latihan / kursus yang berguna untuk meningkatkan keahliannya dalam bekerja atas biaya sendiri. maka gaji bulanannya akan diatur sebagai berikut: .iii.

termasuk pembayaran iurannya. iv. Apabila pegawai tidak masuk kerja karena hal-hal yang dapat direncanakan terlebih dahulu. Pegawai yang tidak masuk kerja karena hal yang tidak dapat direncanakan terlebih dahulu harus memasukkan surat penjelasan mengenai alasannya tidak masuk kerja pada hari pertama yang bersangkutan kembali masuk berkerja. C. Pegawai yang telah berakhir izinnya wajib melapor pada perusahaan selambatlambatnya 5 (lima) hari kerja setelah berakhir izin tersebut. Ketentuan umum bagi pegawai yang mendapat izin meninggalkan pekerjaan tanpa gaji adalah: a. Pengambilan hak cuti untuk keperluan beribadah tidak mengurangi hak cuti tahunan besar namun pengambilannya tidak dapat disambung dengan cuti besar. Surat tersebut setelah diketahui oleh atasannya langsung harus diserahkan ke Unit Fungsional di bidang SDM selambatlambatnya 3 (tiga) hari kerja setelah yang bersangkutan kembali masuk bekerja. 2. hanya dapat diberikan dengan persetujuan atasan yang bersangkutan dan Unit Fungsional dibidang SDM. Dalam hal tidak ada lowongan yang sesuai. Keperluan Tertentu Izin meninggalkan pekerjaan pada hari atau jam kerja untuk keperluan tertentu yang mendesak dan dengan alasan yang dapat diterima tetapi belum diatur dalam ketentuan ini. d. seperti fasilitas kesehatan dan pengobatan.ii. iii. Setelah lewat waktu tersebut. 3. Izin meninggalkan pekerjaan tanpa gaji pada dasarnya akan dipertimbangkan perusahaan dengan persetujuan Direksi. KETENTUAN PERMINTAAN IZIN 1. Keanggotaan pegawai dalam Program JAMSOSTEK dan Program pensiun menjadi tanggungjawab pegawai yang bersangkutan. Selain tanpa gaji. Pegawai yang selesai menjalani masa izin meninggalkan perkerjaan tanpa gaji akan ditempatkan berdasarkan lowongan yang sesuai dan ada diperusahaan. pegawai tidak menerima tunjangan dan fasilitas lainnya. Masa selama izin meninggalkan pekerjaan. IZIN MENINGGALKAN PEKERJAAN TANPA GAJI 1. g. b. Pegawai yang tidak masuk bekerja tanpa izin atau alasan yang dapat diterima maka hari tidak masuk kerja tersebut tidak dapat dikompensasi dengan hari cutinya. . D. maka permintaan izin harus diajukan dimuka kepada atasannya langsung dan menyerahkan surat pemberitahuan tersebut kepada Unit Fungsional dibidang SDM. Batasan waktu yang diberikan untuk melaksanakan ibadah keagamaan merujuk pada jadwal waktu yang disusun oleh Departemen Agama RI. perusahaan akan memberlakukan ketentuan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dengan hormat atas permintaan pegawai sendiri. maka perusahaan akan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dengan hormat sesuai dengan peraturan perusahaan yang berlaku. tidak diperhitungkan sebagai masa dinas. Permohonan dapat diajukan kepada Direksi berdasarkan persetujuan atasannya dan rekomendasi Unit Fungsional di bidang SDM. 2. c. Dalam hal ini perusahaan akan menerapkan sanksi disiplin yang berlaku.

kecuali dengan alasan dinas. pembayaran dilakukan pada akhir tahun / akhir periode cuti yang bersangkutan. Pembayaran uang cuti sebesar X kali Gaji pokok seperti disebutkan diatas adalah sebagai berikut : 1 1.2. 1 2. 1 1. Pada saat pegawai tersebut mengambil cuti. Apabila pegawai tidak mengambil cuti pada tahun yang bersangkutan. Hak cuti gugur bila tidak digunakan hingga muncul hak cuti berikutnya. Sisa cuti yang ada akan dijadwalkan kemudian atau mendapatkan kompensasi bila tidak dapat dilaksanakan pada tahun yang bersangkutan.5. BANTUAN CUTI 4.BAB V CUTI V. Pegawai harus menyerahkan formulir ijin cuti yang telah disetujui oleh atasannya langsung kepada Unit fungsional di bidang SDM selambat-lambatnya 3 (tiga) hari kerja sebelum pengambilan cutinya. 2. Setelah 4 (empat) tahun bekerja berturut-turut.1. Setiap tahun pegawai berhak mendapat cuti sebagai berikut : 0 1. Apabila pegawai diijinkan oleh atasannya untuk mengambil cuti dimuka. PELAKSANAAN CUTI 3. V. Pegawai hanya dapat mengambil cutinya bila sudah ada persetujuan dari atasannya. Selama 3 (tiga) tahun berturut-turut. V. V. pada tahun ke-5 pegawai berhak atas Cuti Besar yang lamanya 60 hari (enam puluh) hari kalender. 3 3.1.2. setiap tahun pegawai berhak mendapat Cuti Tahunan yang lamanya 14 hari kerja. 3.3. 2. Perusahaan dapat menunda cuti atau memanggil pegawai yang sedang menjalani cuti apabila ada kepentingan dinas yang mendesak.4. . pegawai dapat membagi cuti tahunan ataupun cuti besar dalam 2 (dua) bagian.2. Cuti diberikan pada pegawai setelah bekerja selama 12 bulan secara terus menerus agar dapat memulihkan kesegaran jasmani dan rohani. Pada tahun ke-2 dan berikutnya pegawai harus mengambil hak cuti tahunan atau cuti besarnya diantara bulan Januari dan Desember tahun berjalan. JADWAL CUTI 2. 2 2.1.2. Cuti tahunan ke-1 (satu) hanya dapat diambil pada saat pegawai telah genap 1 (satu) tahun bekerja. UMUM 1. Atas persetujuan atasannya.1.3. maka pembayaran bantuan cuti dilakukan pada akhir tahun / akhir periode cuti yang bersangkutan.1. Perusahaan memberikan uang bantuan cuti tahunan atau cuti besar sebesar X kali Gaji pokok terakhir. tetapi harus dalam tahun berjalan yang sama.2. 2. 4.4. 2.

1. PENGGANTIAN HAK CUTI TAHUNAN 5.V.2. Seorang yang diputuskan hubungan kerjanya berhak untuk menerima pembayaran sebagai pengganti hak cuti tahunannya yang belum diambil sampai pada tanggal pemutusan hubungan kerjanya secara proporsional . Pegawai yang karena kepentingan dinas tidak dapat mengambil hak cutinya pada tahun yang bersangkutan yang dibuktikan dengan dokumen pendukung seperti surat tugas. surat perintah dinas dsb.5. akan mendapatkan uang penggantian hak cuti tahunan/besar sesuai dengan formulasi berikut ini: 1 (hari cuti yang tidak diambil) x 1/30 x Gaji bulanan 5.

2. kepada Unit Fungsional di bidang Keuangan & Akuntansi. 3. mencakup uang muka dan ticket transportasi. Perjalanan Dinas luar negeri adalah perjalanan dinas ke luar negara tempat kedudukan penugasan kerja pegawai. Pejabat yang berwenang memberikan persetujuan untuk perjalanan dinas luar negeri untuk pegawai adalah Direktur Utama. B.BAB . BIAYA DAN FASILITAS PERJALANAN DINAS . yang memerlukan waktu sekurang-kurangnya 1 (satu) hari. Perjalanan Dinas adalah perjalanan dalam rangka menjalankan tugas Perusahaan. UMUM 1. 3.II PERJALANAN DINAS A. paling lambat 5 (lima) hari setelah kembali ketempat kerja. 2. Pegawai wajib membuat laporan pertanggung jawaban pengeluaran atas semua pengeluaran biaya yang harus dipertanggung jawabkannya. Perjalanan Dinas dalam negeri adalah perjalanan dinas ke luar kota tempat kedudukan kerja pegawai. PELAKSANAAN PERJALANAN DINAS Perjalanan Dinas harus berdasarkan persetujuan yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang sesuai dengan ketentuan berikut: Pejabat yang berwenang memberikan persetujuan untuk perjalanan dinas dalam negeri untuk pegawai adalah Direktur Bidang dan atau Kepala Bagian/Kepala Cabang. yang memiliki jarak tempuh satu kali jalan dengan kendaraan bermotor selama sekurang-kurangnya 3 (tiga) jam dan atau berjarak sekitar 150 KM dari tempat kedudukan kerja pegawai. Uang muka dan ticket untuk perjalanan dinas akan diberikan kepada pegawai yang bersangkutan sesuai dengan rencana perjalanan yang tercantum didalam Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD). Laporan pertanggung jawaban harus melampirkan bukti-bukti pengeluaran. Setiap pegawai yang akan melaksanakan perjalanan dinas wajib mengisi formulir Surat Persetujuan Perjalanan Dinas yang disediakan oleh Unit Fungsional di bidang SDM. 4.

Uang muka perjalanan dinas diberikan selambat-lambatnya 2 (dua) hari kerja sebelum keberangkatan pegawai yang melakukan perjalanan dinas. . b.1. Pengeluaran nyata (at cost) yang harus dipertanggung jawabkan dengan disertai bukti pembayaran yang sah. Umum a. Pembayaran secara lumpsum yang tidak memerlukan pertanggung-jawaban. Besarnya serta ketentuan pemberian uang pakaian untuk perjalanan dinas luar negeri diatur tersendiri. maka perusahaan hanya akan mengganti bagian yang tidak ditanggung oleh sponsor. terdiri dari : uang makan dan uang saku. c. kesehatan/emergency selama perjalanan dinas. Konsultan atau pihak lain yang ditugaskan melakukan perjalanan dinas oleh dan untuk kepentingan perusahaan diberikan fasilitas sesuai persetujuan Direktur Utama. Perusahaan akan menanggung biaya-biaya yang diperlukan sehubungan dengan perjalanan dinas dalam bentuk sebagai berikut: i. b. Besarnya uang makan dan uang saku biaya perjalanan dinas dalam negeri dan luar negeri ditetapkan dalam ketentuan tersendiri. Biaya Perjalanan Dinas a. 2. Dalam hal perjalanan dinas dibiayai oleh sponsor. ii. d. biaya entertainment. terdiri dari : biaya transportasi yaitu tiket dan transportasi selama berada ditempat tujuan. biaya penginapan termasuk laundry (pencucian pakaian).

besarnya nilai fasilitas penginapan akan ditetapkan dalam ketentuan tersendiri. b. Biaya transportasi/angkutan. ditetapkan dalam ketentuan tersendiri. 2. 2. Fasilitas penginapan perjalanan dinas dalam negeri ditentukan sebagai berikut : a. namun dengan standard kamar/ruang disesuaikan dengan jabatannya. b. fiskal serta airport tax yang berkaitan dengan perjalan dinas ditanggung oleh perusahaan berdasarkan bukti yang sah. 3. dengan persetujuan Direksi dapat menjenguk keluarganya selama maksimum 3 (tiga) hari dimana biaya transportasi pulang pergi ditanggung perusahaan. Dalam hal pegawai mengikuti perjalanan dinas atasannya atau tempat penyelenggaraan acara berada pada hotel tertentu maka pegawai yang bersangkutan dapat menginap di hotel yang sama. Fasilitas penginapan perjalanan dinas luar negeri ditentukan sebagai berikut : a. diberikan fasilitas penginapan secara lumpsum bulanan dengan ketentuan tersendiri. diberikan fasilitas penginapan secara lumpsum bulanan yang besarnya akan ditetapkan dalam ketentuan tersendiri. Asuransi Kecelakaan Perjalanan Dinas Perusahaan mengasuransikan pegawai yang melakukan perjalanan dinas dengan Asuransi Kecelakaan Diri.4. Penggunaan sarana pengangkutan dan fasilitas yang disediakan perusahaan bagi pegawai yang melakukan perjalanan dinas diatur menurut kelas. Untuk perjalanan dinas dalam negeri termasuk untuk pendidikan dan latihan serta detasering dalam waktu maksimal satu (satu) bulan. Untuk perjalanan dinas dalam negeri termasuk untuk pendidikan dan latihan serta detasering dalam waktu lebih dari 1 (satu) bulan. Untuk perjalanan dinas luar negeri termasuk untuk pendidikan dan latihan serta detasering dalam waktu maksimal satu (satu) bulan. Fasilitas Penginapan 1. passport. . 3.3. 3. Untuk perjalanan dinas luar negeri termasuk untuk pendidikan dan latihan serta detasering dalam waktu lebih dari 1 (satu) bulan. FasilitasPengangkutan. visa. diberikan fasilitas penginapan ditetapkan dalam ketentuan tersendiri.5. ditetapkan dengan ketentuan tersendiri. Kepada pegawai yang melaksanakan tugas detasering setiap selesai masa 3 (tiga) bulan detasering. 3.

2.1. 2.1 UMUM 1. Penugasan Sementara (detasering) adalah penempatan seorang Pegawai untuk menjalankan tugas sementara di luar kota tempat kerjanya sehari – hari untuk mengisi suatu formasi posisi tertentu. PT (PERSERO) Asuransi Ekspor Indonesia Sumber Daya Manusia 7/30/05 . bilamana dipandang perlu Perusahaan dapat memberikan penugasan sementara kepada Pegawai. pegawai akan mendapat fasilitas sesuai dengan fasilitas perjalanan dinas.3. melaksanakan suatu proyek atau pekerjaan tertentu selama jangka waktu tertentu yang tidak lebih dari 6 (enam) bulan. Selama dalam penugasan sementara.BAB . 2.1.2. Pegawai wajib memulai tugasnya sesuai tanggal penugasan yang ditentukan. Ditempat Penugasan Sementara pegawai tidak diberikan fasilitas untuk keluarga. Pegawai yang mendapat penugasan sementara selama 3 (tiga) bulan berhak untuk 1 (satu) kali mengunjungi keluarganya maksimal selama 3 (tiga) hari dengan biaya transportasi pulang-pergi ditanggung perusahaan. 2.2 PELAKSANAAN PENUGASAN SEMENTARA 2.5.XI PENUGASAN SEMENTARA (DETASERING) XI. Dalam hal keluarga pegawai mengalami musibah perusahaan akan membiayai transportasi pegawai kembali ketempat kantor asalnya .2. XI.4. Untuk kepentingan jalannya operasi perusahaan. 1.

XII. 1. yang besarnya ditetapkan dalam ketentuan tersendiri sebagai berikut: 1. sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pegawai yang melaksanakan pemindahan wajib melakukan serah terima tugas pekerjaan dengan tata cara yang diatur sesuai ketentuan yang berlaku.2 FASILITAS PINDAH TEMPAT KERJA Pegawai yang dipindahkan dari suatu wilayah tempat kerja di satu kota ke wilayah tempat kerja di kota yang lain akan menerima : 2.4. Pegawai bersangkutan akan mendapat bantuan/tunjangan pindah lokasi kerja. Pemindahan dari satu unit ke unit lainnya dalam organisasi perusahaan dalam rangka alih tugas/mutasi. Perusahaan berupaya memperhatikan kepentingan pegawai sehubungan dengan pemindahan tempat kerja sesuai ketentuan yang berlaku.1 UMUM 1.1.2. Perusahaan dapat memindahkan pegawainya untuk memenuhi kebutuhan organisasi perusahaan atau dalam rangka pembinaan dan pengembangan pegawai.1. Pemindahan pegawai dilakukan dengan cara : 1. Tunjangan Pindah Lokasi Kerja sebesar 1 (satu) kali gaji bulanan. 2. rotasi. Bantuan ini tidak berlaku untuk pegawai yang dipindahkan ketempat semula ia diterima bekerja atau apabila pegawai mendapat fasilitas rumah dinas. 1. untuk penyewaan rumah hanya untuk selama tahun pertama yang besarnya untuk tiap lokasi kerja ditentukan sesuai dengan surat keputusan Direksi. bantuan sewa/kontrak rumah hanya untuk tahun pertama serta biaya pindah anak sekolah. Pemindahan tempat/lokasi kerja dari suatu wilayah tempat kerja di satu kota ke wilayah tempat kerja di kota yang lain. satu kali jalan. 1. 2. Biaya pengangkutan bagi pegawai dan anggota keluarga yang mengikuti atau menyusul ke tempat kedudukan baru. Bantuan Sewa/Kontrak Rumah. .3.XII PEMINDAHAN TEMPAT KERJA XII.2. 2. promosi atau demosi.BAB .

3. Bantuan Biaya Pendaftaran Sekolah untuk tiap anak kandung/tiri/angkat pegawai yang terdaftar di perusahaan sesuai dengan tanda bukti pembayaran. dengan bantuan biaya pendaftaran sekolah yang ditetapkan dalam surat keputusan Direksi tersendiri. PT (PERSERO) Asuransi Ekspor Indonesia Sumber Daya Manusia 7/30/05 .

3. 3. Sebelum melakukan perpindahan.2. Pegawai dapat menerima uang tunjangan dan bantuan yang sehubungan dengan kepindahannya paling lambat 3 (tiga) minggu sebelum tanggal kepindahannya. 3.5. Perusahaan akan memberitahu pegawai mengenai kepindahan tempat kerjanya melalui surat keputusan Direksi dengan waktu selambat-lambatnya 1 (satu) bulan sebelum tanggal berlakunya kepindahan tersebut.3 PELAKSANAAN KEPINDAHAN 3. kecuali diputuskan lain oleh direksi. termasuk biaya pengurusan mutasi surat kendaraan yang sesuai dengan tarif resmi yang berlaku ditempat kerja baru. Pegawai akan diberikan ijin tidak memasuki kerja selama masing-masing 2(dua) hari kerja sebelum dan (3) hari kerja setelah tanggal kepindahan keluarganya.4.6. . maka perusahaan akan memberikan bantuan biaya tunai secara lumpsum sebesar 75% (tujuh puluh lima persen) dari standar harga perusahaan ekspedisi yang ditunjuk untuk pengiriman barang sesuai volume yang menjadi hak pegawai.1.5.2. Perusahaan akan memberi bantuan pemindahan 1 (satu) orang pembantu rumah tangga sebesar 50% untuk transpotasi udara atau 100% untuk transportasi darat. 2. Kepada keluarga Pegawai yang dipindahkan diberikan kelonggaran untuk melaksanakan kepindahan selambat – lambatnya 12 (dua belas) bulan sejak kepindahan Pegawai yang bersangkutan atau tanggal dimulainya tahun ajaran baru anak sekolah tergantung waktu mana yang lebih dahulu. Pegawai yang dipindahkan wajib memulai tugasnya ditempat kerja yang baru sesuai tanggal berlakunya Keputusan Direksi mengenai kepindahan Pegawai yang bersangkutan. Dalam hal keluarga pegawai tidak pindah dalam jangka waktu tersebut. pegawai yang bersangkutan wajib mengembalikan semua inventaris kantor dilokasi kerjanya yang lama. Ketentuan besar volume pemindahan barang rumah tangga yang ditanggung perusahaan ditetapkan tersendiri. 3. Perusahaan akan menanggung biaya pengangkutan barang – barang rumah tangga dan kendaraan bermotor milik Pegawai.4. XII. 2.3. Pemindahan kendaraan pribadi atas nama pegawai yang ditanggung Perusahaan adalah 1 (satu) buah.3. Dalam hal pegawai memilih untuk melakukan sendiri pengiriman barang-barangnya. maka pegawai akan kehilangan haknya atas bantuan untuk pendaftaran anak sekolah.6. Untuk pemindahan barang milik pegawai. Pegawai harus memilih salah satu dari alternatif diatas secara keseluruhan. 2. 3. Perusahaan akan menunjuk perusahaan ekspedisi tertentu untuk pengangkutan barang laut atau darat.

PT (PERSERO) Asuransi Ekspor Indonesia Sumber Daya Manusia 7/30/05 .

XII. Apabila pegawai atas kemauannya sendiri memilih untuk tidak kembali ketempat asal diterima sebagai pegawai. Dalam hal pegawai pensiun atau putus hubungan kerja (PHK) bukan atas permintaan sendiri.1.2. perusahaan tidak akan memberikan penggantian dalam bentuk apapun. 4.4 PENGEMBALIAN KETEMPAT DITERIMA SEBAGAI PEGAWAI 4. PT (PERSERO) Asuransi Ekspor Indonesia Sumber Daya Manusia 7/30/05 . maka perusahaan akan mengembalikan pegawai ke tempat asal diterima sebagai pegawai dan perusahaan akan menanggung biaya pindah sesuai dengan ketentuan yang berlaku diatas.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful