P. 1
Kurikulum Tpa

Kurikulum Tpa

|Views: 1,483|Likes:

More info:

Published by: Ardi Almujahid Maragi on May 27, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/15/2013

pdf

text

original

KURIKULUM TPA

DISUSUN OLEH :

KKN TEMATIK POSDAYA UPI

DESA GAJAH MEKAR KECAMATAN KUTAWARINGIN KABUPATEN BANDUNG 2009

0

SUSUNAN PENGURUS KKN POSDAYA DESA GAJAH MEKAR KECAMATAN KUTAWARINGIN KETUA SANDI SEKRETARIS SEKRE UUN BENDAHARA ENDAHARA KAMALAH KEAMANAN M.YUGA DOKUMENTASI SEPTI PUBLIKASI FRANDY LOGISTK MARTIN KONSUMSI YUNI Y. KEROHANIAN IKA KEBERSIHAN YUNI A DANA USAHA RINI 1 .

dirumah ibadah dan sekolah. Allah juga mewajibkan atas mereka mempelajari ilmu agama untuk bekal Nya atas diakhirat kelak. dijalanan dan lain-lain. tetapi meliputi segala yang mempengaruhi pelajar pelajar-pelajar dirumah. berupa majlis majlis-majlis ta’lim dan kursus-kursus. yaitu dirumah. Mempelajari ilmu agama harus dimulai sejak dini. dan akhlak. Kedekatan Islam lainnya dengan dunia pendidikan seperti tergambarkan dari pernyataan berikut ini “Islam i mengenal pendidikan dengan pengertian yang menyeluruh. latihan-latihan seperti witir. Ad dimasyarakat. dengan pengertian bukan terbatas disekolah saja. Oleh sebab itu disamping menyuruh kepada umat-Nya untuk mencari ilmu dunia. Begitu juga ia mengenal pendidikan dalam pengertiannya yang utuh. seperti shalat. 2 . Seiring dengan perkembangan anak serta putrinya keterbatasan waktu orang tua dalam membimbing anaknya untuk lebih tahu secara mendalam tentang pendidikan agama terutama kemampuan anakdalam membaca Al Qur’an . laki laki-laki maupun perempuan semua diisyaratkan untuk mencari ilmu. emosi. 13 abad sebelum pendidikan modern lain. dimasyarakat umumnya oleh tokoh tokohtokoh masyarakat. maka penting bagi anak untuk mengenal lembaga Al-Qur’an pendidikan agama lainnya di luar rumah. dengan pengertian ia berputar sekitar pengembangan jasmani. diselenggarakan dimesjid-mesjid terutama dalam bentuk ibadah khas. membaca latihan shalawat dan lain-lain. Islam sendiri juga menyerukan umatnya untuk selalu menjaga n keseimbangan antara kehidupan di dunia dengan kehidupan di akhirat. mengenalnya. membuktikan keutamaan dalam menuntut ilmu. Dirumah dilakukan oleh orang tua. akal. dirumah ibadah diseleng kursus.A. membaca Al Al-Qur’an. tidak terkecuali tua muda. Dari kutipan hadits Nabi SAW “tuntutlah ilmu semenjak buaian sampai dengan liang lahat” dan “orang yang keluar untuk menuntut ilmu maka ia berada di jalan Allah (Sabilillah) sampai ia pulang”. Selain mengisyaratkan pentingnya menuntut ilmu. Juga ia mengenal pendidikan seumurnhidup. Ada 4 tempat penyelenggaraan pendidikan agama. karena itu sangat penting bagi orang tua untuk memperkenalkan putra-putrinya dengan ilmu agama sejak kecil. PENDAHULUAN Islam adalah agama yang sangat menekankan umatnya untuk menuntut ilmu.

karena lembaga pendidikan islam bukanlah lembaga yang beku. dimana anak akan diajarkan untuk lebih mendalami ( Qur’an). ilmu agama khususnya kemampuan dalam membaca serta memahami isi Al Qur’an.Seperti disebutkan diatas salah satu tempat penyelenggaraan pendidikan agama adalah di mesjid atau yang kini mesji dikenal dengan sebutan TPA( Taman Pendidikan Al-Qur’an). Diperlukan suatu metode yang tepat dalam proses pembelajarannya. Selain itu motivasi lain berdirinya lembaga ini anak-anak. Selain itu permasalahan juga terjadi pada kemampuan santri dalam hal penguasaan materi agama. 3 . Qur’an. Salah satu tujuan berdirinya lembaga lembaga-lembaga pendidikan agama seperti TPA TPA/TPQ ini membuktikan betapa pentingnya pendidikan agama. membaca Al-Qur’an. mengetahui metode gai metode-metode pengajaran yang dianggap kurang efektif menjadi metode pengajaran baru yang lebih efektif sesuai perkembangan zaman. Permasalahan mengenai program pendidikan Al-Qur’an pasca TPQ dipandang perlu mengingat fakta dalam masyarakat menunjukkan bahwa hasil pendidikan TPQ masih banyak kekurangan dalam penguasaan materi ilmu Al AlQur’an dasar dan materi-materi keislaman lainnya. Selain itu. karena sukses atau gagalnya sebuah pembelajaran sangat tergantung pada metode yang Qur’an. Kurikulum pendidikan nasional yang hanya mengalokasikan waktu 2 jam pelajaran setiap minggunya untuk pelajaran agama juga menjadi alasan berdirinya lembaga lembaga-lembaga pendidikan agama separti TPA/TPQ. dan tempat. fakta dalam masyarakat mengidentifikasikan bahwa banyak orang islam khususnya usia remaja yang belum bisa islam membaca dan menulis Al-Qur’an. tetapi fleksibel. digunakan. pembelajarannya. Permasalahan besar ini tidak akan terselesaikan hanya dengan mendirikan lembaga lembaga-lembaga pendidikan islam seperti TPA. menghafal surat Al-Qur’an. surat-surat pendek serta doa sehari-hari dan lain sebagainya. Sebab fungsi dan tujuan pendidikan islam adalah untuk memberdayakan atau berusaha menolong manusia untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. terutama dalam hal pelajaran . berkembang dan menutut kehendak waktu beku. shalat. adalah dilihat dari tujuan dan fungsi pendidikan agama itu sendiri yaitu lebih berat tanggung jawabnya bila dibandingkan dengan fungsi pendidikan pada umumnya. apalagi ditengah kehidupan masyarakat kita yang semakin moderen dan canggih yang banyak membawa dampak negative terutama kepada anak anak. materi Berbagai upaya terus dilakukan dalam proses pendidikan agama.

John Dewey. di perjalanan. atau di rumah. Lebih jauh definisi tersebut mengandung arti bahwa pengalaman pendidikan seseorang terdiri dari segala sesuatu yang ia lakukan dari mulai lahir sampai ia mati. yang tersebar di Indonesia pada umumnya serta di Aceh khususnya yang masih menerapkan metode tradisional dalam mengajari santrinya membaca Al-Qur’an. Seseorang belajar dengan cara melakukan. yang nantinya dapat membantu efisien. Metode ini sudah lama diterapkan di TPA-TPA di Indonesia dan dianggap paling efektif karena memudahkan para ing santri untuk lebih cepat dalam belajar membaca Al-Qur’an. mendefinisikan pendidikan mempunyai sebagai “rekonstruksi aneka pengalaman dan peristiwa yang dialami dalam kehidupan individu sehingga segala sesuatu yang baru menjadi lebih terarah dan bermakna. lapangan olahraga. Kata kuncinya adalah melakukan atau mengerjakan. tempat bermain. Morse (1964) membedakan pengertian pendidikan ke dalam istilah pen pendidikan liberal (liberal education) dan pendidikan umum (general ( education). kelas. Dalam hal ini di perlukan sebuah perubahan terhadap metode yang m Al telah ada dan mengantinya dengan metode baru yang lebih efektif dan efisie . termasuk oleh ahli yang berbeda pula.Dalam dunia pendidikan islam sendiri dikenal sebuah metode pembelajaran Al Al-Qur’an yaitu “metode iqra”. Atau mungkin pula diterjemahkan secara sederhana sebagai pertumbuhan dan perkembangan. pendidikan B. HAKEKAT PENDIDIKAN Istilah “Pendidikan” merupakan kata yang tidak asing lagi untuk hampir setiap orang. Pendidikan dapat terjadi di perpustakaan. Ia mengatakan bahwa pendidikan liberal lebih berorientasi pada bidang studi dan menekankan . istilah ini lebih sering diartikan secara berbeda dari masa ke masa. Orang lain mungkin menerjemahkannya sebagai sejumlah pengalaman yang memungkinkan seseorang mendapatkan pemahaman dan pengetahuan baru yang lebih baik. 4 . Namun demikian. Namun tidak bisa kita pungkiri dari sekian banyak TPA Al Qur’an. seorang pendidik yang mempunyai andil besar dalam dunia pendidikan.” Definisi ini mengandung arti bahwa seseorang berpikir dan memberi makna pada pengalaman-pengalaman yang dilaluinya. tercapainya tujuan dari pendidika TPA itu sendiri.

mengalami gangguan emosional. Pengajar tidak hanya ecara memperhatikan perolehan akademisnya akan tetapi juga kemampuan bicara. 5 . mendalam dan bahkan jika mungkin sampai tuntas.Para guru mencoba membantu setiap individu untuk belajar memecahkan masalah masalah-masalah baik emosional maupun fisikal yang dihadapi oleh setiap siswa. dan keterampilan sosialnya. pendidikan modern lebih bersifat memperhatikan “pelakunya” dari pada bidang studi atau materinya. Tujuan utamanya adalah mencapai perkembangan individu secara menyeluruh sambil tetap memperhatikan perkembangan perilaku intelektual dan sosial individu sebagai produk dari belajarnya ( intelektua (child centered). dan siswa yang memiliki cacat fisik atau mental. Pendidikan pada jaman sekarang lebih banyak menekankan pada pengembangan individu secara total. Pemikiran pendidikan seperti ini sudah tidak bisa lagi diterapkan dalam konteks pendidikan jasmani sekarang ini. pada jaman sekarang ini lebih menekankan pada pengembangan individu secara utuh. termasuk program untuk embelajaran siswa yang mempunyai kelambanan dalam perkembangannya.penguasaan materinya (subject centered). ). Pembelajaran secara individual pada dasarnya merupakan pembelajaran untuk semua siswa. pengertian pendidikan seperti ini dipandang bersifat tradisional. Tujuan utamanya adalah penguasaan materi pembelajaran secara subject centered). Setiap individu memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. koordinasi. Setiap siswa diberi kebebasan untuk memilih materi pembelajaran yang au diinginkannya dan memperoleh pelatihan dari bidang kejuruan yang berbeda-beda. danoleh karena itu. Dengan kata lain pendidikan beda. Kebanyakan sekolah sekarang ini menganut filsafat modern. Sementara itu.

Latihan menyimak dan melafadzkan Ke-1 Ke-1 Ke-2 Ke-2 Ke-3 .Surat Al= Ikhlas URAIAN .Doa masuk dan keluar mesjid . maka dapat memilih yang cocok (sesuai) untuk diterapkan . demonstrasi.Senandung doa Al AlQuran . Santri mampu mengenal dan membaca huruf hijaiyah sesuai makhraj (tepat) 2. baik secara tadarus maupun tartil dengan cara yang fasih menurut kaidah ilmu tajwid dan dapat berwudhu.Takbiratul ihram dan doa Iftitah oa .Doa untuk orang tua .Latihan membaca huruf tunggal PROGRAM BULAN I (Pertama) PEKAN 4 Bulan METODE .Latihan menulis huruf tunggal .1 Pengenalan huruf-huruf tunggal pada huruf hijaiyah satu persatu 1. penugasan dengan cara bermain SARANA SUMBER Buku Iqra Jilid 1 dan peraga PENILAIAN Tes tulis Tes perbuatan Tugas observasi Tes Tertulis KETERANGAN Pada metode dan penilaian terdapat beberapa bentuk metode dan penilaian. Santri mampu menghapal 4 doa harian 2 bacaan sholat dan 2 surat pendek BAHAN PENGAJARAN POKOK BAHASAN 1.2 Pengenalan huruf-huruf tunggal dalam Al-Quran 1.Doa sebelum dan sesudah wudhu .Surat Fatihah .Latihan tanya jawab.3 .C. Santri mampu menulis huruf tunggal dalam AlQuran (huruf hijaiyah) 3.Doa sebelum belajar .Klasikal (menghafal bersama) dan privat Materi hafalan santri TK/ TPA Ke-4 Ke-4 Ke-4 6 . KURIKULUM TPA TUJUAN KURIKULER Santri memahami dan menghayati AlQuran sebagai Kitab Suci dan menjadikan kebiasaan serta kegemaran membaca Al-Quran. adzan serta melaksanakan sholat dengan baik dan benar TUJUAN INTRUKSIONAL KHUSUS 1.

Tugas observasi. Do’a kafaratul majlis 2. Do’a meminta rahmat 4. demonstra-si. dan Tes tertulis.dan melafadzkan PEKAN 4 Pekan 4 Pekan Ke – 1 Ke – 2 Ke – 2 Ke – 3 Ke-1 & Ke-3 Ke – 3 Ke – 4 Ke – 4 Ke – 4 METODE -Latihan tanya jawab. 3. penugasan dengan cara ber-main -Klasikal (menghafal bersama) dan . Bacaan ruku’ & sujud PROGRAM BULAN II (Kedua) URAIAN .1.1. 3 surah pendek. Pengenalan bentuk huruf . Surah Al-Falaq 8.Latihan membaca .Latihan menyimak . BAHAN PENGAJARAN POKOK BAHASAN 1. KETERANGAN Pada metode dan penilaian terdapat beberapa bentuk metode dan penilaian. Do’a akan & bangun tidur 5. 7 . Surah An-Nashr Nashr 9. dan 1 4.TUJUAN KURIKULER TUJUAN INTRUKSIONAL KHUSUS 1.Latihan menulis .privat SARANA SUMBER Buku Iqra’ jilid 2 dan alat peraga Materi hafalan santri TKA / TPA PENILAIAN Tes tulis. Santri diharapkan mampu menulis huruf sambung. maka dapat memilih yang cocok (sesuai) untuk d-terapkan. Do’a berpakaian 6. bacaan shalat. Santri mampu membedakan bacaan panjang dan pendek 2. Pengenalan tanda panjang 2. Surah An-Naas 7. Do’a kelancaran bicara 3. Santri mampu hafal 5 do’a harian.huruf sambung 3.1. Tes perbuatan.

demonstrasi. URAIAN . Surah Al-Ma’un Ma’un 6. Do’a keluar rumah 2. 4 surah. Do’a minta di tunjukan kebenaran 3. dan 2 bacaan shalat. 1. dan Tes tertulis.Bermain SARANA SUMBER Buku Iqra’ jilid 3 dan alat peraga PENILAIAN Tes tulis.. Tugas observasi. Do’a mensyukuri nikmat 4. maka dapat memilih yang cocok (sesuai) untuk diterapkan. Pengenalan tanda – tanda baca Kasroh. Surah Al-Kafirun Kafirun 8. 2.TUJUAN KURIKULER Santri memahami dan menghayati Al-Qur’an sebagai kitab suci dan menjadkan kebiasaan serta kegemaran membaca Al-Qur’an baik secara tadarrus maupun tartil dengan cara yang fasih serta mampu berdo’a dan beramal shaleh.1. Surah Al-Lahab Lahab 7. Bacaan I’tidal 9. TUJUAN INTRUKSIONAL KHUSUS 1. KETERANGAN Pada metode dan penilaian terdapat beberapa bentuk metode dan penilaian.Latihan menyimak dan melafadzkan Ke – 1 Ke – 1 Ke – 2 Ke – 2 Ke–2& Ke3 Ke – 3 Ke – 4 Ke – 4 Ke – 4 ~ Klasikal (menghafal bersama) dan privat Materi hafalan santri TKA / TPA 8 . Dhomah. 1. Santri mampu hafal 3 do’a. dan tanda panjang. Bacaan duduk . Tes perbuatan. penugasan dengan cara . Surah Al-Kautsar Kautsar 5. Santri mampu mengenal tandatanda baca serta membacanya dengan fasih BAHAN PENGAJARAN POKOK BAHASAN 1.Latihan membaca III PROGRAM METODE BULAN (Ketiga) PEKAN 4 Pekan ~ Latihan Tanya jawab.

Pengenalan Nun 3. Tugas observasi.Surah Al-Fiil . Santri mampu hafal 3 do’a.Surah Al AlHumazah URAIAN .Bacaan Sshalawat 6.Latihan mebaca . penugasan dengan cara bermain -Klasikal (menghafal beersama) dan .Bacaan Tasyahud 5.8. Kaf mati. ‘Ain mati.1.Privat SARANA SUMBER ~Buku Iqra’ jilid 4 dan alat peraga Materi hafalan santri TKA / TPA PENILAIAN Tes tulis. dan Qaf mati 2.dan melafadzkan PROGRAM BULAN IV (Keempat) PEKAN 4 Pekan Ke – 1 Ke – 1 Ke – 2 Ke – 2 Ke–2& Ke3 Ke – 4 Ke – 4 Ke – 4) METODE -Latihan Tanya jawab. Pengenalan tanwin 2.Latihan menyimak . Nun dan Sukun. 9 .1. 3 surah pendek.Surah Al-Quraisy Quraisy 7. Qalqalah serta membacanya dengan fasih.Do’a akan & sesudah makan 4.TUJUAN KURIKULER TUJUAN INTRUKSIONAL KHUSUS 1. KETERANGAN Pada metode dan penilaian terdapat beberapa bentuk metode dan penilaian. BAHAN PENGAJARAN POKOK BAHASAN 1.Do’a Masuk & keluar WC 3. 2. Pengenalan Qolqolah 4. dan Tes tetulis. Tes perbuatan. Do’a kebaikan dunia & akhirat 2. demonstrasi. dan 2 bacaan shalat. Santri mampu mengenal tanda Tanwin. maka dapat memilih yang cocok (sesuai) untuk diterapkan.Pengenalan perbedaan Hamzah mati.

Latihan membaca -Latihan menyimak dan melafadzkan PROGRAM BULAN V (Kelima) PEKAN 4 Pekan Ke – 1 Ke – 2 Ke – 3 Ke – 3 Ke – 4 Ke – 4 METODE . 1 bacaan sholat. bacaan dengung. penugasan dengan cara bermain .Surah At-Takatsur Takatsur 6. Alif Qomariyah dan Alif Syamsiyah. adzan serta shalat dengan baik dan benar. Pengenalan Alif lam Qamariyah dan Alif lam Syamsiyah 2.Surah Al-Qoriah Qoriah URAIAN . Pengenalan tanda panjang 5 – 6 harakat (Mad Far’i) 3. Santri mampu membaca dan mengetahui tanda-tanda waqof.TUJUAN KURIKULER Santri memahami dan menghayati Al-Quran sebagai kitab suci dan menjadkan kebiasaan serta kegemaran membaca Al-Qur’an baik secara tadarrus maupun tartil dengan cara yang fasih menurut kaidah ilmu tajwid dan dapat melaksanakan wudhu. KETERANGAN Pada metode dan penilaian terdapat beberapa bentuk metode dan penilaian. Begitu juga mampu berdo’a dan beramal shaleh. Pengenalan bacaan dengung 4.1. bacaan panjang 5-6 harokat.Privat SARANA SUMBER Buku Iqra’ jilid 5 dan alat peraga Materi hafalan santri TK/TPA PENILAIAN Tes tulis. Bacaan do’a sebelum salam dalam shalat 4. dan 3 surah pendek BAHAN PENGAJARAN POKOK BAHASAN 1. Do’a naik kendaraan 3. 2. demonstrasi. TUJUAN INTRUKSIONAL KHUSUS 1.1. Tes perbuatan. Doa akan & sesudah tidur 2. 10 . Santri mampu hafal 2 doa.Surah Al-Ashr 5. Tugas observasi. Pengenalan tanda waqaf 2.Klasikal (menghafal bersama) dan .Latihan Tanya jawab. dan Tes tetulis. maka dapat memilih yang cocok (sesuai) untuk diterapkan.

Latihan menyimak dan melafadzkan Ke – 1 Ke – 1 Ke – 2 Ke – 2 Ke – 3 Ke – 3 Ke – 4 Ke – 4 -Klasikal (menghafal bersama) dan Privat Materi hafalan santri TK/TPA 11 . penugasan dengan cara bermain SARANA SUMBER Buku Iqra’ jilid 5 & 6 dan alat peraga PENILAIAN Tes tulis. Tugas observasi. Dzikir ba’da sholat 6. Do’a setelah adzan 3. 2. Santri mampu mengenal bacaan-bacaan pendek gharib & bacaan awal-awal surah BAHAN PENGAJARAN POKOK BAHASAN 1. Do’a ketika sakit 4. Pengenalan bacaan pendek khusus 2. Santri mampu hafal 4 do’a. Doa mendengar adzan 2.TUJUAN KURIKULER TUJUAN INTRUKSIONAL KHUSUS 1. dan Tes praktek KETERANGAN Pada metode dan penilaian terdapat beberapa bentuk metode dan penilaian. maka dapat memilih yang cocok (sesuai) untuk diterapkan. Tes tetulis. Surah Al-Qadr Qadr .Pengenalan cara membaca awal surah URAIAN -Latihan membaca PROGRAM BULAN V/ VI (Kelima/Ke enam) PEKAN 4 Pekan METODE -Latihan tanya jawab. demonstrasi. Surah Al-‘Adiyat ‘Adiyat 7. 2.1. dan 3 surah pendek. Do’a menjenguk orang sakit 5. Dzikir ba’da shalat. Surah Al-Zalzalah Zalzalah 8. Tes perbuatan.1.

Surah Al-‘Adiyat ‘Adiyat 8. Tugas observasi. 9 ayat pilihan. Pemantapan bacaan Shalat 3. Q. Al Waqfu wal Ibtida’. Pemantapan Do’a 2. Q. 55 : 1 – 16 14. Saktah. dan alat peraga.1.TUJUAN KURIKULER Santri memahami dan menghayati Al-Quran sebagai kitab suci dan menjadkan kebiasaan serta kegemaran membaca Al-Qur’an baik secara tadarrus maupun tartil dengan cara yang fasih menurut kaidah ilmu tajwid dan dapat melaksanakan wudhu. Pengenalan saktah 4. Begitu jugamampu berdo’a dan beramal shaleh. 3 : 133 – 136 10. Tes perbuatan. Q. Imalah. maka dapat memilih yang cocok (sesuai) untuk di-terapkan. pengenalan isymam 5. Mendengarkan bacaan atau menuntun / mencontoh bacaan ~ Klasikal (menghafal bersama) ~ Privat SARANA SUMBER Al-Qur’an. Tadarrus bit Tartil (Murattal). Surah At-Tiin 7. Q. Santri mampu hafal 5 surah pendek.S. BAHAN PENGAJARAN POKOK BAHASAN 1. adzan serta shalat dengan baik dan benar. Isymam. Praktek Shalat (Fardhu & Sunnah ) URAIAN ~ Latihan membaca dan menyimak (Juz 1-30 ) ~ Menyimak.S. Pengenalan tashil 2.XII (Ketujuh – Kedua belas) PEKAN 36 pekan (6 bulan) Ke-1. Ayat Kursi 3.S. Surah Al-‘Alaq ‘Alaq 5. Buku Qur’an.S. Surah Al-Insyirah Insyirah 6. 12 .S. dan tes praktek KETERANGAN Pada metode dan penilaian terdapat beberapa bentuk metode dan penilaian. ~ Latihan praktek ibadah yang benar disertai dengan adanya bimbingan khusus. Pengenalan waqaf mu’anaqah 3. Q. Praktek Wudhu & Tayamum 2. 48 : 28 – 29 13. Santri mampu tadarrus AlQur’an serta mampu membaca dan mengetahui tanda Mu’anaqah. dan pemantapan hafalan doa dan bacaan shalat. Tadarrus Al Al-Qur’an 2.1. 23 : 1 – 11 12.Ke4 Ke-5Ke10 Ke-11 Ke-12 Ke-13 Ke15 Ke-11 Ke-12 Ke – 16 Ke – 17 Ke – 18 Ke-19 Ke-20 Ke-21Ke-22 Ke-23 Ke-24 Ke-25 Ke-26 Ke-27 Ke-28 Ke-29 Ke-30 Ke-31 Ke-32 Ke-33Ke-34 Ke-35 ~ Ke-36 Ke-5 sampai Ke-10 METODE ~ Privat. 62 : 9 – 11 15. Materi hafalan santri TKA/TPA PENILAIAN Tes tulis. Surah Al-Bayyinah Bayyinah 4. dan Tashil 2. melafadzkan serta memantapkan dan kemudian menyempurnakan target hafalan PROGRAM BULAN VII . 16 : 65 – 69 11.S. Tes tetulis. Q.1.S. TUJUAN INTRUKSIONAL KHUSUS 1. Praktek Adzan & Iqamah 3. tajwid praktis. Q. 2 : 284 – 286 9.

LEMBAR PENGESAHAN Pimpinan TPA Nurul Huda. Oya Ursianah 13 . Husein . Sandi Novian Kepala Desa Gajah Mekar. Hj. Ustd. Ketua KKN Posdaya UPI.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->