Pendahuluan

Benda plastik hampir kita temukan di semua tempat, mulai dari bungkus makanan, peralatan elektronik, mobil, motor, peralatan rumah tangga dan sebagainya. Untuk membentuk plastik tersebut setiap jenis bentuk dan material plastik mempengaruhi proses dan teknologi pembuatannya. Misal, untuk membentuk sol sepatu digunakan press rubber, untuk membentuk part- part elektronik seperti casing handphone, gear pada printer, tombol, gelas plastik, dan benda sejenisnya di gunakan mesin injection, sedangkan untuk membuat botol digunakan blow mold type injection, dalam artikel ini akan membahas pembuatan benda plastik dengan teknology injection. Sejarah Plastic Injection Pada sekitar tahun 1800 an teknologi plastik mulai di kembangkan, pada tahun 1968 John Wesley Hyatt membuat ball bilyard dengan meninjeksikan celluloid ke dalam mold, pada tahun 1872 – John dan Isaiah Hyatt mematenkan mesin injection molding untuk pertama kalinya, selanjutnya perkumpulan industry plastik di bentuk pada tahun 1937, yang di lanjutkan pembentukan perkumpulan plastik engineer pada tahun 1941 Plastik adalah semua bahan sintetik organik yang berubah menjadi plastis setelah dipanaskan dan mampu dibentuk dibawah pengaruh tekanan. Saat ini, penggunaan material plastik sebagai kemasan banyak dijumpai. Hal ini dikarenakan beberapa keuntungan seperti ringan, praktis, dapat diberi warna, dan murah jika diproduksi dalam jumlah banyak. Sebagai fungsi kemasan, plastik memiliki daya tarik tersendiri pada produk yang dikemas. Kondisi ini dikarenakan orang dapat langsung melihat isinya, dapat membantu menjaga keutuhan bentuk dari isinya dan tentunya biaya yang murah. Beberapa contoh kemasan plastik yaitu kemasan berbentuk tray dan blister. Blister banyak digunakan untuk obat dan beberapa jenis permen. Untuk tray lebih banyak digunakan untuk makanan kering. Untuk pembuatannya digunakan metode thermoforming dengan sistem vacum forming. Material yang digunakan berbentuk plastik lembaran. Pada proses ini lembaran dipanaskan kemudian dibentuk sesuai dengan cetakannya dengan bantuan tekanan.. Proses pembentukannya dipengaruhi oleh beberapa parameter seperti: temperatur ,pemanasan, lama waktu penahanan (holding time) dan tekanan. Dilihat dari sifatnya, plastik dibagi menjadi termoplastik dan termoset. Termoplastik mempunyai sifat jika dipanaskan akan menjadi plastis dan jika terus dipanaskan sampai suhu lebih dari 200º C bisa mencair. Bila temperature kemudian diturunkan (didinginkan) material plastik akan mengeras dan dapat dibentuk kembali. Sedangkan termoset setelah diproses menjadi produk tidak dapat kembali seperti bentuk semula.

Proses Pengerjaan Plastik
Proses pengerjaan bahan plastik banyak ragamnya, tetapi pengerjaan tersebut belum tentu bisa masuk pada jenis plastik yaitu thermosetting atau thermoplastik. Jadi pada prinsipnya ada pengerjaan hanya untuk thermosetting, pengerjaan hanya untuk jenis thermoplastik dan adapula yang bisa digunakan oleh keduanya. Metode-metode yang digunakan untuk mengkonversi bahan plastik dalam bentuk pellet, butiran, serbuk, lembaran, cairan, atau dibentuk preforms ke bentuk atau bagian. Bahan

Beberapa proses pengerjaan untuk bahan plastik adalah sebagai berikut : Proses pengerjaan untuk Thermoplastik : • Pengerjaan Permesinan • Pengelasan • Pengeleman • Pengerolan/Calendering • Ekstrusi • Injeksi • Cetak tiup/Blowing • Thermoforming/vacum forming • Pengerjaan bahan plastik dengan penguat serat.plastik mungkin mengandung berbagai zat aditif yang mempengaruhi sifat serta processability dari plastik. permesinan. dan permukaan dekorasi (lukisan. Metallizing). perekat ikatan. Setelah membentuk. bagian tadi dapat dilanjutkan untuk berbagai operasi tambahan seperti pengelasan. • Rotate casting • Expanding foming • Spinning • Blow film Proses pengerjaan untuk Thermosetting : • • • • • • Hand lay up RIM (Reaction Injection Moulding) Compression molding Transfer moulding Spraying Casting .

Hal yang harus diperhatikan adalah sifat plastik yang sensitif terhadap panas dibanding logam. Pengelasan Pada prinsipnya hanya thermoplastik yang dapat di las. Beberapa pengerjaan yang termasuk pengerjaan permesinan. Pengerjaan Permesinan Pada prinsipnya pengerjaan plastik dengan permesinan dapat dikerjakan dengan pengerjaan logam/kayu yang biasa. Dapat melakukan proses pemotongan sedikit-sedikit dengan kecepatan potong yang tinggi dan pemakanan rendah.PROSES PENGERJAAN PLASTIK THERMOPLASTIK 1. • • • • • • • • Menggores dan memotong Kikir Bor Gergaji Pembuatan ulir Gerinda dan poles Bubut Frais 2. hanya harus mengadakan perubahan pada alat potong. Adapun bahan thermoplastik yang dapat dikerjakan dengan las adalah : • • PVC –keras PVC – lunak . itupun harus bahan yang sama. ini karena setiap jenis plastik mempunyai berat molekul yang berbeda.

Misal pengerjaan teknik anti korosi Pengeleman juga sangat ekonomis untuk pekerjaan assembling. Dengan pengeleman bahan yang akan disambung tidak perlu dilelehkan seperti pada pengelasan. Misal penyambungan pipa.• • • • • • • • HDPE LDPE SAN ABS POM PC PP PMMA Jenis-jenis Pengelasan a. • .Pengelasan dengan elemen panas b. Las frekuensi tinggi e. yang mana hanya dengan pengeleman saja bisa dibuatnya. Pengelasan dengan gas panas c.Las gesek d. oleh karena itu pengeleman lebih baik beberapa segi dari pengelasan.Las ultrasonic 3. • • Pengeleman bisa dipakai untuk menyambung plastik yang tidak bisa atau tidak baik untuk di las. Pengeleman Pengeleman adalah suatu sistem penyambungan modern. Misal : acrylglass Pengeleman bisa dipakai untuk penyambungan bahan yang berbeda-beda.

lembaran palstik untuk alas tidur bayi . cover seat plastik. Plastik yang diektrusi ini dipindahkan pada ban berjalan dan di roll awal. Kain atau kertas dapat diberi umpan melalui gulungan yang terakhir. Teknik ini merupakan metode tertua dalam pencetakan plastik. Prinsip kerja mesin Roll Thermoplastik dilelehkan pada ekstruder kemudian di ekstruksi keluar.F. Susunan roll tersebut ada bermacam-macam yaitu susunan I. plastik dibuat menjadi gulungan antara dua rol yang membuatnya ke sebuah yang kemudian lewat sekitar satu atau lebih tambahan gulungan sebelum melepas sebagai film berkelanjutan. kemudian didinginkan pada roll pendingin dan kemudian digulung. 5. sedotan. Ekstrusi Ekstrusion moulding adalah suatu proses pembuatan plastik (termoplastik) yang berbentuk profil atau bentukan yang sama dengan ukuran panjangnya yang cukup besar. . keluar dari alat ini. dan menjaga keadaan plastik dalam keadaan bentuk yang semi-leleh sehingga memungkinkan untuk di rol dalam bentuk yang lebih tipis sebagaimana dihasilkan dari roller tersebut yang posisinya semakin dekat dan semakin dekat satu sama lainnya. Apabila ketebalan lembaran sudah sesuai dengan kriteria. dan Z.L. Biasanya roll untuk pengerjaan lembaran ini terdiri dari 4 – 5 roll utama. dsb. Proses ini digunakan untuk membuat pipa. selang. dan saat ini masih digunakan untuk mencetak plastik termoset. sehingga mereka menjadi diresapi dengan plastik. Contoh Produk dengan proses Calendering : Pembuatan lembaran untuk jas hujan. . dibawa pada alat pengaduk.4. lembaran plastic yang digunakan di rumah-rumah. Calendering / Pembuatan roll Calendaring adalah sebuah proses dimana lembaran – lembaran dari material thermoplastik dibuat dengan cara melewatkan polimer halus yang dipanaskan diantara dua buah rol atau lebih. Plastik dalam keadaan leleh ditempatkan diantara bantalan rol dan dirol untuk membentuk menjadi lembaran. Di mesin ini thermoplastik di roll sesuai dengan ukuran yang diinginkan dan dilakukan pada roll penarik. Dari roll ini dipindahkan pada ban berjalan lagi. Bantalan rol tersebut dalam keadaan panas. Dalam proses calendering. dipindahkan lagi dengan ban berjalan ke mesin rollnya.

Batang . kawat dan substrat pelapisan.L . 5) Setelah dingin dimasukkan ke ban penarik 6) Kemudian dipotong-potong sesuai dengan ukuran yang diminta pada alat potong dan kemudian disusun pada alat penyusun. 2) Kemudian diinjeksikan melalui cetakan 3) Setelah keluar dari cetakan yang sesuai dengan profil yang diinginkan dimasukkan dalam alat kalibrasi. tangki air . dan dengan terus-menerus terbentuk. lembaran. Proses ini digunakan untuk membentuk bentuk yang sangat panjang dengan jumlah besar. 4) Keluar dari alat kalibrasi masuk ke tangki air untuk didinginkan. Profil U. Ekstrusi dapat menghasilkan tingkat output tertinggi dari setiap proses plastik misalnya. Roda gigi .Dalam proses ini. pipa. Kanvas. Cetakan Bantalan ekstrusi. lalu dapat dipotong-potong dengan bentuk menjadi kecil-kecil. Ram. Rangka Pintu. Bahan baku yang sering digunakan untuk proses Cetak Ekstrusi adalah : • Polyvinylchlorid (PVC) • Polyethylene (PE) • Polypropylene (PP) • Polystyrene (PS) Contoh Produk dengan proses Ektrusi : Pipa . Produk yang dibuat dengan cara ini termasuk tabung. dan bentuk profil. plastik atau butiran yang homogen. pipa telah dibentuk di tekanan 2000 lb / h (900 kg / jam). . Prinsip kerja mesin Ekstrusi 1) Thermoplastik baik berupa tepung atau granula dilelehkan pada ekstruder.

6. . sedangkan transmisi unit berfungsi untuk memindahkan daya dari putaran motor ke dalam secrew. Injection unit terdiri dari beberapa bagian. Pengerjaan ini menggunakan cetakan tertutup. yaitu : o motor dan transmission gear unit bagian ini berfungsi untuk menghasilkan daya yang digunakan untuk memutar screw pada barel. Material dari proses ini adalah plastik dengan bentuk granula ( butiran kecil ). powder ataupun larutan. selain itu transmission unit juga berfungsi untuk mengatur tenaga yang di salurkan sehingga tidak pembebanan yang terlalu besar. Injeksi Proses pembentukan produk berbahan plastik dengan cara menginjeksikan atau menyuntikan plastik cair kedalam sebuah rongga cetak yang kemudian didinginkan dan dikeluarkan dari rongga cetak.

selanjutnya screw berputar dan mengalirkan plastik yang mulai meleleh. secara umum terdiri dari : o Sprue dan runner system bagian ini yang menerima plastik dari nozzle lalu oleh runner akan di masukkan ke dalam cavity mold. o Injection Process Mechanism perhatikan gambar 3 diatas. di sesuaikan dengan bentuk benda yang akan dibuat. plastik raw material (material kasar) akan di panaskan dalam barrel. molding unit di tutup oleh clamping unit.o Cylinder screw ram bagian ini berfungsi untuk mempermudah gerakan screw dengan menggunakan momen enersia sekaligus menjaga perputaran screw tetap konstan. dan bagian ini selalu . o Mold Unit mold unit adalah bagian terpenting untuk mencetak plastik. untuk mengenal lebih jauh tentang mold perlu pembahasan tersendiri. di dinginkan maka terbentuklah bentuk plastik sesuai dengan bentuk mold. karena setelah plastik masuk ke dalam mold. o Cavity side bagian ini merupakan salah satu sisi yang membentuk bentuk plastik. biasanya untuk menjaga kelembapan material plastik. (http://mouldtechnology. screw berhenti berputar. sehingga di dapat di hasilkan kecepatan dan tekanan yang konstan saat proses injeksi plastik dilakukan. di lanjutkan dengan melepas produk plastik yang telah di cetak dengan menekan ejektor pada molding unit. sebab apabila kandungan air terlalu besar pada udara. setelah di tutup dan di tekan oleh clamping unit plastik di masukkan ke dalam mold unit melalui nozzle. dapat menyebabkan hasil injeksi yang tidak bagus. Setelah plastik di masukkan ke dalam molding unit. digunakan tempat penyimpanan khusus yang dapat mengatur kelembapan. setelah pressure. o Nonreturn valve valve ini berfungsi untuk menjaga aliran plastik yang telah meleleh agar tidak kembali saat screw berhenti berputar. bedanya core side berada pada moving plate. lalu clamping unit menarik core mold. Mold yang paling simple atau biasa di sebut dengan stadrad mold. o Core side bagian ini juga merupakan bagian yang ikut andil memberikan bentuk pada produk plastik yang di cetak. cavity side terletak pada stationary plate. sebelum masuk ke barel.blogspot. dan selubung yang menjaga aliran plastik ketika di panasi oleh heater.com/2007/12/injection-molds-classification. o Barrel adalah tempat screw. kecepatan dan parameter lainya di setting. ada berbagai tipe mold. pada bagian ini juga terdapat heater untuk memanaskan plastik sebelum masuk ke nozzle. sehingga mold terbuka. bentuk benda plastik sangat tergantung dari bentuk mold. saat plastic akan di injeksikan oleh nozzle. bahan baku untuk plastik injeksi berupa plastik raw material yang berupa butiran – butiran kecil plastik tersebut di masukkan dalam hopper. o Screw reciprocating screw berfungsi untuk mengalirkan plastik dari hopper ke nozzle. o Hopper adalah tempat untuk menempatkan material plastik. ketika screw berputar material dari hopper akan tertarik mengisi screw yang selanjutnya di panasi lalu di dorong ke arah nozzle.html). yaitu plate yang tidak bergerak saat prosses ejecting produk plastik.

Melalui mesin ekstruksi ini thermoplastic diekstruksi menjadi sebuah pipa seperti selang ( dalam kondisi panas ). selang dijepit dengan cetakan dan dipotong. Cetakan ini bisa bergerak dari mulut ekstruksi ke mulut peniup. Setelah selang panas ada dalam cetakan. Tekanan ini akan menekan plastic hingga membentuk sesuai dengan bentuk cetakan. . Pengerjaan blowing biasanya digunakan untuk membuat botol-botol kemasan dan eirigen atau tangki air dari kapasitas kecil sampai besar. o Ejector system setiap jenis mold selalu mempunyai sistem untuk melepas produk yang selesai di cetak dari cavity mold. walau jenis ejektor bermacam-macam. Pada hasil cetakanya. segala produk yang berbentuk botol/silinder. cetakan ini bergerak ke tempat mulut peniup untuk ditiup dengan udara bertekanan. proses ini cenderung memiliki ketebalan dinding yang tidak merata dan umumnya produk berupa silinder. Proses ini terdiri dari pembentukan sebuah tabung (disebut parison) dan memasukkan udara atau gas lain yang menyebabkan tabung tersebut mengembang menjadi berongga. Secara umum dua bagian inilah yang membentuk produk plastik. bagian inilah yang disebut dengan ejektor. 7. Plastik cair pada proses ini berbentuk pipa kemudian dimasukan kedalam cetakan lalu ditiup hingga menempel pada dinding cetakan. Contoh Produk dengan proses Blowing : Botol-botol minuman.di hubungkan dengan ejektor. Prinsip kerja mesin Blowing Untuk pengerjaan blowing dibutuhkan mesin ekstruksi dan cetakan. Blowing Blow molding atau blow forming adalah suatu proses pembuatan plastik (termoplastik) yang bentuknya memiliki rongga – rongga pada bagian tengah dari produk. Parison secara tradisional dibuat oleh proses ekstrusi. tertiup bebas sesuai cetakan untuk membentuk menjadi produk dengan ukuran dan bentuk tertentu.

Produk dari proses Vacuum Forming sangat banyak dan memegang peranan penting dalam kehidupan sehari-hari.8. Lalu Vacuum mulai menyedot material tersebut ke dalam mold / . Juga dapat menampung bagian lembaran yang sangat besar serta bagian-bagian kecil. Prinsip kerja mesin Thermoforming Dengan memanaskan plastik berbentuk lembaran (sheet) hingga melunak / soft lalu meletakannya diatas mold. Tooling untuk proses ini adalah yang paling murah dibandingkan dengan proses plastik lainnya. Thermoforming adalah pembentukan lembaran plastik menjadi bagian-bagian melalui aplikasi panas dan tekanan. Thermoforming / Vacum Forming Thermoforming adalah salah satu metode dan banyak dipakai dalam memproses material plastik.

Biasa juga disebut rotomoulding biasanya menggunakan temperature yang tinggi. sedang penguatnya misalnya dari seart gelas.cetakan. proses ini sering disebut lumpur salju molding. proses Vacuum Forming memanfaatkan pneumatic. Pengerjaan bahan plastik dengan penguat serat. Plastic dengan penguat serat ini adalah resin dengan rambahan penguat dari serat. 9. Resin yang melebur akan seragam dalam melapisi permukaan dalam cetakan. contohnya resin polyster dan Resin Epoxid. Dimana untuk memprosesnya ada beberapa cara antara lain : Laminasi dengan tangan Pengerjaan serat semprot Press dingin Press panas Laminasi kotinyu Sentrifugal Pengerjaan Elektrostatik o o o o o o o 10. Pada pembentukkan singkat ini. Rotate casting Rotational Molding Process adalah salah satu proses pembentukan plastic. Dalam proses ini. Contoh Produk dengan proses Thermoforming : • • • • • Baths & Shower Trays Tempat minuman (Gelas plastik) Tempat cetakan agar-agar Plastik untuk mengepak mainan anak-anak Wadah tempat makanan. hydraulic dan pengontrol panas yang memungkinkan lebih singkatnya waktu produksi. bubuk digilas halus dan dipanaskan dalam cetakan yang berputar sampai meleleh. Jika bahan cair yang digunakan. . tekanan rendah (low pressure) dalam metode manufakturingnya yang mengkombinasikan panas dan perputaran biaxial (bi-axial rotation). Lalu material tadi dikeluarkan dari mold.

Pompa pada alat deteksi tekanan darah / tensimeter. Ketebalan dinding produk yang dihasilkan akan seragam. Hal ini memberikan kesempatan bagi seorang designer untuk membuat parts dengan ketebalan dinding yang sama dan bentuk yang rumit. Memberikan flexibility yang lebih baik dalam mendesain produk. spoges. Contoh produk dengan Rotating Molding : - • • Bola plastic dengan permukaan yang tidak keras / lunak. . polyvinys. dan phenoliks adalah bahan-bahan yang sering dikerjakan dengan cara ini. kasur-kasur. dan bantalan pengamanan adalah contoh dari yang sering dibuat dengan cara ini. Proses ini dapat menjadi alternative bagi proses blow molding. Perlengkapan flotasi. 11.Tujuan dari Rotational Molding Process adalah untuk mengurangi ongkos produksi dan membuat design possibilities yang lebih luas / tak terbatas. Produk tidak ada parting line . Keuntungan dari proses pembuatan plastic memakai Rotational Molding Process adalah : - Lebih hemat ongkos produksi. ureaformaldehida. Polyurethanes. thermoforming dan plastic injection molding. Campuran resin yang mengandung katalis dan bahan kimia yang dapat membantu proses perpanjangan (expanding) ditempatkan pada sebuah cetakn dimana ia akan memanjang kestruktur yang berbentuk sel. Expanding foming Dalam proses expanding/foaming matrial plastik dapat dikembangkan/ diperpanjang/ dipeluas. polyethers.

kemudian dipintal menjadi benang bisa lebih kuat. menjadi serabut. jaring.jala ikan 13. Contoh: kain tas. . gelasan.12. ditark. Blow film Proses blown film adalah proses pembentukan plastik berongga dengan cara meniupkan udara bertekanan ke material plastik hasil ekstrusi melalui cincin udara (air ring). Material plastik yang digunakan biasanya adalah PE (LDPE & HDPE). Spinning Spining dari plastic bisa dipanaskan dimulurkan.

Body motor pada modifikasi. Lalu cairan resin tersebut diratakan dengan menggunakan koas atau roller agar permukaannya rata dan rapi. Menuang resin dengan tangan kedalam serat berbentuk anyaman. Kaedah ini masih digunakan sehingga kini dikebanyakan industri pembuatan berdasarkan kepada faktor cost yang tidak begitu mahal. Hand Lay Up Hand Lay Up adalah proses pengerjaan plastic secara manual dengan mold sebagai cetakkan dibentuk sedemikian rupa. Proses tersebut dilakukan berulang-ulang hingga ketebalan yang diinginkan tercapai. Aplikasi : pembuatan kapal. bodi kendaraan. lalu dilapisi cairan resin. kemudian memberi takanan sekaligus meratakannya menggunakan rol atau kuas. Proses pembuatan ini biasanya digunakan untuk menghasilkan struktur produk seperti bot dan tangki penyimpanan air. bilah turbin angin. Contoh produk : Bak plastic. Bumper mobil pada modifikasi Proses pembuatan ini merupakan teknik yang pertama sekali dipraktikkan dalam industri pembuatan berasaskan bahan polimer komposit. Setelah itu cairan resin ditambahkan bahan penguat (reinforcement) seperti serat. Membiarkannya mengeras pada kondisi atmosfir standar. rajuan atau kain.PROSES PENGERJAAN PLASTIK THERMOSETTING 1. lalu dilapisi lapisan pemisah (release agent) sehingga cairan resin dan cetakkan tidak menempel. Proses ini menghasilkan produk pada volume rendah .

• Kualitas bergantung kepada kemahiran pekerja. • Hanya satu permukaan licin saja yang dapat dihasilkan. Keuntungan : Teknik yang mudah. Nilai pelaburan yang rendah. Dalam proses ini. Dapat membuat bentuk yang murah dan mudah. proses ini merupakan yang paling efektif.(low volume production). Secara bandingan. Reaction Injection Molding • • • • 2. sementara permukaan dalam kasar. Biasanya. acuan (mould) yang diperlukan tidak mahal atau memerlukan cost yang tinggi dalam proses pembuatannya. proses ini tidak memerlukan peralatan atau alat pertukangan yang canggih dan mahal. Berupaya untuk menghasilkan komponen besar dan komplek. permukaan yang licin perlu dipoles dengan baik dan ini hanya dapat dicapai dengan menggunakan bahan pemoles (abrasive) yang ada di pasaran seperti penggilap logam (metal polish) atau perekat pemotong yang halus (fine cutting paste). Untuk menghasilkan mutu produk yang berkualitas. Proses ini mencampurkan beberapa bahan plastik dan ditambah additive agent di dalam mix head sebelum aliran memasuki mold. Keuntungan yang didapatkan dengan menggunakan proses ini adalah : • Dapat memperkecil ongkos tool • Memberi kebebasan dalam mendesain • Memperbaiki atau bahkan mengeliminasi opersai kedua • Tidak meninggalkan tanda bekas penekanan • Berat bisa menjadi lebih kecil • Stabilitas pada dimensi produk • Produk bersifat heat resistance . hanya satu permukaan yang akan licin (luar) . • Penggunaan tenaga operator yang tinggi. atau dari bahan komposit itu sendiri. Pada asasnya. mould dibuat dari bahan seperti kayu. Kelemahan dan Keuntungan dalam Penggunaan proses Hand Lay-Up Kelemahan : • Proses pembuatan cukup lama. plaster.

core(inti). ditekan. Transfer Molding . Contoh produk dari proses ini adalah : Sakelar . Compression Mold Compression mold adalah suatu metoda pembentukan plastic dengan cara memanaskan cavity terlebih dahulu.dan system ejection. Kontruksi utamanya adalah punch(cavity). stop kontak. 4. batu gerinda.Parts yang dapat dibuat dengan teknologi RIM antara lain adalah : • Car bumpers • Dashboard mobil • Papan ski es • Footwear • Alat-alat olahraga • Peralatan Medis • Furniture • Boneka Pajangan 3. dan kemudian dikeluarkan.pertama letakan bahan plastic pada cavity yang sudah dipanaskan. dimampatkan. Ada 4 tahap pada compression mold.

Seperti compression mold. Spraying . moulding 6. dimana pada proses ini jumlah material (pada umumnya thermoset plastik) terukur dan dimasukkan sebelum molding beroprasi(saat cavity terbuka). Contoh produk :proses pembuatan press tool.material mengisi Cavity. Kemudian material ditekan dan keluar melalui sprue dan runner. Material dipanaskan dulu kemudian disimpan pada pot. Material plastik yang biasa digunakan adalah PE.PVC.ataupun PP. Tetapi berbeda dengan proses injeksi. JF. Casting Casting adalah proses pembentukan produk plastik dengan cara memasukan plastik panas kedalam cetakan kemudian cetakan diberikan tekanan. Pada saat material(produk) dikeluarkan(ejector) scrap bekas sprue dan runner lepas dari produk. 5.

Gel perlu disembur terlebih dahulu pada permukaan acuan seperti proses yang terdapat pada kaedah Hand lay up. agar material logam dapat lebih tahan terhadap korosi dan terlihat lebih bagus. Jenis plastik digunakan adalah berbentuk benang (continuous roving). . Kaedah semburan pada dasarnya. Kaedah pembuatan ini adalah sesuai digunakan untuk menghasilkan volume produk yang besar dan mementingkan faktor masa. Dalam proses semburan. mempunyai ciri-ciri pengendalian yang sarna dengan Kaedah Hand Lay Out. Contoh produk yang diproses spraying adalah rak piring yang sering kontak dengan air dari piring basah. hanya yang membedakan adalah material plastiknya. ciri produk nya adalah luas permukaan yang besar.Proses spraying adalah proses penyemprotan material plastik yang biasanya pasa logam. bahan material akan keluar dari muncung nozel masing-masing.