ALAT OPTIK

Cermin dan lensa serta prinsip kerjanya memberikan sarana pemahaman bagi pemanfaatannya untuk mempermudah dan membantu kehidupan manusia. Alat-alat yang bekerja berdasarkan prinsip optik (cermin dan lensa) digolongkan sebagai alat optik. 1. MATA Salah satu alat optik alamiah yang merupakan salah satu anugerah dari Sang Pencipta adalah mata. Di dalam mata terdapat lensa kristalin yang terbuat dari bahan bening, berserat, dan kenyal. Lensa kristalin atau lensa mata berfungsi mengatur pembiasan yang disebabkan oleh cairan di depan lensa. Cairan ini dinamakan aqueous humor. Intensitas cahaya yang masuk ke mata diatur oleh pupil.

Bagian-Bagian Mata

Cahaya yang masuk ke mata difokuskan oleh lensa mata ke bagian belakang mata yang disebut retina. Bentuk bayangan benda yang jatuh di retina seolah-olah direkam dan disampaikan ke otak melalui saraf optik. Bayangan inilah yang sampai ke otak dan memberikan kesan melihat benda kepada mata. Jadi, mata dapat melihat objek dengan jelas apabila bayangan benda (bayangan nyata) terbentuk tepat di retina. Lensa mata merupakan lensa yang kenyal dan fleksibel yang dapat menyesuaikan dengan objek yang dilihat. Karena bayangan benda harus selalu difokuskan tepat di retina, lensa mata selalu berubah-ubah untuk menyesuaikan objek yang dilihat. Kemampuan mata untuk menyesuaikan diri terhadap objek yang dilihat dinamakan daya akomodasi mata.

Daya Akomodasi Mata

Saat mata melihat objek yang dekat, lensa mata akan berakomodasi menjadi lebih cembung agar bayangan yang terbentuk jatuh tepat di retina. Sebaliknya, saat melihat objek yang jauh, lensa mata akan menjadi lebih pipih untuk memfokuskan bayangan tepat di retina. Titik terdekat yang mampu dilihat oleh mata dengan jelas disebut titik dekat mata (punctum proximum/PP). Pada saat melihat benda yang berada di titik dekatnya, mata dikatakan berakomodasi maksimum. Titik dekat mata disebut juga dengan jarak baca normal karena jarak yang lebih dekat dari jarak ini tidak nyaman digunakan untuk membaca dan mata akan terasa lelah. Jarak baca normal atau titik dekat mata adalah sekitar 25 cm. Adapun, titik terjauh yang dapat dilihat oleh mata dengan jelas disebut titik jauh mata (punctum remotum/PR). Pada saat melihat benda yang berada di titik jauhnya, mata berada dalam kondisi tidak berakomodasi. Jarak titik jauh mata normal adalah di titik tak hingga (~). a. Rabun Jauh dan Cara Memperbaikinya Orang yang menderita rabun jauh atau miopi tidak mampu melihat dengan jelas objek yang jauh tapi tetap mampu melihat dengan jelas objek di titik dekatnya (pada jarak 25 cm). titik jauh mata orang yang menderita rabun jauh berada pada jarak tertentu (mata normal memiliki titik jauh tak berhingga). Rabun jauh dapat diperbaiki dengan menggunakan lensa divergen yang bersifat menyebarkan (memencarkan) sinar. Lensa divergen atau lensa cekung atau lensa negatif dapat membantu lensa mata agar dapat memfokuskan bayangan tepat di retina.

Di sini jarak s adalah jarak tak hingga (titik jauh mata normal). Titik dekat mata orang yang menderita rabun dekat lebih jauh dari jarak baca normal (PP > 25 cm). b. dan s’ adalah titik jauh mata (PR). Lensa konvergen atau lensa cembung atau lensa positif dapat membantu lensa mata agar dapat memfokuskan bayangan tepat di retina.miopi dikoreksi menggunakan lensa negatif Jarak fokus lensa dan kuat lensa yang digunakan untuk memperbaiki mata yang mengalami rabun jauh dapat ditentukan berdasarkan persamaan lensa tipis dan rumus kuat lensa. Rabun Dekat dan Cara Memperbaikinya Orang yang menderita rabun dekat atau hipermetropi tidak mampu melihat dengan jelas objek yang terletak di titik dekatnya tapi tetap mampu melihat dengan jelas objek yang jauh (tak hingga). Cacat mata hipermetropi dapat diperbaiki dengan menggunakan lensa konvergen yang bersifat mengumpulkan sinar. . Prinsip dasarnya adalah lensa negatif digunakan untuk memindahkan (memajukan) objek pada jarak tak hingga agar menjadi bayangan di titik jauh mata tersebut sehingga mata dapat melihat objek dengan jelas.

dan diperbesar. Untuk mendapatkan bayangan semacam ini objek harus berada di depan lensa dan terletak diantara titik pusat O dan titik fokus F lensa. bayangan yang terbentuk harus tepat berada di titik dekat mata (s’ = sn = jarak titik dekat mata). lup dapat digunakan dalam dua macam cara. Agar mata berakomodasi maksimum. Prinsip dasarnya adalah lensa positif digunakan untuk memindahkan (memundurkan) objek pada jarak baca normal menjadi bayangan di titik dekat mata tersebut sehingga mata dapat melihat objek dengan jelas.hipermetropi dikoreksi menggunakan lensa positif Jarak fokus lensa dan kuat lensa yang digunakan untuk memperbaiki mata yang mengalami hipermetropi dapat ditentukan berdasarkan persamaan lensa tipis dan rumus kuat lensa. c. . untuk menghasilkan bayangan yang diinginkan. Di sini jarak s adalah jarak titik dekat mata normal (25 cm). dan s’ adalah titik dekat mata (PP). yaitu dengan mata berakomodasi maksimum dan dengan mata tidak berakomodasi. Lup menggunakan sebuah lensa cembung atau lensa positif untuk memperbesar objek menjadi bayangan sehingga dapat dilihat dengan jelas. Bayangan yang dibentuk oleh lup bersifat maya. Kaca Pembesar Kaca pembesar atau lup digunakan untuk melihat benda kecil yang tidak bisa dilihat dengan mata secara langsung. tegak. Lup dapat digunakan dengan mata berakomodasi maksimum untuk mendapatkan perbesaran bayangan yang diinginkan.

Perbesaran bayangan yang dihasilkan oleh lup dengan mata tidak berakomodasi adalah Dimana P adalah perbesaran lup. . dan f adalah jarak fokus lup. Menggunakan lup dalam keadaan mata berakomodasi maksimum membuat mata menjadi cepat lelah. Untuk mendapatkan perbesaran bayangan yang diinginkan dalam keadaan mata tidak berakomodasi. Agar mata relaks dan tidak cepat lelah. Mikroskop Perbesaran bayangan yang dihasilkan dengan menggunakan lup yang hanya menggunakan sebuah lensa cembung kurang maksimal dan terbatas. 2. sn adalah jarak titik dekat mata (sn = 25 cm untuk mata normal). lup digunakan dalam keadaan mata tidak berakomodasi.Perbesaran bayangan yang dihasilkan oleh lup dengan mata berakomodasi maksimum adalah Dimana P adalah perbesaran lup. bayangan yang terbentuk harus berada sangat jauh di depan lensa (jarak tak hingga). dalam hal ini objek harus berada di titik fokus lensa (s = f). dan f adalah jarak fokus lup. Perbesaran yang lebih besar dapat diperoleh dengan membuat susunan dua buah lensa cembung. Untuk mendapatkan perbesaran yang lebih besar diperlukan susunan alat optik yang lebih baik. sn adalah jarak titik dekat mata (sn = 25 cm untuk mata normal).

Bayangan ini bersifat nyata. Bayangan I1 akan menjadi benda bagi lensa okuler dan terletak di depan lensa okuler . sedangkan lensa yang dekat mata dinamakan lensa okuler. lensa yang dekat dengan objek (benda) dinamakan lensa objektif. terbalik. dan diperbesar. mikroskop dan bagian-bagiannya pembentukan bayangan pada mikroskop Objek yang ingin diamati diletakkan di depan lensa objektif di antara titik Fob dan 2Fob. Sebuah mikroskop terdiri atas dua buah lensa cembung (lensa positif). Jarak fokus lensa okuler lebih besar daripada jarak fokus lensa objektif.Susunan alat optik ini dinamakan mikroskop yang dapat menghasilkan perbesaran sampai lebih dari 20 kali. Bayangan yang terbentuk oleh lensa objektif adalah I1 yang berada di belakang lensa objektif dan di depan lensa okuler.

Bukaan relatif diatur oleh suatu diafragma. s’ob adalah jarak bayangan lensa objektif dan sob adalah jarak objek di depan lensa objektif. 3. Shutter Speed. namun dihubungkan dengan lensa yang menjadi satu-satunya tempat cahaya masuk. Makin rendah angka f ini. berupa sebuah lensa tunggal yang terbuat dari plastik atau kaca. Bukaan ini diatur oleh jendela diafragma. Di dalam bagian ini cahaya yang difokuskan oleh lensa akan diatur agar tepat mengenai dan membakar film. . Adapun perbesaran lensa okuler mikroskop sama dengan perbesaran lup. atau sejumlah lensa yang tersusun dalam suatu silinder logam. antara lain: • • • Pengatur ISO/ASA Film. Aperture (Bukaan Diafragma).antara pusat optik O dan titik fokus okuler Fok. Perbesaran yang dihasilkan mikroskop adalah gabungan dari perbesaran lensa objektif dan perbesaran lensa okuler. Kamera Badan kamera Badan kamera adalah ruangan yang sama sekali kedap cahaya. atau bukaan relatifnya. diperbesar. Bayangan akhir I2 yang terbentuk bersifat maya. makin besar bukaannya atau makin kecil tingkat penghalangannya. Di dalam kamera untuk tujuan seni fotografi. biasanya ditambahkan beberapa tombol pengatur. dan terbalik terhadap objek semula. yaitu sebagai berikut. Tingkat penghalangan cahaya dinyatakan dengan angka f. Di sini lensa okuler akan berfungsi sebagai lup dan akan terbentuk bayangan akhir I2 di depan lensa okuler. Perbesaran lensa objektif mikroskop adalah Dimana Pob adalah perbesaran lensa objektif. Jika diperlukan bisa pula ditambah peralatan: • • • Blitz (atau lebih umum disebut lampu kilat atau flash) Tripod Lightmeter Sistem lensa Sistem lensa dipasang pada lubang depan kotak.

3. Lensa akan memfokuskan cahaya sehingga dihasilkan bayangan sesuai ukuran film. Bagian lain Bagian lain sebuah kamera. agar banyaknya cahaya yang mengenai film cukup tepat sehingga diperoleh bayangan atau gambar yang memuaskan. sedangkan lensa 135 milimeter akan disebut lensa telefoto. Untuk film 35 milimeter. Dalam masyarakat umum. Kebanyakan kamera SLR mempunyai mekanisme pengatur waktu untuk memungkinkan mengubah-ubah lama bukaan shutter. Pemindai komposisi pemotretan (range finder) yang menunjukkan apa saja yang akan terpotret serta apakah objek utama akan terfokuskan 4. sehingga memungkinkan berkas cahaya mengenai film.Untuk kamera SLR. lightmeter untuk membantu menetapkan kecepatan pemetik potret dan atau besarnya bukaan. Jenis lensa cepat ataupun lensa lambat ditentukan oleh rentang nilai F yang dapat digunakan. lebih dikenal dengan istilah zoom. dikenal juga lensa sudut lebar (wide lens). Mekanisme fokus yang dapat mengubah-ubah jarak antara lensa dan film. Lensa dikelompokkan sesuai panjang focal length (jarak antara kedua lensa). Lensa sudut lebar mempunyai jarak fokus yang lebih kecil daripada lensa biasa. Lensa variabel dapat diubah-ubah jarak fokusnya. lensa sudut kecil (tele lens). Beberapa masyarakat awam menganggap kemampuan kamera sebanding dengan besarnya nilai maksimum shutter speed yang bisa digunakan. lensa 35 milimeter akan disebut lensa sudut lebar. Disamping lensa biasa. dengan mengubah kedudukan relatif unsur-unsur lensa tersebut. Mekanisme memutar film gulungan agar bagian-bagian film itu bergantian dapat disingkapkan pada objek 2. antara lain: 1. Waktu ini ialah singkatnya pemetik potret itu membuka. Pemantik Potret Tombol pemantik potret atau shutter dipasang di belakang lensa atau di antara lensa. . dan lensa variabel (variable lens. atau oleh kalangan awam disebut dengan istilah lensa zoom. lensa dilengkapi dengan pengatur bukaan diafragma yang mengatur banyaknya cahaya yang masuk sesuai keinginan fotografer. Focal lenght memengaruhi besar komposisi gambar yang mampu dihasilkan. Namun sebutan itu bergantung pada lebarnya film yang digunakan.

sesuai perkembangan teknologi). Butiran silver halida yang menempel pada pita ini sangat sensitif terhadap cahaya. Pembagian film berdasarkan jenis bahan dan kesensitifannya: • • • • • • • Film hitam putih Film warna Film positif Film negatif Film daylight Film tungsten Film infra merah (sensitif terhadap panas yang dipantulkan permukaan objek) Kamera polaroid Kamera jenis ini memakai lembaran polaroid yang langsung memberikan gambar positif sehingga pemotret tidak perlu melakukan proses cuci cetak film. karena kamera ini berukuran kecil. sedangkan yang kurang atau sama sekali tidak terekspos akan tanggal dan larut bersama cairan pengembang (developer). Jenis film Pembagian film berdasarkan ukuran: • • • Small format (35mm) Medium format (100-120mm) Large format Angka di atas berarti ukuran diagonal film yang digunakan. . silver halida yang telah terekspos cahaya dengan ukuran yang tepat akan menghitam. terutama jenis kamera poket biasanya tidak memiliki salah satu dari bagian-bagian tersebut. Jenis kamera berdasarkan media penangkap cahaya Kamera film menggunakan pita seluloid (atau sejenisnya. Lensa kadang dapat dipertukarkan. Saat proses cuci film. dan kamera itu dapat memuat gulungan film untuk 36 singkapan.Beberapa kamera. Setiap jenis ukuran film haru menggunakan kamera yang berbeda pula. yang menjadi populer karena keserbagunaan dan kecepatannya saat memotret. kompak dan tidak mencolok. Kamera film Jenis kamera film yang digunakan adalah dari jenis 35 milimeter. bahkan kadang lebih.

Lebar layar LCD pada setiap kamera digital berbedabeda. Kamera saku Jenis yang paling populer digunakan masyarakat umum. Umumnya kamera ini digunakan setinggi pinggang ketika dipotretkan. lebar diafragma dan kecepatan pemetik potret secara otomatis telah diatur. sehingga apa yang terlihat oleh pemotret dalam jendela pandang adalah juga apa yang akan di tangkap pada film.umumnya otomatis atau memerlukan sedikit penyetelan Cahaya yang melewati lensa langsung membakar medium. Namun tetap ada kesalahan paralaks yang ditimbulkan sebab sudut dan posisi kedua lensa tidak sama.Kamera digital Kamera jenis ini merupakan kamera yang dapat bekerja tanpa menggunakan film. Kamera TLR Kelemahan kamera poket diperbaiki oleh kamera TLR. . Jendela bidik diberikan lensa yang identik dengan lensa di bawahnya. Kelemahan film ini adalah gambar yang ditangkap oleh mata akan berbeda dengan yang akan dihasilkan film. Pembagian kamera berdasarkan teknologi viewfinder Viewfinder memainkan peranan penting dalam penyusunan komposisi fotografi. Sebagai gantinya. Kamera instan Istilah instan adalah dimilikinya mekanisme automatik pada kamera. Si pemotret dapat dengan mudah menangkap suatu objek tanpa harus susah-susah membidiknya melalui jendela pandang karena kamera digital sebagian besar memang tidak memilikinya. Sebagai media penyimpanan. Jenis kamera berdasarkan mekanisme kerja Kamera single lens reflect Kamera ini memiliki cermin datar dengan singkap 45 derajat di belakang lensa. kamera digital menggunakan internal memory ataupun external memory yang menggunakan memory card. kamera digital menggunakan sebuah layar LCD yang terpasang di belakang kamera. Lensa utama tak bisa diganti. Fotografer ahli biasanya akan lebih memilih viewfinder dengan kualitas baik dan mampu memberikan gambaran tepat seperti apa yang akan tercetak. karena ada perbedaan sudut pandang jendela pembidik (viewfinder)) dengan lensa. sehingga berdasar pengukur cahaya (lightmeter atau fotometer).

tele(jarak jauh). to avoid damaging the latter. Saat fotografer memencet tombol kecepatan rana. DVD media. . Slide projectors were common in the 1950s to the 1970s as a form of entertainment. In-home photographic slides and slide projectors have largely been replaced by low cost paper prints. It has four main elements: • • electric incandescent light bulb or other light source (usually fan-cooled) reflector and "condensing" lens to direct the light to the slide. cahaya yang masuk ke dalam kamera dibelokkan ke mata fotografer sehingga fotografer mendapatkan bayangan yang identik dengan yang akan terbentuk.Kamera SLR (Single Lens Reflect) Pada kamera SLR. lensa kamera SLR dapat diganti ganti sesuai kehendak. This form of projection also avoids the audience interrupting the light stream by casting their shadow on the projection or by bumping into the projector. A flat piece of heat-absorbing glass is often placed in the light path between the condensing lens and the slide. video display monitors and video projectors. cahaya akan dibelokkan kembali ke medium (atau film).tersedia pula lensa zoom dengan panjang lensa bervariasi 4. digital cameras. often used for continuous automatic display for close viewing. atau hobby. the image may be projected onto a translucent "rear projection" screen. Light passes through the transparent slide and lens. and the resulting image is enlarged and projected onto a perpendicular flat screen so the audience can view its reflection. Alternatively.dan lensa normal(standard 50 mm).sangat disukai para ahli foto. Slide Proyektor A slide projector is an opto-mechanical device to view photographic slides. family members and friends would gather to view slideshows.mulai dari lensa wide(sudut lebar). This glass transmits visible wavelengths but absorbs infrared. dudukan lensa pada body kamera berbeda benda tergantung merek kamera. • • holder for the slide and focusing lens.

para ilmuwan juga dapat mengembangkan teori mengenai bagaimana semesta kita dulu terbentuk. Untuk mengembangkan penelitiannya. kemudian muncul permasalahan: bagaimana caranya membangun teleskop bulan dengan relatif mudah dan murah? Cermin cair . Teleskop bulan. adalah dengan membangun teleskop di luar angkasa. maka ketajaman gambar yang diperoleh menjadi jauh lebih baik daripada teleskop yang dipasang di permukaan bumi. Karena teleskop jenis ini menangkap cahaya langsung tanpa terhambur oleh lapisan atmosfer manapun. walaupun sangat kecil ukurannya. Salah satu teleskop terkenal yang memakai metode ini adalah teleskop Hubble. Several manufacturers have stopped production of slide projectors. demikian teleskop jenis ini biasa disebut. Jangan dikira ini kisah dalam dongeng belaka. indahnya gemerlap bintang di langit sudah menarik perhatian manusia. akan memiliki keunggulan yang sama seperti teleskop luar angkasa. Membangun Teleskop di Bulan dengan Cermin Cair Ilmuwan membangun teleskop di bulan dalam bentuk cermin cair. Akan tetapi. Namun ternyata cantiknya kelap-kelip dari bintang-bintang tersebut justru menjadi sumber hambatan untuk bisa melakukan penyelidikan dengan akurat. Lebih dari itu. Mengapa demikian? Teleskop bulan Ternyata variasi cahaya bintang yang terlihat bagaikan meredup dan menguat bergantian itu adalah ulah dari atmosfer yang menyelimuti bumi. jumlahnya cukup banyak untuk dapat menghamburkan cahaya yang berjalan dari bintang ke permukaan bumi. karena perilaku cahaya yang diamati lewat teleskop tidaklah lagi sama seperti perilaku asli cahaya yang dihasilkan oleh bintang. Pola pergerakan partikel-partikel itu akhirnya mengganggu pengamatan bintang oleh para peneliti. Seiring semakin majunya peradaban. dengan mengamati bintang-bintang. sebab hal itu sungguh mungkin terjadi dalam ilmu fisika. misalnya sebagai acuan navigasi. karena atmosfer di permukaan bulan dapat diabaikan. manusia tidak lagi hanya melihat bintang-bintang sebagai sarana rekreasi. Partikel-partikel yang terkandung di dalam lapisan atmosfer. Salah satunya. para ilmuwan juga perlu untuk membangun teleskop yang berbasis di permukaan bulan. Sejak dulu.[citation needed].It is also increasingly difficult in some countries to locate photo processors who will process slide film. Beberapa solusi telah ditawarkan untuk mengatasi ulah atmosfer tersebut. melainkan juga untuk tujuan praktis.

bangsa Cina menggunakan dua kawat yang diberi pemberat serta dicantolkan ke telinga mereka atau lensanya diikatkan ke topi atau menggunakan kait yang dicantolkan ke pelipis mereka. tapi juga gampang untuk diproduksi. maka lapisan logam yang super-tipis dapat ditempelkan di atasnya. Karenanya. ke bulan. Setelah itu. Pemecahannya adalah dengan memakai cermin yang terbuat dari cairan. anda ‘hanya’ perlu menuangkan cairan tersebut ke dalam wadahnya. Selain itu. Biasanya kacamata itu terbuat dari lensa yang berbentuk oval sangat besar dan terbuat dari kristal batu serta bingkai dari tempurung kura-kura. Setelah cairan ionik ini ditempatkan dalam wadahnya. Supaya dapat memegang kacanya. Jika sebuah cairan diletakkan dalam sebuah wadah. sebuah teleskop perlu memiliki diameter yang sangat lebar. kacamata hanya digunakan sebagai jimat keberuntungan atau alat untuk membuat mereka terlihat lebih keren dan berwibawa sehingga kadang mereka hanya mengenakan bingkai kacamatanya saja tanpa lensa. Sementara itu. semakin lebar sebuah lensa. sebuah lensa. maka cermin jenis ini masih perlu diimbuhi permukaan logam di permukaannya. Cairan pada umumnya memiliki massa jenis yang lebih rendah daripada gelas. Lantas. Tentu bukan main sulitnya. orang Eropa menggunakan kacamata untuk membantu penglihatan mereka. maka cermin untuk teleskop bulan tidak saja mudah untuk dibawa. sebuah teleskop bulan yang baik memerlukan cermin. untuk menggantikan lensa sebagai komponen utamanya. Kacamata Penemuan Kacamata Bangsa Cina mungkin yang pertama kali menggunakan kacamata seperti kacamata yang lazim digunakan sekarang ini. yang bekerja dengan prinsip memantulkan lintasan cahaya. sementara gaya inersia akan menjaga supaya permukaan cairan tidak berubah selama tidak ada gangguan terhadapnya. Dengan ide ini. atau cairan yang mengandung muatan-muatan listrik.Untuk bisa menangkap gambar bintang dengan amat baik. maka gaya gravitasi akan mempertahankan agar cairan tersebut tetap berada di dalam wadahnya. yang bekerja dengan prinsip membelokkan lintasan cahaya. bagaimana caranya membuat dan membawa sebuah cermin dengan diameter yang ekstra besar. . maka semakin besar kemungkinan bahwa kecacatan itu dihasilkan saat pembuatannya. Lebih dari itu. Masalah ini pun bisa diatasi jika jenis cairan yang dipakai adalah ‘cairan ionik’. [2] Perkembangan Kacamata mulai dikenal di Eropa pada abad ke 13. katakanlah sekitar 100 meter (=sepanjang lapangan sepakbola). Namun berbeda dengan bangsa Cina. Untuk meningkatkan kualitas pemantulan cahaya dari sebuah ‘cermin cair’. cairan dapat berubah bentuk dengan mudahnya. Bagi bangsa Cina waktu itu. sehingga akan lebih mudah untuk membawanya ke permukaan bulan. ternyata selalu memiliki kecacatan di bagian pinggirnya. Kacamata yang dikenakan masih menyerupai dengan kacamata bangsa Cina yakni terbuat dari kristal batu atau batu transparan.

Lalu. orang menggunakan kacamata per. berhasil menemukan kacamata bifokal yaitu kacamata yang dapat dipergunakan untuk melihat baik untuk jarak jauh maupun jarak dekat. gagangnya pun dihilangkan dan digantikan dengan pita atau tali agar bias diikatkan ke kepala. [4] Jenis Kacamata . yakni kacamata yang dijepit dengan alat sejenis peniti ke atas hidung. [2] Penyempurnaan Kacamata Pada tahun 1784. lama kelamaan. Lensa ini ada dibentuk dan diasah menjadi batu bulat yang dapat digunakan untuk membaca sehingga terkenal dengan istilah batu membaca. Untuk beberapa waktu. munculah ide untuk menggunakan kawat bengkok yang dikeraskan supaya menjadi gagang di telinga. seorang ilmuwan Amerika. Walau tidak diketahui secara pasti. Benjamin Franklin. Pada akhir abad ke tiga belas. Setelah itu barulah digunakan lensa kaca ganda yang diberikan gagang supaya bias dicantolkan ke telinga.Kacamata Abad 16 di Jerman Kacamata pertama yang dipergunakan oleh orang Eropa hanyalah kaca pembesar yang dipegang dengan satu tangan. Lensa yang digunakan untuk mengoreksi penglihatan konon digunakan oleh Abbas Ibn Firnas [3] pada abad ke sembilan. Penelitiannya menunjukan bahwa kacamata ditemukan 1000 tahun lalu di Cina dan tersebar ke seluruh dunia pada zaman kedatangan Marco Polo pada tahun 1270. Hal ini berdasarkan hasil penelitian ilmuan dan sejarawan Inggris yang bernama Sir Joseph Needham. Hal ini juga disebutkan oleh Marco Polo dalam bukunya tersebut. Abbas Ibn Firnas menemukan cara untuk memproduksi lensa yang amat jernih. Akhirnya. namun orang percaya bahwa tukang kaca lah yang menjadi penggagas hal ini. akhirnya ditemukan bahwa penggunaan kaca sebagai lensa jauh lebih baik daripada menggunakan batu transparan.

suku Inuit juga menggunakan kacamata salju untuk melindungi mata mereka. Kacamata Baca Kacamata baca adalah kacamata yang digunakan untuk membantu mata mencapai penglihatan normalnya ketika membaca. walaupun kacamata jenis ini tidak dapat mengkoreksi kelainan yang dialami oleh mata. Kacamata hitam juga seringkali digunakan oleh para tuna netra untuk alasan estetika supaya orang tidak bisa melihat mata mereka. Tujuan pembuatan kacamata ini adalah untuk melindungi mata dari cahaya silau hingga cahaya ultraviolet (UV). juga sering digunakan untuk alasan gaya.Kacamata Hitam Kacamata Hitam Kacamata hitam adalah kacamata yang mempunyai lensa yang gelap (biasanya berwarna hitam). Kacamata ini memiliki satu lensa yang berwarna merah dan satu lensa yang berwarna biru atau cyan. Kacamata hitam digunakan selain untuk melindungi mata dari cahaya. Mirip dengan kacamata hitam. Contoh kelainan mata yang dapat diperbaiki dengan kacamata baca adalah . Kacamata hitam ini pertama kali digunakan pada abad 12 atau mungkin lebih awal di Cina. Kacamata jenis ini menjadi kebutuhan bagi para penderita cacat mata. [4] Kacamata 3D Kacamata 3D Kacamata 3D merupakan kacamata yang digunakan untuk menonton film tiga dimensi di mana kacamata 3D ini merupakan alat bantu vital untuk mendapatkan sensasi tiga dimensi.

Kelainan jenis ini membuat si penderita tidak mampu melihat dengan jelas benda-benda yang berada di jarak jauh maupun benda yang berada pada jarak dekat. Akibatnya cahaya pun tidak tepat jatuh pada retina melainkan jatuh di depan retina. Ini adalah sebuah kelainan mata di mana mata tidak mampu melihat benda-benda yang jauh . namun dapat melihat benda yang dekat akibat kelainan lensa mata orang tersebut yang telah kehilangan gaya elastisitasnya. maka akan mengirimkan cahaya yang tidak rata pula pada retina mata. adalah sebuah gangguan pada mata yang membuat si penderita tidak mampu membedakan garis lurus. Presbiopi atau sering juga disebut rabun tua karena biasanya kelainan mata ini dialami oleh orang-orang yang sudah berusia di atas 40 tahun. tetapi juga sebagai aksesoris Kacamata Kini Sekarang ini. kacamata lazim sekali menggunakan lensa plastik. Nancy Reagan dengan kacamata oversizenya. Kelainan mata ini bisa diatasi dengan bantuan kacamata berlensa konkaf atau juga lazim dikenal dengan kacamata minus. Kacamata bukan hanya sebagai alat bantu penglihatan. namun dapat melihat benda yang jauh akibat lensa mata orang tersebut kehilangan elastisitasnya sehingga cahaya tidak jatuh tepat pada retina melainkan jatuh di belakang retina. diharuskan mengenakan kacamata bifokal.Miopi atau lazim disebut pula rabun jauh. Untuk mengatasi masalah ini. Gangguan mata ini disebabkan karena adanya permukaan yang tidak rata pada bagian mata sehingga ketika cahaya dipantulkan melalui permukaan yang tidak rata tersebut. Untuk mengatasi kelainan mata ini. Ini adalah sebuah kelainan mata di mana mata tidak mampu melihat benda yang dekat. Astigmatisma atau akrab pula disebut dengan istilah silinder. Hal ini disebabkan pertimbangan untuk melindungi mata si pengguna karena lensa plastik tidak mudah . Kelainan mata ini bisa diatasi dengan bantuan lensa konveks atau sering juga disebut kacamata plus. Kacamata Baca Hipermetropi atau lazim pula disebut rabun dekat. dapat menggunakan lensa silinder.

Keberadaan lensa kontak untuk membantu penglihatan serta operasi lasik pun mulai menjadi alternatif bagi pengguna kacamata. Walaupun praktis dan mudah digunakan. atau melakukan perpindahan dari tempat yang bersuhu cukup drastis misalnya dari tempat yang dingin sekali ke tempat yang lebih hangat. dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih. Dengan lampunya yang amat terang dan sistem optiknya yang efisien. melewati sebuah transparan ukuran 20 x 25 cm yang ditempatkan di atas landasan tersebut. Sebuah sistem pemantul cahaya dari cermin dan lensa. berenang. Alternatif Pengganti Kacamata Walaupun begitu. The US Army pada tahun 1945 adalah yang pertama menggunakannya dalam kuantitas untuk pelatihan sebagai Perang Dunia II luka bawah. yaitu lensa fresnel. Sebagai permintaan proyektor tumbuh. Sejarah Over Head Proyektor/ Over Head Transparansi yang pertama digunakan untuk identifikasi polisi bekerja. Penggunaan kacamata di zaman sekarang tidak lagi terbatas sebagai alat bantu penglihatan. lensa kacamata plastik pun diusahakan supaya tidak mengalami pecah berkeping-keping sehingga tidak membahayakan mata penggunanya. OHP (Overhead Projector) merupakan jenis perangkat keras yang sangat sederhana. Itu menggunakan plastik roll over a 9-inch memungkinkan karakteristik wajah tahap untuk menjadi menggelinding di panggung. yang di tempatkan di atas kotak landasan. terdiri atas sebuah kotak dengan bagian atasnya sebagai landasan yang luas untuk meletakkan transparansi. kacamata sudah menjadi salah satu aksesoris fashion yang turut berkembang pesat. Lensa Kontak. Produsen utama overhead projector dalam periode awal ini adalah perusahaan 3M. Mulai digunakan secara luas di sekolah-sekolah dan bisnis di akhir 1950-an dan awal 1960-an. kacamata sekarang ini mulai dirasa merepotkan. Buhl Industri didirikan pada tahun 1953. namun kacamata juga dirasakan menghambat manusia dalam berkegiatan seperti misalnya ketika berolahraga.pecah dibandingkan dengan lensa kaca. Pada tahun 1957. ketika berjalan di tengah hujan.Cahaya yang amat terang dari lampu proyektor amat kuat menyorot dari dalam kotak kemudian dibiaskan oleh sebuah lensa khusus. Saat ini. Selain itu. [5] Tidak jarang pula kacamata menjadi gaya khusus bagi seseorang. menghasilkan berkas cahaya berbelok 90 derajat. Amerika Serikat pertama untuk . menghasilkan banyak sekali cahaya sehingga memungkinkan untuk dipergunakan di ruangan biasa tanpa penggelapan. ketika makan-makan panas yang menyebabkan lensa kacamata berembun. dan menjadi kontributor terkemuka AS selama beberapa penyempurnaan optik untuk proyektor overhead dan lensa proyeksi.

dengan hasil gambar atau tulisan yang cukup besar. Yang dimaksud dengan gambar mati (still picture) adalah berupa gambar. sehingga informasi berupa tulisan. Pada akhir 1980-an model warna menjadi tersedia. Pengertian OHP (Overhead Proyektor) Dalam kelompok peralatan proyeksi. karena peralatan ini hanya menggunakan sitem lensa (optic) dan elektrik (kipas pendingin dan lampu proyektor). Overhead Proyektor/ Overhead Transparansi (OHP/OHT) Slide/ film bingkai Film strip Epidiascope Komputer Over Head Proyektor/Over Head Transparansi (OHP/OHT) Pada dasarnya digunakan untuk memproyeksikan transparansi ke arah layar yang jaraknya relative pendek. Over Head Proyektor/Over Head Transparansi (OHP/ OHT) adalah peralatan yang paling sederhana. Yang pertama adalah panel LCD monokrom-only. mampu “ribuan” warna (16-bit warna). gambar. agar gambar tersebut dapat dilihat dan disajikan dengan jelas oleh seluruh siswa di dalam kelas dengan jalan diproyeksikan ke suatu layar (screen) Jenis-jenis media gambar mati yang yang diproyeksikan adalah sebagai berikut: 1. mengakibatkan mengolesi dari gambar yang bergerak cepat.Pendidikan Federal Aid Program mendorong penjualan overhead proyektor yang tetap tinggi hingga akhir 1990-an dan ke abad 21. 3. Proyektor ini direncanakan dibuat untuk dan dapat digunakan oleh guru di depan kelas dengan penerangan yang normal. Over Head Proyektor/Over Head Transparansi (OHP/ OHT) berfungsi untuk memproyeksikan atau menyajikan transparansi. sehingga tetap terjadi komunikasi antra siswa dan guru. diagram. informasi yang disampaikan dapat diproyeksikan di layar. sering membelah dari output monitor normal. bagan akan menjadi lebih besar dan lebih jelas dilihat oleh siswa. penggunaan media ini menguntungkan karena indera penglihatan dan pendengaran akan sama-sama diaktifkn melaui sebuah media transparansi yang telah disiapkan. dan dapat menampilkan video output NTSC seperti dari Apple II komputer atau VCR. tapi itu diterima ketika tidak ada lagi yang tersedia. foto. Dengan menggunakan proyektor. 2. Sebuah panel kristal cair dipasang pada bingkai plastik diletakkan di atas proyektor overhead dan dihubungkan ke output video komputer. Yang menampilkan tidak pernah sangat cepat untuk menyegarkan atau memperbarui. 5. baik berwarna maupun tidak berwarna. Tipe-tipe OHP • Overhead Projector Model 5088 (portable) . overhead projector sering digunakan sebagai bagian dari kelas layar komputer/sistem proyeksi. ilustrasi. untuk warna Macintosh dan VGA PC. Sebuah kipas pendingin dalam bingkai panel LCD akan meniup pendingin udara di LCD untuk mencegah overheating yang akan kabut gambar. Pada awal 1980-an 1990-an. 4. table.

Tegangan listrik yang diperlukan 220 Volt/ 50Hz. Berat keseluruhan 13. pada ruangan tersebut ada kipas angin. penggantian lampu mudah dan cepat. dengan focal length 355 mm (14. Terangnya cahaya sekitar 2300 lumens. Triplet optical projection head 317 mm. Focal length 355 mm (14. Ukuran badan 380 x 405 x 240 mm. Kipas angin sebagai alat pendinginan dilengkapi dengan thermostat otomatis. • Overhead Projector Model 6202 (portable) Alat ini membuthkan tegangan listrik 220 Volt.3 kg. Sistem penyinaran dan pendinginan tidak lansung dari lampu ke atas transparansi film.5 sampai 4. tinggi dengan head lens 45. ukuran 355 x 400 x 200 mm dengan tambahan dipasang roll attachment. ON-OFF switch mudah dijangkau. Penyinaran menggunakan sistem articulate head optic yang menghasilkan cahaya terang dan rata. juga dapat ditambah dengan memasang roll attachment. Berbagai macam overhead .07 kg. Pengaturan cahaya dapat memproyeksikan transparansi film dari 0 derajat sampai 30 derajat dengan jarak antara 1. Penggantian lampu mudah dilakukan serta kontak ON-OFF juga mudah dijangkau. Projection stage 254 x 254 mm (10” x 10”) dengan sistem pengamanan ganda thermostat otomatis untuk kipas angin dan jika pintu tempat penggantian lampu dibuka. ON-OF switch tidak diperlukan.5 m.Alat ini tidak bersuara. Panjang kabel 3. Panas ruangan dinetralisasi oleh adanya kipas angin.5 m.4 kg.9 kg. dengan focal length 366 mm. dengan daya yang dibutuhkan sekitar 360 Watt.05 m. panjang kabel 5 m ada tempat penyimpanan khusus. • Overhead Projector Model 213 (semi portable) Alat ini tidak bersuara. dan dilengkapi pula dengan switch pengaman lampu sewaktu penggantian lampu. terang 2100 lumens.Projection stage 254 x 254 mm (10” x 10”). dengan berat 10.7 cm. sebab lampu lansung terhubung dengan udara luar. tapi membutuhkan tegangan listrik antara 110/220 Volt dengan daya 480 Watt/ 50 Hz. panjang kabel 5 m. projection stage 285 x 285 mm. daya 200 Watt.2”). dengan tempat penyimpanan secara khusus. Single optical menghasilkan cahaya yang terang ratarata sekitar 1800 lumens dan dapat memproyeksikan kurang dari 10 derajat sampai lebih dari 35 derajat • Overhead Projector Model 213 (large body) Alat ini hampir tidak bersuara (suara kipas sangat halus). projection stage 267 x 267 mm dengan sistem pengaman ganda. dengan panjang kabel 4. Ada pengatur cahaya yang dapat memproyeksikan transparansi film 0 derajat sampai 25 derajat. Sistem pendinginan lampu tidak lansung ke alas transparansi. 50 Hz. Alas untuk transparansi terdiri atas lensa plastik yang biasa disebut fresnellens 3 mm yang dilapisi dua kaca yang kuat serta mudah dibersihkan dan tidak menyilaukan. Sistem pendinginan tidak diperlukan sebab lampu lansung berhubungan dengan udara luar dan pemakaian daya kecil. Standard doublet optic yang menghasilkan cahaya terang dan rata. berat 13. proyeksi amat baik antara 1.5 m – 3.5 m. Berat keseluruhan 9. ruang panas dilokalisasi. 360 Watt. Ukuran 322 x 343 x 38 mm. otomatis arus listrik terputus.2”). Menggunakan aliran listrik sebesar 220 Volt. terang cahaya 2300 lumens dan rata.

meletakkan pointer dan sebagainya. • Penonjolan (Emphasis) Kadang diperlukan penonjolan tertentu hingga menjadi pusat perhatian. memperjelas . mudah ditangkap dan mudah dipahami. Tulisannya harus jelas dan mudah dibaca. atas mana pendidik dapat langsung menulis dengan menggunakan non-permanen. Desain yang mempunyai keseimbangan informal biasanya menganut pola asimetris atau diagonal. Kalimatnya sederhana dan bermakna. Keseimbangan informal memberikan kesan dinamis dan biasanya mempunyai daya penarik perhatian yang lebih kuat. • Keseimbangan (Balance) ada dua bentuk keseimbangan. Keseimbangan formal memberi kesan statis dan resmi untuk menata huruf pada caption atau titling. Merancang Media OHP Dalam merancang media. Penggunaan dalam pendidikan Overhead projector yang memudahkan mudah murah lingkungan interaktif bagi para pendidik. Sinar dari overhead projector akan diterima oleh layar atau yang disebut layar portable matte white dan akan tampak jelas bahan-bahan yang ditulis dalam transparansi. . Konsep materinya (isi pesan) harus mudah ditangkap dan dipahami. Suatu desain dikatakan mempunyai keseimbangan formal bila dapat dibayangkan adanya garis yang membagi bentuk visual secara simetris. Huruf yang dipakai biasanya huruf yang sederhana dan jelas. bukan huruf artistik yang dapat membingungkan. Jalinan hubungan bagian dapat dinyatakan dalam bentuk tanda-tanda penunjuk seperti panah dan tanda-tanda visual seperti garis. yaitu keseimbangan formal dan keseimbangan informal. menghilangkan informasi pada unsur atau bagian lain. karena transparansi dapat pra-dicetak dan digunakan berulang-ulang. Bahan pengajaran pra-dapat dicetak pada lembaran plastik. mewarnai. dan ruangan. Ini dapat dilakukan dengan berbagai cara misalnya dengan memperbesar.ini harus diproyeksikan setelah sinar menyala dari overhead projector. Dalam teknik penyajian hal ini juga dapat dilakukan dengan cara menutup bagian yang lain. • Kekompakan (Unity) Kekompakan mengandung makna ada jalinan yang harmonis antara bagian-bagian visual dalam kesatuan fungsinya secara keseluruhan. dicuci spidol warna. maka peta gambar maupun diagram harus sederhana dan dibatasi pada halhal yang penting saja. warna. maka hal-hal yang harus diperhatikan adalah: • Kesederhanaan (Simplicity) Untuk OHP. dan bukannya materi ditulis secara manual sebelum setiap kelas. Ini menghemat waktu. bentuk.

Fungsi OHP (Overhead Projector) Over Head Proyektor secara umum digunakan untuk: 1. Pengganti papan tulis dengan menggunakan pen khusus yang dituliskan pada lembar transparansi/ gulungan transparansi 2. Transparansi ditempatkan di atas lensa untuk ditampilkan. Tempat menunjukkan bayangan (silhoutte) suatu benda.R (Single Lens Reflect) Jenis-jenis Over head proyektor . Cermin memungkinkan baik presenter dan para penonton untuk melihat gambar pada saat yang sama. 7. Over Head Projector/ biasanya terdiri dari sebuah kotak besar berisi lampu yang sangat terang dan kipas untuk mendinginkannya.Overhead biasanya ditempatkan pada ketinggian yang nyaman untuk menulis pendidik dan memungkinkan pendidik untuk menghadapi kelas. Tempat menunjukkan model-model kecil baik dalam bentuk gerak atau diam. contoh: kecepatan membukanya rana pada alat photo/ tustel model S. Di atas kotak besar lensa Fresnel bahwa collimates cahaya. para penonton melihat ke depan di layar. Tempat memproyeksikan transparan yang telah disiapkan. Di atas kotak. Fitur pembesaran proyektor memungkinkan pendidik untuk menulis skrip kecil yang nyaman dalam posisi menulis alam daripada menulis dalam naskah yang terlalu besar di papan tulis dan harus terus memegang tangannya di udara untuk menulis di papan tulis. memfasilitasi komunikasi yang lebih baik antara siswa dan guru. Cahaya dari lampu bergerak melalui transparansi dan ke dalam cermin di mana ia bersinar maju ke sebuah layar untuk ditampilkan. 3. Untuk menunjukkan diagram aliran suatu sistem tertentu. 5. Tinggi cermin dapat disesuaikan. presenter memandang transparansi seolah-olah menulis. contoh: dengan filter khuus dapat ditunjukkan diagram suatu aliran. Untuk mendemonsrasikan suatu percobaan. 4. aturlah tombol pengatur fokus sehingga di dapat hasil gambar proyeksi yang jelas dan tajam. 6.L. Untuk memperlihatkan suatu sistem tertentu. Pengoperasian OHP (Over Head Proyektor) Pengoperasian Over Head Proyektor dilakukan dengan hal-hal sebagi berikut: • • • • • • Periksa Tegangan listrik dan sesuaikan tegangan pada peralatan hubungkan OHP dengan sumber listrik Tekan tobol ON/ OFF ke posisi ON Letakkan transparansi pada posisi yang benar Aturlah posisi lens head assembly dan posisi OHP itu sendiri untuk menghindarkan energi keystone effect. adalah cermin dan lensa yang memfokuskan dan meneruskan cahaya ke depan bukan ke atas. untuk kedua fokus gambar dan membuat gambar lebih besar atau lebih kecil tergantung pada seberapa dekat proyektor adalah layar. contoh: bagaimana cara magnet bekerja terhadap serbuk besi. biasanya di lengan panjang.

Kesan demikian sebagai efek bayangan iring. Seperti halnya jika ujung sebuah lidi yang dibakar dikibas-kibaskan dalam ruang gelap. Oleh karena itu untuk memperoleh bayangan tegak di layer. dengan memutar-mutar bagian ini kepala proyektor bergerak naik / turun untuk memperjelas gambar di layar. (5) Lensa proyektor. dan diperbesar. (2) Cermin cekung. berfungsi agar sinar jatuh ke slide merata ke seluruh permukaan. yaitu suatu bagian yang berisi lensa-lensa objektive dan kaca pemantul untuk mengarahkan sinar ke arah layar. berupa dua buah lensa cembung-datar yang disusun bertolak belakang. b) Slide proyektor Proyektor ini memproyeksikan slide (film) satu demi satu ke sebidang layer. walaupun banyak type dan merk OHP yang digunakan. c) Overhead proyektor (OHP) . namun bagian-bagian pokok OHP tersebut prinsipnya sama. Diaskop Diaskop adalah alat yang digunakan untuk memproyeksikan bayangan nyata dari sebuah gambar diapositif. berfungsi melindungi slide dari panas yang dihasilkan lampu proyektor. dan ringan dibawa) Bagian Pokok OHP (Overhead Projector) dan Cara Kinerjanya Saat ini. (1) Lampu proyektor merupakan bagian utama yang sangat kuat memancarkan cahaya. Tempat transparan benda yang akan diproyeksikan. berupa lensa cembung yang berfungsi sebagai pembalik. OHP Type Standart (Standart Lecture Head Type) 2. Pengontrol fokus. Proyektor yang termasuk jenis diaskop adalah : a) Proyektor film Digunakan untuk memproyeksikan gambar tembus pandang. akan tampak garis cahaya bukan titik cahaya. kemudian diputar 16 gambat tiap detik dengan kecepatan tinggi maka kesan yang ditangkap oleh mata adalah gambar hidup. dibawah ini akan dijelaskan bagian pokok OHP dan cara kinerjanya: • • • • • • • • • Kepala proyektor (proyektor head). terbalik. (3) Kondensor. (4) Filter.1. Jadi bayangan yang dihasilkan proyektor adalah nyata. Lensa frensell yaitu kondensor khusus yang berguna untuk memusatkan cahaya yang memancar dari lampu ke arah kepala proyeksi Scroll/ rol penggulung transparan. Pemantul Kipas pendingin Rumah badan/ badan proyektor Switch/ sakelar pengatur untuk menghidupkan atau mematikan lampu dan motor pada kipas. Gambar yang sati dengan yang lainnya merupakan gambar mati dan terputus-putus. slide harus dipasang terbalik. OHP Type Portable ( dapat dilihat. berfungsi mengumpulkan cahaya agar daya pancar sinar proyektor lebih kuat. yaitu gambar yang tembus cahaya. Film yang diproyeksikan ke layer berupa deretan gambar diapositif yang digulunng dalam roll film. Bagian slide proyektor adalah sebagai berikut.

. Gambar diapositifnya dapat berupa selembar plastic ukuran folio yang dgambari dengan tinta spidol.OHP adalah banyak digunakan untuk media pendidikan di sekolah atau rapat-rapat dikantor. Bagian OHP sama seperti slide proyektor yaitu dua buah cermin datar untuk memantulkan cahaya dan dua buah lensa cembung untuk lensa proyektor.