Pepsodent yang dulu juga membangun potisioning statement “Gigi Putih” saat ini telah berhasil melakukan “Repotisioning”

dengan “Perlindungan Gusi” dan “Perlindungan Gigi Berlubang”. Perubahan ini bukan semata kata-kata yang diubah, namun Produsen telah memikirkan perubahan kuantitatif target pasar dan segmen pasar yang dibidik, tentu ketika seseorang mencapai usia tua dengan gigi berlubang sangatlah tidak nyaman, sehingga Pepsodent menjadi jawaban.

Prinsip dasar dari Repositioning, untuk area Indonesia, sesuai pengamatan saya: Positioning bukan alat utama persaingan pemasaran, tetapi dimulai dari ketepatan pemilihan target pasar, sehingga positioning adalah usaha menguatkan persepsi. Ketepatan pemilihan target pasar tergantung ketepatan segmentasi pasar Positioning memiliki nilai timbal balik untuk merevisi targeting. Positioning yang tepat, dapat menimbulkan loyalitas pelanggan, rasa ingin tahu dan membeli, tambah yakin dan puas telah memakai produk tsb. Positioning tidak ada hubungan dengan strategi harga, tetapi dapat dikaitkan untuk Segmentasi pasar dan perluasan targeting

Positioning adalah suatu usaha melekatkan persepsi atas suatu produk pada sekelompok pasar atau segmen tertentu agar produk itu mampu dianggap lebih dan lebih dan lebih termasuk cocok dan cocok dan cocok dengan keinginan dan kebutuhan segment tersebut, semua dalam rangka membangun persepsi positif.

Sehingga pada segmen yang berbeda memerlukan strategi positioning yang berbeda, atau dengan memperluas+memperbaiki+menambah atas strategi positioning yang telah ada. Ketika Anda membutuhkan cara untuk meningkatkan penjualan, maka Anda tinggal mencari seorang ahli penjualan. Mudah sekali bukan? Tetapi, bagaimana bila Anda merasa sebagai seorang ahli namun tidak pernah sekalipun dicari?

Jawabnya satu, Anda membutuhkan positioning. Artinya, ketika bisnis sudah banyak dimasuki pemain dan ahli, maka Anda membutuhkan ciri khas dan diferensiasi yang jelas. Sehingga, Anda akan mudah dilihat oleh orang atau perusahaan yang membutuhkan.

seorang pakar personal branding. Nah. . Langka kedua.Sederhananya. Positioning membutuhkan sesuatu untuk diketahui. kalau sudah menjadi top of mind. Sekaligus. Keuntungan terbesarnya adalah top of mind. bangun rekam jejak yang tidak bisa dibantah. menjelaskan bahwa ada beberapa langkah yang perlu Anda lakukan agar bisa menjadi orang yang paling dibutuhkan. buatlah kinerja Anda sebaik mungkin dari waktu ke waktu. tentu saja penjualan Aqua menjadi sangat tinggi. positioning merupakan sebuah proses yang bertujuan untuk menunjukan siapa Anda. strategi dibutuhkan untuk mempromosikan personal branding Anda dan mengeksekusinya secara cepat dan tepat. kepercayaan tidak sebatas di sampaikan secara lisan. Langkah pertama. Dalam hal ini. Misalnya. diperlukan sebuah strategi dalam mendukung pencapaiannya. Karena. Jika positioning Anda jelas. maka ada banyak sekali keuntungan yang Anda dapatkan. Untuk setiap proses. O’Brien. Tetapi juga perlu dibuktikan secara nyata dan membutuhkan rentang waktu yang cukup lama. tertuang beberapa cara untuk menciptakan personal branding. Sesuatu itu adalah personal branding. Karena. Jadi. mempromosikan sebuah identitas tersebut dalam benak orang lain sampai Anda menjadi top of mind di benak mereka. identifikasi personal branding Anda. Yaitu. Caranya. Pada tulisan saya sebelumnya. Hal ini jelas akan membuat Anda semakin dipercaya. Timothy P. maka berdasarkan riset top of mind-nya adalah Aqua. buat strategi. Langkah ketiga. tingkatan tertinggi seseorang ketika mengingat sesuatu hal. pertama kali yang perlu dilakukan adalah menciptakannya. ketika orang ditanya tentang air mineral. yang akan dicari dan dibeli pertama kali adalah Aqua.

Juga. tetapi juga dari luar Indonesia. Ketika Anda telah melakukan berbagai langkah penting di awal. Tidak seperti ketika menjadi pembicara di depan umum. posisi Anda mudah dan cepat terekam di pikiran orang. maka yang perlu Anda lakukan kemudian adalah membangun relationship. Langkah keenam. Cara ini jelas menarik perhatian banyak orang. bukan orang yang memiliki kemampuan setengahsetengah. yang dicari orang adalah seorang ahli. Menulis dan berbicara di tempat umum merupakan cara tercepat untuk memosisikan diri Anda sebagai orang ahli dan dibutuhkan banyak orang. dibutuhkan sebuah keunikan dan diferensiasi. Namun perlu diingat. Cara yang dilakukan Tung Desem Waringin ini. Sehingga. relatif jauh lebih murah untuk menciptakan buzz dibandingkan dengan beriklan di stasiun televisi yang membutuhkan biaya hingga miliaran rupiah. Anda perlu ingat. bangun relationship. kalau dihitung-hitung. relationship yang Anda bangun harus mampu membuat orang lain memahami personal branding Anda. pastikan Anda memilih topik yang memiliki diferensiasi yang jelas. Tetapi.Langkah keempat. Anda juga perlu membuat berbagai tulisan secara teratur yang dipublikasikan. Bahkan liputannya tidak hanya dilakukan oleh stasiun televisi dari Indonesia. maka kredibilitas Anda tidak diragukan lagi. Buzz ini berarti desas-desus yang mampu menarik perhatian orang dan akhirnya menjadi tersebar kemana-mana. Langkah kelima. Misalnya saja yang baru-baru ini dilakukan Tung Desem Waringin dengan strateginya menyebar uang 100 juta rupiah dari atas pesawat. Telah dipahami bahwa ketika Anda diundang untuk berbicara di depan umum (misal: seminar). Untuk menciptakan buzz. lebih efektif. posisikan diri Anda sebagai seorang ahli. Karena . ciptakan buzz. pesan yang Anda buat melalui tulisan dapat memberikan efek yang lebih lama di benak orang.

periklanan ditangani oleh seseorang dalam departemen pemasaran yang bekerja dengan agen periklanan. Berbeda dengan iklan yang jumlahnya sangat banyak sehingga menyulitkan orang untuk melihat sisi menarik dari masingmasingnya. barang atau jasa. yang dibayar oleh satu sponsor/pihak tertentu.cara ini baru pertama kali dilakukan. sedangkan di perusahaan yang besar ada departemen periklanan tersendiri dimana manajer departemen periklanan tersebut bertanggung jawab pada direktur marketing. Money (uang) yaitu besarnya pengeluaran untuk periklanan. Message (pesan) yaitu pesan apa yang akan disampaikan. kemudian baru membuat 5 keputusan utama dalam program periklanan dinamakan 5 M : Mission (misi) yaitu tujuan dari periklanan. Dalam perusahaan yang kecil. Measurement (pengukuran) yaitu bagaimana seharusnya hasil periklanan itu dievaluasi. Media (media) yaitu media apa yang seharusnya digunakan. . Pengembangan program periklanan diawali dengan mengidentifikasikan target pasar dan motif pembeli. Fakultas: Ekonomi Mata Kuliah: Manajemen Pemasaran Subbahasan: Merancang Program Periklanan yang Efektif Periklanan (advertising) adalah semua bentuk penyajian dan promosi non-personal tentang gagasan.

dan sebagainya. Beberapa periklanan persuasif telah bergeser ke arah periklanan perbandingan (comparison adverting) yang bermaksud membangun superioritas satu brand melalui perbandingan spesifik dengan satu atau lebih brand lainnya dalam kelas produk yang sama. merupakan sebagian besar yang digunakan dalam periklanan. Tujuan periklanan dapat dikasifikasikan berdasarkan maksudnya. Membujuk pembeli untuk membeli sekarang. Menginformasikan pasar tentang perubahan harga. Periklanan yang mengingatkan (reminder advertising) dimaksudkan untuk mengingatkan orang dengan satu produk yang sudah mature. Periklanan persuasif (persuasive advertising) dimaksudkan untuk membangun "permintaan selektif" untuk satu brand tertentu. Satu bentuk periklanan yang berhubungan dengan ini adalah periklanan penguatan . Menyarankan penggunaan baru dari satu produk. yaitu: Periklanan informatif (informative advertising) dimaksudkan sebagai tahap pelopor dari kategori produk untuk membangun permintaan awal. Contoh periklanan persuasif: Membangun brand preference atau mendorong untuk pindah ke brand kita.Penetapan Tujuan Periklanan Tujuan periklanan harus berasal dari target pasar. market positioning dan bauran pemasaran. Mengubah persepsi pembeli tentang atribut dari produk. Periklanan informatif yang mungkin: Memberitahu pasar tentang satu produk baru dan membangun citra (image) perusahaan.

Frekuensi Periklanan : banyaknya pengulangan yang diperlukan untuk menyampaikan pesan brand. sebagai persentase dari penjualan. Mengingatkan pembeli tentang tempat membeli produk tersebut. Persaingan dan Pengelompokkan : dalam pasar yang banyak pesaingnya dan pengeluaran iklannya tinggi memerlukan anggaran yang lebih tinggi dibanding yang kurang pesaing dan kurang beriklan. Memelihara ingatan tentang produk tersebut selama musim lesu penjualan. . Memutuskan Anggaran Periklanan Empat metode yang biasa digunakan dalam penetapan anggaran periklanan telah dibahas sebelumnya. Pangsa Pasar dan Basis Konsumen : brand yang pangsa pasarnya tinggi memerlukan anggaran. Ada 6 faktor yang harus dipertimbangkan dalam menyusun anggaran periklanan: Tahap dalam Siklus Hidup Produk : produk baru biasanya memerlukan anggaran yang lebih besar ketimbang produk yang sudah dikenal brand-nya. dan yang paling disukai adalah metode tujuan dan tugas (objective-and-task method) karena mensyaratkan pengiklan untuk mendefinisikan tujuan spesifik dari periklanan dan memperkirakan biaya untuk aktivitas-aktivitas yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut. Contoh periklanan yang mengingatkan: Mengingatkan pembeli bahwa satu produk akan diperlukan di masa mendatang. yang lebih rendah dibanding yang pangsa pasarnya rendah.(reinforcement advertising) yang menjamin pembelian yang sekarang pembeli lakukan adalah pilihan yang tepat.

Ada 2 cara untuk mendaptkan pertimbangan beriklan : Dengan cara induksi. dealer. yaitu menggunakan kerangka kerja untuk mendapatkan pesan periklanan. tetapi lebih mementingkan informasi yang bisa didapatkan. evaluasi dan pemilihan pesan (message evaluation and selection). ideologi politik dan pelatihan dan filosofi bisnis. Tse. Pengiklan melalui 3 tahap untuk mengembangkan strategi yang kreatif. Menetapkan Pesan Periklanan Faktor kreativitas dalam beriklan lebih penting daripada biaya untuk beriklan. yaitu berdiskusi dengan konsumen (sumber utama gagasan). Evaluasi dan Pemilihan Pesan Iklan yang baik biasanya berfokus pada satu dalil utama penjualan. keekslusifan (sesuatu yang berbeda yang tidak dapat ditemukan dalam brand yang lain) dan dapat dipercaya. dan pelaksanaan pesan (message execution). Belk dan Zhou menemukan bahwa pesan iklan di Asia berbeda berdasarkan tingkat perkembangan ekonomi. Twedt menyarankan bahwa pesan harus disusun atas kemampuan diinginkan (sesuatu yang menarik dari produk). yaitu penerus pesan (message generation). ahli. Pelaksanaan Pesan . yaitu menyatakan keuntungan utama yang ditawarkan brand. dan pesaing. Penerus Pesan Secara prinsip pesan produk seharusnya diputuskan sebagai bagian dari pengembangkan konsep produk. Dengan cara deduksi.Kemampuan Substitusi Produk : semakin banyak substitusi suatu produk makin besar anggarannya. Karakteristik-karakteristik Pasar : pada beberapa masyarakat tidak terlalu mementingkan berapa banyak atau frekuensi dari iklan.

rokok. Contoh : iklan Cathay Pacific. Gaya hidup : menekankan bahwa produk itu cocok dengan satu gaya hidup. seperti kecantikan.000 produk itu. yaitu rational positioning (menggambarkan kegunaan rasional dari poduk dan emotional positioning (menggambarkan hal yang baik menurut perasaan tentang suatu produk). Semua pesan dapat disajikan dalam gaya pelaksanaan yang berbeda: Sepotong kehidupan : menggambarkan satu atau lebih orang yang menggunakan produk tersebut dalam kehidupan normal. cinta atau ketentraman. dukungan dan nada dari iklan yang diinginkan. . Ronald McDonald. Simbol kepribadian : menggunakan satu karakter (bisa animasi atau riil) yang melambangkan produk tersebut.. Fantasi : membuat satu khayalan sekitar produk atau kegunaannya. Pengiklan juga menyiapkan pernyataan copy strategy yang menggambarkan tujuan. Contoh : iklan 3 generasi dari Pepsodent. Contoh : iklan Hitachi menyebutkan perusahaan membuat 20. Mood atau citra : membangun mood atau citra sekitar produk itu. Keahlian teknikal : menggambarkan keahlian dan pengalaman perusahaan dalam membuat produk tersebut. seperti detergent. Musikal : menggunakan latar belakang musik atau menggambarkan satu atau lebih orang atau karakter kartun menyajikan sebuah lagu yang melibatkan produk tersebut. Pelaksanaan pesan sangat menentukan dalam produk yang sangat mirip. Contoh : Marlboro Man. dan kopi. Ada 2 maksud pesan. Contoh : dengan Visa Card kita dapat berkeliling dunia tanpa membawa uang banyak. isi. Contoh : iklan rokok yang menggambarkan pria tampan yang perkasa.Pengaruh pesan bergantung tidak hanya pada apa yang dikatakannya. tetapi juga bagaimana mengatakan pesan tersebut.

Contoh : iklan Pocari menyebutkan menjaga keseimbangan cairan tubuh. hal-hal yang paling penting dalam beriklan menurut urutannya adalah : gambar.Bukti ilmiah : mrnggambarkan survey atau bukti ilmiah bahwa brand yang diiklankan lebih baik daripada lainnya. seperti ukuran. menetapkan waktu beriklan dalam media dan menetapkan alokasi media berdasarkan geografi. warna dan ilustrasi juga penting agar penikmat iklan bisa membedakan iklan tersebut dari iklan lainnya. Ada 6 tipe dasar dari headline: berita (news) keingintahuan (curiosity) naratif (narrative) perintah (command) 1-2-3 jalan (1-2-3 ways) bagaimana-apa-mengapa (how-what-why) Elemen-elemen susunan iklan. Frekuensi (Frequency) dan Pengaruh (Impact) Jangkauan adalah banyaknya orang atau rumah tangga yang berbeda yang diekspos melalui jadwal media tertentu paling sedikit sekali dalam satu periode waktu tertentu. Bukti kesaksian : menggambarkan sumber yang ahli. Kreativitas diperlukan untuk judul (headline). frekuensi dan pengaruh. yaitu : menetapkan jangkauan. memilih wahana media yang spesifik. terpandang dan dapat dipercaya yang mengakui keunggulan produk tersebut. headline dan isi/tulisan iklan. Frekuensi adalah berapa kali dalam satu periode waktu tertentu . Menetapkan Jangkauan (Reach). Menurut penelitian. Menetapkan Media Ada lima langkah yang dilakukan dalam memilih media. memilih diantara tipe-tipe media utama.

Jangkauan lebih dipentingkan jika meluncurkan produk baru. Eksposure ketiga untuk meyakinkan audience bahwa keputusannya tepat kalau membeli produk itu. Jika pengiklan ingin meningkatkan frekuensi maka jangkauan otomatis berkurang. dan jika pengiklan ingin meningkatkan pengaruh (artinya menggunakan wahana media yang lebih bergengsi dimana lebih mahal biayanya) maka jangkauan akan berkurang (jangkauan bisa tetap kalau frekuensi dikurangi). Dalam anggaran yang sudah ditetapkan. Ada trade-off antara jangkauan. Krugman menyatakan bahwa tiga kali eksposure dari iklan sudah cukup: Eksposure pertama adalah untuk memberitahu pemirsa ada produk baru yang diluncurkan. frekuensi dan pengaruh. Memilih diantara Tipe-tipe Media Utama Ada enam media utama dalam beriklan: Surat Kabar Televisi DirectMail Radio Majalah Luar ruang . frekuensi dan pengaruh yang paling efektif. Frekuensi lebih penting kalau ada pesaing yang kuat.orang atau rumah tangga rata-rata menerima pesan dalam iklan. rumitnya cerita iklan. kekakuan konsumen atau siklus pembelian yang sering. Pengaruh adalah nilai kualitatif dari satu ekspos iklan melalui satu media yang telah ditetapkan. brand yang terkenal atau brand yang tidak sering dibeli. pengiklan harus menetapkan kombinasi jangkauan. Eksposure kedua untuk memberitahu audience apa pesan yang terlewat pada eksposure yang pertama dan lebih mendorong konsumen untuk mengetahui segala sesuatu tentang produk tersebut.

pengiklan harus mempertimbangkan beberapa variabel dibawah ini. Memilih Wahana Media yang Spesifik Misalkan pengiklan menetapkan anggaran iklan 20 juta rupiah untuk media surat kabar. Pengiklan harus dapat memutuskan anggaran ke kombinasi media-media yang dipilih. . berurut menurut tingkat kepentingannya: Kebiasaan sasaran audience dari media yang dipilih. 2 juta untuk majalah wanita dan 1 juta untuk surat kabar. Pengiklan dapat mengalokasikan 20 juta rupiah itu misalnya untuk wahana media KOMPAS Rp. Misalnya anggaran iklan adalah 6 juta dolar. Disesuaikan dengan pesan yang ingin disampaikan. Ukuran audience punya beberapa ukuran yang mungkin: Sirkulasi : banyaknya media yang diterbitkan yang memuat iklan tersebut. Pengiklan tergantung kepada pengukuran jasa media yang menyediakan perkiraan ukuran audience. untuk REPUBLIKA Rp. Disesuaikan dengan anggaran (mempertimbangkan biaya dari masing-masing media). 12 juta. 5 juta. 3 juta. 3 juta dialokasikan untuk televisi.Dalam memilih media yang disebutkan diatas. komposisi dan biaya media. Disesuaikan dengan jenis produk. untuk SUARA PEMBARUAN Rp. Audience : banyaknya orang yang diekspos oleh wahana media.

sedangkan pembaca KOMPAS diperkirakan 20 juta orang. 10 juta. maka biaya iklan per seribu orang di KOMPAS adalah Rp. . Nilai eksposure harus disesuaikan dengan kualitas editorial (gengsi dan tingkat kepercayaan) yang mungkin dimiliki suatu media dibanding yang lainnya. Nilai eksposure harus disesuaikan dengan kebijakan penempatan wahana media dan jasa pelayanan tambahan. sedikit beriklab pada periode penjualan rendah. Audience efektif yang diekspos oleh iklan : banyaknya orang dengan karakteristik sasaran yang benar-benar melihat iklan tersebut. Misalnya jika iklan satu halaman penuh di KOMPAS berbiaya Rp. Menetapkan Waktu Beriklan dalam Media Masalah Penjadwalan Makro Perusahaan punya tiga pilihan dalam waktu beriklan: Mengikuti pola penjualan. 500. Beberapa penyesuaian harus dilakukan pada pengukuran awal ini: Ukuran harus disesuaikan dengan kualitas audience. banyak beriklan pada periode penjualan tinggi. Nilai eksposure harus disesuaikan dengan kemungkinan perhatian audience. Kriteria biaya per seribu Beberapa pengiklan menghitung biaya per seribu orang yang dijangkau oleh satu wahan.Audience yang efektif : banyaknya orang dengan karakteristik sasaran yang dieskpos oleh wahana media.

Kuehn mengembangkan model untuk mengetahui bagaimana iklan harus dijadwalkan untuk produk-produk yang sering dibeli. dan antara penjualan dengan pengeluaran iklan. Pola yang paling efektif tergantung dari tujuan komunikasi dalam hubungannya dengan sifat produk. antara kesadaran dengan penjualan. Pola jadwal iklan yang tepat tergantung pada tingkat pembawaan iklan (tingkat dimana efek dari satu pengeluaran iklan menyusut seiring dengan berlalunya waktu) dan tingkah laku kebiasaan dalam pilihan brand oleh konsumen (mengindikasikan berapa banyak mempertahankan brand terjadi yang tidak dipengaruhi oleh tingkat periklanan). maka pengiklan akan menetapkan anggaran periklanan menggunakan metode persentase dari penjualan. Rao dan Miller menyatakan ada hubungan yang bertenggang waktu antara bagian brand dengan pengeluaran promosi dan iklan pada basis pasar-demi-pasar. sasaran pelanggan. Kuehn berpendapat bahwa jika tidak ada pembawaan iklan atau kebiasaan pembelian. Konstan selama 1 tahun.Melawan pola penjualan. banyaknya iklan sama baik pada saat periode penjualan tinggi maupun pada periode penjualan rendah. sedikit beriklab pada periode penjualan tinggi. produk yang penjualannya tinggi hanya pada satu periode waktu dan produk pangan berbiaya rendah. banyak beriklan pada periode penjualan rendah. Pola penjadwalan harus mempertimbangkan 3 faktor: . Ada tiga pernyataan yang berhubungan dengan penjadwalan makro: Forrester menyatakan bahwa ada tenggang waktu antara waktu iklan dengan kesadaran konsumen. Masalah Penjadwalan Mikro Masalah penjadwalan mikro mengharuskan alokasi pengeluaran periklanan dalam satu periode yang singkat untuk mendapatkan pengaruh yang maksimum. saluran distribusi dan faktor-faktor pemasaran lainnya.

radio atau luar ruang. semakin lebih berkelanjutan iklannya.Perpindahan pembeli (buyer turnover) menyatakan tingkat dimana pembeli baru memasuki pasar. Frekuensi pembelian (purchase frequency) adalah berapa kali selama periode tersebut dimana pembeli rata-rata membeli produk tersebut. semakin tinggi tingkat terlupakan. semakin berkelanjutan iklannya. Mengevaluasi Efektivitas Periklanan . Konsentrasi berarti menghabiskan semua anggaran iklan dalam satu periode tunggal. Penekanan adalah iklan berkelanjutan pada level yang rendah dikuatkanb lagi secara periodik dengan aktivitas bergelombang atau yang lebih hebat. Pengambangan berati beriklan untuk beberapa periode. Kontinuitas dicapai dengan menjadwalkan eksposure sama rata selama satu periode tertentu. semakin tinggi tingkat ini. misalnya dengan beriklan pada surat kabar lokal. Menetapkan Alokasi Media secara Geografi Ada tiga pilihan alokasi media secara geografi: Secara nasional (national buys). mengambangkan dan menekankan iklan. semakin tinggi frekuensi pembelian. misalnya dengan beriklan bahwa edisi majalah regional. Secara lokal (local buys). Dalam meluncurkan produk baru. misalnya dengan beriklan melalui jaringan TV nasional atau majalah nasional. diikuti oleh satu kekosongan tanpa iklan. pengiklan harus memilih antara kontinuitas. Pembelian per spot (spot buys). Tingkat terlupakan (forgetting rate) adalah tingkat dimana pembeli melupakan brand tersebut. kemudian baru beriklan lagi. konsentrasi. semakin berkelanjutan iklannya.

Penelitian Efek Penjualan Efek penjualan iklan biasanya lebih sukar diukur dibandingkan dengan efek komunikasi. keringat terhadap suatu iklan. pengaruh dan kekuatan tingkah laku. baru jika berhasil beriklan secara nasional atau internasional. harga. Semakin tinggi rating biasanya semakin efektif iklan tersebut. Pengujian laboratorium (laboratory tests) menggunakan peralatan untuk mengukur reaksi psikologis konsumen seperti detak jantung. Pengujian ini mengukur kekuatan menarik perhatian dari iklan tersebut tetapi tidak menunjukkan sama sekali pengaruh iklan terhadap kepercayaan. mengevaluasi hasil/efeknya. Kemudian konsumen tersebut ditanyakan untuk menyebutkan kembali semua iklan tersebut dan isinya. Rating digunakan untuk mengevaluasi perhatian terhadap iklan. Pengujian portofolio (portfolio tests) menanyakan konsumen untuk melihat dan atau mendengar sekumpulan (portfolio) iklan. yaitu metode yang menanyakan konsumen untuk memeringkat iklan yang dipasang. Semakin sedikit atau semakin . yang dapat dilakukan sebelum dan sesudah ikan dipasang di media. ditambah. Padahal sebaiknya perusahaan mengiklankan dahulu di satu kota. tekanan darah. yaitu efek komunikasi (communication effect) dan efek penjualan (sales effect) yang kedua-duanya dapat diteliti. Penjualan dipengaruhi banyak faktor disamping periklanan. Penelitian Efek Komunikasi Penelitian efek komunikasi berusaha mengetahui apakah iklan yang dibuat dapat berkomukasi secara efektif. seperti ciri produk. sama atau dikurangi oleh si penanya (interviewer). pelebaran pupil. sikap atau minat. Ada metode yang disebut copy testing. berbicara selama yang mereka inginkan.Kebanyakan uang yang dihabiskan oleh agen iklan adalah pada masa percobaan iklan dan sangat sedikit untuk mengevaluasi iklan tersebut. ketersediaan dan kegiatan pesaing. Tingkat penyebutan kembali ini menunjukkan kemampuan iklan untuk bertahan dan menyampaikan pesan yang dapat dimengerti dan diingat. Ada dua efek iklan. pembacaan iklan. pengertian. Ada 3 metode utama untuk pengujian awal dari iklan yaitu: Metode pemeringkatan langsung (direct rating method).

Satu pendekatan untuk mengetahui apakah perusahaan telah terlalu lebih atau kurang dalam menghabiskan uang untuk iklan adalah dengan formulasi berikut: Peckhan telah mempelajari hubungan antara bagian dari suara (share of voice) dan pangsa pasar (share of market) untuk beberapa consumer product dan menemukan rasio 1 banding 1 untuk produk yang sudah mapan dan rasio 1.5 sampai 2 banding 1 untuk produk baru. Pangsa pasar dibagi dengan share of voice (share of voice adalah pengeluaran iklan perusahaan dibagi dengan pengeluaran iklan industri) menghasilkan efektivitas iklan. diikuti B (pangsa pasar sama dengan share of voice) dan yang paling efektif adalah C (pangsa pasar lebih dari share of voice). Kesimpulannya: Jika pangsa pasar kurang dari share of voice. Efek penjualan paling mudah diukur pada situasi pemasaran langsung dan paling sukar diukur pada iklan untuk membangun citra brand atau perusahaan. . maka perusahaan telah overspending atau misspending dalam beriklan. semakin mudah untuk mengukur efek iklan terhadap penjualan. Jika pangsa pasar sama dengan share of voice. maka perusahaan sudah efisien dalam beriklan. Cara menentukan efektivitas iklan adalah sebagai berikut: Jika ada tiga perusahaan A. Setelah dibandingkan ternyata efektivitas iklan perusahaan A adalah yang terkecil (pangsa pasar kurang dari share of voice). B dan C. maka perusahaan super efisien dalam beriklan. Jika pangsa pasar lebih dari share of voice.dapat dikendalikan faktor-faktor tersebut. Peneliti mencoba mengukur pengaruh terhadap penjualan dengan menganalisa data historis atau data eksperimen: Pendekatan historis (historical approach) mengkorelasikan penjualan yang lalu dengan pengeluaran iklan yang lalu pada satu basis sekarang atau diberi lag (tenggang waktu) melalui teknik statistik yang canggih untuk mengukur efek iklan terhadap penjualan.

Brand identity ini (logo. nama) dikomunikasikan kepada konsumen dan terbentuklah brand image sesuai dengan persepsi mereka. BRAND IDENTITY Perancangan sebuah logo. Jika high-spending tests gagal untuk meningkatkan penjualan dan jika low-spending tests tidak menurunkan penjualan.Pendekatan eksperimen (experimental design) mencoba bereksperimen melalui cara percobaan pengeluaran yang tinggi (high-spending tests) dan percobaan pengeluaran yang rendah (low-spending tests). maka perusahaan telah overspending. Jika high-spending tests gagal meningkatkan penjualan dan low-spending tests malah menurunkan penjualan berarti perusahaan sudah efisien dalam beriklan. Jadi bukan rumit atau sederhana dari desain logo tetapi sikap menghargai yang akan mempunyai kekuatan nilai dari sebuah logo yang membentuk brand awareness . simbol. simbol atau gambar organisasi bisnis. Jika high-spending tests menghasilkan peningkatan penjualan yang banyak maka perusahaan nampaknya underspending dalam beriklan. typeface. sedangkan merek adalah unsur instrinsiknya. produk atau pun organisasi sosial merupakan Brand Indentity. Logo menjadi unsur ekstrinsik.

web.http://ipan.id/strategi-bisnis-repositioning-sebagai-strategi-melebarkansegmentasi-pasar/ .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.