P. 1
Bahan Ajar Redoks dan Elektrokimia

Bahan Ajar Redoks dan Elektrokimia

|Views: 315|Likes:
Published by Bimbel Briliant
Bahan Ajar kimia kelas 12 ttg redoks dan Elektrokimia
Bahan Ajar kimia kelas 12 ttg redoks dan Elektrokimia

More info:

Published by: Bimbel Briliant on May 28, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/08/2014

pdf

text

original

Briliant Private

www.briliantprivate.co.cc

REAKSI REDOKS DAN ELEKTROKIMIA
1. Penyetaraan reaksi redoks dengan ½ reaksi: langkah-langkah: a. tulis kerangka dasar dari ½ reaksi reduksi dan ½ reaksi oksidasi secara terpisah dalam bentuk reaksi ion. contoh: (1) reduksi : Cr2O72- → Cr3+ oksidasi : Cl- → Cl2 (2) reduksi : ClO- → Cloksidasi : Bi2O3 → BiO3b. setarakan atom unsur yang alami perubahan bilok. contoh: (1) reduksi : Cr2O72- → 2Cr3+ oksidasi : 2Cl- → Cl2 (2) reduksi : ClO- → Cloksidasi : Bi2O3 → 2BiO3c. setarakan oksigen lalu hydrogen: dalam larutan bersifat asam, tambahkan 1 molekul H2O untuk setiap kekurangan 1 atom O. lalu setarakan H dengan menambah H+. dalam larutan bersifat basa, tambahkan 1 molekul H2O untuk setiap kelebihan 1 atom O pada ruas yang kelebihan atom O. lalu tambahkan OH- dua kali lebih banyak pada ruas lainnya. contoh: (1) reduksi : Cr2O72- + 14 H+ → 2Cr3+ + 7H2O oksidasi : 2Cl- → Cl2 ⇒ dalam asam. (2) reduksi : ClO- + H2O → Cl- + 2OHoksidasi : Bi2O3 + 6OH- → 2BiO3- + 3H2O ⇒ dalam basa. catatan: jika atom H belum setara juga, tambah 1 ion OH- untuk tiap kelebihan 1 atom H, lalu tambahkan 1 molekul H2O pada ruas yang lainnya. d. jika ada spesi lain, selain unsur yang mengalami perubahan biloks, maka penyetaraan dilakukan dengan menambahkan spesi yang bersangkutan pada ruas lainnya. contoh: Pb(s) → PbSO4(s) menjadi: 2Pb(s) + SO4 → PbSO4(s) e. setarakan muatan dengan menambahkan electron pada ruas yang jumlah muatannya lebih besar. contoh: (1) reduksi : Cr2O72- + 14 H+ + 6e- → 2Cr3+ + 7H2O oksidasi : 2Cl- → Cl2 + 2e(2) reduksi : ClO- + H2O + 2e- → Cl- + 2OH-

- Page1 -

Briliant Private
f.

www.briliantprivate.co.cc

oksidasi : Bi2O3 + 6OH- → 2BiO3- + 3H2O + 4esamakan jumlah electron pd ½ reksi reduksi dn ½ reksi oksidasi. contoh: (1) reduksi : Cr2O72- + 14 H+ + 6e- → 2Cr3+ + 7H2O oksidasi : 6Cl- → 3Cl2 + 6e+ redoks : Cr2O72- + 14 H+ + 6ClK2Cr2O7 + 14 HCl

2Cr3+ + 3Cl2 +7H2O

2KCl + 2CrCl3 + 3Cl2 +7H2O

(2) reduksi : 2ClO- + 2H2O + 4e- → 2Cl- + 4OHoksidasi : Bi2O3 + 6OH- → 2BiO3- + 3H2O + 4eredoks : 2ClO- + Bi2O3 + 2OH-

+ 2Cl- + 2BiO3- + H2O

2.

2NaClO + Bi2O3 + 2NaOH → 2NaCl + 2NaBiO3 + H2O Penyetaraan reduksi dengan bilangan oksidasi: a. periksalah biloks semua unsur yang terlibat dalam reaksi. b. unsur-unsur yang mengalami kenaikan / penurunan biloks diberi tanda. c. pisahkan unsur yang mengalami oksidasi & yang mengalami reduksi. d. hitung atau penurunannya (dalam bentuk harga mutlaknya). e. setiap kenaikan dikalikan dengan indeks terbesar dari unsur yang mengalami kenaikan biloks tersebut, dan setiap penurunan dikalikan dikalikan dengan indeks terbesar dari unsur yang mengalami penurunan biloks tersebut. f. setarakan jumlah perkalian kenaikan biloks dengan jumlah penurunan biloks dengan koefisien yang sesuai. g. masukan hasil perkalian indeks dengan koefisien sesuai dengan unsur-unsurnya. h. setarakan unsur-unsur yang lainnya. contoh: +3 -1 0 +6 +7 -1 (1) CrI3 + KOH + Cl2 → K2CrO4 + KIO4 + KCl + H2O + 3 (oksidasi) -1 (reduksi) +8 (oksidasi) 3 . 1 . 2 + 8 . 3 . 2 = 1. 2 . 27 2CrI3 + KOH + 27Cl2 → 2K2CrO4 + 6KIO4 + 54KCl + H2O 2CrI3 + 64KOH + 27Cl2 → 2K2CrO4 + 6KIO4 + 54KCl + 32H2O

- Page2 -

Briliant Private

www.briliantprivate.co.cc

-2 +5 (2) CuS + HNO3

0 +2 Cu (NO3)2 + S + NO + H2O

-3 (reduksi) +2 (oksidasi) 2.1.3=3.1.2 CuS + 2HNO3 → Cu (NO3)2 + 3S + 2NO + H2O CuS + 8HNO3 → 3Cu (NO3)2 + 3S + 2NO + 4H2O 3. Notasi diagram sel elektrokimia Zn Zn
2+

Cu2+

Cu

, artinya: menunjukkan jembatan garam.

di anoda (elektroda (+)) terjadi oksidasi Zn menjadi Zn2+, dan di katode (electrode(-)) terjadi reduksi Cu2+ menjadi Cu. Tanda 4. Potensial sel: Eosel = Eoreduksi - Eooksidasi = Eokatode - Eoanoda , dimana: Eoreduksi = potensial reduksi standar untuk unsur yang alami reduksi. Eooksidasi = potensial reduksi standar untuk unsur yang alami oksidasi. Eokatode = potensial reduksi standar di katode. Eoanoda = potensial reduksi standar di anode. catatan: Eo sel harus selalu positif, jadi ubahlah sedemikian sehingga diperoleh Eo sel harus selalu positif. Menghitung potensial sel Volta yang bukan standar(konsentrasi larutan bukan 1M):

5.

E sel = E 0 sel −

0,0592 . log Qc n

n = banyaknya electron yang terlibat dalam stoikiometri reaksi Qc = kuosien reaksi(seperti Kc) = nisbah konsentrasi produk dengan konsentrasi pereaksi yang telah dipangkatkan koefisien reaksi masing – masing 6. Beberapa sel volta komersial: a. aki: anode : Pb + HSO4- → PbSO4 + H+ + 2ekatode : PbO2 + HSO4- + 3H+ + 2e- → PbSO4 + H2O Pb + PbO2 + 2HSO4- + 2H+

+

2PbSO4 + 2H2O

- Page3 -

Briliant Private
b.

www.briliantprivate.co.cc

c.

baterai kering (sel leclanche): anode : Zn- → Zn2+ + 2ekatode : 2MnO2 + 2NH4 + 2e- → Mn2O3 + 2NH3 + H2O + Zn + 2NH4+ + 2MnO2 → Zn2+ + Mn2O3 + 2NH3 + H2O baterai Nikel-Cadmium: anode : Cd + 2OH- → Cd(OH)2 + 2ekatode : NiO2 + 2H2O + 2e- → Ni(OH)2 + 2OH+ Cd + NiO2 + 2H2O → Cd(OH)2 + Ni(OH)2 sel bahan bakar: anode : 2H2(g) + 4OH-(aq) → 4H2O + 4ekatode : O2(g) + 2H2O + 4e- → 4OH-

d.

+

7.

8.

9.

2H2(g) + O2(g) → 2H2O(l) Proses korosi besi: bagian tertentu dari besi berlaku anode: Fe(s) ↔ Fe2+ (aq) + 2e electron yang bebas dialirkan pada bagian lain dari besi sebagai katode: O2(g) + 2H2O(l) + 4e ↔ 4OH- atau O2(g) + 4H+ + 4e- ↔ 2H2O(l) Cara cegah korosi: a. cegah kontak dengan oksigen &/ air. b. melapisi dengan logam lain yang lebih aktif (potensial electrode lebih negative). Elektrolisis: a. Katode ( - ): bergantung pada jenis kation. logam (gol. IA, IIA, Al, Mn), maka air tereduksi: 2H2O(l) + 2e- → H2(g) + 2OH-(aq) Kation kation lain, tereduksi langsung: 2H+ + 2e- → H2(g) Lx+(aq) + xe- → L(s) b. Anode ( + ): tergantung jenis anode dan anion. sisa asam oksi, air teroksidasi: H2O(l) → 4H+(aq) + O2(g) + 4einert (Pt, Au, C) sisa asam lain atau OH- teroksidasi: Anion contoh: 2Br-(aq) → Br2(aq) + 2e4OH-(aq) → 2H2O(l) + O2(g) + 4eanode tak inert, teroksidasi L(s) → Lxt(aq) + xe-

- Page4 -

Briliant Private
10. Hukum faraday: a. GI : GII = MEI : MEII b. c. d. ME G = =

www.briliantprivate.co.cc

mol electron =

Ar pbo i.t x ME 96500 i.t mol 96500

G = massa zat (gram) ME = massa ekivalen Ar = massa atom relative i = arus listrik (Ampere) t = waktu (detik) 11. Pemakaian elektrolisis dalam industri: a. produksi logam-logam alkali, Mg, Al, F2, Cl2, NaOH, H2O2 b. pemurnian logam misal untuk Cu, Ag, Au, Pt, Fe, Zn c. penyepuhan.

- Page5 -

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->