Barth, Frederik. 1969. Kelompok Etnis dan Batasannya. UI Press. Jakarta. Davis, Kingsley. 1960. Human Society.

The Macmillan Company. New York. Etzioni, A. & Halevy, Eva Etzioni- (eds). 1973. Social Changes: Sources, Patterns and Consequences. Basic Books, New York. Harper, Charles L. 1989. Exploring Social Change. Prentice Hall. New Jersey. Moore, Wilbert E. 2000. Social Change. The Macmillan Company. New York. Neufeldt,V. and D.B. Guralnik. 1988. Webster’s New Woprld Dictionary of American English. Webter’s New World. New York. Pranadji, T. 1995. Wirausaha, kemitraan Dan Pengembangan Agribisnis Secara Berkelanjutan. Analisis CSIS, XIV (5): 332-343. Center of Strategic and International Studies. Jakarta.

, T. 1999. Perekayaan Sosio – Budaya Dalam Percepatan Tranformasi Masyarakat Pedesaan Secara Berkelanjutan. Pusat Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian. Bogor.

Schoorl, J.W. 1980. Modernisasi: Pengantar Sosiologi Pembangunan Negara-Negara Sedang Berkembang. PT. Gramedia, Jakarta. Dube, S.C. 1988. Modernization and Development: The Search for Alternative Paradigms. Zed Books Ltd, London. Salim, Agus. 2002. Perubahan Sosial. Tiara Wacana. Yogyakarta. Soekanto, Soerjono. 1990. Sosiologi Suatu Pengantar. Rajawali Pers. Jakarta. Soemardjan, Selo. 1986. Perubahan Sosial di Yogyakarta. UGM Press. Yogyakarta. Sorokin, Pitirim A. 1957. Social and Cultural Dynamics. Sargent. Boston.

Asumsi modernisasi yang disampaikan oleh Schoorl (1980), melihat modernisasi sebagai suatu proses transformasi, suatu perubahan masyarakat dalam segala aspek-aspeknya. Dibidang ekonomi, modernisasi berarti tumbuhnya kompleks industri dengan pertumbuhan ekonomi sebagai akses utama. Berhubung dengan perkembangan ekonomi, sebagian penduduk tempat tinggalnya tergeser ke lingkungan kota-kota. Masyarakat modern telah tumbuh tipe kepribadian tertentu yang dominan. Tipe kepribadian seperti itu menyebabkan orang dapat hidup di dalam dan memelihara masyarakat modern.

Modernisasi adalah suatu bentuk perubahan sosial yang biasanya merupakan perubahan sosial yang terarah yang didasarkan pada perencanaan. Motivasi teori modernisasi untuk merubah cara produksi masyarakat berkembang sesungguhnya adalah usaha merubah cara produksi pra-kapitalis ke kapitalis. Pada kondisi material yang hampir . Tujuan akhir dari modernisasi adalah terwujudnya masyarakat modern yang dicirikan oleh kompleksitas organisasi serta perubahan fungsi dan struktur masyarakat. Teori modernisasi secara umum dapat diungkapkan sebagai cara pandang yang menjadi modus utama analisisnya kepada faktor manusia dalam suatu masyarakat. modernisasi membutuhkan usaha keras dari individu dan kerjasama dalam kelompok. Protestan Calvinis merupakan dasar pemikiran etika protestan yang menganjurkan manusia untuk bekerja keras. Nilai-nilai protestan menghasilkan etik budaya yang menunjang perkembangan industrial kapitalis. 1990). sebagaimana negara-negara maju sudah menerapkannya untuk ditiru. Pada dasarnya. berpendapat bahwa terdapat tiga asumsi dasar konsep modernisasi yaitu ketiadaan semangat pembangunan harus dilakukan melalui pemecahan masalah kemanusiaan dan pemenuhan standart kehidupan yang layak. ini bukan suatu kebetulan semata. Bagi Weber. kemampuan kerjasama dalam kelompok sangat dibutuhkan untuk menjalankan organisasi modern yang sangat kompleks dan organisasi kompleks membutuhkan perubahan kepribadian (sikap mental) serta perubahan pada struktur sosial dan tata nilai. 2002). hidup hemat dan menabung. Pemikiran Weber yang dapat berpengaruh pada teori perubahan sosial adalah dari bentuk rasionalisme yang dimiliki. Modernisasi kemudian menjadi semacam komoditi di kalangan masyarakat yang menempatkan faktor mentalitas menjadi penyebab perubahan (Salim. Weber memiliki pendapat yang berbeda dengan Marx.Sedangkan Dube (1988). Salah satu pemikir dalam kubu idealis adalah Weber. Proses modernisasi mencakup proses yang sangat luas yang terkadang batasannya tidak dapat ditetapkan secara mutlak. modernisasi didasarkan pada perubahan sosial dalam perspektif idealis. Namun demikian Weber juga tidak menyangkal pengaruh kedua faktor tersebut. Weber melihat bahwa pada wilayah Eropa yang mempunyai perkembangan industrial kapital pesat adalah wilayah yang mempunyai penganut protestan. Secara lebih jelas Schoorl menyajikan proses petumbuhan struktur sosial yang dimulai dari proses perbesaran skala melalui integrasi. Proses ini kemudian dilanjutkan dengan diferensiasi hingga pembentukan stratifikasi dan hirarki. 1989). Modernisasi mencakup suatu transformasi total kehidupan bersama yang tradisional atau pra modern dalam arti teknologi serta organisasi sosial menuju ke arah pola-pola ekonomis dan politis yang menjadi ciri negara barat yang stabil (Soekanto. Perkembangan industrial kapitalis tidak dapat dipahami hanya dengan membahas faktor penyebab yang bersifat material dan teknik. Dalam kehidupan masyarakat barat model rasionalisme akan mewarnai semua aspek kehidupan (Harper. Karakteristik umum modernisasi yang menyangkut aspek-aspek sosio demografis masyarakat digambarkan dengan istilah gerak sosial.

yang mempengaruhi sistem sosialnya. kebangkitan kembali Islam di Sudan. Perubahan Sosial dan Perubahan Kebudayaan William F. Perubahan dalam kebudayaan mencakup semua bagian.sama. . berusaha memberikan suatu pengertian tentang perubahan sosial. pemberontakan taiping dan bokser di China. Namun demikian kita tidak dapat hanya memahami perubahan sosial yang terjadi hanya dari faktor material saja. biologis. Namun demikian dalam prakteknya di lapangan kedua jenis perubahan perubahan tersebut sangat sulit untuk dipisahkan (Soekanto. ilmu pengetahuan. teknologi. Seperti halnya Weber. Penekannya adalah pada pengaruh besar unsur-unsur kebudayaan material terhadap unsur-unsur immaterial. Ruang lingkup perubahan sosial meliputi unsur-unsur kebudayaan baik yang material maupun immaterial. Ogburn dalam Moore (2002). 1990). filsafat dan lainnya. Perubahan sosial terjadi karena adanya perubahan dalam unsur-unsur yang mempertahankan keseimbangan masyarakat seperti misalnya perubahan dalam unsur geografis. Lewy mengambil contoh sejarah yang menggambarkan bahwa nilai-nilai ideologi mempengaruhi arah perubahan. Lewy tidak menyangkal bahwa kondisi material mempengaruhi perubahan sosial. yang meliputi kesenian. Definisi lain dari perubahan sosial adalah segala perubahan yang terjadi dalam lembaga kemasyarakatan dalam suatu masyarakat. Dia menyebutkan adanya pemberontakan Puritan di Inggris. yang tentu saja tidak mempunyai etika protestan (Harper. industrial kapital ternyata tidak berkembang di wilayah dengan mayoritas Katholik. Perubahan sosial merupakan bagian dari perubahan budaya. 1990). Akan tetapi perubahan tersebut tidak mempengaruhi organisasi sosial masyarakatnya. Ruang lingkup perubahan kebudayaan lebih luas dibandingkan perubahan sosial. ekonomis dan kebudayaan. Perubahan sosial diartikan sebagai perubahan-perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat. berpendapat bahwa segenap usaha untuk mengemukakan suatu kecenderungan yang tertentu dan tetap dalam perubahan sosial tidak akan berhasil baik. Sorokin (1957). menjelaskan bahwa Lewy sependapat dengan Weber tentang peranan ideologi dalam perubahan sosial. 1989). Harper (1989). Tekanan pada definisi tersebut adalah pada lembaga masyarakat sebagai himpunan kelompok manusia dimana perubahan mempengaruhi struktur masyarakat lainnya (Soekanto.

moral. Masyarakat adalah sistem hubungan dalam arti hubungan antar organisasi dan bukan hubungan antar sel. Hal ini terbukti dengan banyaknya penemuan dalam bidang teknologi guna memenuhi kebutuhan hidup manusia dalam melakukan berbagai aktivitas sehari-hari. 1960). Menurut Soekanto (1990). hukum adat istiadat dan setiap kemampuan serta kebiasaan manusia sebagai warga masyarakat. perlu diketahui sebab-sebab yang melatari terjadinya perubahan itu. kesenian. Soemardjan (1982). BAB I PENDAHULUAN A. Dalam banyak proyek pengembangan ilmu pengetahuan seperti penelitian-penelitian. Faktor penyebab yang berasal dari dalam masyarakat sendiri antara lain bertambah atau berkurangnya jumlah penduduk. Kebudayaan mencakup segenap cara berfikir dan bertingkah laku. mengemukakan bahwa perubahan sosial dan perubahan kebudayaan mempunyai aspek yang sama yaitu keduanya bersangkut paut dengan suatu cara penerimaan cara-cara baru atau suatu perbaikan dalam cara suatu masyarakat memenuhi kebutuhannya. dan institusi pendidikan. penyebab perubahan sosial dalam suatu masyarakat dibedakan menjadi dua macam yaitu faktor dari dalam dan luar. Apabila diambil definisi kebudayaan menurut Taylor dalam Soekanto (1990). beasiswa. Apabila diteliti lebih mendalam sebab terjadinya suatu perubahan masyarakat. penemuan baru. Untuk mempelajari perubahan pada masyarakat. kepercayaan. Jadi. Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia melibatkan Negaranegara lain. Latar Belakang Masalah Kemajuan ilmu pengetahuan selalu diikuti dengan kemajuan teknologi. Negara-negara lain banyak terlibat baik dari segi pembiayaan maupun segi pengadaan fasilitas. yang timbul karena interaksi yang bersifat komunikatif seperti menyampaikan buah pikiran secara simbolik dan bukan warisan karena keturunan (Davis. modernisasi merupakan suatu proses perubahan di mana masyarakat yang sedang memperbaharui dirinya berusaha mendapatkan ciri-ciri atau karakteristik yang dimiliki masyarakat modern. Modernisasi berarti proses menuju masa kini atau proses menuju masyarakat yang modern. Sedangkan faktor penyebab dari luar masyarakat adalah lingkungan fisik sekitar. pengaruh kebudayaan masyarakat lain. . terjadinya pemberontakan atau revolusi. Modernisasi dapat pula berarti perubahan dari masyarakat tradisional menuju masyarakat yang modern. maka perubahan kebudayaan dalah segala perubahan yang mencakup unsur-unsur tersebut. kebudayaan merupakan kompleks yang mencakup pengetahuan. mungkin karena adanya sesuatu yang dianggap sudah tidak lagi memuaskan. Pendapat tersebut dikembalikan pada pengertian masyarakat dan kebudayaan. pertentangan dalam masyarakat.Perubahan kebudayaan bertitik tolak dan timbul dari organisasi sosial. peperangan.

Modernisasi adalah suatu proses transformasi dari suatu perubahan ke arah yang lebih maju atau meningkat di berbagai aspek dalam kehidupan masyarakat. Sebagai suatu bentuk perubahan sosial. Modernisasi dapat terwujud apabila masyarakatnya memiliki individu yang mempunyai sikap modern Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia melalui perdagangan. industri.Globalisasi adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia melalui perdagangan. Di Indonesia. Urbanisasi Kesenjangan Sosial Ekonomi Pencemaran Lingkungan Alam Kriminalitas Lunturnya Eksistensi Jati Diri Bangsa . maupun sosial budayanya. Semua itu merupakan hasil dari adanya modernisasi. dan bentuk-bentuk interaksi yang lain. irigasi teknis. Suatu perencanaan sosial haruslah didasarkan pada pengertian yang mendalam tentang bagaimana suatu kebudayaan dapat berkembang dari taraf yang lebih rendah ke taraf yang lebih maju atau modern. KESIMPULAN Modernisasi dapat pula berarti perubahan dari masyarakat tradisional menuju masyarakat yang modern. budaya popular. bentuk-bentuk modernisasi banyak kita jumpai di berbagai aspek kehidupan masyarakatnya. baik dari segi pertanian. pemanenan serta penanganannya. 2. investasi. 5. 3. budaya popular. investasi. Secara sederhana. dapat dikatakan bahwa modernisasi adalah proses perubahan dari caracara tradisional ke cara-cara baru yang lebih maju dalam rangka untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat. perjalanan. varietas-varietas unggulan baru. Perencanaan sosial (social planning) dewasa ini menjadi ciri umum bagi masyarakat atau negara yang sedang mengalami perkembangan. 4. perjalanan. perdagangan. dan sebagainya. dan bentuk-bentuk interaksi yang lain. modernisasi merupakan suatu proses perubahan di mana masyarakat yang sedang memperbaharui dirinya berusaha mendapatkan ciriciri atau karakteristik yang dimiliki masyarakat modern. pupuk dan obat-obatan. Salah satu bentuk modernisasi di bidang pertanian adalah dengan adanya teknik-teknik pengolahan lahan yang baru dengan menggunakan mesin-mesin. Beberapa dampak dari morednisasi dan globalisasi di Indonesia: 1. Jadi. modernisasi biasanya merupakan bentuk perubahan sosial yang terarah dan terencana.

2. modernisasi merupakan suatu proses perubahan di mana masyarakat yang sedang memperbaharui dirinya berusaha mendapatkan ciri-ciri atau karakteristik yang dimiliki masyarakat modern. Modernisasi berarti proses menuju masa kini atau proses menuju masyarakat yang modern. Modernisasi dapat pula berarti perubahan dari masyarakat tradisional menuju masyarakat yang modern. Ciri Manusia Modern Modernisasi dapat terwujud apabila masyarakatnya memiliki individu yang mempunyai sikap modern. Memiliki keberanian untuk menyatakan pendapat atau opini mengenai lingkungannya sendiri atau kejadian yang terjadi jauh di . adalah Memiliki sikap hidup yang menerima hal-hal yang baru dan terbuka untuk perubahan. terdapat 9 ciri manusia modern. Jadi. menurut Alex Inkeles.A. Pengertian Modernisasi Arti kata modernisasi dengan kata dasar modern berasal dari bahasa Latin modernus yang dibentuk dari kata modo dan ernus. MODERNISASI 1. Modo berarti cara dan ernus menunjuk pada adanya periode waktu masa kini.

Sistem administrasi Negara yang baik dan benar-benar mewujudkan birokrasi. . 2) Bidang politik. syarat-syarat tersebut adalah Cara berpikir ilmiah (scientific thinking) yang sudah melembaga dan tertanam kuat dalam kalangan pemerintah maupun masyarakat luas. Gejala-Gejala Modernisasi Gejala-gejala modernisasi dapat ditinjau dari berbagai bidang modernisasi kehidupan manusia berikut ini. Syarat-Syarat Modernisasi Selain dorongan modernisasi. Menurut Sarjono Soekanto. Percaya diri. terutama disiplin diri. Menghargai harkat hidup manusia lain. munculnya Negara-negara yang baru merdeka.. lahirnya lembaga-lembaga politik. ditandai dengan semakin banyaknya Negara yang lepas dari penjajahan. Sistem pengumpulan data yang baik. tumbuhnya Negara-negara demokrasi. dan semakin diakuinya hak-hak asasi manusia. 5. ditandai dengan semakin terdesaknya budaya tradisional oleh masuknya pengaruh budaya dari luar. dan terpusat pada suatu lembaga atau badan tertentu seperti BPS (Badan Pusat Statistik). Perhitungan. sehingga budaya asli semakin pudar. Percaya pada ilmu pengetahuan dan teknologi. Menghargai waktu dan lebih banyak berorientasi ke masa depan daripada masa lalu. Memiliki perencanaan dan pengorganisasian. 3. Sentralisasi wewenang dalam perencanaan social (social planning) yang tidak mementingkan kepentingan pribadi atau golongan.luar lingkungannya serta dapat bersikap demokratis. terdapat pula syarat-syarat modernisasi. Penciptaan iklim yang menyenangkan (favourable) terhadap modernisasi terutama media massa. 1) Bidang budaya. Menunjung tinggi suatu sikap di mana imbalan yang diterima seseorang haruslah sesuai dengan prestasinya dalam masyarakat. teratur. tingkat organisasi yang tinggi.

dan kelompok ekonomi kelas (kelas menengah dan kelas atas).3) Bidang ekonomi. kaum intelektual. kelompok manajer. ditandai dengan semakin kompleksnya kebutuhan manusia akan barang-barang dan jasa sehingga sektor industri dibangun secara besar-besaran untuk memproduksi barang. . 4) Bidang sosial. ditandai dengan semakin banyaknya kelompok baru dalam masyarakat. seperti kelompok buruh.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful