MAN 14 JAKARTA TAHUN PELAJARAN 2010/2011

MADRASAH ALIYAH NEGERI 14 JL. MADRASAH, PEKAYON, PASAR REBO JAKARTA TIMUR

2. Jika memungkinkan setiap mata pelajaran melakukan rekonstrukis ulang alur materi kurikulum. sehingga visi dan madrasah mewujud dalam pelaksananaan pendidikan MAN 14 Jakarta.1. I. yaitu:  Pemberian tugas . Sistem Pembelajaran Sistem pembelajaran dalam rangka pengembangan kurikulum untuk tahun pelajaran 2009/2010 diarahkan pada pengelolaan waktu pembelajaran.I. madrasah akan mengembangkan kegiatan lesson study. pengaktifan KKG dan pelatihan-pelatihan untuk mendukung pengembangan metode pembelajaran. Standar operasional ini disusun berdasarkan visi dan misi madrasah. Dalam hal ini. Pengelolaan Program Pembelajaran Pengelolaan program pembelajaran dilakukan dengan memperhatikan alur sistematika materi. Program remedial Program remedial dilakukan pada siswa yang belum mencapai standar ketuntasan minimal. Guru dapat melakukan beberapa cara untuk melaksanakan kegiatan remedial. Sedangkan pengembangan metode pembelajaran dan pengembangan untuk kesamaan orientasi mata pelajaran serumpun dimaksudkan untuk meningkatkan kreatifitas dan inovasi guru dalam mengembangkan metode pembelajaran di kelas. Pengelolaan waktu pembelajaran dimaksudkan untuk optimalisasi waktu belajar di ruang kelas. Program matrikulasi ini dipilih karena selain dari MTs dan pesantren cukup banyak siswa MAN 14 yang berasal dari SMP. B. A. pengelolaan jam pengayaan. Pendahuluan Peraturan akademik MAN 14 Jakarta merupakan prosedur operasional standar pelaksanaan pembelajaran MAN 14 Jakarta disusun untuk dapat digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan pendidikan di MAN 14 Jakarta. pengembangan metode pembelajaran serta pengembangan mata pelajaran serumpun sehingga memiliki kesamaan orientasi. Program matrikulasi Program matrikulasi adalah matrikulasi agama Islam khususnya kemampuan baca tulis Qur’an dan kemampuan dasar agama Islam yang diperuntukkan untuk siswa klas X. jam matrikulasi dan jam remedial. C. workshop. Program matrikulasi ini bertujuan untuk menyamakan kompetensi siswa madrasah di bidang baca tulis Qur’aan.

Ketentuan Kehadiran Peserta Didik Mengikuti Pelajaran Mengikuti kegiatan tatap muka pembelajaran di kelas merupakan hak setiap peserta didik MAN 14 Jakarta. Setiap peserta didik harus mengikuti ketentuan minimal kehadiran di kelas sebagai berikut: a. Ketentuan Kriteria Ketuntasan Minimal Mata Pelajaran a. Kriteria ketuntasan minimal tiap mata pelajaran ditentukan oleh masing-masing guru mata pelajaran dengan melakukan analisis indikator aspek intake. Semua kegiatan remedial tersebut harus diakhiri dengan ujian (tes remedial). Tidak hadir karena keperluan (ijin) c. Tidak hadir karena sakit : maksimal 7/5 TM dalam satu semester : maksimal 7/5 TM dalam satu semester : maksimal 7/10 TM dalam satu smester Jumlah ketidak hadiran karna sakit dapat mencapai 20 hari dengan syarat peserta didik yang bersangkutan tidak pernah izin dan alfa. kompleksitas dan daya dukung tiap indikator. (Catatan: rata-rata SMA mensyaratkan kehadiran 90%) b. I. 1. Dengan demikian setiap peserta didik harus mengikuti jam tatap muka pembelajaran di kelas minimal 80% dari total jam tatap muka pembelajaran.3. Tidak hadir tanpa keterangan (alpha) b. instrumen pembelajaran dari guru. Daftar KKM tiap bidang studi dapat dilihat di KTSP dokumen 1.2. Ketentuan Pemberian Tugas Setiap guru mata pelajaran harus dapat memberikan penugasan berupa Tugas terstruktur dan tugas mandiri tidak terstruktur. Program ini diberikan kepada siswa yang telah memenuhi kompetensi minimal. : 42 hari (21% jumlah TM) (40 minggu x . Setiap siswa wajib memenuhi 80% tugas yang diberikan guru mata pelajaran. Pembelajaran ulang  Pemberian bimbingan belajar khusus  Pembelajaran tutor sebaya (dengan teman). Ketentuan Kehadiran Peserta Didik Mengikuti Pelajaran dan Tugas Guru a. Dalam satu tahun 5 hari = 200 hari). D. Program Pengayaan Program pengayaan merupakan bentuk kegiatan pembelajaran untuk member penguatan pada kompetensi bidang studi tertentu.

Menggunakan acuan kriteria. berarti penilaian mencakup semua aspek kompetensi dengan menggunakan berbagai teknik yang sesuai. Sistematis. g. agama. kriteria penilaian. budaya. untuk memantau perkembangan kemampuan peserta didik. Adil.b. berarti penilaian dapat dipertanggungjawabkan.rata nilai Kompetensi Dasar (KD) = rata-rata nilai Indikator minimal baik (B) . dan psikomotorik. baik dari segi teknik. Akuntabel. tidak dipengaruhi subjektivitas penilai. d. b. Pelaksanaan penilaian Penilaian pendidikan adalah proses`pengumpulan dan pengolahan informasi untuk menentukan pencapaian hasil belajar peserta didik Pelaksanaan penilaian di MAN 14 memperhatikan prinsip-prinsip penilaian sebagai berikut: a. maupun hasilnya. berarti penilaian didasarkan pada data yang mencerminkan kemampuan yang diukur. bahasa. berarti penilaian didasarkan pada ukuran pencapaian kompetensi yang ditetapkan. Ketentuan Penilaian 1. hasil penilaian dianalisis dan ditindaklanjuti dengan program remedial/pengayaan. e. i. prosedur. Dengan demikian penilaian dilakukan terhadap semua kompetensi dasar meliputi penilaian kognitif. = rata-rata nilai Standar Kompetensi (SK) = rata. h. suku bangsa. berarti penilaian didasarkan pada prosedur dan kriteria yang jelas. Objektif.4. dan jender. berarti penilaian dilakukan secara berencana dan bertahap dengan mengikuti langkah-langkah yang baku.1. jika nilai kompetensi mata pelajaran tersebut telah mencapat KKM. dan nilai sikap atau afektif minimal cukup khusus untuk mata pelajaran agama atau akhlak mulia dan budi pekerti nilai sikap Keterangan: Nilai Kompetensi Nilai SK Nilai KD 1. Serta. Nilai suatu mata pelajaran telah mencapai ketuntasan (C). dan dasar pengambilan keputusan dapat diketahui oleh pihak yang berkepentingan. dan tidak membedakan latar belakang sosial-ekonomi. afektif. berarti prosedur penilaian. Sahih (valid). Menyeluruh dan berkesinambungan. f.4. berarti penilaian merupakan komponen yang tidak terpisahkan dari kegiatan pembelajaran. Terbuka. berarti penilaian tidak menguntungkan atau merugikan peserta didik. c. Terpadu.

Penilaian yang dilakukan adalah penilaian berbasis kelas. Keterampilan/TIK 15. LINGKUP PENILAIAN a. Pendidikan Kewarganegaraan 3. b.4. Sejarah Kebudayaan Islam e. Kemampuan pada aspek ini antara lain meniru. Bahasa Arab 2. Akidah-Akhlak c. melakukan dengan baik. Matematika 6. C (Cukup) dan D (Kurang). dan minat/ sikap (aspek afektif) c.Berikut ini aspek-aspek penilaian dalam setiap mata pelajaran. PELAKSANAAN PENILAIAN PADA ASPEK PPK berkaitan dengan pengetahuan dan kemampuan intelektual. e. Pendidikan Jasmani. melakukan dengan bimbingan. Geografi 10. Biologi 9. B (Baik). Nilai mata pelajaran dari aspek ini dinyatakan dengan bilangan 0 – Kognitif √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ Aspek Penilaian Psikomotorik √ √ √ √ √ √ √ Afektif √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ . Nilai mata pelajaran dari aspek ini dinyatakan dengan huruf. Al-Qur'an-Hadis b. serta perkembangan apresiasi dan pengambilan keputusan sesuai dengan tuntutan Kurikulum. Aspek PPK (kognitif) 100. dan Kesehatan 14. sikap. Sejarah 13. Mata Pelajaran 1. Kimia 8. Pendidikan Seni 16. Pemahaman dan Penerapan Konsep (PPK/aspek kognitif). motivasi dan nilai-nilai. Fikih d. Sosiologi 11. Aspek minat atau sikap berkaitan dengan perkembangan minat.2. menganalisis dan menyimpulkan. Olahraga. Fisika 7. d. praktik (aspek psikomotorik). Muatan local/ekonomi syariah 1. menemukan. A (Amat Baik). Bahasa Inggris 5. 1. melakukan dengan sangat baik. mengatur. Lingkup penilaian meliputi 3 (tiga) ranah atau aspek yaitu . Pendidikan Agama Islam a. Nilai mata pelajaran dari aspek ini dinyatakan dengan bilangan 0 – 100. Bahasa Indonesia 4. Ekonomi 12.4. Aspek praktik (psikomotorik) berkaitan dengan kesanggupan untuk melakukan berbagai aktivitas.3.

Tidak ada petunjuk ke arah jawaban yang benar 5. Ulangan Tengah Semester. h. g. Cakupan ulangan meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan semua KD pada semester tersebut. ujian akhir adalah Materi yang diajarkan d. Cakupan ulangan meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan seluruh KD pada periode tersebut. Kalimat yang digunakan sesuai dengan perkembangan siswa 10. Hindari menggunakan pilihan jawaban semua benar atau semua salah. Materi di kelas X. Pedoman utama dalam membuat soal pilihan ganda adalah: 1. Panjang kalimat pilihan jawaban relatif sama 4. 6.4. f.Ulangan (uji) Blok II adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengukur pencapain kompetensi setelah melaksanakan 4-5 KD pasca ulangan tengah semester. kecuali. Semua pilihan jawaban logis 8. b. Uji Blok II dan Ulangan Akhir Semester c. Pilihan jawaban angka diurutkan 7. XI dan XII. Menggunakan bahasa Indonesia baku . dan pensekorannya obyektif. e. Ulangan Awal Semester (Uji Blok I) adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah melaksanakan 4 – 5 Kompetensi Dasar (KD) atau lebih. Pedoman dan Bentuk Instrumen Penilaian A. Pada akhir program pendidikan dilaksanakan Ujian Akhir. Ujian akhir adalah suatu kegiatan pengukuran pencapaian kompetensi peserta didik yang dilakukan oleh satuan pendidikan untuk memperoleh pengakuan atas prestasi belajar 1. Penilaian pada aspek PPK dilakukan melalui ulangan dan Ujian akhir. Pokok soal yang dipertanyakan harus jelas 2.4.a. Ulangan Akhir Semester adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir semester. Dalam satu semester dilakukan 4 (empat) kali ulangan yaitu Ulangan Awal Semester (uji blok I). atau sesuai dengan Standar Kelulusan (SKL). Pilihan Ganda Bentuk tes ini dapat dilakukan pada semua mata pelajaran. Pilihan jawaban homogen 3. Ulangan tengah semester adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah melaksanakan 8 – 9 minggu kegiatan pembelajaran. Tidak menggunakan negative ganda 9.

Meskipun hasil penilaian bisa subyektif. melengkapi. buktikan. Pedoman umum penyusunan soal uraian bebas: 1. Penskoran dilakukan secara berjenjang. hitunglah. bidang studi Matematika. Bentuk jawaban singkat Bentuk ts jawaban singkat ditandai dengan adanya tempat kosong (ditandai dengan titik-titik). Menggunakan bahasa Indonesia yang baku 4. Pensekoran secara global maksudnya jawaban dibaca secara menyeluruh untuk menangkap ide pokok jawaban siswa. dan jenis identifikasi atau asosiasi. yaitu setiap tahap/langkah jawaban mendapat skor 3. C. Soal sesuai dengan indikator 2. Hanya ada satu jawaban benar . yang digunakan peserta tes untuk mengisi jawaban. kapan. 6. D. 3. kimia. biologi) Pedoman umum dalam membuat soal uraian obyektif: 1.11. Pedoman umum penyusunan bentuk tes isian: 1. Bentuk tes ini cocok untuk menguji kompetensi yang membutuhkan kejelasan pemahaman dalam batas yang dapat diukur (misal. Dibuatkan pedoman penskoran (untuk guru yang mengoreksi) Pensekoran bentuk soal ini dapat dilakukan secara analitis maupun global. Dibuatkan kunci jawaban (untuk guru yang mengoreksi) 7. Tidak menggunakan kata Tanya: apa. Bentuk Uraian Bebas//non obyektif Bentuk tes ini cocok untuk mengukur kemampuan menyeluruh pada bidang pelajaran social. bandingkan. siapa. adanya pedoman penskoran yang jelas dapat mengurangi subyektifitas penilaian. Menggunakan bahasa Indonesia yang baku. 2. Letak pilihan jawaban benar ditentukan secara acak. jelaskan. isian. B. tafsirkan. Hindarkan kata-kata yang dapat ditafsirkan ganda. 5. Kalimat yang digunakan sesuai dengan tingkat kemampuan siswa 4. fisika. Secara analitis maksudnya pensekoran dilakukan secara bertahap menurut kunci jawaban. Pokok soal yang ditanyakan harus jelas 2. Bentuk tes dapat berupa pertanyaan. uraikan. Menggunakan kata Tanya: mengapa. Dibuatkan petunjuk pengerjaan soal. Uraian obyektif Bentuk tes uraian obyektif cenderung lebih bisa mengukur kemampuan siswa secara menyelururh.

Performance/unjuk kerja Bentuk tes ini cocok untuk mengukur kemampuan siswa dalam mengerjakan tugas tertentu seperti praktikum. Alternatif jawaban berhubungan secara logis dengan pernyataan. . 4. laporan hasil belajar semester. Format hasil belajar ini digunakan untuk menentukan nilai akhir (NA) sebagai nilai kumulatif yang diperoleh dari nilai ulangan blok dan jenis-jenis tagihan lain yang diberikan guru kepada siswa. Pelaporan Hasil Belajar Pelaporan hasil belajar siswa terdiri laporan hasil belajar tengah semester.3. Pengolahan Hasil Belajar Pengolahan hasil belajar siswa disesuaikan dengan jenis tagihan yang telah dilaksanakan siswa pada tiap-tiap mata pelajaran. Laporan hasil belajar semester merupakan kumulatif hasil belajar siswa dalam satu semester. Rumusan kalimat soal komunikatif 4. dan laporan kenaikan kelas/kelulusan.4. Laporan hasil belajar tengah semester merupakan nilai akhir dari hasil belajar setengah semester yang diperoleh dari hasil ulangan blok dan tahihan lainnya.6. Soal sesuai dengan indikator 2. Menggunakan bahasa Indonesia yang baku E. 1. Rumusan kalimat komunikatif 5. Panduan umum penyusunan bentuk tes ini adalah: 1. Laporan kenaikan kelas meliputi kumulatif hasil belajar selama satu tahun pelajaran dan penentuan kenaikan kelas. Menggunakan bahasa Indonesia yang baku F. Menjodohkan Bentuk tes ini cocok untukmengetahui pemahaman tentang fakta dan konsep. G. Penilaian dapat optimal pada jumlah siswa sedikit. Jumlah alternative jawaban lebih banyak dari pernyataan 3. Laporan kelulusan diberikan kepada siswa kelas XII yang telah memenuhi standar kompetensi lulusan. Pengolahan dan Pelaporan Hasil Ujian A. Bentuk tes ini dapat mencakup materi yang banyak namun cenderung mengukur kemampuan kognitif yang rendah. B. Portofolio Digunakan untuk mengukur kemampuan perkembangan unjuk kerja siswa dengan menilai kumpulan karya-karya atau tugas-tugas siswa pada kompetensi yang sama.

Tidak melakukan pelanggaran berat (memperhitungkan catatan pelanggaran dari guru BK dan Kesiswaan) Jika terdapat peserta didik yang belum memenuhi kriteria di atas ( poin a s. e) maka naik atau tidaknya akan ditentukan melalui rapat pleno dewan guru. B. dan hasil psikotes. 6. Peserta didik dinyatakan naik kelas apabila memenuhi syarat sebagai berikut : 1. Program pengayaan ditentukan oleh guru mata pelajaran baik jenis. Memiliki nilai minimal Baik untuk aspek kepribadian. maupun Ulangan Akhir Semester) masih ada indikator yang nilainya belum mencapai KKM wajib mengikuti remedial baik proses maupun tes. Nilai Akademik menjadi prioritas utama . Remedial 1. Penjurusan peserta didik kelas X ke kelas XI IPA atau IPS. 3. 4. Kriteria Umum Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun ajaran. Ketentuan Pelaksanaan Remedial dan Pengayaan A. Kriteria kenaikan kelas diatur oleh masing-masing direktorat teknis terkait. 4. kelakuan dan kerajinan pada semester yang diikuti. Peserta didik yang dalam ulangan (Ulangan Blok I.6. UTS dan UAS seluruh mata pelajaran pada kelas tersebut. Kriteria Kenaikan Kelas A. dengan nilai yang diperoleh maksimal sama dengan KKM. bentuk maupun waktu pelaksanaan. Peserta didik yang nilainya belum mencapai KKM diberi kesempatan mengikuti remedial maksimal 2 (dua) kali. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran dua semester. dilakukan dengan mempertimbangkan 3 (tiga) aspek atau unsur yaitu nilai akademik. Setiap peserta didik wajib menandatangani daftar hadir remedial setiap melaksanakan remedial. Pengayaan Peserta didik yang telah mencapai kompetensi diijinkan mengikuti program pengayaan. Ulangan Blok II 2. Setiap peserta didik berhak menerima pengembalian hasil ulangan setelah diperiksa dan diberi komentar oleh pendidik. 1. 3. Ulangan Tengah Semester.5. Prosentase kehadiran minimal 80 % selama satu tahun seperti ketentuan kehadiran. minat.d. mengikuti UH.I. 5. 2.

Nilai sikap seluruh mata pelajaran kecuali mata pelajaran akhlak mulia dan budi pekerti minimal C (Cukup). Sosiologi dan Sejarah minimal 70 atau jumlah nilai keempat mata pelajaran tersebut adalah 280. e. Geografi. Fisika. Nilai sikap seluruh mata pelajaran kecuali mata pelajaran akhlak mulia dan budi pekerti minimal C (Cukup) c. D. Kimia dan Biologi. Fisika. Matematika. Mata pelajaran yang belum mencapai ketuntasan. Kriteria Kenaikan Kelas XI IPA ke kelas XII IPA Peserta didik dinyatakan naik ke kelas XII IPA apabila: a. Nilai nilai sikap seluruh mata pelajaran kecuali mata pelajaran akhlak mulia dan budi pekerti minimal C (Cukup) c. b. Kriteria Kenaikan Kelas X ke kelas XI IPA Peserta didik dinyatakan naik ke kelas XI IPA apabila: a. d. Fisika. d. bukan pada mata pelajaran . Nilai sikap mata pelajaran agama atau akhlak mulia dan budi pekerti minimal B (Baik) b. e. Rata-rata nilai kompetensi mata pelajaran Matematika. Kimia dan Biologi . Geografi. c. Nilai mata pelajaran yang belum mencapai ketuntasan paling banyak 3 (tiga) mata pelajaran. bukan pada mata pelajaran Ekonomi. Nilai mata pelajaran yang belum mencapai ketuntasan paling banyak 3 (tiga) mata pelajaran Mata pelajaran yang belum mencapai ketuntasan. Kriteria Kenaikan Kelas X ke kelas XI IPS Peserta didik dinyatakan naik ke kelas XI IPS apabila: a.B. Sosiologi dan Sejarah Rata-rata nilai kompetensi mata pelajaran Ekonomi. Kimia dan Biologi minimal 70 atau jumlah nilai keempat mata pelajaran tersebut adalah 280. Nilai mata pelajaran yang belum mencapai ketuntasan paling banyak 3 (tiga) mata pelajaran Mata pelajaran yang belum mencapai ketuntasan. Matematika. C. Nilai sikap mata pelajaran agama atau akhlak mulia dan budi pekerti minimal B (Baik). Nilai sikap mata pelajaran agama atau akhlak mulia dan budi pekerti minimal B (Baik) b. bukan pada mata pelajaran . d.

Kriteria Kelulusan Untuk mencapai standar pendidikan yang dapat dipertanggungjawabkan secara nasional. Kriteria Kenaikan Kelas XI IPS ke kelas XII IPS Peserta didik dinyatakan naik ke kelas XII IPS apabila: a. ilmu pengetahuan dan teknologi. bukan pada mata pelajaran Ekonomi.7. kritis dan kreatif. dan kesehatan. Nilai sikap mata pelajaran agama atau akhlak mulia dan budi pekerti minimal B (Baik) b. Sesuai dengan ketentuan PP 19/2005 Pasal 72 Ayat (1). kritis dan kreatif dengan bimbingan guru/pendidik. Berdasarkan ketentuan tersebut. Menghargai keberagaman agama. dan • lulus ujian sekolah/madrasah untuk kelompok mata pelajaran agama. kelompok kewarganegaraan dan kepribadian. kegiatan pembelajaran di madrasah mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan yang ditetapkan oleh BSNP. Mengenal kekurangan dan kelebihan diri sendiri. 23 Th 2006 tentang SKL untuk satuan pendidikan sebagai berikut : • • • • • • Menjalankan ajaran agama yang dianut sesuai dengan tahap perkembangan anak. d. Nilai mata pelajaran yang belum mencapai ketuntasan paling banyak 3 (tiga) mata pelajaran Mata pelajaran yang belum mencapai ketuntasan. memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. 2 Tahun 2008 tentang Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Isi Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab di Madrasah. ketentuan lulusan MAN 14 Jakarta adalah: . Sosiologi dan Sejarah 1. peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah setelah: • • menyelesaikan seluruh program pembelajaran. Menunjukkan kemampuan berfikir logis. Mematuhi aturan-aturan sosial yang berlaku dalam lingkungannya. suku. Geografi. Menggunakan informasi tentang lingkungan sekitar secara logis. • lulus Ujian Nasional. dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI No.E. ras dan golongan sosial ekonomi dilingkungan sekitarnya. dan kelompok mata pelajaran jasmani. kelompok mata pelajaran estetika. Permenag RI No. Nilai sikap seluruh mata pelajaran kecuali mata pelajaran akhlak mulia dan budi pekerti minimal C (Cukup) c. olahraga. budaya.

Memiliki nilai sikap Baik pada 4 kelompok mata pelajaran (Agama. Komputer dan Internet untuk praktek mata pelajaran TIK e. dan Fisika b. b. c. Rata-rata nilai psikomotorik pada semester 5 s/d semester 6 minimal 76 f.8. Pemanfaatan fasilitas perpustakaan harus mengikuti tata tertib penminjaman yang berlaku. Media Pembelajaran di laboratorium. Nilai kognitif. Fasilitas Perpustakaan Setiap peserta didik berhak memanfaatkan fasilitas perpustakaan berupa peminjaman buku-buku baik buku pelajaran. d. b. Kimia. yang berupa : a. Penjasorkes dan Keterampilan d. Pendidikan Seni dan Penjaskes) c. afektif dan psikomotorik pada semester 1 s/d semester 6 lengkap. Alat dan Bahan Praktikum untuk mata pelajaran Biologi. fiksi dan buku/referensi lain yang tersedia di perpustakaan. Alat/ perabot praktik untuk mata pelajaran Kesenian. Layanan konsultasi mata pelajaran diberikan kepada setiap siswa yang membutuhkan di luar jam tatap muka. b. Ketentuan Layanan Konsultasi a. Kehadiran tatap muka semester 5 s/d semester 6 minimal 80% 1. PKN. 1. Konsultasi dimaksud berkaitan dengan kesulitan belajar. Alat praktik (Lab. Konsultasi Guru Mata Pelajaran Guru mata pelajaran menyediakan waktu untuk layanan konsultasi berkaitan dengan mata pelajaran yang diampu. Ketentuan Penggunaan Fasilitas Madrasah a. ketidaktuntasan kriteria minimal dan perilaku siswa pada saat jam tatap muka. komputer dan Bahasa) Setiap peserta didik berhak memanfaatkan fasilitas laboratorium yang ada. Rata-rata nilai afektif pada semester 5 s/d semester 6 minimal B e.a.9. dalam rangka mencapai kompetensi dasar sesuai mata pelajaran. Pada Ujian Nasional dan Ujian sekolah tertulis maupun praktik memenuhi kriteria nilai kelulusan yang telah ditetapkan raker. Fasilitas Laboratorium (IPA. Bahasa) untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Konsultasi Wali Kelas . pengayaan. Nilai perilaku minimal 80 pada semester 5 s/d semester 6 g.

Konseling BK meliputi semua hal yang berkaitan dengan permasalahan siswa baik masalah akademik.Konsultasi terhadap wali kelas meliputi semua hal yang berkaitan dengan kondisi kelas seperti: hubungan antar siswa di kelas. Sedangkan layanan kelompok dilaksanakan di kelas dalam bentuk program konseling kelompok. Konsultasi Konselor (Guru Bimbingan Konseling) Setiap siswa berhak mendapat layanan konsultasi konselor dalam hal ini guru bimbingan konseling.Pd NIP 196606081994032001 \ . Konsultasi kepada wali kelas dapat dilaksanakan pada setiap hari kerja di luar jam pelajaran. c. Nurlaelah. Konsultasi konselor meliputi: a. pelaksanaan tata tertib siswa dan program-program kelas yang disepakati masing-masing kelas. Layayan individu b. kepribadian maupun non akademik. Juli 2010 Mengetahui Kepala MAN 14 Jakarta Dra. Jakarta. hubungan siswa dengan guru mata pelajaran. Layanan kelompok Layanan individu dilaksanakan di ruang BK di luar jam pelajaran. M.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful